Sentuh Lansia 95 Tahun di Sidomulyo, Zita Anjani Serahkan Bantuan dan Ajak Warga Hidup Sehat Lewat Senam OK Gas

SIDOMULYO -(deklarasinews.com)- Kunjungan kerja Ketua TP PKK Lampung Selatan, Zita Anjani di Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (17/02/2026), menghadirkan momen haru sekaligus inspiratif.

Di sela kegiatan ramah tamah dan Senam OK Gas, Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata itu menyerahkan bantuan kepada Sakiyem (95), peserta tertua yang tetap aktif mengikuti senam di usia senja.

Bantuan uang tunai tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas semangat Sakiyem menjaga kesehatan dan konsistensinya mengikuti kegiatan kebugaran bersama warga.

“Saya bersama Bupati memberikan apresiasi kepada Ibu Sakiyem yang tetap aktif dan menjaga kesehatan di usia 95 tahun. Semoga menjadi inspirasi bagi peserta lainnya untuk terus menerapkan pola hidup sehat,” ujar Zita.

Kehadiran Zita di Balai Desa Sidomulyo tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga memperkuat pesan pentingnya pola hidup sehat berbasis komunitas. Kegiatan senam yang diikuti ratusan warga itu berlangsung meriah dan penuh antusiasme.

Dalam kunjungan tersebut, Zita didampingi Anggota DPRD Lampung Selatan Agus Sartono, Wakil Ketua TP PKK Lampung Selatan Reni Apriyani, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto beserta Ketua DWP Ratna Yanuana, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Tri Umaryani, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan, Zita juga mengapresiasi kondisi lingkungan Kantor Desa Sidomulyo yang dinilai bersih dan tertata rapi.

Menurutnya, hal tersebut selaras dengan program Bupati Lampung Selatan, yakni ABRI (Asri, Bersih, Rapi, Indah) dan BKW (Bersih, Kering, Wangi).

“Lingkungan kantornya bersih dan asri. Ini selaras dengan program Bupati Lampung Selatan ABRI dan BKW. Semoga dapat terus dipertahankan,” katanya.

Selain menyerahkan bantuan kepada lansia, Zita turut membagikan doorprize melalui sesi tanya jawab interaktif. Hadiah berupa makanan kesukaan Bupati Lampung Selatan itu disambut meriah oleh para peserta, menambah suasana hangat dalam kegiatan tersebut.

Tak hanya itu, Zita juga meninjau Pos Pelayanan Integrasi Layanan Primer yang disediakan UPTD Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo di sekitar Balai Desa.

Ia bahkan menyempatkan diri menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan layanan kesehatan dasar di tingkat desa.

Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun budaya hidup sehat, peduli lingkungan, serta memperkuat pelayanan publik berbasis desa. Momentum pemberian bantuan kepada lansia 95 tahun itu pun menjadi simbol bahwa perhatian terhadap kelompok rentan tetap menjadi prioritas di tengah berbagai agenda pembangunan. (Red)

UKP Zita Anjani Turun ke Pasar Sidomulyo, Cek Harga Sembako dan Dengarkan Langsung Suara Pedagang

SIDOMULYO -(deklarasinews.com)- Suasana Pasar Sidomulyo yang biasanya riuh oleh tawar-menawar mendadak berubah lebih semarak, Selasa (17/2/2026).

Di tengah sibuknya transaksi jelang Ramadan, kehadiran Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata, Zita Anjani, menjadi magnet perhatian. Para pedagang menghentikan sejenak aktivitasnya, pembeli pun beringsut mendekat untuk sekadar menyapa.

Kunjungan Zita yang juga menjabat Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan itu dilakukan untuk meninjau langsung harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang bulan suci. Namun, lebih dari sekadar agenda pemantauan, blusukan tersebut menghadirkan interaksi hangat yang terasa personal di tengah denyut ekonomi rakyat.

Sejak tiba di lokasi, Zita menyapa satu per satu pedagang. Ia berdialog ringan, menanyakan harga beras, minyak goreng, gula pasir, telur, daging, buah, hingga sayuran lokal.

“Gimana harganya, stabil kan?” tanyanya kepada seorang pedagang sembari tersenyum.

Pertanyaan sederhana itu disambut antusias. Sejumlah pedagang menyampaikan kondisi harga yang relatif stabil untuk beberapa komoditas, meski ada pula yang mulai menunjukkan tren kenaikan, terutama barang yang pasokannya bergantung dari luar daerah.

Salah satu momen yang paling menyita perhatian terjadi di lapak Tukilah (45), penjual bumbu dapur. Interaksi keduanya berlangsung cair dan penuh canda. Zita membeli aneka bumbu dan sayuran, membuat lapak kecil itu seketika menjadi pusat perhatian.

Tukilah mengaku terharu atas kunjungan tersebut. “Kami para pedagang berharap Bu Zita sering-sering berkunjung ke sini,” ujarnya.

Tak berhenti pada transaksi, Zita kemudian membagikan sayuran yang dibelinya kepada ibu-ibu yang tengah berbelanja. Aksi spontan itu memancing senyum dan rasa syukur dari warga. Beberapa pembeli bahkan tampak mengabadikan momen tersebut.

Kehadiran UKP di pasar tradisional bukan hanya simbolik. Di sela kunjungan, ia mencermati dinamika harga dan pasokan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas kebutuhan pokok menjelang Ramadan, periode yang kerap diiringi lonjakan permintaan.

Dari hasil pantauan di Pasar Sidomulyo, tren harga sembako terpantau campuran. Sejumlah komoditas masih stabil, sementara lainnya berpotensi mengalami kenaikan seiring meningkatnya permintaan. Pedagang berharap distribusi tetap lancar agar harga tidak melonjak signifikan.

Kunjungan UKP tersebut turut didampingi Anggota DPRD Lampung Selatan Agus Sartono, Wakil Ketua TP PKK Reni Apriyani, Sekretaris Daerah Supriyanto, Ketua DWP Ratna Yanuana, serta Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Tri Umaryani. (Red)

Lomba Songsong Ramadan 1447 H Resmi Ditutup, Zita Anjani Ajak Warga Sucikan Hati Sambut Bulan Suci

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Suasana haru dan penuh semangat mewarnai malam penutupan Lomba Songsong Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di halaman Masjid Agung Kalianda, Senin (16/2/2026) malam.

Antusiasme peserta dan dukungan masyarakat yang memadati lokasi acara menjadi potret kuatnya kebersamaan warga menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan yang berlangsung sejak Minggu (15/2/2026) itu resmi ditutup dengan pengumuman pemenang dari berbagai kategori lomba, mulai dari da’i, adzan, konten kreator, hingga hadroh dan qosidah. Para juara memperoleh trofi serta uang pembinaan dengan total hadiah jutaan rupiah. Juara pertama masing-masing kategori menerima Rp5 juta, juara kedua Rp4 juta, dan juara ketiga Rp3 juta.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Lampung Selatan, Zita Anjani, yang hadir langsung dalam acara penutupan mengaku terharu melihat semangat para peserta dan energi positif yang terpancar dari para pendukung.

“Saya terharu melihat para pemenang, semangatnya luar biasa. Teriakan para pendukung juga luar biasa. Melalui lomba hari ini, cara dakwah kita bisa lebih modern. Ide konten kreator juga bagus sekali. Sebagai Ketua TP PKK Lampung Selatan, saya sangat bersyukur dan bangga melihat antusiasme masyarakat,” ujarnya.

Menurut Zita, kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan, melainkan momentum mempererat silaturahmi serta memperkuat nilai religiusitas di tengah masyarakat. Ia menilai pendekatan dakwah yang lebih kreatif dan adaptif, termasuk melalui kategori konten kreator, menjadi langkah relevan di era digital.

Menjelang datangnya Bulan Ramadan, Zita juga menyampaikan pesan reflektif kepada masyarakat. Ia bersama Bupati Lampung Selatan mengajak seluruh warga untuk menyucikan hati dan meluruskan niat dalam menyambut bulan ibadah.

“Menjelang Bulan Ramadan, saya dan Mas Bupati beserta teman-teman perangkat daerah memohon maaf. Mari kita sucikan hati, luruskan niat untuk beribadah,” katanya.

Lomba Songsong Ramadan 1447 H ini diikuti peserta dari berbagai kecamatan di Lampung Selatan. Ragam kategori yang diperlombakan menunjukkan semarak partisipasi masyarakat lintas usia, dari remaja hingga dewasa, serta perwakilan pondok pesantren dan perangkat desa.

Berikut daftar pemenang Lomba Songsong Ramadan 1447 Hijriah Kabupaten Lampung Selatan:

Lomba Da’i Kategori Dewasa

Juara 1: Hendryk (Kecamatan Merbau Mataram)

Juara 2: Habibi (Kecamatan Kalianda)

Juara 3: Supriadi (Kecamatan Sidomulyo)

Lomba Da’i Kategori Remaja

Juara 1: Najda Sa’adatur (Kecamatan Penengahan)

Juara 2: Rama Saputra (Kecamatan Kalianda)

Juara 3: Rika Wiliana (Kecamatan Palas)

Lomba Adzan Kategori Perangkat Desa

Juara 1: Abdurrahman (Kecamatan Rajabasa)

Juara 2: Arif Syamsudin (Kecamatan Penengahan)

Juara 3: Sumino (Kecamatan Tanjung Bintang)

Lomba Konten Kreator Kategori Umum

Juara 1: Yusron Hamdani (Kecamatan Natar)

Juara 2: Gani Abdi Pratama (Kecamatan Palas)

Juara 3: Jayus Saputra Mulya (Kecamatan Sragi)

Lomba Hadroh Kategori Pondok Pesantren/Umum

Juara 1: Ah Babul Huda (Kecamatan Way Sulan)

Juara 2: Al-Ihsaniyah (Kecamatan Sragi)

Juara 3: Anwarul Huda (Kecamatan Sidomulyo)

Juara Harapan Lomba Hadroh

Harapan 1: Bariklana (Kecamatan Ketapang)

Harapan 2: Way Bun (Kecamatan Katibung)

Harapan 3: Tarbiatul Habib (Kecamatan Kalianda)

Lomba Qosidah Kategori Dewasa

Juara 1: Al-Ghazali (Kecamatan Palas)

Juara 2: Hidayatul Falah (Kecamatan Katibung)

Juara 3: Ristama (Kecamatan Jati Agung)

Juara Harapan Lomba Qosidah Dewasa

Harapan 1: Nurul Falah (Kecamatan Penengahan)

Harapan 2: Nur Rahman (Kecamatan Kalianda)

Harapan 3: Al-Khoiriyah (Kecamatan Sragi)

Lomba Qosidah Kategori Remaja

Juara 1: At-Taqwa (Kecamatan Penengahan)

Juara 2: Pesona Hati (Kecamatan Tanjung Bintang)

Juara 3: Al-Muttaqod (Kecamatan Bakauheni)

Juara Harapan Lomba Qosidah Remaja

Harapan 1: Daarul Quran (Kecamatan Kalianda)

Kemeriahan malam penutupan menjadi penanda bahwa Ramadan 1447 Hijriah di Lampung Selatan disambut dengan semangat kebersamaan, kreativitas, dan penguatan nilai-nilai keagamaan yang hidup di tengah masyarakat.(Red)

 

Utusan Khusus Presiden Turun Langsung Bikin Gerabah di Natar, Pesan 50 Guci untuk Dukung UMKM Lampung Selatan

NATAR -(deklarasinews.com)- Kunjungan kerja dilakukan Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan yang juga menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, ke sentra pembuatan gerabah “ERRI ART” di Desa Negara Ratu, Kecamatan Natar, Senin (16/2/2026). Kehadiran Zita menjadi bentuk perhatian terhadap pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal di Lampung Selatan.

Dalam kunjungan tersebut, Zita didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Reni Apriyani, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto bersama Ketua DWP Ratna Yanuana, sejumlah pejabat pemerintah kabupaten, serta Camat Natar.

Tak sekadar meninjau, Zita juga berdialog langsung dengan para pengrajin dan mempraktikkan pembuatan gerabah. Ia menilai kualitas kerajinan yang dihasilkan ERRI ART memiliki standar yang baik serta berpotensi dikembangkan sebagai destinasi unggulan berbasis kerajinan tradisional.

“Hasil gerabahnya bagus sekali. Ini membuktikan bahwa masyarakat Lampung Selatan sangat kreatif. Ke depan, kita akan upayakan agar tempat ini menjadi lokasi yang lebih layak dan representatif,” ujar Zita.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Zita langsung memesan 50 guci dengan desain dan motif khas budaya Lampung Selatan. Langkah tersebut diharapkan menjadi stimulus bagi peningkatan produksi sekaligus promosi produk gerabah lokal ke pasar yang lebih luas.

Pemilik ERRI ART, Ujang, mengaku bangga atas kunjungan tersebut. Menurutnya, perhatian langsung dari Ketua TP PKK Lampung Selatan sekaligus Utusan Khusus Presiden menjadi motivasi besar bagi para pengrajin.

“Saya sangat bahagia Ibu Zita bersedia datang langsung ke lokasi. Harapan besar saya ingin menjadikan tempat ini sebagai pusat edukasi dan wisata gerabah di Natar, Lampung Selatan,” ungkap Ujang optimistis.

Kunjungan ini sekaligus menegaskan potensi Desa Negara Ratu sebagai salah satu sentra ekonomi kreatif di Kecamatan Natar yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata edukatif berbasis kerajinan tradisional. (Red)

Tampil di Forum Bergengsi APUDSI, Bupati Egi Paparkan Strategi Desa Wisata Berkelanjutan Lampung Selatan

JAKARTA -(deklarasinews.com)-Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, tampil sebagai narasumber dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluruh Indonesia (APUDSI) yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta, Sabtu (14/2/2026).

Forum nasional bergengsi yang dihadiri pelaku usaha desa dari seluruh Indonesia tersebut menjadi panggung strategis bagi Lampung Selatan untuk memperkenalkan konsep pembangunan desa berbasis pariwisata berkelanjutan sekaligus peluang investasi daerah.

Dalam paparannya, Bupati Egi mengangkat tema “Percepatan Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Potensi Desa untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat.” Ia menekankan bahwa setiap desa memiliki karakteristik unik sehingga kebijakan pembangunan harus disesuaikan dengan potensi lokal masing-masing.

“Semua desa di Indonesia punya keunggulan masing-masing. Tidak bisa kita pukul rata. Kita harus melihat potensi lokalnya, lalu kita dorong agar menjadi kekuatan ekonomi,” ujar Egi di hadapan peserta Rakernas.

Ia memaparkan, Kabupaten Lampung Selatan mencatat sekitar 1,6 juta kunjungan wisatawan sepanjang 2025. Namun, kontribusi sektor pariwisata terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) masih berada di angka sekitar 1,2 persen, karena rata-rata lama tinggal wisatawan hanya sekitar tiga jam.

Menurutnya, kondisi tersebut sekaligus menjadi peluang investasi yang besar, khususnya pada sektor hotel, restoran, kafe, serta homestay yang masih terbuka luas. Pemerintah daerah, lanjutnya, juga terus melakukan pembenahan aksesibilitas dan infrastruktur pendukung untuk meningkatkan konektivitas ekonomi desa.

“Tahun 2025 kami menyelesaikan pembangunan jalan hampir 270,9 kilometer guna memperkuat konektivitas kawasan ekonomi desa dan destinasi wisata,” jelasnya.

Selain itu, Bupati Egi turut memperkenalkan konsep agroeduwisata yang tengah dikembangkan di Desa Trimomukti, Kecamatan Candipuro. Konsep tersebut mengintegrasikan sektor pertanian dengan pariwisata sebagai upaya meningkatkan nilai tambah ekonomi sekaligus menjaga ketahanan pangan.

“Kita ingin produksi pertanian tetap berjalan, namun memiliki nilai tambah melalui sektor pariwisata. Model ini sedang kami dorong di beberapa desa,” tambahnya.

Rakernas APUDSI yang berlangsung selama dua hari, 13-14 Februari 2026, juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-1 organisasi tersebut.

Mengusung tema “Resilient Village: Ketahanan Dimulai dari Desa,” kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha desa dalam memperkuat ekonomi berbasis potensi lokal.

Melalui forum nasional tersebut, Bupati Egi berharap sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha desa semakin kuat sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan di berbagai daerah, termasuk Lampung Selatan.

Ketua MPR RI Perkuat UMKM dan Pariwisata di Lampung Selatan

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Ketua MPR RI melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lampung Selatan dalam rangka meninjau perkembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta potensi pariwisata daerah. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan sekaligus memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.

Dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung, Bupati Lampung Selatan, Wakil Bupati Lampung Selatan, Forkopimda Lampung Selatan, Ketua DPRD Pesawaran, serta Tol Ruas Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) juga turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan wilayah dan peningkatan konektivitas di Provinsi Lampung, khususnya di Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam pertemuan tersebut Muzani menekankan bahwa lampung Selatan harus jaya sesuai dengan Mars lampung selatan,dan sekaligus Mengunjungi stand- stand UMKM yang beraneka ragam berupa keripik pisang, winko durian, rempeyek kacang, dodol lampung, kopi, nastar, batu bungur dari tanjung bintang, baju sulam usus dan tukus lampung, tegasnya.

“Momentum ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga sarana memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam menjawab isu strategis, mulai dari ketahanan pangan, pengendalian inflasi, penguatan UMKM, peningkatan SDM, hingga transformasi ekonomi hijau dan digital,” ujarnya.

Ia menilai Kabupaten Lampung Selatan memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi kekuatan ekonomi di Provinsi Lampung apabila dikelola dengan pendekatan kolaboratif dan berkesinambungan antara pemerintah pusat dan daerah.

“Saya melihat Lampung Selatan memiliki potensi besar. Jika dikelola dengan konsisten dan kolaboratif, daerah ini bisa menjadi salah satu kekuatan ekonomi di Lampung,” ujar Muzani.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan pembangunan yang dilakukan tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Sektor pertanian harus mampu meningkatkan nilai tambah bagi petani, pariwisata membuka lapangan kerja, serta UMKM naik kelas dan lebih kompetitif,” kata Egi.

Di sisi lain, Manager Public Affairs HKA Ruas Bakter, M. Alkautsar menjelaskan bahwa Jalan Tol Ruas Bakauheni–Terbanggi Besar sebagai infrastruktur strategis sehingga memiliki peran vital dalam mendukung aksesibilitas menuju berbagai destinasi wisata unggulan di Lampung Selatan.

“Kehadiran jalan tol ini mampu memangkas waktu tempuh perjalanan, meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, serta mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi yang ada,” ujar Alkautsar.

Alkautsar juga mengatakan bahwa selain mendukung konektivitas, Tol Bakter juga berkomitmen dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelibatan UMKM lokal. Hal ini diwujudkan melalui penyerapan produk-produk UMKM di rest area serta berbagai program pembinaan yang bertujuan meningkatkan kualitas dan daya saing pelaku usaha lokal.

“Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, diharapkan UMKM di Lampung Selatan dapat terus berkembang dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Sektor pariwisata yang didukung oleh akses infrastruktur yang memadai juga diharapkan mampu menjadi pengungkit utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Alkautsar.

Alkautsar juga menegaskan bahwa Ruas Tol Bakter berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan daerah, tidak hanya melalui penyediaan layanan jalan tol yang andal, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penguatan sektor pariwisata di Provinsi Lampung.

“Dengan adanya kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan konektivitas dan pemberdayaan ekonomi dapat berjalan beriringan, sehingga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat secara luas,” pungkasnya.

Sempat Disebut “Anak Tiri”, Bupati Egi Buka Data: Anggaran Natar Ternyata Paling Besar

NATAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan pembangunan secara merata di 17 kecamatan.

Namun, ia menekankan bahwa pemerataan bukan berarti pembagian anggaran secara sama rata, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan wilayah, luas daerah, serta jumlah penduduk.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Egi saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 titik ke-16 di Kecamatan Natar yang digelar di Aula Balai Desa Candimas, Jumat (13/2/2026).

Dalam forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat tersebut, Bupati Egi sekaligus membantah anggapan bahwa Kecamatan Natar menjadi “anak tiri” pembangunan.

Ia memaparkan data alokasi anggaran Tahun 2025 yang menunjukkan Kecamatan Natar menerima anggaran fisik sebesar Rp45 miliar, terbesar dibandingkan kecamatan lainnya di Kabupaten Lampung Selatan.

“Bagaimana mungkin disebut anak tiri, kalau anggarannya paling besar se-Kabupaten Lampung Selatan. Ruas jalannya paling banyak, panjang jalan yang dibangun juga paling tinggi,” tegasnya.

Sepanjang tahun 2025, pemerintah daerah merealisasikan 26 lokasi pembangunan ruas jalan di Natar dengan total panjang 17,5 kilometer. Selain itu, pembangunan lima jembatan, tiga drainase, 10 titik sanitasi dan air minum, 13 kegiatan sumber daya air, serta normalisasi dan pembangunan embung juga dilaksanakan di wilayah tersebut.

Menurutnya, konsep pemerataan pembangunan yang diterapkan pemerintah daerah mengedepankan asas keadilan berbasis kebutuhan. Kecamatan dengan wilayah luas dan jumlah penduduk besar, seperti Natar, memerlukan alokasi pembangunan yang lebih besar agar pelayanan publik berjalan optimal.

“Semua kecamatan dapat pembangunan jalan dan perbaikan sekolah. Itulah pemerataan yang adil, sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing wilayah,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Egi juga memaparkan capaian makro pembangunan Lampung Selatan Tahun 2025 yang menunjukkan tren positif.

Pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 4,62 persen, angka kemiskinan turun menjadi 12,05 persen, tingkat pengangguran terbuka menurun menjadi 4,67 persen, dan Indeks Pembangunan Manusia meningkat menjadi 73,10.

Ia mengajak masyarakat melihat pembangunan secara objektif dan tidak mudah terpengaruh isu yang tidak berdasar. Menurutnya, Musrenbang merupakan momentum penting untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyusun prioritas pembangunan yang tepat sasaran untuk tahun 2027.

Bupati Egi juga menyoroti posisi strategis Kecamatan Natar yang berbatasan langsung dengan Kota Bandar Lampung serta menjadi akses menuju Bandara Radin Inten II. Karena itu, ia mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan melalui penguatan Gerakan Desa Helau dengan semangat Asri, Bersih, Rapih, Indah serta Bersih, Kering, dan Wangi.

Sementara itu, Camat Natar, Eko Irawan, menyampaikan sejumlah usulan prioritas pembangunan tahun 2027, di antaranya rekonstruksi dan rehabilitasi infrastruktur jalan, pembangunan Mal Pelayanan Publik mini, perbaikan sekolah, normalisasi embung dan sungai, bantuan sektor pertanian, serta peningkatan fasilitas kesehatan dan keluarga berencana.

Musrenbang tersebut menjadi ruang konsolidasi antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk memastikan arah pembangunan berjalan merata, terukur, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Lampung Selatan.(Red)

Ketua MPR Datang, Bupati Lampung Selatan Ungkap Strategi Besar Bangun Ekonomi Rakyat

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Kunjungan kerja Ketua MPR RI Ahmad Muzani ke Kabupaten Lampung Selatan menjadi momentum strategis bagi pemerintah daerah untuk menunjukkan arah pembangunan yang tengah dijalankan, terutama penguatan ekonomi rakyat melalui sektor pertanian, pariwisata, dan UMKM.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Rajabasa Kantor Bupati Lampung Selatan, Jumat (13/2/2026) itu turut dihadiri Bupati, Radityo Egi Pratama, Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, anggota DPRD provinsi serta kabupaten/kota di Lampung, unsur Forkopimda, dan kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Ahmad Muzani mengapresiasi fokus pembangunan Lampung Selatan yang dinilai konsisten mengarah pada sektor strategis berbasis masyarakat.

Menurutnya, pertanian, pariwisata, dan UMKM merupakan fondasi ekonomi rakyat yang perlu terus diperkuat secara berkelanjutan.

Ia menilai Kabupaten Lampung Selatan memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi kekuatan ekonomi di Provinsi Lampung apabila dikelola dengan pendekatan kolaboratif dan berkesinambungan antara pemerintah pusat dan daerah.

“Saya melihat Lampung Selatan memiliki potensi besar. Jika dikelola dengan konsisten dan kolaboratif, daerah ini bisa menjadi salah satu kekuatan ekonomi di Lampung,” ujar Muzani.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan pembangunan yang dilakukan tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Sektor pertanian harus mampu meningkatkan nilai tambah bagi petani, pariwisata membuka lapangan kerja, serta UMKM naik kelas dan lebih kompetitif,” kata Egi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Egi juga memperkenalkan inovasi Virtual Tour 360 sebagai bagian dari strategi promosi investasi dan pariwisata berbasis digital.

Langkah ini dinilai penting untuk memperluas jangkauan promosi daerah di tengah perkembangan teknologi dan persaingan antarwilayah dalam menarik investor maupun wisatawan.

“Di era sekarang, promosi tidak cukup hanya dengan cara konvensional. Kami memanfaatkan teknologi agar potensi Lampung Selatan bisa dilihat lebih luas, baik oleh investor maupun wisatawan,” katanya.

Ia menambahkan, kekuatan Lampung Selatan terletak pada potensi lokal yang beragam, termasuk kedekatan geografis dengan kawasan Gunung Anak Krakatau yang menjadi salah satu daya tarik wisata unggulan daerah.

“Kami optimistis, dengan dukungan pemerintah pusat dan sinergi semua pihak, Kabupaten Lampung Selatan bisa tumbuh lebih cepat dan berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional,” ujar Bupati Egi.

Kunjungan kerja Ketua MPR tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi pusat dan daerah dalam memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan secara berkelanjutan, sejalan dengan arah kebijakan pembangunan nasional.(Red)

Dari Mars Daerah ke Visi Nasional, Ahmad Muzani: Lampung Selatan Kuat Jadi Fondasi Indonesia Kuat

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menegaskan bahwa kekuatan Indonesia bertumpu pada kemajuan daerah.

Mengutip penggalan Mars Lampung Selatan “Jaya Lampung Selatan, Jayalah Indonesia”, ia menyebut kalimat tersebut bukan sekadar semboyan, melainkan visi pembangunan yang harus diwujudkan melalui kerja nyata demi Indonesia yang kuat.

Pernyataan itu disampaikan Muzani saat kunjungan kerja di Kabupaten Lampung Selatan, dalam pertemuan bersama Bupati Radityo Egi Pratama, Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, anggota legislatif dari provinsi dan kabupaten/kota, unsur Forkopimda, serta jajaran kepala perangkat daerah serta undangan terkait lainnya, di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Jumat (13/2/2026).

Dalam arahannya, Muzani menekankan bahwa indikator utama keberhasilan pembangunan daerah adalah kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, pembangunan dinilai berhasil jika masyarakat memiliki pekerjaan, penghasilan layak, serta mampu memenuhi kebutuhan keluarga secara berkelanjutan.

Ia menyebut sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi Lampung Selatan. Komoditas strategis seperti padi, jagung, dan singkong perlu didukung kebijakan yang menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani sebagai pelaku utama produksi pangan.

Muzani juga menyinggung arah kebijakan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto yang menekankan penguatan ekonomi kerakyatan, termasuk dukungan terhadap sektor produksi dan stabilitas komoditas untuk menjaga daya beli masyarakat.

Selain pertanian, sektor pariwisata dinilai memiliki potensi besar menjadi motor penggerak ekonomi baru. Ia menilai potensi pesisir dan kedekatan wilayah dengan kawasan Gunung Anak Krakatau sebagai aset strategis yang harus dikelola secara profesional dan berkelanjutan agar memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.

Tak kalah penting, penguatan UMKM disebut sebagai jantung ekonomi rakyat. Muzani menekankan pentingnya akses permodalan, sertifikasi produk, hingga pemasaran digital agar pelaku usaha lokal mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

“Jika pertanian kuat, pariwisata tumbuh, dan UMKM berkembang, maka Lampung Selatan akan jaya. Dan jika Lampung Selatan jaya, Indonesia pun akan semakin kuat,” tegasnya.(Red)

 

Ketua MPR RI Apresiasi Virtual Tour 360 Lampung Selatan, Dinilai Jadi Strategi Promosi Daerah di Era Digital

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Kunjungan kerja Ketua MPR RI Ahmad Muzani ke Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (13/2/2026), menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk menampilkan inovasi promosi berbasis digital.

Salah satu yang mendapat sorotan utama adalah layanan Virtual Tour 360 derajat yang menampilkan destinasi wisata, potensi investasi hingga gambaran pembangunan daerah secara interaktif.

Kunjungan Ketua MPR RI yang berlangsung di Kantor Bupati Lampung Selatan tersebut disambut langsung oleh Bupati Radityo Egi Pratama bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, anggota DPRD Provinsi Lampung dan kabupaten/kota di Lampung, serta unsur Forkopimda dan kepala perangkat daerah.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Muzani menyaksikan secara langsung presentasi layanan digital Virtual Tour 360 derajat yang dikembangkan sebagai sarana promosi daerah.

Layanan tersebut memuat informasi visual mengenai destinasi wisata unggulan, peluang investasi, serta perkembangan pembangunan Kabupaten Lampung Selatan dalam format digital yang interaktif.

Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam memanfaatkan teknologi sebagai media promosi yang dinilai relevan dengan kebutuhan zaman.

“Inovasi seperti Virtual Tour 360 ini menunjukkan kesiapan daerah menghadapi transformasi digital. Promosi berbasis teknologi akan membuka akses yang lebih luas, baik untuk menarik wisatawan maupun investor,” ujar Ahmad Muzani.

Selain meninjau inovasi digital, Ketua MPR RI juga mengunjungi bazar UMKM yang digelar di pelataran Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan.

Berbagai produk unggulan dipamerkan, mulai dari keripik pisang, selai pisang, roti, wedang jahe, aneka olahan ikan, tukus, hingga kain tapis dan produk kerajinan lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Muzani terlihat memborong sejumlah produk UMKM sebagai bentuk dukungan langsung terhadap pelaku usaha lokal.

Ia menilai kualitas produk yang ditampilkan memiliki potensi daya saing dan peluang untuk berkembang di pasar yang lebih luas.

Kegiatan ini juga dihadiri unsur legislatif, eksekutif, tokoh adat, serta berbagai pemangku kepentingan daerah. Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi simbol sinergi pembangunan yang diharapkan mampu mendorong Lampung Selatan melangkah lebih progresif melalui inovasi digital, penguatan UMKM, serta promosi potensi daerah yang semakin modern.(Red)