Prediksi Seru, Prediksi Andi Desfiandi: Spanyol vs Portugal di 16 Besar

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Magnet Piala Dunia 2026 merasuki semua kalangan. ketua Dewan Pembina Yayasan Alfian Husin Dr. Andi Desfiandi, S.E., M.A., ikut meramaikan euforia Piala Dunia dengan prediksi yang cukup berani.

Ia menyebutkan sejumlah tim besar yang diyakini akan melaju hingga babak delapan besar.

“Prediksi yang akan masuk 8 besar adalah Maroko vs Perancis, Belgia vs Spanyol, Brasil vs Inggris, dan Argentina vs Kolombia,” ujar Dr. Andi dengan penuh keyakinan.

Menurut Ketua IKA UNPAD Pengprov Lampung itu, peta persaingan kali ini sangat menarik karena mempertemukan tim-tim dengan tradisi kuat.

Lebih lanjut, ia menilai empat tim besar akan menguasai panggung semifinal. “Perancis, Spanyol, Brasil, dan Argentina adalah kandidat kuat menuju empat besar,” tegasnya.

Andi menilai kualitas pemain dan kedalaman skuad menjadi faktor penentu.

Namun, Dr. Andi juga mengakui ada rasa dilema dalam menyampaikan prediksi. “Saya sedikit bimbang karena Spanyol ketemu Portugal di 16 besar, padahal keduanya saya favoritkan untuk juara,” ungkapnya sambil tersenyum.

Meski demikian, mantan Rektor IIB Darmajaya itu tetap optimistis Spanyol akan melangkah jauh. “Final: Spanyol vs Argentina, Juara Dunia Spanyol,” katanya penuh semangat.

Prediksi ini sekaligus menunjukkan keyakinannya terhadap kekuatan La Furia Roja. Andi juga menilai Spanyol memiliki kombinasi pemain muda berbakat dan pengalaman senior yang solid. “Spanyol punya keseimbangan antara kreativitas dan disiplin,” jelasnya.

Hal itu menurutnya menjadi modal besar untuk menembus final. Sementara Argentina, lanjutnya, tetap menjadi tim yang tak bisa diremehkan.

“Argentina punya mental juara dan pemain yang bisa mengubah jalannya pertandingan,” ujarnya.

Pertemuan Spanyol dan Argentina di final disebutnya sebagai “dream match”. Menurut dia, Perancis dan Brasil sebagai tim yang berpotensi memberi kejutan. “Perancis punya kedalaman skuad luar biasa, sementara Brasil selalu tampil dengan flair khas Amerika Latin,” katanya.

Prediksi ini, menurut Andi, bukan sekadar ramalan, melainkan refleksi dari kecintaannya pada sepak bola. “Sepak bola itu bukan hanya soal skor, tapi juga drama dan cerita di baliknya,” ujarnya.

Dengan gaya santai namun penuh analisis, Andi memantapkan prediksinya dengan harapan agar Piala Dunia kali ini menghadirkan pertandingan yang menghibur.

“Apapun hasilnya, kita menikmati setiap momen. Tapi kalau Spanyol juara, itu bonus besar,” pungkasnya. (**)

Rumah Singgah Hingga Penataan Aset, Ini Langkah Awal Apriyadi Pimpin IKA Muba

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Ikatan Keluarga Musi Banyuasin (IKA Muba) resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Melalui Musyawarah IKA Muba yang digelar di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, Sabtu (4/7/2026), Dr. H. Apriyadi, M.Si. terpilih secara aklamasi sebagai Ketua IKA Muba periode 2026–2030.

Apriyadi yang saat ini menjabat sebagai Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan dipercaya memimpin organisasi paguyuban masyarakat Musi Banyuasin tersebut menggantikan H. Fahcrudin Khalik yang telah menuntaskan masa kepemimpinannya untuk periode 2022–2026.

Dalam sambutannya, H. Fahcrudin Khalik menyampaikan apresiasi sekaligus permohonan maaf kepada seluruh anggota atas mundurnya pelaksanaan musyawarah pergantian kepengurusan. Menurutnya, padatnya agenda selama beberapa bulan terakhir, mulai dari Ramadan, Idulfitri, Iduladha hingga berbagai kesibukan para pengurus, membuat proses regenerasi baru dapat terlaksana pada awal Juli ini.

Selama empat tahun memimpin IKA Muba, Fahcrudin mengatakan organisasi lebih banyak memusatkan perhatian pada kegiatan sosial dan mempererat hubungan kekeluargaan antarwarga Musi Banyuasin yang menetap di Palembang.

Ia menegaskan bahwa semangat utama organisasi bukan sekadar menjalankan program, melainkan membangun kepedulian antarsesama.

“Hal terpenting bagi saya adalah bagaimana masyarakat Muba di Palembang saling mengenal, saling membantu ketika ada yang sakit, tertimpa musibah, ataupun membutuhkan pertolongan. Itulah yang menjadi fokus utama kepengurusan kami,” ujarnya.

Fahcrudin juga mengakui bahwa perjalanan organisasi tidak selalu berjalan mulus. Dinamika politik menjelang pelaksanaan Pilkada sempat memberikan dampak terhadap aktivitas organisasi. Meski demikian, ia menegaskan bahwa sejak awal berdiri IKA Muba bukanlah organisasi politik, melainkan wadah silaturahmi dan kebersamaan masyarakat Musi Banyuasin.

Sementara itu, Penasehat IKA Muba, Chairudin Yusuf, berharap kepengurusan yang baru mampu menghidupkan kembali semangat demokrasi dalam tubuh organisasi sehingga seluruh anggota memiliki ruang yang sama dalam menentukan arah kebijakan organisasi.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga aset-aset yang telah dimiliki IKA Muba serta memastikan seluruh roda organisasi berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

“Kami ingin IKA Muba benar-benar menjadi rumah besar masyarakat Musi Banyuasin. Demokrasi organisasi harus terus dijaga agar organisasi semakin sehat, kuat, dan diperhitungkan,” katanya.

Usai ditetapkan sebagai ketua secara aklamasi, Apriyadi menyatakan siap mengemban amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab. Ia mengajak seluruh tokoh, sesepuh, dan masyarakat Musi Banyuasin untuk bersama-sama mendukung kepengurusan baru demi kemajuan organisasi.

Menurutnya, IKA Muba merupakan organisasi paguyuban yang harus tetap berdiri di atas kepentingan kebersamaan, bukan kepentingan politik.

“IKA Muba adalah organisasi paguyuban, bukan organisasi politik. Tugas utama kita adalah memperkuat persaudaraan, saling membantu, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Musi Banyuasin yang berada di Palembang,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, Apriyadi menargetkan penyusunan struktur kepengurusan baru dalam waktu satu pekan. Kepengurusan tersebut akan melibatkan para tokoh senior sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda agar organisasi semakin dinamis dan berkelanjutan.

Setelah struktur kepengurusan rampung, IKA Muba akan segera menggelar rapat kerja untuk menyusun program-program prioritas selama empat tahun ke depan.

Salah satu fokus yang akan segera dibenahi adalah penataan kembali sekretariat organisasi beserta inventarisasi dan pengelolaan aset-aset IKA Muba agar dapat dimanfaatkan secara optimal.

Tak hanya itu, Apriyadi juga memaparkan sejumlah gagasan yang akan menjadi program unggulan kepengurusannya. Salah satunya adalah memperkuat komunikasi internal melalui pembentukan grup WhatsApp resmi sebagai media koordinasi cepat antaranggota.

Lebih dari sekadar mempererat komunikasi, ia ingin menghadirkan program yang benar-benar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat Musi Banyuasin.

Salah satu cita-cita besarnya adalah membangun rumah singgah bagi warga Musi Banyuasin yang sedang menjalani pengobatan di Palembang.

Menurut Apriyadi, selama ini tidak sedikit masyarakat Muba yang harus mendampingi anggota keluarganya berobat ke rumah sakit di Palembang, namun mengalami kesulitan mendapatkan tempat tinggal sementara.

“Kalau kemampuan organisasi nantinya memungkinkan, kami ingin memiliki rumah singgah. Pasien tetap dirawat di rumah sakit, sementara keluarganya memiliki tempat yang layak untuk beristirahat. Ini menjadi salah satu cita-cita besar yang ingin kita wujudkan bersama,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Apriyadi menegaskan bahwa kepengurusan baru akan mempertahankan berbagai program yang selama ini dinilai berhasil sekaligus melakukan pembenahan terhadap berbagai kekurangan yang masih ada.

Ia berharap IKA Muba dapat tumbuh menjadi organisasi yang semakin solid, inklusif, dan benar-benar menjadi rumah bersama bagi seluruh masyarakat Musi Banyuasin yang berada di Palembang.

“Kami ingin IKA Muba hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai keluarga besar yang mampu memperkuat silaturahmi, melayani masyarakat, serta menjadi tempat saling membantu dalam suka maupun duka,” pungkasnya. (Ning)

Pengelolaan Dapur MBG Di Pasir Ukir Jadi Sorota

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Diduga Tumpang Tindih Kepemilikan,  Dan minimnya Pengawasan, Juga Tak Transparan Yayasan, Mitra, hingga Pemasok Diduga Dikelola Pihak yang sama;

Masyarakat Desak Pemerintah Periksa Legalitas dan Laporan Keuangan, Sabtu, 4/7/2026.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas Nasional di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, kini menuai sorotan mendalam dari Masyarakat. Isu yang mengemuka menyangkut ketidakwajaran dalam struktur pengelolaan dapur pelayanan yang berlokasi di Pekon Pasir Ukir, Kecamatan Pagelaran,Kabupaten Pringsewu, Lampung, yang diduga melanggar prinsip pemisahan tugas dan transparansi sesuai ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan data dan informasi yang dihimpun, dapur MBG tersebut terafiliasi dengan Yayasan Insan Sehat Mandiri yang dipimpin oleh Rini Angraini. Di sisi lain, PIC (lembaga yang berperan sebagai perpanjangan tangan yayasan sekaligus mitra pelaksana operasional), mitra pengelola dapur, hingga penyedia seluruh bahan kebutuhan pangan juga diketahui berada dibawah kendali orang yang sama.

Padahal, dalam pedoman pengelolaan program MBG yang ditetapkan, setiap dapur pelayanan diwajibkan memiliki PIC yang terpisah dan berbeda dengan mitra pelaksana maupun penyedia barang. Pemisahan ini dimaksudkan untuk menciptakan sistem pengawasan yang sehat, mencegah terjadinya konflik kepentingan, serta menjamin akuntabilitas penggunaan anggaran.

Kondisi ini dinilai semakin kompleks mengingat Rini Angraini juga menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pringsewu yang masih aktif. Gabungan jabatan publik dan pengelolaan usaha serta lembaga pelaksana program pemerintah tersebut dinilai menimbulkan celah lemahnya pengawasan internal. Secara mekanisme administrasi, tidak ada pihak independen yang dapat melakukan pengecekan ketat terhadap jalannya operasional dapur.

Akibat tidak adanya pemisahan peran yang tegas, diduga proses pencatatan transaksi dan pelaporan nota belanja tidak berjalan sebagaimana standar yang disyaratkan. Seluruh pasokan bahan makanan dan kebutuhan operasional hanya berasal dari satu sumber yang terafiliasi langsung dengan pengelola dapur, sehingga sulit untuk memverifikasi kewajaran harga, kualitas barang, serta kebenaran laporan keuangan.

“Prinsipnya harus jelas, tidak boleh semua peran dipegang satu tangan. Kalau yayasan, mitra, dan suplier sama, pengawasan mati. Apalagi yang bersangkutan juga wakil Rakyat, Publik berhak tahu semuanya berjalan sesuai aturan,” ungkap salah satu tokoh Masyarakat setempat yang enggan disebutkan namanya.

Merespons kekhawatiran tersebut, warga Pekon Pasir Ukir dan sekitarnya secara bersama-sama menyampaikan desakan resmi kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pringsewu serta instansi teknis terkait untuk segera turun ke lokasi. Masyarakat meminta dilakukan peninjauan mendalam meliputi: kelengkapan dokumen izin operasional dapur, standar kesehatan dan keamanan pangan, struktur kepengurusan lembaga pelaksana, serta transparansi laporan keuangan dan pertanggungjawaban anggaran.

Sampai berita ini diturunkan, pihak Yayasan Insan Sehat Mandiri ataupun Rini Angraini belum dapat dihubungi untuk memberikan tanggapan resmi maupun klarifikasi terkait dugaan tumpang tindih kepemilikan dan dugaan kurangnya transparansi tersebut, meskipun sudah dilakukan panggilan telfon dan chat Whatsapp tidak dibalas.

Masyarakat berharap pemeriksaan berjalan secara objektif, terbuka, dan tidak memihak. Hal ini penting agar kepercayaan Publik terhadap program yang ditujukan untuk meningkatkan gizi dan kesejahteraan siswa sekolah ini tetap terjaga serta berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan. [ Tim ]

Camat FC Tekuk PGRI FC Lewat Adu Penalti, Melaju ke Semifinal Piala Kapolres Asahan

KISARAN -(deklarasinews.com)- Tim Camat FC sukses melangkah ke babak semifinal setelah menaklukkan PGRI FC lewat drama adu penalti di Stadion Mutiara Kisaran, Jumat (3/7/2026). Pertandingan ini merupakan bagian dari turnamen Piala Kapolres Asahan dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-80.

Pertandingan berlangsung sangat sengit sejak menit awal, kedua tim tampil dengan ambisi yang sama kuat untuk memperebutkan tiket ke empat besar.

Di babak pertama tepatnya menit ke-30, Camat FC berhasil unggul lebih dulu. Pemain penyerang bernomor punggung 10, Edo, berhasil mencetak gol ke gawang lawan. Skor 1-0 bertahan hingga peluit akhir babak pertama ditiup.

Memasuki babak kedua, kedua pelatih sama-sama melakukan pergantian pemain untuk menambah daya gedor. Permainan berjalan terbuka dengan serangan bolak-balik. Tekanan yang terus diberikan akhirnya membuahkan hasil bagi PGRI FC. Pemain bertahan bernomor punggung 2, Abednego, berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor imbang ini tak berubah hingga peluit panjang tanda berakhirnya waktu normal dibunyikan wasit.

Karena kedudukan masih seri, pemenang harus ditentukan lewat adu penalti. Dari lima eksekutor pertama kedua tim, pertandingan masih berjalan seimbang dengan skor 5-5. Masuk ke penendang keenam, kedudukan masih imbang. Namun pada kesempatan ketujuh, kiper Camat FC tampil gemilang dan berhasil menepis tendangan pemain PGRI FC.

Alhasil Camat FC menang dengan skor akhir 7-6 lewat jalur adu penalti dan berhak melaju ke babak semifinal.

Usai pertandingan, Camat Buntu Pane, Mohd. Ibnu Afandi  menyampaikan rasa syukurnya atas kemenangan timnya. “Alhamdulillah, tim kami berhasil menang. Terlihat juga penendang terakhir dari PGRI FC tampak grogi saat melakukan eksekusi,” ujarnya dengan senyum lebar.

Ia menambahkan, “Semoga tim kami bisa terus tampil maksimal dan meraih hasil terbaik hingga menjadi juara dalam turnamen Piala Kapolres Asahan ini.”(Don)

Ibu dan Anak Tewas Tersengat Aliran Listrik Jebakan Tikus di Way Panji

WAY PANJI -(deklarasinews.com)- Dua warga dusun Rejomulyo desa Sidoharjo Kecamatan Way Panji kabupaten Lampung Selatan Enok (63) dan Darmi (35) ditemukan meninggal dunia, Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.

Kedua ibu dan anak ini  ditemukan meninggal duni diduga akibat tersengat aliran listrik yang digunakan sebagai jebakan Tikus oleh pemiliknya Edi Apriawan (41) warga desa Sidoharjo Kecamatan Way Panji kabupaten Lampung Selatan.

Edi Apriawan Als Juna (41) orang yang pertamakali menemukan kedua korban mengatakan bahwa kejadian tersebut bermula saat dirinya bersama tetangganya berniat pergi kesawah, Jumat (3/7/20206) sekitar pukul 05.00 wib untuk mematikan aliran listrik dipesawahan miliknya.

Namun saat tiba dipinggiran sawahnya, Juna (pangiilan akrabnya) mendengar ada bayi menangis. Namun karena takut dan merinding, sehingga dirinya tidak berani mendekat arah tangisan bayi itu dan menunggu ada warga yang melintas.

Selanjutnya saat dirinya bersama warga lainya mendekat kearah suara bayi, dirinya melihat dua orang perempuan memegang aliran listrik. Kemudian tak jauh dari kedua korban terlihat bayi sekitar umur 20 bulan menangis didekat salah satu korban yang diduga ib

“saya pergi kesawah sekitar pukul 05.00 wib untuk matikan aliran listrik yang digunakan untuk jebakan tikus, setelah sampai dilokasi saya melihat ada dua perempuan tengkurap sambil memegang kabel, saat dirinya dan warga mendekati keduanya sudah meninggal dunia, ” ujar Juna kepada pelitaekspres.com saat ditemui dirumahnya Jumat, (3/7/2026) sekitar pukul 14.00 wib.

Selain itu ada juga seorang bayi sekira usia 20 bulan menangis yang diduga anak dari salah satu korban yang tewas akibat sengatan listrik.

Selanjutnya saya bersama warga lainya, mengantar kedua korban bersama seorang bayi kerumah duka didusun Rejomulyo desa Sidoharjo Kecamatan Way Panji kabupaten Lampung Selatan.

Kepada pelitaeksres.com, Juna menjelaskan bahwa dirinya bersama keluarga sudah mendatangi rumah korban dan sudah memberikan bantuan atas musibah yang dialaminya, ” tutup Juna kepada media ini.

Ditempat terpisah kang Lady (52) salah seorang kerabat korban saat ditemui dirumahnya kepada media ini menjelaskan bahwa kedua korban tersebut adalah kerabat/keluarga dekatnya.

Atas musibah yang dialami oleh kedua kerabatnya itu, dirinya menerima atas musibah yang telah dialami oleh keluarganya, semoga atas kejadiqn tersebut menjadi pelajaran bagi kita semua, ” ungkap Kang Lady.

Ditempat terpisah Kanit Reskrim Polsek Sidomulyo Aiptu Wahyu SM mewakili Kapolsek Sidomulyo AKP Peri Setiawan membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan atas tewasnya dua orang berjelis kelami perempuan akibat sengatan listri yang digunakan sebagai jebakan Tikus.

Kedua korban Mbah Enok (63) dan putrinya Darmi als Wanda (35) warga dusun Rejomulyo desa Sidoharjo Kecamatan Way Panji kabupaten Lampung Selatan.

Atas musibah tersebut pihaknya sudah melakukan oleh TKP dan meminta keterangan kebeberapa orang saksi yang melihat kejadian ini.

Saat Tim Media ini menanyakan apakah ada dugaan tindak pidana atas kejadian ini, Kanit Reskrim ini menjawab bahwa pihaknya belum melakukan pemanggilan kepada saksi dan pemilih lahan sawah guna dilakukan  pemeriksaan,

“hingga saat ini kami belum memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan pemilih lahan/sawah, ”

Namun dalam waktu dekan saksi dan pemilik sawah akan dipanggil dan dilakukan pemeriksaan atas kejadian ini, ” ungkap Kanit Reskrim Polsek Sidomulyo ini. (Cak Ton)

dr. Zam Zanariah Resmi Dilantik sebagai Presidium MW KAHMI Lampung, Siap Perkuat Kontribusi Alumni untuk Kemajuan Daerah

BANDAR LAMPUNG –(deklarasinews.com)- Suasana khidmat menyelimuti Mahan Agung, Bandar Lampung, Kamis (2/7), saat berlangsung pelantikan Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Provinsi Lampung Masa Bakti 2026–2031. Momentum tersebut menjadi tonggak baru bagi KAHMI Lampung dalam memperkuat peran strategis alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebagai mitra pembangunan daerah.

Salah satu sosok yang menjadi perhatian dalam pelantikan tersebut adalah dr. Zam Zanariah, Sp.N., M.Kes. yang resmi mengemban amanah sebagai Presidium MW KAHMI Lampung. Bersama Dr. Topan Karsa, S.H., M.H., H. Yuhadi, S.H., M.M., dan Dr. Heru Juabdin Sada, M.Pd.I., dr. Zam akan menjalankan roda organisasi di bawah koordinasi Dr. Budiyono, S.H., M.H. selaku Koordinator Presidium.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Ir. H. Abdullah Puteh, M.Si. dan dihadiri oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, M.M., Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, para tokoh nasional dan daerah, akademisi, serta keluarga besar KAHMI se-Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa KAHMI merupakan organisasi yang dihuni oleh sumber daya manusia berkualitas yang telah banyak memberikan kontribusi di berbagai bidang kehidupan.

“KAHMI memiliki kekuatan intelektual, pengalaman, dan jejaring yang sangat besar. Pemerintah Provinsi Lampung membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya agar potensi tersebut dapat menjadi energi bersama dalam mempercepat pembangunan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing,” ujar Gubernur.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik dan berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan gagasan-gagasan strategis yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung.

Bagi dr. Zam Zanariah, amanah sebagai Presidium MW KAHMI Lampung merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian.

Menurutnya, KAHMI memiliki peran penting sebagai wadah berhimpunnya para alumni HMI yang memiliki kapasitas dan kompetensi di berbagai sektor untuk bersama-sama memberikan solusi atas berbagai tantangan pembangunan.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Amanah ini bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk terus mengabdi. KAHMI harus mampu menjadi rumah besar bagi para alumni yang terus menghadirkan gagasan, karya, dan aksi nyata bagi kemajuan Lampung,” ujar dr. Zam.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama dalam membangun organisasi yang kuat dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Kami siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, saya optimistis KAHMI Lampung dapat semakin berkontribusi, khususnya dalam bidang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan sumber daya manusia,” tambahnya.

Sebagai tokoh yang selama ini aktif dalam bidang kesehatan dan sosial kemasyarakatan, dr. Zam berharap kehadiran KAHMI mampu menghadirkan program-program yang tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum Majelis Nasional KAHMI yang diwakili Prof. Dr. Ir. H. Abdullah Puteh, M.Si. mengingatkan bahwa KAHMI harus terus menjaga independensi, memperkuat persaudaraan, serta menjadi organisasi yang mampu melahirkan solusi bagi bangsa.

Pelantikan MW KAHMI Lampung Masa Bakti 2026–2031 ini menjadi momentum mempererat ukhuwah antarsesama alumni HMI sekaligus memperkuat komitmen organisasi dalam mendukung pembangunan Provinsi Lampung. Dengan bergabungnya berbagai tokoh dari beragam latar belakang profesi, diharapkan kepengurusan baru mampu menghadirkan inovasi, memperkuat kolaborasi, dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Lampung yang lebih maju, sehat, sejahtera, dan berdaya saing.(Red)

Mbah Suyono Candra: Jamasan Pusaka Buka Mata Masyarakat Luas, Ternyata Bukan Mistik Tapi Perlu Dirawat

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Sepekan setelah digelar, prosesi Suran dan Jamasan Pusaka Nusantara yang berlangsung Minggu 28 Juni 2026 lalu di Sukoharjo III masih jadi perbincangan warga. Ajang Perdana yang digelar secara terbuka yang diinisiasi Paguyuban Pelestari Tosan Aji Panji Sewu Provinsi Lampung ini disebut berhasil mengubah pandangan masyarakat.

Saat dikonfirmasi melalui telpon pribadinya, Rabu (01/07) Ketua Pelaksana Suran dan Jamasan Pusaka Nusantara, mbah Suyono Candra, menyampaikan kesan dan pesan pasca terlaksananya acara tersebut.

“Kesannya pertama, masyarakat lingkungan Sukoharjo jadi sangat paham. Yang katanya benda pusaka itu menakutkan, kemarin banyak yang lihat langsung dari pinggir jalan raya. Akhirnya mereka sadar, ternyata pusaka itu perlu perawatan khusus. Bukan perawatan mistik, tapi supaya tidak termakan karat dan bisa bertahan lama,” ujar mbah Suyono.

Acara bertema ‘Generasi Muda Lestarikan Budaya Bangsa’ itu berjalan lancar dan mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Lampung serta Pemerintah Kabupaten Pringsewu.

Kegiatan ini juga dihadiri jajaran inti Paguyuban, yaitu Ketua Provinsi Dony Estavianto, Sekertaris, Bendahara, Anggota Panji Sewu dan Kasepuhan Provinsi Mbah Suparman Kinowo.

Sebanyak 50 pusaka dari berbagai daerah dijamaskan dalam acara tersebut. Di antaranya ikon Paguyuban Panji Sewu, keris betok Sigar Jantung dari Jawa sekitar 30 Pusaka, keris khas Lampung, dan Mandau dari Kalimantan.

Melalui jamasan ini, Mbah Suyono menitipkan pesan untuk masyarakat Indonesia.

“Intinya kita harus betul-betul menghargai warisan leluhur dan sang Empu pembuat pusaka. Dengan mencintai budaya, kita otomatis mencintai nenek moyang kita, mbah, buyut sampai ke canggah. Bagi yang punya pusaka, rawatlah. Karena peninggalan leluhur itu mengandung sejarah yang sangat bagus dan positif,” katanya.

Ia juga berharap pemerintah daerah memberi perhatian khusus ke paguyuban budaya.

“Di sini terbentuk ajang silaturahmi yang kental. Itu bisa mengurangi gesekan antar suku, ras, dan agama karena semua berkumpul dan berbagi rasa. Hubungan emosional jadi semakin harmonis. Kalau ada gesekan, para sesepuh adat akan cepat melerai dan menetralisir,” tutup Mbah Suyono. (Rls)

Medco E&P Malaka dan PSS Sleman Kembali Bina Talenta Muda Sepak Bola Aceh Timur

ACEH TIMUR -(deklarasinews.com)- PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) melalui PT Medco E & P Malaka bekerja sama dengan PSS Sleman kembali mendukung pengembangan talenta muda sepak bola di Aceh Timur. Memasuki tahun ketiga pelaksanaan, program ini diikuti oleh 37 pemain muda usia 15 tahun dan 19 pelatih lokal yang mendapatkan pelatihan langsung dari tim pelatih dan pemain utama PSS Sleman.

Kegiatan yang berlangsung pada 27–28 Juni 2026 di Idi Rayeuk ini menjadi bagian dari program pemberdayaan Medco E&P Malaka di wilayah operasi Blok A, Aceh Timur. Melalui program ini, para pemain muda dan pelatih lokal mendapatkan materi mengenai teknik bermain, kedisiplinan, sportivitas, serta metode pelatihan sepak bola sesuai standar klub profesional.

Manager Field Relations & Security Medco E&P Malaka Maulidar Putra mengatakan, program ini terlaksana melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), serta Askab PSSI Aceh Timur. Para peserta diseleksi dari sekolah-sekolah sepak bola di Aceh Timur untuk mengikuti coaching clinic, dengan peluang bagi peserta terpilih untuk melanjutkan latihan langsung di base camp PSS Sleman di Yogyakarta.

Sejak program ini dimulai, Medco E&P Malaka bersama PSS Sleman telah melibatkan total 53 pemain muda dan 11 pelatih lokal dari Aceh Timur yang langsung berlatih di Sleman, Yogyakarta. Program ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem pembinaan sepak bola usia muda sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi talenta lokal untuk berkembang.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Aceh Timur Syahrial, mewakili Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al Farlaky, mengatakan program ini menjadi dorongan positif bagi anak-anak Aceh Timur untuk berprestasi di bidang olahraga. “Program ini sangat positif karena Aceh Timur masih membutuhkan pembinaan bagi para pemuda. Alhamdulillah, MedcoEnergi bersama PSS Sleman kembali hadir untuk ketiga kalinya. Semoga program ini dapat menghasilkan atlet-atlet sepak bola terbaik dari Aceh Timur,” ujar Syahrial.

Perwakilan PSS Sleman, Muhamad Nurhuda, mengatakan coaching clinic ini diharapkan dapat memberikan pengalaman baru bagi anak-anak Aceh Timur. “Program ini membuka akses bagi anak-anak Aceh Timur untuk merasakan standar latihan klub profesional. Kami berharap pengalaman ini dapat menambah motivasi, disiplin, dan kepercayaan diri mereka untuk terus berkembang sebagai pemain sepak bola,” ujarnya.

Senior Manager Communication Medco E&P Leony Lervyn mengatakan, kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi. “Melalui program ini, kami ingin membuka akses yang lebih luas bagi anak-anak Aceh Timur untuk mengenal standar pelatihan sepak bola profesional. Lebih dari sekadar olahraga, kegiatan ini juga membangun disiplin, sportivitas, kerja sama, dan rasa percaya diri generasi muda. Hal ini sejalan dengan salah satu pilar pengembangan dan pemberdayaan masyarakat MedcoEnergi, yaitu peningkatan kapasitas sumber daya manusia sejak usia dini,” jelas Leony.

KONI Aceh Timur yang diwakili oleh Hastami menyampaikan apresiasi kepada Medco E&P Malaka dan PSS Sleman atas dukungan terhadap pembinaan olahraga di Aceh Timur. “Kegiatan ini mungkin baru akan terlihat hasilnya dalam beberapa tahun ke depan. Namun, pembinaan seperti ini sangat penting agar Aceh Timur memiliki talenta-talenta muda sepak bola yang dapat mewakili daerah dan Aceh,” ujarnya.

Ketua Askab PSSI Aceh Timur Muhammad Adam yang diwakili Sekjen Hasbi juga menyampaikan bahwa program pembinaan pemuda di bidang olahraga ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat mendorong kemajuan prestasi sepak bola Aceh Timur. Program ini menjadi salah satu langkah positif untuk menjawab kebutuhan pembinaan talenta muda di daerah,” ujar Hasbi. (Ami/Rls)

Junaidi (Ateng) : Selamat HUT Bhayangkara ke-80, Sampaikan Apresiasi Hingga Harapan

ACEH TIMUR -(deklarasinews.com)- Junaidi atau yang akrab disapa bang Ateng ketua fraksi partai Aceh DPRK Aceh Timur menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80, yang jatuh pada Selasa, 1 Juli 2026, besok.

Dalam pernyataannya kepada media, Selasa (30/6/2026),bang Ateng menilai HUT Bhayangkara bukan sekadar seremonial. Momen ini menjadi pengingat pentingnya peran Polri dalam menjaga stabilitas, keamanan, dan ketertiban masyarakat.

“Momentum peringatan HUT Bhayangkara ini dapat menjadi ajang untuk meningkatkan kolaborasi bersama antara pemerintah dan Polri dalam membangun keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,”ujarnya.

Bang Ateng itu juga memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Aceh Timur. Menurutnya, sinergitas yang sudah terjalin selama ini terbukti membantu berbagai program pemerintah daerah berjalan lancar.

“Saya mengapresiasi kinerja jajaran kepolisian, khususnya di wilayah Aceh Timur atas sinergitas yang telah terbangun selama ini. Baik dalam pengamanan agenda pemerintahan, penanganan kamtibmas, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.

Bang Ateng berharap, ke depan kolaborasi antara DPRK Aceh Timur  dan kepolisian dapat semakin solid dan berkualitas. Sehingga rasa aman dan tentram benar-benar dirasakan warga sampai ke pelosok desa.

“Saya berharap kerjasama antara DPRK Aceh Timur dan pemerintah dan kepolisian dalam menciptakan keamanan dan ketentraman masyarakat dapat semakin berkualitas, responsif, dan humanis, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” harapnya.

Di usia ke-80, Polri mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”. Tema ini sejalan dengan komitmen DPRK untuk terus bersinergi menciptakan daerah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi investasi serta pelayanan publik.Pungkasnya. (Ami/Rls)

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Tgk Mia Sampaikan Ucapan Selamat untuk Polri yang Semakin Presisi

ACEH TIMUR -(deklarasinews.com)- Jajaran Polres Aceh Timur, Polda Aceh, terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan yang berintegritas dan humanis kepada masyarakat, khususnya menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara yang ke-80. Hal tersebut diungkapkan oleh Tgk Mia anggota DPRK Aceh Timur dari fraksi partai Aceh.

Lanjut Tgk Mia mengungkapkan bahwa dalam momentum tersebut, menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran Polri, khususnya Polres Aceh Timur, atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan selama ini dalam menjaa keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Aceh Timur.

Dalam pesannya Tgk Mia menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas pengabdian Polri kepada masyarakat selama 80 tahun.

Selamat Hari Bhayangkara ke-80! Terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian tanpa batas dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, ujarnya.Selasa (30/6/2026)

Ia juga berharap institusi Polri dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sejalan dengan program transformasi Polri Presisi. Semoga Polri semakin Presisi dan terus menjadi pilar keamanan yang dicintai rakyat, ungkapnya, sembari menyerukan tema besar peringatan tahun ini, yakni “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat!”pungkasnya. (Ami/Rls)