Eks Lahan PT BSP Kisaran Disiapkan Jadi Pusat UMKM dan Bisnis, Studi Kelayakan Sudah Ada, Bupati: Segera Direalisasikan

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Langkah strategis pengembangan ekonomi kreatif dan usaha mikro di Kabupaten Asahan semakin nyata. Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar penyampaian laporan akhir studi kelayakan (Feasibility Study/FS) pembangunan Gerai UMKM sekaligus pusat bisnis daerah, Senin (11/5/2026). Kajian yang dilakukan oleh tim peneliti Universitas Asahan (UNA) ini menunjuk lokasi sangat strategis di jantung Kota Kisaran sebagai lokasi pembangunan.

Kegiatan berlangsung di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan, dimulai pukul 10.00 WIB dan dihadiri langsung oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Wakil Bupati Asahan, Sekretaris Daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh tim peneliti dari UNA.

Ketua Tim Peneliti sekaligus penyusun studi kelayakan, Dr. Anil Hakim S, M.Si., dalam pemaparannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Asahan kepada pihak kampus untuk mengkaji rencana strategis ini. Hasil kajian timnya merekomendasikan lokasi pembangunan berada di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya pada lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) milik PT BSP.

Lokasi ini dinilai sangat potensial karena posisinya yang berdekatan dengan Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran dan berada di sisi jalur rel Kereta Api Kisaran. Posisi yang berada di jalur utama lintas Sumatera tersebut diprediksi akan memberikan dampak positif besar terhadap aksesibilitas, arus pengunjung, hingga nilai ekonomi kawasan nantinya.

“Lokasi yang direncanakan ini kami nilai sangat strategis dan memiliki nilai tambah tinggi untuk dikembangkan menjadi pusat gerai UMKM dan pusat bisnis yang representatif bagi Kabupaten Asahan,” ungkap Dr. Anil Hakim di hadapan pimpinan daerah.

Mendengar hasil kajian tersebut, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyambut baik dan berharap dokumen studi kelayakan ini segera ditindaklanjuti ke tahap realisasi pembangunan. Menurutnya, keberadaan gerai ini bukan sekadar tempat berjualan, melainkan wadah utama promosi dan pemasaran bagi seluruh produk unggulan daerah.

“Kami berharap hasil penelitian ini dapat segera direalisasikan. Gerai UMKM ini nantinya harus menjadi wajah baru ekonomi kreatif Asahan, tempat di mana produk-produk warga kita diperkenalkan seluas-luasnya ke masyarakat, hingga mampu meningkatkan daya saing dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tegas Bupati.

Lebih jauh, Bupati menjelaskan konsep pembangunan kawasan ini tidak akan bersifat kaku sebagai sentra perdagangan saja. Pemerintah berencana melengkapi kawasan tersebut dengan fasilitas olahraga dan ruang publik yang nyaman. Konsep ini dipilih agar kawasan tersebut tidak hanya dikunjungi untuk berbelanja, tetapi juga menjadi tempat rekreasi warga, sehingga kunjungan dan aktivitas ekonomi berjalan berkelanjutan.

Terkait produk yang akan dipasarkan, Bupati menegaskan standar kualitas akan menjadi prioritas. Nantinya, produk yang masuk ke gerai pusat ini adalah produk-produk yang telah memiliki merek, kemasan, dan branding yang baik dan rapi, agar memiliki daya tarik kuat bagi pembeli maupun wisatawan.(Jun)

Di Balik Pukulan Drum Pertemanan: Asahan Bangkit Lewat Irama UNA NBC 2026

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Dentuman gendang yang bergema di Lapangan Sepak Bola Universitas Asahan (UNA) pagi ini bukan sekadar tanda dimulainya sebuah kompetisi, Minggu (10/5/2026). Bagi Kabupaten Asahan, pukulan drum pertemanan yang dilakukan Bupati Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. bersama unsur Forkopimda menandai kembalinya kejayaan salah satu ajang marching band paling bergengsi di Sumatera Utara setelah vakum selama enam tahun akibat pandemi.

Mengusung semangat Dies Natalis ke-40 Universitas Asahan, UNA NBC (UNA Marching Band Competition) 2026 hadir bukan hanya sebagai sarana hiburan, melainkan sebagai bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah daerah, dan organisasi olahraga dalam membina atlet berprestasi.

Lebih dari Sekadar Seni

Dalam sambutannya, perwakilan Pengprov PDBI Sumut, Fahrul Rozi, menyoroti dimensi fisik yang sering terlupakan dari olahraga ini. “Marching band membentuk fisik yang luar biasa. Bahkan, ada atlet kami yang diterima di Kopassus berkat kondisi fisik prima hasil latihan marching band,” ungkapnya. Pernyataan ini mengubah persepsi bahwa marching band hanya soal keindahan formasi, melainkan juga tentang ketangguhan fisik seorang atlet.

Semangat ini diamini oleh perwakilan KONI Kabupaten Asahan yang menaruh harapan besar agar PDBI segera menjadi cabang olahraga resmi PON. Harapan ini bukan tanpa dasar; kontingen Asahan tercatat sebagai penyumbang medali terbanyak pada ajang lintas provinsi sebelumnya.

Bupati Asahan, dalam pidato pembukaannya, menekankan pentingnya prestasi ini untuk citra daerah. “Kami ingin nama Kabupaten Asahan semakin maju hingga ke tingkat nasional dan internasional, baik di bidang olahraga rekreasi maupun lainnya,” tegas Bupati Taufik.

Puncak acara yang menjadi ikon hari ini adalah momen sakral pembukaan: pukulan drum bersama. Dipukul serentak oleh Bupati, Danramil 12 Air Batu (mewakili Dandim), serta unsur Kapolres dan Kejaksaan, aksi ini melambangkan dukungan penuh seluruh elemen keamanan dan pemerintahan terhadap kemajuan pemuda Asahan.(Jun)

Tinjau Fasilitas Pendidikan dan Kesehatan, Ny. Luluk Williams Apresiasi Lingkungan Hunian Karyawan PT Socfindo Aek Loba

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Kunjungan kerja Ny. Luluk Williams, istri dari Principal Director PT Socfindo ke Divisi VIII Kebun Aek Loba, Desa Perkebunan Padang Pulau, Kecamatan Bandar Pulau, berlangsung hangat dan penuh makna, Sabtu (9/5/2026).

Kedatangan rombongan disambut meriah dan menjadi momen penting untuk meninjau langsung kesejahteraan, fasilitas pendukung, serta kualitas lingkungan tempat tinggal para karyawan dan keluarga.

Rombongan Ny. Luluk Williams tampak didampingi oleh Istri General Manager PT Socfindo, Ny. Hartaty Martina Tarigan, Istri Estate Advisor Ny. Teresa Enthoven, Istri Kepala Bagian Umum Ny. Indun Sugihartana, serta dr. Michael Tamalate selaku dokter perusahaan. Tak kalah semarak, tim KISS (Kumpulan Ibu & Istri Staf Socfindo) juga turut serta memeriahkan rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 9 hingga 12 Mei 2026 ini. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan, di mana jajaran istri pimpinan perusahaan meninjau unit-unit operasional di berbagai wilayah.

Pada hari kedua kunjungan, fokus utama rombongan tertuju pada peninjauan sarana dan prasarana PAUD Tunas Bangsa serta Tempat Penitipan Anak (TPA). Di lokasi tersebut, terjalin dialog interaktif antara Ny. Luluk bersama rombongan dengan para pengelola dan penyelenggara pendidikan. Pertemuan ini sekaligus menjadi wadah sosialisasi dan edukasi penting terkait peningkatan kesehatan keluarga, mendorong pola hidup sehat, serta pemenuhan gizi seimbang sebagai langkah nyata dalam mencegah kasus stunting.

Peninjauan ini bukan sekadar melihat ketersediaan fasilitas, melainkan juga evaluasi mendalam terhadap penerapan pola hidup sehat, kenyamanan, hingga keindahan lingkungan yang menjadi tempat tumbuh kembang anak-anak karyawan.

Ny. Luluk Williams memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas langkah dan inisiatif manajemen Kebun Aek Loba dalam menciptakan lingkungan hunian yang tidak hanya nyaman, namun juga sehat dan asri bagi seluruh keluarga besar perusahaan. Baginya, keberadaan fasilitas seperti Rumah Sehat dan PAUD bukan sekadar bangunan fisik atau infrastruktur semata, melainkan bukti nyata perhatian besar perusahaan terhadap kesejahteraan dan kualitas hidup para pekerja.

“Keberhasilan menciptakan Rumah Sehat ini sangat luar biasa. Ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan tempat tinggal, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan dan keindahan lingkungan. Hal ini jelas akan berdampak positif pada gairah hidup dan semangat kerja seluruh karyawan,” ujar Ny. Luluk Williams saat meninjau lokasi.

Selain fasilitas pendidikan dan kesehatan, ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan. Ia mendorong warga dan keluarga karyawan untuk aktif menanam Tanaman Obat Keluarga (TOGA) serta mengembangkan kebun gizi. Menurutnya, langkah ini strategis guna mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus melestarikan kearifan lokal yang bermanfaat bagi kesehatan.

Rangkaian agenda hari kedua dilanjutkan dengan kunjungan ke kawasan perumahan karyawan hingga rumah dinas staf pimpinan. Di setiap titik, peninjauan dilakukan secara cermat untuk menilai langsung kualitas bangunan, kebersihan lingkungan, serta tata kelola keindahan kawasan hunian tersebut.

Group Manager III PT Socfindo, Irwan Sya’ban, melalui perwakilan Pengurus Kebun Aek Loba, Fakhry Zein, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan tradisi tahunan yang dilakukan di seluruh unit kebun milik perusahaan. Tujuannya jelas, yakni memastikan standar kesejahteraan terjaga, memeriksa fasilitas, serta memantau berjalannya program pemberdayaan keluarga.

“Ini adalah bagian dari komitmen perusahaan membangun komunitas karyawan yang sehat, sejahtera, dan harmonis. Hasil evaluasi dari kunjungan ini nantinya akan menjadi dasar pemberian penghargaan bagi divisi-divisi yang berprestasi, yang akan diserahkan pada penutupan rangkaian kegiatan,” ungkap Fakhry Zein.

Turut hadir menyaksikan kegiatan tersebut sejumlah pejabat perusahaan dan unsur pemerintah setempat, antara lain Asisten Kepala Unit II Jefri Indo Saragih, Asisten Divisi VIII Mario Sinaga, Kepala Desa Padang Pulau Ahmad Rahan, serta Kepala Desa Perkebunan Padang Pulau Suriani. Seluruh kegiatan berjalan lancar dan meninggalkan kesan mendalam tentang kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan manusianya.(Don)

 

Bupati Asahan Lantik Pimpinan Tinggi Pratama, Tekankan Integritas dan Inovasi

KISARAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar upacara pengambilan sumpah dan pelantikan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Acara yang berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan ini dipimpin langsung oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si, pada Jumat (08/05/2026) pagi sekitar pukul 09.05 WIB.

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Nomor 100.3.3.2-45-5.2 Tahun 2026. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK, para Asisten, Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Asahan, serta tamu undangan lainnya.

Dalam amanatnya, Bupati menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja pemerintahan guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Jabatan ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya demi kesejahteraan Kabupaten Asahan. Saya berharap saudara-saudara dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan maksimal sesuai tugas fungsi masing-masing,” tegas Bupati.

Bupati juga memberikan arahan khusus kepada para pejabat yang dilantik:

  1. Kepada Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Edi Sukmana, S.H., M.Si: Diminta meningkatkan koordinasi di bidang ekonomi, Sumber Daya Alam (SDA), administrasi pembangunan, serta pengadaan barang dan jasa.
  2. Kepada Asisten Administrasi Umum, Asrul Wahid, S.E., M.Si: Ditugaskan memantau dan mengevaluasi kebijakan daerah di bidang umum, organisasi, protokol, dan komunikasi pimpinan.
  3. Kepada Kepala Badan Pendapatan Daerah, M. Yusuf Lubis, S.H., M.Si: Diingatkan untuk mengoptimalkan potensi pendapatan daerah melalui inovasi dan integritas, serta menjaga transparansi agar setiap rupiah kembali untuk rakyat.
  4. Kepada Staf Ahli Bupati, Drs. H. Witoyo, M.M: Diharapkan menjadi konsultan andalan bagi Bupati dalam pengambilan kebijakan strategis, khususnya di bidang pemerintahan, hukum, dan politik.
  5. Kepada Kepala Dinas Sosial, Jutawan Sinaga, S.STP., MAP: Diminta memastikan bantuan sosial tepat sasaran, responsif terhadap masyarakat rentan, dan mampu menjawab tantangan kemiskinan ekstrem.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya penanganan stunting dan pembinaan pola asuh anak serta remaja untuk meminimalisir kenakalan remaja.(Jun)

 

Asahan Raih Predikat Pelayanan Publik Baik, Komisi II DPR RI Dorong Transformasi Digital

KISARAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Komisi II DPR RI dan Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumatera Utara menggelar Sosialisasi dan Diskusi Publik bertema Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. Kegiatan berlangsung di Halaman Kantor Camat Kota Kisaran Timur, Jumat (08/05/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Anggota Komisi II DPR RI Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tanjung, S.Si., M.T., Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sumut Herdensi, unsur Forkopimda, para kepala OPD, Camat, Lurah, Kepala Lingkungan, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran pemerintahan di tingkat kecamatan, kelurahan, maupun desa yang telah berupaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam pelayanan sehari-hari. Ia berharap kehadiran DPR RI dan Ombudsman RI dapat memberikan masukan berharga agar standar pelayanan di Asahan terus meningkat.

“Kami berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Harapan kami, sosialisasi ini membawa manfaat nyata dan menjadikan pelayanan di Kabupaten Asahan semakin prima di mata masyarakat,” ujar Bupati Taufik.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sumut, Herdensi, mengungkapkan hasil pemantauan dan penilaian yang dilakukan pada tahun 2025 lalu. Berdasarkan hasil Ombudsman On The Spot dan survei langsung ke masyarakat, pelayanan publik di Kabupaten Asahan masuk dalam kategori BAIK dan menjadi salah satu yang terbaik di Provinsi Sumatera Utara.

Ia menilai komitmen Pemkab Asahan sudah sangat positif, apalagi sejalan dengan kegiatan Bimbingan Teknis Pencegahan Korupsi yang sebelumnya digelar bersama KPK. Herdensi berharap predikat baik ini tidak hanya dipertahankan, tetapi terus ditingkatkan agar seluruh lapisan masyarakat merasakan dampak positifnya.

“Kolaborasi ini harus terus dijaga. Pengawasan dan perbaikan harus berjalan beriringan agar pelayanan publik benar-benar efektif, bersih, dan berkualitas,” tegas Herdensi.

Anggota Komisi II DPR RI, Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tanjung, dalam pemaparannya menekankan pentingnya transformasi pelayanan publik di era digital saat ini. Menurutnya, pengawasan yang objektif dari lembaga seperti Ombudsman sangat diperlukan agar tata kelola pemerintahan berjalan benar.

Ia juga mendorong penerapan sistem Satu Data dan pelayanan berbasis digital di seluruh instansi di Asahan. Hal ini bertujuan agar pelayanan menjadi lebih transparan, akuntabel, cepat, mudah, dan tepat sasaran bagi masyarakat.

“Pemerintahan, baik secara vertikal maupun horizontal, harus beradaptasi. Masyarakat sudah mulai melek teknologi, maka layanan pun harus berubah mengikuti kemajuan zaman agar tidak tertinggal,” ungkap Ahmad Doli.(Jun)

 

Warga Buntu Pane Desak Perbaikan Jalan Rusak, Bupati Janji Salurkan Aspirasi ke Pemprov

KISARAN -(deklarasinews.com)- Ratusan warga Kecamatan Buntu Pane menggelar aksi damai menuntut perbaikan infrastruktur jalan yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Aksi yang bertajuk “Tuntut Perbaikan Jalan” ini berlangsung di Jalan Besar Sei Silau Timur, Kamis (07/05/2026) sore.

Hadir langsung menampung aspirasi masyarakat, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si, didampingi Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, Camat Buntu Pane serta jajaran Forkopimcam setempat.

Dalam orasinya, Koordinator Aksi, Maulana Annur, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi jalan yang rusak parah dan berdebu. Menurutnya, kondisi ini bukan hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga mengancam keselamatan serta mematikan roda perekonomian masyarakat.

“Jalan ini sudah puluhan tahun belum tersentuh pembangunan. Lubang-lubang besar sering menyebabkan pengendara jatuh dan mengalami kecelakaan. Selain itu, debu yang berterbangan sangat mengganggu kesehatan dan merusak hasil pertanian,” tegas Maulana.

Ia pun mendesak Pemerintah Kabupaten Asahan dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk segera merealisasikan perbaikan jalan tersebut demi kesejahteraan bersama.

Mendengar langsung keluhan tersebut, Bupati Asahan memberikan respons positif. Ia menegaskan bahwa jalan tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan Kabupaten Asahan dengan Kabupaten Simalungun serta menjadi urat nadi pengangkut hasil bumi masyarakat.

“Saya memahami betul kesulitan yang Bapak/Ibu rasakan. Jalan ini sangat penting bagi ekonomi kita. Saya berjanji akan segera menyampaikan aspirasi dan keluhan ini langsung kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar segera ditindaklanjuti,” ujar Bupati.

Bupati juga berharap agar masyarakat dapat bersabar dan terus berdoa agar perbaikan jalan penghubung antar kabupaten ini dapat segera terealisasi dalam waktu dekat.(Jun)

Bahas Urgensi Kedewasaan Perkawinan, PA Kisaran dan Universitas Royal Jalin Kerjasama

KISARAN -(deklarasinews.com)- Mewaspadai tingginya angka dispensasi nikah dan perceraian akibat pernikahan dini, Pengadilan Agama (PA) Kisaran Kelas 1A bersama Universitas Royal Kisaran menggelar kuliah umum. Kegiatan yang mengangkat tema kedewasaan dalam berumah tangga ini berlangsung pada Kamis (07/05/2026) pagi.

Acara ini juga menjadi momen bersejarah dengan ditandatanganinya Implementasi Agreement (IA) antara Ketua PA Kisaran, Evawaty, S.Ag, M.H, dengan Ketua Program Studi Hukum Universitas Royal, Junaidi Sholat, S.H, M.H, sebagai wujud sinergi dan kolaborasi kedua lembaga.

Dalam sambutannya, Junaidi Sholat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya konkret untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai konsep kedewasaan dalam perkawinan, tidak hanya dari aspek usia, tetapi juga kesiapan emosional, psikologis, hingga ekonomi.

“Kami ingin memberikan edukasi yang utuh mengenai dampak negatif dari pernikahan dini. Besar harapan kami, kegiatan ini dapat menambah wawasan sekaligus mempererat kerja sama di antara kita,” ujar Junaidi.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Kisaran, Evawaty, dalam materinya menjelaskan definisi dan dasar hukum perkawinan. Menurutnya, perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dan wanita untuk membentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Evawaty juga menyoroti ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang perubahan atas UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang menetapkan batas usia minimal menikah bagi pria dan wanita adalah 19 tahun.

“Usia 19 tahun dinilai sebagai usia yang ideal karena telah memberikan kesiapan fisik dan mental yang lebih matang untuk membangun rumah tangga yang langgeng dan sejahtera,” tegasnya.

Kuliah umum ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menekan angka pernikahan dini serta meminimalisir risiko perceraian di masa depan melalui pemahaman hukum dan sosial yang lebih baik.(Don)

 

Salurkan Bantuan Pangan di Bandar Pulau, Wabup Asahan: Ini Wujud Kepedulian dan Gotong Royong Pemerintah

KISARAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan kembali menyalurkan bantuan sosial pangan bagi masyarakat. Penyerahan secara simbolis dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H, M.A.P, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Bandar Pulau, Kamis (30/04/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan instansi terkait, antara lain perwakilan Polres Asahan, perwakilan Kodim 0208/Asahan, Kepala Bulog Asahan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Camat Bandar Pulau, para Kepala Desa se-Kecamatan Bandar Pulau, serta ratusan warga penerima manfaat dan tamu undangan lainnya.

Dalam laporannya, Kepala Bulog Asahan, Zairi Yuriadi, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan program prioritas Pemerintah Republik Indonesia melalui penugasan Badan Pangan Nasional, dengan alokasi untuk periode bulan Maret hingga April 2026.

Sementara itu, Wakil Bupati Asahan dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran bantuan ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat, di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih dirasakan.

“Penyaluran bantuan pangan ini bukan sekadar bantuan biasa, melainkan bentuk kepedulian, tanggung jawab, serta semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjadi kekuatan kita selama ini. Pangan adalah kebutuhan dasar mutlak yang menjadi sumber kehidupan, dan pemerintah wajib memastikannya terpenuhi secara adil dan merata,” tegas Rianto.

Ia juga menambahkan, selain bantuan sosial, pemerintah juga terus berupaya meningkatkan kesejahteraan melalui penguatan sektor pertanian dan pemberdayaan UMKM agar masyarakat semakin mandiri dan sejahtera.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati merinci data penerima manfaat. Khusus di Kecamatan Bandar Pulau, bantuan disalurkan kepada 2.523 Kepala Keluarga. Masing-masing penerima mendapatkan jatah 10 kilogram beras dan 2 kilogram minyak goreng per bulan. Mengingat penyaluran ini mencakup alokasi dua bulan, setiap keluarga menerima total 20 kilogram beras dan 4 kilogram minyak goreng. Secara keseluruhan, jumlah penerima manfaat di seluruh Kabupaten Asahan mencapai 90.204 orang.

Rianto pun berpesan agar bantuan yang diterima ini dimanfaatkan secara bijak, hemat, dan sesuai kebutuhan pokok rumah tangga, agar manfaatnya benar-benar terasa optimal bagi seluruh anggota keluarga.

Di akhir acara, Wakil Bupati menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Republik Indonesia dan seluruh pihak yang telah bekerja keras serta terlibat dalam kelancaran proses pendistribusian bantuan ini hingga tepat sasaran.(Jun)

Cegah Kerusakan Jalan, Wakil Bupati Asahan Tegur Pengusaha Kayu: Patuhi Batas Muat Kendaraan

KISARAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan kembali menegaskan komitmennya menjaga keberadaan infrastruktur jalan yang ada. Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH, MAP, melakukan peninjauan langsung ke Desa Suka Damai, Kecamatan Pulo Bandring, Kamis (30/04/2026) sore pukul 16.00 WIB, guna menindaklanjuti laporan terkait kerusakan jalan yang diduga akibat aktivitas angkutan kayu.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Bagian Pemerintahan, Anggota DPRD, serta Sekretaris Camat Pulo Bandring.

Dalam keterangannya di lokasi, Wakil Bupati memberikan imbauan tegas kepada seluruh pelaku usaha dan pengusaha kayu yang beroperasi di wilayah Asahan. Ia menekankan agar setiap kendaraan yang beroperasi wajib mematuhi batas muatan atau tonase yang telah ditetapkan peraturan perundang-undangan.

“Kami apresiasi kepada masyarakat yang telah aktif melaporkan kondisi di lapangan. Laporan saudara-saudara sangat membantu kami mengambil langkah cepat dan tepat,” ujar Rianto.

Ia menyoroti kondisi sejumlah ruas jalan kabupaten yang kini mengalami kerusakan cukup parah. Berdasarkan pantauan, kerusakan tersebut sangat berkaitan erat dengan aktivitas kendaraan pengangkut kayu yang kerap beroperasi dengan muatan berlebih melewati kapasitas kendaraan.

Rianto mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur jalan membutuhkan anggaran besar dan efisiensi keuangan daerah yang tidak sedikit. Oleh karena itu, menjaga fasilitas yang sudah ada adalah kewajiban bersama.

“Pemerintah sudah mengerahkan segala kemampuan anggaran untuk membangun jalan demi kemudahan akses masyarakat. Mari kita jaga bersama. Jika kendaraan terus melintas membawa muatan berlebih, kerusakan pasti akan terus terjadi dan ini sangat merugikan kita semua,” tegasnya.

Menurut Wakil Bupati, pengusaha memiliki tanggung jawab sosial dan kesadaran tinggi dalam menjalankan usahanya. Armada yang digunakan tidak boleh menjadi penyebab kerusakan fasilitas umum.

Pihaknya juga menegaskan akan memperketat pengawasan di lapangan dan berkoordinasi erat dengan instansi terkait untuk melakukan penindakan tegas.

“Kami tidak sama sekali menghambat kegiatan ekonomi atau usaha masyarakat. Namun, segala aktivitas harus berjalan sesuai koridor aturan. Jika pelanggaran tetap terjadi, maka langkah-langkah penegakan hukum pasti akan kami ambil demi kebaikan bersama,” tandasnya.(Jun)

 

Wakil Bupati Asahan Lepas Jamaah Haji Kloter 7 Embarkasi Medan, Serahkan Pataka Merah Putih

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Wakil Bupati Asahan turut hadir dan melepas keberangkatan jamaah calon haji Kloter 7 Embarkasi Medan di Asrama Haji Medan, pada dini hari pukul 03.00 WIB. Pelepasan ini merupakan bagian dari rangkaian perjalanan ibadah haji tahun 1447 Hijriah / 2026 Masehi, di mana para jamaah selanjutnya akan berangkat menuju Bandara Internasional Kualanamu untuk terbang ke Tanah Suci, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara sekaligus Ketua PPIH Embarkasi Medan, Dr. H. Zulkifli Sitorus, MA, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan, perwakilan Kepala Dinas Kominfo Asahan, Kabag Kesra Setda Kabupaten Asahan, perwakilan Kabag Prokopim Setda Kabupaten Asahan, unsur Kepolisian, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Dr. H. Zulkifli Sitorus menyampaikan bahwa jamaah yang diberangkatkan hari ini merupakan gabungan dari empat wilayah, yaitu Kabupaten Asahan, Deli Serdang, Labuhan Batu, dan Kota Medan. Ia mengimbau seluruh jamaah untuk saling bahu-membahu, memiliki rasa kepedulian yang tinggi antar sesama tamu Allah selama berada di Tanah Suci, serta senantiasa mematuhi segala peraturan yang berlaku demi kelancaran dan keselamatan ibadah.

Sementara itu, Wakil Bupati Asahan secara simbolis menyerahkan Pataka Merah Putih kepada Ketua Panitia Kloter 7 sebagai tanda resmi dilepasnya rombongan calon haji. Dalam pesannya, ia mendoakan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, sehat walafiat, serta kembali ke tanah air dengan status haji mabrur dan hajjah mabrurah.

“Kepada seluruh bapak dan ibu jamaah, saya berpesan agar senantiasa menjaga nama baik daerah dan bangsa Indonesia selama berada di Tanah Suci. Jadilah duta yang membawa citra positif masyarakat Kabupaten Asahan,” ujar Wakil Bupati.

Rangkaian kegiatan pelepasan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara Hj. Restu Hilwani, pembacaan doa oleh Ustad Taufik, serta pelepasan resmi oleh Kakanwil Kemenhaj dan Umrah Sumut. Momen haru terasa saat pembacaan Talbiyah dikumandangkan oleh panitia dan seluruh hadirin.(Jun)