Wakil Bupati Asahan Dampingi Penilaian KPK, Desa Ledong Barat Bersaing Jadi Desa Percontohan Antikorupsi 2026

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., mendampingi Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia melakukan penilaian terhadap Desa Ledong Barat, Kecamatan Aek Ledong, sebagai calon Desa Perluasan Percontohan Antikorupsi Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kepala Desa Ledong Barat, Rabu (30/09/2026).

Penilaian dilakukan melalui pemaparan, verifikasi dokumen, tanya jawab, hingga kunjungan lapangan untuk melihat secara langsung penerapan indikator Desa Antikorupsi di desa tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara sekaligus Plt. Kepala Dinas PMD Provinsi Sumatera Utara beserta rombongan, Ketua Tim Penilai KPK RI beserta rombongan, Tim Penilai Provinsi Sumatera Utara, Kepala Dinas PMD Kabupaten Asahan, pimpinan OPD terkait, Camat Aek Ledong beserta jajaran Forkopimcam, Plt. Kepala Desa Ledong Barat bersama perangkat desa, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya yang disampaikan Wakil Bupati Asahan, Desa Ledong Barat dikenal sebagai salah satu desa dengan pelayanan publik yang baik di Kabupaten Asahan. Pelayanan tersebut mencakup administrasi kependudukan seperti KTP dan Kartu Keluarga, pelayanan surat tanah, serta berbagai kebutuhan administrasi warga lainnya. Di bidang kesehatan, desa ini juga didukung fasilitas pelayanan kesehatan dan program jemput bola bagi warga yang tidak dapat datang langsung ke puskesmas.

“Penilaian KPK ini merupakan tahapan penting dalam proses menuju Desa Perluasan Percontohan Antikorupsi Tahun 2026. Apapun hasilnya, proses ini diharapkan menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk terus memperbaiki tata kelola pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Rianto.

Ia menambahkan, jika masih ditemukan kekurangan, hal itu dijadikan masukan untuk perbaikan. Sebaliknya, apabila dinyatakan layak, capaian tersebut harus dimaknai sebagai amanah untuk senantiasa mempertahankan dan meningkatkan nilai-nilai integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Muhammad Suib, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan penuh terhadap program Desa Antikorupsi KPK RI. Program ini, katanya, bukan sekadar penilaian administrasi atau kegiatan seremonial, melainkan langkah strategis memperkuat tata kelola desa yang bersih, transparan, akuntabel, serta bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Ada tiga hal utama yang menjadi perhatian. Pertama, pemenuhan indikator harus disajikan secara jujur dan apa adanya — tidak hanya kelengkapan dokumen, tetapi juga penerapan transparansi dan integritas di lapangan. Kedua, nilai antikorupsi harus menjadi budaya sehari-hari, bukan hanya saat dinilai, dan dapat direplikasi oleh desa lain. Ketiga, sinergi berkelanjutan antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan desa, serta keterlibatan masyarakat dalam pengawasan dan keterbukaan informasi.

Ketua Tim Penilai Desa Antikorupsi KPK RI, Firlana Ismayadin, menjelaskan bahwa proses seleksi telah berlangsung sejak awal tahun melalui berbagai tahapan bimbingan. Hingga saat ini, sekitar 235 desa telah dikukuhkan sebagai Desa Antikorupsi dari sekitar 82.000 desa di seluruh Indonesia.

“Program Desa Antikorupsi yang bergulir sejak 2021 diarahkan untuk memperkuat kemandirian dan tata kelola pemerintahan desa — mulai dari penyusunan peraturan, pemahaman tugas perangkat desa, evaluasi kinerja berkala, hingga penguatan pengawasan bersama Inspektorat Kabupaten,” ujar Firlana.

Ia juga mendorong pelayanan desa yang transparan tanpa pungutan tidak sah, peningkatan literasi digital, serta pemanfaatan media sosial untuk menyebarkan informasi pelayanan, program, dan wadah pengaduan masyarakat. Hasil penilaian Desa Ledong Barat akan direkapitulasi bersama desa lainnya sebelum KPK menetapkan daftar resmi Desa Percontohan Antikorupsi Tahun 2026.(Jun

Bupati Asahan Buka Festival Seni Qasidah Tingkat Kabupaten Tahun 2026

KISARAN -(deklarasinews.com)- Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin resmi membuka Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Selasa (29/09/2026).

Festival yang akan berlangsung selama empat hari, mulai 29 September hingga 2 Oktober 2026 tersebut mengusung tema “Dengan Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026, Mari Kita Bangun Sumber Daya Manusia melalui Pelestarian Seni Budaya Islam Sejak Dini.”

Pembukaan FSQ turut dihadiri Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, perwakilan Kejaksaan Negeri Asahan, perwakilan Kapolres Asahan, perwakilan Dandim 0208/Asahan, perwakilan Danlanal Tanjung Balai Asahan, perwakilan Danyonif 126/Kala Cakti, para Asisten Setdakab Asahan, Staf Ahli Bupati, para Kepala OPD, Kepala Bagian, Camat se-Kabupaten Asahan, perwakilan BUMD dan BUMN, Ketua MUI, Ketua Imtaq, Dewan Pengawas, Dewan Juri, Panitera FSQ, tokoh agama, tokoh masyarakat serta undangan lainnya.

Rangkaian pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars LASQI, laporan panitia pelaksana, pembacaan bai’at Dewan Juri, penandatanganan naskah bai’at oleh Bupati Asahan, pelantikan Dewan Pengawas, Dewan Juri dan Panitera FSQ oleh Bupati Asahan sekaligus penandatanganan naskah pelantikan, sambutan Bupati, penabuhan rebana sebagai tanda FSQ resmi dibuka, dan foto bersama.

Dalam laporan panitia yang disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan, Mohammad Azmy Ismail, FSQ merupakan program berjenjang mulai dari tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi hingga nasional. Pelaksanaannya berpedoman pada Keputusan Bupati Asahan Nomor 100.3.3.2-90.2-1.3 Tahun 2026.

Tahun ini, FSQ diikuti sebanyak 626 peserta dari 25 Kecamatan, terdiri dari 280 peserta putra dan 346 peserta putri. Adapun cabang yang diperlombakan meliputi Rebana Klasik, Bintang Vokalis, dan Pop Religi. Peserta terbaik nantinya akan mewakili Kabupaten Asahan pada FSQ Tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan bahwa FSQ menjadi arena untuk melihat sejauh mana hasil pembinaan yang telah dilakukan secara berjenjang.

Bupati mengucapkan selamat kepada seluruh peserta dan mengajak untuk tampil dengan penuh semangat serta menampilkan bakat terbaik. Ia juga berpesan agar peserta memanfaatkan momentum tersebut untuk saling mengenal dan membangun silaturahmi.

Menurut Bupati, pelaksanaan FSQ sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Asahan, yakni “Terwujudnya Kabupaten Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan.”

“Religius yang dimaksud adalah kemampuan masyarakat untuk memahami dan mengamalkan ajaran agama dengan baik dan benar. Khususnya bagi umat Islam, seni qasidah merupakan salah satu bagian dari upaya mendukung terwujudnya visi tersebut,” ujarnya.

Bupati kemudian secara resmi membuka Festival Seni Qasidah Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 yang ditandai dengan penabuhan rebana.(Jun)

Bupati Taufik Hadiri Pembukaan LK II Tingkat Nasional HMI Cabang Kisaran-Asahan Tahun 2026

KISARAN -(deklarasinews.com)- Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin menghadiri pembukaan Intermediate Training Latihan Kader II (LK II) Tingkat Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kisaran-Asahan Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin (28/09/2026).

Kegiatan LK II menjadi wadah pengembangan kapasitas kader HMI dalam meningkatkan wawasan intelektual, kepemimpinan, kemampuan berpikir kritis, serta kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial dan pembangunan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Batu Bara, Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Kapolres Asahan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Asahan, Plt. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan, para alumni HMI, Ketua Umum Badko HMI Sumatera Utara, Ketua Umum HMI Cabang Kisaran-Asahan beserta jajaran, para peserta LK II Tingkat Nasional dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan menyampaikan bahwa Intermediate Training bukan sekadar agenda formal organisasi, tetapi merupakan wadah strategis bagi kader HMI untuk memperdalam wawasan intelektual, memperkuat kapasitas kepemimpinan, meningkatkan kemampuan analisis sosial, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada umat dan bangsa.

Bupati berharap para kader HMI mampu menjadi bagian dari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah maupun pembangunan nasional.

“Kepada seluruh peserta, manfaatkan kesempatan mengikuti LK II Tingkat Nasional ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta membangun jejaring antarkader,” pesan Bupati.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tanjungbalai dalam sambutannya menyampaikan agar peserta memanfaatkan LK II untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis.

“Jadikan LK II ini sebagai ruang untuk bertukar pikiran, memperkaya wawasan, dan memperkuat persaudaraan. Kader HMI harus mampu memberikan gagasan dan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Batu Bara yang juga memberikan sambutan sekaligus pemaparan menyampaikan rasa bangga terhadap keberadaan HMI sebagai organisasi kemahasiswaan yang telah banyak melahirkan kader bangsa.

Ia menekankan bahwa HMI memiliki sejarah panjang dalam mencetak generasi muda yang memiliki kapasitas intelektual, kepemimpinan, serta semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Rangkaian pembukaan LK II Tingkat Nasional HMI Cabang Kisaran-Asahan Tahun 2026 diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne HMI, mengheningkan cipta, doa, sambutan Bupati Asahan, sambutan Wakil Wali Kota Tanjungbalai, sambutan sekaligus pemaparan Bupati Batu Bara, dan diakhiri dengan foto bersama.(Jun)

Bupati Taufik Tutup Jambore Anak Asahan Tahun 2026

KISARAN -(deklarasinews.com)- Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menutup secara resmi Jambore Anak Asahan Tahun 2026 yang berlangsung di Taman Hutan Kota Taufan Gama Simatupang Kisaran, Sabtu (26/09/2026) pukul 15.30 WIB.

Penutupan dihadiri Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Provinsi DKI Jakarta, Wakil Bupati Asahan, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, perwakilan Dandim 0208/Asahan, para Asisten, OPD, Camat se-Kabupaten Asahan, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan beserta pengurus dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Asahan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan Jambore Anak Asahan Tahun 2026. Ia berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun sebagai ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi, kreativitas, kebersamaan dan kepercayaan diri.

Bupati menegaskan kegiatan ini hendaknya tidak berhenti sampai di sini, namun terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya sehingga perkembangan, potensi dan kreativitas anak-anak Asahan dapat terus dilihat dan dievaluasi.

Bupati juga berpesan kepada seluruh anak Asahan agar terus belajar, menjaga kesehatan, membangun karakter positif dan tidak minder dengan identitasnya sebagai anak Asahan.

Banggalah menjadi anak Asahan. Jadilah anak yang sehat, cerdas, berkarakter dan berprestasi untuk menyongsong Indonesia Emas 2045, pesannya.

Rangkaian penutupan diisi dengan lucky draw dan penyerahan trofi kepada para pemenang permainan gerobak sodor oleh Bupati Asahan. Adapun hasil perlombaan yakni Juara I Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Juara II Kecamatan Air Joman, Juara III Kecamatan Meranti, Harapan I Kecamatan Kota Kisaran Timur, Harapan II Kecamatan Simpang Empat dan Harapan III Kecamatan Kota Kisaran Barat.

Kegiatan ditutup dengan pelepasan balon sebagai simbol resmi berakhirnya Jambore Anak Asahan Tahun 2026. Acara berakhir pada pukul 16.30 WIB dalam keadaan aman, lancar dan sukses.(Jun)

 

Bupati Asahan Ikuti Rakor Stunting Regional Sumatera, Komitmen Percepat Penurunan Angka Stunting

ASAHAN -(deklarasinews.com)— Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., mengikuti Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan serta Percepatan Penurunan Stunting Regional Sumatera Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Grand Mercure pada Kamis (27/08/2026). Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Asahan, kepala daerah se-Sumatera Utara, perwakilan OPD Pemprov Sumut, serta tamu undangan lainnya.

Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, B.Sc., menegaskan bahwa penurunan stunting menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Berbagai program unggulan telah digalakkan, mulai dari Program Hasil Terbaik Cepat, layanan berobat gratis melalui Universal Health Coverage, pengembangan Rumah Sakit Unggulan, pembangunan Puskesmas Rawat Inap Plus Sumut Berkah, hingga inovasi terobosan BESTI (Bantuan Stimulan Keluarga Berisiko Stunting).

Program BESTI terbukti memberikan hasil menggembirakan. Sasaran utamanya anak usia 8–23 bulan yang bermasalah gizi, agar tidak berkembang menjadi stunting. Bantuan pangan lokal pada tahun 2025 nyata meningkatkan berat badan balita penerima manfaat — membuktikan intervensi tepat sasaran membawa perubahan nyata.

“Pastikan setiap kabupaten/kota memiliki lokus prioritas yang jelas, target terukur, data sasaran terpercaya, serta rencana tindak lanjut yang dapat dilaksanakan. Tidak ada ruang untuk keraguan — stunting harus kita turunkan bersama,” tegas Wagub Surya mengajak seluruh pemerintah daerah se-Sumatera.

Pasca mengikuti rapat, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyambut baik dan sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Momentum ini bukan sekadar rapat, melainkan panggilan bersama untuk bertindak lebih cepat dan lebih tepat. Stunting bukan sekadar masalah kesehatan — ini masalah kualitas sumber daya manusia bangsa, yang wajib diselesaikan bersama, lintas sektor maupun lintas daerah. Tidak ada pihak yang bisa berdiri sendiri,” ujar Bupati.

Pemerintah Kabupaten Asahan berkomitmen penuh menyelaraskan langkah dengan Pemprov maupun Pemerintah Pusat. Hasil rakor ini akan segera ditindaklanjuti hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

“Kita ingin memastikan anak-anak Asahan tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi. Ini investasi masa depan yang tidak boleh ditunda,” pungkasnya.(Jun)

 

Wabup Rianto Buka Festival Layang-Layang Perebutkan Piala Bupati Asahan

ASAHAN -(deklarasinews.com)— Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., secara resmi membuka Festival Layang-Layang Asahan yang memperebutkan Piala Bupati Asahan di Lapangan Desa Silo Baru, Kecamatan Silo Laut, Kabupaten Asahan, pada Kamis (27/08/2026).

Festival ini mempertandingkan dua kategori, yakni Layang-Layang Sindarin yang diikuti 37 peserta dan Layang-Layang Dimensi sebanyak 5 peserta. Peserta hadir dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara, meliputi Kabupaten Asahan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Kota Tanjungbalai, hingga Kabupaten Batu Bara. Antusiasme terlihat dari beragam bentuk dan kreativitas layang-layang yang ditampilkan sepanjang acara.

Turut hadir Camat Silo Laut, Ketua KORMI Kabupaten Asahan, Kepala Desa Silo Baru, panitia pelaksana, para peserta, serta masyarakat yang menyaksikan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan festival ini merupakan upaya melestarikan budaya tradisional Indonesia. “Bermain layang-layang adalah bagian masa kecil kita semua, hampir setiap orang pernah merasakannya, termasuk mengejar benang yang putus,” ujarnya.

Ia mengapresiasi kreativitas peserta dan berharap kegiatan ini berkelanjutan. “Berbagai variasi layang-layang ditampilkan dengan kreativitas yang bagus-bagus. Mudah-mudahan festival ini dapat terus berlanjut dan berkesinambungan,” harapnya.

Selain hiburan, kegiatan ini juga menjadi wadah olahraga, rekreasi, dan pengembangan kreativitas masyarakat. Wakil Bupati berpesan kepada peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, sementara tim penilai diminta bersikap objektif dan profesional.

“Yang bagus katakan bagus, yang baik katakan baik. Kita semua bangga dengan kegiatan ini,” pesannya. Ia juga memuji lokasi yang dinilai sangat mendukung serta mengajak masyarakat terus berkreativitas dan melestarikan budaya tradisional.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Wakil Bupati secara resmi membuka festival tersebut. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.(Jun)

Wakil Bupati Asahan Ikuti Penandatanganan Percepatan Pendaftaran Tanah Wakaf Sumut Secara Daring

ASAHAN -(deklarasinews.com)— Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., mengikuti kegiatan Penandatanganan Percepatan Pendaftaran Tanah Wakaf di Provinsi Sumatera Utara secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan pada Kamis (27/08/2026).

Upaya ini diselenggarakan dalam rangka mempercepat pendaftaran dan sertifikasi tanah wakaf guna memberikan kepastian hukum serta perlindungan terhadap aset-aset wakaf di wilayah Provinsi Sumatera Utara, termasuk di Kabupaten Asahan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kepala Kejaksaan Negeri Asahan, Staf Ahli Bupati Asahan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Asahan, pimpinan OPD terkait, para Camat, serta undangan lainnya.

Usai mengikuti kegiatan, Wakil Bupati Asahan menyampaikan bahwa percepatan pendaftaran tanah wakaf merupakan langkah penting guna memberikan kepastian hukum sekaligus mencegah permasalahan kepemilikan di kemudian hari.

“Pemerintah Kabupaten Asahan mendukung penuh upaya ini. Melalui sinergi seluruh pihak, diharapkan tanah-tanah wakaf di Kabupaten Asahan dapat terdata dengan baik, memiliki kepastian hukum, serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” ujar Rianto.

Ia juga berharap seluruh instansi terkait terus memperkuat koordinasi dan kerja sama agar program percepatan pendaftaran tanah wakaf di Kabupaten Asahan dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.

Kegiatan ini menghasilkan komitmen bersama untuk menyukseskan pendaftaran tanah wakaf, memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, Kantor Pertanahan, Kementerian Agama, serta instansi terkait lainnya, sehingga seluruh aset wakaf dapat tercatat dan tersertifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.(Jun)

Bupati Asahan Resmi Buka Festival Sungai Asahan, Dorong Pelestarian Lingkungan dan Potensi Wisata Daerah

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Festival Sungai Asahan yang dilaksanakan di Dusun I, Desa Pulau Rakyat Pekan, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, pada Sabtu (29/08/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan, kelestarian, dan keasrian Sungai Asahan sekaligus mendorong pengembangannya sebagai destinasi wisata serta mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat.

Pembukaan festival turut dihadiri Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., Kapolres Asahan AKBP Adi Dharma Pramudhita, S.H., S.I.K., M.Sc.IT., Komandan Lanal Tanjung Balai Asahan Letkol Laut (P) Sigit Riyanto, M.Tr.Opsla., Wakil Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Aripay Tambunan, para Camat, Kepala Desa, panitia, konten kreator, serta masyarakat luas.

Ketua Panitia Adi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap Festival Sungai Asahan dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan mengembangkan potensi lokal di bidang ekonomi kreatif, kebudayaan, dan pariwisata.

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Aripay Tambunan mengapresiasi pelaksanaan festival yang dinilai penting sebagai pengingat akan peran sungai dalam kehidupan masyarakat sekaligus sarana kampanye pelestarian dan pengembangan potensi wisata Sungai Asahan.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan menjelaskan bahwa Sungai Asahan bersumber dari Danau Toba dan memiliki nilai sejarah serta manfaat besar bagi masyarakat, baik sebagai sumber mata pencaharian maupun penopang energi melalui pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Air. Ia mengajak seluruh masyarakat menjaga kebersihan dan kelestarian sungai bersama-sama.

Sebagai wujud nyata pelestarian lingkungan, Forkopimda Kabupaten Asahan bersama jajaran perusahaan melaksanakan penanaman bibit pohon durian, mahoni, dan ketapang di pinggiran sungai, serta menebarkan benih ikan baung, gurame, nila, dan jurung untuk menjaga ekosistem perairan. Usai kegiatan, para pejabat juga meninjau sejumlah stan UMKM yang ikut meramaikan festival.

Festival Sungai Asahan dimeriahkan berbagai perlombaan meliputi lomba dayung, memancing, menari, bernyanyi, peragaan busana, serta lomba memasak. Kegiatan ini menggabungkan pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, kebudayaan, pariwisata, olahraga, dan ekonomi kreatif dalam satu wadah, dan berlangsung secara aman, tertib, serta lancar.(Jun)

Taufik Resmi Buka Turnamen Sepak Bola U-15 Piala Bupati Asahan Tahun 2026

ASAHAN -(deklarasinews.com)-  Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., resmi membuka Turnamen Sepak Bola U-15 Piala Bupati Asahan Tahun 2026, yang berlangsung di Stadion Mutiara Kisaran, Rabu (19/8/2026) pukul 16.30 WIB. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pembukaan turnamen dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, Kapolres Asahan, Dandim 0208/Asahan, Danyon 126/KC, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, serta tamu undangan lainnya.

Ketua Panitia Pelaksana, Faisal Farid Akbar Nasution, menjelaskan bahwa turnamen ini diikuti sebanyak 16 tim yang berasal dari berbagai Sekolah Sepak Bola yang ada di Kabupaten Asahan. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi para pemain muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman berkompetisi.

“Kami berharap seluruh peserta tetap menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding. Jadikan turnamen ini sebagai ajang untuk menunjukkan kemampuan dan mengembangkan bakat masing-masing,” ujar Faisal.

Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin dalam arahannya menyampaikan bahwa pelaksanaan turnamen ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap pembinaan olahraga, khususnya sepak bola, sejak usia dini.

“Kita mengetahui banyak kelompok Sekolah Sepak Bola yang ada di Asahan. Maka dari itu, kegiatan ini kita laksanakan untuk menciptakan atlet-atlet muda yang berprestasi. Kabupaten Asahan memiliki banyak bibit potensial dalam olahraga sepak bola, sehingga pembinaan secara berkelanjutan sangat perlu dilakukan,” ungkap Bupati.

Bupati berharap dari turnamen ini lahir pemain-pemain terbaik yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Asahan di berbagai kompetisi hingga tingkat nasional. Ia juga berharap Turnamen Sepak Bola U-15 Piala Bupati Asahan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan ditetapkan sebagai salah satu agenda kalender olahraga tahunan di Kabupaten Asahan.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dengan rangkaian kegiatan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, sambutan ketua panitia, sambutan sekaligus pembukaan oleh Bupati Asahan, penyerahan bola kepada perwakilan SSB, serta tendangan pertama oleh Bupati Asahan bersama tamu kehormatan.(Jun)

FC Polres Asahan Juara Piala Dandim 0208 Asahan, Dandim Cetak Quattrick di Laga Eksibisi Penutup

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Turnamen Sepak Bola Kemerdekaan ke-81 Tahun 2026 memperebutkan Piala Dandim 0208/Asahan resmi berakhir di Stadion Mutiara Kisaran, Selasa (18/8/2026). Dalam laga final yang berlangsung sengit, FC Polres Asahan berhasil meraih juara usai menaklukkan FC KONI Asahan dengan skor 2-1.

Acara penutupan ini dihadiri oleh Bupati Asahan, Kapolres Asahan, Kajari Asahan, Ketua KONI Kabupaten Asahan, Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Asahan, panitia penyelenggara, serta ribuan suporter yang memadati stadion.

Pesan Sportivitas dan Harapan Lahirnya Atlet Berbakat

Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., dalam sambutannya mengingatkan seluruh pemain untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga suasana pertandingan tetap aman serta menyenangkan.

“Jangan terlalu ekstrem. Kita bermain dengan gembira, jangan ada keinginan untuk mencelakai orang lain. Menang atau kalah itu biasa, yang penting bermain secara fair play,” ujar Dandim.

Ia juga berharap turnamen ini tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga menumbuhkan semangat persaudaraan, persatuan, dan kebersamaan di tengah masyarakat, sekaligus menjadi wadah pembinaan bakat sepak bola bagi generasi muda agar ke depannya lahir pemain-pemain yang mampu berprestasi hingga tingkat nasional.

Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh penyelenggara atas terselenggaranya turnamen ini.

“Semoga kegiatan ini memberikan motivasi kepada adik-adik kita dalam bidang olahraga, khususnya sepak bola,” ujar Bupati.

Kapolres Asahan AKBP Adi Dharma Pramudhita, S.H., S.I.K., M.Sc.IT., menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan hal yang positif dan menjadi wadah untuk mengembangkan bakat para pemain sepak bola di Kabupaten Asahan. “Kita berharap banyak pemain bola dari Kabupaten Asahan yang bersinar di ajang nasional maupun internasional,” harapnya.

Laga Eksibisi Meriah, Dandim Cetak Empat Gol

Sebelum penyerahan hadiah, acara dimeriahkan dengan pertandingan eksibisi antara FC Forkopimda Kabupaten Asahan melawan FC Anak Harimau. Pertandingan berlangsung meriah dan disambut antusiasme tinggi penonton. FC Forkopimda Kabupaten Asahan menang telak 4-0, dan keempat gol kemenangan tersebut seluruhnya dicetak oleh Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra.

Pertandingan eksibisi ini juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan silaturahmi antara unsur Forkopimda, masyarakat, serta para pecinta sepak bola di Kabupaten Asahan.

Daftar Pemenang

Adapun hasil lengkap Turnamen Sepak Bola Kemerdekaan ke-81 Piala Dandim 0208/Asahan adalah sebagai berikut:

– Juara I: FC Polres Asahan

– Juara II: FC KONI Asahan

– Juara III: FC Pemkab Asahan

– Juara IV: FC Iluni Universitas Asahan

Penghargaan Khusus:

– Tim Fair Play: FC Peradi Asahan

– Tim Favorit: FC Camat

– Top Score: UHE (FC Kemenag)

– Pemain Terbaik: Adha (FC Polres Asahan)

– Kiper Terbaik: Hilal (FC KONI Asahan)

Secara keseluruhan, Turnamen Sepak Bola Kemerdekaan ke-81 Tahun 2026 memperebutkan Piala Dandim 0208/Asahan berjalan dengan lancar, aman, dan tertib hingga acara berakhir.(Jun)