Wabup Nadirsyah Kembali Gotong Royong Bersama Warga Tunas Asri dan Tirta Makmur ‎

TUBABA –(deklarasinews.com)– Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan Wakil Bupati Tulang Bawang Barat, Nadirsyah, dengan turun langsung mengikuti kegiatan gotong royong bersama masyarakat di Tiyuh Tunas Asri dan Tiyuh Tirta Makmur, Sabtu (16/05/2026).

‎‎Kegiatan gotong royong tersebut difokuskan pada perbaikan akses jalan kabupaten  yang selama ini menjadi jalur utama aktivitas masyarakat. Bersama warga, Nadirsyah ikut membantu proses penimbunan jalan menggunakan material batu agar kondisi jalan menjadi lebih baik dan nyaman dilalui masyarakat.

‎‎Sejak pagi hari, warga terlihat antusias berkumpul dan bekerja bersama. Suasana kebersamaan tampak begitu kuat ketika masyarakat, aparatur tiyuh, dan pemerintah daerah saling bahu membahu menyelesaikan pekerjaan di lapangan.

‎‎Dalam kegiatan tersebut, material batu yang digunakan berasal dari sumbangan pihak swasta lapak singkong Putra Kembar. Selain itu, bantuan material juga diberikan oleh tiga MBG yang berada di wilayah Tirta Makmur sebagai bentuk dukungan terhadap perbaikan infrastruktur lingkungan masyarakat.

‎‎Kegiatan gotong royong ini sendiri sudah beberapa kali dilaksanakan bersama warga dan menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi jalan di wilayah tersebut.

‎Kehadiran Wakil Bupati yang kembali turun langsung ke lapangan pun mendapat apresiasi dari masyarakat.

‎‎Wabup Nadirsyah mengatakan bahwa pembangunan tidak hanya bergantung pada program pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan dukungan dan keterlibatan masyarakat serta pihak swasta.

‎‎“Kalau semua bergerak bersama, pekerjaan yang berat akan terasa ringan. Inilah semangat gotong royong yang harus terus dijaga. Pemerintah hadir bersama masyarakat untuk mencari solusi terhadap kebutuhan di lapangan,” ujar Nadirsyah di sela kegiatan.

‎‎Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh warga yang tetap menjaga budaya kebersamaan, termasuk pihak swasta yang telah ikut membantu memberikan material untuk perbaikan jalan.

‎Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta merupakan kekuatan penting dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, khususnya pembangunan infrastruktur lingkungan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

‎‎Warga yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku senang dan termotivasi karena pemerintah daerah hadir langsung bersama masyarakat tanpa sekat. Kehadiran Wakil Bupati dinilai menjadi penyemangat tersendiri bagi masyarakat untuk terus menjaga budaya gotong royong.

‎‎Kegiatan berlangsung lancar, penuh keakraban, dan diwarnai semangat kebersamaan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kondisi jalan lingkungan di Tiyuh Tunas Asri dan Tiyuh Tirta Makmur dapat semakin baik sehingga mendukung aktivitas dan mobilitas masyarakat sehari-hari. (Mar)

Gotong Royong Penambalan Jalan, Wujud Sinergi Pemerintah, Masyarakat, dan Swasta di Tubaba

TUBABA –(deklarasinews.com)- Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap infrastruktur daerah kembali ditunjukkan melalui kegiatan gotong royong penambalan ruas jalan Simpang PU menuju Tiyuh Pulung Kencana, yang dilaksanakan pada Kamis (14/05/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tulang Bawang Barat, Nadirsyah, serta melibatkan Kepalo Tiyuh Candra Mukti bersama masyarakat setempat. Selain itu, partisipasi pihak swasta juga turut mendukung pelaksanaan kegiatan, yakni dari Rumah Sakit Ummi Athaya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Nadirsyah menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta dalam menjaga serta meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

“Perbaikan jalan ini merupakan langkah cepat dan responsif terhadap kondisi ruas jalan yang mengalami kerusakan. Melalui gotong royong, kita tidak hanya mempercepat penanganan, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian antar elemen masyarakat,” ujar Nadirsyah.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak yang telah berkontribusi, baik tenaga, material, maupun dukungan lainnya, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan efektif.

Sementara itu, Kepalo Tiyuh Candra Mukti Marsudi,menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kehadiran Wakil Bupati serta dukungan dari berbagai pihak. Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu masyarakat dalam memperbaiki akses jalan yang menjadi jalur penting aktivitas sehari-hari warga.

Kegiatan gotong royong ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun sinergi lintas sektor demi percepatan pembangunan daerah, khususnya dalam bidang infrastruktur jalan.

Dengan adanya perbaikan ini, diharapkan akses transportasi masyarakat menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman, sehingga dapat menunjang aktivitas ekonomi serta mobilitas warga di wilayah tersebut. (Mar)

Gelar Tubaba Q Sehat Serentak di 16 Titik, Pemkab Tegaskan Komitmen Layanan Kesehatan sebagai Program Prioritas

TUBABA –(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali membuktikan komitmennya dalam menempatkan urusan kesehatan masyarakat sebagai pilar utama pembangunan daerah. Hal ini terlihat dari konsistensi pelaksanaan program “Tubaba Q Sehat” yang kembali digelar serentak di 16 titik lokasi di seluruh penjuru kabupaten pada Selasa (12/05/2026).

​Program prioritas ini tidak hanya menjadi agenda rutin bulanan, namun merupakan strategi strategis pemerintah daerah untuk memastikan akses kesehatan yang merata dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, saat meninjau langsung pelaksanaan di Balai Tiyuh Tirta Makmur, Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT), menegaskan bahwa Tubaba Q Sehat adalah manifestasi dari visi pelayanan publik yang proaktif.

​”Tubaba Q Sehat ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan program prioritas yang kami jalankan secara berkesinambungan bersama petugas medis setiap bulannya. Ini adalah komitmen kami untuk memberikan layanan kesehatan yang lebih baik. Pelayanan kami tidak lagi menunggu di dalam gedung Puskesmas atau RSUD, tapi kami yang mendatangi warga,” ujar Nadirsyah dengan tegas.

​Menurutnya, penguatan layanan primer melalui deteksi dini merupakan kunci keberhasilan program ini. Masyarakat diberikan akses gratis untuk pengecekan kolesterol, asam urat, gula darah, hingga tekanan darah sebagai langkah preventif sebelum penyakit menjadi kronis.

Sebagai program prioritas, Tubaba Q Sehat dirancang secara komprehensif. Nadirsyah menekankan bahwa derajat kesehatan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh penanganan medis, tetapi juga kualitas lingkungan hidup. Dalam arahannya, ia menginstruksikan integrasi antara perilaku hidup sehat dengan kebersihan lingkungan.

​”Kesehatan raga sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Menjaga aliran selokan dan mengelola sampah plastik melalui Bank Sampah adalah bagian yang tidak terpisahkan dari misi kesehatan kita. Kami ingin membangun kesadaran bahwa mencegah penyakit jauh lebih murah dan baik daripada mengobati,” imbuhnya.

Salah satu poin menarik yang ditekankan dalam kunjungan ini adalah ajakan inovatif untuk mengonversi sampah plastik menjadi kekuatan ekonomi komunitas. Nadirsyah mendorong kelompok masyarakat, seperti kelompok pengajian, untuk memanfaatkan sampah plastik sebagai sumber dana kas organisasi.

​Beliau mencontohkan keberhasilan warga Panarakan Jaya Utama yang mampu membangun infrastruktur rumah ibadah dari hasil olah sampah plastik. Hal ini diharapkan menjadi pendorong semangat bagi warga Tiyuh Tirta Makmur untuk mendukung program kebersihan lingkungan yang linear dengan peningkatan kesehatan warga.

Menutup kunjungannya, Wakil Bupati mengajak warga untuk mempraktikkan hidup bahagia sebagai syarat sehat lahir dan batin. Suasana ceria mewarnai kegiatan saat warga berpartisipasi dalam kuis wawasan kebangsaan, menunjukkan sisi humanis dari program prioritas pemerintah ini.

​Turut mendampingi Wakil Bupati dalam peninjauan tersebut adalah Kadis Lingkungan Hidup, Kadis Pertanian, Camat TBT, serta Kepala Puskesmas Candra Mukti. Pemerintah daerah berharap, melalui konsistensi program Tubaba Q Sehat ini, angka harapan hidup dan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang Barat terus meningkat secara signifikan. (Mar)

Bupati Tubaba Hadiri Pelepasan Ekspor Perdana Tepung Tapioka Lampung ke Pasar China

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com) -Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Novriwan Jaya menghadiri Seremonial Pelepasan Ekspor Perdana Tepung Tapioka CV Central Intan ke pasar internasional yang berlangsung di Pelabuhan Panjang, Selasa (05/05/2026). Pelepasan ekspor tersebut menjadi momentum penting bagi Lampung dalam memperluas pasar komoditas unggulan daerah serta memperkuat sektor industri berbasis singkong.

Lampung resmi mengekspor tepung tapioka sebanyak 3.330 ton ke China dengan nilai mencapai Rp26 miliar. Pelepasan ekspor dilakukan langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama CEO Intan Group Jeremi Gozal.

Bahan baku singkong untuk industri tepung tapioka tersebut berasal dari sejumlah daerah sentra produksi di Lampung, antara lain Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Barat, Tulang Bawang, dan Tulang Bawang Barat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Lampung Helfi Assegaf, Plt Deputi Karantina Tumbuhan Drama Panca Putra, Ketua DPRD Tubaba Busroni, serta Ketua Harian HKTI Umar Ahmad.

Ekspor tepung tapioka ini dilakukan oleh CV Central Intan dengan dukungan Pelindo, Badan Karantina Indonesia, dan Pemerintah Provinsi Lampung.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan ekspor tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing industri tapioka Lampung di pasar global.

“Ke depan kita harus memperbaiki produktivitas dan kualitas tapioka. Ekspor ini membuktikan produk Lampung mampu bersaing di pasar dunia, baik dari sisi kualitas maupun harga,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan, pada tahun sebelumnya harga tapioka Lampung sempat kalah bersaing. Namun, dengan terbukanya akses ekspor, perputaran ekonomi di tingkat petani dan pelaku usaha mulai membaik.

Pemerintah Provinsi Lampung kini mendorong pengembangan bibit unggul singkong guna meningkatkan produktivitas dan kadar pati, yang diharapkan berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan petani. Selain itu, gubernur memastikan tidak ada lagi impor singkong yang masuk ke Lampung.

“Impor itu cerita lama. Sekarang kita fokus memperkuat produksi dalam negeri,” tegasnya. (Mar)

Kejar Target 5.000 Sertifikat Halal, Pemkab Tubaba Siap Rekrut Pendamping hingga Tingkat Kecamatan

TUBABA -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bergerak cepat mempercepat sertifikasi halal bagi para pelaku UMKM di wilayahnya. Hal ini terungkap dalam audiensi antara Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, dengan Kepala UPT Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Provinsi Lampung, Saluddin, S.H., M.Si., di Ruang Kerja Sekda, Selasa (05/05/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Nadirsyah menegaskan komitmen Pemkab Tubaba untuk mendukung penuh program sertifikasi halal. Mengingat ada sekitar 10.800 UMKM yang terdata, Nadirsyah menargetkan minimal 5.000 produk di Tubaba dapat segera mengantongi sertifikat halal.

“Harapan kami bisa di atas 5.000 kuota untuk Tubaba. Kami siap bekerja sepenuhnya, baik secara sosialisasi maupun teknis di lapangan. Ini penting untuk meyakinkan konsumen dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga masyarakat,” ujar Nadirsyah.

Menanggapi permintaan tersebut, Kepala BPJPH Lampung, Saluddin, menjelaskan bahwa kuota sertifikasi halal saat ini tidak dibagi per kabupaten secara kaku, melainkan menggunakan sistem serapan aktif.

“Tidak ada pembagian kuota tetap per kabupaten. Prinsipnya, kita berlomba menyerap kuota nasional. Jika provinsi lain tidak mampu menghabiskan kuotanya hingga 30 Juni, kita bisa merebut kuota sisa tersebut untuk pelaku usaha di Lampung,” jelas Saluddin.

Ia pun menyarankan agar Pemkab Tubaba memperbanyak jumlah Pendamping Proses Produk Halal (P3H) guna melakukan jemput bola kepada para pedagang dan pengolah makanan.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Tubaba berencana menggelar pelatihan pendamping secara luring (offline) untuk memastikan kualitas edukasi kepada masyarakat. Pelatihan ini menyasar lulusan SMA, mahasiswa, hingga tokoh masyarakat yang bersedia menjadi garda terdepan dalam proses pendampingan sertifikasi.

Selain itu, akses pendaftaran akan diperluas melalui:

1. ​Mal Pelayanan Publik (MPP): Penempatan loket khusus pendaftaran sertifikat halal.

2. ​Pelayanan Tingkat Kecamatan: Membuka loket di kantor-kantor kecamatan untuk menjangkau UMKM di pelosok desa.

3. ​Kolaborasi CSR: Menggandeng perusahaan swasta untuk memfasilitasi biaya audit bagi UMKM kategori reguler.

Selain aspek religius, sertifikasi halal ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menekan angka pengangguran. Para pendamping yang direkrut nantinya akan mendapatkan insentif dari setiap sertifikat yang berhasil diterbitkan.Di sisi lain, program ini juga memaksa pelaku usaha untuk memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

“Banyak pelaku usaha yang belum terdata karena belum punya NIB. Dengan mengurus sertifikat halal, secara otomatis legalitas usaha mereka melalui NIB juga ikut terbit,” tambah Saluddin.

Audiensi tersebut turut dihadiri oleh Sekda Tubaba Ir. Iwan Mursalin, Asisten I dan II, serta Ketua DPD Juru Sembelih Halal (Juleha) Tubaba, dr. Wiwit Didik Anggara, yang berkomitmen memastikan proses penyembelihan hewan di Tubaba memenuhi standar syariat. (Mar)

Tubaba Semarak Fun Run 2026, Bupati Tekankan Pembinaan Atlet Sejak Dini

TUBABA -(deklarasinews.com)- Semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat mewarnai pelaksanaan kegiatan Tuba Fun Run 2026 yang digelar di Area Wall Climbing Politeknik Tunas Garuda, Uluan Nughik, Minggu (26/04/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Tulang Bawang Barat ke-17 serta HUT Media Teras Informasi ke-1 Tahun 2026.

Sejak pagi, ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, masyarakat umum hingga jajaran pemerintah daerah, tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Suasana penuh semangat dan sportivitas terlihat sepanjang pelaksanaan acara.

Dalam sambutannya, Bupati Tulang Bawang Barat, Ir. Novriwan Jaya, S.P., menegaskan bahwa olahraga memiliki peran strategis dalam mendukung dua dari lima program prioritas daerah, yakni kesehatan dan pendidikan.

“Kegiatan olahraga seperti ini bukan hanya soal kebugaran, tetapi juga bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat saat ini fokus pada lima program prioritas, yaitu kesehatan, pendidikan, perekonomian masyarakat, lingkungan hidup, dan infrastruktur. Melalui kegiatan olahraga, khususnya Fun Run, pemerintah ingin mendorong peningkatan kualitas generasi muda.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini. Tubaba, menurutnya, telah menetapkan 12 cabang olahraga unggulan yang terus dikembangkan dengan melibatkan pelajar, khususnya tingkat SMP.

“Kita ingin Tubaba menjadi gudang atlet Provinsi Lampung bahkan nasional. Karena itu, pembinaan harus dimulai dari anak-anak, sejak usia dini,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah juga telah mengembangkan program Kelas Khusus Olahraga (KKO) di tingkat SMP untuk menampung dan membina siswa berprestasi di bidang olahraga. Selain itu, kegiatan seperti *class meeting* di sekolah kembali diaktifkan sebagai sarana penjaringan bakat.

Bupati juga meminta para guru olahraga, KONI, serta seluruh pengurus cabang olahraga untuk aktif mendata dan membina peserta yang berprestasi, khususnya mereka yang masuk 10 besar dalam ajang Fun Run.

“Kita harapkan kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi menjadi agenda tahunan yang terus dievaluasi untuk meningkatkan prestasi atlet Tubaba,” lanjutnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersatu dalam meningkatkan prestasi olahraga daerah, serta menyampaikan rencana pengembangan cabang olahraga tinju sebagai salah satu prioritas, termasuk pembangunan sasana tinju di Tubaba.

Kegiatan Tuba Fun Run 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi serta membangun komitmen bersama dalam mencetak generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berdaya saing.

Dengan semangat kebersamaan, diharapkan Tubaba semakin maju dan mampu melahirkan atlet-atlet unggul yang mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi. (Mar)

Mahasiswa UMM Siap KKN di Tubaba, Wabup Tekankan Peran sebagai Motivator dan Mitra Pembangunan

TUBABA –(deklarasinews.com)– Wakil Bupati Tulang Bawang Barat, Nadirsyah, menerima kunjungan silaturahmi sekaligus permohonan izin pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Metro (UMMetro), Senin (20/04/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wakil Bupati Tulang Bawang Barat.

Rombongan Universitas Muhammadiyah Metro dipimpin oleh Dekan, Dr. Iskandar, S.H., M.H., bersama jajaran akademik. Dalam kesempatan tersebut, pihak universitas menyampaikan rencana pelaksanaan program KKN yang akan melibatkan sebanyak 700 mahasiswa dengan durasi kegiatan selama 40 hari, yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Juli hingga Agustus 2026.

Diketahui, Universitas Muhammadiyah Metro saat ini memiliki 8 fakultas dan 25 program studi yang aktif, dengan berbagai disiplin ilmu yang diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Wakil Bupati Nadirsyah menyambut baik rencana pelaksanaan KKN tersebut dan menyatakan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat. Ia menekankan agar pelaksanaan KKN dapat tersebar di seluruh 9 kecamatan yang ada di wilayah Tubaba.

“Mahasiswa KKN diharapkan tidak hanya menjalankan program akademik, tetapi juga mampu menjadi motivator bagi generasi muda di Tubaba serta bersinergi sebagai penyampai informasi terkait program-program pembangunan daerah,” ujar Nadirsyah.

Lebih lanjut, Wakil Bupati juga mengharapkan adanya kontribusi pemikiran dari para mahasiswa terhadap program-program prioritas yang tengah dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat.

“Kami juga membutuhkan sumbang saran dari para mahasiswa untuk mendukung dan menyempurnakan program prioritas pembangunan daerah. Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu memberikan gambaran serta menggali potensi yang dimiliki setiap tiyuh di Tubaba,” tambahnya.

Melalui kegiatan KKN ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang baik antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam upaya mendorong pembangunan yang partisipatif serta berbasis potensi lokal di Kabupaten Tulang Bawang Barat. (Mar)

Resmi Ditutup, Kejurprov Road Race HUT Tubaba ke-17 Sukses Jaring Ratusan Pembalap Antarprovinsi

TUBABA -(deklarasinews.com)- Kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) ke-17 mencapai puncaknya pada sektor olahraga otomotif. Bupati Tubaba yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Untung Budiono, S.Sos., M.H., secara resmi menutup Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Lampung Road Race Championship (LRC) 2026, Minggu (19/04/2026).

​Gelaran bergengsi yang memperebutkan Piala Bupati tersebut berlangsung selama dua hari (18-19 April) di Sirkuit Non Permanen (NP) Komplek Perkantoran Pemda Tubaba. Tercatat, sebanyak 256 starter bersaing ketat dalam 25 kelas yang diperlombakan.

​Antusiasme peserta tidak hanya datang dari lokal Lampung, namun juga merambah hingga ke tingkat regional Sumatra dan Jawa. Pembalap dari Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Jawa Barat, hingga Jawa Tengah turut memacu adrenalin di sirkuit kebanggaan masyarakat Tubaba ini.

Salah satu daya tarik utama dalam ajang kali ini adalah penampilan kelas Mini GP yang diboyong oleh tim asal Muara Enim. Kelas ini mencatatkan sejarah baru bagi dunia balap Lampung karena untuk pertama kalinya diperlombakan di sirkuit non permanen.

​Dalam sambutannya, Untung Budiono menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kelancaran acara yang berlangsung kondusif. Ia menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar perlombaan, melainkan investasi jangka panjang untuk kedisiplinan anak muda.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, kami mengucapkan terima kasih kepada panitia, IMI Lampung, IMI Tubaba, sponsor, dan masyarakat. Kami berharap ajang ini dapat menumbuhsuburkan prestasi anak muda, meningkatkan kedisiplinan otomotif, serta melahirkan bibit pembalap yang siap berlaga di level nasional maupun internasional,” ujar Untung Budiono.

​Selain fokus pada prestasi atlet, pemerintah daerah juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pelaku UMKM Tubaba yang ikut meramaikan sirkuit, sehingga roda ekonomi lokal turut berputar selama acara berlangsung.

​Penutupan acara ditandai dengan penyerahan piala kepada Juara Umum yang didominasi oleh nama-nama besar di lintasan balap:

• ​Juara Umum 4 Tak Open: Reza Hanum (Jawa Tengah)

• ​Juara Umum 2 Tak Open: Damar Abi Yoga (Banten)

• ​Juara Umum Matic Open: Ihsan Haidar (Banten)

• ​Juara Umum Lokal Lampung: Dika Tiwul (Metro)

Kepada para pemenang, Untung berpesan agar tidak cepat berpuas diri dan terus berlatih. Sementara bagi peserta yang belum beruntung, ia memotivasi agar tetap semangat menggali potensi diri untuk ajang-ajang berikutnya.

​Acara diakhiri dengan ucapan syukur

“Alhamdulilahirobbilalamin” sebagai tanda resmi berakhirnya seluruh rangkaian Kejurprov Lampung Road Race Tubaba Series 2026. Dengan suksesnya perhelatan ini, Tubaba semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu destinasi utama sport tourism di Provinsi Lampung. (Mar)

Wabup Tubaba Buka Kejurprov Lampung Road Race Championship, Dorong Sportivitas dan Pertumbuhan Ekonomi

TUBABA –(deklarasinews.com)– Wakil Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Nadirsyah, secara resmi membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Lampung Road Race Championship (LRC) yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Kabupaten Tubaba Tahun 2026. Ajang yang memperebutkan Piala Bupati tersebut berlangsung di Sirkuit Non Permanen (NP) Komplek Perkantoran Pemerintah Daerah Tubaba, Sabtu (18/04/2026).

Dalam sambutannya, Nadirsyah menyampaikan apresiasi kepada Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Lampung, IMI Kabupaten Tubaba, panitia, serta para sponsor atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga menyambut kehadiran para rider dari berbagai daerah, baik dari dalam maupun luar Provinsi Lampung, seperti Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

“Walaupun pembukaan kegiatan dilaksanakan di tengah guyuran hujan, kami berharap hal tersebut tidak mengurangi semangat para rider untuk tetap berpartisipasi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujarnya.

Ia menegaskan, ajang road race tidak hanya menjadi kompetisi semata, tetapi juga sebagai wadah penyaluran bakat generasi muda secara positif, sehingga dapat mengurangi aksi balap liar di jalan raya. Selain itu, kegiatan ini turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

“Tercatat sebanyak 41 pelaku UMKM dilibatkan, yang diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat setempat,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Tubaba, lanjutnya, juga mendorong IMI untuk menghadirkan investor guna pembangunan sirkuit permanen yang lebih representatif. “Pemerintah daerah siap memberikan dukungan, termasuk dalam penyediaan lokasi, demi kemajuan olahraga otomotif di Kabupaten Tubaba,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua IMI Kabupaten Tulang Bawang Barat, Edi Kurniawan, menjelaskan bahwa pelaksanaan Kejurprov LRC ini merupakan hasil koordinasi antara pemerintah daerah, seluruh kepala OPD, serta Forkopimda.

Ia turut mengapresiasi dukungan berbagai pihak, khususnya sponsor seperti Bank Lampung, PT Djarum Super, Kratingdaeng, Honda Pulung, Yamaha Pulung, dan Cleo.

Menurutnya, kejuaraan ini memberikan dampak nyata terhadap perputaran ekonomi daerah. “Alhamdulillah, perputaran ekonomi di Tubaba meningkat. Seluruh penginapan penuh dan pelaku UMKM juga merasakan manfaatnya,” ungkap Edi.

Ia menambahkan, ajang ini diikuti oleh 256 starter dari 25 kelas, dengan peserta berasal dari berbagai daerah, seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, Lahat, Muara Enim, Jambi, Palembang, serta kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Menariknya, pada kejuaraan kali ini juga ditampilkan kelas Mini GP yang dibawa oleh tim dari Muara Enim, yang untuk pertama kalinya digelar di Lampung, khususnya di sirkuit non permanen Tubaba.

Ke depan, IMI Tubaba berharap sirkuit tersebut dapat terus dimanfaatkan dan dijadikan agenda tahunan. Terlebih, Kabupaten Tubaba akan menjadi tuan rumah dua seri LRC, dengan seri berikutnya dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.

“Untuk kategori juara umum pada setiap seri, panitia telah menyiapkan hadiah berupa empat unit sepeda motor dari masing-masing kelas,” jelasnya.

Di akhir kegiatan, Wakil Bupati secara resmi membuka Kejurprov Lampung Road Race dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, seraya berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas, keselamatan, serta mempererat persaudaraan dan silaturahmi. (Mar)

Tinjau Lahan Hibah, Bupati Tubaba Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat Bersama Unila

TUBABA –(deklarasinews.com)– Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menerima kunjungan dari Universitas Lampung (Unila) dalam rangka peninjauan lahan aset milik Unila yang berada di wilayah Tubaba, Rabu (15/04/2026).

Bupati Tubaba, Ir. Novriwan Jaya, S.P., mendampingi langsung Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., beserta jajaran, meninjau lahan seluas kurang lebih 5 hektare yang berlokasi di Tiyuh Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tubaba menyampaikan bahwa lahan tersebut merupakan hibah dari Pemkab Tubaba kepada Unila.

“Lahan ini merupakan hibah dari Pemkab Tubaba kepada Unila. Kami berharap pemanfaatannya dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Novriwan.

Ia juga menegaskan dukungan penuh Pemkab Tubaba terhadap rencana pembangunan Sekolah Rakyat di lokasi tersebut apabila mendapatkan persetujuan dari kementerian.

“Kami sangat mendukung apabila lahan ini nantinya dimanfaatkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat, namun masih menunggu persetujuan dari kementerian,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan bahwa pihaknya pada prinsipnya mendukung rencana pembangunan Sekolah Rakyat karena dinilai sejalan dengan program prioritas Presiden.

“Pada prinsipnya kami sangat mendukung rencana pembangunan Sekolah Rakyat di lokasi ini, karena sejalan dengan program prioritas Presiden,” tegasnya.

“Namun, untuk mekanisme keberlanjutan dan penggunaan lahan, kami masih menunggu keputusan resmi serta arahan dari pihak kementerian,” tambahnya.

Selain itu, apabila nantinya penggunaan lahan tersebut disetujui, fasilitas yang dibangun juga berpotensi dimanfaatkan sebagai laboratorium pembelajaran bagi mahasiswa FKIP.

“Jika nantinya diizinkan, fasilitas ini juga dapat dioptimalkan sebagai laboratorium pembelajaran bagi mahasiswa FKIP,” pungkasnya.

Turut mendampingi Bupati Tubaba dalam peninjauan tersebut antara lain Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Tubaba, jajaran Kepala OPD terkait, serta Kepala Tiyuh Gedung Ratu. (Mar)