Diduga Truk Bermuatan Tebu Overload, Kabel Listrik Putus di Panaragan Jaya, Warga Terancam Bahaya

TUBABA –(deklarasinews.com)– Warga pengguna jalan di sekitar Perapatan Tugu Payung, Tiyuh Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), dibuat resah oleh sebuah truk yang diduga mengangkut muatan tebu secara berlebihan pada malam Kamis (13/8/2026).

Truk tersebut diduga membawa susunan tebu dengan ketinggian yang melampaui batas aman. Saat melintas di kawasan tersebut, muatan tebu diduga tersangkut pada kabel listrik yang melintang di atas jalan.

Akibatnya, kabel listrik tersebut putus dan berserakan di badan jalan. Kondisi itu tentu menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat, terlebih apabila kabel yang putus masih dialiri listrik. Bukan hanya mengganggu arus lalu lintas, kondisi tersebut juga berpotensi membahayakan keselamatan pengendara maupun warga yang melintas.

Peristiwa ini kembali menyoroti persoalan pengawasan terhadap kendaraan pengangkut tebu yang melintas di wilayah Tubaba. Muatan yang disusun terlalu tinggi tidak hanya berpotensi merusak fasilitas umum, tetapi juga dapat membahayakan pengguna jalan apabila terjadi kecelakaan atau muatan terjatuh.

Ironisnya, kendaraan dengan muatan tinggi seperti itu diduga masih dapat melintas di jalan umum tanpa pengawasan yang cukup ketat. Jika persoalan tersebut terus dibiarkan, bukan tidak mungkin kejadian serupa kembali terjadi dan dampaknya bisa jauh lebih fatal.

Masyarakat pun meminta pemerintah daerah dan dinas terkait tidak hanya turun tangan setelah terjadi insiden, tetapi melakukan pengawasan dan penertiban secara rutin terhadap kendaraan pengangkut tebu yang melintas di wilayah Tubaba.

Jangan sampai menunggu ada korban jiwa terlebih dahulu baru tindakan dilakukan. Pemerintah dan aparat terkait dinilai perlu memastikan kendaraan pengangkut tebu memenuhi ketentuan mengenai ukuran dan tata cara pengangkutan muatan sebelum diperbolehkan melintas di jalan umum.

Selain itu, pihak terkait diharapkan segera memastikan kondisi kabel listrik yang putus tersebut telah diamankan dan tidak lagi membahayakan masyarakat.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa persoalan kendaraan bermuatan berlebihan bukan sekadar masalah pelanggaran lalu lintas. Ketika muatan yang terlalu tinggi sampai menyangkut kabel listrik dan membuatnya putus, keselamatan masyarakat sudah berada dalam posisi yang patut dipertanyakan.

Masyarakat menunggu langkah tegas pemerintah agar kendaraan pengangkut tebu tidak lagi bebas melintas dengan muatan yang berpotensi membahayakan keselamatan dan merusak fasilitas umum. (Mar)

Ahmad Abdi Patoni Resmi Serahkan Berkas Pencalonan Kepala Tiyuh Pulung Kencana, Diantar Koalisi LSM TRINUSA, LBH Adil Nusantara, dan Organisasi Pers

TUBABA –(deklarasinews.com)– Tokoh pers yang memiliki rekam jejak panjang di dunia jurnalistik, Ahmad Abdi Patoni, secara resmi menyerahkan berkas pendaftaran sebagai Bakal Calon Kepala Tiyuh Pulung Kencana, Tulang Bawang Barat, kepada panitia pelaksana pemilihan hari ini. Rabu 29/07/2026.

Berkas pencalonan tersebut diterima langsung oleh sekretariat panitia setelah dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan administrasi awal. Pendaftaran Ahmad Abdi Patoni yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) ini terasa istimewa lantaran dikawal ketat oleh gelombang dukungan elemen masyarakat sipil, lembaga hukum, LSM, serta organisasi profesi pers.

Selain jajaran pengurus AWPI, massa dari LSM TRINUSA yang dipimpin langsung oleh Ketua Masdar serta perwakilan dari LBH Adil Nusantara di bawah pimpinan Bpk. Ibrahim CS tampak solid turun langsung mendampingi proses penyerahan berkas ke sekretariat panitia pelaksana.

Dukungan ini juga diperkuat oleh kehadiran para pimpinan organisasi pers besar, di antaranya Ketua Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Heri Akbar, Ketua Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Nurul Huda, dan Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Yosa.

Kehadiran koalisi beberapa organisasi, lembaga hukum, serta para ketua umum daerah ini menegaskan besarnya harapan agar proses kepemimpinan di Tiyuh Pulung Kencana ke depan mengedepankan keterbukaan informasi, keadilan hukum yang menyentuh masyarakat bawah, dan kemitraan strategis dengan warga.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Abdi Patoni memaparkan visi dan misi strategisnya melalui empat program unggulan pokok:

  1. Menciptakan LBH (Lembaga Bantuan Hukum) Desa

* Tanggung Jawab Keamanan: Menumbuhkan rasa aman dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

* Konsultasi Gratis: Membuka ruang konsultasi hukum gratis serta pendampingan bagi warga yang membutuhkan.

* Sadar Hukum: Mengadakan penyuluhan berkala agar warga masyarakat lebih sadar hukum.

  1. Menciptakan Desa Wisata

* Pemberdayaan UMKM: Melibatkan masyarakat dalam program “Desaku Maju Sakai Sambayan” untuk menciptakan titik wisata guna mendongkrak ekonomi warga.

* Agrowisata: Membangun titik lokasi agrowisata baru dan tempat hiburan rakyat yang terjangkau.

  1. Menciptakan Desa Pertanian

* Pupuk Terjangkau: Mengupayakan dan memaksimalkan ketersediaan harga pupuk yang murah dan terjangkau bagi petani.

* Pupuk Organik: Mengajak warga mengelola limbah rumah tangga menjadi pupuk organik dan menggalakkan Bank Sampah secara masif.

* Transparansi BUMDes: Memaksimalkan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) secara transparan, akuntabel, dan mengedepankan nilai kebersamaan.

  1. Penguatan dan Pengembangan REMBUK DESA / GUYUB WARGA

* Nilai Persaudaraan: Menanamkan nilai keterbukaan dan kebersamaan untuk memperkuat tali persaudaraan antarwarga.

* Aspirasi Tingkat RT: Melakukan evaluasi berkala dan membuka ruang aspirasi melalui rapat warga di setiap tingkatan RT.

* Kotak Pengaduan: Menyediakan kotak saran, kritik, usulan, dan pengaduan warga di setiap lingkungan dan RT.

Prosesi penyerahan berkas berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif dengan pengawalan massa pendukung. Berbekal pengalaman panjang di dunia pers serta sokongan kuat dari jajaran pimpinan organisasi profesi, LSM, dan lembaga hukum, Ahmad Abdi Patoni menegaskan komitmennya untuk membawa transparansi, tata kelola yang bersih, serta dedikasi penuh demi kemajuan ekonomi, hukum, pertanian, dan kerukunan warga di Tiyuh Pulung Kencana. (Mar)

Bupati Tubaba Tinjau Pelayanan Hemodialisis RSUD, Pastikan Pasien Dapat Layanan Yang Lebih Mudah Dan Dekat

TUBABA –(deklarasinews.com)– Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ir. Novriwan Jaya, S.P., didampingi jajaran Pemerintah Kabupaten Tubaba meninjau langsung pelaksanaan pelayanan hemodialisis (cuci darah) di RSUD Tubaba, Selasa (02/06/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati turut didampingi Direktur RSUD Tubaba, dr. Pramono Satrio Wibowo beserta tenaga kesehatan. Selain meninjau fasilitas dan proses pelayanan, Bupati Novriwan juga menyempatkan diri menyapa serta memberikan semangat kepada para pasien yang tengah menjalani terapi hemodialisis.

Bupati Novriwan Jaya mengatakan, keberadaan layanan hemodialisis di RSUD Tubaba merupakan upaya pemerintah daerah dalam mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya pasien gagal ginjal yang membutuhkan terapi rutin.

“Saat ini pelayanan hemodialisis bisa lebih dekat dan mudah terjangkau bagi pasien di Tubaba,” ujar Novriwan.

Ia juga berharap pembangunan gedung hemodialisis yang saat ini tengah dipersiapkan dapat segera selesai sehingga pelayanan menjadi semakin optimal dan nyaman bagi pasien.

“Semoga gedung baru hemodialisis kita cepat selesai sehingga pelayanan bisa lebih nyaman lagi untuk para pasien,” tambahnya.

Kehadiran layanan hemodialisis di RSUD Tubaba mendapat apresiasi dari para pasien. Salah seorang pasien mengungkapkan bahwa layanan tersebut sangat membantu masyarakat yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan terapi cuci darah.

“Kami berharap layanan hemodialisis ini terus dikembangkan karena masih banyak pasien di Tubaba yang membutuhkan. Kehadiran layanan ini sangat membantu dan memberi harapan bagi kami untuk menjalani pengobatan dengan lebih mudah,” ujar salah satu pasien.

Pasien tersebut juga menyampaikan apresiasinya terhadap kualitas pelayanan yang diberikan RSUD Tubaba selama ini.

“Sejauh ini pelayanannya cukup komprehensif dan bagus. Petugas juga cekatan. Hanya saja kami berharap ke depan unit PMI dapat lebih dekat dengan rumah sakit ini, kemudian ketersediaan obat-obatan vital di apotek juga dapat terus terjaga demi kelancaran pelayanan,” katanya.

Pemkab Tubaba terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat melalui penyediaan fasilitas yang memadai, tenaga kesehatan yang kompeten, serta akses pelayanan yang semakin mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. (Mar)

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkab Tubaba Tegaskan Komitmen Rawat Keberagaman dan Perdamaian Dunia

TUBABA –(deklarasinews.com)– Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Lapangan Upacara Pemkab setempat, Selasa (02/06/2026).

​Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, memimpin langsung jalannya upacara yang dihadiri oleh jajaran. pejabat eselon, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tubaba serta para pelajar.

​Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Nadirsyah membacakan sambutan tertulis dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, sambutan tersebut menekankan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila sangat relevan tidak hanya untuk menjaga keutuhan domestik, tetapi juga sebagai solusi perdamaian global.

​”Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” ujar Nadirsyah saat membacakan pidato Kepala BPIP.

​Lebih lanjut, pidato tersebut menggarisbawahi peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai perwujudan dari Sila Kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Kontribusi nyata tersebut di antaranya pengiriman pasukan perdamaian di bawah bendera PBB serta konsistensi dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah.

Melalui momentum ini, Kepala BPIP juga menitipkan pesan krusial kepada dua elemen penting bangsa, yaitu generasi muda dan para pemangku kebijakan.

Generasi muda diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology), bukan sekadar menjadi hiasan dinding atau teks di buku sejarah. Sementara itu, para Menteri dan Kepala Daerah diinstruksikan untuk memastikan setiap kebijakan publik yang dilahirkan selalu berlandaskan keadilan sosial.

​”Pastikan kebijakan publik memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan. Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan kita,” tegas Nadirsyah menutup sambutan resmi tersebut.

Upacara yang berjalan dengan penuh khidmat ini diakhiri dengan komitmen bersama seluruh jajaran pemerintahan Tubaba untuk terus meneguhkan semangat persatuan dan nilai-nilai kemanusiaan dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat. (Mar)

Dinas PUPR Tubaba Mulai Lakukan Penanganan Sementara Jalan Yang Rusak

TUBABA –(deklarasinews.com)– Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mulai melakukan penanganan sementara pada sejumlah ruas jalan utama yang mengalami kerusakan.

Langkah ini diambil sebagai respon dan tindak lanjut dari  keluhan masyarakat atas kerusakan infrastruktur jalan yang mengganggu mobilitas juga  berbahaya bagi keselamatan masyarakat yang melintas.

Plt. Kepala Dinas PUPR, Ir. M. Iwan Setiawan Ismed Balaw, S.T., M.T. mengatakan bahwa tahap awal penanganan darurat ini diarahkan pada dua ruas jalan protokol yang menjadi jalur sibuk dan sering dilintasi oleh masyarakat.

Yang pertama adalah ruas jalan simpang tiga Tiyuh Panaragan sampai dengan Tugu Payung simpang Pasar Panaragan Jaya.

Selanjutnya adalah ruas jalan dari tugu Rato Nago Besanding sampai dengan simpang Pasar Modern Pulung Kencana.

“Merespon keluhan masyarakat serta tindak lanjut dari rapat koordinasi Jum’at kemarin kami mulai melakukan penanganan sementara untuk dua ruas jalan,” ujarnya via telepon pada Sabtu (30/05).

“Kita lakukan pengecoran untuk spot-spot kerusakan jalan berlubang dalam yang berbahaya bagi pengguna jalan, targetnya penanganan darurat di ruas jalan ini selesai segera,” lanjut pria yang akrab disapa Ibe ini.

Lebih lanjut disampaikannya bahwa Dinas PUPR Tubaba saat ini tengah bergerak paralel dengan mengajukan usulan perbaikan jalan secara permanen kepada Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung.

“Kami berharap agar usulan tersebut dapat segera terealisasi agar akses jalan utama ini dapat dibangun kembali dengan standar yang lebih kokoh, lebih nyaman dan aman buat masyarakat. Karena ini penanganan darurat, kami mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menjaga jalan, jangan biarkan kendaraan dengan tonase berlebih lewat, daya dukung kekuatan jalan kita terbatas, pungkasnya.

Ruang fiskal yang sempit menjadi kendala untuk merealisasikan mandatory spending pemerintah daerah  sebagaimana yang diharapkan, khususnya untuk belanja infrastruktur.

Semoga ke depan ada kebijakan fiskal yang lebih longgar dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi untuk membenahi kendala ini. Sehingga pemerintah daerah bisa terbantu untuk fokus pada capaian indikator kinerja makro seperti pengentasan kemiskinan, pengurangan tingkat pengangguran terbuka, pertumbuhan ekonomi serta peningkatan pelayanan di bidang pendidikan dan kesehatan. (Mar)

Tangani Kerusakan Jalan, Sejumlah Ruas Jalan Jadi Prioritas

TUBABA –(deklarasinews.com)– Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Pemkab Tubaba) segera menangani kerusakan di sejumlah ruas jalan utama yang sering dilintasi masyarakat. Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi penanganan jalan yang dilaksanakan pada Jum’at (29/05) di ruang rapat Dinas Perhubungan Tubaba.

Dalam rapat yang dihadiri oleh para Asisten Setdakab Tubaba, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Camat terkait tersebut menetapkan tiga wilayah yang akan menjadi prioritas penanganan. Pemkab Tubaba melalui OPD dan Camat segera melakukan identifikasi titik dan ruas jalan rusak guna mempermudah proses tindak lanjut saat pelaksanaan turun lapangan.

Sejumlah ruas jalan yang saat ini menjadi  titik yang menjadi perhatian pertama diantaranya sekitar Tugu Rato Nago Besanding, serta ruas jalan dari Monumen Empat Marga, RSUD Tubaba hingga ke Pasar Panaragan Jaya.

Sebagai langkah penanganan darurat, Pemkab Tubaba akan melakukan penambalan jalan yang berlubang melalui sistem gotong royong. Pemkab Tubaba akan melibatkan aparat tiyuh/kelurahan serta masyarakat setempat guna mempercepat penanganan kerusakan yang dapat membahayakan pengguna jalan.

Dalam upaya penanganan kerusakan jalan, Pemkab Tubaba menetapkan tiga langkah utama.

Pertama, penanganan darurat melalui perbaikan dan penambalan jalan berlubang sebagai respons cepat terhadap meningkatnya risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak.

Kedua, menghimbau masyarakat, khususnya pengguna sepeda motor, agar selalu berhati-hati saat berkendara dan menggunakan helm demi meminimalkan risiko fatalitas apabila terjadi kecelakaan lalu lintas.

Ketiga, menyiapkan program jangka menengah dan panjang berupa regulasi pengendalian portal serta pembatasan kendaraan bertonase berlebih. Langkah tersebut dilakukan mengingat kerusakan jalan selama ini sebagian besar dipicu oleh kendaraan angkutan barang yang melebihi kapasitas tonase.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Tubaba akan segera menyusun Peraturan Bupati yang mengatur jalur lintasan kendaraan angkutan barang, termasuk ruas jalan yang diperbolehkan maupun yang dilarang untuk dilalui kendaraan bertonase besar.

Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tubaba terus melakukan koordinasi secara intensif dengan Dinas Bina Marga Provinsi Lampung terkait rencana perbaikan di sejumlah ruas jalan secara permanen.

Pemkab Tubaba turut menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Karim, warga Tiyuh Gunung Katun Malai akibat kecelakaan beberapa hari yang lalu. Pemkab Tubaba berharap agar kejadian serupa tidak terulang lagi, dan senantiasa mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus berkolaborasi agar dapat menyediakan infrastruktur yang aman dan nyaman digunakan.

Ini adalah bentuk komitmen Pemkab Tubaba untuk terus bekerja menghadirkan infrastruktur jalan yang baik dan berkualitas di tengah keterbatasan serta efisiensi anggaran saat ini, demi mendukung keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas masyarakat. (Mar)

Pemkab Tubaba Gelar Penyembelihan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H melalui Program Tubaba Berkurban

TUBABA –(deklarasinews.com) – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melaksanakan penyembelihan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah melalui Program Tubaba Berkurban Tahun 2026 yang berlangsung di Halaman Perkantoran Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Rabu (27/05/2026).

‎‎Kegiatan tersebut ditinjau langsung oleh Bupati Tulang Bawang Barat, Ir. Novriwan Jaya, S.P., bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., M.T., sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, kepedulian sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui ibadah kurban.

‎‎Program Tubaba Berkurban Tahun 2026 mengusung tema “Berkurban Bersama Membangun Tubaba Berdaya” dengan tagline “Menebar Manfaat, Menguatkan Umat.” Tema tersebut mencerminkan semangat kebersamaan, gotong royong, serta kepedulian sosial dalam membantu masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

‎‎Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tulang Bawang Barat, Untung Budiono, S.Sos., M.H., mewakili Ketua Pelaksana Gerakan Tubaba Berkurban Tahun 2026, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., M.T., menyampaikan bahwa pelaksanaan program tahun ini mengalami peningkatan yang sangat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

‎‎Menurut Untung Budiono, jumlah peserta Tabungan Tubaba Berkurban Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi tercatat sebanyak 521 peserta, dengan 505 peserta telah melunasi tabungan kurban hingga 25 Mei 2026. Total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp1.515.000.000 yang berasal dari pejabat eselon II, eselon III, pejabat fungsional, kepala puskesmas, kepala sekolah, dan guru.

‎‎Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat juga memperoleh dukungan dari Baznas berupa bantuan 8 ekor kambing senilai Rp25 juta, sehingga total keseluruhan dana Program Tubaba Berkurban tahun ini mencapai Rp1.540.000.000.

‎‎“Dana tersebut diwujudkan dalam bentuk 430 ekor kambing dan 6 ekor sapi yang kemudian didistribusikan ke tiyuh, kelurahan, kecamatan, organisasi perangkat daerah, sekolah, serta sejumlah instansi dan organisasi di Kabupaten Tulang Bawang Barat,” ujar Untung Budiono.

‎‎Ia menambahkan, capaian tahun ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun 2025 yang sebelumnya hanya mencapai 238 peserta dengan total dana Rp714 juta. Menurutnya, peningkatan tersebut menunjukkan tumbuhnya semangat berbagi, kepedulian sosial, serta kesadaran beribadah di kalangan ASN dan masyarakat Kabupaten Tulang Bawang Barat.

‎‎Sementara itu, Bupati Tulang Bawang Barat, Ir. Novriwan Jaya, S.P., menyampaikan apresiasi atas meningkatnya partisipasi masyarakat dan aparatur pemerintah dalam Program Tubaba Berkurban Tahun 2026 yang dinilai tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

‎‎Menurut Novriwan Jaya, Gerakan Tubaba Berkurban merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat yang mencerminkan semangat kebersamaan, gotong royong, serta kepedulian sosial dalam membantu masyarakat.

‎‎Ia mengungkapkan bahwa seluruh pengadaan hewan kurban, khususnya kambing, melibatkan peternak lokal Kabupaten Tulang Bawang Barat sehingga turut mendorong perputaran ekonomi masyarakat daerah.

‎‎“Program ini bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui perputaran ekonomi di tingkat lokal,” kata Novriwan Jaya. (Mar)

‎Anggota DPRD Tubaba Asep Priwanto Berkurban Dua Ekor Kerbau, Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian dan Ketaatan. ‎

TUBABA –(deklarasinews.com)– Semangat Hari Raya Idul adha 1446 Hijriah tahun 2026 dimaknai penuh khidmat oleh Anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Asep Priwanto dari Fraksi PAN. Pada Rabu (27/5/2026), ia melaksanakan kurban dua ekor kerbau atas nama pribadi serta sejumlah anggota keluarganya, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia.

‎‎Pelaksanaan kurban tersebut berlangsung di kediaman orang tuanya di Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung. Suasana kebersamaan tampak terasa hangat ketika keluarga, tetangga, hingga masyarakat sekitar turut hadir menyaksikan proses penyembelihan hewan kurban.

‎‎Asep Priwanto menyampaikan bahwa hewan kurban tersebut telah diserahkan kepada masing-masing panitia pelaksana untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat.

‎‎Saat dikonfirmasi media indonewsmedia.com, Asep mengatakan bahwa kurban tersebut merupakan bentuk rasa shyukur sekaligus doa bagi keluarga besarnya.

‎‎“Kurbán pribadi dan atas nama keluarga kami yang masih hidup maupun yang sudah almarhumah,” ujarnya.

‎‎Ia menjelaskan, momentum Idul adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar keluarga, tetangga, dan sahabat.

‎‎“Pemotongan hewan kurban kerbau ini untuk ngumpulin keluarga, tetangga dan kawan-kawan. Dagingnya dibagikan panitia, masyarakat yang hadir dan tetangga, tidak ada target khusus,” ungkapnya.

‎‎Menurutnya, nilai utama dari ibadah kurban adalah meneladani kisah ketakwaan Nabi Ibrahim AS yang rela mengorbankan putranya demi menjalankan perintah Allah SWT. Nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepatuhan itulah yang ingin ia tanamkan kepada masyarakat.

‎‎“Untuk mengingat kisah Nabi Ibrahim mengorbankan anaknya karena kecintaan dan ketaatannya terhadap Allah SWT. Dari kisah tersebut saya mengajak kepada saudara-saudaraku semua untuk berkurban karena rasa cinta kita dan ketaatan kita kepada Allah SWT. Semoga kurban kita diridhai oleh Allah SWT,” tuturnya.

‎‎Di akhir penyampaiannya, Asep juga berharap momentum Iduladha dapat menjadi perekat persatuan dan kekompakan masyarakat serta pemerintah daerah dalam membangun Kabupaten Tulang Bawang Barat yang lebih maju.

‎‎“Harapan saya untuk masyarakat ataupun pejabat, semoga ke depan Pemerintahan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bisa lebih kompak dan maju,” pungkasnya. (Mar)

Ketua I TP PKK Tubaba Buka Operasi Pasar Murah dan Monitoring Harga Bahan Pokok di Pasar Mulya Asri

TUBABA –(deklarasinews.com)– Ketua I TP PKK Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ana Nadirsyah, membuka pelaksanaan operasi pasar murah sekaligus melakukan monitoring harga bahan pokok di Pasar Tradisional Mulya Asri, Senin (25/05/2026).

Kegiatan pasar murah tersebut digelar sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus meningkat.

Dalam operasi pasar tersebut, sejumlah bahan pokok dijual dengan harga subsidi, di antaranya beras SPHP Rp57.000 per 5 kilogram, gula pasir Rp17.500 per kilogram, minyak goreng Rp15.500 per liter, serta tepung terigu Rp10.000 per kilogram.

Usai membuka kegiatan, Ana Nadirsyah turut melakukan pengecekan harga bahan pokok di Pasar Mulya Asri serta berdialog langsung bersama para pedagang terkait kondisi harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di pasaran.

Kegiatan pasar murah ini diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Tubaba bersama Bagian Perekonomian Tubaba, bekerja sama dengan Bulog dan BPOM. Selain menyediakan bahan pokok murah, kegiatan ini juga dilakukan untuk memantau stabilitas harga serta memastikan keamanan bahan pangan yang dijual pedagang di pasar.

Ana Nadirsyah berharap kegiatan operasi pasar murah tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih ringan.

“Semoga pasar murah ini dapat membantu mengurangi pengeluaran ibu-ibu rumah tangga dan memberikan manfaat bagi masyarakat Tubaba,” ujarnya.

Operasi pasar murah ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. (Mar)

Wabup Nadirsyah Kembali Gotong Royong Bersama Warga Tunas Asri dan Tirta Makmur ‎

TUBABA –(deklarasinews.com)– Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan Wakil Bupati Tulang Bawang Barat, Nadirsyah, dengan turun langsung mengikuti kegiatan gotong royong bersama masyarakat di Tiyuh Tunas Asri dan Tiyuh Tirta Makmur, Sabtu (16/05/2026).

‎‎Kegiatan gotong royong tersebut difokuskan pada perbaikan akses jalan kabupaten  yang selama ini menjadi jalur utama aktivitas masyarakat. Bersama warga, Nadirsyah ikut membantu proses penimbunan jalan menggunakan material batu agar kondisi jalan menjadi lebih baik dan nyaman dilalui masyarakat.

‎‎Sejak pagi hari, warga terlihat antusias berkumpul dan bekerja bersama. Suasana kebersamaan tampak begitu kuat ketika masyarakat, aparatur tiyuh, dan pemerintah daerah saling bahu membahu menyelesaikan pekerjaan di lapangan.

‎‎Dalam kegiatan tersebut, material batu yang digunakan berasal dari sumbangan pihak swasta lapak singkong Putra Kembar. Selain itu, bantuan material juga diberikan oleh tiga MBG yang berada di wilayah Tirta Makmur sebagai bentuk dukungan terhadap perbaikan infrastruktur lingkungan masyarakat.

‎‎Kegiatan gotong royong ini sendiri sudah beberapa kali dilaksanakan bersama warga dan menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi jalan di wilayah tersebut.

‎Kehadiran Wakil Bupati yang kembali turun langsung ke lapangan pun mendapat apresiasi dari masyarakat.

‎‎Wabup Nadirsyah mengatakan bahwa pembangunan tidak hanya bergantung pada program pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan dukungan dan keterlibatan masyarakat serta pihak swasta.

‎‎“Kalau semua bergerak bersama, pekerjaan yang berat akan terasa ringan. Inilah semangat gotong royong yang harus terus dijaga. Pemerintah hadir bersama masyarakat untuk mencari solusi terhadap kebutuhan di lapangan,” ujar Nadirsyah di sela kegiatan.

‎‎Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh warga yang tetap menjaga budaya kebersamaan, termasuk pihak swasta yang telah ikut membantu memberikan material untuk perbaikan jalan.

‎Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta merupakan kekuatan penting dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, khususnya pembangunan infrastruktur lingkungan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

‎‎Warga yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku senang dan termotivasi karena pemerintah daerah hadir langsung bersama masyarakat tanpa sekat. Kehadiran Wakil Bupati dinilai menjadi penyemangat tersendiri bagi masyarakat untuk terus menjaga budaya gotong royong.

‎‎Kegiatan berlangsung lancar, penuh keakraban, dan diwarnai semangat kebersamaan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kondisi jalan lingkungan di Tiyuh Tunas Asri dan Tiyuh Tirta Makmur dapat semakin baik sehingga mendukung aktivitas dan mobilitas masyarakat sehari-hari. (Mar)