ARYADUTA Palembang Gelar Ramadan Gathering “The Harmony Table” dan Perkenalkan “Harmony of Peranakan”

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, ARYADUTA Palembang menggelar acara Ramadan Gathering bertajuk “The Harmony Table” yang akan diselenggarakan pada Jumat, pukul 16.00 WIB, bertempat di The Kitchen Restaurant, ARYADUTA Palembang.

‎Acara ini dihadirkan sebagai momen silaturahmi dan apresiasi kepada para klien serta partner, sekaligus menjadi ajang eksklusif untuk memperkenalkan konsep dan menu Ramadan ARYADUTA Palembang tahun ini.

‎‎Melalui tema Harmony of Peranakan, ARYADUTA Palembang menghadirkan pengalaman berbuka puasa dengan sentuhan cita rasa Asia Peranakan yang harmonis, autentik, dan kaya warisan budaya. Konsep ini dirancang untuk menghadirkan keseimbangan rasa dan kualitas bahan.

‎Selama bulan Ramadan, tamu dapat menikmati sajian All You Can Eat dengan harga Rp299.000 net/pax, yang disiapkan langsung oleh chef  profesional ARYADUTA Palembang.

‎‎Beragam menu khas Asia Peranakan akan disajikan, mulai dari Chinese Beef Marinating Roasted yang disajikan dengan Chinese bun, sayuran, dan saus khas chef, Chinese Chicken Shawarma, Chinese Chicken & Vegetables Kebab Roll, hingga Nasi Campur yang terdiri dari Ginger Rice, Roasted Chinese Chicken, dan Hainan Chicken.

‎Menu lainnya seperti Gohyong Ayam, aneka dim sum goreng, serta steamed dim sum juga melengkapi ragam hidangan yang dihadirkan, menciptakan pengalaman berbuka puasa yang berkesan bagi seluruh tamu.

‎‎General Manager ARYADUTA Palembang, Emmy Yunarti menyampaikan bahwa konsep Ramadan tahun ini dihadirkan untuk merayakan kebersamaan dalam balutan kekayaan rasa.

‎ “Melalui The Harmony Table, kami ingin menghadirkan pengalaman Ramadan yang bukan hanya tentang bersantap, tetapi juga tentang kebersamaan, kehangatan, dan keharmonisan. Harmony of Peranakan kami hadirkan sebagai simbol perpaduan budaya dan cita rasa yang dapat dinikmati oleh semua kalangan,” ujarnya.

‎‎Tak hanya menghadirkan pengalaman kuliner, ARYADUTA Palembang juga kembali memperkenalkan hampers Ramadan eksklusif bertajuk “Harmony Royale” dengan harga Rp488.000. Hampers ini dirancang sebagai pilihan hadiah istimewa untuk keluarga, sahabat, maupun relasi bisnis, berisi Coffee Machine, Coffee cup, Exclusive coffee ARYADUTA, serta  Pinneple Tart yang dikemas secara elegan.

‎‎Marketing Communication Executive ARYADUTA Palembang, Larasati Syahputri, menambahkan bahwa kehadiran hampers ini melengkapi rangkaian Ramadan ARYADUTA Palembang. “Harmony Royale kami hadirkan sebagai bentuk perhatian dan apresiasi yang dapat dibagikan kepada orang-orang terdekat. Kami ingin setiap elemen Ramadan di ARYADUTA Palembang, baik melalui sajian berbuka maupun hampers, dapat memberikan kesan eksklusif, hangat, dan bermakna,” jelasnya.

‎‎Melalui rangkaian acara Ramadan Gathering dan peluncuran konsep Harmony of Peranakan, ARYADUTA Palembang berharap dapat menjadi destinasi pilihan untuk berbuka puasa sekaligus berbagi momen spesial selama bulan suci Ramadan. (ning)

Tak Sekadar Syukuran, Ultah Gerindra ke-18 Jadi Momentum Berbagi dan Konsolidasi Kader

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– ‎Suasana penuh kemeriahan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang digelar di Sekretariat DPD Gerindra Sumatera Selatan, Jalan Soekarno-Hatta, Palembang, Sabtu (7/2/2025).

‎‎Acara syukuran tersebut berlangsung hangat dan sarat kebersamaan, dihadiri oleh jajaran pengurus partai, kader, simpatisan, serta tamu undangan dari unsur pemerintah daerah.

‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Palembang, H Ratu Dewa, bersama Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam. Kehadiran pimpinan daerah ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah kota dengan partai politik dalam mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

‎Dalam sambutannya, Wali Kota Palembang H Ratu Dewa menyampaikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi Partai Gerindra yang selama ini dinilai aktif menyentuh langsung lapisan masyarakat bawah, khususnya di wilayah Kota Palembang.

‎‎Menurutnya, keberadaan Gerindra tidak hanya terasa saat momentum politik, tetapi juga melalui aksi-aksi nyata yang berkelanjutan.

‎‎Ratu Dewa juga menilai berbagai program yang dijalankan Partai Gerindra sejalan dengan kebutuhan riil masyarakat. Ia menyoroti program-program yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dinilainya telah memberikan dampak langsung bagi warga, terutama dalam sektor sosial dan ekonomi.

‎‎“Selamat ulang tahun untuk Partai Gerindra. Selama ini, gerakan Gerindra untuk masyarakat sangat terasa. Program-program Pak Prabowo benar-benar dirasakan oleh masyarakat kita,” ujar Ratu Dewa di hadapan para hadirin.

‎‎Sementara itu, Ketua DPD Gerindra Sumsel, Hj Kartika Sari Desi, yang diwakili dan didampingi Sekretaris Jenderal DPD Gerindra Sumsel, Raden Gempita, mengungkapkan bahwa peringatan usia ke-18 tahun ini tidak hanya menjadi seremoni belaka, melainkan juga momentum berbagi kepada masyarakat.

‎‎Sebagai wujud rasa syukur, DPD Gerindra Sumsel menyalurkan sebanyak 20.000 paket sembako yang didistribusikan ke berbagai panti asuhan yang tersebar di 18 kecamatan di Kota Palembang.

‎‎Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya kelompok rentan, sekaligus memperkuat kehadiran partai di tengah kehidupan sosial warga.

‎‎Ia menegaskan bahwa peringatan HUT ini juga menjadi ajang konsolidasi dan penguatan solidaritas kader, mulai dari tingkat ranting hingga pengurus pusat. Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan semangat gotong royong dalam menjalankan peran politik yang berpihak kepada rakyat.

‎‎Menurutnya, fokus utama Gerindra saat ini adalah memastikan seluruh program Presiden Prabowo Subianto dapat berjalan optimal hingga ke daerah. Gerindra Sumsel berkomitmen untuk menjadi garda terdepan dalam mengawal kebijakan pemerintah agar benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat luas.

‎“Sesuai tema, kader Gerindra harus kompak dan selalu bergerak untuk masyarakat. Kami akan selalu setia mengawal seluruh program presiden yang dicanangkan Pak Prabowo demi kemajuan masyarakat Indonesia,” pungkasnya.‎(Ning)

Partai Garuda Sumsel Perkuat Soliditas dan Administrasi Menuju Pemilu 2029

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– ‎Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Garda Republik Indonesia (Garuda) menggelar kegiatan konsolidasi bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Garuda Sumatera Selatan serta seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Sumatera Selatan.

‎‎Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Garuda, Teddy Gusnaidi, dan berlangsung di Pelataran Musi Cafe, Jalan Ki Gede Ing Suro, 28 Ilir, Palembang, Kamis (05/02/2026).

‎‎Konsolidasi tersebut menjadi momentum penting bagi jajaran pengurus dan kader Partai Garuda di Sumatera Selatan untuk memperkuat soliditas internal sekaligus menyamakan persepsi terkait langkah-langkah strategis partai ke depan, khususnya dalam menghadapi tahapan Pemilu 2029.

‎‎Dalam kesempatan itu, Teddy Gusnaidi menyampaikan bahwa pertemuan ini tidak sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi forum diskusi intensif antara pengurus pusat dengan pengurus daerah.

‎‎Salah satu fokus utama pembahasan adalah terkait kesiapan administrasi partai sebagai syarat mutlak untuk dapat mendaftar dan lolos verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

‎‎Menurut Teddy, para pengurus dan kader Partai Garuda harus benar-benar memahami mekanisme kepartaian, terutama menyangkut aspek administrasi dan regulasi yang berlaku.

‎‎Ia menegaskan, kelengkapan dan kerapian administrasi menjadi fondasi utama bagi partai politik untuk dapat berpartisipasi dalam pemilu.

‎‎“Pengurus partai harus benar-benar seorang politisi yang paham bagaimana mekanisme kepartaian, mulai dari tahap administrasi hingga memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan. Tanpa administrasi yang benar dan sesuai aturan, tidak mungkin sebuah partai bisa ikut pemilu,” ujar Teddy.

‎‎Lebih lanjut, Teddy menekankan bahwa pemahaman terhadap aturan tidak hanya penting bagi mereka yang sudah duduk di parlemen, tetapi juga bagi seluruh kader, meskipun belum menjadi anggota dewan. Menurutnya, kader partai harus mampu memahami regulasi agar bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

‎‎Ia juga menyoroti pentingnya peran pengurus daerah dalam menjaring kader-kader potensial. Teddy menyebut, setiap daerah memiliki karakter masyarakat yang berbeda-beda, sehingga pola rekrutmen kader tidak bisa diseragamkan.

‎‎“Pengurus di daerah tentu lebih mengenal karakter masyarakatnya masing-masing. Mereka punya cara sendiri dalam menjaring kader, menyesuaikan dengan kondisi sosial dan budaya setempat, sehingga bisa mendapatkan kader yang benar-benar sesuai dan siap berjuang,” jelasnya.

‎‎Terkait target politik, Teddy mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat Partai Garuda menargetkan dapat lolos sebagai peserta Pemilu 2029. Selain itu, partai juga berharap dapat menempatkan wakilnya di parlemen serta memiliki kepala daerah yang berasal dari kader Partai Garuda.

‎‎“Target kita jelas, pertama lolos sebagai peserta pemilu, kemudian memiliki anggota dewan, dan ke depan juga memiliki kepala daerah dari Partai Garuda,” tegasnya.

‎Sementara itu, Ketua DPD Partai Garuda Sumatera Selatan, Haji Marsudi, mengaku bersyukur atas kehadiran langsung Wakil Ketua Umum DPP ke Palembang.

‎Menurutnya, kehadiran pengurus pusat memberikan motivasi sekaligus pencerahan bagi seluruh jajaran Partai Garuda di Sumsel.

‎‎Marsudi mengatakan, melalui konsolidasi ini pihaknya mendapatkan banyak arahan terkait tata kelola administrasi partai agar bisa memenuhi seluruh persyaratan KPU dan lolos sebagai peserta Pemilu 2029.

‎‎“Kami sangat berterima kasih atas arahan dari DPP. Ini menjadi bekal penting bagi kami di daerah untuk melengkapi seluruh administrasi yang dibutuhkan, sehingga Partai Garuda bisa ikut berpartisipasi dalam pemilu mendatang,” ujarnya.

‎‎Tak hanya soal administrasi, Marsudi menambahkan bahwa pihaknya juga memperoleh bimbingan mengenai strategi menjaring kader-kader potensial. Ia menekankan pentingnya merekrut kader yang tidak hanya loyal terhadap partai, tetapi juga memiliki kapasitas dan komitmen untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.

‎‎“Tujuan kami bergabung di Partai Garuda adalah untuk memberikan kontribusi dalam pembangunan bangsa, memperjuangkan aspirasi rakyat, serta membuka akses pendidikan kepemimpinan dan jaringan politik yang lebih luas,” jelas Marsudi.

‎‎Dengan konsolidasi ini, Partai Garuda Sumatera Selatan optimistis dapat memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat akar rumput.

‎‎Para pengurus berharap, soliditas dan kesiapan administrasi yang dibangun sejak dini akan menjadi modal utama bagi Partai Garuda untuk tampil sebagai kekuatan politik baru yang diperhitungkan di Pemilu 2029.(Ning)

Herman Deru Hadiri FGD Perhapi Sumsel dan Lantik Pengurus Periode 2025–2029

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Perwakilan Daerah Sumatera Selatan menggelar Forum Group Discussion (FGD) sekaligus pelantikan pengurus periode 2025–2029 dengan tema “Diskusi Publik: Solusi Polemik Jalan Angkut Batubara di Sumatera Selatan”. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Grand Daira Palembang, Sabtu (31/1/2026) siang.

Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan menegaskan pentingnya peran strategis Perhapi dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor pertambangan.

Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia menilai organisasi profesi seperti Perhapi memiliki kontribusi besar dalam memastikan pengelolaan sumber daya alam berjalan secara profesional dan bertanggung jawab.

“Bagi saya, organisasi ini sangat penting. Meski hari libur, saya tetap hadir karena ini menyangkut kepentingan daerah kita. Selamat kepada ketua dan jajaran yang dilantik. Amanah ini harus dijalankan dengan sungguh-sungguh dan memberi makna bagi organisasi maupun daerah lima tahun ke depan,” ujar Herman Deru.

Ia berharap kepengurusan Perhapi Sumsel dapat solid, baik secara internal maupun eksternal, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi Sumatera Selatan yang dikenal kaya akan sumber daya alam, seperti batubara, mineral, minyak, dan gas.

Menurutnya, kekayaan sumber daya alam tersebut harus dikelola oleh tenaga ahli yang kompeten agar memberikan manfaat optimal tanpa merusak lingkungan.

“Sumsel kaya akan SDA dan membutuhkan para ahli untuk mengelolanya. Namun, pengelolaan itu harus dilakukan secara bertanggung jawab, tidak mengganggu ekosistem lain, serta memberi manfaat bagi masyarakat, daerah, dan negara,” tegasnya.

Terkait tema FGD, Herman Deru menilai persoalan angkutan batubara di Sumsel bukanlah polemik baru, melainkan persoalan lambatnya proses transisi menuju penggunaan jalan khusus.

“Masalahnya hanya satu, yakni lambatnya transisi ke jalan khusus. Sudah terlalu lama berada di zona nyaman menggunakan jalan umum, padahal Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 secara jelas mengatur kewajiban penggunaan jalan hauling khusus. Akibatnya, masyarakat dirugikan selama belasan tahun,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa perusahaan tambang wajib membangun dan memelihara jalan khusus angkutan batubara agar kepentingan umum tidak terganggu.

“Dalam usaha pertambangan pasti ada komponen biaya transportasi, termasuk membangun dan memelihara jalan khusus. Saya mengajak semua pihak untuk menghargai dan mematuhi undang-undang yang telah diterbitkan,” tambahnya.

Meski demikian, Herman Deru menegaskan Pemerintah Provinsi Sumsel tetap bersikap terbuka dalam penerapan kebijakan, selama terdapat itikad baik dan langkah konkret dari perusahaan.

“Jika sudah ada perencanaan pembangunan jalan khusus, proses pembebasan lahan berjalan, dan secara teknis memenuhi standar, maka tidak menutup kemungkinan diberikan toleransi dalam jangka waktu tertentu,” katanya.

Ia juga berharap Perhapi berperan aktif memberikan masukan profesional kepada perusahaan pertambangan, agar kedepan aktivitas angkutan batubara tidak lagi mengganggu masyarakat serta tetap memperhatikan aspek reklamasi dan pemulihan lingkungan pascatambang.

“Ekosistem harus kita pikirkan sejak dini. Reklamasi bukan hanya formalitas, tetapi bagaimana alam benar-benar dapat pulih kembali,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Perhapi Sudirman melalui Wakil Ketua Ir. Resvan, M.BA, menyampaikan bahwa Perhapi saat ini memiliki 24 cabang di seluruh Indonesia, dan Perhapi Sumsel termasuk salah satu perwakilan daerah yang aktif.

Dalam kesempatan tersebut, Frans Irawan resmi dilantik sebagai Ketua Perhapi Perwakilan Daerah Sumatera Selatan periode 2025–2029.

Bersama jajaran pengurus, ia akan segera menyusun struktur kepengurusan lengkap serta program kerja daerah sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. (Ning)

‎Tak Hanya Dampingi Suami, IIDI Palembang Fokus Edukasi Kesehatan dan Cegah Stunting ‎

PALEMBANG-(deklarasinews.com)- ‎Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Palembang berlangsung khidmat, penuh makna, dan sarat semangat pengabdian. Kegiatan ini digelar di Aula Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siti Fatimah Az-Zahra, Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (28/01/2026).

‎‎Momentum peringatan HUT kali ini menjadi lebih istimewa karena tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, namun juga menegaskan komitmen IIDI sebagai organisasi perempuan yang berperan aktif dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan, khususnya dalam mendampingi para dokter sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.

‎‎Acara tersebut dihadiri Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Sumatera Selatan, Lidyawati Cik Ujang, Direktur RSUD Siti Fatimah Az-Zahra dr. Syamsuddin Isaac Suryamanggala, Sp.OG., MARS., CHRA, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumatera Selatan, Ketua IDI Kota Palembang, Ketua Ikatri DPRD provinsi Sumsel serta perwakilan berbagai organisasi perempuan yang ada di Sumatera Selatan.

‎‎Kehadiran sejumlah tokoh perempuan dan pemangku kepentingan ini menjadi bukti nyata dukungan terhadap eksistensi dan peran strategis IIDI, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Sumatera Selatan.

‎‎Dalam sambutannya, Ketua BKOW Sumsel, Lidyawati Cik Ujang, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas bertambahnya usia IIDI yang kini memasuki tahun ke-71. Ia berharap IIDI Cabang Palembang semakin solid, terus berkembang, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.

‎‎“Selamat ulang tahun ke-71 untuk IIDI Cabang Palembang. Semoga persatuannya semakin kuat dan kokoh, serta semakin bermanfaat bagi masyarakat. Teruslah mendampingi para suami dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya, sehingga karier mereka di tengah masyarakat semakin berjaya dan para istri pun semakin disayangi,” ujar Lidyawati.

‎‎Lidyawati menegaskan, dari sekitar 50 organisasi perempuan yang tergabung dalam BKOW Sumsel, IIDI memiliki posisi yang sangat strategis karena bergerak langsung di bidang kesehatan. Menurutnya, peran tersebut menjadi kekuatan besar apabila dibarengi dengan sinergi yang kuat bersama pemerintah daerah dan organisasi perempuan lainnya.

‎‎Ia juga mendorong IIDI untuk terus berinovasi dalam merancang program-program kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya di daerah pelosok Sumatera Selatan yang masih membutuhkan perhatian serius dalam pelayanan dan edukasi kesehatan.

‎‎“Teruslah berinovasi dalam program-program kesehatan, terutama untuk menjangkau daerah-daerah terpencil. Jaga selalu kekompakan, karena kekompakan adalah kunci utama keberhasilan sebuah organisasi,” tegasnya.

‎‎Menutup sambutannya, Lidyawati berharap IIDI Cabang Palembang dapat terus berkembang dan konsisten dalam mendukung tugas para dokter demi terwujudnya masyarakat Sumatera Selatan yang sehat dan sejahtera.

‎‎Peringatan HUT ke-71 IIDI ini sekaligus menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen organisasi dalam menjalankan misi sosial dan kemanusiaan.

‎‎IIDI dinilai memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam mendukung para dokter, sekaligus sebagai agen edukasi kesehatan di tengah masyarakat.

‎‎Sementara itu, Ketua IIDI Cabang Palembang, drg. Budi Asri Kawuryani, MM, yang diwakili Wakil Ketua IIDI Cabang Palembang, Imelda Irwan, S.T., M.Eng.Sc., memaparkan berbagai program unggulan yang telah dan sedang dijalankan oleh organisasi tersebut.

‎‎Imelda menjelaskan, pada periode sebelumnya IIDI Cabang Palembang fokus pada upaya pencegahan dan penanganan stunting pada anak. Program ini sejalan dengan agenda nasional dalam menekan angka stunting guna mencetak generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

‎‎“Pada periode saat ini, fokus utama kami diarahkan pada kesehatan remaja. Hal ini sesuai dengan lirik hymne dan mars IIDI, sehingga kami mengadakan seminar dan edukasi kesehatan bagi siswa-siswi di Kota Palembang,” jelasnya.

‎‎Sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-71, IIDI Cabang Palembang juga menjalin kolaborasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Pada Rabu (07/01/2026) menggelar kegiatan edukasi pencegahan bullying di sekolah bagi siswa kelas VII SMP IT Harapan Mulia Palembang.

‎‎Tak hanya itu, pada Rabu (21/01/2025), IIDI Cabang Palembang bersama IDI melakukan kunjungan ke Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC).

‎‎Kegiatan ini turut dihadiri Duta Literasi yang juga anggota DPD RI Dapil Sumatera Selatan, dr. Hj. Ratu Tenny Leriva, M.M.,

‎‎Dalam kesempatan tersebut, IIDI, IDI, dan Duta Literasi memberikan bantuan berupa sejumlah dana untuk renovasi ruangan YPAC guna menunjang proses belajar mengajar bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

‎‎“IIDI Cabang Palembang fokus membangun dan membimbing kesuksesan anak melalui kunjungan, penyuluhan, dan bantuan ke sekolah-sekolah,” ujar Imelda.

‎‎Selain itu, IIDI Cabang Palembang juga aktif memberikan edukasi kesehatan pranikah kepada pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda tentang pentingnya menjaga kesehatan sebelum menikah sebagai langkah preventif mencegah stunting sejak dini.

‎“Kami turun langsung ke SMA untuk memberikan edukasi kesehatan pranikah. Tujuannya agar pencegahan stunting dapat dilakukan sejak sebelum anak dilahirkan,” tambahnya.

‎‎Tidak hanya menyasar wilayah perkotaan, IIDI Cabang Palembang juga menjangkau sekolah-sekolah negeri di daerah pinggiran dan wilayah perbatasan Kota Palembang dengan kabupaten lain. Langkah ini dilakukan agar akses informasi dan edukasi kesehatan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

‎‎“Kami ingin memastikan tidak ada anak-anak yang tertinggal dalam mendapatkan informasi kesehatan, termasuk mereka yang berada jauh dari pusat kota,” tutup Imelda.

‎Melalui rangkaian kegiatan tersebut, IIDI Cabang Palembang menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjadi mitra strategis pemerintah, serta berkontribusi nyata dalam mewujudkan Sumatera Selatan yang lebih sehat dan sejahtera. (Ning)

BOT ke-8 Resmi Dibuka, Atlet SMP Hingga Juara Dunia Unjuk Gigi di Palembang

PALEMBANG -(deklarasinews.com)-
Kota Palembang kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah satu tuan rumah ajang olahraga berskala nasional. Kali ini, Palembang dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Brotherhood of Toxophilites (BOT) ke-8, sebuah kompetisi panahan berkuda bergengsi yang diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah di Indonesia.

‎Kejuaraan yang mengusung tema Legasi Parameswara – Ado Olah Ado Oleh tersebut resmi dibuka pada Minggu (18/01/25) di D’Sultan Stable, Palembang. Pembukaan dilakukan oleh Staf Ahli Wali Kota Palembang Bidang Keuangan, Pendapatan, Hukum, dan HAM, Edison, S.Sos., M.Si, yang hadir mewakili Wali Kota Palembang. Turut mendampingi dalam pembukaan tersebut Ketua Umum Perkumpulan Panahan Berkuda Indonesia (KPBI), Dr. Akhmad Mustain, S.STP., M.Si.

‎Dalam sambutannya, Edison menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaan atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Palembang sebagai tuan rumah Kejurnas BOT ke-8. Ia berharap kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan dan prestasi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antaratlet dari berbagai daerah.

‎“Alhamdulillah, Kota Palembang dipercaya untuk melaksanakan kejuaraan nasional Brotherhood of Toxophilites yang ke-8. Diharapkan para peserta dapat menguji bakat dan prestasi yang dimiliki. Namun yang tak kalah penting, seluruh atlet tetap menjunjung tinggi sportivitas. Kalah dan menang adalah hal biasa dalam sebuah kompetisi. Lebih dari itu, ajang ini menjadi wadah silaturahmi, apalagi diikuti peserta dari 22 provinsi. Ini luar biasa,” ujarnya.

‎Sementara itu, Ketua Umum KPBI, Dr. Akhmad Mustain, mengungkapkan bahwa kejuaraan ini diikuti sebanyak 480 atlet panahan berkuda putra dan putri. Para peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari masyarakat umum, pelajar, hingga klub-klub panahan dari luar Kota Palembang dan luar Provinsi Sumatera Selatan, yang mewakili 22 provinsi di Indonesia.

‎Menurut Mustain, kejuaraan BOT ke-8 ini menjadi ajang kompetisi yang sangat kompetitif. Pasalnya, sejumlah atlet yang berlaga merupakan peraih prestasi hingga tingkat dunia. Meski demikian, ia menegaskan bahwa para peserta lainnya tidak perlu merasa minder atau takut bersaing.

‎“Memang ada beberapa peserta yang sering menjuarai kejuaraan tingkat dunia. Namun peserta lain tidak perlu khawatir. Selama intensitas latihannya baik dan dilakukan secara serius, semua punya peluang yang sama untuk bersaing. Kondisi lapangan, cara pandang, dan seberapa besar intensitas latihan sangat menentukan. Bagi peserta baru, ini justru menjadi tantangan tersendiri untuk bertanding langsung dengan para juara dunia,” jelasnya.

‎Mustain menambahkan, kejuaraan ini hanya mempertandingkan dua kategori, yakni putra dan putri, dengan batas usia minimal 14 tahun. Dalam panahan berkuda, jarak tembak menjadi salah satu indikator kemampuan atlet. Peserta yang mampu menembus jarak lebih dari 50 meter diperbolehkan mengikuti kompetisi, asalkan memenuhi syarat usia.

‎“Kami membuka kesempatan seluas-luasnya. Bahkan ada peserta yang masih duduk di bangku SMP, namun sudah mampu menembus jarak lebih dari 50 meter. Itu menunjukkan potensi besar yang perlu terus dibina,” katanya.

‎Lebih lanjut, Mustain mengungkapkan bahwa atlet-atlet yang berhasil meraih prestasi terbaik pada Kejuaraan Brotherhood of Toxophilites ke-8 ini akan diproyeksikan untuk mengikuti kejuaraan tingkat internasional yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026 mendatang. Saat ini, kata dia, sudah ada calon kandidat atlet putra dari Sumatera Barat dan atlet putri dari Lampung yang dinilai memiliki peluang besar.

‎Untuk memastikan kesiapan atlet yang akan diberangkatkan ke level internasional, pihak KPBI akan melakukan evaluasi lanjutan. Para atlet terpilih nantinya diminta mengirimkan video latihan rutin serta laporan progres peningkatan nilai latihan mereka. Jika telah memenuhi ambang batas yang ditetapkan, maka atlet tersebut akan diberangkatkan.

‎“Untuk Kota Palembang sendiri, atlet putrinya ada yang meraih juara tiga. Itu sangat memungkinkan untuk diberangkatkan ke kejuaraan internasional, tentu setelah melalui evaluasi,” tambahnya.

‎Ia pun berharap melalui kejuaraan ini, geliat olahraga panahan berkuda di Indonesia, khususnya di Sumatera Selatan, semakin berkembang dan diminati masyarakat. Menurutnya, semakin banyak event yang digelar, maka akan semakin terlihat bahwa minat terhadap olahraga panahan dan berkuda terus meningkat dari waktu ke waktu. (Ning)

Ratu Dewa: Sudah Saatnya PMII Berkolaborasi dan Berkontribusi Nyata untuk Sumsel

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sumatera Selatan Periode 2025–2027 resmi dilantik di Ballroom Hotel The Zuri Palembang, Sabtu (17/1/2026).

Kegiatan ini dihadiri Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Ketua Umum PB PMII Mohammad Shofiyulloh Cokro, Wali Kota Palembang Drs. H. Ratu Dewa, Ketua Pembina PKC PMII Sumsel Ramlan Holdan, Ketua PW IKA PMII Sumsel Dr. Syafitri Irwan, S.Ag., M.Pd.I, Ketua IKA PMII Palembang Sutami, unsur Dir Intelkam Polda Sumsel, serta para tokoh dan senior PMII.

Wali Kota Palembang Drs. H. Ratu Dewa mengucapkan selamat atas dilantiknya kepengurusan PKC PMII Sumsel di bawah kepemimpinan Syaidina Ali.

Ia berharap kepemimpinan yang baru dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.

“Sudah saatnya PMII mewarnai semua sektor yang ada. Saya mengajak kader PMII untuk berkolaborasi dengan organisasi dan elemen lainnya,” ujar Ratu Dewa.

Ia menegaskan bahwa PMII memiliki karakter khas sebagai organisasi pergerakan yang dinamis, mahasiswa yang beridealisme, serta memiliki komitmen kebangsaan untuk menjaga keutuhan NKRI.

Ratu Dewa juga mendorong kader PMII Sumsel untuk terus mengembangkan potensi diri, meningkatkan kompetensi, dan menyiapkan nilai jual di tengah tantangan zaman.

“Jangan terlena hanya di organisasi. Kesuksesan tidak datang tanpa perjuangan, kerja keras, dan doa orang tua,” pesannya.

Selain itu, ia meminta agar konsolidasi internal segera dilakukan, kaderisasi diperkuat, serta pengembangan cabang PMII di perguruan tinggi, baik negeri, swasta, maupun kampus umum di Sumsel, menjadi prioritas. Program organisasi diharapkan realistis dan memberikan manfaat nyata bagi kader maupun masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum PB PMII Mohammad Shofiyulloh Cokro mengucapkan selamat kepada pengurus PKC PMII Sumsel yang baru dilantik. Ia menilai kehadiran banyak senior dan pemangku kepentingan menjadi modal penting bagi PMII Sumsel untuk lebih produktif dan kolaboratif.

“Pelantikan ini bukan akhir, tetapi awal untuk membawa PMII menjadi lebih produktif, bermartabat, dan berdaulat,” tegasnya.

Ia menyampaikan bahwa PMII saat ini memiliki sekitar 300 cabang, 30 koordinator wilayah, dan lebih dari 5.000 komisariat di tingkat kampus. Hampir seluruhnya memiliki sekretariat, baik permanen maupun sewa.

Cokro juga menekankan pentingnya sistem kaderisasi PMII yang berjenjang, mulai dari penerimaan anggota baru hingga pelatihan kader nasional. Menurutnya, kader harus memantaskan diri agar layak dipercaya menempati peran strategis.

“Dukungan senior itu bonus. Yang utama kader harus menyiapkan diri menjadi pribadi yang mampu dan layak,” ujarnya.

Ketua PKC PMII Sumsel Syaidina Ali menyatakan kesiapan jajarannya untuk selaras dengan PB PMII dan menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Saat ini terdapat 12 cabang PMII di Sumsel. Kami akan memaksifkan kaderisasi, tidak hanya di kampus Islam tetapi juga di kampus umum,” katanya.

Ketua PW IKA PMII Sumsel Dr. Syafitri Irwan, S.Ag., M.Pd.I berpesan agar pengurus dan kader PMII menjadi tokoh terbaik di zamannya. Ia menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia, sinergi dengan pemerintah, serta pemberdayaan umat.

“IKA PMII siap mengakomodir penguatan kaderisasi dan mendorong alumni menempati posisi yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

“Untuk sekretariat permanen, kami menyiapkan lahan dan mengoptimalkan potensi alumni,” ungkapnya.

Ketua Majelis Pembina (Mabinda) PKC PMII Sumsel, Drs. Ramlan Holdan, berharap kepengurusan baru dapat bekerja maksimal dan menjaga persatuan serta kerukunan sebagai organisasi kepemudaan.

Ramlan juga menyebut rencana pembangunan sekretariat permanen telah dibahas bersama para senior.

Ketua Pelaksana kegiatan, Evan, menegaskan bahwa pelantikan ini menjadi bukti PMII masih solid dan eksis sebagai organisasi yang tidak hanya bergerak dalam diskusi, tetapi juga aksi nyata.

Pada kesempatan tersebut, PKC PMII Sumsel juga memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh inspiratif Sumatera Selatan. Wali Kota Palembang Ratu Dewa menerima penghargaan Top Performance Leader atas kinerja pelayanan publik dan pembangunan berkelanjutan.

Penghargaan lainnya diberikan kepada Hernoe Roespianji (tokoh kepemimpinan visioner), Hermanto Sayuti (tokoh disruptive entrepreneur), M. Oktaviansyah (tokoh legislator penggerak pemuda), Zainal Abidin, S.H., M.H. (tokoh pionir transparansi legislatif), Kiki Subagio (tokoh legislator penggerak pembangunan daerah), Dra. Masuryati (tokoh pemberdayaan perempuan), Firdaus Basuni (tokoh inspirasi lintas generasi), Sungi Riswanto (tokoh stabilitas organisasi), Sutami Ismail, S.Ag. (tokoh terafirmasi leader), Dr. Syafitri Irwan (tokoh moderasi modern), serta Drs. Ramlan Holdan (tokoh inspiratif). (Ning)

Ratusan Pejabat Dilantik, Gubernur Sumsel Tekankan Kinerja dan Integritas ASN

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru kembali melakukan perombakan besar-besaran di tubuh birokrasi Pemerintah Provinsi Sumsel. Sebanyak ratusan pejabat eselon II, III, dan IV resmi dilantik dalam sebuah upacara yang digelar di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Bukit Besar, Palembang, Kamis (15/1/2026).

‎Pelantikan ini menjadi salah satu agenda strategis Pemprov Sumsel di awal tahun 2026, sekaligus menandai langkah serius pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola birokrasi. Rotasi dan pengisian jabatan tersebut tidak sekadar dimaknai sebagai penyegaran organisasi, melainkan juga sebagai ujian nyata konsistensi pelaksanaan reformasi birokrasi yang selama ini terus digaungkan oleh Pemerintah Provinsi Sumsel.

‎Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menekankan bahwa mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan yang harus dilakukan secara objektif dan terukur. Ia menegaskan, setiap pejabat yang dilantik harus mampu menunjukkan kinerja nyata, loyalitas terhadap tugas, serta komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

‎“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah amanah besar yang harus dijawab dengan kerja keras, integritas, dan inovasi. Saya berharap pejabat yang dilantik mampu bekerja cepat, tepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegas Herman Deru.

‎Perombakan struktur birokrasi ini diharapkan mampu memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) agar semakin adaptif menghadapi tantangan pembangunan yang kian kompleks. Pemerintah Provinsi Sumsel menargetkan terciptanya birokrasi yang profesional, efektif, dan berorientasi pada hasil, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

‎Salah satu pejabat yang dilantik dalam kesempatan tersebut adalah Maha Resitama, yang dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumsel. Usai dilantik, Maha Resitama menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Gubernur Herman Deru.

‎“Terima kasih tentu saja kepada Bapak Gubernur yang telah mempercayai kami untuk memimpin Satpol PP Sumsel. Ini adalah tanggung jawab besar yang akan kami jalankan sebaik mungkin,” ujar Maha Resitama kepada awak media.

‎Ia menegaskan bahwa dalam menjalankan tugas penegakan peraturan daerah dan menjaga ketertiban umum, Satpol PP Sumsel akan tetap berpegang pada standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Selain itu, ia berkomitmen untuk menghadirkan berbagai karya dan inovasi guna meningkatkan kinerja serta citra institusi Satpol PP di mata masyarakat.

‎Menurut Maha Resitama, pendekatan humanis akan menjadi salah satu kunci utama dalam pelaksanaan tugas Satpol PP. Meski demikian, ketegasan tetap akan dikedepankan dalam menegakkan aturan demi menciptakan ketertiban dan kenyamanan di tengah masyarakat.

‎“Satpol PP harus bekerja dengan semangat yang tinggi, mengedepankan pendekatan humanis, namun tetap tegas. Penegakan perda tidak boleh menimbulkan ketakutan, tetapi harus menghadirkan rasa aman dan keadilan,” jelasnya.

‎Dalam waktu dekat, Maha Resitama mengungkapkan akan segera melakukan konsolidasi internal bersama seluruh jajaran Satpol PP Sumsel. Langkah tersebut dinilai penting untuk menyamakan persepsi, merumuskan program kerja, serta memastikan seluruh kegiatan yang dijalankan sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah.

‎“Program ke depan tentu akan kami konsolidasikan terlebih dahulu. Kami ingin memastikan setiap langkah yang diambil selaras dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Sumsel, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.‎(Ning)

Gubernur Herman Deru Lantik Ratusan Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemprov Sumsel

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- ‎Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru kembali melakukan langkah strategis dengan merombak struktur birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel.

‎‎Ratusan pejabat eselon II, III, dan IV resmi dilantik dalam sebuah upacara yang berlangsung di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Bukit Besar, Palembang, Kamis (15/1/2026).

‎‎Pelantikan ini menjadi salah satu agenda besar Pemprov Sumsel di awal tahun 2026, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan.

‎‎Perombakan dan rotasi jabatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai penyegaran organisasi, tetapi juga sebagai upaya konkret untuk meningkatkan kualitas kinerja aparatur sipil negara. Pemerintah Provinsi Sumsel menargetkan penguatan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) agar lebih efektif, adaptif, dan responsif dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah yang semakin dinamis.

‎‎Melalui pelantikan ini, Gubernur Herman Deru berharap para pejabat yang baru dilantik mampu bekerja secara profesional, menjunjung tinggi integritas, serta menghadirkan terobosan dan inovasi dalam pelaksanaan tugas.

‎‎Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan kecepatan dalam merespons kebutuhan masyarakat, seiring tuntutan pelayanan publik yang kian tinggi.

‎‎Salah satu pejabat yang mendapat amanah baru dalam pelantikan tersebut adalah M. Al-Fajri Zabidi, yang resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumsel. Usai pelantikan, Al-Fajri menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya serta menegaskan komitmen untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

‎‎“Semua ini tentu atas kehendak Tuhan Yang Maha Esa. Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh Bapak Gubernur. Amanah ini akan saya jalankan sebaik-baiknya, dengan menjadikan berbagai tantangan ke depan sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan,” ujar Al-Fajri.

‎‎Ia menambahkan, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumsel memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang berdaya saing serta mendorong peningkatan prestasi olahraga daerah. Oleh karena itu, Al-Fajri menegaskan kesiapan seluruh jajarannya untuk bekerja secara solid dan berkontribusi aktif dalam mendukung program-program pembangunan kepemudaan dan olahraga di Sumatera Selatan.

‎‎Menurutnya, penguatan pembinaan pemuda dan atlet tidak hanya berorientasi pada prestasi semata, tetapi juga harus mampu memberikan dampak luas bagi masyarakat, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun pembentukan karakter generasi muda.

‎‎” Dengan sinergi yang baik antara pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat, sektor kepemudaan dan olahraga di Sumsel dapat terus berkembang dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.( Ning)

Sultan Iskandar Hadiri Dzikir dan Haul Akbar ke-125 Datuk Kiai Marogan di Palembang

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin dalam acara Dzikir dan Haul Akbar Datuk Kiai Marogan ke-125 tahun yang berlangsung di Masjid Lawang Kidul, Palembang, Minggu (11/1/2026).

Datuk Kiai Marogan atau Masagus H. Abdul Hamid bin Masagus H. Mahmud merupakan salah satu tokoh Islam ternama yang pernah belajar kepada ulama besar seperti Sayyid Ahmad Zaini Dahlan dan Syekh Ahmad Khatib Sambas. Beliau juga memiliki hubungan persahabatan erat dengan tokoh agama lainnya seperti Syekh Nawawi Al-Bantani, Syaikhona Kholil Bangkalan, dan Syekh Mahfudz At-Tarmasi.

“Kita lihat sambutan yang begitu meriah dari masyarakat kota Palembang yang nilai-nilai agamisnya begitu tinggi dan mengenali sejarah napak tilas bagaimana Kiai Marogan menyebarkan dan mendirikan pejuang Islam baik itu di kota Palembang maupun di luar Palembang Sumatera Selatan,” ujar Sultan Iskandar saat diwawancarai usai acara.

Sultan mengajak generasi saat ini untuk meneladani sosok Kiai Marogan, terutama di era digital yang membuat banyak orang sibuk dengan kemajuan zaman dan media sosial. “Jangan lupakan nilai-nilai agama, adab, budaya dan tetap berpedoman kepada kitabullah dan hadist Rasulullah,” tegasnya.

Selain itu, Sultan juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Sumsel, Walikota Palembang, Forkopimda, Pangdam II/Swj yang diwakili Kasdam , Kapolresta Palembang ,unsur Forkompimda  serta Masyarakat atas kehadiran dan dukungannya terhadap acara yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun. “Merupakan suatu kehormatan telah hadir dalam menyemarakkan acara tersebut ucapnya.”

Dari kegiatan ini, Sultan menjelaskan terdapat hikmah penting yang dapat diambil. “Kita dapat mengambil hikmah apa yang dapat kita ambil dari perjalanan hidup kita ke masa yang akan datang. Kita semua akan mati, maka kita harus berbuat baik, beramal sholeh dan bertaqwa kepada Allah SWT untuk mendapatkan surga Allah dan dapat bertemu dengan Allah dan Nabi Muhammad Rasullah junjungan kita,” tutup Sultan Iskandar. (Ning)