Pemprov Lampung Gelar Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia Juara!

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)-Pemerintah Provinsi Lampung menggelar nonton bareng (nobar) Final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Tim Nasional Indonesia melawan Thailand di Pelataran Kantor Gubernur Lampung, Senin (5/10/2026) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan bersama jajaran ASN Pemprov Lampung dan masyarakat umum.

Nobar menjadi momentum kebersamaan antara Pemerintah Provinsi Lampung dan masyarakat dalam memberikan dukungan kepada Tim Nasional Indonesia.

Masyarakat tampak antusias mengikuti jalannya pertandingan sejak awal hingga akhir. Suasana kebersamaan semakin terasa ketika masyarakat bersama jajaran Pemerintah Provinsi Lampung menyaksikan perjuangan Timnas Indonesia menghadapi Thailand.

Dukungan diberikan sepanjang pertandingan. Masyarakat yang hadir bersama-sama mengikuti setiap peluang dan jalannya pertandingan hingga laga harus ditentukan melalui adu penalti.

Pertandingan Indonesia melawan Thailand berlangsung ketat. Setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit, pemenang akhirnya ditentukan melalui adu penalti.

Indonesia tampil sebagai pemenang setelah berhasil mengalahkan Thailand dengan skor 4-2 melalui adu penalti.

Hasil tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang turut menyaksikan pertandingan di Pelataran Kantor Gubernur Lampung. Kemenangan Indonesia menjadi penutup manis dari kebersamaan masyarakat Lampung dalam mendukung perjuangan Timnas Indonesia di partai final.

Dengan hasil ini, Indonesia menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026, sekaligus meraih gelar perdana pada edisi perdana turnamen tersebut.

Keberhasilan tersebut turut dirayakan bersama oleh masyarakat yang hadir dalam kegiatan nobar. Momentum ini menjadi bagian dari kebersamaan masyarakat Lampung dalam memberikan dukungan sekaligus merayakan keberhasilan Tim Nasional Indonesia meraih gelar juara.(Red)

Peringati HUT TNI Ke-81, Danrem Olahraga Bersama 2000 Masyarakat

KAB TANGERANG  -(deklarasinews.com)- Komandan Korem (Danrem) 052/Wijayakrama, Brigjen TNI Faisal Rizal, S.I.P., M.I.P., memimpin olahraga bersama TNI dan rakyat sebanyak 2000 Masyarakat, kegiatan tersebut dalam rangka HUT TNI ke-81 di Orange Groove PIK 2, Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Minggu (4/10/2026).

Kegiatan ini diikuti jajaran Kodim di bawah Korem 052/Wkr, yaitu Kodim 0502/Jakarta Utara, Kodim 0503/Jakarta Barat, Kodim 0506/Tangerang (wilayah Kota Tangerang dan Tangsel), dan Kodim 0510/Tigaraksa (wilayah Kabupaten Tangerang), bersama mitra dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Danrem Brigjen TNI Faisal Rizal, S.I.P., M.I.P menjelaskan, bahwa HUT TNI ke-81 tahun ini sengaja dirayakan secara sederhana karena prajurit sedang banyak terlibat dalam tugas kemanusiaan, mulai dari penanganan kebakaran dan gempa bumi hingga membantu warga terdampak banjir.

“Peringatan HUT TNI ke-81 kita laksanakan secara sederhana, karena prajurit kami sedang banyak bertugas membantu penanganan kebakaran, gempa bumi, dan banjir,” ujar Danrem.

Menurutnya, olahraga bersama ini bertujuan mempererat hubungan TNI dengan masyarakat. Kegiatan serupa sebelumnya telah digelar pada tanggal 20 dan akan terus dilanjutkan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin TNI dan rakyat semakin erat dan manunggal,” katanya.

Danrem juga mengajak semua pihak menjaga kedaulatan negara dan ikut membangun bangsa menuju Indonesia Emas 2045. “Dengan kebersamaan TNI dan rakyat, mari kita jaga kedaulatan negara dan Republik Indonesia. Mari kita sukseskan program pemerintah menuju Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera,” tegasnya.

Sebelum melepas peserta, Danrem menjelaskan teknis kegiatan. Rute terjauh sekitar 5,5 kilometer, dengan pilihan rute 3 kilometer dan 2 kilometer yang sudah diberi penanda. Peserta dipersilakan memilih sesuai kemampuan, dan yang membawa putra-putri dipersilakan mendampingi mereka.

Selain olahraga bersama, Korem 052/Wkr membagikan 2.000 paket sembako gratis kepada masyarakat. Panitia juga menyiapkan doorprize bagi peserta.

Di akhir sambutan, Danrem berharap kebersamaan TNI dan rakyat terus terjaga demi Indonesia yang kuat dan jaya.(Nan)

Aexly Hydra Pawarman: Dari Taekwondo hingga Musik, Anak 3 Tahun yang Berani Tumbuh dan Berkarya

BOGOR -(deklarasinews.com)- Aexly Hydra Pawarman, anak perempuan kelahiran 28 Juli 2023, terus menunjukkan berbagai potensi di usianya yang masih sangat muda.

Tidak hanya aktif sebagai atlet taekwondo cilik, Aexly kini mulai memperkenalkan dirinya melalui dunia musik dengan merilis single original berjudul “Tumbuh Besar”, sebuah lagu yang diciptakan langsung oleh sang mama, Trily.

Di dunia olahraga, Aexly telah mengikuti berbagai kegiatan taekwondo sejak usia dini. Salah satu pencapaiannya adalah berhasil meraih prestasi dalam kejuaraan taekwondo tingkat Kota Bogor.

Bagi keluarga, pencapaian tersebut bukan semata-mata tentang kemenangan, tetapi menjadi bagian dari proses Aexly belajar disiplin, keberanian, konsistensi, dan percaya diri.

Di tengah aktivitasnya sebagai atlet cilik, Aexly juga mulai menunjukkan ketertarikan yang besar terhadap musik dan menyanyi. Hal tersebut kemudian mendorong sang mama, Trily, untuk menciptakan sebuah lagu yang sangat dekat dengan kehidupan Aexly.

Lagu “Tumbuh Besar” bercerita tentang keseharian seorang anak yang tumbuh bersama kasih sayang mama dan papa, memiliki mimpi, belajar menjadi anak yang baik, serta ingin membuat kedua orang tuanya bangga, “ujar Trily Sabtu (19/09/2026).

Bagi Trily, lagu tersebut bukan hanya sebuah karya musik, tetapi juga bentuk ungkapan cinta dan doa untuk perjalanan Aexly.

“Tumbuh Besar saya ciptakan dari cerita dan keseharian Aexly. Saya ingin lagu ini menjadi kenangan untuk Aexly ketika nanti dia besar. Sekarang mungkin dia belum memahami sepenuhnya arti dari lagu ini, tetapi suatu hari nanti saya ingin dia mendengarnya kembali dan tahu bahwa sejak kecil mama dan papa selalu mendukung mimpi-mimpinya.” — Trily, mama Aexly.

Melalui lagu ini, orang tua Aexly berharap putri mereka dapat menikmati proses tumbuh tanpa merasa terbebani oleh pencapaian. Baik di olahraga, musik, maupun bidang lain yang nantinya dipilih Aexly, mereka ingin memberikan ruang bagi Aexly untuk mengenal dirinya sendiri dan mengembangkan potensinya.

Harapan terbesar orang tua Aexly bukanlah agar Aexly selalu menjadi juara, melainkan agar ia tumbuh menjadi anak yang sehat, percaya diri, berani mencoba, memiliki hati yang baik, dan tetap menikmati masa kecilnya, “harap Trily selaku orang tua.

Taekwondo mengajarkan Aexly untuk berani dan disiplin, sementara musik menjadi ruang bagi Aexly untuk mengekspresikan perasaan dan kreativitasnya. Kedua dunia tersebut menjadi bagian dari perjalanan Aexly dalam mengenal arti keberanian dan percaya diri sejak usia dini.

Kini, melalui “Tumbuh Besar”, Aexly ingin berbagi cerita sederhana tentang masa kecil—tentang cinta keluarga, mimpi-mimpi kecil, dan perjalanan seorang anak untuk terus belajar dan tumbuh.

Bagi keluarga Aexly, karya ini bukan tentang seberapa besar pencapaian yang bisa diraih di usia muda, tetapi tentang menciptakan kenangan indah dan menanamkan keberanian kepada Aexly untuk selalu percaya bahwa dirinya bisa belajar dan mencoba hal-hal baru.

Single “Tumbuh Besar” karya Aexly Hydra Pawarman telah dirilis pada 21 Agustus 2026 dan tersedia di berbagai platform musik digital serta YouTube.(Red)

Tiga Siswa SMP GSIS Borong Medali di Lampung Fun Swimming Festival 2026

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- 3 siswa Global Surya Islamic School (GSIS) mencetak prestasi ditingkat nasional dalam cabang olah raga renang yaitu Piala Lampung Fun Swimming Festival Piala Kadispora provinsi Lampung 2026 yg di gelar mulai tanggal 5-6 September 2026 di Kolam Renang Pahoman, Bandar Lampung.

Refie Alfath Diransyah, siswa SMP Global Surya Islamic School memborong prestasi dengan memborong 3 medali yaitu Juara 1 Gaya kupu-kupu 25 M, Juara 1 Gaya Dada 25 M dan Juara 2 Gaya Bebas 25 M.

Siswa prestasi lain, Haical Depati Pubian, memborong prestasi dengan menyandang Juara 1 Gaya Bebas 25 M dan Juara 2 Gaya Kupu-kupu 25 M.

Tak mau ketinggalan seperti 2 rekannya yang lain, Annora Zahira Auryn juga membawa pulang prestasi sebagai Juara 3 Gaya bebas 25 M.

Ketiganya tampil memukau dan bersaing dengan 1.400an peserta dari 131 sekolah dan perkumpulan olahraga (klub) dari Lampung serta luar daerah seperti Sumatera Selatan.

Refie Alfath Diransyah saat di wawancarai awak media di sekolah GSIS, didampingi Haical Depati Pubian dan Annora Zahira Auryn, merasa bahagia atas kemenangan yang meraka raih masing-masing.

“Alhamdulillah bisa dapat hasil terbaik. Latihannya memang kami akui sangat berat, tapi semua terbayar,dengan prestasi yang kami bawa pulang” katanya.

Ketua Yayasan Taraka Surya yang menaungi SMP Global Surya Islamic School, Dr. H. Andi Surya, MM., MH, mengapresiasi keberhasilan para siswa SMP GSIS ini tidak lepas dari kerja keras latihan yang mereka jalani di luar jam sekolah.

“Di tengah kesibukan sebagai pelajar, ketiga siswa SMP GSIS ini tetap disiplin membagi waktu antara belajar dan berlatih,”pungkasnya.

Prestasi di tingkat nasional ini menjadi bukti bibit atlet berprestasi tidak hanya lahir dari klub besar, SMP GSIS pun mampu melahirkan atlet yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional.

Kejuaraan Lampung Fun Swimming Festival Piala Kadispora provinsi Lampung 2026 merupakan salah satu ajang bergengsi untuk pembinaan atlet cabor renang antar pelajar dan mahasiswa.

Dengan diborongnya  prestasi oleh siswa SMP Global Surya Islamic School ini, harapannya dapat terus berprestasi dan menjadi inspirasi bagi pelajar lain di Lampung untuk berani bermimpi besar melalui olahraga khususnya di cabor renang.(rls/*)

Gelar Do’a Bersama HUT Ke 104 SH Terate Di Padepokan Pusdiklat SH Terate Cabang Kota Blitar

BLITAR KOTA -(deklarasinews.com)- Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Kita Blitar, Pusat Madiun, yakni kang Mas Miskan H P memimpin do’a dan selamatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-104 (02 September 1922 s/d 02 September 2026 ) Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) yang di gelar pada Kamis (03/09/2026) di padepokan Pusdiklat SH Terate Cabang Kota Blitar, Pusat Madiun.

Melalui acara selamatan dan do’a bersama, seluruh jajaran pengurus Cabang, Komisariat, Ranting, Rayon hadir di padepokan Pusdiklat SH Terate Cabang Kota Blitar ini, diisi dengan doa bersama dan kirim doa kepada para leluhur pendahulu SH Terate dan mempererat tali persaudaraan.

Dalam Kegiatan tersebut kang Mas Miskan H P menyampaikan, menjadi momentum penting bagi keluarga besar SH Terate untuk mengenang jasa para, leluhur, Sesepuh S H Terate sekaligus memperkuat nilai persaudaraan, kerukunan, dan kebersamaan yang menjadi landasan perjalanan organisasi.

Rangkaian acara ditandai dengan doa yang dipimpin kaang Mas Miskan H P.  Doa bersama tersebut menjadi bagian utama dalam prosesi selamatan, sebelum dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang SH Terate yang kini memasuki usia 104 tahun.

“Prosesi Selamatan ini, tidak hanya sekedar menjadi simbol memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 104 SH Terate, tetapi juga mencerminkan penghormatan kepada para pendiri, sesepuh, dan leluhur yang telah meletakkan dasar-dasar perjuangan SH Terate hingga berkembang dan dikenal luas di tengah masyarakat,” jelas kang Mas Miskan.

Lanjutnya, Persaudarssn Setia Hati Terate (SH Terate), tidak hanya mendidik manusia berbudi pekerti luhur dan bukan hanya usia ke 104 tahun saja, tetapi SH Terate merupakan sejarah perjalanan panjang yang harus dimaknai dengan rasa syukur sekaligus tanggung jawab untuk menjaga nilai-nilai luhur ajaran  organisasi.

“Dalam momentum HUT ke-104 SH Terate harus bis menjadi pengingat bagi seluruh warga SH Terate agar tetap menjunjung tinggi persaudaraan, menjaga keharmonisan, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa dan negara,” jelasnya..

Terakhir, di Usia yang ke 104 tahun SH Terate, bukan sekadar angka perjalanan organisasi, melainkan menjadi refleksi atas proses panjang dalam mempertahankan ajaran, tradisi, serta nilai persaudaraan yang diwariskan para pendahulu.

“Do’a bersama  ini, menjadi momentum untuk mengenang dan mendoakan para leluhur serta para pendahulu SH Terate yang telah berjasa. Dari merekalah kita belajar tentang perjuangan, ketulusan, persaudaraan, dan tanggung jawab untuk meneruskan nilai-nilai luhur SH Terate,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, dalam kegiatan tersebut, juga dilaksanakan penyerahan secara simbolis reward kepada Tim Pelatih maupun Atlet peraih 19 medali.(Hms/Laila)

700 Atlet dari 15 Kontingen Ramaikan Harukaze Open Vol. 2 di Palembang

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Sebanyak 700 atlet karate dari berbagai daerah memeriahkan Kejuaraan Karate Harukaze Open Volume 2 yang memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Palembang. Kejuaraan tersebut resmi dibuka di GOR Dempo, Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sabtu (29/8/2026).

Ajang yang digelar oleh Goju Ryu Karate-do Shinbunkan Indonesia (Go Kasi) Provinsi Sumatera Selatan itu berlangsung selama dua hari, yakni 29-30 Agustus 2026.

Pembukaan kejuaraan secara resmi dilakukan oleh Staf Ahli Wali Kota Palembang, Edison, S.E., M.Si. Kehadiran ratusan atlet dari berbagai kontingen membuat atmosfer pertandingan di GOR Dempo semakin semarak.

Ketua Umum Go Kasi Provinsi Sumsel, Drs. Gunantien Tp., M.Pd., didampingi Ketua Pelaksana Dedi Irawan, S.H., M.H., mengatakan Harukaze Open Volume 2 diikuti sekitar 700 atlet yang tergabung dalam 15 kontingen.

Para peserta tidak hanya berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Selatan, tetapi juga diramaikan kontingen dari Provinsi Bengkulu.

“Rencana awal kejuaraan Harukaze Open Volume 2 ini berlangsung pada April 2026 lalu. Namun, karena padatnya agenda kegiatan, pelaksanaan kejuaraan akhirnya ditunda hingga Agustus ini,” jelasnya.

Menariknya, kejuaraan tersebut diikuti peserta dengan rentang usia yang cukup luas, mulai dari 15 hingga 45 tahun. Keberagaman usia tersebut menunjukkan bahwa olahraga karate memiliki peminat dari berbagai kelompok sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan cabang olahraga tersebut terus berjalan.

Selain menjadi ajang adu kemampuan dan memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Palembang, Harukaze Open Vol. 2 juga diarahkan sebagai bagian dari proses pencarian serta pembinaan atlet potensial.

Dedi Irawan menegaskan, kejuaraan ini tidak hanya berorientasi pada perebutan gelar juara. Lebih jauh, pihaknya ingin menjadikan Harukaze Open sebagai wadah untuk menemukan bibit-bibit atlet karate potensial yang dapat dikembangkan hingga mampu bersaing di level nasional maupun internasional.

“Kami ingin menciptakan atlet-atlet berkelas internasional yang nantinya dapat mengharumkan nama Sumatera Selatan, khususnya Kota Palembang, di kancah yang lebih luas,” ujarnya.

Menurutnya, pengalaman bertanding dalam kompetisi seperti Harukaze Open sangat penting bagi atlet. Selain mengasah kemampuan teknik dan mental, pertandingan juga menjadi kesempatan bagi para karateka untuk mengukur kemampuan mereka ketika berhadapan dengan atlet dari daerah lain.

Karena itu, Dedi berharap seluruh peserta dapat tampil maksimal selama pertandingan dengan tetap mengedepankan semangat sportivitas.

“Kami berharap seluruh atlet yang bertanding dapat menunjukkan kemampuan terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan kejuaraan tersebut sebagai pengalaman penting dalam perjalanan prestasi mereka,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat dan para pendukung olahraga di Sumatera Selatan untuk memberikan dukungan kepada para atlet yang bertanding.

“Kami berharap pertandingan ini berlangsung dengan dukungan penuh para suporter Sumatera Selatan,” tambah Dedi.

Dengan jumlah peserta yang mencapai sekitar 700 atlet dari 15 kontingen, Harukaze Open Volume 2 diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi perebutan piala. Ajang tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu ruang penguatan pembinaan karate sekaligus membuka jalan bagi lahirnya atlet-atlet potensial yang kelak mampu mengharumkan nama Palembang dan Sumatera Selatan di tingkat nasional hingga internasional. (Ning)

Forjusi FC Kembali Bekuk Forkopimcam Sidomulyo FC dengan Skor Tipis 1: 0

SIDOMULYO -(deklarasinews.com)- Forum Jurnalis Sidomulyo Foot Ball Club (Forjusi FC) kembali meraih kemenangan. Tim besutan Kartono itu menumbangkan Forkopimcam Sidomulyo FC dengan skor tipis 1:0 dalam laga persahabatan yang digelar Minggu (16/8/2026) sore.

Gol tunggal kemenangan Forjusi tercipta pada babak pertama melalui serangan balik cepat. Meski mendominasi penguasaan bola, Forkopimcam Sidomulyo FC gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas hingga peluit panjang dibunyikan.

Sejak kick-off, kedua tim tampil ngotot beradu skil di Lapangan Merdeka Desa Sidorejo. Forkopimcam FC yang bertindak sebagai tuan rumah beberapa kali menekan pertahanan Forjusi lewat sisi sayap. Namun rapatnya lini belakang Forjusi FC dan kepiawaian penjaga gawang Johani (1) membuat serangan Forkopimcam Sidomulyo FC mentah di depan kotak penalti.

Forjusi justru lebih efektif. Gol kemenangan lahir dari skema transisi cepat menit ke-10. Umpan terobosan memecah pertahanan Forkopimcam Sidomulyo FC dan diselesaikan dengan tendangan mendatar ke tiang jauh oleh Agung Jalu (8) hingga merubah skor menjadi 1:0 hingga akhir laga.

Manager Forjusi, Sarianti menyebut kemenangan ini penting untuk menguji mental dan kekompakan tim jelang kompetisi resmi.

“Alhamdulillah Forjusi FC disiplin sesuai instruksi. Kita masih banyak evaluasi, terutama finishing,” ujarnya usai laga.

“Kemenangan ini menjadi modal positif bagi Forjusi FC setelah sebelumnya tahun 2025 memetik kemenangan dengan Forkopimcam Sidomulyo FC dan juga dipertandingan kemarin telah memetik hasil baik di beberapa uji coba,” tutupnya.(*)

Kontingen IODI Sumsel Tampil Gemilang, Raih 13 Medali di Kejurnas IODI 2026

JAKARTA -(deklarasinews.com)— Kontingen Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) Sumatera Selatan (Sumsel) menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) IODI Tahun 2026 yang digelar di Hotel Aston Kartika Grogol, Jakarta Barat, Sabtu (15/8/2026).

Berdasarkan hasil akhir pertandingan, atlet-atlet IODI Sumsel berhasil mengoleksi 13 medali, dengan rincian 7 medali emas, 4 medali perak, dan 2 medali perunggu.

Prestasi tersebut diraih dari sejumlah pasangan dan atlet yang tampil pada kategori ballroom maupun latin.

Pasangan Septyawan Anugerah Aji (Nugi) dan Lyra menjadi salah satu penyumbang medali emas terbanyak bagi Sumsel. Keduanya berhasil meraih 3 medali emas di kategori ballroom.

Sementara itu, pasangan Aqilah dan Reyza menambah 1 medali emas dari kategori latin.

Dari kategori yang sama, pasangan Deni dan Zaza berhasil menyumbangkan 1 medali perak dan 1 medali perunggu.

Pasangan Tisya dan Nopri juga tampil gemilang dengan mengamankan 3 medali perak dan 1 medali perunggu di kategori latin.

Tambahan tiga medali emas kembali dipersembahkan Arimby melalui nomor solo latin medalist.

Dengan demikian, total raihan kontingen IODI Sumsel pada Kejurnas IODI 2026 mencapai 7 emas, 4 perak, dan 2 perunggu atau sebanyak 13 medali.

Capaian tersebut menjadi bukti kemampuan atlet dansa Sumatera Selatan untuk bersaing di level nasional sekaligus menjadi modal positif dalam pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga dansa di daerah.

Kejurnas IODI 2026 sendiri menjadi ajang penting bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mengukur hasil pembinaan olahraga dansa di masing-masing daerah. (Ning).

Tampil di Seremban, Dancesport IODI-PMPB Sumsel Torehkan Prestasi Internasional

SEREMBAN, MALAYSIA -(deklarasinews.com)- Tim Dancesport IODI-PMPB Sumatera Selatan menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Negeri Sembilan Dancesport Championship 2026 yang berlangsung di Regent Hall, Seremban, Malaysia, pada 8–9 Agustus 2026.

Dalam kejuaraan yang diikuti sejumlah negara tersebut, kontingen IODI-PMPB Sumsel mengirimkan sebanyak 11 orang, terdiri dari 3 ofisial dan 8 atlet.

Hasil membanggakan berhasil diraih para atlet Sumatera Selatan dengan membawa pulang Empat medali emas dan satu medali perak.

Pasangan Reyza–Aqilah berhasil meraih medali emas pada kategori Couple Latin Novice dan medali perak pada kategori Couple Latin Pre Amateur.

Prestasi lainnya diraih pasangan Deni–Zaza yang sukses merebut medali emas pada kategori Couple Latinr Novice.

Sementara itu, pasangan Nugi–Lyra turut menyumbangkan medali emas setelah tampil sebagai yang terbaik pada kategori Couple Standard Ballroom Pre Amateur.

Selain raihan medali, atlet Tisya dan Sabrina juga berhasil meraih Juara Harapan pada kategori Solo Latin Novice.

Tim IODI-PMPB Sumsel didampingi oleh Pelatih Santi dan Asisten Pelatih Nora, sementara posisi manajer kontingen dipercayakan kepada Suparman Romans.

Kejuaraan Negeri Sembilan Dancesport Championship 2026 sendiri diikuti peserta dari sejumlah negara, yakni Malaysia, Indonesia, Singapura, Filipina, dan Rusia.

Hasil tersebut menjadi pencapaian positif bagi tim Dancesport IODI-PMPB Sumsel sekaligus menunjukkan kemampuan atlet daerah untuk bersaing di tingkat internasional. Prestasi Empat medali emas dan satu medali perak diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada kejuaraan berikutnya.

Laga Mini Soccer Cup II Kecamatan Sidomulyo Warnai HUT RI ke-81 Mulai Bergulir, Desa Seloretno dibantai Desa Sidomulyo 0-2

SIDOMULYO -(deklarasinews.com)- Semangat kemerdekaan dan kebersamaan terpancar di lapangan hijau Merdeka Sidorejo. Partai pembuka Mini Soccer Cup II Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan berlangsung meriah sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-81.

Turnamen yang diikuti tim-tim perwakilan desa se-Kecamatan Sidomulyo ini resmi dibuka dengan nuansa kekompakan. Terlihat, para pemain, perangkat desa, dan tokoh masyarakat berjejer memegang spanduk “Mini Soccer Cup II Kecamatan Sidomulyo U-40”dengan tagline “Junjung Tinggi Sportivitas, Jalin Silaturahmi, Raih Prestasi”.

Kehadiran para tokoh menjadi bukti nyata dukungan terhadap kegiatan positif pemuda.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan Fraksi PAN Agus Sartono, Camat Sidomulyo Fran Sinatra Adung, Sekcam Sidomulyo Mormo, Ketua APDESI, serta para Kepala Desa se-Kecamatan Sidomulyo.

Dalam kesempatan itu, Camat Sidomulyo Fran Sinatra Adung menegaskan bahwa turnamen ini memiliki makna lebih dari sekadar pertandingan.

“Turnamen ini menjadi ajang silaturahmi antar desa, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan semangat sportivitas. Di usia kemerdekaan ke-81, mari kita isi dengan kegiatan yang membangun, sehat, dan produktif,” ujarnya.  Sabtu, (8/8) Sore.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta untuk menjunjung tinggi fair play. Kemenangan penting, namun persatuan dan kebersamaan antar warga Sidomulyo jauh lebih berharga.

Duel sengit langsung tersaji di hari pertama. Sebanyak dua pertandingan digelar untuk membuka turnamen kategori U-40 ini.

Pada laga jam pertama, Desa Soloretno FC harus mengakui keunggulan Desa Sidomulyo FC dengan skor 0-2. Gol-gol kemenangan membuat sorakan penonton semakin menggema.

Memasuki laga jam kedua, Desa Kota Dalam FC menerima kekalahan telak dari Desa Sidowaluyo FC dengan skor mencolok 0-5. Dominasi Sidowaluyo FC sejak awal laga membuat pertahanan Kota Dalam FC kewalahan.

Meski kalah dan menang, seluruh tim menunjukkan semangat juang tinggi dan sportivitas. Sorak-sorai penonton dari berbagai desa menambah semarak suasana di bawah langit biru Sidomulyo.

Mini Soccer Cup II ini tidak hanya menjadi ajang mencari juara, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan nilai-nilai kebangsaan. Melalui olahraga, perbedaan antar desa mencair, persaudaraan menguat, dan semangat gotong royong kembali dihidupkan.

Panitia berharap turnamen ini dapat berjalan lancar hingga partai puncak menjadi momentum kebersamaan, sekaligus menjadi kado terbaik untuk Indonesia di usia 81 tahun.

Dengan semangat “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, Kecamatan Sidomulyo membuktikan bahwa kemerdekaan paling bermakna adalah ketika masyarakatnya rukun, sehat, dan terus bergerak maju bersama. (Her/ton)