Dari Lampung Barat, Kapolda dan Bupati Tanam Bawang Putih Dukung Swasembada Nasional

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional terus digencarkan. Dari Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung, penanaman bawang putih dilakukan serentak bersama 16 provinsi lainnya.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus bersama Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf, S.H., S.I.K., M.H menanam bawang putih di Pekon Sebarus, Kecamatan Balik Bukit, Rabu (19/08/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional percepatan swasembada bawang putih yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari Sembalun, NTB melalui zoom meeting.

Turut hadir Forkopimda Lampung Barat, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Camat, instansi vertikal, serta para petani setempat.

Dalam arahannya, Kapolri Jenderal Sigit menyampaikan bahwa program ini merupakan tindak lanjut perintah Presiden Prabowo Subianto di tengah situasi global yang tidak menentu.

“Presiden selalu menekankan bahwa di tengah situasi eskalasi global yang tidak menentu seperti ini beliau menyampaikan bahwa kita harus mandiri terutama di bidang ketahanan pangan, karena itu, ini menjadi perintah dari beliau yang harus kita tindaklanjuti,” ujar Sigit.

Usai melakukan penanaman, Parosil Mabsus mengatakan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat siap menjadi bagian dari lumbung bawang putih nasional.

Bupati Lampung Barat berharap kolaborasi dari hulu hingga hilir ini dapat meningkatkan produksi bawang putih dalam negeri.

“Melalui kolaborasi dari hulu hingga hilir tersebut, produksi bawang putih dalam negeri terus meningkat, ketergantungan terhadap impor dapat dikurangi, sekaligus memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan petani,” kata Parosil.

Menurutnya, dukungan Polri melalui Polres Lampung Barat dan sinergi Forkopimda sangat penting untuk memastikan program ini berjalan dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

“Dengan semangat Dari Lampung Barat untuk Indonesia, Pemerintah Kbupaten dan Polda Lampung berkomitmen mengawal program ini hingga swasembada bawang putih benar-benar terwujud,” pungkasnya.(andri)

Kemeriahan HUT RI ke-81 di Lampung Barat, Parade Pelajar Sukses Hipnotis Bupati Beserta Tamu Undangan

LAMBAR -(deklarasinews.com)_ Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Lampung Barat berlangsung meriah di Stadion Bumi Sekala Brak, Senin (17/08/2026).

Usai upacara pengibaran Sang Saka Merah Putih, suasana semakin semarak. Sambil menunggu detik-detik pengibaran bendera di Istana Negara, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus bersama Wakil Bupati Mad Hasnurin, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) dan tamu undangan disuguhkan parade menarik dari putra-putri terbaik Lampung Barat.

Berbagai penampilan ditampilkan dengan apik. Dimulai dari pembentukan formasi angka 81 oleh ratusan pelajar, atraksi Peraturan Baris Berbaris (PBB) dari Polisi Kecil, penampilan Drum Band yang memukau, atraksi Pencak Silat penuh semangat, hingga tarian adat Lampung Nyambai yang memukau.

Setiap penampilan berhasil memukau seluruh tamu undangan. Kekompakan, kedisiplinan, dan kreativitas para pelajar tampak nyata di lapangan. Bahkan suasana menjadi semakin hangat ketika Bupati Parosil Mabsus beserta Forkopimda sesekali turun langsung ke lapangan untuk mengikuti irama dan memberi semangat kepada para peserta parade.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah menampilkan yang terbaik di hari bersejarah ini.

“Penampilan yang luar biasa dari anak-anakku semua. Saya bangga dan terharu melihat semangat, kekompakan, dan kreativitas kalian. Ini adalah bukti bahwa generasi muda Lampung Barat tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, dan cinta terhadap budaya bangsa,” ujar Bupati Parosil.

Lebih lanjut, Bupati Lampung Barat menegaskan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan kebanggaan terhadap daerah.

“Kalian adalah penerus bangsa. Melalui parade ini kalian telah menunjukkan bahwa Lampung Barat memiliki putra-putri yang siap mengharumkan nama daerah. Teruslah berlatih, jaga kekompakan, dan jadikan momentum kemerdekaan ini sebagai semangat untuk berkarya nyata bagi Lampung Barat dan Indonesia,” tegasnya.

Kemeriahan parade ini menjadi simbol bahwa peringatan HUT RI bukan hanya seremoni. Tetapi juga ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat, menanamkan nilai kebersamaan, dan memperkuat semangat gotong royong.

Dengan semangat Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju, Lampung Barat membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi yang sehat, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin masa depan.

“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Merdeka,” pungkasnya.(nsr)

Semangat Kemerdekaan Membara di Lampung Barat

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Semangat kemerdekaan membara di Bumi Beguai Jejama. Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Lampung Barat digelar khidmat di Stadion Bumi Sekala Brak, Senin (17/08/2026).

Upacara dimulai tepat pukul 07.15 WIB dan diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan. Mulai dari pelajar SD, SMP, SMA, TNI, POLRI, ASN Pemerintah Daerah, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dengan suara tegas, beliau memimpin jalannya upacara dari awal hingga akhir.

Komandan Pasukan Bendera (PASKIBRAKA) dipercayakan kepada Serma Suhardial dari Kodim 0422/Lampung Barat. Sementara naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dibacakan oleh Ketua DPRD Kabupaten Lampung Barat, Edi Novial.

Puncak upacara adalah prosesi Pengibaran Sang Saka Merah Putih. Tugas mulia ini diemban oleh putra-putri terbaik Kabupaten Lampung Barat yang tergabung dalam PASKIBRAKA.

Dengan langkah tegap dan penuh tanggung jawab, bendera Merah Putih berkibar di tiang utama stadion diiringi lagu Indonesia Raya.

Upacara berlangsung dengan tertib, khidmat, dan lancar. Seluruh peserta tampak mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh penghayatan. Keheningan hanya pecah saat lagu-lagu kebangsaan dikumandangkan dan saat penghormatan kepada para pahlawan.

Kehadiran ribuan pelajar bersama barisan TNI, POLRI, dan ASN menjadi simbol kuat bahwa semangat 17 Agustus terus diwariskan lintas generasi di Lampung Barat.

Setelah rangkaian upacara selesai, Bupati Lampung Barat bersama Forkopimda dan tamu undangan menyaksikan parade dari para peserta. Sebagai penutup, seluruh tamu undangan kemudian mengikuti siaran langsung Pengibaran Bendera Merah Putih di Istana Negara secara bersama-sama.

Momentum ini diharapkan Bupati Lampung Barat menjadi pengingat bahwa peringatan kemerdekaan bukan hanya seremoni, tetapi juga panggilan untuk terus mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, persatuan, dan pengabdian untuk kemajuan Lampung Barat.(nsr)

 

Pemkab Lampung Barat Gelar Lomba Olahraga Ceria, Meriahkan HUT Ke – 81 RI Dengan Semangat Kebersamaan

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggelar Lomba Olahraga Ceria di Pelataran Kantor Bupati, Kamis (13/08/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Lomba diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. Suasana penuh tawa dan semangat kekompakan mewarnai jalannya perlombaan.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispora) Lampung Barat, Bernaria, mengatakan lomba dalam rangka HUT RI merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Lampung Barat setiap tahun.

Untuk tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggelar tiga jenis perlombaan. Yakni lomba memakan kerupuk menggunakan pancing, lomba pesan berantai, dan lomba memakai baju sambil memainkan balon.

Pemilihan jenis lomba yang unik dan menghibur bukan tanpa alasan. Menurut Bernaria, hal ini merupakan arahan langsung dari Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus.

“Peringatan HUT RI hendaknya diisi dengan perlombaan yang lucu namun tetap bernilai positif. Selain itu, tema tahun ini memang Lomba Ceria, jadi kita kemas agar seluruh peserta bisa menikmati dan terhibur,” jelasnya.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Lampung Barat, Pirwan, menyampaikan kegiatan ini memiliki makna lebih dari sekadar hiburan.

Lomba Ceria ini diharapkan mampu meningkatkan kebersamaan dan kekompakan seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.

“Selain itu kegiatan ini juga menjadi ajang untuk menjalin silaturahmi antara seluruh ASN. Dari kebersamaan ini diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan, kekompakan, dan pada akhirnya meningkatkan kinerja kita bersama dalam melayani masyarakat,” papar Pirwan.

Ia juga mengajak seluruh ASN untuk memaknai kemerdekaan dengan tindakan nyata. “Jika dulu para pahlawan merebut kemerdekaan dengan mempertaruhkan nyawa, maka hari ini kita sebagai generasi penerus harus mengisi kemerdekaan dengan hal yang positif. Salah satunya dengan memberikan karya nyata dalam meningkatkan pembangunan Lampung Barat,” tegasnya.

Lomba Olahraga Ceria ini menjadi pembuka rangkaian kegiatan HUT RI ke-81 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. Dengan suasana yang santai namun penuh semangat, diharapkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan kerja sama tim yang ditanamkan melalui lomba dapat terbawa hingga ke ruang kerja masing-masing.

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang tidak hanya memeriahkan peringatan kemerdekaan, tetapi juga memperkuat soliditas internal dan semangat pengabdian ASN kepada masyarakat.(andri)

Lepas Kontingen Jamnas XII, Nukman Pesan Jaga dan Harumkan Nama Kabupaten Lampung Barat

LAMBAR -(deklarasinews.com)-  Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Lampung Barat dilepas untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur, Jakarta Timur.

Pelepasan kontingen berlangsung di halaman Kantor Bupati Lampung Barat, Senin (10/8/2026). Prosesi tersebut dihadiri Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Pengurus Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka, Pengurus dan Andalan Cabang Gerakan Pramuka, Ka-Kwaran se-Kwarcab Gerakan Pramuka, seluruh camat selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting Pramuka, pembina pendamping, orang tua, serta para peserta Jamnas XII.

Sebelum diberangkatkan, para peserta telah mengikuti pemusatan latihan dan berbagai persiapan. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan peserta, khususnya dalam menjaga kesehatan, kedisiplinan dan kekompakan selama mengikuti kegiatan.

Diketahui, Kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Lampung Barat terdiri atas 2 orang pimpinan kontingen cabang, 2 orang pembina pendamping putra, 2 orang pembina pendamping putri, 16 peserta Penggalang putra yang terbagi dalam 2 regu, 16 peserta Penggalang putri yang terbagi dalam 2 regu, serta 8 orang tim aju atau staf pendahulu kegiatan.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan juga™ penyematan Lencana Pramuka Garuda secara simbolis oleh Sekretaris Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Lampung Barat, Drs. Nukman, M.M.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Lampung Barat yang juga selalu Sekretaris Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Lampung Barat, Drs. Nukman, M.M., mengatakan Jambore Nasional bukan sekadar kegiatan perkemahan, tetapi menjadi momentum penting bagi anggota Pramuka untuk mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan dan meningkatkan kemampuan generasi muda.

“Jambore Nasional merupakan momentum penting bagi Gerakan Pramuka untuk mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan dan kesatuan, sekaligus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kemandirian dan kepemimpinan generasi muda,” ujar Nukman.

Menurutnya, selama mengikuti Jamnas, para peserta akan mendapatkan pengalaman melalui berbagai kegiatan, mulai dari pembelajaran dan kepramukaan, olahraga, keterampilan, petualangan, kegiatan keagamaan, wawasan kebangsaan hingga interaksi dengan Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia.

Nukman berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi peserta untuk tumbuh sebagai generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin, mandiri, mampu bekerja sama dan memiliki jiwa kepemimpinan serta semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Nukman secara khusus mengingatkan para peserta bahwa keikutsertaan dalam Jamnas juga menjadi kesempatan untuk mengharumkan nama baik Kabupaten Lampung Barat. Karena itu, ia meminta seluruh peserta menjaga sikap, kedisiplinan dan perilaku selama berada di arena perkemahan nasional.

“Jaga dan Harumkan nama baik daerah selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Tunjukkan bahwa Pramuka Lampung Barat adalah Pramuka yang disiplin, santun, tangguh, kreatif, berprestasi dan memiliki semangat persaudaraan,” tegasnya.

Ia juga meminta peserta menjunjung tinggi nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka, menghormati pembina, panitia serta sesama peserta.

Menurut Nukman, Jamnas juga menjadi kesempatan bagi anggota Pramuka Lampung Barat untuk membangun persahabatan dengan peserta dari seluruh Indonesia sekaligus belajar mengenai keberagaman.

“Bangun persahabatan dengan Pramuka dari seluruh penjuru Indonesia dan manfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebanyak-banyaknya,” katanya.

Selain itu, Nukman juga berpesan agar peserta tidak menjadikan Jamnas hanya sebagai kegiatan yang menyenangkan, tetapi mampu mengambil berbagai pelajaran yang berguna setelah kembali ke Lampung Barat.

“Jangan hanya pulang membawa cerita tentang kemeriahan Jambore Nasional, tetapi pulanglah dengan membawa ilmu, pengalaman, keterampilan, persahabatan dan karakter yang semakin kuat,” ujarnya.

Ia menilai generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan Kabupaten Lampung Barat dan Indonesia. Karena itu, para peserta didorong untuk terus belajar, berkreasi dan berinovasi dengan kegiatan yang positif.

“Kalian adalah bagian dari generasi muda yang akan menentukan wajah Kabupaten Lampung Barat dan Indonesia di masa yang akan datang. Teruslah belajar, teruslah berkreasi, teruslah berinovasi dan jangan takut mencoba hal-hal baru yang positif,” Pungkasnya.(nsr)

Bupati Parosil Terima LPM Award 2026, Dinilai Konsisten Dukung Pemberdayaan Desa

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menerima LPM Award 2026 dalam kategori Dukungan terhadap Pemberdayaan Masyarakat Desa Mandiri Indonesia Maju.

Penghargaan itu diberikan Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (DPP LPM) Republik Indonesia pada acara rangkaian HUT ke-26 LPM RI, pengukuhan Pengurus DPP LPM RI periode 2026–2031, dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Gedung Merdeka, Bandung, Jumat malam, (7/8/2026).

Ketua Umum DPP LPM RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, menyerahkan penghargaan tersebut di hadapan peserta Rakernas yang turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Bupati Parosil menerima penghargaan itu tidak hanya sebagai Bupati Lampung Barat, tetapi juga sebagai Ketua DPD LPM Kabupaten Lampung Barat.

Ia didampingi Sekretaris dan Bendahara DPD LPM Lampung Barat serta perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon Kabupaten Lampung Barat.

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai memiliki komitmen, dukungan, serta kerja sama dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat desa dan kelurahan.

Sebelumnya, melalui surat bernomor 048/A/DPP-LPM/VII/2026 tertanggal 20 Juli 2026, DPP LPM RI mengundang Bupati Lampung Barat untuk menghadiri acara sekaligus menerima penghargaan tersebut.

Usai menerima penghargaan, Parosil mengatakan apresiasi itu menjadi pengakuan terhadap kerja kolektif pemerintah daerah bersama LPM, pemerintah pekon, dan masyarakat dalam membangun desa.

“Penghargaan ini bukan milik saya pribadi ataupun pemerintah daerah semata. Ini adalah hasil kerja bersama seluruh elemen, mulai dari LPM, aparatur pekon hingga masyarakat yang selama ini bergotong royong membangun Lampung Barat,” ujarnya.

“Kami meyakini bahwa pembangunan yang berkelanjutan harus dimulai dari desa yang kuat dan masyarakat yang berdaya,” imbuhnya.

Menurut Parosil, pemberdayaan masyarakat tetap menjadi salah satu fokus pembangunan di Lampung Barat.

Pemerintah daerah, kata Parosil, akan terus memperkuat kolaborasi dengan LPM di setiap pekon agar program-program pemberdayaan mampu meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus mendorong kemandirian desa.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat sinergi. Ke depan kami ingin memastikan setiap program pemberdayaan benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan melahirkan desa-desa yang semakin mandiri, maju, dan berdaya saing,” pungkasnya.(Andri)

Wabup Lampung Barat Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Universitas Tulang Bawang

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Wakil Bupati (Wabup) Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin, menerima audiensi Rektor Universitas Tulang Bawang (UTB) Lampung, Prof. Dr. Ir. Sarono, M.Si., di Ruang Rapat Pesagi, Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Barat, Rabu, (5/8/2026).

Dalam pertemuan itu, Mad Hasnurin didampingi Asisten I Setdakab Lampung Barat, perwakilan Dinas Pendidikan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM), serta Bagian Tata Pemerintahan (Tapem).

Rektor UTB Lampung, Prof. Dr. Ir. Sarono, M.Si., menyampaikan bahwa kampus yang dipimpinnya terus berkembang dengan memiliki tujuh program studi yang telah terakreditasi.

Program studi tersebut meliputi Farmasi, Ilmu Komunikasi, Administrasi Bisnis, Administrasi Publik, Ilmu Hukum, Peternakan, dan Teknik Industri.

Menurut Sarono, Universitas Tulang Bawang tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan pendidikan, tetapi juga mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia mengatakan kampusnya menawarkan biaya kuliah yang terjangkau dengan kualitas pendidikan yang telah didukung akreditasi baik dan unggul.

“Kami ingin menjadi mitra pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda di Lampung Barat, melalui pendidikan yang berkualitas dengan biaya yang terjangkau,” kata Sarono.

Atas kehadiran Rektor UTB, Wabup Mad Hasnurin menyambut baik tawaran kerja sama tersebut.

Wabup berharap kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan Universitas Tulang Bawang Lampung dapat segera direalisasikan.

Menurut Mad Hasnurin, masyarakat Lampung Barat perlu mendapatkan keyakinan bahwa Universitas Tulang Bawang mampu menjadi pilihan untuk menempuh pendidikan tinggi yang berkualitas dengan biaya yang terjangkau dan memiliki status akreditasi unggul.

“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Lampung Barat, terutama dalam membuka akses pendidikan tinggi yang berkualitas bagi generasi muda,” ujarnya.(nsr)

Bupati Parosil Pimpin Rapat Pemantapan, Tekankan Khidmat dan Semarak Peringatan HUT ke-81 RI di Lampung Barat

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus memimpin rapat pemantapan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUD) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) tingkat Kabupaten Beguai Jejama, di Aula Kagungan Setdakab, Senin (03/08/2026).

Rapat dihadiri Wakil Bupati Mad Hasnurin, Sekrataris Daerah (SEKDA) Nukman, pihak Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA), Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, camat, dan instansi vertikal. Fokus pembahasan mengerucut pada teknis pelaksanaan upacara, pengamanan, hingga semarak kemerdekaan di tengah masyarakat.

Berdasarkan hasil rapat, upacara peringatan HUT ke-81 RI tingkat Kabupaten Lampung Barat akan dilaksanakan di Gor Ajisaka Sekuting Terpadu, Pekon Watas, Kecamatan Balik Bukit. Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus ditunjuk sebagai inspektur upacara. Sementara perwira upacara dari pihak Kodim 0422/LB dan pembaca teks Proklamasi akan disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Edi Novial.

Jadwal teknis juga telah ditetapkan. Sabtu pagi akan digelar geladi kotor dilanjutkan geladi bersih. Pada malam minggu akan dilaksanakan pengukuhan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) Lampung Barat.

“Saya menekankan kepada seluruh peserta upacara untuk hadir semua saat pelaksanaan geladi. Kedisiplinan saat latihan adalah kunci kekhidmatan saat hari H,” tegas Bupati.

Bupati Lampung Barat meminta pihak Kodim 0422/LB memastikan kembali seluruh persiapan pengibaran Sang Saka Merah Putih, mulai dari kondisi tiang, tali, hingga prosesi pengibaran agar berjalan khidmat.

Pengibaran bendera tingkat kabupaten Lampung Barat dijadwalkan dimulai tepat pukul 07.00 WIB. Parosil Mabsus meminta seluruh peserta sudah hadir 15 menit sebelum upacara dimulai.

Selain itu, unsur kesehatan juga diminta siaga penuh. “Dari pihak kesehatan hari itu harus siap siaga semua dan bekerja semua demi suksesnya peringatan HUT RI ke-81,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut Bupati Lampung Barat juga menyoroti masih banyaknya rumah warga yang belum memasang bendera Merah Putih hingga awal Agustus.

“Saya minta kepada masing-masing camat untuk melakukan koordinasi kepada seluruh peratin agar mensosialisasikan kepada masyarakat untuk memasang bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 RI ini,” pintanya.

Bupati Lampung Barat juga menekankan, kemerdekaan harus diisi dengan kegiatan yang meriah namun tetap bermarwah dan mendidik. Ia meminta kegiatan perlombaan di tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga pekon mengutamakan nilai positif.

“Jangan sampai perlombaan mengundang gelak tawa namun sekaligus menjadi tawa bagi masyarakat luas karena perlombaannya mengandung unsur negatif. Adakanlah perlombaan yang positif seperti permainan tradisional,” ujarnya.

“Mari sama-sama kita meriahkan HUT RI ini dengan meriah namun tetap bermarwah positif,” pungkas Parosil.

Usai upacara tingkat kabupaten Lampung Barat, peserta tidak langsung membubarkan diri. Panitia menyiapkan sejumlah penampilan seni sebelum menyaksikan bersama pengibaran Sang Saka Merah Putih di Istana Negara secara virtual.

Penampilan yang disiapkan antara lain tari Nyambai, solosong, drum band, atraksi silat, dan penampilan siswa SDN Way Mengaku. Setelahnya acara dilanjutkan sesuai rundown tahunan pemerintah daerah.

Dengan pemantapan ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menargetkan peringatan HUT ke-81 RI tahun ini berjalan khidmat, aman, dan mampu menumbuhkan semangat nasionalisme serta kebersamaan di seluruh lapisan masyarakat.(nsr)

 

Bupati Lampung Barat Ajak Jadikan Semangat Maulid Sebagai Energi Membangun Daerah.

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menghadiri Tabligh Akbar Dzikir Manaqib Menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW, Santunan, Tasyakuran, dan Temu Alumni Haji di Pondok Pesantren Al-Hasyimiah, Kecamatan Air Hitam, Rabu (29/07/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Mad Hasnurin, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Camat, pimpinan pondok pesantren, serta ratusan masyarakat dan alumni haji.

Dalam sambutannya, Parosil menegaskan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar seremonial tahunan. Momentum ini harus menjadi pengingat untuk kembali meneladani akhlak Rasulullah SAW yang penuh kasih sayang, kejujuran, amanah, kerja keras, serta kepedulian terhadap sesama.

“Rasulullah mengajarkan bahwa sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling bermanfaat bagi orang lain. Oleh karena itu, kegiatan santunan hari ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial yang sangat mulia,” ujar Bupati.

Ia berharap santunan tersebut menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang berkontribusi dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Bupati Lampung Barat juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya temu alumni haji. Menurutnya, silaturahmi ini penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah.

“Saya berharap para alumni haji dapat menjadi teladan di tengah masyarakat. Jaga kemabruran haji melalui akhlak, keteladanan, dan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” kata Parosil.

“Kegiatan dzikir dan manaqib yang digelar ini sebagai ikhtiar batin untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT di tengah berbagai tantangan agar kita diberi perlindungan, kedamaian, keberkahan rezeki, kesehatan, serta dijauhkan dari musibah, bencana, dan perpecahan,” harapnya.

Dengan mengusung tema doa untuk negeri “Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur”, Bupati Lampung Barat menekankan bahwa cita-cita negeri yang baik, aman, damai dan makmur tidak hanya diwujudkan lewat pembangunan fisik, namun pembangunan juga harus diiringi penguatan akhlak, nilai-nilai keagamaan, persatuan, dan kepedulian sosial.

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, kata dia, berkomitmen menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan karakter masyarakat yang religius, harmonis, dan berbudaya.

“Kami meyakini kemajuan daerah akan semakin kokoh apabila dibangun di atas pondasi iman, ilmu, persatuan, dan gotong royong,” tegasnya.

Di akhir sambutan, Bupati Lampung Barat mengajak seluruh masyarakat menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan dan mendukung pembangunan sesuai peran masing-masing.

“Mari kita jadikan semangat meneladani Rasulullah SAW sebagai energi untuk membangun Lampung Barat yang HEBAT dan SETIA, menuju masyarakat yang maju, sejahtera, religius, dan berakhlakul karimah,” pungkasnya.(andri)

Sekda Nukman Ajak Perkuat Kolaborasi Wujudkan Lampung Barat sebagai Coffee Hub Robusta Nasional

LAMBAR -(deklarasinews.com)-  Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terus memperkuat komitmennya dalam mengembangkan sektor perkebunan kopi sebagai motor penggerak perekonomian daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Ekspose Program Strategi Pengembangan Ekosistem Kopi Robusta Tahun 2026–2030 yang digelar di Ruang Rapat Pesagi Setdakab, Selasa (28/07/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Barat, Drs. Nukman, M.M., tersebut dihadiri Direktur PT Pesagi Mandiri (Perseroda), Alamsyah HR, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, para kepala perangkat daerah, serta camat se-Kabupaten Lampung Barat.

Ekspose ini menjadi forum untuk memaparkan arah kebijakan strategis dalam membangun ekosistem kopi robusta yang terintegrasi. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat kemitraan antara pemerintah, BUMD, petani, pelaku usaha, dan dunia industri sehingga dapat meningkatkan daya saing kopi Lampung Barat sekaligus mewujudkan daerah ini sebagai coffee hub robusta nasional.

Dalam paparannya, Direktur PT Pesagi Mandiri (Perseroda), Alamsyah HR, menjelaskan bahwa Lampung Barat merupakan salah satu sentra kopi robusta terbesar di Indonesia. Saat ini terdapat sekitar 36 ribu petani kopi yang mengelola lahan seluas kurang lebih 54 ribu hektare dengan total produksi mencapai sekitar 63 ribu ton per tahun.

Menurutnya, kopi tidak hanya menjadi komoditas unggulan daerah, tetapi juga menjadi penopang utama perekonomian masyarakat Lampung Barat.

“Kopi bukan sekadar komoditas, tetapi merupakan identitas dan masa depan ekonomi masyarakat Lampung Barat. Karena itu, kami ingin menjadikan Lampung Barat sebagai pusat kolaborasi dan rujukan kopi robusta Indonesia,” ujar Alamsyah.

Meski memiliki potensi yang besar, Alamsyah mengungkapkan masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diselesaikan, di antaranya belum terintegrasinya data petani kopi, belum tersedianya sistem traceability atau ketertelusuran produk kopi daerah, terbatasnya kemitraan dengan industri, serta belum optimalnya nilai tambah yang diterima petani maupun pemerintah daerah.

Melalui Program Strategi Pengembangan Ekosistem Kopi Robusta Tahun 2026–2030, PT Pesagi Mandiri bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menargetkan peningkatan kesejahteraan petani, produktivitas dan kualitas kopi yang semakin baik, masuknya investasi industri pengolahan kopi, serta meningkatnya aktivitas ekonomi daerah. Program tersebut juga diharapkan semakin memperkuat posisi Lampung Barat sebagai Kabupaten Kopi Nasional.

Dengan dukungan kebijakan pemerintah daerah dan sinergi seluruh pemangku kepentingan, Lampung Barat dinilai memiliki peluang besar menjadi model pengembangan kopi rakyat yang terintegrasi, berdaya saing tinggi, sekaligus menjadi coffee hub robusta nasional yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat perekonomian daerah.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Lampung Barat, Drs. Nukman, M.M., menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan kopi robusta tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja. Menurutnya, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, BUMD, petani, akademisi, pelaku usaha, hingga dunia industri agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat

“Kegiatan hari ini merupakan langkah bersama untuk membangun ekosistem kopi Lampung Barat yang terintegrasi, berkelanjutan, serta memberikan manfaat bagi para petani, masyarakat, dan daerah. Upaya ini tentu memerlukan kolaborasi dari semua pihak,” kata Nukman.

Ia juga menyoroti pentingnya memperkuat identitas kopi asal Lampung Barat agar semakin dikenal di tingkat nasional. Selama ini masyarakat lebih mengenal istilah “Kopi Lampung”, tetapi sebagian besar produksi kopi robusta berasal dari Kabupaten Lampung Barat.

“Kebanyakan orang luar hanya tahu Kopi Lampung, tetapi produksi terbesarnya berasal dari Lampung Barat. Bagaimana caranya agar seluruh Indonesia mengenal identitas kita sebagai Kopi Lampung Barat, salah satunya melalui penguatan branding, penggunaan logo Lampung Barat, dan promosi yang berkelanjutan. Kopi adalah identitas Lampung Barat yang harus terus kita gaungkan,” tegasnya.

Nukman berharap Program Pengembangan Ekosistem Kopi Robusta Lampung Barat Tahun 2026–2030 mampu menjadi langkah strategis dalam mengintegrasikan petani, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, PT Pesagi Mandiri (Perseroda), serta dunia industri ke dalam satu ekosistem kopi yang berkelanjutan.

Melalui kolaborasi yang kuat, Lampung Barat diyakini mampu memperkuat posisinya sebagai pusat pengembangan kopi robusta Indonesia sekaligus menghadirkan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.(andri)