Bupati Lambar Hadiri Pelepasan Siswa SMKN 1 Liwa: Lulusan SMK Harus Punya Kompetensi, Kreativitas, dan Karakter

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menghadiri Pelepasan Siswa-Siswi Angkatan ke-20 SMKN 1 Liwa Tahun Ajaran 2025/2026, di GOR Ajisaka Sekuting Terpadu, Kecamatan Balik Bukit, Rabu (6/5/2026).

Acara pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru. Hadir mendampingi Bupati, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pirwan, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Camat, Kepala SMKN 1 Liwa, dewan guru serta ratusan orang tua wali murid.

Dalam sambutannya, Bupati Parosil Mabsus menyampaikan selamat kepada seluruh siswa yang telah menuntaskan pendidikan di SMKN 1 Liwa. Ia menegaskan pelepasan ini bukanlah akhir, melainkan titik awal perjalanan baru.

“Hari ini merupakan momen yang sangat istimewa, bukan hanya bagi para siswa, tetapi juga bagi para orang tua dan seluruh civitas SMKN 1 Liwa. Setelah melalui proses pendidikan yang penuh perjuangan, kerja keras, serta dedikasi, hari ini menjadi titik awal bagi anak-anakku sekalian untuk melangkah ke jenjang kehidupan berikutnya,” ujar Parosil.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Parosil Mabsus mengucapkan selamat kepada seluruh siswa-siswi Angkatan ke-20. “Ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam menggapai cita-cita dan masa depan,” tegasnya.

Bupati menekankan, sebagai lulusan sekolah kejuruan, para siswa telah memiliki bekal keterampilan yang sangat berharga. “Dunia saat ini membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi, kreativitas, dan karakter yang kuat. Oleh karena itu, saya berpesan agar kalian terus mengembangkan diri, tidak mudah menyerah, dan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran serta tanggung jawab,” kata Parosil.

Ia menyebut lulusan SMKN 1 Liwa adalah generasi penerus yang akan membawa kemajuan bagi Lampung Barat. “Dimanapun kalian berada nantinya, jagalah nama baik sekolah, keluarga, dan daerah. Tunjukkan bahwa lulusan SMKN 1 Liwa mampu bersaing dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” pesannya.

Kepada para orang tua, Bupati menyampaikan terima kasih atas dukungan dan doa yang tiada henti bagi putra-putrinya. Ia juga mengapresiasi dedikasi para guru. “Terima kasih kepada para guru yang telah dengan penuh kesabaran dan keikhlasan mendidik serta membimbing para siswa hingga sampai pada titik ini,” ucapnya.

Parosil menegaskan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pendidikan kejuruan. “Agar mampu mencetak generasi yang siap kerja, berwirausaha, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” tutup Bupati.(andri)

Musorkab IV, Bupati Parosil: Harus Menjadi Momentum Kebangkitan Olahraga Bukan Hanya Seremonial

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menegaskan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) IV Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Lampung Barat bukan sekadar agenda seremonial. Ia meminta forum tersebut benar-benar menjadi arah kebangkitan olahraga di Bumi Sekala Bekhak.

Penegasan itu disampaikan Parosil saat membuka Musorkab IV Koni Lampung Barat di Lamban Pancasila, Kecamatan Balik Bukit, Rabu (06/05. Musorkab dihadiri jajaran pengurus Koni Provinsi Lampung yang dipimpin ketua wakil I Margono Tarmujdi, jajaran pengurus Koni dan ketua beserta jajaran pengurus cabang (pengcab) olahraga se-Lampung Barat.

“Lakukan Musorkab ini dengan sebaik-baiknya. Kumpulkan ide, masukan, gagasan agar hasilnya maksimal. Jadikan Koni ini rumah kita bersama untuk memajukan olahraga di Lampung Barat,” tegas Parosil yang juga Ketua Umum Koni Lampung Barat.

Parosil Mabsus meminta siapapun yang terpilih sebagai Ketua Umum Koni Lampung Barat periode 2026–2030 agar segera berbenah. Ia menyoroti masih adanya Pengcab yang belum aktif. “Ke depan tugas saudara-saudara, Pengcab yang belum aktif agar segera digerakkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua I Koni Provinsi Lampung Margono Tarmujdi yang mewakili Ketua Koni Lampung Taufik Hidayat, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan musorkab yang tepat waktu.

Ia menekankan Musorkab harus menjadi momentum kebangkitan olahraga, bukan sekadar seremoni. “Tujuannya memilih dan menetapkan ketua umum periode 2026–2030, sekaligus mengevaluasi pelaksanaan kegiatan sebelumnya, lalu menyusun program empat tahun ke depan,” kata Margono.

Margono berharap ketua Koni Lampung Barat terpilih dapat mengemban amanah dan berpartisipasi memajukan olahraga di Lampung, khususnya Lampung Barat.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Musorkab IV Vicky Andrias Fiqrullah berharap musorkab ini menghasilkan keputusan terbaik untuk memajukan olahraga di Lampung Barat.

Musorkab IV Koni Lampung Barat resmi dibuka langsung oleh Bupati Parosil Mabsus.(andri)

Rakor Triwulan I, Bupati Lambar Ajak OPD Kompak Optimalkan Potensi

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi Kinerja Triwulan I Tahun Anggaran 2026 di Aula Kagungan Setdakab, Senin (4/5).

Rakor ini digelar untuk mengukur sejauh mana capaian program dan kegiatan yang sudah dijalankan seluruh perangkat daerah di lingkungan Kabupaten Lampung Barat.

Turut hadir dalam rakor tersebut Wakil Bupati Mad Hasnurin, Sekretaris Daerah Nukman, para Asisten, Staf Ahli Bupati, seluruh Kepala Perangkat Daerah, serta Camat se-Kabupaten Lampung Barat.

Dalam arahannya, Bupati Lampung Barat menegaskan bahwa evaluasi ini penting untuk memastikan semua program prioritas daerah berjalan sesuai target. Ia meminta setiap OPD memaparkan progres kinerja serta kendala yang dihadapi di lapangan.

Berbagai capaian mengemuka dalam forum tersebut. Namun di sisi lain, sejumlah kendala dan tantangan di lapangan juga tak luput dari evaluasi. Kendati demikian, secara keseluruhan, tidak terdapat kendala yang bersifat krusial yang menghambat jalannya roda pemerintahan dan pembangunan.

Bupati Lampung Barat juga menyinggung tantangan fiskal daerah, menyusul adanya kebijakan pengurangan transfer dari Pemerintah Pusat. Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi pemerintah daerah untuk mengurangi program maupun pelayanan yang menyentuh langsung kepada kepentingan masyarakat.

Untuk itu, Parosil Mabsus menegaskan agar seluruh OPD proaktif. “Mari bersama-sama mengoptimalkan apa yang kita miliki, keluarkan ide, gagasan, pemikiran, kemampuan, dan kerja sama untuk mewujudkan Lampung Barat yang Hebat dan Sejahtera,” tegas Parosil Mabsus.

Menutup arahannya, Bupati Lampung Barat meminta seluruh perangkat daerah menindaklanjuti catatan yang muncul dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Kinerja Triwulan I tersebut.

“Saya minta apa yang menjadi catatan tadi agar ditindaklanjuti dan dilaksanakan, untuk menjadi pertanggungjawaban pada Rakor Evaluasi mendatang,” tutup Parosil Mabsus.(andri)

Dorong Pengelolaan Informasi Mandiri dan Kreatif, Diskominfo Lambar Sosialisasi KIM ke Kecamatan dan Puskesmas

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lampung Barat menggelar sosialisasi penguatan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kecamatan dan Puskesmas, Kamis (30/4).

Sosialisasi diikuti perwakilan staf kecamatan dan puskesmas. Kepala Dinas Kominfo Lampung Barat Burlianto Eka Putra, melalui Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik (KIP) Ansori,p mengatakan kegiatan ini bertujuan mendorong puskesmas dan kecamatan membentuk dan mengaktifkan KIM.

“Tujuannya untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, serta memberdayakan masyarakat dalam mengelola informasi,” ujar Ansori.

Menurut Ansori, KIM berperan penting dalam menjembatani aliran informasi dari pemerintah ke masyarakat dan sebaliknya.

“Saat ini kita berencana akan membentuk KIM tingkat kecamatan melalui kecamatan dan puskesmas karena keduanya paling dekat dengan masyarakat. Makanya kita dorong bentuk KIM,” katanya.

Ke depan, pembentukan KIM akan dilanjutkan hingga tingkat pekon. “Nantinya KIM akan meliputi unsur kecamatan, puskesmas, dan masyarakat. Tugasnya mewujudkan masyarakat yang aktif, peduli, peka, dan memahami informasi,” jelas Ansori.

Melalui metode diskusi antar anggota, KIM diharapkan mampu memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan untuk kepentingan pribadi, kelompok, masyarakat, dan bangsa.

Ansori menambahkan, KIM memiliki peran strategis dalam penyebaran informasi, baik dari pemerintah ke masyarakat maupun antarmasyarakat, termasuk membahas isu yang sedang berkembang.

“Target tahun ini setiap kecamatan terbentuk KIM. Kita akan dampingi pembentukannya, termasuk pelatihan pembuatan konten,” paparnya.

Sementara Camat Belalau, Hidayatullah, menyatakan pihaknya siap mendukung penuh pembentukan KIM di wilayahnya.

“Kami di kecamatan siap fasilitasi pembentukan KIM. Ini penting agar informasi pembangunan dan layanan ke masyarakat tidak tersumbat,” tegasnya.

Ia berharap keberadaan KIM dapat menekan penyebaran berita hoaks. “Semoga dengan adanya KIM, berita hoaks bisa kita tekan sehingga masyarakat tidak mendapat informasi yang salah,” pungkasnya.(andri)

Pemkab Lampung Barat Lepas Tiga ASN Purna Bhakti, Bupati Parosil Apresiasi Dedikasi Puluhan Tahun

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggelar acara penyerahan piagam penghargaan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang memasuki masa purna bhakti.

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Intan Muda Ranau, Pekon Suka Banjar, Kecamatan Lumbok Seminung, Rabu (29/4/2026).

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, Ketua TP-PKK, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, serta para camat di lingkungan Pemkab Lampung Barat.

Adapun ASN yang memasuki masa purna tugas yakni Kamaludin, S.T., Religius Helman, S.P., M.M., serta Herman Efendi, S.H., yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun di lingkungan pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus doa bersama atas pengabdian para ASN yang telah menyelesaikan masa tugasnya.

“Kita di sini doa bersama, tasyakuran karena memang seperti Pak Kamal, Pak Religius, Pak Herman ini sudah mendedikasikan dirinya, ada yang sampai 37 tahun, ada yang 35 tahun, dalam rangka pengabdian sebagai pengayom di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat,” ujar Parosil.

Ia juga menuturkan bahwa perjalanan karier para ASN tersebut merupakan bagian dari takdir dan kehendak Tuhan, yang patut disyukuri.

“Hari ini kita sengaja diundang oleh Pak Kamaludin sebagai wujud syukur. Mungkin tidak pernah terbayangkan sebelumnya akan menjadi pegawai negeri, namun ini adalah garisan,” ungkapnya.

“Ketika Allah sudah berkehendak, tidak ada satu pun yang bisa menghalanginya,” lanjutnya.

Bupati Parosil turut mengapresiasi dedikasi dan loyalitas para ASN hingga memasuki masa purna tugas dengan kondisi sehat dan penuh rasa syukur.

“Alhamdulillah kita bersyukur atas pengabdiannya di Kabupaten Lampung Barat hingga purna tugas,” ucapnya.

“Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, serta perlindungan, sehingga sampai akhir masa tugas masih diberi kesempatan untuk berpamitan, bercengkrama, dan melakukan napak tilas,”pungkasnya.

Acara ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan serta suasana penuh kehangatan sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian para ASN kepada daerah.(andri)

Cakupan BPJS Lampung Barat Turun, Pemkab Siapkan Langkah Percepatan Keaktifan Peserta

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) terus berupaya meningkatkan cakupan dan keaktifan peserta jaminan kesehatan.

Hal itu dibahas melalui audiensi antara Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, dengan Kepala BPJS Kesehatan Lampung Barat Cabang Kotabumi, Desnita Adelina, di Lamban Dinas Bupati, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit pada Rabu (29/4/2026) pagi.

Dalam pertemuan tersebut, Desnita Adelina mengungkapkan bahwa cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan di Lampung Barat mengalami penurunan.

Per 1 April 2026, cakupan tercatat sebesar 89,20 persen, turun dari sebelumnya 89,90 persen. Penurunan ini dipengaruhi oleh bertambahnya jumlah penduduk sebanyak 1.973 jiwa pada semester II tahun 2025.

“Peningkatan jumlah penduduk ini sebagian besar berasal dari pendatang musiman saat musim panen kopi. Setelah panen selesai, mereka kembali keluar daerah, sehingga memengaruhi data cakupan,” jelas Desnita.

Selain cakupan, tingkat keaktifan peserta juga masih rendah. Saat ini, keaktifan peserta berada di angka 59,6 persen, turun dari sebelumnya 59,9 persen.

Angka ini masih jauh dari target nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), yakni minimal 80 persen keaktifan dan 98 persen cakupan kepesertaan.

“Jika dihitung, masih terdapat kekurangan sekitar 64.461 jiwa untuk mencapai target cakupan yang ditetapkan. Ini menjadi pekerjaan besar yang harus diselesaikan pada 2026,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Parosil Mabsus menegaskan bahwa kondisi ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditindaklanjuti secara bersama lintas instansi.

“Dalam waktu dekat, kita akan mengundang BPJS, BPS, serta seluruh kepala OPD untuk merumuskan langkah konkret. Kita harus menyamakan persepsi dan tidak saling menyalahkan, terutama dalam menangani keluhan masyarakat yang sering muncul di puskesmas maupun rumah sakit,” ujar Parosil.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, meskipun berbagai keterbatasan seperti anggaran, SDM, dan kewenangan masih menjadi tantangan, pelayanan yang optimal tetap harus menjadi prioritas.

Parosil mengakui bahwa keterbatasan fiskal daerah menjadi salah satu kendala dalam pembiayaan program kesehatan.

Kabupaten Lampung Barat masih bergantung pada dukungan pemerintah pusat, sementara kebutuhan pembangunan lain seperti pendidikan dan infrastruktur juga mendesak.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bersama BPJS Kesehatan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendataan dan keaktifan peserta dan memperkuat koordinasi lintas instansi, termasuk BPS dan OPD terkait.(andri)

Wabup Mad Hasnurin Soal ASWAKADA: Tujuan dan Harapan untuk Sinergi dan Pelayanan Publik Lebih Baik

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Wakil Bupati (Wabup) Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin ikuti bimbingan teknis dan silaturahmi Asosiasi Wakil Kepala Daerah Indonesia (ASWAKADA) tahun 2026 yang digelar di Hotel Golden Boutique, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan dua hari, 27 hingga 28 April 2026, yang berfokus pada penguatan sinergi, kolaborasi, dan kewenangan wakil kepala daerah.

Dengan tema acara “Mempererat Silaturahmi, Menguatkan Sinergi Wakil Kepala Daerah untuk Indonesia yang Harmonis dan Berkemajuan” ini dihadiri perwakilan kepala daerah dari seluruh Indonesia, termasuk Wabup Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurun.

Kegiatan bimtek ini dibuka oleh Prof. (H.C.) Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si., CGRE, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri.

Wabup Mad Hasnurin menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi dan koordinasi antarwakil kepala daerah agar tercipta kolaborasi pemerintahan yang harmonis.

Selain itu, bimtek ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui penguatan kompetensi dan pengetahuan dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Forum ini menjadi ruang strategis untuk berbagi pengalaman, gagasan, serta inovasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya peran ASWAKADA sebagai wadah resmi dalam memperjuangkan hak dan kewenangan wakil kepala daerah dalam sistem pemerintahan.

Lebih lanjut, Mad Hasnurin berharap hasil dari kegiatan ini dapat berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah.

Selain itu, forum ini diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan daerah melalui strategi yang tepat dan terukur.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah juga harus semakin kuat agar kebijakan nasional dapat berjalan efektif,” tambahnya.

Mad Hasnurin menutup dengan harapan terciptanya kepemimpinan yang kolaboratif dan inklusif guna menyatukan langkah menuju visi Indonesia Emas 2045.(andri)

PMI Lampung Barat Audiensi dengan Bupati, Paparkan Program dan Ajukan Unit Mobil Donor Darah

LAMBAR -(deklarasinews.com)- ‎Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus menerima audiensi pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lampung Barat di Rumah Dinas, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Senin (27/4).

Audiensi dipimpin Ketua PMI Lampung Barat, Edi Novial didampingi jajaran pengurus. Dalam pertemuan tersebut, Ketua PMI memaparkan program kerja 2026 serta mengajukan bantuan unit mobil donor darah.

Edi Novial menjelaskan, beberapa program prioritas tahun ini meliputi donor darah dan pengecekan golongan darah yang bekerjasama dengan Kejaksaan, Kementerian Agama, dan MAN 1 Liwa.

Ia mengatakan tujuan pihaknya mengadakan program pengecekan golongan darah, salah satunya agar ketika ada masyarakat yang membutuhkan bisa langsung menghubungi pendonor yang bersangkutan.

“Kita lakukan pengecekan golongan darah, kemudian dihimpun data informasi pribadi lalu disebar di kecamatan-kecamatan agar jika ada masyarakat yang membutuhkan darah bisa dicek dari database kecamatan,” paparnya.

Terkait program jangka panjang, Edi Novial mengatakan pihaknya berencana akan membuat unit donor darah di Markas PMI Lampung Barat. Hal itu menyusul banyaknya masyarakat yang kerap mengajukan permohonan darah ke PMI.

Sehubungan dengan rencana tersebut, Edi Novial menyampaikan masih terkendala unit mobil yang belum ada. Ia berharap Pemerintah Daerah dapat menghibahkan salah satu unit mobil untuk mendukung misi kemanusiaan tersebut.

Menanggapi hal itu, Bupati Lampung Barat yang juga Pembina PMI mengatakan pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu pengajuan tersebut. Prinsipnya Pemerintah Daerah mendukung kegiatan kemanusiaan tersebut.(andri)

Bupati Parosil Hadiri Musda XI Golkar Lambar, Tekankan Soliditas dan Dukung Gerakan Lampung Menanam

‎LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Lampung Barat Tahun 2026 di Lamban Pancasila, Kecamatan Balik Bukit, Senin (27/4).

Kegiatan turut dihadiri Ketua Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Lampung, Hanan A. Rozak, Forum koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua dan jajaran pengurus DPD Golkar Lampung Barat, Pimpinan Partai Politik, tokoh masyarakat, serta seluruh peserta Musda.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Barat menegaskan bahwa Musyawarah Daerah ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan sebuah momentum strategis yang sangat menentukan arah perjalanan dan masa depan Partai Golkar di Kabupaten Lampung Barat.

“Dalam forum ini, kita tidak hanya memilih kepemimpinan baru, tetapi juga merumuskan langkah-langkah besar yang akan menjadi pedoman perjuangan ke depan,” ujar Parosil.

Bupati Lampung Barat menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas di internal partai. Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks baik di bidang ekonomi, sosial, maupun infrastruktur, sehingga dibutuhkan organisasi yang kuat, kader yang militan, serta kepemimpinan yang visioner dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa Partai Golkar tetap menjadi kekuatan politik yang tidak hanya besar secara struktur, tetapi juga kuat dalam pengabdian dan nyata dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kekompakan, loyalitas, serta semangat kebersamaan harus terus kita pelihara sebagai fondasi utama dalam menjalankan roda organisasi,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh peserta Musda untuk menjadikan forum ini sebagai ajang musyawarah yang sehat, demokratis, dan penuh kedewasaan. “Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar dalam dinamika organisasi, namun harus disikapi dengan bijak, mengedepankan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” tambah Parosil.

Kepala daerah dua periode itu, berharap melalui Musda ini akan lahir kepengurusan baru yang tidak hanya solid secara internal, tetapi juga mampu menghadirkan program-program kerja yang inovatif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

“Kepengurusan yang mampu turun langsung ke lapangan, mendengar aspirasi rakyat, serta menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah,” ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, lanjut Parosil, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Partai Golkar atas kontribusi dan dukungannya dalam pelaksanaan berbagai program pembangunan daerah.

“Sinergi yang telah terjalin selama ini, baik di bidang infrastruktur, sosial, maupun ekonomi, merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah dan partai politik sangat penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Ke depan, kami berharap kerja sama ini dapat terus ditingkatkan,” jelasnya.

Sementara, ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Hanan A. Rozak mengatakan digelarnya Musda untuk menumbuhkan jati diri Golkar, sesuai dengan tugas dan karya para pengurus untuk berbuat semaksimal mungkit demi kemajuan suatu daerah.

Ia menjelaskan, forum ini digelar dengan tiga tujuan utama. Pertama, melakukan evaluasi terhadap kepengurusan sebelumnya. Kedua, memetakan dan merumuskan program kerja strategis DPD Golkar Lampung Barat untuk lima tahun ke depan. Ketiga, memilih Ketua DPD Golkar Kabupaten Lampung Barat periode 2026-2031.

Hanan berpesan kepada pengurus Golkar Lampung Barat setelah dilakukan Musda untuk meluncurkan program yang dapat berdampak langsung terhadap masyarakat.

Sebagai rangkaian Musda XI, dilakukan penanaman pohon di Pelataran Gedung Pancasila oleh Bupati Lampung Barat, Ketua DPD Partai Golkar Lampung dan Forkopimda.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Hanan A. Rozak, dalam arahannya memperkenalkan program “Lampung Menanam” sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Program Lampung Menanam, kata Hanan, digerakkan untuk menjawab antisipasi terjadinya bencana alam. “Sebagai akibat bencana alam disebabkan pengerusakan alam salah satunya melalui penebangan pohon,” ujarnya.

“Kita merespon dengan menggerakkan program Lampung Menanam. Harapannya program ini dapat ditularkan kepada seluruh lapisan baik dari organisasi maupun masyarakat,” tambah Hanan.

Bupati Parosil menyambut baik program tersebut dan menyebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Lampung Barat dalam mitigasi bencana dan penghijauan.

“Pemerintah daerah senantiasa membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan seluruh elemen, termasuk Partai Golkar, dalam rangka membangun Lampung Barat yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tutup Bupati.

Musda XI Golkar Lambar mengusung tema “Golkar Solid, Indonesia Maju, Suara Rakyat Suara Golkar” Agenda dilanjutkan dengan sidang pleno pemilihan ketua dan penyusunan program kerja periode 2026-2031.(andri)

Pemkab Lambar Tegaskan Komitmen Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik di Hari Otda Ke 30

LAMBAR -(deklarasinews.com)-  Pemerintah Kabupaten Lampung menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30, bertempat di halaman Kantor Bupati, Senin 27 April 2026.

Upacara diikuti Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah (Sekda) Nukman, Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, Camat, Polri, TNI dan instansi Vertical.

Perayaan diawali dengan pembacaan sejarah singkat otonomi daerah oleh Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangun M. Danang Harisuseno.

Bupati Lampung Barat membacakan amanat Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, ia menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah untuk mempercepat pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Parosil Mabsus mengatakan, peringatan Otda kali ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”. Menurutnya, tema tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjadikan otonomi daerah sebagai instrumen strategis untuk mencapai pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Otonomi daerah harus mampu menghadirkan pemerintahan yang lebih dekat dengan masyarakat. Pelayanan publik dituntut semakin responsif, adaptif, dan berpihak pada kebutuhan warga,” demikian kutipan Bupati Lampung Barat dalam sambutan tersebut.

Selain itu, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi sorotan utama. Kolaborasi yang kuat dinilai sebagai kunci dalam mempercepat pembangunan nasional, sekaligus menjawab berbagai tantangan yang dihadapi daerah.

Pemerintah daerah juga didorong untuk terus meningkatkan kemandirian dan inovasi. Dengan memanfaatkan potensi lokal, daerah diharapkan mampu tumbuh secara berkelanjutan serta menciptakan terobosan dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Dalam konteks tersebut, terdapat dua pilar strategis yang menjadi fokus, yakni kemandirian fiskal dan digitalisasi pemerintahan. Kemandirian fiskal penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap pemerintah pusat, sementara digitalisasi dinilai mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas layanan.

Usai membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri, Bupati Lampung Barat menambahkan, pihaknya menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendorong inovasi daerah demi kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, pelayanan publik yang cepat, mudah, dan transparan menjadi kunci kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.(andri)