Didampingi Bupati Parosil, Gubernur Mirzani Sapa Warga BNS: Rp 45 Miliar Untuk Jalan Demi Swasembada Pangan

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mendampingi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bertemu langsung dengan warga Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS) di halaman Kantor Kecamatan BNS, Rabu (08/07/2026).

Kehadiran Gubernur di lumbung pangan Lampung Barat ini membawa kabar baik. Tahun 2026, Provinsi Lampung mengalokasikan anggaran Rp 45 miliar untuk pembangunan infrastruktur di Kecamatan BNS.

Dalam kesempatan itu, Bupati Parosil menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.

“Saya atas nama Pemerintah dan masyarakat mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur yang sudah berkomitmen meningkatkan infrastruktur di Lampung Barat,” katanya.

Ia menyampaikan Kecamatan BNS dan Suoh ini merupakan daerah strategis penghasil pertanian diantaranya padi, kopi, coklat dan kelapa. Menurutnya lokasi ini penting dalam mendukung program Swasembada Pangan yang dicanangkan Bapak Presiden Prabowo Subianto.

“Perbaikan jalan ini sangat dinanti masyarakat, karena selama ini pendistribusian hasil pertanian terkendala akses yang belum maksimal,” ucapnya.

Dengan jalan yang baik, menurut Bupati Lampung Barat maka biaya angkut murah, hasil panen petani sampai ke pasar lebih cepat, dan harga di tingkat petani bisa lebih baik.

“Ini bentuk nyata keberpihakan pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Bupati Parosil mengajak seluruh warga BNS untuk mendukung dan menjaga pembangunan ini. “Mari kita sambut baik para pekerja, kita jaga bersama-sama. Karena jalan ini bukan untuk pemerintah, tapi untuk kita semua,” pungkas Parosil.

Sementara, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan, pembangunan ruas jalan di Lampung Barat tahun 2025 mencakup lima ruas jalan. Progres saat ini sudah 20 persen dan ditargetkan selesai pada Desember 2026.

“Empat ruas di Kecamatan BNS dan satu ruas perbatasan Lampung Barat menuju Sumatra Selatan,” jelasnya.

Gubernur menegaskan, Suoh dan BNS memiliki potensi luar biasa di sektor pertanian untuk itu pihaknya berkomitmen meningkatkan mutu infrastruktur.

“Wilayah ini potensinya tinggi untuk padi, coklat, kopi, pisang dan kelapa. Untuk itu Pemerintah Provinsi Lampung memberikan perhatian khusus pada peningkatan infrastruktur agar distribusi hasil pertanian berjalan lancar,” ujarnya.

Lebih dari infrastruktur, Gubernur juga menyoroti masa depan Sumber Daya Manusia (SDM). Dikatakannya ketika dirinya menjadi Gubernur Lampung Ia berkomitmen untuk meningkatkan kemakmuran masyarakat Suoh dan BNS diantaranya melalui peningkatan infrastruktur.

Ia berharap dengan meningkatnya infrastruktur dapat meningkatkan roda prekonomian masyarakat dari mudahnya penyaluran hasil pertanian.

“Dengan meningkatnya infrastruktur diharapkan mempermudah masyarakat dalam menyalurkan hasil pertanian sehingga masyarakatnya semakin sejahtera,” tuturnya.

Untuk mendongkrak produktivitas pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung juga menyiapkan bantuan berupa pupuk hayati. “Pemerintah Provinsi Lampung memiliki program pupuk hayati cair guna meningkatkan produktivitas hasil pertanian masyarakat,” jelasnya.

“Satu pekon saya kasih satu fasilitas pembuat pupuk agen hayati. Selain itu, 10 unit Driyer juga akan diserahkan untuk masyarakat Kecamatan Suoh dan BNS,” paparnya.

Pertemuan Gubernur dan Bupati dengan masyarakat ini menjadi bukti sinergi kuat antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten dalam mengakselerasi pembangunan di wilayah Lampung Barat.(andri)

Terima Audiensi Mahasiswa IPB University, Bupati Parosil Dorong Inovasi Kopi Bernilai Ekonomi Tinggi

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus menerima audiensi mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) University yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Lampung Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Bupati, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Senin (6/7/2026).

Audiensi tersebut sekaligus menjadi momen penyerahan 11 mahasiswa IPB University yang akan menjalankan program KKN selama 40 hari, mulai pada tanggal 7 Juli hingga 17 Agustus 2026, ditempatkan di Pekon Pura Jaya, Kecamatan Kebun Tebu.

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship IPB University, Danang Arya Nugroho, S.E., M.Si., para asisten, kepala perangkat daerah, serta mahasiswa IPB University.

Dalam sambutannya, Bupati Parosil Mabsus menyampaikan apresiasi kepada IPB University yang kembali mempercayakan Lampung Barat sebagai lokasi pelaksanaan KKN.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata melalui inovasi dan pendampingan yang berdampak langsung bagi pembangunan daerah.

Parosil juga memaparkan berbagai potensi unggulan yang dimiliki Kabupaten Lampung Barat, mulai dari sektor pertanian, perkebunan kopi, hingga destinasi wisata alam seperti Danau Ranau, pasar tematik, Kebun Raya Liwa, serta berbagai objek wisata lainnya.

“Lampung Barat memiliki potensi alam yang luar biasa dan masyarakat yang masih kuat menjaga adat istiadat. Ini menjadi modal penting untuk pembangunan berkelanjutan,” ujar Parosil.

Ia menjelaskan bahwa hampir seluruh pekon di Lampung Barat memiliki potensi besar di sektor perkebunan kopi robusta. Dengan luas areal perkebunan lebih dari 54 ribu hektare dan produksi sekitar 63 ribu ton per tahun, komoditas kopi menjadi sumber penghidupan bagi lebih dari 36 ribu kepala keluarga atau sekitar 70 persen rumah tangga petani di Lampung Barat.

Karena itu, Parosil berharap kehadiran mahasiswa KKN IPB University mampu menghadirkan berbagai inovasi yang dapat meningkatkan nilai tambah komoditas kopi melalui pengembangan produk turunan yang memiliki daya saing dan nilai ekonomi lebih tinggi.

“Saya berharap hasil inovasi mahasiswa KKN IPB University dapat menginspirasi para petani kopi untuk lebih berkreasi, sehingga kopi tidak hanya dikonsumsi sebagai minuman, tetapi juga diolah menjadi berbagai produk bernilai jual tinggi,” katanya.

Selain itu, Parosil juga berharap para mahasiswa dapat membaur dengan masyarakat selama menjalankan KKN. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dan masyarakat dalam mencari solusi terhadap berbagai persoalan di lapangan.

Sementara itu, Sekretaris Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship IPB University, Danang Arya Nugroho, mengatakan Lampung Barat merupakan daerah yang memiliki daya tarik tersendiri bagi mahasiswa serta menjadi wilayah yang sangat strategis untuk proses pembelajaran langsung di tengah masyarakat.

“Lampung Barat sangat potensial untuk digali. Kami titip mahasiswa kami selama 40 hari ke depan untuk dibimbing dan didampingi oleh pemerintah daerah, kecamatan dan pekon,” ujarnya.

Danang berharap program KKN yang dilaksanakan para mahasiswa dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda Lampung Barat untuk terus melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat, program KKN IPB University diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi yang mendukung pengembangan potensi daerah, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan kopi, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung Barat secara berkelanjutan.(nsr)

 

Apel Mingguan Jadi Momentum Pemkab Lampung Selatan Perkuat Disiplin dan Budaya Melayani ASN

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas melalui penguatan disiplin dan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN).

Komitmen tersebut ditegaskan dalam apel mingguan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang digelar di Lapangan Korpri, Kalianda, Senin (6/7/2026).

Apel dipimpin Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Anasrullah, serta diikuti seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemkab Lampung Selatan, mulai dari pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat fungsional, hingga PNS dan PPPK.

Menyampaikan amanat Bupati Lampung Selatan, Anasrullah mengatakan bahwa ASN memiliki tanggung jawab yang jauh lebih besar daripada sekadar menyelesaikan pekerjaan administratif maupun menjalankan program kerja pemerintah.

Menurutnya, tugas utama seorang ASN adalah menghadirkan pemerintahan yang mampu memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat, melayani dengan sepenuh hati, serta membangun kepercayaan publik melalui kinerja yang profesional.

“Amanah utama kita adalah menghadirkan pemerintah yang mampu memberi solusi, melayani dengan tulus, dan membangun kepercayaan masyarakat,” ujar Anasrullah.

Anasrullah juga mengingatkan bahwa ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan pemerintah terus meningkat. Karena itu, seluruh ASN dituntut mampu memberikan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan responsif terhadap setiap kebutuhan masyarakat.

“Karena itu, marilah kita terus memperkuat disiplin, meningkatkan kompetensi, memanfaatkan teknologi dalam pelayanan, serta membangun budaya kerja yang kolaboratif dan berorientasi pada hasil,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anasrullah juga menekankan pentingnya disiplin sebagai fondasi utama dalam membangun organisasi pemerintahan yang profesional. Ia mengingatkan seluruh ASN untuk mengikuti apel tepat waktu, mengenakan atribut sesuai ketentuan, serta menjaga ketertiban selama pelaksanaan upacara.

Menurutnya, kedisiplinan yang dibangun dari hal-hal sederhana akan membentuk budaya kerja yang lebih baik sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Menutup amanatnya, Anasrullah mengajak seluruh ASN menjadikan awal pekan sebagai momentum untuk memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat melalui kinerja yang semakin disiplin, inovatif, cepat, dan berorientasi pada pelayanan.

“Mari kita awali minggu ini dengan semangat baru. Bekerja lebih disiplin, lebih inovatif, lebih cepat, dan lebih tulus dalam melayani masyarakat,” kata Anasrullah.

 

Bupati Parosil Terima Kunjungan JMSI Lampung, Perkuat Sinergi Pemerintah dan Media Siber

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menerima kunjungan pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung yang dipimpin Ketua JMSI, Achmad Novriwan, bersama lima anggotanya di Lamban (Rumah) Dinas Bupati, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Sabtu (4/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dengan insan pers, khususnya media siber yang tergabung dalam JMSI.

Dalam kesempatan itu, Ketua JMSI Provinsi Lampung, Achmad Novriwan, memperkenalkan organisasi yang dipimpinnya.

Ia menjelaskan, JMSI merupakan organisasi perusahaan media siber yang anggotanya berasal dari badan usaha media dan diwakili oleh komisaris atau direktur.

“Kita adalah JMSI. Anggotanya bukan perseorangan, tetapi badan usaha media yang diwakili komisaris atau direktur. Saat ini jumlah anggota di Provinsi Lampung mencapai 115 perusahaan media,” ujarnya.

Achmad berharap JMSI nantinya juga dapat terbentuk di Kabupaten Lampung Barat sehingga bisa ikut berkontribusi melalui kerja sama dengan pemerintah daerah.

“Harapannya JMSI bisa terbentuk di Lampung Barat dan dapat memberikan kontribusi dengan bekerja sama bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Parosil Mabsus menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, silaturahmi seperti ini penting untuk membangun komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan media.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran JMSI. Mudah-mudahan kita bisa membangun kerja sama yang baik antara Pemerintah Daerah Lampung Barat dan JMSI,” ujar Parosil.

Ia menilai media memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah, terutama media siber yang saat ini memiliki jangkauan informasi yang luas dan cepat.

“Peran media sangat strategis untuk mendukung pemerintah, apalagi media siber kekuatannya sangat besar sehingga perlu kita bangun kedekatannya,” jelasnya.

Parosil juga berharap JMSI dapat terus mendukung berbagai program pembangunan di Lampung Barat melalui penyampaian informasi yang objektif dan membangun.

“Pada prinsipnya, kami tidak melihat dari organisasinya saja, tetapi bagaimana komunikasi yang baik serta peran media dalam memberikan informasi kepada masyarakat,” pungkasnya.

Dalam nuansa keakraban, Bupati Parosil turut memperkenalkan sejarah, kultur, dan budaya Lampung Barat, sekaligus memaparkan berbagai program pembangunan yang tengah dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.

Pada pertemuan tersebut, Bupati Parosil didampingi sejumlah kepala perangkat daerah terkait.(nsr)

340 Guru dan Kepala Sekolah Ikuti Seminar, Bupati Parosil Perkuat Kolaborasi dengan FKIP Unila

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas di bidang pendidikan.

Salah satunya melalui Seminar Nasional Pendidikan bertajuk “Mempersiapkan Pemimpin Masa Depan” yang digelar di Lamban Gedung Pancasila, Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, pada Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan yang merupakan hasil kerja sama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Barat dengan Magister Administrasi Pendidikan FKIP Universitas Lampung (Unila) itu diikuti sebanyak 340 peserta, terdiri dari guru, kepala sekolah, dosen, serta insan pendidikan lainnya.

Sebanyak 257 peserta hadir langsung, sementara 83 peserta mengikuti secara daring.

Seminar tersebut dihadiri langsung Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, Wakil Bupati Lampung Barat, Wakil Dekan I FKIP Unila Dr. Riswandi, M.Pd., Koordinator Prodi Magister Administrasi Pendidikan Dr. Handoko, S.T., M.Pd., jajaran perangkat daerah, kepala sekolah dan guru dari 15 Kecamatan yng ada di Lampung Barat, dosen, serta para pemangku kepentingan di bidang pendidikan.

Dalam sambutannya, Bupati Parosil Mabsus mengapresiasi FKIP Universitas Lampung yang telah berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyelenggarakan seminar nasional tersebut.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi langkah penting dalam mencetak pemimpin-pemimpin pendidikan yang berkualitas.

“Seminar seperti ini bukan hanya menjadi tempat berbagi ilmu, tetapi juga menjadi wadah untuk mempersiapkan kepala sekolah dan guru yang memiliki jiwa kepemimpinan, mampu beradaptasi dengan perubahan, serta memiliki integritas dalam memajukan dunia pendidikan,” ujar Parosil.

Parosil juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan.

Hal itu dibuktikan dengan alokasi anggaran pendidikan yang mencapai sekitar 36 persen dari APBD Lampung Barat.

Anggaran tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis, seperti pemberian beasiswa bagi peserta didik hingga penyediaan seragam sekolah gratis.

Menurutnya, program-program tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Ia berharap seminar tersebut mampu melahirkan kepala sekolah yang visioner dan guru-guru yang terus meningkatkan kompetensi sehingga siap menjadi pemimpin pendidikan di masa mendatang.

Sementara itu, Wakil Dekan I FKIP Universitas Lampung, Dr. Riswandi, M.Pd., mengatakan bahwa pemimpin masa depan tidak hadir begitu saja, melainkan dibentuk melalui pendidikan karakter yang dimulai dari keluarga dan diperkuat di sekolah.

“Pemimpin masa depan tidak lahir dengan kebetulan, tetapi dibentuk melalui karakter. Pembentukan karakter yang utama berasal dari keluarga, kemudian diperkuat melalui pembelajaran di sekolah dan di kelas.

Guru-gurulah yang sesungguhnya menyusun cetak biru lahirnya para pemimpin masa depan,” kata Dr. Riswandi.

Menurutnya, guru memiliki peran besar dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kreativitas, kemampuan beradaptasi, dan jiwa kepemimpinan.

Seminar itu menghadirkan narasumber Prof. Dr. Sowiyah, M.Pd., Dr. Atik Rusdiani, M.Pd.I., dan Dr. Siti Rahma Sari, M.Pd., dengan moderator Dr. Ujang Efendi, M.Pd.I.

Berbagai materi yang disampaikan membahas penguatan kepemimpinan pendidikan, inovasi pembelajaran, hingga strategi membangun ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan FKIP Universitas Lampung yang ditandatangani langsung oleh Bupati Parosil Mabsus dan Wakil Dekan I FKIP Unila Dr. Riswandi, M.Pd., sebagai bentuk penguatan kerja sama dalam meningkatkan mutu pendidikan di Lampung Barat.(nsr)

Musrenbang RKPD 2027, Lampung Barat Fokus Transformasi Infrastruktur, Pendidikan, Ekonomi dan Pelayanan Publik

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tingkat Kabupten di Aula Kagungan Setdakab.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan Kekuhan, kemudian dilanjutkan penanda tanganan berita acara oleh Bupati dan wakil Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus – Mad Hasnurin beserta Kepala Bappeda Provinsi Lampung Anang Risgiyanto.

Pelaksanaan Musrenbang Kabupaten ini merupakan tindak lanjut dari Musrenbang tingkat Pekon dan Kecamatan pada awal tahun 2026 lalu. Masing-masing berikut jumlah usulan, tingkat Pekon 1.380, Kecamatan 1. 380 dan tingkat Kabupaten 451. Dari keseluruhan usulan pendidikan, infrastruktur, perkebunan serta peternakan akan menjadi skala prioritas.

Bupati Lampung Barat menegaskan bahwa Musrenbang RKPD 2027 menjadi momentum penting dalam merumuskan arah pembangunan daerah, dengan menekankan transformasi infrastruktur, transformasi ekonomi, dan pelayanan publik sebagai pilar utama menuju Lampung Barat Hebat dan Setia.

Menurutnya, Musrenbang ini merupakan rangkaian dari proses perencanaan pembangunan yang dimulai dari tingkat Pekon (Desa), kecamatan, hingga Kabupaten yang nantinya akan dilanjutkan tingkat Provinsi.

“Musrenbang ini menjadi simpul akumulasi dari seluruh proses perencanaan pembangunan, sekaligus wadah untuk menyepakati prioritas pembangunan daerah, program kegiatan, serta sinkronisasi dengan program provinsi dan nasional,” kata Parosil Mabsus.

Bupati juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Tahun 2025 diantaranya pertumbuhan ekonomi mencapai 5,45%, tingkat kemiskinan menurun menjadi 9,93%, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 73,14, tingkat pengangguran terbuka terendah di Provinsi Lampung 2,11%, Angka Kematian Ibu (AKI) yaitu 19,60 poin atau hanya 1 kasus kematian ibu sedangkan Angka Kematian Bayi (AKB) yaitu 4,51 poin atau 23 kasus kematian bayi.

“Program unggulan serta dukungan pusat dan Provinsi diantaranya pengembangan desa wisata budaya, program Desaku maju, pembangunan infrastruktur wilayah, program Makan Bergizi Gratis (MBG) 69.492 penerima, 29 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG),” jelasnya.

Selain itu, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebanyak 135 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih dengan 82 gerai, yang lebih dari 100% ada 4 gerai, yang lebih 90% ada 2 gerai dan 76 gerai lainnya masih di bawah 90%. Sekolah Rakyat yang saat ini dalam tahap persiapan lahan hibah dari provinsi, program Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI) dan pembentukan Satgas hingga pekon dan pembangunan Sekolah Luar Biasa (SLB).

Prioritas Rancangan RKPD Kabupaten Lampung Barat 2027 meliputi : Peningkatan kualitas daya saing Sumber Daya Manusia (SDM), peningkatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, transformasi ekonomi inklusif dan hilirisasi, pendidikan, pembangunan infrastruktur strategis ramah lingkungan, penguatan inovasi kewirausahaan daerah serta penguatan ketahanan pangan dan ekonomi desa.

Sementara, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melalui Kepala Bappeda Lampung Anang Risgiyanto mengapresiasi kepada seluruh perangkat daerah di Lampung Barat yang telah menunjukkan kinerja di tahun 2025 dengan baik, meski mengalami episiensi namun dapat menunjukkan kinerja yang maksimal.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan membutuhkan peran aktif seluruh pihak. “Mari kita sinergikan langkah menuju Lampung yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tutupnya.

Parosil–Mad Hasnurin Konsisten! Dari Seragam Gratis hingga Beasiswa, Lampung Barat Bangun Generasi Unggul dari Hulu ke Hilir

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam membangun sumber daya manusia terus dibuktikan secara nyata dan berkelanjutan.

Tidak hanya sebatas wacana, berbagai program konkret terus digulirkan sejak periode pertama kepemimpinan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus bersama Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin (PM) pada 2017–2022, hingga berlanjut di periode kedua 2025–2030.

Salah satu program unggulan yang menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah kepada masyarakat adalah program seragam sekolah gratis, yang merupakan bagian dari program besar bertajuk “Semua Bisa Sekolah”.

Program ini dirancang secara komprehensif dari hulu hingga hilir, dimulai dari memastikan akses pendidikan dasar yang merata hingga mendorong generasi muda melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi melalui program beasiswa.

Program seragam sekolah gratis hadir sebagai solusi nyata dalam meringankan beban biaya pendidikan masyarakat di Bumi Beguai Jejama Sai Betik.

Pemerintah daerah memahami bahwa kebutuhan dasar seperti seragam sering kali menjadi kendala bagi sebagian keluarga untuk menyekolahkan anak-anak mereka.

Melalui program ini, Pemkab Lampung Barat tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga berupaya menciptakan kesetaraan di lingkungan sekolah.

Anak-anak dapat belajar dengan rasa percaya diri tanpa adanya kesenjangan sosial akibat perbedaan kondisi ekonomi.

Pada tahun ajaran 2026/2027, program ini akan kembali digulirkan dengan cakupan yang luas oleh Pemkab Lampung Barat melalui Dinas Pendidikan setempat.

Tercatat sebanyak 5.595 siswa SD/MI dan 5.190 siswa SMP/MTs akan menjadi penerima manfaat.

Jumlah sekolah yang terlibat pun cukup besar, yakni 248 SD/MI dan 92 SMP/MTs di seluruh Lampung Barat yang mencakup 15 kecamatan.

Setiap siswa menerima tiga stel seragam lengkap, mulai dari seragam merah putih atau putih biru, seragam batik, hingga seragam Pramuka.

Kebijakan ini merupakan bentuk peningkatan layanan dan komitmen Pemkab Lampung Barat di bawah kepemimpinan PM untuk pemerataan pendidikan di kabupaten yang berjuluk negeri di atas awan.

Bupati Parosil menyatakan, bahwa program seragam gratis bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga memiliki dampak psikologis yang besar bagi siswa.

“Dengan seragam yang layak dan sama, anak-anak kita lebih percaya diri, tidak ada lagi rasa minder. Semua punya kesempatan yang sama untuk meraih prestasi,” ungkapnya.

Menurutnya, kesetaraan di lingkungan pendidikan menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang kompetitif dan berkarakter.

Komitmen Pemkab Lampung Barat tidak berhenti pada jenjang pendidikan dasar dan menengah saja.

Sebagai bagian dari pembangunan SDM dari sisi hilir, pemerintah daerah juga menghadirkan program beasiswa baru bagi mahasiswa pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Beberapa program beasiswa yang disiapkan antara lain: beasiswa pendidikan seni (musik dan tari) di Universitas Lampung sebanyak 17 orang, beasiswa bahasa daerah di Universitas Lampung sebanyak 6 mahasiswa, dan beasiswa PGSD di Universitas Terbuka melalui SALUT AAF Way Tenong sebanyak 30 mahasiswa.

Program ini menjadi langkah strategis untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu melestarikan budaya lokal serta memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di masa depan.

Melalui rangkaian program pendidikan dari seragam gratis hingga beasiswa, Pemkab Lampung Barat memiliki tujuan besar dalam pembangunan daerah.

Tujuan itu di antaranya: meningkatkan akses pendidikan yang merata, meringankan beban ekonomi masyarakat, mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, melestarikan budaya lokal melalui pendidikan, mencetak tenaga pendidik dan generasi profesional masa depan.

Sebab, Bupati Parosil menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan daerah.

“Pemerintah akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan bahwa tidak ada lagi anak-anak Lampung Barat yang tidak bisa sekolah karena alasan biaya. Karena bagi kami, setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak tanpa terkecuali,” tegasnya.

Selain itu, Bupati Parosil menaruh harapan besar terhadap keberlanjutan program ini.

“Kami ingin anak-anak Lampung Barat tidak hanya sekolah, tapi juga punya masa depan yang jelas. Dari seragam yang mereka pakai hari ini, hingga gelar yang mereka raih di masa depan,” tutupnya.

Dengan komitmen yang konsisten dan langkah nyata dari hulu hingga hilir, harapan masyarakat terhadap dunia pendidikan di Lampung Barat terus tumbuh.

Program ini bukan sekadar bantuan seragam atau beasiswa, melainkan simbol kehadiran pemerintah dalam membangun masa depan generasi.

Dari seragam yang dikenakan hari ini, tersimpan harapan besar akan lahirnya generasi Lampung Barat yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing tinggi di masa depan.

ASN Lampung Barat Dibekali Literasi Investasi Saham, Parosil: Legal dan Logis.

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggelar sosialisasi literasi dan inklusi keuangan menabung saham bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lamban Pancasila, Kecamatan Balik Bukit, Selasa 30/6/2026.

Kegiatan dibuka langsung Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus. Hadir sebagai narasumber Manajer Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung Novandi Syafriansyah, Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Lampung Dendy Faizal Amin, dan Representative Office Indo Premier Lampung Fahmi Rosyadi.

Turut hadir Wakil Bupati Mad Hasnurin, Sekda Nukman, Ketua DPRD Edi Novial, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Camat, unsur Polres, Kejaksaan, Kodim, perbankan, dan ratusan ASN.

Parosil menyebut literasi keuangan menjadi bekal penting menghadapi perkembangan ekonomi. Menurutnya, investasi adalah bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang.

“Menabung tidak hanya dalam bentuk tabungan konvensional. ASN dan masyarakat perlu mengenal instrumen investasi, salah satunya pasar modal. Program Yuk Nabung Saham membuka kesempatan bagi semua lapisan untuk menjadi investor, dilakukan bertahap sesuai kemampuan,” kata Parosil.

Bupati menegaskan investasi bukan milik warga kota saja. Masyarakat Lampung Barat memiliki kesempatan yang sama. Dengan disiplin menyisihkan pendapatan, kesejahteraan finansial keluarga dan generasi mendatang bisa dibangun.

Ia mengingatkan prinsip utama berinvestasi legal dan logis. Masyarakat diminta tidak mudah tergiur investasi bodong atau keuntungan tidak masuk akal.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Kehadiran OJK dan BEI untuk memberi edukasi sekaligus perlindungan,” ujarnya.

Parosil berharap sosialisasi ini menjawab banyak ASN yang ingin menanam saham tapi belum tahu prosesnya. Ia juga berpesan agar ASN tetap mengutamakan pelayanan publik.

“Ikuti kegiatan ini sungguh-sungguh. Namun yang paling utama sebagai ASN adalah mengedepankan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.(andri)

HUT ke-35 Lampung Barat Parosil Minta Jadikan Momentum Bangga Dengan Adat Sai Batin

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35 Kabupaten Lampung Barat sebagai momentum membanggakan adat istiadat daerah. Ia berharap seluruh peserta upacara mengenakan pakaian adat Lampung Sai Batin.

Arahan itu disampaikan Parosil Mabsus dalam Rapat Pemantapan HUT ke-81 RI dan HUT ke-35 Lampung Barat di Aula Kagungan Setdakab, Senin 29/6/2026.

“Kita sebagai masyarakat Lampung Barat harus bangga dengan adat istiadat Lampung Sai Batin. Untuk itu, pada upacara HUT tahun ini kita satukan persepsi salah satunya terkait pakaian. Harapan saya kita kompak mengenakan pakaian khas Sai Batin dan menonjolkan kembali celugam khas Lampung Barat,” kata Parosil.

Bupati menegaskan ajakan itu bukan untuk mengabaikan adat daerah lain. Menurutnya, semua adat punya makna dan keindahan. Namun untuk HUT Lampung Barat, adat Sai Batin harus diutamakan.

“Jika tidak menyalahi aturan adat, Alam Gemiser (tandu atau kereta arak-arakan khusus yang digunakan dalam prosesi adat pernikahan suku Sai Batin) perlu kita tampilkan. Saya juga berharap ada Pashion Show dari Muli Mekhanai Lampung Barat dengan mengenakan baju adat Sai Batin, agar orang tahu siger Lampung Sai Batin itu seperti apa,” ujarnya.

Bupati menyebut HUT harus menjadi momen syukur. Seluruh unsur diminta berkontribusi menyukseskan agenda. Untuk HUT ke-81 Republik Indonesia (RI), upacara tingkat kabupaten akan digelar di Stadion Sekala Bekhak dengan melibatkan pelajar dan masyarakat.

Usai upacara akan ada pertunjukan terbuka tidak melihat dari suku, ras, budaya, dan agama.”Semua lapisan masyarakat harus ikut merasakan kebahagiaan atas peringatan HUT Lampung Barat dan HUT RI,” pungkasnya.(nsr)

Parosil Imbau Warga Lampung Barat Beri Data Jujur Saat Petugas Sensus Ekonomi Datang

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengimbau seluruh masyarakat menyampaikan data objektif dan akurat saat didatangi petugas Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, kejujuran data warga menentukan arah pembangunan dan kesejahteraan daerah ke depan.

Imbauan itu disampaikan Bupati Lampung Barat Parosil  Mabsus saat menerima kunjungan petugas sensus ekonomi 2026 di Rumah Dinas Bupati, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Kamis 25/6/2026.

Ia menegaskan sensus ekonomi bukan sekadar mendata, tapi memotret kondisi riil usaha, pertanian, jasa, hingga sektor informal di Lampung Barat.

“Warga Lampung Barat, saat petugas datang ke rumah Bapak Ibu, sampaikan data secara jujur dan apa adanya. Data yang akurat sangat di butuhkan untuk mengukur keberhasilan pembangunan sekaligus menentukan kebijakan ke depan,” kata Parosil.

Bupati menjelaskan, dari data sensus pemerintah bisa melihat sektor mana yang tumbuh, mana yang butuh bantuan, dan program mana yang harus diperkuat. Tanpa data valid, bantuan bisa salah sasaran.

“Jangan ragu dan jangan takut. Jika ada kendala atau kesalahan, mari kita uraikan bersama dan carikan jalan keluarnya. Tujuan sensus ini untuk kebaikan kita semua agar program tepat sasaran,” ujarnya.

Parosil menutup imbauan dengan ajakan kolektif. Ia menyebut satu data akurat dari setiap keluarga akan sangat berarti bagi masa depan Lampung Barat.

“Ikuti, dukung, dan sukseskan Sensus Ekonomi 2026. Mari kita wujudkan Lampung Barat yang maju dan sejahtera berbasis data yang benar,” ajaknya.(nsr)