TMMD ke-127 Resmi Ditutup, Sejumlah Pembangunan Strategis Hadir untuk Masyarakat Tanjung Rejo

PESAWARAN -(deklarasinews.com)-  Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 resmi berakhir melalui upacara penutupan yang digelar di Lapangan Desa Gunung Sari, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran. Rabu, (11/3/2026).

Upacara penutupan tersebut dipimpin langsung oleh Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han). Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., jajaran perangkat daerah, Danrem 043/Gatam, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi.

Sementara itu, Komandan Kodim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav M. Nuril Ambiyah selaku Dansatgas TMMD dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan TMMD ke-127 berlangsung selama 30 hari dengan berbagai sasaran pembangunan fisik maupun nonfisik.

Untuk sasaran fisik, TMMD berhasil menyelesaikan pembangunan jalan rabat beton sepanjang 666 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 0,15 meter, pembangunan talud, pembangunan lima unit sumur bor, serta rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH).

Selain pembangunan fisik, kegiatan TMMD juga melaksanakan berbagai program nonfisik berupa penyuluhan kepada masyarakat. Materi yang diberikan meliputi wawasan kebangsaan dan bela negara, sekolah ramah anak, penyuluhan peternakan dan perikanan, bahaya judi online dan pornografi, keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), bahaya narkoba, penyuluhan hukum, serta edukasi tentang lingkungan hidup.

Pada kesempatan tersebut, juga turut diserahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat, antara lain bingkisan sembako serta bantuan bibit kambing sebagai upaya mendukung peningkatan kesejahteraan warga.

Dalam sambutannya, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam pelaksanaan program TMMD ke-127. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

“Program TMMD ini merupakan bentuk nyata kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. Kami berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dilaksanakan dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” ujarnya.

Penutupan TMMD ke-127 secara simbolis ditandai dengan penanggalan tanda peserta dan pengembalian alat kerja TMMD oleh Pangdam XXI/Radin Inten.

Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B. dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya program TMMD yang berjalan lancar serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat Desa Tanjung Rejo.

“Ini adalah salah satu bentuk sinergi antara TNI, masyarakat, dan Pemerintah Daerah dalam upaya mempercepat pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.

Usai pelaksanaan upacara, Pangdam XXI/Radin Inten bersama Bupati Pesawaran dan rombongan meninjau langsung sejumlah hasil pembangunan TMMD di Desa Tanjung Rejo, termasuk jalan rabat beton, sumur bor, serta rumah warga yang telah direhabilitasi melalui program RTLH.

Kegiatan penutupan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama di Kantor Desa Tanjung Rejo sebagai wujud kebersamaan serta ungkapan rasa syukur atas keberhasilan pelaksanaan TMMD ke-127 yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat setempat.(Dedi)

Bupati Pesawaran Apresiasi TMMD Ke-127, Bangun Infrastruktur dan Karakter Warga Desa

PESAWARAN -(deklarasinews.com)- Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira B. S.E. M.M., mendampingi kunjungan Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Panglima TNI, Brigjen TNI (Mar) Bambang Hadi Suseno, S.E.,M.M. dalam rangka Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 0421/Lampung Selatan. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Way Khilau, Rabu (4/3/2026).

Turut mendampingi jajaran Pemerintah Kabupaten Pesawaran, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Kominfotiksan, Plt. Kepala Dinas PRKP, Plt. Kepala Dinas PUPR, Plt. Kepala Dinas Perhubungan, Kabag Prokopim, serta Camat Way Khilau.

Hadir pula Pabandya-2/Kommas Paban IV/Komsos Ster TNI Letkol Inf Dwi Purwanto, S.H., Dandim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav. Mochammad Nuril Ambiyah, S.H., M.I.P., Kepala Desa Tanjung Rejo  beserta jajaran, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Brigjen TNI (Mar) Bambang Hadi Suseno meninjau langsung berbagai progres program pembangunan TMMD.

Adapun rincian capaian meliputi pembangunan jalan rabat beton sepanjang 666 meter dengan progres 73,5 persen, pembangunan talud sepanjang 540 meter dengan progres 88,8 persen, pembangunan sumur bor, serta rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH) dengan capaian antara 50 hingga 100 persen.

Wasev Brigjen TNI (Mar) Bambang Hadi Suseno juga menekankan pentingnya penggunaan anggaran TMMD yang efektif dan efisien. Ia berharap kegiatan TMMD dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Desa Tanjung Rejo

“Pembangunan infrastruktur yang berkualitas adalah kunci untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Gunakan anggaran TMMD ini sebaik mungkin sesuai kebutuhan dan selesaikan pekerjaan tepat waktu,” tegasnya.

Selain sasaran fisik, TMMD Ke-127 juga melaksanakan kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, penyuluhan kesehatan, serta berbagai program sosial lainnya. Program terpadu ini diharapkan tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat karakter dan kesadaran sosial masyarakat.

Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wasev Panglima TNI serta komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Pesawaran.

“Terima kasih kepada jajaran TNI atas penyelenggaraan TMMD Ke-127 di Kabupaten Pesawaran. Ini adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Bupati menambahkan, TMMD bukan semata membangun sarana fisik, tetapi juga membangun semangat, kemandirian, dan kepercayaan diri masyarakat dalam mengelola potensi desa. Pemerintah Kabupaten Pesawaran pun mengapresiasi sinergi yang terjalin antara TNI dan masyarakat Desa Tanjung Rejo selama pelaksanaan program berlangsung.

Kepala Desa Tanjung Rejo, Yusman, mengungkapkan rasa terima kasih atas pelaksanaan TMMD yang dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses pertanian dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, upacara penutupan TMMD Ke-127 Kodim 0421/Lampung Selatan dijadwalkan berlangsung pada 11 Maret 2026 di Lapangan Sepak Bola Glora Muda, Desa Gunung Sari.(Dedi)

Danrem 071/Wijayakusuma Tinjau Progres TMMD Ke-127 di Brebes, Wujud Nyata TNI Hadir untuk Rakyat

BREBES -(deklarasinews.com)- Komitmen TNI dalam membangun desa kembali terlihat dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 0713/Brebes. Danrem 071/Wijayakusuma selaku Penanggung Jawab Keberhasilan Pelaksanaan (PKP) Kolonel Inf Lukman Hakim, S.I.P., M.I.P. Turun langsung meninjau perkembangan pelaksanaan TMMD di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Minggu (1/3/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, S. Hub.Int, Kadispermades Kabupaten Brebes, Kasiter Korem 071/Wijayakusuma, Forkopimcam Banjarharjo dan Kepala Desa Cikuya.

Dengan mengenakan seragam loreng dan sepatu boots, Danrem dan rombongan menyusuri lokasi pembangunan untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai target.

Peninjauan ini menjadi bukti bahwa TMMD bukan sekadar program seremonial, melainkan wujud nyata sinergi TNI dan masyarakat dalam membangun daerah.

Di lokasi, terlihat pembangunan infrastruktur yang menjadi sasaran fisik TMMD terus menunjukkan progres signifikan mulai dari pengecoran jalan sepanjang 1.500 meter, pembangunan RTLH dan Program TNI Manunggal Air Bersih, Kehadiran pimpinan TNI di tengah medan pekerjaan menjadi suntikan semangat tersendiri bagi personel Satgas maupun warga yang terlibat gotong royong.

Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Lukman Hakim menegaskan bahwa TMMD Ke-127 merupakan program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“TMMD bukan hanya membangun fisik, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan kepedulian. Kami ingin memastikan setiap pekerjaan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Cikuya,” ujar Kolonel Lukman Hakim.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci sukses program tersebut. Menurutnya, kemanunggalan TNI dan rakyat adalah kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan di wilayah.

Sementara itu, Dansatgas TMMD Ke-127 yang juga Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo, menyampaikan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan seluruh sumber daya agar pekerjaan selesai tepat waktu.

“Kami berkomitmen menyelesaikan seluruh sasaran fisik maupun nonfisik sesuai jadwal. Satgas maupun  masyarakat bekerja maksimal setiap hari. Semangat gotong royong di Desa Cikuya luar biasa dan menjadi energi besar bagi kami,” ungkap Letkol Ambariyantomo.

Ia juga memastikan bahwa kualitas pekerjaan menjadi prioritas utama, sehingga hasil pembangunan benar-benar kokoh dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Kehadiran Danrem 071/Wijayakusuma beserta rombongan di lapangan tidak hanya menjadi bentuk pengawasan, tetapi juga motivasi langsung bagi prajurit dan warga. Interaksi hangat yang terjalin mencerminkan hubungan erat antara TNI dan masyarakat.

Program TMMD Ke-127 Kodim 0713/Brebes di Desa Cikuya diharapkan mampu meningkatkan akses, kesejahteraan, serta memperkuat kebersamaan warga. Lebih dari sekadar pembangunan fisik, TMMD menjadi simbol bahwa negara hadir hingga ke pelosok desa.(Red)

Progres RTLH TMMD ke-127 di Tanjung Rejo, Buka Harapan Penerima Manfaat Tempati Rumah Baru Jelang Lebaran

PESAWARAN -(deklarasinews.com)— Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan TMMD ke-127 Kodim 0421/Lampung Selatan di Desa Tanjung Rejo terus menunjukkan perkembangan signifikan hingga Kamis, (26/2/2026). Salah satu penerima manfaat, Ngadino, mengaku optimistis dapat merayakan Lebaran tahun ini di rumah barunya yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.

Progres pembangunan rumah Ngadino telah memasuki tahap pemasangan batu bata merah, kusen pintu, dan jendela. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses penyelesaian rumah agar segera dapat dihuni. Satgas TMMD terus mempercepat pekerjaan dengan tetap menjaga kualitas bangunan.

Selain itu, tim TMMD juga melakukan pengecekan hasil pengerjaan RTLH lainnya di desa tersebut, termasuk rumah milik Yusmawati dan Heri S. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan pembangunan sesuai standar, mulai dari struktur bangunan, kualitas material, hingga kesesuaian dengan rencana awal.

Saat ini, rumah Yusmawati dan Heri S telah memasuki tahap pemasangan sloof atas, yang berfungsi sebagai penopang utama struktur atap. Dengan pengawasan dan pengerjaan yang maksimal, Satgas TMMD menargetkan seluruh rumah dapat segera diselesaikan dan diserahterimakan kepada penerima manfaat.

Program RTLH ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat Desa Tanjung Rejo. Warga berharap bantuan tersebut mampu meningkatkan kualitas hidup serta memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat.(Dedi)

TMMD ke-127 Kodim 0421/LS Hadirkan Sumur Bor dan Infrastruktur Air Bersih di Gunung Sari

PESAWARAN -(deklarasinews.com)— Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0421/Lampung Selatan terus menunjukkan hasil nyata. Hingga hari ini Kamis, (26/2/2026), Salah satu sasaran fisik berupa pengeboran sumur bor di Desa Gunung Sari, Kabupaten Pesawaran, berhasil mengeluarkan air dengan kualitas baik dan siap dimanfaatkan sebagai sumber air bersih bagi masyarakat.

Sumur bor yang dikerjakan atas nama Edi Pujianto tersebut kini memasuki tahap lanjutan. Satgas TMMD tengah melakukan pemasangan pipa serta pembangunan pondasi water station sebagai bak penampungan air. Fasilitas ini disiapkan untuk memastikan distribusi air berjalan lancar, aman, dan higienis sebelum digunakan warga.

Pembangunan sarana air bersih ini menjadi bagian dari fokus TMMD ke-127 dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar, khususnya air bersih dan sanitasi. Selain sumur bor, program ini juga mencakup pembangunan infrastruktur pendukung lainnya guna menunjang kesehatan dan kesejahteraan warga, terutama anak-anak dan ibu hamil.

Dansatgas TMMD ke-127, Letkol Kav Nuril Ambyah, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa ketersediaan air bersih merupakan fondasi penting bagi kehidupan masyarakat. Ia berharap pembangunan ini tidak hanya menjawab kebutuhan jangka pendek, tetapi juga menjadi solusi berkelanjutan bagi warga Desa Gunung Sari.

Kehadiran sumur bor tersebut disambut positif oleh masyarakat. Warga berharap akses air bersih yang lebih mudah akan meningkatkan kualitas hidup serta mendukung aktivitas sehari-hari mereka. Melalui program ini, TMMD ke-127 kembali menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.(Dedi)

Progres Rabat Beton TMMD ke-127 Kodim 0421/LS Capai 54 Persen

PESAWARAN -(deklarasinews.com)— Pekerjaan rabat beton dalam program TMMD ke-127 yang dilaksanakan Satgas Kodim 0421/Lampung Selatan terus menunjukkan progres positif. Hingga saat ini, Kamis, (26/2/2026) pembangunan rabat beton telah mencapai 360 meter atau sekitar 54 persen dari total target 666 meter.

Jalan yang dibangun memiliki lebar 3 meter dengan ketebalan 15 sentimeter.

Tak hanya rabat beton, pembangunan talud di sisi kiri dan kanan jalan juga mengalami kemajuan signifikan. Dari target 540 meter, pekerjaan talud telah terealisasi sepanjang 430 meter atau 74 persen. Capaian ini menjadi indikator bahwa pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai rencana.

Satgas TMMD terus mengoptimalkan waktu dan tenaga agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu. Koordinasi di lapangan dilakukan secara intensif untuk memastikan kualitas pembangunan tetap terjaga sekaligus memenuhi target yang telah ditetapkan.

Program TMMD ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat. Warga berharap pembangunan infrastruktur tersebut dapat memperlancar akses transportasi, meningkatkan aktivitas ekonomi, serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pesawaran.

Dalam menjalankan tugasnya, Satgas TMMD 127 Kodim 0421/LS terus bekerja keras untuk menyelesaikan tugas pembangunan infrastruktur desa di Kabupaten Pesawaran. Untuk mengatasi cuaca yang tidak menentu, mereka memberdayakan alat materiil seperti angkong dan ember untuk memperlancar pekerjaan.

Dengan menggunakan angkong, anggota satgas dapat mengangkut material bangunan dengan lebih mudah dan cepat, meskipun cuaca hujan. Sementara itu, ember digunakan untuk mengangkut air dan material lainnya, sehingga pekerjaan dapat terus berjalan lancar.

Masyarakat sekitar juga sangat mendukung kegiatan TMMD ini dan berharap dapat meningkatkan kualitas hidup mereka. Mereka yakin bahwa dengan kerja sama dan koordinasi yang baik, Satgas TMMD 127 Kodim 0421/LS dapat menyelesaikan tugas dengan sukses.(Dedi)

Diskominfotiksan Pesawaran Sosialisasi Bahaya Judi Online dan Penyebaran Hoaks pada TMMD ke-127

PESAWARAN -(deklarasinews.com)- Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Kabupaten Pesawaran turut ambil bagian dalam kegiatan nonfisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0421/Lampung Selatan. Kegiatan berupa sosialisasi bahaya judi online dan penyebaran hoaks tersebut digelar di Balai Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Way Khilau. Rabu, (25/2/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik (PPIP) Diskominfotiksan Pesawaran, Ihsan Taufiq, Sekretaris Desa Tanjung Rejo Abdul Rohman, perwakilan Kodim 0421/Lampung Selatan Budi Hartawan, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga Desa Tanjung Rejo.

Sosialisasi menghadirkan dua narasumber, yakni Intan Baiduri, S.IP., selaku Pranata Humas Ahli Muda yang membawakan materi tentang pencegahan penyebaran hoaks di era digital, serta Firman Falani, S.Kom., M.M., Pranata Komputer Ahli Muda yang menyampaikan materi terkait pencegahan judi online. Peserta kegiatan terdiri dari masyarakat dan perangkat Desa Tanjung Rejo.

Dalam sambutannya, Kabid PPIP Ihsan Taufiq menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap judi online dan berita hoaks.

“Kegiatan ini merupakan upaya bersama untuk meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan masyarakat terhadap persoalan sosial yang berkembang di ruang digital, khususnya judi online dan hoaks. Melalui sesi pemaparan dan diskusi, masyarakat diharapkan dapat berbagi pengalaman lebih dalam mengenai kedua persoalan tersebut dan mampu mengambil langkah pencegahan secara mandiri, ” Ujarnya.

Dalam materi yang disampaikan, dijelaskan bahwa judi online tidak hanya berpotensi melanggar hukum, tetapi juga berdampak serius terhadap kondisi ekonomi dan keharmonisan keluarga. Berbagai kasus bahkan menunjukkan pelaku mengalami kerugian finansial, terlilit utang, hingga memicu konflik rumah tangga.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Informasi yang tidak terverifikasi berpotensi menimbulkan keresahan, memecah persatuan, bahkan memicu konflik sosial.

“Oleh karena itu, warga diajak untuk selalu melakukan pengecekan kebenaran informasi sebelum membagikannya, guna menciptakan suasana yang kondusif dalam bermedia sosial, ” Tambahnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif yang membahas fenomena sosial di lingkungan sekitar. Melalui program nonfisik ini, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan moral masyarakat dalam menghadapi tantangan di era digital.(Dedi)

Pangdam XXI/Radin Inten Resmi Tutup TMMD Ke-126 Tahun 2025 Di Way Kanan

WAY KANAN -(deklarasinews.com)– Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) secara resmi menutup kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun 2025 di wilayah Kodim 0427/Way Kanan.

Penutupan ditandai dengan upacara di Kampung Sriwijaya, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Way Kanan, pada Kamis (6/11/2025).

Kegiatan TMMD ke-126 berlangsung selama satu bulan, sejak 8 Oktober hingga 6 November 2025, dengan mengusung tema:

“Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah.”

Program TMMD kali ini dilaksanakan secara serentak di dua daerah, yakni Kabupaten Bengkulu Utara (wilayah Kodim 0423/BU, Korem 041/Gamas) dan Kabupaten Way Kanan (wilayah Kodim 0427/WK, Korem 043/Gatam), yang termasuk dalam wilayah kerja Kodam XXI/Radin Inten.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XXI/Radin Inten membacakan sambutan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas terselenggaranya program TMMD.

“Selaku Penanggung Jawab Operasional TMMD, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Gubernur, Bupati/Wali Kota, serta seluruh unsur Forkopimda yang telah mengalokasikan dukungan anggaran APBD untuk pelaksanaan TMMD sejak 8 Oktober hingga 6 November 2025,” ujar Kasad dalam sambutan tertulisnya.

Kasad menjelaskan, TMMD yang dilaksanakan serentak di 50 kabupaten/kota di seluruh Indonesia telah memberikan dampak nyata bagi peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan sarana infrastruktur seperti jalan, jembatan, pos kamling, rumah tidak layak huni (RTLH), MCK, tempat ibadah, serta penyediaan air bersih, tidak hanya mempermudah aktivitas warga, tetapi juga menggerakkan perekonomian daerah,” lanjutnya.

Sasaran fisik TMMD disusun berdasarkan kebutuhan prioritas masyarakat, dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan satuan TNI di wilayah.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga melaksanakan kegiatan nonfisik, seperti penyuluhan, sosialisasi, dan pelatihan keterampilan bagi masyarakat guna meningkatkan wawasan kebangsaan dan kemandirian ekonomi.

Program TMMD ke-126 juga diintegrasikan dengan sejumlah program unggulan TNI AD, antara lain: Ketahanan Pangan, TNI Manunggal Air (pembuatan sumur bor dan pipanisasi), Rehabilitasi RTLH dan MCK, Percepatan Penurunan Stunting, serta Program Bersatu dengan Alam.

Usai membacakan sambutan Kasad, Mayjen TNI Kristomei Sianturi dalam arahannya menegaskan pentingnya semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

“TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Melalui semangat gotong royong ini, kita ingin membangun kemandirian desa dan memperkuat ketahanan wilayah,” tegas Pangdam.

Pangdam juga mengapresiasi seluruh personel Satgas TMMD, pemerintah daerah, dan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.

“Saya bangga melihat antusiasme warga yang turut bekerja bersama prajurit di lapangan. Sinergi inilah yang menjadi kunci keberhasilan TMMD di Way Kanan. Semoga hasil pembangunan ini dapat dimanfaatkan dan dijaga dengan baik untuk kemajuan bersama,” ujarnya.

Mengakhiri amanatnya, Pangdam XXI/Radin Inten menyampaikan bahwa TMMD ke-126 telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pedesaan, baik dalam peningkatan kesejahteraan maupun penguatan kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, pada hari ini, Kamis, 6 November 2025, TNI Manunggal Membangun Desa ke-126 Tahun Anggaran 2025 secara resmi saya nyatakan ditutup,” pungkas Pangdam.(Red)

Danrem Dampingi Pangdam XXI/Radin Inten Tutup TMMD Ke-126 Di Way Kanan

WAY KANAN -(deklarasinews.com)– Komandan Korem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Hariyantana, S.H. mendampingi Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) dalam upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun Anggaran 2025 di wilayah Kodim 0427/Way Kanan.

Kegiatan berlangsung di Lapangan Kampung Sriwijaya, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Way Kanan, (6/11/2025)

Program TMMD ke-126 yang mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah” telah dilaksanakan selama satu bulan, mulai 8 Oktober hingga 6 November 2025.

Berbagai kegiatan fisik dan nonfisik dilaksanakan secara terpadu, melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan apresiasi serta rasa bangganya kepada seluruh personel Satgas TMMD dan masyarakat atas kerja sama yang solid selama pelaksanaan kegiatan.

“Saya bangga melihat antusiasme warga yang turut bekerja bersama prajurit di lapangan. Sinergi inilah yang menjadi kunci keberhasilan TMMD di Way Kanan. Semoga hasil pembangunan ini dapat dimanfaatkan dan dijaga dengan baik untuk kemajuan bersama,” ujar Pangdam.

Lebih lanjut, Pangdam menegaskan bahwa TMMD ke-126 telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pedesaan, baik dari sisi peningkatan kesejahteraan maupun penguatan kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, pada hari ini, Kamis, 6 November 2025, TNI Manunggal Membangun Desa ke-126 Tahun Anggaran 2025 secara resmi saya nyatakan ditutup,” pungkasnya.

Sementara itu, Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Hariyantana, S.H. menuturkan bahwa kegiatan TMMD merupakan bentuk nyata pengabdian TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah.

“TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Kami berharap hasil TMMD dapat terus dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan,” ungkap Danrem.

Usai upacara penutupan, Pangdam XXI/Radin Inten bersama Danrem 043/Garuda Hitam meninjau sejumlah stand pelayanan masyarakat serta menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako, pengobatan gratis, sunatan massal, dan penyerahan simbolis kunci rumah hasil program TMMD.

Selain itu, Pangdam juga memberikan piagam penghargaan dan alat perlengkapan kerja (sargal) kepada perwakilan warga dan personel Satgas yang berprestasi. (Red)

Bersama Warga, Satgas TMMD 125 Bojonegoro Kebut Pengerjaan Rehabilitasi Check Dam

BOJONEGORO -(deklarasinews.com) Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke- 125 tahun 2025 Kodim 0813 Bojonegoro terus menggeber seluruh sasaran fisik dengan bergotong royong bersama masyarakat setempat.

Salah satunya, di Dusun Sekonang, Desa Soko, Kecamatan Temayang, puluhan prajurit TNI dan warga bahu-membahu mengangkat rangka besi untuk pengerjaan rehabilitasi check dam yang menjadi salah satu prioritas pembangunan program TMMD ke- 125 tahun ini.

Komandan Pleton (Danton) 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) Satgas TMMD ke- 125 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Cek Nur Alim, Senin (11/8/2025), mengatakan bahwa semangat kebersamaan antara TNI dan warga menjadi faktor penting untuk percepatan penyelesaian seluruh sasaran fisik program terpadu lintas sektoral TMMD.

“Seluruh sasaran fisik kami targetkan selesai tepat waktu. Mulai dari rehabilitasi check dam, pembangunan cor jalan, perbaikan rumah tidak layak huni, pembuatan mushola dan pagar sekolah dasar hingga sasaran tambahan pembuatan sumur bor. Semua dikerjakan dengan penuh kebersamaan,” ujarnya.

Dia menambahkan, untuk pengerjaan rehabilitasi check dam di Dusun Sekonang ini tidak hanya mendukung peningkatan dan pengembangan disektor pertanian dengan ketersediaan air baku bagi pertanian, tetapi juga menjadi bentuk nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa.

“Progres pengerjaan rehabilitasi check dam Dusun Sekonang sudah mencapai 60%. Saat ini tahap pemasangan rangka besi cor dasar,” kata Letda Cke Nur Alim.

Program TMMD ke- 125 di Desa Soko Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro ini berlangsung sejak tanggal 23 Juli, dan akan berakhir tanggal 21 Agustus 2025 mendatang. Agenda program terpadu dan lintas ini meliputi kegiatan fisik dan non fisik.

Kegiatan fisik diprioritaskan untuk membangun infrastruktur peningkatan sarana dan prasarana, serta fasilitas umum guna mempercepat pembangunan desa, yang mencakup pembangunan jalan beton, pembangunan pagar dan musholla sekolah, peningkatan kualitas atap, lantai dan dinding rumah tinggal layak huni, serta pembangunan sumur bor dan rehabilitasi check dam.

Sedangkan kegiatan non fisik ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta menumbuhkan ekonomi kerakyatan dan semangat gotong royong dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat.(Red)