IKEMAL Yapen Kobarkan Semangat Pattimura Lewat Kirab Obor Perjuangan di Serui

SERUI -(deklarasinews.com)- IKEMAL Cabang Kabupaten Kepulauan Yapen kembali menggelorakan semangat Kapitan Pattimura pada peringatan Hari Pahlawan Nasional Ke-209, Jumat (15/5/2026). Kegiatan berlangsung di Lapangan Sapta Marga Kodim 1709/Yawa, Serui, dan dihadiri sejumlah pejabat daerah serta tokoh masyarakat.

Rangkaian acara dimulai dengan kirab obor perjuangan Pattimura yang dibawa mengelilingi Kota Serui. Obor diterima oleh Ketua IKEMAL Cabang Kabupaten Kepulauan Yapen, Harold Wenno, dan diserahkan kepada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen untuk dinyalakan di Lapangan Sapta Marga.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy, Wakil Bupati Roi Palunga, Ketua DPRK Yapen Ebzon Sembai, Forkopimda, para asisten Setda, pimpinan OPD, perwakilan Dewan Adat Saireri, serta perwakilan BUMN dan BUMD. Hadirin juga terdiri dari warga Maluku yang bermukim di Yapen beserta perwakilan paguyuban dan masyarakat setempat.

Ketua IKEMAL Cabang Kabupaten Kepulauan Yapen Harold Wenno mengingatkan makna sejarah nyala obor Pattimura.

Menurutnya, nyala obor yang pertama kali dinyalakan oleh Kapitan Pattimura (Tomas Matulessi) di Gunung Sanewi, Saparua, pada 14–15 Mei 1817, kini terus hidup sebagai simbol perjuangan.

“Api obor ini telah menerangi Bumi Para Raja sejak masa lalu hingga kini,” kata Harold.

Harold menjelaskan empat makna utama yang dipetik dari nyala api obor perjuangan Kapitan Pattimura

Pemersatu bangsa. Nyala obor melambangkan keberanian, persatuan, dan tekad untuk membela kepentingan umum serta menolak praktik penjajahan.

Reformasi perjuangan. Bila para pahlawan dahulu berjuang dengan senjata (parang dan salawaku), generasi muda saat ini harus membekali diri menjadi pribadi tangguh dan profesional menghadapi tantangan modern.

Inspirasi generasi muda. Ritual lari obor setiap tahun menandai estafet perjuangan yang tidak boleh berhenti; semangat Pattimura harus terus hidup di kalangan pemuda.

Cinta tanah air. Api obor adalah api abadi yang mengingatkan anak-anak Maluku untuk berkarya dan memajukan daerah di mana pun mereka berpijak.

Dengan semangat itu, Harold menegaskan tekad IKEMAL untuk membantu pemerintah memberantas kebodohan, kemiskinan, dan ketertinggalan di Kabupaten Kepulauan Yapen. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada pemerintah daerah yang memberi kesempatan bagi putra-putri Maluku untuk bekerja dan berkarya di Yapen.

“Kami berterima kasih kepada Tuhan dan kepada pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk mengabdi dan berkarya di sini,” ujar Harold Wenno. (GM)

Obor Perjuangan Pattimura Dinyalakan di Serui, IKEMAL Yapen Teguhkan Semangat Kebangsaan

SERUI -(deklarasinews.com)- Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL) Cabang Kabupaten Kepulauan Yapen kembali menggelar peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-2009 pada Jumat, 15 Mei 2026.

Acara berlangsung meriah di Lapangan Sapta Marga Kodim 1709/Yawa, Kota Serui, dan dihadiri Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy, S.E., M.Si., Wakil Bupati Roi Palunga, Ketua DPRK Ebzon Sembai, S.Pi., M.H., unsur Forkopimda, pengurus IKEMAL, serta warga Maluku di Serui dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Benyamin Arisoy menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia pelaksana, pengurus IKEMAL, dan seluruh warga Maluku yang telah mensukseskan peringatan Hari Pahlawan Kapitan Pattimura.

Ia menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum untuk mengenang perjuangan, keberanian, dan pengorbanan Pattimura dalam melawan penjajah demi martabat dan kehormatan bangsa.

“Semangat perjuangan Kapitan Pattimura harus terus hidup di tengah kehidupan masyarakat kita saat ini.”

Jika dahulu perjuangan dilakukan dengan mengangkat senjata melawan penjajah, maka hari ini perjuangan kita adalah membangun daerah, menjaga persatuan, menciptakan keamanan dan ketertiban, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Arisoy.

Bupati juga mengajak seluruh warga IKEMAL untuk bersama-sama mendukung visi dan misi pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Yapen. Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk ikut membangun kesadaran melalui edukasi, menjalankan pola hidup sehat, menjaga pergaulan yang baik, serta menghilangkan stigma terhadap penderita HIV/AIDS.

“Kita harus hadir memberi dukungan, kepedulian, dan semangat kemanusiaan, karena pencegahan HIV/AIDS adalah tanggung jawab bersama demi masa depan generasi kita,” tambahnya.

Acara puncak ditandai kedatangan peserta pembawa obor perjuangan Pattimura. Obor tersebut diterima langsung oleh Ketua IKEMAL Harold Wenno, kemudian diserahkan kepada Bupati dan Wakil Bupati untuk diselamakan (dinyalakan) di Lapangan Sapta Marga Kodim 1709/Yawa. Prosesi penyalaan obor disaksikan oleh Forkopimda, tamu undangan, dan warga Maluku yang hadir.

Peringatan ini selain sebagai wujud penghormatan kepada pahlawan nasional Kapitan Pattimura juga menjadi sarana penguatan identitas dan solidaritas komunitas Maluku di Yapen.

Dengan semangat yang sama, diharapkan nilai-nilai keberanian, pengorbanan, dan cinta tanah air yang ditunjukkan Pattimura dapat menjadi inspirasi dalam membangun masa depan daerah dan generasi muda.(GM)

Pemkab Yapen Buka Mubes II Pemuda Adat Onate

SERUI -(deklarasinews.com)—  Asisten III Setda Kabupaten Kepulauan Yapen, Aser Pongrate, S.STP., M.A.P., mewakili Bupati Benyamin Arisoy membuka secara resmi Musyawarah Besar (Mubes) II Pemuda Adat Onate yang digelar di Auditorium RRI Serui, Jumat (15/5/2026). Kegiatan mengangkat tema “Menjaga Warisan, Menata Masa Depan.”

Hadir langsung pada acara tersebut Ketua DPRK Kepulauan Yapen Ebzon Sembai, S.Pi., M.H., bersama sejumlah anggota DPRK; Ketua Pokja DPRK Provinsi Papua sekaligus Ketua Dewan Adat Saireri, Wellem Saman Bonay Forkopimda; para pimpinan OPD; ketua-ketua dari tujuh suku adat di  Yapen; Ketua KNPI, ketua penguyuban; serta tokoh adat dan pemuda Onate.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Aser Pongrate mewakili Bupati, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara dan seluruh pemuda Suku Yawa Onate.

“Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk mempererat persatuan, memperkuat solidaritas, dan membangun semangat kebersamaan antar generasi muda,” ujar Aser membacakan sambutan Bupati.

Bupati menilai mubes bukan sekadar ajang pemilihan kepengurusan atau penyusunan program organisasi, melainkan momentum melahirkan gagasan-gagasan positif demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah berharap pemuda Suku Yawa Onate terus menjadi mitra pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan Kabupaten Kepulauan Yapen.

“Pemuda harus tampil sebagai pelopor persatuan, penjaga nilai-nilai budaya, serta penggerak pembangunan di tengah masyarakat,” lanjut sambutan itu.

Selain itu, Bupati mengajak pemuda aktif menjaga ketertiban umum, keamanan lingkungan, dan menjadi teladan dalam upaya menjaga kebersihan Kota Serui.

Pada kesempatan yang sama, Bupati juga meminta dukungan masyarakat dalam upaya pencegahan HIV/AIDS. Menurut data yang disampaikan, jumlah kasus saat ini tercatat sebanyak 3.125 kasus.

“Kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan edukasi, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya perilaku berisiko, serta menghapus stigma terhadap penderita HIV/AIDS,” kata sambutan tersebut.

Sementara itu, Ketua Dewan Adat Saireri, Willem Saman Bonay S.Sos, menegaskan pentingnya menghormati setiap suku di daerah. Menurutnya, penindasan terhadap suku-suku merupakan bentuk penghianatan mengingat peran besar mereka dalam perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. Willem mengajak pemuda untuk bersatu membangun Yapen sebagaimana membangun Indonesia.

Wellem juga menaruh harapan besar agar pada 2030 banyak pemuda terbaik dari suku Yawa Onate yang mampu mengisi kursi di DPRK Kepulauan Yapen. Ia menekankan bahwa untuk menyelamatkan bangsa dan negara, pemuda harus bangkit, menjaga kedaulatan rakyat, serta memastikan tanah, hutan, dan hasil alam tidak dirampas tanpa memperhatikan hak-hak masyarakat adat yang hidup di atas tanahnya sendiri.

“Bangkitlah pemuda Yawa Onate; berjalanlah bersama dan bergandengan tangan dengan beraama sama jutu suku di Kabupaten Kepulauan Yapen untuk menuju Kota Emas yang kita cintai,” ujar Wellem mengakhiri sambutannya.

Penutup.

Musyawarah Besar II Pemuda Adat Onate diharapkan menghasilkan kepengurusan yang kuat dan program kerja konkret yang mendukung pelestarian budaya, peningkatan kesejahteraan, serta partisipasi aktif pemuda dalam pemerintahan dan pembangunan daerah.(GM)

‘Ini Bukan Akhir Belajar, Tapi Menuju Perguruan Tinggi!’ – Ketua DPRK Yapen Motivasi Lulusan SMA dan SMK Dawai

 

 

Serui, Kepulauan Yapen – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai S.Pi., M.H., bersama Ketua Komisi A Fredrik Samber, menghadiri acara penamatan gabungan siswa kelas XII SMA Negeri Unggulan Dawai, SMA PGRI Dawai, dan SMK Negeri III SIK Serui Tahun Pelajaran 2025/2026, di Gedung Gor Perusahaan SWPI Pasar Lama, Kampung Awunawai, Distrik Yapen Timur, Senin (4/5/2026).

Dalam sambutannya, Ebzon Sembai menekankan nilai kesuksesan siswa yang berhasil menyelesaikan pendidikan meski dihadapkan berbagai rintangan.

“Sebuah nilai kesuksesan seorang siswa dalam proses belajar selama di bangku sekolah adalah dapat menyelesaikan tugas belajar dengan baik walaupun banyak halangan dan rintangan semasa menempuh proses pendidikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, perubahan positif hanya terjadi jika seseorang mau belajar. “Hari ini, anak-anak siswa SMA dan SMK telah membuktikan bahwa mereka berhasil menyelesaikan proses belajar dan meraih kesuksesan di bangku sekolah,” jelasnya.

Ebzon menyampaikan ucapan selamat kepada para lulusan. “Terima kasih buat kamu semua, anak-anakku, yang telah lulus dan membanggakan orang tua serta kita semua yang hadir hari ini,” ucapnya.

“Saya mengajak kita semua mengucapkan syukur kepada Tuhan karena atas penyertaan-Nya, kita terus diberikan kesempatan hidup dan melakukan aktivitas sehingga hari ini bisa bertemu kembali dalam acara ini,” ajaknya.

Ebzon menegaskan, momen penamatan ini adalah sejarah penting bagi siswa.

“Perjuangan dan pengorbanan bertahun-tahun akhirnya membuahkan kelulusan. Namun, ini bukan akhir dari belajar, melainkan langkah ke jenjang perguruan tinggi untuk masa depan lebih baik,” tegasnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah, dewan guru, dan orang tua murid atas dedikasi mereka. “Terima kasih kepada kepala sekolah dan guru yang telah mendidik putra-putri generasi emas negeri ini dengan baik, serta orang tua yang memberikan dukungan moril maupun materil serta doa tak henti-hentinya,” katanya.

Di akhir sambutanya Ketua DPRK berpesan kepada siswa siswi yang telah lulus bahwa tantangan lebih besar saat ini adalah membutuhkan generasi muda cerdas, berintegritas, kerja keras, dan membanggakan keluarga serta bangsa. “Harus rajin belajar, jangan pernah takut menghadapi tantangan perubahan,” tegas Ebzon Sembai.

Acara dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Yapen, Distrik Yapen Timur dan Rangbawi, Polsek serta Koramil Yapen Timur, para kepala sekolah SMA/SMK, dewan guru se-Distrik Yapen Timur, orang tua murid, Kepala Kampung dan Bamuskam Se Distrik Yapen Timur dan tamu undangan lainya.(GM)

LKPJ 2025 dan Raperda RTRW Disetujui, Wabup Roi Palunga Harap Keuangan Daerah Makin Baik

SERUI -(deklarasinews.com)– Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roi Palunga, menyampaikan pidato pada penutupan Rapat Paripurna DPRD Kepulauan Yapen Tahun 2026. Acara tersebut dalam rangka penetapan dan pengesahan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025 serta Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Kepulauan Yapen, bertempat di Serui, Jumat (24/4/2026).

Rapat dihadiri langsung Ketua DPRD Kepulauan Yapen Ebzon Sembai, S.Pi., M.H., Wakil Ketua III Bernad Worumi, Forkopimda, Asisten Sekretaris Daerah (Setda), para pimpinan OPD, serta tamu undangan lainnya.

Melalui mimbar kehormatan, Wakil Bupati Roi Palunga menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada pimpinan serta anggota DPRD beserta pihak-pihak terkait atas kelancaran rapat paripurna ini.

“Saya mengajak kita jadikan momentum kebersamaan pada rapat paripurna ini sebagai sarana untuk memperkuat sinergitas, kolaborasi, serta kekompakan antara eksekutif dan legislatif dalam membangun Kabupaten Kepulauan Yapen, Rumah Kita yang berkeadilan, unggul, dan sejahtera,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa berbagai aspirasi masyarakat yang diusulkan wakil rakyat di DPRK dan belum terealisasi pada 2025 akan tetap menjadi perhatian pemerintah daerah ke depan.

“Oleh karena itu, marilah kita berdoa agar kondisi keuangan daerah tahun mendatang lebih baik, sehingga mampu mengakomodir kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat di berbagai bidang,” jelasnya.

Di penghujung pidato yang dibacakan Wakil Bupati, disematkan pantun sebagai wujud syukur atas kelancaran seluruh tahapan rapat paripurna.

“Pergi ke sidang jangan lupa ngopi, biar semangat sampai sore hari. LKPJ selesai, lega di hati, kalau ada kurang kita bahas nanti”.(GM)

DPRK Kepulauan Yapen Bahas RTRW 2026-2046

YAPEN -(deklarasinews.com)– Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Kepulauan Yapen tahun 2026-2046 bukan sekadar dokumen administratif, melainkan peta jalan strategis untuk menyeimbangkan pembangunan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan penghormatan hak ulayat masyarakat adat. Di era otonomi khusus Papua, regulasi ini krusial untuk mencegah konflik lahan, mendukung investasi berkelanjutan, dan menjaga harmoni antara modernisasi dengan kearifan lokal—sebuah langkah visioner agar Yapen tetap hijau dan makmur.

Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen menggelar Rapat Paripurna I, Kamis (23/4/2026), untuk membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 serta Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang RTRW Kabupaten Kepulauan Yapen Tahun 2026-2046.

Rapat dihadiri langsung Ketua DPRK Ebzon Sembai, S.Pi.M.H., didampingi Wakil Ketua III Bernad Worumi, Wakil Bupati Kepulauan Yapen Roi Palunga, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pimpinan perangkat daerah.

Berdasarkan laporan Badan Pembentukan Daerah (Bapemperda) DPRK Kepulauan Yapen yang dibacakan langsung oleh Trison Ayomi, rapat pleno II agenda mendengar hasil pembahasan Bapemperda dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, lembaga adat daerah Yapen, peradilan adat daerah Yapen, serta tujuh dewan adat suku di Kepulauan Yapen terhadap Raperda RTRW.

Penyusunan Raperda ini merupakan langkah imperatif dan strategis untuk menggantikan regulasi sebelumnya, agar relevan dengan dinamika pembangunan nasional dan perubahan regulasi pusat.

Pemetaan ruang terencana diharapkan mencegah konflik pemanfaatan lahan, menjamin kepastian hukum investasi, serta menjaga keseimbangan lingkungan.

Tujuan utama meliputi:

Sinkronisasi regulasi, agar selaras dengan UU Cipta Kerja dan peraturan pelaksananya. Keterpaduan pembangunan, menyelaraskan rencana struktur ruang (jaringan transportasi, energi, dan air) dengan pola ruang (kawasan lindung dan budidaya).

Keberlanjutan ekologis, mengintegrasikan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk memitigasi dampak pembangunan terhadap kelestarian alam Kepulauan Yapen.

Landasan sosiologis menekankan penghormatan hak ulayat masyarakat hukum adat sesuai semangat otonomi khusus, dengan prinsip:

Pengakuan ruang adat.

Perlindungan hak ekonomi lokal.

Partisipasi kearifan lokal.

Catatan dan Rekomendasi Bapemperda

Bapemperda menyampaikan catatan berikut:

Pemerintah daerah wajib segera menyelesaikan validasi KLHS.

Segera harmonisasi dengan Kanwil Hukum Provinsi Papua dan Biro Hukum Setda Provinsi Papua.

Lakukan sosialisasi intensif kepada masyarakat hukum adat terkait pemanfaatan ruang.

Bapemperda berkesimpulan bahwa Raperda RTRW Kabupaten Kepulauan Yapen Tahun 2026-2046 telah melalui tahap pembicaraan tingkat I dan dinyatakan layak dilanjutkan ke tahap pendapat akhir fraksi-fraksi serta persetujuan bersama.(GM)

Halal Bihalal KKBMT Yapen, Warga Diajak Jaga Harmoni dan Kontribusi untuk Daerah

SERUI -(deklarasinews.com)– Kerukunan Keluarga Besar Maluku Tenggara (KKBMT) Yapen menggelar Halal Bihalal bertema “Satu Rasa, Satu Kebersamaan dalam Halal Bihalal 1447 Hijriah/2026 Masehi”. Kegiatan ini berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Serui, Minggu (5/4/2026).

Hadir dalam acara tersebut Ketua Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL) Cabang Kabupaten Kepulauan Yapen Harold Wenno, Ustadz Alfan Fuandi, Ketua KKBMT Daniel Steven Putnarubun serta pengurus, Ketua Kerukunan Tanimbar, Perwakilan dari  Kerukunan Maluku Tengah dan  tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua IKEMAL Yapen, Harold Wenno, menegaskan bahwa Halal Bihalal memiliki makna mendalam, bukan sekadar seremonial. “Halal Bihalal ini mempererat tali silaturahmi, saling memaafkan, dan memperkuat persaudaraan di antara kita,” ujarnya.

Wenno menekankan pentingnya momentum ini bagi warga Maluku yang hidup di tanah rantau, yaitu Kabupaten Kepulauan Yapen. Ia berpesan agar warga Maluku terus menjaga kebersamaan, kekompakan, dan semangat persatuan sebagai orang basudara di perantauan.

Sebagai Ketua IKEMAL Cabang Kepulauan Yapen, Wenno menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua dan pengurus KKBMT, panitia Hari Besar, serta seluruh warga atas kelancaran acara.

“Ini merupakan wujud nyata komitmen kita dalam menjaga nilai kekeluargaan, budaya, dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen,” tambahnya.

Wenno menegaskan bahwa kekuatan masyarakat Maluku di perantauan terletak pada persatuan dan solidaritas. Melalui Halal Bihalal ini, ia mengajak semua pihak memperkuat rasa persaudaraan, menjaga kerukunan lintas suku, agama, dan golongan. Ia juga mendorong warga Maluku untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan Kabupaten Kepulauan Yapen.

“Kita harus tunjukkan bahwa kehadiran kita membawa dampak positif, menjadi teladan dalam kebersamaan, serta bagian dari solusi di tempat kita berpijak, bekerja, dan berkarya,” pesan Wenno.

Di akhir sambutan, Ketua IKEMAL mengajak seluruh keluarga besar KKBMT dan tamu undangan mensyukuri hari istimewa ini sebagai berkah Tuhan Yang Maha Kuasa. Pasalnya, 5 April 2026 bertepatan dengan perayaan Paskah yang dirayakan umat Kristen dan Katolik.

Sementara itu Hikma Halal Bihalal di sampaikan oleh Ustadz Alfan Fuandi (GM)

Halal Bihalal KKBMT Yapen Jadi Ajang Pererat Silaturahmi dan Persaudaraan

SERUI -(deklarasinews.com)– Kerukunan Keluarga Besar Maluku Tenggara (KKBMT) Yapen menggelar Halal Bihalal bertema “Satu Rasa, Satu Kebersamaan dalam Halal Bihalal 1447 Hijriah/2026 Masehi” di Aula SMA Negeri 1 Serui, Minggu (5/4/2026).

Acara dihadiri Ketua Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL) Cabang Kabupaten Kepulauan Yapen Harold Wenno, Ustadz Alfan Fuandi, Ketua KKBMT Daniel Steven Putnarubun, pengurus, serta warga KKBMT di Kota Serui dan sekitarnya. Turut hadir Ketua Kerukunan Tanimbar, perwakilan Kerukunan Maluku Tengah, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua KKBMT Daniel Steven Putnarubun menyampaikan makna Halal Bihalal sebagai momen saling memaafkan pasca-Ramadhan.

“Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Setelah sebulan penuh basudara kita yang Muslim menjalankan ibadah puasa, hari ini kita berkumpul dalam suasana yang fitrah,” ujarnya.

Putnarubun menekankan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi rutin, melainkan kesempatan melburkan perbedaan pendapat, kata-kata salah ucap, atau ego selama proses pengurusan Akta Pendirian KKBMT.

Ia juga menguatkan wadah organisasi yang kini memiliki landasan hukum kuat. “Akta pendirian yang kita miliki adalah ‘rumah’ kita. Namun, rumah yang megah tidak akan berarti jika penghuninya tidak rukun,” katanya.

Lebih lanjut, Putnarubun mengajak memperkuat semangat “Ain ni Ain” untuk membuktikan ikatan darah dan budaya Maluku Tenggara tetap kental di tanah Yapen. “Di tanah Yapen ini, kita adalah satu keluarga yang saling menopang—(it dat famur, it dat mivun),” tambahnya.

Ia berharap semangat program kerja organisasi semakin membara pasca-acara, sambil menjaga harmoni dengan penduduk lokal serta siap menolong sesama. “Selamat Hari Raya Idul Fitri bagi yang merayakan. Mohon maaf lahir dan batin untuk kita semua,” tutupnya.

Putnarubun juga menyampaikan pantun penyemangat persatuan: Dari Kei membawa sagu, dimakan bersama di pinggir pantai, mari bersatu janganlah ragu, KKBMT Yapen semakin gemilang dan damai.

Mari eratkan semangat Ain ni Ain, saling memaafkan antar sesama kita, Hikmah Halal Bihalal disampaikan oleh Ustadz Alfan Fuandi.(GM)

Ebzon Sembai Hadiri Karnaval Paskah 2026

SERUI -(deklarasinews.com)– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai S.Pi.M.H., didampingi istri tercinta Adomina Elisabet Maniani, menghadiri Karnaval Paskah 2026 yang diselenggarakan Persekutuan Gereja-Gereja Kristen Katolik (PGGK) Kabupaten Kepulauan Yapen di Alun-Alun Trikora, pusat Kota Serui, pada Sabtu (4/4/2026).

Karnaval ini bertujuan mempererat tali persaudaraan antarumat beragama serta mengekspresikan sukacita iman di tengah masyarakat multikultural Kabupaten Kepulauan Yapen.

Dalam keterangan persnya kepada media, Ketua DPRK Ebzon Sembai menyatakan, “Hari ini, kami menghadiri Karnaval Paskah 2026 yang diselenggarakan PGGK Kabupaten Kepulauan Yapen.

Acara ini merupakan perwujudan perjuangan umat Kristen dalam merayakan Paskah, yang menjadi puncak iman kita atas kemenangan Tuhan Yesus Kristus. Karnaval ini menjadi simbol nyata dari sukacita kebangkitan-Nya.”

Ebzon Sembai lebih lanjut menjelaskan makna mendalam peristiwa Paskah. “Peristiwa Paskah ini membebaskan umat Kristen dari belenggu dosa.

Kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus melepaskan kita yang percaya kepada-Nya dari ikatan dosa. Karnaval Paskah hari ini mengingatkan kita bahwa kita telah dilepaskan dari dosa, sehingga hidup kita hari ini harus lebih baik daripada hari-hari kemarin yang telah kita lewati bersama,” tegasnya.

“Pengharapan kita adalah hidup lebih baik di bawah naungan dan penyertaan Tuhan, karena kita telah terbebas dari dosa,” cetus Ketua DPRK Yapen.

Beliau juga menekankan simbolisme kematian Yesus Kristus di kayu salib sebagai pembebasan dosa bagi umat Kristen.

“Harapan kami, setelah dilepaskan dari dosa, kita harus hidup dalam kasih Tuhan, terus berbuat baik kepada semua umat—khususnya sesama Kristen di Tanah Papua, termasuk Kabupaten Kepulauan Yapen. Mari jadikan momen ini untuk memperkuat pelayanan dan persaudaraan kita,” ujarnya.

Pesan penutup Ketua DPRK kepada jemaat umat Kristen di Kabupaten Kepulauan Yapen sangat menggugah. “Lewat peristiwa kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus, jadikanlah Paskah sebagai momen sukacita abadi.

Teruslah lakukan perbaikan dalam tugas dan pelayanan kepada setiap jemaat, ubah perilaku kita agar selaras dengan ajaran-Nya, sehingga hidup ini membawa keselamatan, berkat bagi banyak orang, dan pengharapan baru yang menyala-nyala bagi kita semua. Bersama, mari kita hayati kemenangan ini untuk membangun Yapen yang lebih harmonis dan diberkati Tuhan,” pesan Ebzon Sembai dalam wawancara yang didampingi istrinya.

Acara karnaval ini tidak hanya merayakan iman, tetapi juga memperkuat harmoni antarumat beragama di wilayah Kepulauan Yapen.(GM)

Semarak Karnaval Paskah di Serui, Wabup Roi Palunga Soroti Pentingnya Persatuan

SERUI -(deklarasinews.com)– Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen, Roi Palunga, menghadiri sekaligus melepas peserta Karnaval Paskah 2026 yang diselenggarakan Persekutuan Gereja-Gereja Kristen Katolik (PGGK) Kabupaten Kepulauan Yapen di Alun-Alun Trikora, Pusat Kota Serui, pada Sabtu (4/4/2026).

Karnaval ini bertujuan mempererat tali persaudaraan antarumat beragama serta mengekspresikan sukacita iman di tengah masyarakat.

Hadir pula Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai S.Pi.M.H., didampingi istrinya Adomina Elisabet  Maniani, perwakilan Forkopimda, Ketua dan Pengurus PGGK serta para Pendeta    yang hadir dan tamu undangan lainya.

Dalam sambutannya, Roi Palunga menyatakan bahwa peringatan kematian dan kebangkitan Yesus Kristus menjadi momen untuk merasakan kasih penyelamatan Tuhan.

“Yohanes pasal 3 ayat 16 menyebutkan bahwa begitu besar kasih Allah akan dunia ini sehingga Ia menganugerahkan Anak-Nya yang tunggal, agar setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup kekal,” ujarnya.

Ia menekankan agar peristiwa luar biasa pengorbanan Yesus di kayu salib menjadi momentum introspeksi diri.

“Mari kita wujudkan apa yang diinginkan Tuhan Yesus dalam hidup kita. Mari kita saling mengasihi meski ada banyak perbedaan di antara kita,” tambah Roi.

Wakil bupati menegaskan, “Kita perlu garis bawahi bahwa karena kasih Bapa di surga rela mengorbankan Anak-Nya, maka sekalipun di Kabupaten Kepulauan Yapen kita terdiri dari berbagai perbedaan, kasih senantiasa menyertai kita.” Ia berharap kasih itu terus mengikat masyarakat sehingga perbedaan tidak lagi menjadi penghalang.

Pada kesempatan tersebut, Roi juga menyampaikan terima kasih kepada ketua dan pengurus PGGK serta panitia atas inisiatif positif ini. “Pemerintah daerah mengajak gereja untuk saling mendukung, menopang, dan mendoakan agar pembangunan di Kabupaten Kepulauan Yapen terus berjalan lebih baik ke depan,” cetusnya.(GM)