Ketua DPRK Kepulauan Yapen Ucapkan Selamat HUT ke-171 Pekabaran Injil di Tanah Papua

SERUI -(deklarasinews.com)– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai, menyampaikan ucapan selamat atas Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-171 Pekebaran  Injil di Tanah Papua. Perayaan bertema “Pertobatan Mendatangkan Keselamatan” ini digelar pada 5 Februari 2026 di tengah semangat syukur atas peran Injil dalam membawa harapan bagi masyarakat Papua.

Dalam keterangan kepada media, Sembai menghimbau umat Kristen untuk mengenang 171 tahun kehadiran Injil sebagai terang keselamatan.

“Melalui perayaan Pekerjaan Injil di Tanah Papua, saya menghimbau kepada seluruh umat Kristen untuk mengucap syukur dan mengenang kembali 171 tahun hadirnya Injil sebagai terang harapan dan keselamatan bagi Tanah Papua,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat iman. “Kiranya semangat iman dan pelayanan terus hidup dalam kasih, persatuan, dan damai sejahtera bagi kita semua,” tambah Sembai.

Sejarah mencatat, Injil pertama kali masuk ke Tanah Papua pada 5 Februari 1855 melalui misionaris Carl Wilhelm Ottow dan Johann Gottlob Geissler di Pulau Mansinam, Teluk Cenderawasih. Kedatangan mereka membawa pendidikan, kesehatan, dan nilai kasih yang menyatukan berbagai suku di Papua, meski menghadapi berbagai tantangan.

Ucapan Sembai ini menjadi panggilan untuk mempererat persatuan dalam warisan rohani yang telah menerangi Papua selama lebih dari satu setengah abad.(GM)

Pemkab Yapen Dorong Revitalisasi Kakao, Wabup Roi Palunga Turun Langsung ke Kebun Petani

SERUI -(deklarasinews.com)— Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen bergerak cepat menindaklanjuti hasil diskusi strategis bersama Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua terkait investasi kakao dan kopi. Rabu (7/1/2026), Wakil Bupati Kepulauan Yapen Roi Palunga turun langsung meninjau kebun-kebun kakao yang masih aktif berproduksi.

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah kebun kakao milik warga di Kampung Waniwon, Distrik Yawakukat. Di lokasi tersebut, Wakil Bupati bersama pemilik kebun, Yorens Merani, berkeliling kebun untuk melihat langsung kondisi tanaman kakao, mulai dari fase bunga, pertumbuhan buah, hingga kakao yang siap panen di pohon.

Dalam dialog santai di tengah kebun, Roi Palunga menyampaikan bahwa kunjungan lapangan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan petani lokal menyambut masuknya investor kakao yang direncanakan segera hadir di Kepulauan Yapen.

“Ini penting sekali untuk peningkatan pendapatan masyarakat. Kita lihat langsung kebun-kebun yang masih dipertahankan petani. Ke depan, investor akan masuk dan diharapkan bisa membantu petani, mulai dari perawatan, penyemprotan, pupuk, sampai pemasaran,” ujar Roi Palunga.

Ia menjelaskan, selama ini harga kakao di tingkat petani sering tidak stabil karena harus melalui beberapa tangan sebelum sampai ke pembeli akhir.

“Kalau nanti investor masuk langsung sebagai pembeli pertama, maka harga akan jauh lebih baik dan jelas. Petani tidak perlu lagi pikir-pikir soal harga,” katanya.

Roi Palunga juga menekankan pentingnya menghidupkan kembali lahan-lahan pertanian yang selama ini terbengkalai. Menurutnya, kakao yang sudah ada tidak perlu ditebang, melainkan direvitalisasi agar kembali produktif.

“Lahan-lahan yang sudah lama tidak dimanfaatkan harus kita dorong untuk dibersihkan kembali. Kalau masih ada pohon kakao, jangan ditebang. Tinggal bagaimana kita rawat, sambung, pupuk, supaya bisa berbuah lagi,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat kembali menekuni sektor pertanian sebagai sumber penghidupan berkelanjutan, sejalan dengan arah kebijakan pemerintah daerah yang fokus pada pertanian, perikanan, dan pariwisata.

Pemilik kebun, Yorens Merani, yang merupakan pensiunan pegawai pertanian Kabupaten Kepulauan Yapen, mengaku bersyukur atas kehadiran langsung Wakil Bupati di kebun kakao miliknya. Di masa pensiun, Yorens mengelola kebun kakao seluas kurang lebih satu hektare.

Ia menceritakan bahwa kebun tersebut telah ditanam sejak masa kepemimpinan almarhum Bupati Betawi. Pada awalnya, kakao dikelola dalam kelompok tani, namun seiring waktu kelompok tersebut tidak berjalan akibat pengaruh pasar dan serangan hama. Meski demikian, Yorens tetap bertahan mengurus kebun hingga kini.

“Kemarin saya sudah panen sekitar 120 kilogram kakao kering. Saya jual dengan harga seadanya karena harus memenuhi kebutuhan hidup,” ungkap Yorens.

Ia berharap dengan masuknya investor dan dukungan pemerintah daerah, petani kakao di kampung dapat memiliki pendapatan yang lebih pasti.

“Harapan kami sangat baik. Kalau pasar sudah jelas dan kakao dijual dalam jumlah besar, masyarakat petani bisa punya pendapatan tetap,” ujarnya.

Kunjungan lapangan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen untuk memastikan program pengembangan kakao benar-benar menyentuh petani di tingkat bawah. Pemerintah daerah menegaskan akan terus mendampingi petani, sekaligus menyiapkan langkah teknis bersama investor agar sektor kakao kembali menjadi penopang ekonomi masyarakat di daerah kepulauan tersebut.(GM)

300 Prajurit Yon TP 860/NSK Disambut Adat Waropen di Pidemani

WAROPEN –(deklarasinews.com)- Komandan Kodim 1709/Yawa, Letkol Inf Baskoro Wijaya Atmanto, S.E, menghadiri langsung kegiatan penjemputan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 860/NSK yang tiba di Pelabuhan Pidemani, Kabupaten Waropen, menggunakan KM Masirei, Selasa (06/01/2026).

Sebanyak 300 prajurit Yon TP 860/NSK yang dipimpin langsung oleh Letkol Inf Alfa Erydani, S.Hub.Int.Han, selaku Danyon TP 860/NSK, tiba dengan aman dan disambut secara adat Waropen. Prosesi adat dilaksanakan oleh Sanggar Seni Sewisarano Kampung Paradoi, berupa pemasangan mahkota, pengalungan noken, serta ritual injak piring sebagai simbol penerimaan dan penghormatan kepada tamu.

Kegiatan penyambutan tersebut turut dihadiri oleh Jaelani, AP.M.Si (Asisten I Setda Kabupaten Waropen), Mayor Inf Yusuf Rinding (Danramil 1709-03/Warbah), Lettu Inf Abdul Latif (Pasi Intel Kodim 1709/Yawa), para kepala kampung , tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat setempat. Usai prosesi adat, kegiatan dilanjutkan dengan transit di ruang tunggu Pelabuhan Pidemani, Waren.

Dalam sambutannya, Letkol Inf Baskoro Wijaya Atmanto, S.E menyampaikan bahwa penyambutan Yon TP 860/NSK merupakan momentum penting yang mencerminkan kebersamaan dan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat Kabupaten Waropen.

“Kedatangan personel Yon TP 860/NSK dilaksanakan secara bertahap. Pada tahap pertama ini tiba sekitar 300 personel, dan tahap berikutnya akan menyusul kembali sekitar 300 personel. Seluruh rangkaian kedatangan ini telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Daerah dan DPRK Waropen,” jelas Dandim.

Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa kehadiran Yon TP 860/NSK membantu masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan daerah. Para prajurit akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti pendampingan pertanian, pembangunan infrastruktur, serta kegiatan produktif lainnya demi kemajuan Kabupaten Waropen, khususnya wilayah Botawa dan sekitarnya.

“Kami berharap melalui sinergi yang baik, kehadiran Yon TP 860/NSK dapat mendukung tersedianya infrastruktur dasar seperti listrik, jaringan, dan fasilitas penunjang lainnya, sehingga Waropen dapat tumbuh menjadi kabupaten yang maju, mandiri, dan unggulan,” pungkasnya.

Sementara itu,Jaelani, AP.M.Si, mewakili Bupati Waropen, dalam sambutannya menyampaikan , Pemerintah Daerah menyatakan dukungan penuh terhadap kehadiran Yon TP 860/NSK di Kabupaten Waropen.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Waropen, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Danyon TP 860/NSK beserta seluruh personel. Kehadiran Yon TP 860/NSK diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung program pembangunan di daerah,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh kepala distrik, kepala kampung, dan masyarakat untuk berperan aktif serta memahami bahwa kehadiran Yon TP 860/NSK bertujuan membantu pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Diketahui, Serpas gelombang ke-2 personel Yon TP 860/NSK dari Kabupaten Biak menuju Kabupaten Waropen direncanakan pada 12 Janari 2026.(GM)

Banser Kawal Ibadah Malam Kudus Natal di Serui, Wujud Toleransi Antarumat Beragama

SERUI -(deklarasinews.com)- Ibadah Malam Kudus Natal Jemaat GPdI Ekklesia Serui Kota yang digelar pada Rabu (24/12/2025) malam di Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, berlangsung aman dan tertib dengan pengamanan yang dikawal oleh Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Kepulauan Yapen. Pengamanan ini menjadi wujud nyata toleransi dan kerukunan antarumat beragama di daerah tersebut.

Ibadah Malam Kudus yang memperingati kelahiran Yesus Kristus sebagai Juruselamat dunia itu diikuti jemaat dengan tertib dan penuh penghayatan. Jemaat menaikkan pujian dan penyembahan sebagai ungkapan syukur, sembari merenungkan penyertaan anugerah Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain Banser, pengamanan kegiatan ibadah juga didukung oleh unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Sinergi lintas unsur tersebut memastikan pelaksanaan ibadah berlangsung aman sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan dalam menjaga kebebasan beribadah.

Rangkaian ibadah diisi dengan pujian serta kesaksian anggota jemaat secara per keluarga. Kesaksian tersebut menjadi ungkapan syukur atas perlindungan Tuhan dalam kehidupan rumah tangga jemaat, baik dalam suka maupun duka.

Natal tahun ini, Jemaat GPdI Ekklesia Serui Kota mengusung tema “Kekuatan dalam Kristus” (Filipi 4:13). Tema ini menegaskan bahwa kekuatan sejati orang percaya bersumber dari Kristus dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Roi Palunga, dengan dasar firman dari Kitab Lukas 2:8–14. Dalam khotbahnya, jemaat diajak merenungkan makna damai sejahtera Natal sebagaimana tertulis dalam Lukas 2:14, bahwa damai sejahtera yang turun ke bumi adalah anugerah Allah bagi manusia yang berkenan kepada-Nya.

Disampaikan pula bahwa damai sejahtera tersebut perlu dijaga dalam kehidupan bermasyarakat, agar tidak tergerus oleh pengaruh sosial dan berbagai tantangan kehidupan, sebagaimana peringatan firman Tuhan dalam Yohanes 10:10.

Ibadah Malam Kudus kemudian dilanjutkan dengan Perjamuan Kudus, di mana jemaat menerima sakramen sebagai dasar iman dalam menjalani kehidupan sebagai pengikut Kristus.

Kehadiran Banser dalam pengamanan ibadah Natal ini mendapat apresiasi dari jemaat. Pengawalan lintas iman tersebut dinilai tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga memperkuat pesan Natal tentang damai sejahtera, persaudaraan, dan hidup berdampingan secara harmonis di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen.(GM)

Ibadah Malam Kudus Jemaat GPdI Ekklesia Serui Kota: Makna Natal sebagai Damai Sejahtera dan Keselamatan

SERUI -(deklarasinews.com)– Ibadah Malam Kudus 24 Desember 2025 menjadi momentum rohani penting bagi umat Kristiani Jemaat GPdI Ekklesia Serui Kota. Ibadah yang berlangsung pada Rabu (24/12/2025) malam tersebut memperingati peristiwa kelahiran Yesus Kristus sebagai kejadian besar bagi dunia dan dasar iman umat percaya.

Ibadah Natal dilaksanakan dengan suasana penuh ketenangan dan penghayatan, diawali dengan pujian dan penyembahan. Jemaat menyanyikan lagu-lagu rohani sebagai ungkapan syukur sambil merenungkan penyertaan dan anugerah Tuhan yang menyertai kehidupan mereka sepanjang tahun, baik dalam suka maupun duka.

Rangkaian ibadah juga diisi dengan pujian serta kesaksian anggota jemaat secara per keluarga. Kesaksian tersebut menjadi ungkapan syukur atas perlindungan Tuhan dalam kehidupan rumah tangga, sekaligus pengakuan iman bahwa Tuhan senantiasa hadir dan setia menyertai umat-Nya di setiap musim kehidupan.

Perayaan Natal tahun ini mengusung tema “Kekuatan dalam Kristus” (Filipi 4:13), yang menegaskan bahwa kekuatan sejati orang percaya tidak bersumber dari kemampuan manusia, melainkan dari Kristus yang memberi kekuatan dalam segala keadaan.

Firman Tuhan sebagai dasar iman jemaat disampaikan oleh Pdt. Roi Palunga, yang terambil dari Kitab Lukas 2:8–14. Dalam penyampaian firman, ditekankan bahwa peristiwa kelahiran Yesus Kristus yang setiap tahun dirayakan bukan sebagai tradisi, melainkan kabar keselamatan yang terus relevan dan perlu direnungkan secara pribadi oleh setiap orang percaya.

Secara khusus, jemaat diajak untuk memusatkan perenungan pada Lukas 2:14, tentang damai sejahtera yang turun ke bumi. Ditekankan bahwa damai sejahtera sejati berasal dari Allah, namun dalam kehidupan sehari-hari tidak semua orang Kristen sungguh-sungguh hidup dalam damai tersebut. Pengaruh sosial, tekanan hidup, dan godaan dunia kerap menggerus damai sejahtera, sebagaimana peringatan firman Tuhan dalam Yohanes 10:10, tentang pencuri yang datang untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan.

Oleh sebab itu, jemaat diajak untuk mengintrospeksi kehidupan dan kembali memahami tujuan utama kelahiran Yesus Kristus. Sebagaimana tertulis dalam Yohanes 3:16, kelahiran Kristus merupakan wujud kasih Allah dan rencana keselamatan dari surga bagi umat manusia. Yesus lahir untuk menyelamatkan setiap orang yang percaya, termasuk jemaat GPdI Ekklesia Serui Kota.

Disampaikan pula bahwa tanpa Tuhan, segala rencana manusia tidak akan berhasil dengan sempurna. Keberhasilan hidup hanya bermakna ketika manusia hidup berkenan kepada Tuhan. Tanpa kelahiran Yesus Kristus, manusia tidak dapat disebut sebagai anak-anak Allah. Ibadah Malam Kudus kemudian dilanjutkan dengan Perjamuan Kudus.

Jemaat menerima sakramen ini dengan penuh kesadaran iman sebagai dasar kehidupan rohani, sekaligus pengingat akan pengorbanan Kristus yang membawa keselamatan dan damai sejahtera bagi umat manusia.

Seluruh rangkaian Ibadah Malam Kudus berlangsung dengan aman dan tertib. Ibadah ini mendapat pengawalan dari unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Kehadiran aparat keamanan lintas institusi tersebut memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat dalam melaksanakan ibadah Natal, sekaligus mencerminkan semangat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Ibadah Malam Kudus ini menjadi momentum rohani bagi jemaat untuk meneguhkan iman, memperkuat pengharapan, serta hidup dalam damai sejahtera Kristus dalam kehidupan sehari-hari.(GM)

Wabup Roi Palunga Tinjau dan Serahkan Bansos untuk Warga Serui Kota

SERUI -(deklarasinews.com)– Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roi Palunga, meninjau secara langsung sekaligus menyerahkan secara simbolis bantuan sosial (Bansos) kepada warga di Kantor Kelurahan Serui Kota, Selasa (23/12/2025).

Dalam peninjauan tersebut, Wabup Roi Palunga memastikan penyaluran bantuan tetap berjalan meskipun sebelumnya terjadi aksi pencurian di kantor kelurahan. Ia menjelaskan bahwa setelah dilakukan pengecekan, diketahui satu karung beras dan dua karton minyak goreng hilang. Setiap karton minyak goreng diketahui berisi lima plastik minyak goreng ukuran dua liter.

“Setelah dicek memang benar kantor kelurahan kemasukan pencuri. Namun saya meminta agar pihak kelurahan segera menyalurkan bantuan sosial yang masih ada. Untuk kekurangan bantuan tersebut, akan menjadi kebijakan pemerintah daerah agar masyarakat tetap menerima bantuan ini dan dapat digunakan untuk merayakan Hari Natal,” ujar Wabup.

Lebih lanjut, Wabup Roi Palunga berharap masyarakat dapat lebih proaktif dengan mendaftarkan diri ke dinas teknis terkait agar dapat menerima bantuan sosial dari pemerintah pusat.

“Kami berharap masyarakat aktif mendaftarkan diri karena bantuan yang ada ini sangat membantu dalam meringankan beban masyarakat,” ungkapnya.

Penyerahan bantuan sosial ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga, khususnya dalam menyambut perayaan Natal, serta menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen.(GM)

Pemkap Yapen Hadiri Perayaan Natal GBGP Jemaat Efata Anotaurei

SERUI -(deklarasinews.com)– Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen menghadiri Perayaan Natal Gereja Bethel Gereja Pantekosta (GBGP) Jemaat Efata Anotaurei. Kehadiran Pemerintah Daerah tersebut mewakili komitmen dalam mempererat hubungan kemitraan antara pemerintah dan gereja dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, diwakili oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Johanes Ken Renmaur, yang turut menyampaikan sambutan Bupati pada perayaan Natal tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Yapen menyampaikan bahwa Natal merupakan peristiwa kasih Allah yang sangat besar bagi umat manusia. Melalui kelahiran Yesus Kristus, Allah menyatakan kasih-Nya yang sempurna, yang mengajarkan tentang kerendahan hati, pengorbanan, dan ketaatan dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut disampaikan, tema Natal “Muliakan Tuhan dengan Tubuhmu” mengingatkan seluruh umat bahwa hidup, tubuh, pikiran, dan perbuatan adalah persembahan yang hidup bagi kemuliaan Tuhan. Tema ini mengajak umat untuk hidup benar, menjaga kekudusan, menjauhi hal-hal yang merusak diri dan sesama, serta menggunakan tubuh dan talenta yang Tuhan berikan untuk melayani, membangun, dan menjadi berkat bagi lingkungan sekitar.

“Dalam kehidupan sehari-hari, memuliakan Tuhan dengan tubuh berarti hidup sehat, hidup disiplin, saling mengasihi, serta hidup bertanggung jawab, baik sebagai umat beriman maupun sebagai warga masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai pemerintah daerah, Bupati Kepulauan Yapen juga mengajak seluruh jemaat GBGP Jemaat Efata Anotaurei untuk terus menjadi mitra pemerintah dalam menjaga persatuan dan toleransi antarumat beragama, serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Kepulauan Yapen. Ajakan tersebut juga mencakup upaya menjaga kebersihan lingkungan, kedamaian sosial, dan keharmonisan hidup bersama.

Ia menegaskan bahwa gereja memiliki peran strategis dalam membentuk karakter umat. Oleh karena itu, perayaan Natal tidak hanya dimaknai secara seremonial, tetapi harus benar-benar dihidupi dalam sikap dan perbuatan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Perayaan Natal GBGP Jemaat Efata Anotaurei berlangsung dengan penuh sukacita dan kebersamaan, serta menjadi momentum untuk mempererat iman, persaudaraan, dan komitmen bersama dalam membangun daerah yang damai dan sejahtera.(GM)

Rapat Paripurna V DPRK Yapen Sahkan APBD 2026 dan Raperda Non APBD Secara Aklamasi

SERUI -(deklarasinews.com)– Rapat Paripurna V Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen dalam rangka penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kepulauan Yapen Tahun Anggaran 2026 serta Raperda Non APBD tentang Perubahan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2020 mengenai Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, resmi dirampungkan dan ditutup oleh Ketua DPRK Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai, S.Pi.

Dalam sambutannya, Ketua DPRK Kepulauan Yapen Ebzon Sembai, S.Pi menyampaikan bahwa pada Rapat Paripurna V tersebut, DPRK bersama Pemerintah Daerah telah bersama-sama membahas Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2026 serta Raperda Non APBD. Dalam proses pembahasan, DPRK telah menerima laporan Badan Anggaran (Banggar) dan laporan fraksi-fraksi DPRK Kabupaten Kepulauan Yapen, yang kemudian mendapat tanggapan Bupati dengan baik.

Menurut Ketua DPRK, kesamaan pandangan antara legislatif dan eksekutif tersebut menandakan terjalinnya kerja sama yang harmonis antara DPRK dan Bupati Kepulauan Yapen. Hal ini dibuktikan dengan disetujuinya Raperda APBD dan Raperda Non APBD oleh seluruh anggota DPRK Kepulauan Yapen secara aklamasi.

Ketua DPRK juga berharap agar setelah Raperda APBD Tahun Anggaran 2026 dievaluasi oleh Pemerintah Provinsi Papua, pelaksanaannya dapat dijalankan secara optimal oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pada kesempatan tersebut, Ketua DPRK Kepulauan Yapen turut menyampaikan rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen Tahun Anggaran 2026, sebagai berikut:

  1. Pendapatan Daerah
  • Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp28.177.233.554,00
  • Pendapatan Transfer sebesar Rp940.104.836.084,00
  • Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp15.846.497.800,00

Jumlah Pendapatan Daerah sebesar Rp984.128.567.438,00

  1. Belanja Daerah
  • Belanja Operasi sebesar Rp711.654.411.073,00
  • Belanja Modal sebesar Rp88.699.168.500,00
  • Belanja Tidak Terduga sebesar Rp1.530.462.400,00
  • Belanja Transfer sebesar Rp159.163.962.000,00

Jumlah Belanja Daerah sebesar Rp961.048.003.973,00

Dengan demikian, APBD Kabupaten Kepulauan Yapen Tahun Anggaran 2026 mengalami surplus sebesar Rp23.080.563.465,00.

  1. Pembiayaan Daerah
  • Jumlah Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp23.080.563.465,00
  • Jumlah Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp0,00

Sehingga Pembiayaan Netto tercatat sebesar Rp23.080.563.465,00, yang digunakan untuk menutup surplus anggaran.

Pada agenda yang sama, Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy, SE, M.Si menyampaikan pidato penetapan Raperda. Bupati menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRK atas kerja sama dan sinergi yang terjalin selama proses pembahasan hingga penetapan Perda APBD dan Non APBD Tahun Anggaran 2026.

Bupati menegaskan bahwa sinergitas antara legislatif dan eksekutif merupakan modal penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat, sejalan dengan visi Yapen Rumah Kita Bersama yang Berkeadilan, Unggul, dan Sejahtera.

Ia juga mengajak seluruh OPD untuk melaksanakan APBD Tahun Anggaran 2026 secara profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga program dan kegiatan yang direncanakan dapat memberikan manfaat nyata dan seluas-luasnya bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen.

Setelah seluruh agenda penetapan selesai, Ketua DPRK Kepulauan Yapen secara resmi menutup Rapat Paripurna V DPRK Kabupaten Kepulauan Yapen.(GM)

Dinas PUPR Kepulauan Yapen Serahkan Rumah Layak Huni Dana Otsus 2025 di Kampung Kainui II

ANGKAISERA -(deklarasinews.com)- Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kepulauan Yapen menyerahkan satu unit Rumah Layak Huni (RLH) yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2025 kepada warga Kampung Kainui II, Distrik Angkaisera, Senin (15/12/2025) lalu.

Program Rumah Layak Huni tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan kebijakan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen melalui Dinas PUPR dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di bidang perumahan.

Penyerahan rumah dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kepulauan Yapen, Jumirto Dwi Bongga, ST, MH, serta dirangkaikan dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) kepada keluarga Manuel Kaifei sebagai penerima manfaat.

Jumirto menjelaskan, pembangunan Rumah Layak Huni yang didanai melalui Dana Otsus ini menjadi bentuk nyata peran Dinas PUPR sebagai perangkat daerah teknis dalam merealisasikan program prioritas pemerintah daerah.

“Melalui program Rumah Layak Huni, Dinas PUPR hadir memastikan masyarakat memperoleh hunian yang layak, aman, dan sehat. Rumah adalah kebutuhan dasar yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat,” ujar Jumirto.

Ia menambahkan, meskipun terdapat kebijakan efisiensi anggaran secara nasional, Dinas PUPR Kepulauan Yapen tetap berkomitmen melaksanakan program perumahan yang menyentuh langsung masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan perhatian pemerintah.

Sementara itu, keluarga penerima manfaat yang diwakili Edi Kaifei menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Dinas PUPR serta Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen atas bantuan rumah tersebut.

“Bantuan rumah ini sangat berarti bagi kami. Kami berterima kasih kepada Dinas PUPR dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen yang telah memberikan perhatian nyata kepada keluarga kami,” ungkap Edi.

Program Rumah Layak Huni Dana Otsus TA 2025 ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja Dinas PUPR dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen dalam pelayanan dasar perumahan.(GM)

Bupati Yapen Lepas Tim Survei KKP–IPB untuk Validasi Calon Kampung Nelayan Merah Putih

NUSAWANI -(deklarasinews.com)— Tim surveior dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Institut Pertanian Bogor (IPB) turun langsung ke Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, untuk melakukan verifikasi dan validasi lapangan terhadap sejumlah calon Kampung Nelayan Merah Putih yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen.

Kegiatan tersebut diawali dengan pelepasan tim oleh Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, di Paradepi Kampung Turu, Distrik Yapen Selatan, Senin (15/12/2025). Setelah dilepas, tim langsung bergerak ke lapangan untuk mengecek kesiapan kampung-kampung nelayan yang diusulkan.

Benyamin mengatakan, survei lapangan dilakukan sebagai bagian dari tahapan penilaian pemerintah pusat sebelum menetapkan lokasi yang layak dikembangkan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih. Ia menegaskan bahwa saat ini seluruh lokasi yang diusulkan masih berstatus calon dan memerlukan verifikasi menyeluruh.

“Tim turun langsung untuk melihat potensi perikanan, kesiapan masyarakat, serta dukungan infrastruktur dan lahan. Ini penting agar program nantinya benar-benar tepat sasaran,” ujar Benyamin.

Usai dilepas, tim melakukan validasi awal di Kampung Turu, kemudian melanjutkan kegiatan ke Kampung Umani, Distrik Nusawani, dengan didampingi Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Yapen dan penyuluh perikanan lapangan.

Koordinator Survei Calon Kampung Nelayan Merah Putih di Kepulauan Yapen, Januar Putra, menjelaskan bahwa kegiatan survei bertujuan untuk mencocokkan data yang diajukan pemerintah daerah dengan kondisi riil di lapangan. Sejumlah aspek yang dicek antara lain kondisi sosial ekonomi nelayan, potensi sumber daya perikanan, ketersediaan lahan, aksesibilitas wilayah, serta dukungan masyarakat dan pemerintah kampung.

“Kami melakukan pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan data yang diusulkan sesuai dengan kondisi sebenarnya,” kata Januar.

Di Kampung Umani, tim surveior disambut prosesi adat  oleh Pemerintah Distrik Nusawani, aparat kampung, serta masyarakat setempat. Kepala Distrik Nusawani, Elimas Olifans Ayeri, menyampaikan dukungan masyarakat terhadap rencana pengembangan calon Kampung Nelayan Merah Putih di wilayahnya. Dukungan tersebut ditunjukkan dengan penyerahan surat pelepasan tanah sebagai bagian dari kesiapan kampung.

Setelah dari Distrik Nusawani, tim akan melanjutkan survei ke sejumlah kampung lain yang diusulkan, di antaranya Kampung Sere-sere di Distrik Yapen Timur, Kampung Barawai di Distrik Raimbawi, serta Kampung Andasaria di Distrik Kepulauan Kurudu.

Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan kebijakan pemerintah pusat untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan berbasis masyarakat. Program ini mencakup penataan kawasan nelayan, peningkatan produktivitas, serta penguatan kelembagaan ekonomi yang direncanakan terintegrasi dengan Koperasi Merah Putih. Penetapan lokasi akan dilakukan setelah seluruh tahapan verifikasi dan validasi selesai. (GM)