Dikabarkan Unsur Pimpinan DPRD Lampung Selatan Mulai Tidak Harmonis

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Isu ketidak harmonisan unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan mulai terhembus dimasyarakat.

Sehingga spekulasi dimasyarakat mulai berkembang, apakah lembaga dimana para wakil rakyat yang mendapat amanah dari rakyat ini bisa melaksanakan tugasnya dalam kurun waktu lima tahun kedepan.

Seperti diketahui bahwa DPRD merupakan Lembaga perwakilan rakyat daerah yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah dibumi khagom mufakat ini.

DPRD yang merupapakan representasi rakyat ini, mempunyai fungsi diantaranya pembentukan peraturan daerah, anggaran dan pengawasan.

Namun dengan isu yang berkembang tentang retaknya harmoniaasi para unsur pimpinan di DPRD Lampung Selatan ini, apakah dalam waktu lima tahun kedepan akan dapat menyelesaikan tugas dan janjinya kepada rakyat/pemilih dan menjadikan rakyat sejahtera lahir dan bathin.

Untuk mengetahui kebenaran isu retaknya harmonisasi unsur pimpinan DPRD Lamsel, Tim media ini mencoba menghubungi melalui telponnya seluler Ketua DPRD Lamsel Erma Yusneli SE, namun tidak ada jawaban, begitu juga ketika dikonfirmasi via WhatsApp juga tidak ada jawaban.

Tim media ini kemudian mencoba menghubungi Sekretaris dewan DPRD Lamsel Heri juga tidak ada jawaban, ketika di WA juga tidak membalas.

Salah satu dari unsur pimpinan DPRD Lamsel Wakil Ketua III Bella Jayanti membalas pesan WhatsApp yang dikirim tentang isu ketidak harmonisan unsur pimpinan lembaga legislatif di Serambi Sumatera ini.

Dalam jawaban melalui pesan WhatsAppnya Bella Jayanti menjawab,

” Walaikumsalam Bang, Alhamdulillah sampai saat ini hubungan kami antar pimpinan baik dan komunikasi juga berjalan lancar. Kalaupun ada perbedaan pandangan dalam menyikapi berbagai persoalan menurut saya wajar aja, justru hal tsb merupakan bagian dari proses demokrasi & menjadi kekuatan untuk menghasilkan keputusan yang lebih matang. Yang terpenting, kami tetap solid dan sama-sama fokus menjalankan tugas untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Lampung Selatan, ”

Dalam jawaban Kader partai berlambang Matahari Terbit ini mengesankan bahwa unsur pimpinan di DPRD Lamsel baik-baik saja dan solid dan siap bergerak dan berjuang untuk kemajuan Lampung Selatan, ” tuturnya.

Semoga pernyataan yang disampaikan oleh wakil ketua III DPRD Lamsel dari Fraksi PAN ini benar adanya. Sehingga kedepan Lampung Selatan semakin berjaya dan masyarakatnya sejahtera. Amin.  (Cak Ton)

Tim Volly Bintang Putri Demokrat Bungkam Dangin Peken Palas (3-0)

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Tim Volly Bintang Putri Demokrat Sidodadi berhasil menundukkan Tim Volly Dangin Peken Palas dengan skor (3-0), pada Open Turnamen Karang Taruna Cup I desa Sidomulyo Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (15/5/2026) malam.

Sejak babak pertama Tim asuhan Achmad Johani AMd terus melakukan tekanan kearea pertahanan lawan. Tiga Algojo Bintang Putri Demokrat Sidodadi yakni Dinda (13), Ica (11) dan Kiyowo (7) dan kawan-kawan terus berhasil mengumpulkan poin demi poin pada Set pertama.

Sehingga pada Set pemanasan ini praktis dikuasai oleh para pemain asuhan anggota DPRD Lampung Selatan dari partai Demokrat ini.

Namun disisi lain Olive (7) dan kawan kawannya dari Tim Dagin Peken Palas tidak menyerah begitu saja. Beberapa kali Ayu (9) salah satu pemain legendaris dari Way Panji melakukan perlawanan, sehingga pada babak pertama skor menjadi (25-15) untuk Tim Bintang Putri Demokrat Sidodadi.

Pada Set kedua kedua Tim melakukan serangan-serangan yang cukup intens kearea pertahanan masing-masing. Namun Dinda, Ica, Kiyowo dan kawan-kawan lebih gencar menyerang, sehingga Set kedua berakhir dengan skor (25-15) untuk Bintang Putri Demokrat Sidodadi.

Set ketiga yang merupakan set penentuan permainan Tim Bintang Putri Demokrat semakin menarik untuk ditonton. Beberapa skill dalam bermain Volly mulai ditampilkan oleh Dinda (13) dan kawan-kawanya. Beberapa kali Tim Dengin Peken sempat kewalahan menahan serangan tiga Srikandi Bintang Putri Demokrat. Tidak memerlukan waktu lama Set ketiga akhirnya dimenangkan oleh Dinda (23) dan kawan-kawan.

Usai pertandingan Achmad Johani AMd kepada media ini mengatakan, bahwa hasil pertandingan malam ini Tim asuhannyq bermain baik, kompak dan enak untuk ditonton. Dan Alhamdulillah pada pertandingan perdana bisa memenangkan pertandingan dengan skor 3-0 (25-15, 25-15 dan 25-08).

Namun demikian pada pertandingan putaran berikutnya pihaknya akan melakukan latihan-latihan tambahan, sehingga saat meladeni lawan berikutnya para pemain sudah siap, baik fisik maupun mental, ” tutur lagislator dari partai Demokrat ini. (Cak Ton)

Agooy, Terkait Anggaran Laoundry Pakaian Ketua DPRD Lamsel, Anggota Tidak Dikasih Tahu

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Setelah beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan media online mengomentari terkait anggaran Laoundry pakaian ketua DPRD Lampung Selatan yang nilai cukup Fantastis.

Kini komentar pedas juga datang dari salah satu Fraksi yang ada di DPRD Lampung Selatan, ” Saya tidak tahu dan tidak diberitahu oleh Ketua DPRD atau Sekwan DPRD Lampung Selatan terkait anggaran Laoundry pakaian ketua DPRD yang cukup Fantastis itu, ”

Dan perlu diketahui bahwa sebelum isu ini menyeruak dipermukaan bahkan naik pada pemberitaan media online pada akhir-akhir ini, kami sudah pernah berdiskusi bersama anggota fraksi lainya terkait anggaran Laoundry ini.

Namun diskusi tentang anggaran Laoundry pakaian ketua belum kelar, keburu rekan-rekan wartawan telah menaikan pemberitaannya dimedia masing-masing. Oleh karena itu ketika ada awak media bertanya kebenaranya kami tidak bisa menjawab karena kami tidak diberitahu dan tidak ada pemberitahuan kepada anggota fraksi yang ada di DPRD ini, ” ungkap Ketua Fraksi kepada media ini, Jumat (15/5/2026).

Oleh karena itu kedelan kami berharap kepada pimpinan DPRD agar ada komunikasi kepada seluruh fraksi yang ada, jangan dipilih-pilih. Sehingga jika basah-basah semua, jika kering ya kering semua, ” punkas kader Cak Muhaimin Iskandar ini menutup keteranganya.

Sebelumnya dari rilis resmi yang disampaikan oleh sekretariat DPRD Lampung Selatan dikatakan bahwa
Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Lampung Selatan, Ahmad Herry melalui humas DPRD Lamsel akhirnya memberikan klarifikasi pemberitaan tentang besaran anggaran Laoundry Ketua DPRD setempat yang sudah menggelinding dimasyarakat, Jumat (15/5/2026).

Dalam rilis resminya sekretariat DPRD Lamsel menyampaikan bahwa menanggapi informasi yang berkembang di sejumlah media terkait anggaran laundry di lingkungan Sekretariat DPRD Lampung Selatan, Kepala Bagian Umum selaku PPTK memberikan penjelasan bahwa anggaran tersebut merupakan bagian dari kebutuhan perawatan fasilitas penunjang kegiatan di lingkungan DPRD.

Menurutnya, anggaran tersebut masuk dalam sub kegiatan belanja jasa kantor yang di dalamnya mencakup perawatan dan laundry berbagai perlengkapan, seperti gordyn rumah dinas Ketua DPRD, gordyn pada ruangan pimpinan, hingga sarung kursi yang digunakan di ruang rapat maupun ruang paripurna Sekretariat DPRD Lampung Selatan.

“Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan fasilitas yang digunakan dalam aktivitas kedewanan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menyampaikan, anggaran yang digunakan setiap bulan sebesar Rp6.500.000 setelah dipotong pajak. Seluruh proses pelaksanaan juga dilakukan melalui mekanisme E-Katalog versi 6 sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah. (Cak Ton).

Usai Dirujak Oleh Beberapa Media Terkait Anggaran Cuci Pakaian Pimpinan DPRD, Setwan Akhirnya Lakukan Klarifikasi

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Masyarakat kabupaten Lampung Selatan dibuat tercengang, kaget dan terbelalak saat membaca salah satu media online di Lampung Selatan tentang anggaran yang cukup Fantastis untuk alokasi

anggaran peruntukan belanja jasa pencucian pakaian (londry) Pimpinan DPRD Lampung Selatan hingga mencapai Rp.78 Juta (Tujuh puluh delapan juta rupiah) untuk tahun anggaran 2026 yang diajukan oleh Setkretariat dewan setempat.

Beberapa warga masyarakat mengatakan bahwa saat ini pemerintah baik pusat ataupun daerah sedang gencar gencarnya melakukan efisiensi anggaran demi kelanjutan pembangunan dan pelayanan masyarakat tetap berjalan sesuai rencana yang sudah ditetapkan.

Besaran anggaran untuk Laoundry pimpinan DPRD tersebut warga menilai bahwa para wakil rakyat yang duduk di legislatif tersebut tidak peka terhadap kondisi masyarakat saat ini,

” Ketua Dewan ini tidak peka, padahal sejumlah sektor pelayanan dasar seperti Infrastruktur, kesehatan, pendidikan, Bansos masih butuh perhatian, ”

Kalau post anggaran yang menjadi sorotan para pemerhati kebijakan pemerintah dan masyarakat ini ini benar, kenapa sih kok tega-teganya menganggarkan hal -hal yang terkesan buang-buang anggaran saja.

seperti kita ketahui bersama bahwa, saat ini masyarakat sedang menghadapi tekanan kondisi ekonomi yang cukup berat, kondisi masyarakat dalam kondisi tidak baik-baik saja seharusnya para wakil rakyat ini lebih bijak dalam membuat anggaran, kalau bisa yang langsung dirasakan oleh masyarakat, ” ungkap Parjan tukang ojek pasar ini.

Setwan berikan klarifikasi :

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Lampung Selatan, Ahmad Herry melalui humas DPRD Lamsel akhirnya memberikan klarifikasi pemberitaan tentang besaran anggaran Laoundry Ketua DPRD setempat yang sudah menggelinding dimasyarakat, Jumat (15/5/2026).

Dalam rilis resminya sekretariat DPRD Lamsel menyampaikan bahwa menanggapi informasi yang berkembang di sejumlah media terkait anggaran laundry di lingkungan Sekretariat DPRD Lampung Selatan, Kepala Bagian Umum selaku PPTK memberikan penjelasan bahwa anggaran tersebut merupakan bagian dari kebutuhan perawatan fasilitas penunjang kegiatan di lingkungan DPRD.

Menurutnya, anggaran tersebut masuk dalam sub kegiatan belanja jasa kantor yang di dalamnya mencakup perawatan dan laundry berbagai perlengkapan, seperti gordyn rumah dinas Ketua DPRD, gordyn pada ruangan pimpinan, hingga sarung kursi yang digunakan di ruang rapat maupun ruang paripurna Sekretariat DPRD Lampung Selatan.

“Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan fasilitas yang digunakan dalam aktivitas kedewanan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menyampaikan, anggaran yang digunakan setiap bulan sebesar Rp6.500.000 setelah dipotong pajak. Seluruh proses pelaksanaan juga dilakukan melalui mekanisme E-Katalog versi 6 sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Kami berupaya menjalankan seluruh kegiatan sesuai aturan yang berlaku, termasuk dalam proses pengadaannya,” tambahnya.

Sekretariat DPRD Lampung Selatan berharap penjelasan tersebut dapat memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat terkait penggunaan anggaran perawatan fasilitas di lingkungan DPRD. (Cak Ton).

Petani Lampung Selatan Kini Lebih Tenang, Zulkifli Hasan Jamin Pupuk Lancar dan Harga Gabah Aman

PENENGAHAN -(deklarasinews.com)- Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, memastikan distribusi pupuk bagi petani di Kabupaten Lampung Selatan berjalan lancar dan harga gabah tetap stabil demi menjaga kesejahteraan petani.

Penegasan itu disampaikan Zulkifli Hasan saat menggelar rembuk tani bersama para petani di Desa Tetaan, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (8/5/2026).

Dalam dialog tersebut, Zulkifli Hasan mengatakan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan perhatian serius terhadap sektor pertanian dan kesejahteraan petani di Indonesia.

“Saya mendapat tugas dari Bapak Presiden untuk memastikan kebijakan pangan berjalan baik. Petani harus makmur, tidak boleh tawar-menawar,” ujar Zulkifli Hasan di hadapan para petani.

Ia menyampaikan, pemerintah pusat terus memastikan ketersediaan pupuk tetap aman dan mudah diperoleh petani. Selain itu, pemerintah juga menjaga harga gabah agar tetap berada di atas Rp6.500 per kilogram sehingga petani memperoleh keuntungan yang layak dari hasil panennya.

Menurut Zulkifli Hasan, kestabilan harga gabah menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga semangat petani dalam meningkatkan produksi pangan nasional.

Dalam rembuk tani tersebut, para petani mengaku kondisi distribusi pupuk saat ini jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Mereka juga menyampaikan bahwa harga gabah yang stabil memberi dampak positif terhadap pendapatan dan produktivitas pertanian.

Meski demikian, para petani masih menyampaikan sejumlah kebutuhan penunjang pertanian, mulai dari bibit unggul, perbaikan irigasi, pembangunan embung, sumur bor, bantuan hand traktor, hingga alat pertanian roda empat.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Zulkifli Hasan meminta Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan segera mengajukan usulan resmi agar dapat segera ditindaklanjuti pemerintah pusat.

“Nanti urus suratnya, kirim ke saya, kita urus bersama. Yang penting kebutuhan petani harus kita bantu,” tegasnya.

Selain sektor tanaman pangan, pemerintah pusat juga berencana mengembangkan pusat pembibitan perkebunan rakyat di wilayah Karangsari, Kecamatan Ketapang.

Program itu akan difokuskan pada pengembangan bibit unggul komoditas perkebunan seperti kelapa, kopi, kakao, cengkeh, lada, hingga aren guna meningkatkan hasil produksi sekaligus pendapatan masyarakat.

“Kita ingin petani tersenyum karena penghasilannya bagus. Bibitnya harus bagus, hasilnya juga harus bagus. Pemerintah ingin rakyat makin sejahtera,” kata Zulkifli Hasan.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyambut baik perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pertanian dan perkebunan di daerahnya.

Menurut Egi, dukungan pemerintah pusat menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk terus memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian masyarakat.

Rembuk tani berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para petani tampak aktif berdialog langsung dengan pemerintah pusat serta menyampaikan berbagai kebutuhan dan harapan terkait pengembangan sektor pertanian di Lampung Selatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana tugas Direktur Jenderal Perkebunan Ali Jamil Harahap, para petani, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (Red)

Kunjungi SMA Kebangsaan, Menko Pangan Zulkifli Hasan Tekankan Mental Berani dan Disiplin bagi Generasi Muda

PENENGAHAN -(deklarasinews.com)- Kunjungan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, ke SMA Kebangsaan, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (8/5/2026), menjadi momentum penting untuk membangkitkan semangat dan rasa percaya diri para pelajar dalam menghadapi masa depan.

Dalam agenda Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), kebijakan pangan, serta lingkungan tersebut, Zulkifli Hasan menekankan pentingnya keberanian dan kedisiplinan sebagai modal utama meraih kesuksesan.

Kunjungan kerja itu turut didampingi Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, Sekretaris Daerah Kabupaten, Supriyanto, beserta jajaran pejabat daerah terkait.

Di hadapan ratusan siswa SMA Kebangsaan, Zulkifli Hasan mengajak para pelajar untuk berani menghadapi tantangan zaman dan terus mengembangkan kemampuan diri demi meraih cita-cita.

Menurutnya, generasi muda harus memiliki mental tangguh dan tidak takut mengambil langkah besar dalam kehidupan.

“Syarat maju harus berani. Kalau tidak berani, pulang kampung lagi. Selain itu juga harus memiliki kedisiplinan yang tinggi, karena untuk menjadi orang sukses tantangannya sangat banyak,” ujar Zulkifli Hasan disambut antusias para siswa.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Tak hanya memberikan motivasi, Menko Pangan RI juga membagikan hadiah berupa tablet dan tumbler kepada siswa yang berani maju dan mampu menjawab pertanyaan yang diberikan.

Salah satu siswa SMA Kebangsaan asal Sidomulyo, Gabriell, berhasil mendapatkan hadiah tablet setelah mampu menjawab pertanyaan dari Zulkifli Hasan dengan baik.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan dan generasi muda di Lampung Selatan.

Menurut Egi, kehadiran Menko Pangan RI memberikan dorongan moral yang besar bagi para pelajar untuk terus semangat belajar dan percaya diri dalam mengejar mimpi.

“Kegiatan ini diharapkan dapat membangun semangat dan rasa percaya diri anak-anak untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, serta berani menghadapi tantangan demi meraih cita-cita mereka,” kata Egi.

Kunjungan tersebut disambut antusias oleh para siswa. Mereka mengaku senang dan bangga dapat berinteraksi langsung dengan Menko Pangan RI bersama Bupati Lampung Selatan dan jajaran pemerintah daerah. (lmhr-Kmf)

Gertak HELAU Dimulai, ASN Lampung Selatan Bergerak Serentak Wujudkan Kalianda Bersih dan Asri

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mulai melaksanakan Gerakan Serentak Hijau, Elok, Lestari, Aman dan Unggul (Gertak HELAU), Jumat (8/5/2026).

Gerakan yang merupakan tindak lanjut dari Peraturan Bupati Lampung Selatan Nomor 10 Tahun 2026 tentang Program HELAU itu dilakukan serentak oleh seluruh perangkat daerah di enam titik strategis kawasan kompleks Pemkab Lampung Selatan.

Tak hanya membersihkan sampah biasa, para ASN juga berjibaku mengangkut tumpukan sampah plastik, membersihkan karung-karung bekas, memangkas rumput liar, hingga mengevakuasi material yang menyumbat saluran drainase dan gorong-gorong yang berpotensi memicu banjir saat musim penghujan.

Menariknya, dalam kegiatan tersebut petugas sempat bergotong royong mengangkat batang pohon kelapa yang tersangkut di dalam selokan.

Proses evakuasi dilakukan bersama-sama dan dibantu sebuah mobil truk yang melintas di lokasi. Aksi spontan itu pun menarik perhatian warga sekaligus menambah semangat peserta dalam membersihkan lingkungan.

Kegiatan Gertak HELAU menyasar sejumlah kawasan penting di Kalianda. Pada lokasi 1, pembersihan dilakukan mulai dari area depan Kodim hingga Samsat Kalianda, sekitar Tugu Pancasila, serta kawasan Gedung Kalianda Convention Center (KCC).

Sementara di lokasi 2, petugas membersihkan kawasan eks Kantor Satpol PP hingga Simpang Kesbangpol dan area Kantor GOW.

Selanjutnya, lokasi 3 meliputi area depan gerbang BPKAD hingga gerbang belakang Sekretariat Daerah, termasuk kawasan eks Kantor Dinas Kominfo dan sekitarnya. Sedangkan lokasi 4 difokuskan pada kawasan Hutan Kota Kalianda.

Untuk lokasi 5, kegiatan dilakukan di sepanjang Jalan Cinta mulai dari simpang tiga arah Ketang hingga depan Masjid Baitul Muttaqin kawasan Ragom. Adapun lokasi 6 dimulai dari turunan Kompleks Ragom hingga eks Kantor Dinas PMD dan depan Gedung PKK.

Koordinator Lokasi 5 yang juga Asisten Bidang Administrasi Umum Setdakab Lampung Selatan, Edy Firnandi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi implementasi nyata kebijakan Pemkab Lampung Selatan dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan hijau.

“Hari ini kita melaksanakan Gertak HELAU dalam rangka implementasi kebijakan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk mewujudkan Lampung Selatan yang bersih dan asri. Membuat Lampung Selatan menjadi HELAU. Semua perangkat daerah melaksanakan hari ini, bahkan sampai tingkat kecamatan,” ujar Edy.

Menurut Edy, kegiatan Gertak HELAU akan terus dilakukan secara berkelanjutan dan dievaluasi rutin agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

“Kegiatan hari ini akan kita evaluasi, rencananya memang akan setiap Jumat. Sebelumnya kita lebih sering dan bukan hal yang baru, kali ini kita masifkan lagi kegiatan ini,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Lokasi 6 yang juga Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Pemkab Lampung Selatan, Anasrullah, menyampaikan bahwa gerakan tersebut menjadi bentuk dukungan seluruh perangkat daerah terhadap program yang digagas Bupati Lampung Selatan.

“Hari ini semua perangkat daerah lagi Gertak HELAU. Alhamdulillah ini sudah mulai bersih, semua bergerak untuk mewujudkan program yang digagas oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, guna mewujudkan Lampung Selatan HELAU,” kata Anasrullah. (Red)

Kabar Baik! Rumah Subsidi Kini Bisa Dicicil 40 Tahun, Menteri PKP RI Maruarar Sirait Sosialisasi di Lampung Selatan

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama mendampingi kunjungan kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia (PKP RI), Maruarar Sirait, di Lampung Selatan, Kamis, 7 Mei 2026.

Kunjungan ini membawa angin segar bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui program pembiayaan rumah subsidi dengan bunga ringan dan tenor kredit hingga 40 tahun.

Kunjungan kerja tersebut dipusatkan pada acara Kredit Program Perumahan (KPP) bertajuk Kolaborasi Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat yang digelar di Gedung Parrona, Jalan Terusan Ryacudu, Gedung Harapan, Kecamatan Jati Agung.

Program tersebut menyoroti kolaborasi pembiayaan perumahan bagi masyarakat melalui dukungan Bank BTN, BP Tapera, PNM, SMF dan sejumlah mitra lainnya.

Masyarakat kini dapat mengakses kredit rumah dengan bunga mulai 5,59 persen per tahun, sekaligus mendapatkan skema cicilan yang lebih ringan.

Menteri PKP RI, Maruarar Sirait mengatakan, Presiden RI Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap sektor perumahan rakyat sebagai bagian dari pembangunan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.

“Presiden Prabowo memerintahkan kepada saya untuk mempersiapkan kota-kota baru di sekitar Jakarta, Medan, Makassar, Manado dan berbagai daerah lainnya agar tercipta pusat-pusat pertumbuhan baru,” ujar Maruarar.

Menurut Maruarar, pemerintah juga terus memperluas kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar semakin mudah memiliki rumah layak huni.

Salah satu kebijakan yang disiapkan yakni memperpanjang tenor kredit rumah subsidi dari 20 tahun menjadi 40 tahun.

“Presiden juga memerintahkan agar masa kredit diperpanjang menjadi 40 tahun sehingga cicilan masyarakat menjadi lebih ringan. Selain itu, BPHTB dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk MBR di Lampung juga sudah digratiskan,” katanya.

Kebijakan tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk membantu masyarakat yang selama ini kesulitan memiliki rumah akibat tingginya cicilan dan biaya administrasi.

Melalui kunjungan kerja tersebut, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama berharap program kolaborasi pembiayaan perumahan itu dapat membuka akses kepemilikan rumah yang lebih luas bagi masyarakat di daerahnya, khususnya kalangan pekerja dan keluarga muda.

Ia juga berharap sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, perbankan dan pengembang dapat mempercepat pemerataan hunian layak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, terjangkau dan berkelanjutan.

 

413 Jemaah Calon Haji Lampung Selatan Diberangkatkan, Bupati Egi: Jaga Kesehatan dan Nama Baik Daerah

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Suasana haru dan khidmat menyelimuti Masjid Agung Kalianda, Selasa (5/5/2026), saat sebanyak 286 jemaah calon haji asal Kabupaten Lampung Selatan resmi dilepas untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah.

Pelepasan jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 17 itu dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama didampingi Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Sekda Supriyanto beserta jajaran pejabat daerah.

Momen tersebut menjadi titik awal perjalanan spiritual yang telah lama dinantikan para jemaah, sekaligus kesempatan untuk memohon doa restu dari keluarga dan masyarakat.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lampung Selatan, Marwiyah Amin, menjelaskan bahwa total jemaah calon haji asal Lampung Selatan yang tergabung dalam Kloter 17 berjumlah 413 orang, terdiri dari 188 laki-laki dan 225 perempuan.

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 286 jemaah mengikuti pelepasan di Masjid Agung Kalianda. Sementara 131 jemaah lainnya telah lebih dulu berada di Asrama Haji dengan pertimbangan tertentu dan menunggu jadwal pemberangkatan,” jelasnya.

Ia menambahkan, rangkaian perjalanan jemaah dimulai pada 5 Mei 2026 menuju Asrama Haji, dan dijadwalkan bertolak ke Madinah pada 6 Mei 2026.

Adapun jemaah yang dilepas berasal dari sejumlah kecamatan, yakni Kalianda, Rajabasa, Penengahan, Ketapang, Palas, Sragi, Bakauheni, Sidomulyo, Katibung, dan Way Panji.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan bahwa pelepasan jemaah haji selalu menjadi momen penuh emosi, memadukan rasa haru dan kebahagiaan.

“Hari ini adalah momen yang penuh haru dan bahagia. Bapak dan Ibu akan menunaikan niat suci yang telah dipersiapkan sejak lama,” ujarnya.

Bupati Egi mengingatkan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga ujian kesabaran dan keikhlasan. Ia berpesan agar seluruh jemaah menjaga kesehatan, mengikuti arahan petugas, serta menjaga kekompakan selama menjalankan ibadah.

“Ibadah haji akan menguji kesabaran dan keikhlasan. Jaga kesehatan, patuhi arahan petugas, dan saling membantu antarjemaah,” pesannya.

Selain itu, ia juga menitipkan nama baik daerah kepada seluruh jemaah. “Saya titip nama baik Lampung Selatan. Jaga sikap, perbanyak dzikir, dan jalankan ibadah dengan penuh keikhlasan,” tambahnya.

Kepada para petugas pendamping, Bupati Egi meminta agar memberikan pelayanan terbaik dengan penuh kesabaran selama mendampingi jemaah di Tanah Suci.

Mengakhiri sambutannya, ia berharap seluruh jemaah diberikan kelancaran, kesehatan, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

 

Pra FGD I LLTT 2026 Lampung Selatan: Langkah Awal Wujudkan Sanitasi Berkelanjutan dan Lingkungan Lebih Sehat

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Lampung menyelenggarakan Pra Focus Group Discussion (FGD) I dalam rangka pendampingan penyiapan implementasi Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Lampung Selatan.

Kegiatan berlangsung secara hybrid dari Ruang Vidcon BPBPK Lampung, Kamis (30/4/2026), serta diikuti secara daring melalui Zoom Meeting oleh berbagai perangkat daerah dan pemangku kepentingan.

Kepala BPBPK Lampung, Achmad Irwan Kusuma, melalui Kepala Seksi Pelaksanaan 2, Miarka Risdawati, menegaskan bahwa forum ini merupakan langkah strategis dalam menyusun fondasi implementasi LLTT yang realistis, terukur dan berkelanjutan.

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh komitmen, tetapi juga oleh perencanaan yang matang dan kolaborasi lintas sektor.

“Layanan Lumpur Tinja Terjadwal tidak bisa berjalan hanya dengan niat baik. Dibutuhkan perencanaan yang matang, perhitungan rasional, serta kesepahaman seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, sejumlah agenda utama dibahas secara komprehensif, mulai dari penyusunan pola operasi layanan, perhitungan biaya operasi dan pemeliharaan, hingga penyusunan dan reviu tarif retribusi. Selain itu, turut dibahas penyempurnaan standar operasional prosedur (SOP) teknis dan administrasi, serta rencana pelaksanaan sensus terhadap 100 kepala keluarga (KK) sebagai pilot project awal implementasi LLTT.

Pra FGD I ini melibatkan berbagai instansi terkait, di antaranya Dinas PUPR, Bappeda, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, BPPRD, Bagian Hukum Sekretariat Daerah, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta UPT Pengelolaan Air Limbah Domestik.

Melalui forum ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan komitmen bersama dalam menghadirkan layanan sanitasi yang lebih baik di Kabupaten Lampung Selatan.

Implementasi LLTT tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan, tetapi juga memiliki potensi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sebagai gerbang Pulau Sumatera, Lampung Selatan memiliki peran strategis dalam mencerminkan kualitas lingkungan dan pelayanan publik.

Oleh karena itu, penguatan sistem sanitasi menjadi bagian penting dalam mendukung citra daerah yang bersih, sehat, dan berdaya saing.

Pra FGD I ini pun menjadi pijakan awal yang krusial, tidak hanya dalam aspek perencanaan teknis, tetapi juga dalam membangun komitmen nyata menuju sistem layanan lumpur tinja terjadwal yang efektif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (*)