Mendukbangga/BKKBN Dorong APKLI-P Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Keluarga

JAKARTA -(deklarasinews.com)- Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Koordinasi Nasional Keluarga Berencana (Kemendukbangga/BKKBN) RI emban 2 hal utama, yaitu, mengendalikan kependudukan dan mewujudkan keluarga bahagia dan sejahtera. Kalau ingin Indonesia maju, adil, dan makmur harus dimulai dari komunitas bangsa yang terkecil, yaitu keluarga. Untuk itu, saya banyak berharap ke Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia Perjuangan (APKLI-P) terus dan tetap di garda terdepan dalam pembangunan dan pemberdayaan ekonomi keluarga, kenapa?, tegas Mendukbangga/Kepala BKKBN RI, DR. H. Wihaji saat menerima audiensi Munas Ke-6 APKLI-P yang dipimpin Ketua Umum, dr. Ali Mahsun ATMO, M.Biomed. di Jakarta, Rabu, 19/8/2026.

Lebih lanjut Ketua Umum MKGR ini menuturkan, saat ini telah terjadi pergeseran peradaban, atau the new civilization. Dimana ketahanan keluarga menjadi benteng utama ketahanan dan keberadaban bangsa Indonesia. Oleh karena itu, ketangguhan keluarga dari sisi ekonomi menjadi keniscayaan. Dan peran sentral dan strategis ada dipundak emak-emak di negeri ini. Untuk itu, saya ingin membangun sinergi dan kolaborasi dengan APKLI-P guna mewujudkan keluarga Tangguh, Sejahtera, dan Bahagia.

Saya sampaikan apresiasi dan terima kasih atas keperpihakan besar Pak Menteri Wihaji terhadap pelaku ekonomi rakyat, PKL UMKM di Indonesia. Mereka, mayoritas menjadi lumbung pembangunan keluarga dibawah Mendukbangga/BKKBN RI. Bahkan dari dapur BKKBN RI inilah, melalui Grameen Bank, Muhammad Yunus (Bangladesh) mendapatkan hadiah nobel tahun1993. Untuk itu, kami memohon perkenan Bapak Wihaji selaku Mendukbangga/Kepala BKKBN RI, pertama, berkenan memberikan pengarahan dan menutup secara resmi Munas VI APKLI-P Tahun 2026 di Asrama Haji Jakarta. Kedua, meluncurkan Agenda Besar MUPP (Modal Usaha Produktif dan Pendampingan) PKL UMKM Indonesia. Lebih dari itu, ke depan, sinergi dan kolborasi antara Kemendukbangga/BKKBN RI dengan APKLI-P menjadi sebuah keniscayaan dalam mensukseskan Indonesia jemput puncak bonus demografi 2030 dan jadi negara maju 2045, ungkap Ketua Umum APKLI-P, dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed. didampingi Ketua Wanhatnas, Prof DR Edi Slamet Irianto, Bendahara Umum Rien Mahkota Rosa, SH., Dewan Pakar DR Handini Wulan, Waketum Drs. Ali Akbar Soleman Batubara, Meihadir Ahmad, SH. dan Ahlan ELfaz, S.Sos., Ketua Suharto, SS. M.Ikom, MM. dan Wasekjen R. Iman Kadarusman, Tri Timbul Prasubakti, S. Komp,dan Ilhan Yulianto. Pada kesempatan yang sama, Staf Khusus M. Shoim Haris  mendampingi Mendukbangga/Kepala BKKN RI.(GM)

Diduga Abaikan K3, Proyek KUA Sidomulyo Kerja Hingga Larut Malam, Kontraktor Mengaku: Ini Milik PP dan Keluarga Rycko

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Proyek Pembangunan Gedung Balai Nikah Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan disorot warga. Dugaan lemahnya pengawasan dan pengabaian Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) mencuat ke permukaan.

Berdasarkan papan informasi, kontrak bernomor B-384/PPK-03/SBSN/06/2026, Proyek dua Lantai senilai Rp1.356.926.211 itu dikerjakan oleh CV. AL FAIZ CONSTRUCTICONS bersumber dari DIPA SBSN Tahun 2026 dengan waktu 150 hari kalender.

Dari pantauan media ini,  di lokasi pada malam hari, sejumlah pekerja terlihat bekerja di ketinggian tanpa menggunakan standar alat pelindung diri standar seperti helm dan sepatu safety.

Selain itu, warga juga curiga melihat sebuah mobil pribadi merek Agya bernopol BE 1340 RF keluar masuk lokasi dan mengangkut material berupa semen dari dalam area proyek.

” Kami keluarga pemilik proyek ini, semen ini kita anggkut karena salah satu proyek kami kekurangan semen, ” cetus Fauzan salah seorang yang mengaku anak pemilik proyek.

Hal lain dikatakan oleh salah seorang yang mengaku sebagai pengawas lapangan,

“Ini orang-orang bekisting, yang bekerja untuk persiapan besok” kata Lasno yang mengaku sebagai pengawas lapangan saat ditemui di lokasi.

Sementara itu, Fauzan yang mengaku sebagai anak pemilik CV. AL FAIZ CONSTRUCTICONS, saat dikonfirmasi justru menyinggung nama besar organisasi serta salah satu pejabat DPR RI.

“Kalau saya dari sisi perusahaan pengen cepat aja pengerjaannya. L300 saya mogok di kantor, saya juga males mobil saya kotor. Kalau alamat perusahaan ya kantor PP (Pemuda Pancasila,red). Rycko masih om saya juga, CV ini masih keluarga Rycko Menoza,” ujarnya. Selasa (18/8/2026) malam.

Hingga berita ini diturunkan, pihak konsultan pengawas, PPK, dan Dinas terkait hingga organisasi PP, belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pencatutan nama organisasi serta pelanggaran K3 dan penggunaan kendaraan pribadi untuk angkut material proyek.

Warga berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait segera turun melakukan pengawasan. Pasalnya proyek pemerintah ini menggunakan uang negara dan menyangkut keselamatan pekerja.

“Kami tidak melarang proyek jalan. Tapi tolong utamakan keselamatan dan jangan sampai ada penyimpangan,” ujar PJ salah satu warga. (Tim)

Zahratun Penderita Bibir Sumbing Terima Bantuan Dari Sarianti

SIDOMULYO -(deklarasinews.com)-  Sempat viral melalui platform media elektronik, Pimpinan Puri Andan Jejama Sariyanti, S.TR. Kom. AK., langsung kunjungi kediaman Zahratun, Balita usia 1 tahun penderita bibir sumbing di Desa Sukamaju, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, Selasa (18/8/2026).

Kunjungan Pimpinan Yayasan Puri Andan Jejama tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap Zahratun, setelah dirinya mendapatkan laporan masyarakat.

Sariyanti menjelaskan bahwa, anak dari Bapak Nasrulloh (26) dan Ibu Jumiyah (26) harus mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah Daerah dan Dinas-dinas terkait agar segera melakukan tindakan.

“Saya selaku Pimpinan Yayasan Puri Andan Jejama turut prihatin atas derita yang dialami adek Zahratun ini.

Dimana balita yang seharusnya masih terlihat lucu, justru mengalami cacat bibir sejak lahir seperti ini,” terangnya.

“Saya juga berharap kepada pihak-pihak terkait untuk ekstra turun dilapangan supaya dapat mengetahui kondisi dilapangan, jangan setelah mengetahui berita dari media Online baru ada tindakan turun kelapangan,” ucapnya.

Selanjutnya, sebelum berpamitan Sariyanti memberikan bantuan berupa sembako, kasur lantai dan uang tunai guna untuk kebutuhan balita dan orang tuanya yang sedang mengalami kesulitan ekonomi.

Selaku orang tua Zahratun, Nasrulloh (26) dan Jumiyah (26), mengucapkan banyak terima kasih kepada Pimpinan Yayasan Puri Andan Jejama atas keperdulian terhadap kondisi anak dan kondisi ekonomi mereka.

“Kami selaku orang tua Zahratun mengucapkan terima kasih banyak kepada Ibu Sari, kami tidak bisa membalas dengan apa-apa dan hanya dapat mendo’akan semoga ibu Sari selalu sehat dan murah rezekinya,” ucap Nasrulloh seraya diaminkan keluarga dan para tetangga yang berada dilokasi.

Untuk diketahui, Zahratun yang merupakan putri dari Nasrulloh (26) dan Jumiyah (26) merupakan warga Desa Suak yang menetap di kediaman kakek nya Ayep Khoirul Saleh (67) di Dusun Sukamandi, Desa Sukamaju. (*)

Dana Desa Tahap II Pesibar, 55 Pekon Sudah Cair Rp8,82 Miliar

PESIBAR -(deklarasinews.com)- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (PMP) Kabupaten Pesisir Barat mencatat progres penyaluran Dana Desa (DD) Reguler Tahap II hingga 14 Agustus 2026. Dari total 116 pekon, sebanyak 81 pekon atau 69,83 persen telah direkomendasikan ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 55 pekon atau 47,41 persen telah menerima pencairan Dana Desa ke rekening kas pekon masing-masing dengan total nilai mencapai Rp8.829.327.200.

Kepala Dinas PMP Pesisir Barat, Rochmad, menyampaikan bahwa 26 pekon lainnya atau sekitar 22,41 persen telah direkomendasikan kepada BKAD Pesisir Barat untuk melanjutkan proses administrasi hingga diterbitkan surat pengantar ke KPPN Liwa selaku KPA BUN Dana Desa.

“Untuk tahap berikutnya, proses terus berjalan agar penyaluran Dana Desa dapat segera diterima oleh pekon yang telah memenuhi persyaratan,” ujar Rochmad saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (18/8/2026).

Berdasarkan data Dinas PMP Pesisir Barat, penyaluran DD Reguler Tahap II yang telah masuk ke rekening giro pekon mencapai Rp8.829.327.200 untuk 55 pekon.

Rinciannya, Kecamatan Pesisir Tengah sebanyak 2 pekon dari 6 pekon telah cair. Kecamatan Pesisir Selatan 2 dari 15 pekon, Lemong 9 dari 13 pekon, Pesisir Utara 7 dari 12 pekon, Karya Penggawa 7 dari 12 pekon, dan Pulau Pisang 4 dari 6 pekon.

Selanjutnya, Kecamatan Way Krui tercatat 4 dari 10 pekon telah menerima pencairan, Krui Selatan 5 dari 10 pekon, Ngambur 0 dari 9 pekon, Ngaras 8 dari 9 pekon, serta Bangkunat 7 dari 14 pekon.

Dinas PMP berharap proses rekomendasi dan pencairan dapat segera dituntaskan, terutama bagi pekon yang masih menunggu rekomendasi BKAD.

Harapannya kepada pekon yang belum mengusulkan penyaluran DD tahap 2 agar segera menyampaikan ke DPMP..(Arnandes,cmy)

Indonesia belum Sepenuhnya Merdeka dari Tata Kelola APBN yang Baik

Rubrik opini

Penulis

Novis Pawarman, S.Pd.

Wartawan bersertifikasi

Saat ini Indonesia telah merdeka ke 81 Tahun, bukan lagi berjuang melawan penjajah tapi mengisi kemerdekaan kegiatan positif dan tata Kelola APBN yang benar dari celah kebocoran.

Pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo mengatakan setiap rupiah yang dikumpulkan oleh negara, sudah seharusnya dikembalikan untuk harapan rakyat.

Era kepemimpinan Prabowo Subianto yang tegas, Responsif telah masiv melakukan penangkapan terhadap kasus korupsi dan gencar melaksanakan program ASRI dari masyarakat, PNS, TNI-Polri.

Perbaikan negara tidak dilakukan dengan instan masa kepemimpinan Prabowo telah menunjukkan keseriusan terhadap penanganan koruptor hanya saja penerapan RUU menjadi UU Perampasan Aset terhadap koruptor terus dibahas, apalagi kerusakan dimuka bumi baik di struktur pemerintahan dan pengerukan SDA mulai ditertibkan.

Ibarat penyakit yang sudah Kronis namun Prabowo pandai melihat dari hulu ke hilir menanganinya dan ia tetap sigap menanganinya tanpa pandang bulu sudah banyak Kepala daerah hingga Jaksa yang sudah sekolah.

Seharusnya Rakyat bertanya apa yang bisa kita berikan kepada negara, jangan tanyakan negara sudah berikan apa kepada kita, kita ciptakan suasana kondusif, kesejukan dan keharmonisan itu sebagai rakyat sudah cukup demi terciptanya investasi dan ekonomi yang baik.

Oleh karena itu negara pun tidak dengan serta merta melakukan penarikan pajak kepada warga yang baru mau berusaha, kemudian baru yang mau memiliki rumah  dan semua potensi pajak yang ada pada rakyat ditarik dan dinaikkan padahal masih banyak potensi yang bisa ditarik pajak yang bersumber bukan dari PBB rakyat kecil.

Indonesia menghadapi bonus demografi dengan tingkat usia produktif yang lebih banyak ditahun 2045 diharapkan Negara bisa hadir Kelola menghadapi  Indonesia Maju bukan Indonesia Gelap.

Setiap kepemimpinan, contoh Era Susilo Bambang Yudhoyono program unggulan yang dirasakan masyarakat hingga hari ini kaum guru yaitu sertifikasi, Jokowi infrastruktur tol dan kereta api cepat, Prabowo melalui program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih.

Saya rasa program MBG dan KDMP sudah mengurangi anggaran yang lain, tujuannya mulia namun pelaksanaanya kesulitan pengelolaan yang baik yang selalu berbenturan dengan kepentingan.

Sehingga menyebabkan anggaran pendidikan di Indonesia berkurang.

Berikut daftar 10 negara dengan belanja pendidikan terendah berdasarkan persentase terhadap PDB dikutip dari Seasia Stats, Kamis (15/7/2026) :

  1. Indonesia – Belanja pendidikan 1,3% dari PDB | Penduduk usia ≤24 tahun: 40,2%
  2. Pakistan – 2,0% | 56,2%
  3. Bangladesh – 2,0% | 46,6%
  4. Singapura -2,2% | 25,6%
  5. Thailand – 2,5% | 26,9%
  6. Vietnam – 2,9% | 36,6%
  7. Irlandia – 2,9% | 31,6%
  8. Türkiye – 3,1% | 35,4%
  9. Rumania – 3,3% | 26,7%
  10. Jepang – 3,3% | 20,8%

Kemudian jaminan kesehatan rakyat Indonesia yang belum dirasakan baik dipelosok yang belum memiliki akses cepat ke RS hingga pengoptimalan layanan publik dari tingkat Puskesmas dengan rangkaian adminstrasi yang belum memiliki SOP penanganan pasien.

Sebagai contoh warga A yang ingin berobat menggunakan BPJS dengan KTP dan KK, ia harus  berobat di Faskes tempat dia sesuai KTP dan KK,

Ketika dia  ingin berobat tidak akan dilayani di Puskesmas ketika dia tidak berobat di Puskesmas yang berada sesuai KTP, maka rakyat tidak memiliki akses, akan memilih mengocek uang untuk menggunakan layanan umum, karena dia tidak mencabut di Faskesnya, bagaimana ketika sedang dijalan tiba-tiba sakit ingin berobat harus kembali sesuai KTP memakan waktu yang lama padahal KTP ini sudah terintegrasi dan digital, tinggal lakukan pencatatan antar Puskesmas se Indonesia tanpa harus pasien dipersulit dengan kembali ke Faskesnya untuk berobat.

Apakah yang membedakan antara Puskesmas yang satu dengan lainnya, presidennya sama Prabowo namun pelayanan publik dipersulit oleh oknum.

Era Bapak Presiden Joko Widodo. Pelayanan kesehatan dibuat cepat tanpa ribet ketika bisa dibuat ringkas kenapa dibuat lama.

Kesehatan, pendidikan, infrasturuktur merupakan hak paling mendasar bagi rakyat yang seharusnya bisa dirasakan dengan kebermanfaatan oleh rakyat.

Miris Dihari Kemerdekaan Bendera Merah Putih Berjejer Dipinggir Jalan Berlubang

ACEH TIMUR -(deklarasinwes.com)- Jalan Idi–Keude Gerobak, tepatnya di Kecamatan Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur, tampak begitu memprihatinkan. Sudah bertahun-tahun, kondisi jalan tersebut dipenuhi lubang. Pemandangan itu tampak kontras dengan deretan bendera Merah Putih yang terpasang di sisi jalan.

Jalan ini merupakan penghubung antara Kecamatan Idi Rayeuk, Idi Tunong, dan Banda Alam, sehingga menjadi salah satu akses utama yang digunakan warga setiap hari.

Titik terparah di antaranya berada di Desa Blang Guci, Desa Seuneubok Jalan, tepatnya di depan Kantor Camat Idi Tunong, serta Desa Keude Keumuneng.

Kondisi tersebut bukan lagi hal baru bagi para pengendara yang melintas. Bahkan, salah seorang pengendara yang enggan disebutkan namanya secara sarkas mengatakan, “Ooo, ini sudah menjadi tes kendaraan.”

Kondisi jalan tersebut juga sudah sering diberitakan oleh berbagai media. Tak jarang, kecelakaan lalu lintas terjadi akibat kondisi jalan yang rusak dan berlubang.

Bahkan, seorang pemuda yang sedang melintas turut berkomentar. “Kalau semua janji pejabat terpenuhi, ini sudah jadi jalan tol mungkin,” ujarnya sembari tersenyum. (Ami)

 

SPPG KMS Raih Juara Pertama Lomba Tumpeng Hias Tingkat Kecamatan Candipuro

CANDIPURO -(deklarasinews.com)- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karya Mulya Sari (KMS) meraih juara 1 (pertama) Lomba tumpeng Hias Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT-RI) ke 81, Senin (17/8/2026) .

Pelaksanaan Lomba Tumpeng Hias yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK Kecamatan Candipuro selain diikuti oleh 11 SPPG yang ada, juga  diikuti oleh para Kader PKK yang berasal dari 14 desa serta instansi lainya yang ada dikecamatan Candipuro.

Camat Kecamatan Candipuro Sumiati SE saat dihubungi median ini, Selasa (18/8/2026) menjelaskan bahwa pelaksanaan lomba Tumpeng Hias diikuti oleh seluruh kader PKK, Instansi lainya dan SPPG yang ada diwilayahnya .

Dikatakan Sumiati bahwa kegiatan Lomba Tumpeng Hias tersebut adalah salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT RI ke 81 tahun 2026,

” Lomba Tumpeng Hias ini adalah salah satu rangkain kegiatan HUT RI ke 81 tahun ini, ”

Diharapakan dengan adanya kegiatan ini, selain untuk memeriahkan HUT RI ke 81, juga melestarikan budaya Nusantara yakni ” Tumpeng ” ini paparnya.

Sumiati juga menjelaskan bahwa dalam kegiatan ini, keluar sebagai juara yakni SPPG KMS dengan nilai 886, selanjutnya desa Bumijaya dengan Nilai 720 dan desa Way Gelam dengan nilai 610, ” tuturnya.

Ditempat terpisah ketua paguyuban Mitra SPPG kecamatan Candipuro H. Rosidin mengucapkan selamatndan terima kasih kepada SPPG KMS sebagai juara pertama Lomba Tumpeng Hias HUT RI ke 81 tingkat Kecamatan Candipuro.

Mudah-mudahan kedepan kegiatan seperti ini kembali digelar dengan situasi yang lebih meriah dan lebih baik lagi. Sebagai mitra SPPG pihaknya akan selalu mendukung kegiatan positif yang dilaksanakan oleh pihak Kecamatannya Candipuro, ” pungkasnya. (*)

HUT RI ke-81, Warga RT. 005, Sukarame 2 Kompak Meriahkan Lomba

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di lingkungan RT 005, Kelurahan Sukarame 2, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung, Senin (17/8/2026).

Berbagai perlombaan unik digelar untuk memeriahkan momentum kemerdekaan. Kegiatan tersebut melibatkan warga dari berbagai usia, mulai dari balita, anak-anak, remaja hingga orang dewasa.

Antusiasme warga terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan yang berlangsung hingga sore hari. Suasana semakin meriah ketika warga saling memberikan dukungan kepada peserta yang mengikuti berbagai perlombaan.

Ketua Panitia Pelaksana HUT RI ke-81 RT 005, Azis, mengatakan persiapan kegiatan telah dilakukan sejak jauh-jauh hari bersama jajaran panitia.

Menurutnya, persiapan tidak hanya mencakup perlengkapan perlombaan, tetapi juga berbagai hadiah yang telah disiapkan untuk para peserta yang berhasil menjadi juara.

“Kami bersama panitia sudah mempersiapkan kegiatan ini dari jauh-jauh hari. Mulai dari alat dan perlengkapan lomba hingga hadiah untuk para pemenang,” ujar Azis.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi warga untuk berkumpul dan mempererat hubungan antarwarga dalam suasana perayaan kemerdekaan.

Didukung Ketua RT

Ketua RT 005, Ahmad Salam, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan yang digagas dan digerakkan oleh para pemuda dan pemudi di lingkungan tersebut.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan lingkungan menjadi hal positif yang perlu terus didukung.

“Kami sangat mendukung kegiatan HUT RI ke-81 ini. Apalagi kegiatan ini digerakkan oleh pemuda-pemudi di wilayah RT 005. Ini menjadi kesempatan untuk mempererat kebersamaan warga,” kata Ahmad Salam.

Ia berharap semangat gotong royong dan kekompakan yang terlihat dalam kegiatan kemerdekaan dapat terus dipertahankan, tidak hanya saat perayaan HUT RI.

Puncak Acara Digelar Dua Pekan Mendatang

Perayaan HUT RI ke-81 di RT 005 Sukarame 2 belum berakhir. Panitia masih menyiapkan sejumlah agenda lainnya yang akan menjadi rangkaian kegiatan hingga puncak acara.

Puncak perayaan dijadwalkan berlangsung sekitar dua pekan mendatang dengan beberapa agenda tambahan yang telah dipersiapkan panitia.

Dengan semangat “Dari Warga untuk Warga”, rangkaian HUT RI ke-81 di RT 005 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, gotong royong, dan kepedulian masyarakat di lingkungan Sukarame 2.

 

Semarak HUT RI ke-81, Warga Lingkungan V Pringsewu Utara Gelar Upacara Bendera

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, masyarakat Lingkungan V, Kelurahan Pringsewu Utara, Kabupaten Pringsewu, Lampung, menggelar upacara bendera pada Senin, 17 Agustus 2026.

Kegiatan upacara berlangsung di Lapangan Panda, Pringsewu Utara, dan diikuti oleh berbagai unsur masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut tokoh masyarakat, para orang tua, serta peserta didik mulai dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Dasar (SD).

Suasana upacara berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat nasionalisme. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Keterlibatan anak-anak usia dini hingga pelajar sekolah dasar menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Selain menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak dini, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan kekompakan masyarakat di Lingkungan V Pringsewu Utara.

Peringatan HUT RI ke-81 diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, gotong royong, serta kepedulian antarwarga.

Dengan semangat “Indonesia Bersatu, Indonesia Maju”, masyarakat Lingkungan V Pringsewu Utara turut memeriahkan Hari Kemerdekaan dengan penuh rasa syukur dan kebanggaan sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.( Mulia Mega )

Semarak HUT RI ke-81, Warga RT 007 Gedong Meneng Gelar Puncak Perayaan

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di RT 007 Lingkungan 001, Kelurahan Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, berlangsung meriah dan penuh kebersamaan, Minggu (16/8/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di depan kediaman Ketua RT 007 Gedong Meneng tersebut diikuti warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa. Suasana semakin semarak dengan berbagai rangkaian kegiatan dan penyerahan juara perlombaan yang digelar sebagai bagian dari puncak perayaan kemerdekaan.

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi warga untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kecintaan terhadap lingkungan.

Kepala Lingkungan (Kaling) 001 Gedong Meneng, Maktub Djaiz, mengatakan bahwa peringatan HUT RI bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan.

“Alhamdulillah, kegiatan HUT RI ke-81 ini dapat terlaksana dengan baik. Yang paling penting bukan hanya perlombaannya, tetapi bagaimana kegiatan ini bisa mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga,” kata Maktub.

Menurutnya, antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang kompak dan harmonis.

“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan hal-hal positif. Mari kita jaga kekompakan, gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan tempat kita tinggal,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RT 007 Gedong Meneng, Ir. Kastamto, ST., MT, menambahkan bahwa puncak kegiatan HUT RI ke-81 merupakan hasil kebersamaan dan partisipasi warga.

“Ini adalah kegiatan dari warga, oleh warga dan untuk warga. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah ikut berpartisipasi, baik dalam kegiatan maupun dalam mendukung pelaksanaannya,” ujar Kastamto.

Ia berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam peringatan HUT RI tersebut tidak berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan kami, kebersamaan seperti ini terus dipertahankan. Kalau warga kompak dan saling peduli, insyaallah berbagai kegiatan dan program di lingkungan RT 007 dapat kita laksanakan dengan lebih baik,” tambahnya.

Puncak peringatan HUT RI ke-81 tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pahlawan yang telah merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Dengan semangat “Dari Warga, Untuk Warga”, masyarakat RT 007 Gedong Meneng diharapkan terus menjaga persatuan, gotong royong dan kepedulian demi menciptakan lingkungan yang semakin nyaman, guyub dan harmonis.(Red)