Prediksi Seru, Prediksi Andi Desfiandi: Spanyol vs Portugal di 16 Besar

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Magnet Piala Dunia 2026 merasuki semua kalangan. ketua Dewan Pembina Yayasan Alfian Husin Dr. Andi Desfiandi, S.E., M.A., ikut meramaikan euforia Piala Dunia dengan prediksi yang cukup berani.

Ia menyebutkan sejumlah tim besar yang diyakini akan melaju hingga babak delapan besar.

“Prediksi yang akan masuk 8 besar adalah Maroko vs Perancis, Belgia vs Spanyol, Brasil vs Inggris, dan Argentina vs Kolombia,” ujar Dr. Andi dengan penuh keyakinan.

Menurut Ketua IKA UNPAD Pengprov Lampung itu, peta persaingan kali ini sangat menarik karena mempertemukan tim-tim dengan tradisi kuat.

Lebih lanjut, ia menilai empat tim besar akan menguasai panggung semifinal. “Perancis, Spanyol, Brasil, dan Argentina adalah kandidat kuat menuju empat besar,” tegasnya.

Andi menilai kualitas pemain dan kedalaman skuad menjadi faktor penentu.

Namun, Dr. Andi juga mengakui ada rasa dilema dalam menyampaikan prediksi. “Saya sedikit bimbang karena Spanyol ketemu Portugal di 16 besar, padahal keduanya saya favoritkan untuk juara,” ungkapnya sambil tersenyum.

Meski demikian, mantan Rektor IIB Darmajaya itu tetap optimistis Spanyol akan melangkah jauh. “Final: Spanyol vs Argentina, Juara Dunia Spanyol,” katanya penuh semangat.

Prediksi ini sekaligus menunjukkan keyakinannya terhadap kekuatan La Furia Roja. Andi juga menilai Spanyol memiliki kombinasi pemain muda berbakat dan pengalaman senior yang solid. “Spanyol punya keseimbangan antara kreativitas dan disiplin,” jelasnya.

Hal itu menurutnya menjadi modal besar untuk menembus final. Sementara Argentina, lanjutnya, tetap menjadi tim yang tak bisa diremehkan.

“Argentina punya mental juara dan pemain yang bisa mengubah jalannya pertandingan,” ujarnya.

Pertemuan Spanyol dan Argentina di final disebutnya sebagai “dream match”. Menurut dia, Perancis dan Brasil sebagai tim yang berpotensi memberi kejutan. “Perancis punya kedalaman skuad luar biasa, sementara Brasil selalu tampil dengan flair khas Amerika Latin,” katanya.

Prediksi ini, menurut Andi, bukan sekadar ramalan, melainkan refleksi dari kecintaannya pada sepak bola. “Sepak bola itu bukan hanya soal skor, tapi juga drama dan cerita di baliknya,” ujarnya.

Dengan gaya santai namun penuh analisis, Andi memantapkan prediksinya dengan harapan agar Piala Dunia kali ini menghadirkan pertandingan yang menghibur.

“Apapun hasilnya, kita menikmati setiap momen. Tapi kalau Spanyol juara, itu bonus besar,” pungkasnya. (**)

Rumah Singgah Hingga Penataan Aset, Ini Langkah Awal Apriyadi Pimpin IKA Muba

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Ikatan Keluarga Musi Banyuasin (IKA Muba) resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Melalui Musyawarah IKA Muba yang digelar di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, Sabtu (4/7/2026), Dr. H. Apriyadi, M.Si. terpilih secara aklamasi sebagai Ketua IKA Muba periode 2026–2030.

Apriyadi yang saat ini menjabat sebagai Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan dipercaya memimpin organisasi paguyuban masyarakat Musi Banyuasin tersebut menggantikan H. Fahcrudin Khalik yang telah menuntaskan masa kepemimpinannya untuk periode 2022–2026.

Dalam sambutannya, H. Fahcrudin Khalik menyampaikan apresiasi sekaligus permohonan maaf kepada seluruh anggota atas mundurnya pelaksanaan musyawarah pergantian kepengurusan. Menurutnya, padatnya agenda selama beberapa bulan terakhir, mulai dari Ramadan, Idulfitri, Iduladha hingga berbagai kesibukan para pengurus, membuat proses regenerasi baru dapat terlaksana pada awal Juli ini.

Selama empat tahun memimpin IKA Muba, Fahcrudin mengatakan organisasi lebih banyak memusatkan perhatian pada kegiatan sosial dan mempererat hubungan kekeluargaan antarwarga Musi Banyuasin yang menetap di Palembang.

Ia menegaskan bahwa semangat utama organisasi bukan sekadar menjalankan program, melainkan membangun kepedulian antarsesama.

“Hal terpenting bagi saya adalah bagaimana masyarakat Muba di Palembang saling mengenal, saling membantu ketika ada yang sakit, tertimpa musibah, ataupun membutuhkan pertolongan. Itulah yang menjadi fokus utama kepengurusan kami,” ujarnya.

Fahcrudin juga mengakui bahwa perjalanan organisasi tidak selalu berjalan mulus. Dinamika politik menjelang pelaksanaan Pilkada sempat memberikan dampak terhadap aktivitas organisasi. Meski demikian, ia menegaskan bahwa sejak awal berdiri IKA Muba bukanlah organisasi politik, melainkan wadah silaturahmi dan kebersamaan masyarakat Musi Banyuasin.

Sementara itu, Penasehat IKA Muba, Chairudin Yusuf, berharap kepengurusan yang baru mampu menghidupkan kembali semangat demokrasi dalam tubuh organisasi sehingga seluruh anggota memiliki ruang yang sama dalam menentukan arah kebijakan organisasi.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga aset-aset yang telah dimiliki IKA Muba serta memastikan seluruh roda organisasi berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

“Kami ingin IKA Muba benar-benar menjadi rumah besar masyarakat Musi Banyuasin. Demokrasi organisasi harus terus dijaga agar organisasi semakin sehat, kuat, dan diperhitungkan,” katanya.

Usai ditetapkan sebagai ketua secara aklamasi, Apriyadi menyatakan siap mengemban amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab. Ia mengajak seluruh tokoh, sesepuh, dan masyarakat Musi Banyuasin untuk bersama-sama mendukung kepengurusan baru demi kemajuan organisasi.

Menurutnya, IKA Muba merupakan organisasi paguyuban yang harus tetap berdiri di atas kepentingan kebersamaan, bukan kepentingan politik.

“IKA Muba adalah organisasi paguyuban, bukan organisasi politik. Tugas utama kita adalah memperkuat persaudaraan, saling membantu, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Musi Banyuasin yang berada di Palembang,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, Apriyadi menargetkan penyusunan struktur kepengurusan baru dalam waktu satu pekan. Kepengurusan tersebut akan melibatkan para tokoh senior sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda agar organisasi semakin dinamis dan berkelanjutan.

Setelah struktur kepengurusan rampung, IKA Muba akan segera menggelar rapat kerja untuk menyusun program-program prioritas selama empat tahun ke depan.

Salah satu fokus yang akan segera dibenahi adalah penataan kembali sekretariat organisasi beserta inventarisasi dan pengelolaan aset-aset IKA Muba agar dapat dimanfaatkan secara optimal.

Tak hanya itu, Apriyadi juga memaparkan sejumlah gagasan yang akan menjadi program unggulan kepengurusannya. Salah satunya adalah memperkuat komunikasi internal melalui pembentukan grup WhatsApp resmi sebagai media koordinasi cepat antaranggota.

Lebih dari sekadar mempererat komunikasi, ia ingin menghadirkan program yang benar-benar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat Musi Banyuasin.

Salah satu cita-cita besarnya adalah membangun rumah singgah bagi warga Musi Banyuasin yang sedang menjalani pengobatan di Palembang.

Menurut Apriyadi, selama ini tidak sedikit masyarakat Muba yang harus mendampingi anggota keluarganya berobat ke rumah sakit di Palembang, namun mengalami kesulitan mendapatkan tempat tinggal sementara.

“Kalau kemampuan organisasi nantinya memungkinkan, kami ingin memiliki rumah singgah. Pasien tetap dirawat di rumah sakit, sementara keluarganya memiliki tempat yang layak untuk beristirahat. Ini menjadi salah satu cita-cita besar yang ingin kita wujudkan bersama,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Apriyadi menegaskan bahwa kepengurusan baru akan mempertahankan berbagai program yang selama ini dinilai berhasil sekaligus melakukan pembenahan terhadap berbagai kekurangan yang masih ada.

Ia berharap IKA Muba dapat tumbuh menjadi organisasi yang semakin solid, inklusif, dan benar-benar menjadi rumah bersama bagi seluruh masyarakat Musi Banyuasin yang berada di Palembang.

“Kami ingin IKA Muba hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai keluarga besar yang mampu memperkuat silaturahmi, melayani masyarakat, serta menjadi tempat saling membantu dalam suka maupun duka,” pungkasnya. (Ning)

Pengelolaan Dapur MBG Di Pasir Ukir Jadi Sorota

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Diduga Tumpang Tindih Kepemilikan,  Dan minimnya Pengawasan, Juga Tak Transparan Yayasan, Mitra, hingga Pemasok Diduga Dikelola Pihak yang sama;

Masyarakat Desak Pemerintah Periksa Legalitas dan Laporan Keuangan, Sabtu, 4/7/2026.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas Nasional di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, kini menuai sorotan mendalam dari Masyarakat. Isu yang mengemuka menyangkut ketidakwajaran dalam struktur pengelolaan dapur pelayanan yang berlokasi di Pekon Pasir Ukir, Kecamatan Pagelaran,Kabupaten Pringsewu, Lampung, yang diduga melanggar prinsip pemisahan tugas dan transparansi sesuai ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan data dan informasi yang dihimpun, dapur MBG tersebut terafiliasi dengan Yayasan Insan Sehat Mandiri yang dipimpin oleh Rini Angraini. Di sisi lain, PIC (lembaga yang berperan sebagai perpanjangan tangan yayasan sekaligus mitra pelaksana operasional), mitra pengelola dapur, hingga penyedia seluruh bahan kebutuhan pangan juga diketahui berada dibawah kendali orang yang sama.

Padahal, dalam pedoman pengelolaan program MBG yang ditetapkan, setiap dapur pelayanan diwajibkan memiliki PIC yang terpisah dan berbeda dengan mitra pelaksana maupun penyedia barang. Pemisahan ini dimaksudkan untuk menciptakan sistem pengawasan yang sehat, mencegah terjadinya konflik kepentingan, serta menjamin akuntabilitas penggunaan anggaran.

Kondisi ini dinilai semakin kompleks mengingat Rini Angraini juga menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pringsewu yang masih aktif. Gabungan jabatan publik dan pengelolaan usaha serta lembaga pelaksana program pemerintah tersebut dinilai menimbulkan celah lemahnya pengawasan internal. Secara mekanisme administrasi, tidak ada pihak independen yang dapat melakukan pengecekan ketat terhadap jalannya operasional dapur.

Akibat tidak adanya pemisahan peran yang tegas, diduga proses pencatatan transaksi dan pelaporan nota belanja tidak berjalan sebagaimana standar yang disyaratkan. Seluruh pasokan bahan makanan dan kebutuhan operasional hanya berasal dari satu sumber yang terafiliasi langsung dengan pengelola dapur, sehingga sulit untuk memverifikasi kewajaran harga, kualitas barang, serta kebenaran laporan keuangan.

“Prinsipnya harus jelas, tidak boleh semua peran dipegang satu tangan. Kalau yayasan, mitra, dan suplier sama, pengawasan mati. Apalagi yang bersangkutan juga wakil Rakyat, Publik berhak tahu semuanya berjalan sesuai aturan,” ungkap salah satu tokoh Masyarakat setempat yang enggan disebutkan namanya.

Merespons kekhawatiran tersebut, warga Pekon Pasir Ukir dan sekitarnya secara bersama-sama menyampaikan desakan resmi kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pringsewu serta instansi teknis terkait untuk segera turun ke lokasi. Masyarakat meminta dilakukan peninjauan mendalam meliputi: kelengkapan dokumen izin operasional dapur, standar kesehatan dan keamanan pangan, struktur kepengurusan lembaga pelaksana, serta transparansi laporan keuangan dan pertanggungjawaban anggaran.

Sampai berita ini diturunkan, pihak Yayasan Insan Sehat Mandiri ataupun Rini Angraini belum dapat dihubungi untuk memberikan tanggapan resmi maupun klarifikasi terkait dugaan tumpang tindih kepemilikan dan dugaan kurangnya transparansi tersebut, meskipun sudah dilakukan panggilan telfon dan chat Whatsapp tidak dibalas.

Masyarakat berharap pemeriksaan berjalan secara objektif, terbuka, dan tidak memihak. Hal ini penting agar kepercayaan Publik terhadap program yang ditujukan untuk meningkatkan gizi dan kesejahteraan siswa sekolah ini tetap terjaga serta berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan. [ Tim ]

Camat FC Tekuk PGRI FC Lewat Adu Penalti, Melaju ke Semifinal Piala Kapolres Asahan

KISARAN -(deklarasinews.com)- Tim Camat FC sukses melangkah ke babak semifinal setelah menaklukkan PGRI FC lewat drama adu penalti di Stadion Mutiara Kisaran, Jumat (3/7/2026). Pertandingan ini merupakan bagian dari turnamen Piala Kapolres Asahan dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-80.

Pertandingan berlangsung sangat sengit sejak menit awal, kedua tim tampil dengan ambisi yang sama kuat untuk memperebutkan tiket ke empat besar.

Di babak pertama tepatnya menit ke-30, Camat FC berhasil unggul lebih dulu. Pemain penyerang bernomor punggung 10, Edo, berhasil mencetak gol ke gawang lawan. Skor 1-0 bertahan hingga peluit akhir babak pertama ditiup.

Memasuki babak kedua, kedua pelatih sama-sama melakukan pergantian pemain untuk menambah daya gedor. Permainan berjalan terbuka dengan serangan bolak-balik. Tekanan yang terus diberikan akhirnya membuahkan hasil bagi PGRI FC. Pemain bertahan bernomor punggung 2, Abednego, berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor imbang ini tak berubah hingga peluit panjang tanda berakhirnya waktu normal dibunyikan wasit.

Karena kedudukan masih seri, pemenang harus ditentukan lewat adu penalti. Dari lima eksekutor pertama kedua tim, pertandingan masih berjalan seimbang dengan skor 5-5. Masuk ke penendang keenam, kedudukan masih imbang. Namun pada kesempatan ketujuh, kiper Camat FC tampil gemilang dan berhasil menepis tendangan pemain PGRI FC.

Alhasil Camat FC menang dengan skor akhir 7-6 lewat jalur adu penalti dan berhak melaju ke babak semifinal.

Usai pertandingan, Camat Buntu Pane, Mohd. Ibnu Afandi  menyampaikan rasa syukurnya atas kemenangan timnya. “Alhamdulillah, tim kami berhasil menang. Terlihat juga penendang terakhir dari PGRI FC tampak grogi saat melakukan eksekusi,” ujarnya dengan senyum lebar.

Ia menambahkan, “Semoga tim kami bisa terus tampil maksimal dan meraih hasil terbaik hingga menjadi juara dalam turnamen Piala Kapolres Asahan ini.”(Don)

Ibu dan Anak Tewas Tersengat Aliran Listrik Jebakan Tikus di Way Panji

WAY PANJI -(deklarasinews.com)- Dua warga dusun Rejomulyo desa Sidoharjo Kecamatan Way Panji kabupaten Lampung Selatan Enok (63) dan Darmi (35) ditemukan meninggal dunia, Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.

Kedua ibu dan anak ini  ditemukan meninggal duni diduga akibat tersengat aliran listrik yang digunakan sebagai jebakan Tikus oleh pemiliknya Edi Apriawan (41) warga desa Sidoharjo Kecamatan Way Panji kabupaten Lampung Selatan.

Edi Apriawan Als Juna (41) orang yang pertamakali menemukan kedua korban mengatakan bahwa kejadian tersebut bermula saat dirinya bersama tetangganya berniat pergi kesawah, Jumat (3/7/20206) sekitar pukul 05.00 wib untuk mematikan aliran listrik dipesawahan miliknya.

Namun saat tiba dipinggiran sawahnya, Juna (pangiilan akrabnya) mendengar ada bayi menangis. Namun karena takut dan merinding, sehingga dirinya tidak berani mendekat arah tangisan bayi itu dan menunggu ada warga yang melintas.

Selanjutnya saat dirinya bersama warga lainya mendekat kearah suara bayi, dirinya melihat dua orang perempuan memegang aliran listrik. Kemudian tak jauh dari kedua korban terlihat bayi sekitar umur 20 bulan menangis didekat salah satu korban yang diduga ib

“saya pergi kesawah sekitar pukul 05.00 wib untuk matikan aliran listrik yang digunakan untuk jebakan tikus, setelah sampai dilokasi saya melihat ada dua perempuan tengkurap sambil memegang kabel, saat dirinya dan warga mendekati keduanya sudah meninggal dunia, ” ujar Juna kepada pelitaekspres.com saat ditemui dirumahnya Jumat, (3/7/2026) sekitar pukul 14.00 wib.

Selain itu ada juga seorang bayi sekira usia 20 bulan menangis yang diduga anak dari salah satu korban yang tewas akibat sengatan listrik.

Selanjutnya saya bersama warga lainya, mengantar kedua korban bersama seorang bayi kerumah duka didusun Rejomulyo desa Sidoharjo Kecamatan Way Panji kabupaten Lampung Selatan.

Kepada pelitaeksres.com, Juna menjelaskan bahwa dirinya bersama keluarga sudah mendatangi rumah korban dan sudah memberikan bantuan atas musibah yang dialaminya, ” tutup Juna kepada media ini.

Ditempat terpisah kang Lady (52) salah seorang kerabat korban saat ditemui dirumahnya kepada media ini menjelaskan bahwa kedua korban tersebut adalah kerabat/keluarga dekatnya.

Atas musibah yang dialami oleh kedua kerabatnya itu, dirinya menerima atas musibah yang telah dialami oleh keluarganya, semoga atas kejadiqn tersebut menjadi pelajaran bagi kita semua, ” ungkap Kang Lady.

Ditempat terpisah Kanit Reskrim Polsek Sidomulyo Aiptu Wahyu SM mewakili Kapolsek Sidomulyo AKP Peri Setiawan membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan atas tewasnya dua orang berjelis kelami perempuan akibat sengatan listri yang digunakan sebagai jebakan Tikus.

Kedua korban Mbah Enok (63) dan putrinya Darmi als Wanda (35) warga dusun Rejomulyo desa Sidoharjo Kecamatan Way Panji kabupaten Lampung Selatan.

Atas musibah tersebut pihaknya sudah melakukan oleh TKP dan meminta keterangan kebeberapa orang saksi yang melihat kejadian ini.

Saat Tim Media ini menanyakan apakah ada dugaan tindak pidana atas kejadian ini, Kanit Reskrim ini menjawab bahwa pihaknya belum melakukan pemanggilan kepada saksi dan pemilih lahan sawah guna dilakukan  pemeriksaan,

“hingga saat ini kami belum memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan pemilih lahan/sawah, ”

Namun dalam waktu dekan saksi dan pemilik sawah akan dipanggil dan dilakukan pemeriksaan atas kejadian ini, ” ungkap Kanit Reskrim Polsek Sidomulyo ini. (Cak Ton)

Dalam Forum Apkasi Kepala BKN Ajak Pemkab se-Indonesia Manfaatkan 12 Kebijakan Pro-Karier ASN

DELI SERDANG -(deklarasinews.com)- Humas BKN, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan, mengajak seluruh pemerintah kabupaten di Indonesia memanfaatkan 12 Kebijakan Pro-Karier ASN sebagai instrumen untuk mempercepat pengembangan kompetensi dan karier aparatur di daerah. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi bagian dari penguatan sistem merit melalui penerapan manajemen talenta agar pemerintah daerah memiliki ASN yang profesional, adaptif, dan mampu mendukung percepatan pembangunan.

Dalam arahannya pada APKASI Otonomi Expo 2026 di IKM Hall, Deli Serdang, Kamis (02/07/2026), Prof. Zudan menegaskan bahwa kualitas pembangunan daerah ditentukan oleh kualitas sumber daya aparatur. Oleh karena itu, kepala daerah perlu memanfaatkan berbagai kemudahan yang telah disiapkan BKN untuk mempercepat pengembangan kompetensi sekaligus karier ASN. “Kami sudah menyiapkan 12 Kebijakan Pro-Karier ASN. Silakan dimanfaatkan oleh seluruh pemerintah daerah agar para ASN terbaik mendapat kesempatan mengembangkan kompetensi dan kariernya. ASN yang kompeten akan menghasilkan birokrasi yang kuat, dan birokrasi yang kuat akan mempercepat pembangunan daerah,” ujar Prof. Zudan.

Ia menjelaskan, berbagai kebijakan tersebut mendukung pengembangan ASN mulai dari kemudahan pencantuman gelar akademik dan profesi, uji kompetensi yang dapat diikuti setiap bulan, usul kenaikan pangkat 12 kali dalam setahun, digitalisasi layanan kepegawaian, hingga penguatan manajemen talenta sebagai dasar penempatan ASN berdasarkan kompetensi dan kinerja.

Prof. Zudan menekankan bahwa seluruh kebijakan tersebut akan memberikan dampak optimal apabila diimplementasikan bersama penerapan manajemen talenta di setiap pemerintah daerah. Melalui sistem tersebut, kepala daerah dapat memetakan potensi ASN secara lebih objektif sehingga setiap jabatan diisi oleh pegawai yang tepat sesuai kompetensi, potensi, dan kebutuhan organisasi. “Manajemen talenta adalah instrumen untuk menempatkan orang yang tepat pada jabatan yang tepat. Dengan sistem merit yang berjalan baik, birokrasi akan lebih profesional, adaptif, dan mampu mempercepat pencapaian target pembangunan daerah,” tegasnya.

Selain itu, Prof. Zudan juga mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja yang berorientasi pada hasil melalui penetapan target kinerja yang objektif dan menantang. Ia juga menyampaikan berbagai transformasi layanan BKN, termasuk penerapan Service Level Agreement (SLA) untuk mempercepat layanan kepegawaian serta relaksasi pengelolaan jabatan yang memungkinkan evaluasi pejabat yang tidak menunjukkan kinerja optimal.

SPTB Politeknik Agraria STPN, Jaring SDM Unggul Bidang Pertanahan dan Tata Ruang

CIKEAS -(deklarasinews.com)- Perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), yaitu Politeknik Agraria STPN, menyelenggarakan Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) Tahun Akademik 2026/2027. Calon Taruna/i yang nantinya akan bergabung dalam perkuliahan Politeknik Agraria STPN akan dipersiapkan menjadi insan pertanahan dan tata ruang yang dapat berkontribusi ke pembangunan Indonesia.

“Kita harus optimis siapa pun yang akan menjadi calon taruna Politeknik Agraria STPN adalah benar-benar putra-putri terbaik bangsa yang memiliki _attitude_, _knowledge_, dan integritas dalam memperbaiki serta mempercepat penyelesaian berbagai program layanan pertanahan dan tata ruang,” ujar Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Agustyarsyah, saat ditemui di BPSDM Kementerian ATR/BPN, Cikeas, Kabupaten Bogor, Kamis (02/07/2026).

SPTB Tahun Akademik 2026/2027 diselenggarakan di dua lokasi, yakni Kampus Politeknik Agraria STPN di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan BPSDM Kementerian ATR/BPN di Cikeas, Kabupaten Bogor. Untuk seleksi di DIY, pelaksanaannya berlangsung mulai 1-4 Juli, sedangkan di BPSDM hanya diadakan pada 2 Juli 2026.

“Jumlah pendaftar Politeknik Agraria STPN setiap tahun semakin bertambah. Ketika peserta yang lolos administrasi semakin banyak, kapasitas di Yogyakarta tentu semakin terbatas. Oleh karena itu, kami memanfaatkan fasilitas BPSDM di Cikeas agar proses seleksi dapat berjalan dengan baik,” jelas Agustyarsyah.

Menurut Agustyarsyah, penyelenggaraan seleksi di dua lokasi juga bertujuan menjaga kualitas, objektivitas, dan integritas pelaksanaan ujian dengan metode _Computer Based Test_ (CBT). Meskipun harapannya seleksi dapat dilaksanakan di lebih banyak wilayah, perluasan lokasi akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur, sistem, serta mekanisme pengawasan agar kualitas pelaksanaan tetap terjaga.

“Ke depan kami berharap dapat membentuk beberapa zona pelaksanaan seleksi di berbagai wilayah Indonesia. Namun, saat ini kami memprioritaskan pelaksanaan yang profesional dan mudah diawasi sehingga kualitas seleksi tetap terjaga,” pungkas Kepala BPSDM.

Berdasarkan data yang dihimpun, ada 2.114 peserta yang mengikuti seleksi berbasis CBT, dengan pembagian 1.405 peserta di Kampus Politeknik Agraria STPN DIY dan 709 peserta di BPSDM Cikeas. Materi seleksi meliputi Tes Potensi Akademik (TPA), Tes Potensi Umum (TPU), serta materi bidang keagrariaan.

Hasil seleksi CBT rencananya akan diumumkan pada 9 Juli 2026. Peserta yang dinyatakan lolos akan melanjutkan ke tahapan tes kesehatan, kesamaptaan, dan wawancara pada 13-15 Juli 2026. Selanjutnya, pengumuman kelulusan akhir SPTB Tahun Akademik 2026/2027 akan disampaikan pada 22 Juli 2026. Peserta yang dinyatakan lulus akan mengikuti proses daftar ulang secara _online_, masuk asrama pada 21 Agustus 2026, mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Taruna Baru (PKKTB) pada 24-27 Agustus 2026, serta memulai perkuliahan pada 31 Agustus 2026.(Nan)

dr. Zam Zanariah Resmi Dilantik sebagai Presidium MW KAHMI Lampung, Siap Perkuat Kontribusi Alumni untuk Kemajuan Daerah

BANDAR LAMPUNG –(deklarasinews.com)- Suasana khidmat menyelimuti Mahan Agung, Bandar Lampung, Kamis (2/7), saat berlangsung pelantikan Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Provinsi Lampung Masa Bakti 2026–2031. Momentum tersebut menjadi tonggak baru bagi KAHMI Lampung dalam memperkuat peran strategis alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebagai mitra pembangunan daerah.

Salah satu sosok yang menjadi perhatian dalam pelantikan tersebut adalah dr. Zam Zanariah, Sp.N., M.Kes. yang resmi mengemban amanah sebagai Presidium MW KAHMI Lampung. Bersama Dr. Topan Karsa, S.H., M.H., H. Yuhadi, S.H., M.M., dan Dr. Heru Juabdin Sada, M.Pd.I., dr. Zam akan menjalankan roda organisasi di bawah koordinasi Dr. Budiyono, S.H., M.H. selaku Koordinator Presidium.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Ir. H. Abdullah Puteh, M.Si. dan dihadiri oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, M.M., Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, para tokoh nasional dan daerah, akademisi, serta keluarga besar KAHMI se-Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa KAHMI merupakan organisasi yang dihuni oleh sumber daya manusia berkualitas yang telah banyak memberikan kontribusi di berbagai bidang kehidupan.

“KAHMI memiliki kekuatan intelektual, pengalaman, dan jejaring yang sangat besar. Pemerintah Provinsi Lampung membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya agar potensi tersebut dapat menjadi energi bersama dalam mempercepat pembangunan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing,” ujar Gubernur.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik dan berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan gagasan-gagasan strategis yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung.

Bagi dr. Zam Zanariah, amanah sebagai Presidium MW KAHMI Lampung merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian.

Menurutnya, KAHMI memiliki peran penting sebagai wadah berhimpunnya para alumni HMI yang memiliki kapasitas dan kompetensi di berbagai sektor untuk bersama-sama memberikan solusi atas berbagai tantangan pembangunan.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Amanah ini bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk terus mengabdi. KAHMI harus mampu menjadi rumah besar bagi para alumni yang terus menghadirkan gagasan, karya, dan aksi nyata bagi kemajuan Lampung,” ujar dr. Zam.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama dalam membangun organisasi yang kuat dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Kami siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, saya optimistis KAHMI Lampung dapat semakin berkontribusi, khususnya dalam bidang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan sumber daya manusia,” tambahnya.

Sebagai tokoh yang selama ini aktif dalam bidang kesehatan dan sosial kemasyarakatan, dr. Zam berharap kehadiran KAHMI mampu menghadirkan program-program yang tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum Majelis Nasional KAHMI yang diwakili Prof. Dr. Ir. H. Abdullah Puteh, M.Si. mengingatkan bahwa KAHMI harus terus menjaga independensi, memperkuat persaudaraan, serta menjadi organisasi yang mampu melahirkan solusi bagi bangsa.

Pelantikan MW KAHMI Lampung Masa Bakti 2026–2031 ini menjadi momentum mempererat ukhuwah antarsesama alumni HMI sekaligus memperkuat komitmen organisasi dalam mendukung pembangunan Provinsi Lampung. Dengan bergabungnya berbagai tokoh dari beragam latar belakang profesi, diharapkan kepengurusan baru mampu menghadirkan inovasi, memperkuat kolaborasi, dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Lampung yang lebih maju, sehat, sejahtera, dan berdaya saing.(Red)

Menaker Tekankan Pentingnya Generasi Muda Tingkatkan Skill Hadapi Dunia Kerja Masa Depan

JAKARTA -(deklarasinews.com)— Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan pentingnya generasi muda terus meningkatkan keterampilan (skill) agar mampu menghadapi dunia kerja yang terus berubah seiring pesatnya perkembangan teknologi, seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), digitalisasi, dan otomatisasi.

Menurut Menaker, tantangan ketenagakerjaan ke depan tidak hanya memperluas kesempatan kerja, tetapi juga membekali tenaga kerja Indonesia dengan future skills yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Kepada generasi muda, stay relevan dan terus upgrade skill Anda karena dunia kerja masa depan mencari skill, not school,” kata Menaker Yassierli saat menghadiri Peluncuran Program XLSMART Future Ready di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Menaker mengatakan Kemnaker mengapresiasi berbagai inisiatif, termasuk yang dilakukan XLSMART, dalam meningkatkan kompetensi generasi muda. Menurutnya, kolaborasi antarpemangku kepentingan menjadi kunci untuk menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang mampu bersaing di tengah transformasi dunia kerja.

“Kami mengapresiasi semua inisiatif yang dibangun berbagai entitas bangsa. Yang terpenting, kita sama-sama peduli dan melakukan aksi nyata untuk meningkatkan kompetensi anak bangsa,” ujarnya.

Ia menegaskan, perkembangan AI, Internet of Things (IoT), dan teknologi digital lainnya akan terus mengubah kebutuhan dunia kerja. Karena itu, peningkatan keterampilan harus dilakukan secara berkelanjutan agar tidak ada masyarakat yang tertinggal akibat disrupsi teknologi.

“Semangat kami di Kemnaker adalah no one left behind. Jangan sampai disrupsi AI dan otomatisasi membuat anak bangsa kehilangan kesempatan karena tidak memiliki akses untuk meningkatkan keterampilannya,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kemnaker melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) menandatangani Kesepahaman Bersama dengan XLSMART untuk memperkuat kolaborasi pelatihan vokasi melalui Program Future Ready.

Kerja sama tersebut mencakup pemanfaatan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) serta Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) sebagai lokasi pelatihan, pengembangan pelatihan berbasis kebutuhan industri, penyelenggaraan pelatihan Internet of Things (IoT), sertifikasi kompetensi, hingga fasilitasi pemagangan, rekrutmen, dan penempatan kerja bagi peserta pelatihan.

Menaker berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada penandatanganan kesepahaman, tetapi diwujudkan melalui program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Red)

Kemnaker-FPPI Jalin Kerja Sama Perluas Akses Kerja bagi Perempuan

JAKARTA -(deklarasinews.com)— Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama dengan Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) untuk memperluas akses kerja yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) berbasis pemberdayaan perempuan.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama oleh Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, dan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FPPI, Marlinda Irwanti di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Cris menyatakan bahwa Kemnaker siap mendukung penuh penguatan kapasitas masyarakat melalui optimalisasi infrastruktur pelatihan kerja milik pemerintah. Menurutnya, masyarakat dapat memanfaatkan jaringan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) serta Balai Latihan Kerja (BLK) yang tersebar di tingkat pusat dan daerah sebagai sarana mengasah keterampilan.

“Kolaborasi yang dibangun harus mampu menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperluas akses terhadap pelatihan dan kesempatan kerja,” ujar Cris.

Selain memperkuat pelatihan berbasis kompetensi, Kemnaker kini tengah memperluas jangkauan program ketenagakerjaan. Langkah ini diambil agar semakin banyak masyarakat yang dapat meningkatkan daya saingnya di pasar kerja yang kian kompetitif.

Untuk mempercepat efisiensi layanan, Kemnaker juga telah mengintegrasikan program-programnya ke dalam ekosistem digital melalui platform SIAPkerja. Lewat ekosistem ini, masyarakat dan kader FPPI dapat mengakses berbagai layanan terpadu secara daring, mulai dari informasi pelatihan, lowongan kerja, program pemagangan, pengembangan usaha, hingga sertifikasi profesi.

Di sisi lain, Cris berharap jajaran pengurus FPPI di tingkat daerah segera memperkuat koordinasi dengan balai pelatihan dan dinas ketenagakerjaan setempat. Koordinasi yang kuat di tingkat tapak dinilai krusial agar poin-poin kerja sama ini dapat segera diimplementasikan secara konkret.

“Kemitraan yang dibangun harus diikuti pelaksanaan program yang terukur dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya perempuan,” pungkasnya.(Red)