Polri-TNI Terus Lakukan Penanganan Banjir Donggala

DONGGALA -(deklarasinews.com)– Memasuki hari keenam pascabencana banjir bandang di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, personel gabungan TNI-Polri bersama instansi terkait terus melakukan upaya penanganan dan pemulihan di wilayah terdampak.

Pada Jumat (16/1/2026), bertempat di Kecamatan Tanantovea dan Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, ratusan personel gabungan kembali diterjunkan untuk melaksanakan berbagai kegiatan penanganan bencana, mulai dari pembersihan lingkungan, perbaikan infrastruktur, hingga pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Donggala AKP Wakhidin, S.H. Apel tersebut diikuti oleh seluruh personel yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana.

Selanjutnya, personel gabungan melaksanakan tugas sesuai pembagian sektor kerja. Di antaranya melakukan pembersihan lanjutan rumah warga terdampak di Desa Labuan Kungguma, Kecamatan Labuan, pemasangan jembatan gorong-gorong untuk membuka kembali akses menuju Desa Labuan Lumbubaka, serta pembersihan hunian tetap (huntap) I dan II di Desa Wani Lumbupetigi, Kecamatan Tanantovea.

Kapolres Donggala AKBP Angga Dewanto Basari, S.I.K., M.Si., juga turun langsung melakukan survei lokasi guna memastikan proses pembangunan jembatan gorong-gorong dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.

Dalam kegiatan penanganan ini, total personel yang terlibat meliputi 92 personel Polres Donggala, 102 personel Sat Brimobda Sulteng, 30 personel TNI AD, 25 personel BPBD Kabupaten Donggala, serta tim kesehatan dari Bid Dokkes Polda Sulteng.

Berdasarkan data terbaru, sejumlah wilayah di Kabupaten Donggala masih terdampak cukup signifikan. Total keseluruhan dampak bencana hingga 14 Januari 2026 meliputi 4 unit rumah hanyut, 268 rumah tergenang air, 8 rumah rusak, serta 134 kepala keluarga atau 1.093 jiwa terdampak.

Selain itu, tercatat 10 unit jembatan rusak, 1 sekolah, 1 masjid, 3 ruas jalan raya, dan 1 kantor KUA turut mengalami dampak akibat banjir bandang tersebut.

Meski status tanggap darurat bencana telah berakhir pada 15 Januari 2026, penanganan bencana tetap dilanjutkan melalui Operasi Aman Nusa II hingga 17 Januari 2026 guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

Kabag Penum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa langkah cepat yang dilakukan jajaran Polda Sulawesi Tengah merupakan wujud kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.

“Polri bersama TNI dan instansi terkait terus bekerja maksimal untuk mempercepat pemulihan pascabencana di Kabupaten Donggala. Fokus utama saat ini adalah membuka akses jalan yang terputus, membersihkan rumah warga, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi,” ujar Kombes Pol Erdi dalam keterangannya.

Ia menegaskan, keterlibatan personel di lapangan bukan hanya untuk membantu pemulihan fisik, tetapi juga membangun kembali rasa aman dan optimisme masyarakat.

“Kegiatan kerja bakti dan penanganan bencana ini adalah bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Kehadiran aparat di tengah warga diharapkan mampu meringankan beban korban sekaligus memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat,” tambahnya.

Dalam rencana tindak lanjut, Satgas Penanggulangan Bencana akan melanjutkan pembuatan jembatan gorong-gorong menuju Desa Labuan Lumbubaka, melakukan pembersihan lanjutan rumah warga, mengerahkan mobil AWC untuk distribusi air bersih, serta memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.

Hingga saat ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Sulawesi Tengah dilaporkan tetap dalam keadaan aman dan terkendali.

“Polri memastikan seluruh rangkaian penanganan bencana berjalan dengan baik dan terkoordinasi. Kami akan terus hadir mendampingi masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih,” tutup Kombes Pol Erdi.

Dengan kerja keras dan sinergi seluruh pihak, diharapkan proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Donggala dapat berlangsung cepat sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal seperti sedia kala.(Red)

Polsek PAU Ungkap Kasus Curanmor

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Komitmen Menegakkan hukum Polres Pagar Alam melalui Polsek Pagar Alam Utara telah berhasil ungkap Kasus  pencurian Sepeda Motor pada hari Jumat (15/01/2026),Penangkapan  dipimpin langsung Kapolsek Pagar Alam Utara AKP Ramdani bersama Kanit Reskrim Aipda Ade Putra, S. H bersama tim.

Kapolsek Pagar Alam AKP Ramdani menjelaskan berdasarkan Laporan Jeri Aprian (29) wiraswasta selaku korban yang telah kehilangan  sepeda Motor Honda Beat tahun 2012 warna Hijau Putih dalam keadaan terkunci pada hari Minggu (21/12/2025) sekira pukul 18.00 wib di teras rumah alamat di kec Pagar Alam Utara Kota Pagar Alam, lalu berdasarkan laporan tersebut tim melakukan penyelidikan, mendapatkan informasi bahwa pelaku berinisial Doni (25) sedang berada dirumah, langsung dipimpin Kapolsek  bersama kanit reskrim beserta tim lansung menuju lokasi rumah Pelaku(terlapor) saat tim datang pelaku ada dirumah langsung diamankan  yang berinisial Doni(25) tidak bekerja alamat kec Lintang Kanan  Kab empat Lawang.Saat ini pelaku dan barang Bukti dibawak ke Mapolsek Pagar Alam Utara untuk proses lebih Lanjut,”Ungkapnya

Akibat kejadian tersebut Pelapor mengalami kerugian sebesar Rp. 9.200.000 dan berharap laporan ini dapat diproses hukum dan kami mengucapkan Terima kasih dan apresiasi atas kinerja Polsek Pagar Alam Utara dalam menindak lanjuti laporan yang telah disampaikan,”Ujarnya

Sementara itu, Kapolres Pagar Alam Akbp Januar Kencana Setia Persada, S. I. K melalui Kasi Humas Iptu Mansyur. S. H mengatakan Komitmen kami menindak lanjuti semua laporan yang telah disampaikan tentunya diproses sesuai hukum yang berlaku kami,”Kami menghimbau kepada masyarakat bila berpergian yang lama kendaraan agar dimasukan di dalam garasi atau dalam rumah agar mudah melakukan pengawasan, “Ujarnya (*)

Tim Gabungan Polres Pesisir Barat Ungkap Pencurian Warung di Lemong

PESIBAR -(deklarasinews.com)- Tim gabungan Polres Pesisir Barat berhasil ungkap kasus pencurian dengan pemberatan di sebuah warung dagangan milik warga yang berada dalam wilayah hukum Polres Pesisir Barat, Sabtu, (17/01/2025).

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Rabu, tanggal 03 Desember 2025 sekira pukul 00.20 Wib, di warung dagangan sdr. AG (40) yang berlokasi di Pekon Cahaya Negeri Kecamatan Lemong Kabupaten Pesisir Barat.

Setelah korban mengetahui warung dagangannya mengalami aksi pencurian,  korban bersama Saksi/istri MP (39) melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pesisir Utara dengan melaporkan  barang-barang yang telah hilang dicuri diantaranya: rokok terdiri dari beberapa merk sejumlah kurang lebih 270 pack, 4 buah Handphone dan 3 kotak amal masjid, dengan total kerugian lebih kurang Rp. 125.000.000 (seratus dua puluh lima juta rupiah).

Atas laporan yang diterima tersebut, Tim gabungan Sat Reskrim Polres Pesisir Barat beserta Unit Reskrim Polsek Pesisir Utara Melakukan upaya mengungkap kasus pencurian itu, hingga pada hari Rabu, tanggal 14 januari 2026 Tim gabungan mendapatkan informasi bahwa adanya salah satu pelaku yang berada di wilayah hukum Polsek Pesisir Utara, setelah mendalami kebenaran informasi tersebut, Tim gabungan berhasil mengamankan pelaku berinisial BI (45), alamat Desa Pagar jati kec.Bengkulu Tengah, di pekon Malaya kec.Lemong Pesisir Barat, saat dalam perjalanan menuju Lampung Tengah.

Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., membenarkan adanya peristiwa tersebut dan mengatakan bahwa ini merupakan hasil kerja keras Sat Reskrim Polres Pesisir Barat beserta Tim sehingga kasus tersebut dapat terungkap.

Dari penangkapan itu Tim gabungan melakukan pengembangan ke Wilayah Hukum Polres Bengkulu Tengah, setelah berkoordinasi dan berkolaborasi dengan pihak Polres Bengkulu Tengah, kembali Tim berhasil mengamankan satu pelaku AR (39), di kediamannya Pagar dewa jati kec. Pagar Jati Bengkulu Tengah,

Selanjutnya Tim gabungan bergerak kembali dan berhasil mengamankan dua pelaku lainnya yaitu M.H (35) dan AK (31) di kediamannya yang sama-sama beralamatkan di Talang Boseng kec. Pondok Kelapa Bengkulu Tengah.

Dalam pengungkapan kasus ini Tim gabungan berhasil mengamankan barang bukti berupa : 3 kotak amal masjid dan 2 Unit Handphone yang diduga hasil dari pencurian itu dan beberapa potong kaos berikut celana serta 1 (satu) unit Mobil Toyota Avanza Warna silver no.pol B 1724 FZQ yang digunakan saat melakukan aksi pencurian tersebut.

Setelah berkoordinasi dengan pihak Polres Bengkulu Tengah Untuk 2 (dua)  Terduga pelaku yaitu BI (45) dan AR (39) diamankan ke Polres Pesisir Barat, sementara 2 (dua) pelaku lainnya M.H (35) dan AK (31) masih diamankan oleh pihak Polres Bengkulu Tengah guna penyidikan lebih lanjut atas dugaan terlibat perkara yang berbeda di wilayah hukum Polres Bengkulu Tengah Polda Bengkulu.

Dalam kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan ini, pelaku dijerat pasal 477 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara 7-9 tahun.(Arnandes)

Polisi Bubarkan Balap Liar di Simpang Empat Tanjung Aro Pagar Alam

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Polres Pagar Alam melalui Patroli Ktl Satlantas dan Polsek Pagar Alam Utara Respon  cepat bubarkan Balap Liar dan amankan kendaraan bermotor, berdasarkan informasi warga adanya remaja yang berkumpul pada Jumat(16/01/2026) sekira pukul 23.15 Wib lokasi Simpang 4 Tanjung Aro kel Kuripan Babas Kec Pagar Alam Utara Kota Pagar Alam.

Kapolsek Pagar Alam Utara AKP Ramdani mengatakan Respon Cepat ini merupakan tindakan lanjut atas laporan dari masyarakat adanya balap liar yang mengganggu pengendara yang melintas.

Masyarakat setempat sudah mengaku resah dengan adanya aksi balapan apalagi menggunakan knalpot brong serta resiko mengakibatkan rawan kecelakaan lalu lintas.

Sementara itu, Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada,S.I.K melalui Kasat Lantas Polres Pagar Alam Akp Herman R, S.H menegaskan bahwa Patroli Ktl dan Polsek Pagar Alam Utara telah merespon cepat lapor masyarakat dan telah berhasil mengamankan kendaraan R2 Motor dari pelaku balap liar kendaraan terbut dilakukan penilangan dibawak ke mako Polres Pagar Alam,”Kami akan  terus sosialisi larangan balap liar ,melakukan meningkatkan  Patroli rutin antisipasi dan penegakan hukum dengan penilangan terhadap pelaku balap liar ini, kendaraan diamankan selama satu bulan dipolres agar menimbulkan efek jera, mengajak seluruh elemen Masyarakat besinergi untuk cegah balap liar.”Ungkapnya

Senada dengan Kasi Humas Iptu Mansyur.S.H mengatakan  bahwa jalan raya adalah fasilitas umum yang harus dijaga keselamatannya, bukan arena untuk melakukan aksi balapan yang membahayakan nyawa sendiri maupun pengguna jalan lain.”Kami  mengapresiasi peran aktif masyarakat bersinergi dengan Polri yang tidak ragu untuk melaporkan semua gangguan kamtibmas yang terjadi dilingkungannya.mari kita jaga kamtibmas yang kondusif.“Kamtibmas adalah tanggung jawab bersama. Melalui respons cepat ini, kami berharap dapat menegakkan hukum dan  mengembalikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama di jalan raya dan waktu istirahat malam hari,” pungkasnya. (*)

Kapolres Morowali Laksanakan Kegiatan Subuh Berkah

MOROWALI -(deklarasinews.com)– Polres Morowali melaksanakan kegiatan Subuh Berkah pada Sabtu, (17 /1 /2026) pukul 04.20 Wita bertempat di Masjid At Taqwa Desa Ipi, Kecamatan Bungku Tengah Kab. Morowali.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Morowali AKBP Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H., Didampingi oleh Pejabat Utama Polres Morowali, Serta jamaah subuh.

Rangkaian kegiatan meliputi shalat subuh berjamaah, imbauan kamtibmas serta penyerahan bingkisan oleh Kapolres Morowali.

Dalam imbauannya Kapolres Morowali menegaskan agar Waspada terhadap Penipuan Segitiga, “Saya mengimbau kepada masyarakat agar waspada terhadap modus penipuan ini, ujar Kapolres

Ini merupakan salah satu modus kejahatan berbasis digital yang melibatkan tiga pihak, di mana pelaku berperan sebagai perantara palsu antara penjual dan pembeli dengan tujuan menguasai uang korban secara melawan hukum. Lanjut Kapolres

Kapolres mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan penawaran harga barang yang jauh di bawah harga pasar, selalu menggunakan platform jual beli resmi yang memiliki sistem pengamanan transaksi.

“Polres Morowali mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan berhati-hati dalam bertransaksi secara online. Apabila menemukan indikasi penipuan, segera laporkan ke kantor Kepolisian terdekat atau melalui layanan Kepolisian 110,” tutup Kapolres.

Kegiatan Subuh Berkah ini merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui pendekatan keagamaan dan humanis, sekaligus sarana penyampaian pesan-pesan kamtibmas guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Morowali agar tetap aman dan kondusif. (Rpdm)

Ratusan Prajurit TNI Ikuti Festival Tring Pegadaian

METRO -(deklarasinews.com)– PT Pegadaian Area Lampung bekerja sama dengan Koperasi Konsumen Primer Kartika Garuda Hitam menggelar Festival Tring pada 15–16 Januari 2026 di MAKOREM 043/Garuda Hitam, Kota Metro. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 400 prajurit TNI dan menjadi bagian dari upaya peningkatan literasi keuangan digital di lingkungan prajurit.

Festival Tring secara resmi dibuka oleh Danrem 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Haryantana, yang mengapresiasi kolaborasi antara PT Pegadaian dan Koperasi Kartika Garuda Hitam.

“Kami menyambut baik sinergi ini. Kehadiran layanan keuangan digital seperti Tring by Pegadaian diharapkan dapat membantu prajurit dalam mengelola keuangan secara lebih mudah, aman, dan terencana,” ujar Brigjen TNI Haryantana.

Rangkaian kegiatan Festival Tring meliputi literasi dan sosialisasi aplikasi Tring by Pegadaian, registrasi Tring secara serempak, serta pembagian doorprize bagi prajurit yang berhasil mendaftar. Beragam hadiah menarik disiapkan, mulai dari sepeda motor, sepeda listrik, kulkas, hingga hadiah lainnya yang menambah antusiasme peserta.

Assistant Vice President PT Pegadaian Area Lampung, Daniel Tamara, menyampaikan bahwa Festival Tring menjadi bentuk komitmen Pegadaian dalam memperluas inklusi keuangan digital, khususnya di lingkungan institusi strategis.

“Melalui Festival Tring, kami ingin mendorong pemanfaatan layanan Pegadaian berbasis digital yang praktis dan aman, sekaligus memperkenalkan manfaat investasi dan perencanaan keuangan sejak dini,” jelas Daniel.

Kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan mengenai investasi emas yang disampaikan oleh Junior Manager PT Pegadaian Area Lampung, Dwi Agus Sugianto. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa emas merupakan salah satu instrumen investasi yang relevan dan mudah diakses melalui layanan Pegadaian.

“Investasi emas cocok untuk perencanaan keuangan jangka panjang karena nilainya relatif stabil dan kini bisa diakses dengan mudah melalui aplikasi Tring,” ungkap Dwi Agus.

Melalui kegiatan ini, PT Pegadaian Area Lampung berharap dapat terus memperkuat kolaborasi lintas institusi serta meningkatkan pemahaman prajurit terhadap pemanfaatan layanan keuangan digital dan investasi yang aman dan terpercaya. (Red)

Danrem 043/Gatam Tinjau Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Pekon Yogyakarta Pringsewu

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam, Brigadir Jenderal TNI Haryantana, S.H., meninjau langsung pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Pekon Yogyakarta, Kecamatan Gadingrejo dengan Pekon Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Jumat (16/1/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Danrem didampingi Komandan Kodim 0424/Tanggamus, Letnan Kolonel Infanteri Dwi Djunaidi Mulyono, S.E., M.I.P., Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu, Suherman, S.E., Danramil Gadingrejo Kapten Redi Kurniawan, Kepala Pekon Yogyakarta, Dariyanto, serta Ketua DPK APDESI Kecamatan Gadingrejo, Prayitno.

Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung progres jembatan perintis yang mulai dikerjakan sejak 10 Januari 2026. Jembatan tersebut menjadi akses penting penghubung antar pekon yang selama ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Brigjen TNI Haryantana, S.H. menyampaikan bahwa pembangunan jembatan dilaksanakan secara gotong royong sebagai bentuk kerja sama lintas elemen.

Hari ini kami meninjau langsung pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang mulai dikerjakan sejak 10 Januari. Jembatan ini menghubungkan Pekon Yogyakarta dan Pekon Sukoharjo serta sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Danrem.

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan melibatkan berbagai unsur sebagai wujud kebersamaan.

“Pekerjaan dilakukan bersama-sama oleh warga, anggota TNI, LPRI, serta mahasiswa. Sebelumnya di lokasi ini pernah ada jembatan, namun hanyut akibat banjir. Karena itu, pembangunan kali ini juga sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir ke depan,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu, Suherman, S.E., menilai keberadaan Jembatan Perintis Garuda memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Akses jembatan ini sangat membantu warga, terutama dalam membawa hasil kebun dan menunjang aktivitas sehari-hari. Dengan adanya jembatan penghubung antar pekon ini, mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah dan efisien,” kata Suherman.

Danrem mengapresiasi semangat kerja sama seluruh pihak yang terlibat dan berharap jembatan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.

Kami mengapresiasi kerja sama semua pihak. Dengan kebersamaan dan gotong royong, jembatan ini diharapkan dapat bertahan lama dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan peninjauan berlangsung singkat, tertib, dan lancar, serta mencerminkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah pekon, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur perintis di wilayah pedesaan.( Mega KW-RI )

Kapolda Lampung Turun Langsung Hadir Redam Konflik Lahan Isenpatow Bonow, Polri Tegaskan Solusi Damai dan Berkeadilan

TUBA -(deklarasinews.com)- Negara kembali menunjukkan kehadirannya di tengah masyarakat. Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, SIK, MH turun langsung memimpin rangkaian rapat koordinasi, audiensi, hingga dialog lapangan terkait konflik pendudukan lahan Rawa Isenpatow Bonow yang berada di areal HGU PT. Indo Lampung Perkasa (ILP), Kamis (15/01/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Presisi Lounge Polres Tulang Bawang ini menjadi langkah strategis Polri bersama Forkopimda dalam meredam konflik agraria yang melibatkan warga tiga Kampung Bakung (Bakung Udik, Bakung Ilir, dan Bakung Rahayu), Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang.

Rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar pukul 10.45 WIB dihadiri lengkap unsur pimpinan Polda Lampung, Pemkab Tulang Bawang, TNI, ATR/BPN, Pengadilan Negeri, hingga para kepala OPD terkait.

Dalam paparannya, Kasat Intelkam menjelaskan secara rinci kronologis dan dinamika pendudukan lahan oleh warga. Sementara itu, ATR/BPN Tulang Bawang menegaskan bahwa titik koordinat lahan yang diduduki masuk dalam areal HGU PT. ILP.

Kapolda Lampung menegaskan bahwa Polri tidak berpihak, namun berpihak pada keadilan dan ketertiban hukum.

“Polri hadir untuk menjadi penengah. Penyelesaian konflik agraria harus dilakukan secara bermartabat, terukur, dan mengedepankan dialog. Tidak boleh ada gesekan, apalagi kekerasan,” tegas Irjen Pol Helfi Assegaf.

Usai rakor, Kapolda Lampung melaksanakan audiensi langsung dengan tiga kepala kampung dan perwakilan masyarakat.

Kapolda memberikan ruang penuh bagi masyarakat untuk menyampaikan sejarah dan tuntutan mereka atas lahan Isenpatow Bonow.

“Kami akan memediasi, memverifikasi, dan menelusuri seluruh dokumen yang ada. Bila perlu, kami koordinasikan langsung dengan Kementerian ATR/BPN. Namun selama proses berjalan, kami minta masyarakat menahan diri dan menjaga kamtibmas,” ujar Kapolda.

Komitmen Polri tidak berhenti di ruang rapat. Pukul 14.20 WIB, Kapolda Lampung bersama Forkopimda turun langsung ke lahan Isenpatow Bonow, berdialog dengan sekitar 40 warga yang menduduki lokasi.

“Aspirasi masyarakat kami catat dan tindak lanjuti. Solusi terbaik pasti dicari, namun harus melalui proses hukum yang benar. Kami minta semua pihak menjaga kondusivitas dan tidak terpancing provokasi,” kata Kapolda di hadapan warga.

Kapolda memastikan bahwa: Pengukuran ulang HGU akan dilakukan pada hari Senin, Berkas perpanjangan HGU dari ATR/BPN sedang diverifikasi, Masyarakat dapat ikut memantau proses penyelesaian.

Perwakilan masyarakat Dari 3 kampung Bakung Memberikan Rasa Terimakasih dan menyatakan kepercayaan penuh kepada Kapolda Lampung agar peninjauan lahan dilakukan secara objektif.

“Kami Mengucapkan Rasa Syukur Dan Terimakasih Kepada Bapak Kapolda Yang Mau Terjun Langsung KeLapangan Untuk Mencari Jalan Yang Terbaik Serta Membantu Kami, Memperjuangkan Kami 3 Warga Bakung, Sekali Lagi Kami Ucapkan Terimakasih Kepada Bapak Kapolda” Ungkap Perwakilan Warga Dari 3 kampung Bakung

Akhirnya, masyarakat bersedia meninggalkan lokasi secara bertahap untuk kembali ke kampung masing-masing.

Pukul 15.10 WIB, Kapolda Lampung dan rombongan meninggalkan lokasi. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

“Polri akan terus hadir menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus memastikan penyelesaian konflik agraria berjalan adil, transparan, dan berkeadaban,”pungkas Kapolda Lampung.

Polda Lampung menegaskan, sinergi antara Polri, TNI, Pemda, dan masyarakat menjadi kunci utama agar konflik lahan tidak berulang dan keadilan sosial benar-benar terwujud di Bumi Sai Bumi Nengah Nyappur.

Wujud Kepedulian Pimpinan, Danyonif 7 Marinir Anjangsana Ke Rumah Prajurit

LAMPUNG -(deklarasinews.com)- TNI AL, KORMAR, Brigif 4 Marinir/ BS. Dalam rangka mempererat silaturahmi serta meningkatkan kedekatan antara pimpinan dan prajurit, Batalyon Infanteri 7 Marinir melaksanakan kegiatan anjangsana ke rumah Prajurit, Jumat (16/01/2026)

Ajangsana ini dipimpin langsung oleh Komandan Infanteri 7 Marinir Letkol Mar M. Kristian Widiantoro M.Tr. Opsla didampingi Ketua Ranting A Jalasenastri Cabang 7 PG Kormar Ny. Devi M. Kristian serta Perwira Yonif 7 Marinir.

Kegiatan rutin ini dilaksanakan oleh Yonif 7 Marinir sebagai sarana komunikasi langsung dengan para Prajurit beserta keluarganya diluar jam dinas. Diharapkan dapat bermanfaat dan mengetahui kondisi dan keadaan keluarga Prajuritnya sehingga dapat meningkatkan moril serta motivasi untuk lebih semangat kedepannya.

Danyonif 7 Marinir mengatakan “kegiatan ini merupakan salah satu fungsi pembinaan dalam mewujudkan kepedulian Satuan kepada Prajuritnya, diharapkan hubungan antara Pimpinan dan Prajurit semakin erat, sehingga bila ada permasalahan sekecil apapun bisa segera teratasi”, ujarnya.

Korem 043/Gatam Gelar RAT Ke-50 Koperasi Konsumen Primer Kartika Garuda Hitam

𝗠𝗲𝘁𝗿𝗼 -(deklarasinews.com)- Korem 043/Garuda Hitam (Gatam) menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-50 Koperasi Konsumen Primer Kartika Garuda Hitam Tutup Buku Tahun 2025 di Lapangan Korem 043/Gatam, Jalan Veteran, Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Kamis (15/1).

RAT dibuka langsung oleh Danrem 043/Gatam 𝗕𝗿𝗶𝗴𝗷𝗲𝗻 𝗧𝗡𝗜 𝗛𝗮𝗿𝘆𝗮𝗻𝘁𝗮𝗻𝗮, 𝗦.𝗛., dan diikuti sekitar 320 personel. Kegiatan tersebut mengusung tema “𝘋𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘚𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘈𝘥𝘢𝘱𝘵𝘪𝘧 𝘥𝘢𝘯 𝘚𝘰𝘭𝘶𝘵𝘪𝘧, 𝘒𝘰𝘱𝘦𝘳𝘢𝘴𝘪 𝘈𝘯𝘨𝘬𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘋𝘢𝘳𝘢𝘵 𝘚𝘪𝘢𝘱 𝘔𝘦𝘮𝘣𝘢𝘯𝘨𝘶𝘯 𝘒𝘦𝘮𝘢𝘯𝘥𝘪𝘳𝘪𝘢𝘯 𝘋𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘙𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢 𝘔𝘦𝘯𝘴𝘦𝘫𝘢𝘩𝘵𝘦𝘳𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘈𝘯𝘨𝘨𝘰𝘵𝘢.”

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Haryantana mengatakan RAT merupakan forum tertinggi koperasi yang wajib dilaksanakan sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada anggota serta sarana menentukan arah kebijakan koperasi ke depan.

“RAT harus dilaksanakan secara jujur, terbuka, dan objektif. Koperasi dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, namun tetap berorientasi pada peningkatan kesejahteraan anggota,” katanya.

Ia berharap melalui RAT Tahun Buku 2025, laporan pertanggungjawaban pengurus dapat dibahas secara menyeluruh serta menjadi dasar penyusunan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan anggota.

Danrem juga mengapresiasi kinerja pengurus dan pengawas Koperasi Konsumen Primer Kartika Garuda Hitam selama Tahun Buku 2025, serta mengajak seluruh anggota menjadikan hasil RAT sebagai komitmen bersama untuk membangun koperasi yang mandiri, sehat, dan berkelanjutan.

Rapat Anggota Tahunan Koperasi Konsumen Primer Kartika Garuda Hitam Tutup Buku Tahun 2025 secara resmi dibuka oleh Danrem 043/Gatam.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., Kasiren Korem 043/Gatam, para Kasi Korem 043/Gatam, Sekretaris Puskopad XXI/RI, Wakil Ketua Persit KCK Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten beserta pengurus dan Kabalak Korem 043/Gatam, serta mitra koperasi dari Pegadaian Area Lampung, Bank BSN, dan Developer Perumahan Gran Artha 2.