Semangat Kerja Keras untuk membangun Jembatan Gantung Garuda

BATANG -(deklarasinews.com)- Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Tambahrejo menjadi contoh spesifik dari kolaborasi yang erat antara anggota TNI Kodim 0736/Batang dan masyarakat setempat. Jembatan ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan memberikan dampak positif bagi ekonomi warga Desa Tambahrejo Kec. Bandar Kabupaten Batang Rabu (24/06/26)

‎‎Dalam kegiatan ini, masyarakat bersama anggota Koramil 07/Bandar terlihat aktif berpartisipasi dalam penyiapan material bangunan seperti pasir, yang merupakan langkah awal dalam pembangunan infrastruktur vital ini.

‎Proses gotong royong yang tergambar dalam kegiatan ini menunjukkan betapa pentingnya sinergi antara dua elemen tersebut bagi percepatan pembangunan Jembatan di Desa Tambahrejo.Babinsa 07/Bandar Sertu  Didik menekankan bahwa kerja keras dan semangat kebersamaan adalah modal utama dalam menciptakan hasil yang optimal. Ia percaya dengan upaya yang terkoordinasi, setiap tahapan pembangunan dapat diselesaikan dengan sukses, menjadikan jembatan ini sebuah kenyataan.

‎‎Pembangunan Jembatan Garuda tak hanya berfungsi sebagai jembatan fisik, namun juga simbol kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Harapannya, setelah jembatan ini selesai, masyarakat akan mengalami peningkatan dalam mobilitas dan akses ke berbagai layanan, yang selanjutnya akan mendorong peningkatan aktivitas ekonomi di Desa Tambahrejo kecamatan Bandar. Inisiatif ini menunjukkan bahwa kerja sama antara institusi pemerintah dan masyarakat adalah kunci untuk memajukan daerah.”ucap Sertu Didik

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Bola Voli Kapolres Cup 2026 Pererat Sinergi Polri dan Masyarakat

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah didampingi Ketua TP PKK Pagar Alam Hj. Hera Parianti Ludi menghadiri pembukaan Turnamen Bola Voli Kapolres CUP antar Instansi dan Kelurahan se-Kota Pagar Alam Tahun 2026, dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

Kegiatan ini Dibuka langsung oleh Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K, yang didampingi oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kota Pagar Alam Dr. Ira Febrina, S.H., M.Si, Ketua DPRD Pagar Alam Hj. Jenni Shandiyah, S.E., M.H, dan Ketua Pengadilan Negeri Pagar Alam Andi Wilham, S.H., M.H, di Lapangan SMP Negeri 2 Pagar Alam Kecamatan Pagar Alam Utara, Selasa (23/06/2026).

Turnamen Bola Voli ini diikuti oleh 58 tim peserta dari Instansi dan Kelurahan se-Kota Pagar Alam, yang akan berlangsung mulai 22 hingga 30 Juni 2026.

Dalam sambutannya Kapolres Pagar Alam menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Pagar Alam Khususnya Wali Kota Pagar Alam, sehingga turnamen ini dapat terlaksana dengan baik.

Kapolres juga menyampaikan bahwa turnamen ini bukan sekedar ajang olahraga, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan serta membentuk semangat sportifitas, serta sebagai bentuk sinergi antara Polri Pemerintah Daerah dan seluruh elemen masyarakat.

“Kepada seluruh peserta turnamen saya berpesan agar bertanding dengan penuh semangat menjunjung tinggi Sportifitas menghormati keputusan wasit, jadikan kompetensi ini sebagai  wadah untuk menunjukan kemampuan, mempererat persaudaraan, kemenangan tentu menjadi tujuan namun yang lebih penting adalah menjaga kebersamaan, persahabatan dan semangat persatuan,” Pesan Kapolres.(Rep)

Nobar Piala Dunia 2026 di Makodim 0410/KBL Jadi Sarana Mempererat Hubungan TNI dan Masyarakat

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Dalam rangka mempererat tali silaturahmi serta mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026. Acara yang berlangsung di halaman Makodim 0410/KBL ini dihadiri oleh jajaran Babinsa serta ratusan warga sekitar yang tampak antusias menyaksikan laga sengit antara Portugal melawan Uzbekistan, Rabu (24/6) dini hari WIB .

Suasana kekeluargaan begitu terasa sejak awal pertandingan. Para Babinsa dan warga duduk berdampingan, menyaksikan aksi megabintang Cristiano Ronaldo yang berhasil mencetak dua gol dan membawa Portugal menang telak 5-0 atas Uzbekistan . Gol pertama Ronaldo tercipta pada menit keenam melalui tembakan first time yang mengejutkan kiper lawan, disusul gol keduanya di menit ke-39 yang memperbesar keunggulan menjadi 3-0 .

Komandan Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar menonton bola, tetapi menjadi sarana memperkuat komunikasi dan kedekatan antara aparat teritorial dengan warga binaan. “Kami ingin menghadirkan ruang publik yang aman dan nyaman bagi masyarakat untuk menikmati ajang dunia sekaligus mempererat silaturahmi antara Babinsa dan warga,” ujarnya di sela-sela acara .

Antusiasme warga terlihat memuncak saat aksi pura-pura Ronaldo yang “menipu” lawan pada tendangan bebas, yang justru dieksekusi Nuno Mendes menjadi gol kedua Portugal di menit ke-17 . Sorak-sorai juga pecah ketika Rafael Leao menutup pesta gol Portugal menjadi 5-0 di menit ke-87 .

“Yang penting kami bisa berkumpul, tertawa, dan bersemangat bersama para Babinsa. Ini pengalaman yang tak terlupakan,” ujar salah satu warga, Ibu Siti, dengan mata berbinar .

Kegiatan nobar ini merupakan bagian dari program Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 yang digelar serentak di jajaran Kodam XXI/Radin Inten, dengan Kodim 0410/KBL sebagai salah satu titik utama di wilayah Lampung . Acara ditutup dengan ramah tamah, ngopi, dan menikmati makanan ringan yang disediakan oleh Kodim, semakin mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat .

Wujud Polri Untuk Masyarakat, Polres Morowali Gelar Bakti Kesehatan

MOROWALI -(deklarasinews.com)- Dalam rangka peringatan Ke 80 Hari Bhayangkara Tahun 2026, Polres Morowali melaksanakan kegiatan Bakti Kesehatan berupa pengobatan gratis bagi masyarakat yang dilaksanakan di Terminal Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, pada Senin (22/6/2026).

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat sekaligus mendekatkan pelayanan kepolisian kepada warga. Melalui pelayanan kesehatan gratis tersebut, masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan umum yang ditangani oleh tim kesehatan Polres Morowali.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi dengan hadirnya warga dari berbagai kalangan yang memanfaatkan layanan kesehatan tersebut. Selain pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat guna mencegah berbagai penyakit.

Kapolres Morowali AKBP Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan Bakti Kesehatan berupa pengobatan gratis ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan ke 80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 yang bertujuan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan bakti kesehatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga peduli terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga. Kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting, sehingga kami berupaya memberikan pelayanan kesehatan secara gratis kepada masyarakat,” ujar AKBP Zulkarnain.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan serta semakin mempererat hubungan dan kepercayaan masyarakat kepada Polri. Ke depan, Polres Morowali akan terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang bermanfaat dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tutup Kapolres Morowali.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Morowali.(Rpdm)

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Lampung Gelar Lomba Stand Up Comedy: Sisi Humoris Personel Polri

LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Dalam rangka memeriahkan rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Lampung menggelar ajang kreatif yang tak biasa, yakni Lomba Stand Up Comedy.

Bertempat di Aula Polda Lampung, kegiatan ini diikuti oleh komika berseragam cokelat yang merupakan perwakilan dari Satuan Kerja (Satker) dan Satuan Wilayah (Satwil) jajaran Polda Lampung, Senin (22/6/2026).

Suasana perlombaan berlangsung sangat meriah dan penuh gelak tawa. Para peserta yang biasanya tampil tegas saat bertugas, kali ini unjuk gigi menyalurkan bakat seni komedi mereka di atas panggung.

Materi yang dibawakan pun sangat dekat dengan masyarakat, mulai dari lika-liku kehidupan sehari-hari, dinamika tugas kepolisian, komedi satir pelayanan publik, hingga penyampaian pesan kamtibmas yang dikemas secara segar, kreatif, dan menghibur.

Setelah melalui penilaian sengit dari dewan juri berdasarkan keselarasan tema, teknik delivery, dan orisinalitas materi, kompetisi ini berhasil melahirkan para juara baru di bidang komedi tunggal, yaitu

Juara 1: Aiptu Badar Johan (Polres Tulang Bawang Barat)

Juara 2: Bripka Heru SW (Polres Lampung Barat)

Juara 3: Ipda Rahmat Basuki (Polres Pringsewu)

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, memberikan apresiasi yang luar biasa atas terselenggaranya kegiatan ini.

Dalam keterangannya, beliau menyampaikan bahwa lomba ini membuktikan personel Polri tidak hanya siap siaga dalam menjaga keamanan, tetapi juga humanis dan kreatif.

“Kami sangat bangga melihat antusiasme dan kreativitas para personel dalam Lomba Stand Up Comedy Hari Bhayangkara ke-80 ini. Melalui media komedi, kita bisa melihat sisi lain dari anggota Polri yang humanis, dekat dengan realitas masyarakat, dan mampu mengkritik diri sendiri dengan cara yang positif,” ujar Yuni.

“Kegiatan ini bukan sekadar ajang unjuk bakat, melainkan wadah untuk mempererat soliditas, menyegarkan pikiran di tengah padatnya tugas pelayanan, serta menciptakan harmonisasi di lingkungan Polda Lampung. Pesan-pesan kamtibmas yang dibalut komedi seperti ini justru sering kali lebih mudah diterima oleh masyarakat,” tambahnya.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan penampilan terbaik para pemenang, penyerahan hadiah berupa piala dan uang pembinaan secara resmi akan dilaksanakan bertepatan pada upacara puncak HUT Bhayangkara pada 1 Juli 2026 mendatang.

Melalui gelaran ini, diharapkan semangat kebersamaan antarpersonel semakin kuat, sekaligus meningkatkan kreativitas Polri dalam memberikan pelayanan yang lebih humanis dan dicintai masyarakat.(red)

Personel Satbrimob Polda Lampung Ikuti Latgabma Malindo Darsasa 12AB/2026 di Pantai Puri Gading

LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Dalam rangka meningkatkan kemampuan, interoperabilitas, dan kerja sama antar negara, personel Satuan Brimob Polda Lampung turut berpartisipasi dalam kegiatan Latgabma Malindo Darsasa 12AB/2026, yang meliputi Force Integration Training (FIT) dan Field Training Exercise (FTX) di Pantai Puri Gading, Lampung.

Kegiatan latihan gabungan ini merupakan wujud kerja sama antara Indonesia dan Malaysia dalam memperkuat kemampuan operasional serta meningkatkan sinergi antar unsur keamanan kedua negara.

Dalam pelaksanaannya, personel Satbrimob Polda Lampung berlatih bersama pasukan dari Malaysia melalui berbagai skenario latihan, mulai dari integrasi kekuatan hingga latihan lapangan.

Pantai Puri Gading dipilih sebagai lokasi latihan karena memiliki karakteristik medan yang mendukung pelaksanaan berbagai materi latihan. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin koordinasi yang semakin baik, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di masa mendatang.

Selama kegiatan berlangsung, personel Satbrimob Polda Lampung menunjukkan dedikasi, disiplin, dan profesionalisme yang tinggi dalam setiap tahapan latihan. Partisipasi aktif tersebut menjadi bukti kesiapan personel dalam mendukung keberhasilan latihan gabungan internasional.

Kegiatan Latgabma Malindo Darsasa 12AB/2026 tidak hanya memperkuat hubungan kerja sama antara Indonesia dan Malaysia, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk meningkatkan kemampuan personel, mempererat persahabatan antar pasukan, serta memperkuat stabilitas keamanan di kawasan.

Nobar Piala Dunia 2026 Bareng Kapolda Lampung Berlangsung Semarak, Satukan Mahasiswa hingga Ojol

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)-  Suasana penuh keakraban dan antusiasme mewarnai kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Arab Saudi digelar Polda Lampung di Cafe Saburai Compound Space (SCS), Enggal, Kota Bandar Lampung, Minggu (21/6/2026) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, Wakapolda Lampung Brigjen Pol Sumarto, pejabat utama Polda Lampung, Kapolresta Bandar Lampung, hingga ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat.

Peserta yang hadir berasal dari kalangan mahasiswa, organisasi kepemudaan (OKP), komunitas ojek online, organisasi kemasyarakatan, hingga kelompok yang tergabung dalam Sabuk Kamtibmas.

Sejak sebelum pertandingan dimulai, lokasi acara telah dipadati peserta yang tampak antusias mengikuti jalannya laga. Sorak-sorai dan tepuk tangan beberapa kali terdengar saat pertandingan berlangsung, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, kegiatan nobar tersebut menjadi salah satu sarana mempererat komunikasi dan silaturahmi antara kepolisian dengan berbagai elemen masyarakat.

“Melalui kegiatan yang santai dan penuh kebersamaan seperti ini, kami ingin membangun kedekatan serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat. Antusiasme peserta yang hadir menunjukkan bahwa ruang-ruang interaksi positif seperti ini sangat dibutuhkan,” kata Yuni.

Menurut dia, kehadiran perwakilan mahasiswa, organisasi kepemudaan, komunitas ojek online, hingga organisasi masyarakat menjadi gambaran kuatnya semangat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Lampung.

Yuni menambahkan, Polda Lampung dan jajaran terus berkomitmen terus membuka ruang dialog dan komunikasi yang konstruktif dengan seluruh lapisan masyarakat.

 

“Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat mempererat hubungan yang harmonis dan memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” imbuhnya.

Kegiatan nobar berlangsung hingga pertandingan berakhir. Selain menjadi ajang menyaksikan laga sepak bola dunia, acara tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam suasana yang santai dan penuh kekeluargaan.

Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolda Sumsel Jadikan Olah TKP Ujung Tombak Pengungkapan Perkara

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Polda Sumatera Selatan terus memperkuat kualitas penegakan hukum yang profesional, modern, dan berbasis ilmiah melalui peningkatan kompetensi personel di bidang investigasi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Lomba Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) dan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang diikuti seluruh Polres jajaran Polda Sumsel dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di Markas Komando Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan, Jalan Srijaya Negara, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, pada Senin, 22 Juni 2026, dibuka secara langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., didampingi Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., Irwasda Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, S.H., S.I.K., para Pejabat Utama Polda Sumsel, serta peserta dari seluruh Polres jajaran.

Lomba ini menjadi bagian dari upaya strategis Polri dalam meningkatkan kemampuan teknis personel sebagai ujung tombak pengungkapan tindak pidana. Melalui kompetisi tersebut, setiap personel diuji kemampuannya dalam melakukan tindakan awal di lokasi kejadian, mengamankan barang bukti, mengidentifikasi petunjuk, hingga menerapkan prosedur olah TKP sesuai standar scientific crime investigation.

Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan Ketua Pelaksana yang disampaikan Kepala Bidang Laboratorium Forensik Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Witdiardi, S.I.K., M.H., kemudian dilanjutkan arahan Kapolda Sumsel, pembukaan resmi kegiatan, foto bersama, dan simulasi perlombaan yang berlangsung secara kompetitif dan profesional.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa kemampuan melakukan TPTKP dan olah TKP merupakan keterampilan dasar yang wajib dimiliki setiap personel kepolisian karena menjadi titik awal dalam proses pengungkapan suatu perkara.

“Titik awal keberhasilan pengungkapan suatu tindak pidana terletak pada kemampuan anggota dalam mengelola tempat kejadian perkara. Filosofi ilmu forensik mengajarkan bahwa TKP akan berbicara apabila dikelola, diamankan, dan diproses secara benar. Karena itu, kemampuan TPTKP dan olah TKP harus terus diasah agar proses pembuktian berjalan ilmiah, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” tegas Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Menurut Kapolda, penguatan kompetensi tersebut merupakan implementasi nyata program Presisi Polri yang menempatkan profesionalisme dan transparansi sebagai fondasi utama dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat. Selain itu, kemampuan olah TKP yang baik juga menjadi faktor penting dalam menciptakan kepastian hukum, meningkatkan kepercayaan publik, serta menjaga stabilitas keamanan yang menjadi prasyarat utama pembangunan nasional.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan ini menunjukkan komitmen Polda Sumsel dalam membangun sumber daya manusia Polri yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab tantangan penegakan hukum modern.

“Penguatan kompetensi personel merupakan investasi jangka panjang bagi institusi. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan setiap anggota memiliki kemampuan teknis yang terstandar, profesional, dan mampu memberikan pelayanan hukum yang cepat, tepat, transparan, serta berkeadilan kepada masyarakat,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Polda Sumatera Selatan meyakini bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang investigasi dan forensik akan semakin memperkuat kemampuan institusi dalam mengungkap berbagai tindak pidana secara akurat. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mewujudkan penegakan hukum yang modern, berbasis ilmu pengetahuan, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Sumatera Selatan. (Rls/Ags).

Wujudkan Polri Presisi, Polda Sumsel Perkuat Kapasitas Personel Melalui Lomba Olah TKP

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Polda Sumatera Selatan terus memperkuat kualitas penegakan hukum melalui peningkatan kompetensi personel di bidang investigasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Lomba Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) dan Olah TKP dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di Markas Komando Satuan Brimob Polda Sumsel pada Senin, 22 Juni 2026, dibuka langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. dan diikuti oleh personel perwakilan satuan kerja serta jajaran kewilayahan di lingkungan Polda Sumsel.

Lomba TPTKP dan Olah TKP menjadi sarana untuk menguji sekaligus meningkatkan kemampuan teknis personel dalam menangani tempat kejadian perkara secara profesional, akurat, dan sesuai standar scientific crime investigation. Kemampuan tersebut merupakan fondasi utama dalam proses penyelidikan dan penyidikan guna menghasilkan alat bukti yang kuat serta mendukung terwujudnya penegakan hukum yang berkeadilan.

Dalam arahannya, Kapolda Sumatera Selatan menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan suatu perkara sangat ditentukan oleh kualitas penanganan pada tahap awal di tempat kejadian perkara. Oleh karena itu, setiap personel Polri harus memiliki kemampuan yang memadai dalam mengamankan, mengolah, dan menganalisis TKP secara profesional.

“Kemampuan melakukan TPTKP dan olah TKP merupakan titik awal keberhasilan dalam mengungkap suatu tindak pidana. Baik melalui pendekatan scientific crime investigation maupun penyidikan konvensional, semuanya berawal dari bagaimana anggota mampu membaca, mengamankan, dan mengolah tempat kejadian perkara secara tepat. Kompetensi ini harus terus diasah agar kualitas penegakan hukum semakin profesional dan dipercaya masyarakat,” tegas Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Peningkatan kemampuan olah TKP memiliki peran strategis dalam mendukung kualitas penyidikan, mempercepat pengungkapan kasus, serta meminimalkan potensi kesalahan dalam proses penegakan hukum. Profesionalisme aparat dalam mengelola TKP juga menjadi salah satu indikator penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Melalui kegiatan ini, peserta dituntut mampu menerapkan prosedur penanganan TKP secara komprehensif, mulai dari pengamanan lokasi, identifikasi barang bukti, dokumentasi, pengumpulan keterangan awal, hingga penyusunan langkah-langkah investigasi yang sesuai dengan standar operasional kepolisian.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa peningkatan kompetensi sumber daya manusia merupakan bagian penting dari transformasi Polri Presisi yang berorientasi pada pelayanan publik dan penegakan hukum yang profesional.

“Peningkatan kemampuan personel melalui kegiatan seperti ini merupakan investasi penting bagi institusi. Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan dan penegakan hukum yang profesional, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, Polda Sumsel terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia agar mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks,” ujar Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Polda Sumatera Selatan berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan evaluasi bagi seluruh peserta untuk terus meningkatkan kemampuan teknis di lapangan. Dengan personel yang profesional dan berkompeten, Polri akan semakin mampu memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan, serta penegakan hukum yang berkualitas bagi masyarakat. (Rls/Ags).

 

Serka Nofriadi Kawal Pembangunan Jembatan Way Betung

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Di bawah guyuran sinar matahari yang menyengat, tampak sesosok Babinsa dengan sigap mengawasi alur kerja, memastikan keselamatan, serta ikut mengangkat material bangunan di lokasi pembangunan Jembatan Beton Sungai Way Betung, Kelurahan Sukarame 2, Kecamatan Teluk Betung Barat. Itulah potret nyata kepedulian dan kedekatan TNI dengan rakyat yang dijalankan oleh Serka Nofriadi, Babinsa Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL), dalam pembangunan infrastruktur yang menjadi bagian dari Program Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI.

Memasuki hari ke-16 (H+16) pembangunan, Senin (22/6/2026), proyek strategis yang menghubungkan Kelurahan Sukarame 2 dengan Kelurahan Batu Putuk ini terus menunjukkan progres yang positif. Dengan panjang 23 meter dan lebar 2 meter, jembatan beton ini kelak akan menjadi akses vital bagi 150 Kepala Keluarga atau sekitar 360 jiwa yang selama ini terpisah oleh aliran Sungai Way Betung.

Kehadiran Babinsa Serka Nofriadi bukan sekadar formalitas pengawasan. Sejak tahap awal, mulai dari survei lokasi pada 4 Juni 2026, ground breaking pada 5 Juni 2026, hingga kini memasuki tahap mobilisasi material, dirinya tidak pernah absen mendampingi warga dan tim teknis.

“Kehadiran saya di sini adalah bentuk tanggung jawab moral sebagai aparat kewilayahan. Jembatan ini bukan milik saya, bukan milik TNI, tapi milik warga. Saya hanya ingin memastikan semangat gotong royong tetap menyala dan pekerjaan berjalan aman,” ujar Serka Nofriadi saat ditemui di lokasi.

Dalam laporan harian yang diterima redaksi, pelibatan personel pada hari ini terdiri dari 6 orang anggota TNI (Kodim) dan 6 orang masyarakat. Babinsa menjadi ujung tombak koordinasi antara teknisi dan warga, sekaligus memastikan setiap tahap persiapan berjalan sesuai prosedur. Saat ini, progres fisik pembangunan baru mencapai 6 persen, dengan fokus pada mobilisasi material.

Lokasi pembangunan jembatan ini berada di kawasan yang dikenal sebagai Kampung Pancasila, sebuah wilayah binaan yang menjadi contoh nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sejak 2022, Koramil 410-03/TBU Kodim 0410/KBL telah mencanangkan kawasan ini sebagai Kampung Pancasila, yang bertujuan untuk mengingatkan, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila di tengah masyarakat.

Pemilihan Kelurahan Sukarame 2 sebagai lokasi Kampung Pancasila bukan tanpa alasan. Warga masyarakatnya dinilai masih memegang teguh nilai-nilai Pancasila, seperti sikap toleransi antarumat beragama serta semangat gotong royong yang tinggi. Hal ini terbukti dengan antusiasme warga yang turun tangan membantu pembangunan jembatan yang akan mempermudah akses mereka sehari-hari.

Warga setempat mengaku sangat terbantu dengan pendampingan Babinsa Serka Nofriadi. Seorang tokoh masyarakat setempat mengungkapkan bahwa Babinsa seperti keluarga sendiri bagi warga—yang menggerakkan warga untuk ikut kerja bakti, menjelaskan rencana pembangunan, bahkan ikut mengangkat material bangunan.

Program Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI sendiri menargetkan pembangunan sebanyak 30 titik jembatan yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung. Program ini merupakan wujud nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, membuka keterisolasian wilayah, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kepala Staf Korem (Kasrem) 043/Garuda Hitam (Gatam), Kolonel Kav Roli Dewanto, sebelumnya menyampaikan bahwa program ini adalah wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat sekaligus bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan wilayah dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

“Jembatan tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung secara fisik, tetapi juga menjadi penghubung harapan, kemajuan, dan masa depan masyarakat. Diharapkan dengan hadirnya jembatan tersebut, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, distribusi hasil pertanian, perdagangan, serta berbagai aktivitas sosial masyarakat akan menjadi lebih mudah, cepat, aman, dan efisien,” ujar Danrem 043/Gatam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, dalam sambutannya yang dibacakan Kasrem saat ground breaking.

Kondisi cuaca yang cerah sepanjang hari turut mendukung kelancaran kegiatan. Situasi di sekitar lokasi pembangunan jembatan dilaporkan aman dan terkendali, serta aktivitas masyarakat tetap berjalan normal tanpa hambatan.

Dengan target penyelesaian yang terus dikebut, diharapkan Jembatan Perintis Garuda di Sungai Way Betung dapat segera dinikmati oleh masyarakat. Berkat peran aktif Babinsa Serka Nofriadi dan jajaran Kodim 0410/KBL, semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terbukti menjadi kekuatan utama dalam membangun negeri.(Red)