Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Pagaralam Manfaatkan Lahan Produktif Warga

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Polres Pagaralam di bawah kepemimpinan Kapolres AKBP Januar Kencana Setia Persada, SIK, terus berperan aktif mendukung Program Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan (Ketapang) . Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program 2 Pengecekan dan Pemanfaatan Lahan Produktif yang dilaksanakan di Desa Pelang Kenidai, Kelurahan Pelang Kenidai, Kota Pagar Alam.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (10/2/2026) sejak pukul 08.00 WIB ini dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Dempo Tengah, Aipda Dody Kurniawan, sebagai Polisi Penggerak Ketahanan Pangan. Program ini bertujuan mendorong pemanfaatan lahan produktif masyarakat agar bernilai ekonomi dan berkelanjutan.

Pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Surat Perintah Tugas Kapolres Pagaralam Nomor Sprin/1462/XI, sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap visi Indonesia Maju menuju Indonesia Emas Tahun 2045.

Kapolres Pagaralam, AKBP Januar Kencana Setia Persada, SIK, menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan wujud kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. “Melalui pendampingan ini, kami ingin memastikan lahan produktif dimanfaatkan secara maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi warga,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pagaralam, Iptu Mansyur, SH, menambahkan bahwa dari hasil kegiatan tersebut, panen jagung di lahan milik warga bernama Eko seluas 100 meter x 100 meter berhasil mencapai 7,5 ton dan dijual dengan harga Rp4.000 per kilogram kepada pembeli bernama Iwan. “Program ini diharapkan terus berjalan dan mampu memperkuat ketahanan pangan serta perekonomian masyarakat,” pungkasnya. (Rep)

Kurang dari 24 Jam, Tekab 308 Polres Lampung Utara & Polsek Bukit Kemuning Ringkus Pelaku Curas

LAMPURA -(deklarasinews.com)- Gerak cepat Unit Reskrim Polsek Bukit Kemuning presisi polres Lampung Utara bersama Tim Gabungan Tekab 308 Polres Lampung Utara membuahkan hasil maksimal. Kurang dari 24 jam setelah kejadian, dua pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) yang meresahkan warga berhasil diringkus di wilayah Way Kanan.

​Aksi kriminal tersebut menimpa korban atas nama Arga Dwi Putra di Lingkungan XIII, Kelurahan Bukit Kemuning ketika hendak pulang kerumah nya lk Dll Rt/Rw 001/015, kelurahan Bukitkemuning kecamatan Bukitkemuning kabupaten Lampung Utara 8 pebruari 2026,ditengah perjalanan di areal perkebunan kopi tiba tiba motor korban di tendang oleh pelaku dari samping sebelah kanan hingga terjatuh,kerika korban akan membangunkan motor nya pelaku langsung menodongkan senjata tajam dan langsung membawa lari motor korban.

Setelah menerima laporan korban, tim kepolisian langsung melakukan pengejaran hingga ke kabupaten tetangga. Dan berhasil mengamankan ​Dua tersangka yang berhasil diamankan berinisial ​AG dan ​NT

​Dalam proses penangkapan di daerah Way Kanan, salah satu pelaku mencoba melakukan perlawanan aktif yang membahayakan petugas. Menanggapi situasi tersebut, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur (pemberian timah panas) untuk melumpuhkan pelaku.

​”Kami tidak memberikan ruang bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Polsek Bukitkemuning presisi polres Lampung Utara”.

Penangkapan ini adalah komitmen kami untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” Ucap AKP RIKI NOVRIANSYAH SH. MH Kapolsek Bukit Kemuning. 10 pebruari 2026.

Selanjutnya  ​Barang Bukti & Kelanjutan Kasus dan kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Lampung Utara untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Keduanya akan dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman penjara di atas 9 tahun.

Kembali Kapolsek Bukitkemuning AKP RIKI NOVRIANSYAH SH. MH menyampaikan kepada segenap masyarakat untuk berhati hati dalam berkendaraan terutama di jalan sepi, usaha kan tidak sendirian dalam berkendaraan gunakan kunci pengaman di saat memarkir kendaraan di mana pun tempat nya serta jangan takut untuk melapor bila menjadi korban kejahatan atau mengetahui adanya kejahatan. Tutup kapolsek. Tiem

Sinergi Jaga Stok Pangan! Kasrem 043/Gatam Hadiri HLM TPID Lampung, Siap Kawal Harga Menjelang Ramadan

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Menjelang datangnya bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Provinsi Lampung bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bergerak cepat menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan.

Kepala Staf Korem (Kasrem) 043/Garuda Hitam, Kolonel Inf Sumarlin Marzuki, S.E., M.Tr. Han., menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Provinsi Lampung yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Lampung, Jalan Sultan Hasanuddin, Teluk Betung Utara, Selasa (10/2/2026).

Rapat strategis tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mengantisipasi potensi lonjakan harga kebutuhan pokok.

Fokus Pengamanan Komoditas Strategis

Dalam arahannya, Gubernur Lampung mengapresiasi capaian inflasi daerah yang saat ini masih relatif terkendali dan berada di bawah rata-rata nasional. Meski demikian, ia mengingatkan seluruh jajaran agar tetap waspada terhadap potensi kenaikan harga sejumlah komoditas strategis.

“Kita harus mengantisipasi kemungkinan naiknya harga beras, cabai, bawang, hingga daging menjelang Ramadan,” tegas Gubernur.

Sejumlah langkah strategis pun ditekankan, di antaranya:

– Pelaksanaan Operasi Pasar, dengan memperbanyak pasar murah Ramadan di seluruh kabupaten/kota.

– Pengawasan Distribusi Pangan, guna mencegah praktik penimbunan dan permainan harga.

– Penguatan Produksi Lokal, dengan mengoptimalkan hasil pertanian dan peternakan Lampung sebagai penopang ketahanan pangan daerah.

Komitmen TNI Kawal Stabilitas

Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Sumarlin Marzuki menegaskan komitmen TNI Angkatan Darat untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi bahan pokok.

“Stabilitas harga dan ketersediaan pangan sangat erat kaitannya dengan stabilitas keamanan. Korem 043/Gatam siap bersinergi dan turun langsung memastikan distribusi berjalan lancar serta situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan TNI bertujuan agar masyarakat Lampung dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman, nyaman, dan tenang tanpa kekhawatiran terhadap kelangkaan bahan pokok maupun lonjakan harga yang tidak wajar.

Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mempertahankan Lampung sebagai salah satu provinsi dengan tingkat inflasi terendah di Indonesia, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Bumi Ruwa Jurai.

TMMD Sengkuyung Tahap I Kodim 0736/Batang Resmi Di Buka Wakil Bupati

BATANG -(deklarasinews.com)- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0736/Batang yang dilaksanakan di Desa Cepokokuning, merupakan upaya dalam memperbaiki infrastruktur penghubung antardesa. Dengan memiliki potensi daerah, program ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan desa wisata.

Komandan Kodim 0736/Batang, Letkol Inf Andhika Baroto Chrishastantyo, menjelaskan sasaran fisik TMMD di Desa Cepokokuning berupa pembangunan infrastruktur maupun nonfisik. Di antaranya jalan sepanjang 367 meter dengan konstruksi rabat beton, lebar tiga meter, dan ketebalan 12 sentimeter, termasuk pembangunan talud sepanjang sekitar 100 meter.

“Pembangunan jalan ini menghubungkan Dukuh Dungringin dengan Desa Cepokokuning. Selain mempermudah akses angkutan pertanian, juga memudahkan akses menuju lokasi wisata air dan religi Makam Mbah Gerot sebagai sesepuh desa,” tegasnya, Selasa (10/2/2026).

Ia menambahkan, pembangunan jalan tersebut akan memberikan manfaat signifikan terutama saat musim hujan, karena sebelumnya kondisi jalan masih berupa tanah dan makadam. Proses pengerjaan ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan.

Sementara, Wakil Bupati Batang, Suyono, mengapresiasi pelaksanaan TMMD sebagai bentuk sinergi TNI dengan pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. “Teruma kasih kepada TNI/Polri yang melaksanakan TMMD ini untuk membangun akses jalan demi kesejahteraan masyarakat. Ini juga sejalan dengan upaya mendukung akses ekonomi dan ketahanan pangan,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur desa juga berperan penting dalam mendukung pengembangan wisata sebagai bagian dari penguatan sosial ekonomi masyarakat, baik di tingkat desa maupun kabupaten.

Dari sisi pemerintah desa, Kepala Desa Cepokokuning, Maryadi, berharap pembangunan jalan melalui TMMD dapat membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan akses menuju potensi wisata desa. “Semoga nantinya pertumbuhan ekonomi semakin meningkat, setelah infrastruktur semakin baik, sehingga akses menuju desa wisata Cepokokuning bisa lebih mudah,” harapnya.

Desa Cepokokuning memiliki potensi wisata alam, khususnya wisata air sungai, yang selama ini mulai diminati masyarakat, terutama pada akhir pekan. Hal senada disampaikan warga setempat, Rokhaini Subkhi, yang menilai pembangunan jalan penghubung antar-RT sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Sebelum dilaksanakan TMMD, jalan tersebut belum pernah diperkeras sehingga menyulitkan aktivitas warga. Semoga akses masyarakat menuju permukiman, lahan pertanian, dan lokasi wisata bisa semakin optimal,” tegasnya.

Melalui program TMMD ini, diharapkan terwujud pemerataan pembangunan infrastruktur desa yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan potensi ekonomi lokal di Desa Cepokokuning “tegasnya”.

Aiptu Antoni Adha Raih Juara 1 Pistol Presisi, Harumkan Nama Satuan Brimob Lampung

LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Aiptu Antoni Adha, personel dari Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Lampung, berhasil menorehkan prestasi gemilang di tingkat regional dengan meraih Juara 1 dalam Kejuaraan Menembak Bupati Cup 1 Perbaiki Lampung Selatan. Kemenangan ini diraih pada kategori bergengsi Pistol Presisi 25 Meter, yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lampung Selatan.

Kejuaraan menembak tersebut dilaksanakan selama dua hari, yakni pada tanggal 7 hingga 8 Februari 2026. Aiptu Antoni Adha menunjukkan keterampilan dan ketenangan yang luar biasa selama kompetisi berlangsung, bersaing ketat dengan puluhan penembak handal lainnya dari berbagai institusi penegak hukum dan klub menembak di Provinsi Lampung.

Kategori Pistol Presisi 25 Meter dikenal sebagai salah satu kategori yang paling menantang, menuntut konsentrasi penuh, ketepatan perhitungan, serta pengendalian emosi yang stabil dari setiap peserta. Kemenangan ini menegaskan standar profesionalisme dan kemampuan teknis yang dimiliki oleh personel Satuan Brimob Polda Lampung, khususnya dalam penguasaan senjata api.

Menanggapi hasil membanggakan ini, Dansat Brimob Polda Lampung Kombes Pol Yustanto Mujiharso menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian yang diraih. “Prestasi Aiptu Antoni Adha ini merupakan kebanggaan bagi seluruh institusi kepolisian dan keluarga besar Brimob Lampung. Ini membuktikan bahwa kemampuan personel kami tidak hanya unggul dalam tugas-tugas taktis di lapangan, tetapi juga kompetitif dalam keahlian spesifik seperti menembak,” ujarnya.

Diharapkan, torehan prestasi ini dapat memicu semangat kompetisi positif dan menjadi inspirasi bagi personel lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan profesionalisme di berbagai bidang keahlian. Pencapaian ini diharapkan dapat secara berkelanjutan mengharumkan nama Satuan Brimob Polda Lampung baik di tingkat daerah maupun nasional.

TMMD ke-127 Digelar, Sinergi TNI–Pemda Bangun Desa Yapen

YAPEN -(deklarasinews.com)- Upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 berlangsung khidmat di Lapangan Kodim 1709/Yawa, Kabupaten Kepulauan Yapen, Senin (tanggal menyesuaikan).

Wakil Bupati Kepulauan Yapen Roi Palunga bertindak selaku Inspektur Upacara, sekaligus secara resmi membuka pelaksanaan TMMD ke-127 di wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Roi Palunga menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus strategi kolaboratif antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Tema TMMD ke-127 “Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” dinilai sangat relevan karena desa menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen, lanjutnya, memberikan apresiasi kepada TNI, khususnya Kodim 1709/Yawa, atas komitmen yang terus diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat. “Pemerintah daerah mendukung penuh seluruh tahapan pelaksanaan TMMD karena sejalan dengan visi dan misi pembangunan daerah,” ujarnya.

Wakil Bupati juga mengajak masyarakat Kampung Rembai  Distrik Wonawa untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan TMMD dengan menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan, agar hasil pembangunan dapat dirasakan manfaatnya secara berkelanjutan.

Sementara itu, dalam laporan kesiapan TMMD ke-127, Kapten Inf Masmudi menyampaikan bahwa TMMD dilaksanakan selama 30 hari, berlokasi di Kampung Rambai, Distrik Wonawa, dengan melibatkan 150 personel. Kegiatan Pra TMMD dilaksanakan pada 1–9 Februari 2026, sedangkan pelaksanaan TMMD inti berlangsung 10 Februari hingga 11 Maret 2026, dengan dukungan anggaran dari TNI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen.

Adapun sasaran TMMD ke-127 meliputi sasaran fisik berupa pembangunan 8 unit rumah ukuran 7 x 9 meter. Sasaran nonfisik meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan dan pengobatan massal, KB dan kesehatan, perikanan, serta sosialisasi hukum dan kamtibmas. Selain itu, terdapat sasaran tambahan Program Unggulan Kasad berupa pembuatan 1 unit bak penampungan air ukuran 3 x 3 meter, penanganan stunting melalui PMT, serta penanaman pohon buah dan bibit mangrove.

Upacara pembukaan TMMD ke-127 turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan TNI-Polri, pimpinan OPD, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat setempat.

Babinsa Koramil TKT Gotong Royong Bersihkan Parit Bersama Warga

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah potensi genangan air serta banjir saat musim penghujan, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur (TKT), Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, kembali menunjukkan komitmennya di tengah masyarakat. Pada Senin (9/2/2026), Peltu Andi Wahyu bersama jajaran Babinsa lainnya turun langsung melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan parit dan gorong-gorong bersama warga.

Kegiatan karya bakti yang dilaksanakan di Jalan Gunung Tanggamus, Kelurahan Perumnas Wayhalim, Kecamatan Wayhalim ini merupakan wujud nyata sinergi TNI dengan seluruh komponen masyarakat. Giat ini juga sejalan dengan program kerja Koramil dalam membina wilayah teritorialnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Danramil 410-04/TKT, Lurah Perumnas Wayhalim, Bhabinkamtibmas, para Ketua Lingkungan, Ketua RT se-Kelurahan, anggota Linmas, serta puluhan warga masyarakat. Semua pihak bahu-membahu membersihkan saluran air dari sampah dan endapan yang dapat menghambat aliran air.

“Kegiatan seperti ini rutin kita laksanakan untuk menjaga kebersihan dan kelancaran saluran air. Selain mencegah banjir, ini juga bagian dari upaya kita membangun kesadaran bersama akan pentingnya lingkungan yang sehat,” ujar Peltu Andi Wahyu, Babinsa setempat, di sela-sela kegiatan.

Karya bakti dimulai pukul 07.30 WIB dan berjalan dengan penuh semangat serta kekeluargaan. Kerja sama yang solid antara Babinsa, aparatur kelurahan, dan warga membuat pekerjaan berat terasa lebih ringan. Kegiatan ini juga menjadi momentum yang tepat bagi Babinsa untuk mendengarkan langsung aspirasi dan kondisi terkini di wilayah binaannya.

Lurah Perumnas Wayhalim menyambut baik dan mengapresiasi keterlibatan aktif Babinsa Koramil 410-04/TKT. “Kehadiran dan kontribusi nyata Bapak-bapak Babinsa sangat membantu kami dan memotivasi warga. Ini adalah teladan yang baik tentang gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan,” ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung dalam kondisi aman dan tertib ini akhirnya berhasil diselesaikan pada pukul 10.30 WIB. Pembersihan gorong-gorong dan parit ini diharapkan dapat mengoptimalkan fungsi drainase dan mengurangi risiko banjir di wilayah tersebut.

Melalui aksi nyata ini, Babinsa Koramil 410-04/TKT kembali membuktikan perannya sebagai “tentara pejuang, tentara pelopor, dan tentara pelindung” yang selalu siap bergandengan tangan dengan rakyat untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman.(Red)

TNI–Rakyat Bersinergi, Koperasi Merah Putih Dibangun di Desa Lele Morowali

MOROWALI -(deklarasinews.com)- Dalam rangka mendukung program pemerintah pusat dalam memperkuat perekonomian kerakyatan, personel Koramil 1311-09/Bahodopi yang dipimpin langsung oleh Danramil Kapten Inf. Amiruddin bersinergi bersama pemerintah desa dan masyarakat melaksanakan kegiatan pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Lele, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Senin (09/02/2026)

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian serta peran aktif TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, personel Koramil turut ambil bagian dalam proses pembangunan agar dapat berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu. Kehadiran TNI di tengah masyarakat juga diharapkan mampu memberikan motivasi serta menumbuhkan semangat persatuan dalam membangun desa.

Danramil 1311-09/Bahodopi Kapten Inf. Amiruddin mengatakan bahwa pembangunan Koperasi Merah Putih ini merupakan langkah strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa. Menurutnya, koperasi memiliki peran penting sebagai wadah bagi warga untuk mengembangkan usaha, memperluas peluang kerja, serta meningkatkan taraf hidup.

“Kami siap mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat. Melalui pembangunan koperasi ini, diharapkan masyarakat Desa Lele memiliki sarana ekonomi yang kuat, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan menciptakan stabilitas ekonomi di wilayah,” ungkap Danramil.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keterlibatan Koramil tidak hanya sebatas membantu pembangunan fisik, tetapi juga sebagai upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjaga kondusifitas wilayah sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah.

Pemerintah Desa Lele menyampaikan apresiasi atas dukungan dan partisipasi aktif personel Koramil 1311-09/Bahodopi dalam pembangunan Koperasi Merah Putih. Sinergitas yang terjalin antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat terus terpelihara dalam berbagai program pembangunan lainnya.

Dengan adanya Koperasi Merah Putih, masyarakat diharapkan nantinya dapat memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal sebagai pusat kegiatan ekonomi desa, baik dalam bidang simpan pinjam, perdagangan, maupun pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Koperasi ini juga diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang berdaya saing serta memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh warga.

Melalui kegiatan ini, Koramil 1311-09/Bahodopi kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, membantu mengatasi kesulitan warga, serta berperan aktif dalam setiap upaya pembangunan demi terwujudnya masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.(RPDM)

Polda Lampung Perkuat Pengawasan Harga dan Distribusi Pangan melalui Rakor Satgas Saber Pangan Tahun 2026

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)— Kepolisian Daerah Lampung melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) menggelar Rapat Koordinasi Daerah Satuan Tugas Sapu Bersih Pangan (Satgas Saber Pangan) Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Tahun 2026 yang berlangsung di gedung Pusiban Pemerintah Provinsi Lampung, Senin (9/2/2026).

Kegiatan strategis tersebut dihadiri oleh Direktur Pengendalian Kerawanan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dr. Sri Nuryanti, STP., MP, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung, perwakilan Direktorat Intelkam Polda Lampung, Direktorat Binmas Polda Lampung, pimpinan Perum Bulog Lampung beserta jajaran, Kepala Dinas Pangan Provinsi Lampung beserta anggota, Kepala Dinas Perdagangan beserta anggota, Kepala Dinas Peternakan beserta anggota, serta Kepala Dinas Penanaman Modal beserta jajaran.

Rakor tersebut dilaksanakan sebagai upaya memperkuat sinergitas dan koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga, ketersediaan, keamanan, dan mutu bahan pangan di wilayah Provinsi Lampung.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung Kombes Pol Heri Rusyaman, S.I.K., M.H. selaku Ketua Satgas menegaskan bahwa pengawasan distribusi bahan pokok akan terus ditingkatkan guna mencegah terjadinya praktik penimbunan, kartel, dan spekulasi harga yang berpotensi merugikan masyarakat.

“Melalui Satgas Saber Pangan, kami bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan secara terpadu terhadap rantai distribusi bahan pokok serta menindak tegas setiap bentuk pelanggaran yang mengganggu stabilitas harga dan ketersediaan pangan,” tegas Heri

Selain penegakan hukum, kegiatan ini juga menekankan pentingnya langkah preventif melalui sosialisasi kepada pelaku usaha dan masyarakat terkait ketentuan harga, distribusi, serta standar keamanan dan mutu pangan.

Pelaksanaan Satgas Saber Pangan tingkat provinsi dipimpin oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung dengan dukungan pemerintah daerah, dinas teknis terkait, serta Perum Bulog sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan dan stabilitas pasokan bahan pokok di pasaran.

Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh stakeholder dalam menjaga ketahanan pangan daerah serta memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar, aman, dan terkendali.

Melalui rapat koordinasi ini diharapkan pengawasan terhadap distribusi dan mutu pangan dapat berjalan lebih optimal sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi secara aman, berkualitas, dan terjangkau.(Red)

Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Maut Buruh Ayam Digelar di Mapolres Pagar Alam

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Guna kepastian hukum dan kelengkapan  yang diperlukan, Polres Pagar Alam menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya seorang buruh ayam di kawasan Jalan Lapangan Terbang, Kelurahan Atung Bungsu, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagar Alam. Rekonstruksi dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2026 di Mapolres Pagar Alam guna melengkapi berkas penyidikan atas peristiwa yang terjadi pada Jumat malam, 30 Januari 2026 lalu.

Kegiatan rekonstruksi dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Pagar Alam Iptu Heriyanto, SE, didampingi Kanit Pidum IPDA Dusman, SH, Kabag Ops AKP Ramsi, serta dihadiri Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Pagar Alam Muhammad Fahmi bersama jajaran Unit Pidum Sat Reskrim Polres Pagar Alam. Dalam kegiatan tersebut, tersangka memperagakan sebanyak 16 adegan yang menggambarkan rangkaian kejadian.

Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Heriyanto menjelaskan bahwa rekonstruksi sengaja dilakukan di Mapolres Pagar Alam dengan pertimbangan keamanan serta untuk menghindari terjadinya konflik antara keluarga korban dan pihak tersangka. Hal ini juga dilakukan untuk memastikan proses hukum berjalan aman dan kondusif.

Dalam rekonstruksi terungkap, kejadian bermula saat korban dan tersangka berada di gudang kandang ayam tempat korban bekerja. Keduanya bersiap untuk mengambil ayam menggunakan mobil pick up, sebelum akhirnya terjadi percekcokan di dalam kendaraan yang berujung pada tindakan penganiayaan hingga korban tidak sadarkan diri. Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebilah pisau, dua unit telepon genggam, satu unit mobil pick up, serta pakaian milik korban.

Usai kejadian, tersangka berhasil diamankan pada Sabtu, 31 Januari 2026 oleh jajaran Polsek Dempo Selatan. Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Pagar Alam untuk proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 459 KUHP sebagai pasal primer, subsider Pasal 458 ayat (1) KUHP, serta Pasal 468 ayat (2) KUHP.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pagar Alam Iptu Mansyur, SH mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang berkembang di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa Polres Pagar Alam menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. “Kami meminta masyarakat mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada kepolisian,” tutupnya. (Rep)