Lensa dan Pernak Pernik Usia Perak HUT Kota Pagaralam

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Sejalan dengan pergeseran waktu kota Pagaralam saat ini berusia 25 tahun yang identik dengan sebutan usia perak.

Setiap tahun tepatnya tanggal 21 Juni ulang tahun kota Pagaralam digelar dan pada tanggal 23 Juni digelar sidang paripurna istimewa HUT kota yang dipusatkan di gedung DPRD setempat.

Sejalan dengan peringatan HUT Kota diramaikan dan dimeriahkan dengan berbagai event yang menambah pernak pernik HUT ke 25 tahun kota Pagaralam. Sarana promosi pun disediakan dengan tenda tenda (stand ) instansi selain juga stand umum yang menyediakan berbagai produk kebutuhan rumah tangga,makanan dan minuman bagi pengunjung yang sekedar ingin bersantai dan ngasoh serta mengurangi dahaga setelah berkeliling lokasi Besemah Ekspo.

Senin pagi (22/06/2026) dilaksanakan apel  dalam rangka peringatan HUT kota Pagaralam ke 25 dengan inspektur upacara Walikota Pagaralam Ludi Oliansyah.

Pada kesempatan ini Ludi Oliansyah dalam pidatonya menyatakan, tanggal 21 Juni kita peringati sebagai hari jadi kota Pagaralam setiap tahunnya.

Pada tahun 2026 ini menginjak usia ke-25 tahun, usia dengan semangat membangun serta harapan yang tinggi untuk menjadi kota lebih maju lagi sesuai dengan tema HUT Kota Pagaralam tahun ini “Sinergitas Untuk Kemajuan”.

Hendaknya moment peringatan HUT kota ini dimaknai sebagai upaya untuk dapat melihat kembali masa lalu sebagai rantai sejarah dan pondasi yang dapat bernilai sebagai referensi dalam menapaki masa kini dan masa depan.

Upacara yang dipusatkan di halaman Villa Tks MTQ gunung Gare diikuti oleh Wakil Walikota Pagaralam Hj.Bertha, Unsur Forkompimda, Ketua TP. PKK Hj.Hera Parianti Ludi, Sekda, Asisten, dan Staf Ahli Walikota, Ketua DWP, Pimpinan Instansi Vertikal, Seluruh Kepala OPD, Camat, Lurah dan ASN kota Pagaralam.

Dilanjutkan dengan pembukaan Besemah Ekspo oleh Walikota Pagaralam serta kunjungan ke sejumlah stand.

Dan  hari ini, Selasa (23/06) dirangkai dengan rapat Paripurna Istimewa HUT kota Pagaralam ke – 25 yang dipusatkan di gedung DPRD kota Pagaralam. Rapat Paripurna ini dipimpin dan dibuka langsung oleh ketua DPRD kota Pagaralam Jenny Shandiyah didampingi oleh Wakil Ketua 1 dan Wakil Ketua 2 dengan dihadiri seluruh anggota.

Dalam sambutannya, ketua DPRD kota Pagaralam menyatakan, usia ke 25 usia yang cukup tua, namun kota Pagaralam kan terus melakukan dan membangun daerah sehingga bisa setara dengan daerah lainnya.

“Pagaralam akan terus berupaya mengisi dan melakukan pembangunan didukung oleh Gubernur Sumatra Selatan, anggota DPR RI, DPR Propinsi, serta anggota DPRD kota Pagaralam dan pihak-pihak lainnya selama ini,”jelasnya.

Sementara Walikota Pagaralam Ludi Oliansyah dalam sambutannya, Pagaralam adalah anak kandung Propinsi Sumatera Selatan yang tentunya tidak lepas dari bapaknya. Kota Pagaralam genap berusia 25 tahun. “Usia seperempat abad ini merupakan sebuah momentum perak, waktu yang tepat bagi kita untuk merefleksikan kembali perjalanan panjang yang telah kita lalui bersama, mengevaluasi capaian, serta memantapkan langkah menuju masa depan Pagaralam yang lebih gemilang.”ujar Wako.

Sementara Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru menyampaikan apresiasi yang tinggi atas capaian pembangunan dan kemajuan pesat yang diraih kota Pagaralam dalam usia yang ke 25  tahun.

“Sinergitas antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat harus terus dijaga demi mewujudkan Pagaralam yang semakin maju dan sejahtera. Kedepan, kita harus siap menghadapi perubahan nyata di depan mata. “saya yakin, melalui legislatif dan eksekutif yang solid ini akan menjadi suplemen tersendiri bagi percepatan pembangunan di kota Pagaralam,”pungkas Herman Deru.

Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Pagaralam ke 25 ditutup dengan fose bersama.

Nampak hadir sejumlah  Bupati, Wakil Bupati Walikota, Wakil Walikota, kabupaten dan kota tetangga, tokoh masyarakat serta tamu  undangan penting lainnya.(ADV/REP)

Lampung Barat Hebat: Program Kesehatan Berbasis Inovasi Dan Kemandirian Di Masa Kepemimpinan Parosil Mabsus-Mad Hasnurin

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Lampung Barat, dengan visi misi “Lampung Barat Hebat dan Setia” di bawah kepemimpinan Bupati Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Mad Hasnurin (PM), terus menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan layanan kesehatan yang lebih baik dan merata.

Berbagai program unggulan yang dirancang oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Barat menjadi bukti nyata dari dedikasi pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Pada periode kedua kepemimpinan PM, program-program inovatif dan berkelanjutan terus digulirkan untuk memastikan Lampung Barat menjadi kabupaten yang sehat, cerdas, dan mandiri.

Salah satu terobosan terbaru dalam pelayanan kesehatan di Kabupaten Lampung Barat adalah pemeriksaan USG untuk ibu hamil yang kini tersedia dua kali selama masa kehamilan, yaitu pada trimester pertama dan ketiga.

Program ini bertujuan untuk mendeteksi lebih dini kondisi kesehatan ibu dan bayi, guna mencegah risiko komplikasi kehamilan yang dapat mengancam keselamatan ibu dan anak.

Selain itu, masyarakat Lampung Barat juga dapat memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis yang diselenggarakan di 15 Puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten.

Pendaftaran dapat dilakukan baik secara langsung di puskesmas terdekat maupun secara online melalui aplikasi “Satu Sehat”, yang memudahkan masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan dengan cepat dan efisien.

Target Capaian Program Cek Kesehatan Gratis semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Pada 2025, target jumlah peserta mencapai 47.895 jiwa, dengan capaian yang telah melampaui target pada 2024 sebesar 52.585 jiwa.

Program ini menunjukkan keberhasilan Dinas Kesehatan dalam menjangkau lebih banyak masyarakat, dengan pelayanan yang lebih baik dan menyeluruh.

Salah satu program unggulan yang telah menjadi andalan sejak tahun 2018 adalah Ambulance Hebat.

Program ini menyediakan layanan transportasi medis gratis selama 24 jam untuk masyarakat yang membutuhkan pertolongan gawat darurat.

Setiap kecamatan kini telah memiliki armada Ambulance Hebat, yang terus diperbarui dan diperbanyak demi memastikan akses cepat ke layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pada 2025, program ini tetap berjalan dan pengembangan fasilitas rawat inap di puskesmas di 15 kecamatan ditingkatkan.

 

Fasilitas yang dilengkapi dengan layanan standar rumah sakit tipe D ini sudah mulai dibangun sejak 2019 dan terus diperbarui untuk menjamin kualitas pelayanan kesehatan yang optimal.

Selain itu, salah satu program yang terus menjadi fokus utama adalah Beasiswa Pendidikan Kedokteran.

Program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dokter di Kabupaten Lampung Barat, baik dokter umum maupun dokter gigi.

Dengan adanya beasiswa ini, diharapkan dapat mencetak lebih banyak tenaga medis yang siap mengabdi di wilayah kabupaten, mengatasi kekurangan dokter di daerah-daerah terpencil.

Beasiswa Pendidikan Kedokteran adalah salah satu inisiatif terbesar yang dihadirkan oleh Bupati Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Mad Hasnurin untuk memajukan sektor kesehatan di Lampung Barat.

Program ini sudah berjalan sejak 2018 dan telah menghasilkan 15 penerima beasiswa, yang kini sedang menempuh pendidikan di beberapa perguruan tinggi negeri ternama.

Sebanyak 15 orang penerima beasiswa ini, yang terdiri dari calon dokter umum dan dokter gigi, mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah untuk menyelesaikan pendidikan mereka.

Beasiswa ini mencakup biaya kuliah, uang saku, biaya transportasi, serta biaya hidup selama pendidikan berlangsung.

Setiap tahunnya, penerima beasiswa ini diharapkan dapat menyelesaikan pendidikan mereka dan kembali untuk mengabdi di Lampung Barat, membantu memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan di daerah tersebut.

Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Barat terus berupaya untuk mencapai target penerimaan beasiswa yang lebih luas, dengan total 15 orang penerima beasiswa yang diharapkan bisa menyelesaikan pendidikan kedokteran mereka.

Pemberdayaan alumni dari program ini juga menjadi fokus penting, di mana dua alumni dari 15 orang penerima beasiswa telah selesai menjalani program pendidikan dan kini tengah mempersiapkan diri untuk mengabdi di Lampung Barat.

Keberlanjutan program-program kesehatan di Lampung Barat menjadi prioritas utama dalam periode kedua kepemimpinan Parosil Mabsus dan Mad Hasnurin.

Program Ambulance Hebat, palayanan Puskesmas, dan Beasiswa Pendidikan Kedokteran merupakan tiga program yang diharapkan terus berkembang, dengan pembiayaan yang dikelola dengan efisien dan transparan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Barat juga berkomitmen untuk terus mengembangkan sarana dan prasarana kesehatan yang ada, serta memastikan adanya tenaga medis yang berkualitas.

Dalam hal ini, pengelolaan anggaran untuk beasiswa dan pelayanan kesehatan terus disesuaikan dengan kebutuhan, serta memastikan program ini dapat berjalan dengan sukses tanpa adanya hambatan.

 

Melalui berbagai program unggulan tersebut, Kabupaten Lampung Barat semakin memantapkan diri sebagai kabupaten yang peduli terhadap kesehatan masyarakat.

Dengan komitmen yang tinggi dari Bupati Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Mad Hasnurin, serta dukungan penuh dari Dinas Kesehatan, Lampung Barat siap menghadapi tantangan di masa depan.

Program-program kesehatan yang ada tidak hanya bertujuan untuk mengatasi masalah kesehatan yang ada saat ini, tetapi juga untuk membangun fondasi kesehatan yang lebih baik bagi generasi yang akan datang.

Di bawah kepemimpinan PM, Lampung Barat bertekad untuk menjadi daerah yang lebih sehat, lebih mandiri, dan lebih siap menghadapi masa depan.

Dengan berbagai inovasi di bidang kesehatan, diharapkan Lampung Barat akan terus berkembang menjadi kabupaten yang berdaya saing tinggi, dengan masyarakat yang sehat dan cerdas, siap mewujudkan visi “Lampung Barat Hebat dan Setia” di periode kedua kepemimpinan Bupati Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Mad Hasnurin.

 

RSUD Alimuddin Umar: Langkah Pemkab Lampung Barat Meningkatkan Layanan Kesehatan Untuk Semua Masyarakat

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Di bawah kepemimpinan Bupati Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Mad Hasnurin, Kabupaten Lampung Barat terus berkomitmen untuk meningkatkan sektor kesehatan demi kesejahteraan masyarakat.

Salah satu bukti nyata dari komitmen tersebut adalah pengembangan dan peningkatan kualitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Alimuddin Umar, yang kini sedang menjalani berbagai program transformasi untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih lengkap, terjangkau, dan merata di bawah naungan Dinas Kesehatan setempat.

RSUD Alimuddin Umar terus berupaya memperbaiki fasilitas medis demi memastikan masyarakat Lampung Barat mendapatkan pelayanan terbaik.

Salah satu langkah besar yang sedang dilakukan adalah renovasi gedung untuk penambahan fasilitas CT Scan dan terapi bagi pasien kanker.

Saat ini, proyek renovasi gedung CT Scan tengah berada pada tahap perencanaan dengan penyusunan Detail Engineering Design (DED), dan diharapkan dapat dilanjutkan dengan proses lelang serta kontrak pada Mei 2026.

Dengan adanya fasilitas CT Scan yang lebih lengkap, diharapkan proses diagnosa berbagai penyakit dapat lebih cepat dan akurat.

Sementara itu, alat CT Scan sendiri akan diterima melalui skema bantuan dari Kementerian Kesehatan, yang diperkirakan akan hadir pada triwulan IV tahun 2026.

Tidak hanya itu, rumah sakit ini juga sedang menjajaki pengelolaan terapi untuk pasien kanker dengan Kementerian Kesehatan melalui portal Bantuan Pemerintah (Banper).

Meskipun waktu pastinya belum bisa dipastikan, ini menunjukkan keseriusan Pemkab Lampung Barat untuk memberikan solusi bagi pasien kanker dengan fasilitas yang memadai.

RSUD Alimuddin Umar telah menjadi rumah sakit rujukan utama bagi berbagai penyakit yang memerlukan perawatan medis lebih lanjut.

Beberapa kondisi medis yang sering dirujuk antara lain anemia, demam berdarah (DHF), tuberkulosis (TB) paru, diabetes mellitus (DM) dengan hipoglikemia, hipertensi, PPOK, kejang demam kompleks, serta korban kecelakaan lalu lintas.

Rumah sakit ini menerima rujukan dari Puskesmas di seluruh Kabupaten Lampung Barat, termasuk dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Bunda, Rumah Sakit M. Tohir, serta Puskesmas di wilayah Pesisir Barat dan perbatasan OKU Selatan.

Melalui perluasan layanan rujukan ini, RSUD Alimuddin Umar diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pasien dan memberikan perawatan yang lebih lengkap, tanpa harus memikirkan jarak dan biaya tinggi yang sering menjadi kendala bagi masyarakat.

 

Saat ini, RSUD Alimuddin Umar memiliki 13 dokter spesialis yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Di antaranya adalah spesialis penyakit dalam, obstetri dan ginekologi (OBGYN), anak, bedah, mata, THT-KL, saraf, dan paru.

Selain itu, rumah sakit ini juga memiliki dokter penunjang di bidang radiologi, patologi klinik, anastesi, dan gizi klinik.

Keberagaman spesialisasi ini memastikan bahwa hampir seluruh jenis penyakit dapat ditangani oleh tenaga medis yang kompeten, menjadikan RSUD Alimuddin Umar sebagai rumah sakit pilihan utama di Lampung Barat.

Salah satu langkah yang diambil oleh Pemkab Lampung Barat untuk mendukung kinerja RSUD Alimuddin Umar adalah pemberian Tunjangan Penghasilan PNS (TPP) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), insentif bagi tenaga non-PNS, serta pemberian jasa pelayanan.

Semua ini bertujuan untuk memotivasi tenaga medis dan paramedis dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, diharapkan para tenaga medis dapat bekerja dengan semangat yang lebih tinggi, sehingga kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Alimuddin Umar dapat terus meningkat.

Dalam rangka memastikan semua lapisan masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang baik, RSUD Alimuddin Umar terus berkomitmen melayani pasien yang terdaftar dalam program BPJS Kesehatan.

Bagi pasien dengan diagnosis yang sesuai dengan ketentuan BPJS, rumah sakit ini akan memberikan layanan tanpa harus khawatir dengan biaya pengobatan.

Dengan beragam fasilitas yang telah disiapkan, RSUD Alimuddin Umar siap menjadi pilihan utama bagi masyarakat Lampung Barat dalam memenuhi kebutuhan layanan kesehatan.

Visi dan misi Pemkab Lampung Barat yang menekankan pada pembangunan sektor kesehatan tercermin jelas dalam upaya-upaya yang dilakukan oleh RSUD Alimuddin Umar.

Melalui berbagai program peningkatan fasilitas dan layanan kesehatan, Pemkab Lampung Barat ingin memastikan bahwa masyarakat Lampung Barat dapat menikmati layanan kesehatan yang berkualitas, terjangkau, dan merata.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, serta peran aktif masyarakat, diharapkan RSUD Alimuddin Umar dapat terus berkembang menjadi rumah sakit yang lebih baik, memberikan manfaat yang besar bagi kesejahteraan masyarakat Lampung Barat, dan mewujudkan visi Pemkab Lampung Barat untuk menciptakan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Pemkab Lampung Barat, di bawah kepemimpinan Bupati Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Mad Hasnurin, berkomitmen untuk terus bekerja keras demi mewujudkan Lampung Barat yang lebih sehat dan lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

Anggota Komisi IV Dorong Pemkot Tangerang Ambil Langkah Tegas, Soal Sampah Liar

KOTA TANGERANG -(deklarasinews.com)– Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Dadan Syahrudin, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Satpol-PP Kota Tangerang untuk segera mengambil langkah tindakan tegas terhadap keberadaan lapak pembuangan sampah liar di kawasan Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.

​Lahan yang berlokasi di belakang Pasar Lembang, Jalan Raden Patah, Kelurahan Sudimara Selatan itu dilaporkan menjadi titik pembuangan sekaligus jadi tempat pembakaran sampah ilegal.

Aktivitas tersebut telah meresahkan warga sekitar serta memicu keluhan masif dari masyarakat yang terpapar asap dan bau menyengat setiap harinya akibat TPS Liar tersebut.

​”Pemkot Tangerang, khususnya dinas terkait, harus serius untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat ini. Kami minta segera tindak dan tertibkan lapak pembuangan sampah tersebut karena sudah sangat mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga,” ujar Dadan saat ditemui di Tangerang, Rabu (06/05/2026).

​Dadan, yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PAN-PPP menekankan bahwa pembiaran terhadap aktivitas pembakaran sampah liar akan membawa dampak buruk jangka panjang bagi kualitas lingkungan.

Menurutnya, polusi udara dari asap pembakaran sampah mengandung zat berbahaya yang langsung menyasar permukiman padat penduduk di sekitar area lapak.

​”Pemkot Tangerang kudu intensif bergerak agar lokasi tersebut benar-benar bersih dari aktivitas pembuangan dan pembakaran sampah. Jangan sampai berlarut-larut. Fokus kita adalah menjamin kenyamanan dan kesehatan masyarakat ke depan,” pungkas Dadan.

Untuk itu, Pihak DPRD Kota Tangerang akan terus memantau perkembangan di lapangan dan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk memastikan adanya langkah konkret dalam waktu dekat.(ADV)

DPRD Tubaba Gelar Rapat Paripurna Dalam Rangka Penyampaian Rekomendasi LKPJ Tahun Anggaran 2025

TUBABA –(deklarasinews.com)– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Menggelar Rapat Paripuna  dalam Rangka Penyampaian rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025, Kegiatan yang Berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Tubaba, Senin (27/04/2026).

‎‎Rapat Paripurna yang di Pimpin oleh Busroni, S.H Selaku Ketua, diampingi Ponco Nugroho,S.T Selaku ketua I dan S.Joko Kuncoro,S.Ikom, Selaku Waka II DPRD Tubaba, di hadiri Bupati Tulang Bawang Barat,Forkopimda Tubaba, Kepala OPD dan Camat Se-Tubaba.

‎‎Dalam kesempatan tersebut, Bupati Novriwan Jaya menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat atas rekomendasi yang telah diberikan terhadap LKPJ Tahun Anggaran 2025. Menurutnya, rekomendasi tersebut menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan perbaikan kinerja pemerintah daerah.

‎‎“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada DPRD atas berbagai rekomendasi yang telah disampaikan. Hal ini menjadi masukan yang sangat berharga dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan ke depan,” ujar Bupati.

‎‎Bupati juga mengakui bahwa penyusunan LKPJ masih memiliki kekurangan. Oleh karena itu, pihaknya terbuka terhadap kritik, saran, serta penajaman substansi yang disampaikan DPRD sebagai bagian dari upaya penyempurnaan.

‎‎Ia menegaskan bahwa seluruh masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan daerah, serta penyusunan LKPJ pada tahun-tahun berikutnya.

‎‎Selain itu, Bupati menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mendorong pembangunan daerah yang lebih berkualitas, merata, dan berkelanjutan. Ia berharap komunikasi dan kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat.

‎‎“Sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat perlu terus ditingkatkan untuk mewujudkan visi Tubaba 2029, yaitu Sejahtera, Merata, Kreatif, Inovatif, dan Maju,” tambahnya.

‎‎Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses penyusunan dan pembahasan LKPJ, baik melalui pemikiran, waktu, maupun tenaga.

‎‎Rapat paripurna ini merupakan bagian dari mekanisme pengawasan DPRD terhadap kinerja pemerintah daerah, sekaligus sebagai upaya memperkuat akuntabilitas dan transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Tulang Bawang Barat.‎ (Red)

Ramadan 1447 H, Sekolah SD dan SMP di Kota Tangerang Gelar Pesantren Kilat

KOTA TANGERANG -(deklarasinews.com)-Suasana bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan sejumlah sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Tangerang untuk menggelar kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat). Program yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam menanamkan nilai religius, memperkuat akhlak, serta meningkatkan pemahaman keagamaan para siswa sejak dini.

Kegiatan pesantren kilat digelar di lingkungan sekolah, mulai dari musholla hingga ruang kelas, dengan melibatkan guru pendidikan agama serta pembimbing keagamaan. Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti berbagai materi pembelajaran yang dikemas secara menarik, interaktif, dan edukatif.

Materi yang diberikan pun beragam, di antaranya tahsin Al-Qur’an, fiqh ibadah, kajian seputar Ramadan, hingga praktik langsung seperti tata cara wudhu dan shalat yang benar. Selain itu, para siswa juga diajak mengikuti kuis keagamaan, permainan edukatif, serta mendengarkan kisah-kisah teladan Islami yang bertujuan menanamkan nilai moral dan budi pekerti.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, mengatakan kegiatan pesantren kilat menjadi program rutin yang dianjurkan bahkan diwajibkan bagi seluruh SD dan SMP di Kota Tangerang selama bulan Ramadan.

“Pesantren kilat menjadi salah satu sarana untuk memperkuat pendidikan karakter dan spiritual siswa selama bulan Ramadan. Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan nilai-nilai ibadah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).

Menurutnya, kegiatan pesantren kilat biasanya berlangsung selama tiga hingga lima hari dengan metode pembelajaran yang dibuat menyenangkan agar siswa tetap antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan.

“Materinya tidak hanya berupa ceramah, tetapi juga dikemas secara interaktif seperti kuis, praktik ibadah, hingga kisah-kisah inspiratif. Dengan cara tersebut, siswa dapat belajar agama dengan lebih mudah dipahami sekaligus menyenangkan,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Kota Tangerang berharap bulan Ramadan dapat menjadi momentum penting bagi para siswa untuk meningkatkan keimanan, memperdalam pemahaman agama, serta membiasakan diri menjalankan ibadah dengan lebih baik.

Selain itu, kegiatan pesantren kilat juga diharapkan mampu membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang religius, disiplin, serta berakhlak mulia. (Adv)

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Wako Ludi dan Wawako Hj Bertha Tekankan Kolaborasi

PAGARALAM – (deklarasinews.com)– Apa yang telah dilakukan selama satu tahun kepemimpinan pasangan Luber (Ludy, Bertha) Sebagai bentuk Evaluasi, Tranparansi, dan Akuntabilitas Publik atas kepemimpinan Wali Kota Pagaralam Ludi Oliansyah dan Wakil Wali Kota Hj Bertha,  Karenanya, Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam menggelar acara Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, di Lapangan Merdeka, pada Jum’at sore, 20 Februari 2026.

Kegiatan ini digelar dalam rangka menyampaikan berbagai capaian dari Visi Pagar Alam Serame yaitu 14 program prioritas selama satu tahun kepemimpinan, sekaligus mengevaluasi kinerja OPD Pemkot Pagar Alam dalam memberi pelayanan kepada masyarakat, membangun daerah, serta sebagai refleksi dan proyeksi pembangunan Kota Pagar Alam kedepan. Dan dimungkinkan masih belum dirasakan oleh masyarakat secara utuh

Dari kaki gunung Dempo setapak demi setapak buah kerja mulai ditunjukkan,sesuai dengan visi misi pasangan ini dengan motto kerja Serame.

Mengawali sambutannya, Wali Kota Ludi Oliansyah bersama Wakil Wali Kota Hj. Bertha mengucapkan terima kasih kepada seluruh OPD yang terus menjalin sinergi, kolaborasi, dan telah bekerja keras dalam mencapai prestasi untuk pembangunan Kota Pagar Alam, serta masyarakat yang selalu memberikan dukungan selama satu tahun kepemimpinan.”apa yang dicapai tentunya berkat kerjasama kita.”ungkapnya.

“Pada hari ini, tak terasa sudah setahun kepemimpinan Ludi-Bertha, kami berdua diberikan beban yang berat untuk dipikul, Kehadiran kami disini bukan semata-mata untuk berkuasa, melainkan untuk mengejar prestasi untuk kemajuan Kota Pagar Alam,” ungkap Wako Ludi.

Wako Ludi menjelaskan semua pencapaian pembangunan serta prestasi yang telah diraih, berkat sinergi lintas sektor serta kerjasama dan solidaritas semua pihak.

“Menata pemerintahan itu tidak mudah, tapi dengan semangat juang kami, dan sinergi kita semuanya, Kedepan, apa yang tertuang di janji politik akan kami penuhi,” lanjut Wako Ludi.

Wako menjelaskan bahwa, semua janji politik yang ada didalam Visi Pagar Alam Serame lahir dari keluh-kesah masyarakat dalam beberapa tahun belakangan. Wako Ludi mencontohkan program Perlengkapan Sekolah Gratis dan Ambulans Gratis Setiap Kelurahan dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan Masyarakat Kota Pagar Alam saat ini.

Wako juga menekankan kepada OPD terkait, untuk bijak dan adil, dalam menyalurkan bantuan kepada seluruh masyarakat, tidak bertumpu pada orang atau kelompok yang sama, artinya semua masyarakat harus merasakan bantuan yang diberikan oleh Pemkot Pagar Alam.

Diakhir sambutannya, Wali Kota Ludi Oliansyah bersama Wakil Wali Kota Hj. Bertha menghaturkan permohonan maaf apabila dalam satu tahun kepemimpinannya, masih ada keluhan masyarakat yang belum direalisasikan.

“Kedepan, mari kita sama-sama berbenah, semoga dengan terlaksananya refleksi ini, kita semua mampu memperkuat komitmen kita dalam membangun Kota Pagar Alam yang lebih maju, berdaya saing dan sejahtera,” tegas Wako Ludi.”tanpa adanya kolaborasi dengan semua elemen kami tidak bisa berbuat banyak.’urainya.

Kegiatan Refleksi ini dihadiri Forkopimda Kota Pagar Alam, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK Kota Pagar Alam, Seluruh Kepala OPD, Kabag, Camat dan Lurah, serta RT/RW, Instansi Vertikal, BUMN, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta Masyarakat Kota Pagar Alam.(ADV/Rep)

Sungai Cisadane Tercemar Pestisida, Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang Dorong Petugas Beri Tindakan Tegas

KOTA TANGERANG -(deklarasinews.com)- Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang dari Partai Keadilan Sejahtera, Edi Suhendi, menyampaikan keprihatinannya atas dugaan pencemaran Sungai Cisadane yang diduga berasal dari limbah cair kimia hingga menyebabkan kematian ikan di sejumlah titik aliran sungai. Ia menilai peristiwa tersebut menjadi peringatan serius bagi semua pihak terkait pentingnya pengawasan lingkungan.

Edi Suhendi menyampaikan bahwa pengawasan terhadap aktivitas industri dan pengelolaan limbah perlu diperketat agar kejadian serupa tidak terulang. Ia menegaskan, dampak pencemaran tidak hanya dirasakan oleh ekosistem, tetapi juga masyarakat yang bergantung pada sungai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami sangat prihatin atas peristiwa tercemarnya Sungai Cisadane yang diduga akibat limbah cairan kimia hingga menyebabkan matinya ikan di sejumlah titik aliran sungai. Kejadian ini menjadi peringatan serius bahwa pengawasan terhadap aktivitas industri dan pengelolaan limbah harus diperketat, karena dampaknya langsung dirasakan oleh lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujar Edi Suhendi saat dihubungi, Senin, 16 Februari 2026 lalu.

Ia menjelaskan bahwa Sungai Cisadane memiliki fungsi strategis, tidak hanya sebagai bagian dari ekosistem, tetapi juga memiliki nilai sosial dan ekonomi bagi masyarakat serta menjadi salah satu sumber air baku bagi layanan air minum daerah. Oleh karena itu, ia mendorong instansi terkait untuk segera melakukan langkah penanganan secara menyeluruh.

“Sungai Cisadane bukan hanya sumber ekosistem, tetapi juga memiliki nilai sosial dan ekonomi bagi warga serta menjadi salah satu sumber air minum PDAM (Perumda Tirta Benteng) Kota Tangerang. Oleh karena itu, kami mendorong agar instansi terkait segera melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan sumber pencemaran, menindak tegas pihak yang terbukti melanggar, serta memastikan langkah pemulihan lingkungan dilakukan secara cepat dan transparan,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penguatan sistem pengawasan terpadu di masa mendatang, termasuk pemantauan kualitas air secara berkala serta pelibatan masyarakat dalam pengawasan lingkungan. Menurutnya, menjaga kelestarian sungai merupakan tanggung jawab bersama demi keberlanjutan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Ke depan, perlu ada penguatan sistem pengawasan terpadu, termasuk pemantauan kualitas air secara berkala dan pelibatan masyarakat dalam pengawasan lingkungan. Peristiwa ini tidak boleh terulang, karena menjaga kelestarian sungai adalah bagian dari tanggung jawab bersama untuk keberlanjutan lingkungan dan kesehatan masyarakat,” tutupnya.(ADV)

Komisi II DPRD : Target Penurunan Kemiskinan Harus Dicapai dengan Program Nyata dan Terukur

KOTA TANGERANG -(deklarasinews.com)- Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang, Syamsuri, menegaskan target Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam penurunan angka kemiskinan hingga 4,8 persen harus dicapai melalui penguatan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Target penurunan angka kemiskinan sebesar 4,8 persen ini bukan sekadar angka, tetapi harus diwujudkan melalui program nyata, terukur, dan berkelanjutan,” ujarnya saat dihubungi Selasa (3/2/2026).

Syamsuri menekankan pentingnya optimalisasi pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menurutnya, penguatan UMKM memiliki peran strategis dalam meningkatkan pendapatan warga dan membuka lapangan kerja baru.

“Kami mendorong agar pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama UMKM, terus dimaksimalkan. UMKM ini menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan dan harus mendapat dukungan penuh,” tegasnya.

Politisi PKS ini juga menyoroti peningkatan akses pendidikan gratis sebagai salah satu kunci utama dalam menekan angka kemiskinan di Kota Tangerang.

“Pendidikan gratis harus benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat. Dengan pendidikan yang meningkat, kualitas hidup warga juga akan ikut meningkat,” katanya.

Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Syamsuri menilai pelatihan kerja harus terus diperkuat dan disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri saat ini yakni pemanfaatan digitalisasi.

Lebih lanjut, dirinya menegaskan seluruh program yang merupakan janji kampanye Wali Kota harus dimaksimalkan pelaksanaannya secara konsisten.

“Program-program yang telah dijanjikan kepada masyarakat saat kampanye harus dijalankan secara maksimal. Ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah kepada warga,” kata Syamsuri.

Sebagai langkah konkret, Syamsuri menekankan optimalisasi Program 3G, yakni Gampang Kerja, Gampang Sekolah, dan Gampang Sembako, yang dinilai langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

“Program 3G ini sangat strategis karena langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jika dijalankan optimal, saya yakin target penurunan kemiskinan bisa tercapai,” pungkasnya.

DPRD Kota Tangerang, khususnya Komisi II, berkomitmen untuk terus mengawal dan mengawasi pelaksanaan kebijakan Pemerintah Kota Tangerang agar seluruh program penanggulangan kemiskinan berjalan efektif, tepat sasaran, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.(ADV)

Komisi IV Pastikan Kesiagaan Pemkot dari Ancaman Banjir di Kota Tangerang

KOTA TANGERANG -(deklarasinews.com)– DPRD Kota Tangerang melalui Komisi IV memastikan keselamatan masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan kali, di tengah masih terjadinya cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Ciledug dan Periuk.

Upaya yang dilakukan adalah memastikan langkah kesiapsiagaan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berjalan optimal dalam mengantisipasi risiko banjir dan bencana hidrometeorologi.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Mochamad Pandu menyampaikan, bahwa respons cepat BPBD bersama petugas gabungan dalam menangani genangan di beberapa kecamatan perlu diimbangi dengan langkah pencegahan yang berkelanjutan, terutama di kawasan bantaran sungai.

“Kami memastikan warga yang tinggal di sisi bantaran sungai dan kali menjadi prioritas perlindungan. Penanganan darurat sudah berjalan baik, namun pencegahan harus terus diperkuat agar risiko banjir tidak berulang,” ujarnya saat dihubungi Selasa (13/01/2026).

Ia menekankan pentingnya peran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang untuk menjaga fungsi infrastruktur pengendalian banjir agar tetap optimal.

Menurutnya, pemeliharaan drainase, normalisasi sungai, serta pengecekan turap dan tanggul harus dilakukan secara rutin, khususnya di wilayah rawan genangan.

“Kami menekankan kepada Dinas PUPR agar memastikan saluran drainase dan aliran sungai dalam kondisi bersih dan berfungsi maksimal, termasuk mengantisipasi sedimentasi dan penyempitan alur air yang dapat memicu luapan,” tegasnya.

Selain itu, Komisi IV DPRD Kota Tangerang juga mendorong penguatan koordinasi antara BPBD, Dinas PUPR, dan perangkat wilayah untuk melakukan pemantauan intensif terhadap tinggi muka air sungai, seiring masih adanya tren peningkatan debit air.

“Pengawasan akan terus kami lakukan agar seluruh OPD terkait sigap, terkoordinasi, dan responsif. Tujuannya satu, memastikan masyarakat, khususnya di bantaran sungai dan kali, tetap aman dan aktivitas warga tidak terganggu akibat banjir,” pungkas Pandu. (ADV)