Anggota Komisi IV Dorong Pemkot Tangerang Ambil Langkah Tegas, Soal Sampah Liar

KOTA TANGERANG -(deklarasinews.com)– Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Dadan Syahrudin, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Satpol-PP Kota Tangerang untuk segera mengambil langkah tindakan tegas terhadap keberadaan lapak pembuangan sampah liar di kawasan Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.

​Lahan yang berlokasi di belakang Pasar Lembang, Jalan Raden Patah, Kelurahan Sudimara Selatan itu dilaporkan menjadi titik pembuangan sekaligus jadi tempat pembakaran sampah ilegal.

Aktivitas tersebut telah meresahkan warga sekitar serta memicu keluhan masif dari masyarakat yang terpapar asap dan bau menyengat setiap harinya akibat TPS Liar tersebut.

​”Pemkot Tangerang, khususnya dinas terkait, harus serius untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat ini. Kami minta segera tindak dan tertibkan lapak pembuangan sampah tersebut karena sudah sangat mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga,” ujar Dadan saat ditemui di Tangerang, Rabu (06/05/2026).

​Dadan, yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PAN-PPP menekankan bahwa pembiaran terhadap aktivitas pembakaran sampah liar akan membawa dampak buruk jangka panjang bagi kualitas lingkungan.

Menurutnya, polusi udara dari asap pembakaran sampah mengandung zat berbahaya yang langsung menyasar permukiman padat penduduk di sekitar area lapak.

​”Pemkot Tangerang kudu intensif bergerak agar lokasi tersebut benar-benar bersih dari aktivitas pembuangan dan pembakaran sampah. Jangan sampai berlarut-larut. Fokus kita adalah menjamin kenyamanan dan kesehatan masyarakat ke depan,” pungkas Dadan.

Untuk itu, Pihak DPRD Kota Tangerang akan terus memantau perkembangan di lapangan dan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk memastikan adanya langkah konkret dalam waktu dekat.(ADV)

Ramadan 1447 H, Sekolah SD dan SMP di Kota Tangerang Gelar Pesantren Kilat

KOTA TANGERANG -(deklarasinews.com)-Suasana bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan sejumlah sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Tangerang untuk menggelar kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat). Program yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam menanamkan nilai religius, memperkuat akhlak, serta meningkatkan pemahaman keagamaan para siswa sejak dini.

Kegiatan pesantren kilat digelar di lingkungan sekolah, mulai dari musholla hingga ruang kelas, dengan melibatkan guru pendidikan agama serta pembimbing keagamaan. Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti berbagai materi pembelajaran yang dikemas secara menarik, interaktif, dan edukatif.

Materi yang diberikan pun beragam, di antaranya tahsin Al-Qur’an, fiqh ibadah, kajian seputar Ramadan, hingga praktik langsung seperti tata cara wudhu dan shalat yang benar. Selain itu, para siswa juga diajak mengikuti kuis keagamaan, permainan edukatif, serta mendengarkan kisah-kisah teladan Islami yang bertujuan menanamkan nilai moral dan budi pekerti.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, mengatakan kegiatan pesantren kilat menjadi program rutin yang dianjurkan bahkan diwajibkan bagi seluruh SD dan SMP di Kota Tangerang selama bulan Ramadan.

“Pesantren kilat menjadi salah satu sarana untuk memperkuat pendidikan karakter dan spiritual siswa selama bulan Ramadan. Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan nilai-nilai ibadah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).

Menurutnya, kegiatan pesantren kilat biasanya berlangsung selama tiga hingga lima hari dengan metode pembelajaran yang dibuat menyenangkan agar siswa tetap antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan.

“Materinya tidak hanya berupa ceramah, tetapi juga dikemas secara interaktif seperti kuis, praktik ibadah, hingga kisah-kisah inspiratif. Dengan cara tersebut, siswa dapat belajar agama dengan lebih mudah dipahami sekaligus menyenangkan,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Kota Tangerang berharap bulan Ramadan dapat menjadi momentum penting bagi para siswa untuk meningkatkan keimanan, memperdalam pemahaman agama, serta membiasakan diri menjalankan ibadah dengan lebih baik.

Selain itu, kegiatan pesantren kilat juga diharapkan mampu membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang religius, disiplin, serta berakhlak mulia. (Adv)

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Wako Ludi dan Wawako Hj Bertha Tekankan Kolaborasi

PAGARALAM – (deklarasinews.com)– Apa yang telah dilakukan selama satu tahun kepemimpinan pasangan Luber (Ludy, Bertha) Sebagai bentuk Evaluasi, Tranparansi, dan Akuntabilitas Publik atas kepemimpinan Wali Kota Pagaralam Ludi Oliansyah dan Wakil Wali Kota Hj Bertha,  Karenanya, Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam menggelar acara Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, di Lapangan Merdeka, pada Jum’at sore, 20 Februari 2026.

Kegiatan ini digelar dalam rangka menyampaikan berbagai capaian dari Visi Pagar Alam Serame yaitu 14 program prioritas selama satu tahun kepemimpinan, sekaligus mengevaluasi kinerja OPD Pemkot Pagar Alam dalam memberi pelayanan kepada masyarakat, membangun daerah, serta sebagai refleksi dan proyeksi pembangunan Kota Pagar Alam kedepan. Dan dimungkinkan masih belum dirasakan oleh masyarakat secara utuh

Dari kaki gunung Dempo setapak demi setapak buah kerja mulai ditunjukkan,sesuai dengan visi misi pasangan ini dengan motto kerja Serame.

Mengawali sambutannya, Wali Kota Ludi Oliansyah bersama Wakil Wali Kota Hj. Bertha mengucapkan terima kasih kepada seluruh OPD yang terus menjalin sinergi, kolaborasi, dan telah bekerja keras dalam mencapai prestasi untuk pembangunan Kota Pagar Alam, serta masyarakat yang selalu memberikan dukungan selama satu tahun kepemimpinan.”apa yang dicapai tentunya berkat kerjasama kita.”ungkapnya.

“Pada hari ini, tak terasa sudah setahun kepemimpinan Ludi-Bertha, kami berdua diberikan beban yang berat untuk dipikul, Kehadiran kami disini bukan semata-mata untuk berkuasa, melainkan untuk mengejar prestasi untuk kemajuan Kota Pagar Alam,” ungkap Wako Ludi.

Wako Ludi menjelaskan semua pencapaian pembangunan serta prestasi yang telah diraih, berkat sinergi lintas sektor serta kerjasama dan solidaritas semua pihak.

“Menata pemerintahan itu tidak mudah, tapi dengan semangat juang kami, dan sinergi kita semuanya, Kedepan, apa yang tertuang di janji politik akan kami penuhi,” lanjut Wako Ludi.

Wako menjelaskan bahwa, semua janji politik yang ada didalam Visi Pagar Alam Serame lahir dari keluh-kesah masyarakat dalam beberapa tahun belakangan. Wako Ludi mencontohkan program Perlengkapan Sekolah Gratis dan Ambulans Gratis Setiap Kelurahan dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan Masyarakat Kota Pagar Alam saat ini.

Wako juga menekankan kepada OPD terkait, untuk bijak dan adil, dalam menyalurkan bantuan kepada seluruh masyarakat, tidak bertumpu pada orang atau kelompok yang sama, artinya semua masyarakat harus merasakan bantuan yang diberikan oleh Pemkot Pagar Alam.

Diakhir sambutannya, Wali Kota Ludi Oliansyah bersama Wakil Wali Kota Hj. Bertha menghaturkan permohonan maaf apabila dalam satu tahun kepemimpinannya, masih ada keluhan masyarakat yang belum direalisasikan.

“Kedepan, mari kita sama-sama berbenah, semoga dengan terlaksananya refleksi ini, kita semua mampu memperkuat komitmen kita dalam membangun Kota Pagar Alam yang lebih maju, berdaya saing dan sejahtera,” tegas Wako Ludi.”tanpa adanya kolaborasi dengan semua elemen kami tidak bisa berbuat banyak.’urainya.

Kegiatan Refleksi ini dihadiri Forkopimda Kota Pagar Alam, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK Kota Pagar Alam, Seluruh Kepala OPD, Kabag, Camat dan Lurah, serta RT/RW, Instansi Vertikal, BUMN, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta Masyarakat Kota Pagar Alam.(ADV/Rep)

Sungai Cisadane Tercemar Pestisida, Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang Dorong Petugas Beri Tindakan Tegas

KOTA TANGERANG -(deklarasinews.com)- Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang dari Partai Keadilan Sejahtera, Edi Suhendi, menyampaikan keprihatinannya atas dugaan pencemaran Sungai Cisadane yang diduga berasal dari limbah cair kimia hingga menyebabkan kematian ikan di sejumlah titik aliran sungai. Ia menilai peristiwa tersebut menjadi peringatan serius bagi semua pihak terkait pentingnya pengawasan lingkungan.

Edi Suhendi menyampaikan bahwa pengawasan terhadap aktivitas industri dan pengelolaan limbah perlu diperketat agar kejadian serupa tidak terulang. Ia menegaskan, dampak pencemaran tidak hanya dirasakan oleh ekosistem, tetapi juga masyarakat yang bergantung pada sungai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami sangat prihatin atas peristiwa tercemarnya Sungai Cisadane yang diduga akibat limbah cairan kimia hingga menyebabkan matinya ikan di sejumlah titik aliran sungai. Kejadian ini menjadi peringatan serius bahwa pengawasan terhadap aktivitas industri dan pengelolaan limbah harus diperketat, karena dampaknya langsung dirasakan oleh lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujar Edi Suhendi saat dihubungi, Senin, 16 Februari 2026 lalu.

Ia menjelaskan bahwa Sungai Cisadane memiliki fungsi strategis, tidak hanya sebagai bagian dari ekosistem, tetapi juga memiliki nilai sosial dan ekonomi bagi masyarakat serta menjadi salah satu sumber air baku bagi layanan air minum daerah. Oleh karena itu, ia mendorong instansi terkait untuk segera melakukan langkah penanganan secara menyeluruh.

“Sungai Cisadane bukan hanya sumber ekosistem, tetapi juga memiliki nilai sosial dan ekonomi bagi warga serta menjadi salah satu sumber air minum PDAM (Perumda Tirta Benteng) Kota Tangerang. Oleh karena itu, kami mendorong agar instansi terkait segera melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan sumber pencemaran, menindak tegas pihak yang terbukti melanggar, serta memastikan langkah pemulihan lingkungan dilakukan secara cepat dan transparan,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penguatan sistem pengawasan terpadu di masa mendatang, termasuk pemantauan kualitas air secara berkala serta pelibatan masyarakat dalam pengawasan lingkungan. Menurutnya, menjaga kelestarian sungai merupakan tanggung jawab bersama demi keberlanjutan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Ke depan, perlu ada penguatan sistem pengawasan terpadu, termasuk pemantauan kualitas air secara berkala dan pelibatan masyarakat dalam pengawasan lingkungan. Peristiwa ini tidak boleh terulang, karena menjaga kelestarian sungai adalah bagian dari tanggung jawab bersama untuk keberlanjutan lingkungan dan kesehatan masyarakat,” tutupnya.(ADV)

Komisi II DPRD : Target Penurunan Kemiskinan Harus Dicapai dengan Program Nyata dan Terukur

KOTA TANGERANG -(deklarasinews.com)- Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang, Syamsuri, menegaskan target Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam penurunan angka kemiskinan hingga 4,8 persen harus dicapai melalui penguatan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Target penurunan angka kemiskinan sebesar 4,8 persen ini bukan sekadar angka, tetapi harus diwujudkan melalui program nyata, terukur, dan berkelanjutan,” ujarnya saat dihubungi Selasa (3/2/2026).

Syamsuri menekankan pentingnya optimalisasi pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menurutnya, penguatan UMKM memiliki peran strategis dalam meningkatkan pendapatan warga dan membuka lapangan kerja baru.

“Kami mendorong agar pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama UMKM, terus dimaksimalkan. UMKM ini menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan dan harus mendapat dukungan penuh,” tegasnya.

Politisi PKS ini juga menyoroti peningkatan akses pendidikan gratis sebagai salah satu kunci utama dalam menekan angka kemiskinan di Kota Tangerang.

“Pendidikan gratis harus benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat. Dengan pendidikan yang meningkat, kualitas hidup warga juga akan ikut meningkat,” katanya.

Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Syamsuri menilai pelatihan kerja harus terus diperkuat dan disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri saat ini yakni pemanfaatan digitalisasi.

Lebih lanjut, dirinya menegaskan seluruh program yang merupakan janji kampanye Wali Kota harus dimaksimalkan pelaksanaannya secara konsisten.

“Program-program yang telah dijanjikan kepada masyarakat saat kampanye harus dijalankan secara maksimal. Ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah kepada warga,” kata Syamsuri.

Sebagai langkah konkret, Syamsuri menekankan optimalisasi Program 3G, yakni Gampang Kerja, Gampang Sekolah, dan Gampang Sembako, yang dinilai langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

“Program 3G ini sangat strategis karena langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jika dijalankan optimal, saya yakin target penurunan kemiskinan bisa tercapai,” pungkasnya.

DPRD Kota Tangerang, khususnya Komisi II, berkomitmen untuk terus mengawal dan mengawasi pelaksanaan kebijakan Pemerintah Kota Tangerang agar seluruh program penanggulangan kemiskinan berjalan efektif, tepat sasaran, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.(ADV)

Komisi IV Pastikan Kesiagaan Pemkot dari Ancaman Banjir di Kota Tangerang

KOTA TANGERANG -(deklarasinews.com)– DPRD Kota Tangerang melalui Komisi IV memastikan keselamatan masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan kali, di tengah masih terjadinya cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Ciledug dan Periuk.

Upaya yang dilakukan adalah memastikan langkah kesiapsiagaan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berjalan optimal dalam mengantisipasi risiko banjir dan bencana hidrometeorologi.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Mochamad Pandu menyampaikan, bahwa respons cepat BPBD bersama petugas gabungan dalam menangani genangan di beberapa kecamatan perlu diimbangi dengan langkah pencegahan yang berkelanjutan, terutama di kawasan bantaran sungai.

“Kami memastikan warga yang tinggal di sisi bantaran sungai dan kali menjadi prioritas perlindungan. Penanganan darurat sudah berjalan baik, namun pencegahan harus terus diperkuat agar risiko banjir tidak berulang,” ujarnya saat dihubungi Selasa (13/01/2026).

Ia menekankan pentingnya peran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang untuk menjaga fungsi infrastruktur pengendalian banjir agar tetap optimal.

Menurutnya, pemeliharaan drainase, normalisasi sungai, serta pengecekan turap dan tanggul harus dilakukan secara rutin, khususnya di wilayah rawan genangan.

“Kami menekankan kepada Dinas PUPR agar memastikan saluran drainase dan aliran sungai dalam kondisi bersih dan berfungsi maksimal, termasuk mengantisipasi sedimentasi dan penyempitan alur air yang dapat memicu luapan,” tegasnya.

Selain itu, Komisi IV DPRD Kota Tangerang juga mendorong penguatan koordinasi antara BPBD, Dinas PUPR, dan perangkat wilayah untuk melakukan pemantauan intensif terhadap tinggi muka air sungai, seiring masih adanya tren peningkatan debit air.

“Pengawasan akan terus kami lakukan agar seluruh OPD terkait sigap, terkoordinasi, dan responsif. Tujuannya satu, memastikan masyarakat, khususnya di bantaran sungai dan kali, tetap aman dan aktivitas warga tidak terganggu akibat banjir,” pungkas Pandu. (ADV)

Sukseskan Program GSM On The Road, Kecamatan Cibodas Gelar GPM Untuk Masyarakat

KOTA TANGERANG -(deklarasinews.com)- Sukseskan Program Gampang Sembako Murah (GSM) On The Road, Kecamatan Cibodas Gelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Untuk Masyarakat sekitar. Program ini bagian dari program pemerintah Kota Tangerang sebagai upaya kepedulian terhadap warga Tangerang. Jumat (12/12/2025).

Dengan adanya acara GSM dan GPM dari Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Masyarakat yang berada di wilayah Kecamatan Cibodas  tersebut, bisa membeli bahan pokok kebutuhan dengan harga murah dan terjangkau. Dari pantauan di lapangan pun sangat antusias warga menyambut baik mengikuti acara tebus murah Gerakan Pangan Murah dari berbagai kalangan di tengah-tengah masyarakat Se Kecamatan Cibodas.

Ahmad Suhendar, Camat Cibodas, Kota Tangerang mengatakan. Bahwa Program Pemerintah Kota Tangerang ini bagian dari Gampang Sembako Murah (GSM) On The Road, Kecamatan Cibodas Gelar Gerakan Pangan Murah (GPM), dengan menyediakan komoditas pangan pokok lengkap dengan harga terjangkau bagi masyarakat. Katanya.

“Di kecamatan Cibodas memastikan kebutuhan pokok warga tetap mudah diakses, tanpa harus menguras kantong,” tuturnya.

Ia pun menambahkan. Dengan adanya program Gerakan Pangan Murah ini, agar masyarakat mendapatkan harga sembako yang terjangkau untuk kebutuhan dasar warga. Disini kita menyediakan seperti  Beras, Minyak Goreng, Gula, Cabai Rawit, Cabai Merah, Bawang Putih dan Merah, telur dan lainnya. Dan ada paket frozen  dari prima vers mart dari PT Berkah Mandiri, tambah A Suhendar.

“Selain menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Untuk Masyarakat. Kita Kecamatan Cibodas gelar Jumat Berkah seperti Pengajian dan Santunan Yatim Piatu dalam rangka tasyakuran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh waktu,” pungkasnya.

Dari hasil pantauan dan informasi di lapangan Pemerintah Kota Tangerang mengelar Gampang Sembako On The Road Kota Tangerang di 13 Kecamatan Diantaranya :

Selasa 9 Desember 2025

Halaman GOR Neglasari

Rabu 10 Desember 2025

Halaman Kantor Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang

Kamis 11 Desember 2025

Halaman Kantor Kelurahan Manis Jaya, Kecamatan Jatiuwung

Senin 15 Desember 2025

Halaman Kantor Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper

Selasa 16 Desember 2025

Halaman Kantor Kelurahan Pajang, Kecamatan Benda

Rabu 17 Desember 2025

Halaman Kantor Kecamatan Periuk. (ADV)

Bapenda dan ESDM Banten Bersinergi Optimalkan Potensi Pajak Sektor Energi untuk Tingkatkan PAD

SERANG -(deklarasinews.com)- Dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten, Bapak Rd. Berly Rizki Natakusumah, bersama pejabat Eselon III, Eselon IV, serta staf Bapenda Provinsi Banten, melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten, Bapak Ari James Faraddy. Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi pajak daerah dari sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di wilayah Provinsi Banten.

Melalui sinergi antara Bapenda dan ESDM, Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen untuk memperkuat kerja sama lintas perangkat daerah, khususnya dalam hal pengumpulan data potensi pajak, pengawasan kegiatan usaha pertambangan, serta penertiban izin dan kepatuhan wajib pajak di sektor ESDM.

Kepala Bapenda Provinsi Banten, Rd. Berly Rizki Natakusumah, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata untuk menggali potensi pendapatan baru di luar sektor pajak konvensional. Ia menekankan pentingnya peran serta seluruh jajaran Bapenda, mulai dari pejabat Eselon III, Eselon IV, hingga staf teknis, dalam mendukung proses integrasi data dan koordinasi lintas sektor agar setiap aktivitas ekonomi di bidang energi dan mineral dapat memberikan kontribusi optimal bagi pembangunan daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Provinsi Banten, Ari James Faraddy, menyambut baik langkah ini dan menegaskan pentingnya sinkronisasi data dan kebijakan antar-OPD agar potensi sumber daya alam di Provinsi Banten dapat dikelola secara berkelanjutan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat antara kedua instansi, sebagai bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Banten dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan pendapatan dari sektor strategis.(ADV)

Kepala BAPENDA Banten Tinjau Pelayanan Di UPTD PPD Samsat Ciputat Dan UPTD PPD Samsat Kelapa Dua

SERANG -(deklarasinews.com)- Dalam rangka memperkuat kinerja pelayanan pajak daerah dan memastikan kesiapan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten, Bapak Rd. Berly Rizki Natakusumah, melakukan kunjungan kerja ke UPTD PPD Samsat Ciputat dan UPTD PPD Samsat Kelapa Dua.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana pelayanan, mengevaluasi kelayakan fasilitas, serta melakukan koordinasi dengan jajaran petugas Samsat guna memastikan seluruh proses pelayanan berjalan efektif, efisien, dan ramah bagi wajib pajak.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Rd. Berly Rizki Natakusumah menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat, khususnya wajib pajak di Provinsi Banten, merupakan prioritas utama dalam upaya meningkatkan kepatuhan pajak serta memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD). Beliau juga menekankan pentingnya inovasi, kolaborasi lintas instansi, dan semangat pelayanan publik yang humanis agar setiap masyarakat Banten dapat merasakan kemudahan dan kenyamanan dalam memenuhi kewajiban pajaknya.

“Bapenda hadir bukan sekadar memungut pajak, tetapi menjadi bagian dari solusi untuk menghadirkan pelayanan publik yang transparan, modern, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Melalui peningkatan kualitas Samsat, kita ingin menghadirkan wajah baru pelayanan pajak di Banten yang lebih profesional dan terpercaya,” ujar Kepala Bapenda Provinsi Banten.

Lebih lanjut, kunjungan ini juga menjadi bagian dari komitmen Bapenda Provinsi Banten dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), di mana pelayanan publik menjadi fondasi penting dalam memperkuat sistem pendapatan daerah yang berkelanjutan.

Dengan semangat sinergi dan pembenahan berkelanjutan, Bapenda Provinsi Banten terus berupaya menghadirkan layanan yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman serta mendukung transformasi digital di sektor perpajakan daerah. Kunjungan ke UPTD PPD Samsat Ciputat dan Kelapa Dua ini menjadi langkah konkret dalam memastikan bahwa pelayanan publik di seluruh wilayah Banten dapat berjalan optimal, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (ADV)

Pemkot Tangerang Kembangkan Aerotropolis di Sekitar Bandara Soekarno-Hatta

KOTA TANGERANG -(deklarasinews.com)- Aerotropolis Sebagai Kawasan Bisnis, Pemerintah Daerah Kota Tangerang Dorong Pengembangan Pertumbuhan Ekonomi. Baru di Tangerang.

Pengembangan Kawasan Bisnis Aerotropolis dinilai sebagai salah satu langkah strategis untuk meningkatkan investasi di Kota Tangerang, khususnya di sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Senin (08/12/2025)

Pemerintah Kota Tangerang dalam rencana pembangunan jangka panjang akan mengembangkan zona ekonomi khusus segitiga emas (economic triagle) yang menghubungkan Central Business Distric (CBD) Primer di Benda-Neglasari-Batuceper, CBD Sekunder di Modernland-TangCity, dan CBD Metropolitan di Alam Sutera dengan kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang diproyeksikan sebagai pusat aktivitas dan pertumbuhan ekonomi di Kota Tangerang.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang, Sugihharto Achmad Bagdja menuturkan, pengembangan Kawasan Bisnis Aerotropolis dinilai sebagai salah satu langkah strategis untuk meningkatkan investasi di Kota Tangerang, khususnya di sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Kami akan terus mengawal rencana pengembangan kawasan aeropolis ini bisa berjalan sesuai dengan target yang diinginkan. Saat ini, kami sedang mendorong perencanaan pembangunan akses parameter utara dan Frontage Alam Sutera menjadi dua titik akselerasi penunjang kawasan bisnis Aerotropolis di Kota Tangerang,” ujar Sugihharto, Jumat lalu (21/11/2025)

Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang akan mengambil langkah cepat melakukan sinkronisasi regulasi tata ruang dan percepatan penetapan area pengembangan untuk mendukung pengembangan Kawasan bisnis baru ini dapat segera direalisasikan. Hal ini dilakukan untuk memperkuat iklim investasi di berbagai sektor seperti pusat logistik dan aerotech, hunian vertikal, perhotelan, MICE (Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition), sampai perdagangan dan jasa.

“Berdasarkan rencana jangka panjang yang akan dibuat, proses pengembangan ini akan melewati beberapa tahapan mulai dari tahapan pertama (2025-2030), tahap kedua (2030-2040), dan tahapan ketiga yang ditargetkan bisa beroperasi bahkan berkontribusi besar terhadap perekonomian Kota Tangerang (2040-2050).” tambahnya.

Lanjut dirinya akan melakukan percepatan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kawasan Aerotropolis yang sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangan Menengah Daeah (RPJMD) Kota Tangerang tahun 2025-2029, Pemkot Tangerang juga berkolaborasi dengan PT. Angkasa Pura Indonesia dalam menyusun pengembangan Kawasan Bisnis Aerotropolis sebagai salah satu stakeholder Utama. (ADV)