Bupati Parosil Terima Kunjungan JMSI Lampung, Perkuat Sinergi Pemerintah dan Media Siber

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menerima kunjungan pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung yang dipimpin Ketua JMSI, Achmad Novriwan, bersama lima anggotanya di Lamban (Rumah) Dinas Bupati, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Sabtu (4/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dengan insan pers, khususnya media siber yang tergabung dalam JMSI.

Dalam kesempatan itu, Ketua JMSI Provinsi Lampung, Achmad Novriwan, memperkenalkan organisasi yang dipimpinnya.

Ia menjelaskan, JMSI merupakan organisasi perusahaan media siber yang anggotanya berasal dari badan usaha media dan diwakili oleh komisaris atau direktur.

“Kita adalah JMSI. Anggotanya bukan perseorangan, tetapi badan usaha media yang diwakili komisaris atau direktur. Saat ini jumlah anggota di Provinsi Lampung mencapai 115 perusahaan media,” ujarnya.

Achmad berharap JMSI nantinya juga dapat terbentuk di Kabupaten Lampung Barat sehingga bisa ikut berkontribusi melalui kerja sama dengan pemerintah daerah.

“Harapannya JMSI bisa terbentuk di Lampung Barat dan dapat memberikan kontribusi dengan bekerja sama bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Parosil Mabsus menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, silaturahmi seperti ini penting untuk membangun komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan media.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran JMSI. Mudah-mudahan kita bisa membangun kerja sama yang baik antara Pemerintah Daerah Lampung Barat dan JMSI,” ujar Parosil.

Ia menilai media memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah, terutama media siber yang saat ini memiliki jangkauan informasi yang luas dan cepat.

“Peran media sangat strategis untuk mendukung pemerintah, apalagi media siber kekuatannya sangat besar sehingga perlu kita bangun kedekatannya,” jelasnya.

Parosil juga berharap JMSI dapat terus mendukung berbagai program pembangunan di Lampung Barat melalui penyampaian informasi yang objektif dan membangun.

“Pada prinsipnya, kami tidak melihat dari organisasinya saja, tetapi bagaimana komunikasi yang baik serta peran media dalam memberikan informasi kepada masyarakat,” pungkasnya.

Dalam nuansa keakraban, Bupati Parosil turut memperkenalkan sejarah, kultur, dan budaya Lampung Barat, sekaligus memaparkan berbagai program pembangunan yang tengah dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.

Pada pertemuan tersebut, Bupati Parosil didampingi sejumlah kepala perangkat daerah terkait.(nsr)

340 Guru dan Kepala Sekolah Ikuti Seminar, Bupati Parosil Perkuat Kolaborasi dengan FKIP Unila

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas di bidang pendidikan.

Salah satunya melalui Seminar Nasional Pendidikan bertajuk “Mempersiapkan Pemimpin Masa Depan” yang digelar di Lamban Gedung Pancasila, Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, pada Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan yang merupakan hasil kerja sama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Barat dengan Magister Administrasi Pendidikan FKIP Universitas Lampung (Unila) itu diikuti sebanyak 340 peserta, terdiri dari guru, kepala sekolah, dosen, serta insan pendidikan lainnya.

Sebanyak 257 peserta hadir langsung, sementara 83 peserta mengikuti secara daring.

Seminar tersebut dihadiri langsung Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, Wakil Bupati Lampung Barat, Wakil Dekan I FKIP Unila Dr. Riswandi, M.Pd., Koordinator Prodi Magister Administrasi Pendidikan Dr. Handoko, S.T., M.Pd., jajaran perangkat daerah, kepala sekolah dan guru dari 15 Kecamatan yng ada di Lampung Barat, dosen, serta para pemangku kepentingan di bidang pendidikan.

Dalam sambutannya, Bupati Parosil Mabsus mengapresiasi FKIP Universitas Lampung yang telah berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyelenggarakan seminar nasional tersebut.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi langkah penting dalam mencetak pemimpin-pemimpin pendidikan yang berkualitas.

“Seminar seperti ini bukan hanya menjadi tempat berbagi ilmu, tetapi juga menjadi wadah untuk mempersiapkan kepala sekolah dan guru yang memiliki jiwa kepemimpinan, mampu beradaptasi dengan perubahan, serta memiliki integritas dalam memajukan dunia pendidikan,” ujar Parosil.

Parosil juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan.

Hal itu dibuktikan dengan alokasi anggaran pendidikan yang mencapai sekitar 36 persen dari APBD Lampung Barat.

Anggaran tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis, seperti pemberian beasiswa bagi peserta didik hingga penyediaan seragam sekolah gratis.

Menurutnya, program-program tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Ia berharap seminar tersebut mampu melahirkan kepala sekolah yang visioner dan guru-guru yang terus meningkatkan kompetensi sehingga siap menjadi pemimpin pendidikan di masa mendatang.

Sementara itu, Wakil Dekan I FKIP Universitas Lampung, Dr. Riswandi, M.Pd., mengatakan bahwa pemimpin masa depan tidak hadir begitu saja, melainkan dibentuk melalui pendidikan karakter yang dimulai dari keluarga dan diperkuat di sekolah.

“Pemimpin masa depan tidak lahir dengan kebetulan, tetapi dibentuk melalui karakter. Pembentukan karakter yang utama berasal dari keluarga, kemudian diperkuat melalui pembelajaran di sekolah dan di kelas.

Guru-gurulah yang sesungguhnya menyusun cetak biru lahirnya para pemimpin masa depan,” kata Dr. Riswandi.

Menurutnya, guru memiliki peran besar dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kreativitas, kemampuan beradaptasi, dan jiwa kepemimpinan.

Seminar itu menghadirkan narasumber Prof. Dr. Sowiyah, M.Pd., Dr. Atik Rusdiani, M.Pd.I., dan Dr. Siti Rahma Sari, M.Pd., dengan moderator Dr. Ujang Efendi, M.Pd.I.

Berbagai materi yang disampaikan membahas penguatan kepemimpinan pendidikan, inovasi pembelajaran, hingga strategi membangun ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan FKIP Universitas Lampung yang ditandatangani langsung oleh Bupati Parosil Mabsus dan Wakil Dekan I FKIP Unila Dr. Riswandi, M.Pd., sebagai bentuk penguatan kerja sama dalam meningkatkan mutu pendidikan di Lampung Barat.(nsr)

Dinas PU Bina Marga Kebut Pelebaran Jalan Kedungsalam Sampai JLS

MALANG -(deklarasinews.com)– Pelebaran ruas jalan yang menghubungkan Pertigaan Dawung, Dusun Salamrejo, Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, hingga Jalur Lintas Selatan (JLS) segera tuntas. Proyek yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang itu kini memasuki tahap akhir penyelesaian.jumat, 03/07/26.

Ruas jalan tersebut merupakan salah satu akses strategis masyarakat menuju Jalur Lintas Selatan. Selama ini jalan dimanfaatkan untuk mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, aktivitas usaha, hingga mendukung akses menuju kawasan wisata.

Dengan pelebaran jalan, masyarakat berharap arus lalu lintas menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman. Waktu tempuh diperkirakan lebih singkat sehingga mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Malang.

Respons positif pun datang dari warga Desa Kedungsalam. Mereka menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Malang, khususnya Dinas PU Bina Marga, yang telah merealisasikan pembangunan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang. Pelebaran jalan ini sangat bermanfaat karena akses menuju JLS menjadi lebih baik dan akan memperlancar aktivitas masyarakat. Semoga pembangunan seperti ini terus berlanjut,” ujar salah seorang warga.

Ucapan serupa juga disampaikan warga dalam bahasa Jawa sebagai bentuk penghormatan kepada pemerintah daerah.

“Matur suwun sanget nggih kagem Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang. Jalan Kedungsalam saking Dawung dumugi Jalur Lintas Selatan sampun meh rampung. Saiki langkung penak dipun lewati. Mugi tansah diparingi kelancaran lan berkah anggenipun ngladosi masyarakat.

Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Khoirul Isnaidi Kusuma, mengatakan pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Menurut dia, pembangunan tidak hanya dilakukan di Kecamatan Donomulyo, tetapi juga hampir merata di seluruh wilayah Kabupaten Malang.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat. Hingga saat ini capaian pembangunan infrastruktur di Kabupaten Malang telah mencapai sekitar 80 persen,” katanya.

Khoirul menambahkan, pembangunan yang dilakukan tidak hanya berupa pelebaran dan peningkatan jalan. Pemkab Malang juga terus melaksanakan pembangunan dan rehabilitasi jembatan, pemeliharaan jalan, pembangunan drainase, pemasangan penerangan jalan umum (PJU), serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Dia berharap seluruh pembangunan tersebut dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan, memperkuat konektivitas antarwilayah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan progres yang hampir selesai, pelebaran Jalan Kedungsalam menuju Jalur Lintas Selatan diharapkan segera dapat difungsikan penuh sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.(YT)

Bupati Asahan Hadiri Peringatan HUT Ke-26 APKASI di Deli Serdang

DELI SERDANG -(deklarasinews.com)- Bupati Asahan menghadiri rangkaian peringatan HUT ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang berlangsung pada tanggal 01 hingga 03 Juli 2026 di Kabupaten Deli Serdang.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, serta diikuti oleh para Bupati dan Walikota se-Indonesia, Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Indonesia. Turut mendampingi Bupati Asahan dalam kegiatan ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Asisten Kesejahteraan Rakyat, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Asahan menyampaikan bahwa keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Asahan dalam kegiatan APKASI merupakan wujud nyata komitmen untuk terus memperkuat kerja sama antardaerah, sekaligus meningkatkan kapasitas penyelenggaraan pemerintahan yang inovatif, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Melalui forum APKASI ini, kita dapat saling bertukar pengalaman serta berbagi praktik terbaik dalam penyelenggaraan pembangunan daerah. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi kemajuan Kabupaten Asahan, serta turut mendukung percepatan pembangunan nasional,” ujar Bupati Asahan.

Lebih lanjut disampaikan, melalui momentum peringatan HUT ke-26 APKASI ini, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap hubungan antarkabupaten di seluruh Indonesia semakin erat. Hal ini dinilai penting untuk menciptakan kolaborasi yang produktif dalam mewujudkan pemerataan pembangunan, meningkatkan daya saing daerah, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat luas.(Jun)

 

Gema HELAU Kembali Digelar, Pemkab Lampung Selatan Perkuat Budaya Gotong Royong Bersihkan Wajah Kota Kalianda

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan melalui Gerakan Bersama (Gema) Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul (HELAU), Jumat (3/7/2026).

Aksi gotong royong massal yang melibatkan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut digelar serentak untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Lampung Selatan yang HELAU.

Kegiatan yang telah menjadi agenda rutin bulanan ini difokuskan pada empat zona utama di wilayah Kota Kalianda yang merupakan wajah ibu kota kabupaten. Zona pertama meliputi ruas Jalan Tugu Adipura atau Tugu Perahu Lapangan Korpri hingga Simpang Hotel Beringin. Zona kedua dimulai dari Lampu Merah Tugu Radin Intan sampai Simpang Hotel Beringin.

Zona ketiga menyasar kawasan Simpang Sinar Laut hingga Simpang Pantai Bintaro. Sementara zona keempat mencakup Simpang Pos Polisi Turjawali Masjid Agung Kalianda sampai Gerbang Kantor Bupati Lampung Selatan.

Sejak pukul 07.30 WIB, ratusan ASN tampak bergotong royong membersihkan berbagai titik di sepanjang ruas jalan protokol. Mereka menyapu sampah, membersihkan rumput liar, memangkas ranting pohon yang berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan, serta menata lingkungan agar terlihat lebih rapi dan asri.

Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Edy Firnandi, yang memimpin kegiatan di salah satu lokasi, mengatakan bahwa Gema HELAU merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong di kalangan ASN.

“Hari ini fokus pembersihan dilakukan di ruas-ruas jalan protokol yang telah dibagi ke masing-masing kelompok kerja,” ujar Edy Firnandi di sela kegiatan.

Menurut Edy, menjaga kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat. Oleh karena itu, melalui Gema HELAU, Pemkab Lampung Selatan mengajak masyarakat untuk membiasakan hidup bersih, salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Manfaatkan tempat sampah yang telah disediakan. Mudah-mudahan Kabupaten Lampung Selatan semakin maju dan semakin HELAU,” katanya.

Senada dengan itu, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, M. Darmawan, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan kebersihan lingkungan sebagai budaya bersama yang terus dipelihara.

“Kami berharap semangat gotong royong ini dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Mari Bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah plastik sembarangan, sehingga Kabupaten Lampung Selatan menjadi daerah yang bersih, indah, sehat, dan nyaman untuk semua,” ujar M. Darmawan.

Melalui pelaksanaan Gema HELAU secara berkelanjutan, Pemkab Lampung Selatan berharap budaya gotong royong semakin mengakar di tengah masyarakat, kepedulian terhadap lingkungan terus meningkat, serta partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan semakin kuat. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan Kabupaten Lampung Selatan yang bersih, indah, maju, dan berkelanjutan.

 

Pj. Sekda Yapen Cyfrianus Mambay, Harmoni Budaya dan Ekonomi Kreatif Harus Berlanjut, Bukan Sekadar Musiman

KEP. YAPEN -(deklarasinews.com)- Baru sehari dilantik, Pelaksana Tugas (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen, Cyfrianus Mambay, S.Pd., M.Si., dipercayakan oleh Bupati Benyamin Arisoy, S.E., M.Si., untuk mewakili memberi sambutan sekaligus membuka kegiatan “Harmoni Budaya, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif” yang berkolaborasi dengan pelaku UMKM setempat. Kegiatan dibuka di Taman Ondo, Jumat (3/7/2026).

Acara dihadiri Ketua DPRK Yapen Ebzon Sembai, S.Pi., M.H., perwakilan Kodim 1709/Yawa, anggota DPRK Mika Runaweri, Fredelin Warkawani, dan Satik Warmetan, serta pimpinan OPD, tokoh adat, dan tamu undangan lainnya.

Event dua hari ini menampilkan atraksi tarian adat, pertunjukan musik tradisional akustik, lagu pop lokal, promosi destinasi wisata, dan pameran produk ekonomi kreatif. Kegiatan bertujuan memperkenalkan potensi unggulan daerah kepada masyarakat dan wisatawan serta memperkuat citra Kabupaten Kepulauan Yapen sebagai destinasi wisata di Bumi Cenderawasih.

Dalam sambutannya, Pj. Sekda Cyfrianus Mambay menekankan pentingnya menjadikan kegiatan seperti ini berkelanjutan, bukan hanya bersifat musiman. Ia mengingatkan pengalaman kegiatan serupa pada 2022–2023 di Sel Teluk Cenderawasih yang dinilai kurang memberikan dampak jangka panjang dan belum berhasil mendorong kemajuan ekonomi kreatif secara signifikan.

“Kita tidak boleh hanya menggelar acara hari ini lalu berhenti. Harus ada tindak lanjut yang berkelanjutan sehingga pelaku kreatif dan UMKM benar-benar mendapat manfaat,” tegas Cyfrianus.

Bupati Benyamin Arisoy berharap acara ini menghasilkan dampak nyata dan proses keberlanjutan. Oleh karena itu, ia meminta Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Ekonomi Kreatif bersama seluruh panitia dan OPD terkait selalu berkolaborasi dan menjaga sinergi.

Pj. Sekda juga menyoroti kurangnya fasilitas permanen untuk menampung produk lokal. Ia mencontohkan, ketika wisatawan berkunjung ke Serui, belum ada kedai atau gerai yang menampilkan barang-barang khas Yapen. Menurutnya, setidaknya perlu satu kios atau ruang khusus di Bandara Runbewas Kamanaap sebagai titik promosi dan penjualan produk lokal.

“Mari jadikan momen ini sebagai strategi promosi yang benar dan berdampak. Pengalaman sebelumnya harus menjadi pelajaran,  jika tidak direncanakan berkesinambungan, potensi besar yang ada akan redup kembali,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan membangun sinergi antara pemerintah daerah, pelaku seni dan ekonomi kreatif, komunitas budaya, serta masyarakat umum untuk mendukung pariwisata berkelanjutan. Selain fungsi promosi, acara juga menjadi sarana pelestarian budaya dan membuka peluang pemasaran bagi pelaku ekonomi kreatif.

 

Bupati Yapen Lantik Pj. Sekdakab Cyfrianus Yustus Mambay

YAPEN -(deklarasinews.com)- Setelah melalui serangkaian proses panjang, akhirnya masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen menyaksikan pelantikan Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah. Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, resmi melantik Cyfrianus Yustus Mambay, S.Pd., M.Si., sebagai Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen. Pelantikan ini dimaknai sebagai langkah memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen.

Acara pelantikan dihadiri oleh Ketua DPRK Kepulauan Yapen Ebzon Sembai, S.Pi., M.H., Wakil Ketua DPRK Djorge Diamon Logianto, Forkopimda, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, pimpinan OPD, dan rohaniawan.

Dalam sambutannya, Bupati Benyamin Arisoy menegaskan peran strategis Pj. Sekretaris Daerah dalam mengoordinasikan seluruh perangkat daerah. Ia berharap Cyfrianus Y. Mambay mampu memperkuat koordinasi dan konsolidasi antar-OPD, meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan etos kerja aparatur sipil negara (ASN), serta mengawal pengelolaan keuangan daerah secara transparan dan akuntabel.

“Sekretaris Daerah harus menjadi teladan dalam kepemimpinan birokrasi: bekerja dengan hati, melayani dengan tulus, serta mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” ujar Bupati.

Bupati juga mengajak seluruh pimpinan OPD dan ASN untuk memberikan dukungan penuh kepada Pj. Sekretaris Daerah dalam menjalankan tugasnya. Menurutnya, kerja sama, kekompakan, dan semangat kolaborasi menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Kepulauan Yapen yang demokratis, berkeadilan, bertumbuh, dan sejahtera.

Bupati menyoroti masih adanya berbagai persoalan dalam pengelolaan dana kampung. Ia meminta Pj. Sekretaris Daerah bersama OPD terkait memperkuat pengawasan dan mencari solusi agar pengelolaan dana kampung semakin transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Meskipun pemerintah daerah telah melakukan perbaikan—termasuk penyaluran dana kampung secara terbuka di hadapan masyarakat—masih ditemukan masalah seperti penyalahgunaan anggaran, keterlambatan penyaluran hak aparat kampung, dan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang tidak sesuai ketentuan.

Untuk itu, Bupati mendorong lahirnya kebijakan yang menjamin hak aparat kampung dan masyarakat diterima secara langsung, termasuk melalui mekanisme penyaluran yang lebih transparan.

Di akhir sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pelayanan masyarakat—khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan—harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Ia berharap kehadiran Pj. Sekretaris Daerah dapat memperkuat koordinasi antarperangkat daerah sehingga setiap persoalan pemerintahan dapat diselesaikan lebih cepat dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan hikmat, kekuatan, dan perlindungan kepada kita semua dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen,” tutup Bupati.

Tugas utama, Mengkoordinasikan OPD, memastikan pelaksanaan kebijakan daerah, mengawasi pengelolaan keuangan, dan meningkatkan kinerja ASN serta layanan publik.

Pelantikan diharapkan memberikan stabilitas birokrasi, mempercepat penyelesaian persoalan pemerintahan, dan meningkatkan transparansi dalam pengelolaan anggaran—termasuk dana kampung—sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik dan akuntabel.(GM)

Musrenbang RKPD 2027, Lampung Barat Fokus Transformasi Infrastruktur, Pendidikan, Ekonomi dan Pelayanan Publik

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tingkat Kabupten di Aula Kagungan Setdakab.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan Kekuhan, kemudian dilanjutkan penanda tanganan berita acara oleh Bupati dan wakil Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus – Mad Hasnurin beserta Kepala Bappeda Provinsi Lampung Anang Risgiyanto.

Pelaksanaan Musrenbang Kabupaten ini merupakan tindak lanjut dari Musrenbang tingkat Pekon dan Kecamatan pada awal tahun 2026 lalu. Masing-masing berikut jumlah usulan, tingkat Pekon 1.380, Kecamatan 1. 380 dan tingkat Kabupaten 451. Dari keseluruhan usulan pendidikan, infrastruktur, perkebunan serta peternakan akan menjadi skala prioritas.

Bupati Lampung Barat menegaskan bahwa Musrenbang RKPD 2027 menjadi momentum penting dalam merumuskan arah pembangunan daerah, dengan menekankan transformasi infrastruktur, transformasi ekonomi, dan pelayanan publik sebagai pilar utama menuju Lampung Barat Hebat dan Setia.

Menurutnya, Musrenbang ini merupakan rangkaian dari proses perencanaan pembangunan yang dimulai dari tingkat Pekon (Desa), kecamatan, hingga Kabupaten yang nantinya akan dilanjutkan tingkat Provinsi.

“Musrenbang ini menjadi simpul akumulasi dari seluruh proses perencanaan pembangunan, sekaligus wadah untuk menyepakati prioritas pembangunan daerah, program kegiatan, serta sinkronisasi dengan program provinsi dan nasional,” kata Parosil Mabsus.

Bupati juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Tahun 2025 diantaranya pertumbuhan ekonomi mencapai 5,45%, tingkat kemiskinan menurun menjadi 9,93%, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 73,14, tingkat pengangguran terbuka terendah di Provinsi Lampung 2,11%, Angka Kematian Ibu (AKI) yaitu 19,60 poin atau hanya 1 kasus kematian ibu sedangkan Angka Kematian Bayi (AKB) yaitu 4,51 poin atau 23 kasus kematian bayi.

“Program unggulan serta dukungan pusat dan Provinsi diantaranya pengembangan desa wisata budaya, program Desaku maju, pembangunan infrastruktur wilayah, program Makan Bergizi Gratis (MBG) 69.492 penerima, 29 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG),” jelasnya.

Selain itu, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebanyak 135 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih dengan 82 gerai, yang lebih dari 100% ada 4 gerai, yang lebih 90% ada 2 gerai dan 76 gerai lainnya masih di bawah 90%. Sekolah Rakyat yang saat ini dalam tahap persiapan lahan hibah dari provinsi, program Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI) dan pembentukan Satgas hingga pekon dan pembangunan Sekolah Luar Biasa (SLB).

Prioritas Rancangan RKPD Kabupaten Lampung Barat 2027 meliputi : Peningkatan kualitas daya saing Sumber Daya Manusia (SDM), peningkatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, transformasi ekonomi inklusif dan hilirisasi, pendidikan, pembangunan infrastruktur strategis ramah lingkungan, penguatan inovasi kewirausahaan daerah serta penguatan ketahanan pangan dan ekonomi desa.

Sementara, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melalui Kepala Bappeda Lampung Anang Risgiyanto mengapresiasi kepada seluruh perangkat daerah di Lampung Barat yang telah menunjukkan kinerja di tahun 2025 dengan baik, meski mengalami episiensi namun dapat menunjukkan kinerja yang maksimal.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan membutuhkan peran aktif seluruh pihak. “Mari kita sinergikan langkah menuju Lampung yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tutupnya.

Parosil–Mad Hasnurin Konsisten! Dari Seragam Gratis hingga Beasiswa, Lampung Barat Bangun Generasi Unggul dari Hulu ke Hilir

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam membangun sumber daya manusia terus dibuktikan secara nyata dan berkelanjutan.

Tidak hanya sebatas wacana, berbagai program konkret terus digulirkan sejak periode pertama kepemimpinan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus bersama Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin (PM) pada 2017–2022, hingga berlanjut di periode kedua 2025–2030.

Salah satu program unggulan yang menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah kepada masyarakat adalah program seragam sekolah gratis, yang merupakan bagian dari program besar bertajuk “Semua Bisa Sekolah”.

Program ini dirancang secara komprehensif dari hulu hingga hilir, dimulai dari memastikan akses pendidikan dasar yang merata hingga mendorong generasi muda melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi melalui program beasiswa.

Program seragam sekolah gratis hadir sebagai solusi nyata dalam meringankan beban biaya pendidikan masyarakat di Bumi Beguai Jejama Sai Betik.

Pemerintah daerah memahami bahwa kebutuhan dasar seperti seragam sering kali menjadi kendala bagi sebagian keluarga untuk menyekolahkan anak-anak mereka.

Melalui program ini, Pemkab Lampung Barat tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga berupaya menciptakan kesetaraan di lingkungan sekolah.

Anak-anak dapat belajar dengan rasa percaya diri tanpa adanya kesenjangan sosial akibat perbedaan kondisi ekonomi.

Pada tahun ajaran 2026/2027, program ini akan kembali digulirkan dengan cakupan yang luas oleh Pemkab Lampung Barat melalui Dinas Pendidikan setempat.

Tercatat sebanyak 5.595 siswa SD/MI dan 5.190 siswa SMP/MTs akan menjadi penerima manfaat.

Jumlah sekolah yang terlibat pun cukup besar, yakni 248 SD/MI dan 92 SMP/MTs di seluruh Lampung Barat yang mencakup 15 kecamatan.

Setiap siswa menerima tiga stel seragam lengkap, mulai dari seragam merah putih atau putih biru, seragam batik, hingga seragam Pramuka.

Kebijakan ini merupakan bentuk peningkatan layanan dan komitmen Pemkab Lampung Barat di bawah kepemimpinan PM untuk pemerataan pendidikan di kabupaten yang berjuluk negeri di atas awan.

Bupati Parosil menyatakan, bahwa program seragam gratis bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga memiliki dampak psikologis yang besar bagi siswa.

“Dengan seragam yang layak dan sama, anak-anak kita lebih percaya diri, tidak ada lagi rasa minder. Semua punya kesempatan yang sama untuk meraih prestasi,” ungkapnya.

Menurutnya, kesetaraan di lingkungan pendidikan menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang kompetitif dan berkarakter.

Komitmen Pemkab Lampung Barat tidak berhenti pada jenjang pendidikan dasar dan menengah saja.

Sebagai bagian dari pembangunan SDM dari sisi hilir, pemerintah daerah juga menghadirkan program beasiswa baru bagi mahasiswa pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Beberapa program beasiswa yang disiapkan antara lain: beasiswa pendidikan seni (musik dan tari) di Universitas Lampung sebanyak 17 orang, beasiswa bahasa daerah di Universitas Lampung sebanyak 6 mahasiswa, dan beasiswa PGSD di Universitas Terbuka melalui SALUT AAF Way Tenong sebanyak 30 mahasiswa.

Program ini menjadi langkah strategis untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu melestarikan budaya lokal serta memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di masa depan.

Melalui rangkaian program pendidikan dari seragam gratis hingga beasiswa, Pemkab Lampung Barat memiliki tujuan besar dalam pembangunan daerah.

Tujuan itu di antaranya: meningkatkan akses pendidikan yang merata, meringankan beban ekonomi masyarakat, mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, melestarikan budaya lokal melalui pendidikan, mencetak tenaga pendidik dan generasi profesional masa depan.

Sebab, Bupati Parosil menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan daerah.

“Pemerintah akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan bahwa tidak ada lagi anak-anak Lampung Barat yang tidak bisa sekolah karena alasan biaya. Karena bagi kami, setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak tanpa terkecuali,” tegasnya.

Selain itu, Bupati Parosil menaruh harapan besar terhadap keberlanjutan program ini.

“Kami ingin anak-anak Lampung Barat tidak hanya sekolah, tapi juga punya masa depan yang jelas. Dari seragam yang mereka pakai hari ini, hingga gelar yang mereka raih di masa depan,” tutupnya.

Dengan komitmen yang konsisten dan langkah nyata dari hulu hingga hilir, harapan masyarakat terhadap dunia pendidikan di Lampung Barat terus tumbuh.

Program ini bukan sekadar bantuan seragam atau beasiswa, melainkan simbol kehadiran pemerintah dalam membangun masa depan generasi.

Dari seragam yang dikenakan hari ini, tersimpan harapan besar akan lahirnya generasi Lampung Barat yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing tinggi di masa depan.

Bupati Asahan Luncurkan Sensus Ekonomi 2026, Siapkan 654 Petugas Jangkau 321 Ribu Unit Usaha dan Rumah Tangga

KISARAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Asahan secara resmi melaksanakan pencanangan dan pelepasan petugas pelaksana Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Kegiatan berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin (15/06/2026) pukul 09.00 WIB.

Turut hadir dalam acara ini Wakil Bupati Asahan, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, perwakilan unsur Forkopimda, kepala Organisasi Perangkat Daerah, Camat se-Kabupaten Asahan, Kepala BPS Kabupaten Asahan beserta jajaran, serta tamu undangan lainnya.

Kepala BPS Kabupaten Asahan Rahmat Gustiar, S.Si., M.Si., menjelaskan pelaksanaan SE2026 bertujuan menyediakan data dasar dan informasi statistik ekonomi yang lengkap, akurat, serta mutakhir. Sensus ini juga akan memetakan potensi dan struktur usaha di wilayah Kabupaten Asahan, menjadi landasan penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, serta mendorong terciptanya ekosistem ekonomi yang kuat, inklusif, dan berdaya saing.

“Untuk mendukung tugas ini, kami telah menyiapkan sebanyak 654 petugas yang telah dibekali pelatihan intensif selama periode 1–13 Juni 2026,” ujarnya. Rincian petugas tersebut terdiri dari 567 Petugas Pencacah Lapangan, 83 Petugas Pemeriksa Lapangan untuk pendataan umum, serta 4 petugas khusus untuk penanganan usaha besar.

Pendataan di lapangan akan berlangsung mulai tanggal 15 Juni hingga 31 Agustus 2026, dengan target menjangkau sebanyak 321.757 unit yang meliputi rumah tangga dan unit usaha di seluruh pelosok wilayah Asahan. Rahmat pun memohon dukungan seluruh elemen masyarakat agar bersedia memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur demi keberhasilan sensus ini.

Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa data hasil sensus ini sangat krusial sebagai dasar penyusunan arah kebijakan dan program pengembangan perekonomian daerah. “Informasi yang akurat akan membantu kita merumuskan langkah strategis guna menekan angka kemiskinan dan pengangguran dengan memaksimalkan potensi dunia usaha yang ada,” ucapnya.

Kepada para petugas, Bupati meminta agar menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab. Ia juga menginstruksikan para Camat untuk menyampaikan kepada Kepala Desa dan Kepala Dusun agar turut memfasilitasi kelancaran pendataan di lapangan.

Rangkaian kegiatan ditandai dengan penyematan perlengkapan petugas secara simbolis oleh Bupati, penandatanganan piagam komitmen bersama, serta simulasi pendataan kepada Bupati dan Wakil Bupati Asahan. Seluruh kegiatan berakhir pukul 10.30 WIB dan berjalan aman, lancar, serta sukses.(Jun)