Wabup Pesibar Pimpin Apel Gabungan di Kecamatan Ngaras

PESIBAR -(deklarasinews.com)– Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, S.H., M.Kn., menghadiri sekaligus bertindak sebagai pembina Apel Gabungan yang dilaksanakan di Lapangan Kantor Kecamatan Ngaras, Senin (9/02/2026).

Apel gabungan tersebut diikuti oleh jajaran Pemerintah Kecamatan Ngaras, para peratin se-Kecamatan Ngaras, LHP, aparatur pekon, serta Kepala Puskesmas Ngaras beserta staf. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Camat Ngaras, Suparmi, S.IP., M.M., sebagai upaya memperkuat sinergi dan koordinasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa apel gabungan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan momentum penting untuk mempererat kebersamaan, memperkuat soliditas, serta menyatukan semangat pengabdian seluruh unsur pelayanan di wilayah Kecamatan Ngaras.

“Apel gabungan ini menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan koordinasi lintas sektor. Kecamatan Ngaras membutuhkan kerja sama yang solid antara pemerintah kecamatan, puskesmas, pekon, UPTD, serta seluruh unsur pelayanan agar setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Wakil Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan di Puskesmas Ngaras atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, baik di fasilitas kesehatan maupun melalui pelayanan langsung di lapangan.

Menurutnya, sektor kesehatan merupakan salah satu pilar utama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Tenaga kesehatan tidak hanya berperan sebagai pemberi layanan medis, tetapi juga menjadi garda terdepan dan penguat harapan masyarakat dalam menjaga derajat kesehatan.

Selain itu, Wakil Bupati berpesan kepada seluruh ASN, di lingkungan Kecamatan Ngaras agar senantiasa menjaga integritas, meningkatkan disiplin kerja, serta memberikan pelayanan publik yang ramah, cepat, transparan, dan penuh empati.

Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk terus memperkuat komunikasi dan koordinasi lintas sektor, serta menghindari ego sektoral yang dapat menghambat optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.

Menutup arahannya, Wakil Bupati menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendengar aspirasi serta memperjuangkan kebutuhan masyarakat dan aparatur di lapangan. Ia berharap apel gabungan ini menjadi momentum untuk memperbarui niat, memperkuat semangat pengabdian, serta mempertegas komitmen sebagai abdi negara dan abdi masyarakat demi kemajuan Kabupaten Pesisir Barat.(Arnandes)

Prestasi Beruntun! Lampung Selatan Raih Opini Kualitas Tinggi Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 2025

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Prestasi demi prestasi terus ditorehkan Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati Muhammad Syaiful Anwar.

Kali ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan meraih Opini Ombudsman Republik Indonesia kategori Kualitas Tinggi dalam Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung berdasarkan periode observasi pada September hingga November 2025 pada acara Penyampaian Hasil Penilaian/Opini Ombudsman RI Tahun 2025.

Penyerahan penghargaan berlangsung di Gedung Balai Keratun Lantai III, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Senin (9/2/2026), dan diserahkan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela kepada Plt Asisten Administrasi Umum Setdakab Lampung Selatan, Edy Firnandi, disaksikan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung, Nur Rahman Yusuf.

Penilaian ini mengacu pada Peraturan Ombudsman Nomor 61 Tahun 2025 tentang Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik sebagai bagian dari fungsi pengawasan pelayanan publik secara nasional. Dalam hasil penilaian tersebut, Kabupaten Lampung Selatan memperoleh nilai 80,51 dengan predikat Baik (Kualitas Tinggi).

Adapun unit layanan yang menjadi objek penilaian meliputi Dinas Sosial, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Ketiga unit layanan tersebut dinilai menunjukkan kualitas pelayanan publik yang baik dan konsisten memenuhi standar pelayanan kepada masyarakat.

Plt Asisten Administrasi Umum Setdakab Lampung Selatan, Edy Firnandi, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Berdasarkan hasil pengawasan pelayanan publik, Kabupaten Lampung Selatan berhasil meraih Predikat Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025 dari Ombudsman RI dengan nilai 80,51 kategori Baik atau Opini Kualitas Tinggi,” ujar Edy.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Egi-Syaiful dalam memperbaiki tata kelola pelayanan publik agar semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah, Kabupaten Lampung Selatan mendapatkan penghargaan Opini Kualitas Tinggi dari Ombudsman RI. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tambahnya.

Edy juga menegaskan bahwa hasil penilaian Ombudsman RI akan dijadikan bahan evaluasi dan penguatan sistem pelayanan publik ke depan. Pemkab Lampung Selatan berkomitmen mendorong pelayanan yang semakin cepat, mudah, serta akuntabel bagi masyarakat.

Penghargaan ini sekaligus mempertegas posisi Kabupaten Lampung Selatan sebagai salah satu daerah di Provinsi Lampung yang serius membangun pelayanan publik berkualitas dan berintegritas, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan peningkatan kinerja pemerintahan daerah. (Kmf)

Parosil Mabsus Harap FK2MA Lahirkan Bibit Atlet yang Dilandasi Kejujuran dan Fair Play.

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus membuka Forum Komunikasi Kepala Madrasah Aliyah (FK2MA) Cup ke-13, Senin 09 Februari 2026.

Kegiatan akan berlangsung selama dua hari 09-10 Februari 2026. Diikuti oleh perwakilan seluruh Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Lampung Barat, bertempat di Mas Al Hasyimiyah, Kecamatan Air Hitam.

Dengan cabang olahraga Bola Voly, Catur, Badminton, Tenis Meja, Maraton, Tahfidz, Tilawah, Kaligrafi, Hadroh, Syarhil.

Parosil Mabsus mengatakan, FK2MA Cup bukan sekadar ajang kompetisi olahraga dan seni antar Madrasah Aliyah. Menurutnya lebih dari itu, kegiatan ini merupakan wadah silaturahmi, penguatan ukhuwah, serta pembinaan karakter peserta didik, khususnya dalam menanamkan nilai sportivitas, disiplin, kerja sama, dan semangat berprestasi.

Madrasah Aliyah memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda Lampung Barat yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta mampu bersaing di era global, tanpa kehilangan jati dir ke-Islaman dan kearifan lokal.

“Kegiatan seperti FK2MA Cup ini sangat sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia yang unggul da berdaya saing,” ujarnya.

Ia berharap, melalui ajang ini akan lahir bibit-bibit atlet dan generasi muda madrasah yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga berprestasi di bidang non-akademik, serta memiliki mental juara yang dilandasi nilai-nilai kejujuran dan fair play.

Kepada seluruh peserta, Parosil Mabsus  berpesan agar bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, patuh aturan pertandingan, dan menghormati sesama peserta.

“Menang dan kalah adalah hal yang biasa dalam sebuah kompetisi, namun persaudaraan dan kebersamaan harus tetap menjadi yang utama,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Kementrian Agama (KEMENAG) Lampung Barat Miftahus Surur menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat yang selama ini sudah terjalin sinergi sangat baik.

Ia berharap sinergi yang terjalin sangat baik selama ini tidak boleh terhenti, harus terus di gelorakan.

Miftahus mengaku, di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, Parosil Mabsus-Mad Hasnurin kepedulian Pemerintah Daerah terhadap sekolah di bawah nauangan Kementerian agama sangat dirasakan oleh pihaknya.

“Pak Bupati dan Wakil Bupati memiliki program seragam gratis tanpa membeda-bedakan sekolah di bawah nauangan Dinas Pendidikan maupun Kementerian Agama. Semuanya mendapatkan seragam yang sama,” pungkasnya.(nsr)

Bupati Pesisir Barat Tinjau Jalan Way Haru Dan Jembatan Gantung Way Canguk

PESIBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi Jalan Lintas Way Haru sekaligus Jembatan Gantung Wai Canguk, Kecamatan Bangkunat, Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pesisir Barat bersama rombongan. Turut hadir Kapolsek setempat, Kapospol Slendang Mayang beserta jajaran, Camat Bangkunat, para peratin se-Kecamatan Bangkunat, serta masyarakat Pekon Sumberejo yang antusias mengikuti agenda tersebut.

Selain unsur pemerintah daerah dan aparat keamanan, kegiatan ini juga dihadiri oleh beberapa perwakilan dari Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), mengingat lokasi jalan dan jembatan berada di kawasan strategis yang bersinggungan dengan wilayah konservasi.

Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi infrastruktur penghubung antarwilayah, khususnya Jalan Lintas Way Haru yang menjadi akses vital bagi mobilitas warga dan perekonomian masyarakat. Sementara itu, Jembatan Gantung Wai Canguk dinilai memiliki peran penting sebagai sarana penyeberangan warga, terutama saat musim hujan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi serta mendengarkan keluhan terkait kondisi jalan dan jembatan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil peninjauan ini sebagai bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan dan peningkatan infrastruktur ke depan.

Kegiatan berlangsung aman dan lancar, serta diharapkan menjadi langkah awal percepatan penanganan infrastruktur demi mendukung konektivitas dan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Bangkunat dengan harapan dapat mewujudkan harapan masyarakat setempat.(Arnandes)

Aksi Nyata Peduli Lingkungan, Pemkab dan Polres Pesisir Barat Gelar Coastal Clean UP di Sepanjang Pantai Labuhan Jukung

PESIBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat bersama Polres Pesisir Barat menggelar kegiatan Coastal Clean Up atau aksi bersih-bersih pantai di sepanjang kawasan Pantai Labuhan Jukung, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan ini dirangkaikan dengan Fun Walk sebagai upaya meningkatkan kebugaran sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan pesisir.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, S.H., M.Kn., Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., Ketua Perwosi Pesisir Barat Dian Hardiyanti Dedi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, para kepala OPD, staf ahli, seluruh ASN di lingkungan Pemkab Pesisir Barat, serta jajaran Polres Pesisir Barat.

Coastal Clean Up ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kawasan pesisir yang menjadi salah satu ikon wisata Kabupaten Pesisir Barat.

Wakil Bupati Pesisir Barat Irawan Topani, S.H., M.Kn., menyampaikan apresiasi kepada Polres Pesisir Barat atas kolaborasi dan inisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, aksi bersih-bersih pantai ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian alam.

Ia menegaskan bahwa Pantai Labuhan Jukung merupakan aset wisata unggulan daerah yang harus dijaga bersama agar tetap bersih, indah, dan berkelanjutan. Lingkungan pantai yang terawat diyakini mampu mendukung pengembangan sektor pariwisata serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Sementara itu, Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan Coastal Clean Up ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Fun Walk, kemudian dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih pantai yang melibatkan seluruh peserta sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan serta memperkuat kolaborasi lintas sektor di Kabupaten Pesisir Barat..(Arnandes)

Wakil Bupati Pesisir Barat Hadiri FUN WALK Dan Aksi Bersih-Bersih Pantai Labuhan Jukung

PESIBAR -(deklarasinews.com)- Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, S.H., M.Kn., menghadiri kegiatan Fun Walk dan Bersih-Bersih Pantai (Coastal Clean Up) yang digelar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat hingga kawasan Pantai Labuhan Jukung, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dan Polres Pesisir Barat sebagai bentuk sinergi pemerintah, kepolisian, dan masyarakat dalam menjaga kesehatan serta kelestarian lingkungan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., Ketua Perwosi Pesisir Barat Dian Hardiyanti Dedi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, sejumlah kepala OPD, staf ahli, seluruh ASN di lingkungan Pemkab Pesisir Barat, serta jajaran Polres Pesisir Barat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pesisir Barat Irawan Topani, S.H., M.Kn., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polres Pesisir Barat serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Fun Walk dan aksi bersih-bersih pantai tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebugaran dan mempererat kebersamaan, tetapi juga sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan pesisir.

Menurutnya, Pantai Labuhan Jukung merupakan salah satu aset wisata unggulan Kabupaten Pesisir Barat yang harus dijaga bersama agar tetap bersih, indah, dan berkelanjutan. Lingkungan pesisir yang terawat diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan pesisir demi keberlanjutan alam dan kenyamanan generasi mendatang.

Kegiatan Fun Walk kemudian dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih pantai yang melibatkan seluruh peserta sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga lingkungan serta memperkuat kolaborasi lintas sektor di Kabupaten Pesisir Barat..(Arnandes)

Sekda Pesisir Barat Ikuti Rapat Koordinasi Virtual Dengan Kantor Staf Kepresidenan RI

PESIBAR -(deklarasinews.com)- Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Tedi Zadmiko, S.KM., S.H., M.M., mewakili Bupati Pesisir Barat, mengikuti rapat koordinasi bersama Kantor Staf Kepresidenan Republik Indonesia (KSP RI) terkait progres pembangunan akses jalan menuju RSUD KH. Muhammad Thohir Kabupaten Pesisir Barat. Rapat tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting di Ruang Rapat Batu Gukhi, Jumat (6/2/2026).

Turut hadir mendampingi Sekretaris Daerah, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Drs. Zukri Amin, M.P., Plt. Kepala Dinas PUPR, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), serta Direktur RSUD KH. Muhammad Thohir Pesisir Barat.

Dalam penyampaiannya, Sekda Tedi Zadmiko menyampaikan rasa syukur atas hasil positif dari rapat koordinasi tersebut

“Alhamdulillah, perjuangan kita membuahkan hasil dan mulai menemukan titik terang. Setelah rapat koordinasi ini, pembangunan akses jalan menuju RSUD KH. Muhammad Thohir insyaallah akan dibiayai langsung oleh PU Bina Marga Pusat. Ini merupakan buah dari koordinasi intensif serta doa seluruh masyarakat Pesisir Barat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sekda menjelaskan bahwa penanganan pembangunan jalan tersebut tidak lagi sepenuhnya membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan akan diambil alih oleh anggaran PU Bina Marga Pusat.

Setelah melalui serangkaian pemaparan teknis, pihak pemerintah pusat menyetujui bahwa akses jalan menuju rumah sakit merupakan prioritas utama dan harus segera dilanjutkan pembangunannya.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah pusat, diharapkan pembangunan akses jalan menuju RSUD KH. Muhammad Thohir dapat segera terealisasi dengan spesifikasi sesuai standar nasional, sehingga mampu menopang beban kendaraan berat serta menunjang mobilitas tinggi, khususnya untuk layanan kesehatan darurat.

Kepastian keterlibatan pemerintah pusat dalam proyek strategis ini menjadi tonggak penting bagi peningkatan konektivitas di Kabupaten Pesisir Barat. RSUD KH. Muhammad Thohir, sebagai rumah sakit rujukan utama, kini semakin dekat untuk memiliki akses jalan yang layak, aman, dan representatif bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan medis.

Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Barat menegaskan komitmennya untuk terus mengawal seluruh proses administrasi dan teknis di lapangan, agar pelaksanaan pembangunan oleh pihak kementerian dapat segera dimulai dan berjalan tanpa hambatan..(Arnandes)

Peringatan Isra Mi’raj di Masjid Al Muttaqin, Bupati Pesawaran Ajak ASN Tingkatkan Kualitas Ibadah

PESAWARAN -(deklarasinews.com)– Dewan Kemakmuran Masjid Al Muttaqin Komplek Pemda Pesawaran menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus menyongsong datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah pada Jumat, (6/2/2026).

Mengusung tema “Dengan Hikmah Isra Mi’raj Kita Tingkatkan Kualitas Ibadah dengan Kemakmuran Masjid Al Muttaqin”, kegiatan ini menghadirkan penceramah Ustadz Mun’im dari Pardasuka, Kabupaten Pringsewu. Dalam tausiyahnya, Ustadz Mun’im menyampaikan kisah perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW beserta keteladanan beliau dalam meningkatkan kualitas ibadah, akhlak, dan kepedulian sosial umat Islam.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali, S.H., Sekretaris Daerah Wildan, S.E., M.M., Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Cindy Aria Anton, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Mei Nuryati, para Asisten, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah terkait, serta pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran.

Dalam sambutannya, Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk menjadikan momentum Isra Mi’raj sebagai sarana introspeksi diri dan peningkatan keimanan. Menurutnya, keberadaan Masjid Al Muttaqin di lingkungan Pemkab Pesawaran harus menjadi pusat pembinaan spiritual dan pembentuk karakter aparatur.

“Dengan adanya masjid ini, semoga kita semua dapat lebih disiplin dan tepat waktu dalam melaksanakan ibadah, khususnya salat berjamaah. Mari bersama-sama kita makmurkan masjid ini,” ujar Nanda Indira.

Ia juga mengajak seluruh pegawai dan masyarakat untuk berpartisipasi dalam memakmurkan masjid, baik melalui kehadiran dalam kegiatan keagamaan maupun dengan dukungan dan kepedulian lainnya. “Jika ada rezeki lebih, mari kita sisihkan untuk memakmurkan masjid kita bersama,” tambahnya.

Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Bupati Nanda Indira turut mengingatkan pentingnya mempersiapkan diri dengan ketulusan hati dan kebersihan jiwa. Ia berharap Ramadan 1447 H menjadi momentum peningkatan kualitas ibadah, kebersamaan, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Kabupaten Pesawaran.(Dedi)

Tindak Lanjut Arahan Presiden, Pemkab Pesawaran Gelar Korve Serentak di Seluruh OPD

PESAWARAN –(deklarasinews.com)- Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali, S.H. memimpin pelaksanaan Instruksi Presiden RI terkait Korve atau Gerakan Bersih-bersih Kantor dan Lingkungan Kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran Jumat, (6/2/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan serentak di masing-masing unit kerja sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan nyaman.

Pelaksanaan gerakan bersih-bersih tersebut dilakukan secara menyeluruh di area perkantoran dan lingkungan kerja OPD, dengan melibatkan seluruh aparatur sipil negara serta tenaga pendukung di lingkungan Pemkab Pesawaran. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang peduli terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Pada hari yang sama, kegiatan Korve/Gerakan Bersih-bersih juga dilaksanakan oleh jajaran Polda Lampung di Pantai Mutun, Kecamatan Teluk Pandan. Kegiatan tersebut menunjukkan sinergi lintas instansi dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan publik dan destinasi wisata.

Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali menyampaikan bahwa pelaksanaan Korve ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Bogor, Jawa Barat, pada Senin (2/2/2026) lalu. Instruksi tersebut kemudian diperkuat dengan arahan Gubernur Lampung untuk dilaksanakan di seluruh daerah.

Ia menjelaskan, dalam Rakornas tersebut Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani persoalan sampah nasional secara serius dan terintegrasi. Presiden juga menyampaikan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan berkelanjutan.

“Gerakan bersih-bersih ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi kebiasaan bersama. Kami mengimbau agar kegiatan Korve ini dapat dilaksanakan secara berkala, minimal setiap minggu, demi terciptanya lingkungan yang asri, bersih, dan sehat,” ujar Antonius.

Melalui gerakan ini, Pemerintah Kabupaten Pesawaran berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif seluruh aparatur dan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.(Dedi)

Groundbreaking Hilirisasi Peternakan Ayam Terintegrasi Dimulai, Lampung Selatan Bidik Peran Strategis Nasional

JATI AGUNG -(deklarasinews.com)- Kabupaten Lampung Selatan kembali dipercaya sebagai salah satu lokasi program strategis nasional. Kepercayaan itu ditandai dengan dimulainya program hilirisasi industri ayam terintegrasi yang diproyeksikan menjadikan daerah ini sebagai motor penguatan hilirisasi peternakan ayam nasional sekaligus penyangga pasokan protein hewani untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program tersebut merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dengan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian RI serta Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Pembangunan resmi dimulai melalui kegiatan groundbreaking di Perkebunan PTPN I Region 7 Trikora, Desa Rejomulyo, Kecamatan Jati Agung, Jumat (6/2/2026).

Groundbreaking dilaksanakan hanya sehari setelah audiensi antara Ditjen PKH Kementerian Pertanian RI dan Bupati Lampung Selatan pada Kamis (5/2/2026), menandakan percepatan implementasi program yang menjadi prioritas pemerintah pusat tersebut.

Salah satu program utama yang akan dijalankan adalah skema “Ayam Merah Putih”, yakni model pengembangan peternakan ayam terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Program ini mencakup penyediaan bibit ayam, pakan, kandang, hingga penguatan industri pengolahan, sehingga peternak tidak lagi bergantung pada penjualan ayam hidup, tetapi dapat memperoleh nilai tambah dari produk olahan.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mengatakan pembangunan hilirisasi pangan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat sektor pertanian dan peternakan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan kegiatan groundbreaking dengan PTPN I dan Danantara terkait pembangunan hilirisasi pangan yang ada di Lampung Selatan,” ujar Egi.

Bupati Egi menjelaskan, kehadiran industri hilir yang terintegrasi diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas peternakan ayam serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar.

“Kami optimistis ini akan mampu menggerakkan ekonomi lokal dan menciptakan domino efek terhadap potensi yang ada di daerah sini,” lanjutnya.

Program hilirisasi tersebut dirancang untuk memperkuat rantai pasok sektor peternakan, mulai dari produksi, pengolahan, hingga distribusi.

Dengan sistem terintegrasi, hasil peternakan diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan daerah, tetapi juga menopang kebutuhan nasional.

Selain memperkuat ketahanan pangan, proyek ini juga diproyeksikan membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kesejahteraan peternak, serta menumbuhkan sektor usaha pendukung di Lampung Selatan.

Pemerintah daerah pun menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program strategis pemerintah pusat yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.(Red)