Bupati Tangerang Tegaskan Pergantian Kepsek Harus Bawa Semangat dan Gagasan Baru Tingkatkan Pengelolaan Sekolah

KAB TANGERANG —(deklarasinews.com)- Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri acara lepas sambut Kepala Sekolah SMP dan SMK Satya Muda Gemilang Tigaraksa, Senin (5/10/2026).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal menegaskan bahwa pergantian kepala sekolah merupakan proses yang wajar dalam sebuah organisasi dan sekaligus menjadi momentum untuk menghadirkan semangat baru dan gagasan baru serta peningkatan kualitas pengelolaan sekolah.

“Pergantian kepala sekolah merupakan proses yang wajar, sekaligus harus jadi momentum untuk menghadirkan semangat baru dan gagasan baru serta inovasi untuknpeningkatan kualitas pengelolaan sekolah,” tandas Bupati Maesyal

Bupati pun menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Abdi Satya Negara dan seluruh keluarga besar SMP dan SMK Satya Muda Gemilang yang telah melaksanakan proses pergantian kepala sekolah dengan baik. Ia juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada kepala sekolah sebelumnya atas pengabdian, dedikasi, serta kontribusinya dalam memajukan sekolah.

“Setiap kepemimpinan meninggalkan jejak dan memberikan warna dalam perjalanan lembaga pendidikan. Karena itu, berbagai hal baik yang telah dilakukan diharapkan dapat menjadi fondasi bagi kemajuan sekolah ke depan,” ujarnya

Kepada kepala sekolah yang baru, Bupati Maesyal mengucapkan selamat atas amanah yang diberikan. Ia menegaskan, jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi, melainkan ada tanggung jawab besar untuk memastikan proses pendidikan berjalan dengan baik dan berkualitas

“Kepemimpinan yang baru harus dapat melanjutkan hal-hal baik yang sudah berjalan, sekaligus menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan mutu pendidikan, kedisiplinan, karakter, serta prestasi para peserta didik,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan akses dan mutu pendidikan.

“Semoga SMP dan SMK Satya Muda Gemilang dapat terus menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, berprestasi, dan mampu memberikan bekal yang kuat bagi peserta didik,” ungkapnya.

Lanjut dia, dengan mengusung tema “Melanjutkan Pengabdian, Memperkuat Kebersamaan, Menuju Sekolah yang Semakin Gemilang”, lepas sambut tersenut diharapkan bisa lebih mempererat silaturahmi dan meningkatkan semangat pengabdian seluruh keluarga besar sekolah.

“Lanjutkan pengabdian, eratkan kebersamaan, Satya Muda Gemilang semakin berjaya,” ujarnya

Mengakhiri sambutannya, Bupati Maesyal juga mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk menjaga kekompakan serta membangun komunikasi yang baik serta memperkuat kolaborasi dengan kepala sekolah dalam rangka memajukan sekolah bersama-sama

“Kemajuan sekolah tidak mungkin dibangun oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan kolaborasi antara yayasan, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, peserta didik, dan seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya. (Nan)

Final Indonesia vs Thailand Malam Ini, Pemkab Lampung Selatan Gelar Nobar Gratis di Pantai Sanggar dengan Doorprize Menarik

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Tim Nasional (Timnas) Indonesia dan Thailand menjadi momentum bagi masyarakat Lampung Selatan untuk berkumpul sekaligus memberikan dukungan bersama kepada skuad Garuda.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menyiapkan nonton bareng (nobar) gratis di Pantai Sanggar, Kalianda, yang terbuka bagi seluruh masyarakat.

Nobar akan berlangsung pada Senin (5/10/2026) mulai pukul 19.30 WIB. Bagi masyarakat yang ingin ikut menyaksikan laga secara gratis, pintu masuk Pantai Sanggar dibuka mulai pukul 19.00 WIB.

Tak hanya menyaksikan pertandingan, masyarakat juga berkesempatan mendapatkan berbagai doorprize menarik. Rangkaian kegiatan ini diharapkan semakin menyemarakkan suasana sekaligus menghadirkan ruang kebersamaan bagi warga untuk memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Lampung Selatan, Muhammad Yusup, mengatakan kegiatan tersebut terbuka untuk seluruh masyarakat tanpa dipungut biaya.

“Open gate di Pantai Sanggar mulai pukul 19.00 WIB dan gratis. Nobar ini menjadi bagian dari dukungan masyarakat agar Timnas Indonesia bisa meraih juara,” kata Yusup.

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama jajaran Pemkab Lampung Selatan juga dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran jajaran pemerintah daerah menjadi bagian dari dukungan terhadap antusiasme masyarakat yang ingin menyaksikan perjuangan Timnas Indonesia dalam laga penentuan.

Untuk menjaga kenyamanan bersama, masyarakat yang hadir diimbau tetap menjaga ketertiban, kebersihan, dan keamanan selama kegiatan berlangsung.

Dengan begitu, dukungan terhadap Timnas Indonesia dapat hadir dalam suasana kebersamaan yang tertib dan menyenangkan bagi seluruh warga.

Pantai Sanggar pun diharapkan menjadi ruang bersama bagi masyarakat Lampung Selatan untuk menyaksikan laga puncak Indonesia kontra Thailand sekaligus merasakan atmosfer dukungan kepada skuad Garuda dalam semangat kebersamaan.

Pemkab Pesibar Minta Segera Gelar Acara Deklarasi Kondusif Untuk Calon Peratin

PESIBAR -(deklarasinews.com)- Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, S.H., M.Kn., membuka Rapat Persiapan Deklarasi Damai Calon Peratin Peserta Pemilihan Peratin Serentak Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2026, yang berlangsung di Ruang Batu Gukhi, Senin (5/10/2026).

Rapat tersebut menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Deklarasi Damai Calon Peratin sekaligus memperkuat komitmen seluruh pihak untuk mewujudkan Pemilihan Peratin Serentak Tahun 2026 yang aman, tertib, lancar, demokratis, dan kondusif.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Irawan Topani menyampaikan bahwa Pemilihan Peratin Serentak merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan sekaligus kehidupan demokrasi di pekon. Melalui pemilihan tersebut, masyarakat diberikan kesempatan untuk menentukan pemimpin yang akan menjalankan pemerintahan, melaksanakan pembangunan, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, Wakil Bupati menegaskan seluruh tahapan Pemilihan Peratin harus dilaksanakan secara demokratis dengan mengedepankan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil, serta tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas masyarakat.

Menurutnya, Deklarasi Damai tidak boleh hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk membangun komitmen bersama di antara seluruh calon peratin dan pihak terkait agar setiap tahapan pemilihan dilaksanakan dengan menjunjung tinggi etika, sportivitas, serta kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Deklarasi damai bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk membangun komitmen bersama agar seluruh peserta pemilihan dapat mengikuti setiap tahapan dengan mengedepankan etika, sportivitas, serta kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Wakil Bupati Irawan Topani.

Wakil Bupati juga meminta panitia pemilihan peratin tingkat kabupaten, kecamatan, dan pekon, bersama seluruh perangkat daerah serta instansi terkait, terus memperkuat koordinasi dan sinergi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Kepada seluruh calon peratin, Irawan berpesan agar menjadi teladan dalam menjaga suasana pemilihan yang aman, damai, dan kondusif. Para calon beserta pendukungnya diminta menghormati aturan, menjaga etika dalam berkampanye, serta menghindari tindakan yang berpotensi memicu konflik, menimbulkan perpecahan, maupun mengganggu ketenteraman masyarakat.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi semangat siap menang dan siap menerima hasil pemilihan dengan lapang dada. Perbedaan pilihan merupakan bagian yang wajar dalam proses demokrasi dan tidak boleh menjadi alasan untuk memecah persaudaraan serta persatuan masyarakat.

Apabila terdapat permasalahan atau keberatan dalam setiap tahapan pemilihan, Irawan meminta seluruh pihak menyelesaikannya melalui mekanisme dan saluran yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan, bukan melalui tindakan yang dapat mengganggu ketertiban dan keamanan.

“Mari kita jadikan Pemilihan Peratin Serentak Tahun 2026 sebagai momentum untuk memperkuat demokrasi di pekon, mempererat persaudaraan, serta menjaga kondusivitas Kabupaten Pesisir Barat,” ajaknya.

Irawan berharap, dengan kebersamaan, koordinasi, dan komitmen seluruh pihak, pelaksanaan Pemilihan Peratin Serentak Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2026 dapat berlangsung aman, tertib, lancar, demokratis, serta tetap menjunjung tinggi persaudaraan dan kepentingan masyarakat.

Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Ir. Armand Achyuni, Inspektur Kabupaten Pesisir Barat, Unzir, S.P., Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pesisir Barat, Cahyadi Muis, S.IP., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Barat, Marnentinus, S.IP., Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Muhamad Ikhsan Haqiqi, S.I.P., M.I.P., perwakilan Bagian Hukum, perwakilan Polres Pesisir Barat, perwakilan Kodim 0422/Lampung Barat, perwakilan Kejaksaan Negeri Lampung Barat, serta para camat se-Kabupaten Pesisir Barat.

Melalui rapat persiapan ini, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh tahapan Pemilihan Peratin Serentak Tahun 2026 berjalan sesuai ketentuan dengan mengedepankan sinergi, keamanan, ketertiban, serta terciptanya suasana demokrasi yang sehat di tengah masyarakat. (Arnandes,cmy)

Bupati Pringsewu Ajukan Rancangan APBD 2027

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengajukan Rancangan APBD 2027 melalui Rapat Paripurna DPRD setempat, pada Senin, 5 Oktober 2026. Penyampaian APBD ini merupakan amanat UU No.17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara maupun UU lainnya seperti UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, UU No.1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, serta UU No.25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

Menurut Bupati Pringsewu, pada Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Suherman serta dihadiri Wabup Pringsewu Umi Laila beserta jajaran pemkab dan forkopimda, untuk menyusun Rancangan APBD 2027, sebagai langkah awal telah disusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2027, berdasarkan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) baik tingkat Pekon, Kecamatan, Kabupaten dan Provinsi, serta mengacu pada Prioritas Pembangunan Nasional. Atas dasar RKPD tersebut, Pemkab Pringsewu menyusun Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2027, yang telah disepakati bersama pada 13 Agustus 2026 lalu.

“Dalam penyusunannya, R-APBD 2027 disesuaikan dengan kebijakan pembangunan daerah Kabupaten Pringsewu yang selaras dengan RKP Nasional dan RKPD Provinsi Lampung, serta Visi, Misi dan Sasaran Pokok serta arah kebijakan RPJPD Pringsewu 2025-2045, dan prioritas lainnya yang tertuang dalam Kebijakan Umum APBD 2027. Prioritas pembangunan Kabupaten Pringsewu pada 2027 yaitu peningkatan kualitas dan kapasitas SDM, penguatan kemandirian ekonomi lokal dan UMKM, pemerataan infrastruktur berkelanjutan, pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan sosial, serta peningkatan tatakelola pemerintahan yang baik dan bersih,” jelasnya.

Adapun rencana pendapatan daerah pada 2027 adalah sebesar Rp 1.138.539.392.162,00, terdiri dari rencana PAD Rp 187.908.520.162,00 dan pendapatan transfer Rp 950.630.872.000,00. Untuk belanja daerah, secara keseluruhan direncanakan sebesar Rp 1.147.539.392.162,00. Penerimaan pembiayaan yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun sebelumnya diproyeksikan Rp 10 miliar, disamping rencana penyertaan modal Bank Lampung sebesar Rp 1 miliar. Dengan membandingkan penerimaan dan pengeluaran pembiayaan daerah, terdapat pembiayaan netto Rp 9 miliar yang akan digunakan untuk menutup defisit anggaran, sehingga sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan adalah nol rupiah. (KW-RI)

Seragam Gratis Tak Sekadar Ringankan Beban, Pemkab Lampung Barat Pacu Semangat Belajar Siswa

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Program seragam gratis Pemerintah Kabupaten Lampung Barat tak sekadar menjadi kebijakan untuk meringankan beban ekonomi orang tua siswa. Lebih dari itu, program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Daerah menumbuhkan motivasi, kepercayaan diri, dan semangat siswa untuk menempuh pendidikan setinggi-tingginya.

Pemerintah Lampung Barat kembali menyalurkan 2.006 seragam gratis kepada siswa di Kecamatan Way Tenong dan Sumber Jaya, Senin (10/10/2026). Penyaluran tersebut sekaligus menjadi rangkaian terakhir dari program pembagian seragam gratis yang dilaksanakan di 15 kecamatan di Kabupaten Lampung Barat.

Pembagian seragam dilakukan langsung oleh Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus bersama Wakil Bupati Mad Hasnurin.

Turut dihadiri Ketua DPRD Lampung Barat Edi Novial, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Camat, serta para Dewan Guru.

Parosil mengatakan, bantuan tiga setel seragam sekolah lengkap dengan buku tulis merupakan salah satu bentuk keseriusan Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Lampung Barat.

Menurutnya, program tersebut tidak boleh dipandang sebatas bantuan barang. Seragam gratis merupakan upaya pemerintah memastikan seluruh anak memperoleh kesemaan yang setara untuk mendapatkan pendidikan tanpa terbebani persoalan ekonomi keluarga.

“Semuanya mendapatkan kesempatan yang sama, baik sekolah negeri di bawah naungan Dinas Pendidikan Lampung Barat maupun di bawah naungan Kementerian Agama. Negeri maupun swasta, semuanya mendapatkan seragam dan alat tulis dari Pemerintah Kabupaten Lampung Barat,” ujar Parosil.

la berharap kebijakan tersebut mampu menghapus rasa minder di kalangan siswa sekaligus mendorong mereka semakin giat belajar.

Parosil optimistis keseragaman perlengkapan sekolah akan memberikan rasa percaya diri bagi siswa, terutama mereka yang berasai keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

“Saya optimis anak-anak kita akan lebih giat belajar dan tidak merasa minder karena memiliki seragam yang sama dengan seluruh siswa di tahun ajaran baru,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Parosil juga memberikan penegasan kepada seluruh dewan guru di Lampung Barat agar tidak lagi membebankan biaya pembelian seragam olahraga kepada orang tua atau wali murid.

la menyebut Pemerintah Lampung Barat telah berkomitmen mengalokasikan anggaran untuk bantuan seragam olahraga pada 2027.

“Untuk tahun depan, Pak Bupati tambah satu setel kaos olahraga agar tidak ada lagi beban orang tua terkait seragam. Bagi dewan guru, jangan ada lagi biaya yang dibebankan kepada orang tua wali murid,” tegasnya.

Parosil bahkan meminta agar tidak ada lagi sekolah yang melakukan pungutan iuran dengan alasan pembelian seragam olahraga.

“Saya tidak mau dengar lagi ada sekolah yang melakukan pungutan iuran untuk biaya seragam olahraga,” tegas Parosil

Program tersebut mendapat apresiasi dari para wali murid. Perwakilan wali murid Kecamatan Way Tenong, Adelia, menilai bantuan tiga setel seragam dan alat tulis merupakan bentuk nyata perhatian Pemerintah Daerah terhadap dunia pendidikan.

Menurutnya, bantuan tersebut bukan hanya memberikan manfaat secara ekonomi bagi keluarga, tetapi juga mampu meningkatkan motivasi anak-anak untuk terus melanjutkan pendidikan.

“Kami selaku wali murid sangat mengapresiasi program unggulan Bupati dan Wakil Bupati di bidang pendidikan, khususnya bantuan seragam dan buku tulis gratis,” tuturnya.

la berharap perhatian merintah terhadap pendidikan terus berlaniut sehingga anak-anak di daerah memiliki kesempatan yang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.

Hal senada disampaikan wali murid asal Kecamatan Sumber Jaya, Joko. la mengapresiasi konsistensi Pemerintah Lampung Barat yang tidak berhenti pada program seragam gratis, tetapi juga melanjutkannya dengan berbagai program beasiswa untuk jenjang perguruan tinggi.

Menurut Joko, keberlanjutan program tersebut menunjukkan adanya komitmen Pemerintah Daerah untuk membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi masyarakat.

“Tidak mudah di tengah efisiensi anggaran, namun pemerintah tetap berkomitmen mengadakan bantuan seragam gratis. Sebelumnya hanya satu setel, tetapi pada 26 ini menjadi tiga setel berikut alat tulis,” terangnya.

Program seragam gratis dan beasiswa Pemerintah Lampung Barat memperlihatkan arah kebijakan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada bantuan sesaat, tetapi juga berupaya membangun kesetaraan kesempatan belajar bagi seluruh siswa.(andri)

 

Pemkab Malang Bangun TPT di Desa Sidodadi Gedangan untuk Antisipasi Tanah Longsor

MALANG -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) membangun tembok penahan tanah (TPT) di wilayah Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Pembangunan TPT tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat struktur tanah sekaligus mengantisipasi potensi longsor yang kerap mengancam sejumlah wilayah, terutama saat memasuki musim hujan.

Kepala Desa Sidodadi, Soelan, menyambut baik pembangunan infrastruktur tersebut. Ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemkab Malang, khususnya Dinas PUBM, yang telah merealisasikan pembangunan TPT di wilayah desanya.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Malang, khususnya Dinas PUBM, yang telah membangun tembok penahan tanah di wilayah Desa Sidodadi,” kata Soelan saat ditemui awak media, senin (05/10/2026).

Menurut Soelan, keberadaan TPT tersebut sangat penting bagi masyarakat. Pasalnya, lokasi pembangunan berada di kawasan yang memiliki kondisi tanah cukup rawan mengalami longsor ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut.

Ia berharap pembangunan TPT ini dapat memberikan perlindungan sekaligus rasa aman bagi masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar lokasi.

“Wilayah ini memang rawan longsor ketika musim hujan. Alhamdulillah, sekarang sudah dibangun tembok penahan tanah. Mudah-mudahan dengan adanya pembangunan ini bisa memberikan manfaat dan keamanan bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain pembangunan TPT, Soelan juga berharap perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur di Desa Sidodadi dapat terus berlanjut. Menurutnya, masih terdapat sejumlah kebutuhan infrastruktur yang perlu mendapatkan penanganan secara bertahap.

“Kami berharap ke depan ada pembangunan infrastruktur lainnya yang bisa dilanjutkan di wilayah Desa Sidodadi, sehingga pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” tutur Soelan.

Sementara itu, warga setempat, Mahmudi, turut menyambut positif pembangunan TPT tersebut. Ia menilai pembangunan infrastruktur itu memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mengurangi kekhawatiran terhadap ancaman longsor saat musim hujan.

Mahmudi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Malang atas perhatian yang diberikan terhadap kebutuhan infrastruktur di wilayah Desa Sidodadi.

“Kami sangat senang dengan adanya pembangunan ini. Matur suwon kepada Pemerintah Kabupaten Malang. Semoga ke depan pembangunan di Kabupaten Malang, terutama pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya, semakin baik,” kata Mahmudi.

Ia berharap pembangunan infrastruktur tidak berhenti pada pembangunan TPT, tetapi dapat terus dilakukan secara berkesinambungan sesuai kebutuhan masyarakat dan kondisi wilayah.

Dengan dibangunnya TPT tersebut, masyarakat berharap kawasan yang sebelumnya rawan longsor dapat menjadi lebih aman, terutama ketika memasuki musim penghujan.

Pembangunan infrastruktur itu juga diharapkan dapat mendukung aktivitas warga serta menjaga akses masyarakat tetap aman dan nyaman.

Harga Pangan Naik, Lampung Selatan Perkuat Pengendalian untuk Jaga Daya Beli Masyarakat

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Kenaikan harga sejumlah komoditas pangan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan seiring meningkatnya Indeks Perkembangan Harga (IPH) di sejumlah daerah. Di Lampung Selatan, IPH komoditas beras tercatat naik 5,70 persen pada minggu pertama September 2026.

Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Pemerintah pusat pun meminta pemerintah daerah memperkuat pemantauan harga, memastikan ketersediaan pasokan, serta menjaga kelancaran distribusi komoditas pangan di masing-masing wilayah.

Arahan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual, Senin (5/9/2026).

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lampung Selatan mengikuti rakor dari Ruang Kepala Bagian Perekonomian, Kantor Bupati Lampung Selatan.

Dalam pemaparannya, Deputi Bidang Distribusi dan Jasa, Badan Pusat Statistik (BPS), Ateng Hartono menyebut Lampung Selatan sebagai salah satu daerah dengan kenaikan IPH tertinggi kedua secara nasional pada periode tersebut.

Menurut Ateng, pergerakan harga pangan menjadi salah satu faktor utama yang perlu dicermati pemerintah daerah. Komoditas cabai merah dan cabai rawit menjadi penyumbang terbesar, disusul daging ayam ras dan beras.

“Faktor terbesar cabai, cabai merah dan cabai rawit, kemudian andil terbesarnya daging ayam ras, kemudian baru beras,” ungkap Ateng.

Kenaikan harga daging ayam ras, lanjut Ateng, antara lain berkaitan dengan meningkatnya permintaan, termasuk kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta kebutuhan pakan ternak. Kondisi tersebut perlu diantisipasi dengan memastikan ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi agar tekanan harga tidak berlanjut.

Selain komoditas pangan, pemerintah pusat juga mencermati pengaruh sektor transportasi dan energi terhadap inflasi. Penyesuaian harga BBM nonsubsidi serta perkembangan harga angkutan udara turut menjadi faktor yang perlu diperhatikan.

Secara nasional, inflasi September tercatat sebesar 0,30 persen secara month to month (mtm) dan 3,28 persen secara year on year (yoy).

Kelompok makanan, minuman dan tembakau menjadi salah satu penyumbang terbesar, dengan inflasi sebesar 4,37 persen dan andil 1,28 persen.

Karena itu, pemerintah daerah diarahkan untuk tidak hanya melihat pergerakan angka inflasi secara umum, tetapi juga mengidentifikasi komoditas yang menjadi penyumbang kenaikan harga di masing-masing wilayah.

Pemantauan harga secara berkala, penguatan ketersediaan pasokan, dan kelancaran distribusi menjadi bagian penting dalam mengantisipasi kenaikan harga.

Jika ditemukan komoditas yang mengalami kenaikan signifikan, pemerintah daerah juga diminta segera berkoordinasi dan mengambil langkah intervensi sesuai kondisi di lapangan.

Arahan tersebut menjadi perhatian TPID Kabupaten Lampung Selatan untuk terus memantau perkembangan harga dan pasokan komoditas strategis, terutama cabai, daging ayam ras, telur, dan beras.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan daya beli tetap terjaga di tengah dinamika harga komoditas.

 

Di Tengah Arus Digital yang Makin Deras, Supriyanto Ingatkan Pancasila Tetap Jadi Pegangan Bersama

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Derasnya arus informasi digital dan perubahan zaman membuat masyarakat menghadapi dinamika yang semakin kompleks.

Di tengah kondisi tersebut, nilai-nilai Pancasila dinilai tetap relevan sebagai pegangan bersama untuk menjaga kebersamaan dan menghadapi berbagai persoalan.

Pesan itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, seusai memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Korpri, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, Senin (5/10/2026).

Menurut Supriyanto, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan bangsa, tetapi juga mengingatkan kembali pentingnya menjaga nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menilai, nilai Pancasila semakin penting untuk dijaga di tengah perkembangan kehidupan yang berlangsung cepat, termasuk derasnya arus informasi dan perubahan di era digital.

“Yang terpenting adalah kita semua, bukan hanya Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi seluruh warga Lampung Selatan dan warga Indonesia, bahwa betapa nilai-nilai Pancasila yang begitu luhur ini terus kita jaga dan rawat,” ujar Supriyanto.

Menurutnya, dinamika kehidupan dan berbagai persoalan yang muncul dalam perjalanan masyarakat membutuhkan kesamaan persepsi serta kekuatan kebersamaan.

Dalam konteks pembangunan daerah, nilai-nilai Pancasila menjadi salah satu pijakan untuk menjaga kekompakan dan menyatukan langkah.

“Dalam perkembangannya juga begitu luar biasa dinamikanya. Tetapi nilai-nilai luhur Pancasila yang sama-sama selama ini kita pelajari, itu yang paling penting,” katanya.

Supriyanto menegaskan, nilai-nilai tersebut perlu tetap dijaga dalam situasi apa pun. Kebersamaan dan kekompakan, kata dia, menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Sehingga kita dalam situasi apa pun bisa menjaga itu. Maka kebersamaan, kekompakan, kemudian dalam rangka menghadapi berbagai persoalan, kita sudah punya nilai-nilai Pancasila itu sendiri,” ujarnya.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

Tema tersebut menjadi pengingat bahwa Pancasila tidak hanya memiliki makna historis, tetapi juga tetap menjadi landasan dalam menjaga persatuan di tengah perubahan zaman.

Upacara diikuti jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lampung Selatan, mulai dari pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, PNS, PPPK, hingga jajaran Perumda Air Minum Tirta Jasa (Perseroda).

Melalui peringatan tersebut, Pemkab Lampung Selatan menegaskan kembali pentingnya menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pijakan bersama, terutama dalam menghadapi perubahan dan tantangan kehidupan yang semakin dinamis.

 

Bupati Pringsewu Harapkan Warga Panginyongan Konsisten Tanamkan Nilai Luhur Kepada Generasi Muda

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Sebagai bagian dari masyarakat diaspora, Wong Ngapak telah membuktikan falsafah luhur yaitu ‘Di Mana Bumi Dipijak, Di Situ Langit Dijunjung’. Keberadaan warga Ngapak atau Panginyongan telah memberikan warna yang indah, harmonis, dan kontributif bagi kemajuan Provinsi Lampung, khususnya di Kabupaten Pringsewu yang heterogen.

Hal tersebut dikatakan Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas saat menghadiri acara HUT ke-40 Paguyuban Warga Panginyongan (PWP) Provinsi Lampung di Talang Resor, Pekon Ganjaran, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, pada Minggu, 4 Oktober 2026.

“Saya berharap Paguyuban Warga Panginyongan Lampung terus konsisten menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi muda. Kita boleh mengikuti perkembangan zaman, kita boleh melek digital, namun identitas budaya dan etika ketimuran jangan sampai luntur,” harapnya.

Bupati Pringsewu juga mengapresiasi Paguyuban Warga Panginyongan Provinsi Lampung yang tak hanya menjadi wadah pelepas rindu bagi para perantau, tetapi juga menjelma menjadi organisasi yang aktif bergerak di bidang sosial, budaya, kemasyarakatan, serta mampu bersinergi dengan pemerintah daerah.

“Melalui momentum ini, saya mengajak seluruh Keluarga Besar PWP untuk terus mempertahankan semangat gotong royong, kebersamaan, dan keterbukaan yang menjadi ciri khas warga Panginyongan. Mari bersama kita jalin kolaborasi yang erat demi mewujudkan masyarakat yang maju, sejahtera, dan mandiri,” katanya.

Menurut Bupati Pringsewu, pada acara yang dihadiri Ketua TP-PKK Ny.Rahayu Riyanto, jajaran pemerintah daerah dan forkopimda serta warga Panginyongan, usia 40 tahun bukanlah waktu yang singkat, tetapi menjadi bukti nyata sebuah perjalanan panjang yang penuh dengan konsistensi, kekompakan, dan komitmen luar biasa dalam merawat silaturahmi serta melestarikan warisan budaya leluhur di tanah perantauan.

“Pemkab Pringsewu membuka pintu komunikasi dan kemitraan yang seluas-luasnya bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk Paguyuban Warga Panginyongan, demi mewujudkan Kabupaten Pringsewu Makmur. Semoga Paguyuban Warga Panginyongan semakin solid, semakin sukses, keputusane bijak lan seduluran selawase,”Pungkasnya. (Mulia Mega)

Dokumentasi Pemkab Lampung Selatan Lebih Terbuka, Diskominfo-Prokopim Sediakan Akses Unduh Foto Gratis

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Dokumentasi berbagai kegiatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kini semakin mudah diakses masyarakat.

Melalui kolaborasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), foto-foto kegiatan pemerintah daerah bersama masyarakat tersedia untuk diakses dan diunduh secara gratis.

Melalui layanan berbasis QR code, masyarakat kini dapat mengakses dan mengunduh dokumentasi foto kegiatan Pemkab Lampung Selatan dengan lebih mudah dan cepat.

Layanan tersebut disiapkan sebagai bagian dari upaya Pemkab Lampung Selatan dalam memperluas akses informasi dan dokumentasi kegiatan pemerintah daerah, sehingga masyarakat tidak hanya dapat mengetahui berbagai aktivitas pemerintah, tetapi juga dapat memperoleh dokumentasi kegiatan yang telah berlangsung.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, mengatakan penyediaan dokumentasi melalui akses digital merupakan tindak lanjut arahan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama untuk menghadirkan layanan informasi publik yang semakin terjangkau oleh masyarakat.

“Dokumentasi kegiatan Pemkab Lampung Selatan bersama masyarakat kini dapat diakses secara praktis. Masyarakat cukup memindai QR code untuk mendapatkan dokumentasi foto kegiatan secara cepat dan gratis,” ujar Hendry, Jumat (2/10/2026).

Menurutnya, layanan tersebut juga menjadi bagian dari keterbukaan informasi pemerintah daerah. Dukungan teknologi digital memungkinkan berbagai kegiatan Pemkab Lampung Selatan terdokumentasi dengan baik sekaligus dapat diakses kembali oleh masyarakat.

Masyarakat yang ingin memperoleh dokumentasi cukup memindai QR code yang telah disediakan. Setelah itu, pengguna dapat memilih folder berdasarkan kecamatan dan nama kegiatan, lalu mengunduh foto yang dibutuhkan.

Layanan tersebut diberikan secara gratis dan terbuka untuk masyarakat, sehingga dokumentasi kegiatan pemerintah daerah dapat dimanfaatkan secara lebih luas.

Selain menjadi arsip digital kegiatan pemerintah, dokumentasi tersebut juga diharapkan dapat menjadi bagian dari penyebarluasan informasi mengenai berbagai aktivitas Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama masyarakat.

Melalui layanan digital tersebut, Diskominfo Kabupaten Lampung Selatan terus memanfaatkan teknologi untuk mendukung penyampaian informasi publik yang cepat, praktis, dan dapat diakses masyarakat. (Red)