Wakil Walikota Pagaralam Resmikan Program MBG Di SDN 30 Perandonan

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wakil Wali Kota Pagar Alam, Hj. Bertha, meresmikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 30 Perandonan, Kelurahan Selibar, Kecamatan Pagar Alam Utara, sekaligus menghadiri launching dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dempo Makmur, Kecamatan Pagar Alam Utara, Senin (20/04/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa program ini diharapkan mampu mendukung tumbuh kembang anak, serta meningkatkan konsentrasi belajar di sekolah. Wawako juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pihak sekolah, dan masyarakat dalam menyukseskan program tersebut.

Program MBG dinilai tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan siswa, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi petani, peternak, dan pelaku UMKM.

Wawako menegaskan Pemerintah Kota Pagar Alam, siap mendukung penuh pelaksanaan program MBG, yang merupakan program pemerintah pusat dan termasuk dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

“Program ini bertujuan agar anak-anak menjadi generasi yang cerdas dan sehat. Menu makanan yang diberikan telah disusun oleh ahli gizi, sehingga kebutuhan nutrisi siswa dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Wawako.

Wawako juga mengingatkan agar makanan yang disediakan dapat dikonsumsi dengan baik sesuai porsi dan gizi yang telah ditentukan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimda Pagar Alam, Asisten I, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, serta masyarakat setempat.(Rep)

Muscab PKB Satukan Visi Misi Dalam Pembangunan Daerah

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, bersama Wakil Wali Kota Hj. Bertha menghadiri acara Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Pagar Alam dan Kabupaten Empat Lawang Tahun 2026, yang digelar di Gedung Serbaguna Villa dan Hotel Gunung Gare, Sabtu (18/04/2026).

​Acara ini berlangsung dengan khidmat, sekaligus menjadi momentum penting bagi konsolidasi politik di tingkat daerah.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB, yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Menteri Perindustrian, H. Faisol Riza, dan turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Pagar Alam Hera Parianti Ludi, dan Sekretaris Daerah Kota Pagar Alam, Zaily Oktosab.

Wali Kota Ludi Oliansyah, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Wakil Menteri Perindustrian RI H. Faisol Riza beserta rombongan di Kota Pagar Alam.

Wako memberikan apresiasi atas peran aktif partai politik, khususnya PKB, dalam mengawal program pembangunan di Kota Pagar Alam.

​”Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa musyawarah Cabang ini bukan hanya sekadar agenda rutin organisasi, melainkan sebuah wadah untukDalam menyatukan visi organisasi dalam membangun daerah. Kami Pemkot Pagar Alam berharap sinergi antara pemerintah daerah dan partai politik di Kota Pagar Alam akan terus terjaga demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Wako.

Sementara, Wakil Ketua Umum DPP PKB, H. Faisol Riza, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Wali Kota Ludi Oliansyah dan Wakil Wali Kota Hj. Bertha, yang telah menghadirkan salah satu sekolah bergengsi di Indonesia yakni SMA Taruna Nusantara di Kota Pagar Alam.

Waketum DPP PKB berharap, melalui Muscab ini akan mampu melahirkan kepengurusan dan rekomendasi program kerja yang progresif, yang sejalan dengan semangat pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah untuk mewujudkan Indonesia emas dan Pagar Alam dan Empat Lawang sebagai kota dan Kabupaten yang mandiri dan berdaya saing.(Rep)

Wakil Walikota Pagaralam Buka Grand Final Bujang Gadis Pagar Alam 2026

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Semangat pelestarian budaya dan pengembangan potensi generasi muda menyelimuti Aula SDN 74 Pagar Alam pada pelaksanaan Grand Final Pemilihan Bujang Gadis Pagar Alam (BGP) 2026. Acara bergengsi ini dihadiri langsung oleh Wakil Walikota Pagar Alam, Ibu Hj. Bertha, didampingi oleh Ketua TP PKK Kota Pagar Alam, Ibu Hera Parianti Ludi, Sabtu (18/4/2026).

Acara dibuka secara resmi oleh Ibu Hj. Bertha. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran Bujang Gadis Pagar Alam sebagai duta daerah yang tidak hanya unggul dalam penampilan, tetapi juga memiliki kecerdasan dan pemahaman mendalam tentang kearifan lokal serta potensi wisata Kota Pagar Alam.

Selain hadir memberikan dukungan moril, Ibu Hera Parianti Ludi juga menjalankan peran krusial sebagai salah satu dewan juri dalam Grand Final Pemilihan Bujang Gadis Pagar Alam 2026. Kehadiran beliau di kursi juri memberikan perspektif penting terkait aspek perilaku, etika, dan kontribusi sosial(Rep)

Ludi Oliansyah Tegas: Kartu Anggota Ilegal, Pungli di Pasar Nendagung Harus Dihentikan

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Dugaan praktik pungutan liar (pungli) berkedok kewajiban kartu anggota di Pasar Nendagung, Kecamatan Pagar Alam Selatan, akhirnya terbongkar setelah Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, turun langsung ke lapangan dan mendengar keluhan pedagang serta kuli panggul yang merasa dipaksa membayar untuk bisa bekerja.

Langkah tegas ditunjukkan Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, saat melakukan peninjauan langsung ke Pasar Nendagung. Di tengah agenda penataan kawasan pasar, ia justru menemukan persoalan serius yang membebani masyarakat kecil—dugaan pungli yang dikemas melalui kewajiban memiliki kartu anggota asosiasi pedagang.

Keluhan datang dari para pedagang hingga kuli panggul. Mereka mengaku tidak bisa beraktivitas di pasar tanpa memiliki kartu tersebut. Kondisi ini menimbulkan keresahan karena dianggap sebagai bentuk pembatasan hak mencari nafkah sekaligus praktik yang memberatkan.

Melalui akun resmi @pagaralam serame, Ludi Oliansyah menegaskan sikap kerasnya terhadap praktik tersebut.

“Tidak ada pungutan biaya apa pun di luar ketentuan resmi yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Kota Pagar Alam, yakni hanya sebatas biaya sewa kios, kebersihan, dan keamanan,” tegas Ludi.

Ia juga menyoroti legalitas kartu anggota yang diwajibkan kepada para pekerja pasar. Menurutnya, kartu tersebut tidak memiliki dasar hukum yang sah dan tidak pernah diterbitkan melalui Surat Keputusan resmi pemerintah.

“Kartu anggota tersebut tidak memiliki dasar hukum yang jelas dan tidak pernah dikeluarkan melalui SK resmi pemerintah, sehingga dinyatakan ilegal,” ujarnya.

Temuan ini menguatkan indikasi bahwa praktik pungli telah berlangsung secara terselubung, memanfaatkan ruang aktivitas ekonomi rakyat. Bahkan, kewajiban kartu itu dinilai sebagai alat kontrol oleh pihak tertentu terhadap akses bekerja di pasar.

Ludi Oliansyah pun mengingatkan bahwa seluruh fasilitas Pasar Nendagung merupakan aset pemerintah daerah yang harus digunakan untuk kepentingan masyarakat luas, bukan dimonopoli oleh kelompok tertentu.

“Seluruh fasilitas dan lahan Pasar Nendagung adalah milik pemerintah daerah dan diperuntukkan bagi masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok,” tegasnya lagi.

Sebagai bentuk keseriusan, ia langsung menginstruksikan jajarannya untuk melakukan penelusuran menyeluruh terhadap peredaran kartu tersebut serta menindak pihak-pihak yang terlibat jika terbukti melanggar.

Tak hanya itu, Wali Kota juga memberikan kepastian kepada para kuli panggul agar tidak lagi merasa tertekan oleh aturan ilegal tersebut.

“Kuli panggul bebas bekerja tanpa harus memiliki kartu apa pun, selama mendapat kepercayaan dari pemilik barang atau pengepul,” ungkapnya.

Langkah cepat ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kota Pagar Alam tidak akan mentolerir praktik pungli dalam bentuk apa pun, terlebih yang menyasar masyarakat kecil di pusat ekonomi tradisional.

Diharapkan, dengan pembongkaran praktik ini, Pasar Nendagung dapat kembali menjadi ruang usaha yang adil, terbuka, dan bebas dari tekanan, sehingga para pedagang dan pekerja bisa mencari nafkah dengan aman dan nyaman. (Rep)

Ludi Oliansyah Buka Rakor Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Pembangunan

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Rapat Koordinasi Terpadu Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dan Statistik Sektoral Kota Pagar Alam. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Besemah I, Kantor Wali Kota Pagar Alam, Rabu (15/04/2026).

​Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal strategis dalam mempersiapkan basis data ekonomi yang akurat untuk mendukung pembangunan daerah dalam satu dekade ke depan.

Dalam sambutannya, Wako Ludi Oliansyah menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda nasional yang krusial bagi Kota Pagar Alam. Wako meminta seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, hingga Lurah untuk memberikan dukungan penuh kepada Badan Pusat Statistik (BPS) dengan memberikan data-data yang dibutuhkan oleh pihak BPS.

​”Data adalah kompas kita dalam membangun. Tanpa data yang akurat dari Sensus Ekonomi 2026, kebijakan yang akan kita ambil bisa saja tidak akan tepat sasaran. Untuk itu, saya minta kepada seluruh jajaran OPD untuk membantu kelancaran petugas survei di lapangan nantinya,” ujar Wali Kota.

Wako mengajak seluruh OPD untuk tidak terlena dengan peningkatan nilai indeks pembangunan (IPS) dari tahun sebelumnya, dari 1,20 menjadi 2,35.

“Tentunya kita harus bersyukur atas peningkatan nilai ini, tetapi nilai ini masih berada di bawah rata-rata nasional, untuk itu mari kita bangun kekompakan untuk terus meningkatkan nilai IPS Kota Pagar Alam sebagai upaya bersama dalam meningkatkan kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ajak Wako Ludi.

Selain membahas persiapan SE2026, rapat ini juga menyoroti pentingnya Statistik Sektoral.

Wako Ludi menekankan bahwa setiap OPD harus mampu mengelola data sektoral masing-masing secara terintegrasi agar terciptanya satu data Pagar Alam yang valid.

​”Sinergi antara BPS sebagai pembina data dan Pemerintah Kota sebagai produsen data harus diperkuat. Kita ingin mewujudkan sistem tata kelola pemerintahan yang berbasis data, agar setiap program kesejahteraan rakyat dapat terukur dengan jelas,” tambahnya Wako Ludi.

Rapat ini juga diisi dengan penyampaian materi dari Dinas Kominfo Provinsi Sumatera, Staf BPS Pagar Alam dan dilanjutkan dengan diskusi teknis mengenai mekanisme pendataan dan koordinasi lapangan guna memastikan tidak ada pelaku usaha di Pagar Alam, mulai dari skala mikro hingga besar, yang terlewatkan dalam pendataan mendatang.

Turut hadir dalam rapat ini, Asisten I, II dan III Setdako Pagar Alam, Seluruh Kepala OPD, Camat dan Lurah di Lingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam.(Rep)

Dorong Kesadaran Pajak, Wako Ludi Oliansyah Gandeng KPP Pratama Lahat dan BPS

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wali Kota Ludi Oliansyah bersama Wakil Wali Kota Hj. Bertha menerima audiensi dan silaturahmi dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Lahat, di Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (15/4/2026).

Kedatangan rombongan KPP Pratama Lahat disambut langsung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota, didampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) serta Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pemerintah Kota Pagar Alam.

Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga membahas pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak guna mendukung pembangunan daerah.

Wali Kota menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pagar Alam untuk terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) setiap tahunnya. Wako juga mengajak masyarakat untuk lebih memahami pentingnya pajak sebagai sumber utama pembangunan.

Wali Kota menekankan bahwa setiap kebijakan yang diambil harus berbasis data yang valid dan angka nyata, bukan sekadar informasi yang beredar di media sosial maupun opini yang tidak terverifikasi.

Wali Kota juga menyampaikan bahwa selama satu tahun masa kepemimpinannya, pemerintah terus menelusuri berbagai potensi ekonomi di Pagar Alam untuk dikembangkan secara paralel dengan optimalisasi penerimaan pajak.

Saat ini, Pemerintah Kota Pagar Alam bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam melakukan pengelompokan sektor usaha, seperti sektor kuliner. Dalam proses pendataan tersebut, pemerintah menjamin kerahasiaan data masyarakat.

Selain itu, Wali Kota menegaskan pentingnya pengawasan terhadap kelompok usaha yang berada di bawah binaan pemerintah. Langkah ini dinilai perlu untuk memastikan potensi pajak dapat terserap secara optimal sekaligus menghindari disinformasi di masyarakat.

Sementara Kepala KPP Pratama Lahat, Agus Joko Purwanto, mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan langkah awal dalam memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah.

“Pada prinsipnya kami menjalankan arahan dari kantor pusat untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah. Kinerja Direktorat Jenderal Pajak sangat bergantung pada tingkat kooperatif pemerintah daerah. Kami melihat Pemerintah Kota Pagar Alam sangat baik dalam hal ini,” ujarnya.(Rep)

Wali Kota Pagar Alam Tekankan Peran Lurah, Targetkan Predikat Kota Layak Anak Tingkat Madya 2026

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Dalam rangka mempersiapkan penilaian Kota Layak Anak (KLA) tahun 2026, Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, memberikan pembinaan dan pengarahan langsung kepada seluruh Lurah di Wilayah Kecamatan Pagar Alam Selatan.

​Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Aula Kantor Kecamatan Pagar Alam Selatan, pada Selasa (14/04/2026) pagi. Pertemuan ini dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan sekaligus PLT Kepala Dinas DPPKBPPPA, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, jajaran Camat, para Lurah di Wilayah Kecamatan Pagar Alam Selatan.

Dalam arahannya, Wali Kota Ludi Oliansyah menekankan bahwa peran Lurah sangat krusial sebagai ujung tombak pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Menurut Wako Ludi, status “Kota Layak Anak” bukan sekadar mengejar penghargaan, melainkan komitmen nyata dalam menjamin hak-hak anak di tingkat bawah.

​”Penilaian KLA 2026 bukan hanya urusan administrasi. Keberhasilannya ditentukan oleh sejauh mana lingkungan di tingkat kelurahan mampu memberikan rasa aman, ruang bermain yang sehat, dan perlindungan bagi anak-anak kita,” ucap Wako Ludi.

Wako Ludi juga mengajak seluruh Lurah untuk terus meningkatkan kekompakan guna meraih peningkatan predikat Kota Layak Anak (KLA) menjadi tingkat Madya.

“Dengan beralihnya predikat Kota Pagar Alam menjadi tingkat madya, sehingga membuka peluang bantuan dana fiskal nasional untuk Kota Pagar Alam yang dapat di alokasikan ditengah efisiensi anggaran,” tegas Wako Ludi.

Wako berharap, melalui pembinaan ini, seluruh kelurahan memiliki pemahaman yang sama mengenai indikator penilaian KLA yang semakin ketat setiap tahunnya.

​”Saya minta seluruh Lurah tidak bekerja sendiri-sendiri. Jalin sinergi dengan tokoh masyarakat dan penggerak PKK. Kita ingin Pagar Alam bukan hanya layak anak secara teori, tapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh orang tua dan anak-anak di kota ini,” tambahnya.

​Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi teknis mengenai pengisian instrumen evaluasi mandiri KLA yang dipandu oleh tim ahli dari DPPKBPPPA Kota Pagar Alam.( Rep)

Ludi Oliansyah dan Pangdam II/Sriwijaya Tinjau Lokasi Yonif TP di Tebat Lereh

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Setelah agenda penanaman pohon di Tugu Rimau, Wali Kota Ludi Oliansyah mendampingi Pangdam II/Sriwijaya Mayjen Ujang Darwis, meninjau lokasi lahan untuk pembangunan Yonif TP (Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan) TNI AD, di Dusun Tebat Lereh, Kelurahan Penjalang, Kecamatan Dempo Selatan, Rabu (08/04/2026).

Yonif TP (Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan) TNI AD adalah satuan baru yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 10 Agustus 2025, menggabungkan fungsi tempur dengan peran pembangunan teritorial. Fokus utamanya adalah ketahanan pangan (pertanian, peternakan, perikanan) dan pemberdayaan wilayah, selain tetap memiliki kemampuan tempur konvensional.

Tujuan utamanya, meningkatkan ketahanan wilayah, swasembada pangan, dan kesejahteraan masyarakat, selain tugas pertahanan negara. Satuan ini dianggap sebagai simbol kehadiran negara untuk memberikan rasa aman dan kesejahteraan, khususnya dalam mengoptimalkan lahan tidur dan mendukung pembangunan di daerah. (Rep)

DPRD Pagar Alam Setujui LKPJ Wali Kota 2025, Disertai Catatan Strategis untuk Pemkot

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Diterimanya Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Pagar Alam tahun anggaran 2025 disetujui oleh DPRD Kota Pagar Alam, berdasarkan hasil pembahasan Panitia Khusus (Pansus) I, II dan III DPRD Kota Pagar Alam. Yang ditandai dengan penandatanganan bersama.

Keputusan ini diputuskan melalui Rapat Paripurna ke-II sidang ke-V DPRD Kota Pagar Alam, pada Senin siang (06/04/2026), yang dipimpin langsung Wakil Ketua I DPRD Pagar Alam Hj Dessy Siska, didampingi Wakil Ketua II H Syahrol Effendy dan diikuti oleh anggota DPRD Kota Pagar Alam.

“Berdasarkan keputusan bersama antara Wali Kota Pagar Alam bersama DPRD Kota Pagar Alam, LKPJ Wali Kota Pagar Alam tahun anggaran 2025 disetujui,” sampai Sekwan Kota Pagar Alam membacakan surat keputusan bersama antara Wali Kota dan DPRD Kota Pagar Alam.

Dalam laporan hasil pembahasan Pansus I, II dan III DPRD Kota Pagar Alam terhadap pembahasan LKPJ Wali Kota tahun Anggaran 2025 ini, terdapat beberapa catatan strategis yang diberikan untuk Wali Kota Pagar Alam dan Pemerintah Kota Pagar Alam. Agenda Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan keputusan bersama DPRD dan Wali Kota Pagar Alam.

Mengenai keputusan DPRD serta menanggapi beberapa catatan strategis tersebut, Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah menyampaikan apresiasi serta akan segera menindaklanjuti catatan-catatan strategis tersebut sesuai dengan kemampuan daerah dan aturan yang berlaku.

“Pemerintah Kota Pagar Alam mengucapkan terimakasih dan penghargaan sebesar-besarnya atas segala upaya DPRD Pagar Alam, dalam mengkaji, membahas sampai dengan mengambil keputusan terkait LKPJ Wali Kota Pagar Alam tahun anggaran 2025. Selanjutnya, beberapa catatan-catatan strategis yang disampaikan akan menjadi perhatian kami dan ditindaklanjuti sesuai dengan kemampuan daerah dan aturan yang berlaku,” Pungkas Wali Kota.(Rep)

Siring Ayik Bumi Agung Jebol Diterjang Hujan, Pasokan Air Ribuan Warga Terancam

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Siring Ayik atau Tanggul irigasi Dan Pipa Air bersih di Dusun Bumi Agung Kecamaran Dempo Utara  jebol semalam sekitar pukul 03.00 WIB, akibat tingginya intensitas hujan. Dampaknya, aliran irigasi Dan Pipa saluran Air bersih terhenti Total dan berpotensi mengganggu pasokan air untuk sekitar ratusan Hektar lahan sawah di tiga kampung Talang Tinggi, Talang Baru Dan Talang Bodong Kelurahan Bumi Agung  kecamatan Dempo Utara,  karena ini adalah Satu -satunya Sumber Air bagi warga masyarakat tersbeut,” kata Zepni Amir selaku Warga yang juga sebagai Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pagaralam Sabtu (4/4/2026) pada Media ini.

Ia mengatakan 50% lebih warga Kelurahan Bumi Agung tergantung dengan pipa Air bersih tersebut juga untuk mengairi area pertanian , Air bersih bagi ribuan masyarakat di Kecamatan Dempo Utara.

“Lanjut Zefni Amir, Selain Terancam kerisis Air bersih dan mengganggu pasokan air, kata dia, jebolnya Siring Ayik di Bumi Agung terputus total tidak dapat di kerjakan lagi dengan bergontong royong bersama masyarakat. Menurut dia, Selain Ambruk dan jebol ini sisi kiri dan kanan terus melebar akibat tergerus Air, Siring Ayik Bumi Agung tersebut merupakan satu – satunya sumber Air bagi  di kelurahan Bumi Agung.”Katanya.

“Kami Berharap Pada Pemerintah Dan Dinas terkait segera melakukan Perbaikan mengingat Siring dan Pipa Air bersih ini sangat di butuhkan Ribuan Warga masyarakat.”ucapnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pagaralam John Hasman SE MM. Saat di hubungi media ini mengatakan, sudah turun ke lokasi dan juga menangani kejadian bencana Siring Air Bumi Agung tersebut lebih dari 10 meter yang jebol akibat hujan deras yang melanda wilayah tersebut beberapa hari terahir.

Ia mengatakan BPBD Kota Pagaralam bersama unsur lintas sektor, seperti Dari tingkat Rt & Rw, Kelurahan Dan Kecamatan agar segera membuat usulan segera ke Dinas PUPR segera melakukan kaji cepat di lokasi kejadian untuk menghindari risiko meluas tambahan longsor.

“Tim dari PUPR dimintak segera turun untuk melakukan kaji cepat dan menyiapkan rencana penanganan,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat setempat dan juga petani pengguna Air Siring Bumi Agung untuk bersiap menghadapi gangguan distribusi air selama proses perbaikan berlangsung nanti.”Ucapnya.

“Saat tinjau lokasi tadi Kondisi Jebol dan Ambruk sudah tidak dapat lagi di kerjakan secara manual, diperlukan alat berat, karena kondisi dan lokasinya Siring Ayik Bumi Agung jebol sangat luas dan melebar untuk menghindari risiko longsor susulan semoga Dinas PUPR segeara lakukan pemulihan darurat.(Rep)