Perkuat Sinergi dan Koordinasi, Pangdam XXI/RI Terima Audiensi GM PLN UID Lampung

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), menerima audiensi General Manager (GM) PLN UID Lampung Noer Soeratmoko beserta jajaran di Lobby Makodam XXI/Radin Inten, Rabu (19/08/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan sinergi antara Kodam XXI/Radin Inten dengan PLN UID Lampung dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas serta kepentingan masyarakat di wilayah Lampung.

Dalam audiensi tersebut, GM PLN UID Lampung didampingi Senior Manager Perencanaan Hiro Pingkir Pardede, Senior Manager Distribusi Moh Sadli, serta Pelaksana Harian (PLH) Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum sekaligus Manager Komunikasi & TJSL Badai Marindro.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus meningkatkan koordinasi antara Kodam XXI/Radin Inten dan PLN UID Lampung.

Audiensi ini mencerminkan pentingnya sinergi dan komunikasi lintas sektor dalam mendukung stabilitas serta kelancaran pelayanan publik. Koordinasi yang baik antara institusi pertahanan dan penyedia layanan kelistrikan diharapkan dapat terus terjaga, khususnya dalam mendukung kebutuhan masyarakat dan pembangunan di wilayah Lampung.

Melalui silaturahmi dan komunikasi yang berkesinambungan, Kodam XXI/Radin Inten dan PLN UID Lampung diharapkan semakin solid dalam membangun kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung terciptanya kondisi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh para PJU Kodam XXI/RI diantaranya, Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol.; Irdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Enjang, S.I.P., M.Han.; Asintel Kasdam XXI/Radin Inten Kolonel Inf Erwin A.T. Wiyono; Kazidam XXI/Radin Inten Letkol Czi Eko Cahyo Setiawan, S.E.; serta Pabandya Bakti Sterdam XXI/Radin Inten Letkol Inf Simon Pasaribu.(Red)

Bank Benih Nursery Mandiri IMIP, Menjaga Keanekaragaman Hayati Lokal

MOROWALI -(deklarasinews.com)- PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) terus meningkatkan kapasitas pembibitan di lahan nursery untuk menyemai ribuan bibit pohon peneduh dan flora hias siap tanam pada seluruh ruang terbuka hijau (RTH) lingkar kawasan seluas 1.937,9 hektare.

Nursery IMIP bukan hanya menjadi fasilitas pelengkap, melainkan jantung hijau dan bukti konkret komitmen dekarbonisasi industri yang dikelola secara mandiri oleh Departemen Environmental. Langkah ini sekaligus menjadikan IMIP sebagai pelopor kawasan industri yang aktif melakukan rehabilitasi lingkungan, termasuk program konservasi mangrove dan perlindungan keanekaragaman hayati.

Dalam setahun, nursery IMIP bisa melakukan pembenihan vegetasi hijau, tanaman penghias, hingga tanaman blue carbon sink seperti pohon mangrove dengan total lebih dari 80.000 bibit. Tak hanya berfungsi menambah keasrian lingkup area kawasan namun juga bermanfaat sebagai pereduksi karbon dioksida. Hingga kini sekitar 53 jenis bibit sudah berhasil didistribusi dan ditanam ke seluruh titik RTH kawasan IMIP.

Nursery Staff Environmental Department PT IMIP, Rian Hakim, menjelaskan, wujud kemandirian dalam mengelola tempat penyemaian bibit tanaman di area Edupark ini semakin dibuktikan dengan terlaksananya program bank benih sejak awal 2026.

Setiap jenis benih dari berbagai tanaman yang tumbuh di seluruh kawasan perusahaan, baik berjenis lokal maupun endemik,  dikumpulkan. Benih-benih tersebut kemudian diproses, dikeringkan, dikemas, dan disimpan sebagai cadangan untuk mendukung kegiatan perbanyakan tanaman di masa mendatang.

“Melalui program ini diharapkan kebutuhan benih dapat dipenuhi secara mandiri sehingga mengurangi ketergantungan pada sumber dari luar. Ini juga bentuk upaya PT IMIP dalam menjaga konservasi keanekaragaman hayati lokal,” ucap Rian, Sabtu (18/08/2026).

Sebagai pengelola kawasan industri berbasis nikel terbesar di Asia Tenggara, PT IMIP tidak berhenti hanya pada agenda penghijauan di dalam area perusahaan, tapi hingga ke luar zona. Rian memaparkan penyebaran bibit yang sudah siap tanam didistribusikan dalam tiga metode. Pertama, dengan penanaman langsung di sepanjang jalur transportasi lingkar kawasan industri terintegrasi berbasis mineral nikel tersebut, termasuk ratusan titik taman jalan berkapasitas kecil hingga besar.

Metode kedua dengan mendistribusikannya kepada seluruh tenant untuk ditanam pada area RTH perusahaan masing-masing, dan terakhir penyebarluasan bibit tanaman hingga keluar kawasan perusahaan, “Untuk penyaluran ke luar kawasan atau masyarakat, prosesnya dilakukan sangat mudah, masyarakat cukup bersurat kepada instansi Pemerintah Daerah. Ini hanya sebagai administrasi saja untuk nanti kita mendata tanaman jenis apa saja dan ke mana bibit tersebut disalurkan keluar,” jelas Rian.

Kedepannya, Nursery PT IMIP memiliki target untuk sepenuhnya menghentikan penggunaan polybag plastik sekali pakai dengan beralih ke pemanfaatan polipot yang dapat digunakan berulang kali. Program ini merupakan bagian dari komitmen dalam mendukung pengurangan timbulan sampah plastik serta penerapan prinsip keberlanjutan di lingkungan perusahaan.

Rian menambahkan, selain menjadi lahan pengelolaan bibit tanaman secara mandiri, nursery PT IMIP diupayakan mampu memenuhi seluruh kebutuhan operasional secara mandiri tanpa bergantung pada pasokan dari luar. Termasuk memproduksi sarana pengendalian hama dan penyakit berbahan alami, seperti insektisida dan herbisida nabati yang dibuat dari bahan-bahan herbal. “Dengan langkah ini, Nursery PT IMIP diharapkan tidak hanya menjadi pusat produksi tanaman, tetapi juga menjadi pusat konservasi, inovasi, dan pengelolaan sumber daya hayati yang berkelanjutan,” tandasnya. (*)

Narahubung:

Dedy Kurniawan (Head of Media Department PT IMIP)

Rpdm,

Merangkul Keberagaman, IMIP Rayakan HUT ke-81 RI

MOROWALI -(deklarasinews.com)- Semangat nasionalisme berkobar di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi Tengah. Para karyawan, jajaran manajemen, dan perwakilan tenant dari berbagai perusahaan di kawasan industri nikel terbesar itu, termasuk Satgas PAM Obvitnas dari unsur TNI dan Polri, serta pihak PT Morowali Security Service (MSS) mengikuti upacara merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan khidmat, Senin (17/8/2026).

Head of External Affairs PT IMIP, yang juga menjabat sebagai Direktur PT MSS, Thomas Deni Bintoro, menjadi inspektur dalam upacara tersebut. Sedangkan pembacaan teks proklamasi disampaikan Ketua Dewan Kemakmuran Masjid PT IMIP, Djoko Suprapto. Bendera Merah Putih dikibarkan dengan sempurna oleh tim Paskibraka. Euforia peringatan hari kemerdekaan kian semarak dengan lantunan lagu kebangsaan serta daerah Bungku, melalui Paduan Suara Seni dan Olahraga dari mahasiswa Politeknik Industri Logam Morowali (PILM). Thomas Deni Bintoro mengapresiasi penyelenggaraan upacara HUT RI tahun ini yang berjalan sukses sesuai harapan bersama.

Selain melaksanakan upacara pengibaran bendera, Kawasan IMIP juga menggelar beragam lomba tradisional diantaranya balap karung, tarik tambang, bakiak, engrang, balap balok, menggiring bola menggunakan corong, dan fashion show berbahan daur ulang limbah. Sementara kompetisi art and culture yang telah diadakan sejak Juli lalu, meliputi lomba nyanyi duet, vokal grup, dan tari kreasi, serta dirangkaian dengan kegiatan bazaar kuliner UMKм.

Tahun ini, PT IMIP mengusung “Embracing Diversity” sebagai tema perayaan kemerdekaan RI sekaligus bentuk komitmen dalam merangkul keberagaman di kawasan industri terintegrasi berbasis mineral nikel tersebut.

“Bagi IMIP, Hari Kemerdekaan menjadi momen untuk mengingat kembali perjuangan para pahlawan, sekaligus mengingatkan kita untuk terus berjuang dan semangat dalam berkarya. Kemerdekaan harus kita isi dengan kerja nyata, memberikan manfaat bagi bangsa dan negara Indonesia, serta bersama-sama berkontribusi untuk mewujudkan Indonesia Emas,” ungkap Deputi Direktur Operasional PT IMIP, Yulius Susanto. Ia menegaskan IMIP akan terus turut mengambil bagian dalam mewujudkan tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. (*)

Rpdm,

 

 

 

 

 

 

GM PLN UID Lampung Pantau Sistem Kelistrikan, Pastikan Pasokan Andal Jelang HUT ke-81 RI

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung memastikan kesiapan sistem kelistrikan di seluruh Provinsi Lampung guna mendukung rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. General Manager PLN UID Lampung, Noer Soeratmoko, memantau langsung kondisi sistem kelistrikan dari Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Lampung, sekaligus memastikan kesiapan personel dan peralatan pendukung selama masa siaga.

Dari pusat pengaturan distribusi tersebut, kondisi sistem kelistrikan Lampung dipantau secara real time untuk memastikan pasokan listrik tetap andal, terutama pada lokasi-lokasi prioritas penyelenggaraan rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Berdasarkan hasil pemantauan dan pengecekan kesiapan sistem, kondisi kelistrikan Lampung berada dalam kondisi aman. PLN mencatat total daya mampu pasok mencapai 1.608,3 megawatt (MW), sementara proyeksi beban puncak pada 17 Agustus 2026 sebesar 1.403,9 MW atau sekitar 87,3 persen dari daya mampu pasok. Dengan kondisi tersebut, tersedia cadangan daya sekitar 204,4 MW.

“Dari UP2D Lampung, kami memantau langsung kondisi sistem kelistrikan sekaligus memastikan seluruh jajaran dalam kondisi siaga penuh. Mulai dari kesiapan pasokan, jaringan distribusi, personel hingga peralatan pendukung telah kami pastikan siap untuk mengawal seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Provinsi Lampung,” ujar Noer.

Kesiapan sistem kelistrikan Lampung turut ditopang pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT). Daya mampu pasok pembangkit EBT tercatat sebesar 387,5 MW. Selain sistem on grid, PLN juga memastikan empat sistem isolated yang tersebar di wilayah Lampung dalam kondisi normal.

Untuk mendukung pengamanan kelistrikan, PLN UID Lampung mengerahkan 1.468 personel, terdiri atas 157 personel PLN serta 1.311 personel tenaga alih daya dan mitra kerja. Kesiapsiagaan tersebut diperkuat dengan 83 unit peralatan pendukung, 175 kendaraan operasional, serta material cadangan gangguan yang disiapkan dalam jumlah memadai.

“Kami memastikan seluruh sumber daya siap dan berada pada titik-titik yang telah ditentukan. Personel, peralatan pendukung, kendaraan operasional hingga material cadangan gangguan telah disiagakan agar setiap potensi gangguan dapat direspons dengan cepat,” kata Noer.

PLN UID Lampung juga menyiagakan 106 Posko Siaga Distribusi serta 9 Posko Siaga ICON+. Pengamanan kelistrikan diperkuat pada 22 lokasi prioritas, meliputi kantor pemerintah daerah, instansi terkait, serta pusat-pusat pelaksanaan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Provinsi Lampung.

Selain menjaga keandalan pasokan listrik, PLN memastikan kesiapan infrastruktur pendukung kendaraan listrik. Sebanyak 90 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 58 lokasi turut disiagakan untuk mendukung mobilitas masyarakat selama momentum peringatan kemerdekaan.

Noer menegaskan, kesiapsiagaan tersebut menjadi wujud komitmen seluruh insan PLN dalam memberikan pelayanan terbaik sekaligus mendukung pemerintah dan masyarakat Lampung menyukseskan peringatan kemerdekaan.

“Semangat kemerdekaan menjadi energi bagi kami untuk terus memberikan pengabdian terbaik. Seluruh insan PLN UID Lampung siap mengawal kelistrikan agar rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Provinsi Lampung dapat berlangsung aman, lancar, dan khidmat dengan dukungan listrik yang andal,” pungkas Noer.

Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT

DEPOK -(deklarasinews.com)– PT PLN (Persero) terus memperkuat sistem kelistrikan nasional guna mendukung seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, bersama jajaran Direksi PLN turun langsung mengawal kesiapan kelistrikan di berbagai lokasi Indonesia 16 Agustus 2026.

Dalam konferensi pers yang dilakukan dari PLN Unit Pelayanan Pelanggan Flores Bagian Barat, Manggarai Barat, yang juga terhubung secara online dengan jajaran Direksi PLN di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat, pada Sabtu malam (15/8), Darmawan mengatakan bahwa PLN melaksanakan pengamanan sistem kelistrikan secara menyeluruh.

“Sejak awal Agustus, PLN sudah bergerak full. Kami sudah cek satu per satu, mulai dari pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi, sampai jaringan distribusi dan jalur di sekitar lokasi kegiatan. Kami kerahkan seluruh kekuatan yang ada untuk memastikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI berjalan lancar,” tutur Darmawan.

Darmawan menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, dan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara. Menurutnya, dukungan dan koordinasi lintas kementerian serta lembaga menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan kelistrikan nasional.

“Dukungan penuh dari Pemerintah membuat kami bisa bergerak lebih kuat. Kami ingin memastikan setiap titik yang mendukung upacara dan rangkaian peringatan kemerdekaan, baik di tingkat nasional maupun daerah, listriknya andal dan tercukupi,” katanya.

Secara nasional, PLN memproyeksikan beban puncak kelistrikan pada 17 Agustus 2026 mencapai 42,6 gigawatt (GW). Sementara itu, daya mampu pembangkit mencapai 51,6 GW, sehingga tersedia cadangan daya yang mencukupi sebesar 9 GW atau sekitar 21,1 persen.

“Saat ini seluruh unit PLN dalam status siaga penuh. Lebih dari 45 ribu personel kami terjunkan di 2.275 titik siaga seluruh Indonesia. Semua bergerak dan semua fokus,” tegas Darmawan.

Kesiapan tersebut diperkuat dengan 1.517 unit genset, 559 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), dan 1.286 unit gardu bergerak sebagai cadangan pasokan listrik. Untuk mempercepat penanganan di lokasi, PLN juga menyiagakan 75 unit kabel bergerak, 318 unit truk crane, 3.424 mobil operasional, serta 3.583 motor operasional.

“Seluruh sumber daya dipersiapkan dengan matang di berbagai titik. Khusus untuk rangkaian kegiatan di Istana Kepresidenan, PLN menyiapkan sistem pengamanan kelistrikan berlapis hingga lima tingkat, yang meliputi pembangkit, penyulang, sistem digital Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA), UPS, hingga genset,” tambahnya.

Darmawan menegaskan, kesiapsiagaan PLN tidak hanya difokuskan pada momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga mencakup respons cepat terhadap kondisi kelistrikan di berbagai wilayah. Salah satunya, sistem kelistrikan Kalimantan yang sebelumnya mengalami gangguan pada sisi pembangkit, kini telah pulih bertahap.

“Untuk sistem Kalimantan yang sempat mengalami gangguan pembangkit, hari ini sudah berangsur pulih. Ada tambahan pasokan dari dua pembangkit sehingga sistem Kalimantan semakin kuat dan membaik, kami akan terus kawal,” kata Darmawan.

Di sisi lain, PLN juga bergerak cepat melakukan pemulihan pascagempa yang terjadi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Begitu gempa terjadi, petugas PLN langsung diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan terhadap infrastruktur kelistrikan yang terdampak.

“Begitu gempa terjadi di Flores, NTT, tim PLN langsung bergerak. Tidak menunggu. Apa yang bisa langsung diperbaiki, baik gardu induk, jaringan distribusi, maupun fasilitas lainnya, langsung kami kerjakan. Pemulihan terus kami kejar. Alhamdulillah, sore tadi 11 gardu induk yang terdampak sudah kembali bertegangan, selanjutnya proses penormalan dilakukan secara bertahap hingga ke pelanggan,” ujar Darmawan.

Dalam proses pemulihan tersebut, PLN berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri. Sejumlah lokasi masih menghadapi kendala akses akibat kondisi pascagempa, namun PLN mengupayakan pemulihan terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat.

“Ini adalah momentum untuk kembali mengingat perjuangan para pendahulu yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan Indonesia. Semangat perjuangan itu kami lanjutkan melalui pengabdian kami. PLN hari ini all out, fokus total. Kami siap mengawal kelistrikan HUT ke-81 RI di seluruh tanah air,” pungkas Darmawan. (Red)

Berbagi Manfaat, YBM PLN UP3 Tanjung Karang Salurkan Beras Premium Bagi Ratusan Masyarakat Pra Sejahtera

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Tanjung Karang bekerja sama dengan pengurus Masjid Thoriqul Khoir menyalurkan bantuan beras premium kepada warga yang membutuhkan

Penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan pendataan bersama pengurus lingkungan setempat yang memahami kondisi masyarakat di wilayah sekitar. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan.

Manager PLN UP3 Tanjung Karang, Presly, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan PLN dengan masyarakat.

“Melalui pembagian beras premium ini, kami ingin menunjukkan bahwa PLN selalu hadir di tengah masyarakat. Sumber dana ini berasal dari zakat penghasilan pegawai muslim PLN sebesar 2,5 persen. Mungkin jumlahnya tidak besar, tetapi kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Ke depannya, kami juga berharap dapat membantu lebih banyak lagi,” ujar Presly.

Ketua YBM PLN UP3 Tanjung Karang, Yurdan Yendri, menyampaikan apresiasi kepada pengurus Masjid Thoriqul Khoir yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut. Ia menjelaskan bahwa YBM PLN berfokus pada berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, dengan penyaluran dana yang mengacu pada ketentuan 8 asnaf penerima zakat.

“Penyaluran dana di YBM PLN selalu mengacu pada ketentuan 8 asnaf yang berhak menerima. Kami juga memohon doa dari bapak dan ibu sekalian agar pelayanan kelistrikan PLN selalu aman dan lancar, sehingga kami dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Yurdan.

Ketua BKM Masjid Thoriqul Khoir, Syaugi, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia memastikan bantuan akan disalurkan sesuai dengan data warga yang telah dihimpun oleh pengurus lingkungan.

“Alhamdulillah, saat ini ada 100 warga yang sudah terdata sebagai penerima bantuan beras. Masing-masing penerima akan mendapatkan beras sebanyak 5 kilogram setiap Jumat setelah salat Subuh. Untuk pendataan, kami menyerahkannya kepada ketua RT masing-masing agar bantuan dapat diberikan kepada warga yang memang membutuhkan,” tutur Syaugi.

Melalui sinergi YBM PLN UP3 Tanjung Karang dan Masjid Thoriqul Khoir, program ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan warga sekaligus mempererat kepedulian dan kebersamaan antara PLN dengan masyarakat.

YBM PLN Salurkan Bantuan Pendidikan bagi 13 Santri Terdampak Kebakaran di Pringsewu

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Sebanyak 13 santri Pondok Pesantren Miftahussalam di Pekon Candi Retno, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, menerima bantuan pendidikan dan kebutuhan pokok dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Pringsewu. Bantuan tersebut disalurkan untuk mendukung para santri kembali menjalani kegiatan belajar setelah asrama tempat mereka tinggal terdampak kebakaran beberapa waktu lalu.

Bantuan yang diberikan meliputi tas, seragam sekolah, buku tulis, alat tulis, serta berbagai perlengkapan pendidikan lainnya. Selain itu, YBM PLN UP3 Pringsewu turut menyalurkan paket sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para santri selama masa pemulihan pascakebakaran.

Penyerahan bantuan dihadiri Manager PLN UP3 Pringsewu Eka Nurwati, Ketua YBM PLN UP3 Pringsewu Eigi Ardiyanto, para pegawai PLN yang menunaikan zakat melalui YBM PLN, serta Pengasuh Pondok Pesantren Miftahussalam Ustadz Imam Muhyidin.

Manager PLN UP3 Pringsewu, Eka Nurwati, mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan para santri sekaligus menjaga semangat mereka untuk melanjutkan pendidikan di tengah proses pemulihan. “Musibah ini tentu menjadi ujian bagi para santri. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka untuk kembali belajar dan menjadi penyemangat agar tetap tekun menimba ilmu serta mengejar cita-cita,” ujar Eka.

Eka juga mengapresiasi para pegawai PLN yang secara konsisten menunaikan zakat melalui YBM PLN. Menurutnya, zakat yang dihimpun menjadi wujud kepedulian insan PLN yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Ketua YBM PLN UP3 Pringsewu, Eigi Ardiyanto, menjelaskan bahwa bantuan bagi para santri Pondok Pesantren Miftahussalam bersumber dari zakat pegawai PLN yang dihimpun dan dikelola melalui YBM PLN. “YBM PLN menjadi jembatan kebaikan antara para muzaki dan masyarakat yang membutuhkan. Melalui bantuan ini, kami berharap amanah zakat dari para pegawai PLN dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan sekaligus mendukung para santri untuk bangkit dan kembali menjalani aktivitas belajar setelah musibah kebakaran,” kata Eigi.

Pengasuh Pondok Pesantren Miftahussalam, Ustadz Imam Muhyidin, mengapresiasi perhatian dan dukungan YBM PLN UP3 Pringsewu. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi para santri dalam menjalani masa pemulihan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada YBM PLN UP3 Pringsewu dan seluruh muzaki. Bantuan ini sangat berarti bagi para santri yang sedang berusaha bangkit dan kembali menjalani kegiatan belajar. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan Bapak dan Ibu dengan keberkahan yang berlimpah,” tutur Imam.

Melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah pegawai PLN, YBM PLN UP3 Pringsewu terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai program di bidang pendidikan, sosial, kesehatan, ekonomi, dan kemanusiaan.

Penerjemah Kuatkan Komunikasi Antarbudaya, Ciptakan Kerja Produktif dan Kolaboratif di IMIP

MOROWALI -(deklarasinews.com)- Di balik aktivitas ribuan pekerja yang menggerakkan roda operasional di Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), ada peran penerjemah (translator) sebagai jembatan komunikasi antara tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok dan tenaga kerja Indonesia (TKI). Mereka yang di kawasan IMIP juga dikenal sebagai “Jubir” ini turut mendukung proses transfer pengetahuan, keselamatan kerja, dan kolaborasi lintas budaya. Kebutuhan tenaga penerjemah telah muncul sejak awal pembangunan IMIP, sekitar tahun 2014. Seiring bertambahnya perusahaan dan perkembangan teknologi pengolahan nikel, kebutuhan terhadap sumber daya manusia (SDM) yang mampu menghubungkan komunikasi lintas bahasa terus berkembang. Peran penerjemah tak lagi sekadar mengalihbahasakan percakapan. Mereka harus memastikan setiap informasi teknis dipahami dengan tepat sesuai konteks pekerjaan.

Fanny Viviansi, Wakil Manajer Departemen General Affairs PT Eternal Tsingshan Indonesia, menjelaskan, keberadaan translator menjadi kebutuhan mendasar penghubung antarkaryawan. Kini standar kompetensinya semakin berkembang, menyesuaikan kebutuhan teknis masing-masing departemen. Menurut Fanny, perusahaan tidak hanya mencari kandidat penerjemah dari TKI yang mahir berbahasa Mandarin, tapi juga mampu memahami lingkup teknis bidang pekerjaan. Maka dalam proses rekrutmen, calon translator diseleksi dengan ketat. Calon yang dinilai potensial akan menjalani evaluasi pemahaman teknis sesuai kebutuhan setiap departemen.

Dari hasil wawancara dan tes tulis, kata Fanny, capaian nilai calon translator akan diukur mengacu pada standar kemampuan bahasa Mandarin atau Hànyǔ Shuǐpíng Kǎoshì (HSK). HSK bagi calon translator ditentukan minimal setara HSK level 4 atau 5. “Standar HSK 4 dan 5 dipilih mengacu ketetapan Tiongkok. Selain mengerti apa perkataan lawan bicaranya, jubir dituntut pula mengerti konteks pekerjaannya dan mampu menyampaikan informasi secara akurat dan tepat,” ujar Fanny, Kamis (13/08/2026).

Selain menguasai bahasa, jubir dituntut memiliki pemahaman mengenai budaya kerja Indonesia dan Tiongkok melalui interaksi dengan TKA. Fanny menguraikan tiga aspek mendasar yang penting dikuasai translator di kawasan IMIP. Pertama, mengenal baik faktor perbedaan budaya antara TKA dan TKI untuk membangun komunikasi lintas budaya. Karakter budaya dan cara berkomunikasi yang berbeda antara orang Indonesia dan Cina perlu dipahami dengan dengan baik dan peka oleh seorang translator. Mereka perlu menyampaikan pesan secara tepat tanpa menghilangkan makna atau menimbulkan kesalahpahaman.

Fanny mencontohkan, dalam budaya Tiongkok sangat memerhitungkan hierarki peran sehingga mereka kerap berbicara secara lebih terbuka dan langsung. Sementara itu, orang Indonesia cenderung mengutamakan perasaan dan relasi antarpribadi.

Kedua, komunikasi di lingkungan industri manufaktur seperti IMIP berkaitan erat dengan aspek keselamatan kerja. Maka kesalahan penerjemahan instruksi harus dicegah demi memastikan tak ada risiko. Ketiga, translator memperkecil risiko dari apa yang akan diucapkan, baik kepada TKA ataupun TKI. Fanny mengungkapkan, dia sering mengingatkan para translator agar aktif berperan menjembatani perbedaan budaya antara TKA dan TKI.

“Dalam praktik penerjemahan, translator diharapkan juga mampu menyaring dan memahami konteks dan lingkungan pembicaraannya. Menyaring isi-isi pesan yang hendak disampaikan dari bahasa Indonesia ke Mandarin, dan sebaliknya,” ujarnya. PT Eternal Tsingshan Indonesia menerapkan sistem evaluasi kemampuan bahasa translator secara berkala. Mereka dapat mengikuti ujian kompetensi setiap tiga bulan untuk meningkatkan level kemahiran berbahasa. Peningkatan kompetensi ini membuka peluang pengembangan karier dan tanggung jawab penerjemah di lingkungan kerja.

Buka Kelas Bahasa Mandarin, Pacu Keahlian TKI Talenta Bilingual

Data Departemen HR PT IMIP mencatat, pertumbuhan jumlah TKI yang menjabat sebagai translator, fluktuatif dalam tiga tahun belakangan. Pada 2023, berjumlah 2.095 orang, meningkat menjadi 2.382 orang (2024), lalu menurun jadi 1.876 orang (2025). Dinamika ini dipengaruhi misi lain PT Eternal Tsingshan Indonesia dalam mendorong peningkatan keahlian TKI untuk lebih bertalenta bilingual. Salah satunya dengan memperluas peluang karyawan mengikuti pembelajaran bahasa Mandarin intensif di Wenzhou University, Tiongkok.

Program tersebut, kata Fanny, telah menghasilkan ratusan karyawan Indonesia yang memiliki kemampuan berbahasa Mandarin. Sebagian dari mereka telah dipercaya menjalankan tugas menerjemahkan di berbagai area operasional perusahaan, mempercepat transfer ilmu dan teknologi antara TKA dan TKI, serta mengisi posisi-posisi strategis. Kelas bahasa Mandarin yang diadakan Tsingshan sejak Mei 2022 telah berlangsung sebanyak enam angkatan (batch) atau sekitar 1.800 peserta. Hingga Juli 2026, sekitar 430 orang yang lulus seleksi HSK 4 diutus ke Tiongkok. Mereka mendalami pembelajaran bahasa Mandarin di Wenzhou University di Provinsi Zhejiang atau University of Science and Technology, Beijing. Terbaru dalam batch keenam, 29 orang di antaranya terpilih diberangkatkan ke Wenzhou University.

Menurut Fanny, kelas bahasa Mandarin tak dimaksudkan mengurangi peran penting translator. Sebaliknya, hal itu akan lebih mengembangkan keterampilan karyawan Indonesia secara teknis sekaligus bahasa asing. “Ke depan kami ingin semakin banyak karyawan Indonesia mampu berbahasa Mandarin dan harus mampu menempati jabatan strategis. Ini bagus untuk memotivasi agar mereka mau terus belajar, dan tenaga kerja lokal Sulawesi lebih terserap untuk bisa menjalankan peran penerjemah,” ucapnya.

Sebagai rencana jangka panjang, Tsingshan memproyeksikan pengembangan talenta bilingual jadi bagian strategi peningkatan kualitas SDM di kawasan IMIP. Beberapa posisi mewajibkan calon karyawan menguasai bahasa Indonesia, Inggris, dan Mandarin. Selain memperkuat komunikasi antarbudaya, standar ini mendorong terciptanya lingkungan kerja produktif, kolaboratif, aman, dan mendukung pertumbuhan industri hilirisasi berkelanjutan.(Rpdm)

 

Semarak Kemerdekaan, THE 1O1 Palembang Rajawali Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Dalam rangka menyemarakkan perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, THE 1O1 Palembang Rajawali kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan sosial berupa Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Kegiatan ini terbuka untuk umum dan berhasil diikuti oleh sekitar 80 peserta yang berasal dari berbagai kalangan. Selain menjadi bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan, kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian THE 1O1 Palembang Rajawali terhadap kesehatan masyarakat sekaligus mengajak masyarakat untuk berbagi dan membantu sesama melalui donor darah.

Para peserta tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk mendonorkan darah, tetapi juga memperoleh fasilitas pemeriksaan kesehatan secara gratis. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian dan solidaritas di tengah masyarakat.

“Semangat kemerdekaan bukan hanya tentang bagaimana kita merayakannya, tetapi juga bagaimana kita mengisinya dengan kegiatan yang memberikan manfaat bagi orang lain. Melalui donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama berbagi, peduli, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar. Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujar Ledya Shelfy, General Manager THE 1O1 Palembang Rajawali.

Kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis ini menjadi pembuka dari rangkaian kegiatan perayaan kemerdekaan yang telah dipersiapkan oleh THE 1O1 Palembang Rajawali. Semangat kebersamaan akan terus dilanjutkan melalui berbagai aktivitas yang melibatkan tamu hotel maupun masyarakat.

Selanjutnya, pada 14 Agustus 2026, THE 1O1 Palembang Rajawali akan menggelar berbagai perlombaan khas perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut akan melibatkan para tamu yang sedang menginap di hotel dan menghadirkan suasana penuh keceriaan, kebersamaan, serta semangat kompetisi yang menjadi ciri khas perayaan 17 Agustus.

Rangkaian perayaan kemudian akan mencapai puncaknya pada 17 Agustus 2026 melalui pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara tersebut menjadi momentum untuk bersama-sama mengenang jasa para pahlawan sekaligus menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan cinta Tanah Air.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, THE 1O1 Palembang Rajawali tidak hanya ingin menghadirkan perayaan kemerdekaan yang meriah, tetapi juga menciptakan momentum yang mempererat hubungan antara hotel, tamu, karyawan, dan masyarakat sekitar.

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari Indonesia. Mulai dari berbagi melalui donor darah, bersuka cita melalui perlombaan, hingga bersama-sama mengikuti upacara kemerdekaan, semuanya merupakan bentuk sederhana untuk mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif,” tambah Ledya Shelfy.

Dengan mengusung semangat “Kemerdekaan untuk Bersama”, THE 1O1 Palembang Rajawali berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang tidak hanya memberikan pengalaman positif bagi para tamu, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. (ril/ning)

JNE dan Penerbit Gramedia Widiasarana Indonesia (GRASINDO) Luncurkan Komik Pengantar Kebahagiaan, Mengangkat Kisah Para Kurir yang Menghubungkan Kebahagiaan

JAKARTA  -(deklarasinews.com)- JNE bersama Penerbit Gramedia Widiasarana Indonesia (Grasindo) resmi meluncurkan komik Pengantar Kebahagiaan dalam sebuah acara Comic Launch yang diselenggarakan di Gramedia Jalma Melawai, Jakarta, pada Rabu (12/8).

Melalui talkshow yang menghadirkan penulis Maman Suherman atau Kang Maman, illustrator Muhammad “Mice” Misrad dan Eri Palgunadi selaku SVP Marketing Group Head JNE, peluncuran komik ini menjadi ruang apresiasi bagi para kurir yang selama ini berperan penting menghubungkan penjual dan pembeli, sekaligus menghadirkan kebahagiaan melalui setiap paket yang mereka antarkan.

Komik Pengantar Kebahagiaan merupakan hasil kolaborasi antara Mice Cartoon sebagai ilustrator dan Kang Maman sebagai penulis narasi. Melalui perpaduan ilustrasi yang khas dan cerita yang hangat, komik ini mengangkat sisi kemanusiaan dari profesi kurir yang sering kali luput dari perhatian. Di tengah pesatnya perkembangan belanja daring, para kurir menjadi sosok yang berada di garis depan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat, menghadirkan cerita-cerita sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Dalam komik ini, Mice memotret berbagai fenomena urban yang melekat dengan kehidupan para kurir melalui ilustrasi yang jenaka, autentik, dan menggelitik. Cerita tersebut kemudian diperkaya dengan narasi Kang Maman yang mengajak pembaca melihat lebih dalam makna kebaikan, empati, dan kebahagiaan yang hadir dari sebuah profesi yang kerap dianggap biasa. Kolaborasi keduanya menghadirkan sebuah karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak pembaca untuk lebih menghargai mereka yang setiap hari menjadi penghubung kebahagiaan bagi banyak orang.

Kang Maman mengatakan bahwa komik ini lahir dari keinginan untuk menghadirkan cerita-cerita sederhana yang sering terlewatkan, namun memiliki makna besar dalam kehidupan.

“Di balik setiap paket yang tiba di tangan kita, ada manusia yang bekerja dengan dedikasi, menghadapi berbagai tantangan, dan tetap berusaha mengantarkan kebahagiaan kepada orang lain. Melalui komik ini, kami ingin mengajak pembaca melihat mereka bukan hanya sebagai pengantar barang, tetapi juga sebagai pengantar harapan dan kebahagiaan.”

Sementara itu, Mice Cartoon menjelaskan bahwa ilustrasi dalam komik ini berangkat dari pengamatannya terhadap kehidupan masyarakat perkotaan yang sangat dekat dengan aktivitas para kurir.

“Kurir adalah bagian dari wajah kota hari ini. Mereka hadir di berbagai situasi yang akrab dengan keseharian kita. Saya mencoba menangkap momen-momen itu lewat ilustrasi yang ringan, dekat, dan semoga bisa membuat pembaca tersenyum sekaligus lebih menghargai profesi mereka.”

Sebagai perusahaan jasa pengiriman yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia, JNE turut mendukung penerbitan komik ini sebagai bentuk apresiasi terhadap profesi kurir sekaligus upaya menyebarkan nilai-nilai kemanusiaan kepada masyarakat.

Menyambut usia JNE ke-36 tahun serta dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, JNE menghadirkan berbagai program menarik bagi pelanggan setianya. Melalui program JNE Loyalty Card (JLC), para member dapat menukarkan 81 poin untuk mendapatkan komik Pengantar Kebahagiaan beserta merchandise eksklusif mulai dari 17 Agustus 2026 hingga persediaan masih ada melalui tautan https://jlc.jne.co.id/.

Selain itu, melalui layanan Pesenan Oleh-oleh Nusantara (Pesona), JNE menghadirkan produk bundling eksklusif karya Mice Cartoon seharga Rp85.000 dengan syarat dan ketentuan berlaku mulai dari 18 Agustus 2026 hingga persediaan masih ada. JNE juga memberikan penawaran hemat ongkir untuk pembelian komik melalui link berikut https://bit.ly/KomikPengantarKebahagiaan selama periode 10 hingga 31 Agustus 2026, serta menyelenggarakan giveaway komik Pengantar Kebahagiaan pada 14 – 21 Agustus 2026 di akun instagram resmi @JNE_ID.

SVP Marketing Group Head JNE, Eri Palgunadi, menyampaikan bahwa JNE selalu berupaya memberikan semangat “Connecting Happiness” melalui filosofi Berbagi, Memberi, dan Menyantuni. “Kehadiran komik Pengantar Kebahagiaan karya kolaborasi Mice Cartoon dan Maman Suherman ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi seni, tetapi juga wujud nyata ucapan terima kasih kepada para kurir garda terdepan yang setia mengantarkan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat indonesia. Kami percaya bahwa setiap pengiriman bukan hanya tentang mengantarkan paket, tetapi juga menghubungkan cerita, harapan, dan kebahagiaan. Melalui kolaborasi bersama Penerbit Gramedia Widiasarana Indonesia (Grasindo), kami berharap masyarakat dapat melihat lebih dekat dedikasi para kurir yang setiap hari menjadi bagian penting dalam kehidupan kita,” jelas Eri.

“Kami percaya bahwa setiap pengiriman bukan hanya tentang mengantarkan paket, tetapi juga menghubungkan cerita, harapan, dan kebahagiaan. Melalui kolaborasi bersama Grasindo dalam menghadirkan Pengantar Kebahagiaan, kami berharap masyarakat dapat melihat lebih dekat dedikasi para kurir yang setiap hari menjadi bagian penting dalam kehidupan kita,” ujar SVP Marketing Group Head JNE, Eri Palgunadi.

Pada sesi talkshow ini, para penulis menjelajahi inspirasi yang melatarbelakangi komik ini, yakni kurir-kurir JNE dan perjalanan suka duka mereka. Peluncuran komik ini juga dirayakan dengan sesi book signing bersama Kang Maman dan Mice Cartoons yang diramaikan oleh pengunjung. Selama acara berlangsung, pengunjung mendapat kesempatan untuk berfoto di photobooth dan standing character yang disediakan.

Melalui peluncuran komik ini, JNE dan Penerbit Gramedia Widiasarana Indonesia (Grasindo) berharap Pengantar Kebahagiaan dapat menginspirasi masyarakat untuk melihat bahwa kebahagiaan sering kali hadir melalui hal-hal sederhana, termasuk dari mereka yang setiap hari mengantarkan paket hingga tiba di depan pintu rumah. Komik ini juga menjadi pengingat bahwa di balik setiap perjalanan pengiriman, terdapat kisah tentang kerja keras, kepedulian, dan semangat untuk menghadirkan manfaat bagi sesama. (ril/Ning)