MT. Al-Muhajirin Berbagi Kasih Di Bulan Muharam

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Dalam rangka menyambut bulan Muharam 1448 Hijriah, Majelis Taklim Al-Muhajirin berbagia tali asih kepada anak yatim dan duafa di lingkungan perumnas Way Halim Bandar Lampung, Jum’at (26/6/2026).

Dalam sambutannya, Arsiyah. S.E selaku ketua majelis taklim Al-Muhajirin mengatakan dibulan Muharam  yang mulia ini kita diingatkan kembali pada momentum agung untuk meningkatkan amal soleh dan kepedulian sosial kita kepada anak yatim dan duafa.

“Bulan Muharam sering disebut bulannya anak yatim, dimana kita dianjurkan untuk menyantuni dan membahagian mereka. Alhamdulillah Majelis Taklim Al-Muhajirin kembali menyampaikan amanah yang telah diberikan bapak dan ibu kepada pengurus untuk diberikan kepada yang berhak menerimanya,” katanya.

Dana yang telah dihimpun akan disalurkan kepada 55 orang yang berhak menerimanya, yang terdiri dari 43 anak yatim dan 12 orang kaum duafa.

 

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar- besarnya kepada bapak-bapak dan ibu-ibu yang telah menyisikan rezekinya, semoga setiap rupiah yang dikeluarkan menjadi amal jariah, diberkahi hartanya dan diganti oleh Allah SWT dengan balasan yang lebih baik. Kepada anak-anak kami tercinta janganlah merasa berkecil hati yakinlah bahwa kalian memiliki masa depan yang cerah, dan kami senantiasa mendoakan dan mendukung kalian, tetaplah rajin belajar dan rajin beribadah,” sambung Arsiyah.

Acara dilanjutkan dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Ustadz Abdullah Kafy Hamdan,M.Pd,I. Yang membahas surat  Al-Maun, dalam surat tersebut mengatakan Taukah kamu siapa oang yang mendustakan agama?  Yaitu orang yang keras dan kasar kepada anak-anak yatim dan tidak menganjurkan memberikan makan atau bantuan kepada fakir miskin, serta orang yang menunda-nunda salatnya sampai keluar waktu salatnya.

Acara berbagi tali kasih ditutup dengan doa dan foto bersama.(Desmi)

Rakercab HIPMI Palembang 2026 Rumuskan Program Strategis untuk Perkuat Ekonomi Daerah dan Cetak Pengusaha Muda Berdaya Saing

PALEMBANG -(deklarasinews.com)-  Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Palembang menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) 2026 di Grand Atyasa Convention Center, Jalan Kapten A. Anwar Arsyad, Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, Kamis (25/6/2026).

Mengusung tema “Sinergi Pengusaha Muda – HIPMI Berdaya, Ekonomi Kota Palembang Berjaya”, kegiatan ini menjadi forum penting bagi para pengurus HIPMI untuk menyusun arah kebijakan organisasi sekaligus merancang program kerja yang selaras dengan visi pembangunan ekonomi Kota Palembang yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Rakercab tersebut tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga menjadi wadah strategis dalam merumuskan langkah-langkah konkret guna memperkuat peran pengusaha muda sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Ketua Umum BPC HIPMI Kota Palembang, Peby Anggi Pratama, mengatakan bahwa Rakercab merupakan momentum penting untuk melahirkan berbagai gagasan, inovasi, dan strategi yang dapat diimplementasikan secara nyata dalam mendukung pembangunan ekonomi Kota Palembang.

Menurutnya, forum tersebut menjadi sarana evaluasi sekaligus penyusunan program yang lebih terarah agar keberadaan HIPMI semakin memberikan manfaat bagi anggota, masyarakat, dan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah Rakercab hari ini berjalan lancar dan sukses. Melalui forum ini, seluruh pengurus dapat berdiskusi dan merumuskan berbagai strategi, program kerja, serta langkah-langkah taktis yang nantinya dapat diterapkan secara nyata. Kami berharap seluruh program yang dihasilkan mampu bersinergi dengan Pemerintah Kota Palembang sehingga cita-cita mewujudkan Palembang yang berdaya dan ekonomi yang berjaya dapat tercapai,” ujar Peby.

Pengusaha Muda Harus Memiliki Kepedulian Sosial

Peby menegaskan bahwa HIPMI tidak hanya fokus pada pengembangan usaha dan peningkatan kapasitas bisnis anggotanya. Organisasi ini juga berkomitmen menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial kepada para pengusaha muda.

Menurutnya, keberhasilan seorang pengusaha tidak hanya diukur dari besarnya keuntungan atau perkembangan bisnis yang dimiliki, tetapi juga dari sejauh mana kontribusinya terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

Ia menilai semangat gotong royong dan tanggung jawab sosial harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari dunia usaha.

“Pengusaha harus memiliki jiwa sosial yang tinggi. Ketika usaha berkembang dan sukses, jangan sampai melupakan kondisi masyarakat, lingkungan, maupun kota tempat kita tumbuh dan berkembang. Pertumbuhan ekonomi harus mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” katanya.

Dorong Pelaku Usaha Tembus Pasar Nasional dan Internasional

Dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin dinamis, HIPMI Kota Palembang terus membuka ruang kolaborasi dan pengembangan kapasitas bagi para anggotanya melalui berbagai kegiatan.

Program yang dijalankan meliputi diskusi bisnis, pelatihan kewirausahaan, seminar, hingga kemitraan usaha yang melibatkan pelaku bisnis dari berbagai daerah bahkan mancanegara.

Peby menilai pengusaha muda saat ini tidak cukup hanya mampu bersaing di pasar lokal. Mereka harus memiliki keberanian dan kemampuan untuk memperluas pasar hingga tingkat nasional dan internasional.

“Kami terus mendorong anggota untuk memperluas jaringan bisnis dan meningkatkan daya saing produk. Melalui berbagai kegiatan sharing bisnis dan kolaborasi, kami ingin produk-produk pelaku usaha Palembang semakin dikenal luas dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” jelasnya.

Optimalkan Peran 12 Bidang Kepengurusan

Dengan masa kepengurusan yang masih berlangsung lebih dari dua tahun ke depan, HIPMI Kota Palembang memandang Rakercab sebagai momentum penting untuk menyusun program-program strategis yang memiliki dampak langsung terhadap organisasi maupun masyarakat.

Melalui 12 bidang yang ada dalam struktur kepengurusan, berbagai program pembinaan dan pendampingan kewirausahaan akan dioptimalkan sesuai dengan fokus masing-masing sektor.

Bidang-bidang tersebut mencakup sektor perbankan, pariwisata, ekonomi kreatif, olahraga, hingga berbagai sektor strategis lainnya yang memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami ingin setiap bidang menghadirkan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan calon wirausahawan. Bentuk kegiatannya dapat berupa pelatihan, seminar, sosialisasi, hingga praktik bisnis secara langsung. Tujuannya adalah mencetak lebih banyak pengusaha muda yang tangguh, inovatif, dan mampu menciptakan lapangan kerja baru,” ungkapnya.

HIPMI Siap Menjadi Mitra Strategis Pemerintah

Peby juga menyoroti capaian pertumbuhan ekonomi Kota Palembang yang saat ini berada di atas rata-rata nasional. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi indikator positif bagi perkembangan dunia usaha dan investasi di daerah.

Ia meyakini kontribusi para pelaku usaha, termasuk anggota HIPMI dari berbagai sektor dan skala usaha, turut berperan dalam menjaga tren pertumbuhan ekonomi tersebut.

Keanggotaan HIPMI yang terdiri dari pelaku UMKM hingga perusahaan besar dinilai menjadi kekuatan penting dalam mendorong pembangunan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan.

“Anggota HIPMI berasal dari berbagai sektor usaha, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar. Kami optimistis pengusaha muda memiliki kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Palembang dan akan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan ekonomi daerah,” ujarnya.

Ajak Anggota Aktif Berkontribusi dan Berkolaborasi

Dalam kesempatan itu, Peby juga mengingatkan seluruh anggota HIPMI agar tidak hanya menjadi bagian dari organisasi secara administratif semata. Ia mengajak seluruh anggota untuk aktif berpartisipasi melalui ide, inovasi, dan aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, nilai utama dari keanggotaan HIPMI adalah kemampuan untuk berkolaborasi, berbagi pengalaman, serta menghadirkan solusi bagi berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi daerah.

“Menjadi anggota HIPMI bukan sekadar soal status atau identitas organisasi. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menjalankan tanggung jawab, berkolaborasi, dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan serta pembangunan daerah,” tegasnya.

Di penghujung kegiatan, Peby turut mengundang para pengusaha muda yang belum bergabung dengan HIPMI untuk menjadi bagian dari organisasi tersebut. Ia menegaskan bahwa HIPMI merupakan rumah besar bagi para pengusaha muda untuk belajar, memperluas jaringan, meningkatkan kapasitas bisnis, serta berkontribusi bagi kemajuan daerah.

“Kami membuka pintu seluas-luasnya bagi pengusaha muda yang memiliki semangat berkembang dan berkontribusi. HIPMI adalah tempat untuk belajar, berjejaring, dan bersama-sama menciptakan dampak positif bagi kemajuan Kota Palembang,” tutupnya.

Rakercab BPC HIPMI Kota Palembang 2026 diharapkan mampu menghasilkan berbagai rekomendasi serta program strategis yang dapat memperkuat daya saing pengusaha muda, mendorong lahirnya wirausahawan baru, membuka lapangan kerja, serta menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi Kota Palembang di masa mendatang. (Ning)

Cek Informasi Tanah Sebelum Membeli, Manfaatkan Fitur Berbagi Akses di Aplikasi Sentuh Tanahku

JAKARTA -(deklarasinews.com)- Masyarakat yang berencana membeli tanah kini dapat memperoleh informasi mengenai bidang tanah yang akan ditransaksikan secara lebih mudah dan aman melalui fitur berbagi akses sertipikat pada aplikasi Sentuh Tanahku. Fitur yang disediakan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ini memberikan kemudahan, khususnya bagi pemilik tanah yang telah bersertipikat.

Melalui fitur tersebut, penjual tidak perlu lagi memberikan salinan informasi sertipikat secara tertulis seperti fotokopi dokumen. Penjual bisa membagikan akses sertipikat kepada calon pembeli lewat akun Sentuh Tanahku. Pembeli dapat melihat informasi terkait bidang tanah secara langsung sesuai dengan jangka waktu akses yang ditentukan oleh penjual.

Untuk membagikan akses sertipikat, pemilik tanah terlebih dahulu memiliki akun pada aplikasi sentuh tanahku dan melakukan verifikasi akun. Pemilik tanah dapat mengakses menu “Sertipikatku”, selanjutnya, pilih sertipikat yang akan dibagikan, tekan fitur “Bagikan Akses Sertipikat Ini”, lalu masukkan username atau alamat email penerima serta tentukan durasi waktu akses yang diberikan.

Setelah akses dibagikan, calon pembeli dapat membuka menu “Sertipikatku” pada akun Sentuh Tanahku miliknya, kemudian memilih submenu “Dibagikan”. Pada menu tersebut akan tampil sertipikat yang telah dibagikan oleh pemilik.

Dengan akses yang dibuka oleh penjual, calon pembeli dapat melihat berbagai informasi mengenai bidang tanah, mulai dari nama pemegang hak terakhir, luas tanah, lokasi, hingga riwayat catatan pendaftaran atas bidang tanah tersebut.

Riwayat catatan pendaftaran memuat informasi mengenai berbagai layanan pertanahan yang pernah dilakukan terhadap bidang tanah. Seperti contohnya, pencatatan jual beli, hibah, waris, hak tanggungan, maupun blokir apabila terdapat pencatatan sengketa. Informasi tersebut dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan bagi calon pembeli sebelum melanjutkan proses transaksi.

Pemanfaatan fitur berbagi akses sertipikat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan transparansi dalam transaksi pertanahan. Dengan memperoleh akses langsung dari pemilik tanah, calon pembeli dapat memeriksa informasi bidang tanah secara mandiri sebelum memutuskan untuk melakukan transaksi.

Dari Seni Tradisional hingga UMKM, Festival Palembang Darussalam XXII Perkuat Identitas Budaya Wong Kito

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Semangat pelestarian budaya lokal kembali menggema melalui pelaksanaan Festival Palembang Darussalam (FPD) XXII Tahun 2026 yang resmi dibuka di Gedung AEKI Palembang, Rabu (24/6/2026).

Festival tahunan yang telah menjadi agenda budaya masyarakat Palembang ini hadir sebagai wadah untuk menjaga, memperkenalkan, dan mengembangkan kekayaan tradisi serta kearifan lokal di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan zaman.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, budayawan, pengurus Kerukunan Keluarga Palembang (KKP), hingga perwakilan pemerintah daerah. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga eksistensi budaya Palembang agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Berbagai pertunjukan seni dan budaya khas Palembang turut memeriahkan festival. Penampilan yang disuguhkan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sarana edukasi untuk mengenalkan nilai-nilai budaya yang telah menjadi identitas masyarakat Palembang selama berabad-abad.

Ketua Panitia Festival Palembang Darussalam XXII, RM Yusuf Indra Kesuma, mengatakan bahwa penyelenggaraan festival ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga dan melestarikan adat istiadat serta budaya Palembang agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Menurutnya, Festival Palembang Darussalam bukan sekadar ajang menampilkan kesenian tradisional, tetapi juga menjadi media pembelajaran budaya sekaligus mempererat hubungan sosial dan silaturahmi antarwarga.

“Festival Palembang Darussalam bukan hanya menjadi ajang pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga sarana edukasi serta mempererat silaturahmi masyarakat Palembang,” ujar RM Yusuf Indra Kesuma.

Ia menjelaskan, festival tahun ini menghadirkan beragam kegiatan yang melibatkan berbagai kalangan masyarakat. Mulai dari pertunjukan seni tradisional, atraksi pencak silat, penampilan syarofal anam, cerito bebaso Palembang, lomba mewarnai untuk anak-anak, pameran lukisan, hingga bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menampilkan produk-produk unggulan lokal.

Keberagaman kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa budaya tidak hanya hadir dalam bentuk seni pertunjukan, tetapi juga menyatu dengan kehidupan masyarakat, termasuk melalui sektor ekonomi kreatif yang terus berkembang.

Selain menjadi sarana pelestarian budaya, Festival Palembang Darussalam XXII juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran bazar UMKM dan partisipasi para pelaku seni lokal menjadi peluang untuk memperkenalkan produk kreatif daerah sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.

Festival ini juga menjadi momentum penting untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya Palembang, khususnya di kalangan generasi muda. Dengan mengenal dan mencintai budaya sendiri, diharapkan warisan leluhur dapat terus dijaga dan diwariskan secara berkelanjutan.

Panitia berharap Festival Palembang Darussalam dapat terus diselenggarakan setiap tahun sebagai ruang ekspresi budaya, ajang silaturahmi masyarakat, sekaligus sarana penguatan identitas daerah. Melalui kegiatan ini, budaya Palembang diharapkan tetap lestari, berkembang mengikuti zaman, dan menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan serta Indonesia. (Ning)

Merajut Kolaborasi Medis di Sepanjang Rel Kereta Api Lampung

BANDAR LAMPUNG –(deklarasinews.com)- Deru mesin kereta api di Stasiun Sukamenanti, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Selasa (23/6/2026), membawa pesan berbeda bagi warga sekitar.

Bukan sekadar angkutan barang atau penumpang, rangkaian gerbong Rail Clinic milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang hadir sebagai oase kesehatan bagi sekitar 250 warga dan siswa sekolah dasar yang mengantre sejak pagi.

Kegiatan bakti sosial ini menjadi tonggak penguatan kerja sama strategis antara PT KAI dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung.

Kolaborasi ini bertujuan memperluas aksesibilitas medis bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang jalur perkeretaapian.

Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Ghozali, menegaskan pentingnya jemput bola dalam pelayanan kesehatan.

Ia menilai kehadiran rumah sakit di atas rel merupakan langkah konkret mendekatkan fasilitas medis ke kantong-kantong pemukiman masyarakat yang sulit menjangkau pusat kota.

“Program Rail Clinic sangat baik karena mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Kami mengapresiasi langkah KAI yang secara konsisten menghadirkan pelayanan kesehatan gratis dan edukasi kesehatan bagi warga,” ujar dr. Imam Ghozali, Rabu (24/6/2026).

Dalam kegiatan di Sukamenanti, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek menerjunkan tim spesialis, termasuk dokter spesialis obstetri dan ginekologi ( dr. Sarlita indah ,Sp.OG bersama bidan Zanariah, keperawatan, P3IP bersama tim promosi kesehatan.

Selain tim dari RSUD tersebut, pelayanan kesehatan juga melibatkan tim medis dari PT KAI Divre IV Tanjungkarang yang memberikan layanan pemeriksaan kesehatan umum, kesehatan mata, gigi, laboratorium sederhana, hingga penyuluhan kesehatan.

Langkah ini memastikan warga tidak hanya mendapatkan pemeriksaan umum, tetapi juga layanan medis yang lebih spesifik.

Sinergi ini tidak berhenti pada pemeriksaan rutin. dr. Imam Ghozali memproyeksikan kolaborasi ini akan mencakup tindakan medis yang lebih kompleks di masa depan dengan memanfaatkan fasilitas di dalam rangkaian kereta medis tersebut.

“Kita itu memang baru menjalin kerja sama dengan KAI. Oleh karenanya kita men-support tidak hanya ke depan program-program bakti sosial yang biasa, tetapi misalnya untuk operasi amandel yang simpel bisa dikerjakan di situ atau untuk operasi katarak kita bisa kerjakan di situ,” ungkap dr. Imam Ghozali.

Selain tindakan bedah minor, dr. Imam juga menyoroti kebutuhan lansia di sekitar rel.

“Yang paling menarik itu diadakannya baksos nyeri ya untuk orang-orang lansia yang biasa nyeri pinggang, nyeri lutut begitu. Itu bisa dikerjakan di Rail Clinic untuk meningkatkan akses kesehatan,” tambahnya.

Jika pasien membutuhkan penanganan lebih lanjut, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek telah siap memposisikan diri sebagai rumah sakit rujukan utama.

Di sisi lain, Executive Vice President PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Hendy Helmy, menyatakan bahwa program ini adalah wujud kontribusi positif perusahaan di bidang kesehatan sekaligus mempererat hubungan dengan konstituen di sepanjang jalur rel.

Selain layanan kesehatan, KAI menyalurkan dua unit kursi roda, delapan unit kruk, serta puluhan kacamata untuk lansia dan siswa sekolah.

Kehadiran Rail Clinic juga menjadi momentum edukasi keselamatan perjalanan kereta api oleh Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska).

Sinergi ini diharapkan tidak hanya menyehatkan fisik warga, tetapi juga membangun kesadaran kolektif untuk menjaga aset dan keselamatan di lingkungan perkeretaapian Lampung.(Red)

Jamal Apresiasi Kesuksesan Munas HIPMI 2026, Dorong Lahirnya Wirausahawan Tangguh

BANDAR LAMPUNG –(deklarasinews.com)- Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang digelar di Novotel Lampung, Rabu-Kamis 10-11 Juni 2026, berlangsung sukses dan lancar. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para pengusaha muda dari seluruh Indonesia untuk memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas jaringan usaha, serta merumuskan langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Munas HIPMI di Bandar Lampung dihadiri oleh pengurus dan anggota HIPMI dari berbagai daerah di Indonesia. Selain menjadi forum pengambilan keputusan organisasi, kegiatan ini juga menjadi wadah bertukar gagasan, pengalaman, serta inovasi guna menghadapi tantangan dunia usaha yang semakin dinamis.

Kabid Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (OKK) HIPMI Syari’ah Lampung sekaligus Pengurus Bidang 8, Jamal, menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Munas HIPMI yang berlangsung di Bandar Lampung.

“Alhamdulillah, Munas HIPMI tahun 2026 dapat terselenggara dengan baik, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Forum ini menjadi bukti bahwa HIPMI terus berkembang sebagai organisasi yang mampu menghimpun para pengusaha muda untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” kata Jamal Selasa 23 Juni 2026.

Menurut Jamal, Munas HIPMI bukan hanya agenda organisasi semata, melainkan juga momentum untuk memperkuat peran pengusaha muda dalam menciptakan peluang usaha, membuka lapangan pekerjaan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

“Semangat yang harus terus kita jaga adalah semangat pengusaha pejuang dan pejuang pengusaha. Pengusaha yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pembangunan bangsa dan kesejahteraan masyarakat. Melalui HIPMI, kita ingin melahirkan semakin banyak wirausahawan tangguh yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” tambahnya.

Ia juga berharap hasil-hasil keputusan Munas dapat menjadi landasan kuat bagi HIPMI untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya dalam menghadapi transformasi digital, ekonomi kreatif, dan peluang investasi yang semakin terbuka.

“Semoga kepemimpinan dan program kerja yang dihasilkan dari Munas ini dapat membawa HIPMI semakin maju, solid, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi para pelaku usaha serta masyarakat Indonesia,” pungkas Jamal.

Dengan suksesnya penyelenggaraan Munas HIPMI di Bandar Lampung, diharapkan organisasi ini semakin memperkuat perannya sebagai wadah pengusaha muda Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan inovasi, dan membangun kemandirian bangsa menuju Indonesia yang lebih maju dan sejahtera. (Red)

Ary Meizary Alfian Kembali Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua Apindo Lampung

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)— Dinamika kontestasi perebutan kursi Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP)  Lampung periode 2026–2031 yang semula diprediksi berlangsung ketat, berakhir dengan penuh kedamaian dan keharmonisan.

Petahana, kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin organisasi para pengusaha tersebut setelah tiga rivalnya memilih mundur dan memberikan dukungan penuh kepadanya.

Persaingan ketat sebenarnya sudah terlihat sejak proses penjaringan. Hingga batas akhir pendaftaran pada Sabtu (20/6/26), panitia mencatat empat figur kuat dari berbagai latar belakang industri resmi mengambil berkas pencalonan.

Ary Meizary Alfian mengutus tim Liaison Officer (LO) untuk mengambil berkas di Sekretariat Apindo Lampung, karena saat itu sedang berada di luar kota.

Kedatangan tim petahana disambut langsung oleh Ketua Pendaftaran dan Penjaringan, bersama Ketua Pelaksana Musyawarah Provinsi (Musprov).

Mico menjelaskan bahwa tahapan berikutnya adalah melengkapi serta mengembalikan berkas persyaratan kepada panitia untuk diverifikasi.

“Setelah seluruh berkas diterima, tim pendaftaran akan melakukan verifikasi keabsahan data. Pengumuman nama-nama yang lolos secara administratif akan disampaikan secara terbuka,” ujarnya.

Sementara itu, Lukman memastikan komitmen sang petahana untuk mengikuti seluruh proses pencalonan.

“Pak Ary Meizary akan hadir dan menyerahkan langsung berkas pencalonan kepada panitia setelah seluruh dokumen selesai dilengkapi,” katanya.

Setelah melalui proses verifikasi, peta persaingan akhirnya tersaji dalam Musprov ke-8 yang digelar di Emersia Hotel, Senin (22/6/26).

Empat kandidat yang dinyatakan lolos administrasi bersiap memaparkan visi dan misi mereka di hadapan forum. Mereka adalah , pengusaha di bidang kepelabuhanan;  Assistant Vice President Head of Human Resources Nestlé Indonesia; pengusaha kuliner pemilik Minang Indah Group; serta petahana Ary Meizary Alfian.

Namun, sidang pemilihan yang dipimpin oleh , didampingi  dan , berubah dramatis saat sesi penyampaian visi dan misi dimulai.

Tatang Rohadi yang mendapat giliran pertama justru langsung menyatakan mundur dari pencalonan.

“Dengan mempertimbangkan secara matang dan melihat dinamika Apindo Lampung selama ini di bawah kepemimpinan Ketua Ary yang luar biasa, saya percaya Apindo Lampung akan semakin maju jika kembali dipimpin oleh Ketua Ary,” ujar Tatang, disambut tepuk tangan meriah peserta.

Langkah Tatang segera diikuti Bernard H. Simanjuntak yang menyampaikan keputusan serupa. “Saya dengan penuh kesadaran dan keyakinan menilai Apindo Lampung akan lebih maju jika kembali dipimpin oleh Ketua Ary Meizary. Karena itu, saya mundur dari pencalonan dan memberikan dukungan penuh kepada beliau,” katanya.

Tak lama kemudian, Junaedi juga mengambil keputusan serupa demi menyatukan visi organisasi. “Dua kandidat sudah mengundurkan diri. Saya juga menyatakan mundur dan mendukung penuh pencalonan Ketua Ary Meizary Alfian sebagai Ketua DPP Apindo Lampung periode 2026–2031,” tegasnya.

Junaedi menambahkan, selama lima tahun kepemimpinan Ary Meizary, Apindo Lampung mengalami banyak kemajuan dan berperan aktif menjaga iklim dunia usaha di daerah. Hal tersebut membuatnya optimistis organisasi akan semakin maju dan solid.

Setelah seluruh kandidat penantang menyatakan mundur dan meleburkan dukungan, pimpinan sidang menyerahkan keputusan akhir kepada forum. Dengan suara bulat, seluruh peserta Musprov menyetujui penetapan kembali Ary Meizary Alfian sebagai Ketua DPP Apindo Lampung masa bakti 2026–2031 secara aklamasi.

Kemenangan ini mencerminkan solidnya dukungan para pengusaha terhadap kepemimpinan Ary Meizary Alfian, yang dinilai berhasil membawa kemajuan signifikan bagi organisasi sekaligus memperkuat iklim investasi di Bumi Ruwa Jurai. (**)

CFN Run 2026 Meriahkan HUT ke-1343 Kota Palembang, Dorong Lahirnya Atlet Baru dan Perkuat Wisata Malam Kota

PALEMBANG – (deklarasinews.com)– Suasana malam Minggu di kawasan Jalan Kolonel Atmo, Palembang, kembali dipenuhi semangat olahraga dan hiburan masyarakat. Paguyuban Car Free Night (CFN) menggelar CFN Run 2026 Piala RDPS Cup dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1343 Kota Palembang, Sabtu (20/6/2026) malam.

Mengusung tema “Langkah Kecil, Dampak Besar”, kegiatan yang berlangsung di kawasan CFN Atmo tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus menikmati suasana wisata malam yang semakin berkembang di pusat Kota Palembang.

Acara ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Palembang dan berbagai pihak terkait. Hadir mewakili Pemkot Palembang, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan

Setda Kota Palembang, Isnaini Madani, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurut Isnaini, CFN Run menjadi salah satu agenda yang sangat positif dalam menyemarakkan peringatan HUT Kota Palembang ke-1343.

“Alhamdulillah malam ini kita kembali menyelenggarakan CFN Run. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk partisipasi dalam memeriahkan hari jadi Kota Palembang yang ke-1343,” ujarnya.

Isnaini berharap kegiatan serupa tidak hanya dilaksanakan saat peringatan hari jadi kota, tetapi dapat menjadi agenda rutin yang digelar beberapa kali dalam setahun.

Menurutnya, event olahraga berbasis masyarakat seperti CFN Run memiliki potensi besar untuk meningkatkan partisipasi warga sekaligus memperkuat identitas Kota Palembang sebagai kota yang aktif, sehat, dan ramah terhadap kegiatan publik.

“Harapan kami kegiatan ini bisa dilaksanakan minimal dua hingga tiga kali dalam setahun untuk memeriahkan berbagai momentum penting Kota Palembang,” katanya.

Lebih lanjut, Isnaini menegaskan bahwa CFN Run bukan sekadar kegiatan hiburan semata. Di balik penyelenggaraannya, terdapat tujuan besar untuk menjaring dan melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang kelak mampu membawa nama harum Kota Palembang di tingkat nasional maupun internasional.

“Dari kolaborasi seperti ini kita berharap lahir atlet-atlet muda berbakat yang nantinya bisa mengharumkan nama Palembang, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.

Selain berdampak pada sektor olahraga, kegiatan ini juga dinilai mampu memperkuat citra positif Kota Palembang sebagai kota yang kreatif dan dinamis.

Menurut Isnaini, semakin banyak kegiatan yang melibatkan masyarakat, maka semakin besar pula peluang Palembang dikenal oleh masyarakat luas.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, nama Palembang semakin dikenal, semakin viral, dan menjadi kota yang diminati banyak orang,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat terhadap CFN Run. Tercatat sebanyak 80 peserta mengikuti perlombaan tersebut dan seluruhnya berasal dari Kota Palembang.

“Peserta yang mengikuti kegiatan malam ini berjumlah 80 orang dan semuanya merupakan warga Kota Palembang,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban CFN, Rio Saputra, mengungkapkan bahwa sejak dikukuhkan sekitar dua minggu lalu, pihaknya langsung melakukan berbagai pembenahan terhadap tata kelola kawasan CFN Atmo.

Pembenahan tersebut difokuskan pada penataan pelaku UMKM, pengelolaan area parkir, hingga pengembangan berbagai atraksi wisata yang lebih menarik dan variatif bagi pengunjung.

“Pasca pengukuhan, kami langsung bergerak melakukan pembenahan tata kelola UMKM, penataan parkir, serta menghadirkan atraksi yang lebih beragam agar pengunjung tidak merasa bosan,” ujarnya.

Rio menargetkan kawasan CFN Atmo dapat berkembang menjadi salah satu ikon wisata unggulan Kota Palembang yang dikenal secara luas, bahkan memiliki daya tarik seperti kawasan Malioboro di Yogyakarta.

Menurutnya, untuk mencapai target tersebut dibutuhkan pengelolaan yang baik, keberagaman UMKM, desain kawasan yang menarik, serta atraksi yang terus diperbarui.

“Ke depan, CFN Atmo kami harapkan menjadi destinasi wisata yang dikenal luas oleh masyarakat, baik dari Palembang maupun luar daerah. Ketika orang berkunjung ke Palembang, mereka tahu bahwa ada CFN Atmo yang wajib dikunjungi, sebagaimana orang mengenal Malioboro di Yogyakarta,” katanya.

Rio optimistis, dengan penataan yang baik dan atraksi yang terus berkembang, kawasan ini akan menjadi magnet wisata baru yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

“Intinya kita rapikan terlebih dahulu. UMKM tertata, parkir tertib, atraksi menarik. Jika semua berjalan baik, maka orang dari luar daerah akan datang berbondong-bondong ke Palembang,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa CFN Atmo tidak hanya akan menjadi tempat berkumpul masyarakat, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi UMKM serta ikon wisata baru bagi Kota Palembang.

Di sisi lain, Ketua Organizing Committee (OC) CFN Run 2026, M. Eko Wahyudi, didampingi Sekretaris OC Dodi Hari Utama, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Palembang dan Polrestabes Palembang.

Menurutnya, salah satu tujuan utama penyelenggaraan CFN Run adalah memberikan ruang positif bagi generasi muda sekaligus membantu mengurangi potensi tawuran, aksi kriminalitas jalanan, dan balap liar yang kerap terjadi pada malam hari.

“Setidaknya kegiatan ini dapat membantu mengurangi aksi tawuran, begal, maupun balap liar. Karena itu event ini bukan hanya sekadar kegiatan promosi atau hiburan semata,” katanya.

Eko menyebutkan bahwa CFN Run kali ini merupakan penyelenggaraan kedua dan akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Bahkan ke depan, pihaknya berencana memperluas pelaksanaan kegiatan hingga menyasar lingkungan sekolah karena sprint run juga termasuk salah satu cabang olahraga yang berada di bawah naungan KORMI.

“Insya Allah kegiatan ini akan terus berlanjut. Ke depan tidak hanya dilaksanakan satu kali, tetapi bisa lebih sering dan bahkan masuk ke lingkungan sekolah,” ujarnya.

Antusiasme Peserta Sangat Tinggi

Meski jumlah peserta dibatasi hanya 80 orang karena keterbatasan waktu pelaksanaan yang berlangsung sekitar empat jam, minat masyarakat untuk mengikuti CFN Run disebut sangat tinggi.

Menurut Eko, jumlah pendaftar sebenarnya mencapai ratusan orang. Namun panitia terpaksa melakukan seleksi agar kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan sesuai jadwal.

“Antusiasme masyarakat luar biasa. Pendaftarnya mencapai ratusan orang, tetapi karena waktu pelaksanaan terbatas, kami hanya bisa mengakomodasi 80 peserta. Sisanya akan diikutsertakan pada event berikutnya,” jelasnya.

Ia mengakui bahwa hampir tidak ada hambatan berarti selama penyelenggaraan kegiatan. Tantangan terbesar justru berasal dari tingginya minat masyarakat yang membuat waktu pelaksanaan terasa kurang panjang.

“Semangat para pemuda, pelajar, dan mahasiswa sangat luar biasa. Itu yang membuat kegiatan ini semakin hidup,” katanya.

Agustus Mendatang Kembali Digelar

Menutup keterangannya, Eko berharap CFN Run dapat menjadi ajang silaturahmi, sarana menjaga kesehatan, sekaligus media untuk membangun budaya hidup aktif di tengah masyarakat.

Dengan semangat “Palembang Olahraga, Palembang Sehat, dan Ceria”, panitia berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan positif yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

“InsyaAllah event berikutnya akan kembali digelar pada bulan Agustus mendatang bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” tutupnya. (dkd)

Ketua DPD Lantik DPC HIPAKAD Kota Bandar Lampung Masa Bakti 2024 – 2029 Di Aula Kodim 0410/KBL

BANDAR LAMPUNG  -(deklarasinews.com)- Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD) Kota Bandar Lampung resmi dilantik pada Sabtu (20/6/2026) siang sekitar pukul 13.30 wib di Aula Kodim 0410/KBL.

Dalam sambutannya Komandan Kodim 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H, M.M mengatakan Hipakad merupakan organisasi putra putri keluarga angkatan darat. Kehadiran hipakad di kota bandar lampung diharapkan dapat bersinergi dalam kegiatan sosial, ucapnya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi Lampung Wahyu Widiyatmiko, S.H, M.H, C.PM mengucapkan selamat kepada jajaran panitia dan pengurus hipakad kota bandar lampung yang telah dilantik. Semoga DPC Kota Bandar Lampung dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dan Semoga dapat membantu program TNI ada khususnya di kota bandar Lampung dan program wali kota, ujarnya.

Ketua Dewan Pimpinan Cabanh (DPC) Kota Bandar Lampung Desri Hariyadi, S.sos menguvapkan terimakasih kepada semua panitia dan undangan atas terlaksananya kegiatan pelantikan di aula kodim 0410/KBL dengan lancar dan tanpa hambatan. Semoga hipakad kota bandar lampung semakin maju dan akan selalu siap mendukung program kerja pemerintah, pungkasnya.(Feby)

Kemendagri Tekankan Pemanfaatan Hasil Evaluasi dalam Penyusunan RKPD Sumatera Selatan Tahun 2027

JAKARTA – (deklarasinews.com)– Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri melaksanakan fasilitasi terhadap Rancangan Peraturan Gubernur tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2027 secara hybrid. Kegiatan dibuka oleh Direktur Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah (PEIPD), Iwan Kurniawan mewakili Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah.

Pada arahannya, Iwan Kurniawan menegaskan bahwa hasil evaluasi pelaksanaan RKPD Tahun 2025 perlu menjadi dasar dalam penyempurnaan perencanaan pembangunan daerah ke depan. “Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan di Provinsi Sumatera Selatan telah berjalan cukup baik. Namun demikian, masih diperlukan peningkatan efektivitas pelaksanaan program, percepatan pencapaian target kinerja, serta optimalisasi realisasi anggaran guna mendukung pencapaian sasaran pembangunan daerah secara lebih optimal,” ungkap Iwan, dalam rilis yang diterima redaksi, Sabtu (20/6/2026).

Lebih lanjut, Iwan mengatakan RKPD memiliki fungsi strategis sebagai instrumen penyelarasan tema, prioritas, dan sasaran pembangunan daerah dengan kebijakan pembangunan nasional.

Oleh karena itu, penyusunan RKPD Tahun 2027 perlu berpedoman pada arah kebijakan nasional sebagaimana tertuang dalam Permen PPN/Bappenas Nomor 4 Tahun 2026 tentang Rancangan RKP Tahun 2027, termasuk mendukung pelaksanaan Asta Cita, hasil kesepakatan Rakortekrenbang Tahun 2026, serta berbagai program strategis nasional.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan diharapkan melakukan pemetaan program, kegiatan, dan subkegiatan yang mendukung pencapaian program prioritas nasional, termasuk memastikan keselarasan RKPD Tahun 2027 dengan RPJMD Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2025–2029.

Iwan juga menekankan agar Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memperhatikan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan kebijakan terbaru, menjaga ketepatan waktu penetapan RKPD, serta meningkatkan kualitas pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah.

“Langkah-langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan dokumen perencanaan daerah mampu mendukung pencapaian target pembangunan secara efektif, terukur, dan selaras dengan prioritas pembangunan nasional,” jelas Iwan.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan Rancangan Akhir RKPD Tahun 2027 yang telah melalui seluruh tahapan administratif dan substantif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Seluruh dokumen persyaratan fasilitasi telah diselesaikan dan diunggah melalui SIPD Fasilitasi sehingga Provinsi Sumatera Selatan dinyatakan siap mengikuti proses fasilitasi.

Secara umum, kondisi pembangunan daerah Provinsi Sumatera Selatan menunjukkan tren yang positif. Stabilitas pertumbuhan ekonomi, pengelolaan lingkungan hidup, serta berbagai indikator kesejahteraan masyarakat menjadi landasan dalam penyusunan target pembangunan daerah Tahun 2027 yang selaras dengan target pembangunan nasional. (*)