Peringati Hari Kartini, Ketua DPC KW-RI, Mulia Mega Mengajak Jurnalis Perempuan Terus Maju Berkarya

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Ketua DPC Koalisi Wartawan Rangking Indonesia Mulia Mega, menyampaikan Selamat Hari Kartini kepada seluruh Perempuan di NKRI, Selasa (21/4/2026)..

Di temui di ruang kerjanya perempuan yang akrab di sapa dengan panggilaan Ayuk Mega ini menyampaikan kepada rekan media mitra lembaganya,

Menurutnya Hari Kartini yang di peringati setiap tanggal 21 April bertujuan untuk mengenang jasa Pelopor Kebangkitan Perempuan  Raden Ajeng Kartini.

Raden Ajeng Kartini  yang mendobrak Tradisi Pingitan, Memperjuangkan Emansipasi perempuan di zamannya Lewat surat-suratnya yang dibukukannya dan di berinya judul “Habis Gelap Terbitlah Terang”, RA Kartini menyuarakan pentingnya pendidikan, kebebasan berpikir, Dan kesetaraan hak bagi perempuan Indonesia.

Sebagai Perempuan yang Memimpin lembaga Jurnalis [ KW-RI ] Mega menyampaikan tentang apa yang di sampaikan oleh RA Kartini  lewat bukunya”HABIS GELAP TERBITLAH TERANG” sangat relevan dengan kerja-kerja jurnalis.

Kalau dulu Kartini berjuang menembus gelapnya pingitan agar perempuan bisa membaca dan menulis, kini jurnalis perempuan berjuang menembus gelapnya disinformasi, hoaks, dan kekerasan berbasis gender agar publik mendapat terang informasi yang benar dan berpihak pada kebenaran.

RA Kartini mengajarkan bahwa perempuan berhak bermimpi setinggi-tingginya di bidang apapun tak terkecuali jurnalistik.

Mari kita hidupkan, semangat Kartini dengan solidaritas, keberanian menulis kebenaran, dan saling menjaga etika.ujarnya

Dia mengajak Jurnalis wanita menghormati Kartini dengan memastikan tidak ada lagi jurnalis perempuan yang dibungkam, dilecehkan, atau dibayar lebih rendah karena gendernya.

Pers yang berpihak pada perempuan adalah pers yang berpihak pada kemanusiaan.Tegasnya

Mega mengajak  jurnalis perempuan untuk terus berkarya dengan Tulisannya yang nyata.

Pena dan tulisan kalian adalah terang. ‘jangan takut gelap karena habis gelap terbitlah terang.pungkasnya [ KW- RI ]

KUPT Puskesmas Bukit Kemuning Merasa Dirugikan Terkait Beredarnya Surat Keterangan Sehat Diduga Aspal

LAMPURA- (deklarasinews.com)– Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) Puskesmas Bukit Kemuning, dr. Masrianti, M.Kes., menyatakan keberatan dan merasa dirugikan atas beredarnya sebuah dokumen Surat Keterangan Sehat yang mencatut nama instansi yang dipimpinnya, selasa (21/4/2026).

Dokumen tersebut menjadi sorotan karena menggunakan Kop Surat resmi UPTD Puskesmas Bukit Kemuning, namun ditandatangi oleh oknum yang tidak terdaftar sebagai tenaga medis di puskesmas tersebut.

Kejanggalan Dokumen

Berdasarkan data yang dihimpun, surat dengan nomor 446/079 KIR/P.10101 05-LU/2026 tersebut mencantumkan nama dr. Muhamad Arfan Arian Eriansyah sebagai dokter pemeriksa. Namun, dr. Masrianti menegaskan beberapa poin krusial:

Bukan Petugas Puskesmas: Nama dr. Muhamad Arfan Arian Eriansyah dipastikan tidak pernah bertugas dan tidak terdaftar sebagai dokter di KUPT Puskesmas Bukit Kemuning.

Identitas Diduga Fiktif: Muncul dugaan kuat bahwa nama serta gelar dokter yang tercantum dalam surat tersebut adalah identitas palsu atau “abal-abal”.

Penyalahgunaan Kop Surat: Penggunaan atribut resmi puskesmas tanpa izin dan melalui prosedur yang tidak sah merupakan bentuk pelanggaran serius yang mencoreng kredibilitas institusi pelayanan kesehatan.

Pernyataan KUPT Puskesmas

Dalam keterangannya, dr. Masrianti menyayangkan adanya tindakan oknum yang tidak bertanggung jawab ini. Hal ini dinilai tidak hanya merugikan nama baik instansi secara administratif, tetapi juga berpotensi membahayakan masyarakat jika dokumen medis palsu tersebut digunakan untuk keperluan formal.

“Kami merasa sangat dirugikan dengan adanya surat keterangan sehat yang menggunakan kop surat instansi kami namun ditandatangani oleh orang yang bukan dokter di sini. Kami tegaskan bahwa yang bersangkutan tidak bertugas di Puskesmas Bukit Kemuning,” ujar dr. Masrianti.

Himbauan kepada Masyarakat

Pihak Puskesmas menghimbau kepada instansi terkait maupun masyarakat luas agar lebih waspada dan melakukan verifikasi ulang terhadap dokumen kesehatan yang mencurigakan.

Kasus ini diharapkan menjadi perhatian aparat penegak hukum untuk menelusuri asal-usul dokumen tersebut guna mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang dan pemalsuan dokumen publik di wilayah Lampung Utara.(zainal)

Pembangunan Jalan AK Gani Hasil Swadaya Masyarakat Diduga Dipolitisasi Oknum, Lambang Partai Jadi Sorotan

BUKIT KEMUNING -(deklarasinews.com)- Upaya mandiri warga dalam memperbaiki infrastruktur Jalan AK Gani, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Jalan Pabrik Ateng, kini menuai polemik. Pasalnya, hasil pembangunan yang murni dikerjakan melalui swadaya masyarakat tersebut diduga dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab demi kepentingan politik tertentu. Senin. 20 April 2026

Dugaan ini muncul setelah beredarnya sebuah video di media sosial yang menunjukkan kehadiran oknum tersebut di lokasi pembangunan swadaya. Mirisnya, video tersebut dibagikan dengan tempelan atribut atau lambang partai politik, yang seolah-olah mengesankan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan kontribusi dari pihak partai, bukan murni inisiatif dan dana dari kantong warga.

Masyarakat Kecewa atas Klaim Sepihak

Sejumlah warga yang terlibat langsung dalam aksi gotong royong dan penggalangan dana merasa keberatan dengan beredarnya video tersebut. Menurut perwakilan warga, aksi perbaikan jalan ini lahir dari rasa jenuh atas rusaknya akses jalan selama bertahun-tahun yang tak kunjung tersentuh perbaikan pemerintah secara maksimal.

“Kami hargai kedatangan beliau selaku anggota dewan kabupaten Lampung Utara sebagai bentuk supot kepada kami, namun sangat kecewa ketika kami mengetahui pada Vidio yang beredar di media sosial yang di unggah  oleh beberapa masyarakat vidio di lokasi gotongroyong dan saat kami yang bekerja bergotong royong di tempelin lambang partai.

Sangat disayangkan jika keringat masyarakat justru dijadikan alat kampanye atau pencitraan oleh oknum tertentu dengan menempelkan lambang partai,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat mendesak agar oknum yang bersangkutan memberikan klarifikasi terkait tujuan pengunggahan video tersebut. Warga menegaskan bahwa gerakan swadaya ini bersifat netral dan murni demi kepentingan umum, bukan untuk mendukung kepentingan elektoral individu maupun kelompok politik mana pun.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras agar kerja keras masyarakat tidak dipolitisasi. Warga berharap ke depannya pihak-pihak terkait lebih fokus pada solusi nyata pembangunan daripada hanya sekadar mencari panggung di atas jerih payah rakyat.zainal

Sinergi Warga dan Pemerintah Menguat, Forum RT/RW dan LPMK Sako Resmi Dikukuhkan

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– ‎Momentum kebersamaan pasca-Idulfitri dimanfaatkan masyarakat Kelurahan Sako untuk mempererat kolaborasi antara warga dan pemerintah.

‎‎Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan pelantikan Forum RT/RW serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Sako. Acara tersebut digelar di Gedung Ismawardani, Kecamatan Sako, Palembang, pada Sabtu (17/4/2026), dan dihadiri unsur pemerintah serta tokoh masyarakat setempat.

‎‎Camat Sako, H. Rakhman Hidayat Pane, S.STP, menegaskan bahwa pelantikan ini menjadi langkah awal penting dalam membangun sinergi yang lebih kuat di tingkat kelurahan. Ia menyebut, seluruh pengurus yang dilantik mulai dari ketua, sekretaris hingga bendahara akan mengemban amanah selama lima tahun ke depan.

‎‎“Sebanyak 163 orang resmi dikukuhkan hari ini, termasuk 20 pengurus LPMK. Kami berharap mereka mampu bekerja sama dan berperan aktif dalam mendukung program Pemerintah Kota Palembang demi terwujudnya masyarakat yang mandiri dan sejahtera,” ujarnya.

‎‎Menurut Rakhman, keberadaan Forum RT/RW dan LPMK memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Peran tersebut dinilai krusial dalam menampung aspirasi warga sekaligus mendorong percepatan pembangunan di tingkat kelurahan.

‎‎Ia juga menekankan pentingnya koordinasi yang solid agar setiap program pemerintah dapat berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

‎‎Di kesempatan yang sama, Ketua LPMK Sako, M. Juharman SH, menegaskan kesiapan pihaknya untuk bersinergi dengan seluruh pengurus RT dan RW. Ia menilai pelantikan ini sebagai momentum strategis untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

‎‎“Dengan jumlah 141 RT yang ada, koordinasi harus semakin diperkuat. Harapannya, setiap program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga,” tandasnya.

‎‎Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menandai komitmen bersama dalam membangun lingkungan yang lebih maju, responsif, dan berdaya saing di Kelurahan Sako.

‎‎Sementara itu, Ketua Forum RT/RW Kelurahan Sako, Sahirin, menyampaikan komitmennya untuk memperkuat fungsi RT dan RW sebagai ujung tombak pelayanan dan penyerap aspirasi masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa sejumlah usulan prioritas telah diajukan, salah satunya terkait perbaikan infrastruktur jalan lingkungan.

‎‎“Kami akan terus mengawal berbagai kebutuhan warga dan mendorong agar program-program prioritas dapat segera direalisasikan dengan dukungan pemerintah,” pungkasnya. (Ning)

Sinergi Warga dan Konten Kreator: Aksi Gotong Royong Perbaikan Jalan AK Gani Masuki Tahap Pengecoran

BUKIT KEMUNING -(deklarasinews.com)- Semangat swadaya masyarakat di Jalan AK Gani, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Jalan Pabrik Ateng, semakin membara. Memasuki minggu kedua Sabtu 18 april 2026 aksi perbaikan jalan secara mandiri, warga menggelar pengecoran massal yang dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan kecamatan hingga tokoh digital.

Kehadiran Bang Taun Bakar Semangat Warga

Suasana gotong royong kali ini terasa berbeda dengan kehadiran konten kreator populer, Bang Taun. Tidak sekadar berkunjung, Bang Taun terjun langsung ke lapangan, memegang sekop, dan ikut mengaduk campuran semen, pasir, serta batu bersama warga.

Kehadiran sosok yang dikenal vokal menyuarakan aspirasi masyarakat ini terbukti menjadi suntikan moral yang luar biasa. Warga terlihat lebih antusias dan ramai memadati lokasi pekerjaan demi memperbaiki akses jalan yang menjadi urat nadi ekonomi serta perlintasan antara dua kabupaten,Kabupaten Lampung Utara dan Kabupaten Waykanan.

Aksi nyata ini juga mendapat pengawalan dan dukungan dari aparatur pemerintah serta keamanan setempat. Turut hadir di lokasi:

Camat Bukit Kemuning Bapak Lisman Spd

Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukit kemuning Aipda Ameriansyah

KSPK Polsek Bukit Kemuning Aipda Junaidi arif

Kepala Lingkungan (Kaling) dan para Ketua RT

Kehadiran para pejabat ini menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara masyarakat dengan pemangku kebijakan di tingkat kecamatan dalam menyikapi keluhan infrastruktur.

Sentilan untuk Pemerintah Daerah

Di sela-sela kegiatannya, Bang Taun memberikan pernyataan tegas terkait kondisi infrastruktur di wilayah tersebut. Ia mengapresiasi kemandirian warga, namun juga mengingatkan pemerintah kabupaten Lampung Utara maupun provinsi  Lampung untuk tidak menutup mata.

“Pemerintah, baik Kabupaten maupun Provinsi, jangan diam saja melihat semangat warga yang luar biasa ini. Warga ingin jalan yang bagus karena memang sudah belasan tahun tidak tersentuh pembangunan. Ini adalah potret kerinduan rakyat akan infrastruktur yang layak,” ujar Bang Taun.

Harapan Kedepan

Perbaikan Jalan AK Gani secara swadaya ini merupakan bentuk protes sekaligus solusi nyata dari warga yang lelah menunggu kepastian pembangunan dari pemerintah. Warga berharap, aksi ini dapat mengetuk pintu hati para pengambil kebijakan agar segera mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jalan secara permanen dan menyeluruh.zainal

Gelar Peringatan Hari Kartini dan Halalbihalal, IWAPI Lampung Nyalakan Semangat ‘UMKM Lampung Mendunia’

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Mengangkat tema ‘Indahnya Memaafkan, IWAPI Maju Dengan Semangat Kartini’ Dewan Pengurus Daerah Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPD IWAPI) Provinsi Lampung menggelar Halalbihalal Idul Fitri 1447H/2026M sekaligus merayakan Hari Kartini 2026,  dilangsungkan di Graha Surya Bandarlampung, Rabu (15/4).

Ketua Panitia kegiatan, dr. Zam Zanariah, Sp.s M.kes, mengatakan kegiatan halal bihalal dan peringatan hari Kartini DPD IWAPI tahun 2026 bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan menjaga keharmonisan antar pengurus dan anggota IWAPI se-provinsi Lampung.

“Momen syawal 1447H ini kami harapkan bila lebih mempererat silaturahmi sesama pengurus dan anggota IWAPI,”katanya.

Wanita yang juga menjabat sebagai WKU XII Bidang CSR, Sosial dan Kemitraan DPD IWAPI provinsi Lampung ini menyampaikan selain ajang silaturahim, juga di adakan acara ceremonial Memperingati Hari Kartini.

“Selain Halal Bihalal, kami juga memperingati Hari Kartini bertujuan untuk mengenang jasa pahlawan wanita Indonesia yang memperjuangkan emansipasi serta hak-hak wanita,”lanjutnya.

Sementara Ketua Umum DPD IWAPI provinsi Lampung, Dr. Hj. Armalia Reny Madrie AS.,S.P.,MM., juga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447H/ 2026M. Minal Aidin wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin.

“Masih di bulan Syawal 1447 Hijriyah, ijinkan saya secara pribadi dan mewakili DPD IWAPI Provinsi Lampung, memohon maaf apabila kami ada salah dan khilaf baik yang kami sengaja maupun tidak, semoga keberkahan dan kemakmuran senantiasa menyertai langkah kita,”katanya.

Lebih lanjut, Rektor Universitas Mitra Infonesia (UMITRA) dan Koordinator Global Surya Islamic School (GSIS) mengatakan, peringatan hari Kartini yang di laksanakan setiap tahunnya bukan hanya dilakukan secara ceremonial semata. Tetapi makna yang terkandung dari peringatan tersebut yang harus di pahami oleh para wanita masa kini. Apa yang dinikmati saat ini adalah bagian dari perjuangan yang telah dilakukan oleh RA. Kartini pada masa lampau.

“Di tengah berbagai tantangan ekonomi, kita dituntut untuk terus berinovasi, mandiri, dan berani mengambil langkah maju. IWAPI terus berkomitmen untuk mendorong akses pendidikan, permodalan, dan informasi bagi perempuan, agar kita tidak hanya menjadi penopang ekonomi keluarga, tetapi juga berkontribusi pada perekonomian bangsa,”pesan Bunda Reny, sapaan akrabnya.

Di kesempatan lain, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M juga menyampaikan permohonan maaf

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya mengucapkan Selamat hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin,”ujarnya pada acara tersebut.

Gubernur Lampung ini juga berpesan kepada seluruh pengurus DPD serta pengurus DPC IWAPI se-provinsi Lampung untuk menjadikan peringatan Hari Kartini ini sebagai momentum untuk meneguhkan komitmen bersama, bahwa tidak ada lagi batasan bagi perempuan untuk meraih impian dan berkarir.

“Saya mengajak IWAPI Lampung untuk terus mendorong digitalisasi UMKM perempuan agar mampu bersaing di pasar global, meningkatkan keterampilan dan kapabilitas perempuan dalam mengelola usaha, menjadi agen perubahan (agent of change) yang menginspirasi lebih banyak perempuan untuk berani berkarya. Perempuan pengusaha adalah tulang punggung perekonomian. Ketika perempuan mandiri secara ekonomi, maka keluarga akan sejahtera, dan daerah akan kuat,”pungkasnya.

Kegiatan Halal Bihal DPD IWAPI provinsi Lampung, selain di hadiri oleh seluruh pengurus DPD serta DPC IWAPI kabupaten/kota se-provinsi Lampung, juga di hadiri oleh, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung/Dewan Pembina DPD IWAPI Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, SE., MM, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung, Agnesia Bulan Marindo, SE. Kepala Dinas dan Badan provinsi Lampung. Dewan Penasehat, Dewan Kehormatan IWAPI provinsi Lampung, serta organisasi wanita se-provinsi Lampung.

Ustazah Nabila Zainuri, yang pernah tampil sebagai peserta Akademi Sahur Indonesia (AKSI) Indosiar mewakili provinsi Lampung juga hadir mengisi siraman rohani tentang hikmah halalbihalal.

DPC IWAPI dalam acara Hari Kartini dan halalbihalal kali ini juga menggelar bazar produk unggulan UMKM binaan dari masing-masing DPC(rls/*).

Talk Show Musrenbang 2026 Bahas Strategi Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas di Lampung

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Dalam rangkaian Musrenbang Provinsi Lampung 2026, digelar _talk show_ bertema *“Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas, Investasi, dan Industri Berbasis Potensi Daerah”* pada Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, serta akademisi Universitas Lampung.

Perwakilan Bank Indonesia, Bimo Epyanto, menyampaikan bahwa kinerja ekonomi Lampung saat ini menunjukkan tren positif.

“Kita bisa memiliki optimisme terhadap kondisi perekonomian Provinsi Lampung karena pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen, didukung oleh sektor pertanian yang tumbuh mendekati 6 persen,” ujarnya.

Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak ringan.

“Untuk menjaga pertumbuhan tetap di atas 5 persen dengan basis ekonomi yang sudah tinggi, dibutuhkan *extra effort*, terutama dalam peningkatan produktivitas dan penguatan sektor utama,” tambahnya.

Bimo juga menyoroti potensi risiko eksternal yang perlu diantisipasi.

“Gangguan rantai pasok global dan kenaikan harga komoditas dapat menimbulkan tekanan inflasi serta kelangkaan barang tertentu di dalam negeri,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, menekankan pentingnya peran data dalam pembangunan.

“Saat ini kita tidak bisa lagi mengklaim keberhasilan tanpa data. Semua tahapan pembangunan harus dikawal dengan data, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa data bukan hanya untuk mencatat, tetapi juga sebagai panduan kebijakan.

“Indikator yang dihasilkan BPS menjadi pemandu agar pembangunan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga akseleratif dan berdampak,” ujarnya.

Ahmadriswan juga menyoroti tantangan inklusivitas pembangunan di Lampung.

“Masih ada daerah dengan pertumbuhan ekonomi tinggi, tetapi kemiskinan atau pengangguran juga tinggi. Ini menunjukkan bahwa pertumbuhan belum sepenuhnya inklusif,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, ia turut menyosialisasikan pelaksanaan *Sensus Ekonomi 2026* yang akan dilakukan oleh Badan Pusat Statistik.

“Dalam waktu dekat, BPS akan melaksanakan Sensus Ekonomi pada bulan Mei hingga Agustus. Kami mengajak seluruh pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dan memberikan data yang akurat,” imbaunya.

Ia menegaskan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting untuk menghasilkan data yang berkualitas.

“Data yang diberikan akan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran dan berdampak luas bagi pembangunan,” tambahnya.

Dari sisi akademisi, Intan Fitri Meutia dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unila menekankan pentingnya pendekatan strategis dalam kebijakan pembangunan

“Kebijakan harus selaras dengan data (*_alignment_*), birokrasi harus lincah (*_agility_*), dan pembangunan harus berkelanjutan (*_sustainability_*),” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa kebijakan harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Masyarakat tidak hanya membutuhkan program, tetapi kebijakan yang benar-benar dirasakan manfaatnya, terutama dalam penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan,” tambahnya.

Diskusi ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan yang berkualitas. Melalui forum ini, diharapkan arah kebijakan pembangunan Provinsi Lampung semakin terarah, inklusif, dan berkelanjutan.(red)

Asosiasi Kesehatan Haji Indonesia (AKHI) Gelar Webinar Manasik Kesehatan Haji 1447 dengan Peserta Capai 800 Orang

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Asosiasi Kesehatan Haji Indonesia (AKHI) yang diketuai langsung oleh dr. Zam Zanariah, Sp.N.M.Kes, menggelar Webinar Manasik Kesehatan Haji 1447 hari ini. Acara yang bertujuan meningkatkan kesiapan kesehatan jemaah haji mendatang ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Provinsi Lampung dr. Jihan Nurlela Chalim, MM., serta Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, SE, MM., Webinar ini menjadi wadah penting bagi tenaga kesehatan dan masyarakat untuk memahami protokol kesehatan haji secara komprehensif, sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam memastikan ibadah haji berjalan lancar dan aman. Minggu, 12 April 2026

Webinar ini menghadirkan 4 narasumber yang ahli di bidangnya dengan materi yang sangat relevan, yaitu:

– Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Lampung, Drs. H. M. Ansori, M.Kom I, yang menyampaikan materi “Kebijakan Pemerintah Terkait Penyelenggaraan Haji 1447 H/2026 M”, menjelaskan regulasi terbaru, kuota, dan persyaratan administratif untuk memastikan kelancaran operasional haji tahun depan;

– Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas 1 Panjang, dr. Nur Purwoko Widodo, M.Epid, dengan materi “Persiapan Jamaah Haji Menjelang Keberangkatan dan Saat Embarkasi”, memberikan panduan praktis skrining kesehatan, vaksinasi, dan pengecekan fisik di bandara untuk mencegah risiko selama perjalanan;

– dr. Sigit Pratama, Sp.JP, MARS, memaparkan “Jantung Sehat Ibadah Nikmat: Panduan Praktis untuk Jamaah Haji”, berfokus pada tips menjaga kesehatan jantung selama aktivitas fisik intensif di Tanah Suci seperti tawaf dan sai; serta

– dr. Hj. Sukarti, M.Kes., Sp.P (K) Onk. T., FAPSR, menghadirkan “Haji Sehat, Ibadah Mabrur: Panduan Kesehatan Jamaah Haji 2026”, yang mencakup kewaspadaan dini penyakit paru dan pernapasan selama perjalanan ibadah Haji 2026

Dengan total peserta mencapai 800 orang dari berbagai kalangan. baik itu tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, dan calon jemaah haji.

acara ini berlangsung secara online dan penuh antusiasme, menandakan tingginya minat masyarakat Lampung terhadap edukasi kesehatan haji tahun 1447 H.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Zam Zanariah, Sp.N.M.Kes sebagai Ketua AKHI membuka acara dengan sambutan penuh semangat. “Webinar Manasik Kesehatan Haji 1447 ini merupakan komitmen AKHI untuk mempersiapkan jemaah haji Lampung menghadapi tantangan kesehatan di Tanah Suci. Dengan dukungan penuh dari Pemprov Lampung dan mitra lainnya, kita bersama-sama memastikan setiap jemaah pulang dengan sehat walafiat, InsyaAllah,” ujar dr. Zam Zanariah.

Purnama Wulan Sari Mirza, SE, MM, dalam sambutannya sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung mengatakan bahwa, “PKK Provinsi Lampung siap berkolaborasi dengan AKHI dalam menyebarluaskan pengetahuan manasik kesehatan haji ke tingkat desa dan keluarga. Kesehatan jemaah adalah tanggung jawab bersama, dan PKK akan terus mendukung program-program pencegahan penyakit agar ibadah haji menjadi pengalaman mulia tanpa hambatan kesehatan.”

Sementara itu, Wakil Gubernur Provinsi Lampung dr. Jihan Nurlela Chalim, MM memberikan sambutan pembuka yang menginspirasi: “Pemerintah Provinsi Lampung bangga dengan inisiatif AKHI dalam menggelar webinar ini. Mari kita wujudkan haji mabrur dengan kesehatan optimal, sehingga Provinsi Lampung dapat menghadirkan jemaah yang siap secara fisik dan mental menghadapi ibadah suci di Makkah dan Madinah.”

Acara webinar ini diharapkan menjadi momentum awal persiapan kesehatan haji 1447 H di Lampung, dengan pesan utama bahwa pencegahan lebih baik daripada pengobatan. AKHI mengajak seluruh stakeholder untuk terus berkoordinasi guna mencapai target nol kecelakaan kesehatan bagi jemaah haji asal Lampung.

Kisah Minak Indah Diangkat ke Animasi AI, Raih 20 Ribu Penonton dan Soroti Pentingnya Pelestarian Sejarah Lokal

TUBABA –(deklarasinews.com)– Upaya pelestarian sejarah lokal kembali mendapat warna baru melalui sentuhan teknologi digital. Kisah Minak Indah, yang memiliki nilai historis kuat di wilayah Lampung, kini hadir dalam bentuk video animasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang telah menarik perhatian publik.

Karya tersebut dikemas dalam lima episode dan dipublikasikan melalui akun TikTok milik Irawansyah, tokoh pemuda (Menganai) Tiyuh Panaragan. Hingga saat ini, rangkaian video tersebut telah ditonton lebih dari 20 ribu kali, serta menuai beragam respons dari masyarakat.

Kehadiran animasi ini dinilai mampu menghadirkan cerita sejarah dalam format yang lebih menarik, khususnya bagi generasi muda. Tak sedikit warganet memberikan apresiasi atas kreativitas dan inovasi yang dilakukan dalam mengangkat kisah lokal ke ranah digital.

Namun demikian, di tengah apresiasi tersebut, muncul pula sejumlah saran dan kritik. Beberapa pihak mempertanyakan kejelasan rujukan alur cerita dalam animasi tersebut, karena belum mengetahui bahwa narasi yang disampaikan sebenarnya memiliki dasar dari sumber tertulis.

Menanggapi hal itu, Irawansyah menegaskan bahwa kisah Minak Indah yang diangkat bukanlah sekadar cerita fiktif, melainkan merujuk pada buku yang telah diterbitkan dan menjadi acuan dalam penyusunan naskah animasi.

“Kisah ini memiliki rujukan yang jelas dari sumber tertulis. Tentu sudah saya sampaikan lebih terbuka agar masyarakat juga memahami dasar cerita yang disajikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kisah Minak Indah memiliki keterkaitan erat dengan Situs Keramat Gemol, salah satu situs bersejarah yang tercatat dalam peta Hindia Belanda. Dari penelusuran yang dilakukan, hanya terdapat dua situs keramat yang tertulis dalam peta Hindia Belanda tahun 1915, 1930 dan 1945 lembar 1 hingga 52 pada wilayah Residen Lampung, dan Keramat Gemol menjadi salah satunya.

Hal tersebut semakin memperkuat nilai historis dari kisah yang ia riwayatkan, sekaligus menegaskan pentingnya pelestarian sejarah berbasis data dan referensi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sebagai kreator sekaligus tokoh pemuda Panaragan, Irawansyah berharap adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat terhadap upaya yang ia lakukan. Menurutnya, karya berbasis budaya lokal seperti ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai media edukasi sekaligus promosi budaya daerah.

Ia juga menilai bahwa dukungan dari pemerintah akan sangat membantu dalam meningkatkan kualitas produksi serta memperluas jangkauan penyebaran informasi sejarah kepada masyarakat luas.

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, tokoh adat, dan generasi muda, diharapkan pelestarian sejarah lokal tidak hanya terjaga, tetapi juga mampu berkembang mengikuti kemajuan teknologi di era digital. (Mar)

AKHI Lampung Gelar Silaturahmi dan Diskusi Trik Petugas Kesehatan Haji untuk TKH & PHD Tahun 2026

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Asosiasi Kesehatan Haji Indonesia (AKHI) Provinsi Lampung menggelar kegiatan Diskusi Trik Petugas Kesehatan Haji Bagi Calon Petugas TKH/PHD Kesehatan, Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan ini juga merupakan salah satu menjalin tali silaturahmi sesama para petugas kesehatan.

Wakil Ketua AKHI Provinsi Lampung Dr. dr. Sri Aryanti, MM., M.Kes dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah untuk berbagi pengalaman dan trik praktis dari alumni.

“Kegiatan ini juga tentunya guna untuk mempersiapkan calon petugas TKH dan PHD menghadapi tantangan pelayanan kesehatan di Tanah Suci Tahun 2026,” ucapnya dalam sambutan mewakili ketua AKHI Provinsi Lampung.

Acara ini diikuti sebanyak 41 peserta, yang terdiri dari 26 dokter dan perawat terpilih sebagai Tenaga Kesehatan Haji (TKH), serta 15 orang dari Pengelolaan Haji Darurat (PHD) Kesehatan Provinsi, Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Ketua AKHI Provinsi Lampung dr. Zam Zanariah, Sp.N.M.Kes menegaskan bahwa penguatan TKH dan PHD merupakan komitmen AKHI untuk memastikan pelayanan kesehatan haji prima dan aman bagi jemaah.

Kegiatan ini disambut antusias oleh peserta. Sebab, acara ini sebagai momentum sinergi stakeholder kesehatan haji di Indonesia.

“Kegiatan ini diharapkan meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan menghadapi musim haji Tahun 2026 dengan profesionalisme tinggi, sehingga ibadah berjalan lancar dan penuh berkah,” ucapnya. (Red)