PURWAKARTA –(deklarasinews.com)- Dalam rangka menjaga ketahanan pangan, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Purwakarta, meluncurkan program memanfaatan lahan pekarangan baik di rumah, lingkungan, sekolah, dan perkantoran.
Diketahui program tersebut juga selain dapat menjaga ketahanan pangan juga menjadi pendidikan dasar dalam bertani untuk menciptakan petani muda melenial yang hebat.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Balai Benih Dinas Pangan Dan Pertanian (Dispangtan) Kabupaten Purwakarta, Wawan Gunawan mengatakan, program pemanfaatan lahan pekarangan, jika dikelola dengan baik, dapat memberikan manfaat besar bagi kehidupan seperti sebagai sumber pangan, tempat bermain dan juga sebagai sumber pendapatan.
“Pemanfaatan lahan pekarangan, baik di daerah perdesaan maupun di perkotaan, bisa mendukung ketahanan rumah tangga,” ujarnya Jumat (24/1).
Wawan menjelaskan, pemanfaatan lahan pekarangan di rumah, sekolah dan perkantoran, merupakan salah satu alternatif untuk mewujudkan kemandirian pangan. Dengan kegiatan tersebut, akan terbiasa dan terdidik untuk memanfaatkan potensi yang ada, walau hanya sejengkal tanah.
“Soal kebutuhan pangan dan gizi keluarga tentunya tidak perlu dipusingkan lagi, bahkan pendapatan keluarga juga akan bertambah. Untuk para pelajar, kedepannya terus terang sedikitnya akan tau bagaimana tatacara bercocok tanam yang baik dan benar begitu juga cara pemanfaatan sampah hingga menjadi pupuk organik,” jelasnya.
Terkait dengan optimalisasi pemanfaatan pekarangan tersebut, jelas Wawan, Dispangtan Purwakarta melalui balai benih, telah melakukan sosialisasi kesetiap sekolah, Kelurahan atau Desa dan ke perkantoran.
“Tentunya, kami uptd balai benih Dispangtan Kabupaten Purwakarta akan membantu cara menanam, pengolahan pupuk dari limbah atau sampah yang ada. dan untuk ke sekolah akan disuplai pupuk organik hasil buatan pelajar yang Praktek Kerja Lapangan (PKL) dari SMKN 3 Linggabuana,” ucapnya.
Kami akan selalu memonitoring kesetiap sekolah dan perkantoran tidak lain untuk mengoptimalkan tanaman yang ditanam di lahan-lahan pekarangan. (DR)