Terkendala Covid-19, RSUD Pesawaran Tunda Pembukaan Pelayanan UTD

PESAWARAN –  (deklarasinews.com) – Rumah Sakit Umum Daerah Pesawaran akan segera membuka tempat pelayanan kesehatan Unit Transfusi Darah (UTD), khusus untuk pelayanan bagi pasien membutuhkan darah di Pesawaran.

Hal ini disampaikan Kasi Sarana dan Prasarana RSUD Pesawaran, Leonardo Kurniawan diruang kerjanya.

“Hingga kini mengenai pelayanan terhadap pasien, akan kebutuhan darah, pihak RSUD Pesawaran sudah melakukan progres, dengan menyiapkan ruangan khusus untuk Unit Transfusi Darah, dengan kelegkapan alat sudah Ready,” jelasnya. Selasa, (20/10/2020).

Leo juga menambahkan, untuk kelengkapan peralatan untuk diaktifkannya Unit Transfusi Darah untuk pelayanan umum sudah bisa segera di buka untuk umum, karena peralatannya sudah memadai,

“Peralatan penunjang seperti tempat tidur, timbangan darah, transfusi set, serta kulkas penyimpan darah, sudah ada, tinggal diaktifkan saja,” tambahnya

Dilanjutnya, mengenai kendala dapat berjalannya UTD, pihak RSUD masih belum mencukupi, memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai pelaksana di unit yang membutuhkan tenaga yang ahli, dalam pelayanan transfusi darah,

” Sempat 2 orang pegawai, di kirim pihak RSUD Pesawaran untuk mengikuti pelatihan mengenai pelayanan transfusi darah,namun untuk menghidupi unit, seperinya dua orang masih sangatlah kurang,” lanjutnya

Diketahui, kebijakan pemerintah tentang peralihan segala kegiatan terkait bencana non alam, Pandemi covid 19, dan pihak Rumah Sakit harus menunda dibukanya pelayanan Unit Transfusi Darah.

” Mengenai peralihan dalam persiapan di masa Pandemi covid 19, selain menyiapkan penambahan SDM , pihak Rumah Sakit harus menunda di bukanya UTD di RSud Pesawaran,” lanjutnya

Hingga kini dalam memenuhi kebutuhan pasien akan darah, RSUD Pesawaran sudah melakukan MOU dengan PMI di Bandar Lampung dalam pelayanan kebutuhan darah,

“Untuk sementara ini, RSUD Pesawaran sudah MOU dengan PMI di Bandar Lampung untuk penuhi kebutuhan darah pasien, tinggal langsung datang ke kantor PMI ajukan kebutuhan darahnya,” tutupnya.(Dedi/Roni)

Tinggalkan Balasan