Tantangan Penyelengaraan Pendidikan Dimasa Pandemi Covid

PAPUA – (deklarasinews.com) – Senin 25 Januari 2121  bertepat di Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih menyelenggarakan Pembukaan perkuliahan Semester Gasal 2020/2021 melalui kuliah umum mengenai yang dilaksanakan secara daring, langsung dari Aula Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih(25/01/2021) cara yang dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih Dr. Ir. Jonhi Jonatan Numberi, M.Eng.

Hadir pada acara pembukaan perkuliahan semester genap Tahun Ajaran 2020/2021 Pembantu Dekan I yang bertindak sebagai penangung Jawab kegiatan, PD II Dr. Marthen Liga, ST. M.Eng dan PD III Patrick Marcell Fandy, ST. MT serta kehadiran beberapa pejabat fungsional di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih.

Dalam sambutannya Johni Numberi menyampaikan bahwa melalui kuliah umum ini dapat meningkatkan pengetahuan collaborative online learning guna menjaga kualitas pendidikan terutama dari segi pertemuan secara daring serta untuk meningkatkan pengetahuan dan social discourse dengan mengunakan semua Media Sosial yang dapat dijadikan sebagai Media Pembelajaran.

Melalui program Kampus Merdeka dan merdeka belajar merupakan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja. Kampus Merdeka memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memilih mata kuliah yang akan mereka ambil.

Ada lima regulasi yang menjadi rujukan hukum dalam penerapan sistem kampus merdeka dan merdeka belajar diantaranya Peraturan Mendikbud (Permendikbud) sebagai landasan penerapan Merdeka Belajar Kampus Merdeka yaitu Permendikbud No. 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, Permendikbud No. 4 Tahun 2020 tentang Perubahan Perguruan Tinggi Negeri menjadi Perguruan Tinggi Badan Hukum, dan Permendikbud No. 5 tahun 2020 tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi.

Kemudian, Permendikbud No.6 tahun 2020 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguruan Tingggi Negeri dan Permendikbud No. 7 tentang Pendirian, Perubahan, Pembubaran Perguruan Tinggi Negeri dan Pendirian, Perubahan dan Pencabutan Izin Perguruan Tinggi Swasta.

Sebagai Pemateri Pertama dalam pembukaan kuliah umum semester gasal 2020/2021 Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua Jeri Agus Yurianto, S.Kom, dalam materi yang disampaikan dengan judul “Tantangan Penyelengaraan Pendidikan di Masa Pandemi’’ dalam ulasan Jeri Agus Yurianto bahwa upaya pemerintah provinsi papua maupun pemerintah republik indonesia,

Untuk diketahui, Palapa Ring Timur menjangkau 51 kabupaten/kota yang melalui 4 provinsi, yaitu Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, Papua, dan Papua Barat, terdiri dari 35 kabupaten/kota layanan dan 16 kabupaten/kota interkoneksi. Infrastruktur backbone yang ada di Palapa Ring Timur terdiri dari kabel serat optik darat, kabel serat optik bawah laut, dan radio microwave.

Palapa Ring Timur memiliki infrastruktur jaringan sepanjang 6.878 kilometer serat optik darat dan bawah laut, serta segmen jaringan radio microwave sebanyak 49 hop. Secara total, Proyek Palapa Ring menghubungkan 90 kabupaten/kota yang terdiri dari 57 kabupaten/kota layanan dan 33 kabupaten/kota interkoneksi melalui jaringan kabel serat optik sepanjang 12.148 kilometer yang terdiri dari kabel optik darat dan bawah laut serta juga segmen jaringan radio microwave sebanyak 55 hop.

Diharapkan bahwa dengan adanya fasilitas ini kebututhan pendidikan di papua dapat terpenuhi terutama pada masa pandemi saat ini dihadapkan pada peraturan pemerintah berupa penerapan protokoler kesehatan sehingga kebijakan pemerintah melalui pembukaan palapa ring timur tersebut dapat beguna bagi kemajuan pendidikan di Papua.

Sementara hadir sebagai pemateri kedua dalam kegiatan Kuliah Umum dalam rangka pembukaan semester Genap tersebut Dr. Ir. Deasy Widiastomo, ST. MT, yang merupakan dosen jurusan Perencanaan Wilayah Kota (PWK) yang menyampaikan materi kuliah terkait “Kerifan Lokal Pemukiman Pertahanan “Puyakha-Puyakhapu” Masyarakat Adat Sentani, adalah materi yang dihadirkan sebagai landasan filosofis bagi mahasiswa untuk meskipun kita dihadapkan pada suatu kondisi kemjuan teknologi namun sebagai orang asli papua maupun kita masyakat indonesia agar tetap memperhatikan budaya sebagai key control terhadap perkembangan teknologi dan sosial masyarakat disekitar kita.

Penangung Jawab Kegiatan PD I Fakultas Teknik Dr. Irja T. Simbiak menyampaikan pelaksanaan perkuliahan online dilaksanakan sebagai tanda dimulainya kegiatan belajar mengajar pada semester baru T.A 2020/2021 di lingkungan Universitas Cenderawasih, sehingga ada bebrapa agenda penting yang akan dijalankan dalam semester ini, diantaranya persiapan pelaksaan Yudisium Semester gasal 2020/2021 dan juga persiapan pelaksanaan KKN Tematik terpusat di lingkungan Fakultas Teknik Uncen yang kemudian diharapkan menjadi input kebijakan bagi terselengaranya proses akademik yang terjadi di lingkungan fakultas teknik.

Sementara pejabat bidang pendidikan Fakultas Teknik Uncen Hanoch Kafiar, ST M.Si menyampaikan bahwa untuk pelaksanan administrasi kemahasiswaan baik berupa data kemahaiswaan dan juga hasil dari proses akademik semester sebelumnya menjadi catatan penting yang ditekankan pimpinan Fakultas Teknik agar tetap diperhatikan dan diseriusi, sehingga proses komunikasi dari bidang pendidikan, kemahasiswaan dan juga kepegawaian menjadi hal yang penting dan diperhatikan pada pelaksaan di tahun 2021 saat ini.

Sementara itu Pembantu dekan III FT Uncen yang bertindak sebagai tim teknis kegiatan Kuliah Umum FT Uncen, Patrick Marcell Fandy mengatakan bahwa Kegiatan pembukaan perkuliahan semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021 diikuti oleh 100 orang mahasiswa dan juga pegawai dilingkungan Fakultas Teknik Uncen. (RLS)

Tinggalkan Balasan