LUBUK LINGGAU – (deklarasinews.com) – Pemerintah Kota ( Pemkot ) Lubuk Linggau Provinsi Sumatera Selatan ( sum-sel ) guna mengantisifasi terjadinya bencana Kebakaran Hutan dan Lahan ( Karhutla ) , mengadakan apel siaga bencana.
Apel pagi tersebut dilaksanakan hari ini Rabu (15/7) bertempat di Gugus Tugas Percepatanan Penanganan ( GTPP ) pademi wabah bencana nasional non alam Corona Virus Desease ( Covid 19 ) exs perkantoran pemerintah kabupaten Musi Rawas ( Pemkab Mura ) .
Kegiatan apel pagi dalam rangka penangulangan bencana karhutla dan dipimpin langsung oleh Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe , turut hadir Kapolres Lubuk Linggau AKBP Mustofa Sik , Dandim 0406 MLM serta OPD maupun jajaran personil TNI hinga Polri.
Wali Kota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe mengatakan apel siaga ini tidak hanya di Kota Lubuklinggau saja, tetapi diseluruh Indonesia.
” Karena Kota Lubuklinggau ini memiliki wilayah cukup luas, sehingga berpotensi terjadinya kebakaran , ” kata Nanan.
H SN Prana Putra Sohe juga menjelaskan di Bukit Cogong, ada hutan lindung yang berbatasan dengan Kabupaten Mura serta masih banyak lagi hutan lindung yang kita semua wajib menjaganya.
” Walaupun masih musim hujan tetapi ancaman kebakaran tetap saja ada, maka dari itu semua pihak harus siap siaga dan saling koordinasi untuk mengatasi musibah tersebut , ” jelas Nanan .
Dilanjutnya lagi guna mengantisipasi terjadinya karhutla kelengkapan harus juga diperhatikan dan disiapkan dengan baik.
“Agar koordinasinya berjalan sesuai harapan, akan ada rapat lanjutan. Harus koordinasi dengan wilayah lain (daerah tetangga) karena kebakaran bisa terjadi diperbatasan dan harapannya bisa kita atasi sedini mungkin,” terang Nanan.
Tegasnya apabila ditemukan ada indikasi pembakar lahan dan hutan illegal, maka ada sanksi hukum terhadap pelakunya.
” Sesuai instruksi Bapak Presiden Republik Indonesia ( RI ) Jokowidodo pihak kepolisihan harus tegas menghadapi bencana karhutla ini , ” tegas Nanan.
Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustofa menyampaikan saat ini sudah ada kampung tangkal Covid-19. kampung ini juga bisa bertanggungjawab terhadap penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.
“Tingkatkan koordinasi dengan baik agar titik api tidak menyebar secara luas dan semoga kebakaran yang terjadi pada 2019 tidak terulang lagi pada 2020,” ucap Kapolres. (Zul)