HD Tekankan Peran SOIna sebagai Ajang Penguatan Kepercayaan Diri Anak Berkebutuhan Khusus

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumsel akan terus memberikan perhatian ekstra kepada anak didik berkebutuhan khusus. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Kejuaraan Daerah Special Olympics Indonesia (SOIna) 2026 tingkat SLB se-Sumsel yang berlangsung di SLB Negeri Pembina, Kamis (30/04/2026).

Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan bahwa para peserta merupakan anak-anak hebat yang memiliki keistimewaan tersendiri. Ia mengapresiasi panitia yang telah menyediakan wadah bagi anak-anak istimewa untuk berkompetisi sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri.

“Kalian semua adalah anak-anak hebat. Ini sebuah keistimewaan karena ada ruang bagi kalian untuk menunjukkan kemampuan. Kegiatan seperti ini harus terus ditingkatkan dan sering dilaksanakan agar anak-anak istimewa semakin berani tampil,” ujar Herman Deru.

Menurutnya, ajang SOIna bukan sekadar persoalan menang atau kalah, melainkan sarana silaturahmi dan membangun rasa kebersamaan. Ia menekankan pentingnya menghadirkan ruang sosial agar anak-anak berkebutuhan khusus merasa tidak sendiri serta memiliki lingkungan pertemanan yang suportif.

“Ini bukan soal menang atau kalah, tetapi bagaimana kita menjadikannya sebagai ajang silaturahmi. Mereka tidak sendirian, mereka punya teman dan saudara,” tambahnya.

Lebih lanjut, Herman Deru menegaskan kesiapan Sumsel dalam menyongsong visi Indonesia Emas. Ia meminta para guru untuk terus memberikan bekal terbaik agar anak-anak berkebutuhan khusus mampu bersaing dan mandiri di masa depan.

Ia juga mengapresiasi dedikasi para guru yang dengan penuh kesabaran membimbing para siswa. Menurutnya, tidak sedikit anak berkebutuhan khusus yang mampu meraih kesuksesan dalam karier profesional berkat bimbingan yang tepat.

“Pemerintah akan terus memberikan perhatian lebih, terutama dalam pelayanan pendidikan bagi anak-anak istimewa. Ke depan, kebutuhan khusus mereka akan terus kita tingkatkan,” tegasnya.

Bahkan, Herman Deru mendorong agar ke depan setiap rapat paripurna DPRD dilengkapi dengan penerjemah bahasa isyarat sebagai bentuk inklusivitas bagi penyandang disabilitas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Mondyaboni, menyampaikan bahwa pelaksanaan Kejurda SOIna 2026 merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan ruang apresiasi dan kesetaraan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Ia melaporkan bahwa kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai daerah di Sumsel, dengan cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi atletik, bulu tangkis, dan lompat jauh.

“Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk menunjukkan potensi mereka. Kehadiran Bapak Gubernur menjadi penyemangat, dan kita berharap mereka mampu berkontribusi serta mengharumkan nama daerah melalui prestasi yang dimiliki,” pungkasnya. (Ning)

Tinggalkan Balasan