DPD PAN Bandar Lampung Targetkan 8 Kursi, Konsolidasi Formatur Hampir Final

BANDAR LAMPUNG –(deklarasinews.com) –Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bandar Lampung terus memacu persiapan organisasi melalui tahapan penjajagan dalam konsolidasi dan penyelarasan visi dan misi calon formatur.

Proses ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan partai dalam menghadapi kontestasi politik dan meraih kemenangan pada Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) 2029 mendatang.

Sebanyak 96 dari 118 pendaftar calon formatur DPC PAN dari 20 kecamatan se-Bandar Lampung telah menyelesaikan rangkaian konsolidasi dan penyamaan visi-misi. Agenda ini akan segera memasuki babak final untuk menentukan siapa saja ditunjuk sebagai tim formatur, yang berlangsung di Rumah PAN, Jalan Cut Mutiah No. 57 Gulak-Galik, Telukbetung Utara.

Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung, Dr. Ir. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc., menegaskan bahwa konsolidasi ini bertujuan mencari figur yang mampu bekerja keras mencapai target. Partai menargetkan perolehan 8 kursi di DPRD Kota Bandar Lampung, sehingga setiap calon pemimpin cabang dituntut memiliki strategi konkret untuk merebut suara.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap calon pemimpin memiliki komitmen yang kuat dan program kerja yang nyata. Ini sebagai langkah kongkret dalam memperkuat posisi PAN di Kota Bandar Lampung agar target kemenangan dapat tercapai,” ujar Firmansyah.

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Organisasi dan Kehormatan (BPOK) PAN Kota Bandar Lampung, Marpen Effendi, menekankan pentingnya konsolidasi yang berjalan tertib dan sesuai aturan. Ia menegaskan bahwa kehadiran 96 calon formatur yang telah mengikuti proses ini menunjukkan keseriusan kader dalam membangun partai.
Pihaknya, kata Marpen, mengawal penuh seluruh rangkaian ini agar berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. Kehadiran 96 calon formatur dari 20 kecamatan adalah bukti nyata komitmen kader.

“Pemilihan formatur ini sangat penting karena akan menentukan arah gerak partai ke depan, sehingga harus dipastikan terpilih orang-orang yang benar-benar siap bekerja,” tegas Marpen Effendi.

Selain itu, Sekretaris DPD PAN Kota Bandar Lampung, H. Erwansyah, S.H., juga menyoroti pentingnya pemetaan wilayah secara detail. Penguatan basis massa di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) serta penambahan jumlah relawan menjadi prioritas agar potensi suara dapat digarap secara maksimal.

Calon formatur dituntut memiliki inovasi dan terobosan baru. Komitmen untuk membentuk pengurus ranting yang solid dan sejalan dengan visi partai menjadi syarat utama demi membesarkan PAN Bandar Lampung secara bersama-sama. (**)

Seleksi Ketua BM PAN Se Lampung Digelar Transparan, Panitia Pastikan Integritas Calon

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Barisan Muda Partai Amanat Nasional (BM PAN) se-Provinsi Lampung resmi membuka pendaftaran bakal calon Ketua dan Formatur dalam Musyawarah Daerah (MUSDA) yang akan berlangsung pada 11–19 April 2026. Agenda ini menjadi momentum penting bagi kader muda PAN untuk tampil sebagai pemimpin baru yang siap membawa organisasi ke arah lebih progresif.

Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung, Dr. Ir. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc, menyampaikan bahwa pendaftaran ini adalah kesempatan emas bagi generasi muda PAN. Ia menegaskan, pihaknya mengajak kader muda PAN Bandar Lampung memanfaatkan ruang seluas-luasnya untuk berkontribusi. “Musda ini bukan hanya soal memilih ketua, tetapi juga ajang pembuktian integritas dan dedikasi kader muda PAN Bandar Lampung terhadap organisasi.”

Firmansyah menjelaskan, sesuai pengumuman yang disampaikan kepada pihaknya proses pendaftaran dan verifikasi berkas dijadwalkan pada 6–9 April 2026, yang dapat dilakukan di DPD BM PAN Kabupaten/Kota masing-masing atau melalui DPW BM PAN Provinsi Lampung. Panitia menekankan bahwa seluruh persyaratan administrasi harus dipenuhi, termasuk surat keterangan sehat, pernyataan integritas, serta bukti pendidikan minimal SMA atau sederajat,” kata dia.

Firmansyah menambahkan bahwa BM PAN Lampung harus menjadi wadah kaderisasi yang produktif. Ia menekankan, BM PAN ingin melahirkan pemimpin muda yang tidak hanya aktif di internal organisasi, tetapi juga mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat Lampung. “BM PAN harus menjadi motor penggerak perubahan positif,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua BPOK PAN Bandar Lampung Marfen Effendi menjelaskan sesuai pengumuman yang disampaikan panitia Pendaftaran BM PAN Lampung proses seleksi akan dijalankan secara transparan dan akuntabel. Dia juga mengatakan pihaknya ingin memastikan bahwa setiap calon benar-benar memiliki komitmen dan dedikasi tinggi. “Tidak ada ruang bagi pelanggaran aturan organisasi. Semua proses akan dijalankan sesuai AD/ART dan pedoman organisasi,” kata Marpen.

Berdasarkan pengumuman yang dikeluarkan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) BM PAN Lampung, persyaratan usia bagi calon ditetapkan antara 17 hingga 45 tahun, dengan syarat utama bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta sehat jasmani dan rohani. Hal ini dimaksudkan agar kepemimpinan BM PAN Lampung ke depan diisi oleh figur yang enerjik, visioner, dan mampu menjawab tantangan zaman.

Marpen menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh kader dalam proses MUSDA. “Kami mengajak semua kader untuk ikut serta, baik sebagai calon maupun sebagai bagian dari proses demokrasi internal. MUSDA bukan sekadar memilih ketua, tetapi juga memperkuat soliditas dan semangat kebersamaan.”

Dengan dibukanya pendaftaran ini, BM PAN Lampung menegaskan komitmennya terhadap regenerasi kepemimpinan yang sehat dan demokratis. Proses MUSDA diharapkan melahirkan sosok pemimpin muda yang mampu membawa organisasi semakin dekat dengan masyarakat, sekaligus memperkuat posisi PAN di Provinsi Lampung. (**)

DPRD Pagar Alam Setujui LKPJ Wali Kota 2025, Disertai Catatan Strategis untuk Pemkot

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Diterimanya Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Pagar Alam tahun anggaran 2025 disetujui oleh DPRD Kota Pagar Alam, berdasarkan hasil pembahasan Panitia Khusus (Pansus) I, II dan III DPRD Kota Pagar Alam. Yang ditandai dengan penandatanganan bersama.

Keputusan ini diputuskan melalui Rapat Paripurna ke-II sidang ke-V DPRD Kota Pagar Alam, pada Senin siang (06/04/2026), yang dipimpin langsung Wakil Ketua I DPRD Pagar Alam Hj Dessy Siska, didampingi Wakil Ketua II H Syahrol Effendy dan diikuti oleh anggota DPRD Kota Pagar Alam.

“Berdasarkan keputusan bersama antara Wali Kota Pagar Alam bersama DPRD Kota Pagar Alam, LKPJ Wali Kota Pagar Alam tahun anggaran 2025 disetujui,” sampai Sekwan Kota Pagar Alam membacakan surat keputusan bersama antara Wali Kota dan DPRD Kota Pagar Alam.

Dalam laporan hasil pembahasan Pansus I, II dan III DPRD Kota Pagar Alam terhadap pembahasan LKPJ Wali Kota tahun Anggaran 2025 ini, terdapat beberapa catatan strategis yang diberikan untuk Wali Kota Pagar Alam dan Pemerintah Kota Pagar Alam. Agenda Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan keputusan bersama DPRD dan Wali Kota Pagar Alam.

Mengenai keputusan DPRD serta menanggapi beberapa catatan strategis tersebut, Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah menyampaikan apresiasi serta akan segera menindaklanjuti catatan-catatan strategis tersebut sesuai dengan kemampuan daerah dan aturan yang berlaku.

“Pemerintah Kota Pagar Alam mengucapkan terimakasih dan penghargaan sebesar-besarnya atas segala upaya DPRD Pagar Alam, dalam mengkaji, membahas sampai dengan mengambil keputusan terkait LKPJ Wali Kota Pagar Alam tahun anggaran 2025. Selanjutnya, beberapa catatan-catatan strategis yang disampaikan akan menjadi perhatian kami dan ditindaklanjuti sesuai dengan kemampuan daerah dan aturan yang berlaku,” Pungkas Wali Kota.(Rep)

Ebzon Sembai Hadiri Karnaval Paskah 2026

SERUI -(deklarasinews.com)– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai S.Pi.M.H., didampingi istri tercinta Adomina Elisabet Maniani, menghadiri Karnaval Paskah 2026 yang diselenggarakan Persekutuan Gereja-Gereja Kristen Katolik (PGGK) Kabupaten Kepulauan Yapen di Alun-Alun Trikora, pusat Kota Serui, pada Sabtu (4/4/2026).

Karnaval ini bertujuan mempererat tali persaudaraan antarumat beragama serta mengekspresikan sukacita iman di tengah masyarakat multikultural Kabupaten Kepulauan Yapen.

Dalam keterangan persnya kepada media, Ketua DPRK Ebzon Sembai menyatakan, “Hari ini, kami menghadiri Karnaval Paskah 2026 yang diselenggarakan PGGK Kabupaten Kepulauan Yapen.

Acara ini merupakan perwujudan perjuangan umat Kristen dalam merayakan Paskah, yang menjadi puncak iman kita atas kemenangan Tuhan Yesus Kristus. Karnaval ini menjadi simbol nyata dari sukacita kebangkitan-Nya.”

Ebzon Sembai lebih lanjut menjelaskan makna mendalam peristiwa Paskah. “Peristiwa Paskah ini membebaskan umat Kristen dari belenggu dosa.

Kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus melepaskan kita yang percaya kepada-Nya dari ikatan dosa. Karnaval Paskah hari ini mengingatkan kita bahwa kita telah dilepaskan dari dosa, sehingga hidup kita hari ini harus lebih baik daripada hari-hari kemarin yang telah kita lewati bersama,” tegasnya.

“Pengharapan kita adalah hidup lebih baik di bawah naungan dan penyertaan Tuhan, karena kita telah terbebas dari dosa,” cetus Ketua DPRK Yapen.

Beliau juga menekankan simbolisme kematian Yesus Kristus di kayu salib sebagai pembebasan dosa bagi umat Kristen.

“Harapan kami, setelah dilepaskan dari dosa, kita harus hidup dalam kasih Tuhan, terus berbuat baik kepada semua umat—khususnya sesama Kristen di Tanah Papua, termasuk Kabupaten Kepulauan Yapen. Mari jadikan momen ini untuk memperkuat pelayanan dan persaudaraan kita,” ujarnya.

Pesan penutup Ketua DPRK kepada jemaat umat Kristen di Kabupaten Kepulauan Yapen sangat menggugah. “Lewat peristiwa kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus, jadikanlah Paskah sebagai momen sukacita abadi.

Teruslah lakukan perbaikan dalam tugas dan pelayanan kepada setiap jemaat, ubah perilaku kita agar selaras dengan ajaran-Nya, sehingga hidup ini membawa keselamatan, berkat bagi banyak orang, dan pengharapan baru yang menyala-nyala bagi kita semua. Bersama, mari kita hayati kemenangan ini untuk membangun Yapen yang lebih harmonis dan diberkati Tuhan,” pesan Ebzon Sembai dalam wawancara yang didampingi istrinya.

Acara karnaval ini tidak hanya merayakan iman, tetapi juga memperkuat harmoni antarumat beragama di wilayah Kepulauan Yapen.(GM)

Ojol Tewas Tertimpa Pohon, DPRD Palembang Soroti Dugaan Kelalaian Dinas Terkait

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Insiden pohon tumbang di Jalan Kapten A Rivai, Kota Palembang, yang menewaskan seorang pengendara ojek online pada Jumat (03/04/2026), menuai sorotan tajam dari berbagai pihak.

Ketua Komisi III DPRD Kota Palembang, Rubi Indiarta,S.H.,M.H angkat bicara terkait peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Palembang melalui dinas terkait harus bertanggung jawab dan segera melakukan penyelidikan menyeluruh atas insiden tersebut.

Menurut Rubi, apabila pohon yang tumbang merupakan pohon pelindung yang berada di bawah pengelolaan pemerintah daerah, maka Pemkot Palembang dapat dimintai pertanggungjawaban, termasuk dalam bentuk ganti rugi kepada korban.

“Berdasarkan aturan, jika pohon pelindung di bawah pengelolaan pemerintah kota tumbang dan menimpa kendaraan atau pengguna jalan, maka pemerintah daerah dapat dimintai pertanggungjawaban,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dasar hukum terkait hal tersebut tertuang dalam Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) tentang perbuatan melawan hukum. Dalam pasal itu disebutkan bahwa setiap perbuatan melanggar hukum yang menimbulkan kerugian kepada orang lain mewajibkan pihak yang bersalah untuk mengganti kerugian.

Lebih lanjut, Rubi menyebut bahwa kelalaian dalam perawatan, seperti tidak dilakukannya pemangkasan atau perantingan terhadap pohon yang sudah tua dan rapuh, dapat dikategorikan sebagai bentuk kelalaian.

“Dalam konteks ini, apabila terdapat kelalaian dalam perawatan, seperti tidak dilakukan pemangkasan terhadap pohon yang berpotensi membahayakan, maka itu bisa dikategorikan sebagai kelalaian,” jelasnya.

Selain itu, Pasal 1367 KUHPerdata juga mengatur tentang tanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan oleh benda yang berada di bawah pengawasan seseorang atau instansi.

Rubi menambahkan, di Kota Palembang pengelolaan pohon pelindung jalan berada di bawah kewenangan pemerintah kota melalui dinas terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan).

Ia menekankan pentingnya penyelidikan untuk memastikan apakah kejadian ini murni akibat faktor alam atau terdapat unsur kelalaian.

“Kita harus melihat apakah ini murni faktor alam atau ada unsur kelalaian, misalnya pohon sudah tua dan tidak dilakukan perawatan secara berkala,” katanya.

Namun demikian, ia juga menegaskan bahwa apabila pohon tumbang tersebut berada di pekarangan pribadi, maka tanggung jawab sepenuhnya berada pada pemilik lahan.

Dalam kesempatan itu, Rubi mengingatkan dinas terkait agar lebih proaktif dalam melakukan pengawasan dan perawatan pohon-pohon besar di sejumlah ruas jalan di Kota Palembang.

“Jangan sampai menunggu ada korban baru bergerak. Jika melihat pohon yang berpotensi membahayakan, segera lakukan pemangkasan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti dugaan kelalaian dalam penanganan sebelumnya, termasuk terkait aktivitas pengerukan atau penggalian di sekitar lokasi yang diduga turut mempengaruhi kondisi pohon.

Menurutnya, hal tersebut tidak bisa dijadikan alasan jika sebelumnya sudah diketahui adanya potensi bahaya namun tidak segera ditindaklanjuti.

Rubi menilai, dinas terkait harus bekerja lebih responsif dan tidak hanya bergerak setelah adanya laporan atau kejadian.

“Jangan menunggu ditelepon baru bergerak. Kalau sudah ada potensi bahaya, harus segera ditangani. Ini menyangkut keselamatan masyarakat,” pungkasnya. (Ning).

Asep Priwanto Tampung Keluhan Jalan Rusak, Soroti Keselamatan Warga Tubaba

TUBABA –(deklarasinews.com)– Permasalahan infrastruktur jalan menjadi aspirasi utama masyarakat dalam kegiatan reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tulang Bawang Barat (Tubaba), Asep Priwanto dari Partai Amanat Nasional (PAN), yang digelar di Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Jumat (03/04/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan kelurahan, tokoh masyarakat, serta warga dari berbagai tiyuh yang berada di daerah pemilihan Asep.

Dalam kesempatan itu, warga secara langsung menyampaikan berbagai keluhan, khususnya terkait kondisi jalan yang rusak dan membutuhkan perbaikan segera.

Salah satu warga Panaragan Jaya, Ibu Nining, mengungkapkan kondisi jalan gang di depan rumah dinas Bupati menuju arah sekolah yang selama ini rusak parah. Menurutnya, saat musim hujan, jalan tersebut menjadi becek, berlubang, dan tergenang air sehingga menyulitkan aktivitas masyarakat.

“Kalau musim hujan jalannya becek, banyak lubang dan genangan air. Kami mohon agar bisa segera diperbaiki,” ujarnya.

Keluhan serupa juga disampaikan warga Mulya Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Mereka meminta perbaikan jalan sepanjang kurang lebih 100 meter di wilayah Suku 5 yang kondisinya rusak berat. Warga berharap adanya solusi sementara jika belum tersedia anggaran dari pemerintah daerah.

“Kalau memang belum ada anggaran, kami berharap ada solusi sementara agar jalan tidak semakin rusak dan membahayakan,” kata salah satu warga.

Menanggapi hal tersebut, Asep Priwanto menyatakan kesiapannya untuk membantu penanganan sementara dengan melakukan penimbunan jalan menggunakan material batu.

“Nanti dicek dulu, butuh berapa mobil batu untuk penimbunan jalan yang ada di mulya jaya. Kalau hanya sekitar 100 meter, insyaallah bisa kita fasilitasi sebagai solusi sementara,” jelas Asep.

Selain itu, Sutris dari Candra Mukti turut menyampaikan kondisi jalan dari Simpang PU hingga Samsat yang dinilai sangat memprihatinkan. Ia bahkan menyebutkan bahwa kerusakan jalan tersebut telah memakan korban jiwa akibat kecelakaan.

“Jalan dari Simpang PU sampai Samsat itu sudah sangat parah. Bahkan kemarin ada kecelakaan sampai meninggal dunia. Kami berharap ini segera ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Sementara itu, Sriyanto, warga Wonokerto, juga meminta perbaikan jalan sepanjang kurang lebih 600 meter yang saat ini dalam kondisi rusak berat.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Asep Priwanto menegaskan bahwa seluruh usulan masyarakat akan menjadi bahan pembahasan dan akan disampaikan langsung kepada pemerintah daerah serta dinas terkait.

“Kita memahami saat ini kondisi anggaran sedang efisiensi. Namun, semua aspirasi ini akan tetap saya sampaikan langsung kepada kepala daerah dan dinas terkait, apalagi ini sudah menyangkut keselamatan masyarakat,” pungkasnya. (Mar)

Sejalan Rekrutmen Pengurus, MT Al-Amanah PAN Bandar Lampung Siap Cetak Kader Intelektual & Religius

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Majelis Ta’lim (MT) Al-Amanah resmi hadir di lingkungan Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bandar Lampung. Kehadiran lembaga ini merupakan wujud nyata komitmen dalam memberikan ruang belajar agama yang maksimal bagi seluruh pengurus partai.

Inisiatif pembentukan ini telah melalui tahapan usulan dan mendapatkan izin resmi dari Ketua BPOK. “Langkah ini sangat strategis karena bertepatan dengan momentum pelaksanaan rapat kerja serta pengrekrutan pengurus di tingkat DPC dan Ranting,” kata Ketua MT Al-Amanah Dra. Nurhafifah, Jumat (3/4/2026).

Menurut Nurhafifah, MT Al-Amanah hadir bukan hanya sebagai tempat beribadah, namun juga menjadi wadah yang mencetak kader-kader yang memiliki jiwa religius tinggi. Hal ini bertujuan menjadikan pengurus PAN sebagai yang terdePAN membawa nilai-nilai kebaikan, intelektualitas, dan keislaman.

Selain aspek spiritual, keberadaan majelis ini juga memiliki fungsi vital dalam meningkatkan elektabilitas partai di mata masyarakat. PAN ingin menunjukkan wajah yang inklusif, terbuka, dan sangat peduli terhadap peran serta kaum perempuan di berbagai bidang.

“Lembaga ini dirancang menjadi sarana yang efektif dan strategis bagib para ibu-ibu untuk berkumpul, berdiskusi, dan mengembangkan potensi diri. Melalui wadah ini, PAN ingin memperkenalkan diri sebagai partai yang sangat terbuka bagi partisipasi seluruh elemen masyarakat, khususnya kaum hawa.”

Salah satu target utama yang ingin dicapai, kata Nurhafifah, adalah mendongkrak angka keterwakilan perempuan dalam struktur kepengurusan dan pencalegan. Gerakan ini difokuskan agar dapat mencapai target minimal 30% keterwakilan perempuan menjelang Pemilu yang akan datang.

Dia juga menyampaikan bahwa kehadiran MT Al-Amanah ini sangat penting untuk membentuk karakter kader yang tidak hanya cerdas secara politik, tapi juga kuat dalam keimanan. “Kami ingin perempuan PAN Bandar Lampung menjadi garda terdepan yang berakhlak mulia dan berwawasan luas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nurhafifah menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen bekerja keras agar target 30% keterwakilan perempuan bisa tercapai.

“Dengan bekal ilmu agama dan organisasi yang kuat, kami yakin bisa membawa PAN Bandar Lampung semakin maju dan dipercaya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung, Dr. Ir. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc., menyambut baik kehadiran MT Al-Amanah sebagai langkah positif dalam memperkuat basis partai. “Kami sangat mendukung inisiatif ini karena selain memperkuat nilai-nilai keagamaan, juga menjadi sarana efektif untuk memberdayakan perempuan. Semangat ini harus terus digelorakan agar target 30% keterwakilan perempuan dan kemajuan PAN di Bandar Lampung bisa terwujud dengan baik,” kata Firmansyah.

Sedangkan Ketua BPOK DPD PAN Kota Bandar Lampung Marfen Effendi mengakui menyetujui pembentukan MT Al-Amanah karena memang memiliki tujuan mulia, yaitu bersama Perempuan PAN membangun PAN Bandar Lampung menjadi yang terdepan. “Tentunya dengan nilai-nilai religius,” kata Marfen Effendi. (**)

DPRD Bengkulu Apresiasi Kebijakan Gubernur Sumsel Herman Deru, Angkutan Batubara Wajib Lewat Jalur Khusus

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, terkait pelarangan truk angkutan batubara melintas di jalan umum.

Dukungan tersebut disampaikan Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi, sebagai bentuk apresiasi atas langkah tegas pemerintah daerah dalam melindungi kepentingan masyarakat. Sikap tersebut juga dituangkan secara resmi melalui Surat DPRD Provinsi Bengkulu Nomor 160/06/DPRD/2026. Tertanggal 12 Februari 2026.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru telah menerbitkan Instruksi Nomor 500.1/004/Instruksi/Dishub/2025 yang mulai berlaku sejak 1 Januari 2026. Instruksi tersebut mewajibkan seluruh angkutan batu bara menggunakan jalan khusus dan melarang melintas di jalan umum.

Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, mengurangi kerusakan infrastruktur, serta menciptakan ketertiban dan kelancaran lalu lintas, khususnya di wilayah perbatasan seperti Kota Lubuk Linggau yang berbatasan dengan Provinsi Bengkulu.

Sumardi menilai implementasi kebijakan tersebut telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat. Salah satunya terlihat dari antrian bahan bakar biosolar di SPBU yang kini lebih singkat dan lancar sejak tidak adanya lagi truk batu bara yang mengisi bahan bakar.

Selain itu, kebijakan ini juga dinilai mampu memperpanjang umur badan jalan negara, sehingga berkontribusi terhadap efisiensi anggaran perawatan dan perbaikan infrastruktur.

Arus lalu lintas di jalur Lubuk Linggau menuju Bengkulu maupun Kota Bengkulu kini menjadi lebih tertib dan tidak lagi terganggu oleh aktivitas angkutan batu bara.

Di sisi lain, kebijakan tersebut turut berkontribusi dalam menekan emisi karbon secara berkelanjutan, sehingga memberikan dampak positif bagi lingkungan.

Sumardi menambahkan, sebelumnya angkutan batu bara dari Lubuk Linggau menuju Pelabuhan Pulau Baai masih melintas di jalan umum dan kerap menimbulkan berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Karena itu, DPRD Provinsi Bengkulu menegaskan dukungan penuh terhadap langkah Gubernur Sumatera Selatan dalam menata angkutan batu bara agar lebih tertib, aman, dan ramah lingkungan.(Ning)

Reses DPRD, Masyarakat Mekar Jaya Meminta Perbaikan Jalan Sudah di Ukur 3 kali Namun Sudah 3 Tahun Belum Terealisasi

TUBABA –(deklarasinews.com)- Reses Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulang Bawang Barat melaksanakan Reses dalam rangka menyerap Aspirasi Masyarakat untuk di sampaikan kepada Pemerintah Daerah kabupaten Tulangbawang Barat.

Reses yang berlangsung di Tiyuh Merka Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kamis (2/4/2026).

Dalam kegiatan reses itu pembahasan yang paling utama yaitu terkait perbaikan jalan poros serta Jalan Usaha Tani (HUT).

Dalam usulan masyarakat beberapa tahun yang lalu yaitu meminta kepada pemerintah Daerah agar memperbaiki jalan poros di Tiyuh Mekar Jaya.

Dikatakan masyarakat bahwa jalan tersebut sudah selayaknya dilakukan perbaikan sejak 3 tahun yang lalu, namun  hingga saat ini belum juga terealisasi meskipun sudah di lakukan pengukuran oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten setempat.

“Jadi kami Reses di Tiyuh Mekar Jaya, masyarakat meminta kepada pak Bupati melalui Dinas PU agar jalan Poros dari RW 5 KE RW 6 yang sebelumnya sudah di ukur oleh PU  3 kali sejak tahun 2024 sampai tahun 2026 ini belum juga di kerjakan,  diwaktu Dinas PU ngukur akan di bangun dengan sabes dan di kerjakan pu dengan anggaran Swakelola, panjang jalan  800 meter, juga perbaikan jalan antar tiyuh Tunas jaga ke tiyuh suka jaya serta ke tiyuh marga jaya agar dapat bisa di tambal sulam atau aspal,” Kata S.Joko Kuncoro Wakil Ketua II DPRD Tubaba saat seusai melakukan reses, Kamis, (2/4/2026).

Selain itu, Joko Kuncoro yang juga Ketua Partai Nasdem Kabupaten Tubaba ini juga meminta Pemerintah Daerah agar bisa memberikan fasilitas alat berat untuk di pinjamkan memperbaiki Jalan Usaha Tani (HUT) di Tiyuh Mekar Jaya.

“Selain perbaikan jalan Poros, masyarakat tiyuh Mekar jaya juga meminta agar di pinjamkan alat berat gleder dan Eksa kecil untuk perbaikan jalan lingkungan dan jalan pertanian, serta meminta agar di buatkan 1 titik Sumur Bor yang terletak di RW. 03 RT.05,” Jelasnya Joko menyampaikan permintaan masyarakat saat reses.

Mewakili Masyarakat di dapil nya, khususnya di Kecamatan Gunung Agung, dirinya berharap Pemerintah Daerah kabupaten Tulang Bawang Barat bisa merealisasikan nya di tahun 2026 ini. Karena apa yang menjadi usulan masyarakat merupakan beban yang sangat berat di pundaknya selaku wakil rakyat.

“Saya meminta kepada bupati dan dinas PUPR agar bisa merealisasikan nya dalam tahun ini, ” Tegasnya Joko. (Mar)

DPD PAN Bandar Lampung Fokus Perkuat Basis Ranting dan Relawan

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bandar Lampung menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi internal dan memperluas jaringan sebagai strategi utama dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.

Hal itu disampaikan Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung, Dr. Ir. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc., pada Konsolidasi dan Samakan Visi dengan Calon Formatur DPC, di Rumah PAN, Jalan Cut Mutiah No. 57 Gulak-Galik, Telukbetung Utara, Bandar Lampung, Kamis (2/4/2026).

Dengan target 8 kursi di DPRD Kota Bandar Lampung pada Pemilihan  Anggota Legislatif (Pileg) 2029 mendatang, Firmansyah meminta semua calon Formatur DPC wajib menargetkan suara yang sudah ditentukan. “Ini sebagai langkah kongkret dalam memperkuat posisi PAN di Kota Bandar Lampung,” kata Firmansyah.

Pada Konsolidasi dan Samakan Visi dengan Calon Formatur DPC se-Kota Bandar Lampung yang akan berlangsung hingga 7 April 2026 mendatang, hadir sebagai Tim penguji dalam Muscab VI, Dr. Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc (Ketua DPD); H. Erwansyah, S.H. (Sekretaris DPD); Marpen Effendi, S.Ag (Ketua BPOK DPD/Sekretaris SC Muscab VI); dan H. Herman Saputra, S.E., M.M (Sekretaris Bappilu dan Saksi DPD/Wakil Ketua OC Muscab VI).

Selain itu, hadir pula Amrin Bahri (Sekretaris BPOK DPD/Sekretaris OC Muscab VI), serta Rizki Kurniawan, S.T. (Bendahara OC Muscab VI). “Saya punya target 4.000 suara di DPC Anda. Apa langkah konkret yang akan Anda lakukan untuk mencapai target tersebut,” tanya Firmansyah kepada salah satu calon formatur DPC PAN.

SIAP MEMBENTUK RANTING

Salah satu calon Tim Formatur DPC Sukarame, Subhan, mengatakan dia sudah siap membentuk ranting PAN di Daerah Pemilihan (Dapil) dan membantuk relawan di setiap ranting. Hal itu dilakukan guna memperluas jaringan. “Dan, saya siap mengumpulkan suara dalam Pileg mendatang sesuai suara yang ditargetkan dan itu memang target saya,” kata Subhan.

Menurut dia, kekuatan utama PAN di Bandar Lampung terletak pada soliditas pengurus dan ranting yang siap bergerak bersama. Ia menekankan bahwa komunikasi intensif dan koordinasi yang terarah akan menjadi kunci dalam mencapai target suara tersebut. “Bahkan, saya meraa terpanggil menjadi pengurus DPC PAN karena melihat sosok Ketua DPD PAN Bandar Lampung pak Firmansyah,” kata dia.

Sementara, Sekretaris DPD PAN Kota Bandar Lampung, H. Erwansyah, S.H., menambahkan bahwa pihaknya tengah melakukan pemetaan terhadap Tempat Pemungutan Suara (TPS), khususnya di wilayah Tanjungsenang. “Di TPS Tanjungsenang ada 160 TPS, namun relawan belum mencapai 50 persen. Apa target Anda ke depan untuk meningkatkan jumlah suara dan meningkatkan jumlah relawan di setiap ranting,” kata Erwansyah kepada salah satu calon formatur.

“Terpilih atau tidak sebagai tim formatur, intinya saya akan tetap membesrkan PAN Bandar Lampung. Dari pengalaman saya ingin membentuk pengurus yang solid, ranting yang kuat, saya akan membentuk pengurus ranting yang satu frekwensi dengan saya untuk membesarkan PAN,” kata Surmalia, Bendahara DPC Sukabumi, yang mencalonkan Tim Formatur untuk DPC Tanjungsenang. (**)