Pemimpin Berhati Kasih, Ketua DPRK Yapen Ebzon Sembai Dukung Peresmian Gereja GKI Eben‑Haezar Wararis dengan Bantuan dan Keberadaan Langsung.

KEP. YAPEN -(deklarasinews.com)- Menjelang hari peresmian Jemaat GKI Eben‑Haezar Wararis Klasis Yapen, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai, S.Pi., M.H., menyempatkan diri bertemu panitia peresmian sekaligus memberikan bantuan untuk kelancaran acara. Kunjungan berlangsung Jumat (12/6/2026), H‑1 sebelum peresmian.

Di tengah tekanan ekonomi akibat kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada berkurangnya kemampuan pembiayaan pembangunan dan bantuan sosial, Ebzon Sembai menunjukkan sikap kepemimpinan yang merakyat. Meski sumber daya terbatas, ia percaya berbagi merupakan wujud iman dan panggilan pengabdian kepada masyarakat.

“Saya adalah anak kampung yang pernah merasakan apa yang dirasakan masyarakat hari ini. Bagi saya, memberi sedikit dari apa yang kita miliki adalah bagian dari iman,  pekerjaan Tuhan tidak pernah membuat kita miskin,” ujar Ebzon saat bertemu panitia.

Menurut Ebzon, pembangunan rumah ibadah merupakan tanggung jawab iman setiap umat Kristen. Kehadirannya ke panitia selain untuk menyapa juga bermaksud berbagi berkat agar proses peresmian berjalan lancar. Ia menerima undangan resmi untuk menghadiri upacara peresmian keesokan harinya.

Bendahara panitia peresmian, Magdalena Siloi, menyampaikan rasa sukacita atas kunjungan dan bantuan Ketua DPRK. “Kehadiran beliau di H‑1 ini sangat berarti. Bantuan sekecil apa pun menjadi air kehidupan bagi kami dan menjadi berkat bagi beliau sebagai ketua DPRK,” kata Magdalena.

Panitia dan jemaat juga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Ketua DPRK Yapen Ebzon Sembai. Mereka berharap bantuan dan kehadiran Ketua DPRK memberi semangat bagi pelaksanaan tugas pelayanan gereja serta pertumbuhan iman di antara majelis, jemaat, dan panitia.

Kepemimpinan Ketua DPRK Yapen

Ebzon Sembai dikenal kerap turun langsung ke masyarakat, mengunjungi rumah ibadah, dan memberikan bantuan secara personal.

Sikapnya yang rendah hati dan penuh kasih mencerminkan kepemimpinan yang merakyat ”  tidak hanya memberi bantuan materi, tetapi juga hadir secara langsung untuk melihat dan merasakan kondisi warga.”

Kepemimpinan seperti ini memperkuat ikatan antara wakil rakyat dan konstituen, serta memberikan contoh pelayanan yang berbasis empati dan iman.

DPRD Kota Tangerang Dorong Percepatan Penyelesaian Infrastruktur Strategis

KOTA TANGERANG-(deklarasinews.com)- Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Tangerang mendesak percepatan penyelesaian sejumlah persoalan infrastruktur yang belum tuntas, mulai dari pembebasan lahan Jalan KH. Hasyim Ashari, pelebaran jalan di kawasan Danau Cipondoh, hingga penanganan akses menuju Jembatan Kedaung.

Hal itu diungkapkan oleh Apanudin, Jumat (12/6/26), bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang perlu segera menuntaskan proses pembebasan lahan di Jalan KH. Hasyim Ashari yang selama bertahun-tahun belum rampung meskipun telah masuk dalam agenda pembangunan.

“Kita berharap proses pembebasan lahannya segera dituntaskan. Persoalan ini sudah berlangsung sejak beberapa tahun lalu dan hingga saat ini belum selesai secara menyeluruh,” katanya.

Selain itu, ia juga mendorong adanya pelebaran jalan di kawasan Danau Cipondoh yang selama ini menjadi salah satu titik kemacetan di Kota Tangerang. Sehingga perlu menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan infrastruktur ke depan.

Perhatian serupa diberikan terhadap akses menuju Jembatan Kedaung yang saat ini masih mengalami penyempitan jalan meskipun pembangunan jembatan telah dilakukan. Menurut anggota Fraksi Gerindra tersebut, pemerintah perlu segera memperjelas kewenangan sekaligus mengalokasikan anggaran pembebasan lahan agar manfaat pembangunan jembatan dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.

“Jembatan Kedaung sudah dibangun, namun akses jalannya masih mengalami penyempitan. Kita berharap Dinas PUPR segera mengalokasikan pembebasan lahan agar manfaat pembangunan jembatan dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan bahwa persoalan tersebut telah beberapa kali menjadi perhatian DPRD dan turut disampaikan kepada Pemkot Tangerang dalam berbagai kesempatan. Namun demikian, realisasi penyelesaiannya masih bergantung pada kesiapan anggaran dan prioritas pembangunan daerah. (Adv)

Wadefai Cup II : Ribuan Warga Padati Pantai Cinta Tua Meriahkan HUT Ketua DPRK Ebzon Sembai ke-42

SERUI -(deklarasinews.com)- Ribuan warga Kabupaten Kepulauan Yapen memadati Pantai Cinta Tua dan perairan sekitar untuk menyaksikan rangkaian kegiatan budaya dan lomba Bahari dalam rangka memeriahkan ulang tahun ke-42 Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai S.Pi., M.H., yang akrab disapa Wadefai. Kamis, 11 Juni 2026

Acara puncak diawali dengan pemotongan kue ulang tahun dan dilanjutkan penyelenggaraan Wadefai Cup II, kegiatan yang mengangkat dan melestarikan seni budaya bahari khas masyarakat pesisir Papua.

Wadefai Cup II digelar sebagai kelanjutan event pertama yang dilaksanakan setahun lalu di Distrik Yapen Timur, kini kembali menghadirkan serangkaian lomba tradisional dan modern, antara lain dayung perahu Cege (8–10 orang per perahu), balapan perahu dengan mesin tempel 15 PK, dan lomba mancing.

Kegiatan ini dilaksanakan di Distrik Yapen Selatan Pantai Cinta Tua dan Pelabuhan Serui pada Kamis (11/6/2026) dan merupakan kolaborasi panitia Wadefai Cup II, KNPI Kabupaten Kepulauan Yapen, serta Kelurahan Serui Jaya.

Hadir pada kegiatan tersebut anggota DPRK Yapen Fredirik Samber, Fredi Barangkea, dan Rony Worobay. Turut hadir pula Jan Kristian Arebo, Plt. Kepala Distrik Yapen Selatan (Kepala Lura Serui Jaya) Meilan Benediktus Tompo, dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Ketua DPRK Ebzon Sembai menyampaikan bahwa penyelenggaraan Wadefai Cup II merupakan ungkapan rasa syukur atas bertambahnya usia yang ke-42. Lebih dari sekadar perayaan pribadi, event ini dimaksudkan untuk menjaga dan memperkenalkan kearifan lokal, khususnya budaya perahu berukir dan tradisi dayung Cege, kepada masyarakat luas dan dunia luar.

“Budaya ini adalah bagian dari jati diri masyarakat kita Papua, khususnya Kabupaten Kepulauan Yapen. Setiap ukiran pada perahu memiliki makna historis tersendiri, sehingga harus dilestarikan,” ujar Ebzon Sembai.

Ebzon juga menekankan dampak ekonomis dari event budaya seperti ini. Menurutnya, Wadefai Cup tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga membuka peluang pendapatan bagi pelaku UMKM di kawasan Pantai Cinta Tua dan sekitarnya. “Ungkapnga ”

Ia mendorong pemerintah daerah dan semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menggali dan melestarikan kearifan lokal agar nilai-nilai budaya tidak terkikis oleh perkembangan zaman.

Plt. Kepala Distrik Yapen Selatan, Meilan Benediktus Tompo, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Wadefai Cup II di Pantai Cinta Tua.

Ia mengatakan kegiatan ini memberikan dampak positif yang nyata, baik bagi penjual makanan dan pelaku UMKM di pesisir, maupun bagi pelaku usaha lain yang mendapatkan peningkatan pengunjung dan pendapatan selama acara berlangsung.

“Atas nama warga pesisir Pantai Cinta Tua, kami berterima kasih kepada Ketua DPRK Ebzon Sembai dan panitia yang telah memilih Pantai Cinta Tua sebagai pusat kegiatan,” ujarnya.

Potensi Wisata dan Ekonomi Lokal

Ketua DPRK menilai Pantai Cinta Tua sangat cocok dikembangkan sebagai destinasi wisata yang mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ia mengajak pemerintah daerah untuk berkolaborasi dengan masyarakat setempat supaya kawasan ini dapat ditata menjadi tempat wisata yang ramah UMKM, menyediakan fasilitas transportasi, musik, kafe, serta sajian kuliner khas Papua di sepanjang bibir pantai.

Hasil Lomba

Lomba dayung perahu Cege

Juara 1: Perahu Atuti (Yapen Selatan) — hadiah utama 1 unit perahu fiber

Juara 2: Perahu Winawai (Teluk Ampimoi) — hadiah uang pembinaan

Juara 3: Perahu Buru Nawi (Kepulauan Ambai) — hadiah uang pembinaan

Balapan mesin tempel 15 PK

Juara 1: Fredi Karubaba — hadiah utama 1 unit perahu fiber dan piagam

Juara 2: Alfaro — hadiah uang pembinaan dan piagam

Juara 3: Loberto Karubaba — hadiah uang pembinaan dan piagam

Balapan speedboat (dengan hadiah paket sembako)

Juara 1: Boman Yan — hadiah sembako

Juara 2: Edi Sineri — hadiah sembako

Juara 3: Andi Buari — hadiah sembako

Lomba mancing

Juara 1: Marten Arobaya — hadiah utama 1 unit ponsel Android

Juara 2: Welem Maniani — hadiah uang pembinaan

Juara 3: Natan Wanggai — hadiah uang pembinaan

Juara harapan: Merry Raweyai

Wadefai Cup II berhasil menjadi wadah penguatan identitas budaya sekaligus mendorong pergerakan ekonomi lokal.

Dengan antusiasme masyarakat dan dukungan pemerintah serta organisasi pemuda, event seperti ini berpotensi dikembangkan menjadi agenda tahunan yang menarik wisatawan dan memperkuat ekonomi kreatif di Kepulauan Yapen.

Gerak Cepat, GOLKAR Tanggamus Siap Gelar MUSDA

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Politisi senior Partai Golkar H. Tony Eka Candra yang juga Bendahara DPD Partai GOLKAR Provinsi Lampung bergerak cepat usai ditunjuk menjadi Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tanggamus pada 6 Juni 2026 yang lalu.

Dibawah kepemimpinanya, DPD Partai Golkar Tanggamus langsung menggelar gelar rapat pleno yang dihadiri sekretaris DPD Partai Golkar Tanggamus Refki,SH beserta jajaran pengurus DPD Partai GOLKAR Kabupaten Tanggamus serta dihadiri unsur organisasi sayap, dan hasta karya se-Kabupaten Tanggamus yang dipusatkan di aula DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Senin (8/6/2026).

Dalam Rapat Pleno yang dipimpin oleh Plt Ketua Golkar Tanggamus H. Tony Eka Candra turut dihadiri langsung Ketua Harian DPD Partai Golkar Provinsi Lampung H.Riza Mirhadi beserta para Wakil ketua yakni : Bambang Purwanto, Subhan Effendi, Yusronida Suralaga, Yuhadi, Yusro Hendra Perbasya, Helida Heliyanti, Benson Werta, dan Para Wakil Sekretaris : Suwardi Bojes, Yanada Jaya Putra, Muhidin, dan Suprianto Erwandi.

Dalam paparannya dihadapan para pengurus Partai GOLKAR Kabupaten Tanggamus H.Tony Eka Candra menjelaskan, dirinya mendapat tugas menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tanggamus untuk melaksanakan Konsolidasi internal, menggerakan roda organisasi dan mempersiapkan penyelenggaraan Musda DPD Partai GOLKAR Kabupaten Tanggamus agar berjalan dengan Tertib, Lancar, Aman, dan Sukses.

Dalam rapat pleno juga membahas secara detail penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) 15 Pimpinan Kecamatan (PK) Partai GOLKAR, karena masa jabatan seluruh Pimpinan Kecamatan tersebut sudah berakhir.

“Sedangkan untuk 5 Pimpinan Kecamatan (PK) Partai GOLKAR diperpanjang masa jabatannya sampai dengan terlaksananya Musda Kabupaten Tanggamus, karena dinilai memiliki Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela (PDLT) yang baik dalam menjalankan amanah organisasi Partai GOLKAR,” ujar Tony.

Sementara dalam arahannya, Ketua Harian DPD Partai GOLKAR Provinsi Lampung H.Riza Mirhadi menegaskan setiap kader partai Golkar harus memiliki Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak tercela (PDLT), sebagai instrumen penilaian Partai Golkar dalam menentukan suatu keputusan.

“Target Partai GOLKAR di DPRD Kabupaten Tanggamus kedepan adalah menaikan kursi DPRD dari 4 (Empat) Kursi, minimal naik menjadi 9 (Sembilan) Kursi.”

“Jaga kekompakan dan soliditas, mari kita sama-sama kawal dan sukseskan Musda Partai GOLKAR Kabupaten Tanggamus,” pungkas Riza.(Red)

Angkat Tema ‘Ginjal Sehat, Hidup Nikmat’, PKB Lampung Dorong Literasi Kesehatan Masyarakat

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)— Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Lampung menyelenggarakan Monthly Discussion dengan tema “Ginjal Sehat, Hidup Nikmat” sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan ginjal sejak dini 6 Juni 2026.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Ketua DPW PKB Lampung, Chusnunia Chalim, S.H., M.Si., M.Kn., Ph.D, yang akrab disapa Mbak Nunik. Ia menekankan pentingnya edukasi kesehatan sebagai bagian dari upaya preventif di masyarakat serta mengingatkan bahwa isu penyakit ginjal perlu menjadi perhatian bersama.

“Isu kesehatan, khususnya penyakit ginjal, perlu menjadi perhatian bersama. Pencegahan jauh lebih penting daripada pengobatan, dan edukasi seperti ini harus terus diperluas hingga ke masyarakat akar rumput,” demikian pesan yang disampaikan.

Acara tersebut dipandu oleh moderator dr. Ari Irawan Romulya. Sp.Og yang mengarahkan jalannya diskusi secara interaktif sehingga peserta dapat memahami materi dengan lebih mudah.

Hadir sebagai narasumber utama, dr. Beny Setiyadi, Sp.PD, yang menjelaskan pentingnya pencegahan gangguan ginjal, pola hidup sehat, serta keterkaitan penyakit ginjal dengan penyakit metabolik seperti diabetes dan hipertensi. Ia menegaskan bahwa deteksi dini dan pola hidup sehat menjadi kunci utama menjaga fungsi ginjal.

Sementara itu, dr. Diah Anjarini, M.Epid turut memaparkan kebijakan kesehatan masyarakat serta program promotif dan preventif dalam menekan angka penyakit tidak menular, termasuk penyakit ginjal kronis. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat.

Turut hadir pula Ketua DPW Perempuan Bangsa Lampung, dr. Zam Zanariah, Sp.N, M.Kes, yang menyoroti peran perempuan dalam edukasi kesehatan keluarga. Ia menegaskan bahwa kebiasaan hidup sehat harus dibangun dari lingkungan rumah tangga.

Kegiatan Monthly Discussion ini diharapkan menjadi agenda rutin yang memberikan dampak nyata dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya terkait pencegahan penyakit ginjal. DPW PKB Lampung berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang diskusi edukatif dan inklusif demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.(Red)

Rubi Indiarta Anggota DPRD Palembang, Soroti SPMB SMA Negeri 6, Mengusulkan Revisi Pergub Agar Siswa SMP Negeri Tak Tersisih

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Anggota DPRD Kota Palembang, Rubi Indiarta, S.H., M.H., menyoroti pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026, khususnya di SMA Negeri 6 Palembang. Hal tersebut disampaikannya pada Sabtu (6/6/2026).

Menurut Rubi, meskipun proses penerimaan siswa baru berlangsung secara terbuka dan transparan, terdapat sejumlah hal yang perlu menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah.

Berdasarkan hasil pencermatan terhadap data verifikasi penerimaan siswa baru, Rubi menemukan bahwa sejumlah siswa dengan peringkat nilai tertinggi pada jalur domisili justru berasal dari sekolah swasta. Kondisi tersebut dinilai berpotensi kurang menguntungkan bagi lulusan SMP negeri yang berada di sekitar wilayah SMA Negeri 6 Palembang.

“Setelah kami mencermati proses penerimaan siswa baru di SMA Negeri 6 yang berlangsung terbuka dan transparan, ternyata masih terdapat beberapa hal yang perlu menjadi perhatian. Salah satunya, siswa dengan nilai tertinggi setelah proses verifikasi banyak berasal dari sekolah swasta, sementara siswa dari SMP negeri di sekitar sekolah tersebut berada di bawahnya,” ujar Rubi.

Ia menilai kondisi tersebut dapat menjadi masukan bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk melakukan evaluasi terhadap regulasi penerimaan siswa baru yang saat ini diatur melalui Peraturan Gubernur (Pergub).

Menurutnya, salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan adalah pemisahan sistem pemeringkatan nilai berdasarkan asal sekolah. Dengan demikian, siswa dari sekolah swasta bersaing dengan sesama siswa sekolah swasta, sementara siswa dari sekolah negeri bersaing dengan sesama siswa sekolah negeri.

“Ini bisa menjadi bahan pertimbangan dalam revisi aturan ke depan. Misalnya, untuk pemeringkatan nilai, siswa asal sekolah swasta diadu dengan sekolah swasta, sedangkan siswa asal sekolah negeri diadu dengan sekolah negeri,” katanya.

Rubi juga mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemantauan sementara pada jalur domisili tahun 2026, urutan peringkat teratas setelah verifikasi didominasi oleh siswa dari sekolah swasta. Sementara itu, siswa dari SMP negeri baru muncul pada peringkat berikutnya.

Selain itu, Rubi mencontohkan adanya siswa yang tercatat memiliki nilai akademik sangat tinggi dan konsisten sejak semester pertama hingga semester kelima, dengan rata-rata nilai mencapai angka 90.

Meski demikian, Rubi menegaskan bahwa dirinya tidak mempersoalkan capaian siswa tersebut. Ia hanya mendorong adanya evaluasi terhadap sistem yang berlaku agar seluruh peserta didik memperoleh kesempatan yang lebih proporsional dan adil dalam proses seleksi masuk sekolah negeri.

Ia berharap masukan tersebut dapat menjadi bahan kajian bagi pihak-pihak yang berwenang dalam menyusun kebijakan penerimaan murid baru pada tahun-tahun mendatang. (Rls/Ags)

DPD Partai Golkar Pesawaran Gelar Rapat Persiapan Muscam se-Kabupaten Pesawaran

PESAWARAN -(deklarasinews.com)- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Pesawaran mulai memanaskan mesin organisasi dengan menggelar rapat persiapan Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golkar se-Kabupaten Pesawaran dikantor DPD Golkar Kabupaten Pesawaran. Jum’at, (5/6/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah konsolidasi internal partai dalam memperkuat struktur organisasi hingga tingkat Kecamatan.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pesawaran Mustika Bahrum SE., MM menegaskan bahwa pelaksanaan muscam diharapkan dapat berlangsung secara Aklamasi tanpa ada adanya perpecahan atau kubu-kubu di internal partai. Karena solidaritas kader menjadi kunci utama dalam memperkuat partai Golkar di Kabupaten Pesawaran.

“Kita tekankan pada pelaksanaan muscam nanti tidak ada kubu-kubu, karena solidaritas menjadi kunci utama untuk memperkuat partai Golkar,” Tegas Mustika.

“Targetnya pada bulan Juni ini, Golkar Pesawaran bisa melaksanakan dua atau tiga Kecamatan,” Tambahnya.

Dirinya berharap, pengurus yang nantinya terpilih benar-benar merupakan kader loyal yang memiliki komitmen tinggi dalam membesarkan Partai Golkar.

“Tujuan kita jelas, yakni membesarkan Partai Golkar. Maka dari itu pengurus yang dipilih harus benar-benar kader yang loyal dan siap bekerja untuk Partai,” Pungkasny

Ketua DPRK Yapen: Modal Rp56,5 Miliar Belum Maksimal untuk Kesejahteraan Rakyat

YAPEN -(deklarasinews.com)- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai, S.Pi., M.H., didampingi  Ketua Komisi B Elias Wihiyawari, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)  PT Yapen Mandiri Sejahtera (Yamase)  Tahun buku 2024 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa ( RUPSLB)   bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen berlangsung di ruang rapat jabatan Bupati, Kamis (4/6/2026).

Usai rapat, Ketua DPRK Ebzon Sembai kepada wartawan mengatakan RUPS digelar untuk mengevaluasi kinerja manajemen dan komisaris PT Yamase terkait penyertaan modal pemerintah daerah sebelumnya sebesar Rp56,5 miliar. Menurutnya, modal tersebut selama ini tidak memberikan dampak ekonomis yang signifikan bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen.

“Penyertaan modal sebesar Rp56,5 miliar sampai saat ini belum memberikan manfaat ekonomi yang terasa untuk rakyat. Ada kerugian atau minimal tidak ada keuntungan maksimal dari modal yang dikeluarkan pemerintahan sebelumnya,” ujar Ebzon Sembai, yang berasal dari Partai PKB.

Dalam RUPS tersebut, kata dia, pemerintah daerah meminta pertanggungjawaban dari jajaran komisaris dan manajemen PT Yamase.

Selain itu dibahas juga kemungkinan penyertaan modal baru serta pembagian keuntungan jika perusahaan mampu memperbaiki kinerja.

Dari hasil pembahasan, pemda selaku pemegang saham memutuskan untuk mengganti manajemen PT Yamase. Langkah ini diambil dengan harapan manajemen baru dapat merancang strategi yang lebih efektif serta memanfaatkan penyertaan modal baru secara produktif.

RUPS juga menetapkan arah pengelolaan modal dan fokus usaha perusahaan ke penguatan sektor riil masyarakat. Rencananya, pembelian hasil-hasil pertanian dan perkebunan lokal seperti kopi, kakao, durian, serta produk perikanan seperti ikan dan rumput laut akan menjadi prioritas pengelolaan usaha PT Yamase.

Selain itu, RUPS menyepakati transformasi PT Yamase menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan tentang perusahaan daerah. Perusahaan juga akan berganti nama menjadi Perseroda Wamointabo Yapen, yang bermakna “Mari Bersatu Membangun Yapen.”

Ebzon menambahkan DPRK mendukung langkah pemerintah daerah untuk meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT).

Pemeriksaan tersebut dimaksudkan untuk mengetahui penyebab tidak optimalnya pemanfaatan modal yang telah disalurkan.

“Kami meminta BPK melakukan PDTT agar jelas penyebab ketidakefektifan pengelolaan modal. DPRK mendukung penuh upaya ini,” tegasnya.(GM)

Terungkap di RDP, PT Kuala Permai Belum Miliki Izin Pengelolaan Parkir dan Usaha, Wakil Ketua DPRD Palembang Meminta Operasional dihentikan

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Kota Palembang bersama manajemen PT Kuala Permai pada Selasa (2/6/2026) mengungkap fakta bahwa perusahaan tersebut belum mengantongi izin pengelolaan parkir maupun izin usaha yang menjadi syarat operasional.

Temuan itu memicu reaksi keras dari Wakil Ketua DPRD Kota Palembang, M. Hidayat, SE., M.Si. Ia meminta Pemerintah Kota Palembang segera menyegel operasional PT Kuala Permai sampai seluruh perizinan dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut Hidayat, yang juga menjabat Ketua DPD Partai Golkar Kota Palembang, aktivitas pengelolaan parkir tanpa izin tidak boleh dibiarkan karena berpotensi merugikan masyarakat serta berpotensi menghilangkan potensi pendapatan daerah.

“Kalau memang belum memiliki izin, pemerintah harus bertindak tegas. Jangan sampai ada aktivitas usaha yang berjalan tanpa legalitas yang jelas,” tegas Hidayat, Rabu (3/6/2026).

Tak hanya meminta penyegelan, Hidayat juga meminta Polrestabes Palembang untuk mengusut dugaan pungutan liar (pungli) dalam pengelolaan parkir yang dilakukan PT Kuala Permai.

Desakan tersebut muncul menyusul adanya laporan masyarakat yang menyebut perusahaan itu masih melakukan penarikan biaya parkir sebelum pelaksanaan RDP berlangsung.

DPRD menilai, apabila penarikan uang parkir dilakukan tanpa dasar perizinan yang sah, maka persoalan tersebut tidak hanya menyangkut administrasi perizinan, tetapi juga harus ditelusuri dari aspek hukum.

Karena itu, aparat penegak hukum diminta melakukan penyelidikan secara transparan dan profesional guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran yang terjadi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Kuala Permai belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan penyegelan maupun laporan masyarakat mengenai dugaan penarikan biaya parkir tersebut. (Rls/Ags).

Mustika Bahrum, Anggota DPRD Provinsi Lampung, Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

PESAWARAN – (deklarasinews.com)– Anggota DPRD Provinsi Lampung Mustika Bahrum, SE.,MM Dapil Lampung lll (Pesawaran, Pringsewu, Metro) menggelar acara Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Desa Tanjung Agung Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran. Sabtu, (30/05/2026).

Dalam acara tersebut turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran Fraksi Partai Golkar Yuhedi, Yusak, Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Pesawaran Muslim Basyar dan Narasumber Risodar serta seluruh pengurus Partai Golkar dan para tamu undangan.

Dalam sambutannya Mustika Bahrum mengatakan bahwa Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat  tentang Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan.

“Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya generasi muda, supaya generasi muda bangsa dapat menumbuhkan jiwa nasionalisme. Dan menjadikan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai pedoman hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” Ujar Mustika.

Mustika juga menambahkan kegiatan Sosialisasi ini untuk menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila dikehidupan sehari-hari masyarakat.

“Semoga sosialisasi ini dapat menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila, jiwa gotong royong dan toleransi dalam kehidupan kita sehari-hari,” pungkasnya. (*)