Perkuat Basis Kader, Partai Golkar Kecamatan Way Tuba Konsolidasi Melalui Muscam dan GELAM

WAY KANAN -(deklarasinews.com)- Upaya memperkuat mesin organisasi terus dilakukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Way Kanan hingga ke tingkat Kecamatan. Hal ini terbukti melalui agenda Musyawarah Kecamatan (Muscam) Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Way Tuba yang berlangsung di Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung pada Minggu (19/4/2026) dengan penuh suasana semangat dan kekompakan.

Agenda Muscam menjadi forum penting untuk menata ulang struktur kepengurusan sekaligus menyatukan arah gerak kader dalam menghadapi dinamika politik ke depan.

Dalam kesempatan ini, agenda Muscam dibuka langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Way Kanan, Dr. Darlian Pone, S.H., S.E., M.H., M.M, dalam sambutannya, dia menekankan bahwa kekuatan partai berakar dari soliditas kader di tingkat bawah.

Menurutnya, konsolidasi yang berkelanjutan menjadi kunci agar Partai Golkar tetap mampu tampil sebagai kekuatan politik yang terorganisir dan siap memenangkan setiap kontestasi.

Untuk diketahui pada forum Muscam Partai Golkar Kecamatan Way Tuba, Mat Choiri terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Way Tuba periode 2026–2031. Ia menggantikan kepemimpinan sebelumnya yang dipegang oleh Lenfa Iliyati.

Adapun proses persidangan Muscam berjalan tertib dan dipimpin oleh Wakil Ketua Bidang Pemuda dan olah raga DPD Partai Golkar Kabupaten Way Kanan, I Gede Aditya Sukantra, S.T.P., M.M, yang juga menjabat sebagai Ketua PD AMPG Kabupaten Way Kanan.

Sejumlah pengurus dan kader pun hadir, di antaranya Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Way Kanan, Bambang Irawan, S.M, bersama jajaran pengurus lainnya seperti Citra Dianto, Dedi Gunawan, dan Agung Oganda Putra, S.Mat. Selain itu, kehadiran anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Way Kanan Bambang Irawan, I Nyoman Karinu, Pansebon, dan Sayu Marsih menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan organisasi di tingkat kecamatan.

Menariknya, rangkaian kegiatan diawali dengan Gerakan Lampung Menanam (GELAM) sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan sekaligus simbol komitmen Partai Golkar dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Melalui Muscam ini, Partai Golkar Way Tuba menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat basis kader, membangun struktur yang solid, serta menjaga semangat perjuangan menuju cita-cita bersama, “Golkar Solid, Indonesia Maju. (Red)

Darlian Pone Buka Muscam PK Partai Golkar Kecamatan Kasui, Dilanjutkan Gerakan Lampung Menanam

WAY KANAN -(deklarasinews.com)- Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan Kasui sukses menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) pada Sabtu (18/4/2026), di Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan, dengan penuh semangat konsolidasi dan kebersamaan. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat struktur organisasi serta soliditas kader Partai Golkar di tingkat kecamatan.

Muscam secara resmi dibuka oleh Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Way Kanan, Dr. Darlian Pone, S.H., S.E., M.H., M.M, dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya menjaga kekompakan kader dan memperkuat kerja-kerja politik yang terarah guna memenangkan Partai Golkar di berbagai agenda politik ke depan.

Dalam forum Muscam tersebut, Eduarsyah kembali terpilih sebagai Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan Kasui untuk masa bakti 2026–2031 secara aklamasi, sebagai bentuk kepercayaan penuh dari seluruh kader.

Sidang Muscam dipimpin oleh unsur DPD Partai Golkar Kabupaten Way Kanan, yakni Wakil Ketua Bidang Pemuda, I Gede Aditya Sukantra, S.T.P., M.M, yang juga menjabat sebagai Ketua PD AMPG Kabupaten Way Kanan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Way Kanan, Bambang Irawan, S.M, Bendahara Aswir, serta pengurus DPD lainnya di antaranya Edi Gunawan, Citra Dianto, Dedi Gunawan, Agung Oganda Putra, S.Mat., Mislena, dan M. Ikbal. Hadir pula jajaran Fraksi Partai Golkar secara lengkap, yaitu Bambang Irawan, I Nyoman Karinu, Aswir, Pansebon, dan Sayu Marsih.

Setelah pelaksanaan Muscam, kegiatan dilanjutkan dengan Gerakan Lampung Menanam (GELAM) sebagai wujud nyata kepedulian Partai Golkar terhadap lingkungan serta bentuk dukungan terhadap program penghijauan dan ketahanan pangan di daerah.

Kegiatan ini mengusung semangat “Golkar Solid, Indonesia Maju”, sekaligus menegaskan bahwa Partai Golkar tidak hanya fokus pada konsolidasi organisasi, tetapi juga aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial dan pembangunan berkelanjutan di tengah masyarakat. (Red)

Muscab PKB Satukan Visi Misi Dalam Pembangunan Daerah

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, bersama Wakil Wali Kota Hj. Bertha menghadiri acara Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Pagar Alam dan Kabupaten Empat Lawang Tahun 2026, yang digelar di Gedung Serbaguna Villa dan Hotel Gunung Gare, Sabtu (18/04/2026).

​Acara ini berlangsung dengan khidmat, sekaligus menjadi momentum penting bagi konsolidasi politik di tingkat daerah.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB, yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Menteri Perindustrian, H. Faisol Riza, dan turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Pagar Alam Hera Parianti Ludi, dan Sekretaris Daerah Kota Pagar Alam, Zaily Oktosab.

Wali Kota Ludi Oliansyah, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Wakil Menteri Perindustrian RI H. Faisol Riza beserta rombongan di Kota Pagar Alam.

Wako memberikan apresiasi atas peran aktif partai politik, khususnya PKB, dalam mengawal program pembangunan di Kota Pagar Alam.

​”Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa musyawarah Cabang ini bukan hanya sekadar agenda rutin organisasi, melainkan sebuah wadah untukDalam menyatukan visi organisasi dalam membangun daerah. Kami Pemkot Pagar Alam berharap sinergi antara pemerintah daerah dan partai politik di Kota Pagar Alam akan terus terjaga demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Wako.

Sementara, Wakil Ketua Umum DPP PKB, H. Faisol Riza, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Wali Kota Ludi Oliansyah dan Wakil Wali Kota Hj. Bertha, yang telah menghadirkan salah satu sekolah bergengsi di Indonesia yakni SMA Taruna Nusantara di Kota Pagar Alam.

Waketum DPP PKB berharap, melalui Muscab ini akan mampu melahirkan kepengurusan dan rekomendasi program kerja yang progresif, yang sejalan dengan semangat pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah untuk mewujudkan Indonesia emas dan Pagar Alam dan Empat Lawang sebagai kota dan Kabupaten yang mandiri dan berdaya saing.(Rep)

Target 8 Kursi DPRD Kota, Kader Diminta Kerja Nyata

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PAN Bandar Lampung digelar penuh semangat di Rumah PAN Kota Bandar Lampung, Sabtu (18/4/2026). Sejumlah tokoh hadir, di antaranya Anggota Fraksi PAN DPRD Lampung Yusirwan, S.E., M.H., Ketua DPD PAN Bandar Lampung Dr. Ir. Firmansyah Y Alfian, MBA., M.Sc., Ketua MPP DPD Kota Bandar Lampung H. Edison Hajar, serta Ketua BPOK DPD PAN Bandar Lampung Marfen Effendi.

Ketua DPD PAN Bandar Lampung, Firmansyah Y Alfian, menegaskan Muscab kali ini menjadi momentum kebangkitan partai. Ia mengatakan.

“Saat ini momentum terbaik agar PAN Bandar Lampung ke depan lebih maju dan terdePAN. Proses muscab sudah melalui rangkaian panjang, insya Allah ada keputusan DPW yang menjadi formatur dan ketua DPC. Ini harus dijalankan amanah dengan baik. Siap untuk menang.”

Firmansyah menegaskan mimpi besar PAN untuk menjadi partai pemenang pemilu di Kota Bandar Lampung. Target minimal adalah 8 kursi DPRD Kota Bandar Lampung dan 2 kursi DPRD Provinsi Lampung. Ia menambahkan.

“Pengurus DPC harus selalu hadir dan memberikan manfaat kepada masyarakat agar PAN mendapat amanah dari rakyat. Target kita jelas, minimal 8 kursi untuk DPRD Kota Bandar Lampung,” kata Sekretaris Yayasan Alfian Husin ini.

Sementara itu, Anggota Fraksi PAN DPRD Lampung, Yusirwan, mengingatkan pentingnya kerja serius seluruh kader. Ia menegaskan,

“Partai ini bisa besar atau mundur dari bapak ibu semua. Jika tidak bekerja serius, target 8 kursi tidak akan tercapai. Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul.”

SOLIDARITAS KADER

Sedangkan Ketua MPP PAN Bandar Lampung, H. Edison Hajar, menekankan bahwa kemenangan tidak akan datang tanpa kerja keras. Ia mengatakan.

“Kader siap PAN menang jangan hanya jadi ucapan. Kita tidak akan menang kalau kita tidur. Semua harus bergerak untuk memenangkan PAN dan kita harus tempur. Hasilnya kita serahkan kepada Allah SWT,” kata dia

Sebelumnya, Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung Firmansyah juga mengatakan selain agenda politik, PAN Bandar Lampung menunjukkan kepedulian sosial dengan turun langsung membantu korban banjir yang terjadi di Bandar Lampung. “Kami sudah turun di Kalibalau, Gatuntang, dan Pasir Gintung selama tiga hari berturut-turut. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa PAN tidak hanya berfokus pada politik, tetapi juga hadir memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Firmansyah. (**)

‎NasDem Sumsel Siapkan Politisi Muda, Pelajar SMA/SMK Diajak Simulasi Jalankan Jadi Anggota Dewan

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– ‎Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Selatan resmi meluncurkan program “Remaja Bernegara”, sebuah langkah nyata untuk meningkatkan literasi politik di kalangan generasi muda. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 25–26 April 2026 di Kantor DPW NasDem Sumsel.

‎‎Program ini menjadi bagian dari sekolah politik dan pengkaderan remaja, dengan sasaran utama pelajar tingkat SMA dan SMK di Sumatera Selatan. Melalui kegiatan ini, NasDem ingin menanamkan pemahaman politik sejak dini agar para pelajar lebih mengenal proses demokrasi dan tata kelola pemerintahan.

‎‎Sekretaris DPW NasDem Sumsel yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD Sumsel, Nopianto, didampingi Ketua Fraksi NasDem DPRD Sumsel Al Frenzi Panggarbesi, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya memahami politik secara teori, tetapi juga mampu melihat langsung bagaimana sistem pemerintahan berjalan.

‎‎“Program ini akan kami launching pada 25 dan 26 April sebagai bagian dari sekolah politik dan pengkaderan remaja bernegara,” ujar Nopianto saat konferensi pers di Aula DPW NasDem Sumsel, Jumat (17/4/2026).

‎‎Menurut Nopianto, konsep “Remaja Bernegara” dirancang berbeda dari kegiatan pendidikan politik pada umumnya. Para peserta nantinya tidak hanya menerima materi di dalam kelas, namun juga akan diajak untuk mensimulasikan secara langsung proses politik di tingkat daerah.

‎‎Sebanyak 79 peserta akan ambil bagian dalam program ini. Jumlah tersebut disesuaikan dengan struktur pemerintahan daerah, yang terdiri dari 75 anggota DPRD, dua kepala daerah, satu sekretaris dewan, dan satu sekretaris daerah.

‎‎Dalam simulasi tersebut, para peserta akan memerankan berbagai posisi strategis di pemerintahan daerah, mulai dari anggota DPRD hingga kepala daerah. Mereka akan diajak memahami bagaimana sebuah peraturan daerah (Perda) lahir, mulai dari tahap usulan, pembahasan, hingga pengesahan.

‎‎“Peserta akan memerankan langsung bagaimana menjadi anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, bahkan hingga kepala daerah. Mereka akan mengikuti seluruh proses lahirnya peraturan daerah, mulai dari usulan hingga pembahasan dan pengesahan,” jelasnya.

‎‎Melalui metode visualisasi dan praktik langsung tersebut, NasDem berharap para pelajar dapat memperoleh pengalaman nyata mengenai mekanisme legislasi dan sistem pemerintahan daerah, sehingga pemahaman politik tidak hanya bersifat teoritis.

‎‎Program “Remaja Bernegara” sendiri merupakan agenda nasional Partai NasDem yang sebelumnya telah dijalankan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di berbagai wilayah Indonesia. DPW NasDem Sumsel menjadi salah satu wilayah yang meneruskan program tersebut dan berencana memperluas pelaksanaannya hingga ke tingkat DPD kabupaten/kota.

‎‎“Setelah pelaksanaan di tingkat provinsi, program ini akan dilanjutkan di kabupaten dan kota dengan sasaran yang sama, yakni pelajar SMA dan SMK yang akan memasuki usia pemilih,” tambah Nopianto.

‎‎Sementara itu, Dewan Pertimbangan DPW NasDem Sumsel, Danar Dahlan, menegaskan bahwa kegiatan ini terbuka bagi pelajar yang memiliki minat serta bakat di dunia politik.

‎‎“Program ini bersifat personal dan terbuka bagi anak-anak yang memang memiliki ketertarikan untuk belajar politik. Harapannya, dari sini lahir generasi penerus yang akan melanjutkan perjuangan politik ke depan,” ungkap Danar.

‎‎Melalui program ini, DPW NasDem Sumsel berharap dapat melahirkan generasi muda yang lebih sadar politik, kritis terhadap isu kebangsaan, serta siap menjadi bagian dari pembangunan demokrasi di masa mendatang. (Ning)

Yudi Suprayoga Gelar Pembinaan IPWK di Ruguk Ketapang

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Yudi Suprayoga, melaksanakan kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) di Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman rumah warga tersebut dihadiri puluhan masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh pemuda, ibu rumah tangga hingga tokoh masyarakat setempat. Tampak antusiasme warga mengikuti kegiatan yang dikemas secara santai namun sarat makna kebangsaan.

Dalam pemaparannya, Yudi Suprayoga menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila sebagai dasar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Pancasila bukan hanya sekadar hafalan, tetapi harus kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman,” ujarnya di hadapan peserta.

Ia juga menyoroti pentingnya wawasan kebangsaan di tengah tantangan zaman, termasuk pengaruh globalisasi dan perkembangan teknologi yang dapat mempengaruhi pola pikir generasi muda.

“Melalui kegiatan IPWK ini, kami berharap masyarakat semakin memahami jati diri bangsa serta mampu menangkal berbagai paham yang dapat mengancam persatuan,” tambahnya.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi dialog interaktif. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan aspirasi serta berdiskusi terkait berbagai persoalan sosial di lingkungan mereka.

Kegiatan IPWK ini menjadi bagian dari komitmen anggota DPRD dalam mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tingkat akar rumput.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semangat gotong royong dan persatuan di Desa Ruguk semakin kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. (*)

Satgas Bencana Darmajaya dan PAN Kota Bandar Lampung Kembali Bantu Warga Terdampak Banjir di Dua Lokasi

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Badan Tanggap Bencana Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya kembali bergerak bersama dengan Badan Tanggap Bencana DPD PAN Kota Bandar Lampung turun pada dua titik terdampak musibah banjir pada Kamis, (16/4/26).

Adapun titik pertama berada di Jalan Pendawa II LK II, Garuntang, Bumiwaras, Bandar Lampung untuk memberikan santunan kepada keluarga korban musibah banjir Dewi M. Tak hanya itu, Badan Tanggap Bencana IIB Darmajaya yang dipimpin Rizky Mupty Pratama, S.E., M.M. memberikan makanan dan obat-obatan kepada warga sekitar.

Rizky –biasa dia disapa – menuturkan bahwa Badan Tanggap Bencana IIB Darmajaya turut berduka atas musibah banjir khususnya kepada keluarga korban di Garuntang. “Kami juga memberikan santunan kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian agar dapat meringankan musibah yang dialami. Titik disini yang memang kerusakannya terparah,” ungkapnya.

Masih kata dia, tim juga memberikan bantuan makanan dan obat-obatan pada titik kedua di Gang Jangkung, Kedaton. “Semoga bantuan dan kehadiran kami dapat meringankan musibah yang dialami para warga yang terdampak. Santunan, makanan dan obat-obatan merupakan donasi yang dikumpulkan oleh para civitas academica IIB Darmajaya mulai dari mahasiswa, dosen, karyawan dan pimpinan,” ujarnya.

Menurutnya, dengan turun bersama menjadikan pemulihan akan lebih cepat. “Tetap kami bersinergi dengan Badan Tanggap Bencana DPD PAN Kota Bandar Lampung dalam mewujudkan aksi nyata untuk hadir ditengah warga yang terkena musibah,” imbuhnya.

Sementara, Sekretaris Yayasan Alfian Husin yang juga Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung Dr. Ir. Firmansyah YA, M.B.A., M.Sc., mengucapkan turut berduka cita atas adanya korban meninggal dari musibah banjir yang terjadi pada Selasa malam, (14/4/26). “Semoga dengan santunan yang diberikan dan bantuan makanan meringankan beban dan kesedihan dari keluarga,” ungkapnya.

Firmansyah berharap agar masyarakat dapat bahu-membahu untuk membantu yang terdampak banjir. “PAN hadir ditengah masyarakat sebagai aksi nyata dan kepedulian bahwa korban tidak sendiri. Semoga musibah ini tidak terjadi dan sebagai warga dapat menjaga lingkungannya,” tutupnya. (**)

Ketua Komisi 3 DPRD Lamsel Gelar Pembinaan IPWK didesa Sukamaju Sidomulyo

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Ketua Komisi 3 DPRD Lampung Selatan Yuti Rama Yanti menggelar Pembinaan Idiologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) didesa Sukamaju Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan yang digelar dirumah salah satu partisan partai Gerindra Hasanudin ini, dihadiri oleh anggota Fraksi partai Gerindra Yuti Rama Yanti, kepala desa Sukamaju Junaidi SPd, Ahyar Efendi selaku Narasumber, dan para undangan.

Dalam sambutanya Yuti Rama Yanti mengatakan bahwa dirinya bersama rombongan mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat yang hadir dan kepala desa Sukamaju Junaidi yang telah memberikan tempatnya untuk melaksanakan kegiatan Pembinaan IPWK kepada warga setempat.

Selain itu Yuti Rama Yanti kehadiran dirinya hari ini adalah yang pertama setelah terpilih sebagai anggota DPRD Lampung Selatan yang dilantik pada 19 Desember 2024 lalu dan saat ini diberikan amanah sebagai ketua Komisi 3 DPRD Lampung Selatan.

Seperti diketahui bahwa dirinya terpilih sebagai anggota DPRD yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) 2 yang terdiri dari kecamatan Palas, kecamatan Sidomulyo dan kecamatan way Panji.

Oleh karena itu dalam kesempatan tersebut, selain melakukan pembinaan IPWK juga untuk mendengar keluhan dan aspirasi dari warga masyarakat khususnya yang berasal dari Dapil 2, ” ungkapnya.

Kepala desa Sukamaju Junaidi dalam sambutanya dirinya mengucapkan terima kasih kepada anggota DPRD Lampung Selatan dari Fraksi Gerindra yang akan melakukan pembinaan IPWK kepada warganya.

Mudah-mudahan dengan mengikuti pembinaan IPWK yang disampaikan oleh ibu Yuti Rama Yanti  bersama Nara Sumbernya,  kegiatan dapat bermanfaat serta menambah wawasan warganya. Sehingga nantinya semakin faham dan mengerti tentang hak dan kewajibanya sebagai warga negara, ” tandas Junaidi.

Dari pantauan media ini, kegiatan pembinaan IPWK yang digelar oleh Yuti Rama Yanti mendapat sambutan yang baik. Hal itu terlihat dari antusiasme warga desa Sukamaju dan sekitarnya dalam mengikuti kegiatan tersebut hingga selesai dilaksanakan. Tidak hanya itu Ketua Komisi 3 DPRD Lampung Selatan itu juga melakukan dialog Interaktif dengan warga masyarakat, baik tentang Infrastruktur, kesehatan dan lainya. (Cak Ton)

DPRD Lamsel Gelar Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ 2025

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025, yang dipusatkan di ruang sidang utama kantor DPRD setempat, Rabu (15/4/2026)

Rapat paripurna tersebut menjadi bagian penting dalam fungsi pengawasan DPRD terhadap jalannya pemerintahan daerah, sekaligus sebagai bentuk evaluasi terhadap kinerja pemerintah selama satu tahun anggaran.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua 1 DPRD Lampung Selatan, Merik Havit, menegaskan bahwa rekomendasi yang disampaikan merupakan hasil pembahasan intensif Panitia Khusus (Pansus) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah dilaksanakan pada 1 hingga 9 April 2026.

“Rekomendasi ini adalah hasil kerja kolektif yang telah melalui proses pembahasan secara mendalam bersama seluruh OPD terkait,” kata dia saat memimpin jalannya rapat Paripurna.

Lebih lanjut, Merik Havit menekankan bahwa rekomendasi yang telah disusun tidak boleh berhenti sebagai dokumen formal semata. Ia meminta agar seluruh jajaran pemerintah daerah dapat menjadikannya sebagai acuan nyata dalam memperbaiki kinerja ke depan.

“Rekomendasi DPRD harus ditindaklanjuti secara serius. Ini bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi pedoman penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan daerah,” tegasnya.

Melalui penyampaian rekomendasi tersebut, DPRD berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dapat melakukan langkah-langkah strategis guna meningkatkan efektivitas program, efisiensi anggaran, serta kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Rapat paripurna berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh unsur pimpinan dan anggota DPRD, jajaran eksekutif, serta perwakilan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. (*)

Komisi I DPRD Lamsel Bahas Pergeseran 9 Desa Bersama Instansi Terkait

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Komisi I DPRD Kabupaten Lampung Selatan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) guna membahas rencana pergeseran Sembilan desa di Kecamatan Jatiagung yang diwacanakan masuk ke wilayah Bandar Lampung.

RDP tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Lampung Selatan, Edi Waluyo, dan dihadiri berbagai pihak terkait, mulai dari unsur pemerintah daerah, kecamatan, hingga perwakilan masyarakat, yang dipusatkan di ruang Banggar DPRD setempat, Kamis (16/4/2026)

Pembahasan difokuskan pada kejelasan status, dasar hukum, serta dampak yang akan ditimbulkan jika rencana tersebut direalisasikan.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Lampung Selatan, Jenggis Khan Haikal, menegaskan bahwa proses pergeseran wilayah harus dilakukan secara terbuka dan melalui tahapan yang jelas.

Menurutnya, apabila sudah ada kesepakatan dari pemerintah daerah, maka langkah selanjutnya adalah menggelar rapat penyampaian secara resmi kepada publik dan seluruh pemangku kepentingan.

“Jika memang sudah ada kesepakatan dari pemerintah daerah, perlu dilakukan rapat penyampaian terkait rencana perpindahan wilayah tersebut. Setelah itu, akan dibentuk panitia khusus (pansus) untuk menyatukan pembahasan antara DPRD provinsi, DPRD kota, maupun DPRD kabupaten,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembentukan pansus dinilai penting agar proses pembahasan dapat berjalan terarah, komprehensif, dan melibatkan seluruh unsur legislatif lintas wilayah.

Sementara itu, sejumlah perwakilan masyarakat menyampaikan harapan agar pemerintah tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Mereka meminta adanya sosialisasi yang menyeluruh agar masyarakat memahami konsekuensi administratif maupun dampak jangka panjang dari rencana tersebut.

Komisi I DPRD Lampung Selatan memastikan akan terus mengawal dinamika ini dan mendorong transparansi dalam setiap tahapan. RDP tersebut menjadi langkah awal untuk menghimpun aspirasi sebelum menghasilkan rekomendasi resmi kepada pemerintah daerah. (*)