Screening Resmi Dimulai! FFL 2026 Jadi Tempat Ekspresi Sineas Muda Indonesia

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Festival Film Lampung (FFL) 2026 menggelar screening karya sineas muda di Indonesia yang telah submit ke meja panitia. Screening akan berlangsung hingga 10 April 2026 bertempat di Aula Rektorat Lantai III Gedung H. Alfian Husin.

Ketua Pelaksana FFL 2026 Furqon Ardhan Khairi mengatakan untuk total peserta yang submit berjumlah 220. “Screening merupakan tahapan FFL 2026 setelah roadshow dan open submission,” ungkapnya.

Masih kata dia, untuk screening juga terbuka untuk umum dapat ditonton oleh para pecinta film di Lampung. “Gratis untuk menyaksikan karya film dari sineas muda Indonesia,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Umum UKM DCFC Rafael Corby Al Bukhori mengatakan FFL merupakan tempat bagi pelaku seni untuk berekspresi. “FFL ini jadi tempat teman-teman berkarya. Mencurahkan isi hati. Tujuan utama mengapresiasi karya teman-teman se Indonesia,” ujarnya.

Sementara, Wakil Rektor Bidang Nonakademik IIB Darmajaya Muprihan Thaib, S.Sos., M.M., mengatakan FFL 2026 ini bukti dari komitmen dan konsisten UKM DCFC untuk menjadikan agenda tahunan yang telah digelar dari para pendirinya. “Oleh karena itu terus berbuat dan menghasilkan sineas-sineas muda. Kegiatan ini diharapkan juga memberikan dampak positif khususnya bagi para pecinta film di Lampung maupun Indonesia,” ungkapnya.

Muprihan juga sempat mengulas mahasiswa yang tergabung dalam UKM DCFC sukses menggelar event skala nasional. “IIB Darmajaya mendapatkan kesempatan kala ada event Festival Film Mahasiswa Indonesia (FFMI) dengan sukses menyelenggarakannya dan mendapatkan kepercayaan dari Kementerian saat itu. Selamat kepada para panitia yang konsisten terus berbuat untuk menggelar kegiatan ini,” pungkasnya. (**)

Bangga! 5 Mahasiswa IIB Darmajaya Tembus Program Student Mobility di NTVU China

TIONGKOK -(deklarasinews.com)– Prestasi membanggakan ditorehkan oleh mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya. Sebanyak lima mahasiswa terpilih berhasil mengikuti program student mobility di NTVU, Tiongkok, yang berlangsung mulai 27 Maret hingga 9 Juli 2026.

Kelima mahasiswa tersebut adalah Lauren Patricia (Teknik Informatika), Kaneziro Kolungga (Sistem Informasi), Naria Tazkia Maharani (Sistem Informasi), Cika Puvita (Pendidikan Teknologi Informasi), dan Fauzi Ramadaniza (Teknik Informatika). Keikutsertaan mereka menjadi bukti bahwa mahasiswa IIB Darmajaya mampu bersaing di kancah internasional.

Setibanya di Tiongkok pada 27 Maret 2026, para mahasiswa langsung disambut dengan lingkungan akademik yang berbeda serta kesempatan untuk berkolaborasi dengan mahasiswa dari berbagai negara. Mereka akan mengikuti perkuliahan, kegiatan akademik, serta eksplorasi budaya selama lebih dari tiga bulan.

Lauren Patricia mengungkapkan rasa bangganya bisa menjadi bagian dari program ini. “Ini adalah kesempatan luar biasa untuk belajar langsung di lingkungan internasional. Saya ingin memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan kemampuan akademik sekaligus memperluas jaringan global,” ujarnya seperti dikutip dari darmajaya.ac.id.

Hal senada juga disampaikan oleh Kaneziro Kolungga yang mengaku antusias menjalani pengalaman baru di luar negeri. Ia mengatakan bahwa program ini menjadi langkah besar dalam pengembangan dirinya, terutama dalam memahami teknologi dan sistem pendidikan di tingkat global.

Sementara itu, Naria Tazkia Maharani menambahkan bahwa pengalaman ini tidak hanya tentang akademik, tetapi juga tentang keberanian keluar dari zona nyaman. Ia menyebutkan bahwa beradaptasi dengan budaya baru menjadi tantangan sekaligus pembelajaran yang sangat berharga.

Cika Puvita juga mengungkapkan rasa syukurnya dapat mewakili kampus di tingkat internasional. “Saya bangga bisa membawa nama IIB Darmajaya ke luar negeri. Semoga pengalaman ini bisa menginspirasi mahasiswa lainnya,” tuturnya.

Tak kalah semangat, Fauzi Ramadaniza menilai bahwa program ini merupakan peluang emas untuk meningkatkan kompetensi diri. Ia berharap sepulang dari Tiongkok nanti, dirinya dapat berbagi pengalaman dan ilmu yang didapat kepada mahasiswa lain di kampus.

Pihak kampus sendiri menyampaikan bahwa program student mobility ini merupakan bagian dari komitmen IIB Darmajaya dalam mencetak lulusan berdaya saing global. Secara tidak langsung, keikutsertaan lima mahasiswa ini menunjukkan bahwa kualitas mahasiswa Darmajaya semakin diakui di tingkat internasional.

Dengan semangat dan tekad yang tinggi, kelima mahasiswa tersebut diharapkan dapat menyelesaikan program dengan baik dan kembali ke Indonesia pada 9 Juli 2026 dengan membawa pengalaman serta prestasi yang membanggakan. (**)

Pelantikan BEM U Kawal Mahasiswa Menuju Indonesia Emas 2045

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEM U) Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Lampung (Unila) sukses menggelar Studium Generale dan Pelantikan Pengurus dengan tema “Mahasiswa sebagai Katalisator Perubahan serta Pusat Gerak Menuju Industri 5.0 dan Indonesia Emas 2045”, pada Senin, 6 April 2026, di Gedung Serbaguna (GSG) setempat.

Kegiatan dihadiri Gubernur Provinsi Lampung Rahmat Mirzani Djousai, S.T., M.M.; Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng.; Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, S.H., M.H.; serta Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, S.E., M.Si.

Turut hadir Dr. Budiyono, S.H., M.H., Akademisi Fakultas Hukum Unila, Tin Latifah, S.P., M.Si., CGCAE., QIA., Staf Ahli Kementerian Pertanian RI, serta Prof. Warsito, S.Si., D.E.A., Ph.D., Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, beserta satu orang asisten.

Hadir pula jajaran pimpinan, para wakil dekan, organisasi mahasiswa, serta para pengurus BEM U KBM Unila dan BEM U KBM se-Provinsi Lampung.

Aditiya Putra Bayu, Ketua BEM U KBM Unila terpilih, menyampaikan, BEM hadir bukan sekadar sebagai bagian dari sistem, melainkan sebagai representasi mahasiswa yang memiliki fungsi kontrol terhadap kebijakan publik.

“Kami tidak memposisikan kami sebagai komposisi pemerintah, tapi kami memposisikan diri kami sebagai indera kritis pemerintahan. Kami siap bersinergi, kami siar berkolaborasi, Apabila kebijakannya baik dan berpihak kepada rakyat. Dan apabila kebijakannya tidak berpihak dan merugikan, kami akan kawal terus,” ujarnya.

Prof. Lusi dalam sambutannya menyampaikan, studium generale dan pelantikan BEM bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting yang mengintegrasikan nilai akademik, budaya, dan kepemimpinan mahasiswa.

Ia menegaskan, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan, penjaga nilai, dan penggerak sosial dalam menghadapi tantangan menuju Industri 5.0 dan Indonesia Emas 2045.

“Acara hari ini bukan hanya sebuah rangkaian kegiatan seremonial, melainkan momentum akademik dan organisatoris yang memiliki makna mendalam. Tema ini sangat relevan dengan kondisi bangsa kita saat ini. Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai peserta didik, tetapi juga sebagai agen perubahan (agent of change), penjaga nilai (guardian of value), dan penggerak sosial (social control),” ujarnya.

Sambutan dilanjutkan Gubernur Lampung yang menekankan pentingnya tanggung jawab kepemimpinan mahasiswa dalam menjalankan amanah organisasi. Ia menyampaikan, BEM bukan sekadar wadah aktivitas, tetapi menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan, pengembangan gagasan, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Hari ini kalian mengemban amanah. Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab moral. Oleh karena itu, saya ingin menitipkan empat pesan, yaitu rawat idealisme, naik kelas ke solusi, perkuat kolaborasi, dan ciptakan legacy. Ingat, BEM bukan sekadar tempat berkegiatan. BEM adalah laboratorium kepemimpinan, laboratorium gagasan, dan laboratorium pengabdian”.

Habiburokhman dalam sesi penyampaian materi, menyampaikan pandangannya terkait gerakan mahasiswa yang dinilai masih terjebak dalam berbagai mitos, seperti anggapan sebagai kelompok elite, selalu berseberangan dengan kekuasaan, serta terbatas pada status kemahasiswaan.

Ia menekankan pentingnya mahasiswa untuk bertransformasi menjadi bagian dari masyarakat, berpikir kritis dan sistematis, serta konsisten membawa nilai idealisme bahkan setelah tidak lagi berstatus mahasiswa.

“Saya pikir ada beberapa mitos gerakan mahasiswa yang perlu kita diskusikan. Teman-teman tidak bisa mengelitkan diri, harus berbaur dengan masyarakat, dengan rakyat. Yang paling penting adalah metode berpikir yang substansif dan melihat akar masalah,” ujarnya.

Kegiatan diharapkan dapat menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memperkuat peran sebagai agen perubahan yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi, kepemimpinan, dan pemikiran kritis, mahasiswa Unila diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta berperan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi stadium general yang menghadirkan para narasumber untuk memberikan wawasan, inspirasi, serta perspektif strategis kepada mahasiswa dalam menghadapi era Industri 5.0.(Red)

Cici Dani Asri Pertahankan Disertasi Wisata Berkelanjutan

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan Pascasarjana Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan Ujian Terbuka Promosi Doktor atas nama Cici Dani Asri pada Senin, 6 April 2026. Kegiatan akademik tersebut berlangsung di Aula Pascasarjana Unila dan dihadiri jajaran tim penguji, dosen, serta tamu undangan.

Cici Dani Asri dalam ujian terbuka tersebut memaparkan dan mempertahankan disertasinya yang berjudul “Strategi Pengembangan Wisata melalui Leveraging Level Keberlanjutan: Studi di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung”.

Penelitian ini menitikberatkan pada pendekatan strategis dalam pengembangan sektor pariwisata daerah dengan mengoptimalkan tingkat keberlanjutan, baik dari aspek lingkungan, ekonomi, maupun sosial, guna menciptakan destinasi wisata yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Sidang promosi doktor dipimpin Ketua Tim Penguji, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T.; dengan Prof. Drs. Tugiyono, M.Si., Ph.D.; sebagai sekretaris penguji. Turut bertindak sebagai anggota penguji, Direktur Pascasarjana Unila Prof. Dr. Ir. Murhadi, M.Si.

Selain itu, ujian juga melibatkan penguji eksternal, yakni Prof. Dr. R. Rijanta, M.Sc., dari Universitas Gadjah Mada, yang memberikan perspektif akademik dari luar institusi. Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Muhammad Irfan Affandi, M.Si., bertindak sebagai penguji internal.

Dalam proses penyusunan disertasi, Promovenda dibimbing Prof. Dr. Ir. Samsul Bakri, M.Si., selaku promotor, didampingi Prof. Dr. Drs. Bambang Utoyo, M.Si., sebagai ko-promotor 1, serta Prof. Dr. Ir. Slamet Budi Yuwono, M.Si., sebagai ko-promotor.

Pelaksanaan ujian terbuka berlangsung secara khidmat dan sistematis, dimulai dari pembukaan, pemaparan hasil penelitian oleh promovenda, hingga sesi tanya jawab yang berlangsung dinamis.

Para penguji memberikan berbagai pertanyaan kritis, masukan, serta pendalaman terhadap metodologi, temuan, dan implikasi penelitian yang dihasilkan.

Melalui penelitian ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam perumusan kebijakan dan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan, khususnya di Kabupaten Pringsewu dan wilayah lain dengan karakteristik serupa.

Berdasarkan hasil sidang terbuka tersebut, tim penguji menyatakan Cici Dani Asri dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar doktor dengan predikat memuaskan (Red)

Waduh! 5 CEO Bongkar Rahasia Sukses di Manajemen Fair Darmajaya 2026

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Himpunan Mahasiswa (Hima) Program Studi Manajemen Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya menunjukkan eksistensinya melalui gelaran spektakuler “Manajemen Fair” Darmajaya 2026 di Lapangan Basket IIB Darmajaya pada 6 – 9 April 2026.

Salah satu rangkaian utama yang paling mencuri perhatian adalah Seminar Nasional Business Plan dengan menghadirkan lima pemateri inspiratif dari berbagai latar belakang industri dan bisnis kreatif. Mereka adalah: Jessen Budi Aryanto, S.Sn. (Owner Bara Creative Studio); Ferry Septyanta Sitompul (PT. Sucofindo); Sukaryadi (Owner Optik Modern & Owner Dealer Motor Benelli); Arlingga Azli Mahesa (Owner Sambal Seruit Buk Lin & Owner Puncak Gaming); dan Muhammad Ibnoe Nugraha, S.E., M.M. (Branch Manager Trans Studio Mini Lampung).

Dengan gaya penyampaian yang santai namun berbobot, para pemateri sukses membakar semangat peserta untuk berani bermimpi besar dan mengeksekusi ide bisnis mereka secara nyata. Tak hanya teori, pengalaman langsung dari para pelaku usaha ini menjadi “vitamin” berharga bagi mahasiswa yang ingin terjun ke dunia entrepreneurship.

Ketua Program Studi Manajemen, Dr. Novita Sari, S.Sos., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. “Mahasiswa manajemen harus mampu menjadi pencipta peluang, bukan hanya pencari kerja. Seminar ini menjadi salah satu langkah nyata untuk membangun mindset tersebut,” ujarnya seperti dikutip dari darmajaya.ac.id.

Secara tidak langsung, beliau juga menegaskan bahwa kegiatan seperti Manajemen Fair merupakan wadah strategis untuk mengasah kemampuan soft skill mahasiswa, memperluas jaringan, serta meningkatkan daya saing di dunia bisnis yang semakin kompetitif.

Dengan konsep acara yang modern, penuh kreativitas, dan sentuhan kebanggaan khas mahasiswa manajemen, Manajemen Fair Darmajaya 2026 menjadi bukti bahwa generasi muda mampu tampil percaya diri dan membawa perubahan positif.

Kegiatan ini diketuai oleh Asti Salsabila selaku Ketua Pelaksana, didukung oleh Muhammad Zarir Andafa sebagai Ketua Hima Manajemen, serta berada di bawah arahan Dr. Novita Sari, S.Sos., M.M. selaku Ketua Program Studi Manajemen.

Selain Seminar Nasional, rangkaian Manajemen Fair Darmajaya 2026 juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan menarik lainnya seperti lomba debat, bazar UMKM, dan beauty class, yang semakin memperkuat nuansa edukatif sekaligus hiburan dalam satu event bergengsi ini.(**)

Ini Kesan Mahasiswa asal Mesir IIB Darmajaya Lebaran di Indonesia

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Mahasiswa Internasional asal Mesir di Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Hasheem Ibrahim Mandour memiliki kesan khusus dalam merayakan Idulfitri atau Lebaran di Indonesia dan Provinsi Lampung.

Perayaan Idulfitri di Lampung, Indonesia, kata mahasiswa Prodi Teknik Informatika ini, berlangsung sangat meriah dengan berbagai tradisi seperti takbiran, saling berkunjung, serta kegiatan makan bersama. “Di Mesir, perayaan Idulfitri cenderung lebih sederhana dan lebih berfokus pada kebersamaan dalam keluarga inti,” kata Hasheem pada Kamis, (4/4/26).

Hasheem — biasa ia disapa — bersama rekan-rekan mahasiswa asing lainnya menjalani salat Id di masjid dekat asrama. “Adapun di Mesir, biasanya saya melaksanakan salat Id di masjid besar atau lapangan terbuka di kota tempat tinggal saya. Kesan saya sangat positif pelaksanaan salat Id di Indonesia terasa lebih ramai, penuh semangat, dan mencerminkan kebersamaan yang kuat di antara masyarakat. Hal ini berbeda dengan di Mesir yang umumnya lebih tenang dan sederhana,” ujarnya.

Masih kata dia, di Indonesia terdapat tradisi saling mengunjungi tetangga dan keluarga serta bermaaf-maafan. Hal sama juga dilakukan di negaranya yang memiliki tradisi silaturahmi, namun tidak seintens dan seluas seperti yang dilakukan di Indonesia.”Saya berkunjung ke beberapa teman kuliah selama Lebaran. Ini memberikan pengalaman yang menyenangkan karena dapat merasakan suasana kekeluargaan di Indonesia,” tuturnya.

Tak dapat merasakan Lebaran di negaranya, Hasheem pun mengaku rindu terhadap keluarga di Mesir. Namun, suasana hangat di Indonesia cukup membantu mengurangi rasa tersebut.

“Selama Lebaran di Indonesia, saya mencoba beberapa makanan khas seperti ketupat dan opor ayam serta rendang. Makanan tersebut memiliki cita rasa yang khas dengan penggunaan rempah-rempah yang kuat, sehingga terasa sangat lezat dan berbeda dari makanan yang biasa saya temukan di Mesir,” pungkasnya. (**)

UNS Home Coming 2026: Momentum Perdana Konsolidasi Alumni Nasional di Bawah Kepemimpinan Prof. Zudan

JAKARTA -(deklarasinews.com)-  Ikatan Keluarga Alumni Universitas Sebelas Maret (IKA UNS) akan menyelenggarakan “UNS Home Coming 2026” sebagai momentum perdana konsolidasi alumni secara nasional dalam masa kepengurusan periode 2025 – 2030 di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh yang juga Kepala Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia (BKN RI). Kegiatan yang dikemas dalam rangka Halal Bihalal ini akan dilaksanakan pada Minggu, 12 April 2026 di Smesco Tower, Hall Nareswara, Jakarta Selatan.

Acara ini menjadi ruang strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat jejaring dan kolaborasi alumni lintas generasi dan profesi. Mengusung tema “UNStoppable: Back Together, Better Than Ever”, kegiatan ini diharapkan mampu menghadirkan kembali semangat kebersamaan alumni dalam mendukung kemajuan almamater dan kontribusi bagi masyarakat.

Ketua Umum IKA UNS, Prof. Zudan, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang reuni, melainkan bagian dari upaya konsolidasi besar alumni UNS.

“UNS Home Coming ini merupakan momentum untuk menyatukan kembali energi besar alumni. Dengan semangat Mangesthi Luhur Ambangun Nagara, kami mengajak seluruh alumni untuk memperkuat kolaborasi dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua Harian IKA UNS, Reza Fahmi Riawan, menyampaikan bahwa konsep kegiatan tahun ini dirancang berbeda, dengan gaya anak muda namun lebih kolaboratif dan lebih inklusif. Menurutnya, seluruh alumni UNS memiliki ruang yang sama untuk berpartisipasi dan terlibat aktif, apapun latar belakangnya. “Kegiatan ini kami rancang sebagai wadah terbuka bagi seluruh alumni lintas angkatan dan profesi untuk kembali terhubung serta membangun kolaborasi yang berkelanjutan,” jelasnya.

Reza berharap “UNS Home Coming 2026” menjadi titik awal penguatan ekosistem alumni yang lebih solid, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat dengan semangat yang dikemas melalui tagar #BanggaUNS serta #BersamaBerdayaBerkarya IKA UNS mampu mendorong jejaring alumninya semakin luas serta bersinergi.

Hal tersebut diperkuat oleh Sekretaris Jenderal IKA UNS, Rizky Agung Saputra, yang menyampaikan perkembangan persiapan kegiatan. Hingga Minggu (5/4) sore atau H-7 pelaksanaan, kesiapan panitia telah mencapai sekitar 90 persen. “Persiapan teknis panitia saat ini telah mencapai 90 persen dan terus dimatangkan. Antusiasme alumni juga sangat tinggi, dengan jumlah pendaftar yang telah melampaui 1.100 alumni dari berbagai daerah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan tahun ini mengedepankan prinsip inklusivitas, di mana seluruh alumni yang telah melakukan registrasi dan memenuhi kuota dipastikan dapat hadir tanpa pembatasan.

Sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Sebelas Maret (UNS), para alumni memiliki keterikatan historis yang kuat sebagai individu yang pernah belajar, bertumbuh, dan membangun pengalaman bersama di lingkungan kampus.

Momentum ini diharapkan menjadi ruang untuk kembali mempererat hubungan, memperluas jejaring, serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di berbagai sektor/

Selain kegiatan silaturahmi, “UNS Home Coming 2026” juga akan menghadirkan berbagai rangkaian acara, antara lain gathering dan networking, career hub, creative lab, hiburan, serta area interaktif seperti photobooth dan artisan market. Kegiatan ini terbuka secara gratis bagi seluruh alumni UNS yang telah melakukan registrasi, selama kuota masih tersedia.

IKA UNS berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal penguatan ekosistem alumni yang lebih solid, adaptif, dan berdampak, sejalan dengan nilai luhur UNS, “Mangesthi Luhur Ambangun Nagara”, sebagai semangat untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Rintis Bisnis Pastry Sejak SMA, Pricilia Mantap Pilih Prodi Pariwisata Darmajaya

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Semangat generasi muda dalam menyiapkan masa depan terlihat dari sosok Pricilia Mutiara Ariandi, siswi lulusan SMAN 5 Bandar Lampung yang memilih Program Studi Pariwisata di Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya sebagai langkah awal meraih mimpinya.

Dengan minat kuat di bidang pariwisata, Pricilia mengungkapkan bahwa keputusannya memilih Prodi Pariwisata karena prospek kerja yang luas, fleksibel, dan membuka banyak peluang, baik untuk berkarier di industri maupun membangun usaha mandiri. “Aku memang dari awal mencari kampus yang punya prodi pariwisata, karena minatku di situ. Prospeknya luas, bisa kerja di berbagai bidang, bahkan bisa buka usaha sendiri,” ujarnya saat diwawancarai pada Rabu (1/4/26).

Tak hanya sekadar kuliah, Pricilia sudah memiliki visi yang matang. Ia tertarik mendalami bidang perhotelan dan manajemen destinasi wisata, terutama karena ia memiliki jiwa eksploratif dan lebih senang terjun langsung ke lapangan daripada bekerja di satu tempat saja.

Menariknya, saat ini Pricilia juga tengah merintis bisnis pastry miliknya sendiri yang masih dalam tahap riset dan pengembangan (RnD) dengan nama brand La Meruya Patisserie. Baginya, kuliah di Pariwisata Darmajaya menjadi langkah strategis untuk memperkuat fondasi bisnis tersebut.

“Aku ingin belajar standar pelayanan profesional di hotel untuk diterapkan ke bisnis aku. Selain itu, aku juga ingin memahami bagaimana mengelola destinasi wisata supaya ke depan bisa membuka cabang usaha di lokasi wisata strategis,” jelasnya.

Selama masa sekolah, Pricilia dikenal sebagai sosok aktif dan berprestasi di bidang organisasi dan seni. Ia dipercaya menjadi Sekretaris Kelas, serta aktif di organisasi musik sebagai Wakil Ketua dan Bendahara di periode berbeda. Kemampuannya di bidang seni juga tak bisa dipandang sebelah mata—ia aktif di vokal, paduan suara, hingga mahir bermain gitar dengan teknik yang cukup mumpuni.

Pengalaman berkesan juga ia dapatkan saat mengikuti sesi wawancara di Hotel Grand Anugrah. Respon positif dari pihak HRD yang menilai pembawaannya profesional menjadi titik balik yang semakin menguatkan tekadnya untuk menempuh pendidikan S1 Pariwisata.

“Feedback dari HRD waktu itu sangat positif, mereka bilang senang interview sama aku. Itu yang bikin aku makin yakin untuk kuliah di Pariwisata supaya sejalan dengan pengalaman dan potensi yang aku punya,” tambahnya.

Dengan semangat, pengalaman, dan visi yang jelas, Pricilia Mutiara Ariandi menjadi salah satu calon mahasiswa baru yang siap bersinar dan membawa warna baru di dunia pariwisata bersama Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya.(**)

Haru dan Bangga Warnai Wisuda UT di Penang Malaysia

PENANG -(deklarasinews.com)- Pelaksanaan wisuda Universitas Terbuka (UT) yang diselenggarakan di Penang, Malaysia, pada Sabtu (04/04) yang berlangsung dengan penuh khidmat dan kebanggaan.

Kegiatan ini  menjadi momentum penting bagi para lulusan yang telah berhasil menyelesaikan studi mereka di tengah berbagai tantangan, khususnya bagi mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di luar negeri.

Acara wisuda tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang, yakni Safaat Ghofur bersama Prima Januar Sastrawiria selaku Konsul I dan Konsul II Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya (Pensosbud), yang hadir mewakili Konsul Jenderal RI di Penang. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan nyata pemerintah Indonesia terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi warga negara Indonesia yang berada di luar negeri.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor III Universitas Terbuka, Prof. Dr. Paken Pandiangan, S.Si., M.Si., yang memberikan sambutan sekaligus apresiasi kepada para wisudawan dan wisudawati. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen Universitas Terbuka sebagai perguruan tinggi yang memberikan akses pendidikan tinggi secara luas, fleksibel, dan berkualitas, tanpa terhalang oleh jarak dan waktu.

Perwakilan KJRI Penang dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa bangga atas capaian para lulusan. Menurutnya, keberhasilan para mahasiswa Indonesia di luar negeri dalam menyelesaikan pendidikan tinggi merupakan bukti nyata semangat juang dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas diri, sekaligus menjadi aset penting bagi bangsa.

Sementara itu, Direktur UT Medan, Yasir Riady, turut memberikan apresiasi khusus kepada para wisudawan. Ia menilai para lulusan memiliki semangat luar biasa dalam mengelola waktu antara pekerjaan dan studi.

“Kami sangat mengapresiasi para wisudawan yang mampu memanfaatkan waktu dengan baik, menyeimbangkan antara bekerja dan belajar hingga akhirnya berhasil menyelesaikan pendidikan. Ini adalah pencapaian yang tidak mudah dan patut menjadi inspirasi,” ujarnya.

Suasana haru dan bahagia menyelimuti seluruh rangkaian prosesi wisuda, terutama saat para lulusan secara simbolis dikukuhkan. Tangis haru dan senyum kebanggaan tampak menghiasi wajah para wisudawan yang telah melalui perjalanan panjang dalam menempuh pendidikan.

Pelaksanaan wisuda UT di Penang ini menjadi bukti bahwa keterbatasan jarak bukanlah penghalang untuk meraih pendidikan tinggi. Dengan sistem pembelajaran terbuka dan jarak jauh yang diterapkan, Universitas Terbuka terus memberikan kesempatan bagi masyarakat Indonesia di berbagai penjuru dunia untuk meningkatkan kompetensi dan meraih masa depan yang lebih baik.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia lainnya, khususnya yang berada di luar negeri, untuk terus mengembangkan diri melalui pendidikan, serta berkontribusi bagi pembangunan bangsa.(Red)

Festival Film Lampung 2026 Hadirkan Ragam Karya Terbaik Nusantara

BANDAR LAMPUNG –(deklarasinews.com)- Festival Film Lampung (FFL) 2026 resmi menggelar sesi pemutaran film atau screening yang akan berlangsung selama lima hari berturut-turut, mulai tanggal 6 hingga 10 April 2026.

Ajang ini menampilkan total 220 karya terbaik hasil kreasi sineas muda dari berbagai penjuru Indonesia yang dapat dinikmati secara gratis oleh masyarakat luas.

Kegiatan ini merupakan rangkaian lanjutan setelah periode pengumpulan karya atau open submission yang sukses digelar pada 26 Januari hingga 26 Maret 2026.

Diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Darmajaya Computer & Film Club (DCFC), seluruh penikmat seni dapat menyaksikan langsung pemutaran film di Aula Rektorat Lantai III, IIB Darmajaya tanpa dipungut biaya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Pelaksana FFL 2026, Furqon Ardhan Khairi, dalam keterangannya pada Kamis (2/4/2026).

“Setelah tahapan open submission selesai dilaksanakan, kini kami lanjutkan dengan sesi screening publik. Setiap harinya akan ditayangkan sekitar 33 hingga 34 judul film yang telah diterima oleh panitia. Kami mengundang seluruh pencinta film untuk hadir langsung dan menyaksikan berbagai karya kreatif ini di kampus IIB Darmajaya,” ujar Furqon Ardhan Khairi.

Ardhan menjelaskan bahwa antusiasme para pembuat film muda sangat luar biasa. Banyak kreator yang mengirimkan lebih dari satu karya, menunjukkan kekayaan ide dan visual yang luar biasa.

Berbagai komunitas film dan institusi pendidikan ternama turut ambil bagian dalam festival ini, di antaranya Forum Komunitas Film Ciamis, RFK Production UIN Raden Intan Lampung, Onegun Studio, Avikom Film UPN Yogyakarta, Reka Multimedia, Avistudio Institut Seni Indonesia Surakarta, Reka Multimedia Polibatam, hingga Institut Kesenian Jakarta.

Lebih lanjut, panitia juga memastikan akses yang lebih luas agar karya-karya ini dapat dinikmati oleh khalayak yang lebih besar.

“Kami juga menyediakan akses daring bagi masyarakat yang tidak dapat hadir secara fisik. Seluruh rangkaian screening dapat disaksikan melalui kanal YouTube Official Festival Film Lampung. Acara ini terbuka untuk umum dan menjadi wadah bagi siapapun untuk melihat potensi besar perfilman muda Indonesia,” tutupnya. (**)