Bekerja Sambil Kuliah, Mahasiswa Pariwisata Kampus Unggul Darmajaya Ini Terapkan Ilmu Langsung di Dunia Tour

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Menjalani perkuliahan sambil bekerja bukanlah hal mudah. Namun, bagi Jevon Ricky Lumban Tobing, mahasiswa Kelas Karyawan Program Studi Pariwisata Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, pengalaman tersebut justru menjadi kesempatan untuk menghubungkan teori di kelas dengan praktik di lapangan.

Jevon yang berprofesi sebagai Tour Guide di PT Puma Star Jaya (Puma Tour) mengaku banyak materi perkuliahan yang langsung dapat diterapkan dalam pekerjaannya sehari-hari. Sebagai pemandu wisata, ia dituntut mampu memberikan pengalaman terbaik kepada wisatawan, mulai dari menyambut tamu hingga membangun komunikasi yang baik selama perjalanan.

Menurut Jevon, pembelajaran di Program Studi Pariwisata IIB Darmajaya membekalinya dengan pemahaman mengenai standar pelayanan yang profesional serta kemampuan berinteraksi dengan berbagai karakter konsumen. Bekal tersebut membuatnya lebih percaya diri saat mendampingi wisatawan.

“Banyak ilmu yang saya dapatkan di perkuliahan dan langsung bisa saya terapkan di dunia kerja, terutama dalam menyambut tamu, memberikan pelayanan yang memuaskan, serta membangun komunikasi yang baik dengan konsumen. Hal itu sangat membantu saya dalam menjalankan profesi sebagai tour guide,” ujar Jevon.

Ia menambahkan bahwa pelayanan yang baik menjadi salah satu kunci utama dalam industri pariwisata. Karena itu, kemampuan berkomunikasi, keramahan, dan sikap profesional yang dipelajari selama kuliah menjadi nilai tambah ketika berhadapan langsung dengan wisatawan.

Jevon juga menilai sistem perkuliahan di program studi pariwisata IIB Darmajaya memberikan fleksibilitas bagi para profesional yang ingin meningkatkan kompetensi tanpa harus meninggalkan pekerjaan. Menurutnya, suasana belajar yang relevan dengan kebutuhan industri pariwisata membuat mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja.

Melalui pengalaman Jevon, Program Studi Pariwisata IIB Darmajaya menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya memahami konsep kepariwisataan, tetapi juga mampu mengaplikasikan ilmu tersebut secara nyata di lingkungan kerja. Sinergi antara pembelajaran akademik dan pengalaman profesional menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi dinamika industri pariwisata yang terus berkembang. (**)

Wabup Lampung Barat Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Universitas Tulang Bawang

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Wakil Bupati (Wabup) Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin, menerima audiensi Rektor Universitas Tulang Bawang (UTB) Lampung, Prof. Dr. Ir. Sarono, M.Si., di Ruang Rapat Pesagi, Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Barat, Rabu, (5/8/2026).

Dalam pertemuan itu, Mad Hasnurin didampingi Asisten I Setdakab Lampung Barat, perwakilan Dinas Pendidikan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM), serta Bagian Tata Pemerintahan (Tapem).

Rektor UTB Lampung, Prof. Dr. Ir. Sarono, M.Si., menyampaikan bahwa kampus yang dipimpinnya terus berkembang dengan memiliki tujuh program studi yang telah terakreditasi.

Program studi tersebut meliputi Farmasi, Ilmu Komunikasi, Administrasi Bisnis, Administrasi Publik, Ilmu Hukum, Peternakan, dan Teknik Industri.

Menurut Sarono, Universitas Tulang Bawang tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan pendidikan, tetapi juga mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia mengatakan kampusnya menawarkan biaya kuliah yang terjangkau dengan kualitas pendidikan yang telah didukung akreditasi baik dan unggul.

“Kami ingin menjadi mitra pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda di Lampung Barat, melalui pendidikan yang berkualitas dengan biaya yang terjangkau,” kata Sarono.

Atas kehadiran Rektor UTB, Wabup Mad Hasnurin menyambut baik tawaran kerja sama tersebut.

Wabup berharap kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan Universitas Tulang Bawang Lampung dapat segera direalisasikan.

Menurut Mad Hasnurin, masyarakat Lampung Barat perlu mendapatkan keyakinan bahwa Universitas Tulang Bawang mampu menjadi pilihan untuk menempuh pendidikan tinggi yang berkualitas dengan biaya yang terjangkau dan memiliki status akreditasi unggul.

“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Lampung Barat, terutama dalam membuka akses pendidikan tinggi yang berkualitas bagi generasi muda,” ujarnya.(nsr)

16 Tahun Mengabdi Jadi ASN, Bertilia Upgrade Diri! Beasiswa Pemkot Bandar Lampung Antar Kuliah S2 Jalur RPL Magister Manajemen IIB Darmajaya

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Rutinitas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan berbagai tanggung jawab pelayanan publik tak membuat Bertilia berhenti belajar. Pegawai Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandar Lampung ini gigih untuk melanjutkan pendidikan ke Program Pascasarjana Magister Manajemen Jalur RPL Kampus Unggul Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya sebagai langkah untuk terus mengembangkan kompetensi diri.

Menariknya, keputusan tersebut berawal dari alasan yang sederhana. Di tengah padatnya pekerjaan, ia ingin memiliki aktivitas baru yang mampu menyegarkan pikiran sekaligus mengurangi kejenuhan. “Awalnya saya ingin menghilangkan stres karena rutinitas pekerjaan. Saya merasa perlu memiliki suasana baru yang positif, dan akhirnya memilih melanjutkan kuliah,” ujar dia pada Selasa, (4/8/26).

Keinginan itu kemudian berkembang menjadi tekad untuk meningkatkan kompetensi. Bertilia melihat pendidikan magister sebagai bekal untuk memperluas wawasan manajerial sekaligus meningkatkan kualitas diri sebagai aparatur pemerintah. “Saya ingin terus meng-upgrade diri. Ilmu yang diperoleh di bangku kuliah tentu akan sangat membantu dalam mendukung pekerjaan dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Kesempatan tersebut semakin terbuka setelah Pemerintah Kota Bandar Lampung bekerja sama dengan IIB Darmajaya dalam penyediaan program beasiswa bagi ASN. Bertilia pun salah satu peraih beasiswa sehingga dapat melanjutkan studi tanpa terbebani biaya pendidikan.

Ia mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui program beasiswa tersebut. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Wali Kota Bandar Lampung, Bunda Eva, yang telah memberikan perhatian kepada pengembangan kualitas ASN melalui program beasiswa ini. Kesempatan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Bertilia, kesempatan memperoleh beasiswa menjadi motivasi besar untuk tidak menunda impian menempuh pendidikan pascasarjana. “Saya juga berterima kasih kepada IIB Darmajaya yang telah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung sehingga kami para ASN memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan. Kesempatan seperti ini sangat sayang jika dilewatkan,” tambahnya.

Bertilia telah mengabdikan diri sebagai ASN selama kurang lebih 16 tahun. Saat pertama kali bertugas, instansinya masih bernama Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag). Seiring perkembangan organisasi pemerintahan, dinas tersebut kemudian dimekarkan menjadi tiga perangkat daerah, yaitu Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perindustrian, serta Dinas Perdagangan.

Baginya, belajar tidak mengenal usia maupun masa pengabdian. Justru pengalaman bekerja selama bertahun-tahun menjadi modal untuk memperkaya diskusi di kelas dan menghubungkan teori dengan praktik di lapangan. Melalui Program Magister Manajemen IIB Darmajaya, Bertilia berharap dapat meningkatkan kemampuan kepemimpinan, manajemen organisasi, serta pengambilan keputusan yang lebih strategis sehingga mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandar Lampung serta pelayanan kepada masyarakat. (**)

SMPN 2 Pringsewu Dapat Bantuan Perpustakaan Digital

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)-  SMPN 2 Pringsewu mendapat bantuan perpustakaan digital dari Centratama Group. Bantuan dalam rangka peningkatan fasilitas pendidikan dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp 500 juta, menurut Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas saat kick of ceremony program tersebut pada Selasa, 4 Agustus 2026, merupakan wujud kolaborasi pemerintah, dunia usaha dan satuan pendidikan dalam membangun SDM Kabupaten Pringsewu.

“Saya sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Centratama Group atas komitmen dan kepeduliannya dalam mendukung pembangunan pendidikan di Kabupaten Pringsewu. Kiranya bantuan ini tidak berhenti pada pembangunan fisik dan penyediaan sarana teknologi semata, yang lebih penting adalah bagaimana fasilitas ini dimanfaatkan dan berdampak nyata terhadap budaya belajar anak-anak,” ucapnya.

Pihaknya meyakini pembangunan tak mungkin hanya dilakukan pemerintah tanpa adanya dukungan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha. Karenanya, ia berharap kolaborasi ini dapat terus dikembangkan pada masa-masa mendatang, tidak hanya bidang pendidikan, tetapi juga sektor pembangunan lainnya yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

“Hadirnya perpustakaan digital ini diharapkan anak-anak semakin mudah memperoleh sumber pengetahuan, khususnya berbagai sumber pembelajaran digital yang positif, edukatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Saya juga ingin anak-anak Pringsewu bukan hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga mampu berinovasi dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Bupati Pringsewu pada acara yang juga dihadiri Vice President Fibre Business Centratama Group Abraham Semuel Bernadus beserta jajaran Centratama Group, jajaran pemerintah kabupaten dan UPT SMPN 2 Pringsewu mengharapkan kegiatan tersebut menjadi awal dari sebuah langkah besar bagi membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap teknologi, penguatan budaya literasi serta SDM yang semakin berkualitas. ( MM, KW-RI)

Perkuat Inovasi AI Bidang Kesehatan, Kolaborasi Dosen Sains Data dan Sistem Informasi Terbitkan Buku Deep Learning untuk Deteksi Multi-Kanker

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Kolaborasi lintas program studi kembali ditunjukkan dosen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya melalui penerbitan buku Penerapan Deep Learning untuk Deteksi Dini Multi-Kanker Berbasis Citra. Karya akademik ini merupakan hasil sinergi dosen Program Studi Sains Data dan Program Studi Sistem Informasi bersama mahasiswa dalam menghadirkan referensi ilmiah mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di bidang kesehatan.

Buku ini ditulis oleh Egi Safitri, S.Mat., M.Si., Ketua Program Studi Sains Data, bersama Rini Nurlistiani, S.Kom., M.T.I., dosen Program Studi Sistem Informasi, serta dua mahasiswa Program Studi Sains Data, Muhammad Rezky Adytama dan Novita Triyasari.

Buku yang diterbitkan oleh PT Yapindo Jaya Abadi ini mengulas penerapan teknologi deep learning dalam membantu deteksi dini berbagai jenis kanker melalui analisis citra medis. Selain telah diterbitkan secara resmi, buku tersebut juga telah memperoleh Surat Pencatatan Hak Cipta sebagai bentuk perlindungan hukum atas karya intelektual para penulis.

Penulis utama, Egi Safitri, S.Mat., M.Si., mengatakan bahwa kolaborasi lintas disiplin ilmu menjadi salah satu kunci dalam menghasilkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Buku ini kami susun agar mahasiswa tidak hanya memahami konsep deep learning secara teoritis, tetapi juga mampu melihat bagaimana teknologi tersebut diterapkan untuk menyelesaikan persoalan nyata di bidang kesehatan. Harapannya, buku ini dapat menjadi referensi sekaligus memotivasi lahirnya inovasi-inovasi baru dari kalangan akademisi,” ujar Egi saat diwawancarai pada Senin (3/8/2026).

Menurut Egi, materi dalam buku disusun secara sistematis, mulai dari konsep dasar deep learning, pengolahan citra digital, hingga implementasi model deteksi multi-kanker berbasis citra. Penyajian tersebut diharapkan mampu menjembatani pemahaman mahasiswa antara teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan implementasinya dalam penelitian maupun dunia industri.

Ia menambahkan, perkembangan AI saat ini menuntut kolaborasi berbagai bidang keilmuan agar teknologi yang dikembangkan benar-benar mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat.

“Pengembangan AI tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi antara bidang komputasi, sistem informasi, hingga kesehatan agar inovasi yang dihasilkan benar-benar aplikatif dan memberikan manfaat. Kami berharap buku ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk berani berkolaborasi, melakukan riset, dan menghasilkan inovasi yang berdampak,” katanya.

Selain membahas implementasi teknologi, buku ini juga mengulas berbagai tantangan dalam pengembangan sistem AI, mulai dari kualitas dataset, evaluasi performa model, interpretasi hasil, hingga aspek etika dalam pemanfaatan kecerdasan buatan di bidang kesehatan.

Egi berharap kehadiran buku tersebut dapat menjadi referensi yang memperkaya wawasan mahasiswa, dosen, peneliti, maupun praktisi dalam memahami penerapan AI di bidang kesehatan. Menurutnya, kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam penyusunan buku ini juga menjadi bukti bahwa riset lintas disiplin mampu menghasilkan karya akademik yang relevan dengan perkembangan teknologi saat ini.(**)

Dari Bangku Kuliah ke Pengabdian Negara! Alumnus Teknik Informatika Unggul IIB Darmajaya Lolos Jadi Perwira TNI AD 2026

BANDUNG -(deklarasinews.com)- Prestasi membanggakan diraih alumnus Prodi Teknik Informatika Unggul Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya Yngwie Leonardi, S.Kom. yang dilantik menjadi prajurit karier TNI AD 2026 pada 27 Juli lalu di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur.

Leo –biasa dia disapa – merupakan lulusan tahun 2024 Kampus Unggul IIB Darmajaya. Perjuangan untuk menjadi prajurit TNI AD pun tidak diraihnya dengan mudah.

Sempat mengikuti penerimaan anggota Polri (SIPSS) 2026 namun belum berhasil. Tak mematahkan semangat Leo untuk menjadi abdi negara.

Bulan April tahun 2026, mendapatkan izin dan restu kedua orang tua. Anak pertama dari Rahidi dan Nopa Marliza ini pun meneguhkan langkah mendaftar SEPAPK TNI AD tahun 2026.

“Awalnya ingin jadi polisi tapi rezekinya di TNI AD. Tahun 2025 awal sempat daftar SIPSS gugur karena kalah ranking, setelah itu saya evaluasi lagi apa yang perlu dipelajari dan mencoba daftar PaPK ini,” tuturnya.

Menurutnya, selama menjalani perkuliahan di Prodi Teknik Informatika IIB Darmajaya juga banyak membantunya dalam seleksi Pa PK TNI AD. “Ilmu dalam bidang teknologi membantu dalam proses seleksi,” ujar dia saat diwawancarai pada Senin, (3/8/26).

Kini, Leo tengah menjalani pendidikan kecabangan di Padalarang, Bandung. “Belum penugasan, masih lanjut pendidikan kecabangan lagi, selesai kecabangan baru penempatan,” ucap dia yang masuk kecabangan Kavaleri tersebut.

Sementara, Rektor IIB Darmajaya RZ Abdul Aziz, S.T., M.T., Ph.D., bangga atas keberhasilan lulusan Kampus Unggul IIB Darmajaya menjadi perwira prajurit karier TNI AD. “Semoga dapat berkontribusi dalam menjaga keutuhan NKRI dan pembangunan Indonesia,” ucapnya.

Aziz menambahkan bahwa serapan lulusan IIB Darmajaya tersebar dalam berbagai profesi maupun bidang. Mulai dari perbankan, ASN, anggota Polri/TNI dan entrepreneur sukses. Kesuksesan ini merupakan komitmen Kampus Unggul IIB Darmajaya dalam menghasilkan SDM yang siap pakai di dunia usaha dan dunia industri. (**)

 

Mantapkan Persiapan Rakernas 1 APTISI di Lampung, Panitia Audiensi dengan Pemerintah Provinsi Lampung: Siap Support

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)_ Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan komitmennya mendukung penuh pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Tahun 2026 yang akan digelar di Hotel Grand Mercure, Bandar Lampung, pada 23 Agustus 2026.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Audiensi di Kantor Gubernur Lampung yang diterima Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, di ruang kerjanya pada Senin, (3/7/26). Hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Panitia Rakernas I APTISI Muprihan Thaib, S.Sos., M.M. dan Penasehat Rakernas I APTISI sekaligus Rektor Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, RZ Abdul Aziz, S.T., M.T., Ph.D.

Dalam kesempatan itu, Marindo Kurniawan menyambut baik dipilihnya Provinsi Lampung sebagai tuan rumah Rakernas I APTISI. Menurutnya, kegiatan berskala nasional tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan potensi Lampung sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi swasta dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia.

“Kami menyambut baik pelaksanaan Rakernas I APTISI di Lampung. Pemerintah Provinsi Lampung siap memberikan dukungan agar kegiatan yang berlangsung pada 22–23 Agustus 2026 di Mahan Agung dan Grand Mercure dapat berjalan lancar dan sukses,” ujar Marindo.

Sesuai arahan Gubernur Lampung, Pemerintah Provinsi Lampung akan mendukung pelaksanaan acara nasional tersebut. “Ini juga akan mendongkrak pendapatan pariwisata di Provinsi Lampung dengan hadirnya para peserta dari seluruh Indonesia dan mengenalkan keindahan Lampung,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Dr. Ir. Firmansyah YA, M.B.A., M.Sc. diwakili Sekretaris Panitia Rakernas I APTISI, Muprihan Thaib, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi Lampung. Menurutnya, sinergi dengan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menyukseskan penyelenggaraan Rakernas yang akan menghadirkan para pimpinan perguruan tinggi swasta dari seluruh Indonesia.

“Rakernas ini tidak hanya menjadi forum koordinasi organisasi, tetapi juga wadah merumuskan berbagai strategi penguatan mutu pendidikan tinggi swasta agar mampu menjawab tantangan perkembangan zaman,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Penasehat Rakernas I APTISI, RZ Abdul Aziz, mengatakan kepercayaan menjadikan Lampung sebagai tuan rumah merupakan kehormatan sekaligus kesempatan untuk menunjukkan kesiapan daerah dalam menyelenggarakan kegiatan nasional.

Menurutnya, Rakernas I APTISI akan menjadi ruang strategis bagi para pemimpin perguruan tinggi untuk bertukar gagasan, memperkuat jejaring kerja sama, serta merumuskan langkah-langkah inovatif dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi swasta di Indonesia.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung. Sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi merupakan kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan tinggi yang semakin maju dan berdaya saing,” kata Aziz.

Rakernas I APTISI yang akan berlangsung di Hotel Grand Mercure Bandar Lampung dijadwalkan dihadiri pengurus pusat APTISI, para ketua wilayah, serta pimpinan perguruan tinggi swasta dari berbagai daerah di Indonesia. Selain menjadi forum organisasi, kegiatan ini diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis untuk memperkuat transformasi pendidikan tinggi swasta dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045. (**)

Mahasiswa Desain Interior IIB Darmajaya Jadi Satu-satunya Delegasi Sumatra di Forum Nasional UI

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Desain Interior Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya. Mahasiswa bernama Bagus Rahmat Rojadi dipercaya menjadi delegasi dalam Pra Temu Karya Mahasiswa Desain Interior Indonesia (Pra-TKMDII) yang diselenggarakan di Universitas Indonesia (UI), bertempat di Balai Apung Perpustakaan Pusat Universitas Indonesia dan Smart Classroom Gedung GK Fakultas Teknik Universitas Indonesia 13–16 Juli 2026.

Bagus –biasa dia disapa — sekaligus menjadi satu-satunya perwakilan dari Pulau Sumatra yang mengikuti forum nasional tersebut. Pra-TKMDII merupakan forum musyawarah awal yang menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan Temu Karya Mahasiswa Desain Interior Indonesia (TKMDII). Dalam forum ini, seluruh delegasi dari berbagai perguruan tinggi membahas dan menyepakati konsep, aturan, hingga rangkaian kegiatan yang akan menjadi acuan pelaksanaan TKMDII secara nasional.

Selama pelaksanaan, para delegasi mengikuti serangkaian sidang kongres, pembahasan konsep kegiatan, teknis pelaksanaan, rancangan anggaran, penyusunan sumber pendanaan, hingga penetapan hasil kongres yang akan menjadi pedoman penyelenggaraan TKMDII mendatang.

Keikutsertaan Bagus menjadi bukti bahwa mahasiswa Desain Interior IIB Darmajaya mampu bersaing dan dipercaya mewakili daerah dalam forum akademik nasional yang mempertemukan mahasiswa desain interior dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Sebagai satu-satunya delegasi dari Sumatra, Bagus membawa nama baik kampus sekaligus memperluas jejaring kolaborasi dengan mahasiswa dan akademisi dari berbagai wilayah.

Dekan Fakultas Desain, Hukum, Pariwisata dan Teknologi (FDHPT) IIB Darmajaya, Dr. Handoyo Widi Nugroho, S.Kom., M.T.I., mengapresiasi pencapaian tersebut. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam forum nasional menjadi pengalaman berharga untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan, kemampuan berdiskusi, serta memperluas wawasan mengenai perkembangan pendidikan dan profesi desain interior di Indonesia.

“Kepercayaan yang diberikan kepada mahasiswa IIB Darmajaya sebagai delegasi tunggal dari Sumatra merupakan pencapaian yang membanggakan. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus aktif berkontribusi dalam forum nasional maupun internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Desain Interior IIB Darmajaya Andi Wahyu Zulkifli Yusuf, S.Ds., M.Ds. menyampaikan bahwa partisipasi mahasiswa dalam Pra-TKMDII sejalan dengan komitmen program studi untuk mendorong mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif dalam organisasi profesi, jejaring nasional, dan pengembangan kompetensi di bidang desain interior.

Selain mengikuti forum kongres, para delegasi juga mengikuti kegiatan orientasi kampus, sesi dokumentasi setiap universitas, hingga gala dinner sebagai penutupan resmi Pra-TKMDII. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk memperkuat kolaborasi antarprogram studi desain interior dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia sekaligus menghasilkan kesepakatan bersama dalam pelaksanaan TKMDII berikutnya.

Keikutsertaan Bagus dalam Pra-TKMDII semakin menegaskan komitmen IIB Darmajaya dalam mencetak lulusan yang memiliki daya saing nasional, berjejaring luas, serta siap berkontribusi bagi perkembangan dunia desain interior di Indonesia. Untuk Prodi Desain Interior ini merupakan kali kedua ikut (**)

Piala Winner of Pop & Jazz International Choral Festival 2026 Hadir di Lampung

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Dalam rangka merayakan prestasi membanggakan yang diraih Gita Nada Lampung Community (GNLC) pada ajang The 2nd Jakarta International Choral Festival (JICF) 2026, diselenggarakan kegiatan roadshow Piala Winner Pop And Jazz  di SMAN 1 Bandar Lampung. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengapresiasi pencapaian generasi muda Lampung yang berhasil mengharumkan nama daerahnya.

Jakarta International Choral Festival (JICF) yang berlangsung pada 5–7 Juli 2026 di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta, mengusung tema “Let’s Celebrate Diversity and Sing the Harmony”. Ajang tersebut menjadi wadah kompetisi, pertukaran budaya, sekaligus pengembangan kualitas seni paduan suara yang diikuti oleh berbagai kelompok paduan suara.

Pada kompetisi tersebut, GNLC berhasil meraih Gold Diploma sekaligus menyabet gelar 1st Winner Pop & Jazz Category. Prestasi tersebut diraih setelah GNLC memperoleh Gold Medal dengan skor tertinggi pada kategori Pop & Jazz, yang mengantarkan mereka menjadi Grand Prix Finalist pada kompetisi bergengsi tersebut.

Dalam keterangan persnya, Anshori Djausal sebagai pembina  GNLC menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar kemenangan dalam sebuah kompetisi, melainkan sebuah pembuktian  tentang potensi  yang dimiliki oleh generasi muda Lampung.”Saya sangat bangga, Lampung memiliki anak-anak muda hebat, yang mampu berkarya dan berbicara banyak di festival musik. Kemenangan  dari Gita Nada Lampung Community di kategori Pop and Jazz ini adalah bukti nyata yang tidak terbantahkan bahwa anak muda Lampung bisa dan mampu sejajar dengan talenta-talenta terbaik lainnya,” ujar Anshori Djausal. “Semoga pencapaian luar biasa dari GNLC ini bisa memotivasi kita semua. Tugas kita sekarang adalah mendukung, memfasilitasi, dan menjaga api semangat anak-anak kita agar mereka terus  berkarya. Mari kita jadikan momentum ini sebagai pemantik untuk melahirkan karya-karya hebat lainnya dari bumi Lampung yang kita cintai ini,” pungkas Anshori.

 

Di tempat terpisah, Shanty Intana Ketua GNLC, menyampaikan rasa bangganya atas capaian 24 orang penyanyi dan 4 orang musisi putra putri terbaik  paduan suara GNLC yang sebagian besar merupakan generasi muda Lampung. Di bawah asuhan pelatih sekaligus konduktor Pieter Salmon Gultom, mereka mampu menunjukkan kualitas terbaiknya. Saya bangga karena melalui musik di GNLC, anak-anak kita memperoleh pengalaman berharga, tampil penuh percaya diri, dan menunjukkan performa terbaik di hadapan dewan juri dari berbagai negara,” ujarnya. Shanty menambahkan ucapan terimakasih atas  dukungan Pemerintah Kota Bandar Lampung dan Provinsi Lampung yang telah ikut mengantarkan keberhasilan bersama kita.

Sebagai salah satu sekolah yang mendapat kunjungan roadshow Piala Grand Prix Jakarta International Choral Festival 2026 di SMAN 1 Bandar Lampung , Suharto, Kepala Satuan Pendidikan SMAN 1 Bandar Lampung, dalam keterangan persnya merasa bangga dan memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih GNLC, khususnya keterlibatan salah satu siswanya dalam pencapaian tersebut. “Kami bersama para guru dan pembimbing siswa sangat bangga atas capaian ini. Salah satu putra terbaik kami, Cello Dharma Badrika, siswa kelas XI Jurusan IPA SMAN 1 Bandar Lampung, turut menjadi bagian dari prestasi gemilang yang dipersembahkan GNLC untuk Provinsi Lampung,” kata Suharto.

Dalam penampilannya pada kategori Pop & Jazz di ajang JICF 2026, GNLC berhasil dengan baik membawakan dua repertoar yang mendapatkan apresiasi tinggi dari dewan juri. Lagu pertama adalah “Mencintaimu” yang dikomposisikan oleh Septo Adi Kristanto Simanjuntak, sementara lagu kedua adalah “The Feeling Is Gone” yang ditata secara apik oleh komponis Har Sumerah.

Roadshow Piala Grand Prix ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan GNLC, tetapi juga sarana untuk memperkenalkan lebih dekat Gita Nada Lampung Community (GNLC)  kepada masyarakat Lampung, khususnya kalangan pelajar dan komunitas paduan suara.

Prestasi GNLC diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi generasi muda Lampung untuk terus mengembangkan bakat seni, memperluas wawasan budaya, serta berani membawa nama Lampung  hingga ke panggung  Nasional dan Internasional.

 

Informasi dan keterangan lebih lanjut, hubungi ;

Sekretariat : Jl. Panjaitan No. 36/1 Gotong royong, Tanjung Karang Pusat

PIC : Shanty Intana / 081279340475

 

 

Hanya 1,5 Bulan Usai Wisuda Alumnus Prodi Sistem Informasi Unggul Darmajaya ini Langsung Diterima Kerja di BNI

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Kualitas lulusan Program Studi Sistem Informasi Unggul Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya kembali mendapat pengakuan dari dunia industri. Hanya dalam waktu sekitar satu setengah bulan setelah diwisuda pada Mei 2026, salah satu alumnusnya, Eldrada Intan Putri, berhasil diterima bekerja di Bank Negara Indonesia (BNI) dan kini bertugas di BNI Kantor Cabang Tanjung Karang.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa lulusan Prodi Sistem Informasi Unggul IIB Darmajaya memiliki kompetensi yang mampu bersaing di dunia kerja. Eldrada mengungkapkan, sesaat setelah mengikuti wisuda, dirinya langsung mencari peluang kerja dan mendaftar pada rekrutmen BNI yang saat itu hanya dibuka selama tiga hari.

“Setelah wisuda saya langsung melamar ke BNI karena kebetulan sedang ada pembukaan rekrutmen selama tiga hari. Saya langsung menyiapkan seluruh berkas. Saat itu saya masih menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL), tetapi melamar untuk formasi lulusan S1,” ungkapnya.

Kesempatan tersebut tidak disia-siakan. Pada 16 Juni 2026, Eldrada dihubungi oleh pihak BNI untuk mengikuti rangkaian seleksi yang terdiri atas pembuatan video profil, wawancara, medical check-up (MCU), hingga penandatanganan kontrak kerja.

Setelah dinyatakan lolos, ia mengikuti pelatihan intensif selama dua minggu di Palembang sebelum akhirnya ditempatkan di BNI Kantor Cabang Tanjung Karang. Saat ini, Eldrada telah resmi menjalankan tugasnya sebagai bagian dari keluarga besar BNI.

Menurutnya, pengalaman selama menjadi mahasiswa di IIB Darmajaya memberikan nilai tambah saat proses rekrutmen. Tim rekrutmen tidak hanya menilai kemampuan akademik, tetapi juga menggali berbagai pengalaman organisasi, prestasi, dan aktivitas yang pernah dijalani selama kuliah.

“Proses wawancaranya cukup mendalam. Mereka banyak menanyakan kegiatan selama di kampus, prestasi yang pernah diraih, hingga pengalaman akademik. Semua pengalaman selama kuliah ternyata sangat membantu dan menjadi nilai lebih saat mengikuti seleksi,” tuturnya.

Keberhasilan Eldrada menjadi gambaran bahwa dunia industri saat ini tidak hanya mencari lulusan dengan kemampuan akademik yang baik, tetapi juga individu yang aktif, adaptif, dan memiliki pengalaman organisasi maupun pengembangan diri. Untuk diketahui, semasa kuliah Eldrada berprestasi dalam level internasional diantaranya Best Team 1 dan Best Poster 1 dalam ajang Virtual Student Forum Artificial Intelligence 2024 bertema “AI: Defining Its Role in Global Education”.

Sementara, Ketua Program Studi Sistem Informasi Unggul IIB Darmajaya Dr. Wasilah, S.Kom., M.T. mengatakan bahwa Prodi berkomitmen menghasilkan lulusan yang siap menghadapi kebutuhan dunia kerja melalui kurikulum yang selaras dengan perkembangan teknologi informasi, pembelajaran berbasis proyek, sertifikasi kompetensi, serta kolaborasi dengan berbagai mitra industri.

Capaian Eldrada diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa maupun calon mahasiswa bahwa dengan kompetensi, kesiapan, dan semangat belajar yang tinggi, peluang berkarier di perusahaan maupun institusi nasional terbuka lebar bahkan tidak lama setelah menyelesaikan studi. (**)