Memukau di Panggung Nasional, Agita Nazara Raih Top 3 Best Traditional Costume Puteri Indonesia 2026

JAKARTA -(deklarasinews.com)- Agita Azara, mahasiswi berprestasi dari Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (Unila) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang bergengsi Puteri Indonesia 2026. Perwakilan Provinsi Lampung pada pemilihan Puteri Indonesia ini sukses mencuri perhatian dengan masuk dalam jajaran Top 3 Best Traditional Costume.

Dalam penampilannya, ia memukau dewan juri dan penonton dengan balutan kostum bertajuk “Sang Bunga Senja dari Tanah Lampung”, sebuah karya artistik dari Condro Dewi Art yang sarat makna budaya.

Kostum tersebut terinspirasi dari Bunga Pukul Empat, flora khas yang telah lama ditetapkan sebagai identitas alami Provinsi Lampung. Bunga yang sederhana ini memiliki keunikan karena mekar setiap sore hari, menjadikannya simbol alami penanda waktu bagi masyarakat setempat, sebuah pengingat akan saatnya kembali pulang dan berkumpul bersama keluarga.

Lebih dari sekadar busana panggung, karya ini menghadirkan narasi mendalam tentang waktu dan kesetiaan. Sosok yang ditampilkan merepresentasikan gadis Lampung yang teguh menjaga tradisi dan nilai-nilai leluhur, layaknya Bunga Pukul Empat yang setia mekar setiap hari tanpa pernah absen.

Melalui kostum ini, Lampung tidak hanya menunjukkan keindahan visual, tetapi juga menyampaikan filosofi kehidupan yang sederhana namun bermakna, tentang keterikatan manusia dengan alam, waktu, dan budaya yang terus hidup dari generasi ke generasi.

Keunikan visual dan kedalaman makna filosofisnya berhasil memikat hati dewan juri, menempatkan Lampung berdampingan dengan perwakilan Banten dan Sumatra Selatan di posisi tiga besar.

Kemenangan ini menambah panjang daftar prestasi Agita. Sebelum melangkah ke panggung Puteri Indonesia, dara berusia 18 tahun ini telah dikenal melalui berbagai pencapaian, di antaranya,Paskibraka nasional tahun 2023, mewakili Lampung di istana negara.

Prestasi lainnya, yakni sebagai Muli Tulang Bawang 2024, duta daerah yang aktif mempromosikan kearifan lokal, Duta Wisata Digitalisasi Indonesia 2025 yang fokus pada penggabungan teknologi dan pariwisata.

Dengan keberhasilannya masuk ke jajaran Top 10 besar finalis (placing) serta meraih penghargaan khusus di kategori kostum, Agita Nazara membuktikan kombinasi antara kecerdasan akademis (sebagai calon dokter) dan kecintaan pada budaya mampu menciptakan representasi yang sempurna bagi Provinsi Lampung.(Red)

Dari Muaradua Kisam Sumsel, Camaba Ini Jatuh Hati pada Darmajaya Lewat Live TikTok

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Media sosial kini tak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga sumber informasi penting bagi calon mahasiswa. Hal ini dirasakan langsung oleh Anggun Suci Fitria, calon mahasiswa baru asal SMAN 1 Muaradua Kisam, Sumatra Selatan, yang semakin mantap memilih Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya setelah mengikuti live TikTok kampus tersebut.

Anggun mengaku awalnya hanya iseng menonton siaran langsung di TikTok. Namun, informasi yang disampaikan ternyata sangat membantu dalam menentukan pilihan kuliahnya.

“Saya awalnya cuma scroll TikTok biasa, lalu ketemu live Darmajaya. Dari situ dijelaskan banyak hal tentang kampus, program studi, sampai prospek kerja. Jadi makin yakin untuk kuliah,” ujar Anggun saat mengunjungi ruang Pendaftaran Mahasiswa Baru (PMB) IIB Darmajaya pada Selasa (21/4/26).

Dalam siaran live tersebut, berbagai informasi disampaikan secara interaktif, mulai dari keunggulan kampus, fasilitas, hingga peluang karier lulusan. Anggun menilai cara penyampaian yang santai namun informatif membuatnya lebih mudah memahami dibandingkan mencari informasi sendiri.

Ia juga menambahkan bahwa penjelasan tentang Program Studi Manajemen menjadi salah satu faktor utama yang menguatkan pilihannya.

“Waktu dijelaskan tentang Manajemen, saya langsung tertarik. Prospeknya luas, bisa kerja di berbagai bidang, bahkan bisa buka usaha sendiri. Itu yang saya cari,” katanya.

Secara tidak langsung, Anggun melihat bahwa Darmajaya tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga praktik dan kesiapan kerja. Hal ini menjadi nilai tambah yang membuatnya semakin yakin.

Menurut Anggun, kehadiran live TikTok seperti ini sangat membantu calon mahasiswa, terutama yang berada di luar kota dan sulit mendapatkan informasi langsung.

Dengan keyakinan yang semakin kuat, Anggun kini resmi memilih Program Studi Manajemen sebagai langkah awal meraih cita-citanya di dunia bisnis dan manajemen. “Sekarang saya sudah yakin banget pilih Darmajaya. Semoga bisa belajar dengan baik dan mencapai impian saya ke depan,” tutupnya optimis.(**)

Dorong Transformasi SDM dan Riset, UBL Perkuat Kemitraan Strategis dengan Polri

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Universitas Bandar Lampung (UBL) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang digelar di Auditorium Pascasarjana UBL, Kamis (16/04/2026).

Kolaborasi tersebut menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan institusi negara, khususnya di bidang pendidikan, penelitian, pengkajian ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan kelembagaan dan sumber daya manusia.

Penandatanganan MoU dihadiri jajaran pimpinan UBL bersama perwakilan Polri. Kerja sama ini sekaligus menegaskan komitmen kedua institusi dalam membangun kolaborasi berkelanjutan yang berdampak langsung bagi masyarakat serta mendukung pembangunan nasional.

Rektor UBL Prof. Dr. M. Yusuf S. Barusman, MBA, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen UBL dalam memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap bangsa melalui kolaborasi lintas sektor.

“UBL menyambut baik kerja sama ini sebagai bagian dari komitmen kami dalam memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat dan bangsa. Kolaborasi dengan Polri diharapkan dapat membuka ruang sinergi yang lebih luas, baik dalam pendidikan, penelitian, maupun kegiatan pengabdian masyarakat,” ujar Yusuf.

Menurutnya, sinergi antara kampus dan institusi kepolisian menjadi penting di tengah tantangan sosial dan keamanan yang semakin kompleks. Perguruan tinggi, kata dia, memiliki peran strategis dalam menghadirkan ekosistem pendidikan yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan nasional.

Sementara itu, Assesor SDM Kepolisian Madya TK III Kombes Pol. Wiraga Dimastama, S.I.K., M.Si., yang mewakili Polri, menyampaikan apresiasi atas kontribusi UBL selama ini dalam mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan kepolisian, khususnya Polda Lampung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada UBL yang selama ini telah memberikan kontribusi dan dukungan bagi institusi kepolisian, khususnya Polda Lampung. Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mendukung peningkatan kualitas SDM Polri yang unggul, profesional, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045 melalui sektor pendidikan,” kata Wiraga.

Ia mengungkapkan, ribuan anggota Polri telah terbantu dalam peningkatan jenjang pendidikan akademik, mulai dari program sarjana, magister, hingga doktoral melalui kerja sama dengan UBL. Selain itu, kontribusi akademisi UBL juga dinilai turut membantu institusi kepolisian dalam memberikan kajian dan pemikiran strategis terkait berbagai persoalan hukum dan sosial di masyarakat.

“Kolaborasi ini juga menjadi bentuk implementasi nyata Tridharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami melihat UBL memiliki komitmen kuat dalam pengembangan SDM serta riset yang relevan dengan tantangan keamanan modern saat ini,” lanjutnya.

Wiraga menegaskan, nota kesepahaman tersebut tidak berhenti pada level seremonial semata, melainkan akan ditindaklanjuti melalui berbagai program konkret dan implementatif. Salah satu agenda yang didorong dalam kerja sama tersebut adalah pengembangan pusat studi kepolisian berbasis riset guna mendukung inovasi kebijakan keamanan serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berharap kerja sama ini dapat mendorong lahirnya pusat studi kepolisian berbasis riset sebagai bagian dari penguatan inovasi, kebijakan keamanan, dan pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya.

Kabar Gembira! DKV Darmajaya Buka Kelas Karyawan, Kesempatan Emas Buat Kamu yang Sibuk Kerja Tapi Mau Kuliah Kreatif

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Program studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya membuka kelas karyawan untuk penerimaan mahasiswa baru periode ganjil 2025/2026.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Prodi DKV IIB Darmajaya Ade Moussadecq, M.Sn. pada Jum’at, (17/4/26). “Tahun ini dalam memenuhi antusiasme para guru dan karyawan swasta dalam mengenyam ilmu Desain Komunikasi Visual, kami membuka kelas karyawan,” ungkapnya.

Adapun pembukaan kelas karyawan dikhususkan kepada para calon mahasiswa baru yang telah bekerja. “Jadi yang selama ini belum dapat berkesempatan kuliah di kelas reguler karena waktu, dapat memilih kelas karyawan untuk menjadi mahasiswa Prodi DKV Darmajaya,” ujarnya.

Ade –biasa dia disapa – untuk keilmuan Prodi DKV Darmajaya memiliki peminatan tiga bidang/konsentrasi yakni Komunikasi Grafis, Komunikasi Periklanan, dan Multimedia. “Setiap lembaga ataupun perusahaan dan institusi apapun saat ini membutuhkan sumber daya di bidang kreatif dengan keilmuannya ada di Prodi DKV,” bebernya.

Prodi DKV Darmajaya, lanjut dia, lulusannya juga sudah banyak berkecimpung di industri kreatif Provinsi Lampung. “Ada yang menjadi Content Creator, Wedding Documenter, Entrepreneur Desain, dan banyak lainnya. Tidak hanya lulusan, mahasiswa Prodi DKV juga dapat memiliki penghasilan selama kuliah dengan magang maupun freelance designer,” imbuhnya.

Menurut dia, untuk fasilitas pendukung dalam perkuliahan sangat menunjang bagi mahasiswa dengan hadirnya lab fotografi, multimedia dan ruang pameran karya. “Jangan pernah ragu untuk memilih Prodi DKV Darmajaya yang memiliki pengajar dengan kompetensi sesuai dengan keilmuannya masing-masing sertifikasi nasional BNSP,” pungkasnya. (**)

Gak Main-Main! Alumni UBL Ini Tembus Doktoral Jepang, Borong Penghargaan Internasional

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pilihan kampus bisa menjadi titik awal yang menentukan masa depan. Hal ini dibuktikan oleh Satrio Agung Perwira, alumni Program Studi Arsitektur Universitas Bandar Lampung (UBL), yang kini menempuh studi doktoral (S3) di The University of Kitakyushu, Jepang.

Tak sekadar melanjutkan studi, Satrio berhasil menembus program doktoral bergengsi melalui beasiswa penuh pemerintah Jepang, Monbukagakusho (MEXT). Di jenjang ini, ia mengembangkan riset di bidang neuro-architecture, emotional comfort, dan built environment, yang mengkaji keterkaitan desain ruang dengan kenyamanan psikologis manusia.

Perjalanan Satrio menuju panggung global tidak terjadi secara instan. Titik awalnya dimulai saat ia mengikuti program pertukaran mahasiswa ke Jepang melalui kerja sama UBL dengan The University of Kitakyushu. Pengalaman tersebut menjadi titik balik yang mendorongnya melanjutkan studi hingga jenjang magister dan kini doktoral di kampus yang sama.

Selepas lulus sarjana, Satrio tidak berhenti berproses. Ia aktif mengerjakan proyek desain, mempersiapkan beasiswa luar negeri, serta membangun pengalaman profesional dan jejaring internasional. Dukungan dosen dan lingkungan akademik UBL turut berperan besar dalam perjalanan tersebut.

Menurutnya, kesiapan menghadapi dunia kerja tidak cukup hanya dari teori. “Keduanya,  akademik dan praktik saling melengkapi dalam membangun pola pikir kritis, kemampuan adaptasi, serta pemahaman terhadap dunia kerja yang sebenarnya,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Rabu (22/04/2026).

Ia juga menegaskan bahwa lingkungan kampus menjadi faktor penting dalam pengembangan diri. “Saya melihat UBL memberikan ruang yang sangat luas untuk berkembang. Selama kuliah, saya tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga aktif di organisasi kemahasiswaan, mengikuti kompetisi, serta terlibat dalam penelitian bersama dosen. Bagi saya, kampus bukan sekadar tempat belajar, tetapi ruang untuk mengeksplorasi potensi diri sekaligus mempersiapkan masa depan,” ungkapnya.

Konsistensi tersebut berbuah manis. Satrio mencatatkan berbagai prestasi di tingkat internasional, mulai dari penghargaan kompetisi desain dunia (2020 dan 2022), Excellent Master Thesis Award di Jepang (2023), hingga Best Presenter Award dalam forum AIUE 2025 di Xi’an, China. Ia juga aktif mempublikasikan karya ilmiah di jurnal internasional bereputasi sepanjang 2023–2026.

Bagi Satrio, pendidikan tinggi adalah investasi jangka panjang. Ia menilai kuliah bukan sekadar mengejar gelar, tetapi membuka akses terhadap peluang global, memperluas jejaring, serta membentuk kesiapan diri secara menyeluruh. “Jika dijalani dengan serius, kuliah akan membuka banyak pintu kesempatan untuk masa depan,” tuturnya.

Kisah Satrio menjadi bukti bahwa lingkungan pendidikan yang tepat mampu mendorong mahasiswa melampaui batas, bahkan hingga ke tingkat internasional. UBL pun terus berkomitmen menghadirkan ekosistem pembelajaran yang melahirkan lulusan berdaya saing global.

Mahasiswa STKIP PGRI Papua Bersihkan Pantai Cina Tua Serui, Wujudkan Aksi Hari Bumi Nyata.

KEP.YAPEN -(deklarasinews.com)- Sebanyak 29 mahasiswa Semester II Program Studi Pendidikan Biologi STKIP PGRI Papua menggelar aksi bersih-bersih lingkungan di Pantai Cina Tua, Serui. Serui, 22 April 2026

Kegiatan bertema “Pulihkan Pesisir Pantai, Selamatkan Bumi” ini digelar memperingati Hari Bumi sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian ekosistem pesisir.

Aksi dimulai pagi hari dan difokuskan pada pengumpulan sampah plastik serta limbah rumah tangga yang mencemari pantai. Mahasiswa tidak hanya membersihkan area, tapi juga memberikan edukasi kepada warga sekitar tentang bahaya sampah terhadap ekosistem laut dan cara menjaga kebersihan lingkungan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengabdian masyarakat dan pembelajaran praktik, mengintegrasikan teori kelas dengan pengalaman lapangan. Mahasiswa diajarkan memahami masalah pencemaran pesisir serta solusi berkelanjutan.

Ketua STKIP PGRI Papua secara resmi membuka acara.

Dalam sambutannya, ia menekankan peran generasi muda dalam pelestarian lingkungan. “Pendidikan bukan hanya pemahaman konsep, tapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang berdampak bagi masyarakat dan alam,” katanya.

Turut hadir Ketua Program Studi Pendidikan Biologi, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, pimpinan kelurahan, perangkat kampung, serta dosen terkait. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi antara pendidikan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Dosen penanggung jawab mata kuliah Pengetahuan Lingkungan, Roy Rahanra, menambahkan,  “Dengan semangat Hari Bumi, langkah kecil secara bersama-sama bisa beri dampak besar bagi keberlanjutan bumi.”

Kegiatan ini diharapkan meningkatkan kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Pantai Cina Tua yang kini lebih bersih menjadi kebanggaan Serui dan warisan lestari bagi generasi mendatang.

Jadi Pusat Perhatian, Dosen Darmajaya Ini Bongkar Strategi Media Sekolah di Yayasan Xaverius Tanjungkarang

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Komitmen peningkatan kapasitas digital sekolah terus diperkuat. Yayasan Xaverius Tanjungkarang menggandeng Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya dengan menghadirkan Dr. Anggalia Wibasuri, S.Kom., M.M. sebagai narasumber dalam pelatihan pengelolaan website dan media sosial sekolah.

Kegiatan yang berlangsung di Kompleks Xaverius Way Halim pada Senin (20/4/26) ini diikuti 48 peserta yang terdiri atas kepala sekolah, guru, serta tim media dari 25 unit sekolah Yayasan Xaverius di Lampung. Pelatihan ini difokuskan pada penguatan strategi pengelolaan media digital sekolah agar lebih adaptif dan berdaya saing. Dr. Anggalia turut didampingi oleh Staf Direktorat Humas, Kerjasama, dan Pemasaran (HKP) IIB Darmajaya, Citra Ayu Santhika, S.T.P.

Dalam pemaparannya, Dr. Anggalia, yang juga menjabat sebagai Ketua Program Studi Magister Manajemen, menegaskan pentingnya membangun branding sekolah berbasis nilai dan kepercayaan. Menurutnya, kehadiran digital saat ini menjadi representasi utama sebuah institusi pendidikan.

“Sekolah harus mampu menghadirkan identitas yang kuat dan konsisten di ruang digital. Bukan sekadar aktif, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui konten yang autentik dan bernilai,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa strategi komunikasi yang tepat akan membantu sekolah memperkuat citra serta meningkatkan engagement dengan masyarakat. Secara tidak langsung, Dr. Anggalia menekankan bahwa perubahan mindset menjadi fondasi utama dalam pengelolaan media yang profesional.

Sementara itu, Ketua Yayasan Xaverius Tanjungkarang, Andreas Sutrisno, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya yayasan dalam menjawab tantangan transformasi digital di dunia pendidikan.

“Kami ingin seluruh sekolah di bawah naungan yayasan mampu berkembang mengikuti zaman, khususnya dalam hal pengelolaan media informasi yang efektif dan modern,” katanya.

Ia juga menilai kolaborasi dengan IIB Darmajaya membuka peluang besar untuk kerja sama berkelanjutan, mulai dari pengembangan sumber daya manusia hingga pendampingan sekolah. Secara tidak langsung, Andreas melihat sinergi ini sebagai langkah strategis untuk mendorong kualitas pendidikan yang lebih maju.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu mengelola website dan media sosial sekolah secara lebih profesional, tidak hanya sebagai sarana informasi, tetapi juga sebagai alat membangun reputasi dan kepercayaan publik di era digital. (**)

Prodi Informatika Raih Akreditasi Unggul, UBL Pertegas Posisi Kampus Terbaik

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)— Universitas Bandar Lampung (UBL) kembali mencatatkan capaian strategis dalam penguatan mutu pendidikan tinggi. Program Studi Informatika pada jenjang Sarjana (S1) resmi meraih peringkat Akreditasi Unggul, berdasarkan Keputusan Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM INFOKOM) Nomor 009/SK/LAM-INFOKOM/Ak/S/IV/2026.

Status prestisius menjadi pengakuan formal atas kualitas penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang telah memenuhi standar tertinggi secara nasional. Prodi Informatika UBL dinilai telah memenuhi seluruh indikator penilaian unggul, mulai dari aspek kurikulum berbasis industri, kualitas dosen, hingga luaran lulusan yang kompetitif di bidang teknologi.

Capaian ini memperkuat posisi UBL sebagai salah satu perguruan tinggi swasta unggulan di Indonesia, khususnya dalam pengembangan bidang informatika dan teknologi digital. Bertambahnya program studi dengan Akreditasi Unggul menjadi bukti konkret komitmen institusi dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan industri dan kebutuhan zaman.

Rektor UBL Prof Dr M. Yusuf S. Barusman, MBA menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari kolaborasi seluruh civitas academika, mulai dari dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, hingga dukungan mitra industri. “Meraih akreditasi Unggul tentu bukan proses yang instan. Ini merupakan hasil kerja kolektif, komitmen, dan konsistensi seluruh civitas academica dalam menjaga mutu pendidikan, sekaligus memastikan kurikulum tetap relevan dengan perkembangan industri digital sehingga lulusan memiliki daya saing dan mampu berkarier secara profesional di industri ini,” ujarnya, Selasa (21/04/2026).

Raihan Akreditasi Unggul ini tidak hanya menambah deretan program studi berkualitas di UBL, tetapi juga semakin memperkokoh posisi UBL sebagai Perguruan Tinggi Swasta terdepan di lingkungan LLDIKTI Wilayah II yang meliputi Provinsi Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, serta Kepulauan Bangka Belitung. Prodi Informatika menjadi prodi ke-12 yang meraih Akreditasi Unggul, sekaligus menempatkan UBL sebagai perguruan tinggi swasta dengan jumlah program studi terakreditasi Unggul/A terbanyak di kawasan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Komitmen terhadap kualitas tersebut turut memperkuat predikat UBL sebagai Kampus Swasta Terbaik di Sumbagsel selama tujuh tahun berturut-turut. Ke depan, capaian ini diharapkan menjadi momentum bagi prodi Informatika UBL untuk terus memperluas kolaborasi dengan dunia industri dan berbagai institusi strategis dalam menghadirkan pendidikan informatika yang inovatif, relevan, serta mampu mencetak lulusan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.(Red)

KAHBIS Darmajaya Tegas: Tak Ada Ruang untuk Pelecehan di Kampus

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Di tengah maraknya sorotan publik terhadap dugaan kasus pelecehan di sejumlah perguruan tinggi, Klinik Advokasi Hukum Bisnis dan Siber (KAHBIS) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya angkat suara. Pesannya jelas: kampus harus menjadi ruang aman, bukan tempat tumbuhnya rasa takut.

Ketua Umum KAHBIS, Mashuril Anwar, S.H., M.H., menegaskan bahwa pelecehan seksual bukan sekadar pelanggaran etika, tetapi juga tindak pidana serius. “Tidak ada toleransi. Setiap pelaku dapat dijerat hukum sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya saat diwawancarai Selasa (21/4/26).

Ia merujuk pada Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Nasional (UU Nomor 1 Tahun 2023) yang mengatur berbagai bentuk pelanggaran kesusilaan, termasuk perbuatan cabul dan pemaksaan seksual. Selain itu, Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) memperkuat perlindungan, mencakup pelecehan fisik maupun nonfisik hingga kekerasan berbasis elektronik.

“UU TPKS bukan hanya soal menghukum pelaku, tetapi juga memastikan korban mendapatkan perlindungan, pendampingan hukum, layanan kesehatan, hingga pemulihan psikologis,” ujarnya.

Namun, menurut Mashuril, hukum saja tidak cukup. Pencegahan harus menjadi garis depan. Edukasi tentang batasan perilaku, etika pergaulan, kesetaraan gender, hingga literasi digital dinilai krusial untuk menutup celah terjadinya pelecehan. “Budaya saling menghormati harus dibangun, bukan sekadar slogan,” katanya.

Senada, Ketua Harian KAHBIS, Intan Meitasari, S.H., M.H., menekankan bahwa tanggung jawab kampus tidak berhenti pada proses belajar mengajar. Berdasarkan Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024, perguruan tinggi wajib mencegah, menangani, dan menindaklanjuti setiap bentuk kekerasan.

“Kampus harus hadir sebagai pelindung. Bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi ruang yang menjamin martabat dan rasa aman seluruh civitas akademika,” ungkapnya.

Ia menambahkan, langkah konkret seperti pembentukan satuan tugas, penyusunan SOP penanganan kasus, hingga pelatihan bagi dosen dan tenaga kependidikan menjadi kunci. Tanpa keseriusan, institusi berisiko kehilangan kepercayaan publik dan menghadapi konsekuensi hukum.

Lebih jauh, Intan menegaskan bahwa pelecehan seksual adalah pelanggaran hak asasi manusia. Hak untuk merasa aman dan diperlakukan secara bermartabat adalah hak dasar yang tidak bisa ditawar.

Sebagai wujud komitmen, KAHBIS Darmajaya membuka layanan pengaduan, konsultasi, dan pendampingan hukum bagi korban. Langkah ini diharapkan menjadi pintu keberanian bagi mereka yang selama ini memilih diam.

KAHBIS pun mengajak seluruh elemen kampus—mahasiswa, dosen, hingga pimpinan—untuk bersama menciptakan lingkungan yang berani bersuara dan tegas melawan pelecehan. Karena di kampus yang sehat, tidak boleh ada ruang bagi kekerasan—sekecil apa pun bentuknya.(**)

Dari Kampus ke Panggung Nasional! Kisah Aulya, Kartini Modern yang Sukses Bangun Bisnis dan Taklukkan Kompetisi Bergengsi!

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Semangat emansipasi yang diwariskan R.A. Kartini terus hidup di generasi muda masa kini. Sosok perempuan tangguh yang tak hanya bermimpi, tetapi juga berani melangkah nyata, tercermin pada diri Aulya Haya Nabila, mahasiswi Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya.

Bagi Aulya, Hari Kartini bukan sekadar perayaan simbolik dengan kebaya. Lebih dari itu, ia memaknainya sebagai momentum untuk berani bermimpi dan bertindak. “Hari Kartini bukan cuma soal kebaya, tapi tentang berani bermimpi dan bertindak,” ujarnya saat diwawancarai, Senin (20/4/26).

Tak hanya aktif sebagai mahasiswa, Aulya telah menunjukkan kiprah luar biasa di dunia kewirausahaan. Ia merupakan entrepreneur muda, CEO Inslove, serta dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) IIB Darmajaya periode 2025–2026.

Prestasinya pun tak main-main. Ia berhasil menjadi Pemenang Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) tahun 2024 dan 2025, serta meraih Juara III dalam ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVI 2025, kompetisi tingkat nasional yang mempertemukan mahasiswa wirausaha terbaik dari seluruh Indonesia.

Menurut Aulya, lingkungan kampus IIB Darmajaya menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan suksesnya. Ia mengaku tidak hanya mendapatkan teori di ruang kelas, tetapi juga kesempatan luas untuk praktik langsung. “Dari kampus ini, saya belajar bukan cuma teori, tapi langsung praktik membangun usaha, ikut kompetisi, dan berani mengambil peluang,” ungkapnya.

Semangat itulah yang ia yakini sebagai representasi Kartini masa kini. Bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keberanian untuk memulai, menghadapi kegagalan, dan terus berkembang. “Kartini masa kini bukan cuma yang pintar, tapi yang berani mulai, berani gagal, dan terus berkembang,” tambahnya.

Aulya pun mengajak generasi muda, khususnya perempuan, untuk tidak menunda mimpi mereka. Baginya, keberanian mengambil langkah pertama adalah kunci menuju masa depan yang lebih baik. “Buat kamu yang punya mimpi besar, jangan tunggu nanti,” pesannya.

Melalui semangat Kartini masa kini, IIB Darmajaya terus mendorong lahirnya generasi perempuan inspiratif yang siap berkarya dan berdaya saing. Kampus ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berkembang, berinovasi, dan mewujudkan mimpi menjadi nyata. Yuk, jadi Kartini masa kini bersama IIB Darmajaya. Saatnya mulai langkah hebatmu hari ini!(**)