Gendis Ruli Indiarta Kembali Persembahkan Medali Emas untuk Kota Palembang di Porprov Muba 2025

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh atlet muda asal Palembang, Gendis Ruli Indiarta, siswa kelas XI SMA Negeri 6 Palembang, Putri dari Rubi Indiarta,S.H.,M.H, yang juga merupakan Sekretaris Umum Koni Kota Palembang dan Ketua Fraksi Partai GOLKAR DPRD Kota Palembang, ini berhasil menunjukkan konsistensinya dengan secara berturut-turut meraih medali emas pada sejumlah ajang bergengsi.

‎‎Sejak gelaran Porprov Prabumulih, Okuraya, Lahat, hingga yang terbaru di Porprov Muba, Gendis selalu mampu mempersembahkan medali emas di cabang olahraga menembak.

‎‎Bakat dan ketekunan Gendis di dunia menembak sudah terlihat sejak ia duduk di bangku kelas 4 SD. Hingga kini, di usia remajanya, semangat berlatih dan tekad untuk terus berprestasi masih terus ia tunjukkan.

‎‎Pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Sumatera Selatan tahun 2025 di Kabupaten Musi Banyuasin, Gendis kembali membuktikan kemampuannya dengan meraih medali emas pada nomor 10 meter Air Pistol Women Youth. Dari hasil resmi pertandingan, Gendis mencatat total nilai 270 poin dan memastikan posisi pertama di atas atlet asal Palembang lainnya.

‎‎Tidak hanya di nomor perorangan, Gendis juga turut menyumbangkan emas untuk Kota Palembang di kategori beregu 10 meter Air Pistol Women Youth Team dengan total skor 787 poin bersama rekan setimnya.

‎‎“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa kembali mempersembahkan medali emas untuk Kota Palembang. Setiap pertandingan punya tantangan tersendiri, tapi saya selalu berusaha fokus dan memberikan yang terbaik,” ujar Gendis.

‎‎Ia juga menambahkan, prestasi yang diraih tidak lepas dari peran pelatih, dukungan keluarga, dan motivasi dari sekolah.

‎“Semua ini berkat dukungan orang tua, pelatih, dan teman-teman. Mereka selalu menyemangati saya untuk terus berlatih dan tidak mudah menyerah,” ungkapnya.

‎Prestasi ini menambah panjang daftar pencapaian Gendis dalam cabang olahraga menembak, sekaligus menjadi kebanggaan bagi Kota Palembang. Kerja keras, disiplin, dan dukungan keluarga menjadi kunci utama perjalanan prestasi Gendis Ruli Indiarta menuju puncak kejayaan di dunia olahraga menembak. (Rls/Ags).

 

Pelantikan UKM Universitas Saburai: Dorong Mahasiswa Jadi Motor Penggerak Inovatif dan Berkarakter

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai) melaksanakan kegiatan Pelantikan Pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Periode 2025–2026, pada Jumat, 31 Oktober 2025, bertempat di Gedung Graha Lantai 3 Universitas Saburai.

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Wakil Rektor bidang kemahasiswaan dan alumni Universitas Saburai, Bpk. Dr. Raja Agung Kusuma A.R.C.,S.H.,M.H yang hadir mewakili Rektor Universitas Saburai, serta diikuti oleh para pembina UKM, pengurus demisioner, pengurus baru, dan perwakilan mahasiswa dari berbagai fakultas.

Pelantikan UKM Universitas Saburai ini menjadi momen penting dalam rangka regenerasi kepengurusan organisasi kemahasiswaan di lingkungan kampus. Kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, mars universitas sang bumi ruwa jurai dan doa bersama.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor bidang kemahasiswaan dan alumni Universitas Saburai, Bpk. Dr. Raja Agung Kusuma A.R.C.,S.H.,M.H menyampaikan apresiasi kepada pengurus UKM periode sebelumnya atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam memajukan kegiatan kemahasiswaan di Universitas Saburai. Beliau juga berpesan agar pengurus baru mampu menjadi motor penggerak yang aktif dan inovatif.

“UKM merupakan wadah pembinaan mahasiswa di luar perkuliahan yang berperan penting dalam membentuk karakter, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial. Kami berharap seluruh UKM dapat terus berkolaborasi dan memberikan dampak positif bagi kampus,” ujar Agung.

Prosesi pelantikan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan dan pengucapan ikrar pengurus UKM yang dipimpin oleh perwakilan pengurus terpilih, serta penandatanganan berita acara pelantikan.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto pengurus UKM Universitas Saburai. Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai acara, menandakan awal baru bagi UKM untuk melangkah dalam satu tujuan membangun kampus yang aktif, berprestasi, dan berkarakter. (Red)

Open House DCFC IIB Darmajaya Jadi Magnet Kreativitas Mahasiswa di Dunia Komputer dan Film!

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Unit Kegiatan Mahasiswa Darmajaya Computer & Film Club (DCFC) menggelar kegiatan Open House di Gedung F Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Kamis – Jumat (30 – 31/10/25). Kegiatan ini bertujuan mengenalkan DCFC beserta empat divisi utamanya kepada mahasiswa baru maupun civitas academica kampus.

Ketua Pelaksana Open House DCFC, Muhammad Akbar, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat bidang-bidang yang dikembangkan dalam organisasi tersebut. “Kami ingin menunjukkan bahwa DCFC bukan hanya tempat belajar teknologi komputer, tetapi juga ruang kreatif untuk berekspresi di bidang perfilman, fotografi, dan media,” ujarnya.

Kegiatan Open House dikemas secara interaktif melalui booth experience dari setiap divisi. Peserta dapat langsung mengunjungi dan mencoba berbagai aktivitas yang disiapkan.

Pada booth Pengembangan Teknologi Komputer (PTK), pengunjung diperkenalkan dengan inovasi perangkat lunak dan teknologi terkini. Sementara booth Broadcast menampilkan simulasi siaran langsung serta praktik menjadi penyiar radio streaming dan pembawa berita di Dije-TV.

Booth Fotografi menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi. Peserta berkesempatan mencoba pemotretan di mini studio yang telah disiapkan lengkap dengan peralatan profesional. Adapun booth Pengembangan Teknologi Perfilman (PTP) menampilkan sesi praktik pengambilan gambar serta pengenalan teknik sinematografi.

Suasana acara berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Mahasiswa tampak aktif mencoba berbagai pengalaman di setiap booth, berdiskusi dengan panitia, serta mengabadikan momen melalui media sosial. Tidak sedikit peserta yang langsung mendaftar menjadi anggota DCFC setelah mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

Direktur Kemahasiswaan dan Rumah Tangga IIB Darmajaya, Doni Andrianto Basuki, S.Kom., M.T.I., mengapresiasi semangat mahasiswa dalam menyelenggarakan kegiatan ini. “Kegiatan ini menjadi sarana positif bagi mahasiswa untuk berorganisasi sekaligus mengembangkan kompetensi teknologi dan kreativitas yang dibutuhkan di era digital,” ungkapnya.

Melalui Open House ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa IIB Darmajaya yang tertarik bergabung serta berkontribusi bersama DCFC dalam menciptakan karya inovatif di bidang komputer dan film. (*)

Puluhan Organisasi Kemahasiswaan Darmajaya Resmi Dikukuhkan

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Rektor Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, RZ. Abdul Aziz, S.T., M.T., Ph.D., secara resmi melantik pengurus organisasi kemahasiswaan (Orkem) Periode 2025/2026 dalam sebuah upacara khidmat yang berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat, Rabu (29/10/25).

Puluhan Orkem yang dikukuhkan meliputi Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), berbagai Himpunan Mahasiswa (Hima) Program Studi, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), serta komunitas dan pengelola minat bakat di lingkungan Kampus Biru Darmajaya.

Prosesi pelantikan dimulai dengan pengukuhan Ketua MPM, kemudian dilanjutkan dengan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden BEM. Pada periode ini, Lingga Syaputra dipercaya sebagai Presiden BEM IIB Darmajaya didampingi Eko Wahyu sebagai Wakil Presiden untuk masa bakti 2025/2026. Selanjutnya dilakukan pelantikan kepada para Ketua Umum Hima, UKM, serta komunitas mahasiswa lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa IIB Darmajaya selalu memberikan ruang luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan soft skill, karakter, serta mental kepemimpinan melalui berbagai organisasi kemahasiswaan. Ia berharap para pengurus mampu menjadi motor penggerak prestasi serta menjaga marwah kampus “The Best IIB Darmajaya” di tingkat regional maupun nasional.

“Semoga kalian mampu menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi, serta terus menghadirkan inovasi demi kemajuan kampus dan mahasiswa,” ujarnya.

Rangkaian acara pelantikan ditutup dengan sesi foto bersama dan pemberian ucapan selamat dari para pimpinan fakultas serta tamu undangan yang hadir.(**)

Universitas Paramadina Maknai Sumpah Pemuda: Menghidupkan Kembali Semangat Kebangsaan dalam Kerja Nyata

JAKARTA -(deklarasinews.com)- Dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda, Universitas Paramadina menyampaikan refleksi pemikiran para tokohnya mengenai makna Sumpah Pemuda dalam konteks keindonesiaan masa kini. Pemikiran ini berakar dari gagasan cendekiawan Muslim sekaligus pendiri Paramadina, Prof. Dr. Nurcholish Madjid (Cak Nur), yang menekankan pentingnya menjadikan Sumpah Pemuda bukan sekadar ikrar, tetapi juga panggilan untuk bekerja dan berkarya bagi bangsa.

Chairman The Lead Institute Universitas ParamadinaDr. Suratno, menegaskan bahwa Sumpah Pemuda menurut Cak Nur dapat dimaknai sebagai bentuk penegasan kembali komitmen kebangsaan.

“Sumpah Pemuda menurut Nurcholish Madjid (Cak Nur), pendiri Paramadina, bisa dimaknai sebagai penegasan kembali; sebagai akad (‘aqdun) dan ikrar (iqrorun) komitmen kebangsaan kita. Tetapi tentu saja, dan kemudian lebih penting lagi adalah tindak lanjut (follow-up) dari akad dan ikrar itu; yakni kerja-kerja nyata kita untuk bangsa tercinta,” ujar Dr. Suratno.

Ia menambahkan bahwa kerja dan karya menjadi elemen paling penting dalam mengisi perjalanan sejarah menuju bangsa yang makmur dan cerdas, sebagaimana dicita-citakan para pendiri bangsa.

“Mari segenap muda-mudi, kita bahu-membahu membangun bangsa; keluar dari berbagai keterpurukan yang masih melanda. Syubbanul yaum rijalul ghod — pemuda zaman sekarang adalah pemimpin di masa depan,” tegasnya.

Menurut Suratno, refleksi atas Sumpah Pemuda juga harus mendorong generasi muda untuk menumbuhkan kembali semangat kebersamaan di tengah berbagai tantangan kebangsaan, seperti kesenjangan sosial, menurunnya kualitas pendidikan, dan perilaku egois di kalangan elite maupun masyarakat. Ia menegaskan bahwa bangsa yang besar hanya bisa lahir jika seluruh elemen bangsa bersatu padu.

“Atau dalam ungkapan Bung Karno: samen bundeling van alle krachten van de natie, pengikatan bersama seluruh kekuatan bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, M.Sc., Ph.D., menyoroti pentingnya semangat nasionalisme yang digagas Cak Nur sebagai kekuatan pemersatu bangsa.

“Indonesia Kita merangkum pandangan Cak Nur tentang keindonesiaan. Indonesia sebagai negara yang dibangun di atas keanekaragaman budaya, suku, dan agama bisa dikatakan sukses dalam membangun kebersamaan dan persaudaraan dalam ikatan kebangsaan,” tutur Prof. Didik.

Ia menambahkan bahwa semangat nasionalisme yang tumbuh sejak Sumpah Pemuda 1928 telah menjadi fondasi untuk melepaskan diri dari penjajahan dan membangun negara merdeka. Namun, Prof. Didik juga mengingatkan bahwa tantangan demokrasi yang disoroti Cak Nur masih relevan hingga kini.

“Semasa hidupnya, Cak Nur menilai proses demokrasi bangsa ini yang tidak semakin membaik. Sekarang keadaan seperti itu masih terus berlanjut. Jiwa kerdil yang hanya mementingkan diri sendiri dan kelompoknya masih dominan di bangsa ini,” ujarnya.

Lebih jauh, Cak Nur dalam pemikirannya menempatkan pemuda sebagai subjek sejarah, bukan sekadar kelompok usia muda.

“Pemuda sejati adalah mereka yang memiliki idealisme, keberanian berpikir merdeka, dan kemauan untuk memperbaiki keadaan,” tulisnya dalam karya Islam, Kemodernan, dan Keindonesiaan.

Prof. Didik menegaskan bahwa Universitas Paramadina akan terus berupaya menumbuhkan generasi muda yang beriman, berilmu, dan berintegritas, sebagaimana nilai yang diwariskan oleh Cak Nur.

“Kemajuan bangsa sangat bergantung pada generasi muda yang mampu memadukan iman, ilmu, dan kerja keras,” pungkasnya.

 

Karya Desain Mahasiswa Prodi DKV IIB Darmajaya Lolos Kurasi Pameran Internasional Skenaria

BANDUNG -(deklarasinews.com)– Semangat untuk menghasilkan karya terbaik dan dinikmati oleh masyarakat banyak kembali dilakukan mahasiswi Prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya. Kali ini karya Nyoman Widia Ayu berhasil majang di Pameran Internasional “Skenaria” di Telkom University 21 – 30 Oktober 2025.

Nyoman Widia Ayu –biasa dipanggil – Ayu mengaku baru pertama kalinya ikut dalam pameran internasional. Sebelumnya Ayu, beberapa kali telah mengikuti pameran di kampus IIB Darmajaya.

“Awalnya dapat info dari dosen dan ngelihat acara Skenaria di tahun-tahun sebelumnya jadi semakin tertarik untuk ngirim karya,” ucap Ayu seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.

Dalam pameran tersebut, tidak hanya diikuti oleh peserta dari Indonesia tetapi juga terdapat dari berbagai negara. Diantaranya Bangladesh, Perancis, Filipina, India, dan Jerman.

Sementara, Ketua Prodi Desain Komunikasi Visual IIB Darmajaya Ade Mousadecq, M.Sn., mengaku bangga atas keikutsertaan mahasiswa dalam pameran tingkat internasional. “Pertama dalam sejarah mahasiswa DKV Darmajaya lolos pameran internasional,” ucapnya.

Masih kata dia, ini menunjukkan bukti bahwa Prodi DKV IIB Darmajaya siap bersaing di skala Internasional tidak hanya daerah maupun nasional. “Semoga dengan capaian mahasiswa Prodi DKV ini juga menjadi dorongan semangat mahasiswa lainnya untuk eksis di level internasional,” tutupnya. (**)

Dapat Kepercayaan Kemdiktisaintek! Tim Pakar IIB Darmajaya Dukung Hilirisasi Inovasi Digital Learning di Politeknik Negeri Batam

BATAM -(deklarasinews.com)- Dosen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya melaksanakan kunjungan ke Politeknik Negeri Batam dalam rangka pelaksanaan Hibah Pra Studi Kelayakan Produk Hasil Riset pada Senin (27/10/25). Kegiatan ini merupakan bagian dari peran IIB Darmajaya sebagai Tim Pakar/Pengkaji Program Hilirisasi Riset Prioritas Skema Dorongan Teknologi Tahun 2025 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia.

Kehadiran Tim Pakar/Pengkaji IIB Darmajaya disambut hangat oleh Ir. Uuf Brajawidagda, S.T., M.T., Ph.D., beserta jajaran pimpinan lainnya sebagai bentuk dukungan terhadap kolaborasi penguatan riset dan inovasi antarlembaga. Produk yang dikaji dalam program ini yaitu Digital Learning (Digilearn), sebuah inovasi pembelajaran digital milik Politeknik Negeri Batam. Kajian dilakukan untuk menilai kelayakan dan potensi hilirisasi agar Digilearn dapat dimanfaatkan secara lebih luas dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

Tim Pakar/Pengkaji Darmajaya dipimpin oleh Dr. Muhammad Said Hasibuan, S.Kom., M.Kom. (Program Studi Teknik Informatika), dengan anggota Dr. Sri Lestari, S.Kom., M.Cs. (Program Studi Teknik Informatika), Dr. Novita Sari, S.Sos., M.M. dan Dr. Winda Lestari, S.E., M.M. (Program Studi Manajemen), serta Melda Agarina, S.Kom., M.T.I. (Program Studi Sistem Informasi). Kolaborasi keilmuan dari berbagai bidang tersebut menjadi kekuatan penting dalam menghasilkan kajian yang komprehensif dan akurat untuk memperkuat proses hilirisasi riset perguruan tinggi.

Dr. Muhammad Said Hasibuan menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan oleh Kemdiktisaintek RI. Dekan Fakultas Ilmu Komputer ini juga menegaskan pentingnya sinergi lintas disiplin dalam pelaksanaan kajian. “Dengan kerja sama yang kuat, kami optimistis rekomendasi yang dihasilkan mampu mempercepat hilirisasi Digilearn sehingga berkembang lebih baik dan menjadi solusi inovatif dalam peningkatan kualitas pembelajaran,” pungkasnya seperti dikutip dari www.darmajaya.ac.id. (*)

Balikkan Keadaan! IIB Darmajaya Juara Bandar Lampung Futsal Championship 2025

BANDAR LAMPUNG – (deklarasinews.com)– Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menunjukkan kelasnya sebagai tim juara dalam olahraga Futsal di Bandar Lampung. Hal ini dibuktikan dengan merebut piala dalam Bandar Lampung Futsal Championship 2025 yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia di Lampung Walk pada Sabtu, (25/10/25).

Tidak hanya menjadi juara, tim Futsal IIB Darmajaya juga meraih Best Player atas nama Dendi Fitra Andana (mahasiswa Prodi Manajemen). Dendi dkk sempat tertinggal dalam partai final yang diselenggarakan pada Sabtu, (25/10) 1-0 namun berhasil membalikkan keadaan dengan skor telak 6-2 mengalahkan KC FC.

Prestasi ini menambah rentetan prestasi yang diraih Tim Futsal IIB Darmajaya mulai dari Juara Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 dan Juara Management Expo Unila 2024. Masing-masing medali dan tim futsal meraih uang pembinaan dalam turnamen tersebut.

Rektor IIB Darmajaya RZ Abdul Aziz, S.T., M.T., Ph.D., yang diwakili Wakil Rektor Bidang Nonakademik Muprihan Thaib, S.Sos., M.M., mengaku bangga atas raihan juara tim futsal IIB Darmajaya dalam Bandar Lampung Futsal Championship 2025. “Prestasi ini membuktikan Futsal IIB Darmajaya menjadi yang terbaik di Bandar Lampung,” ungkap dia seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.

Catatan sejarah, lanjut dia, Tim Futsal IIB Darmajaya merupakan yang terkuat di Provinsi Lampung. “Selama ini IIB Darmajaya dapat memiliki tim futsal yang kuat karena berada dalam naungan Unit Kegiatan Mahasiswa Bidang Olahraga Persatuan Sepakbola Darmajaya (UKMBO PSDJ). Kampus sangat komitmen dalam meningkatkan prestasi di level daerah, nasional dan internasional baik secara akademik dan nonakademik. Semoga prestasi ini dapat berlanjut dengan capaian juara-juara lainnya. Selamat,” tutupnya. (**)

IIB Darmajaya Dukung SMA Fransiskus Bandar Lampung Bentuk Inkubator Bisnis Sekolah dan Komunitas Wirausaha Siswa

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Semangat inovasi dan kewirausahaan kian tumbuh di kalangan pelajar SMA. Hal ini tampak dalam kunjungan tim Inkubator Bisnis dan Teknologi (Inkubitek) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya ke SMA Fransiskus Bandar Lampung, Kamis (23/10/25).

Kegiatan tersebut menjadi tindak lanjut dari ajang Youth Business Camp (YBC) Season 2, sekaligus langkah awal pembentukan Inkubator Bisnis Sekolah dan Komunitas Wirausaha Siswa di berbagai SMA di Lampung.

Salah satu sekolah yang paling mencuri perhatian dalam YBC Season 2 adalah SMA Fransiskus Bandar Lampung dengan inovasi bertajuk “Ecoprint” – karya kreatif yang memadukan nilai seni, kepedulian lingkungan, dan potensi bisnis.

Dipimpin oleh M. Christian M. G. bersama Kayla Metta Ariyani dan Michelline Gracia Ariana, tim Ecoprint menghadirkan berbagai produk ramah lingkungan seperti pakaian, tas, pouch, dan aksesori dengan motif alami dari daun dan bunga. Setiap produk memiliki sentuhan unik dan dapat disesuaikan (custom), menjadikannya bukan hanya karya seni, tetapi juga produk bernilai jual tinggi.

“Kami ingin menghadirkan ekosistem bisnis sejak dini. Siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung mempraktikkan bagaimana membangun usaha,” ucap Lilla Rahmawati, S.Sos., M.M., selaku Kepala Inkubitek IIB Darmajaya.

Lilla menegaskan, pembentukan Inkubator Bisnis Sekolah dan Komunitas Wirausaha Siswa merupakan langkah dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan di lingkungan pendidikan. Melalui program ini, siswa didorong untuk mengembangkan ide, berinovasi, dan belajar langsung mengenai dunia usaha sejak dini.

Sementara itu, Dionisius Sumantri, S.Pd., guru pendamping tim Ecoprint SMA Fransiskus, turut mengapresiasi semangat siswanya. “Anak-anak sangat antusias mengembangkan ide Ecoprint ini. Mereka belajar bagaimana mengolah bahan alami menjadi produk bernilai jual, sekaligus menumbuhkan jiwa wirausaha,” ujarnya.

Dengan dukungan IIB Darmajaya, SMA Fransiskus Bandar Lampung optimistis bahwa Ecoprint tidak hanya menjadi karya kreatif, tetapi juga awal lahirnya gerakan bisnis hijau di kalangan pelajar. Kolaborasi ini diharapkan menginspirasi lebih banyak siswa untuk berani berkreasi, peduli lingkungan, dan membangun masa depan melalui wirausaha muda.(**)

‎Transformasi Pendidikan Palembang: Guru BK Kini Wajib Pahami Psikologi Anak

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- ‎Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Muhammad Affan Prapanca, ST., MT., menegaskan komitmennya untuk mewujudkan program wajib belajar 13 tahun dan memastikan tidak ada lagi anak yang putus sekolah di wilayah Kota Palembang. Tekad ini menjadi bagian penting dari misi besar Pemerintah Kota Palembang untuk menciptakan generasi muda yang berkarakter, cerdas, dan berdaya saing tinggi.

‎Menurut Affan, pendidikan bukan sekadar kegiatan belajar mengajar di ruang kelas, tetapi merupakan pondasi utama dalam membentuk karakter dan moral generasi bangsa. Ia menegaskan bahwa sektor pendidikan akan terus menjadi prioritas utama Pemkot Palembang, khususnya dalam menjamin hak setiap anak untuk memperoleh pendidikan yang layak tanpa terkecuali.

‎“Pendidikan itu investasi jangka panjang bangsa. Kalau generasinya terdidik, Palembang akan punya masa depan yang kuat dan berintegritas,” ujar Affan dengan nada tegas.

‎Ia menambahkan, pemerintah kota melalui Dinas Pendidikan terus memperkuat layanan dasar pendidikan dengan memastikan seluruh anak usia 6–18 tahun mendapatkan akses belajar, baik di lembaga pendidikan formal maupun nonformal.

‎“Kalau tidak diterima di sekolah formal, anak-anak bisa mengikuti pendidikan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) atau lembaga pendidikan nonformal lainnya. Tidak ada alasan anak berhenti sekolah. Itu sudah menjadi misi utama kami, zero anak putus sekolah, ” tandasnya

‎Affan menyoroti bahwa pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan guru, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, terutama keluarga.

‎“Peran keluarga, terutama orang tua, sangat penting. Mereka adalah guru pertama bagi anak-anaknya,” ujarnya.

‎Menurutnya, banyak perilaku anak yang terbentuk dari lingkungan sekitar, termasuk dari interaksi di ruang digital dan media sosial. Untuk itu, ia mengingatkan para orang tua agar lebih aktif memantau dan membimbing anak-anak mereka dalam penggunaan teknologi dan media digital.

‎“Anak zaman sekarang banyak belajar dari apa yang mereka lihat di dunia maya. Kalau kita tidak awasi, mereka bisa meniru hal-hal yang tidak sesuai nilai pendidikan dan karakter bangsa,” imbuhnya.

‎Dalam upaya memperkuat peran sekolah dalam membentuk karakter siswa, Dinas Pendidikan Kota Palembang kini tengah mendorong transformasi layanan Bimbingan Konseling (BK) agar lebih profesional dan berbasis ilmu psikologi.

‎Affan menilai bahwa guru BK di sekolah tidak cukup hanya ditunjuk berdasarkan kebutuhan administrasi, tetapi harus memiliki latar belakang pendidikan psikologi atau pemahaman yang mendalam tentang ilmu kejiwaan.

‎“Guru BK idealnya memahami dunia psikologi anak. Karena itu, kami akan berupaya melakukan kolaborasi dengan para psikolog untuk meningkatkan profesionalisme dan efektivitas layanan konseling di sekolah-sekolah,” jelasnya.

‎Upaya ini sejalan dengan visi Dinas Pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan suportif, terutama bagi siswa yang mengalami tekanan atau kesulitan dalam proses belajar. Dengan adanya pendekatan psikologis, diharapkan guru BK mampu mengidentifikasi permasalahan siswa secara lebih mendalam dan memberikan solusi yang tepat.

‎Selain menekan angka putus sekolah, Dinas Pendidikan juga tengah berfokus pada peningkatan kualitas tenaga pendidik dan infrastruktur pendidikan. Affan menyebut, berbagai program pelatihan guru, penguatan kurikulum, hingga penyediaan fasilitas digital di sekolah terus digalakkan untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

‎“Pendidikan harus terus bertransformasi. Kita tidak bisa memakai cara lama untuk menghadapi tantangan baru,” katanya.

‎Ia berharap, masyarakat turut berperan aktif dalam mendukung misi Pemkot Palembang menciptakan Palembang Cerdas dan Berkarakter, dengan tidak membiarkan satu pun anak kehilangan kesempatan untuk menuntut ilmu.

‎“Selama saya dipercaya memimpin Dinas Pendidikan, saya akan terus memastikan bahwa setiap anak di Palembang punya kesempatan yang sama untuk belajar dan bermimpi,” tutup Affan penuh semangat. (Ning)