Imam Syafi’i Ajak Kader Muhammadiyah Bangun Citra Positif Lembaga di Media Sosial

KOTA METRO -(deklarasinews.com)- Kampus 2 Aula SD Muhammadiyah Metro Pusat menjadi tuan rumah bagi acara pelatihan sosial media expert dan publikasi lembaga yang diselenggarakan oleh Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PDM Kota Metro. Dengan tema “Membangun Identitas dan Citra Lembaga di Media Sosial”, acara ini menarik perhatian lebih dari 70 peserta dari berbagai daerah Sabtu, 25 Oktober 2025.

Ketua MPI PDM Kota Metro, Imam Syafi’i, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan Bapak dan Ibu sekalian, terima kasih luar biasa hari ini ternyata target peserta telah tercapai, ini ada lebih dari 70.  Kemarin Ketua LazisMu menyampaikan, mas Imam kalau tidak sampai 50, gagalkan saja nanti kita tunda saya jadi tidak enak hati sudah di support habis masa gak bisa.

“Kami berharap melalui pelatihan ini, kita dapat membangun identitas dan citra lembaga yang lebih baik di media sosial,” ujarnya dengan penuh semangat.

Imam Syafi’i juga berbagi tentang proyek-proyek yang sedang dikerjakan oleh MPI, termasuk penulisan buku sejarah Rumah Sakit Muhammadiyah dan pendirian perpustakaan dan museum Muhammadiyah Metro. “Mohon doa dan dukungan dari Bapak dan Ibu sekalian agar proyek-proyek ini dapat terlaksana dengan baik,” tambahnya dengan senyum hangat.

Bapak-Ibu sekalian, hari ini kita akan berbicara tentang pelatihan di media sosial. Yang perlu kita ketahui bahwa media sosial itu adalah wajah baru, interaksi baru di dunia global. Di mana pada, kalau dulu peristiwa-peristiwa itu sehari dua hari itu hanya untuk disekitar tingkatan RT ataupun desa, itu baru awal, kemudian baru satu minggu, satu bulan, baru kemudian bisa peristiwa-peristiwa baik baru atau kemudian itu ter-exposed , Hari ini bisa jadi peristiwa hari ini baik,buruk , jelek  langsung bisa diakses di seluruh Indonesia ataupun di negara-negara lain.

“Terbaru ini banyak bertebaran berita-berita yang itu baik ataupun buruk semuanya bebas di media sosial. Yang terbaru apa? Aceh, yang istrinya dicerai, baru mau diangkat P3K, istrinya dicerai akhirnya pulang kampung,histeris itu keluarganya tetangga-tetangganya luar biasa,” jelasnya sepintas melihat berita.

Bapak-Ibu sekali , bagaimana dengan kondisi media sosial kita di tembaga kita masing-masing, apakah sudah interaktif,apakah sudah se-interaktif seperti yang kita lihat, yang booming-booming saat ini, atau masih satu arah, satu arah upload, kemudian hanya satu orang-orang yang lihat, kemudian hanya satu, dua, sampai sepuluh yang like,atau sudah banyak, inilah tantangan kita saat ini.

Bagaimana kemudian kita juga berupaya di media sosial yang punya amal usaha kita, di lembaga kita itu nanti juga berusaha akan diangkat agar tidak seperti berhadapan media sosial kita berhadapan dengan tembok saja tapi berinteraktif dengan yang lain.

Pelatihan ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk belajar tentang bagaimana menggunakan media sosial secara efektif untuk membangun identitas dan citra lembaga. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, diharapkan peserta dapat menjadi agen perubahan bagi lembaga mereka masing-masing.

Perlu diketahui,  MPI ini di Lampung satu-satunya di Metro ini yang ada MPI di tingkat cabang , Jadi hanya di Metro, di luar Metro cuma ada MPI di tingkat cabang. Kemudian pelatihan ini juga diikuti dari peserta yang mandiri, yang berkeinginan, yang gak bisa ditahan-tahan. Mereka lagi oleh panitia, pokoknya harus ikut, makanya kami juga diberikan kesempatan. Juga ada yang dari luar Metro, Punggur, dari Batangari Nuban , Margatiga, kayaknya ini ada.Nanti ketemu saya, saya kasih doorprize nanti kalau datang. Selain itu ada juga 2 mahasiswa internasional universitas Muhammadiyah Metro dari Fakultas Agama Islam KPI Semester 5 dari negara Thailand dan Nigeria, AUM, PCM , Ortonom se-Kota Metro.

Bapak dan Ibu sekalian, kami sampaikan bahwa Majelis Pustaka dan Informasi ini adalah majelis yang posisinya untuk membawahi tentang pustaka dan informasi Maka kerja-kerja kami itu sebutan tentang pustaka dan informasi , di informasi ini baik itu jurnalistik ataupun media-media sosial.(Shodiq)

Sempat Nikmati Kopi Alumni, Wadhwani Foundation Kagum dengan Inovasi Kewirausahaan IIB Darmajaya

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Wadhwani Foundation melakukan kunjungan ke Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya dalam rangka evaluasi kurikulum yang telah diterapkan di Kampus The Best pada Selasa, (21/10/25).

Kunjungan dilakukan oleh Senior Program Manager Wadhwani Foundation Dita Mayasari yang diterima Kepala UPT Inkubitek IIB Darmajaya Lilla Rahmawati, S.Sos., M.M. Dita –biasa disapa – diajak berkeliling kampus melihat fasilitas sebelum berbincang di ruangan UPT Inkubitek, Career Center & Alumni (ICCA).

Hadir juga Dosen Kewirausahaan Rini Nurlistiani, S.Kom., M.T.I. dan Riyadini Riyan Utami, S.I.P., M.M. serta staf UPT ICCA Ronavita Tanzania, S.E. Dalam kesempatan tersebut, Dita juga mendengarkan perkembangan kurikulum yang diterapkan di IIB Darmajaya.

Dita menerangkan bahwa Wadhwani Foundation telah bermitra dengan IIB Darmajaya sejak tahun 2024 dan program di IIB Darmajaya sejalan dengan visi misi dari Wadhwani Foundation yaitu memperkuat ekosistem kewirausahaan di kampus.

Lilla juga menyampaikan perkembangan usaha para mahasiswa dari event yang digelar IIB Darmajaya melalui DSC (Darmajaya Startup Competition). Selain itu juga Dita menyampaikan usaha yang dibangun agar dapat dilakukan pendampingan dan tidak sama dengan usaha lain yang sudah ada.

“IIB Darmajaya sangat komitmen dalam visi institusi yakni entrepreneur, dengan memberikan kesempatan mahasiswa untuk menjadi entrepreneur sejak awal kuliah,” ungkap Lilla seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.

Dosen Prodi Bisnis Digital ini juga menerangkan awal mula Inkubator IIB Darmajaya terbentuk dan menjadi satu-satunya di PTS kala itu. Usai berbincang, Dita pun sempat diajak untuk mencicipi kopi salah satu alumni yang juga pemenang DSC sebelum melanjutkan agendanya selama di Provinsi Lampung tersebut. (**)

FGD Peninjauan Kurikulum 2025 Program Studi S1 Ilmu Komputer di UM Metro

KOTA METRO -(deklarasinews.com)- Aula Gedung KH Mas Mansyoer, Lantai 3 Kampus 3 Universitas Muhammadiyah Metro, menjadi saksi bisu sebuah perhelatan penting dalam dunia pendidikan tinggi. Pada hari yang cerah ini, Fakultas Ilmu Komputer UM Metro menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peninjauan Kurikulum 2025 Program Studi S1 Ilmu Komputer”. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk narasumber terkemuka dari APTIKOM Lampung dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Metro, serta melibatkan stakeholder dan alumni yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan kurikulum, Tamu undangan , Wakil Rektor 1 Bidang akademik dan sumber daya manusia (SDM), Dekan Fakultas , Dosen S1 ilmu komputer dan panitia acara Jum’at (24 Oktober 2025).

FGD ini dimulai dengan sambutan hangat dari Dekan Fakultas Ilmu Komputer, Sudarmaji, M.MKom, Para dosen dan seluruh setiap panitia yang begitu luar biasa dalam kegiatan ini telah bekerja keras Sehingga dapat terjadi kegiatan ini Patut kita syukuri apa yang kita nikmati pada hari ini Kita dapat berkumpul dalam kegiatan FGD Peninjauan Kurikulum Prodi S1 Ilmu Komputer Universitas Muhammadiyah Metro  Mudah-mudahan apa yang kita kerjakan pada pagi hari ini sehingga siang nanti Menjadikan satu bagian dari amal ibadah kita.

Bapak Ibu Serta seluruh alumni pengguna alumni yang berbahagia Tidak banyak yang saya sampaikan tadi sudah begitu lugas sekali disampaikan oleh Ketua Pelaksana Selaku Kaprodi Ilmu Komputer.

“Bahwa kegiatan ini tujuannya adalah update kurikulum sesuai dengan perkembangan,Sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja Bahwa kurikulum yang kita gunakan nanti itu berbasis OBE (Outcome-Based Education) Pentingnya FGD ini adalah merupakan sumbernya Suatu tantangan yang bagian dari mana pengguna itu selalu update Jadi kita harus mengikuti dunia industri dunia teknologi Sehingga apa yang menjadi luaran sebagai mahasiswa nanti itu terpenuhi kebutuhan di dunia kerja Jadi kita selaku prodi ilmu komputer itu patut dan wajib mengikuti apa yang dijanjikan oleh mahasiswa Jadi kita selaku prodi ilmu komputer itu patut dan wajib mengikuti apa yang dijanjikan oleh mahasiswa Sebelum mereka masuk ke prodi itu tersebut Dan kita bekerjasama dengan beberapa instansi atau lembaga yang terkait Terutama di asosiasi ilmu komputer yaitu Aptikom Telah memberikan suatu konstruksi yang luar biasa,” Tuturnya.

Jadi tantangan kita adalah bagaimana kita menghasilkan Perkembangan teknologi yang begitu luar biasa Sehingga apa yang menjadi capaian luaran kita itu bisa terpenuhi Terserap di masyarakat maupun dunia industri Dan tak lupa juga mohon bantuannya kepada pihak-pihak yang terkait Terutama pengguna bahwa apa yang kita menjanjikan suatu tujuan adalah Alumni kita bisa terserap di dunia kerja  “Itu harapan kami sehingga itu dalam suatu capaian yang kita harapkan Mudah-mudahan dengan FGD ini Bisa berjalan lancar dan dirahmati oleh subhanahu wa ta’ala Sehingga capaian kita bisa terpenuhi,” Imbuhnya.

Selanjutnya, Rektor UM Metro yang diwakili oleh Wakil Rektor I, Dr. Rahmad Bustanul Anwar, juga memberikan pandangannya. Permendikti Saintec nomor 39 tahun 2025 yang menjadi acuan kita bersama khususnya di pengelolaan program studi dan alhamdulillah Prodi Ilmu Komputer hari ini sudah memulai untuk meninjau kurikulum yang sudah dilaksanakan dari tahun 2020 dan saatnya kita mengevaluasi bagaimana capaian yang sudah kita peroleh dengan pemberlakuan kurikulum tahun 2020 itu.

“Maka tepat saya rasa pada hari ini kita memulai untuk melihat apa yang sudah terlaksana dan apa yang belum mari sama-sama kita perbaiki. Nah tentu Bapak Ibu semua khususnya stakeholder dan alumni apa yang akan kita diskusikan pada hari ini untuk masa panennya itu ya itu paling tidak 4 tahun yang akan dating,” Ucapnya.

Jadi mohon nanti para alumni dan Bapak Ibu stakeholder yang hadir pada sempat ini dapat memberikan informasi pada Prodi, kepada kami sebanyak-banyak ya sehingga apa yang kita hasilkan nanti berupa lulusan kami di 4 tahun yang akan datang. Tim kurikulum juga harus bisa memperkirakan ya bagaimana distribusi mata kuliah ya dan tentu nanti kalau di program sarjana kita Ketahui untuk masa berlakunya satu kurikulum itu adalah 8 semester atau 4 tahun dan di semester ke-8 itu tentu ya kita sudah bisa meluluskan.

“Nah pada saat ini tim penyusun pedoman akademik di universitas Juga sedang melakukan penyelarasan Dengan diterbitkannya Permendik Desain Teknologi 39 Insya Allah target kami selesai di akhir bulan ini . Sehingga nanti tim Di Fikom juga bisa melihat Keterbaruan apa yang ada di Permendikti Saintec ini kemudian hal-hal khusus apa yang kita implementasikan khususnya di Universitas Muhammadiyah Metro , Nah jadi untuk penetapannya mohon nanti setelah dari penerbitan pedoman akademik ya jadi mohon nanti juga digunakan sebagai acuan Sehingga nanti apa yang dihasilkan dari penetapan kurikulum baru ini selaras dengan kebijakan di universitas.” Ungkapnya.

Dalam diskusi yang dinamis, para narasumber memaparkan berbagai aspek penting yang perlu diperhatikan dalam peninjauan kurikulum, mulai dari tren teknologi terkini hingga kebutuhan kompetensi lulusan di era digital. Partisipasi aktif dari stakeholder dan alumni juga memberikan warna tersendiri dalam diskusi, dengan berbagai pengalaman dan harapan yang disampaikan untuk kemajuan Program Studi S1 Ilmu Komputer.

Acara ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang tukar pikiran, tetapi juga sebagai langkah konkret dalam menyusun kurikulum yang adaptif dan inovatif. Dengan semangat kolaborasi, Fakultas Ilmu Komputer UM Metro berkomitmen untuk mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga siap menghadapi tantangan global.

Semoga hasil dari FGD ini dapat menjadi pijakan yang kuat dalam pengembangan kurikulum yang lebih baik, demi menciptakan lulusan yang berdaya saing tinggi dan siap berkontribusi bagi masyarakat.(Shodiq)

Dosen Darmajaya Bongkar SEO dalam Google kepada Polisi di Lampung

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Dosen Program Studi Sistem Informasi Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Ochi Marshella Febriani, S.Kom., M.T.I., memberikan pelatihan implementasi Search Engine Optimization (SEO) kepada Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Lampung. Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Hotel Horison pada Kamis, (23/10/25).

Pelatihan Peningkatan Kemampuan Implementasi Search Engine Optimization (SEO) diselenggarakan oleh Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Lampung sebagai bagian dari program “Peningkatan Kemampuan Kehumasan 2025: Polisi Humas, Harapan Masyarakat.”

Dalam sesi pelatihan, Ochi menjelaskan pentingnya penerapan Search Engine Optimization (SEO) untuk memperkuat strategi komunikasi digital di instansi pemerintah, termasuk kepolisian.

“SEO bukan hanya tentang teknis website, tetapi tentang bagaimana pesan positif dan kegiatan kepolisian bisa lebih mudah dijangkau masyarakat melalui mesin pencari seperti Google,” ujar Ochi seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.

Ia juga menekankan bahwa humas harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan perilaku masyarakat digital. “Sekarang masyarakat mencari informasi lewat internet. Maka humas harus hadir di ruang digital dengan cara yang strategis, informatif, dan membangun kepercayaan publik,” jelasnya.

Melalui pelatihan ini, peserta dibekali keterampilan untuk mengoptimalkan konten publikasi, penggunaan kata kunci, serta memahami algoritma mesin pencari agar berita dan kegiatan kepolisian dapat menjangkau audiens yang lebih luas.(**)

IIB Darmajaya “Kampus Entrepreneur” Sebarkan Virus Wirausaha ke SMAN 15 Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya sebagai “Kampus Entrepreneur” tak henti-hentinya menyebarkan virus wirausaha di Provinsi Lampung. Kali ini, tim Inkubator Bisnis dan Teknologi (Inkubitek) IIB Darmajaya melakukan kunjungan ke SMAN 15 Bandar Lampung pada Kamis, (23/10/25).

Kunjungan bertujuan untuk melihat perkembangan usaha pemenang YBC sekaligus menginisiasi kerja sama pembentukan Inkubator Bisnis Sekolah dan Komunitas Wirausaha Siswa di lingkungan sekolah menengah atas (SMA). Dalam ajang YBC Season 2 tersebut, SMAN 15 Bandar Lampung berhasil merebut posisi ketiga melalui usaha kreatif bertajuk “Veg & Fruit”.

Tim ini dipimpin oleh Dewangga Fathurohyman bersama Suci Atma Sri Bintang dan Fatih Nazwan Azzura, yang sukses menghadirkan inovasi keripik buah. Adapun dengan varian buah pisang, salak, dan nangka, produk ini menjadi wujud nyata pemanfaatan hasil pertanian lokal menjadi camilan sehat bernilai ekonomi tinggi. Usaha “Veg & Fruit” mendapat dukungan dari Koperasi Sekolah SMAN 15 Bandar Lampung serta pembinaan intensif dari Inkubitek IIB Darmajaya.

Kepala UPT Inkubitek, Lilla Rahmawati, S.Sos., M.M., menjelaskan bahwa program pengembangan kewirausahaan siswa ini merupakan bagian dari upaya membentuk generasi muda yang mandiri dan berdaya saing. “Kami ingin menghadirkan ekosistem bisnis sejak dini. Siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung mempraktikkan bagaimana membangun usaha,” ujar Lilla seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.

Ia menambahkan bahwa melalui pembentukan Inkubator Bisnis Sekolah dan Komunitas Wirausaha Siswa, pihaknya berharap tercipta lingkungan belajar yang mendukung tumbuhnya wirausaha muda tangguh dari kalangan pelajar.

Sementara itu, Gunawan, S.Si., selaku guru pendamping tim YBC SMAN 15 Bandar Lampung, menyampaikan apresiasi atas dukungan IIB Darmajaya dan kerja keras siswa-siswinya. “Mereka belajar bagaimana merancang ide, memproduksi, hingga memasarkan produk. Proses ini memberi pengalaman nyata tentang menumbuhkan jiwa wirausaha,” ungkap Gunawan.

Gunawan juga menegaskan bahwa SMAN 15 Bandar Lampung akan terus memperkuat program kewirausahaan melalui koperasi sekolah dan kegiatan pembelajaran berbasis praktik bisnis. Dengan dukungan akademik dan pembinaan dari Inkubitek IIB Darmajaya, sekolah berharap para siswa tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi muda yang inovatif, kreatif, dan berjiwa wirausaha. (**)

 

Mahasiswa DKV IIB Darmajaya Pertahankan Juara Porprov Sumsel 2025

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)— Mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi. RMV Syahir Lazuardi berhasil meraih medali emas (Juara 1) pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatra Selatan 2025, cabang olahraga Dancesport kategori Breaking Dance.

Kompetisi ini berlangsung pada 18–19 Oktober 2025 di Gedung Dharma Wanita, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, yang menjadi pusat olahraga prestasi di bawah naungan Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI). Ajang tersebut diikuti ratusan atlet dari 12 kabupaten/kota se-Sumatra Selatan yang bersaing memperebutkan medali di berbagai kategori.

RMV Syahir Lazuardi, mahasiswa DKV semester 3, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya setelah berhasil membawa pulang medali emas dan mempertahankan gelar juara tahun sebelumnya. “Saya sangat bersyukur bisa memberikan hasil terbaik untuk daerah dan juga membawa nama baik IIB Darmajaya. Persiapan untuk lomba ini cukup panjang dan penuh tantangan, tapi dukungan dari kampus dan teman-teman menjadi motivasi besar untuk tampil maksimal di arena,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) IIB Darmajaya, Ade Moussadecq, S.Pd., M.Sn., menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian tersebut. “Prestasi yang diraih Syahir menunjukkan bahwa mahasiswa DKV tidak hanya kreatif di bidang desain, tetapi juga mampu berprestasi di ranah olahraga yang menuntut kedisiplinan dan ekspresi artistik seperti Breaking Dance. Kami berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi di berbagai bidang,” ungkap Ade.

Dengan keberhasilan ini, RMV Syahir Lazuardi tidak hanya membawa pulang medali emas, tetapi juga membuktikan bahwa semangat dan bakat mahasiswa IIB Darmajaya dapat bersinar di berbagai ajang, baik akademik maupun nonakademik.(**)

Kapolres Pagaralam Hadiri Hari Santri

PAGARALAM -(deklarasinews.com)– Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K menghadiri langsung acara di Pondok Pesantren Daarul Kutub El-Gontori, Rabu (22/10/2025) pukul 08.00 WIB. Kehadiran Kapolres disambut hangat oleh pimpinan pondok, para santri, serta masyarakat sekitar.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Pagar Alam H. Bertha, S.H., M.Kn, Pabung Kota Pagar Alam, DPRD Provinsi Sumatera Selatan, serta ratusan santri dan masyarakat. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah, Polri, dan lembaga keagamaan.

Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K dalam sambutannya menyampaikan bahwa Polri akan terus mendukung kegiatan keagamaan dan pendidikan karakter di pesantren. “Santri adalah bagian penting dalam menjaga keutuhan bangsa dan membangun generasi berakhlak. Polres Pagar Alam akan selalu hadir untuk mempererat silaturahmi dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah kita,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Ketua Pondok Pesantren Daarul Kutub El-Gontori, Ustadz Muhaimin Ahmad, S.Pd., M.Si, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Kapolres dan jajaran Forkopimda. “Kunjungan ini menjadi kebanggaan bagi kami. Dukungan dari Kapolres dan pemerintah menunjukkan kepedulian terhadap pendidikan keagamaan dan kesejahteraan para santri,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur.

Kasi Humas Polres Pagar Alam, Iptu Mansyur, S.H menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pembagian sembako dan beras kepada masyarakat serta santri. “Ini adalah bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat. Selain memperkuat tali silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi kebahagiaan di Hari Santri Nasional,” tutupnya.(Rep)

Pondok Pesantren Darul Huda Bukitkemuning Laksanakan Upacara Hari Santri

LAMPURA -(deklarasinews.com)- suasana hidmat di lapangan Upacara Pondok Pesantren Darul Huda Asyafi’iyah Matla’ul Anwar Lingkungan Vl Kelurahan Bukitkemuning Kecamatan Bukitkemuning Rabu 22 Oktober 2025 Santri, Para Ustadt dan Ustazah serta Pengurus Yayasan dengan penuh semangat dan kecintaan terhadap tanah air melangsungkan Upacara peringatan Hari Santri Nasional.

Bertindak sebagai pembina upacara ketua Yayasan Pondok Pesantren Darul Huda Bapak Abdullah sy, spdi

Menyampaikan dalam memperingati  hari Santri ini kita di tuntut untuk meneladani semangat juang para ulama dan santri dalam menjaga keutuhan bangsa.

Santri juga harus siap sebagai benteng moral penerus perjuangan pendiri Bangsa.

Upacara juga di isi dengan menaikan bendera merah putih, menyanyikan lagu Indonesia Raya, membacakan ikrar Santri Indonesia di tutup dengan doadoa serta bersalaman berkeliling. Zainal

Angkat Isu Keadilan Gender dalam Transisi Energi, Dua Mahasiswa Unila Harumkan Lampung di Forum Energi ASEAN 2025

KUALA LUMPUR -(deklarasinews.com)- Dua mahasiswa Universitas Lampung, Salsa Bila Wijaya dan Ryan Mukti Sasongko, sukses mengharumkan nama kampus dan daerahnya di ajang The 5th ASEAN International Conference on Energy and Environment (AICEE) 2025 yang digelar di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, pada 15–17 Oktober 2025.

‎Keduanya menjadi wakil Indonesia dalam forum bergengsi yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan se-ASEAN untuk membahas arah masa depan energi kawasan. Dalam sesi bertajuk Just and Inclusive Energy Transition, Salsa dan Ryan tampil sebagai presenter membawakan hasil riset mereka yang menyoroti kesenjangan gender dalam kebijakan energi di Asia Tenggara.

‎Lewat penelitian berjudul “Gender Disparities and Energy Sustainability: Women as Catalysts in Indonesia, Vietnam, and Philippines’ Renewable Transitions,” Salsa dan Ryan menyoroti fakta bahwa sebagian besar kebijakan energi di kawasan ASEAN masih “gender-blind”, atau belum sepenuhnya mempertimbangkan peran perempuan dalam perencanaan dan implementasi transisi energi.

‎“Kami ingin menunjukkan bahwa transisi energi bukan sekadar urusan teknologi atau ekonomi. Ia juga tentang keadilan sosial dan keterlibatan semua pihak, termasuk perempuan,” ujar Salsa Bila Wijaya, mahasiswa Fakultas Hukum Unila yang tampil percaya diri di hadapan panelis dan peserta internasional.

‎Sementara itu, Ryan Mukti Sasongko dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik menegaskan pentingnya dukungan institusi terhadap riset mahasiswa. “Kami percaya prestasi akademik akan tumbuh jika kampus memberikan kepercayaan dan dukungan kepada mahasiswanya. Pengalaman ini membuktikan bahwa mahasiswa dari daerah pun bisa bersuara di forum global,” ujarnya.

‎Dalam sesi presentasi yang digelar di Room 302 pada hari pertama konferensi, keduanya memaparkan empat pilar utama dari ASEAN Gender-Responsive Energy Transition Framework (AGRETF), yaitu Capacity Building and Education, Inclusive Decision-Making, Economic Empowerment, serta Gender-Sensitive Monitoring and Evaluation.

‎Sesi berlangsung interaktif dengan berbagai tanggapan dari panelis dan peserta, termasuk perwakilan ASEAN Centre for Energy (ACE) dan Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA), yang menilai penelitian mereka sebagai kontribusi penting dalam memperkaya perspektif sosial dalam kebijakan energi kawasan.

*‎Dukungan Pemerintah Provinsi Lampung*

‎Perjalanan Salsa dan Ryan menuju Kuala Lumpur tidaklah mudah. Di awal, keduanya sempat menghadapi kendala pendanaan dan keraguan dari sebagian pihak terhadap relevansi kegiatan ini bagi institusi. Namun semangat mereka tidak surut.

‎Beruntung, dukungan datang dari Pemerintah Provinsi Lampung melalui fasilitasi langsung Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, yang membantu keberangkatan keduanya sebagai wujud dukungan terhadap pengembangan kapasitas intelektual generasi muda Lampung di kancah internasional.

‎“Awalnya kami sempat merasa kecewa karena ada yang meragukan kegiatan ini. Tapi kami tetap maju karena ingin membuktikan bahwa mahasiswa dari Lampung juga bisa berkontribusi di level ASEAN,” tutur Salsa.

‎Forum Energi ASEAN dan Arah Baru Transisi Rendah Karbon
‎AICEE 2025 merupakan bagian dari rangkaian besar KTT ASEAN ke-47 yang terintegrasi dengan ASEAN Business Forum (AEBF) dan ASEAN Minister on Energy Meeting (AMEM). Konferensi ini mengusung tema “Advancing Low-Carbon Development through Inclusive Regional Cooperation.”

‎Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai kementerian energi negara-negara ASEAN, lembaga internasional seperti GIZ (Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit), serta para pemimpin tinggi kawasan turut hadir, di antaranya Perdana Menteri Malaysia Dato’ Seri Anwar Ibrahim, Menteri ESDM RI Bahlil Lahadalia, dan Prof. Tetsuya Watanabe, Presiden ERIA.

‎Puncak acara ditandai dengan peluncuran ASEAN Plan of Action for Energy Cooperation (APAEC) — dokumen strategis yang menjadi peta jalan kerja sama energi berkelanjutan di Asia Tenggara.

‎Selain mempresentasikan riset, Salsa dan Ryan juga mengikuti networking session dan poster showcase yang menampilkan inovasi energi terbarukan dari berbagai universitas di kawasan. Mereka turut berkunjung ke Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), belajar langsung tentang bagaimana lembaga pendidikan tinggi di Malaysia mengintegrasikan kebijakan energi ramah lingkungan dalam sistem akademiknya.

‎Bagi keduanya, pengalaman ini bukan hanya soal prestasi akademik, tetapi juga tentang pembelajaran moral dan keberanian. “Kami belajar bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari panggung, tetapi dari tekad untuk tetap berjuang ketika dukungan terasa minim,” ungkap Ryan.

‎Kisah perjuangan dua mahasiswa Unila ini menjadi inspirasi baru bagi kalangan akademik di Lampung. Bahwa keberanian untuk melangkah ke forum internasional bukanlah mimpi yang mustahil, selama ada keyakinan, kerja keras, dan dukungan nyata dari berbagai pihak. (red)

Loloskan Tiga Tim Terbanyak dari PTS di Lampung, IIB Darmajaya Buktikan sebagai Kampus Entrepreneur

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya sebagai Kampus Entrepreneur kembali berhasil meloloskan tiga tim dalam seleksi Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVI 2025 yang akan dilaksanakan di Universitas Tidar, Magelang pada 19 – 21 November 2025.

Tiga tim tersebut merupakan tim yang lolos dalam Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2025. Yakni Fourteen Travel, Frame in Photobooth, dan inslove.

IIB Darmajaya menempatkan tim terbanyak dalam KMI Expo XVI 2025 perguruan tinggi swasta di Provinsi Lampung. Hal ini juga menjadi komitmen institusi dalam mencetak entrepreneur-entrepreneur muda di Bumi Ruwa Jurai.

Kepala UPT Inkubitek IIB Darmajaya Lilla Rahmawati, S.Sos., M.M., mengaku bangga dan sangat mengapresiasi keberhasilan anak-anak lolos di KMI Expo XVI 2025. “Ini artinya performa bisnis mereka selama mendapatkan pendanaan P2MW menunjukkan progress dan hasil yang sangat baik. Karena itu terpilih oleh juri,” ucap dia seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.

Lilla –biasa dia disapa – yang juga pembimbing ini akan mempersiapkan ketiga tim untuk menampilkan yang terbaik di KMI Expo XVI 2025. “Disana mereka akan berkompetisi lagi untuk bisa terpilih menjadi yang terbaik meraih penghargaan di KMI Award yakni Juara 1,2,3 dan harapan 1 dan 2,” ujarnya.

Sementara, Wakil Rektor Bidang Nonakademik IIB Darmajaya Muprihan Thaib, S.Sos., M.M., turut bangga atas kelolosan tiga tim dan menjadi peserta terbanyak untuk PTS di Lampung yang akan mengikuti KMI Expo XVI 2025 di Magelang. “Ini membuktikan mahasiswa/I IIB Darmajaya dapat bersaing dalam level nasional dan menjadi yang terbaik di Lampung. Selamat dan berikan kemampuan terbaik pada KMI Expo XVI 2025,” ucapnya. (**)