Dari Kampus untuk Masyarakat, Mahasiswa UBL Implementasikan Program Biopori Berbasis Partisipasi Warga

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Universitas Bandar Lampung (UBL) kembali menunjukkan peran strategisnya dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui program pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi dan pembuatan biopori yang dilaksanakan di tujuh titik pada lima kelurahan, yakni Labuhan Ratu, Kupang Teba, Tanjung Gading, Labuhan Dalam dan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan, beberapa waktu lalu. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UBL dalam menghadirkan solusi lingkungan berbasis ilmu pengetahuan yang aplikatif dan berkelanjutan.

Program ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang umum terjadi di kawasan perkotaan, khususnya pada wilayah permukiman dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan rendahnya daya resap tanah yang berdampak pada munculnya genangan air, serta belum optimalnya pengelolaan sampah organik rumah tangga.

Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, mahasiswa UBL memperkenalkan teknologi sederhana berupa lubang resapan biopori sebagai solusi ramah lingkungan yang mudah diterapkan masyarakat. Selain membantu meningkatkan daya serap air, inovasi ini juga mendorong pemanfaatan sampah organik menjadi lebih produktif sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan di kawasan perkotaan.

Dita Rizkia, salah satu mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa pelaksanaan program diawali dengan observasi lapangan serta koordinasi bersama aparat kelurahan dan tokoh masyarakat setempat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai manfaat biopori dalam meningkatkan daya resap tanah, mengurangi genangan air, serta mengolah sampah organik menjadi kompos alami.

“Kegiatan tidak hanya berhenti pada penyampaian materi, tetapi juga dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan biopori yang melibatkan warga secara aktif, mulai dari proses pengeboran tanah hingga pengisian lubang dengan sampah organik rumah tangga. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan mampu menerapkan biopori secara mandiri di lingkungan masing-masing,” ujarnya, Jumat (6/2/2026).

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan menjadi kunci keberhasilan program. Melalui pendekatan partisipatif, warga tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan secara mandiri di lingkungan masing-masing. “Dampak awal yang mulai terlihat adalah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan, sekaligus tumbuhnya kebiasaan memilah sampah organik sebagai bagian dari pemanfaatan biopori. Program ini diharapkan menjadi solusi sederhana namun efektif dalam mengurangi risiko banjir di kawasan permukiman padat,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, UBL menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pendidikan dan penelitian, tetapi juga menghadirkan manfaat yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program biopori menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara kampus, pemerintah lokal, dan masyarakat mampu menciptakan solusi lingkungan yang berkelanjutan dimana program ini sejalan dengan agenda global tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak) dan SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan).

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan dan direplikasi di wilayah lain, sehingga dapat mendukung pembangunan lingkungan yang sehat, adaptif, dan berwawasan lingkungan dapat semakin luas dirasakan masyarakat.

Digembleng di Alam Bebas! Diksar Artala IIB Darmajaya 2026 Cetak Mahasiswa Tangguh, Pemimpin Masa Depan

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Semangat petualangan, kepemimpinan, dan cinta alam kembali digaungkan Unit Kegiatan Mahasiswa Darmajaya Pecinta Alam (UKM Artala) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya melalui kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) 2026. Kegiatan tahunan ini menjadi gerbang awal pembentukan karakter bagi calon anggota baru UKM Artala.

Pembukaan Diksar berlangsung Rabu, 4 Februari 2026 pukul 09.00 WIB di Lapangan Basket IIB Darmajaya, sebelum peserta diberangkatkan ke lokasi utama kegiatan di alam terbuka. Selama 5–8 Februari 2026, para peserta mengikuti rangkaian pendidikan dasar di Youth Camp, Desa Muncak Dusun 1 Sungkai, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran. Lokasi ini dipilih karena dinilai mampu menghadirkan tantangan alam sekaligus menjadi ruang pembelajaran nyata di luar kelas.

Dosen Pembina UKM Artala, Dr. Chairani, S.Kom., M.Eng, menegaskan bahwa Diksar bukan sekadar kegiatan luar ruang, melainkan proses pendidikan karakter yang terstruktur. “Diksar itu bukan hanya soal naik gunung atau kegiatan fisik. Ini adalah proses membentuk mental tangguh, disiplin, kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan di alam terbuka memberi pengalaman yang tidak bisa digantikan oleh pembelajaran di ruang kelas. Menurutnya, interaksi langsung dengan alam dan dinamika tim akan melatih mahasiswa berpikir cepat, bekerja sama, serta saling peduli. Dr. Chairani juga menilai bahwa UKM seperti Artala memiliki peran penting dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara emosional dan sosial.

Menurutnya, Diksar menjadi ruang pembentukan karakter yang kuat, karena mahasiswa dilatih keluar dari zona nyaman dan belajar memimpin diri sendiri sebelum memimpin orang lain. Panitia pelaksana berharap kegiatan ini melahirkan generasi baru anggota Artala yang berintegritas, berjiwa petualang, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan. Lebih dari sekadar kegiatan organisasi, Diksar menjadi simbol perjalanan mahasiswa dalam menemukan jati diri, membangun solidaritas, dan menanamkan nilai tanggung jawab—baik terhadap tim, kampus, maupun alam. (**)

DMI Serahkan Beasiswa S2 Manajemen Masjid kepada Kader Terbaik PRIMA DMI

TENGERANG -(deklarasinews.com)- Dewan Masjid Indonesia (DMI) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak kader unggul penggerak masjid melalui pemberian Beasiswa S2 Manajemen Masjid Program PRIMA DMI. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 5 November 2026, bertempat di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kementerian Agama Republik Indonesia, Tangerang Banten dalam rangkaian acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) PRIMA DMI.

Program beasiswa tersebut diberikan kepada dua kader terbaik PRIMA DMI, yaitu Muhamad Isep Nurhamid asal Tangerang, Banten, dan Reyhan Marbun asal Simalungun, Sumatera Utara.

Penyerahan beasiswa dilakukan secara langsung oleh Bapak Jusuf Kalla, selaku Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Republik Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, beliau turut didampingi oleh Direktur Bank BSI Bapak Muhammad Syukron Habiby

Senior Vice President

Islamic Ecosystem PT Bank Syariah Indonesia serta Bapak Dr. Nana Supiyana Staf Ahli Gubernur Banten, sebagai bentuk sinergi antara DMI dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung penguatan sumber daya manusia pengelola masjid.

Dalam sambutannya, Bapak Jusuf Kalla menekankan pentingnya peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, menurutnya, pengelolaan masjid harus dilakukan secara profesional, terstruktur, dan berkelanjutan, yang salah satunya dapat diwujudkan melalui peningkatan kapasitas akademik dan kepemimpinan para kader masjid.

Program Beasiswa S2 Manajemen Masjid PRIMA DMI merupakan salah satu langkah strategis DMI dalam menyiapkan kader-kader masjid yang memiliki wawasan keilmuan, kemampuan manajerial, serta integritas moral yang kuat.

Selain penyerahan beasiswa, kegiatan Silaturahmi Nasional PRIMA DMI juga menjadi ajang konsolidasi nasional kader PRIMA DMI dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini dimanfaatkan sebagai ruang silaturahmi, diskusi, dan pertukaran gagasan antar kader, guna memperkuat visi dan langkah bersama dalam memajukan masjid sebagai pilar peradaban Islam di Indonesia.

Melalui kegiatan ini, DMI berharap dapat terus melahirkan kader-kader penggerak masjid yang profesional, berdaya saing, dan memiliki komitmen kuat dalam memakmurkan masjid serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan umat dan bangsa.

UBL Berdampak: Dosen UBL Kenalkan Drama Terapi untuk Dukung Rehabilitasi Adiksi di Lampung

LAMTENG -(deklarasinews.com)- Upaya penguatan metode rehabilitasi penyalahguna narkoba di Provinsi Lampung terus berkembang melalui kolaborasi antara akademisi dan praktisi. Universitas Bandar Lampung (UBL) menghadirkan pendekatan inovatif melalui pengenalan teknik drama terapi dalam kunjungan edukatif ke Yayasan Rehabilitasi Cahaya Azzura Bersinar, Lampung Tengah, Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UBL Berdampak, yakni peran aktif perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi nyata serta kontribusi langsung terhadap persoalan sosial di masyarakat.

Kunjungan tersebut melibatkan dua dosen UBL, Dr. Susanto dan Dr. Deri Sis Nanda, yang berdiskusi sekaligus menguji coba metode terapeutik berbasis seni peran sebagai bagian dari proses pemulihan adiksi. Pendekatan ini diharapkan dapat melengkapi metode rehabilitasi yang selama ini mengedepankan aspek medis, sosial, dan spiritual.

Ketua Yayasan Cahaya Azzura Bersinar, Benny Mangkunegara, S.E., yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Konselor Adiksi Indonesia (IKAI) Provinsi Lampung, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, keterlibatan akademisi membuka ruang pengembangan metode rehabilitasi yang lebih adaptif dan berbasis keilmuan. “Kehadiran akademisi memberikan perspektif baru dalam proses rehabilitasi. Kolaborasi seperti ini penting agar program pemulihan terus berkembang secara ilmiah dan tetap relevan dengan kebutuhan residen,” ujar Benny.

Dalam sesi diskusi, Program Manager yayasan, Fajar Abimayu, S.E., memaparkan filosofi dan struktur program rehabilitasi yang dijalankan, mulai dari fase penerimaan, pemulihan psikososial, hingga tahap persiapan kembali ke masyarakat (re-entry). Ia menilai pendekatan kreatif seperti drama terapi mampu membantu residen mengekspresikan emosi yang selama ini sulit disampaikan. “Kami melihat metode ini memberikan ruang bagi residen untuk mengenali emosi dan membangun kembali kepercayaan diri secara bertahap,” kata Fajar.

Puncak kegiatan ditandai dengan simulasi drama terapi, metode yang dikembangkan oleh Dr. Susanto dan Dr. Deri Sis Nanda sebagai media ekspresi emosional dan penguatan keterampilan sosial. Melalui penggunaan topeng karakter, para residen mengikuti tiga tahapan terapi, yakni monolog untuk refleksi diri, dialog untuk membangun komunikasi, serta polilog yang melatih empati dan interaksi kelompok.

“Teknik ini bukan sekadar bermain peran, melainkan media katarsis atau pelepasan emosi yang selama ini terpendam, sehingga residen dapat mengenali dan mengelola perasaan mereka dengan lebih sehat,” ujar Dr. Deri Sis Nanda.

Sementara itu, Dr. Susanto menegaskan bahwa keterlibatan dosen dalam kegiatan sosial merupakan bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang berdampak langsung. “UBL mendorong dosen untuk menghadirkan ilmu pengetahuan sebagai solusi nyata bagi masyarakat. Rehabilitasi adalah kesempatan kedua, dan pendekatan kreatif dapat membantu residen membangun kembali kepercayaan diri serta harapan hidup,” ungkapnya.

Sebagai penutup kegiatan, Dr. Susanto menyerahkan buku karyanya berjudul Mozaik Pengejar Mimpi, kumpulan cerpen inspiratif yang merekam perjalanan pendidikannya di berbagai negara. Buku tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para residen untuk terus belajar dan menata masa depan yang lebih baik.

Yayasan Cahaya Azzura Bersinar merupakan lembaga rehabilitasi penyalahguna narkoba di Lampung Tengah yang mengedepankan pendekatan medis, sosial, dan spiritual. Melalui kolaborasi dengan akademisi, yayasan ini berkomitmen mendorong lahirnya individu yang pulih, produktif, dan mampu kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat, sejalan dengan semangat UBL Berdampak.

Ketua DPRK Kepulauan Yapen Ebzon Y Sembai Resmi Raih Gelar Magister Hukum

JAKARTA -(deklarasinews.com)– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen, Ebzon Y Sembai, S.Pi, resmi lulus yudisium Program Magister Ilmu Hukum di Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta pada Kamis (5/2/2026). Pencapaian ini diraih di tengah kesibukannya menjalankan amanah legislatif, sekaligus bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-171 Pekabaran Injil di Tanah Papua.Ebzon dinyatakan lulus dengan gelar M.H., menjadikannya Ebzon Y Sembai, S.Pi, M.H.

Ia menegaskan bahwa pendidikan hukum menjadi fondasi utama untuk memperkuat kepemimpinan yang adil dan profesional.“Menjalankan tugas sebagai Ketua DPRK membutuhkan komitmen besar. Pendidikan adalah bekal untuk pengambilan keputusan yang berpihak pada rakyat, khususnya dalam fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran,” ujar Ebzon usai yudisium.

Menurutnya, ilmu hukum esensial untuk menjalankan tugsi legislatif secara berlandaskan hukum. “Dengan ini, saya bisa berkontribusi maksimal memperjuangkan aspirasi masyarakat Yapen dan mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan serta akuntabel,” tambahnya.

Pencapaian Ebzon juga mendapat sorotan sebagai teladan bagi pemuda Papua. Ia pernah menerima penghargaan tokoh inspiratif dan inovatif pada Oktober 2025 atas dedikasinya dalam pembangunan daerah.

Hal ini selaras dengan Doa Sulung tokoh Pekabaran Injil Tanah Papua, Ishak Semuel Kijne (Wasior, 25 Oktober 1925), yang menyatakan: “Sekalipun orang memiliki kepandaian tinggi… Bangsa ini akan bangkit dan memimpin dirinya sendiri.” Selain itu, Doa Sulung menekankan

“Barang siapa yang bekerja dengan jujur di atas Tanah ini, maka ia akan melangkah dari tanda heran yang satu ke tanda heran yang lain.”Ebzon berharap prestasinya memotivasi generasi muda Papua. “Keterbatasan bukan penghalang. Dengan kemauan, disiplin, dan doa, pendidikan tinggi bisa diraih siapa saja,” tuturnya.

Diharapkan, gelar magister ini semakin memperkuat peran Ebzon dalam mendorong pembangunan Kepulauan Yapen yang berkeadilan dan berlandaskan hukum.(GM)

PIER Universitas Paramadina Gelar Pelatihan Kepemimpinan Guru Perempuan se-Kota Malang

JAKARTA -(deklarasinews.com)- Paramadina Institute for Education Reform (PIER), Universitas Paramadina, bekerja sama dengan Konrad-Adenauer-Stiftung (KAS) dan Dinas Kebudayaan Kota Malang menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan untuk Guru Perempuan se-Kota Malang.

Acara yang berlangsung dari tanggal 2-5 Februari 2026 dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, S.E., M.M., bertempat di Ijen Suite Hotel, Kota Malang.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 30 guru SMP perempuan dari berbagai sekolah negeri dan swasta di Kota Malang. Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan guru perempuan dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks.

“Pelatihan bagi guru perempuan adalah bentuk investasi jangka panjang. Ketika guru perempuan memiliki kepercayaan diri, kapasitas berpikir kritis, serta kemampuan memimpin yang kuat, maka dampaknya akan terasa langsung dalam iklim sekolah, kualitas pembelajaran, dan lahirnya generasi yang lebih berdaya. Karenanya, kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PIER Universitas Paramadina dan Konrad-Adenauer-Stiftung (KAS) atas inisiatif dan kontribusinya.” Demikian disampaikan, Suwarjana.

Djayadi Hanan, Ph.D., Direktur Eksekutif PIER Universitas Paramadina, menyampaikan tiga hal mengapa program pelatihan ini digagas. Pertama, guru perempuan agar memiliki kemampuan dan kesempatan yang setara dengan guru laki-laki untuk menjadi pemimpin dalam dunia pendidikan suatu hari nanti. Kedua, proses belajar-mengajar membutuhkan kecakapan kepemimpinan. Ketiga, mereka menghadapi para siswa yang bakal menjadi pemimpin Indonesia di masa depan.

Hadir sebagai instruktur dari PIER Universitas Paramadina: Dr. Tatok Djoko Sudiarto, MIB (Dekan Fakultas Falsafah dan Peradaban), Djayadi Hanan, Ph.D. (Direktur eksekutif PIER), Dr. Mohammad Abduh Zen, M.Hum. (Advisor PIER), Hilal Tri Anwar (Sekretaris), dan Umar Abdullah, Ph.D. (Bidang pendidikan PIER). Instruktur lainnya adalah Danang Binuko, S.E., M.AP. dari Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri dan Dr. Titi Anggraini, S.H., M.H. dari Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem).

Pelatihan ini diharapkan dapat melahirkan guru-guru perempuan yang tidak hanya unggul dalam pengajaran, tetapi juga memiliki kemampuan kepemimpinan yang kuat untuk berkontribusi lebih luas dalam pengembangan pendidikan di Kota Malang.

Muswil Aptisi Lampung Siap Digelar, Rakernas PTS se-Indonesia Siap Hadirkan Menteri di Bumi Ruwa Jurai

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Wilayah Lampung akan menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) dalam pergantian kepengurusan masa bakti 2021 – 2025. Hal ini disampaikan Ketua Aptisi Wilayah Lampung Dr. Ir. H. Firmansyah YA, M.B.A., M.Sc. diruang kerjanya pada Senin, (5/2/26).

“Saya selaku Ketua Aptisi telah habis masa baktinya pada masa jabatan kedua ini. Dan Aptisi akan menggelar Muswil untuk pemilihan Ketua Baru dengan kepengurusan empat tahun kedepan,” ungkapnya.

Muswil, lanjut dia, direncanakan pada Senin, (9/2/26) di Aula Rektorat Lantai III Gedung H. Alfian Husin IIB Darmajaya. “Selain Muswil, Aptisi Wilayah Lampung juga akan membahas persiapan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Aptisi Pusat di Lampung. Ini perdana rakernas seluruh pimpinan perguruan tinggi swasta se Indonesia akan hadir dan dihadiri Bapak Menteri juga,” ungkapnya.

Firmansyah –biasa dia disapa – menerangkan untuk Muswil Ketua Aptisi Pusat juga direncanakan hadir di Lampung. “Kedepan diharapkan melalui Aptisi, antar perguruan tinggi swasta dapat bekerja sama dengan baik dan berkompetisi dengan cara-cara positif dan saling memperkuat. Kita harus bangga bahwa PTS itu mandiri, menjaga kualitas dan saat ini biayanya lebih terjangkau dibandingkan dengan PTN,” ujarnya.

Ia juga berharap kedepan PTS dapat menjadi tujuan utama lulusan SMA sederajat dalam melanjutkan studi. “Ini menjadi tantangan Ketua Aptisi yang baru kedepannya agar kualitas PTS di Lampung dapat terus ditingkatkan dan menjadi tujuan utama dari lulusan SMA sederajat dalam melanjutkan studi,” tutupnya. (**)

Unila Sosialisasikan PMB Tahun 2026 di SMA Negeri 2 Gadingrejo

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Universitas Lampung (Unila) melaksanakan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru (PMB) Unila tahun 2026, pada Kamis, 5 Februari 2026, di ruang Aula Gedung SMA Negeri 2 Pringsewu.

Sosialisasi yang dibuka Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unila Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., ini bertujuan memberikan informasi komprehensif kepada sekolah dan guru terkait jalur serta mekanisme seleksi masuk Unila.

Kegiatan turut dihadiri Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama Fakultas Pertanian Unila Prof. Dr. Ir. Purnomo M.S., Kepala UPA Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Unila Dr. Usep Syaifudin, S.E., M.S.Ak., Tim PMB Unila, Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Gadingrejo Pringsewu Dr. Yuli Yanti, M.Pd., para kepala SMA/SMK/MA se-Kabupaten Pringsewu, serta dewan guru dan perwakilan siswa.

Prof. Ayi Ahadiat dalam sambutannya menyampaikan Unila berkomitmen penuh untuk menyelenggarakan proses penerimaan mahasiswa baru yang PROAKTIF, yakni Profesional, Akuntabel, Transparan, dan Informatif.

Melalui sosialisasi ini, Unila berupaya memastikan seluruh pemangku kepentingan pendidikan memperoleh informasi yang jelas, akurat, dan setara mengenai proses seleksi masuk perguruan tinggi.

Panitia sosialisasi PMB Unila di SMA Negeri 2 Gadingrejo Pringsewu menghadirkan narasumber dari Tim PMB Unila. Materi meliputi pendaftaran calon mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan Jalur Mandiri.

Narasumber juga menjelaskan tahapan seleksi, persyaratan, jadwal pelaksanaan, serta strategi pendampingan siswa oleh sekolah agar dapat memilih program studi sesuai dengan minat dan kemampuan akademik.

Selain itu, disampaikan pula Unila terus melakukan peningkatan kualitas akademik, penguatan fasilitas pendidikan, serta pengembangan layanan berbasis sistem informasi untuk mendukung proses pembelajaran dan pelayanan mahasiswa secara optimal.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Unila berharap terjalin sinergi yang semakin kuat dengan sekolah-sekolah di Kabupaten Pringsewu dalam mendampingi siswa menghadapi proses seleksi masuk perguruan tinggi, sekaligus mendorong peningkatan angka partisipasi pendidikan tinggi di Provinsi Lampung.

 

Dosen Darmajaya Bongkar Rahasia Mudah Pahami Akuntansi di SMKN 4 Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya kembali menunjukkan komitmennya dalam dunia pendidikan melalui kegiatan Darmajaya Mengajar di SMKN 4 Bandar Lampung, Rabu (4/2/26). Kegiatan ini menghadirkan dosen dari berbagai program studi untuk berbagi ilmu sekaligus memotivasi para siswa.

Dosen Program Studi Akuntansi IIB Darmajaya, Dian Mustika, S.E., M.Sc., menjadi salah satu pemateri yang tampil di hadapan siswa. Dalam penyampaiannya, ia menekankan bahwa akuntansi bukanlah pelajaran yang harus dihafal, melainkan dipahami secara logis. “Akuntansi itu bukan menghapal, tapi logika. Persamaan akuntansi memang harta = utang + modal, tetapi dasarnya adalah Perusahaan Memiliki apa saja = Perusahaan dapat Uangnnya dari Mana. Kalau paham konsep ini, siswa akan lebih mudah memahami materi selanjutnya,” ujarnya.

Dian juga menjelaskan bahwa akuntansi sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Menurutnya, tanpa disadari semua orang sebenarnya sudah menerapkan konsep akuntansi dalam aktivitas harian, seperti mengatur uang saku, menabung, hingga mencatat pengeluaran.

Lulusan Universitas Gadjah Mada ini menyampaikan materi dengan pendekatan yang sederhana dan aplikatif agar mudah dipahami siswa. Ia mencontohkan berbagai situasi nyata yang sering dialami pelajar untuk menjelaskan konsep laporan keuangan dan pencatatan transaksi. Dengan cara tersebut, siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga sadar bahwa akuntansi diterapkan oleh semua orang dalam kehidupan sehari-hari.

Dian ingin mengubah pola pikir siswa bahwa akuntansi bukan pelajaran yang menakutkan. Ia menilai, ketika siswa memahami alur logikanya, akuntansi justru menjadi mata pelajaran yang menyenangkan dan berguna untuk masa depan.

Selain di kelas Akuntansi, pada kelas lain juga hadir dosen Program Studi Desain Komunikasi Visual, Ambar Aditya Putra, S.Kom., MTI, serta dosen Program Studi Pariwisata, Nia Lefiani, SE., MM. Kegiatan Darmajaya Mengajar ini disambut antusias oleh para siswa yang aktif bertanya selama sesi berlangsung. (*)

Ulang Tahun ke-10 SDI Pelangi, SMP Islam Pelangi Resmi Dibangun

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Sepuluh tahun bukan sekadar angka, melainkan perjalanan penuh warna yang kini menjelma menjadi pelangi pendidikan di Bandar Lampung. SD Islam Pelangi merayakan satu dekade kiprahnya dengan langkah berani: membuka babak baru melalui pembangunan SMP Islam Pelangi.

Hal itu disampaikan Ketua Yayasan Alfian Husin, Ary Meizari Alfian, S.E., MBA., pada perayaan milad ke-10 Sekolah Dasar Islam (SDI) Pelangi, di Gedung Bagas Raya, Kamis (5/02/26), sekira pukul 08.00 WIB.

Acara ini sekaligus menjadi momentum bersejarah dengan dimulainya pembangunan SMP Islam Pelangi di bawah naungan Yayasan Alfian Husin.  “Satu dekade perjalanan SDI Pelangi adalah bukti nyata komitmen menghadirkan pendidikan berkualitas. Hari ini bukan hanya perayaan, tetapi tonggak baru menuju masa depan pendidikan Islami yang lebih lengkap,” kata Ary Meizari.

Pembangunan SMP Islam Pelangi, kata Ary, menjadi langkah strategis untuk menyediakan jenjang pendidikan berkesinambungan. Kehadirannya diharapkan mampu melanjutkan semangat SDI Pelangi dalam membentuk generasi unggul, berkarakter kuat, dan berakhlak mulia, sekaligus siap menghadapi tantangan zaman.

Ary juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan SDI Pelangi. Para pendiri, guru, staf, orang tua, hingga masyarakat sekitar disebut sebagai pilar utama yang menjadikan sekolah ini berkembang pesat dan berprestasi.

Sejak berdiri, SDI Pelangi telah mencatat berbagai pencapaian, baik akademik maupun non-akademik. Prestasi siswa di tingkat kota hingga provinsi menjadi bukti nyata kualitas pendidikan yang ditanamkan. Semua keberhasilan itu lahir dari kerja keras, doa, dan kebersamaan seluruh elemen sekolah.

Dalam kesempatan itu, Ary berpesan kepada para siswa agar terus belajar dengan semangat. “Jadilah pribadi yang berani bermimpi, jujur, dan penuh rasa hormat. Pendidikan bukan hanya tentang nilai, tetapi tentang membentuk karakter dan akhlak mulia,” kata dia, penuh motivasi.

Hadir pada kesempatan itu, Wakil Rektor III IIB Darmajaya Muprihan Thaib, S.Sos., M.M.; Konsultan Pendidikan Dr. Evi Ghozaly, M.Pd.; Kepala SDI Pelangi Siti Khanifah, S.Pd.I, orangtua siswa, serta jajaran dewan guru. Kehadiran mereka menambah khidmat perayaan yang sarat makna.

Sementara itu, Pengawas Pembina Kecamatan Sukarame Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, Dra. Erdianda, M.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas kiprah SDI Pelangi dalam meningkatkan mutu pendidikan. “SDI Pelangi telah melahirkan anak-anak cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia,” ujar dia.

Menurut Erdianda, di usia ke-10, SDI Pelangi semakin mantap menapaki masa depan. Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, sekolah ini bertekad menjadi rujukan pendidikan Islami di Bandar Lampung. “Pembangunan SMP Islam Pelangi menjadi bukti nyata bahwa pelangi pendidikan terus mewarnai perjalanan bangsa,” kata dia.

Dengan tema “Be Your Self and Bravely Show Talent”, menjadi simbol semangat agar siswa berani menunjukkan potensi diri. SDI Pelangi ingin menumbuhkan generasi yang percaya diri, kreatif, dan siap berkontribusi bagi masyarakat, dengan menampilkan atraksi dan karya yang memukau. (**)