Keren! Tim Debat Manajemen Unggul Darmajaya Juara 1 Nasional NECAC 2026

BANDAR LAMPUNG –(deklarasinews.com)- Mahasiswa Program Studi Manajemen Unggul Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya kembali mengharumkan nama kampus di tingkat nasional. Tim debat yang beranggotakan Arif Nur Fitrianto, Okta Ramadhani, dan Hafiz Sena Mahardika berhasil meraih Juara 1 pada National Economic Creative Academic Competition (NECAC) 2026 tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Lampung (Polinela) pada 27–28 Juni 2026.

Prestasi yang diraih Himpunan Mahasiswa (HIMA) Manajemen tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Program Studi Manajemen IIB Darmajaya. Keberhasilan menaklukkan kompetisi bergengsi tingkat nasional ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Manajemen tidak hanya menguasai teori di bangku kuliah, tetapi juga mampu menunjukkan kemampuan berpikir kritis, analitis, komunikatif, serta berkompetisi dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Ketua Program Studi Manajemen IIB Darmajaya, Dr. Novita Sari, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi atas capaian luar biasa yang diraih para mahasiswa.

“Keberhasilan ini membuktikan bahwa mahasiswa Manajemen Darmajaya tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, analitis, komunikatif, dan mampu berkompetisi di tingkat nasional,” ujarnya.

Menurutnya, kemenangan tersebut merupakan hasil dari kerja keras tim debat, dukungan dosen pembimbing, serta komitmen HIMA Manajemen dalam membangun budaya prestasi di lingkungan kampus.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh tim debat, dosen pembimbing, serta HIMA Manajemen yang terus menghadirkan prestasi membanggakan. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi, berani berkompetisi, dan membawa nama baik Prodi Manajemen serta IIB Darmajaya di tingkat nasional maupun internasional. Teruslah berkarya, berprestasi, dan jadilah generasi yang memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia,” tambahnya.

Keberhasilan Arif Nur Fitrianto, Okta Ramadhani, dan Hafiz Sena Mahardika dalam menjuarai National Economic Creative Academic Competition (NECAC) 2026 semakin mempertegas komitmen Program Studi Manajemen IIB Darmajaya dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi, berani mengikuti kompetisi akademik, dan mengharumkan nama IIB Darmajaya di tingkat nasional maupun internasional.(*)

Bukan Sekadar Magang! Mahasiswa Sistem Informasi Unggul IIB Darmajaya Dipercaya Kelola Database dan Monitoring Keamanan di Sungai Budi Group

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Dalam menyiapkan SDM yang adaptif terhadap Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) Kampus Unggul Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya memberikan kesempatan magang kepada mahasiswanya dalam program Magang Berdampak Mandiri tahun 2025/2026.

Salah satunya yakni mahasiswa Prodi Sistem Informasi Unggul Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya Jonathan Fu. Jo –biasa dia akrab dipanggil – berkesempatan untuk mengimplementasikan pembelajaran di kelas dengan langsung praktik di dunia kerja dengan magang di PT Budi Starch & Sweetener Tbk atau Sungai Budi Group.

Mahasiswi semester VI ini mulai magang pada bulan Mei hingga akan berakhir pada pertengahan Juli. “Sekitar dua bulanan,” ucapnya.

Adapun Jo ditempatkan di bagian Accounting dengan tugas menginput data dan melakukan pengecekan laporan. “Tugas yang saya dapatkan mulai dari analisis data, input data, pengelolaan database, dan pengecekan laporan. merupakan implementasi ilmu kuliah dari database, monitoring keamanan, audit sistem informasi dan manajemen proyek,” ujarnya.

Sementara, Dosen Pembimbing Lapangan Ochi Marshella, S.Kom., M.T.I. mengatakan program magang menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam dunia kerja yang sesungguhnya.

“Melalui program magang di PT Budi Starch & Sweetener Tbk, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman bekerja di perusahaan berskala nasional, tetapi juga belajar mengenai budaya kerja profesional, disiplin, kolaborasi tim, serta kemampuan memecahkan masalah di lingkungan industri. Pengalaman ini akan menjadi bekal yang sangat berharga ketika mereka memasuki dunia kerja nantinya,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri merupakan bagian penting dalam mencetak lulusan yang adaptif dan siap menghadapi tantangan perkembangan teknologi maupun kebutuhan dunia usaha.

“Kami mengapresiasi PT Budi Starch & Sweetener Tbk atau Sungai Budi Group yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa IIB Darmajaya untuk belajar secara langsung di lingkungan industri. Kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut sehingga semakin banyak mahasiswa yang mendapatkan pengalaman praktis, meningkatkan kompetensi, sekaligus memperkuat kesiapan mereka sebagai lulusan yang unggul dan berdaya saing,” tuturnya. (**)

Dosen TI Kampus Unggul Darmajaya Jadi Narasumber Intelkam Polda Lampung, Kenalkan AI untuk Analisis Opini Publik di Media Sosial

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Ketua Program Studi Teknik Informatika Unggul Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Dr. Chairani, S.Kom., M.Eng., menjadi narasumber dalam pelatihan yang diselenggarakan Direktorat Intelkam Polda Lampung di Grand Mercure Lampung, Kamis (18/6/26). Kegiatan yang mengangkat tema “Peran Media Digital dalam Pembentukan Opini (Post-Truth)” sebagai upaya meningkatkan pemahaman personel terhadap dinamika informasi di era digital.

Dalam paparannya, Dr. Chairani menjelaskan bagaimana media sosial telah menjadi ruang utama pembentukan opini publik. Melalui fenomena post-truth, persepsi masyarakat tidak lagi hanya dibentuk oleh fakta, tetapi juga dipengaruhi oleh emosi, keyakinan, dan informasi yang beredar secara masif di berbagai platform digital.

Untuk memberikan gambaran nyata mengenai pemanfaatan teknologi, Dr. Chairani mendemonstrasikan secara langsung sistem Artificial Intelligence (AI) yang dikembangkan untuk melakukan analisis sentimen terhadap komentar masyarakat di berbagai platform media sosial. Sistem tersebut mampu mengolah data secara otomatis untuk mengidentifikasi sentimen positif, negatif, maupun netral sehingga dapat membantu memahami kecenderungan opini publik.

AI yang didemonstrasikan merupakan hasil pengembangan berbasis algoritma Machine Learning dan Deep Learning yang dipelajari mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Unggul IIB Darmajaya melalui mata kuliah Kecerdasan Buatan dan Machine Learning. Dalam proses pengembangannya, mahasiswa menggunakan bahasa pemrograman Python untuk membangun model AI yang mampu melakukan klasifikasi dan analisis data.

Sebagai perbandingan, peserta pelatihan juga diperkenalkan dengan perangkat lunak analisis sentimen berbasis AI yang telah tersedia di pasaran. Demonstrasi tersebut menunjukkan perbedaan antara membangun sistem AI secara mandiri dengan memanfaatkan aplikasi yang sudah dikembangkan oleh pihak lain.

Menurut Dr. Chairani, kemampuan membangun teknologi menjadi nilai tambah yang terus dikembangkan di Program Studi Teknik Informatika Unggul IIB Darmajaya. “Di Program Studi Teknik Informatika, mahasiswa tidak hanya diajarkan menggunakan AI, tetapi juga dibekali kemampuan untuk merancang dan membangun AI. Mereka mempelajari algoritma, proses pengolahan data, hingga implementasi solusi berbasis kecerdasan buatan untuk menjawab berbagai kebutuhan di masyarakat maupun industri,” ujarnya.

Ia menambahkan, AI juga dimanfaatkan oleh kalangan akademisi untuk meningkatkan efisiensi pekerjaan, seperti membantu pembuatan materi promosi, desain publikasi, maupun berbagai kebutuhan administrasi. Namun demikian, AI tetap dipandang sebagai alat bantu yang mempercepat proses kerja, bukan pengganti kreativitas, pemikiran kritis, dan pengambilan keputusan manusia.

“Teknologi sejatinya bukan ancaman. Teknologi tidak akan pernah bisa menggantikan manusia. Karena itu, kita harus terus meningkatkan kompetensi agar menjadi manusia yang memiliki kemampuan, kreativitas, dan nilai yang tidak dapat digantikan oleh mesin,” tambahnya.

Pelatihan yang digelar Direktorat Intelkam Polda Lampung ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas personel dalam memahami perkembangan teknologi digital serta membaca dinamika opini publik di media sosial. Melalui kolaborasi dengan akademisi, diharapkan personel mampu memanfaatkan teknologi AI secara bijak dan berbasis data dalam mendukung analisis informasi serta pelaksanaan tugas kepolisian di era transformasi digital. (**)

Mahasiswa DKV Kampus Unggul IIB Darmajaya Tembus Pameran Internasional Re: Rasa Poster Biennale 2026

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Prestasi membanggakan ditorehkan mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya di kancah internasional. Dua mahasiswa DKV, Fadhillah Welly Nasrizal dan Randy Max Sumaxer, berhasil menjadi bagian dari Selected Works pada ajang Re: Rasa International Poster Biennale 2026 yang diselenggarakan oleh Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Ilmu Rekayasa, Universitas Paramadina yang akan dilaksanakan pada 31 Juli – 2 Agustus 2026.

Berdasarkan pengumuman resmi penyelenggara, karya keduanya terpilih bersama 88 seniman (selected artist) dari 25 negara yang berhak mengikuti pameran internasional tersebut. Capaian ini menjadi bukti bahwa kreativitas mahasiswa DKV IIB Darmajaya mampu bersaing dengan desainer dan seniman poster dari berbagai belahan dunia.

Keberhasilan ini tidak lepas dari pendampingan dosen pembina Sigit Yudi Prasetyo, M.Ds. yang selama ini membimbing mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan konseptual, estetika visual, serta penyusunan karya yang memiliki daya saing di tingkat internasional.

Dosen Pembina mahasiawa DKV IIB Darmajaya, Sigit Yudi Prasetyo, M.Ds., mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan dua mahasiswa ini menunjukkan bahwa kualitas karya mahasiswa DKV Darmajaya mampu memenuhi standar kurasi internasional.

“Lolos sebagai Selected Works pada Re: Rasa International Poster Biennale 2026 merupakan pencapaian yang sangat membanggakan. Ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya, berani mengikuti kompetisi maupun pameran internasional, serta membawa nama baik IIB Darmajaya di tingkat global,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses berkarya tidak hanya menuntut kemampuan teknis desain, tetapi juga kekuatan ide, riset, dan kemampuan menyampaikan pesan visual yang relevan dengan isu-isu global. Karena itu, mahasiswa didorong untuk terus memperkaya wawasan dan membangun portofolio yang kompetitif.

Prestasi ini sekaligus memperkuat komitmen Program Studi DKV IIB Darmajaya dalam mencetak lulusan yang kreatif, inovatif, dan mampu berkiprah di tingkat nasional maupun internasional melalui berbagai kompetisi, pameran, dan kolaborasi kreatif.

Keikutsertaan Fadhillah Welly Nasrizal dan Randy Max Sumaxer dalam pameran Re: Rasa International Poster Biennale 2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus menghasilkan karya-karya desain yang berkualitas serta mampu mengharumkan nama IIB Darmajaya di panggung internasional

Manajemen Expo IIB Darmajaya: Mahasiswa dan Pelaku Usaha Bersinergi Membangun Ekonomi

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Mahasiswa sebagai agen perubahan harus turun langsung dalam membantu pengembangan Usaha Mikro, kecil, dan Menegah (UMKM). Mengingat, UMKM adalah tulang punggung ekonomi Lampung.

“Tanpa UMKM, ekonomi daerah tidak akan bergerak dengan baik,” kata Ketua Dewan Pembina Yayasan Alfian Husin Dr. Andi Desfiandi, S.E., M.A. menanggapi gelaran rangkaian Manajemen Expo yang dilaksanakan Prodi Manajemen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, kemarin.

Menurut Dr. Andi Desfiandi, Gelaran Manajemen Expo penegasan pentingnya sinergi mahasiswa dan UMKM. Expo ini bukan sekadar pameran, talkshow, visiting lecture atau seminar, tetapi wadah kolaborasi nyata antara UMKM dan mahasiswa. “Mahasiswa harus belajar langsung dari pelaku usaha dan pelaku usaha seperti UMKM mendapatkan ilmu pengembangan usaha dari mahasiswa,” kata Doktor lulusan Universitas Padjadjaran itu.

Dr. Andi menambahkan bahwa UMKM dan pengusaha muda atau mentor-mentor pengusaha. Menurutnya, dukungan mahasiswa dalam promosi dan digitalisasi akan mempercepat perkembangan UMKM dan pembangunan ekonomi daerah secara keseluruhan. .

Andi juga menekankan pentingnya inovasi dan menilai mahasiswa dapat menjadi jembatan dalam transformasi digital UMKM. ““UMKM harus beradaptasi dengan teknologi digital,” jelasnya.

Dia menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak hanya menguntungkan UMKM, tetapi juga mahasiswa. “Mahasiswa belajar praktik bisnis, sementara UMKM mendapat dukungan kreatif. Sinergi ini menciptakan ekosistem usaha yang lebih kuat.”

Ia menambahkan bahwa dukungan Yayasan Alfian Husin akan terus diberikan. Pihaknya berkomitmen mendukung kegiatan yang melibatkan mahasiswa dan UMKM atau pelaku usaha lainnya, serta kegiatan prodi dalam membangun konsep pembangunan ekonomi modern.

“Ya, salah satunya melalui berbagai kegiatan termasuk Manajemen Expo yang digelar Prodi Manajemen IIB Darmajaya. Bentuk dukungan itu mencakup pelatihan, pendampingan, dan akses jaringan usaha termasuk kerjasama dengan Apindo Lampung,” kata mantan Rektor IIB Darmajaya itu.

Sementara itu, Kaprodi Manajemen IIB Darmajaya, Dr. Novita Sari, S.Sos., M.M., menambahkan bahwa Manajemen Expo menjadi laboratorium bisnis bagi mahasiswa. “Kami mendorong mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pendampingan usaha kecil,” ujarnya. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa akan memperkuat ekosistem bisnis lokal.

Dr. Novita menambahkan bahwa riset dan inovasi dari kampus dapat menjadi solusi nyata bagi UMKM dan pengembangan usaha lainnya, terutama di daerah (Lampung). “Mahasiswa bisa menjadi agen digitalisasi dan pengembangan usaha,” kata dia.

Novi, biasa Dr. Novita dipanggil–juga menjelaskan rangkaian Manajemen Expo sudah dilakukan sejak satu bulan ini, mulai dari visiting lecture, CEO Talk, Seminar Bisnis, dan mensuport Expo Kolborasi Mahasiswa X UMKM yang berlangsung 25-26 Juni lalu di Kampus The Best IIB Darmajaya. (**)

Kompetensi Diakui, Ketua Prodi Sistem Informasi Unggul IIB Darmajaya Jadi Juri Lomba Video AI Polda Lampung

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Kompetensi akademisi Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya di bidang Artificial Intelligence (AI) kembali mendapat pengakuan. Ketua Program Studi Sistem Informasi Unggul IIB Darmajaya, Dr. Wasilah, S.Kom., M.T., dipercaya menjadi dewan juri Lomba Konten Kreatif Video AI yang diselenggarakan Polda Lampung dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

Penjurian dilaksanakan di Polda Lampung pada Senin (29/6/26). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polda Lampung mendorong pemanfaatan teknologi AI secara kreatif untuk menghasilkan konten digital yang edukatif dan inspiratif.

Kepercayaan yang diberikan kepada Dr. Wasilah menjadi bukti bahwa kompetensi dosen Prodi Sistem Informasi IIB Darmajaya di bidang teknologi informasi dan kecerdasan buatan telah diakui oleh berbagai institusi, termasuk instansi pemerintah.

Dalam proses penjurian, Dr. Wasilah bersama dewan juri dari berbagai institusi menilai karya peserta berdasarkan kesesuaian tema dengan ketentuan lomba, kreativitas, inovasi, kualitas visual, pemanfaatan teknologi AI, serta efektivitas penyampaian pesan. Penilaian tersebut diharapkan mampu menghasilkan karya-karya terbaik yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu menyampaikan pesan secara tepat, edukatif, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Dr. Wasilah mengatakan, perkembangan AI telah membuka peluang besar dalam industri kreatif, termasuk produksi konten digital. Namun, pemanfaatannya harus tetap mengedepankan etika, orisinalitas, dan nilai edukatif.

“Artificial Intelligence merupakan teknologi yang mampu mempercepat proses kreativitas. Namun, yang paling penting adalah bagaimana teknologi tersebut dimanfaatkan secara bertanggung jawab untuk menghasilkan konten yang informatif, inovatif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Keikutsertaan Ketua Program Studi Sistem Informasi IIB Darmajaya sebagai juri bersama para profesional dan akademisi dari berbagai institusi semakin mempertegas komitmen kampus dalam mendukung transformasi digital dan pengembangan sumber daya manusia yang unggul di bidang teknologi. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu memperkuat ekosistem inovasi digital di Provinsi Lampung.(**)

Berkendara Premium: Jaya Sakti Motor Tawarkan Kemudahan Miliki Matic Besar Honda

LAMPURA -(deklarasinews.com)- Impian untuk memiliki motor matic premium berkapasitas mesin besar kini semakin mudah diwujudkan. Dealer Honda Jaya Sakti Motor Lampung Utara menghadirkan program khusus Juni 2026 untuk jajaran matic besar seperti Honda Vario 160 dan PCX 160.(06-06-2026)

Melalui promo ini, konsumen ditawarkan kemudahan berupa uang muka yang bersahabat serta potongan angsuran bulanan yang signifikan. Penawaran ini sengaja dihadirkan untuk memenuhi tingginya minat masyarakat Lampung Utara terhadap motor yang menawarkan kenyamanan dan kemewahan berkendara.

Kunjungi segera dealer Jaya Sakti Motor untuk melihat langsung unitnya dan rasakan sensasi berkendara kelas premium dengan penawaran harga terbaik bulan ini. hubungi di 082183105500

 

Unila Gelar Uji Publik Rancangan Perubahan Undang-Undang HAM

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia (RI) menggelar Uji Publik Rancangan Perubahan Undang-Undang (UU) Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM) pada Senin, 29 Juni 2026, di Ruang Auditorium Fakultas Hukum (FH) Universitas Lampung (Unila).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., Wakil Menteri HAM RI Mugiyanto Sipin, S.S., M.AP., Dekan FH Unila Dr. M. Fakih, S.H., M.S., serta Komisioner Komnas HAM Roichatul Aswidah, S.I.Kom., M.A.

Turut hadir sebagai penanggap Dr. Muhtadi, S.H., M.H., Sapto Aji Prabowo, S.H., dan Dr. Wendy Melfa, S.H., M.H., bersama para akademisi, praktisi hukum, dan mahasiswa.

Dalam sambutannya, Prof. Ayi menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk menjadi ruang dialog yang terbuka, objektif, dan konstruktif dalam mendukung penyusunan peraturan perundang-undangan.

“Universitas, khususnya FH Unila, memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk menjadi ruang dialog yang terbuka dan konstruktif,” ujarnya.

Sementara itu, Mugiyanto menjelaskan revisi UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM dilakukan karena regulasi yang telah berlaku hampir 27 tahun tersebut perlu disesuaikan dengan perkembangan hukum, ketatanegaraan, serta berbagai dinamika baru, termasuk perlindungan hak asasi manusia di ruang digital.

“Perubahan UU HAM bukan sekadar memperbarui norma, tetapi membangun sistem perlindungan HAM nasional yang lebih mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, uji publik merupakan tahapan penting dalam penyusunan Rancangan Perubahan UU HAM untuk menghimpun masukan dari berbagai pemangku kepentingan, sehingga regulasi yang dihasilkan mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat serta responsif terhadap perkembangan zaman.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai Rancangan Perubahan UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM oleh Roichatul Aswidah, S.I.Kom., M.A., kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan penyampaian tanggapan oleh para penanggap.

Melalui kegiatan ini, Kementerian HAM RI menghimpun berbagai masukan dari kalangan akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan sebagai bahan penyempurnaan Rancangan Perubahan UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM.

Bagi Unila, kegiatan ini menjadi wujud kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung penyusunan kebijakan publik melalui kajian dan masukan akademik.

 

Keren Abis! Olah Hampir 1 Juta Data Kriminal AS, Tim Mahasiswa Prodi Sains Data Kampus Unggul IIB Darmajaya Sukses Raih Podium Nasional di Kompetisi Data Mining

MALANG -(deklarasinews.com)- Tiga mahasiswa Prodi Sains Data Kampus Unggul Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya berhasil menjadi juara 3 Nasional Data Mining Competition Explore Ah! 2026 di Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang pada Rabu, (24/6/26).

Ketiganya yakni Asmaul Dwi Akbar, Raynaldo Syah Pratama, dan Rekha Aprilia Andini. Sebelum menjalani babak final di Malang, ketiganya mengikuti tahapan seleksi secara daring seperti pengumpulan program phyton dan makalah.

Perwakilan salah satu tim, Asmaul Dwi Akbar mengatakan timnya yang bernama Kicau Maniaa berhasil masuk 5 besar. Dimana dataset yang digunakan merupakan dataset kasus kriminalitas yang terdiri dari 980 ribu data di Amerika Serikat dari tahun 2020 – 2024. Kemudian dari data tersebut tim menginovasikan solusi dengan judul “Crimeshield-XAI : Explainable Spatio Temporal Intelligence untuk prediksi mikro hotspot kejahatan dan patroli adaptif smart policing system.

“Dari inovasi solusi tersebut alhamdulillah tim kami diloloskan untuk ke babak final. Berangkat ke Malang untuk mempresentasikan hasil karya pada tanggal 24 Juni 2026. Alhamdulillah disaat itu meraih juara 3,” ucapnya.

Adapun dalam kompetisi tersebut Kampus Unggul IIB Darmajaya mampu bersaing secara nasional dengan perguruan tinggi terkemuka. “Ini merupakan yang pertama kali menjadi juara Data Mining,” ungkap Akbar.

Sementara Ketua Prodi Sains Data IIB Darmajaya Egi Safitri, S.Mat., M.Si. mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih ketiganya. “Prestasi ini merupakan bukti bahwa mahasiswa Sains Data IIB Darmajaya memiliki kompetensi yang mampu bersaing di tingkat nasional dalam bidang analisis data, kecerdasan buatan, dan pengembangan solusi berbasis data,” ungkapnya.

Capaian ini, lanjut Egi, tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses belajar yang konsisten, kerja keras, kemampuan berpikir analitis, serta semangat berinovasi dalam memecahkan permasalahan menggunakan pendekatan data science. “Prestasi ini juga menjadi hasil dari sinergi antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan lingkungan akademik yang terus mendorong budaya riset, kolaborasi, serta pengembangan kompetensi di bidang sains data,” ujarnya.

Egi menerangkan bahwa di era transformasi digital saat ini, kemampuan mengolah, menganalisis, dan menginterpretasikan data menjadi salah satu kompetensi yang paling dibutuhkan oleh berbagai sektor industri maupun pemerintahan. Oleh karena itu, Prodi Sains Data IIB Darmajaya akan terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memperkuat kolaborasi dengan dunia industri, serta memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi melalui berbagai kompetisi, penelitian, dan proyek inovasi.

“Kami berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus mengasah kemampuan, berani berkompetisi, serta menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga keberhasilan ini menjadi langkah awal lahirnya lebih banyak talenta-talenta sains data dari IIB Darmajaya yang mampu mengharumkan nama institusi di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Kampus Unggul IIB Darmajaya dan BPP Metro Utara Bersinergi Tingkatkan Literasi Digital Kelompok Wanita Tani

METRO -(deklarasinews.com)- Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja Direktur Humas, Kerja Sama, dan Pemasaran (HKP) IIB Darmajaya, Dian Eka Darma Wahyuni, S.E., M.M., ke Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Metro Utara, Lampung pada Jumat (26/6/2026).

Kehadiran Dian Eka Darma Wahyuni disambut hangat oleh Murti Rahayu, S.P., Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) sekaligus Koordinator Penyuluh Kota Metro. Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat yang akan melibatkan dosen dan mahasiswa IIB Darmajaya dengan sasaran utama Kelompok Wanita Tani (KWT) di wilayah Metro Utara.

Direktur HKP IIB Darmajaya, Dian Eka Darma Wahyuni, S.E., M.M., mengatakan sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya bagi anggota Kelompok Wanita Tani.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap program pengabdian kepada masyarakat yang akan dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata. Tidak hanya berbagi ilmu pengetahuan, tetapi juga mendorong peningkatan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya para anggota Kelompok Wanita Tani,” ujarnya.

Menurut Dian, keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam program tersebut juga menjadi implementasi pembelajaran yang berdampak langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran kampus sebagai mitra pembangunan daerah.

Sementara itu, Murti Rahayu, S.P., menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Menurutnya, di tengah perkembangan era digital, anggota Kelompok Wanita Tani perlu dibekali pengetahuan mengenai pemasaran digital agar produk olahan pangan yang dihasilkan memiliki jangkauan pasar yang lebih luas.

“Pengetahuan mengenai e-commerce, termasuk bagaimana memasarkan produk melalui marketplace, sangat dibutuhkan oleh anggota Kelompok Wanita Tani saat ini. Dengan kemampuan tersebut, diharapkan produk-produk olahan pangan yang dihasilkan dapat memiliki nilai tambah dan menjangkau konsumen yang lebih luas,” ungkapnya.

Murti menjelaskan, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Metro Utara saat ini membina 23 Kelompok Wanita Tani (KWT) yang aktif mengembangkan berbagai produk pertanian dan olahan pangan. Selain menjabat sebagai Koordinator Penyuluh di BPP Metro Utara, ia juga aktif sebagai Penyuluh Pendamping Gerakan Tanam Pangan Keluarga (GERTAPAGA) untuk KWT “Bungur Metro Sejahtera” di bawah naungan Kelurahan Metro.

Melalui kolaborasi ini, IIB Darmajaya berharap program pengabdian kepada masyarakat dapat menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam meningkatkan kemampuan digital pelaku usaha berbasis kelompok tani.(**)