Unila Sosialisasi Beasiswa MEXT Bersama Tim Pendidikan Kedubes Jepang

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Universitas Lampung (Unila) menggelar sosialisasi beasiswa MEXT (Ministry of Education, Sports, Science, and Technology) bersama Tim Pendidikan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, pada Rabu 25 Februari 2026, di lantai dua Gedung Rektorat Unila.

Rangkaian sosialisasi dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Unila dalam memperluas akses mahasiswa terhadap peluang studi lanjut di luar negeri, khususnya di Jepang.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan TIK, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., para dekan, serta mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan kampus, bersama Teresa Chiquita Goenawan selaku Tim Pendidikan/Study Abroad Advisor dari Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.

Prof. Suripto dalam sambutannya menyampaikan, beasiswa MEXT merupakan salah satu program beasiswa bergengsi yang diberikan pemerintah Jepang kepada mahasiswa internasional untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi.

“Universitas Lampung terus berkomitmen untuk mendorong internasionalisasi perguruan tinggi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas jejaring kerja sama internasional,” ungkapnya.

Beasiswa MEXT adalah beasiswa penuh dari Pemerintah Jepang yang diberikan kepada mahasiswa internasional, termasuk Indonesia, untuk melanjutkan studi di berbagai jenjang pendidikan di Jepang.

Program yang ditawarkan meliputi Research Student (lulusan perguruan tinggi), Undergraduate, College of Technology, dan Professional Training College (lulusan SMA), serta Japanese Studies (mahasiswa Prodi Jepang), dan Teacher Training (guru).

Materi sosialisasi disampaikan Teresa Chiquita Goenawan. Ia menjelaskan, beasiswa MEXT bersifat fully funded, meliputi biaya pendidikan, tunjangan hidup, tiket pesawat pulang-pergi, bebas biaya visa pelajar, dan tanpa ikatan dinas.

Teresa juga membagikan beberapa tips seleksi, seperti memastikan dokumen sesuai persyaratan, mengisi application form dengan teliti, menyusun research plan sesuai format yang ditentukan, serta mempersiapkan diri untuk ujian tulis dan wawancara dengan meningkatkan kemampuan bahasa Jepang dan Inggris.

“Terdapat bermacam-macam situs informasi untuk mengampu studi di Jepang, silakan search study in Japan, ada banyak beasiswa lainnya selain beasiswa MEXT,” ujar Teresa.

Prof. Suripto berharap kegiatan sosialisasi ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh seluruh peserta. Menggali informasi sedalam-dalamnya, dan mempersiapkan diri sejak dini.

“Kesempatan besar tidak datang dua kali, dan keberanian untuk mencoba adalah langkah awal menuju kesuksesan.” ujarnya.(Red)

UMKM Tempe Sukarame Siap Go Digital Lewat Sentuhan Dosen Darmajaya

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Komitmen terhadap hilirisasi riset dan penguatan UMKM kembali ditegaskan tim dosen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya. Melalui skema penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, para akademisi merancang program pendampingan teknologi otomasi dan Internet of Things (IoT) bagi pabrik tempe milik Juli Nursandi, S.Pi., M.Si., dosen D3 Budidaya Perikanan Polinela, yang berlokasi di Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung.

Kunjungan awal yang berlangsung pada Selasa (24/2/26) ini melibatkan Ketua Prodi Sistem Komputer/IoT Dr. Dodi Yudo Setyawan, S.Si., M.T.I; Ketua Program Studi Teknologi Pangan Dr. Refi Arioen, S.T.P., M.T.A; Dosen Prodi Sistem Komputer/IoT Zaidir Jamal, S.T., M.Eng; Wakil Dekan Fakultas Ilmu Komputer Nurfiana, S.Kom., M.Kom.; Dosen Prodi Teknologi Pangan Puan Mutia Ayunisa, S.T.P., M.T.P.; serta Dosen Prodi Teknik Informatika Rahmalia Syahputri, S.Kom., M.Eng.Sc. Kolaborasi lintas bidang ini menjadi langkah strategis untuk memetakan kebutuhan mitra secara komprehensif.

Berdasarkan hasil observasi awal, proses produksi tempe di lokasi mitra masih didominasi metode sederhana dan manual, mulai dari pengendalian fermentasi hingga penimbangan dan pengemasan. Kondisi ini membuka peluang besar untuk meningkatkan efisiensi, konsistensi mutu, serta daya saing produk melalui penerapan teknologi tepat guna.

Ketua Prodi Sistem Komputer/IoT Dr. Dodi Yudo Setyawan, S.Si., M.T.I menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai solusi berbasis kebutuhan riil mitra. Ia menjelaskan, tim akan memfokuskan riset pada otomasi proses kritis, seperti kontrol suhu fermentasi serta integrasi sistem penimbangan dan pengemasan.

“Kami melihat potensi besar untuk meningkatkan konsistensi kualitas tempe melalui penerapan sensor dan sistem IoT. Harapannya, proses yang saat ini masih manual dapat menjadi lebih terukur, efisien, dan mudah dipantau,” ujar Dodi.

Tim Sistem Komputer (SK) Darmajaya menyiapkan rencana penerapan teknologi otomasi dan IoT yang meliputi pengembangan sistem kontrol suhu ruang fermentasi berbasis sensor, perancangan timbangan digital terintegrasi, hingga konsep lini packaging otomatis. Detail teknis pengembangan sistem ini akan dimatangkan lebih lanjut oleh tim peneliti.

Tidak hanya dari sisi rekayasa teknologi, dukungan juga disiapkan dari bidang Teknologi Pangan. Program ini mencakup rencana pengujian kandungan gizi tempe, peningkatan standar mutu produk, serta eksplorasi diversifikasi olahan tempe guna memperluas nilai tambah usaha mitra.

Sebagai bagian dari penguatan aspek legal dan kepercayaan pasar, tim pengabdian juga akan melakukan pendampingan dalam proses pengurusan sertifikasi halal. Langkah ini dinilai strategis untuk membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan kredibilitas produk UMKM.(**)

Tujuh Startup Mahasiswa Darmajaya Borong Pendanaan Rp100 Juta di DSC 2026

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Inkubator Bisnis dan Teknologi (Inkubitek) dari Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya resmi mengumumkan pemenang Darmajaya Startup Competition (DSC) 2026 pada Senin, (23/2/26). Sebanyak tujuh startup mahasiswa terpilih berhak menerima total pendanaan inkubasi sebesar Rp100 juta.

Pendanaan diberikan secara proporsional sesuai kebutuhan masing-masing tenant, sehingga diharapkan mampu mendorong percepatan pengembangan bisnis secara lebih tepat sasaran. Sebelumnya, dari 108 pendaftar DSC 2026, sebanyak 50 kelompok terbaik dinyatakan lolos seleksi berkas dan berhak melaju ke tahap pitching hingga akhirnya terpilih tujuh pemenang. Ketujuh tenant ini terpilih setelah melewati proses seleksi ketat yang menilai aspek inovasi, model bisnis, hingga kesiapan pengembangan usaha.

Adapun tujuh startup terbaik tersebut adalah Alfingka Mutia Rahma Nitha (Manajemen) melalui usaha Browkies.bite, Rovaldi Rohman (Manajemen) dengan Ruang Canda Trip, Rozi Pratama (Akuntansi) dengan DiaBets, Nayla Ziffa Delila (Manajemen) lewat Eco Raose, Ibnu Hari Saputra (Akuntansi) melalui BraniiX, Jasmine (Bisnis Digital) dengan Jasmine Galery, serta Muhammad Frank Excel Ali (Bisnis Digital) melalui Sudut Rasa.

Kepala UPT Inkubitek IIB Darmajaya, Lilla Rahmawati, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menumbuhkan wirausaha muda berbasis inovasi. “Kami tidak hanya memberikan pendanaan, tetapi juga pendampingan intensif agar para tenant mampu scale up dan siap masuk ke pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Setelah ditetapkan sebagai pemenang, ketujuh startup tersebut akan memasuki tahap inkubasi dan pendampingan bisnis intensif di bawah pembinaan Inkubitek IIB Darmajaya. Program ini meliputi mentoring terstruktur, penguatan model bisnis, pengembangan produk, hingga strategi perluasan akses pasar agar para tenant dapat bertumbuh lebih cepat dan berkelanjutan.

Lilla menambahkan, skema pendanaan berbasis kebutuhan dirancang agar dukungan yang diberikan selaras dengan tahap perkembangan masing-masing startup. Melalui Darmajaya Startup Competition 2026, Inkubitek menargetkan para tenant terpilih mampu meningkatkan daya saing dan menembus pasar yang lebih luas. (**)

UBL Kembangkan Edukasi Perubahan Iklim Lewat Boardgame, Libatkan Siswa hingga Mahasiswa di Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Universitas Bandar Lampung (UBL) terus memperkuat peran strategisnya dalam mendorong literasi lingkungan di kalangan generasi muda. Melalui program edukasi perubahan iklim berbasis boardgame interaktif berbasis SDGs, UBL menyasar siswa SMP, SMA hingga mahasiswa di Bandar Lampung dengan pendekatan pembelajaran partisipatif dan kontekstual.

Program ini menggunakan boardgame yang berjudul “How Climate Resilient & Inclusive Is Your City?” yang dibuat oleh UCLG ASPAC melalui proyek Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC) yang didukung oleh European Union (EU). SDGs Center UBL melibatkan mahasiswa lintas program studi untuk mengembangkan implementasi boardgame tersebut menjawab tantangan pembelajaran isu perubahan iklim yang selama ini dinilai masih dominan teoritis. Melalui metode game-based learning, mahasiswa menghadirkan simulasi yang menggambarkan hubungan sebab-akibat antara aktivitas manusia dan dampaknya terhadap lingkungan.

Dosen pembimbing kegiatan, Dr.Eng. Fritz Akhmad Nuzir yang juga Direktur SDGs Center UBL menegaskan bahwa inovasi pembelajaran ini menjadi bagian dari upaya kampus UBL menghadirkan solusi edukatif yang relevan dengan tantangan global. “Perubahan iklim adalah isu global yang kompleks. Dengan boardgame, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi mengalami langsung simulasi pengambilan keputusan dan melihat konsekuensinya terhadap lingkungan. Ini membuat pemahaman menjadi lebih komprehensif,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Kegiatan diawali dengan observasi serta Focus Group Discussion (FGD) guna memetakan tingkat pemahaman awal peserta. Hasil identifikasi menunjukkan sebagian besar siswa telah mengenal istilah perubahan iklim, namun belum memahami secara mendalam faktor penyebab, dampak jangka panjang, maupun langkah mitigasi yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Boardgame ini memvisualisasikan konsep perubahan iklim, emisi karbon, krisis lingkungan, serta strategi adaptasi melalui mekanisme permainan kelompok. Dalam setiap sesi, peserta diajak berdiskusi dan merefleksikan hasil permainan untuk dikaitkan dengan kondisi nyata di sekitar mereka.

Antusiasme terlihat dari partisipasi aktif siswa selama kegiatan berlangsung. Reza, salah satu siswa peserta kegiatan mengaku metode tersebut membuat materi lebih mudah dipahami. “Biasanya kami hanya membaca atau mendengar penjelasan tentang perubahan iklim. Lewat permainan ini, saya jadi lebih mengerti bagaimana keputusan kecil, seperti penggunaan energi atau pengelolaan sampah, bisa berdampak besar. Belajarnya jadi lebih seru dan tidak membosankan,” ujarnya.

Di tingkat mahasiswa, pendekatan ini juga memperkaya perspektif akademik lintas disiplin. Mahasiswa program studi Arsitektur mengaitkan isu perubahan iklim dengan desain berkelanjutan dan konsep bangunan ramah lingkungan, sementara mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi menyoroti pentingnya strategi komunikasi publik dalam menyampaikan pesan-pesan iklim secara efektif.

Model pembelajaran berbasis permainan ini berpotensi direplikasi di berbagai institusi pendidikan sebagai alternatif edukasi lingkungan yang adaptif dan relevan bagi generasi muda yang meningkatkan pemahaman peserta, tumbuhnya kesadaran lingkungan, serta kemampuan menjelaskan kembali konsep perubahan iklim secara lebih sistematis. Melalui inovasi tersebut, UBL menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berdampak nyata dalam membangun kesadaran kolektif menghadapi tantangan perubahan iklim.

Prodi Hukum Bisnis IIB Darmajaya Perkuat Praktik Mahasiswa Lewat Klinik Hukum

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Program Studi Hukum Bisnis Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas lulusan melalui implementasi Pendidikan Hukum Klinis. Program ini dirancang untuk menjembatani penguasaan teori dengan pengalaman praktik langsung dalam menghadapi persoalan hukum di masyarakat.

Ketua Prodi Hukum Bisnis, Mashuril Anwar, S.H., M.H., mengatakan bahwa pembelajaran hukum klinis menjadi langkah strategis untuk menyiapkan mahasiswa yang terampil dan siap kerja. “Program ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi mahasiswa, tidak hanya dalam penguasaan teori, tetapi juga dalam praktik menghadapi kasus nyata di masyarakat,” ujar Mashuril saat diwawancarai Senin (23/2/26).

Ia menjelaskan, melalui pendekatan hukum klinis, mahasiswa akan dilibatkan dalam berbagai aktivitas praktis, mulai dari praktik menangani kasus nyata, bimbingan bersama praktisi hukum, hingga simulasi persidangan. Program ini juga diarahkan agar mahasiswa mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Mashuril juga menilai model pembelajaran berbasis praktik tersebut akan mempercepat kesiapan profesional lulusan karena mahasiswa sudah terbiasa berhadapan dengan dinamika kasus riil sejak di bangku kuliah.

Penguatan program ini mendapat dukungan melalui Hibah Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) Reguler Tahun Anggaran 2025 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Dukungan tersebut menjadi momentum penting bagi Prodi Hukum Bisnis dalam mengembangkan kurikulum yang lebih aplikatif dan responsif terhadap kebutuhan dunia hukum.

Melalui Pendidikan Hukum Klinis, Prodi Hukum Bisnis IIB Darmajaya menargetkan lahirnya sarjana hukum yang tidak hanya memahami regulasi, tetapi juga siap berkontribusi langsung dalam penyelesaian persoalan hukum di tengah masyarakat. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen institusi dalam mencetak lulusan yang profesional, adaptif, dan berpengalaman.(**)

Unila Gelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Universitas Lampung (Unila) menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama yang meliputi Kepala Biro Keuangan, Kepegawaian, dan Umum, serta jabatan fungsional Perencana Ahli Muda dan Perencana Ahli Pertama. Kegiatan dilaksanakan di ruang pelantikan lantai empat Rektorat, Jumat, 20 Februari 2026.

Selain Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., pelantikan turut dihadiri para wakil Rektor, para dekan, kepala biro, kepala UPA, kepala bagian dan subbagian Unila, dan rohaniwan.

Kegiatan bertujuan untuk memperkuat tata kelola administrasi sekaligus menjadi momentum penguatan struktur organisasi Unila dalam mendukung terwujudnya visi sebagai world class university yang akuntabel dan berdaya saing.

Rektor dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik dan berharap mereka dapat segera beradaptasi serta melakukan akselerasi kerja dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diemban.

“Saya berharap Bapak dan Ibu dapat segera melakukan adaptasi dan akselerasi kerja. Tidak ada waktu untuk bersantai, karena tuntutan publik dan persaingan antarperguruan tinggi menuntut kita untuk bergerak lebih cepat,” ujarnya.

Adapun pejabat yang dilantik meliputi Indrayati Putri Idrus, S.H., M.H., sebagai Kepala Biro Keuangan, Kepegawaian dan Umum, Puspa Widya Kencana, S.I.P., sebagai Perencana Ahli Muda, Agus Effendi, S.Kom., sebagai Perencana Ahli Pertama.

Rektor juga menekankan kepada Indrayati Putri Idrus bahwa jabatan yang diemban memiliki peran strategis sebagai jantung operasional universitas.

Melalui peran tersebut, pengelolaan keuangan, kepegawaian, dan urusan umum diharapkan dapat berjalan secara optimal dalam mendukung tata kelola institusi yang efektif dan akuntabel.

Kepada Puspa Widya Kencana dan Agus Effendi, Rektor berharap keduanya dapat menjalankan peran sebagai perencana secara profesional, adaptif, dan berbasis data, sehingga setiap program dan kebijakan yang disusun mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan Unila ke depan.

 

Satu Dekade Konsisten, UBL Kembali Kirim Mahasiswa Belajar dan Riset di Jepang

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Universitas Bandar Lampung (UBL) kembali melepas mahasiswanya untuk mengikuti pertukaran mahasiswa ke Jepang melalui program University of Kitakyushu Student Exchange Research Program (UK-SERP) sebagai bagian dari implementasi kerjasama internasional perguruan tinggi dan penguatan daya saing lulusan di tingkat global.

Kegiatan pelepasan dilaksanakan secara resmi di lingkungan kampus UBL dan dihadiri oleh Wakil Rektor I UBL Bidang Akademik, Riset dan Inovasi Prof Erry Yulian Triblas Adesta, Ph.D didampingi Ketua Program Studi Arsitektur UBL, Dr. Eng. Haris Murwadi. dosen pembimbing Dr. Eng. Ar. Fritz Akhmadi Nuzir, M.A. IAI dan Ketua Program Studi Magister Teknik Dr. Sugito, M.T. Dalam sambutannya mewakili Rektor UBL, Prof Erry menegaskan bahwa program ini bukan sekadar agenda akademik, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter dan kepemimpinan global mahasiswa.

“Mahasiswa yang berangkat hari ini tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama keluarga, universitas, dan Indonesia. Mereka harus mampu menjadi duta karakter yang menjunjung tinggi disiplin, integritas, serta profesionalisme di lingkungan internasional,” ungkap Prof Erry, Jumat (20/02/2026).

Selama mengikuti program, mahasiswa akan melaksanakan kegiatan workshop dan seminar internasional, serta melakukan interaksi lintas budaya dengan mahasiswa internasional. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi akademik, kemampuan komunikasi global, serta memperluas wawasan kebangsaan mahasiswa.

Selain aspek akademik, Prof Erry juga menekankan pentingnya pembelajaran nilai dan karakter di Jepang. “Jepang dikenal karena reputasinya sebagai salah satu negara maju dengan sistem pendidikan dan budaya kerja yang unggul. Negara tersebut dikenal mampu bangkit dan berkembang menjadi kekuatan ekonomi dunia pasca Perang Dunia II melalui penguatan disiplin, etos kerja, inovasi, serta tanggung jawab kolektif masyarakatnya seperti semangat perbaikan berkelanjutan (kaizen), ketangguhan dalam menghadapi tantangan (ganbaru) serta tanggung jawab moral dalam setiap peran yang dijalankan (giri),” tambahnya lagi.

Terpisah, Ketua Program Studi Arsitektur UBL, Dr. Eng. Haris Murwadi, menjelaskan bahwa kegiatan UK-SERP menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Universitas Bandar Lampung dalam memperluas jejaring internasional dan memperkuat eksposur global mahasiswa.

“Tahun ini menjadi tahun ke-10 UBL mengirimkan mahasiswa ke Jepang, tepatnya di The University of Kitakyushu. Selain program belajar dengan skema sandwich program selama satu tahun, kali ini ada empat mahasiswa yang akan berangkat, yaitu Shanaz Rizkyna dan Rani Octavia dari Program Magister Teknik, serta mahasiswa S1 Arsitektur Fauzan Bima Wicaksana dan Feri Anggoro. Mereka akan mengikuti International Design Workshop yang diselenggarakan oleh universitas tersebut dan didukung oleh Japan Student Services Organization (JASSO),” ujarnya.

Ia menambahkan, program International Design Workshop ini akan berlangsung selama kurang lebih 16 hari, mulai 23 Februari hingga 10 Maret 2026, dan dipusatkan di Kota Kitakyushu, Jepang. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh The University of Kitakyushu sebagai bagian dari penguatan kolaborasi akademik internasional. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik lintas negara, tetapi juga kesempatan berkolaborasi dalam proyek desain internasional yang memperkaya perspektif global serta meningkatkan kompetensi profesional di bidang arsitektur.

Sejak dijalankan, program UK-SERP telah dimanfaatkan oleh 41 alumni UBL. Sejumlah di antaranya bahkan melanjutkan studi magister (S2) dan doktoral (S3) di universitas yang sama dengan dukungan beasiswa dari pemerintah Jepang, hal ini mempertegas dampak nyata program tersebut dalam membuka akses studi lanjut mahasiswa UBL di kancah global.

Rektor Terima Audiensi Unit Pengumpulan Zakat Unila

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., menerima kunjungan audiensi Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Unila yang diketuai Prof. Dr. Ir. Wan Abbas Zakaria, M.S., pada Jumat, 20 Februari 2026.

Kehadiran perwakilan UPZ ini merupakan wujud komitmen Unila dalam mendukung pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional, amanah, dan sesuai dengan ketentuan syariat serta regulasi yang berlaku.

Tugas dan fungsi UPZ yaitu untuk menghimpun, mengelola, serta mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah dari sivitas akademika Unila, agar dapat memberi manfaat yang luas, khususnya bagi keluarga besar Unila dan masyarakat yang membutuhkan.

Rektor dalam sambutannya mengimbau dan mengajak seluruh warga Unila baik dosen, tenaga kependidikan, pimpinan, serta seluruh elemen sivitas akademika, untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui UPZ Unila.

Mari kita jadikan UPZ ini sebagai wadah kebersamaan dalam berbagi, memperkuat ukhuwah, dan menghadirkan keberkahan di lingkungan kampus yang kita cintai ini.

“Kami berharap sebanyak mungkin warga Unila yang memiliki kewajiban zakat atau ingin berinfak dapat menyalurkannya melalui UPZ ini, sehingga manfaatnya kembali lagi kepada warga kampus kita yang membutuhkan,” ujarnya.

Prof. Wan Abbas Zakaria juga menyampaikan, sebagai program perdana di Unila, pihak kampus akan segera melakukan sosialisasi masif di tingkat universitas, fakultas, hingga unit-unit kecil.

UPZ memiliki dua program unggulan, yakni pengumpulan dan penyaluran ZIS. Pengumpulan ZIS dilakukan melalui mekanisme potong gaji sivitas akademika relawan zakat UPZ Unila yang meliputi dosen, alumni, mahasiswa, dan tenaga kependidikan.

Sementara itu, penyaluran ZIS diberikan kepada para asnaf dengan prioritas mahasiswa, berupa bantuan pembayaran UKT, beasiswa, serta berbagai bentuk bantuan lainnya guna mendukung keberlanjutan pendidikan.

Harapannya, kehadiran UPZ Unila bisa membawa manfaat, keberkahan, dan menjadi amal jariah, serta mampu memperkuat budaya kepedulian dan solidaritas sosial di lingkungan Unila.

 

Kunjungan Industri! Siswa SMK Nurul Iman Belajar Desain Media Promosi dengan Dosen Prodi DKV Darmajaya

BANDAR LAMPUNG –(deklarasinews.com)- Siswa SMK Nurul Iman Pesawaran melaksanakan Kunjungan Industri ke Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya pada Sabtu (14/2/26). Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat dunia perkuliahan sekaligus memperdalam wawasan di bidang Desain Media Promosi bersama Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV).

Dalam kunjungan tersebut, Ketua Prodi DKV Ade Moussadecq, M.Sn, hadir sebagai pemateri utama. Ia memberikan pembekalan mengenai proses kreatif dalam merancang desain media promosi, mulai dari riset ide, penentuan target audiens, pengembangan konsep visual, hingga strategi membangun komunikasi visual yang efektif dan persuasif.

“Desain media promosi bukan hanya soal tampilan yang menarik, tetapi bagaimana pesan yang disampaikan mampu memengaruhi audiens dan memperkuat citra sebuah brand,” jelasnya di hadapan siswa yang tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan praktik singkat.

Melalui kunjungan industri ini, para siswa tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga pengalaman langsung melihat lingkungan kampus dan fasilitas penunjang pembelajaran di IIB Darmajaya. Hal ini diharapkan dapat memotivasi mereka untuk terus mengembangkan kreativitas serta mempertimbangkan melanjutkan pendidikan di bidang industri kreatif.

Kepala SMK Nurul Iman Pesawaran, Syahid Robani, S.Pd.I, yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Abdurahman Yusuf, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan kompetensi siswa agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara SMK Nurul Iman Pesawaran dan Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya sebagai bentuk penguatan kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

MoU tersebut ditandatangani oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Sutedi, S.Kom., MTI, yang kehadirannya diwakili oleh Direktur Direktorat Humas, Kerja Sama, dan Pemasaran (Dit. HKP), Dian Eka Darma Wahyuni, S.E., M.M., bersama perwakilan dari pihak sekolah.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antara pendidikan menengah kejuruan dan perguruan tinggi, sekaligus mencetak generasi muda yang kreatif, inovatif, dan siap bersaing di industri kreatif masa depan.(**)

Unila Sukses Gelar Grand Opening Festival Kuliner “Jelajah Rasa”

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Universitas Lampung (Unila) sukses menggelar grand opening Festival Kuliner bertajuk “Jelajah Rasa”. Kegiatan berlangsung di Shuttle Bus Unila, Kamis, 19 Februari 2026.

Kegiatan dibuka langsung Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., Ketua Senat, wakil Rektor, para dekan dan wakil dekan, para kabag, di lingkungan Unila, serta Luthvy Indaka Arga selaku Manager BSI Lampung, dan Rosi Dahlia selaku Brans Manager KC. Diponegoro.

Prof. Lusmeilia Afriani dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini diinisiasi bukan hanya untuk berdagang, tetapi juga tempat edukasi dan promosi fakultas maupun program studi di Unila.

“Saya berharap yang membuka stan di sini, khususnya mahasiswa, bukan hanya berdagang. Tetapi juga mempromosikan fakultas atau prodinya,” ujarnya.

Festival ini diikuti 80 tenan UMKM dari eksternal maupun internal Unila. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., yang juga menjabat Plt. Ketua BPU Unila juga menyampaikan kegiatan ini sebagai bentuk komitmen Unila dalam membangun ekosistem ekonomi kampus yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan.

Harapannya dengan adanya festival ini dapat memberikan kemudahan akses kuliner selama ramadan bagi mahasiswa, juga meningkatkan omset dan daya saing bagi UMKM  mitra.