Public Speaking Lebih dari Sekadar Bicara, Ini Pesan Narasumber di Darmajaya

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Training Public Speaking: Komunikasi Efektif dalam Perspektif Islam yang diselenggarakan oleh Institut Informatika & Bisnis Darmajaya sukses dilaksanakan pada Selasa, (3/3/26), bertempat di Aula Rektorat lantai III Gedung H. Alfian Husin.

Kegiatan ini diikuti antusias oleh dosen, mahasiswa, serta siswa-siswi perwakilan SMA/SMK se-Provinsi Lampung. Pelatihan bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi publik yang efektif dengan landasan nilai-nilai Islam.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Nonakademik Muprihan Thaib, S.Sos., M.M menegaskan bahwa kemampuan public speaking merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki generasi muda saat ini. Ia menyampaikan bahwa keberanian berbicara harus diiringi dengan etika dan tanggung jawab. “Mahasiswa dan pelajar harus mampu menyampaikan gagasan secara santun, percaya diri, dan membawa nilai-nilai kebaikan,” ujarnya seperti dikutip dari darmajaya.ac.id.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber kompeten, yakni Maya Ismail, S.Ikom., M.Sos., CPS., CETP., CMC., Ketua LKP Public Speaking MIES, serta Ustaz Faisal Hani A. Benseh, S.E., pemateri Kajian Paham Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Dalam pemaparannya, Maya Ismail menekankan bahwa public speaking tidak hanya soal berbicara di depan umum. “Public speaking lebih dari sekadar berbicara. Ini tentang bagaimana kita menyusun pesan, mengelola emosi, dan membangun koneksi dengan audiens,” jelas Maya Ismail.

Sementara itu, Ustaz Faisal Hani menyampaikan bahwa prinsip komunikasi efektif sebenarnya telah banyak diajarkan dalam Al-Qur’an. Menurutnya, Islam sangat menekankan pentingnya akhlak dalam berkomunikasi. “Al-Qur’an juga menyampaikan komunikasi yang berakhlak, yaitu berbicara dengan kata-kata yang baik, benar, dan menenangkan,” ungkap Ustaz Faisal.

Melalui kegiatan ini, IIB Darmajaya berharap lahir generasi muda yang tidak hanya mahir berbicara, tetapi juga mampu menjadi komunikator yang beretika, inspiratif, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.(**)

Konsisten Kembangkan Bisnis, Mahasiswi Ini Menang DSC 2026 Lewat Browkies.bitee

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Siapa sangka, tugas mata kuliah bisa menjadi titik awal lahirnya bisnis yang kini menorehkan prestasi. Itulah yang dialami Alfingka Mutia Rahma Nitha, mahasiswi semester 8 Program Studi Manajemen, yang sukses mengembangkan bisnis kuliner browkies.bitee hingga meraih kemenangan di Darmajaya Startup Competition (DSC) 2026.

Dalam perjalanannya, Alfingka tidak sendiri. Ia berkolaborasi bersama Dhafi Rafiqi dan Muhammad Risky Maulidi dari Program Studi Sistem Informasi untuk mengembangkan dan mematangkan bisnis tersebut. Bisnis browkies.bitee resmi berjalan sejak November 2024. Awalnya, usaha ini hadir dari mata kuliah Studi Kelayakan Bisnis yang mengharuskan mahasiswa mengikuti bazar. Respon pasar yang positif saat itu membuat Alfingka mantap melanjutkan usahanya secara lebih serius.

Dari berbagai produk yang ditawarkan, brownies menjadi best seller dan paling diminati pelanggan. Konsistensi rasa, tekstur lembut, serta inovasi produk menjadi kekuatan utama yang mendorong pertumbuhan browkies.bitee. Keputusan mengikuti DSC 2026 berangkat dari keinginan Alfingka untuk mencari pengalaman baru sekaligus membuktikan diri. Ia mengaku sempat mengalami kekalahan pada kompetisi sebelumnya yang diselenggarakan Inkubitek bersama JNE.

“Awalnya pengen dapet pengalaman baru. Kebetulan bisnis aku juga bisnis baru dan pastinya aku mau membuktikan kalau aku bisa menang,” ujarnya saat diwawancarai Senin (2/3/2026).

Kegagalan di masa lalu justru menjadi bahan bakar untuk bangkit. Bagi Alfingka, kompetisi bukan sekadar soal menang, tetapi ruang untuk terus berkembang. Ia menuturkan bahwa ajang ini menjadi momentum penting untuk meng-upgrade diri sebagai entrepreneur muda.

Momen ketika diumumkan sebagai pemenang pun terasa emosional. Alfingka mengaku sangat bahagia sekaligus terkejut atas pencapaian tersebut. “Jujur seneng banget dan kaget, dan juga aku bangga sama diri aku sudah bisa sampai di titik ini dan berani mencoba,” ungkapnya.

Ke depan, Alfingka menaruh harapan besar pada browkies.bitee. Ia ingin bisnisnya terus berkembang dan mampu memperluas pasar. Targetnya, browkies.bitee dapat dikenal lebih luas dan menjadi brand yang dipercaya serta selalu menjadi pilihan favorit semua orang — tidak hanya di Lampung, tetapi juga di seluruh Indonesia. Perjalanan ini menjadi bukti bahwa langkah kecil dari bangku kuliah bisa berujung pada prestasi besar, selama dijalani dengan konsistensi dan keberanian untuk mencoba. (**)

Magang Berdampak UBL, Solusi Nyata Untuk Mahasiswa Siap Karir

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Universitas Bandar Lampung (UBL) kembali mempertegas komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang adaptif dan kompetitif melalui program pemagangan Semester Genap Tahun Akademik 2025–2026. Sebanyak 222 mahasiswa diterjunkan ke 47 instansi mitra yang terdiri atas lembaga pemerintah serta sektor swasta dan industri, dengan penempatan yang disesuaikan dengan minat sektor industri dan target profesi masing-masing mahasiswa seperti lembaga legislatif, kementerian, perbankan, perusahaan pertambangan dan manufaktur, media nasional perhotelan, perkebunan, perusahaan jasa, industri kreatif, serta kantor hukum dan organisasi profesi.

Program Magang Berdampak ini merupakan bagian dari penguatan pembelajaran berbasis pengalaman yang selaras dengan implementasi Outcome-Based Education (OBE), sekaligus mendorong mahasiswa memperoleh pengalaman belajar di luar kampus yang berdampak langsung bagi masyarakat, dunia usaha, dan lingkungan, guna membentuk kompetensi profesional, etos kerja, serta daya saing lulusan di dunia kerja.

Rektor UBL, Prof. Dr. M. Yusuf S. Barusman, MBA, dalam sambutannya pada kegiatan pelepasan di Aula Gedung F UBL, Senin (02/03/2026), menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh mahasiswa yang telah siap mengikuti program magang berdampak tersebut. “Kegiatan ini sejalan dengan kurikulum UBL yang mengakomodir minat dan profesi mahasiswa serta menjadi media strategis untuk memantapkan arah karier serta masa depan kalian. Kalian memiliki kesempatan untuk mengenali industri tempat magang, memahami bagaimana implementasi di lapangan, sekaligus menerapkan ilmu yang selama ini menjadi latar belakang pendidikan kalian,” ungkap Prof. Yusuf.

Selain itu, Rektor UBL juga menekankan pentingnya mahasiswa menghadirkan dampak nyata selama mengikuti program magang. “Saya harapkan kalian tidak hanya berbicara teori. Di lokasi magang nanti, kalian akan diberikan proyek untuk melatih critical thinking, menganalisis suatu persoalan, serta menghadirkan solusi yang benar-benar berdampak. Karena itu, pengalaman magang menjadi sangat penting agar kalian memiliki keunggulan kompetitif dan terbiasa menghadapi dinamika dunia kerja,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III UBL, Dr. Bambang Hartono, M.Hum didampingi Kepala Biro Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni Dra. Yulfriwini, MT, menyatakan bahwa selama kegiatan magang berlangsung mahasiswa akan mendapatkan pendampingan penuh dari dosen pembimbing. “Pelaksanaan program Magang Berdampak ini didampingi oleh 45 dosen pembimbing magang yang melakukan supervisi akademik serta evaluasi capaian pembelajaran mahasiswa. Secara khusus, 222 mahasiswa yang berasal dari Program Studi Administrasi Bisnis, Hukum, Ilmu Komunikasi, Manajemen, Informatika, serta Sistem Informasi ini mendapatkan pendampingan intensif, mulai dari proses pembimbingan, pengerjaan project, hingga penyusunan laporan akhir,” ungkapnya.

Untuk diketahui, kegiatan pelepasan program Magang Berdampak ini merupakan bagian dari komitmen UBL dalam mendukung implementasi program Diktisaintek Berdampak, khususnya melalui pemberian pengalaman belajar di luar kampus yang memberi kontribusi langsung bagi masyarakat dan lingkungan yang dilaksanakan selama minimal 1 (satu) semester baik di Lampung dan luar Lampung.

Mengusung konsep Project-Based Internship, program ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis, beradaptasi, dan bekerja sama dalam situasi nyata di lapangan. Lebih dari itu, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan solusi konkret dan menciptakan dampak melalui proyek yang dikerjakan dengan pendampingan dosen pembimbing masing-masing sehingga menjadi semakin yakin dan percaya diri menyambut masa depannya pasca lulus sarjana

Unila Torehkan Prestasi di QS World University Rankings 2026

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Universitas Lampung (Unila) kembali mencatatkan capaian dalam pemeringkatan internasional QS World University Rankings dan QS Asia University Rankings tahun 2026.

Pada QS World University Rankings Sustainability 2026, Unila meraih peringkat 916 untuk Environmental Impact, 1251+ pada Social Impact, serta 976 untuk Governance.

Sementara pada QS Asia University Rankings 2026, Unila berada di peringkat 701–710 tingkat Asia dan posisi 122 di kawasan Asia Tenggara.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unila, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., menyampaikan capaian ini patut disyukuri karena Unila mampu kembali bertahan di tengah persaingan global yang semakin kompetitif.

“Peringkat bisa saja naik turun, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita menyamakan persepsi dan gerak langkah agar semua indikator yang dinilai bisa kita perkuat bersama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, QS menilai berbagai aspek mulai dari reputasi akademik, sitasi per fakultas, reputasi pemberi kerja, hingga jejaring riset internasional dan keberlanjutan.

Oleh karena itu, penguatan publikasi di jurnal internasional bereputasi serta kolaborasi dengan mitra luar negeri menjadi strategi utama untuk meningkatkan kontribusi sitasi dan reputasi institusi.

Menurutnya, kolaborasi global yang selama ini dijalankan telah memberikan dampak positif, terutama dalam memperluas jaringan akademik dan meningkatkan publikasi bersama.

Selain itu, internasionalisasi melalui peningkatan dosen dan mahasiswa asing serta komitmen terhadap isu keberlanjutan juga terus didorong untuk memperkuat daya saing Unila.

Ia pun mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus bergerak bersama. “Dosen perlu memperkuat jejaring riset internasional, mahasiswa harus memiliki mindset global dan tidak cepat puas, tenaga kependidikan harus profesional dan visioner, dan alumni diharapkan menjadi lokomotif pembuka peluang kolaborasi,” ujarnya.

 

FKIP Unila Gelar Safari Ramadan 1447 Hijriah

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menggelar Safari Ramadan 1447 Hijriah bertajuk “Melangkah Bersama dalam Kebaikan, Berjuang dalam Keilmuan”. Kegiatan berlangsung di Aula K FKIP Unila, Senin, 2 Maret 2026.

Safari Ramadan FKIP dihadiri langsung Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., Ketua dan Sekretaris Senat, para Wakil Rektor, Dekan dan Direktur Pascasarjana, Kepala Lembaga, Biro, dan UPA, serta pejabat kampus lainnya.

Dekan FKIP Dr. Albert Maydiantoro dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat amal dan kebersamaan di lingkungan sivitas akademika, dengan harapan kegiatan tersebut dapat memberi manfaat dan keberkahan bagi semua pihak.

Sementara itu Rektor menuturkan Ramadan merupakan madrasah ruhaniah yang mendidik umat untuk memperkuat keimanan, melatih kesabaran, menumbuhkan keikhlasan, serta membangun kepedulian sosial.

Dalam sambutannya, ia menekankan setiap kebaikan di bulan suci ini memiliki nilai yang dilipatgandakan di sisi Allah subhanahu wa taala, sehingga sivitas akademika, khususnya insan akademik di lingkungan FKIP Unila.

Diharapkan kegiatan ini dapat menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk memperbaiki diri sekaligus memperkuat semangat perjuangan dalam dunia pendidikan.

Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi pengurus Unit Penerima Zakat (UPZ) Unila dalam momentum Ramadan, dengan menyampaikan UPZ Unila telah resmi terbentuk dan siap menjalankan program unggulan pengumpulan serta penyaluran zakat.

Dalam paparannya dijelaskan struktur kepengurusan yang didampingi unsur pimpinan universitas, termasuk Rektor, para Wakil Rektor, serta dukungan pengurus lintas fakultas.

Program pengumpulan zakat dilakukan secara sukarela melalui transfer rekening, QRIS, maupun mekanisme kuasa kepada bendahara, sementara program penyaluran akan disalurkan kepada delapan asnaf sesuai ketentuan syariat.

Diharapkan UPZ dapat menjadi sarana memperkuat kepedulian sosial dan kebermanfaatan bagi keluarga besar Unila dan masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan inti Safari Ramadhan yakni tausiah dan doa oleh Ustaz Miftahul Huda, Pengasuh Pondok Pesantren Al Ikhlash Rulung Mulya, Lampung Selatan.

Dalam ceramahnya, Ustaz menekankan agar semua peserta bertakwa kepada Allah subhanahu wa taala. Manusia mulia bukan karena hartanya, melainkan ilmunya. Ilmu yang bermanfaat dapat menyelamatkan kita baik di dunia maupun di akhirat.

Unila Terima Manfaat Program Pengembangan Operasional Bus Kampus dari Bank BTN

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Universitas Lampung (Unila) menerima manfaat program pengembangan operasional berupa satu unit bus kampus Mitsubishi Euro4 FE843CN dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., Senin, 2 Maret 2026.

Kegiatan berlangsung di pelataran Gedung Rektorat Unila dan dirangkaikan dengan penyerahan hadiah pemenang Program Bale RACE (Rewards for Active Campus Engagement).

Kegiatan dihadiri langsung Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., didampingi Ketua Senat, para wakil Rektor, Ketua Satuan Pengawasan Internal, para Dekan dan Direktur Pascasarjana, kepala lembaga, kepala biro, kepala unit pelaksana akademik (UPA), serta sivitas akademika Unila.

Dari pihak PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., dihadiri Branch Manager BTN KC Bandar Lampung Dadi Supriyadi, DBM Bisnis BTN KC Bandar Lampung Natalia Sonata Hutajalu, Branch Manager BTN KCP Unila Rezky Afriani Hasibuan, Funding & Transaction Head BTN KC Bandar Lampung Nivo Agesfinaldi, Priority Banking Unit Head BTN KC Bandar Lampung Ein Valencia, beserta jajaran.

Rektor Unila dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank BTN atas bantuan CSR berupa satu unit bus kampus. Bantuan tersebut merupakan wujud sinergi antara dunia perbankan dan institusi pendidikan dalam mendukung kelancaran kegiatan akademik maupun nonakademik di lingkungan Unila.

Sementara itu, Branch Manager Bank BTN KC Bandar Lampung Dadi Supriyadi menyampaikan penyerahan manfaat program pengembangan operasional ini bukan sekadar simbolis, melainkan bagian dari komitmen dan kemitraan jangka panjang antara Bank BTN dan Unila.

“Kami tidak ingin hubungan ini terhenti hanya sebatas layanan perbankan, tetapi berkembang menjadi kolaborasi yang lebih luas, mulai dari layanan keuangan, literasi finansial, hingga dukungan terhadap berbagai kegiatan mahasiswa,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan hadiah kepada pemenang Program Bale RACE University. Program ini merupakan bentuk apresiasi Bank BTN kepada mahasiswa yang aktif bertransaksi dan memanfaatkan layanan digital Bale by BTN di lingkungan kampus.

Adapun pemenang Program Bale RACE University, yaitu Juara I Adhi Wahyu Kurnia (FEB) menerima hadiah berupa satu unit laptop, Juara II Raisah Adilla Rizqina (FK) menerima satu unit tablet, dan Juara III Almira Aliya Shabana (FH) memperoleh diskon pembayaran SPP sebesar Rp3.000.000. Hadiah diserahkan secara simbolis oleh Rektor Unila bersama Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan perwakilan manajemen Bank BTN.

Program Bale RACE mendorong mahasiswa untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan melalui aktivasi akun Bale by BTN serta peningkatan transaksi digital, seperti pembayaran non-tunai, transfer, dan penggunaan QRIS. Melalui program ini, Bank BTN berharap dapat menumbuhkan budaya transaksi digital yang aman dan efisien di lingkungan perguruan tinggi.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis CSR satu unit bus kampus dari Bank BTN kepada Unila, dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan ramah tamah sebagai penanda komitmen berkelanjutan kedua belah pihak dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi.

 

Dosen Darmajaya Ungkap Peran Besar Desain Interior bagi Kehidupan

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Desain interior sering kali dipandang hanya urusan mempercantik ruangan. Padahal, di balik estetika, terdapat peran besar yang menentukan kenyamanan, keamanan, hingga efektivitas aktivitas manusia di dalamnya.

Ketua Program Studi Desain Interior Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Andi Wahyu Zulkifli Yusuf, menegaskan bahwa desain interior merupakan elemen krusial dalam kehidupan modern.

“Desain interior bukan sekadar memperindah ruang. Ia berperan besar dalam menciptakan kenyamanan, keamanan, dan efisiensi aktivitas di dalamnya,” ujarnya saat diwawancarai pada Kamis (26/2/26).

Ia menjelaskan, setiap ruang—mulai dari hunian, ruang kerja, hingga ruang publik—memerlukan perencanaan yang matang. Tata ruang yang tepat, pemilihan furnitur yang proporsional, pencahayaan yang optimal, serta sirkulasi udara yang nyaman terbukti mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kualitas hidup penggunanya.

Lebih jauh, Andi Wahyu menyoroti bahwa desain interior masa kini juga tidak bisa lepas dari isu keberlanjutan. Menurutnya, penggunaan material ramah lingkungan dan penerapan konsep ruang yang bijak menjadi tanggung jawab penting bagi desainer interior di era modern.

Dia juga menekankan bahwa ruang bukan sekadar wadah aktivitas, melainkan tempat manusia tumbuh, berproses, dan membangun cerita kehidupan. Karena itu, desain interior harus mampu membuat ruang benar-benar bekerja untuk manusia.

Bagi generasi muda yang memiliki passion di dunia kreatif dan ingin berkontribusi menciptakan ruang yang lebih manusiawi, nyaman, dan berkelanjutan, Program Studi Desain Interior IIB Darmajaya menjadi pilihan yang tepat untuk memulai langkah menuju karier profesional di industri desain yang terus berkembang.(**)

Siap Kolaborasi! BGTK Lampung Kunjungan ke IIB Darmajaya

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Lampung melakukan kunjungan resmi ke Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya dalam rangka memperkuat sinergi peningkatan kompetensi guru di Provinsi Lampung pada Kamis, (26/2/26). Kunjungan ini menjadi langkah strategis untuk mendorong kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam menjawab tantangan pendidikan, khususnya pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Kunjungan dipimpin, Kepala BGTK Provinsi Lampung, Hendra Apriawan, S.T., bersama Ketua Tim Kerja Peningkatan Kompetensi Nasib Wasito, S.E., M.Pd.; Ketua Tim Kerja Fasilitasi, Kemitraan, dan Publikasi Lilis Setya Rini, S.kom., M.T.I.; Koordinator Publikasi Indah; M. Irfan Fakhri, M. Fadhil, dan Aris. Adapun rombongan diterima Dekan Fakultas Ilmu Komputer IIB Darmajaya Prof. Dr. Muhammad Said Hasibuan, S.Kom., M.Kom.; Dekan Fakultas Ekonomi & Bisnis Dr. Winda Rika Lestari, S.E., M.M.; Wakil Dekan Fakultas Desain, Hukum, Pariwisata, dan Teknologi Pangan Abdi Darmawan, S.T., M.T.I., Ph.D. dan Kepala LP2M Dr. Sri Lestari, S.Kom., M.Cs.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala BGTK Provinsi Lampung, Hendra Apriawan, S.T. mengungkapkan bahwa saat ini terdapat lebih dari 30 ribu guru jenjang pendidikan dasar (dikdas) dan pendidikan menengah (dikmen) yang menjadi fokus pembinaan. Pihaknya telah melakukan analisis data sebagai dasar perumusan program peningkatan kompetensi yang lebih terarah.

“Dari hasil analisis tersebut, untuk wilayah Pringsewu kami memfokuskan pada program Tutor Sebaya yang dikaitkan dengan TKA,” ujar Hendra.

Ia juga menegaskan bahwa BGTK membutuhkan dukungan dari perguruan tinggi, termasuk IIB Darmajaya, dalam penyusunan modul kompetensi serta berbagai perangkat pembelajaran lain yang dapat memperkuat kapasitas guru di lapangan.

“Kami butuh bantuan untuk penyusunan modul kompetensi atau hal lain yang dapat dilakukan oleh teman-teman kampus,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan IIB Darmajaya, Prof. Dr. Muhammad Said Hasibuan, S.Kom., M.Kom. menyampaikan bahwa langkah awal yang perlu dilakukan adalah memperdalam hasil analisis data agar solusi yang dirancang benar-benar sesuai kebutuhan.

“Pertama, kita lihat hasil analisisnya. Bagaimana proses pembelajaran yang dapat memberikan solusi, terutama terkait TKA,” ujar Said seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.

Lebih lanjut, Said menawarkan pengembangan Rumah Learning Management System (LMS) sebagai produk kolaboratif yang dapat dimanfaatkan oleh BGTK Provinsi Lampung. Melalui Rumah LMS tersebut, nantinya akan lahir berbagai bahan ajar berbasis multimedia yang inovatif dan adaptif terhadap kebutuhan guru dan siswa.

“Rumah LMS ini bisa menjadi produk yang digunakan oleh BGTK. Dari sana akan lahir bahan ajar berbasis multimedia,” jelasnya.

Pertemuan ini ditutup dengan komitmen kedua belah pihak untuk kembali bertemu guna membahas langkah teknis dan implementasi kerja sama secara lebih rinci. Sinergi antara BGTK Provinsi Lampung dan IIB Darmajaya diharapkan mampu melahirkan inovasi pembelajaran yang berdampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di Lampung.

Untuk pendaftaran mahasiswa baru IIB Darmajaya tahun 2026, silakan kunjungi laman resmi pmb.darmajaya.ac.id. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh dengan menghubungi narahubung yang tersedia 24 jam melalui nomor 08117972244 atau 082306097566.(**)

Babinsa Kodim 0410/KBL Kawal RIKPSI KKR 2026

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Bertempat di SMK Negeri 8 Bandar Lampung, serangkaian kegiatan Riksa Psikologi (RIKPSI) berbasis Computer Assisted Test (CAT) Online bagi peserta KKN Kebangsaan Republik Indonesia (KKRI) Gelombang IV Tahun Anggaran 2026 resmi digelar pada Kamis (26/02/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai ini tidak hanya terpusat di satu lokasi, melainkan juga berlangsung serentak di dua sekolah lainnya di wilayah Kota Bandar Lampung, yaitu SMA Negeri 6 dan SMA Muhammadiyah 2.

Kegiatan yang menjadi pusat perhatian kali ini dipusatkan di SMK Negeri 8 Bandar Lampung, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Kemiling Raya, Kecamatan Kemiling. Pemilihan lokasi tersebut dikarenakan SMK N 8 menjadi tuan rumah dengan jumlah peserta tes terbanyak, yakni 49 orang siswa/i yang berasal dari berbagai sekolah di Bandar Lampung. Peserta tersebut terdiri dari 16 siswi SMK N 8 Bandar Lampung, 7 siswa SMA Negeri 2, 16 siswa SMA Negeri 4, dan 10 siswa SMA Negeri 16.

Tak hanya di SMK N 8, gelombang semangat yang sama juga terpantau di SMA Negeri 6 Bandar Lampung, Jalan Ki Agus Anang, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Panjang. Di lokasi ini, sebanyak 34 orang siswa mengikuti tes dengan antusias. Mereka terbagi atas 17 siswa dari SMA Negeri 6 sendiri dan 17 siswa dari SMA Gajah Mada Bandar Lampung.

Sementara itu, di titik ketiga yang berlokasi di SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung, Jalan Zainal Abidin Pagar Alam, Kelurahan Labuhan Ratu, sebanyak 17 orang siswa mengikuti RIKPSI CAT Online. Mereka adalah 10 siswa dari SMA Muhammadiyah 2 dan 7 siswa dari SMA Fransiskus Bandar Lampung.

Di setiap titik pelaksanaan, para Babinsa dari Koramil jajaran Kodim 0410/KBL tampak aktif bersinergi membantu memantau jalannya kegiatan. Kehadiran mereka tidak hanya sebagai pendamping, namun juga berperan aktif dalam memastikan seluruh rangkaian tes berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Di SMK N 8 Bandar Lampung, Serka Heru H Putro dari Kodim 0410/KBL bersama Sertu Hendrianto dari Koramil 410-02/TBS terlihat berkolaborasi dengan pihak sekolah dalam mengawasi jalannya ujian. Sementara di SMA N 6, Serma Usmawan (Babinsa Kel. Tanjung Senang) dan Serka Yudha Saputra (Babinsa Kel. Ketapang) bahu-membahu dengan para guru memastikan para siswa dari SMA N 6 dan SMA Gajah Mada dapat mengikuti tes dengan nyaman.

Di lokasi ketiga, SMA Muhammadiyah 2, Serka Dedi S (Babinsa Kel. Labuhan Ratu) bersama Kopka Ferdi (Babinsa Kel. Kampung Baru) turut hadir memantau sekaligus memberikan motivasi kepada puluhan siswa yang tengah mengerjakan soal-soal tes. Kehadiran para Babinsa di tengah-tengah para pelajar ini menjadi bukti nyata kedekatan TNI dengan generasi muda dalam mendukung kemajuan pendidikan.

Pelaksanaan RIKPSI CAT Online ini bertujuan untuk mengukur Intelligence Quotient (IQ) serta menggali potensi akademik dan psikologis para siswa/i yang telah mengikuti rangkaian kegiatan KKRI Gel IV TA 2026. Kehadiran para Babinsa di setiap lokasi menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI AD, khususnya Kodim 0410/KBL, dengan institusi pendidikan dalam membina generasi muda.

Dari total keseluruhan peserta yang terdaftar sebanyak 100 orang, hadir mengikuti tes sebanyak 97 orang. Berdasarkan laporan yang dihimpun, dua orang peserta dinyatakan berhalangan hadir karena pindah, yakni an. Dita Aura Cahyani (00001.136585) dan an. Anindya Putra Raya (00025.136609). Satu orang peserta lainnya, an. M. Faiz Al Aziz (00086.136670) tidak dapat mengikuti tes karena sedang dalam kondisi sakit. Menanggapi hal ini, pihak penyelenggara berencana untuk menjadwalkan ulang tes bagi peserta yang bersangkutan setelah yang bersangkutan dinyatakan pulih dan sehat.

Kegiatan ini turut dihadiri dan diawasi langsung oleh para Kepala Sekolah dan jajaran guru pendamping dari masing-masing sekolah, di antaranya Ibu Dian Novita Dwi, M.Pd (Kepala SMK N 8), Ibu Ida Royani, M.Pd (Kepala SMA N 6), serta Bapak Ramli (Wakil Kepala SMA Muhammadiyah 2). Kehadiran mereka bersama para Babinsa menciptakan suasana tes yang kondusif, tertib, dan lancar hingga akhir sesi.(Red)

UBL Gelar Training Gratis Coding, AI, dan Robotik Untuk Guru, Wujud Nyata Kampus Berdampak

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Universitas Bandar Lampung (UBL) kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus berdampak melalui penyelenggaraan pelatihan gratis bertajuk Training Coding, AI, dan Robotik bagi guru SD, SMP, SMA, dan SMK se-Provinsi Lampung. Program ini menjadi bagian dari semangat “Belajar, Berkarya, Beramal dalam Keberkahan Ramadhan” sekaligus kontribusi nyata perguruan tinggi terhadap peningkatan kualitas pendidikan daerah.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 9 – 10 Maret 2026 untuk guru SMA/SMK dan 11 – 12 Maret 2026 untuk guru SD/SMP. Seluruh sesi pelatihan digelar pukul 08.00–15.00 WIB di Aula Pascasarjana UBL, Bandar Lampung.

Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kompetensi guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21, khususnya di bidang teknologi digital. Materi yang diberikan meliputi computational thinking, robotik, kecerdasan artifisial (AI), serta pendekatan project-based learning yang aplikatif dan dapat langsung diterapkan di ruang kelas.

Kepala Pusat Studi Mekatronika dan Otomasi (PSMO) UBL, Riza Muhida, Ph.D menyampaikan program serupa sudah beberapa kali dilakukan dengan tujuan untuk menguatkan kapasitas guru sebagai ujung tombak transformasi pembelajaran. “Konsep kampus berdampak kami implementasikan melalui program-program yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat. Peningkatan literasi teknologi guru adalah investasi strategis untuk masa depan generasi muda Lampung,” ujar Riza dalam keterangan tertulis, Rabu (26/2/2026).

“Selain pembekalan materi, para guru akan memperoleh modul ajar digital, pengalaman praktik edukatif berbasis proyek, serta sertifikat Training of Trainers (TOT) sebagai bentuk penguatan kapasitas profesional. Pendekatan ini kami rancang untuk melahirkan agen-agen perubahan di sekolah yang mampu mengintegrasikan keterampilan digital secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran,” tambahnya lagi.

Selain pembekalan materi, peserta akan mendapatkan modul ajar digital, praktik edukatif berbasis proyek, serta sertifikat Training of Trainers (TOT). Pendekatan ini diharapkan mampu melahirkan agen-agen perubahan di sekolah yang dapat menularkan keterampilan digital secara berkelanjutan.

Program ini terbuka bagi guru mata pelajaran IPA, Matematika, serta Komputer/Informatika yang memperoleh surat rekomendasi resmi dari sekolah. Setiap sekolah diperkenankan mengirimkan satu orang guru dan diwajibkan membawa laptop pribadi dengan spesifikasi Windows yang mendukung pembelajaran berbasis aplikasi.

Melalui inisiatif ini, UBL tidak hanya memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi, tetapi juga sebagai mitra strategis sekolah dalam mendorong akselerasi transformasi digital di sektor pendidikan. Semangat kampus berdampak tersebut diharapkan mampu memperluas akses, meningkatkan kompetensi, serta menghadirkan perubahan nyata bagi ekosistem pendidikan di provinsi Lampung.