Ekonom Karbon UBL Paparkan Strategi Smart MRV dalam Forum Nasional Bappenas di Bandung

​BANDUNG -(deklarasinews.com)— Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas terus memperkuat langkah menuju ekonomi hijau melalui pengembangan ekosistem perdagangan karbon nasional. Upaya tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Penguatan Ekosistem Perdagangan Karbon serta Potensi Pajak Karbon untuk Mendukung Peningkatan Pendapatan Negara yang berlangsung di ITB Innovation Park Function Hall, Bandung, Selasa (12/5/2026).

Forum strategis tersebut menghadirkan ekonom karbon Universitas Bandar Lampung (UBL), Dr. Tri Damayanti, sebagai narasumber dengan materi Smart MRV dan Strategi Perdagangan Karbon Indonesia: Menuju Pasar Karbon Kompetitif, Bernilai Ekonomi, dan Berbasis Ketahanan Emisi Nasional.

Dalam pemaparannya, Tri Damayanti menilai Indonesia memiliki posisi strategis dalam perdagangan karbon global karena didukung oleh potensi sumber daya alam dengan kapasitas serapan karbon yang besar. Potensi tersebut berasal dari hutan tropis, ekosistem mangrove, hingga berbagai sektor berbasis konservasi dan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan.

“Indonesia memiliki modal ekologis yang sangat kuat untuk menjadi salah satu pemain utama dalam pasar karbon global. Potensi ini harus dioptimalkan melalui tata kelola perdagangan karbon yang kredibel, transparan, dan kompetitif,” ujar Tri Damayanti yang juga merupakan dosen Program Studi Akuntansi UBL serta ekonom karbon bersertifikasi Lead Verifier ISO 14064.

Menurutnya, Indonesia berpeluang besar menjadi seller utama dalam perdagangan karbon internasional. Namun, peluang tersebut hanya dapat dimaksimalkan apabila didukung oleh sistem tata kelola yang kuat dan mampu membangun kepercayaan pasar global terhadap unit karbon Indonesia.

Ia menekankan pentingnya implementasi Smart Measurement, Reporting, and Verification (Smart MRV) sebagai instrumen utama dalam meningkatkan transparansi dan akurasi data emisi karbon nasional. Sistem tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan mekanisme perdagangan karbon yang akuntabel dan memiliki daya saing internasional.

“Smart MRV tidak hanya berfungsi sebagai sistem pengawasan emisi, tetapi juga menentukan kredibilitas dan nilai ekonomi unit karbon Indonesia di pasar global,” katanya.

Tri juga menyoroti tingginya ketergantungan Indonesia pada energi nonterbarukan, yang dinilai menjadi tantangan sekaligus peluang dalam pengembangan pasar karbon nasional. Besarnya potensi emisi membuka ruang yang lebih luas bagi Indonesia untuk menghasilkan unit karbon melalui program mitigasi emisi, konservasi lingkungan, dan transisi energi.

Selain penguatan sistem, aspek regulasi dan kepastian hukum juga dinilai menjadi faktor krusial dalam menciptakan pasar karbon yang sehat dan berkelanjutan. Menurutnya, kepastian hukum terkait mekanisme perdagangan dan penetapan harga karbon akan menjadi kunci dalam meningkatkan kepercayaan investor dan memperluas kerja sama internasional.

FGD yang diinisiasi Bappenas tersebut turut dihadiri Direktur Perencanaan Ekonomi Makro dan Pengembangan Model Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas Ibnu Yahya, S.E., M.Ec.Pol., Kepala Pusat Teknologi Pertahanan dan Keamanan ITB Dr. Ary Setijadi, S.T., M.T., Direktur Strategi Pembiayaan dan Investasi Pembangunan, serta Direktur Perencanaan Peningkatan Produktivitas dan Pembangunan Tematik.

Diskusi tersebut menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan pemangku kepentingan dalam merumuskan arah kebijakan perdagangan karbon nasional. Pemerintah berharap penguatan ekosistem perdagangan karbon dapat mendukung pencapaian target Net Zero Emission (NZE), mempercepat transformasi menuju ekonomi rendah karbon, serta membuka peluang peningkatan pendapatan negara secara berkelanjutan.(Red)

Kabid SMP Disdik Palembang, Selamat Bertanding Team Marching Band Cakrawala Spensa, Berikanlah Yang Terbaik Di Tingkat Nasional

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Tim Marching Band (MB) Cakrawala Spensa dari SMP Negeri 1 Palembang, hari ini  Sabtu (16/05/2026) resmi dilepas keberangkatannya menuju Provinsi Lampung, bertempat di Kantor DPRD kota Palembang.

Pelepasan ini dilakukan dalam rangka mengikuti kejuaraan bergengsi tingkat nasional Lampung Marching Band Competition (LMC) yang diselenggarakan pada tanggal 16 – 17 Mei 2026 di Kota Bandar Lampung, mereka akan berjuang untuk mempertahankan Piala Bergilir.

Pelepasan tim kebanggaan Kota Palembang ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan Kota Palembang, Kapiatul Ahlia, SE., MM, didampingi Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Palembang, turut hadir mendampingi Sekretaris Komisi IV dan Sekretaris Dewan DPRD Kota Palembang.

Dalam sambutannya, Kapiatul Ahlia menyampaikan apresiasi dan motivasi kepada seluruh anggota tim yang akan bertanding. “Selamat bertanding anak didik Marching Band Cakrawala Spensa, berikanlah yang terbaik di tingkat nasional. Kami akan selalu mendukung kalian,” kata Kabid SMP Kapiatul Ahlia, saat melepas keberangkatan.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DRPD Kota Palembang sekaligus Ketua Indonesia Drum Corps Association (IDCA) Provinsi Sumatera Selatan, H.Yustin Kurniawan Zendrato, SE.,MM menegaskan, pihaknya akan terus mendukung dan berusaha memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan di kota Palembang, ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu team Marching Band Cakrawala Spensa dalam rangka mengikuti Kejuaraan tingkat Nasional Lampung Marching Band Competition (LMC) 2026, saya berpesan buat seluruh team Cakrawala Spensa agar selalu menjaga kesehatan, kekompakan, sportivitas, tetap semangat dan selalu optimis untuk menjadi juara, jelasnya.

Sementara itu, Ketua Marching Band Cakrawala Spensa, Fahrie Adianto, SE mengatakan, dukungan Disdik Kota Palembang dan Komisi IV DPRD Kota Palembang dan Pihak Sekolah, hal ini merupakan motivasi berarti bagi tim Marching Band Cakrawala Spensa dalam ajang kompetisi generasi muda yang berprestasi, kreatif dan berdaya saing untuk memberikan yang terbaik bagi kota Palembang di tingkat nasional,” kata Fahrie.

Dalam kesempatan itu, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Disdik, Komisi IV, pelatih, orang tua siswa, ia juga memohon doa bagi seluruh agar anak didik Marching Band Cakrawala Spensa bisa menang dan berhasil mempertahankan juara serta dapat membawa kembali piala tersebut ke Palembang,” pungkasnya. (Ning).

Baru Berusia 22 Tahun, Kepala SMK Bhakti Persada Sukses Cetak Lulusan Siap Kerja di Dunia Kesehatan

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai acara pelepasan serta perpisahan siswa kelas XII angkatan XI SMK Bhakti Persada Palembang tahun ajaran 2025–2026 yang digelar di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Sabtu (16/5/2026). Sebanyak 30 siswa resmi dinyatakan lulus dan siap melangkah menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi maupun memasuki dunia kerja di sektor kesehatan.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para siswa setelah menempuh pendidikan dan praktik kejuruan di bidang kesehatan. Para lulusan berasal dari dua program keahlian unggulan, yakni layanan kesehatan keperawatan dan layanan kesehatan kefarmasian.

Kepala SMK Bhakti Persada Palembang, Saidina Khalifahtur Rachman, S.Kep., yang dikenal sebagai kepala sekolah termuda di Indonesia yang berusia 22 tahun, hadir didampingi Ketua Yayasan Pondok Pesantren Yayasan Al Istighfar, Anita Andriani, serta jajaran guru, di antaranya Irhamna Sri Romadhoan, S.Pd., Gr. dan Marvira, S.Pd., Gr.

Dalam sambutannya, Saidina menyampaikan rasa bangga atas perjuangan para siswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik. Ia berharap seluruh lulusan mampu melanjutkan cita-cita mereka dan menjadi tenaga kesehatan profesional yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Pada hari ini kami meluluskan 30 siswa dari jurusan keperawatan dan farmasi. Kami berharap seluruh alumni dapat melanjutkan cita-cita mereka dan menjadi tenaga kesehatan yang profesional serta bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, SMK Bhakti Persada Palembang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan vokasi kesehatan melalui sistem pembelajaran yang tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga diperkuat dengan praktik lapangan secara langsung di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya.

Menurutnya, pengalaman praktik menjadi salah satu bekal penting agar lulusan memiliki kemampuan dan kesiapan ketika memasuki dunia kerja. Terlebih, banyak siswa memiliki impian besar untuk melanjutkan pendidikan menjadi perawat profesional, apoteker, bahkan dokter.

“Praktik mereka kami perkuat agar setelah lulus memiliki kemampuan yang baik ketika terjun langsung di dunia kerja kesehatan,” katanya.

Tak hanya fokus pada pembelajaran, SMK Bhakti Persada Palembang juga terus menorehkan berbagai prestasi membanggakan. Sekolah tersebut pernah meraih juara 1 tingkat nasional pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) serta kompetisi kreativitas siswa di bidang keperawatan dan farmasi.

Selain itu, para siswa juga aktif mengikuti berbagai perlombaan lain, mulai dari lomba baca puisi, debat antar sekolah, hingga kompetisi games edukatif yang semakin mengasah kemampuan akademik dan non-akademik mereka.

Prestasi membanggakan lainnya juga datang dari jalur pendidikan tinggi. Sebanyak delapan siswa SMK Bhakti Persada Palembang berhasil lolos Seleksi Masuk Bersama Perguruan Tinggi Negeri (SMBT) dan diterima di sejumlah perguruan tinggi ternama, seperti Universitas Sriwijaya dan Politeknik Kesehatan.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa sekolah vokasi kesehatan ini mampu mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki daya saing untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Saidina berharap SMK Bhakti Persada Palembang ke depan terus berkembang menjadi sekolah vokasi kesehatan unggulan yang mampu melahirkan sumber daya manusia berkualitas, profesional, dan berkontribusi bagi dunia kesehatan di Indonesia.

“Harapan kami sekolah ini semakin maju, dan para alumni dapat memanfaatkan ilmu yang didapat selama belajar di SMK Bhakti Persada Palembang untuk masa depan mereka,” tandasnya. (Ning)

Banjir Prestasi di Yudisium Filkom & DHPT IIB Darmajaya! Deretan Mahasiswa Ber-IPK 3,97 hingga Penakluk Jurnal Internasional

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)— Suasana penuh kebanggaan dan haru mewarnai yudisium Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) dan Fakultas Desain, Hukum, Pariwisata, dan Teknologi (DHPT) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan di Aula Rektorat IIB Darmajaya pada Rabu (13/5/26). Momentum istimewa ini menjadi ajang apresiasi bagi mahasiswa berprestasi yang sukses mencatatkan capaian akademik gemilang selama masa perkuliahan.

Dalam pelaksanaan yudisium tersebut, Filkom menetapkan mahasiswa terbaik tingkat fakultas, terbaik program studi, hingga jajaran mahasiswa yang berhasil masuk dalam daftar Deanlist berkat capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang membanggakan.

Predikat Mahasiswa Terbaik Fakultas Ilmu Komputer diraih oleh Yoglenddy Joshbert Defender Talakua dari Program Studi S1 Sistem Informasi dengan raihan IPK luar biasa, yakni 3,97. Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi, disiplin, dan dedikasi tinggi dalam dunia akademik.

Sementara itu, penghargaan Mahasiswa Terbaik Program Studi diberikan kepada: Hadi Nurma Dwi Saputra dari S2 Teknik Informatika (IPK 3,95) , I Putu Rio Kurniawan dari S1 Teknik Informatika (IPK 3,97), Yoglenddy Joshbert Defender Talakua dari S1 Sistem Informasi (IPK 3,97), Fatkhur Ro’uf dari S1 Sistem Komputer (IPK 3,85), dan M. Bagus Pratama Putra dari S1 Desain Komunikasi Visual (IPK 3,80).

Tak hanya itu, lima mahasiswa terbaik juga berhasil masuk dalam daftar Deanlist Filkom sebagai bentuk penghargaan atas prestasi akademik yang konsisten dan membanggakan. Selain penghargaan akademik, Filkom dan DHPT IIB Darmajaya juga memberikan apresiasi khusus kepada mahasiswa berprestasi di bidang publikasi ilmiah nasional dan internasional. Penghargaan diberikan kepada mahasiswa yang berhasil menembus publikasi jurnal terindeks SINTA 3, SINTA 2, SINTA 1, hingga publikasi bereputasi internasional terindeks Scopus.

Tak hanya itu, penghargaan juga diberikan kepada mahasiswa yang berhasil memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atas karya dan inovasi yang dihasilkan. Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk dukungan kampus terhadap budaya riset, inovasi, dan pengembangan kualitas akademik mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga global.

Dekan Filkom, Prof. Dr. Muhammad Said Hasibuan, M.Kom, menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah menunjukkan semangat belajar, dedikasi, dan prestasi luar biasa baik di bidang akademik maupun penelitian ilmiah. Menurutnya, capaian tersebut diharapkan mampu menjadi motivasi bagi seluruh civitas academica untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing di era teknologi digital.

Apresiasi juga disampaikan Dekan DHPT, Dr. Handoyo Widi Nugroho, S.Kom., M.T.I., yang berharap prestasi para mahasiswa dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkembang, berinovasi, dan menghasilkan karya ilmiah yang berdampak luas bagi masyarakat dan dunia pendidikan.(*)

UBL Hadirkan Akademisi Cardiff University, Kupas Transformasi Digital dan Strategi Bisnis AI di Era Disrupsi Global

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)-Universitas Bandar Lampung (UBL) kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus berorientasi internasional dengan menghadirkan akademisi dari Cardiff University dalam kegiatan International General Lecture bertajuk Digital Transformation and AI-Driven Business Strategy yang berlangsung di Auditorium Kampus Pascasarjana UBL pada 12–13 Mei 2026.

Kuliah umum internasional tersebut menghadirkan Dr. Prabirendra Chatterjee, Dosen marketing Cardiff University, yang membahas transformasi digital, perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), inovasi teknologi, hingga strategi bisnis modern berbasis data dan teknologi.

Dalam paparannya, Dr. Prabirendra menjelaskan bahwa dunia saat ini tengah memasuki fase transformational innovation, yakni perubahan besar yang tidak hanya melahirkan produk baru, tetapi juga mengubah ekosistem industri, model bisnis, dan perilaku masyarakat secara menyeluruh. Ia mengaitkan fenomena tersebut dengan teori creative destruction dari ekonom Joseph Schumpeter yang menegaskan bahwa inovasi akan terus menciptakan pembaruan sekaligus menggantikan sistem lama.

Menurutnya, AI kini menjadi salah satu teknologi paling transformasional yang mendorong perubahan di berbagai sektor, mulai dari bisnis, pendidikan, kesehatan, hingga industri kreatif. Teknologi seperti Machine Learning, Large Language Models (LLM), dan AI generatif bahkan telah berkembang menjadi General Purpose Technologies (GPTs), layaknya listrik dan komputer pada era sebelumnya.

“Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Organisasi yang mampu beradaptasi cepat terhadap perkembangan teknologi akan memiliki keunggulan kompetitif di masa depan,” ujar Dr. Prabirendra di hadapan ratusan peserta kuliah umum.

Ia juga menyoroti pentingnya dynamic capabilities dalam organisasi, yakni kemampuan membaca peluang teknologi (sensing), memanfaatkan peluang (seizing), serta terus mentransformasikan model bisnis (transforming) agar mampu bertahan dalam kompetisi global yang semakin dinamis.

Dalam presentasinya, Dr. Prabirendra mencontohkan transformasi perusahaan global seperti Amazon, Microsoft, dan Netflix yang berhasil tumbuh melalui inovasi dan adaptasi teknologi secara konsisten.

Selain membahas peluang, ia juga menyoroti tantangan besar perkembangan AI, mulai dari isu privasi data dan keamanan siber, bias algoritma, dominasi perusahaan teknologi global, hingga tingginya konsumsi energi akibat pesatnya perkembangan teknologi digital modern. Menurutnya, masa depan inovasi harus diarahkan tidak hanya pada efisiensi bisnis, tetapi juga keberlanjutan dan manfaat sosial yang lebih luas.

“Generasi inovasi berikutnya bukan lagi sekadar berbicara tentang apa yang bisa didisrupsi, tetapi apa yang harus ditransformasikan untuk menjawab tantangan global seperti perubahan iklim, keberlanjutan energi, dan kesejahteraan sosial,” katanya.

Rektor UBL, Prof. Dr. M. Yusuf S. Barusman, MBA, mengatakan kehadiran akademisi dari Cardiff University menjadi bagian dari upaya UBL menghadirkan wawasan global sekaligus memperluas jejaring kerja sama internasional di bidang pendidikan dan riset.

“UBL terus memperkuat kolaborasi internasional guna menghadirkan pendidikan yang relevan dengan perkembangan dunia global dan kebutuhan industri masa depan. Kuliah umum ini menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk memahami transformasi teknologi dan peluang AI di era digital,” ujarnya.

Kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa S1, S2, dan S3 serta sivitas akademika UBL karena mengangkat isu strategis mengenai masa depan bisnis digital dan perkembangan AI global. Selain kuliah umum, kunjungan delegasi Cardiff University juga menjadi bagian dari penjajakan kerja sama internasional antara kedua institusi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia.

Cardiff University dikenal sebagai salah satu universitas ternama di Inggris dengan reputasi kuat dalam bidang riset dan pendidikan internasional. Melalui Cardiff Business School, universitas tersebut dikenal sebagai The Public Value Business School yang menempatkan dampak sosial dan nilai publik sebagai bagian penting dalam pendidikan dan penelitian.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat langkah UBL dalam membangun jejaring global bersama berbagai universitas internasional dari Inggris, China, Jepang, Rusia, Prancis, Jerman, Turki, dan sejumlah negara lainnya sebagai bagian dari visi UBL menjadi kampus berdaya saing internasional.

Sebagai bentuk konkret internasionalisasi pendidikan, UBL juga telah menjalankan berbagai program global, salah satunya melalui program sandwich 2+1+1 bersama Guilin University of Aerospace Technology di Cina dan The University of Kitakyushu di Jepang.

Melalui program tersebut, mahasiswa menjalani studi selama dua tahun di UBL, kemudian melanjutkan perkuliahan selama satu hingga dua semester di universitas mitra luar negeri sebelum kembali menyelesaikan satu tahun studi di UBL. Program ini menjadi bagian dari komitmen UBL dalam menghadirkan pengalaman pendidikan internasional dan memperluas wawasan global mahasiswa sejak di bangku kuliah.(red)

Sekolah Lansia di Palembang Resmi Dibuka, Pesertanya Bakal Diwisuda!

PALEMBANG- (deklarasinews.com)– Pemerintah Kota Palembang bersama Tim Penggerak PKK terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lanjut usia. Hal itu ditandai dengan peresmian Program Sekolah Lansia oleh Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, di Kantor Lurah Kelurahan 20 Ilir Satu, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Rabu (13/05/2026).

Peresmian tersebut menjadi salah satu langkah nyata dalam menghadirkan ruang pembelajaran sekaligus pemberdayaan bagi para lansia agar tetap memiliki kualitas hidup yang baik di usia senja. Program ini tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga pembinaan kesehatan serta penguatan peran sosial para lanjut usia di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Dewi Sastrani Ratu Dewa menyampaikan bahwa Sekolah Lansia diharapkan menjadi wadah edukasi dan ruang inspiratif bagi para warga senior agar tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif. Menurutnya, usia lanjut bukanlah penghalang untuk terus belajar, berkarya, dan menjalani kehidupan dengan penuh semangat.

Program tersebut mengusung konsep lansia SMART, yakni Sehat, Mandiri, Aktif, dan Produktif. Melalui program ini, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan wawasan, menjaga kesehatan fisik dan mental, serta mempererat hubungan sosial antar peserta.

Tak hanya itu, Sekolah Lansia juga memberikan kesempatan bagi para peserta untuk terus beraktivitas secara positif melalui materi-materi edukatif yang disampaikan secara rutin. Dewi menilai, kegiatan ini penting untuk membantu para lansia tetap percaya diri dan merasa dihargai di lingkungan sosialnya.

“Melalui Sekolah Lansia ini, kami berharap para orang tua tetap semangat menjalani aktivitas, memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang kesehatan, serta terus berperan di lingkungan masyarakat,” ujar Dewi.

Ia juga menjelaskan, pada tahap awal terdapat sebanyak 30 peserta yang mengikuti program tersebut. Para peserta merupakan warga lanjut usia dengan rentang umur mulai dari 60 tahun hingga di atas 70 tahun.

Kegiatan belajar akan dilaksanakan sebanyak dua kali dalam satu bulan dengan total 10 kali pertemuan. Menariknya, setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran, para peserta nantinya akan mengikuti prosesi wisuda sebagai bentuk apresiasi atas semangat mereka dalam belajar di usia lanjut.

Sebelumnya, TP PKK Kota Palembang juga telah melaksanakan program serupa di beberapa wilayah lain, salah satunya di Posyandu Nusa Indah, Kecamatan Kalidoni. Kehadiran Sekolah Lansia mendapat sambutan hangat dari masyarakat karena dinilai mampu memberikan motivasi baru bagi para lansia untuk tetap aktif, produktif, dan berdaya guna.

Program ini pun diharapkan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak wilayah di Kota Palembang sehingga semakin banyak lansia yang mendapatkan manfaat, baik dari sisi kesehatan, pendidikan, maupun kehidupan sosial mereka.(Ning)

Kampus Top Inggris Cardiff University, Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Universitas Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Universitas Bandar Lampung (UBL) kembali memperluas jejaring global melalui kunjungan akademik delegasi Cardiff University, Inggris, dalam rangka penjajakan kerja sama internasional di bidang pendidikan, riset, dan pengembangan sumber daya manusia yang diwakili oleh Programme Director, MSc in Business Management, Prabirendra Chatterjee, Ph.D., Selasa (12/05/2026).

Pertemuan berlangsung di Kampus UBL dan membahas berbagai peluang kolaborasi strategis, mulai dari pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, publikasi ilmiah internasional, pengembangan kurikulum global, hingga program penguatan kapasitas akademik berbasis kebutuhan industri masa depan.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis UBL dalam menghadirkan ekosistem pendidikan tinggi yang semakin terhubung secara internasional dan adaptif terhadap tantangan global.

Rektor UBL, Prof. Dr. M. Yusuf S. Barusman, MBA mengatakan bahwa kolaborasi internasional menjadi salah satu fokus penting UBL dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta memperluas peluang global bagi mahasiswa dan dosen. “Kami menyambut baik kunjungan Cardiff University sebagai bagian dari upaya membangun kemitraan internasional yang strategis. UBL terus berkomitmen membuka ruang kolaborasi global dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia agar mahasiswa memiliki daya saing internasional,” ujarnya.

Menurut Yusuf, kerja sama dengan universitas bereputasi dunia menjadi langkah penting untuk mendorong transformasi pendidikan tinggi yang relevan dengan perkembangan teknologi, industri, dan kebutuhan global saat ini.

Sementara itu, Prabirendra Chatterjee menyampaikan apresiasinya atas sambutan yang diberikan UBL. Ia menilai UBL memiliki semangat pengembangan internasional yang kuat dan potensi besar untuk membangun kolaborasi akademik jangka panjang.

“Kami melihat UBL sebagai institusi yang memiliki visi internasional yang sangat baik dan berkembang pesat. Ada banyak peluang kolaborasi yang dapat dibangun bersama, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, pertukaran akademik, maupun pengembangan inovasi berbasis teknologi dan AI,” kata Prabirendra Chatterjee.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antar universitas lintas negara menjadi sangat penting di tengah perubahan dunia yang bergerak cepat akibat transformasi digital dan perkembangan kecerdasan buatan. “Mahasiswa saat ini membutuhkan pengalaman belajar yang global, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan industri masa depan. Karena itu, kemitraan internasional seperti ini menjadi langkah penting untuk menghasilkan lulusan yang mampu bersaing secara global,” tambahnya.

Cardiff University sendiri dikenal sebagai salah satu universitas ternama di Inggris dengan reputasi kuat dalam bidang riset dan pendidikan internasional. Melalui Cardiff Business School, universitas tersebut dikenal sebagai The Public Value Business School yang menempatkan dampak sosial dan nilai publik sebagai bagian penting dalam pendidikan dan penelitian. Selain itu, Cardiff Business School juga tercatat sebagai salah satu sekolah bisnis terbaik di Inggris dengan capaian masuk Top 10 dalam evaluasi riset pemerintah Inggris sejak 1992. Institusi ini telah mengantongi akreditasi internasional bergengsi seperti AACSB dan AMBA serta memiliki mahasiswa internasional dari lebih dari 100 negara.

Dalam sesi diskusi, delegasi Cardiff University turut memperkenalkan sejumlah program unggulan, termasuk bidang bisnis, ekonomi, pemasaran, keuangan, logistik, kewirausahaan, hingga pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan dan sustainability. Universitas tersebut juga aktif mengembangkan metode pembelajaran berbasis proyek nyata (live business project) yang berfokus pada isu global seperti keberlanjutan lingkungan, transformasi digital, dan dampak sosial ekonomi masyarakat.

Selain agenda penjajakan kerja sama, kunjungan tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan kuliah umum bertajuk “Digital Transformation and AI-Driven Business Strategy” yang menghadirkan Prabirendra Chatterjee sebagai pembicara utama. Kuliah umum yang berlangsung pada 12–13 Mei 2026 di Auditorium Pascasarjana UBL itu membahas transformasi digital, strategi pemasaran berbasis kecerdasan buatan (AI-Based Marketing Strategy), hingga analisis pengambilan keputusan bisnis berbasis AI.

Penjajakan kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kemitraan internasional yang konkret dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi UBL sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun kolaborasi global dalam bidang pendidikan, riset, dan inovasi.

Gemilang di Yudisium FEB IIB Darmajaya 2026, Sejumlah Mahasiswa Raih IPK Sempurna dan Torehkan Prestasi Nasional

BANDAR LAMPUNG —(deklarasinews.com)- Suasana bangga dan haru mewarnai Yudisium Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya periode ganjil Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Aula Rektorat IIB Darmajaya pada Selasa (12/5/26). Dalam momen akademik tersebut, sederet mahasiswa berprestasi berhasil mencatatkan capaian luar biasa dengan raihan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) nyaris sempurna bahkan mencapai angka sempurna 4,00.

Sorotan utama pada yudisium kali ini tertuju kepada Amelia Elga Christine dari Program Studi Akuntansi yang sukses meraih predikat Mahasiswa Terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan IPK sempurna 4,00. Prestasi tersebut menjadi simbol dedikasi, konsistensi, dan kerja keras mahasiswa FEB dalam menorehkan prestasi akademik terbaik.

Tak hanya Amelia, sejumlah mahasiswa lainnya juga berhasil menyabet predikat mahasiswa terbaik program studi. Mereka adalah Arif Gunawan dari Magister Manajemen dengan IPK 4,00, Firdaus Caniago dari Magister Manajemen Teknologi dengan IPK 4,00, Nindia Saftri Lestari dari Program Studi Manajemen dengan IPK 3,98, serta Adisty Anggi Inanti dari Bisnis Digital dengan IPK 3,95.

Prestasi membanggakan juga ditunjukkan para mahasiswa yang masuk dalam daftar Deanlist FEB. Nama-nama seperti Giovanni Athalia Chandra (IPK 3,99), Made Yonanda Misfitasari (IPK 3,98), Eko Prasetya (IPK 3,97), Ni Wayan Pradnya Pithaloka (IPK 3,97), Nia Nafaliana (IPK 3,97), dan Rahma Setfiana (IPK 3,97) menjadi bukti nyata kualitas akademik mahasiswa FEB IIB Darmajaya yang semakin kompetitif.

Selain penghargaan akademik, FEB IIB Darmajaya juga memberikan apresiasi kepada calon wisudawan yang telah menorehkan prestasi di bidang nonakademik. Penghargaan tersebut diberikan kepada mahasiswa yang berhasil berprestasi dalam berbagai kompetisi seperti debat, program kewirausahaan, hingga ajang perlombaan lainnya baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa FEB IIB Darmajaya tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga aktif, inovatif, kreatif, dan mampu bersaing dalam berbagai bidang pengembangan diri.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis IIB Darmajaya, Dr. Winda Rika Lestari, S.E., M.M., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah menunjukkan dedikasi tinggi selama menjalani proses pendidikan.

“Prestasi yang diraih mahasiswa FEB hari ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat belajar yang konsisten. Kami bangga karena mahasiswa FEB mampu menunjukkan kualitas akademik yang unggul dan kompetitif,” ujarnya.

Menurut Dr. Winda, keberhasilan mahasiswa dalam bidang akademik maupun nonakademik menjadi cerminan kualitas lulusan FEB IIB Darmajaya yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan industri.

Ia menambahkan bahwa yudisium bukan hanya menjadi seremoni akademik, tetapi juga momentum lahirnya generasi muda yang siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia profesional.

“Yudisium bukan sekadar pengumuman nilai akademik, tetapi menjadi momentum lahirnya generasi muda yang siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa,” tambahnya. (**)

Gedung Baru SD Advent 2 Palembang Diresmikan Siap Cetak Generasi Cerdas dan Berkarakter

PALEMBANG –(deklarasinews.com)– SD Advent 2 Palembang meresmikan gedung sekolah baru yang berlokasi di Jalan Nusa Indah Lorong Kemuning, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, Selasa (12/05/2026). Peresmian ini menjadi tonggak penting bagi keluarga besar SD Advent 2 Palembang dalam upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan demi mendukung proses belajar mengajar yang lebih optimal.

Suasana penuh sukacita dan rasa syukur mewarnai acara peresmian tersebut. Kegiatan dihadiri oleh pimpinan sekolah, dewan guru, orang tua siswa, tokoh masyarakat, hingga sejumlah tamu undangan. Acara diawali dengan ibadah syukur dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan prosesi pengguntingan pita sebagai tanda resmi digunakannya gedung baru SD Advent 2 Palembang.

Ketua GMAHK DSKS, Pendeta Victor Joe Sinaga, M.Pil., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan gedung sekolah tersebut. Ia berharap kehadiran fasilitas baru ini mampu memberikan kenyamanan bagi siswa dan guru dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar.

Menurutnya, gedung baru tersebut bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol komitmen sekolah dalam menghadirkan pelayanan pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat. Dengan fasilitas yang lebih representatif dan nyaman, sekolah diharapkan mampu mencetak generasi muda yang unggul, baik dalam karakter, iman, maupun prestasi akademik.

“Selain menghadirkan ruang belajar yang lebih layak, sekolah juga ingin menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mampu mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, President LIAM (Loma Linda Indonesian Agape Ministry), Marudut Marbun, menjelaskan bahwa LIAM merupakan komunitas perantau Indonesia yang menetap di California, Amerika Serikat. Organisasi tersebut memiliki kepedulian besar terhadap dunia pendidikan di Indonesia, khususnya dalam membantu pembangunan sekolah-sekolah yang kondisinya tidak layak, terutama di daerah pedalaman.

Ia mengatakan, LIAM terdiri dari beberapa keluarga Indonesia yang bersatu untuk membantu para siswa memperoleh fasilitas belajar yang lebih baik. Menurutnya, masih banyak sekolah di pelosok Indonesia yang kondisi bangunannya memprihatinkan dan tidak aman digunakan.

Marudut menjelaskan, setiap bantuan pembangunan dilakukan melalui proses seleksi dan penilaian terhadap proposal yang diajukan sekolah. Jika sekolah dinilai benar-benar membutuhkan bantuan dan bangunannya sudah tidak layak, maka LIAM akan membantu proses pembangunan kembali dari awal.

“Baru-baru ini kami juga meresmikan gedung sekolah baru di Bangko Kiri, Riau, Pekanbaru, pada 8 Mei lalu. Itu menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian para perantau Indonesia terhadap pendidikan anak-anak di Tanah Air,” katanya.

Ia menambahkan, kepedulian para perantau Indonesia tersebut lahir dari keinginan agar anak-anak di berbagai daerah dapat menikmati fasilitas pendidikan yang lebih aman dan layak sehingga mampu menunjang proses pembelajaran dengan baik.

Sementara itu, Pemerintah Kota Palembang turut memberikan apresiasi atas berdirinya gedung baru SD Advent 2 Palembang. Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, melalui Asisten III Ir. H. Akhmad Bastari, ST., MT., menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Yayasan Pendidikan Advent serta seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan sekolah tersebut.

Menurutnya, pembangunan sarana pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi kemajuan daerah. Sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi tempat pembentukan karakter, moral, disiplin, dan nilai-nilai kebangsaan bagi generasi penerus bangsa.

“Saya menyambut baik hadirnya fasilitas pendidikan yang semakin representatif, nyaman, dan modern seperti yang kita resmikan hari ini. Semoga gedung baru ini mampu melahirkan generasi muda Palembang yang cerdas, berintegritas, kreatif, dan memiliki kepedulian sosial,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Palembang dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan, baik melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia maupun pengembangan sarana dan prasarana pendidikan. Sebab, menurutnya, kemajuan sebuah kota sangat ditentukan oleh kualitas pendidikannya.

Tak lupa, pesan khusus juga disampaikan kepada para siswa agar memanfaatkan fasilitas sekolah dengan sebaik-baiknya. Mereka diharapkan terus rajin belajar, menghormati guru dan orang tua, serta mempersiapkan diri untuk meraih masa depan yang gemilang.

Acara peresmian kemudian ditutup dengan ramah tamah dan sesi foto bersama. Momen tersebut menjadi simbol rasa syukur dan kebahagiaan atas pencapaian penting SD Advent 2 Palembang dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kota Palembang.(Ning)

Webinar Akuntansi IIB Darmajaya Ungkap Kenapa Fraud Tetap Terjadi Meski Aturan Ketat

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Program Studi Akuntansi/Accountpreneurship Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya menggelar Webinar Akuntansi Publik bertajuk “Antara Kepatuhan dan Celah: Di Mana Fraud Bisa Terjadi?” pada Senin, (11/5/26).

Kegiatan yang menghadirkan Staf Analis Kebijakan Pemeriksaan Keuangan Negara Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), Ahmad Dwi Irianto sebagai narasumber ini digelar secara daring melalui zoom meeting. Webinar dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis IIB Darmajaya, Dr. Winda Rika Lestari, S.E., M.M. dengan diikuti ratusan peserta.

Dalam webinar juga dipandu oleh moderator Fitri Agustina, S.E., M.Acc., Ak. Webinar ini menjadi ruang diskusi akademik bagi mahasiswa untuk memahami berbagai potensi kecurangan (fraud) yang dapat terjadi dalam pengelolaan keuangan publik meskipun organisasi telah memiliki aturan dan prosedur yang jelas.

Dalam pemaparannya, Ahmad Dwi Irianto menjelaskan bahwa fraud tidak hanya berkaitan dengan pelanggaran hukum, tetapi juga erat kaitannya dengan moralitas, integritas, serta perilaku manusia dalam menjalankan kewenangan.

Menurutnya, akuntansi publik memiliki peran penting dalam menciptakan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Ia menjelaskan bahwa akuntansi tidak hanya dipahami sebagai proses pencatatan dan pelaporan keuangan, tetapi juga sebagai instrumen pengendalian dan dasar pengambilan keputusan dalam organisasi publik.

“Fraud dapat muncul ketika ada niat, kesempatan, dan lemahnya pengendalian. Aturan bisa memiliki celah, namun integritas dan adab menjadi benteng utama agar seseorang tidak memanfaatkan celah tersebut,” ujarnya dalam webinar.

Ia juga mengulas berbagai teori terkait fraud, seperti Fraud Hexagon Theory, Hubris Syndrome, hingga Lucifer Effect yang menjelaskan bagaimana seseorang dapat berubah ketika memiliki kekuasaan, tekanan, maupun lingkungan yang mendukung terjadinya penyimpangan. Selain itu, ia menekankan bahwa manusia sering kali lebih dinamis dibanding aturan dan prosedur yang dibuat organisasi.

Dalam sesi diskusi, peserta diajak memahami pentingnya fungsi akuntansi sebagai alat pengawasan dan pengendalian internal. Ahmad Dwi Irianto menilai bahwa seorang akuntan harus mampu membangun sistem pengendalian yang baik sekaligus memiliki sensitivitas terhadap pola-pola penyimpangan yang berpotensi terjadi dalam organisasi.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis IIB Darmajaya, Dr. Winda Rika Lestari, S.E., M.M., menyampaikan bahwa webinar ini menjadi bagian dari upaya Prodi Akuntansi dalam memperluas wawasan mahasiswa terkait praktik akuntansi sektor publik dan isu fraud yang saat ini menjadi perhatian berbagai lembaga.

Menurutnya, mahasiswa tidak hanya perlu memahami aspek teknis akuntansi, tetapi juga harus memiliki etika dan integritas dalam menjalankan profesi di masa depan. “Kami berharap mahasiswa dapat memahami bahwa kepatuhan saja belum cukup. Integritas, transparansi, dan akuntabilitas menjadi nilai penting dalam profesi akuntansi,” ungkapnya.

Sementara Ketua Prodi Akuntansi IIB Darmajaya Dedi Putra, S.E., M.S.Ak., mengatakan webinar ini merupakan program kerja dari Prodi Akuntansi dalam membuat seminar akuntansi publik dan akuntansi keuangan. “Ini mengulik tentang adanya fraud. Diikuti 325 peserta dari google form yang terdaftar,” ungkapnya.

Webinar ini, lanjut dia, untuk menambah wawasan mahasiswa tentang akuntansi publik. “Kedepan kita juga akan menggelar webinar tentang akuntansi keuangan,” tuturnya.

Kegiatan webinar berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang aktif berdiskusi mengenai praktik fraud, pengendalian internal, hingga tantangan pengawasan keuangan negara di Indonesia. Webinar ini juga diharapkan dapat membuka peluang riset dan pengembangan kajian terkait fraud dan tata kelola keuangan publik bagi mahasiswa Prodi Akuntansi IIB Darmajaya. (**)