Data Scientist Jadi Profesi Masa Depan! Vina Andini Mantap Pilih Prodi Sains Data Darmajaya untuk Raih Karier Gemilang

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membuat kebutuhan akan tenaga ahli di bidang data terus meningkat. Melihat peluang besar tersebut, Vina Andini, alumni SMAN 14 Bandar Lampung, mantap memilih Program Studi Sains Data di Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Vina mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada dunia data menjadi alasan utama memilih Prodi Sains Data. Menurutnya, ilmu pengolahan data memiliki peran penting dan penerapan yang sangat luas di berbagai bidang.

“Saya memilih Prodi Sains Data karena ingin mengenal lebih jauh tentang sains data dan pengolahan data. Bidang ini juga sangat luas dan dibutuhkan di berbagai sektor,” ujar Vina.

Tak hanya karena program studinya, Vina juga yakin memilih Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya karena dikenal memiliki kualitas pendidikan yang baik serta mampu mencetak lulusan yang sukses dan berdaya saing di dunia kerja.

“Saya kuliah di Darmajaya karena kampus ini memiliki kualitas pendidikan yang baik. Saya juga melihat banyak lulusan Darmajaya memiliki peluang karier yang bagus. Saya yakin kampus ini bisa membantu saya mengembangkan kemampuan dan meraih cita-cita di masa depan,” tambahnya.

Dengan semangat belajar dan tekad kuat, Vina Andini optimistis pilihannya di bidang Sains Data akan membuka banyak peluang karier sekaligus menjadi bekal menghadapi tantangan era digital di masa mendatang.(**)

Fourteen Travel Sukses Harumkan Nama IIB Darmajaya di Ajang P2MW 2026

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya di tingkat nasional. Tim mahasiswa Program Studi Bisnis Digital IIB Darmajaya berhasil meraih hibah Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI pada kategori Usaha Bertumbuh melalui usaha bertajuk Fourteen Travel.

Tim tersebut diketuai oleh Fanny Rizky Ardany dengan anggota Zeo Enitisya, Muhammad Naufal Pratama, Keyla Artaliani, dan Muhammad Rivaldo Putra. Sebelumnya, Fourteen Travel juga berhasil menjadi finalis KMI Expo XVI 2025 yang diselenggarakan di Universitas Tidar (UNTIDAR), Magelang.

Fourteen Travel merupakan jasa travel wisata di Provinsi Lampung yang didirikan pada Februari 2021 dengan mengusung konsep wisata berbasis edukasi dan konservasi. Usaha ini berfokus pada penyelenggaraan perjalanan wisata ke destinasi unggulan seperti Pulau Pahawang, Pulau Wayang, dan Teluk Kiluan yang memiliki potensi besar dalam menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dalam pelaksanaannya, Fourteen Travel tidak hanya menyediakan layanan perjalanan wisata, tetapi juga menghadirkan edukasi kepada wisatawan mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan pesisir dan laut. Konsep konservasi yang diterapkan bertujuan meningkatkan kesadaran wisatawan terhadap pentingnya menjaga ekosistem wisata agar tetap berkelanjutan.

Selain itu, Fourteen Travel turut memberdayakan masyarakat dan pelaku UMKM lokal di sekitar destinasi wisata melalui keterlibatan dalam layanan kuliner, penginapan, transportasi, hingga produk khas daerah. Kehadiran usaha ini diharapkan dapat membantu memperluas promosi wisata Lampung sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Melalui konsep jasa travel wisata berbasis edukasi dan konservasi tersebut, Fourteen Travel berhasil menghadirkan inovasi usaha yang memiliki nilai sosial, lingkungan, dan ekonomi sehingga mampu bersaing dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia pada ajang P2MW 2026.

Ketua tim, Fanny Rizky Ardany, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang berhasil diraih bersama timnya. Ia mengatakan keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa ide kreatif mahasiswa mampu berkembang menjadi usaha yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan lingkungan.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Fourteen Travel kami hadirkan sebagai jasa travel wisata berbasis edukasi dan konservasi yang tidak hanya berfokus pada perjalanan wisata, tetapi juga mendukung pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal di Lampung. Kami berharap Fourteen Travel dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Fanny.

Keberhasilan tim Fourteen Travel juga tidak terlepas dari pendampingan dosen pembimbing, Lilla Rahmawati, S.Sos., M.M., yang terus memberikan arahan selama proses pembinaan hingga kompetisi nasional berlangsung. Menurut Lilla Rahmawati, capaian tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa Program Studi Bisnis Digital IIB Darmajaya memiliki kreativitas, kemampuan adaptasi, dan jiwa kewirausahaan yang mampu bersaing di tingkat nasional.

“Saya bangga dengan semangat dan kerja keras tim Fourteen Travel. Mereka berhasil menghadirkan usaha yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memiliki nilai edukasi, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan menciptakan solusi yang bermanfaat,” ungkapnya.

Prestasi nasional ini semakin mempertegas komitmen IIB Darmajaya dalam mencetak generasi muda unggul, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta dunia kewirausahaan di Indonesia.(**)

Ketua Prodi Manajemen IIB Darmajaya Dr. Novita Sari Jadi Narasumber Latsar CPNS se-Lampung

LAMPUNG SELATAN –(deklarasinews.com)- Dosen Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya yang juga Ketua Program Studi Manajemen, Dr. Novita Sari, S.Sos., M.M., menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Lampung Tahun 2026 pada Jumat, (29/5/26) bertempat di ruang kelas BPSDM Provinsi Lampung.

Adapun pelatihan diikuti peserta CPNS dari berbagai instansi pemerintah daerah di Provinsi Lampung. Pelatihan dasar ini bertujuan membentuk aparatur sipil negara yang profesional, berintegritas, serta memiliki kompetensi dan karakter pelayanan publik yang baik.

Dalam pemaparannya, Dr. Novita Sari menyampaikan materi terkait penguatan kapasitas sumber daya manusia, etika pelayanan publik, serta pentingnya membangun budaya kerja yang adaptif dan inovatif di lingkungan pemerintahan. Menurutnya, CPNS sebagai generasi baru ASN harus mampu menghadapi tantangan birokrasi modern dengan meningkatkan kompetensi, kolaborasi, dan kemampuan komunikasi.

“ASN saat ini dituntut tidak hanya mampu bekerja secara administratif, tetapi juga harus memiliki kemampuan berpikir kritis, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” ujarnya di hadapan peserta pelatihan.

Ia juga menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. Dengan nilai-nilai tersebut, ASN diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik.

Kehadiran dosen IIB Darmajaya sebagai narasumber dalam kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan daerah. Selain itu, kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah dinilai penting untuk menciptakan ASN yang unggul, kompeten, dan siap menghadapi tantangan era digital.

Melalui kegiatan tersebut, IIB Darmajaya terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah melalui pengabdian dan kontribusi nyata dosen di berbagai bidang, termasuk pengembangan kapasitas aparatur pemerintah di Provinsi Lampung. (**)

UMITRA Selenggarakan Pemotongan Hewan Qurban Idul Adha 1447H

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Rutin setiap tahunnya kampus Universitas Mitra Indonesia (UMITRA) melaksanakan kegiatan-kegiatan disaat momentum hari raya Idul Adha. salah satunya melakukan pemotongan hewan kurban, seperti yang dilaksanakan pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah saat ini.

Tahun 2026 Masehi, UMITRA kembali malaksanakan pemotongan hewan kurban di halaman kampus UMITRA, jl. Z. A. Pagar Alam No. 7 Bandarlampung, Sabtu (28/5).

Ketua Yayasan UMITRA dan Global Surya Islamic School (GSIS), Dr. H. Andi Surya, mengatakan, pelaksanaan kurban yang dilakukan UMITRA setiap tahunnya, merupakan bentuk nyata kepedulian UMITRA terhadap sesama dan mengikis 3 sifat buruk manusia.

“Pelaksanaan qurban seharusnya bukan hanya seremonial tetapi ada makna secara tersirat yaitu mengikis 3 sifat buruk manusia, yaitu sifat Kikir. Qurban mendidik jiwa menjadi dermawan, mematahkan sifat serakah, serta membersihkan kecintaan berlebih pada duniawi. Kedua adalah melatih Keikhlasan. Melaksanakan perintah Allah SWT tanpa pamrih dan rela berkorban untuk kepentingan orang banyak. Yang terakhir adalah solidaritas sosial. Mendistribusikan daging kepada fakir miskin, mempererat tali persaudaraan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama,”jelasnya.

Ayah Andi, sapaan akrabnya menambahkan, pengembangan ilmu pengetahuan dan spiritual di kampus UMITRA secara terus-menerus dilakukan guna peningkatan sumber daya manusia di sivitas akademika UMITRA.

“Itu sudah menjadi satu-kesatuan di UMITRA,”pungkasnya (red)

Yayasan Alfian Husin dan IIB Darmajaya Gelar Penyembelihan 5 Hewan Qurban

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Yayasan Alfian Husin bersama Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menyelenggarakan kegiatan penyembelihan hewan qurban pada Rabu, (27/5/26), bertempat di areal parkiran belakang Gedung F Kampus IIB Darmajaya.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan penyembelihan sebanyak lima ekor hewan qurban yang terdiri dari tiga ekor sapi dan dua ekor kambing. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan dengan dihadiri Ketua Dewan Pembina Yayasan Alfian Husin Dr. Andi Desfiandi, S.E., M.A., Ketua Yayasan Alfian Husin Ary Meizari Alfian, S.E., M.B.A., serta Wakil Rektor Bidang Nonakademik IIB Darmajaya Muprihan Thaib, S.Sos., M.M.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Alfian Husin, Dr. Andi Desfiandi, S.E., M.A., menyampaikan bahwa momentum Iduladha menjadi sarana untuk memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama.

“Qurban bukan hanya ibadah ritual, tetapi juga bentuk kepedulian sosial yang harus terus ditanamkan dalam lingkungan pendidikan. Kami berharap kegiatan ini semakin mempererat kebersamaan keluarga besar Yayasan Alfian Husin dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Alfian Husin, Ary Meizari Alfian, S.E., M.B.A., mengatakan bahwa kegiatan qurban rutin dilaksanakan sebagai wujud komitmen yayasan dalam menumbuhkan semangat gotong royong dan berbagi manfaat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan kebermanfaatan yang nyata bagi civitas akademika dan masyarakat sekitar kampus. Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial menjadi nilai penting yang terus kami jaga,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Wakil Rektor Bidang Nonakademik IIB Darmajaya, Muprihan Thaib, S.Sos., M.M. Menurutnya, kegiatan qurban menjadi bagian dari pembentukan karakter dan budaya sosial di lingkungan kampus.

“Kegiatan ini tidak hanya mempererat silaturahmi antarpegawai dan civitas akademika, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan rasa syukur serta kepedulian kepada masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Usai proses penyembelihan, daging qurban kemudian dibagikan kepada karyawan Yayasan Alfian Husin, pegawai dan civitas academika IIB Darmajaya, serta warga di sekitar lingkungan kampus. Kegiatan berlangsung lancar dengan melibatkan panitia dan sejumlah pegawai yang turut bergotong royong dalam proses penyembelihan hingga pendistribusian daging qurban. (**)

Siap Jadi Anak Teknologi Masa Kini, Alumni SMKN 3 Bandar Lampung Mantap Pilih Sains Data IIB Darmajaya

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Dunia teknologi dan data kini semakin diminati generasi muda. Hal itu terlihat dari pilihan Nadya Keisha Zain, calon mahasiswa baru (camaba) Program Studi Sains Data di Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya. Alumni SMK Negeri 3 Bandar Lampung tersebut mantap memilih jurusan yang dinilainya relevan dengan perkembangan industri digital saat ini.

Menurut Nadya, ketertarikannya pada dunia sains data muncul karena proses pengolahan data yang dinilai menarik dan penuh tantangan. “Aku pilih Prodi Sains Data karena seru aja bisa dapat insight tersembunyi dari sekumpulan data mentah, terus diolah pakai statistik dan coding,” ujarnya saat diwawancarai pada Senin (25/5/2026).

Bagi Nadya, kemampuan membaca dan mengolah data menjadi salah satu skill penting di era digital. Ia ingin mendalami teknologi sekaligus mengembangkan kemampuan analisis yang dapat digunakan di berbagai bidang industri.

Tak hanya memilih program studi yang sesuai minat, Nadya juga memiliki alasan kuat memilih Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya sebagai tempat melanjutkan pendidikan tinggi. “Kurikulumnya up-to-date sama kebutuhan industri digital sekarang, jadi pas banget buat yang mau fokus di dunia teknologi,” katanya.

Selain aktif dalam akademik, selama bersekolah Nadya juga pernah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler fashion. Pengalaman tersebut membuatnya terbiasa mengekspresikan kreativitas sekaligus meningkatkan rasa percaya diri. Dengan semangat dan minatnya di bidang teknologi, Nadya berharap dapat berkembang menjadi generasi muda yang mampu berkontribusi di era transformasi digital melalui ilmu sains data yang dipelajarinya di kampus.(**)

Akademisi UBL Perkuat Kolaborasi Pendidikan Global lewat Academic Mobility 2026

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Universitas Bandar Lampung (UBL) terus memperluas jejaring pendidikan internasional melalui partisipasi akademisnya dalam Program Academic Mobility International 2026 di Malaysia. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi kampus untuk memperkuat kolaborasi global di bidang pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat.

Dalam program tersebut, dosen Fakultas Teknik UBL, Dr. Susilowati, bergabung bersama 67 peserta dari 37 perguruan tinggi di Indonesia dalam rangkaian kegiatan akademik di Kuala Lumpur, Malacca, dan Negeri Sembilan.

Program Academic Mobility International 2026 menjadi wadah untuk memperkuat jejaring akademik global melalui workshop, teaching factory, networking session, kunjungan universitas, hingga pengabdian masyarakat internasional. Kegiatan ini sekaligus membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat lintas negara.

Selama di Malaysia, peserta melakukan kunjungan akademik ke sejumlah perguruan tinggi ternama, di antaranya Universiti Teknikal Malaysia Melaka, INTI International University, dan Universiti Utara Malaysia.

Di Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM), peserta mengikuti teaching factory dan workshop akademik bersama sivitas akademika setempat. Kegiatan tersebut membuka peluang pengembangan kerja sama riset, pertukaran mahasiswa, hingga penguatan program internasional antarperguruan tinggi.

Menurut Dr. Susilowati, keterlibatan akademisi dalam forum internasional menjadi langkah strategis untuk memperluas perspektif global sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

“Program ini memberikan pengalaman yang sangat berharga karena kami tidak hanya mempelajari sistem pendidikan di luar negeri, tetapi juga membangun jejaring akademik internasional yang dapat dikembangkan menjadi kolaborasi riset, pertukaran akademik, maupun pengabdian masyarakat,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).

Ia menambahkan, internasionalisasi kampus tidak hanya diwujudkan melalui kerja sama formal, tetapi juga melalui kemampuan dosen dan mahasiswa dalam membangun perspektif global serta kolaborasi lintas budaya. “Internasionalisasi kampus harus melahirkan akademisi yang adaptif, kolaboratif, dan memiliki kepekaan terhadap isu-isu global yang terus berkembang,” katanya.

Selain agenda akademik, program tersebut juga menghadirkan kegiatan pengabdian masyarakat internasional. Dr. Susilowati bersama Komunitas Dosen Multidisipliner Indonesia Goes To Malaysia melaksanakan pengabdian masyarakat di Sanggar Mulia dengan tema Developing Sustainable and Safe Living Environments for Indonesian Migrant Workers through Engineering and Environmental Innovation.

Kegiatan itu bertujuan meningkatkan kualitas hidup pekerja migran Indonesia melalui pendekatan rekayasa dan inovasi lingkungan. Materi yang diberikan meliputi edukasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3), penggunaan produk ramah lingkungan, hingga penguatan ketahanan pangan keluarga.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pekerja migran Indonesia, terutama dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya lingkungan yang sehat, aman, dan berkelanjutan,” tutur Dr. Susilowati.

Partisipasi akademisi UBL dalam program internasional tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi kampus dalam jejaring pendidikan global sekaligus menghadirkan kontribusi nyata melalui kolaborasi akademik dan pengabdian masyarakat lintas negara.

Camaba Alumni SMKN 1 Menggala Mantap Pilih Prodi Pariwisata IIB Darmajaya

BANDAR LAMPUNG —(deklarasinews.com)- Semangat generasi muda untuk terus berkembang kembali terlihat dari sosok Sriyati Julianah, calon mahasiswa baru (camaba) di Program Studi Pariwisata Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya yang siap melanjutkan pendidikan tinggi demi meraih cita-cita di bidang pariwisata. Alumni SMKN 1 Menggala yang dikenal aktif dalam kegiatan Pramuka ini memiliki tekad besar untuk mengembangkan diri sekaligus memperluas relasi di dunia pendidikan dan kerja.

Sriyati mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada dunia pariwisata berfokus pada bidang destinasi wisata, karena kecintaannya terhadap tempat-tempat baru serta budaya daerah. “Saya lebih tertarik ke destinasi wisata karena saya suka hal yang berhubungan dengan tempat-tempat baru dan budaya daerah. Di sini juga saya bisa lebih banyak berinteraksi dengan orang-orang,” ungkap Sriyati saat diwawancarai pada Senin (25/5/2026).

Ketertarikan tersebut menjadi alasan utama dirinya memilih program studi yang sesuai dengan passion dan tujuan masa depannya.

“Karena pariwisata memang minat saya. Di prodi ini juga kita bisa membangun lebih banyak relasi, lebih banyak berinteraksi dengan orang-orang. Prospek kerjanya juga cukup luas, dan tujuan saya ke depannya juga berhubungan dengan prodi ini,” tambahnya.

Tak hanya yakin dengan pilihan jurusan, Sriyati juga mantap memilih kampus impiannya karena reputasi dan kualitas pendidikan yang dimiliki.

“Alasan saya memilih kampus ini, pertama sudah pasti kampus ini bagus, dan prodi yang saya mau ada di Darmajaya,” ujarnya.

Selama menempuh pendidikan di SMKN 1 Menggala, Sriyati dikenal aktif mengikuti kegiatan Pramuka yang membentuk jiwa kepemimpinan, disiplin, dan kemampuan bekerja sama. Pengalaman organisasi tersebut menjadi bekal penting bagi dirinya untuk menghadapi dunia perkuliahan yang penuh tantangan.

Dengan semangat belajar tinggi dan kepribadian yang aktif, Sriyati Julianah diharapkan mampu menjadi mahasiswa berprestasi sekaligus membawa kontribusi positif di lingkungan kampus maupun masyarakat. Langkah barunya sebagai camaba menjadi awal perjalanan menuju masa depan cerah di industri pariwisata yang terus berkembang. (**)

Unsri Umumkan 3.899 Peserta Lolos SNBT 2026, Tingkat Persaingan Masih Sangat Ketat

PALEMBANG –(deklarasinews.com)- Universitas Sriwijaya (Unsri) resmi mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026, Senin (25/5/2026). Sebanyak 3.899 peserta dari 24.788 dinyatakan lolos  dan berhak melanjutkan pendidikan di salah satu perguruan tinggi negeri terbesar di Sumatera Selatan tersebut.

Jumlah mahasiswa yang diterima itu hanya sekitar 14 persen dari total pendaftar yang memilih Unsri pada jalur SNBT tahun ini. Tingginya persaingan menunjukkan minat calon mahasiswa untuk menembus kampus negeri favorit tersebut masih sangat besar.

Pengumuman hasil SNBT disampaikan langsung dalam konferensi pers di Ruang Prof. Djuaini Moekti, Kampus Unsri Palembang. Rektor Unsri, Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si mengatakan pengumuman kelulusan resmi dapat diakses mulai pukul 15.00 WIB.

“Alhamdulillahirabbilalamin, hari ini pukul 15.00 WIB  diumumkan mereka-mereka yang berhasil lulus SNBT di Universitas Sriwijaya, yang diterima sebanyak 3.899 orang. Kalau dipersentasekan, itu sekitar 14 persen dari total pendaftar,” ujarnya.

Persentase tersebut menggambarkan bahwa hanya sekitar satu dari tujuh peserta yang berhasil lolos seleksi masuk Unsri melalui jalur SNBT. Kondisi itu sekaligus memperlihatkan ketatnya persaingan antarpeserta dalam memperebutkan kursi di perguruan tinggi negeri.

Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap pendidikan tinggi negeri, Unsri tetap mempertahankan daya tampung sesuai kapasitas akademik, kualitas pembelajaran, serta fasilitas kampus yang tersedia.

Namun demikian, Unsri menilai tantangan pendidikan tinggi saat ini tidak hanya berhenti pada proses penerimaan mahasiswa baru. Perguruan tinggi juga dituntut mampu menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan zaman.

Taufiq menegaskan, dunia pendidikan tinggi kini diarahkan agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui kualitas alumni yang adaptif dan kompetitif di dunia kerja.

“Perguruan tinggi sekarang diarahkan agar berdampak. Artinya, alumni harus sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman. Karena itu, kurikulum harus dinamis dan terus disesuaikan,” katanya.

Menurutnya, evaluasi kurikulum dilakukan secara berkala untuk memastikan materi pembelajaran tetap relevan. Penyesuaian tertentu bahkan dapat dilakukan setiap semester, sedangkan perubahan besar biasanya dilakukan dalam siklus empat tahunan atau delapan semester.

Pernyataan tersebut sekaligus menjawab berbagai kritik terhadap sejumlah program studi di perguruan tinggi yang dinilai tidak lagi selaras dengan kebutuhan industri modern.

Meski demikian, Unsri menilai setiap perguruan tinggi memiliki kekuatan dan karakter masing-masing dalam pengembangan bidang keilmuan. Karena itu, pembukaan maupun keberlanjutan program studi harus mempertimbangkan potensi dan kebutuhan masyarakat.

“Ada perguruan tinggi yang punya kekuatan di bidang kesehatan lingkungan, gizi, atau tata boga. Itu wajar dan sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat maupun pengembangan ilmu,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Unsri juga menyoroti tingginya jumlah mahasiswa baru yang mengajukan program bantuan pendidikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Dari total peserta yang diterima, lebih dari 30 persen tercatat mendaftar program tersebut.

Meski demikian, pihak kampus menegaskan bahwa tidak seluruh pendaftar otomatis memenuhi syarat sebagai penerima bantuan. Unsri akan melakukan proses verifikasi ulang guna memastikan bantuan tepat sasaran.

“Kami akan cek kembali siapa yang benar-benar berhak mendapatkan KIP Kuliah. Karena memang tidak semua yang mendaftar itu eligible,” ujar Taufiq.

Verifikasi tersebut dilakukan agar bantuan pendidikan benar-benar diterima mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan.

Di tengah meningkatnya biaya pendidikan dan ketatnya persaingan masuk perguruan tinggi negeri, program KIP Kuliah dinilai menjadi salah satu instrumen penting pemerintah dalam menjaga akses pendidikan tinggi bagi masyarakat ekonomi rentan.

Sementara itu, bagi peserta yang belum berhasil lolos melalui jalur SNBT, Unsri masih membuka kesempatan melalui seleksi mandiri yang dijadwalkan akan berlangsung dalam waktu dekat. (Ning)

Wow, Lulusan Akuntansi Darmajaya Sudah Bekerja walaupun Belum Wisuda

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Program Studi Akuntansi/Accountpreneurship Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya kembali menunjukkan kualitas lulusannya. Bahkan sebelum prosesi wisuda dilaksanakan, sejumlah mahasiswa dan calon lulusan Prodi Akuntansi/Accountpreneurship telah lebih dahulu bekerja di berbagai perusahaan, lembaga keuangan, instansi, hingga sektor usaha lainnya.

Diantaranya Permodalan Nasional Madani, SPPG, PT Keong Nusantara Abadi, PT Rindang Tiga satu Pratama, Els Coffee Group, Sungai Budi Group,  CV Bumi Waras dan sebagainya. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa lulusan Prodi Akuntansi/Accountpreneurship tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

Ketua Prodi Akuntansi/Accountpreneurship, Dedi Putra mengatakan bahwa dunia industri saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang adaptif, memiliki kemampuan teknis akuntansi, serta mampu berinovasi dalam menghadapi perkembangan bisnis digital.

“Alhamdulillah, banyak mahasiswa kami yang sebelum wisuda sudah dipercaya bekerja di berbagai perusahaan. Ini menunjukkan bahwa kompetensi lulusan Prodi Akuntansi/Accountpreneurship IIB Darmajaya mampu menjawab kebutuhan dunia kerja saat ini,” ujarnya.

Menurut Dedi Putra, kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) yang diterapkan Prodi Akuntansi/Accountpreneurship dirancang selaras dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi informasi. Mahasiswa juga dibekali pengalaman praktik, magang, sertifikasi, serta penguatan soft skill dan jiwa entrepreneurship selama masa perkuliahan.

Ia menambahkan, Prodi Akuntansi/Accountpreneurship memiliki konsentrasi unggulan seperti keuangan, akuntansi publik, digital accounting, dan inovasi bisnis/UMKM yang menjadi nilai tambah bagi mahasiswa ketika memasuki dunia profesional.

“Kami terus mendorong mahasiswa agar tidak hanya siap menjadi tenaga profesional di perusahaan, tetapi juga mampu menjadi entrepreneur dan inovator di bidang keuangan maupun bisnis,” tambahnya.

Program Studi Akuntansi/Accountpreneurship IIB Darmajaya sendiri terus aktif meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kerja sama industri, peningkatan kompetensi dosen, publikasi ilmiah, hingga pengembangan kurikulum berbasis digital accounting.

Keberhasilan lulusan yang telah bekerja sebelum wisuda diharapkan menjadi motivasi bagi calon mahasiswa untuk memilih Prodi Akuntansi/Accountpreneurship sebagai langkah awal meraih karier profesional di masa depan. (**)