Walikota Bongkar Dugaan Pungli Berkedok Kartu Anggota di Pasar Nendagung

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah membongkar dugaan pungli berkedok kartu anggota di Pasar Nendagung dan menegaskan tidak ada pungutan di luar ketentuan resmi.

Dugaan praktik pungutan liar (pungli) berkedok kewajiban kartu anggota di Pasar Nendagung, Kecamatan Pagar Alam Selatan, akhirnya terbongkar setelah Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, turun langsung ke lapangan dan mendengar keluhan pedagang serta kuli panggul yang merasa dipaksa membayar untuk bisa bekerja.

Langkah tegas ditunjukkan Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, saat melakukan peninjauan langsung ke Pasar Nendagung. Di tengah agenda penataan kawasan pasar, ia justru menemukan persoalan serius yang membebani masyarakat kecil—dugaan pungli yang dikemas melalui kewajiban memiliki kartu anggota asosiasi pedagang.

Keluhan datang dari para pedagang hingga kuli panggul. Mereka mengaku tidak bisa beraktivitas di pasar tanpa memiliki kartu tersebut. Kondisi ini menimbulkan keresahan karena dianggap sebagai bentuk pembatasan hak mencari nafkah sekaligus praktik yang memberatkan.

Melalui akun resmi @pagaralam serame, Ludi Oliansyah menegaskan sikap kerasnya terhadap praktik tersebut.

“Tidak ada pungutan biaya apa pun di luar ketentuan resmi yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Kota Pagar Alam, yakni hanya sebatas biaya sewa kios, kebersihan, dan keamanan,” tegas Ludi.

Ia juga menyoroti legalitas kartu anggota yang diwajibkan kepada para pekerja pasar. Menurutnya, kartu tersebut tidak memiliki dasar hukum yang sah dan tidak pernah diterbitkan melalui Surat Keputusan resmi pemerintah.

“Kartu anggota tersebut tidak memiliki dasar hukum yang jelas dan tidak pernah dikeluarkan melalui SK resmi pemerintah, sehingga dinyatakan ilegal,” ujarnya.

Temuan ini menguatkan indikasi bahwa praktik pungli telah berlangsung secara terselubung, memanfaatkan ruang aktivitas ekonomi rakyat. Bahkan, kewajiban kartu itu dinilai sebagai alat kontrol oleh pihak tertentu terhadap akses bekerja di pasar.

Ludi Oliansyah pun mengingatkan bahwa seluruh fasilitas Pasar Nendagung merupakan aset pemerintah daerah yang harus digunakan untuk kepentingan masyarakat luas, bukan dimonopoli oleh kelompok tertentu.

“Seluruh fasilitas dan lahan Pasar Nendagung adalah milik pemerintah daerah dan diperuntukkan bagi masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok,” tegasnya lagi.

Sebagai bentuk keseriusan, ia langsung menginstruksikan jajarannya untuk melakukan penelusuran menyeluruh terhadap peredaran kartu tersebut serta menindak pihak-pihak yang terlibat jika terbukti melanggar.

Tak hanya itu, Wali Kota juga memberikan kepastian kepada para kuli panggul agar tidak lagi merasa tertekan oleh aturan ilegal tersebut.

“Kuli panggul bebas bekerja tanpa harus memiliki kartu apa pun, selama mendapat kepercayaan dari pemilik barang atau pengepul,” ungkapnya.

Langkah cepat ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kota Pagar Alam tidak akan mentolerir praktik pungli dalam bentuk apa pun, terlebih yang menyasar masyarakat kecil di pusat ekonomi tradisional.

Diharapkan, dengan pembongkaran praktik ini, Pasar Nendagung dapat kembali menjadi ruang usaha yang adil, terbuka, dan bebas dari tekanan, sehingga para pedagang dan pekerja bisa mencari nafkah dengan aman dan nyaman. (Rep)

 

Walikota Cup Resmi Ditutup Berikut Juaranya

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Dalam sebuah pertandingan tentunya sudah pasti ada yang menang dan kalah. Hal ini sudah menjadi kewajaran yang harus dipahami bersama. Menang tetap rendah hati dan kalah sebagai motivasi, untuk berjuang lebih baik lagi.

Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah pada sambutannya, saat menutup Turnamen Voli Wali Kota Cup HUT PPNI ke-52, di Lapangan Voli Terminal Alun-alun Selatan Kota Pagar Alam, Rabu kemarin (15/04/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota mengatakan turnamen ini merupakan wadah dalam penyaluran minat dan peningkatan pengalaman bertanding bagi para peserta, yang diharapkan akan dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi, serta ajang silaturahmi antar sesama Perawat PPNI Kota Pagar Alam.

Pada kesempatan itu juga, Wali Kota menuturkan, pada tahun ini dikawasan terminal akan di bangun lapangan voli outdoor, dengan harapan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan pecinta Voli di Kota Pagar Alam.

Wali Kota Ludi Oliansyah juga mengatakan, pada rangkaian HUT Kota Pagar Alam pada juni mendatang, akan ada event olahraga voli Kejuaraan Daerah (Kejurda) U-19, yang akan mempertandingkan atlet-atlet dari 17 Kabupaten/Kota Se-Sumsel.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Pagar Alam Hera Parianti Ludi, Kepala OPD Pemkot Pagar Alam, Camat, Lurah, Anggota PPNI dan masyarakat umum.

Sebagai informasi, untuk juara Wali Kota Cup Volly HUT PPNI ke-52, Kategori Putra : juara 1 diraih oleh RSD Besemah, juara 2 UPTD Puskesmas Sidorejo, juara 3 UPTD Puskesmas Bumi Agung, juara harapan Dinas Kesehatan. Sedangkan Kategori Putri : juara 1 UPTD Puskesmas Gunung Dempo, juara 2 UPTD Puskesmas Sidorejo, juara 3 Dinas Kesehatan, dan juara harapan RSD Besemah.(Rep)

Ludi Oliansyah Buka Rakor Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Pembangunan

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Rapat Koordinasi Terpadu Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dan Statistik Sektoral Kota Pagar Alam. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Besemah I, Kantor Wali Kota Pagar Alam, Rabu (15/04/2026).

​Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal strategis dalam mempersiapkan basis data ekonomi yang akurat untuk mendukung pembangunan daerah dalam satu dekade ke depan.

Dalam sambutannya, Wako Ludi Oliansyah menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda nasional yang krusial bagi Kota Pagar Alam. Wako meminta seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, hingga Lurah untuk memberikan dukungan penuh kepada Badan Pusat Statistik (BPS) dengan memberikan data-data yang dibutuhkan oleh pihak BPS.

​”Data adalah kompas kita dalam membangun. Tanpa data yang akurat dari Sensus Ekonomi 2026, kebijakan yang akan kita ambil bisa saja tidak akan tepat sasaran. Untuk itu, saya minta kepada seluruh jajaran OPD untuk membantu kelancaran petugas survei di lapangan nantinya,” ujar Wali Kota.

Wako mengajak seluruh OPD untuk tidak terlena dengan peningkatan nilai indeks pembangunan (IPS) dari tahun sebelumnya, dari 1,20 menjadi 2,35.

“Tentunya kita harus bersyukur atas peningkatan nilai ini, tetapi nilai ini masih berada di bawah rata-rata nasional, untuk itu mari kita bangun kekompakan untuk terus meningkatkan nilai IPS Kota Pagar Alam sebagai upaya bersama dalam meningkatkan kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ajak Wako Ludi.

Selain membahas persiapan SE2026, rapat ini juga menyoroti pentingnya Statistik Sektoral.

Wako Ludi menekankan bahwa setiap OPD harus mampu mengelola data sektoral masing-masing secara terintegrasi agar terciptanya satu data Pagar Alam yang valid.

​”Sinergi antara BPS sebagai pembina data dan Pemerintah Kota sebagai produsen data harus diperkuat. Kita ingin mewujudkan sistem tata kelola pemerintahan yang berbasis data, agar setiap program kesejahteraan rakyat dapat terukur dengan jelas,” tambahnya Wako Ludi.

Rapat ini juga diisi dengan penyampaian materi dari Dinas Kominfo Provinsi Sumatera, Staf BPS Pagar Alam dan dilanjutkan dengan diskusi teknis mengenai mekanisme pendataan dan koordinasi lapangan guna memastikan tidak ada pelaku usaha di Pagar Alam, mulai dari skala mikro hingga besar, yang terlewatkan dalam pendataan mendatang.

Turut hadir dalam rapat ini, Asisten I, II dan III Setdako Pagar Alam, Seluruh Kepala OPD, Camat dan Lurah di Lingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam.(Rep)

Dorong Kesadaran Pajak, Wako Ludi Oliansyah Gandeng KPP Pratama Lahat dan BPS

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wali Kota Ludi Oliansyah bersama Wakil Wali Kota Hj. Bertha menerima audiensi dan silaturahmi dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Lahat, di Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (15/4/2026).

Kedatangan rombongan KPP Pratama Lahat disambut langsung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota, didampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) serta Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pemerintah Kota Pagar Alam.

Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga membahas pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak guna mendukung pembangunan daerah.

Wali Kota menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pagar Alam untuk terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) setiap tahunnya. Wako juga mengajak masyarakat untuk lebih memahami pentingnya pajak sebagai sumber utama pembangunan.

Wali Kota menekankan bahwa setiap kebijakan yang diambil harus berbasis data yang valid dan angka nyata, bukan sekadar informasi yang beredar di media sosial maupun opini yang tidak terverifikasi.

Wali Kota juga menyampaikan bahwa selama satu tahun masa kepemimpinannya, pemerintah terus menelusuri berbagai potensi ekonomi di Pagar Alam untuk dikembangkan secara paralel dengan optimalisasi penerimaan pajak.

Saat ini, Pemerintah Kota Pagar Alam bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam melakukan pengelompokan sektor usaha, seperti sektor kuliner. Dalam proses pendataan tersebut, pemerintah menjamin kerahasiaan data masyarakat.

Selain itu, Wali Kota menegaskan pentingnya pengawasan terhadap kelompok usaha yang berada di bawah binaan pemerintah. Langkah ini dinilai perlu untuk memastikan potensi pajak dapat terserap secara optimal sekaligus menghindari disinformasi di masyarakat.

Sementara Kepala KPP Pratama Lahat, Agus Joko Purwanto, mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan langkah awal dalam memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah.

“Pada prinsipnya kami menjalankan arahan dari kantor pusat untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah. Kinerja Direktorat Jenderal Pajak sangat bergantung pada tingkat kooperatif pemerintah daerah. Kami melihat Pemerintah Kota Pagar Alam sangat baik dalam hal ini,” ujarnya.(Rep)

Ditengah Guyuran Hujan, Wali Kota Bandar Lampung Kunjungi Warga Terdampak Banjir

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Ditengah guyuran hujan deras pada Selasa (14/4/2026) malam,  Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana temui keluarga korban yang terbawa arus sungai di  Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung .

Dalam kunjungannya, Bunda Eva sapaan akrabnya memberikan bantuan berupa tali asih untuk keluarga yang ditinggalkan dan memberikan bahan makanan untuk masyarakat yang terdampak.

Dari pantuan di lapangan, dirinya secara langsung turun ke lapangan memantau kondisi warga meskipun hujan deras dan gorong-gorong meluap di jalan raya.

Bunda Eva pun terlihat berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk membuat banjir di titik tersebut cepat surut.

Ia pun memastikan warga yang terdampak banjir langsung dilakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman.

Salah satu keluarga korban, Andri (35) warga RT 06, Lingkungan 1, Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, sempat pegang tangan istrinya Dewi Melani (34) sebelum meninggal akibat banjir bandang.

Di hadapan Bunda Eva, Andri menjelaskan bahwa dirinya semalam mendapatkan cobaan hidup istrinya tutup usia saat banjir bandang.

“Saat kejadian tersebut satu anak saya berada di atas loteng, kami beres-beres dan terkena air dan secara tiba-tiba tanggul di dekat rumah jebol,” ungkapnya

Semarak HUT PPNI ke-52, Wali Kota Pagar Alam Resmi Buka Turnamen Voli

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Menasana Incoreporesano (didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa’ yang sehat) berkenaan dengan hal tersebut,Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah menghadiri pembukaan turnamen bola voli “Wali Kota Cup”, dalam rangka HUT Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ke-52 tahun 2026, yang diselenggarakan di lapangan Voli kawasan Alun-alun Selatan, Senin (13/4/2026). Kegiatan olahraga ini diikuti tim yang berasal dari seluruh anggota PPNI se-Kota Pagar Alam.

Dalam sambutannya Wali Kota mengucapkan selamat ulang tahun PPNI yang ke-52, yang mengangkat tema ” perawat profesional sebagai modal Ekonomi bangsa untuk kesejahteraan masyarakat”. Wali Kota menegaskan bahwa PPNI adalah tulang punggung dalam pelayanan kesehatan masyarakat, dengan pelayanan berkualitas dimana perawat profesional dianggap sebagai salah satu modal penting dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Wako Ludi juga mengatakan bahwa kegiatan turnamen bola voli ini bertujuan mempererat kekeluargaan antar perawat juga membentuk kerjasama tim yang solid sehingga mencapai suatu keberhasilan bersama.

“Saya harap seluruh perawat bisa berkontribusi dalam kegiatan ini, saya juga mengajak seluruh perawat yang tergabung dalam PPNI, untuk senantiasa membersamai pemerintah dalam penanganan kesehatan di Kota Pagar Alam,” pesan Wako.(Rep)

Gorong-gorong Meluap, Eva Dwiana Kerahkan Satgas dan BPBD Bantu Warga

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana bergerak cepat pasca hujan deras yang mengguyur Kota Tapis Berseri, untuk memantau kondisi masyarakat.

Berdasarkan pantauan di Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, Selasa (14/4/2026), pascahujan yang terjadi sejak pukul 18.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB mengakibatkan sungai dan gorong-gorong meluap.

Eva Dwiana pun turun langsung untuk melihat kondisi warga khusunya yang terdampak salah satunya Kelurahan Penengahan, Kecamatan Tanjungkarang Pusat. Satgas Bandar Lampung pun diturunkan untuk membantu warga, lampu yang awalnya mati kembali hidup.

BPBD pun diturunkan untuk mengeruk sendimen yang ada di gorong-gorong serta alat sedot air, sehingga bisa mengalir lebih cepat.

Warga pun sangat mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Bandar Lampung yang bergerak cepat membantu warga, Bayu (34) mengatakan sangat apresiasi kinerja pemkot yang bergerak cepat.

“Lampu yang awalnya sempat mati saat hujan, sudah kembali hidup. Ini penting karena untuk penerangan serta membantu warga dalam beraktifitas,” ucapnya.

Hal senada di sampaikan warga lainnya, Amin (44)  air dari gorong-gorong cepat surut. “Karena rutin dibersihkan air cepat turun,” ucapnya.

Untuk diketahuinya, Pemerintah Kota Bandar Lampung  melakukan percepatan normalisasi sungai dan gorong-gorong di beberapa wilayah, salah satunya dengan melakukan penataan konstruksi bangunan yang berada di Kelurahan Tanjung Senang.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana  menyatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemkot memberikan solusi jangka panjang terhadap persoalan banjir yang kerap dikeluhkan warga.

Bahwa normalisasi sungai tetap menjadi prioritas pemkot, terutama melakukan pembersihan sendimen yang tebal di setiap gorong-gorong di Bandar Lampung (red).

Wali Kota Pagar Alam Tekankan Peran Lurah, Targetkan Predikat Kota Layak Anak Tingkat Madya 2026

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Dalam rangka mempersiapkan penilaian Kota Layak Anak (KLA) tahun 2026, Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, memberikan pembinaan dan pengarahan langsung kepada seluruh Lurah di Wilayah Kecamatan Pagar Alam Selatan.

​Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Aula Kantor Kecamatan Pagar Alam Selatan, pada Selasa (14/04/2026) pagi. Pertemuan ini dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan sekaligus PLT Kepala Dinas DPPKBPPPA, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, jajaran Camat, para Lurah di Wilayah Kecamatan Pagar Alam Selatan.

Dalam arahannya, Wali Kota Ludi Oliansyah menekankan bahwa peran Lurah sangat krusial sebagai ujung tombak pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Menurut Wako Ludi, status “Kota Layak Anak” bukan sekadar mengejar penghargaan, melainkan komitmen nyata dalam menjamin hak-hak anak di tingkat bawah.

​”Penilaian KLA 2026 bukan hanya urusan administrasi. Keberhasilannya ditentukan oleh sejauh mana lingkungan di tingkat kelurahan mampu memberikan rasa aman, ruang bermain yang sehat, dan perlindungan bagi anak-anak kita,” ucap Wako Ludi.

Wako Ludi juga mengajak seluruh Lurah untuk terus meningkatkan kekompakan guna meraih peningkatan predikat Kota Layak Anak (KLA) menjadi tingkat Madya.

“Dengan beralihnya predikat Kota Pagar Alam menjadi tingkat madya, sehingga membuka peluang bantuan dana fiskal nasional untuk Kota Pagar Alam yang dapat di alokasikan ditengah efisiensi anggaran,” tegas Wako Ludi.

Wako berharap, melalui pembinaan ini, seluruh kelurahan memiliki pemahaman yang sama mengenai indikator penilaian KLA yang semakin ketat setiap tahunnya.

​”Saya minta seluruh Lurah tidak bekerja sendiri-sendiri. Jalin sinergi dengan tokoh masyarakat dan penggerak PKK. Kita ingin Pagar Alam bukan hanya layak anak secara teori, tapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh orang tua dan anak-anak di kota ini,” tambahnya.

​Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi teknis mengenai pengisian instrumen evaluasi mandiri KLA yang dipandu oleh tim ahli dari DPPKBPPPA Kota Pagar Alam.( Rep)

Wali Kota Bandar Lampung Dampingi Wamenkes Dan Wamendagri Kunjungi Puskesmas Way halim

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan Bandar Lampung akan menjadi percontohan sebagai kota dalam penanggulangan penyebaran penyakit TB.

“Kita akan terus rutin melakukan pengecekan rutin terhadap pasien khusunya keluarga, untuk meminimalisir penyebaran penyakit TB,” ucap Bunda Eva saat mendampingi  Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Bapak Benjamin Paulus Octavianus bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Bapak Akhmad Wiyagus melakukan kunjungan ke Puskesmas Way halim Kota Bandar Lampung pada Selasa (14/4/2026),  kunjungan ini pun turut didampingi Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela.

Adapun tujuan kunjungan untuk melihat langsung Pelaksanaan Program Kesehatan didaerah dan penanggulangan penyebaran penyakit TB (Tuberkulosis) di Kota Bandar Lampung.

Wamenkes RI Benjamin Paulus Octavianus mengingatkan penanggulangan  Tuberkulosis (TB) sekaligus memastikan layanan kesehatan tingkat pertama berjalan optimal dalam mendeteksi dan menangani kasus TB di masyarakat.

“Untuk penderita TB, keluarga dan lingkungan sekitarnya juga harus dilakukan  pemeriksaan paru. Karena seseorang bisa saja terinfeksi hari ini, tetapi gejalanya baru muncul dan terdeteksi tahun depan,” ungkap Benjamin.

Ia mengatakan, bagi penderita TB dapat diatasi dan disembuhkan total dengan pengobatan medis tepat, serta pengobatan gratis yang tersedia di Puskesmas.

Dirinya berharap puskesmas agar lebih aktif melakukan pelacakan kontak erat pasien TB, sebab langkah tersebut menjadi kunci memutus rantai penularan serta mempermudah proses penyembuhan.

Benjamin mengungkapkan, saat ini masih tingginya  potensi kasus baru akibat lemahnya upaya pencegahan, contohnya dalam satu  wilayah bisa saja terdapat 100 pasien yang telah di obati namun pada tahun berikutnya muncul kembali jumlah kasus yang sama.

“Pencegahan di setiap wilayah harus di perkuat, agar kasus baru tidak muncul setiap tahunnya,” ucapnya

Cegah Air Meluap Saat Hujan, Satgas Lapangan Kota Bandar Lampung Lakukan Pembersihan Drainase

(pelitaekspres.com) -BANDAR LAMPUNG – Tanpa kenal lelah Tim Satgas Lapangan Kota Bandar Lampung beserta anggota pamong kecamatan setempat bekerjasama melakukan pembersihan drainase di Jalan Pulau Singkep, Kecamatan Sukarame, hingga Kecamatan Tanjungkarang Timur pada, Sabtu (11/4/2026).

Hal ini sesuai dengan instruksi Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, untuk bergerak cepat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya pembersihan sedimen yang bertujuan mengembalikan kapasitas aliran drainase dengan mengangkat endapan lumpur, pasir, dan tanaman merambat.

Di sejumlah lokasi itu, kerap terjadi luapan air khusunya ketika hujan seperti  yang terjadi kemarin sore. Pemkot pun langsung bergerak cepat memberikan pelayanan, agar masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman.

Dari pantauan dilapangan satgas gabungan yang terdiri dari BPBD, DLH, Pol PP, Dinas PU, kecamatan, kelurahan serta linmas terus melakukan pembersihan drainase dari sampah meskipun trik matahari di hari ini sangat menyengat.

Sejumlah warga di lokasi itu pun mengapresiasi kinerja pemkot yang bergerak cepat meskipun hari ini sangat panas tidak menyurutkan semangat untuk bekerja.

“Pemkot bergerak cepat, kemarin hujan ada luapan. Hari ini langsung di bersihkan sampahnya agar tidak ada lagi air yang meluap ketika hujan, ” kata Reza warga Kecamatan Sukarame.

Ia mengharapkan, tidak ada lagi air yang meluap dan kondisi ini harus di jaga juga oleh masyarakat bukan hanya Pemkot Bandar Lampung.

Sebelumnya, sesuai instruksi Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Dinas Pekerjaan Umum  Kota Bandar Lampung melakukan perbaikan saluran air, talud serta pembedsihan sendimentasi di 18 titik pada Rabu (8/4) hal ini dilakukan agar tidak ada lagi air yang meluap ketika hujan.

Pemerintah Kota Bandar Lampung  melakukan percepatan normalisasi sungai dan gorong-gorong di beberapa wilayah, salah satunya dengan melakukan penataan konstruksi bangunan yang berada di Kelurahan Tanjung Senang.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana  menyatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemkot memberikan solusi jangka panjang terhadap persoalan banjir yang kerap dikeluhkan warga.

“Normalisasj sungai tetap menjadi prioritas kami, terutama melakukan pembersihan sendimen yang tebal di setiap gorong-gorong di Bandar Lampung,” tegasnya (red).