Pemkot Pagaralam Gelar Rakor Persiapan Keberangkatan Jemaah Haji

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kota Pagar Alam Gelar Rakor rpersiapan keberangkatan jemaah haji tahun 1447 H/2026 M, pada Rabu (29/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung di ruang Besemah III Setdako Pagar Alam ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian persiapan berjalan optimal sehingga jemaah dapat berangkat ke Tanah Suci dengan aman dan nyaman.

Rapat dipimpin oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dekky Aprizal, serta dihadiri oleh perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakanmenag), perwakilan Kementerian Haji dan Umroh, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Bagian Umum, Bagian Protokol, serta pihak transportasi dari PT PO Sinar Dempo.

Dalam rapat tersebut, berbagai aspek menjadi pembahasan, mulai dari kesiapan administrasi, kondisi kesehatan jamaah, sarana transportasi, hingga pengamanan selama proses keberangkatan. Koordinasi lintas instansi dinilai sangat penting guna memastikan setiap tahapan berjalan terorganisir dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Pemerintah Kota Pagar Alam menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para calon jemaah haji. Hal ini mencakup kesiapan teknis pemberangkatan hingga memastikan jemaah tiba dengan selamat di embarkasi.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah jemaah haji asal Kota Pagar Alam yang akan berangkat tahun ini tergabung dalam kloter 13 dengan total 108 orang. Namun, Dinas Kesehatan Kota Pagar Alam melaporkan terdapat satu jemaah yang mengalami gangguan kesehatan sehingga berpotensi tidak dapat diberangkatkan. Dengan demikian, jumlah jemaah dalam kloter tersebut diperkirakan menjadi 107 orang.(Rep)

Wali Kota Tegaskan Komitmen Pemkot Bandar Lampung Tangani Banjir Lewat Roadmap Terpadu

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana menegaskan komitmen serius Pemerintah Kota dalam menangani persoalan banjir yang selama ini menjadi pekerjaan rumah besar di ibu kota Provinsi Lampung.

Hal tersebut disampaikan Walikota Eva Dwiana dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Roadmap Penanganan Banjir Bandar Lampung: Solusi Infrastruktur, Lingkungan, dan Kebijakan” yang digelar di kampus Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya, dengan melibatkan berbagai pihak mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga akademisi, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan FGD dibuka secara resmi oleh Gubernur Lampung yang diwakili oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung.

Dalam sambutan pembukaan, disampaikan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Lampung terhadap langkah kolaboratif penanganan banjir di Kota Bandar Lampung sebagai ibu kota provinsi. Rektor IIB Darmajaya turut memberikan sambutan selaku tuan rumah kegiatan.

FGD ini menghadirkan akademisi, pakar lingkungan, praktisi tata kota, perwakilan OPD terkait, unsur Forkopimda, camat, lurah, komunitas peduli lingkungan, serta mahasiswa untuk bersama merumuskan peta jalan penanganan banjir secara komprehensif. Pembahasan mencakup normalisasi sungai, drainase perkotaan, daerah resapan air, tata ruang, hingga penguatan regulasi dan partisipasi masyarakat.

Deklarasi ini berisi komitmen bersama untuk Mendukung implementasi Roadmap Penanganan Banjir berbasis data dan kajian ilmiah, memperkuat sinergi program infrastruktur, lingkungan, kebijakan lintas sektor, dan partisipasi aktif masyarakat dalam mitigasi banjir.

Dalam forum tersebut, Eva Dwiana menekankan bahwa penanganan banjir tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi semua pihak.

“Banjir ini bukan hanya masalah pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama. Semua yang ada di sini harus ikut terlibat dalam penanganannya,” ujar Eva dalam pemaparannya.

Ia mengungkapkan, kondisi geografis Bandar Lampung dengan puluhan aliran sungai menjadi tantangan tersendiri.

Tercatat, terdapat 6 sungai besar dan sekitar 33 pintu sungai kecil yang melintasi wilayah kota, sementara sebagian di antaranya mengalami penyempitan akibat bangunan liar.

“Banyak bangunan yang berdiri di atas aliran sungai, bahkan menutup saluran air. Termasuk kampus ini yang membuat aliran tidak normal dan memicu banjir,” jelasnya.

Eva menegaskan, penertiban bangunan di atas sungai akan tetap dilakukan, namun dengan pendekatan.

Pemerintah, kata dia, tidak ingin menimbulkan konflik sosial dalam proses penanganan.

“Kita harus manusiawi. Tapi kalau ini tidak ditangani, Bandar Lampung bisa terus tenggelam saat hujan deras,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah kota, provinsi, terutama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung dalam menyelesaikan persoalan banjir secara menyeluruh.

“Kalau kita diamkan, banjir akan terus berulang. Maka harus ada kerja bersama, dari hulu sampai hilir,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Eva turut mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk akademisi dan organisasi lingkungan yang telah memberikan masukan dalam penyusunan roadmap penanganan banjir.

Ia berharap, melalui forum ini akan lahir langkah konkret dan terintegrasi agar ke depan Bandar Lampung dapat terbebas dari banjir.

“Kita ingin ke depan tidak ada lagi banjir di Bandar Lampung. Itu harapan kita bersama,” pungkasnya (red).

Wali Kota Bandar Lampung Hadiri Acara Halal Bihalal Masyarakat Perantau Sumbagsel

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Wali kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Menghadiri acara halal bihalal masyarakat perantau Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang digelar di Griya Agung, Palembang, Sabtu (25/4/2026).

Suasana penuh keakraban dan semangat mewarnai kegiatan halalbihalal, karna pertemuan ini menjadi momentum penting karena dihadiri juga oleh lima gubernur serta sejumlah tokoh nasional asal Sumbagsel.

Di antaranya, Gubernur Sumatera selatan, Gubernur Lampung, Gubernur Bengkulu, Gubernur Jambi, dan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.

Lalu tokoh daerah seperti Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan, Hatta Rajasa, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Aburizal Bakrie dan Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari. Selain itu, turut hadir Walikota/Bupati se-Sumbagsel.

Dalam sambutan Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru yang mewakili lima gubernur menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pertemuan ini.

Ia menilai gagasan mempertemukan para tokoh dan kepala daerah asal Sumbagsel merupakan ide besar yang sangat bernilai.

Untuk menjaga akar budaya di tengah keberagaman yang ada. Menurutnya, banyak tokoh penentu kebijakan nasional berasal dari wilayah Sumbagsel. Pertemuan ini mempererat hubungan dan memperkuat langkah bersama untuk memajukan daerah tanpa mengesampingkan wilayah lain,” katanya.

Dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin di tahun-tahun mendatang.

Sementara itu, Walikota Hj. Eva Dwiana berharap Pertemuan ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat antar daerah di Sumbagsel, sekaligus memperkuat kontribusi kawasan ini dalam pembangunan nasional (red).

Wali Kota Bandar Lampung Raih Penghargaan Nasional Govrnance Awards 2026

JAKARTA -(deklarasinews.com)- Wali Kota Bandar lampung Hj. Eva Dwiana meraih Penghargaan National Govrnance Awards 2026 bertema “Sinergi Nusantara Untuk Indonesia Emas” pada Jum’at, 24 April 2026. Di Hotel Ritz Carlton Jakarta.

Menteri Koperasi Indonesia Dr. Ferry Joko Juliantono, S.E. Ak, M.Si menyerahkan  penghargaan tersebut kepada Walikota Bandar lampung.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan pemerintah kota bandar lampung dalam menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik, dalam meningkatkan ekonomi dan pelayanan publik.

Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung di bawah kepemimpinan Walikota Hj. Eva Dwiana dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Berbagai program inovatif di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur dinilai mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan warga.

Dalam keterangannya, Walikota  menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diraih. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah serta dukungan masyarakat. Menurutnya, penghargaan ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik.

“Penghargaan ini bentuk kerjasama bersama. Terimakasih untuk seluruh masyarakat Bandar Lampung,” ujar Hj. Eva Dwiana.

Ke depan, Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dan memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, serta akuntabel. Dengan demikian, pembangunan yang berkelanjutan dapat terus diwujudkan demi kesejahteraan masyarakat secara merata (red).

179 Pejabat Pemkot Pagar Alam Dilantik Gerbong pun Bergeser

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, Melantik dan Mengambil Sumpah/janji kepada 179 Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam, bertempat di Gedung Serbaguna SD Negeri 74, Kota Pagar Alam, pada Jumat siang (24/04/2026).

Pergeseran jabatan ini mencakup posisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Kepala Sekolah, hingga jabatan Fungsional. Pelantikan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi demi meningkatkan akselerasi pelayanan publik kepada masyarakat Kota Pagar Alam.

Mengawali sambutannya Wako Ludi Oliansyah menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik dan menekankan bahwa jabatan yang diberikan merupakan bentuk kepercayaan pimpinan sekaligus harapan masyarakat terhadap kompetensi aparatur.

Wako Ludi menambahkan, pelantikan ini telah dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku dan merupakan bagian dari penyesuaian struktur organisasi perangkat daerah untuk meningkatkan efektivitas, profesionalitas, dan kualitas pelayanan publik.

Wako juga menegaskan bahwa seluruh proses penempatan jabatan di masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Hj. Bertha ini didasarkan pada kompetensi.

​”Saya pastikan tidak ada praktik jual beli jabatan dalam pelantikan hari ini. Siapapun yang duduk di kursi ini adalah mereka yang dinilai mampu secara kompetensi. Jika ada oknum yang mengatasnamakan saya atau pimpinan lain untuk meminta imbalan, segera laporkan,” tegas Wali Kota.

Menutup sambutannya, Wako Ludi berharap kepada seluruh pejabat yang dilantik untuk menjaga integritas, menciptakan inovasi dan menjaga loyalitas dalam menjalankan visi dan misi dalam mewujudkan Pagar Alam SeRAMe.

Kegiatan ini berlangsung khidmat, dengan turut dihadiri Wakil Wali Kota Hj. Bertha, Unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di Kota Pagar Alam.(Rep)

Pemkot Pagaralam MatangkanJamuan dan Pelepasan Jemaah Haji

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam tengah mematangkan persiapan untuk jamuan dan melepas keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kota Pagar Alam tahun 1447 H/2026 M, melalui rapat koordinasi perdana yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pagar Alam Zaily Oktosab Fitri Abidin, di Ruang Rapat Besemah I, Kantor Wali Kota Pagar Alam, Jum’at (24/06/2026).

​Kegiatan yang sudah menjadi tradisi tahunan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan para tamu Allah, sekaligus memberikan pembekalan terakhir sebelum Calon Jemaah Haji bertolak menuju tanah suci, yang direncanakan pada 9 Mei 2026 mendatang.

Dalam arahannya, Sekda Kota Pagar Alam Zaily Oktosab Fitri Abidin, menekankan bahwa pelayanan kepada jemaah haji harus menjadi prioritas utama.

Sekda juga menginstruksikan agar setiap detail, mulai dari persiapan, Jamuan makan malam, logistik hingga pengaturan transportasi, harus dikelola dengan presisi.

Rapat koordinasi ini turut diikuti oleh Asisten dan Staf Ahli Wali Kota, seluruh kepala OPD, Kabag, dan Camat di Lingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam.(Rep)

Kunjungan Kerja PerkimTan Kota Tangerang Konsultasi Terkait Perda Bangunan Gedung Ke Kanwil Kemenkumham Banten

BANTEN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten dalam rangka konsultasi dan harmonisasi rencana perubahan Peraturan Daerah (Perda) Bangunan Gedung Kota Tangerang Tahun 2012.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten beserta jajaran, dan menjadi forum strategis dalam memastikan arah perubahan Perda sejalan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan terbaru, khususnya pasca berlakunya Undang-Undang Cipta Kerja beserta regulasi turunannya. Jumat (24/04/2026).

Kepala Bidang Pelayanan, Pengawasan Bangunan dan Pertanahan Dinas Perkimtan Kota Tangerang, Alby Nur Muhamad. Menyampaikan bahwa Perda Bangunan Gedung Tahun 2012 sudah tidak lagi sepenuhnya sesuai dengan perkembangan kerangka regulasi nasional, terutama dalam aspek perizinan berbasis risiko, Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

“Perubahan Perda ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kepastian hukum, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong iklim investasi yang lebih kondusif di Kota Tangerang,” ujarnya.

Dalam pembahasan tersebut, Kanwil Kemenkumham Banten memberikan masukan terkait aspek harmonisasi regulasi, teknik penyusunan peraturan daerah, serta penguatan substansi, termasuk norma pengawasan, penegakan hukum, dan pengaturan sanksi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan proses perubahan Perda Bangunan Gedung dapat menghasilkan regulasi yang lebih adaptif, implementatif, dan selaras dengan kebutuhan pembangunan perkotaan yang semakin dinamis.

Pemerintah Kota Tangerang berkomitmen untuk menghadirkan tata kelola bangunan gedung yang tertib, aman, dan berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan dunia usaha.

Pemkot Bandar Lampung Resmi Lepas Ratusan Jamaah Calon Haji Di Masjid Agung Al-Furqon

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kota ( Pemkot) Bandar Lampung resmi melepas ratusan jemaah calon haji di Masjid Agung Al-Furqon, Rabu (22/4/2026).

Pelepasan dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana beserta Jajaran Forkopimda dan Kementrian Haji dan Umroh Bandar Lampung.

Tahun 2026 ini jumlah jemaah calon haji asal Bandar Lampung tercatat sebanyak 1.159 orang, terdiri dari 514 pria dan 645 wanita, ditambah petugas haji dan akan diberangkatkan secara bertahap (kloter)

Mereka akan diberangkatkan per-Kloter, kloter  JKG-7 dijadwalkan berangkat pada 26 April, disusul kloter JKG-12 pada 2 Mei, kloter JKG-16 pada 5 Mei, kloter JKG-17 pada 6 Mei, dan terakhir kloter JKG-31 pada 18 Mei 2026.

Wali Kota Hj. Eva Dwiana berharap dalam sambutannya, agar seluruh jemaah diberi kelancaran selama menjalankan ibadah.

“Tahun depan kita upayakan menjadi Rp2 juta. Harapan kami, semua jemaah berangkat dalam kondisi sehat, pulang juga sehat, dan menjadi haji mabrur,” ujar Wali Kota Hj. Eva Dwiana (red).

Wali Kota Ludi Oliansyah Terima Penghargaan IKT 2025

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kota Pagar Alam meraih penghargaan sebagai Kota Toleran kategori Zona Berkembang (Improving Zone) di Indonesia, menurut studi Indeks Kota Toleran (IKT) 2025, yang diselenggarakan oleh SETARA Institute.

Penghargaan tersebut diterima Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, pada ajang Launching dan Penghargaan Indeks Kota Toleran (IKT) Tahun 2025, yang diselenggarakan oleh SETARA Institute, di Hotel Artotel Mangkuluhur Jakarta, Rabu (22/04/2026).

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas transformasi signifikan Kota Pagar Alam dalam pengelolaan toleransi sosial, khususnya dalam upaya pencegahan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme.

Capaian ini menempatkan Kota Pagar Alam sebagai daerah yang menunjukkan perkembangan progresif dalam membangun kehidupan masyarakat yang inklusif dan harmonis.

Penghargaan ini juga menjadi sinyal kuat komitmen politik di level kepemimpinan daerah, bahwa isu toleransi dan pencegahan ekstremisme tidak hanya menjadi wacana, tetapi telah diarusutamakan dalam kebijakan dan program nyata Pemerintah Kota Pagar Alam.

Capaian ini sekaligus memperkuat posisi Kota Pagar Alam sebagai daerah yang terus berbenah dalam menciptakan stabilitas sosial, memperkuat kerukunan antarumat beragama, serta membangun ketahanan masyarakat terhadap potensi konflik dan radikalisme.

Pemerintah Kota Pagar Alam menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta unsur Forkopimda, yang telah bersinergi dalam menjaga keharmonisan dan memperkuat nilai-nilai toleransi di Bumi Besemah.

Ke depan, penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kebijakan dan implementasi program, sehingga Kota Pagar Alam dapat naik ke kategori yang lebih tinggi dalam Indeks Kota Toleran, serta menjadi contoh praktik baik dalam kemajuan toleransi di Indonesia. (Rep)

Wali Kota Bandar Lampung Pimpin Upacara Peringatan Hari Kartini Tahun 2026

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pemerinta Kota Bandar Lampung Menggelar Upacara Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 dipimpin langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung, Selasa (21/04/2026).

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana bertindak sebagai pembina upacara, beliau membacakan pidato tertulis Istri Wakil Presiden Republik Indonesia, Selvi Gibran Rakabuming, yang menekankan bahwa semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini tetap relevan dan menjadi fondasi moral perempuan Indonesia di tengah dinamika zaman.

Pesan tersebut tidak hanya bersifat simbolik, namun juga menjadi pijakan bagi Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menerjemahkan nilai-nilai perjuangan Kartini ke dalam praktik nyata di lingkungan kerja pemerintah Kota Bandar Lampung.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana mengajak seluruh perempuan untuk terus menghidupkan semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini. Beliau menegaskan bahwa semangat Kartini bukan hanya milik kelompok usia tertentu, melainkan harus dipahami dan diwujudkan oleh seluruh perempuan Indonesian serta memiliki peran strategis dalam melanjutkan perjuangan emansipasi sekaligus berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa.

“Melalui pemikiran Kartini, kita diingatkan bahwa pendidikan adalah jalan pembebasan bagi perempuan. Tanpa akses pendidikan, masa depan bangsa juga akan terhambat,” ujar Wali Kota.

Peringatan Hari Kartini juga diwarnai dengan berbagai kegiatan beberapa perlombaan yang diikuti dengan antusias oleh para pegawai.

Melalui peringatan Hari Kartini tahun ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung menegaskan bahwa birokrasi modern membutuhkan sentuhan kepemimpinan perempuan yang adaptif, kreatif dan tetap berakar pada nilai-nilai budaya. Perempuan tidak lagi dipandang sebagai pelengkap, melainkan telah menjadi pilar penting dalam mendorong inovasi pelayanan publik (red).