Pengembangan Program Hilirisasi Pertanian, Bupati Pringsewu Audiensi Dengan Sekjen Kementan RI

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu  beraudiensi dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertanian RI di Jakarta pada Kamis (7/5/2026).

Menurut Bupati, audiensi tersebut bertujuan untuk mendorong pengembangan program hilirisasi dalam rangka penguatan ekonomi daerah. Hal ini terkait dengan usulan agar produk Mocaf (Modified Cassava Flour) dapat dijadikan Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Pengembangan Mocaf ini dilakukan secara terintegrasi dari hulu ke hilir berbasis cluster, yang diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah komoditas singkong, disamping membuka lapangan kerja sekaligus mendorong pertumbuhan pusat ekonomi baru,” ujarnya.

Untuk diketahui, Pemkab Pringsewu saat ini sedang mengembangkan produk Mocaf, sebagai bagian dari program hilirisasi hasil pertanian singkong di Kabupaten Pringsewu.

Masih berkaitan hal tersebut, Bupati Pringsewu dan sejumlah kepala perangkat daerah terkait sebelumnya juga beraudiensi dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional / Badan Perencanaan Pembangunan Nasional RI. (Mm, KW-RI)

Bupati Pesawaran Lepas Keberangkatan 127 Jama’ah Calon Haji Tahun 2026

PESAWARAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Pesawaran secara resmi melepas keberangkatan Jama’ah Calon Haji Kabupaten Pesawaran Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Islamic Center Kabupaten Pesawaran, Kamis (7/5/2026).

Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B, S.E.,M.M. Dalam sambutannya, Bupati Pesawaran mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan Allah SWT sehingga jamaah calon haji Kabupaten Pesawaran dapat berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini.

“Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas izin dan rahmat-Nya kita dapat berkumpul dalam rangka pelepasan Jama’ah Calon Haji Kabupaten Pesawaran Tahun 2026,” ujar Bupati.

Ketua panitia Pelaksanaan Haji H. Kamarudin,S.ag., M.Pd.i  menjelaskan bahwa jumlah Jama’ah Calon Haji Kabupaten Pesawaran tahun 2026 sebanyak 127 jamaah yang terbagi ke dalam dua kelompok terbang (Kloter).

Yang pertama Kloter 19 berjumlah 118 jamaah yang diberangkatkan pada hari ini, Kamis 7 Mei 2026, dan bergabung bersama jamaah dari Kabupaten Tanggamus. Sementara yang lainnya berada di kloter 31 dengan jumlah 9 jamaah yang dijadwalkan berangkat pada 17 Mei 2026 mendatang dan bergabung bersama jamaah dari Kabupaten Tanggamus, Pringsewu, Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Timur, dan Tulang Bawang.

Dari total jamaah tersebut, terdiri dari 58 jamaah laki-laki dan 69 jamaah perempuan yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pesawaran. Adapun rinciannya yaitu, Kecamatan Gedong Tataan sebanyak 30 jamaah, Negeri Katon 16 jamaah, Tegineneng 11 jamaah, Way Lima 16 jamaah, Padang Cermin 4 jamaah, Punduh Pedada 3 jamaah, Kedondong 10 jamaah, Marga Punduh 4 jamaah, Way Khilau 14 jamaah, Teluk Pandan 5 jamaah, serta Way Ratai 14 jamaah.

“Jadwal keberangkatan Calon Jamaah Haji dari Bandara Soekarno Hatta menuju Jedah tanggal 8 Mei 2026, mari kita doakan para calon jemaah haji lancar dalam perjalanan dan kembali ke tanah air sehat wal’afiat serta menjadi Haji yang mabrur,” tutupnya.

Meski jumlah jamaah tahun ini mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, Bupati menegaskan hal tersebut tidak mengurangi rasa syukur dan kekhidmatan seluruh pihak dalam mengantarkan para tamu Allah menuju Tanah Suci. “Saya percaya Bapak dan Ibu yang hadir di sini adalah orang-orang pilihan yang telah dipanggil Allah SWT untuk menyempurnakan rukun Islam yang kelima,” katanya.

Bupati juga berpesan kepada seluruh jamaah agar selalu menjaga kesehatan, menjaga kesabaran, serta mengikuti arahan petugas pembimbing haji selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci. Ia berharap seluruh jamaah dapat kembali ke tanah air sehingga menjadi Haji Mabrur dan Hajjah Mabrurah.

Selain itu, Bupati turut menitipkan doa kepada para jamaah agar Kabupaten Pesawaran senantiasa diberikan perlindungan, keberkahan, dan kemajuan bagi seluruh masyarakatnya. Acara pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru, diiringi doa dari keluarga dan para tamu undangan yang hadir demi kelancaran serta keselamatan seluruh jamaah selama menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, jajaran Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, para pejabat di lingkungan Pemkab Pesawaran, tokoh agama, serta keluarga jamaah calon haji.

Pemkab Pringsewu Usulkan Mocaf Jadi Proyek Strategis Nasional

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Dalam rangka pengembangan hilirisasi hasil pertanian ubi kayu menjadi Mocaf (Modified Cassava Flour), guna diusulkan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN), Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas melakukan audiensi dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) Prof.Dr.Ir.Rachmat Pambudy, M.S. di Kantor BAPPENAS Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas didampingi Tenaga Ahli Bupati Prof.Dr.Ir.Achmad Subagio, Kadis Pertanian Maryanto, S.P., Kadis Kopdagprin Sulistiyo Ningsih, S.E., M.M. dan Sekretaris Bapperida Siti Rahmah, S.I.Kom., M.M. pada kesempatan tersebut memaparkan konsep pengembangan industri Mocaf di Kabupaten Pringsewu sebagai strategi bagi menggerakkan ekonomi inklusif dan memperkuat ketahanan pangan.

“Pengembangan Mocaf ini dilakukan secara terintegrasi dari hulu ke hilir dengan pendekatan berbasis klaster. Dengan demikian diharapkan akan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas singkong, membuka lapangan kerja baru serta mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru,” ujarnya.

Dengan membawa beberapa sample produk Mocaf dari Kabupaten Pringsewu, Bupati Riyanto Pamungkas juga menyampaikan sejumlah potensi lainnya yang ada di Kabupaten Pringsewu beserta peluang pengembangannya. Ia berharap sinergitas antara pusat dan daerah dapat terus terjalin erat yang kesemuanya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas. (Mm, KW-RI)

Bahas Urgensi Kedewasaan Perkawinan, PA Kisaran dan Universitas Royal Jalin Kerjasama

KISARAN -(deklarasinews.com)- Mewaspadai tingginya angka dispensasi nikah dan perceraian akibat pernikahan dini, Pengadilan Agama (PA) Kisaran Kelas 1A bersama Universitas Royal Kisaran menggelar kuliah umum. Kegiatan yang mengangkat tema kedewasaan dalam berumah tangga ini berlangsung pada Kamis (07/05/2026) pagi.

Acara ini juga menjadi momen bersejarah dengan ditandatanganinya Implementasi Agreement (IA) antara Ketua PA Kisaran, Evawaty, S.Ag, M.H, dengan Ketua Program Studi Hukum Universitas Royal, Junaidi Sholat, S.H, M.H, sebagai wujud sinergi dan kolaborasi kedua lembaga.

Dalam sambutannya, Junaidi Sholat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya konkret untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai konsep kedewasaan dalam perkawinan, tidak hanya dari aspek usia, tetapi juga kesiapan emosional, psikologis, hingga ekonomi.

“Kami ingin memberikan edukasi yang utuh mengenai dampak negatif dari pernikahan dini. Besar harapan kami, kegiatan ini dapat menambah wawasan sekaligus mempererat kerja sama di antara kita,” ujar Junaidi.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Kisaran, Evawaty, dalam materinya menjelaskan definisi dan dasar hukum perkawinan. Menurutnya, perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dan wanita untuk membentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Evawaty juga menyoroti ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang perubahan atas UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang menetapkan batas usia minimal menikah bagi pria dan wanita adalah 19 tahun.

“Usia 19 tahun dinilai sebagai usia yang ideal karena telah memberikan kesiapan fisik dan mental yang lebih matang untuk membangun rumah tangga yang langgeng dan sejahtera,” tegasnya.

Kuliah umum ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menekan angka pernikahan dini serta meminimalisir risiko perceraian di masa depan melalui pemahaman hukum dan sosial yang lebih baik.(Don)

 

Perkuat Sinergi Dan Kolaborasi, Ketua Mabicab Pesisir Barat

PESIBAR -(deklarasinews.com)- Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pesisir Barat, Dedi Irawan Bupati Pesisir Barat,secara resmi membuka kegiatan Monitoring Kwartir dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Akreditasi Gugus Depan Kwartir Cabang Pesisir Barat Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Krui, Rabu (6/05/2026).

Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Pesisir Barat, Irawan Topani, Wakil Ketua I Bidang Anggota Muda Marnentinus, Wakil Ketua II Bidang Anggota Muda Rena Novasari, Sekretaris Kwarcab Reza Santri, Kapusdiklatcab KHotman Swarsa, para Ketua Kwarran se-Pesisir Barat, anggota Mabicab, Kwarcab, LPK Pramuka, serta seluruh peserta monitoring dan bimtek.

Dalam sambutannya, Dedi Irawan menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan kepramukaan di Kabupaten Pesisir Barat.

“Monitoring kwartir bukan sekadar kegiatan evaluasi, tetapi juga menjadi sarana untuk melihat sejauh mana pelaksanaan program kerja berjalan, sekaligus sebagai wadah pembinaan dan perbaikan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia berharap, melalui kegiatan ini para peserta dapat memahami secara lebih mendalam mekanisme dan standar akreditasi, serta mampu mengimplementasikannya di gugus depan masing-masing. Dengan demikian, ke depan akan terwujud gugus depan yang aktif, produktif, dan berkualitas.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Gerakan Pramuka memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, disiplin, serta memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. Oleh karena itu, peran pembina dan pengelola gugus depan sangat strategis dan dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, kreativitas, serta dedikasi.

Melalui momentum ini, ia juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar kwartir dan gugus depan. Dengan kebersamaan dan komitmen yang kuat, Gerakan Pramuka di Kabupaten Pesisir Barat diyakini akan semakin maju dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Terima kasih kepada panitia penyelenggara dan seluruh pihak yang telah berkontribusi. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi kita semua,” pungkasnya.

Dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim”, kegiatan Monitoring Kwartir dan Bimbingan Teknis Akreditasi Gugus Depan Kwartir Cabang Pesisir Barat Tahun 2026 secara resmi dibuka..(Arnandes)

Diskominfotiksan Pesibar Hadiri Integrasi JDIH ke JDIHN BPHN RI, Memperkuat Layanan Sinergitas Realita Informasi Hukum

PESIBAR -(deklarasinews.com)- Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Kabupaten Pesisir Barat mendampingi Bagian Hukum Sekretariat Daerah serta Bagian Persidangan Sekretariat DPRD Kabupaten Pesisir Barat dalam pelaksanaan integrasi sistem aplikasi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) daerah ke Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) di Kantor Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) RI, Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Rombongan dipimpin langsung oleh Sekretaris Diskominfotiksan Kabupaten Pesisir Barat, Hamidi, S.Si., M.Ak., didampingi Kepala Bagian Hukum Setda, Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) beserta Tim ALiKA, serta staf pelaksana JDIH Kabupaten dan JDIH DPRD Kabupaten Pesisir Barat.

Kedatangan rombongan disambut oleh tim JDIHN pusat bersama jajaran BPHN RI yang turut mendampingi proses pembinaan serta pelaksanaan integrasi sistem JDIH daerah ke JDIHN nasional.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan JDIH daerah agar selaras dengan standar dan indikator penilaian JDIHN, sekaligus memperkuat tata kelola dokumentasi dan informasi hukum di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.

Dalam pelaksanaannya, rombongan dibagi menjadi dua tim. Tim pertama berfokus pada proses teknis integrasi aplikasi JDIH daerah ke sistem nasional, sementara tim kedua mengikuti agenda pembinaan tata kelola serta penguatan administrasi pengelolaan JDIH sesuai ketentuan BPHN RI.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berharap pengelolaan JDIH semakin terintegrasi, optimal, dan memenuhi standar nasional, sehingga mampu menghadirkan layanan informasi hukum yang akurat, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. (Arnandes)

Pemkab Tubaba lepas 147 Calon Jamaah Haji

TUBABA -(deklarasinews.com)- Sebanyak 147 calon jamaah haji asal Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) resmi dilepas menuju Tanah Suci dalam suasana haru dan penuh khidmat di Kompleks Islamic Center, Rabu (06/05/2026) oleh Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nadirsyah mengingatkan para jamaah bahwa keberhasilan meraih predikat haji mabrur tidak hanya ditentukan oleh hubungan dengan Allah (Hablum Minallah), tetapi juga hubungan antarsesama jamaah.

“Untuk mencapai predikat haji mabrur, tidak hanya urusan hubungan dengan Allah (Hablum Minallah), tetapi juga harus bisa menjaga hubungan baik sesama rombongan. Terganggunya hubungan antarsesama jemaah dalam rombongan juga akan mengganggu kekhusyukan ibadah Bapak dan Ibu semua,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, mengingat cuaca yang sangat panas.

“Cuaca di Tanah Suci saat ini sangat panas. Oleh karena itu, saya mengingatkan kepada orang tua dan sahabat-sahabat jemaah semua untuk mempersiapkan segala perlengkapan dan menjaga kondisi kesehatan fisik selama menjalankan rangkaian ibadah di sana,” tambahnya.

Kepada para pendamping haji, Nadirsyah berpesan agar dapat memberikan perhatian maksimal kepada jamaah, terutama yang sudah lanjut usia.

“Kepada seluruh pendamping jemaah haji khususnya dari Tubaba, untuk dapat intens memperhatikan baik dari kesehatannya, tertib berjalannya pelaksanaan ibadah hajinya, serta selalu mendampingi para calon jemaah. Mengingat banyak jemaah kita yang sudah sepuh, tentu ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pendamping,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tubaba, H. Efrizon Anwar, S.Ag., MH., menyampaikan data terkait jamaah yang diberangkatkan. Ia menyebutkan bahwa jamaah tertua dalam rombongan ini adalah Sumarjo Cokrojoyo (95 tahun) asal Indraloka, Kecamatan Way Kenanga, sedangkan jamaah termuda adalah Kisma Hana Almira (15 tahun) asal Candra Mukti, Kecamatan Tulang Bawang Tengah.

Adapun total jamaah yang diberangkatkan berjumlah 147 orang, terdiri dari 81 jamaah pria dan 66 jamaah wanita. Seluruh jamaah tergabung dalam Kloter 18 bersama jamaah dari Kabupaten Way Kanan dan Lampung Tengah.

Para jamaah dijadwalkan berangkat dari Jakarta menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, menggunakan maskapai Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SV 433. Selama berada di Makkah, jamaah akan menempati wilayah Misfalah di Hotel Manazil Al-Khoir, sedangkan selama di Madinah akan menginap di Hotel Grand Plaza Madinah.

Pemkab Tubaba berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, sehat, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur. (Mar)

Bupati Lambar Hadiri Pelepasan Siswa SMKN 1 Liwa: Lulusan SMK Harus Punya Kompetensi, Kreativitas, dan Karakter

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menghadiri Pelepasan Siswa-Siswi Angkatan ke-20 SMKN 1 Liwa Tahun Ajaran 2025/2026, di GOR Ajisaka Sekuting Terpadu, Kecamatan Balik Bukit, Rabu (6/5/2026).

Acara pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru. Hadir mendampingi Bupati, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pirwan, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Camat, Kepala SMKN 1 Liwa, dewan guru serta ratusan orang tua wali murid.

Dalam sambutannya, Bupati Parosil Mabsus menyampaikan selamat kepada seluruh siswa yang telah menuntaskan pendidikan di SMKN 1 Liwa. Ia menegaskan pelepasan ini bukanlah akhir, melainkan titik awal perjalanan baru.

“Hari ini merupakan momen yang sangat istimewa, bukan hanya bagi para siswa, tetapi juga bagi para orang tua dan seluruh civitas SMKN 1 Liwa. Setelah melalui proses pendidikan yang penuh perjuangan, kerja keras, serta dedikasi, hari ini menjadi titik awal bagi anak-anakku sekalian untuk melangkah ke jenjang kehidupan berikutnya,” ujar Parosil.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Parosil Mabsus mengucapkan selamat kepada seluruh siswa-siswi Angkatan ke-20. “Ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam menggapai cita-cita dan masa depan,” tegasnya.

Bupati menekankan, sebagai lulusan sekolah kejuruan, para siswa telah memiliki bekal keterampilan yang sangat berharga. “Dunia saat ini membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi, kreativitas, dan karakter yang kuat. Oleh karena itu, saya berpesan agar kalian terus mengembangkan diri, tidak mudah menyerah, dan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran serta tanggung jawab,” kata Parosil.

Ia menyebut lulusan SMKN 1 Liwa adalah generasi penerus yang akan membawa kemajuan bagi Lampung Barat. “Dimanapun kalian berada nantinya, jagalah nama baik sekolah, keluarga, dan daerah. Tunjukkan bahwa lulusan SMKN 1 Liwa mampu bersaing dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” pesannya.

Kepada para orang tua, Bupati menyampaikan terima kasih atas dukungan dan doa yang tiada henti bagi putra-putrinya. Ia juga mengapresiasi dedikasi para guru. “Terima kasih kepada para guru yang telah dengan penuh kesabaran dan keikhlasan mendidik serta membimbing para siswa hingga sampai pada titik ini,” ucapnya.

Parosil menegaskan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pendidikan kejuruan. “Agar mampu mencetak generasi yang siap kerja, berwirausaha, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” tutup Bupati.(andri)

Musorkab IV, Bupati Parosil: Harus Menjadi Momentum Kebangkitan Olahraga Bukan Hanya Seremonial

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menegaskan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) IV Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Lampung Barat bukan sekadar agenda seremonial. Ia meminta forum tersebut benar-benar menjadi arah kebangkitan olahraga di Bumi Sekala Bekhak.

Penegasan itu disampaikan Parosil saat membuka Musorkab IV Koni Lampung Barat di Lamban Pancasila, Kecamatan Balik Bukit, Rabu (06/05. Musorkab dihadiri jajaran pengurus Koni Provinsi Lampung yang dipimpin ketua wakil I Margono Tarmujdi, jajaran pengurus Koni dan ketua beserta jajaran pengurus cabang (pengcab) olahraga se-Lampung Barat.

“Lakukan Musorkab ini dengan sebaik-baiknya. Kumpulkan ide, masukan, gagasan agar hasilnya maksimal. Jadikan Koni ini rumah kita bersama untuk memajukan olahraga di Lampung Barat,” tegas Parosil yang juga Ketua Umum Koni Lampung Barat.

Parosil Mabsus meminta siapapun yang terpilih sebagai Ketua Umum Koni Lampung Barat periode 2026–2030 agar segera berbenah. Ia menyoroti masih adanya Pengcab yang belum aktif. “Ke depan tugas saudara-saudara, Pengcab yang belum aktif agar segera digerakkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua I Koni Provinsi Lampung Margono Tarmujdi yang mewakili Ketua Koni Lampung Taufik Hidayat, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan musorkab yang tepat waktu.

Ia menekankan Musorkab harus menjadi momentum kebangkitan olahraga, bukan sekadar seremoni. “Tujuannya memilih dan menetapkan ketua umum periode 2026–2030, sekaligus mengevaluasi pelaksanaan kegiatan sebelumnya, lalu menyusun program empat tahun ke depan,” kata Margono.

Margono berharap ketua Koni Lampung Barat terpilih dapat mengemban amanah dan berpartisipasi memajukan olahraga di Lampung, khususnya Lampung Barat.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Musorkab IV Vicky Andrias Fiqrullah berharap musorkab ini menghasilkan keputusan terbaik untuk memajukan olahraga di Lampung Barat.

Musorkab IV Koni Lampung Barat resmi dibuka langsung oleh Bupati Parosil Mabsus.(andri)

Dorong Pengembangan Sektor Perikanan, Bupati Pringsewu Audiensi Dengan Menteri KKP

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia pada Rabu (5/5/2026). Bupati Pringsewu didampingi Tenaga Ahli Bupati Prof.Dr.Ir.Achmad Subagio, Kadis Perikanan Kabupaten Pringsewu Supendi, S.E., M.M., Kadis Pertanian Maryanto, S.P., Kadis PUPR Ir.Ahmad Syaifudin, S.T., M.T., Kadis Kopdagprin Sulistiyo Ningsih, S.E., M.M. dan Sekretaris Bapperida Siti Rahmah, S.I.Kom., M.M. diterima oleh Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono dan Plt Sekjen KKP serta beberapa pejabat Kementerian KKP di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Jakarta.

Diantaranya Dirjen Perikanan Tangkap Drs.Lotharia Latif, S.H., M.Hum., Dirjen Perikanan Budidaya Dr.Tb.Haeru Rahayu, A.Pi. M.Sc., Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pung Nugroho Saksono, Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Direktur Pengolahan Dirjen PDSKP Ir.Tri Aris Wibowo, M.Si. dan lainnya.

Kunjungan tersebut adalah dalam rangka beraudiensi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan beserta jajaran Kementerian KKP sebagai upaya pemerintah daerah untuk mendorong dan mengembangkan serta memajukan sektor perikanan di Bumi Jejama Secancanan, yang muaranya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pringsewu, sebagaimana visi Pringsewu Makmur (Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul dan Religius).

Di hadapan Menteri Kelautan dan Perikanan RI  dan para pejabat Kementerian KKP, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menyampaikan program prioritas Pemkab Pringsewu di bidang perikanan, khususnya perikanan air tawar. Yaitu progran Pengelolaan Perikanan Budidaya, meliputi penyediaan sarana dan prasarana UPT Pengembangan Budidaya Ikan, monitoring kesehatan ikan dan lingkungan, penjaminan ketersediaan sarana pembudidaya ikan, pengembangan kapasitas pembudidaya kecil, pemberian pendampingan dan kemudahan akses ilmu pengetahuan, teknologi dan informasi, serta penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan.

“Kemudian program Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, meliputi penerbitan Tanda Daftar Usaha Pengolahan Hasil Perikanan bagi Usaha Skala Mikro dan Kecil, bantuan Akta Notaris/Badan Hukum Kelompok Perikanan, pembinaan mutu dan keamanan hasil perikanan bagi Usaha Pengolahan dan Pemasaran Usaha Skala Mikro dan Kecil, serta sosialisasi pemasaran dan pelatihan pengolahan ikan, penyediaan dan penyaluran bahan baku industri pengolahan ikan, termasuk pemberian Makanan Tambahan untuk Anak Sekolah, dan bantuan sarana pengolahan hasil perikanan,” bebernya.

Bupati Riyanto Pamungkas juga mengungkapkan sejumlah potensi perikanan air tawar, baik kolam, sungai serta embung di Kabupaten Pringsewu, dengan komoditas berupa ikan lele, gurame, nila, mas, patin, gabus hingga Ikan hias. Untuk potensi lahan perikanan sekitar 1.300 hektar, dengan potensi pemanfaatan budidaya ikan 1.070,32 hektar, namun yang dimanfaatkan baru 49% atau 519,35 hektar.  Kabupaten Pringsewu juga memiliki 45 embung dan 19 sungai, dimana Kecamatan Pagelaran ditetapkan sebagai Kampung Perikanan Budidaya Ikan Nila. Di Kabupaten Pringsewu jumlah pembudidaya Ikan mencapai 4.500 orang.

“Adapun perkiraan jumlah ikan keluar setiap harinya mencapai 34,5 ton, terdiri dari 18 ton ikan lele yang tersebar di 9 kecamatan, 6,5 ton ikan nila di Kecamatan Pagelaran, 6 ton ikan patin, tersebar di 9 kecamatan, 2 ton ikan mas, juga tersebar di 9 kecamatan, dan 2 ton ikan gurame di Kecamatan Pardasuka, dengan wilayah pemasaran meliputi  Pringsewu sendiri, kemudian Bandar Lampung, Tanggamus, Metro, Tanjungbintang, Palembang dan Jakarta. Sedangkan kebutuhan pakan mencapai 44,35 ton perhari atau pertahunnya mencapai 16.187,75 ton. Terdiri 21,6 ton pakan ikan lele, 9,75 ton pakan ikan nila, 7,2 ton pakan ikan patin, 3,6 ton pakan ikan mas, dan 2,2 ton pakan ikan gurame,” ungkapnya. (Mulia mega)