Gotong Royong Bersih Pantai Minang Rua, Zita Anjani Tegaskan Komitmen Jaga Wisata Lampung Selatan

BAKAUHENI -(deklarasinews.com)- Semangat kebersamaan menyelimuti sore hari di Pantai Minang Rua, Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, Selasa (23/9/2025).

Ratusan peserta dari pemerintah daerah, akademisi, hingga masyarakat bersatu dalam aksi bersih-bersih pantai yang dipimpin langsung oleh Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan, Zita Anjani.

Kegiatan itu diikuti Wakil Ketua TP PKK, Ketua DWP, Asisten Pemerintahan dan Kesra, para kepala perangkat daerah, Camat Bakauheni, serta Kepala Desa Kelawi.

Dari unsur akademisi, hadir rektor Universitas UIM, An-Nur, Muhammadiyah, hingga ITERA. Kebersamaan lintas sektor ini menegaskan tekad bersama menjaga kelestarian destinasi wisata Lampung Selatan.

Dalam apel pembukaan, Zita menegaskan pentingnya kesadaran kolektif untuk merawat pantai. “Pantai ini harus kita jaga hari ini, besok, dan seterusnya. Dengan kerja sama semua pihak, Lampung Selatan bisa maju. Pantai dan destinasi wisata harus kita jadikan sumber pemasukan,” ujarnya.

Zita juga mengungkapkan rencana besar menyambut HUT Lampung Selatan pada 14 November mendatang yang akan dirangkai dengan Festival Lampung Selatan. Agenda itu mencakup pawai budaya berskala besar, ribuan penari dengan tarian khas daerah seperti Tari Tuping, serta atraksi budaya lainnya.

Lebih jauh, pemerintah daerah bersama UKP berkomitmen melakukan revitalisasi enam objek wisata unggulan. Pantai Minang Rua menjadi salah satu prioritas, disusul situs sejarah Makam Keratuan Darah Putih. Upaya ini diyakini dapat memperkuat daya tarik wisata sekaligus meningkatkan ekonomi daerah.

Usai apel, Zita bersama rombongan turun langsung memunguti sampah di bibir pantai hingga ke area Goa Minang Rua. Meski matahari terik, ia tetap bersemangat.

“Tahun depan kita sudah minta peralatan yang lebih modern untuk mendukung kebersihan pantai,” tambahnya.

Di penghujung kegiatan, Zita menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat. “Saya bangga dan berterima kasih atas kerja sama semua pihak,” tutupnya. (Red)

 

Lampung Selatan Harus Jadi Contoh, Bupati Egi Tekankan Disiplin dan Semangat Kolektif ASN di Upacara Bulanan

‎KALIANDA -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, memimpin langsung upacara bulanan di Lapangan Korpri, Kalianda, Rabu (17/9/2025).

Upacara diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten, Supriyanto, para pejabat utama, kepala perangkat daerah, ASN, hingga tenaga honorer di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.

Dalam amanatnya, Bupati Egi menegaskan bahwa upacara bulanan bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan momentum refleksi dan evaluasi kinerja seluruh aparatur.

Ia menekankan pentingnya disiplin, loyalitas, serta semangat kolektif seluruh aparatur dalam membangun pemerintahan yang kuat.

“Tidak boleh ada celah untuk kelalaian, tidak ada tempat bagi sikap masa bodoh, dan tidak ada toleransi untuk kemalasan. Lampung Selatan harus menjadi contoh, bukan pengikut,” tegasnya.

Memasuki akhir triwulan ketiga 2025, Bupati Egi meminta seluruh kepala perangkat daerah meningkatkan capaian sesuai rencana kerja tahunan.

Menurutnya, hasil kinerja pemerintah harus dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan sekadar menggugurkan kewajiban administratif.

Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh ASN untuk menjadikan disiplin dan ketepatan waktu sebagai budaya kerja. Bekerja, kata Egi, bukan hanya kewajiban, tetapi ibadah dan bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Kita harus paham setiap program, apa tujuan dan sasarannya. Semua harus dijalankan dengan semangat ‘Bismillah Bisa’ sebagai prinsip, bukan sekadar jargon,” ujarnya.

Bupati Egi juga menekankan perlunya inovasi dan adaptasi di tengah perubahan zaman. Menurutnya, masyarakat kini tidak hanya menunggu program, tetapi menuntut manfaat nyata dan dampak langsung.

“Masyarakat tidak lagi bertanya apa programnya, tetapi apa manfaat dan dampaknya. ASN harus menjawab dengan kerja nyata, data terbuka, dan komunikasi transparan,” kata Egi.

Menutup amanatnya, Bupati Egi mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk bekerja dengan hati, keberanian, serta satu visi dalam membangun Lampung Selatan.

“Kita semua adalah wajah pelayanan publik. Jadilah cermin yang baik bagi masyarakat. Tidak ada tantangan yang tidak bisa kita taklukan. Selamat bekerja dan tetap semangat,” kata Egi menutup amanatnya. (Red)

 

Disangka Gizi Buruk, Bocah 10 Tahun di Natar Ternyata Derita Kelumpuhan: Pemkab Pastikan Penanganan Medis Intensif

NATAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan meluruskan informasi terkait kondisi kesehatan bocah 10 tahun, Randi Aditia, warga Dusun 4 Gedong Bendo, Desa Rulung Sari, Kecamatan Natar. Sebelumnya sempat diberitakan bahwa Randi mengalami gizi buruk dan luput dari bantuan sosial pemerintah.

Camat Natar, Eko Irawan, menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar. Menurut hasil pemeriksaan medis, Randi tidak mengalami gizi buruk, melainkan didiagnosa paraplegia unspecified atau kelumpuhan yang belum teridentifikasi penyebab spesifiknya.

“Tim Puskesmas sejak awal sudah memberikan pelayanan kesehatan. Kami juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial terkait pengajuan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang kini masih dalam proses pembuatan rekening,” ujar Eko Irawan, Senin (15/9/2025).

Selain layanan medis, pemerintah juga menyiapkan sejumlah langkah konkret. Diantaranya, membawa Randi ke RSUD Abdul Muluk melalui rujukan dari RS Natar Medika, memberikan bantuan dana dari Tim Geber Bismillah Bisa Natar, serta koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Lampung Selatan.

“Hari ini, Dinas Kesehatan dan Dinas PPPA turut menyerahkan bantuan langsung di RS Natar Medika. Dan besok (16/9), pasien dirujuk ke RSUD Abdul Muluk,” tambah Eko Irawan.

Sementara itu, Ningsih, ibu Randi, menjelaskan bahwa sejak lahir kondisi anaknya normal. Berat badan lahir 3 kilogram dan tumbuh kembang sesuai usianya. Namun, ketika berusia empat tahun, mulai muncul kelainan saat berlari atau bersepeda.

“Sering jatuh tanpa sebab, lalu tidak bisa bangun sendiri. Pernah diurut bagian pinggang dan paha, tapi setelah itu justru semakin lemah hingga tidak bisa berjalan,” cerita Ningsih.

Randi sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Sukadamai pada Desember 2024, lalu dirujuk ke RS Natar Medika. Saat itu dokter mendiagnosa paraplegia dan menyarankan pemeriksaan lanjutan ke RSUD Abdul Muluk. Namun hingga kini keluarga belum melanjutkan rujukan tersebut.

Pemkab Lampung Selatan berharap masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan utuh. Pemerintah memastikan bahwa Randi Aditia tidak terabaikan dan kini tengah dalam pendampingan medis serta sosial.(Red)

 

Bupati Egi Jawab Harapan Warga Sidomulyo, Jembatan Way Buatan Kini Kokoh dan Aman Dilintasi

‎SIDOMULYO -(deklarasinews.com)- Warga Kecamatan Sidomulyo akhirnya bisa bernapas lega. Setelah bertahun-tahun bergantung pada jembatan gantung yang sempit dan rawan, kini Jembatan Way Buatan di Dusun Kelapa Tiga, Desa Suak, Lampung Selatan, resmi rampung dibangun dan sudah dapat digunakan masyarakat.

Jembatan baru dengan panjang sekitar 15 meter dan lebar 3 meter ini dikerjakan Dinas PUPR Lampung Selatan melalui Bidang Bina Marga.

Proyek tersebut menjadi prioritas pemerintah daerah lantaran jembatan lama sebelumnya terputus total dan masyarakat tak memiliki jalan alternatif. Kondisi itu sempat mengganggu aktivitas harian, distribusi ekonomi, hingga menimbulkan ancaman keselamatan warga.

Kesulitan kian terasa saat musim hujan. Lokasi jembatan berada di pertemuan tiga aliran sungai dengan arus deras yang kerap memicu banjir. Kini, dengan konstruksi yang lebih kokoh, warga dapat melintas dengan aman tanpa dihantui rasa was-was.

Darmaji (31), warga Kota Dalam, mengaku lega dengan hadirnya jembatan baru. “Terbantu benar, lebih enak lewat dari bawah. Sebelumnya jembatan gantung, ngeri,” tuturnya sambil tersenyum, Senin (15/9/2025).

Senada dengan itu, Nur Hayati (30), warga Dusun Buatan, menyampaikan rasa syukurnya. “Sangat terbantu dengan adanya jembatan baru ini. Kalau banjir dulu nggak bisa lewat, jadi harus muter jauh. Sekarang lebih mudah. Untuk Pak Bupati terima kasih banyak sudah membantu kami, sehat selalu dan makin sukses,” ujarnya.

Kepala Dusun Kelapa Tiga, Desa Suak, juga mengapresiasi perhatian Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, serta Dinas PUPR yang merespons cepat kebutuhan masyarakat. “Sekarang kami bisa melintas dengan aman, akses perekonomian masyarakat pun kembali normal,” katanya.

Jembatan Way Buatan kini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan warga Sidomulyo. Lebih dari sekadar infrastruktur, jembatan ini menjadi penopang utama mobilitas dan denyut perekonomian masyarakat di wilayah rawan banjir. (Red)

Bupati Egi Tunjuk Plt Kadis Pariwisata Baru, Intji Indriati Resmi Gantikan Kurnia Oktaviani

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, resmi menunjuk Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Intji Indriati, sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Selatan.

Penunjukan ini ditetapkan melalui Surat Keputusan nomor: 800.1.11.1/403/V.05/2025 yang diserahkan langsung oleh Bupati Egi kepada Intji usai Rapat Koordinasi Bulanan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di Aula Rajabasa, Kantor Bupati, Rabu (10/9/2025).

Bupati Egi menjelaskan, keputusan tersebut diambil menyusul perpindahan tugas Kepala Dinas Pariwisata sebelumnya, Kurnia Oktaviani, yang sejak awal September 2025 resmi bergabung dengan Pemerintah Kabupaten Pesawaran.

“Hari ini juga saya akan menyerahkan SK Plt Kepala Dinas Pariwisata karena Kadis sebelumnya pindah tugas. Dan yang terpilih untuk mengisi adalah Bu Intji,” ujar Egi.

Ia menegaskan, penunjukan ini bertujuan memastikan kesinambungan program kerja Dinas Pariwisata sekaligus memperkuat pengembangan sektor pariwisata yang menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah.

Selain itu, penempatan pejabat struktural dinilai sebagai bagian dari penataan birokrasi yang dinamis dan profesional, sehingga pelayanan publik kepada masyarakat dapat terus meningkat.

Dengan keputusan ini, Intji Indriati resmi menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Selatan terhitung mulai 10 September 2025.(Red)

Zita Anjani Sambangi Air Terjun Way Tayas, Dorong Wisata Alam Rajabasa Jadi Ikon Lampung Selatan

RAJABASA -(deklarasinews.com)- Suara gemericik air dari ketinggian berpadu dengan rimbunnya pepohonan di kaki Gunung Rajabasa menjadi sambutan alami bagi Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani. Rabu (10/9/2025), ia menapaki jalur setapak menuju Air Terjun Way Tayas di Desa Sukaraja, Kecamatan Rajabasa.

Didampingi Camat Rajabasa Firdaus serta Kepala Desa Sukaraja, M. Yusuf, Zita tampak antusias menikmati perjalanan. Sesekali ia berhenti memperhatikan derasnya aliran air yang mengalir di sela bebatuan, seakan memastikan panorama tetap terjaga.

Perjalanan rombongan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dari area parkir kendaraan. Dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam, akhirnya tepat pukul 09.10 WIB, mereka tiba di lokasi air terjun yang dikenal masih alami dan jarang terjamah wisata massal.

“Wisata Way Tayas ini salah satu air terjun terbaik di Lampung Selatan. Keasriannya akan kita pertahankan, tapi juga kita tata agar lebih proper. Saya ingin memastikan kebersihannya terjaga, karena di sini keren banget,” ungkap Zita dengan semangat.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. “Airnya benar-benar berwarna biru. Tolong jangan buang sampah sembarangan. Jagalah keaslian alam, karena jarang ada air terjun dengan warna seindah ini,” tambahnya.

Bagi masyarakat sekitar, Way Tayas bukan sekadar destinasi wisata, melainkan ruang untuk melepas penat dan kembali menyatu dengan alam. Keindahan yang ditawarkan, mulai dari nuansa sejuk khas pegunungan hingga panorama air terjun yang menawan, menjadikan lokasi ini sebagai permata tersembunyi di Rajabasa.

Kunjungan Zita Anjani pun menjadi momentum penting dalam mengangkat potensi wisata alam Lampung Selatan. Harapannya, Way Tayas bisa berkembang menjadi ikon wisata berkelanjutan, tidak hanya membanggakan warga lokal, tetapi juga menarik minat wisatawan dari luar daerah. (Red)

 

Program Baru Bupati Egi, Bikin Warga Lebih Sejahtera Lewat Agro Eduwisata

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar rapat koordinasi bulanan di Aula Krakatau, kantor bupati setempat, Rabu (10/9/2025). Rapat yang biasanya hanya diikuti pejabat eselon II kali ini digelar dalam dua sesi, dengan melibatkan hingga pejabat eselon IV yang membidangi perencanaan.

Dalam arahannya, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa pembangunan daerah tahun 2026 akan difokuskan pada program Agro Eduwisata sebagai strategi prioritas.

Menurutnya, program ini tidak sekadar konsep, tetapi jawaban konkret untuk menciptakan lapangan kerja, memperluas akses pendidikan dan kesehatan, serta mengatasi berbagai persoalan sosial.

“Program Agro Eduwisata ini kuncinya ada pada peningkatan penghasilan. Caranya dengan menambah uang yang beredar di Lampung Selatan dan memantaskan diri agar siap menangkap peluang yang masuk,” tegas Bupati Egi.

Egi menekankan, pembangunan daerah tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Ia meminta setiap perangkat daerah memastikan bahwa setiap program benar-benar membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kita ingin orang datang ke Lampung Selatan. Maka kita harus kompak membuka persepsi bahwa Lampung Selatan ini indah, positif, dan penuh peluang. Bukan lagi dipandang negatif seperti sebelumnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Egi menyebutkan bahwa pengembangan Agro Eduwisata akan mengintegrasikan sektor pertanian, pendidikan, dan wisata. Dengan begitu, masyarakat bisa merasakan langsung dampak ekonominya. “Tujuan akhirnya jelas, standar hidup masyarakat Lampung Selatan harus lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Lampung Selatan, Supriyanto, menjelaskan bahwa rapat kali ini penting karena untuk pertama kalinya bupati menghadirkan seluruh kasubbag perencanaan. Tujuannya untuk menajamkan rencana kerja perangkat daerah serta memastikan arah program 2026 lebih fokus dan terukur.

Rapat koordinasi dihadiri Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Sekretaris Daerah Supriyanto, para staf ahli bupati, asisten Setdakab, serta kepala perangkat daerah terkait. (Red)

 

Haornas 2025 di Kalianda: Zita Anjani Pimpin Senam Massal Penuh Keceriaan

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Ribuan kader PKK dan masyarakat tumpah ruah mengikuti senam massal di Stadion Radin Inten, Kalianda, Selasa (9/9/2025), dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2025.

Kegiatan senam massal ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan, Zita Anjani, yang hadir dengan penuh kehangatan.

Acara semakin semarak dengan kehadiran Wakil Ketua TP PKK Lampung Selatan Reni Apriani Syaiful Anwar, Wakil Ketua III DPRD Bela Jayanti, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ratna Yanuana Supriyanto, serta Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Yespi Cory.

Momentum ini tidak hanya menjadi ajang berolahraga bersama, tetapi juga mempererat silaturahmi antar-kader PKK dan masyarakat.

Sejak sore hari, antusiasme peserta sudah terasa. Iringan musik enerjik mengiringi gerakan-gerakan lincah, termasuk “Senam Oke Gas” yang menjadi favorit para ibu-ibu. Lapangan stadion pun seketika berubah menjadi arena kebugaran penuh keceriaan.

“Selamat sore, apa kabarnya ibu-ibu semua? Sekarang saya mau senam bareng ya,” sapa Zita Anjani disambut tepuk tangan dan sorak riuh. Kehadirannya bukan sekadar memimpin, tetapi juga membaur bersama warga, mencerminkan semangat kebersamaan yang hangat.

Tidak hanya senam, kegiatan ini juga diselingi ajakan Zita untuk mendoakan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar. Ia berharap keduanya senantiasa diberi kekuatan dalam menjalankan amanah kepemimpinan.

“Kita doakan bersama-sama agar Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan selalu istiqomah dan bisa memberikan yang terbaik untuk daerah ini,” ucapnya.

Bagi masyarakat, momen senam massal ini menjadi pengalaman berharga. Selain menjaga kesehatan, mereka juga merasakan kedekatan dengan pemimpin daerah. Kegiatan sederhana namun penuh makna ini menjadi bukti bahwa olahraga bisa menjadi jembatan kebersamaan dan semangat gotong royong. (Red)

Stabilkan Harga Pangan, Pemkab Lampung Selatan Gelar GPM di Seluruh Kecamatan

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di 17 kecamatan, Sabtu (30/8/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya nasional menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.

Peluncuran GPM diawali dengan zoom meeting bersama Kementerian Pertanian yang diikuti lebih dari 4.663 kecamatan se-Indonesia. Di Lampung Selatan, kegiatan dipusatkan di Kantor Kecamatan Kalianda dan dihadiri Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan, Dulkahar, bersama jajaran perangkat daerah, unsur Forkopimda, dan instansi terkait lainnya.

Usai peluncuran, bazar pangan murah di Kabupaten Lampung Selatan langsung digelar serentak di titik-titik yang telah ditentukan di seluruh kecamatan.

Dalam program ini, Pemkab Lampung Selatan menjual beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan harga Rp11.500 per/kg atau Rp57.500 per 5 kg, lebih rendah dibandingkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang mencapai Rp62.500 per 5 kilogram.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan, Gerakan Pangan Murah merupakan langkah konkret pemerintah untuk menekan gejolak harga beras sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat. “Kami ingin memastikan pangan, terutama beras, tetap terjangkau bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.

Senada, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan pentingnya perluasan program hingga ke tingkat kecamatan yang dinilai sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat. Ia menambahkan, dalam empat minggu terakhir, gerakan ini terbukti efektif menjaga stabilitas harga beras di 233 kabupaten/kota.

“Acara ini semata-mata untuk rakyat, agar beras tetap tersedia, terjangkau, dan tidak memberatkan masyarakat,” kata Tito Karnavian.

Dengan adanya GPM, Pemkab Lampung Selatan berharap masyarakat dapat lebih mudah memperoleh pangan pokok dengan harga bersahabat, sekaligus menekan potensi inflasi di daerah. (Red)

Bangga! Lampung Selatan Raih Stand Terinovatif di Apkasi Otonomi Expo 2025

TANGERANG -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Pada penutupan Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025 yang berlangsung di Nusantara Hall, ICE BSD, Tangerang, Sabtu (30/8/2025), Pemkab Lampung Selatan meraih penghargaan sebagai Stand Terbaik Kategori Inovatif dengan tema “Produk Lokal Menglobal”.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Lampung Selatan, Muhammad Ali, mewakili Pemkab Lampung Selatan.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas capaian yang berhasil diraih daerahnya.

“Hari ini penutupan Apkasi Otonomi Expo 2025 telah selesai dan alhamdulillah Kabupaten Lampung Selatan mendapat penghargaan. Ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Lampung Selatan dan seluruh tim kerja perangkat daerah,” ujar Bupati Egi.

Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti kerja sama seluruh jajaran Pemkab Lampung Selatan dalam menghadirkan berbagai terobosan, baik di bidang pelayanan publik, pengembangan UMKM, maupun promosi potensi daerah.

“Semoga ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi ke depannya,” tambahnya.

Apkasi Otonomi Expo (AOE) merupakan ajang tahunan bergengsi yang mempertemukan pemerintah daerah se-Indonesia untuk memamerkan potensi unggulan, inovasi, hingga produk daerah.

Dalam ajang ini, Pemkab Lampung Selatan tidak hanya memperkenalkan berbagai produk UMKM lokal, tetapi juga mengangkat potensi pariwisata dan budaya Lampung Selatan kepada pengunjung expo, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu destinasi unggulan di Indonesia. (Red)