Indeks SPBE Lampung Selatan Naik Jadi 3,34, Transformasi Digital Pemerintahan Kian Matang

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mencatat peningkatan signifikan dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Indeks SPBE Kabupaten Lampung Selatan naik dari 3,08 pada tahun 2024 menjadi 3,34 pada tahun 2025 dengan predikat “Baik”.

Capaian tersebut berdasarkan hasil pemantauan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Menteri PAN-RB Nomor B/76/M.PD.06/2025 tentang Hasil Pemantauan SPBE Tahun 2025 yang ditetapkan pada 31 Desember 2025. Pemantauan dilakukan terhadap 266 instansi pusat dan pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan, Anasrullah, menyampaikan bahwa peningkatan indeks SPBE tersebut mencerminkan progres nyata transformasi digital pemerintahan yang terus berkembang secara berkelanjutan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar.

“Sesuai arahan Bupati Radityo Egi Pratama, peningkatan nilai SPBE ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya layanan digital yang semakin berkualitas, terintegrasi, dan berdaya guna, baik bagi penyelenggaraan pemerintahan maupun masyarakat luas,” ujar Anasrullah, dalam keterangannya, Kamis (8/1/2026).

Ia menjelaskan, kenaikan indeks tersebut menandakan semakin matangnya kualitas penerapan SPBE di Kabupaten Lampung Selatan, khususnya dalam mendukung pelayanan publik dan administrasi pemerintahan berbasis elektronik.

Menurutnya, indeks SPBE merupakan Indikator Kinerja Utama (IKU) Dinas Dinas Komunikasi dan Informatika. Penerapan SPBE juga berkontribusi terhadap penguatan SAKIP, Reformasi Birokrasi, Indeks Pelayanan Publik, Sistem Merit, serta Indeks Inovasi Daerah.

“Capaian ini menjadi bukti komitmen dan konsistensi Pemkab Lampung Selatan dalam membangun pemerintahan digital secara terarah dan berkelanjutan,” tegasnya.

Secara historis, Indeks SPBE Kabupaten Lampung Selatan menunjukkan tren peningkatan dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2023, indeks SPBE berada di angka 2,74, meningkat menjadi 3,08 pada 2024, dan kembali naik menjadi 3,34 pada 2025, seluruhnya dengan predikat “Baik”.

Berdasarkan hasil pemantauan SPBE 2025, Domain Kebijakan SPBE meraih skor tertinggi sebesar 4,20, yang ditopang oleh capaian Kebijakan Tata Kelola SPBE dengan skor yang sama.

Sementara itu, Domain Tata Kelola SPBE mencatat skor 2,80, dengan rincian Perencanaan Strategis SPBE sebesar 2,25Teknologi Informasi dan Komunikasi 3,25, serta Penyelenggara SPBE 3,00.

Pada Domain Manajemen SPBE, Kabupaten Lampung Selatan memperoleh skor 1,64, yang ditopang oleh Penerapan Manajemen SPBE sebesar 1,88 serta Audit Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan skor 1,00.

Adapun Domain Layanan SPBE meraih skor 4,00, dengan capaian maksimal pada Layanan Administrasi Pemerintahan Berbasis Elektronik dan Layanan Publik Berbasis Elektronik yang masing-masing memperoleh skor 4,00.

Pemantauan SPBE merupakan amanat Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 sebagai bagian dari strategi penguatan transformasi digital pemerintah secara berkelanjutan dalam mendukung pembangunan nasional. (Red)

Bupati Lampung Selatan Raih Anugerah Daerah Harmonis dan Berkelanjutan dari JMSI Lampung

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Komitmen Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dalam membangun daerah yang harmonis dan berkelanjutan kembali mendapat pengakuan.

Pada Musyawarah Daerah (Musda) II Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lampung, ia dianugerahi Anugerah Daerah Harmonis dan Keberlanjutan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam pembangunan dan sinergi lintas pemangku kepentingan.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Musda II JMSI Lampung yang digelar di Hotel Azana, Bandar Lampung, Minggu (21/12/2025).

Penghargaan diterima oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lampung Selatan, Anasrullah, mewakili Bupati Radityo Egi Pratama.

Anugerah tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum JMSI Pusat, Teguh Santosa, pada forum Musda yang mengusung tema “Pers Sehat, Profesional Menuju Indonesia Emas.”

Tema ini menegaskan peran strategis pers dalam mendukung pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi JMSI atas kontribusi signifikan Bupati Lampung Selatan dalam mendorong pembangunan daerah, menjaga stabilitas sosial, serta keberhasilannya membangun hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah, stakeholder, dan masyarakat.

Ketua JMSI Lampung Selatan, Gandi Yusnadi, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan publik.

“Kami menyampaikan apresiasi atas penghargaan bergengsi ini. Anugerah JMSI merupakan sebuah kehormatan bagi Pemkab Lampung Selatan dan juga JMSI. Ini menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah, stakeholder, dan masyarakat,” ujar Gandi.

Ia berharap, ke depan Pemkab Lampung Selatan dapat terus memberikan kontribusi positif dan berkelanjutan bagi pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat.

Musda II JMSI Provinsi Lampung tahun 2025 ini turut dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Dajusal, Ketua Umum JMSI Pusat Teguh Santosa, Ketua JMSI Lampung Ahmad Novriwan, serta pengurus JMSI dari berbagai kabupaten dan kota se-Provinsi Lampung.

Selain Bupati Lampung Selatan, sejumlah tokoh dan kepala daerah lainnya juga menerima penghargaan JMSI atas dedikasi mereka dalam memajukan daerah serta membangun komunikasi yang konstruktif dengan media. (Red)

Diduga Cemari Lingkungan, Kadis DLH Lampung Selatan Turun Langsung Tinjau Pabrik Penggilingan Padi

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Hari ini, Senin 8 Desember 2025 Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis DLH) akan meninjau pabrik penggilingan padi didusun 5 Desa Munjuk Sempurna Kecamatan Kalianda Lamsel yang diduga mencemari Lingkungan .

Kepastian lingkungan Kadis DLH Lamsel akan turun langsung mengunjungi pabrik penggilingan padi yang diduga cemari lingkungan ini disampaikan kepada pelitaekspres.com, Senin (8/12/2025) melalui pesan Whatshapp pribadinya,

“Insyaallah hari ini saya turun kelokasi, ” ungkap plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Selatan Devi Arminanto.

Keseriusan plt. Kadis DLH Lamsel ini mendapatkan sambutan positif dari warga dusun 5 Desa Munjuk Sempurna Kecamatab Kalianda Kabupaten Lampung Selatan,

“Semoga dengan kehadiran pak Kadis DLH dapat membantu warga atas pencemaran/polusi dari pabrik penggilingan padi yang kami alami selama ini, ” tutur salah satu warga yang malu-malu ditanya namanya ini.

Diberitakan sebelumnya, Sebuah pabrik penggilingan padi tanpa papan nama, di keluhkan warga Dusun 5, Desa Munjuk Sempurna, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Debu yang di timbulkan selama produksi menyebabkan aktivitas warga terhambat hingga gangguan kesehatan.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun redaksi, debu pabrik pengolahan padi yang diduga mencemari lingkungan tersebut sudah beroperasi hingga bertahun-tahun. Beberapa kali warga setempat menyampaikan keluhan, namun pihak pemilik pabrik terkesan cuek mengabaikan ancaman kesehatan warga setempat. (Cak Ton)

Diduga Cemari Lingkungan, Ketua Komisi III DPRD Lamsel Akan Tinjau Pabrik Penggilingan Padi di Munjuk Sempurna

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Ketua Komisi III DPRD Lamsel Yuti Ramayanti Hipni (YRH) akan segera meninjau pabrik Penggilingan Padi di dusun 5 Desa Munjuk Sempurna Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan.

Kunjungan yang akan dilakukan oleh YRH bersama jajarannya dilakukan setelah sebelumnya menerima laporan dari warga setempat. Dalam laporanya dijelaskan bahwa keberadaan pabrik penggilingan padi tersebut telah meresahkan warga yang mengakibatkan polusi dan berpotensi mengganggu kesehatan warga masyarakat,

” Insyaallah dalam waktu dekat saya bersama kawan-kawan dan instalasi terkait akan segera meninjau pabrik Penggilingan Padi yang mengakibatkan polusi udara  dan mengancam kesehatan masyarakat ”

Setelah kami berkoodinasi dengan kawan-kawan di DPRD dan Instansi terkait Insyaallah segera kami jadwalkan agenda kunjunganya, ” pungkas YRH, Minggu (7/12/2025).

Sekedar untuk diketahui dari informasi yang dihimpun media ini bahwa sejumlah warga keluhkan adanya polusi debu, suara bising serta jam operasional tanpa batas di sebuah Pabrik  penggilingan Padi yang berada di Dusun 5 Desa Munjuk Sempurna, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.

Pabrik penggilingan padi yang berada ditengah pemukiman warga sontak menjadi sorotan publik karena diduga tidak memiliki perijinan, khususnya ijin lingkungan dari warga setempat.

Dari informasi yang diterima media ini bahwa sebelumnya warga yang beberapa kali mengadu tentang keberadaan dan polusi yang berasal dari pabrik penggilingan yang diduga  dimiliki oleh seseorang warga desa tetangga.

Warga setempat sudah beberapa kali mengadukan permasalahan ini baik tingkat RT, Kadus hingga pemerintah desa lainnya namun belum ada penjelasan secara kongkrit.(Cak Ton)

Bupati Lampung Selatan Tinjau Lokasi Puting Beliung di Candipuro

CANDIPURO -(deklarasinews.com)- Dengan langkah cepat dan penuh kepedulian, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama turun langsung meninjau lokasi terdampak puting beliung di Kecamatan Candipuro, Rabu (3/12/2025), sehari setelah angin kencang memorak-porandakan puluhan rumah warga. Kehadirannya menjadi simbol respons sigap pemerintah terhadap warga yang baru saja dilanda bencana.

Bencana puting beliung yang terjadi pada Selasa (2/12/2025) sekitar pukul 14.00 WIB itu merusak permukiman di tiga desa, yakni Desa Cintamulya, Titiwangi, dan Beringin Kencana. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan langsung mengaktifkan langkah penanganan sejak laporan awal diterima.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Egi didampingi Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Kepala BNNK Lampung Selatan AKBP Rahmad Hidayat, Anggota DPRD Edi Waluyo, Forum CSR, Camat Candipuro serta jajaran perangkat daerah. Di lokasi, Bupati Egi menyerahkan bantuan sembako darurat secara simbolis kepada warga terdampak.

“Kemarin sore kami menerima informasi bahwa terjadi puting beliung yang menimpa beberapa rumah warga di Kecamatan Candipuro. Hari ini kami langsung turun meninjau kondisi di lapangan, dan tim BPBD bersama camat juga sudah melakukan pendataan awal,” ujar Bupati Egi.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah kini melakukan verifikasi kerusakan untuk menentukan kebutuhan penanganan lanjutan.

“Hari ini bantuan pertama sudah kita salurkan, dan selanjutnya akan dilakukan pendeteksian dan menghitung apa yang dapat kita bantu selanjutnya,” tegasnya.

Bupati Egi juga memberikan apresiasi kepada berbagai pihak yang turut bergerak membantu warga, mulai dari Forum CSR, anggota DPRD, hingga unsur pemerintah daerah lainnya. “Saya tidak sendiri. Ini bukti bahwa kita bergotong-royong untuk memastikan masyarakat tidak menghadapi musibah ini sendirian,” ucapnya.

Menutup kunjungan, Bupati Egi mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem dan segera melapor jika terjadi keadaan darurat di wilayah masing-masing.(Red)

3.000 Bibit Kopi-Kakao Dibagikan, Menko Zulkifli Hasan Minta Petani Jaga Gunung Rajabasa: “Hutan Lindung Tidak Boleh Diapa-apakan”

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan menegaskan soal pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di Kawasan Gunung Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan.

Pesan tegas itu ia sampaikan saat berdialog dengan 200 petani dari 10 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Integrated Area Development (IAD) Perhutanan Sosial, Desa Way Kalam, Kecamatan Penengahan, Selasa (2/12/2025).

Di hadapan para petani yang menggantungkan hidup dari hutan, Zulkifli Hasan mengingatkan bahwa kawasan Gunung Rajabasa adalah benteng ekologis yang tidak boleh disentuh sembarangan.

“Hutan lindung ini tidak boleh diapa-apakan. Boleh dimanfaatkan, tetapi tidak boleh dijadikan lahan pertanian sayuran,” tegasnya. Ia menambahkan, penggundulan hutan akan membuat wilayah bawah rentan banjir dan bencana ekologis lainnya.

Kegiatan dialog tersebut berlangsung hangat dan interaktif, sekaligus dirangkai penanaman simbolis bibit kopi dan kakao. Pada kesempatan itu, diserahkan pula 3.000 bibit kopi dan kakao kepada 10 KUPS Desa Way Kalam.

Bantuan bibit tersebut berasal dari United Nations Development Programme (UNDP) sebagai dukungan program keberlanjutan kawasan perhutanan sosial.

“Teman-teman dari UNDP ini konsen agar bumi ini dirawat dengan baik,” ujar Zulkifli Hasan, menegaskan kembali komitmen kerja sama global dalam menjaga kawasan konservasi.

Acara ini turut dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Sekretaris Daerah Supriyanto, jajaran Forkopimda, serta Duta Besar Norwegia, Belgia, Jerman, dan Belanda yang tergabung dalam Amsterdam Declarations Partnership (ADP).

Kehadiran perwakilan negara-negara tersebut sekaligus menandai kuatnya dukungan internasional terhadap upaya penyelamatan kawasan Gunung Rajabasa.

Dengan adanya bantuan bibit dan pendampingan lingkungan, pemerintah pusat berharap masyarakat sekitar hutan dapat meningkatkan kesejahteraan tanpa mengorbankan kelestarian ekosistem. Gunung Rajabasa, ditegaskan Zulkifli Hasan, harus tetap menjadi kawasan hijau yang memberi manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang.

 

KMHDI Akan Gelar Kongres Nasional 2026, Lampung Selatan Siap Jadi Tuan Rumah Wisata

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Provinsi Lampung tengah mempersiapkan pelaksanaan Kongres Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Januari 2026.

Persiapan tersebut disampaikan langsung Ketua Pimpinan Cabang KMHDI Provinsi Lampung, I Nengah Candra Irawan saat melakukan audiensi dengan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, pada Kamis (20/11/2025).

I Nengah Candra Irawan menjelaskan, bahwa saat ini pihaknya masih memetakan lokasi pelaksanaan kongres. Pemilihan daerah masih dalam pembahasan karena KMHDI memiliki tiga cabang aktif di Lampung, yakni Metro, Lampung Selatan, dan Bandar Lampung.

Candra menambahkan bahwa seusai penyelenggaraan kongres, pihaknya juga merencanakan tour wisata bagi peserta dari seluruh Indonesia.

Kabupaten Lampung Selatan menjadi salah satu destinasi yang dipertimbangkan karena potensi pariwisatanya yang berkembang pesat.

“Dalam pelaksanaan kongres ini diperkirakan akan hadir 60 kabupaten/kota dan sekitar 26 provinsi se-Indonesia,” ujarnya.

Menanggapi rencana tersebut, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyatakan dukungan penuh. Ia menegaskan bahwa Lampung Selatan siap menyambut peserta kongres sekaligus menjadi tujuan wisata yang representatif.

“Karena saat ini Kabupaten Lampung Selatan sedang fokus pada pengembangan pariwisata, semoga acara ini memberikan dampak positif bagi masyarakat. Harapannya, kegiatan-kegiatan KMHDI dapat berjalan secara berkelanjutan,” kata Bupati Egi.

Dengan rencana kedatangan peserta dari berbagai daerah, Kabupaten Lampung Selatan diharapkan dapat meraih manfaat promosi wisata sekaligus memperkuat perannya sebagai daerah yang ramah terhadap kegiatan nasional.(Red)

Pushidrosal TNI AL Perbarui Peta Laut Teluk Lampung, Bupati Egi Nyatakan Dukungan Penuh

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menerima audiensi Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) di ruang kerjanya, Kamis (20/11/2025). Pertemuan ini membahas pelaksanaan Operasi Survei dan Pemetaan Laut di perairan Teluk Lampung.

Dalam pertemuan tersebut, pihak TNI AL dipimpin Kasi Peta Militer Dispeta Pushidrosal, Mayor Laut (P) Yohan Achmudianto, yang menjelaskan secara langsung agenda dan progres operasi survei yang berlangsung selama 40 hari, sejak 23 Oktober hingga 1 Desember 2025.

Mayor Laut (P) Yohan Achmudianto memaparkan bahwa operasi tersebut bertujuan melakukan pembaruan (updating) peta laut guna meningkatkan keselamatan navigasi serta menunjang kelancaran transportasi laut di wilayah Teluk Lampung. Kegiatan ini melibatkan 10 personel TNI AL, terdiri dari Perwira, Bintara, dan Tamtama.

“Survei ini dilakukan untuk memperbarui peta laut demi keselamatan navigasi, terutama dalam mendukung transportasi laut di Teluk Lampung,” ujar Yohan.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyatakan apresiasi dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten terhadap upaya TNI AL tersebut. Ia menegaskan bahwa pemetaan dan pembaruan data laut menjadi kebutuhan penting bagi keamanan dan akurasi pelayaran.

“Pemkab Lampung Selatan sangat mendukung kegiatan survei hidro-oseanografi ini. Kami siap berkolaborasi demi kelancaran pelaksanaan kegiatan,” kata Egi (Red)

Grand Elty Krakatoa Audiensi dengan Bupati Egi Bahas Trail Run 2025

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menerima audiensi manajemen Grand Elty Krakatoa di ruang kerjanya, Kamis (20/11/2025).

Pertemuan tersebut membahas rencana penyelenggaraan Trail Run 2025 serta pembukaan outlet suvenir baru di kawasan Jungle Sea.

Dalam pertemuan tersebut, Hotel Manager Grand Elty Krakatoa, Husein Rachmad Ibrahim, memaparkan rencana event lari lintas alam yang akan digelar pada 14 Desember 2025 di area Grand Elty Krakatoa – Kalianda Nirwana Resort, Merak Belantung, Kalianda.

Lintasan lomba disiapkan melintasi panorama pesisir, perbukitan, hingga pemandangan laut yang menjadi ciri khas keindahan alam Lampung Selatan.

Husein menjelaskan, Trail Run 2025 dirancang sebagai wadah untuk mempromosikan olahraga lari sekaligus memperkuat daya tarik sport tourism di Lampung Selatan.

Selain itu, manajemen juga menyiapkan pembukaan outlet suvenir baru sebagai fasilitas pendukung pariwisata di kawasan Jungle Sea.

“Tujuan kami mengundang Bupati Lampung Selatan adalah untuk memberikan dukungan sekaligus menyukseskan kegiatan ini. Kami juga berharap Pak Bupati dapat meresmikan outlet suvenir yang menyediakan oleh-oleh khas Lampung,” ujar Husein.

Menanggapi rencana tersebut, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan apresiasi serta komitmennya untuk hadir dan mendukung penuh event yang memberikan dampak pada promosi daerah.

“Saya akan hadir, insyaallah. Usahakan ramai, agar semakin banyak yang mengetahui potensi Lampung Selatan,” kata Bupati Egi.

Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan event sport tourism menjadi salah satu langkah strategis dalam pengembangan pariwisata daerah.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, lanjutnya, terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan kegiatan positif yang mendukung perekonomian lokal dan meningkatkan kunjungan wisatawan. (Red)

6.573 Peserta Guncang Kalianda! Pawai Budaya Terbesar Sepanjang Sejarah Warnai HUT ke-69 Lampung Selatan

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan sukses menggelar Pawai Budaya Kebanggaan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (16/11/2025).

Kegiatan yang dilaksanakan di kawasan kompleks perkantoran Pemkab Lampung Selatan tersebut diikuti 6.573 peserta, menjadikannya pawai terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan HUT daerah.

Pawai Budaya yang berlangsung meriah ini menampilkan keberagaman adat, busana daerah, atraksi seni, serta replika budaya dari berbagai kecamatan dan perangkat daerah se-Lampung Selatan. Ribuan peserta dan penonton memenuhi sepanjang rute pawai, menghadirkan suasana penuh warna dan antusiasme tinggi.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan masyarakat yang turut menyukseskan kegiatan ini.

“Semua hadir dengan semangat persatuan. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta pawai dan seluruh elemen masyarakat yang telah memeriahkan HUT ke-69 Lampung Selatan,” ujar Bupati Egi.

Bupati Egi menegaskan bahwa Pawai Budaya bukan hanya bentuk hiburan, tetapi bagian penting dari pelestarian tradisi serta jati diri masyarakat Lampung Selatan.

“Lampung Selatan adalah rumah bagi keberagaman adat, bahasa, pakaian tradisional, tarian, dan nilai leluhur. Pawai ini adalah pengingat bahwa budaya merupakan identitas, dan tradisi adalah warisan yang menjadi fondasi masa depan,” ucapnya.

Bupati Egi menambahkan, Pawai Budaya tahun ini menjadi panggung bersama bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk tokoh adat, seniman, komunitas kreatif, serta perwakilan dari kecamatan.

“Ini bukan sekadar tampil cantic dengan busana adat, tetapi bukti bahwa kita bangga terhadap daerah kita,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Egi juga mengapresiasi kerja keras seluruh panitia dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Lamsel Fest 2025, yang untuk pertama kalinya digelar selama tiga hari berturut-turut dan sepenuhnya gratis untuk masyarakat.

Pawai Budaya HUT ke-69 Lampung Selatan turut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, serta anggota DPR RI seperti Sigit Purnomo, Surya Utama, Primus Yustisio, Eko Purnomo, Desi Ratnasari, dan Putri Zulkifli Hasan.

Hadir pula Ketua TP PKK Lampung Selatan sekaligus UKP Bidang Pariwisata, Zita Anjani, Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar, Wakil Ketua TP PKK Reni Apriyani, Forkopimda Lampung Selatan, anggota DPRD Lampung Selatan, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, serta ribuan masyarakat.

Kehadiran tokoh nasional tersebut semakin menegaskan bahwa Pawai Budaya Lampung Selatan telah menjadi salah satu ikon perayaan budaya terbesar di provinsi Lampung.

Dengan pelaksanaan yang tertib, meriah, dan penuh antusiasme, Pawai Budaya HUT ke-69 Lampung Selatan menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan, memupuk rasa bangga terhadap budaya lokal, serta mendorong sektor pariwisata dan kreativitas daerah.(Red)