Lampung Barat Dinobatkan Sebagai Kabupaten Paling Aman, Parosil Mabsus; Ini Keren

LAMBAR  -(deklarasinews.com)- Lampung merupakan provinsi di ujung tenggara Sumatera yang berfungsi sebagai Gerbang Pulau Sumatera. Memiliki daerah 15 Kabupaten/kota dengan wilayah paling ujung adalah Kabupaten Lampung Barat.

Kendati Lampung Barat berada diujung Provinsi Lampung berbatasan langsung dengan Sumatra Selatan, tidak menghalangi untuk menjadi Kabupaten berkembang dengan fokus pada pembangunan infrastruktur secara adil dan berwawasan lingkungan, pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas dan peningkatan ekonomi melalui agrobisnis dan agrowisata berbasis potensi lokal.

Lampung Barat selain dikenal kaya akan budaya, juga tersohor penghasil kopi robusta terbesar di Provinsi Lampung. Melejitnya harga kopi dalam waktu belakangan ini tidak merubah leting Lampung Barat dinobatkan Kabupaten paling aman di Provinsi Lampung.

Berdasarkan pilai institusi Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2024 Lampung Barat menduduki nomor satu Kabupaten paling aman di Provinsi Lampung, kemudian disusul Prengsewu, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Pesawaran, Kota Metro, Lampung Timur, Way Kanan, Pesisir Barat, Tanggamus, Tulang Bawang, Mesuji, Tulang Bawang Barat, Kota Bandar Lampung dan Lampung Utara.

Sebagai kepala daerah yang memimpin Lampung Barat sejak tahun 2017, Parosil Mabsus bersyukur atas pencapaian yang telah ditorehkan sampai dengan saat ini tahun 2025 dalam memimpin Kabupaten yang sampai dengan saat ini memegang teguh kearipan lokal dan menjunjung tinggi adat istiadat budaya warisan terdahulu.

“Lampung Barat memang pantas dinobatkan daerah paling aman di Provinsi Lampung. Meskipun ada kejadian kriminalitas sering kali pelaku dari luar daerah bukan pribumi asli,” kata Parosil Mabsus, Kamis 18 September 2025.

Keamanan di Lampung Barat selama ini menurut Parosil Mabsus dilatar belakangi salah satunya karena masyarakat masih menjunjung tinggi adat dan budaya.

Karena menurutnya, budaya dapat membentuk kesadaran, sikap dan perilaku masyarakat terhadap pentingnya keselamatan, baik itu keselamatan fisik maupun keamanan informasi. Dengan budaya keamanan yang kuat, kesadaran terhadap risiko akan meningkat, mendorong tindakan proaktif untuk melindungi diri dari ancaman, serta memperkuat rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Sebuah kebanggan tersendiri bagi kita semua Masyarakat Lampung Barat. Ini keren, harus tetap dijaga dan dipertahankan,” tutupnya.(nsr)

Jelang Hut Ke-34 Lambar, Parosil Mabsus Gelar Silaturahmi Dengan Jungkuan Sai Batin

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menggelar silaturahmi dengan perwakilan kepala jukuan Sai Batin Paksi Pak Sekala Bekhak. Silaturahmi dikemas dengan pengajian di Rumah Dinas Bupati Pekon Kubu Perahu Kecamatan Balik Bukit, Kamis 18 September 2025.

Silaturahmi dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 Kabupaten Lampung Barat yang jatuh pada 24 September mendatang. Dalam pertemuan istimewa itu Parosil Mabsus memberikan Tupung Tungkus (Peci Adat) dan Injang Tapis (Sarung Tapis) sebagai bentuk penghargaan terhadap adat istiadat.

Sebagai kepala daerah, Parosil Mabsus meminta doa agar dalam memimpin Kabupaten Lampung Barat supaya diberi kesehatan, kekuatan dan kelancaran untuk menjalankan program-program demi kemajuan ke depan.

“Sebentar lagi Kabupaten Lampung Barat akan memasuki usia 34 tahun. Untuk itu, saya bersama pak Mad Hasnurin meminta doa dan dukungan agar diberi kesehatan serta kelancaran dalam menjalankan program-program untuk kemajuan daerah kita ini,” pinta Parosil Mabsus.

Melalui pengajian dan do’a bersama ini, Bupati Parosil mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas perjalanan sejarah, serta kemajuan Kabupaten Lampung Barat dalam 34 tahun.

Parosil Mabsus berkomitmen peningkatan pembangunan disegala bidang terus akan  diupayakan agar kualitasnya semakin meningkat setiap tahun.

“Semua fasilitas yang telah dibangun pemerintah, saya harapkan agar dapat dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat,” ungkapnya.(nsr)

Parosil Mabsus Harap Program Mitra Adhyaksa Tingkatkan Daya Saing UMKM Lambar

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus berharap program Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Mitra Adhyaksa dapat meningkatkan daya saing pelaku UMKM khususnya Lampung Barat.

Harapan itu disampaikan Parosil Mabsus dalam acara seminar UMKM mitra Adhyaksa yang digelar Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Barat di Gedung Pancasila Kecamatan Balik Bukit, Rabu 17 September 2025.

Seminar yang dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung Danang Suryo Wibowo, Wakil Bupati Mad Hasnurin, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah (Sekda) Nukman, Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah, perwakilan Instansi Vertical dan pelaku UMKM.

Dalam acara bertajuk “Peningkatan Peran UMKM Sebagai Penggerak Pertumbuhan dan Inovasi Ekonomi Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas” Kajati Lampung mengatakan, kejaksaan memiliki program UMKM Mitra Adhiyaksa dengan harapan Kejaksaan hadir memberikan pendampingan terkait, hukum, perizinan maupun terhadap produksi olahan produk.

“Contoh, seperti pendampingan hukum kontrak antar pelaku usaha dengan konsumen atau terkait produksi, bagaimana kemasan yang bagus agar terlihat menarik. Inilah bukti nyata kehadiran Pemerintah terhadap masyarakat maka manfaatkanlah jajaran saya, maka akan kita bantu,” terangnya.

Danang Suryo Wibowo mengajak Pemerintah Kabupaten Lampung Barat untuk terus menjalin sinergitas guna memajukan UMKM “Mari kita lakukan apa yang bisa kita perbuat untuk masyarakat,” kata dia.

Menyambut baik sampaian Kajari Lampung, Bupati Parosil mengatakan, dengan adanya sinergitas ini dirinya berharap dapat meningkatkan daya saing pelaku UMKM khusunya Lampung Barat.

“Terimakasih setinggi-tingginya kepada Kejari Lampung Barat yang sudah melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM, sinergitas yang sudah terjalin dengan baik selama ini tentu harus terus kita pertahankan,” papar Parosil Mabsus.

Pria yang akrab disapa Pak Cik itu menceritakan kendala pelaku UMKM Lampung Barat selama ini terkait pendistribusian produk kepada konsumen luar daerah.

“Salah satu yang menjadi keluhan pelaku UMKM Lampung Barat ini pak Kajati adalah terkait pendistribusian, sering kali dua, tiga kali kali pengiriman produk pembayannya lancar, namun setelah empat, lima kali pembayarannya mendapatkan kendala, seperti konsumennya menghilang tidak ada kabarsehingga pelaku UMKM kita dirugikan,” jelas Parosil Mabsus.

Dengan adanya seminar ini, Pak Cik berharap pelaku UMKM mendapatkan wawasan dan pengetahuan yang luas agar bisa menjadi pendoronga tersendiri ke depan untuk lebih baik lagi, baik terkait hukum, perizinan maupun produksi.

“Manfaatkan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya. Selain bapak ibu sebagai mitra dengan Koprindag, harus menjalin sinergi kepada pihak Kejaksaan agar bapak ibu dapat menambah kepengetahuan dan wawasan,” tutup Parosil Mabsus.

Sementara Kajari Lampung Barat M. Zainur Rochman menjelaskan adanya kegiatan ini agar UMKM dapat naik kelas, yang tadinya belum ada kegiatan sehingga akan dibantu khususnya terkait perizinan, hukum dan produksi.

“Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk nyata kolaborasi antara Kejaksaan terhadap Pemerintah Daerah Lampung Barat untuk kesejahteraan warga,” ujarnya.

Sebab menurutnya, UMKM merupakan tulang punggung bagi daerah, sehingga Kejaksaan mempunyai keinginan bagaimana caranya untuk meningkat UMKM sebagai motor penggerak peningkatan prekonomian.(nsr)

Wujudkan Astacita Presiden Kajati Lampung Bersama Bupati Lambar Tanam Padi Bersama Warga

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Wujudkan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung Danang Suryo Wibowo bersama Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menanam padi bersama warga Pemangku Tanjung Kemala Pekon Tanjung Raya Kecamatan Sukau, Rabu 17 September 2025.

Acara yang dipusatkan di lahan persawahan seluas 1,5 hektare ditandai dengan launching Program Petani Mitra Adhyaksa (PMA). Suryo Wibowo menyampaikan apresiasi atas tersenggaranya kegiatan tersebut, pasalnya, sejauh ini kunjungannya di Provinsi Lampung terkait program Petani Mitra Adhyaksan baru Lampung Barat yang membuka lahan.

“Selama saya berkunjung ke Kabupaten di Provinsi Lampung terkait program PMA ini baru Lampung Barat yang lokasinya membuka lahan,” kata dia.

Suryo Wibowo menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk dukungan nyata Kejaksaan dalam mewujudkan Asta Cita Presiden RI, khususnya misi memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Ini bukti nyata bahwa Kejati Lampung, Kejari dan Pemerintah Daerah (Pemda) Lampung Barat hadir ditengah-tengah masyarakat untuk membantu memperkuat ketahanan pangan,” kata dia.

Sementara, Parosil Mabsus menyampaikan apresiasi sekaligus terimakasih kepada pihak Kejati Lampung maupun Kejari Lampung Barat yang sudah memanfaatkan lahan tidur selama 31 tahun untuk mendukung program nasioanal ketanan pangan.

Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam mendukung sektor pertanian sebagai pilar ketahanan ekonomi dan pangan daerah.

“Kami sangat menyambut baik dan sangat mendukung dilaksanakannya kegiatan ini, karena kegiatan ini merupakan upaya kita bersama dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan di Provinsi Lampung khususnya di Kabupaten Lampung Barat,” terang Parosil Mabsus.

Dilanjutkan Parosil Mabsus, untuk mendukung asta cita Presiden Prabowo  tidak bisa disesaikan secara sendiri, perlu adanya kolaborasi serta dukungan dari berbagai elemen dan stakeholder lainnya.

Ditempat yang sama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lampung Barat M. Zainur Rochman menjelaskan, program tersebut guna meningkatakan produktifitas masyarakat melalui peningkatan ketahanan pangan.

“Adanya sinergi atar pemerintah dan petani dalam sistem moderen secara berkelanjutan ini diharapkan dapat menopang ketahanan pangan masyarakat. Semoga warga sekitar dengan adanya program ini tidak lagi membeli beras,” tutupnya.(nsr)

Parosil Mabsus Minta Festival Literasi Memiliki Kesinambungan dan Implementasi Nyata Ke Depan

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menekankan pentingnya literasi sebagai pondasi utama dalam mencerdaskan generasi. Ia menyoroti bahwa budaya membaca yang perlahan mulai ditinggalkan, harus kembali ditumbuhkan, terutama di kalangan generasi muda.

Demikian disampaikan Parosil Mabsus pada kegiatan Festival Literasi Nasional Lampung Barat tahun 2025 di pelataran Gedung Perpustakaan dan Kearsipan setempat, Selasa (16/09). Turut dihadiri Wakil Bupati Mad Hasnurin, Ketua DPRD Edi Novial, Sekretaris Daerah Nukman, Ketua Literasi Partinia Parosil Mabsus, Asisten, Perwakilan Forkopimda, Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah, Camat dan dewan Guru.

Kepala Daerah dua periode itu meminta kegiatan literasi tidak hanya menjadi acara seremonial, melainkan harus ada tindakan nyata dan keberlanjutan agar manfaatnya dirasakan masyarakat dengan tujuan agar literasi benar-benar menjadi kebiasaan, seperti kebiasaan membaca, dan tidak hanya berhenti pada perayaan atau peringatan semata.

“Lampung Barat adalah salah satu Kabupaten yang memiliki komitmen untuk terus menggelar Festival Literasi, namun harapan pak Bupati bukan hanya sekedar seremonial saja, selain untuk meningkatkan minat baca generasi muda, juga harus memiliki kesinambungan dan Implementasi nyata untuk ke depannya,” harap Parosil Mabsus.

“Saat ini anak-anak kita lebih menguasai terkait digital dibanding dengan kita. Namun saat ini yang menjadi tantangan adalah bagaimana caranya kita mengarahkan agar literasi kemampuan tersebut dipergunakan kearah yang positif dan produktif, terhindar dari efek-efek negatif dan yang tidak diharapkan,” tutur Parosil Mabsus.

Pria yang lebih akrap disapa Pak Cik berharap kepada Gerakan Literasi Daerah (GLD) Kabupaten Lampung Barat agar lebih peka terhadap program maupun kegiatan supaya memiliki dampak yang memiliki kesinambungan.

“Perlombaan-perlombaan yang akan digelar dalam setiap kegiatan harus diperhatikan, apakah bisa dilanjutkan tingkat Provinsi maupun Nasional atau hanya berhenti ditingkat Kabupaten Lampung Barat saja,” pintanya.

“Karena hal itu akan berdampak terhadap prestasi anak-anak kita di tingkat Provinsi maupun Nasional, sekaligus nama harum Kabupaten Lampung Barat,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Dinas Perputakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Barat, Dahlin, mengatakan tujuan adanya Festival Literasi salah satunya adalah untuk menumbuhkan dan meningkatkan minat baca serta kemampuan literasi masyarakat dengan sasaran luas seperti siswa, guru, dan warga umum.

Senada disampaikan Ketua Literasi Lampung Barat, Partinia Parosil Mabsus, budaya membaca adalah kunci membuka cakrawala berpikir dan memperluas pengetahuan.

“Festival Literasi ini kita hadirkan sebagai stimulan untuk kembali menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap dunia literasi meskipun pesatnya perkembangan teknologi sering kali menggeser minat baca masyarakat. Namun teknologi tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman, melainkan justru dapat menjadi sarana untuk memperkuat budaya literasi,” tutupnya.(andri)

Parosil Mabsus Apresiasi Kejari Lambar Manfaatkan Lahan Terbengkalai Dorong Program Ketahanan Pangan

‎LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengapresiasi gagasan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Barat memanfaatkan lahan terbengkalai puluhan tahun untuk mendorong program nasional ketahanan pangan.

Pengakuan itu disampaikan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus saat mendampingi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lampung Barat M. Zainur Rochman meninjau langsung persiapan penyambutan Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung Danang Suryo Wibowo dalam rangka meresmikan lahan yang akan dijadikan lokasi program Pekon Binaan Ketahanan Pangan Adhyaksa di Pemangku Tanjung Kemala Pekon Tanjung Raya Kecamatan Sukau, Senin 15 September 2025.

Seperti diketahui, Kejari Lampung Barat memiliki program Pekon Binaan Ketahanan Pangan Adhyaksa. Program ini sebagai langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan daerah serta memberdayakan masyarakat pedesaan. Rancangan itu berdiri di lahan milik salah satu warga setempat dengan luasan 1,5 Hektare yang tertidur sejak tahun 1994 pasca gempa bumi.

Program ini dinilai Parosil Mabsus sebagai langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan khususnya di Lampung Barat “Saya sangat mengapresiasi inisiatif dan kepedulian Kejari Lampung Barat yang telah menggagas program ini,” ungkap Parosil Mabsus.

Menurutnya, ini merupakan salah satu contoh sinergi yang baik antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam mendorong ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, kepala Kejari Lampung Barat, M. Zainur Rochman berharap melalui program ini, lahan-lahan tersebut akan kembali dimanfaatkan untuk pertanian padi secara produktif dan berkelanjutan.

“Program Pekon Binaan Ketahanan Pangan Adhyaksa ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan, mendorong efisiensi distribusi pupuk dan bantuan pertanian, meningkatkan pendapatan masyarakat Pekon Tanjung Raya, dan mewujudkan model percontohan pekon binaan yang dikelola secara profesional dan akuntabel,” ujarnya.

Dengan adanya kolaborasi antar lintas sektor ini, ke depan Kabupaten Lampung Barat diharapkan dapat menjadi contoh daerah yang berhasil mengintegrasikan aspek hukum, pertanian, dan pemberdayaan masyarakat dalam satu program terpadu yang berdampak langsung pada ketahanan pangan dan kesejahteraan rakyat.(andri)

Parosil Sebut LCT Sebagai Tolak Ukur Terhadap Keberhasilan Pendidikan di Lampung Barat.

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus membuka Festival Literasi Lampung Barat (FLLB) IV yng dilaksanakan di Gedung Budaya Lamban Pancasila Kecamatan Balik Bukit, 15 Pebruari 2025.

FLLB IV yang digelar Tim Gerakan Literasi Daerah (GLD) Kabupaten Lampung Barat memiliki beberapa rangkaian kegiatan, yaitu Lomba Cepat Tepat (LCT) mata pelajaran dan pengetahuan umum masyarakat Lampung Barat Tingkat SD dan SMP, lomba desain poster, lomba foto literasi, serta lomba cipta dan baca puisi.

Parosil Mabsus mengapresiasi adanya perhelatan FLLB ini, pasalnya dengan adanya kegiatan seperti ini menurutnya dapat memberikan warna tersendiri bagi dunia pendidikan di Lampung Barat.

“Terimakasih kepada tim GLD yang sudah memberikan warna dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 Kabupaten Lampung Barat dengan menggelar kegiatan FLLB. Semoga memberikan hal yang positif khususnya bagi dunai pendidikan,” terangnya.

“Dengan adanya salah satu rangkaian yaitu LCT yang diikuti oleh seluruh Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Lampung Barat semoga dapat memberikan ruang bagi anak yang memiliki bakat untuk mengasah kemampuan sehingga menjadi tolak ukur terhadap keberhasilan dunia pendidikan di Lampung Barat,” sambungnya.

Pak Cik begitu sapaan karabnya bagi kepala daerah dua periode itu berpesan kepada peserta LCT agar memanfaatkan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya “Jadikan kegiatan ini untuk mengasah kempuan dan kepercayaan diri, karena tidak ada gunanya meskipun cerdas jika tidak percaya diri,” kata Parosil Mabsus.

Sementara, Ketua Tim GLD Kabupaten Lampung Barat Partinia Parosil Mabsus menjelaskan kegiatana LCT diikuti oleh siswa tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Lampung Barat.

“Kegiatan ini diikuti oleh 410 orang perwakikan siswa-siswi SD dan SMP se-Kabupaten Lampung Barat. Akan berlangsung dua hari, 15-16 September 2025,” tuturnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Partinia Parosil Mabsus berharap dapat memberikan dampak positif khususnya terkaitndunia pendidikan di Lampung Barat.(andri)

Tim GLD Akan Gelar Festival Literasi Lampung Barat IV

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Tim Gerakan Literasi Daerah (GLD) Kabupaten Lampung Barat kembali mengelar Festival Literasi. Festival Literasi Lampung Barat (FLLB) IV rencananya akan dilaksanakan di Gedung Budaya Lamban Pancasila pada Senin – Selasa, 15 – 16 September 2025 mendatang.

Dengan tema Cerdas Bersama Menuju Lampung Barat Setia, FLLB memiliki beberapa rangkaian kegiatan, yaitu; Lomba Cepat Tepat (LCT) mata pelajaran dan pengetahuan umum masyarakat Lampung Barat Tingkat SD dan SMP, lomba desain poster, lomba foto literasi, serta lomba cipta dan baca puisi.

“Tahun ini kegiatan utama kita LCT Tingkat SD dan SMP. Ini arahan langsung dari Bapak Bupati. Beliau ingin melihat anak-anak kita dari 15 kecamatan tampil dan unjuk kemampuan secara berkelompok”, sampai Partinia Parosil Mabsus, Ketua Tim GLD.

Masih kata Partinia, FLLB didukung penuh oleh sponsor utama, antara lain RSIA Bunda Liwa, Bank Lampung, BPRS Lampung Barat, dan Bank Mandiri.

“FLLB tahun ini juga menjadi rangkaian peringatan HUT Lampung Barat ke – 34”, tutup Makcik, sapaan akrab Partinia.

LCT tingkat SD dan SMP diikuti oleh 45 tim. Masing-masing Tim beranggotakan 10 peserta didik. Perlombaan akan melalui dua tahapan, tahap penyisihan dan tahap final. Enam pemenang Tingkat SD dan enam pemenang Tingkat SMP mendapatkan uang pembinaan, medali, dan piagam penghargaan.

“Selain LCT, Festival Literasi Lampung Barat IV juga memiliki kegiatan lain. Yang telah dilaksanakan secara Daring oleh Duta Literasi”, papar Rizki Pratama, mendampingi Ketua Tim GLD.

Rizki yang juga sebagai Koordinator Acara FLLB menjelaskan bahwa lomba lainnya yang diinisiasi oleh Duta Literasi Lampung Barat adalah lomba desain poster, lomba foto literasi, serta lomba cipta dan baca puisi. Pelaksanaannya telah sampai pada tahap penilaian. Dan pemenangnya akan diumumkan pada Selasa, 16 September 2025 bersamaan dengan penutupan LCT.(nsr)

Ketua PKK Lampung Barat Partinia Parosil Mabsus Dorong Ketahanan Pangan Keluarga Lewat Program P2L 2025

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Barat, Partinia Parosil Mabsus, bersama Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura melaksanakan kegiatan Pembinaan Pemanfaatan Pekarangan Lestari (P2L) tahun 2025 di Balai Pekon Lombok Selatan, Kecamatan Lombok Seminung, Rabu (10/09).

Kegiatan yang mengusung tema “Aku Hatinya PKK” ini merupakan bagian dari program kerja Pokja III PKK, khususnya dalam mengamalkan dan mengukuhkan konsep Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman (HATINYA PKK).

Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan rumah secara produktif dan berkelanjutan.

Ketua TP-PKK Lampung Barat, Partinia Parosil Mabsus, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial semata, tetapi benar-benar menjadi gerakan nyata dalam menciptakan kemandirian pangan di tingkat keluarga.

“Hari ini kita akan melaksanakan pemberian bibit tanaman bagi kader PKK dan Kelompok Wanita Tani (KWT), seperti bibit cabai, timun, dan tanaman obat keluarga (TOGA), serta pelatihan budidaya ikan dalam ember. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya menerima, tetapi juga menanam dan merawatnya dengan sungguh-sungguh agar menghasilkan manfaat,” ujar Partinia.

Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan program ini sebagai upaya peningkatan ketahanan pangan dan gizi keluarga, sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat luas.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura yang telah mendukung penuh kegiatan ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun,” tambahnya.

Kegiatan hari ini turut dirangkaikan dengan penanaman simbolis cabai dan kangkung di rumah benih milik Kelompok Wanita Tani (KWT) Welas Asih dan KWT Kusuma Jaya, sebagai wujud nyata dari pelaksanaan program P2L.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Maidar, menjelaskan bahwa pelaksanaan P2L tahun 2025 ini melibatkan dua KWT aktif yang telah terdaftar di SIMLUHTAN (Sistem Penyuluhan Pertanian Nasional).

“Pemilihan lokasi ini bersinergi dengan pengurus TP-PKK Kabupaten Lampung Barat, dalam rangka mendukung lokasi fokus intervensi penurunan dan pencegahan stunting,” terang Maidar.

Adapun kegiatan P2L ini didanai oleh APBD Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Tahun Anggaran 2025, dengan bentuk kegiatan sebagai berikut:

  1. Demplot budidaya hortikultura sebagai sarana usaha kelompok.
  2. Penanaman di pekarangan rumah anggota KWT.
  3. Pembinaan budidaya hortikultura untuk peningkatan produksi dan produktivitas.

Sarana yang diberikan dalam kegiatan ini meliputi:

Alat dan bahan budidaya hortikultura, seperti pupuk organik, insektisida, fungisida, dolomit, waring, gembor, teng semprot, polibag, media tanam cocofit, dan sekop mini.

Selain itu terdapat bibit tanaman sayuran dan biofarmaka, seperti selada, bayam, kangkung, kacang panjang, cabai rawit, terong lalap, timun, serta tanaman obat seperti jahe, kencur, lengkuas, dan kunyit.

Dalam kesempatan itu, Ketua TP-PKK Lampung Barat juga secara simbolis menyerahkan bantuan sarana budidaya hortikultura kepada perwakilan KWT pelaksana kegiatan.

Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi antar elemen, program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan keluarga, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjadi solusi nyata dalam mengatasi masalah stunting di Lampung Barat.(andri)

Peringatan HUT ke-34 Kabupaten Lampung Barat Tahun 2025, Pemerintah Daerah Ajak Masyarakat Rayakan Kebersamaan dan Budaya Lokal

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat akan menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 Kabupaten Lampung Barat yang jatuh pada tanggal 24 September 2025.

Tahun ini, peringatan HUT mengangkat tema “Berbudaya Menuju Lampung Barat Setia” sebagai wujud semangat melestarikan budaya lokal dan membangun kebersamaan antar elemen masyarakat.

Beragam kegiatan telah dijadwalkan mulai tanggal 14 September hingga 2 Oktober 2025, melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat, pelajar, organisasi perangkat daerah, hingga tokoh adat dan agama.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Barat, Burlianto Eka Putra, SH., menyampaikan bahwa momen HUT ini merupakan ruang kebersamaan yang harus dimanfaatkan untuk memperkuat rasa cinta terhadap daerah, Rabu (10/9).

“Peringatan HUT ke-34 Kabupaten Lampung Barat ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk membangkitkan kembali semangat gotong royong dan cinta daerah,” ujarnya.

“Dengan tema Berbudaya Menuju Lampung Barat Setia, kami mengajak seluruh masyarakat dari berbagai lapisan untuk ikut berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Mari kita jadikan momen ini sebagai wujud kebersamaan dan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya yang menjadi jati diri kita sebagai warga Lampung Barat,” tutupnya.

Adapun rangkaian kegiatan resmi HUT ke-34 Kabupaten Lampung Barat Tahun 2025 adalah sebagai berikut:

Minggu, 14 September 2025

Jalan Sehat, Pukul 07.00 – 10.30 WIB
Kecamatan Sumber Jaya (Start: Patung Soekarno – Finish: Lapangan Manunggal).

Penyerahan Bantuan untuk Lansia dan Ibu Hamil
Pukul 10.30 – 11.00 WIB
Gedung Serba Guna Soekarno, Kecamatan Sumber Jaya.

Lomba Nasi Tumpeng
Pukul 11.00 – 12.00 WIB
Sepanjang Jalan Lapangan Manunggal, Kecamatan Sumber Jaya
Peserta: Kecamatan, Pekon, Kepala Puskesmas, Kepala Sekolah dari 5 Kecamatan.

Senin – Selasa, 15 – 16 September 2025

Lomba Cepat Tepat Tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Lampung Barat
Pukul 08.00 WIB – selesai
Tempat: Lamban Pancasila
Peserta: ±600 siswa/siswi.

Senin – Jumat, 15 – 19 September 2025

Pelayanan KB (Keluarga Berencana)
Pukul 08.00 WIB – selesai
Tempat: Seluruh Puskesmas se-Kabupaten Lampung Barat.

Selasa – Kamis, 16 – 18 September 2025

Festival Literasi
Pukul 08.00 WIB – selesai
Tempat: Gedung Perpustakaan dan Kearsipan
Peserta: Guru TK dan SD, Pengelola Perpustakaan Sekolah dan Desa
Dibuka oleh Bupati Lampung Barat dan Bunda Literasi.

Minggu, 21 September 2025

Pawai Budaya
Pukul 08.00 – 09.00 WIB
Lapangan Tanjung Menang, Pekon Kenali, Kecamatan Belalau.

Nyambai Massal
Pukul 09.00 – 10.00 WIB
Tempat: Lapangan Tanjung Menang
Peserta: ±4.500 orang.

Sekura Cakak Buah
Pukul 10.00 – 12.00 WIB
Lapangan Tanjung Menang
Peserta: Masyarakat dari Kecamatan Belalau, Batu Brak, dan Batu Ketulis.

Selasa, 23 September 2025

Rapat Paripurna DPRD dalam rangka HUT ke-34
Pukul 09.00 WIB – selesai
Tempat: Ruang Sidang Maghgasana DPRD Lampung Barat.

Rabu, 24 September 2025 (Puncak HUT)

Upacara Peringatan dan Pemberian Penghargaan
Pukul 08.00 – 10.00 WIB
Tempat: Lapangan Sanayuda, Kecamatan Way Tenong.

Donor Darah

Tempat: Puskesmas Way Tenong.

Pentas Seni Budaya se-Kabupaten Lampung Barat
Pukul 10.00 – 12.00 WIB Tempat: Lapangan Sanayuda.

Penanaman Bibit Buah
Pukul 14.00 WIB – selesai
Tempat: Lingkungan Mulya Indah, Kelurahan Fajar Bulan.

Kamis, 2 Oktober 2025

Ziarah Makam Korban Gempa 1994
Pukul 09.00 WIB – selesai
Tempat: Makam Korban Gempa
Peserta: Forkopimda, Instansi Vertikal, Sekda, dan Kepala OPD.

Pengajian Akbar bersama Ustaz Hilman Fauzi
Pukul 09.00 WIB – selesai
Tempat: Lapangan Kantor Bupati, Peserta: Forkopimda, Instansi Vertikal, Sekda, ASN, dan masyarakat umum.

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mengimbau seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam kegiatan ini sebagai bentuk kecintaan terhadap daerah, memperkuat jalinan sosial, serta menjaga warisan budaya yang menjadi kekayaan Lampung Barat.(andri)