Ketua PKK Lampung Barat Partinia Parosil Mabsus Dorong Ketahanan Pangan Keluarga Lewat Program P2L 2025

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Barat, Partinia Parosil Mabsus, bersama Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura melaksanakan kegiatan Pembinaan Pemanfaatan Pekarangan Lestari (P2L) tahun 2025 di Balai Pekon Lombok Selatan, Kecamatan Lombok Seminung, Rabu (10/09).

Kegiatan yang mengusung tema “Aku Hatinya PKK” ini merupakan bagian dari program kerja Pokja III PKK, khususnya dalam mengamalkan dan mengukuhkan konsep Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman (HATINYA PKK).

Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan rumah secara produktif dan berkelanjutan.

Ketua TP-PKK Lampung Barat, Partinia Parosil Mabsus, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial semata, tetapi benar-benar menjadi gerakan nyata dalam menciptakan kemandirian pangan di tingkat keluarga.

“Hari ini kita akan melaksanakan pemberian bibit tanaman bagi kader PKK dan Kelompok Wanita Tani (KWT), seperti bibit cabai, timun, dan tanaman obat keluarga (TOGA), serta pelatihan budidaya ikan dalam ember. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya menerima, tetapi juga menanam dan merawatnya dengan sungguh-sungguh agar menghasilkan manfaat,” ujar Partinia.

Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan program ini sebagai upaya peningkatan ketahanan pangan dan gizi keluarga, sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat luas.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura yang telah mendukung penuh kegiatan ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun,” tambahnya.

Kegiatan hari ini turut dirangkaikan dengan penanaman simbolis cabai dan kangkung di rumah benih milik Kelompok Wanita Tani (KWT) Welas Asih dan KWT Kusuma Jaya, sebagai wujud nyata dari pelaksanaan program P2L.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Maidar, menjelaskan bahwa pelaksanaan P2L tahun 2025 ini melibatkan dua KWT aktif yang telah terdaftar di SIMLUHTAN (Sistem Penyuluhan Pertanian Nasional).

“Pemilihan lokasi ini bersinergi dengan pengurus TP-PKK Kabupaten Lampung Barat, dalam rangka mendukung lokasi fokus intervensi penurunan dan pencegahan stunting,” terang Maidar.

Adapun kegiatan P2L ini didanai oleh APBD Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Tahun Anggaran 2025, dengan bentuk kegiatan sebagai berikut:

  1. Demplot budidaya hortikultura sebagai sarana usaha kelompok.
  2. Penanaman di pekarangan rumah anggota KWT.
  3. Pembinaan budidaya hortikultura untuk peningkatan produksi dan produktivitas.

Sarana yang diberikan dalam kegiatan ini meliputi:

Alat dan bahan budidaya hortikultura, seperti pupuk organik, insektisida, fungisida, dolomit, waring, gembor, teng semprot, polibag, media tanam cocofit, dan sekop mini.

Selain itu terdapat bibit tanaman sayuran dan biofarmaka, seperti selada, bayam, kangkung, kacang panjang, cabai rawit, terong lalap, timun, serta tanaman obat seperti jahe, kencur, lengkuas, dan kunyit.

Dalam kesempatan itu, Ketua TP-PKK Lampung Barat juga secara simbolis menyerahkan bantuan sarana budidaya hortikultura kepada perwakilan KWT pelaksana kegiatan.

Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi antar elemen, program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan keluarga, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjadi solusi nyata dalam mengatasi masalah stunting di Lampung Barat.(andri)

Peringatan HUT ke-34 Kabupaten Lampung Barat Tahun 2025, Pemerintah Daerah Ajak Masyarakat Rayakan Kebersamaan dan Budaya Lokal

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat akan menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 Kabupaten Lampung Barat yang jatuh pada tanggal 24 September 2025.

Tahun ini, peringatan HUT mengangkat tema “Berbudaya Menuju Lampung Barat Setia” sebagai wujud semangat melestarikan budaya lokal dan membangun kebersamaan antar elemen masyarakat.

Beragam kegiatan telah dijadwalkan mulai tanggal 14 September hingga 2 Oktober 2025, melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat, pelajar, organisasi perangkat daerah, hingga tokoh adat dan agama.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Barat, Burlianto Eka Putra, SH., menyampaikan bahwa momen HUT ini merupakan ruang kebersamaan yang harus dimanfaatkan untuk memperkuat rasa cinta terhadap daerah, Rabu (10/9).

“Peringatan HUT ke-34 Kabupaten Lampung Barat ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk membangkitkan kembali semangat gotong royong dan cinta daerah,” ujarnya.

“Dengan tema Berbudaya Menuju Lampung Barat Setia, kami mengajak seluruh masyarakat dari berbagai lapisan untuk ikut berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Mari kita jadikan momen ini sebagai wujud kebersamaan dan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya yang menjadi jati diri kita sebagai warga Lampung Barat,” tutupnya.

Adapun rangkaian kegiatan resmi HUT ke-34 Kabupaten Lampung Barat Tahun 2025 adalah sebagai berikut:

Minggu, 14 September 2025

Jalan Sehat, Pukul 07.00 – 10.30 WIB
Kecamatan Sumber Jaya (Start: Patung Soekarno – Finish: Lapangan Manunggal).

Penyerahan Bantuan untuk Lansia dan Ibu Hamil
Pukul 10.30 – 11.00 WIB
Gedung Serba Guna Soekarno, Kecamatan Sumber Jaya.

Lomba Nasi Tumpeng
Pukul 11.00 – 12.00 WIB
Sepanjang Jalan Lapangan Manunggal, Kecamatan Sumber Jaya
Peserta: Kecamatan, Pekon, Kepala Puskesmas, Kepala Sekolah dari 5 Kecamatan.

Senin – Selasa, 15 – 16 September 2025

Lomba Cepat Tepat Tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Lampung Barat
Pukul 08.00 WIB – selesai
Tempat: Lamban Pancasila
Peserta: ±600 siswa/siswi.

Senin – Jumat, 15 – 19 September 2025

Pelayanan KB (Keluarga Berencana)
Pukul 08.00 WIB – selesai
Tempat: Seluruh Puskesmas se-Kabupaten Lampung Barat.

Selasa – Kamis, 16 – 18 September 2025

Festival Literasi
Pukul 08.00 WIB – selesai
Tempat: Gedung Perpustakaan dan Kearsipan
Peserta: Guru TK dan SD, Pengelola Perpustakaan Sekolah dan Desa
Dibuka oleh Bupati Lampung Barat dan Bunda Literasi.

Minggu, 21 September 2025

Pawai Budaya
Pukul 08.00 – 09.00 WIB
Lapangan Tanjung Menang, Pekon Kenali, Kecamatan Belalau.

Nyambai Massal
Pukul 09.00 – 10.00 WIB
Tempat: Lapangan Tanjung Menang
Peserta: ±4.500 orang.

Sekura Cakak Buah
Pukul 10.00 – 12.00 WIB
Lapangan Tanjung Menang
Peserta: Masyarakat dari Kecamatan Belalau, Batu Brak, dan Batu Ketulis.

Selasa, 23 September 2025

Rapat Paripurna DPRD dalam rangka HUT ke-34
Pukul 09.00 WIB – selesai
Tempat: Ruang Sidang Maghgasana DPRD Lampung Barat.

Rabu, 24 September 2025 (Puncak HUT)

Upacara Peringatan dan Pemberian Penghargaan
Pukul 08.00 – 10.00 WIB
Tempat: Lapangan Sanayuda, Kecamatan Way Tenong.

Donor Darah

Tempat: Puskesmas Way Tenong.

Pentas Seni Budaya se-Kabupaten Lampung Barat
Pukul 10.00 – 12.00 WIB Tempat: Lapangan Sanayuda.

Penanaman Bibit Buah
Pukul 14.00 WIB – selesai
Tempat: Lingkungan Mulya Indah, Kelurahan Fajar Bulan.

Kamis, 2 Oktober 2025

Ziarah Makam Korban Gempa 1994
Pukul 09.00 WIB – selesai
Tempat: Makam Korban Gempa
Peserta: Forkopimda, Instansi Vertikal, Sekda, dan Kepala OPD.

Pengajian Akbar bersama Ustaz Hilman Fauzi
Pukul 09.00 WIB – selesai
Tempat: Lapangan Kantor Bupati, Peserta: Forkopimda, Instansi Vertikal, Sekda, ASN, dan masyarakat umum.

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mengimbau seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam kegiatan ini sebagai bentuk kecintaan terhadap daerah, memperkuat jalinan sosial, serta menjaga warisan budaya yang menjadi kekayaan Lampung Barat.(andri)

Partinia Parosil Mabsus Resmi Dilantik Sebagai Ketua Mighrul Lampung Bersatu Lampung Barat

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Partinia Parosil Mabsus resmi dilantik sebagai Ketua Mighrul Lampung Bersatu Lampung Barat masa bakti 2025-2030, Senin 08 September 2025.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Mighrul Lampung Bersatu, Ir. Dwita Ria Gunadi.

Pelantikan berlangsung di Aula Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung,  Acara ini dihadiri jajaran pengurus, tokoh perempuan, serta sejumlah pejabat daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Dwita Ria Gunadi menyampaikan ucapan selamat kepada para ketua Mighrul Kabupaten/Kota yang baru dilantik, termasuk Partinia Parosil Mabsus.

Ia berharap kepengurusan baru dapat memperkuat solidaritas perempuan Lampung dalam berbagai bidang, baik budaya, sosial, maupun pembangunan daerah.

“Semoga perempuan-perempuan Lampung semakin bersatu, semakin berdaya, dan semakin berjaya dalam mengukir budaya dan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Dwita menegaskan, Mighrul Lampung Bersatu bukan sekadar organisasi, melainkan wadah nyata bagi perempuan Lampung untuk bersatu, berkolaborasi, dan menginspirasi perubahan positif.

Menurutnya, perempuan Lampung tidak hanya berperan sebagai penjaga warisan budaya, tetapi juga sebagai pionir inovasi sekaligus pemersatu dalam kehidupan bermasyarakat.

“Di era serba dinamis seperti saat ini, kehadiran organisasi ini sangat penting untuk menjaga kearifan lokal, memperkuat solidaritas antarperempuan, serta meningkatkan peran strategis perempuan dalam pembangunan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memberikan apresiasi atas kiprah DPP Mighrul Lampung Bersatu yang dinilai konsisten dalam membangun jaringan dan memberdayakan perempuan.

Menurut Gubernur, peran perempuan sangat penting dalam menjaga kelestarian budaya serta mendorong pembangunan daerah yang lebih maju dan berdaya saing.

“Melalui Mighrul Lampung Bersatu, kita berharap identitas budaya semakin kuat dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa dukungan terhadap organisasi perempuan perlu diperkuat, karena memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Partinia Parosil Mabsus sebagai ketua terpilih menyampaikan kesiapannya memimpin Mighrul Lampung Bersatu Lampung Barat periode 2025-2030.

Ia berjanji akan menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya dan berkomitmen memperkuat peran perempuan Lampung Barat dalam berbagai aspek pembangunan.

“Ini adalah tanggung jawab besar. Kami akan berusaha agar Mighrul Lampung Bersatu benar-benar menjadi ruang bagi perempuan untuk berkarya dan membawa manfaat bagi masyarakat,” kata Partinia.(andri)

Maulid Nabi Muhammad SAW di Gedung Surian, Parosil Mabsus Ajak Orang Tua Awasi Pergaulan Anak

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menghadiri pengajian akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami Baiturrahim Pekon Trimulyo Kecamatan Gedung Surian, Minggu 07 September 2025.

Dalam kesempatan itu, Bupati Lampung Barat menyerahkan santunan kepada anak yatim/piatu.

Pria yang akrab di sapa Pak Cik itu mengajak warga untuk meneladani akhlak dan perilaku Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari dan pelaksanaan tugas sebagai pemimpin atau masyarakat.

“Tujuannya selain untuk meneladani ahlak Nabi Muhammad SAW, juga sebagai wadah untuk menjalin silaturahmi dan melakukan kajian keilmuan serta mencari ilmu,” kata Parosil Mabsus.

Kemudian, kepala daerah dua periode itu menyoroti adanya kejadian yang diduga aksi tawuran antar remaja di sekitar Taman Makam Pahlawan (TMP) Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit pada Rabu (3/9/2025) lalu.

“Kemarin beredar sebuah video yang menampilkan dugaan aksi tawuran antar remaja di sekitar TMP,” ucapnya.

Parosil Mabsus menyayangkan adanya kejadian tersebut, pasalnya, selama ini Lampung Barat tergolong daerah paling aman dari daerah lain di Provinsi Lampung.

“Saya sedih melihatnya, kejadian seperti itu secara sengaja divideokan yang kemudian disebar luaskan untuk dikonsumsi oleh masyarakat umum. Tidak bisa dibayangkan betapa hancurnya hati orang tua mereka melihat video tersebut,” tutur Parosil Mabsus.

Dengan adanya kejadian yang tak lazim di Lampung Barat, Parosil Mabsus mengajak seluruh orang tua murid agar bersama-sama melakukan pengawasan terhadap pergaulan anak.

“Dengan adanya kejadian kemarin, mari kita jadikan sebagai pelajaran. Lakukan pengawasan terhadap anak-anak kita, karena peran orang tua sangat penting dalam melakukan pengawasan terhadap anak,” ujar Pak Cik.

“Jika diserahkan sepenuhnya kepihak sekolah saja maka tidak akan bisa ditangani secara maksimal mengingat banyaknya siswa yang harus diawasi,” sambungnya.

Tak hanya itu, Parosil Mabsus juga mengatakan pihaknya akan meminta pihak sekolah untuk benar-benar mencermati anak didiknya agar dapat mencegah aksi serupa.

“Saya minta kepada pihak sekolah untuk melakukan pembinaan dan pendekatan kepada para siswa serta berkoordinasi dengan para orangtua wali murid, untuk bersama-sama agar tidak terjadi aksi tawuran antar pelajar,” paparnya.

Parosil Mabsus juga berharap kepada pihak keamanan baik tingkat Pekon, Kecamatan hingga Kabupaten agar bersama-sama melakukan pengawasan terhadap keamanan Lampung Barat.

“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan, kedamaian dan kesejukan Kabupaten Lampung Barat,” tutupnya.

Dengan adanya kolaborasi pengawasan pemerintah, orang tua dan sekolah diharapkan jadi kunci pencegahan tawuran pelajar di Lampung Barat.(Andri)

Potret Pemimpin Merakyat: Duduk di Aspal, Bupati Egi Serap Aspirasi Rakyat dengan Hati

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Pemandangan berbeda tersaji di Tugu Adipura, Kalianda, Senin (1/9/2025). Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lampung Selatan Bersatu melakukan aksi damai dengan penuh ketertiban.

Di tengah kerumunan, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, memilih langkah sederhana namun sarat makna: duduk bersila di atas aspal, berbaur dengan massa aksi tanpa jarak.

Tanpa pengawalan ketat, Bupati Egi hadir bersama Wakil Bupati, Kapolres, Dandim 0421/LS, Ketua dan Wakil Ketua DPRD, dan sejumlah anggota dewan.

Kehadirannya bukan untuk berpidato panjang, melainkan mendengar langsung suara rakyat yang disampaikannya dengan lantang namun damai.

“Saya senang sekali kalian semua hari ini bisa menyampaikan aspirasi dengan cara yang tertib, damai, dan dewasa. Ini adalah ciri-ciri masyarakat yang maju,” ujar Bupati Egi, disambut tepuk tangan peserta aksi.

Aksi itu tak sekadar menjadi ruang penyampaian tuntutan, melainkan juga momen yang menumbuhkan simpati. Bupati Egi menegaskan, semua masukan—baik isu nasional maupun daerah—telah didengar dan akan ditindaklanjuti.

Ia juga mengungkap kabar gembira, salah satu tuntutan terkait beasiswa sudah diusulkan dalam Anggaran 2026 dan mendapat lampu hijau dari DPRD.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih. Jadilah masyarakat yang maju, cerdas, dan dewasa. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan selalu terbuka terhadap kritik, saran, dan masukan,” lanjutnya.

Suasana semakin hangat saat Ketua DPRD Lampung Selatan, Erma Yusneli, turut angkat bicara. Ia menegaskan, lembaga legislatif akan menampung dan membawa aspirasi itu ke forum resmi.

“Aspirasi masyarakat adalah bagian penting dalam menjalankan fungsi kami di parlemen. Saya mengapresiasi semangat mahasiswa yang menyampaikan pendapat dengan tertib dan kondusif,” kata Erma.

Dibalik teriknya aspal siang itu, terlihat sebuah harapan baru: bahwa ruang demokrasi di Lampung Selatan bisa hadir dengan wajah humanis, dimana pemimpin dan rakyat duduk sejajar, berbagi suara, tanpa sekat. (red)

Parosil Mabsus Ajak ASN Jadikan Intropeksi Atas Kejadian Aksi Demontrasi 28 Agustus.

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Kejadian demontrasi di Jakarta pada 28 Agustus 2025 lalu, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus meminta kepada jajaran untuk dijadikan sebagai introspeksi khususnya pelayanan kepada masyarakat.

Permintaan itu disampaikan Parosil Mabsus saat menjadi inspektur upacara mingguan di Lingkungan Pemerintah Daerah (PEMDA) Kabupaten Lampung Barat (LAMBAR), Senin 01 September 2025.

Menurut Parosil Mabsus, sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjadi contoh bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya ASN menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya dalam pekerjaan tetapi juga dalam perilaku pribadi dan ketaatan pada aturan.

“Harapan pak Bupati kejadian ini harus menjadi intropeksi kita bersama untuk untuk melakukan hal yang lebih baik, menjadi manusia yang lebih baik lagi, karena kita hari ini menjadi pelayan bagi masyarakat,” terangnya.

“Saat ini kita betul-betul dituntut untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat, meskipun saya tau segala sesuatu tidak ada yang sempurnan akan tetapi kita wajib untuk berbenah ke arah yang lebih baik lagi,” smbungnya.

Sebagai Kepala Daerah, Parosil Mabsus juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Lampung Barat agar tidak mudah terperopokasi dengan kejadian yang menghebohkan Republik Indonesia saat ini.

“Saya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Lampung Barat agar tidak mudah terperopokasi dengan kejadian-kejadian yang kita lihat dan dengar dari media sosial terkait adanya demontrasi di ibu kota Jakarta,” paparnya.

“Meskipun saya hakkul yakin masyarakat Lampung Barat cerdas-cerdas, cinta damai. Tidak suka adanya kekerasan,” imbuhnya.

Pria yang akrab disapa Pak Cik itu, meminta masyarakat khsusunya Lampung Barat agar mempercayakan penanganan kericuhan ini terhadap aparat penegak hukum.

“Kita percayakan sepenuhnya kepada proses hukum yang berlaku dan mari bersama kita ciptakan wilayah Lampung Barat yang aman, kondusif serta tentram,” pungkasnya.

Disela upacara Parosil Mabsus menyerahkan piagam penghargaan kepada empat ASN di Lingkungan Pemda Lambar yang memasuki Purna Tugas per 01 September 2025.

Empat ASN tersebut adalah Kepala Dinas Dinsos Jaimin, Sekretaris Tanaman Pangan dan Holtikultura Agus Supriatna, Agustina Sekretaris Badan Riset dan Inovasi Daerah, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Hotmuda Simarmata.

Bupati Parosil itu memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada empat PNS yang purna bakti.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lambar kami sampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengabdian Bapak/Ibu sekalian yang telah memberikan tenaga dan pikiran untuk kemajuan Kabupaten Lambar,” tutup Parosil Mabsus.(andri)

Pemkab Gelar Doa Bersama Dari Lampung Barat Untuk Indonesia

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten (PEMKAB) Lampung Barat (LAMBAR) menggelar doa bersama untuk kedamaian Republik Indonesia (RI) tercinta, Senin 01 September 2025.

Doa bersama dilakukan serentak 15 Kecamatan di wilayah Lampung Barat.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus beserta Forkopimda sendiri mengikuti doa bersama di masjid Baiturrahim Kelurahan Way Mengaku Kecamatan Balik Bukit.

Selain Bupati, Wakil Bupati dan Forkopimda, Doa bersama melibatkan unsur instansi vertical dan organisasi ke-Islaman di Lampung Barat.

Dalam sambutannya, Parosil Mabsus mengatakan doa bersama tersebut sebagai bentuk ujud syukur atas berkah dan kesehatan yang diberikan Allah SWT.

“Doa bersama ini bentuk rasa syukur kita atas riski dan kesehatan yang diberikan Allah kepada kita semua,” ungkapnya.

Bupati dua periode itu juga menyoroti keadaan RI saat ini yang sedang sedekit keruh “Baru saja beberapa hari lalu di Jakarta terjadi demontrasi yang menelan korban,” jelasnya.

Untuk itu, Pria yang akrab disapa Pak Cik itu mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk sama-sama mendoakan negeri RI.

“Mari kita sama-sama mendokan negeri kita tercinta ini agar tenang, damai dan mendapatkan keberkahan,” pintanya.

“Kita bedoa kalaupun ada yang menyuarakan aspirasinya tidak terjadi anarkis,” sambungnya.

“Kita bersama-sama berdoa agar apa yang menjadi aspirasi dari masyarakat dapat dikaji dengan mengutamakan kepentingan bersama,” lanjutnya.

Parosil Mabsus berharap masyarakat Lampung Barat dapat mewaspadai sejak dini dan mampu mengendalikan situasi secara terukur.

“Semoga melalui doa bersama ini, perlindungan dari Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa tercurahkan kepada kita semua, khususnya masyarakat Kabupaten Lampung Barat agar selalu aman, tertib, dan kondusif,” tutup Parosil Mabsus.(andri)

Lampung Barat Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat ikut serta dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di seluruh Indonesia yang dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melalui Zoom Meeting.

Kegiatan GPM di Lampung Barat dilaksanakan serentak di 13 Kecamatan, untuk Kecamatan Balik Bukit pelaksanaannya dipusatkan di Taman Kota Liwa, Sabtu (30/08/2025).

Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Lampung Barat menyalurkan total 22 ton beras. Kecamatan Balik Bukit mendapat pasokan terbesar, 10 ton beras, sementara 12 kecamatan lainnya yakni Lumbok Seminung, Sukau, Batu Brak, Belalau, Batu Ketulis, Sekincau, Pagar Dewa, Way Tenong, Air Hitam, Gedung Surian, Sumber Jaya, dan Kebun Tebu masing-masing mendapat 1 ton.

Pelaksanaan di 12 Kecamatan tersebut, dilakukan oleh camat bersama jajaran Koramil dan Kapolsek di wilayah masing-masing. Program ini ditujukan untuk menjaga stabilitas harga pangan, memastikan ketersediaan bahan pokok, sekaligus mendukung pengendalian inflasi di Lampung Barat.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menegaskan pentingnya keterlibatan pemerintah daerah dalam menjamin kelancaran GPM, khususnya terkait ketersediaan beras, gula, dan minyak goreng dengan harga terjangkau.

“Pemerintah Daerah diharapkan bekerja sama dengan Forkopimda serta Bulog untuk teknis pelaksanaannya. Publikasi juga penting agar semakin banyak masyarakat yang terlibat,” ujar Tito.

Ia menekankan, GPM harus benar-benar menjangkau hingga pelosok dan memberi manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lampung Barat, Nata Djudin Amran, mengatakan bahwa GPM terbuka untuk semua kalangan masyarakat.

“Siapa saja bisa membeli, dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar. Dengan adanya GPM, inflasi bisa terkendali dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” ungkapnya.

Namun, Pemkab Lampung Barat hanya menyediakan beras pada kegiatan GPM kali ini.

“Stok yang tersedia di Bulog hanya beras, sehingga kita tidak menjual gula maupun minyak goreng. Namun demikian, masyarakat bisa mendapatkan beras dengan harga lebih murah dibanding harga pasar,” jelasnya.

Nata berharap kehadiran GPM mampu membantu masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan yang kerap terjadi. “Dengan adanya GPM, inflasi bisa terkendali dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” tambahnya.

Pemerintah memprediksi antusiasme masyarakat cukup besar mengingat kebutuhan pokok terus mengalami kenaikan harga. Oleh karena itu, Pemkab Lampung Barat memastikan pelaksanaan GPM berjalan tertib, lancar, dan tepat sasaran.

Selain menjadi solusi jangka pendek untuk menekan harga pangan, GPM diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemkab, Bulog, dan seluruh pihak terkait dalam menjaga ketahanan pangan di Lampung Barat.

“Dengan Gerakan Pangan Murah, pemerintah berharap masyarakat bisa tersenyum lega karena kebutuhan pokok tersedia dengan harga bersahabat,” pungkas Nata.(Andri)

Bupati Parosil Minta Dukungan Kementerian PUPR Tangani Jalan Longsor di Mutar Alam: “Ini Tanggung Jawab Bersama”

LAMBAR -(deklarasinews.com)- pati Lampung Barat Parosil Mabsus mengajukan permohonan secara langsung kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk ikut ambil bagian dalam penanganan ruas jalan yang terdampak longsor di Pekon Mutar Alam, Kecamatan Way Tenong.

Permintaan itu disampaikan dalam audiensi bersama Anggota DPR RI Komisi V Mukhlis Basri dan sejumlah kepala balai kementerian, yang digelar di Lamban Sabah, Jalan Padat Karya, Way Dadi, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung pada Jumat (29/8/2025).

Acara tersebut dihadiri para mitra kerja strategis pemerintah pusat, antara lain Kepala Balai Wilayah Sungai Mesuji Sekampung, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah Lampung, hingga Kepala BMKG dan Basarnas Daerah Lampung. Dari Pemkab Lampung Barat, hadir juga Kepala Bappeda, Kepala Dinas PUPR, dan Kepala Dinas Perhubungan.

Selain itu forum tersebut melibatkan delapan kabupaten/kota Dapil I DPR RI Komisi V, di antaranya Kota Bandar Lampung, Kota Metro, Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Pringsewu, Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Pesisir Barat, dan Kabupaten Lampung Barat.

Dalam forum itu, Bupati Parosil menegaskan pentingnya pertemuan lintas lembaga seperti ini sebagai ruang menyelaraskan program pusat dan daerah, terlebih dalam konteks pembangunan infrastruktur dan penanggulangan bencana.

“Pertemuan-pertemuan seperti ini sangat penting untuk menyosialisasikan program-program yang menjadi visi-misi kepala daerah, gubernur, bahkan presiden. Saya yakin kita semua memiliki semangat yang sama: mewujudkan Asta Cita Presiden dan menjalankan amanat pembangunan untuk rakyat,” ungkap Parosil.

Ia menyampaikan bahwa Lampung Barat merupakan daerah yang rawan bencana, terutama tanah longsor. Hal ini diperparah dengan kondisi geografis yang berada di kawasan perbukitan, serta seringnya curah hujan tinggi.

“Lampung Barat ini langganan longsor, apalagi di daerah seperti Pekon Mutar Alam. Saya sangat mengapresiasi pihak Kementerian yang telah menangani beberapa ruas jalan nasional yang terdampak longsor, namun masih banyak yang belum tersentuh,” ujarnya.

Parosil mencontohkan kasus jalan longsor di Mutar Alam yang dinilainya sebagai tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan daerah. Ia mengeluhkan sikap Kementerian PUPR yang dinilai lepas tangan dalam menangani kerusakan yang dampaknya berasal dari infrastruktur nasional.

“Kami sudah ajukan permohonan penanganan ke Kementerian PUPR, tapi seolah lepas tangan. Padahal jelas, longsor terjadi akibat limpahan air dari saluran ruas jalan nasional, yang menghantam jalan kabupaten. Kalau kita bicara soal tanggung jawab, ini bukan hanya daerah. Ini bencana yang berdampak lintas kewenangan,” tegasnya.

“Dari hitung-hitungan kami bersama Dinas PUPR dan Bappeda, nilai kebutuhan anggarannya di atas 10 miliar rupiah. APBD kami tidak akan cukup. Maka kami harap kementerian hadir, menunjukkan rasa tanggung jawab, dan membantu menyelesaikan masalah ini.”

Bupati Parosil juga mengajak semua pihak, termasuk anggota DPR RI Mukhlis Basri dan para kepala balai yang hadir, untuk menjadikan forum seperti ini sebagai langkah awal membangun sinergi pusat dan daerah secara berkelanjutan.

“Saya minta ini bukan sekadar seremoni. Harus ada tindak lanjut konkret. Jangan sampai kepala OPD hanya datang ke kementerian, proposal diterima, tapi tak pernah ditindaklanjuti. Di forum ini, kita bisa verifikasi langsung, kita bisa dengar langsung, dan kita bisa bersinergi,” pungkasnya.

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi V Mukhlis Basri menegaskan komitmennya untuk menjadi jembatan antara pemerintah pusat dan daerah, terutama dalam memastikan kebutuhan infrastruktur yang mendesak bisa masuk dalam program nasional.

“Semua kepala daerah tentu punya visi membangun daerahnya masing-masing. Tapi hari ini kita menghadapi tantangan serius: adanya pemotongan transfer daerah untuk 2025/2026. Ini tentu menyulitkan realisasi janji-janji pembangunan kalau tidak ada sinergi antara pusat dan daerah,” kata Mukhlis.

Ia menyoroti bahwa daerah pemilihannya, termasuk Lampung Barat, adalah wilayah rawan bencana yang harus menjadi prioritas dalam kebijakan pembangunan nasional.

“Dapil I Lampung ini langganan bencana: mulai dari longsor, banjir, abrasi, sampai potensi gempa karena dilalui Sesar Semangko. Maka sudah seharusnya pemerintah pusat tidak tutup mata. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri, harus ada koordinasi yang kuat,” tegas Mukhlis.

Mukhlis juga menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar ajang formalitas, melainkan forum strategis untuk menyampaikan aspirasi daerah secara langsung ke kementerian melalui para kepala balai.

“Saya sengaja mengundang kepala daerah untuk bertemu langsung dengan para kepala balai, supaya program-program prioritas bisa diserap dan dianggarkan. Ini bentuk sinergi nyata. Dan saya pastikan akan mengawal aspirasi dari Lampung Barat, khususnya terkait jalan longsor di Mutar Alam, agar menjadi perhatian serius dari Kementerian PUPR,” ujarnya.(andri)

Memasuki Purna Bakti, Jaimin, Agustina dan Hotmuda Simarmata Pamit

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Memasuki purna tugas sebagai Apartur Sipil Negara (ASN) per 01 Seftember 2025 tiga pegawai di Lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) berpamitan, Jum’at (29/08).

Tiga ASN tersebut adalah Kepala Dinas Sosial Jaimin, Sekretaris Badan Riset dan Inovasi Daerah Agustina dan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Hotmuda Simarmata.

Mewakili dua rekannya, Jaimin menyampaikan ucapan pamit dan permohonan maaf apabila ada salah-salah kata dan tindakan selama menjadi ASN di Lambar.

“Hari ini, terakhir saya menjalani aktivitas sebagai ASN di Lambar, karena Per 01 Seftember 2025 saya mulai memasuki masa pensiun,” jelasnya.

Jaimin, juga mecerita dirinya menjabat sebagai ASN sejak tahun 1985 hingga 2025, kurang lebih selama 40 tahun 4 bulan.

“Saya mengabdi sebagai ASN dari tahun 1985 sampai dengan 2025, kurang lebih sudah 40 tahun 4 bulan,” kata Jaimin usai mengikuti senam mingguan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lambar.

Beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama yang baik selama ini, sehingga kegiatan dapat berjalan lancar.

Jaimin juga meminta maaf kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemda Lambar atas kesalahan beliau yang disengaja maupun tidak disengaja. Beliau juga berpesan tetap semangat dan berkembang untuk kemajuan Lambar.

“Saya mewakili pak Hotmuda, ibu Agustina menyampaikan ucapan terimakasih dan permohonan maaf jika selama ini ada perbuatan, perkataan yang kurang berkenan,” tutupnya.(andri)