Bagikan 1. 468 Seragam Gratis Siswa SD, SMP, Parosil Paparkan Rencana Program Beasiswa Untuk Masyarakat Tak Mampu

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus membagikan 1.468 seragam gratis kepada siswa-siswi setara SD dan SMP Kecamatan Sumber Jaya dan Kebun Tebu, Selasa (30/09/2025). Seragam gratis ditahun 2025 ini berupa satu setel baju batik dan tas.

Penyerahan 658 seragam gratis untuk Kecamatan Kebun Tebu dan 810 Sumber Jaya disaksikan oleh Asiaten II bidang Prekonomian dan Pembangunan Pirwan, Sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Camat, Dewan Guru serta para orang tua wali murid.

Masing-masing berlangsung di SMPN 1 Kebun Tebu dan GSG Bung Karno Sumber Jaya.

Parosil Mabsus mengatakan, kendati terjadi penurunan anggaran yang disebabkan efisiensi, pihaknya sengaja berkomitmen untuk terus mempertahankan program pembagian seragam gratis, sebab ini merupakan salah satu komitemen Pemerintah Kabupaten Lampung Barat untuk memajukan dunia pendidikan.

“Pembagian seragam gratis ini merupakan salah satu program unggulan Pak Bupati dan Wakil Bupati dari periode pertama. Diperiode kedua ini juga, kami tetap berkomitmen untuk terus melanjutkan karena berdasarkan evaluasi dampaknya sangat dirasakan langsung oleh lapisan masyarakat,” jelas Parosil Mabsus.

Untuk memperkuat komitmen dunia pendidikan di Kabupaten Lampung Barat, Parosil Mabsus menjelaskan pihaknya berencana akan meluncurkan program baru yakni beasiswa yang diperuntukan bagi penerima PKH dan BLT.

“Nanti bagi masyarakat penerima PKH dan BLT yang dalam satu keluarga belum ada sarjana, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat akan memberi beasiswa untuk kuliah di Universitas Terbuka, agar ke depan satu keluarga tidak mampu minimal satu sarjana dalam keluarganya,” papar Parosil Mabsus.

Pria yang akrap disapa Pak Cik itu menjelaskan, terobosan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta berkontribusi pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat serta bangsa secara keseluruhan.

“Sekolah itu sangat penting bapak ibu terlebih di zaman yang serba moderen seperti saat ini. Jangan pernah berpikir karena orang tuanya tidak sarjana maka anaknya tidak perlu sarjana, justru karena orang tuanya hanya sekolah sampai SMA maka anaknya harus sarjana. Karena modal utama anak-anak kita adalah ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Bupati dua periode itu menuturkan, kendati pihaknya memiliki komitmen untuk memajukan dunia pendidikan di Lampung Barat, namun ia berharap kerjasama dari lapisan masyarakat khususnya bagi penerima beasiswa nantinya.

“Tetapi pak Bupati minta kepada anak-anakku yang akan menerima beasiswa nantinya agar betul-betul memanfaatkan kesempat tersebut, jangan sampai kuliahnya sudah dipasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Barat namun kuliahnya main-main, tidak sungguh-sungguh,” sebutnya.

Menurut Parosil Mabsus, hal itu guna memastikan berjalannya program tersebut tepat sasaran dan memiliki dampak positif.

Sementara, Bawon salah satu masyarakat Kebun Tebu mewakili wali murid menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Barat di bawah kepemimoinan Parosil Mabsus – Mad Hasnurin yang sudah berkomitmen memajukan dunia pendidikan di Lampung Barat.

“Program pembagian seragam gratis ini memang sudah  kami tunggu-tunggu Pak Bupati,” sebutnya.

Menurut Bawon, program ini tepat sasaran, ia berharap salah satu program unggulan bupati dan wakil bupati Lampung Barat ini ke depan supaya tetap dilaksanakan.

Senada disampaikan Asep wali murid Kecamatan Sumber Jaya program pembagian seragam gratis ini dapat mengurangi beban orang tua murid.

“Dengan adanya seragam gratis ini, anggaran yang seharus untuk membeli seragam bisa kami alihkan untuk kepentingan lain seperti membeli sepatu, buku, pensil,” tutupnya.(nsr)

Parosil Berikan Motivasi Kepada Siswa SMKN Way Tenong Melalui Diklat Kapasitas Pengurus Osis

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus  membuka diklat peningkatan kapasitas pengurus OSIS di SMKN 1 Kecamatan Way Tenong, Senin 29 September 2025.

Diklat selain untuk memberi motivasi, juga membekali siswa-siswi wawasan, keterampilan, dan karakter kepemimpinan yang kuat, sehingga mereka lebih siap menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pemimpin siswa.

Turut hadir dalam diklat tersebut ketua umum DPP Komite OSIS Nasional Ahmad Wahyu Saputra, Kepala Dinas Provinsi Lampung diwakili Kacabdin Wilayah III Jonisdar Ali, Kepala Perangkat Daerah, Camat, para Kepala Sekolah dan ratusan siswa-siswi.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyampaikan apresiasi atas terselenggarakanya kegiatan tersebut, pasalnya, mnurutnya ini untuk yang pertama kalinya diklat yang dihadiri langusng oleh komite osis nasional.

“Tidak mudah untuk mengdakan diklat yang dihadiri langsung oleh pihak pusat. Untuk Lampung Barat ini yang pertama kalinya,” kata Parosil Mabsus.

Parosil Mabsus, meminta siswa-siswi untuk benar-benar memanfaatkan kesempatan tersebut “kesempatan seperti ini sangat langka. Saya minta anak-anakku sekalian bisa memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya,” sambungnya.

Dengan adanya diklat tersebut, Parosil Mabsus berharap ke depan dapat meningkatkan kepengurusan osis di SMKN 1 Way Tenong lebih baik lagi sehingga dapat mengharumkan nama Lampung Barat di tingkat Provinsi maupun Nasional.

“Kalau anak-anakku sekarang dipercaya menjadi osis di SMKN 1 Way Tenong ini maka harus bertanggung jawab, bagaimana untuk meningkatkan prestasi sekolah,” ujarnya.

“Jadikan diklat ini sebagai tangga untuk menggali berbagai ilmu dari pemateri. Jangan hanya sebagai seremonial saja,” lanjutnya.

Sementara, ketua umum DPP Komite OSIS Nasional mengatakan, komite osis Nasional adalah wadah untuk membina osis dengan tujuan mendukung astacita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

“Kenapa kami sangat ingin supaya menjalin kolaborasi dengan Provinsi maupun daerah, tujuannya adalah agar program bapak Presiden Prabowo Subianto berkesinambungan,” paparnya.

Ditempat yang sama, kepala SMKN 1 Way Tenong Ike Maria Sari menjelaskan, organisasi osis merupakan bagian dari langkah sekolah untuk menyiapkan kader muda yang memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi.

“Tidak hanya menjadi organisasi yang aktif disekolah namun menjadi ahlak tauladan yang tinggi dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Ike berpesan kepada siswa agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya “Gunakan kesempatan ini sebaik mungkin. Serap ilmunya untuk bekal anak-anakku semua sehinga dapat diterapkan ilmunya di sekolah maupun kehidupan bermasyarakat,” tutupnya.(andri)

Pemkab Lambar Jadikan Lahan Perbukitan Untuk Kawasan Konservasi dan Pelestarian Alam

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat semakin memperkuat komitmen sebagai Kabupaten Konsevasi, hal itu dibuktikan dengan menjadikan lahan perbukitan sebagai kawasan konservasi dan pelestarian alam.

Komitmen itu diwujudkan Bupati dan wakil Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus – Mad Hasnurin bertepatan dengan Hari Jadi ke-34 Kabupaten Lampung Barat. Usai melakukan upacara kedua pemimpin di Bumi Beguwai Jejama Sai Betik itu melakukan penanaman 219 batang pohon durian, alpukat dan jambu jamaika di Lingkungan Mulya Indah Kelurahan Pajar Bulan, 24 September 2025.

Parosil Mabsus menjelaskan, kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Lampung Barat. Ia mengingikan bertambahnya usia Lampung Barat dijadikan momentum untuk intropeksi sekaligus memperkuat program disegala bidang.

“Penanaman pohon ini adalah sebagai bentuk keseriusan Kabupaten Lampung Barat untuk memperkuat komitmen sebagai Kabupaten konservasi,” kata dia.

Parosil Mabsus menuturkan, pada perayaan hari jadi Kabupaten Lampung Barat tahun 2025 ini, pihaknya telah sepakat untuk menolak adanya ucapan dari seluruh instansi maupun stakeholder lainnya yang berbentuk papan bunga. Namun ia lebih mengarahkan untuk pemberian bibit pohon buah-buahan.

“Ditahun sebelumnya saat perayaan hari jadi Kabupaten Lampung Barat ada pemberian ucapan dari BUMD, BUMN maupun instansi vertikal berbentuk papan bunga. Ditahun ini berdasarkan kesepakatan sewaktu rapat tidak diperbolehkan, kalaupun mau memberi kita arahkan berupa bibit pohon buah-buahan saja, tidak kita tentukan dan tidak kita wajibkan,” paparnya.

Dengan adanya penanaman pohon ini, Parosil Mabsus berharap dapat menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan menciptakan warisan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

“Manfaat spesifiknya meliputi perbaikan kualitas udara dan air, pencegahan bencana alam seperti erosi dan banjir, perlindungan keanekaragaman hayati melalui penyediaan habitat, serta peningkatan ekonomi dan kenyamanan lingkungan bagi penduduk,” tutupnya.(nsr)

Semarak HUT Ke-34, Pemkab Lampung Barat Gelar Upacara Hingga Pentas Seni

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggelar upacara serta pentas seni dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 Kabupaten Lampung Barat, Rabu 24 September 2025.

Bupati Lampung Barat bertindak sebagai inspektur upacara. Upacara diikuti Anggota DPRD Provinsi Lampung Lesty Putri Utami, Wakil Bupati Lambar Drs. Mad hasnurin,Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Ketua TP-PKK Partinia parosil mabsus, Ketua GOW Gurti Mad hasnurin, para Sai Batin Paksi Pak Sekala Bekhak dan Marga Liwa, Aparatur Sipil Negara, TNI, Polri serta siswa-siswi.

Upacara berlangsung di Lapangan Sanayuda Kecamatan Way Tenong. Diawali dengan pembacaan sejarah singkat terbentuknya Kabupaten Lampung Barat oleh perwakilan sai batin Paksi Buay Bejalan Diway.

Peringatan hari jadi Kabupaten Lampung Barat tahun 2025 ini mengangkat tema “Berbudaya Menuju Lampung Barat Setia”

Senada dengan tema tersebut, Parosil Mabsus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga dan melestarikan budaya serta lingkungan sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang.

Menurutnya, warisan budaya memiliki peran penting dalam membentuk identitas, etika, serta menjaga keharmonisan masyarakat. Karena itu, budaya harus dijadikan pedoman dalam pembangunan, baik di bidang ekonomi maupun sosial.

“Budaya bukan sekadar tradisi, melainkan juga kearifan lokal yang mendorong pengembangan daerah secara berkelanjutan,” kata Parosil Mabsus.

Pak Cik Begitu sapaan akrabnya bagi Parosil Mabsus menilai, penerapan budaya dalam kehidupan modern harus mampu beradaptasi dengan dinamika globalisasi. Nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur harus tetap dijaga, namun juga diselaraskan dengan perkembangan teknologi.

“Penting adanya peran generasi muda dalam menjaga identitas bangsa melalui pendidikan, pemanfaatan teknologi secara bijak, dan pelestarian kearifan lokal, generasi muda diharapkan mampu melanjutkan estafet pembangunan Lampung Barat,” paparnya.

Bupati dua periode itu menyampaikan apresiasi atas kehadiran perwakilan Gubernur Lampung, jajaran pejabat daerah, serta seluruh undangan yang datang dari berbagai daerah sebagai wujud kebersamaan dalam membangun Lampung Barat.

Menurut Parosil Mabsus hal itu merupakan penghormatan terhadap jasa para pendiri daerah yang telah berjuang membentuk Kabupaten Lampung Barat, sebab, keberadaan kabupaten ini lahir dari perjuangan panjang yang harus dijaga semangatnya.

“Memperingati hari  jadi Kabupaten Lampung Barat ini bukan hanya seremonial, melainkan momentum untuk menilai perjalanan pembangunan yang telah dilalui serta menyiapkan langkah ke depan dengan semangat optimis,” ujarnya.

“Generasi kita hari ini harus mampu mewarisi nilai-nilai luhur yang dicontohkan pendahulu, sekaligus menambah kekuatan agar Lampung Barat semakin hebat,” sambungnya.

Di akhir sambutannya, Parosil mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat dan pemerintah yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Mari kita bersama-sama untuk membangun Kabupaten tercinta ini. Sebesar apapun rintangannya jika kita bersama-sama, yakin semuanya akan terlewati,” tutupnya.(andri)

Melalui Program Beasiswa Kedokteran Gratis, Parosil Mabsus Rencanakan Program Dokter Keliling Kampung

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menggelar silaturahmi dengan mahasiswa beserta orang tua penerima program beasiswa kedokteran gratis, Selasa 23 September 2025 di Rumah Dinas Bupati Pekon Kubu Perahu Kecamatan Balik Bukit. Pertemuan dimaksudkan untuk evaluasi dan menentukan masa depan para penerima beasiswa.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat di bawah kepemimpinan Parosil Mabsus – Mad Hasnurin menggelontorkan program “Semua Bisa Melanjutkan Sekolah” melalui pembagian seragam gratis, beasiswa seni budaya dan beasiswa kedokteran. Sejauh ini sudah 13 orang berprestasi telah menerima program beasiswa kedokteran gratis.

“Pertemuan ini saya akan melakukan evaluasi dan menentukan masa depan anak-anak kita. Sesuai dengan komitmen awal telah dilakukan MoU usai mereka melaksanakan tugas belajar, harus melakukan tugas pengabdiannya di Lampung Barat, baik itu dokter umum, gigi maupun rumah sakit umum atau puskesmas,” jelas Parosil Mabsus.

Bupati dua periode itu menuturkan, ia memiliki rencana di tahun 2026 mendatang untuk menggagas program dokter keliling kampung yang akan dilakukan oleh mahasiswa penerima beasiswa kedokteran gratis usai melakukan pendidikan di Universitas masing-masing “saya mempunyai pemikiran di priode kedua kami pak Mad Hasnurin ini memiliki program dokter keliling kampung, terkait teknisnya ini tugas Bappeda dan dinas kesehatan untuk merancang dan mengkasi,” sambungnya.

Beliau memiliki harapan, dengan adanya program beasiswa kedokteran gratis tersebut ketersediaan tenaga dokter berkualitas di Lampung Barat dan meringankan beban biaya pendidikan, sehingga lebih banyak individu berprestasi dapat menempuh pendidikan kedokteran yang nantinya akan mengabdi bidang pelayanan kesehatan.

“Maksud pak bupati, nantinya anak-anak kita ini selain melayani terkait kesehatan masyarakat di pekon-pekon, juga memberikan edukasi para ibuk-ibuk, remaja yang akan melangsungkan pernikahan pentingnya menjaga kesehatan,”  tutup Parosil Mabsus.

Perli, orang tua Lapina Damayanti salah satu penerima beasiswa kedokteran gratis yang telah selesai menempuh pendidikan di Universitas Sriwijaya menyampaikan apresiasi atas program beasiswa kedokteran gratis yang di gelontorkan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. Ia berharap program yang dimulai dari tahun 2018 tersebut supaya tetap di pertahankan.

“Kalaupun memang untuk kebutuhan dokter di Lampung Barat sudah tercukupi, kami berharap pemerintah Kabupaten Lampung Barat tetap mengadakan Program beasiswa untuk bidang lainnya,” pungkasnya.(nsr)

Paripurna Hari Jadi ke-34, Parosil : Bersama Bangun Lampung Barat Yang Lebih Maju, Sejahtera, dan Berdaya Saing

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menghadiri Sidang Paripurna Istimewa DPRD setempat, dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-34 Kabupaten Lampung Barat tahun 2025. Acara ini berlangsung di Gedung Sidang Maghgasana, Selasa (23/09).

Dihadiri Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung Ganjar Jationo, Forkopimda, para sai batin Paksi Pak Sekala Bekhak dan Marga Liwa, Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah, Camat, Lurah dan Instansi Vertical.

Sidang rapat paripurna istimewa yang digelar satu hari sebelum peringatan Hari Jadi ke-34 Lampung Barat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD setempat Edi Novial.

Dalam sambutannya, Parosil Mabsus menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah “momen bersejarah yang sangat penting ini, jangan kita lewatkan begitu saja, mari kita memaknai hari kelahiran ini untuk berbuat, berkarya, berinovasi dan bekerja keras untuk Lampung Barat yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” kata dia.

“Dengan mengintegrasikan dan menjadikan nilai-nilai budaya sebagai landasan utama serta panduan dalam merancang dan melaksanakan setiap tahapan pembangunan, sehingga pembangunan yang dihasilkan menjadi lebih relevan, inklusif, berkesinambungan, dan pemerintah Kabupaten Lampung Barat mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” sambungnya.

Parosil Mabsus mengatakan tema yang diambil pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 Lampung Barat adalah “Bebudaya Menuju Lampung Barat Setia” dengan filosofi tersebut ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melestarikan budaya, kearifan lokal, tradisi dan nilai-nilai luhur, untuk membentuk masyarakat yang peduli sesama dan berintegritas yang kemudian mendorong kesetiaan dan pengembangan daerah secara berkelanjutan.

“Perjalanan pemerintahan dan pembangunan telah banyak mengalami kemajuan walau kita akui bersama masih banyak kondisi dan permasalahan yang muncul secara langsung maupun tidak langsung,” ucapnya.

Bupati Lampung Barat menegaskan bahwa hanya waktu dan keadaan yang berubah, namun semangat dan komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Barat tidak akan pernah surut dalam mewujudkan tujuan bangsa bersama. Hal tersebut sesuai dengan visi pembangunan pemerintah yaitu “Lampung Barat Hebat dan Setia Menuju Indonesia Emas 2045,” paparnya.

“Sebagaimana tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Lampung Barat 2025-2029. Visi tersebut tentunya selaras dengan visi pembangunan nasional yakni “bersama Indonesia maju menuju Indonesia emas 2045” dan juga selaras dengan visi pembangunan Provinsi Lampung yaitu “bersama Lampung menuju Indonesia emas,” lanjutnya.

Menurutnya filosofi capaian dari visi dan misi adalah pondasi yang mendasari tujuan jangka panjang dan langkah-langkah konkret suatu pemerintahan, yang kemudian diwujudkan melalui pelaksanaan yang bertanggung jawab dan selaras dengan nilai-nilai inti untuk mencapai dampak yang diinginkan, baik secara efektif dan transformatif.

“Visi dan misi tidak sekedar pernyataan tertulis, tetapi sebuah panduan untuk mendorong motivasi, meningkatkan kinerja, serta menciptakan pemahaman bersama untuk kesuksesan pembangunan berkelanjutan,” tutupnya.(nsr)

Bupati Lampung Barat Tinjau Jalan Liwa – Hanakau Yang Putus Akibat Longsor

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus meninjau jembatan putus yang berada di ruas jalan penghubung Liwa – Hanakau, Senin 22 September 2025. Ia menjelaskan langkah jangka pendek dan panjang yang akan ditempuh oleh pihaknya.

Hujan deras yang mengguyur sejak hari Jum’at (19/9) sekira pukul 17.00 WIB mengakibatkan gorong-gorong yang dibangun pada tahun 1993 amblas sehingga membuat jalan lumpuh total. Jembatan ini merupakan satu-satunya akses yang menghubungkan antara Liwa – Hanakau.

Peristiwa itu sempat memutus seluruh akses mobilitas ribuan warga dan menghentikan lalu lintas kendaraan. Namun berkat langkah cepat yang diambil oleh pihak Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dengan menimbun separuh ruas jalan menggunakan tanah dan bebatuan saat ini jalan tersebut dapat dilalui oleh pejalan kaki dan kendaraan roda dua.

Ditengah hujan rerintik, Bupati Lampung Lampung Barat didampingi Kepala dinas PUPR beserta sejumlah stakeholder terkait turun langsung ke lokasi untuk memastikan langkah apa yang akan ditempuh pihaknya baik jangka pandek maupun panjang.

“Kami akan segera membangun jembatan darurat untuk memungkinkan pejalan kaki dan pengendara motor tetap dapat menyeberang. Saya minta kepada masyarakat untuk bersabar,” kata Parosil Mabsus.

“Untuk kendaraan roda empat, sementara ini dihimbau tidak menggunakan ruas jalan ini karena membahayakan,” sambungnya.

Untuk jangka panjang, pihaknya akan mengupayakan pembangunan jembatan permanen yang lebih berkualitas yang akan masuk dalam perencanaan anggaran di tahun 2026.

Sementara, Plt Kepala Dinas PUPR Lampung Barat Mia Miranda menjelaskan, pihaknya akan menindak lanjuti perintah Bupati Lampung Barat segera melakukan pembangunan jembatan bersifat tanggap darurat agar ruas jalan Liwa – Hanakau tidak lumpuh total.

“Dalam waktu lebih kurang 14 hari ke depan kami akan melakukan tanggap darurat terhadap longsor ruas jalan Liwa – Hanakau, yang kami utamakan adalah untuk pejalan kaki dan kendaraan roda dua,” ucapnya.

Ia menjelaskan teknis pembangunan akan dibuat dari rangka baja, namun sebelumnya pihaknya membuat penguatan di bawah dengan memberonjong, mengingat lokasi berada di daerah labil rawan longsor.

Ia mengimbau kepada masyakarat untuk sementara waktu melalui jalan arternatif terlebih dahulu mengingat saat ini masih musim penghujan ditakutkan terjadi longsor susulan.(andri)

Wakil Bupati Lampung Barat Hadiri Rakor Nasional Hilirisasi Komoditas Perkebunan

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin, menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Program Hilirisasi Komoditas Prioritas Perkebunan yang digelar oleh Kementerian Pertanian RI di Gedung F, Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Senin (22/9).

Rapat ini diikuti oleh para gubernur, bupati/walikota, serta kepala dinas yang membidangi perkebunan dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk dari Provinsi Lampung.

Kehadiran Wakil Bupati, Mad Hasnurin, dalam acara tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap percepatan program hilirisasi komoditas unggulan yang menjadi prioritas nasional.

Dalam keterangannya, Wakil Bupati Mad Hasnurin menyampaikan bahwa Kabupaten Lampung Barat siap mendukung program hilirisasi ini, khususnya pada komoditas kopi yang menjadi andalan daerah.

“Potensi kopi di Lampung Barat sangat besar. Dengan adanya dukungan dari pemerintah pusat, kami ingin memperkuat hilirisasi dari hulu ke hilir agar petani bisa merasakan langsung manfaatnya,” ujar Mad Hasnurin.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten telah menyiapkan data teknis dan strategi pengembangan hilirisasi sebagai bagian dari sinergi pusat dan daerah.

“Kami siap berkolaborasi, mulai dari peningkatan kapasitas petani, pengolahan hasil, hingga pemasaran produk kopi dan komoditas lainnya,” tambahnya.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk perkebunan lokal, membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.(nsr)

Semarak Hut Ke-34 Lambar, Wadah Menggali Seni, Melestarikan Tradisi Adat Budaya.

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggelar acara Semarak Budaya dan Pentas Seni pada hari Minggu, 21 September 2025 di Lapangan Tanjung Menang Pekon Kenali Kecamatan Belalau.

Acara ini menjadi ajang untuk menyalurkan kreativitas sekaligus melestarikan tradisi budaya lokal melalui berbagai pertunjukan seni. Beragam seni ditampilkan mulai dari pawai budaya dengan mengenakan berbagai kostum adat istiadat, nyambai bebakhong (menari bersama) hingga pesta sekura cakak buah.

Acara tahunan itu berlangsung dengan meriah dihadiri Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, Wakil Bupati Mad Hasnurin,

Kepala dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Boby Irawan, para sai batin Paksi Pak Sekala Bekhak beserta Marga Liwa, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Partinia Parosil Mabsus, Sekretaris Daerah (Sekda) Nukman, Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah, Camat seta ribuan lapisan masyarakat.

Suasana menjadi lebih erok ketika satu persatu pertunjukan pawai budaya dengan berbagai peragaan yang mengacu pada kearipan seni budaya yang berada Lampung Barat. Kemudian, dilanjutkan dengan nyambai bebakhong yang dipandu langsung oleh bapak Musannip salah satu tokoh adat sekaligus pelestari seni budaya, diikuti langsung oleh Parosil Mabsus beserta tamu undangan dan ribuan lapisan masyarakat.

Dengan digelarnya Semarak Budaya dan Pentas Seni, Parosil Mabsus berharap masyarakat tidak hanya merayakan peringatan Hut Lampung Barat dengan gembira, tetapi juga ikut berperan dalam melestarikan seni dan budaya sebagai bagian dari identitas daerah.

“Menjaga dan melestarikan seni dan budaya menjadi tanggung jawab kita bersama. Hari ini Lampung Barat di nobatkan sebagai Kabupaten paling aman di Provinsi Lampung, hal itu salah satunya berkat masyarakat masih memegang teguh adat istiadat,” kata Parosil Mabsus.

Pria yang merupakan asli putra daerah itu meminta agar sinergitas antara pemerintah, Kepaksian dan masyarakat yang selama ini terjalin baik dalam melestarikan Seni dan Budaya harus trus ditingkatkan dengan tujuan menjadi aset kabupaten Lampung Barat ke depan.

“Mudah-mudahan tradisi dan budaya yang hingga saat ini ada di Lampung Barat tetap bisa dijaga dan dipertahankan sehingga akan menjadi aset bagi Lampung Barat untuk ke depan,” ucapnya.

Parosil Mabsus mengaku pihaknya sengaja memeriahkan peringatan Hut Kabupaten Lampung Barat kali ini menggelar Semarak Budaya hal itu bertujuan untuk memperkenalkan budaya-budaya yang ada di Lampung Barat ketingkat Nasional maupun Internasional.

“Dengan adanya pendidikan kebudayaan yang kita sampaikan kepada anak-anak kita saat ini, mudah-mudahan ke depan adat istiadat di Lampung Barat tetap terjaga, lestari dan menjadi kebanggan kita bersama,” tuturnya.

Sebab, kata dia saat ini memasuki zaman moderenisasi digitalisasi teknologi, oleh karena itu, menurut Parosil Mabsus salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Lampung Barat agar bisa menjaga generasi muda adalah dengan cara meningkatkan kesadaran pentingnya berbudaya.

“Kalau orang berbudaya pasti dia punya adat istiadat, punya adap, bisa menghargai orang lain,” tutupnya.(andri)

Parosil Mabsus Minta Dukungan Kepada Kementan Untuk Pengembangan Pengolahan Kopi di Lambar

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Dalam upaya mendorong pengembangan industri hilirisasi pertanian, khususnya komoditas kopi, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus meminta dukungan langsung kepada pihak Kementrian Pertanian. Permintaan itu disampaikan ketika Parosil Mabsus merima audensi Tenaga Ahli Kementrian Pertanian di Sekolah Kopi Kecamatan Sumber Jaya, Jum’at 19 September 2025.

Pertemuan Parosil Mabsus dengan Tanaga Ahli Kementrian Pertanian yang dipimpin oleh Hermansyah bertujuan untuk hilirisasi produk kopi agar memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi petani kopi di Lampung Barat.

Hadirnya Tenaga Ahli Kementrian Pertanian menjadikan motivasi dan harapan baru, karena kata Parosil Mabsus masyarakat Lampung Barat 70 persen berpropesi sebagai petani kopi robusta.

“Dengan adanya pertemuan ini, saya berharap dukungan dan bantuannya dari pihak Kementrian Pertanian agar ada pabrik pengolahan hasil pertanian kopi di Lampung Barat ke depannya,” kata Parosil Mabsus.

Sebab kata Parosil Mabsus, pentingnya mendorong petani kopi di Lampung Barat untuk tidak berhenti pada tahap produksi biji kopi mentah saja, tetapi juga melangkah ke tahap pengolahan dan pengemasan produk jadi yang siap bersaing di pasaran.

“Jika berbicara masalah hulunya, petani kopi di Lampung Barat ini cerdas-cerdas, produktifitas kopinya bagus-bagus, cara ngurus batang kopinya luar biasa, sekarang ini yang menjadi masalah terkait hilirnya lemah,” kata Parosil Mabsus.

Ia mengaku kerap merasa sedih, pasalnya sejauh ini Kabupaten Lampung Barat yang sudah dikenal sebagai penghasil kopi terbesar di Provinsi Lampung namun terkadang Kabupaten lain yang mendapat nama di mata umum.

“Saya kadang merasa sedih, Lampung Barat yang memiliki kopi tetapi Kabupaten lain yang memiliki nama sedangkan yang benar-benar penghasil kopi terbesar di Lampung itu adalah Lampung Barat tetapi karena lemahnya hilirisasinya tadi sehingga Kabupaten lain yang mendapat nama,” sebutnya.

Menurut Parosil Mabsus, industri hilirisasi kopi bisa menjadi solusi nyata bagi tantangan yang selama ini dihadapi petani, seperti harga jual yang tidak stabil. Dengan menjual produk olahan, petani punya daya tawar lebih dan bisa menikmati hasil yang lebih besar.

Sementara, Hermansyah menyambut baik apa yang telah disampaikan Bupati Lampung Barat. Ia mengaku pihaknya akan berupaya untuk merealisasikan apa yang menjadi usulan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.

“Saya akan usahakan, untuk ke depan harapan saya akan ada komunikasi lanjutan dengan stacholder terkait dari Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. Jika ini berjalan dengan lancar nanti akan kita tentukan suatu wilayah yang akan dijadikan percontohan setelah berhasil nanti bisa kita terapkan di seluruh wilayah Lampung Barat,” tutupnya.(andri)