Parosil Sebut LCT Sebagai Tolak Ukur Terhadap Keberhasilan Pendidikan di Lampung Barat.

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus membuka Festival Literasi Lampung Barat (FLLB) IV yng dilaksanakan di Gedung Budaya Lamban Pancasila Kecamatan Balik Bukit, 15 Pebruari 2025.

FLLB IV yang digelar Tim Gerakan Literasi Daerah (GLD) Kabupaten Lampung Barat memiliki beberapa rangkaian kegiatan, yaitu Lomba Cepat Tepat (LCT) mata pelajaran dan pengetahuan umum masyarakat Lampung Barat Tingkat SD dan SMP, lomba desain poster, lomba foto literasi, serta lomba cipta dan baca puisi.

Parosil Mabsus mengapresiasi adanya perhelatan FLLB ini, pasalnya dengan adanya kegiatan seperti ini menurutnya dapat memberikan warna tersendiri bagi dunia pendidikan di Lampung Barat.

“Terimakasih kepada tim GLD yang sudah memberikan warna dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 Kabupaten Lampung Barat dengan menggelar kegiatan FLLB. Semoga memberikan hal yang positif khususnya bagi dunai pendidikan,” terangnya.

“Dengan adanya salah satu rangkaian yaitu LCT yang diikuti oleh seluruh Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Lampung Barat semoga dapat memberikan ruang bagi anak yang memiliki bakat untuk mengasah kemampuan sehingga menjadi tolak ukur terhadap keberhasilan dunia pendidikan di Lampung Barat,” sambungnya.

Pak Cik begitu sapaan karabnya bagi kepala daerah dua periode itu berpesan kepada peserta LCT agar memanfaatkan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya “Jadikan kegiatan ini untuk mengasah kempuan dan kepercayaan diri, karena tidak ada gunanya meskipun cerdas jika tidak percaya diri,” kata Parosil Mabsus.

Sementara, Ketua Tim GLD Kabupaten Lampung Barat Partinia Parosil Mabsus menjelaskan kegiatana LCT diikuti oleh siswa tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Lampung Barat.

“Kegiatan ini diikuti oleh 410 orang perwakikan siswa-siswi SD dan SMP se-Kabupaten Lampung Barat. Akan berlangsung dua hari, 15-16 September 2025,” tuturnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Partinia Parosil Mabsus berharap dapat memberikan dampak positif khususnya terkaitndunia pendidikan di Lampung Barat.(andri)

Tim GLD Akan Gelar Festival Literasi Lampung Barat IV

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Tim Gerakan Literasi Daerah (GLD) Kabupaten Lampung Barat kembali mengelar Festival Literasi. Festival Literasi Lampung Barat (FLLB) IV rencananya akan dilaksanakan di Gedung Budaya Lamban Pancasila pada Senin – Selasa, 15 – 16 September 2025 mendatang.

Dengan tema Cerdas Bersama Menuju Lampung Barat Setia, FLLB memiliki beberapa rangkaian kegiatan, yaitu; Lomba Cepat Tepat (LCT) mata pelajaran dan pengetahuan umum masyarakat Lampung Barat Tingkat SD dan SMP, lomba desain poster, lomba foto literasi, serta lomba cipta dan baca puisi.

“Tahun ini kegiatan utama kita LCT Tingkat SD dan SMP. Ini arahan langsung dari Bapak Bupati. Beliau ingin melihat anak-anak kita dari 15 kecamatan tampil dan unjuk kemampuan secara berkelompok”, sampai Partinia Parosil Mabsus, Ketua Tim GLD.

Masih kata Partinia, FLLB didukung penuh oleh sponsor utama, antara lain RSIA Bunda Liwa, Bank Lampung, BPRS Lampung Barat, dan Bank Mandiri.

“FLLB tahun ini juga menjadi rangkaian peringatan HUT Lampung Barat ke – 34”, tutup Makcik, sapaan akrab Partinia.

LCT tingkat SD dan SMP diikuti oleh 45 tim. Masing-masing Tim beranggotakan 10 peserta didik. Perlombaan akan melalui dua tahapan, tahap penyisihan dan tahap final. Enam pemenang Tingkat SD dan enam pemenang Tingkat SMP mendapatkan uang pembinaan, medali, dan piagam penghargaan.

“Selain LCT, Festival Literasi Lampung Barat IV juga memiliki kegiatan lain. Yang telah dilaksanakan secara Daring oleh Duta Literasi”, papar Rizki Pratama, mendampingi Ketua Tim GLD.

Rizki yang juga sebagai Koordinator Acara FLLB menjelaskan bahwa lomba lainnya yang diinisiasi oleh Duta Literasi Lampung Barat adalah lomba desain poster, lomba foto literasi, serta lomba cipta dan baca puisi. Pelaksanaannya telah sampai pada tahap penilaian. Dan pemenangnya akan diumumkan pada Selasa, 16 September 2025 bersamaan dengan penutupan LCT.(nsr)

Ketua PKK Lampung Barat Partinia Parosil Mabsus Dorong Ketahanan Pangan Keluarga Lewat Program P2L 2025

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Barat, Partinia Parosil Mabsus, bersama Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura melaksanakan kegiatan Pembinaan Pemanfaatan Pekarangan Lestari (P2L) tahun 2025 di Balai Pekon Lombok Selatan, Kecamatan Lombok Seminung, Rabu (10/09).

Kegiatan yang mengusung tema “Aku Hatinya PKK” ini merupakan bagian dari program kerja Pokja III PKK, khususnya dalam mengamalkan dan mengukuhkan konsep Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman (HATINYA PKK).

Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan rumah secara produktif dan berkelanjutan.

Ketua TP-PKK Lampung Barat, Partinia Parosil Mabsus, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial semata, tetapi benar-benar menjadi gerakan nyata dalam menciptakan kemandirian pangan di tingkat keluarga.

“Hari ini kita akan melaksanakan pemberian bibit tanaman bagi kader PKK dan Kelompok Wanita Tani (KWT), seperti bibit cabai, timun, dan tanaman obat keluarga (TOGA), serta pelatihan budidaya ikan dalam ember. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya menerima, tetapi juga menanam dan merawatnya dengan sungguh-sungguh agar menghasilkan manfaat,” ujar Partinia.

Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan program ini sebagai upaya peningkatan ketahanan pangan dan gizi keluarga, sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat luas.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura yang telah mendukung penuh kegiatan ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun,” tambahnya.

Kegiatan hari ini turut dirangkaikan dengan penanaman simbolis cabai dan kangkung di rumah benih milik Kelompok Wanita Tani (KWT) Welas Asih dan KWT Kusuma Jaya, sebagai wujud nyata dari pelaksanaan program P2L.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Maidar, menjelaskan bahwa pelaksanaan P2L tahun 2025 ini melibatkan dua KWT aktif yang telah terdaftar di SIMLUHTAN (Sistem Penyuluhan Pertanian Nasional).

“Pemilihan lokasi ini bersinergi dengan pengurus TP-PKK Kabupaten Lampung Barat, dalam rangka mendukung lokasi fokus intervensi penurunan dan pencegahan stunting,” terang Maidar.

Adapun kegiatan P2L ini didanai oleh APBD Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Tahun Anggaran 2025, dengan bentuk kegiatan sebagai berikut:

  1. Demplot budidaya hortikultura sebagai sarana usaha kelompok.
  2. Penanaman di pekarangan rumah anggota KWT.
  3. Pembinaan budidaya hortikultura untuk peningkatan produksi dan produktivitas.

Sarana yang diberikan dalam kegiatan ini meliputi:

Alat dan bahan budidaya hortikultura, seperti pupuk organik, insektisida, fungisida, dolomit, waring, gembor, teng semprot, polibag, media tanam cocofit, dan sekop mini.

Selain itu terdapat bibit tanaman sayuran dan biofarmaka, seperti selada, bayam, kangkung, kacang panjang, cabai rawit, terong lalap, timun, serta tanaman obat seperti jahe, kencur, lengkuas, dan kunyit.

Dalam kesempatan itu, Ketua TP-PKK Lampung Barat juga secara simbolis menyerahkan bantuan sarana budidaya hortikultura kepada perwakilan KWT pelaksana kegiatan.

Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi antar elemen, program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan keluarga, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjadi solusi nyata dalam mengatasi masalah stunting di Lampung Barat.(andri)

Peringatan HUT ke-34 Kabupaten Lampung Barat Tahun 2025, Pemerintah Daerah Ajak Masyarakat Rayakan Kebersamaan dan Budaya Lokal

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat akan menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 Kabupaten Lampung Barat yang jatuh pada tanggal 24 September 2025.

Tahun ini, peringatan HUT mengangkat tema “Berbudaya Menuju Lampung Barat Setia” sebagai wujud semangat melestarikan budaya lokal dan membangun kebersamaan antar elemen masyarakat.

Beragam kegiatan telah dijadwalkan mulai tanggal 14 September hingga 2 Oktober 2025, melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat, pelajar, organisasi perangkat daerah, hingga tokoh adat dan agama.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Barat, Burlianto Eka Putra, SH., menyampaikan bahwa momen HUT ini merupakan ruang kebersamaan yang harus dimanfaatkan untuk memperkuat rasa cinta terhadap daerah, Rabu (10/9).

“Peringatan HUT ke-34 Kabupaten Lampung Barat ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk membangkitkan kembali semangat gotong royong dan cinta daerah,” ujarnya.

“Dengan tema Berbudaya Menuju Lampung Barat Setia, kami mengajak seluruh masyarakat dari berbagai lapisan untuk ikut berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Mari kita jadikan momen ini sebagai wujud kebersamaan dan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya yang menjadi jati diri kita sebagai warga Lampung Barat,” tutupnya.

Adapun rangkaian kegiatan resmi HUT ke-34 Kabupaten Lampung Barat Tahun 2025 adalah sebagai berikut:

Minggu, 14 September 2025

Jalan Sehat, Pukul 07.00 – 10.30 WIB
Kecamatan Sumber Jaya (Start: Patung Soekarno – Finish: Lapangan Manunggal).

Penyerahan Bantuan untuk Lansia dan Ibu Hamil
Pukul 10.30 – 11.00 WIB
Gedung Serba Guna Soekarno, Kecamatan Sumber Jaya.

Lomba Nasi Tumpeng
Pukul 11.00 – 12.00 WIB
Sepanjang Jalan Lapangan Manunggal, Kecamatan Sumber Jaya
Peserta: Kecamatan, Pekon, Kepala Puskesmas, Kepala Sekolah dari 5 Kecamatan.

Senin – Selasa, 15 – 16 September 2025

Lomba Cepat Tepat Tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Lampung Barat
Pukul 08.00 WIB – selesai
Tempat: Lamban Pancasila
Peserta: ±600 siswa/siswi.

Senin – Jumat, 15 – 19 September 2025

Pelayanan KB (Keluarga Berencana)
Pukul 08.00 WIB – selesai
Tempat: Seluruh Puskesmas se-Kabupaten Lampung Barat.

Selasa – Kamis, 16 – 18 September 2025

Festival Literasi
Pukul 08.00 WIB – selesai
Tempat: Gedung Perpustakaan dan Kearsipan
Peserta: Guru TK dan SD, Pengelola Perpustakaan Sekolah dan Desa
Dibuka oleh Bupati Lampung Barat dan Bunda Literasi.

Minggu, 21 September 2025

Pawai Budaya
Pukul 08.00 – 09.00 WIB
Lapangan Tanjung Menang, Pekon Kenali, Kecamatan Belalau.

Nyambai Massal
Pukul 09.00 – 10.00 WIB
Tempat: Lapangan Tanjung Menang
Peserta: ±4.500 orang.

Sekura Cakak Buah
Pukul 10.00 – 12.00 WIB
Lapangan Tanjung Menang
Peserta: Masyarakat dari Kecamatan Belalau, Batu Brak, dan Batu Ketulis.

Selasa, 23 September 2025

Rapat Paripurna DPRD dalam rangka HUT ke-34
Pukul 09.00 WIB – selesai
Tempat: Ruang Sidang Maghgasana DPRD Lampung Barat.

Rabu, 24 September 2025 (Puncak HUT)

Upacara Peringatan dan Pemberian Penghargaan
Pukul 08.00 – 10.00 WIB
Tempat: Lapangan Sanayuda, Kecamatan Way Tenong.

Donor Darah

Tempat: Puskesmas Way Tenong.

Pentas Seni Budaya se-Kabupaten Lampung Barat
Pukul 10.00 – 12.00 WIB Tempat: Lapangan Sanayuda.

Penanaman Bibit Buah
Pukul 14.00 WIB – selesai
Tempat: Lingkungan Mulya Indah, Kelurahan Fajar Bulan.

Kamis, 2 Oktober 2025

Ziarah Makam Korban Gempa 1994
Pukul 09.00 WIB – selesai
Tempat: Makam Korban Gempa
Peserta: Forkopimda, Instansi Vertikal, Sekda, dan Kepala OPD.

Pengajian Akbar bersama Ustaz Hilman Fauzi
Pukul 09.00 WIB – selesai
Tempat: Lapangan Kantor Bupati, Peserta: Forkopimda, Instansi Vertikal, Sekda, ASN, dan masyarakat umum.

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mengimbau seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam kegiatan ini sebagai bentuk kecintaan terhadap daerah, memperkuat jalinan sosial, serta menjaga warisan budaya yang menjadi kekayaan Lampung Barat.(andri)

Partinia Parosil Mabsus Resmi Dilantik Sebagai Ketua Mighrul Lampung Bersatu Lampung Barat

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Partinia Parosil Mabsus resmi dilantik sebagai Ketua Mighrul Lampung Bersatu Lampung Barat masa bakti 2025-2030, Senin 08 September 2025.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Mighrul Lampung Bersatu, Ir. Dwita Ria Gunadi.

Pelantikan berlangsung di Aula Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung,  Acara ini dihadiri jajaran pengurus, tokoh perempuan, serta sejumlah pejabat daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Dwita Ria Gunadi menyampaikan ucapan selamat kepada para ketua Mighrul Kabupaten/Kota yang baru dilantik, termasuk Partinia Parosil Mabsus.

Ia berharap kepengurusan baru dapat memperkuat solidaritas perempuan Lampung dalam berbagai bidang, baik budaya, sosial, maupun pembangunan daerah.

“Semoga perempuan-perempuan Lampung semakin bersatu, semakin berdaya, dan semakin berjaya dalam mengukir budaya dan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Dwita menegaskan, Mighrul Lampung Bersatu bukan sekadar organisasi, melainkan wadah nyata bagi perempuan Lampung untuk bersatu, berkolaborasi, dan menginspirasi perubahan positif.

Menurutnya, perempuan Lampung tidak hanya berperan sebagai penjaga warisan budaya, tetapi juga sebagai pionir inovasi sekaligus pemersatu dalam kehidupan bermasyarakat.

“Di era serba dinamis seperti saat ini, kehadiran organisasi ini sangat penting untuk menjaga kearifan lokal, memperkuat solidaritas antarperempuan, serta meningkatkan peran strategis perempuan dalam pembangunan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memberikan apresiasi atas kiprah DPP Mighrul Lampung Bersatu yang dinilai konsisten dalam membangun jaringan dan memberdayakan perempuan.

Menurut Gubernur, peran perempuan sangat penting dalam menjaga kelestarian budaya serta mendorong pembangunan daerah yang lebih maju dan berdaya saing.

“Melalui Mighrul Lampung Bersatu, kita berharap identitas budaya semakin kuat dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa dukungan terhadap organisasi perempuan perlu diperkuat, karena memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Partinia Parosil Mabsus sebagai ketua terpilih menyampaikan kesiapannya memimpin Mighrul Lampung Bersatu Lampung Barat periode 2025-2030.

Ia berjanji akan menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya dan berkomitmen memperkuat peran perempuan Lampung Barat dalam berbagai aspek pembangunan.

“Ini adalah tanggung jawab besar. Kami akan berusaha agar Mighrul Lampung Bersatu benar-benar menjadi ruang bagi perempuan untuk berkarya dan membawa manfaat bagi masyarakat,” kata Partinia.(andri)

Maulid Nabi Muhammad SAW di Gedung Surian, Parosil Mabsus Ajak Orang Tua Awasi Pergaulan Anak

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menghadiri pengajian akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami Baiturrahim Pekon Trimulyo Kecamatan Gedung Surian, Minggu 07 September 2025.

Dalam kesempatan itu, Bupati Lampung Barat menyerahkan santunan kepada anak yatim/piatu.

Pria yang akrab di sapa Pak Cik itu mengajak warga untuk meneladani akhlak dan perilaku Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari dan pelaksanaan tugas sebagai pemimpin atau masyarakat.

“Tujuannya selain untuk meneladani ahlak Nabi Muhammad SAW, juga sebagai wadah untuk menjalin silaturahmi dan melakukan kajian keilmuan serta mencari ilmu,” kata Parosil Mabsus.

Kemudian, kepala daerah dua periode itu menyoroti adanya kejadian yang diduga aksi tawuran antar remaja di sekitar Taman Makam Pahlawan (TMP) Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit pada Rabu (3/9/2025) lalu.

“Kemarin beredar sebuah video yang menampilkan dugaan aksi tawuran antar remaja di sekitar TMP,” ucapnya.

Parosil Mabsus menyayangkan adanya kejadian tersebut, pasalnya, selama ini Lampung Barat tergolong daerah paling aman dari daerah lain di Provinsi Lampung.

“Saya sedih melihatnya, kejadian seperti itu secara sengaja divideokan yang kemudian disebar luaskan untuk dikonsumsi oleh masyarakat umum. Tidak bisa dibayangkan betapa hancurnya hati orang tua mereka melihat video tersebut,” tutur Parosil Mabsus.

Dengan adanya kejadian yang tak lazim di Lampung Barat, Parosil Mabsus mengajak seluruh orang tua murid agar bersama-sama melakukan pengawasan terhadap pergaulan anak.

“Dengan adanya kejadian kemarin, mari kita jadikan sebagai pelajaran. Lakukan pengawasan terhadap anak-anak kita, karena peran orang tua sangat penting dalam melakukan pengawasan terhadap anak,” ujar Pak Cik.

“Jika diserahkan sepenuhnya kepihak sekolah saja maka tidak akan bisa ditangani secara maksimal mengingat banyaknya siswa yang harus diawasi,” sambungnya.

Tak hanya itu, Parosil Mabsus juga mengatakan pihaknya akan meminta pihak sekolah untuk benar-benar mencermati anak didiknya agar dapat mencegah aksi serupa.

“Saya minta kepada pihak sekolah untuk melakukan pembinaan dan pendekatan kepada para siswa serta berkoordinasi dengan para orangtua wali murid, untuk bersama-sama agar tidak terjadi aksi tawuran antar pelajar,” paparnya.

Parosil Mabsus juga berharap kepada pihak keamanan baik tingkat Pekon, Kecamatan hingga Kabupaten agar bersama-sama melakukan pengawasan terhadap keamanan Lampung Barat.

“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan, kedamaian dan kesejukan Kabupaten Lampung Barat,” tutupnya.

Dengan adanya kolaborasi pengawasan pemerintah, orang tua dan sekolah diharapkan jadi kunci pencegahan tawuran pelajar di Lampung Barat.(Andri)

Potret Pemimpin Merakyat: Duduk di Aspal, Bupati Egi Serap Aspirasi Rakyat dengan Hati

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Pemandangan berbeda tersaji di Tugu Adipura, Kalianda, Senin (1/9/2025). Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lampung Selatan Bersatu melakukan aksi damai dengan penuh ketertiban.

Di tengah kerumunan, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, memilih langkah sederhana namun sarat makna: duduk bersila di atas aspal, berbaur dengan massa aksi tanpa jarak.

Tanpa pengawalan ketat, Bupati Egi hadir bersama Wakil Bupati, Kapolres, Dandim 0421/LS, Ketua dan Wakil Ketua DPRD, dan sejumlah anggota dewan.

Kehadirannya bukan untuk berpidato panjang, melainkan mendengar langsung suara rakyat yang disampaikannya dengan lantang namun damai.

“Saya senang sekali kalian semua hari ini bisa menyampaikan aspirasi dengan cara yang tertib, damai, dan dewasa. Ini adalah ciri-ciri masyarakat yang maju,” ujar Bupati Egi, disambut tepuk tangan peserta aksi.

Aksi itu tak sekadar menjadi ruang penyampaian tuntutan, melainkan juga momen yang menumbuhkan simpati. Bupati Egi menegaskan, semua masukan—baik isu nasional maupun daerah—telah didengar dan akan ditindaklanjuti.

Ia juga mengungkap kabar gembira, salah satu tuntutan terkait beasiswa sudah diusulkan dalam Anggaran 2026 dan mendapat lampu hijau dari DPRD.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih. Jadilah masyarakat yang maju, cerdas, dan dewasa. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan selalu terbuka terhadap kritik, saran, dan masukan,” lanjutnya.

Suasana semakin hangat saat Ketua DPRD Lampung Selatan, Erma Yusneli, turut angkat bicara. Ia menegaskan, lembaga legislatif akan menampung dan membawa aspirasi itu ke forum resmi.

“Aspirasi masyarakat adalah bagian penting dalam menjalankan fungsi kami di parlemen. Saya mengapresiasi semangat mahasiswa yang menyampaikan pendapat dengan tertib dan kondusif,” kata Erma.

Dibalik teriknya aspal siang itu, terlihat sebuah harapan baru: bahwa ruang demokrasi di Lampung Selatan bisa hadir dengan wajah humanis, dimana pemimpin dan rakyat duduk sejajar, berbagi suara, tanpa sekat. (red)

Parosil Mabsus Ajak ASN Jadikan Intropeksi Atas Kejadian Aksi Demontrasi 28 Agustus.

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Kejadian demontrasi di Jakarta pada 28 Agustus 2025 lalu, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus meminta kepada jajaran untuk dijadikan sebagai introspeksi khususnya pelayanan kepada masyarakat.

Permintaan itu disampaikan Parosil Mabsus saat menjadi inspektur upacara mingguan di Lingkungan Pemerintah Daerah (PEMDA) Kabupaten Lampung Barat (LAMBAR), Senin 01 September 2025.

Menurut Parosil Mabsus, sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjadi contoh bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya ASN menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya dalam pekerjaan tetapi juga dalam perilaku pribadi dan ketaatan pada aturan.

“Harapan pak Bupati kejadian ini harus menjadi intropeksi kita bersama untuk untuk melakukan hal yang lebih baik, menjadi manusia yang lebih baik lagi, karena kita hari ini menjadi pelayan bagi masyarakat,” terangnya.

“Saat ini kita betul-betul dituntut untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat, meskipun saya tau segala sesuatu tidak ada yang sempurnan akan tetapi kita wajib untuk berbenah ke arah yang lebih baik lagi,” smbungnya.

Sebagai Kepala Daerah, Parosil Mabsus juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Lampung Barat agar tidak mudah terperopokasi dengan kejadian yang menghebohkan Republik Indonesia saat ini.

“Saya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Lampung Barat agar tidak mudah terperopokasi dengan kejadian-kejadian yang kita lihat dan dengar dari media sosial terkait adanya demontrasi di ibu kota Jakarta,” paparnya.

“Meskipun saya hakkul yakin masyarakat Lampung Barat cerdas-cerdas, cinta damai. Tidak suka adanya kekerasan,” imbuhnya.

Pria yang akrab disapa Pak Cik itu, meminta masyarakat khsusunya Lampung Barat agar mempercayakan penanganan kericuhan ini terhadap aparat penegak hukum.

“Kita percayakan sepenuhnya kepada proses hukum yang berlaku dan mari bersama kita ciptakan wilayah Lampung Barat yang aman, kondusif serta tentram,” pungkasnya.

Disela upacara Parosil Mabsus menyerahkan piagam penghargaan kepada empat ASN di Lingkungan Pemda Lambar yang memasuki Purna Tugas per 01 September 2025.

Empat ASN tersebut adalah Kepala Dinas Dinsos Jaimin, Sekretaris Tanaman Pangan dan Holtikultura Agus Supriatna, Agustina Sekretaris Badan Riset dan Inovasi Daerah, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Hotmuda Simarmata.

Bupati Parosil itu memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada empat PNS yang purna bakti.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lambar kami sampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengabdian Bapak/Ibu sekalian yang telah memberikan tenaga dan pikiran untuk kemajuan Kabupaten Lambar,” tutup Parosil Mabsus.(andri)

Pemkab Gelar Doa Bersama Dari Lampung Barat Untuk Indonesia

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten (PEMKAB) Lampung Barat (LAMBAR) menggelar doa bersama untuk kedamaian Republik Indonesia (RI) tercinta, Senin 01 September 2025.

Doa bersama dilakukan serentak 15 Kecamatan di wilayah Lampung Barat.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus beserta Forkopimda sendiri mengikuti doa bersama di masjid Baiturrahim Kelurahan Way Mengaku Kecamatan Balik Bukit.

Selain Bupati, Wakil Bupati dan Forkopimda, Doa bersama melibatkan unsur instansi vertical dan organisasi ke-Islaman di Lampung Barat.

Dalam sambutannya, Parosil Mabsus mengatakan doa bersama tersebut sebagai bentuk ujud syukur atas berkah dan kesehatan yang diberikan Allah SWT.

“Doa bersama ini bentuk rasa syukur kita atas riski dan kesehatan yang diberikan Allah kepada kita semua,” ungkapnya.

Bupati dua periode itu juga menyoroti keadaan RI saat ini yang sedang sedekit keruh “Baru saja beberapa hari lalu di Jakarta terjadi demontrasi yang menelan korban,” jelasnya.

Untuk itu, Pria yang akrab disapa Pak Cik itu mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk sama-sama mendoakan negeri RI.

“Mari kita sama-sama mendokan negeri kita tercinta ini agar tenang, damai dan mendapatkan keberkahan,” pintanya.

“Kita bedoa kalaupun ada yang menyuarakan aspirasinya tidak terjadi anarkis,” sambungnya.

“Kita bersama-sama berdoa agar apa yang menjadi aspirasi dari masyarakat dapat dikaji dengan mengutamakan kepentingan bersama,” lanjutnya.

Parosil Mabsus berharap masyarakat Lampung Barat dapat mewaspadai sejak dini dan mampu mengendalikan situasi secara terukur.

“Semoga melalui doa bersama ini, perlindungan dari Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa tercurahkan kepada kita semua, khususnya masyarakat Kabupaten Lampung Barat agar selalu aman, tertib, dan kondusif,” tutup Parosil Mabsus.(andri)

Lampung Barat Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat ikut serta dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di seluruh Indonesia yang dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melalui Zoom Meeting.

Kegiatan GPM di Lampung Barat dilaksanakan serentak di 13 Kecamatan, untuk Kecamatan Balik Bukit pelaksanaannya dipusatkan di Taman Kota Liwa, Sabtu (30/08/2025).

Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Lampung Barat menyalurkan total 22 ton beras. Kecamatan Balik Bukit mendapat pasokan terbesar, 10 ton beras, sementara 12 kecamatan lainnya yakni Lumbok Seminung, Sukau, Batu Brak, Belalau, Batu Ketulis, Sekincau, Pagar Dewa, Way Tenong, Air Hitam, Gedung Surian, Sumber Jaya, dan Kebun Tebu masing-masing mendapat 1 ton.

Pelaksanaan di 12 Kecamatan tersebut, dilakukan oleh camat bersama jajaran Koramil dan Kapolsek di wilayah masing-masing. Program ini ditujukan untuk menjaga stabilitas harga pangan, memastikan ketersediaan bahan pokok, sekaligus mendukung pengendalian inflasi di Lampung Barat.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menegaskan pentingnya keterlibatan pemerintah daerah dalam menjamin kelancaran GPM, khususnya terkait ketersediaan beras, gula, dan minyak goreng dengan harga terjangkau.

“Pemerintah Daerah diharapkan bekerja sama dengan Forkopimda serta Bulog untuk teknis pelaksanaannya. Publikasi juga penting agar semakin banyak masyarakat yang terlibat,” ujar Tito.

Ia menekankan, GPM harus benar-benar menjangkau hingga pelosok dan memberi manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lampung Barat, Nata Djudin Amran, mengatakan bahwa GPM terbuka untuk semua kalangan masyarakat.

“Siapa saja bisa membeli, dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar. Dengan adanya GPM, inflasi bisa terkendali dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” ungkapnya.

Namun, Pemkab Lampung Barat hanya menyediakan beras pada kegiatan GPM kali ini.

“Stok yang tersedia di Bulog hanya beras, sehingga kita tidak menjual gula maupun minyak goreng. Namun demikian, masyarakat bisa mendapatkan beras dengan harga lebih murah dibanding harga pasar,” jelasnya.

Nata berharap kehadiran GPM mampu membantu masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan yang kerap terjadi. “Dengan adanya GPM, inflasi bisa terkendali dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” tambahnya.

Pemerintah memprediksi antusiasme masyarakat cukup besar mengingat kebutuhan pokok terus mengalami kenaikan harga. Oleh karena itu, Pemkab Lampung Barat memastikan pelaksanaan GPM berjalan tertib, lancar, dan tepat sasaran.

Selain menjadi solusi jangka pendek untuk menekan harga pangan, GPM diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemkab, Bulog, dan seluruh pihak terkait dalam menjaga ketahanan pangan di Lampung Barat.

“Dengan Gerakan Pangan Murah, pemerintah berharap masyarakat bisa tersenyum lega karena kebutuhan pokok tersedia dengan harga bersahabat,” pungkas Nata.(Andri)