Bupati Parosil Hadiri Pengajian Akbar dan Istighosah Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Gedung Surian

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menghadiri kegiatan Pengajian Akbar Majelis Taklim Baitul Mukhlisin Al Islamiah dan Istighosah Bersama dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang digelar di Masjid Jami Nurul Huda, Pekon Cipta Waras, Kecamatan Gedung Surian, Selasa (23/06/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Hj. Helwiati Komala Dewi Mukhlis Basri, istri Anggota DPR RI Komisi V Mukhlis Basri, Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Barat Partinia Parosil Mabsus, penceramah H. Ahmad Sukardi Ridwan, asissten, kepala perangkat daerah, tokoh agama, serta masyarakat setempat.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bupati Parosil bersama Ketua TP-PKK Partinia Parosil Mabsus dan Hj. Helwiati Komala Dewi Mukhlis Basri turut menyerahkan santunan kepada anak yatim dan piatu.

Dalam sambutannya, Parosil Mabsus menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan keagamaan yang bertujuan memperkuat nilai keagamaan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Barat senantiasa mendukung berbagai kegiatan keagamaan yang bertujuan meningkatkan kualitas keagamaan masyarakat, Kami meyakini bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan mental dan spiritual keagamaan masyarakat,” Ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan pengajian ini bukan sekadar sarana meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antar masyarakat sekaligus menjadi ruang bagi pemerintah daerah dalam menyampaikan berbagai program pembangunan yang sedang maupun akan dijalankan.

“Saya juga mengajak seluruh masyarakat Lampung Barat untuk bersama-sama mendukung setiap program pembangunan yang dijalankan pemerintah, baik program dari pemerintah pusat maupun program Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, ” Ungapnya.

“Dukungan dan kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat sangat penting agar pembangunan yang kita laksanakan dapat berjalan dengan baik demi mewujudkan kemajuan daerah yang berkelanjutan serta kesejahteraan bersama.” Jelasnya.

Bupati Parosil menyampaikan terimakasih kepada pengurus Majelis Ta’lim Baitul Mukhlisin Al Islamiyah, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan ini.

Terakhir, Bupati Lampung Barat itu menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Islam kepada seluruh masyarakat.

“Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Mari kita songsong tahun baru dengan semangat hijrah menuju pribadi yang lebih baik, masyarakat yang lebih rukun, dan Lampung Barat yang semakin maju, sejahtera, serta diberkahi Allah SWT,” tutup Parosil.(andri)

Bedah Buku Babad Alas di Lampung Selatan, Bima Arya dan Bupati Radityo Egi Dorong Lahirnya Pemimpin Masa Depan Indonesia Emas 2045

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Seminar Nasional Bedah Buku Babad Alas karya Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, menjadi ruang berbagi pengalaman kepemimpinan sekaligus penguatan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Jumat (19/6/2026), dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto, akademisi, mahasiswa, serta unsur Forkopimda.

Seminar tersebut mengupas isi buku Babad Alas yang memuat refleksi perjalanan Bima Arya selama satu dekade memimpin Kota Bogor. Melalui pendekatan ideologi, strategi, dan taktik pemerintahan, buku tersebut menawarkan berbagai pembelajaran mengenai kepemimpinan, tata kelola pemerintahan, hingga pelayanan publik.

Turut hadir sebagai pengulas buku Feni Rosalia, Rektor Universitas Indonesia Mandiri, perwakilan Universitas Muhammadiyah Kalianda, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Yayasan Pembangunan Kalianda, Universitas An-Nur, serta para mahasiswa dan akademisi.

Kegiatan dimoderatori Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Tri Umaryani.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki bangsa.

Menurut Egi, negara maju tidak hanya mengandalkan kekayaan sumber daya alam, tetapi juga kemampuan masyarakatnya dalam mengelola dan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada.

Ia menilai, buku Babad Alas menyajikan banyak pelajaran berharga mengenai tantangan, dinamika, dan proses pengambilan keputusan yang dihadapi seorang pemimpin dalam menjalankan pemerintahan.

“Pengalaman yang tertuang dalam buku Babad Alas memberikan pelajaran bahwa perubahan tidak lahir dari kenyamanan, melainkan dari keberanian mengambil langkah, membangun kolaborasi, dan bekerja secara konsisten untuk mencapai tujuan yang lebih besar,” ujar Egi.

Lebih lanjut, Egi mengajak mahasiswa dan civitas akademika untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang berintegritas, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto menjelaskan bahwa Babad Alas merupakan catatan perjalanan kepemimpinannya selama 10 tahun memimpin Kota Bogor yang berangkat dari semangat pemerintahan yang bersih dan melayani masyarakat.

Menurut Bima, ideologi kepemimpinan harus diterjemahkan ke dalam strategi yang tepat agar mampu menghasilkan perubahan nyata yang dirasakan masyarakat.

“Pemimpin adalah agen harapan. Ideologi tanpa strategi tidak akan efektif. Harapan itu harus dicicil melalui kerja-kerja nyata dan dibangun bersama tim yang loyal, solid, militan, dan kompeten,” kata Bima.

Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya juga mengapresiasi berbagai terobosan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama, terutama dalam pembenahan sektor pendidikan, pembangunan infrastruktur, serta upaya memperkuat identitas daerah.

Melalui seminar nasional ini, diharapkan lahir berbagai gagasan, inspirasi, dan pembelajaran yang dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk membangun kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

 

Lampung Barat Hebat: Program Kesehatan Berbasis Inovasi Dan Kemandirian Di Masa Kepemimpinan Parosil Mabsus-Mad Hasnurin

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Lampung Barat, dengan visi misi “Lampung Barat Hebat dan Setia” di bawah kepemimpinan Bupati Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Mad Hasnurin (PM), terus menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan layanan kesehatan yang lebih baik dan merata.

Berbagai program unggulan yang dirancang oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Barat menjadi bukti nyata dari dedikasi pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Pada periode kedua kepemimpinan PM, program-program inovatif dan berkelanjutan terus digulirkan untuk memastikan Lampung Barat menjadi kabupaten yang sehat, cerdas, dan mandiri.

Salah satu terobosan terbaru dalam pelayanan kesehatan di Kabupaten Lampung Barat adalah pemeriksaan USG untuk ibu hamil yang kini tersedia dua kali selama masa kehamilan, yaitu pada trimester pertama dan ketiga.

Program ini bertujuan untuk mendeteksi lebih dini kondisi kesehatan ibu dan bayi, guna mencegah risiko komplikasi kehamilan yang dapat mengancam keselamatan ibu dan anak.

Selain itu, masyarakat Lampung Barat juga dapat memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis yang diselenggarakan di 15 Puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten.

Pendaftaran dapat dilakukan baik secara langsung di puskesmas terdekat maupun secara online melalui aplikasi “Satu Sehat”, yang memudahkan masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan dengan cepat dan efisien.

Target Capaian Program Cek Kesehatan Gratis semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Pada 2025, target jumlah peserta mencapai 47.895 jiwa, dengan capaian yang telah melampaui target pada 2024 sebesar 52.585 jiwa.

Program ini menunjukkan keberhasilan Dinas Kesehatan dalam menjangkau lebih banyak masyarakat, dengan pelayanan yang lebih baik dan menyeluruh.

Salah satu program unggulan yang telah menjadi andalan sejak tahun 2018 adalah Ambulance Hebat.

Program ini menyediakan layanan transportasi medis gratis selama 24 jam untuk masyarakat yang membutuhkan pertolongan gawat darurat.

Setiap kecamatan kini telah memiliki armada Ambulance Hebat, yang terus diperbarui dan diperbanyak demi memastikan akses cepat ke layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pada 2025, program ini tetap berjalan dan pengembangan fasilitas rawat inap di puskesmas di 15 kecamatan ditingkatkan.

 

Fasilitas yang dilengkapi dengan layanan standar rumah sakit tipe D ini sudah mulai dibangun sejak 2019 dan terus diperbarui untuk menjamin kualitas pelayanan kesehatan yang optimal.

Selain itu, salah satu program yang terus menjadi fokus utama adalah Beasiswa Pendidikan Kedokteran.

Program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dokter di Kabupaten Lampung Barat, baik dokter umum maupun dokter gigi.

Dengan adanya beasiswa ini, diharapkan dapat mencetak lebih banyak tenaga medis yang siap mengabdi di wilayah kabupaten, mengatasi kekurangan dokter di daerah-daerah terpencil.

Beasiswa Pendidikan Kedokteran adalah salah satu inisiatif terbesar yang dihadirkan oleh Bupati Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Mad Hasnurin untuk memajukan sektor kesehatan di Lampung Barat.

Program ini sudah berjalan sejak 2018 dan telah menghasilkan 15 penerima beasiswa, yang kini sedang menempuh pendidikan di beberapa perguruan tinggi negeri ternama.

Sebanyak 15 orang penerima beasiswa ini, yang terdiri dari calon dokter umum dan dokter gigi, mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah untuk menyelesaikan pendidikan mereka.

Beasiswa ini mencakup biaya kuliah, uang saku, biaya transportasi, serta biaya hidup selama pendidikan berlangsung.

Setiap tahunnya, penerima beasiswa ini diharapkan dapat menyelesaikan pendidikan mereka dan kembali untuk mengabdi di Lampung Barat, membantu memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan di daerah tersebut.

Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Barat terus berupaya untuk mencapai target penerimaan beasiswa yang lebih luas, dengan total 15 orang penerima beasiswa yang diharapkan bisa menyelesaikan pendidikan kedokteran mereka.

Pemberdayaan alumni dari program ini juga menjadi fokus penting, di mana dua alumni dari 15 orang penerima beasiswa telah selesai menjalani program pendidikan dan kini tengah mempersiapkan diri untuk mengabdi di Lampung Barat.

Keberlanjutan program-program kesehatan di Lampung Barat menjadi prioritas utama dalam periode kedua kepemimpinan Parosil Mabsus dan Mad Hasnurin.

Program Ambulance Hebat, palayanan Puskesmas, dan Beasiswa Pendidikan Kedokteran merupakan tiga program yang diharapkan terus berkembang, dengan pembiayaan yang dikelola dengan efisien dan transparan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Barat juga berkomitmen untuk terus mengembangkan sarana dan prasarana kesehatan yang ada, serta memastikan adanya tenaga medis yang berkualitas.

Dalam hal ini, pengelolaan anggaran untuk beasiswa dan pelayanan kesehatan terus disesuaikan dengan kebutuhan, serta memastikan program ini dapat berjalan dengan sukses tanpa adanya hambatan.

 

Melalui berbagai program unggulan tersebut, Kabupaten Lampung Barat semakin memantapkan diri sebagai kabupaten yang peduli terhadap kesehatan masyarakat.

Dengan komitmen yang tinggi dari Bupati Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Mad Hasnurin, serta dukungan penuh dari Dinas Kesehatan, Lampung Barat siap menghadapi tantangan di masa depan.

Program-program kesehatan yang ada tidak hanya bertujuan untuk mengatasi masalah kesehatan yang ada saat ini, tetapi juga untuk membangun fondasi kesehatan yang lebih baik bagi generasi yang akan datang.

Di bawah kepemimpinan PM, Lampung Barat bertekad untuk menjadi daerah yang lebih sehat, lebih mandiri, dan lebih siap menghadapi masa depan.

Dengan berbagai inovasi di bidang kesehatan, diharapkan Lampung Barat akan terus berkembang menjadi kabupaten yang berdaya saing tinggi, dengan masyarakat yang sehat dan cerdas, siap mewujudkan visi “Lampung Barat Hebat dan Setia” di periode kedua kepemimpinan Bupati Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Mad Hasnurin.

 

RSUD Alimuddin Umar: Langkah Pemkab Lampung Barat Meningkatkan Layanan Kesehatan Untuk Semua Masyarakat

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Di bawah kepemimpinan Bupati Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Mad Hasnurin, Kabupaten Lampung Barat terus berkomitmen untuk meningkatkan sektor kesehatan demi kesejahteraan masyarakat.

Salah satu bukti nyata dari komitmen tersebut adalah pengembangan dan peningkatan kualitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Alimuddin Umar, yang kini sedang menjalani berbagai program transformasi untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih lengkap, terjangkau, dan merata di bawah naungan Dinas Kesehatan setempat.

RSUD Alimuddin Umar terus berupaya memperbaiki fasilitas medis demi memastikan masyarakat Lampung Barat mendapatkan pelayanan terbaik.

Salah satu langkah besar yang sedang dilakukan adalah renovasi gedung untuk penambahan fasilitas CT Scan dan terapi bagi pasien kanker.

Saat ini, proyek renovasi gedung CT Scan tengah berada pada tahap perencanaan dengan penyusunan Detail Engineering Design (DED), dan diharapkan dapat dilanjutkan dengan proses lelang serta kontrak pada Mei 2026.

Dengan adanya fasilitas CT Scan yang lebih lengkap, diharapkan proses diagnosa berbagai penyakit dapat lebih cepat dan akurat.

Sementara itu, alat CT Scan sendiri akan diterima melalui skema bantuan dari Kementerian Kesehatan, yang diperkirakan akan hadir pada triwulan IV tahun 2026.

Tidak hanya itu, rumah sakit ini juga sedang menjajaki pengelolaan terapi untuk pasien kanker dengan Kementerian Kesehatan melalui portal Bantuan Pemerintah (Banper).

Meskipun waktu pastinya belum bisa dipastikan, ini menunjukkan keseriusan Pemkab Lampung Barat untuk memberikan solusi bagi pasien kanker dengan fasilitas yang memadai.

RSUD Alimuddin Umar telah menjadi rumah sakit rujukan utama bagi berbagai penyakit yang memerlukan perawatan medis lebih lanjut.

Beberapa kondisi medis yang sering dirujuk antara lain anemia, demam berdarah (DHF), tuberkulosis (TB) paru, diabetes mellitus (DM) dengan hipoglikemia, hipertensi, PPOK, kejang demam kompleks, serta korban kecelakaan lalu lintas.

Rumah sakit ini menerima rujukan dari Puskesmas di seluruh Kabupaten Lampung Barat, termasuk dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Bunda, Rumah Sakit M. Tohir, serta Puskesmas di wilayah Pesisir Barat dan perbatasan OKU Selatan.

Melalui perluasan layanan rujukan ini, RSUD Alimuddin Umar diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pasien dan memberikan perawatan yang lebih lengkap, tanpa harus memikirkan jarak dan biaya tinggi yang sering menjadi kendala bagi masyarakat.

 

Saat ini, RSUD Alimuddin Umar memiliki 13 dokter spesialis yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Di antaranya adalah spesialis penyakit dalam, obstetri dan ginekologi (OBGYN), anak, bedah, mata, THT-KL, saraf, dan paru.

Selain itu, rumah sakit ini juga memiliki dokter penunjang di bidang radiologi, patologi klinik, anastesi, dan gizi klinik.

Keberagaman spesialisasi ini memastikan bahwa hampir seluruh jenis penyakit dapat ditangani oleh tenaga medis yang kompeten, menjadikan RSUD Alimuddin Umar sebagai rumah sakit pilihan utama di Lampung Barat.

Salah satu langkah yang diambil oleh Pemkab Lampung Barat untuk mendukung kinerja RSUD Alimuddin Umar adalah pemberian Tunjangan Penghasilan PNS (TPP) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), insentif bagi tenaga non-PNS, serta pemberian jasa pelayanan.

Semua ini bertujuan untuk memotivasi tenaga medis dan paramedis dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, diharapkan para tenaga medis dapat bekerja dengan semangat yang lebih tinggi, sehingga kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Alimuddin Umar dapat terus meningkat.

Dalam rangka memastikan semua lapisan masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang baik, RSUD Alimuddin Umar terus berkomitmen melayani pasien yang terdaftar dalam program BPJS Kesehatan.

Bagi pasien dengan diagnosis yang sesuai dengan ketentuan BPJS, rumah sakit ini akan memberikan layanan tanpa harus khawatir dengan biaya pengobatan.

Dengan beragam fasilitas yang telah disiapkan, RSUD Alimuddin Umar siap menjadi pilihan utama bagi masyarakat Lampung Barat dalam memenuhi kebutuhan layanan kesehatan.

Visi dan misi Pemkab Lampung Barat yang menekankan pada pembangunan sektor kesehatan tercermin jelas dalam upaya-upaya yang dilakukan oleh RSUD Alimuddin Umar.

Melalui berbagai program peningkatan fasilitas dan layanan kesehatan, Pemkab Lampung Barat ingin memastikan bahwa masyarakat Lampung Barat dapat menikmati layanan kesehatan yang berkualitas, terjangkau, dan merata.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, serta peran aktif masyarakat, diharapkan RSUD Alimuddin Umar dapat terus berkembang menjadi rumah sakit yang lebih baik, memberikan manfaat yang besar bagi kesejahteraan masyarakat Lampung Barat, dan mewujudkan visi Pemkab Lampung Barat untuk menciptakan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Pemkab Lampung Barat, di bawah kepemimpinan Bupati Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Mad Hasnurin, berkomitmen untuk terus bekerja keras demi mewujudkan Lampung Barat yang lebih sehat dan lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

Capacity Building SPIP-T, Bupati Parosil Dorong Perencanaan dan Penganggaran Lebih Efektif dan Akuntabel

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel melalui kegiatan Capacity Building bertema Implementasi SPIP-T Menuju Efektivitas dan Efisiensi Rencana dan Anggaran yang digelar di Aula Kagungan Setdakab, Selasa (26/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Lampung Agus Setiyawan, Ak., M.Acc, Koordinator Pengawasan Kelompok Jabatan Fungsional Auditor Bidang Akuntabilitas Pemerintahan Daerah Ade Priyanto, S.E, Koordinator Pengawas Jabatan Fungsional Auditor Bidang IPP Aderial Adelis, S.E beserta jajaran, para asisten, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.

Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, dalam sambutannya menegaskan bahwa implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Terintegrasi (SPIP-T) merupakan amanat penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Menurutnya, SPIP-T bukan hanya sebatas kewajiban administratif maupun dokumen formal semata, tetapi harus menjadi budaya kerja dalam setiap proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan pemerintahan.

“SPIP-T harus menjadi budaya kerja dalam setiap proses pemerintahan, bukan sekadar kewajiban administratif. Dengan implementasi yang baik, kita dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” ujar Parosil.

Ia menjelaskan, dasar implementasi SPIP-T mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah serta Peraturan Kepala BPKP Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penilaian Maturitas Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi pada Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah.

Parosil juga menekankan pentingnya efektivitas dan efisiensi dalam perencanaan serta penganggaran daerah. Menurutnya, setiap penggunaan APBD harus direncanakan secara matang dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia mengingatkan agar seluruh program dan kegiatan perangkat daerah benar-benar menjawab kebutuhan prioritas masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Parosil meminta seluruh ASN mengikuti kegiatan capacity building dengan serius dan sungguh-sungguh agar mampu meningkatkan kapasitas dalam penyusunan manajemen risiko serta penguatan pengawasan internal pemerintahan.

“Saya berharap kegiatan ini diikuti dengan serius dan seksama. Tidak mudah menambah ilmu, wawasan, dan pengetahuan, tetapi melalui pendampingan ini kita dapat menghasilkan keberhasilan dalam pelaksanaan pemerintahan,” katanya.

Parosil juga mendorong seluruh perangkat daerah untuk aktif berdiskusi dan menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi agar mendapatkan solusi terbaik.

“Kesulitan-kesulitan yang dihadapi kepala perangkat daerah silakan ditanyakan agar mendapatkan solusi terbaik dalam menuntaskan permasalahan. Harus ada perubahan dan perbaikan ke arah yang lebih baik lagi,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menargetkan peningkatan nilai maturitas SPIP daerah yang selaras dengan tercapainya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), peningkatan kualitas pelayanan publik, efektivitas pembangunan daerah, serta kesejahteraan masyarakat.

Di akhir sambutannya, Parosil menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BPKP Provinsi Lampung beserta seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi peningkatan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Lampung Barat,” pungkasnya.(andri)

Presiden Salurkan Bantuan Sapi Kurban, Wabup Mad Hasnurin Sampaikan Apresiasi

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menerima Bantuan Kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia berupa sapi kurban melalui kegiatan Serah Terima Bantuan Kemasyarakatan Presiden kepada Gubernur, Bupati, dan Wali kota se-Indonesia yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting di ruang rapat Pesagi Setdakab, Selasa (26/05/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro dan diikuti seluruh pemerintah provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia.

Dari Kabupaten Lampung Barat, kegiatan dihadiri Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin bersama asisten dan kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Juri Ardiantoro menyampaikan bahwa bantuan sapi kurban tersebut merupakan amanah Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang setiap tahunnya diberikan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.

“Sebagaimana tahun sebelumnya, Presiden Republik Indonesia kembali menyalurkan bantuan kemasyarakatan berupa sapi kurban untuk masyarakat dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah,” ujar Juri Ardiantoro.

Ia menjelaskan, pada tahun ini terdapat sebanyak 552 Provinsi, Kabupaten, dan Kota penerima bantuan yang terdiri dari 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Jumlah sapi yang disalurkan juga meningkat dibanding tahun sebelumnya, yakni mencapai 598 ekor sapi.

Ia menyampaikan, beberapa daerah menerima dua ekor sapi bantuan karena kondisi geografis maupun keterbatasan ketersediaan sapi dengan bobot besar di wilayah tersebut. Sebanyak 46 provinsi dan kabupaten/kota menerima dua ekor sapi bantuan Presiden dengan rata-rata bobot sapi di daerah berkisar 400 hingga 500 kilogram.

Pada kesempatan itu, Juri Ardiantoro menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto, agar sapi kurban ini dijaga dan dirawat dengan baik sampai hari penyembelihan.

“Kami berharap para gubernur, bupati, wali kota, serta peternak dapat menjaga sapi yang telah diserah terimakan ini dengan baik sampai waktu penyembelihan,” katanya.

Ia juga berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat di sekitar masjid penerima.

“Semoga bantuan sapi kurban ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dalam merayakan Hari Raya Idul Adha dan dapat dinikmati oleh lebih banyak warga,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Lampung Barat, Mad Hasnurin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Lampung Barat melalui zoom meeting.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. atas bantuan sapi kurban yang diberikan kepada masyarakat Lampung Barat dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah,” ujar Mad Hasnurin.

Ia menjelaskan, bantuan yang diterima Kabupaten Lampung Barat berupa sapi jenis Brahman dengan bobot mencapai 1.020 kilogram. Nantinya, sapi kurban tersebut akan diserahkan kepada Masjid Ar-Rahman Negeri Agung, Pekon Way Empulau Ulu, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat.

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat daerah serta diharapkan mampu memberikan kebahagiaan dan manfaat bagi warga yang menerima.

“Semoga bantuan ini membawa berkah dan dapat membantu masyarakat dalam merayakan Idul Adha dengan penuh kebersamaan dan rasa syukur,” Pungkasnya.(nsr)

Sidak Pasar Jelang Idul Adha, Pemkab Lampung Barat Pastikan Harga Bapokting Tetap Stabil

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melakukan sidak pasar di Pasar Liwa, Kelurahan Pasar Liwa, Selasa (26/05/2026).

Sidak tersebut memastikan distribusi dan harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) tetap terkendali serta aman bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Lampung Barat, Pirwan, serta dihadiri Forkopimda, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), kepala perangkat daerah, dan camat setempat.

Dalam keterangannya, Pirwan menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan seluruh komoditas pangan yang beredar di pasar memenuhi standar mutu dan dijual dengan harga yang stabil.

“Melalui sidak ini, kita ingin memastikan komoditas seperti beras, bawang, cabai, dan kebutuhan pokok lainnya memenuhi standar mutu serta harga yang sesuai,” ujar Pirwan.

Berdasarkan hasil pemantauan dilapangan, sejumlah harga kebutuhan pokok terpantau masih relatif stabil menjelang Idul Adha 1447H.

“Dari hasil pengecekan, harga beras, cabai, bawang merah dan bawang putih, daging sapi, daging ayam, ikan, serta bahan pokok lainnya masih berada di harga yang relatif stabil,” jelasnya.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan harga yang dapat memicu inflasi daerah. Karena itu, pemantauan pasar akan terus dilakukan secara berkala.

“Kita akan tetap turun langsung ke pasar untuk melakukan perbandingan harga dari waktu ke waktu,” tambah Pirwan.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah agar tetap stabil.(nsr)

Pemkab Lambar Nyatakan Dukungan Penuh Percepatan Digitalisasi Daerah

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyatakan dukungan penuh terhadap program percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.

Dukungan itu disampaikan Wakil Bupati Mad Hasnurin usai mengikuti High Level Meeting Percepatan dan Perluasan Digitalisasi yang digelar Pemerintah Provinsi Lampung di Mahan Agung, Bandar Lampung, Senin 25 Mei 2026.

Forum dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela. Dihadiri kepala daerah dan pimpinan OPD. Pertemuan ini menjadi ajang penyamaan langkah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih cepat dan berbasis teknologi.

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyambut baik langkah percepatan digitalisasi yang digagas Pemerintah Provinsi Lampung. Bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, digitalisasi dinilai penting untuk mendekatkan layanan pemerintah kepada masyarakat, mempercepat proses pelayanan, dan mempermudah akses hingga ke tingkat pekon.

“Lampung Barat siap mendukung penuh program digitalisasi yang digagas Pemerintah Provinsi Lampung. Kami ingin memastikan masyarakat, sampai ke pelosok, bisa merasakan kemudahan akses layanan yang lebih cepat dan transparan,” ujar Mad Hasnurin.

Ia menambahkan, kerja sama antara provinsi dan kabupaten menjadi kunci agar transformasi digital bisa berjalan merata dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami percaya, dengan kerja sama yang baik antara provinsi dan kabupaten, transformasi digital ini akan membawa manfaat nyata bagi masyarakat Lampung Barat,” katanya.

Mad Hasnurin mengatakan, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Lampung telah mendorong percepatan penggunaan transaksi digital di seluruh kabupaten/kota.

“Ke depan transaksi di daerah akan lebih diarahkan menggunakan sistem digital, tidak lagi mengandalkan uang tunai. Langkah ini diharapkan dapat mempermudah dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

“Di Lampung Barat implementasinya akan dikoordinasikan melalui BKPAD dan Bapenda dengan dukungan Kominfo, agar penggunaan aplikasi di masing-masing kabupaten/kota bisa berjalan selaras dan efektif,” tutupnya.

Pemkab Lampung Barat berkomitmen mengawal implementasi digitalisasi agar berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat di daerah.(andri)

Lampung Barat Dorong Swasembada Padi, 10 Alsintan Diserahkan ke Kelompok Tani

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggeber upaya peningkatan produksi padi melalui penyerahan 10 unit alat dan mesin pertanian atau Alsintan Hand traktor kepada kelompok tani. Penyerahan dilakukan langsung Bupati Parosil Mabsus dalam apel mingguan di halaman kantor Bupati setempat, Senin (25/05/2026).

Berikut 10 kelompok tani yang mendapat bantuan mesin pertanian, kelompok tani Sido Makmur Tugu Ratu Suoh, Karya Muda 2  Tugu Ratu Suoh, Way Sukau Tapak Siring Sukau, Way Sebukau Lombok Lumbok Seminung, Sejahtera Gunung Terang Air Hitam, Mekar Makmur 5 Tribudi Makmur Kebun Tebu, Ham Tuha Adyaksa Tanjung Raya Sukau, Way Warkuk Buay Nyerupa Sukau, Karya Wisma Gedung Surian, Tiga Saudara Bumi Hantatai BNS.

Bantuan tersebut bukan sekadar simbol. Bupati menegaskan, Alsintan harus menjadi pemicu lompatan produktivitas, bukan sumber konflik di internal kelompok tani.

“Ini tantangan bagi bapak ibu. Sudah dikasih fasilitas, jangan diam di tempat. Kalau selama ini setahun panen sekali, sekarang harus berani target dua kali, bahkan tiga kali,” ujar Parosil dengan nada tegas.

Ia menyebut langkah ini sejalan dengan program Astacita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan ketahanan pangan sebagai prioritas nasional. Bagi Lampung Barat, swasembada pangan dimulai dari sawah yang dikelola lebih efisien dan modern.

“Alat ini jangan sampai jadi masalah. Jangan sampai gara-gara merasa tidak adil dalam pemakaian, kelompok malah ribut. Kalau niatnya untuk kemajuan bersama, semua pasti bisa diatur,” tegasnya.

Menurut Parosil, modernisasi pertanian tidak bisa ditunda. Dengan Alsintan, waktu pengolahan lahan dan panen bisa dipangkas, biaya tenaga kerja ditekan, dan intensitas tanam meningkat.

Ia berharap, bantuan ini langsung terasa dampaknya pada pendapatan petani padi di wilayahnya. “Fasilitas sudah diberikan. Sekarang tinggal kemauan dan manajemen kelompok. Kalau dikelola dengan baik, ini berkah. Kalau tidak, ya hanya jadi besi yang berkarat,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyatakan akan terus memantau pemanfaatan Alsintan agar tepat sasaran dan benar-benar meningkatkan hasil panen. Tujuannya jelas, menjadikan Lampung Barat sebagai salah satu lumbung padi yang menopang ketahanan pangan nasional.(nsr)

Lampung Barat Pasang Target Naik Kelas: Incar Tuan Rumah PORPROV 2030, Gas Persiapan 2026

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Lampung Barat tidak mau jadi penonton di peta olahraga Lampung. Daerah ini langsung tancap gas membenahi ekosistem olahraga prestasi, mulai dari persiapan PORPROV X 2026 hingga mematok diri sebagai calon tuan rumah PORPROV XI 2030.

Ambisi itu dibawa langsung Pemerintah Kabupaten bersama KONI Lampung Barat ke meja Kemenpora RI dalam audiensi di Jakarta, Rabu (20/5/2026). Tujuannya jelas meminta dukungan pusat untuk pembangunan sarana olahraga yang selama ini jadi ganjalan utama.

“KONI Lampung Barat bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat memiliki komitmen yang kuat dalam melaksanakan pembangunan olahraga prestasi sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembinaan generasi muda, serta penguatan citra daerah melalui prestasi olahraga,” kata ketua umum Koni Lampung Barat, M. Irfan Fadilla Mabsus.

Tanpa fasilitas standar nasional, pembinaan atlet muda di Lampung Barat jalan di tempat. Itu sebabnya, rombongan daerah membawa daftar kebutuhan venue prioritas dan meminta pendampingan teknis agar pembangunan selaras dengan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

“Kami menyadari bahwa keberhasilan pembinaan olahraga tidak hanya ditentukan oleh kualitas atlet dan pelatih, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh ketersediaan sarana dan prasarana olahraga yang memadai, representatif, dan sesuai standar nasional,” katanya.

Menurutnya, jika mau bicara prestasi, fasilitas dulu yang harus memadai. Sebab, atlet yang hebat tidak akan lahir dari lapangan seadanya tanpa memadai.

Melalui audiensi tersebut, Irfan berharap Kemenpora RI, khususnya Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, dapat memberikan perhatian dan dukungan terhadap pengembangan olahraga prestasi di Kabupaten Lampung Barat.

“Kami optimistis, dengan dukungan semua pihak, Kabupaten Lampung Barat akan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat bersaing pada tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional serta memperkuat implementasi DBON,” tuturnya.

Lampung Barat juga melempar wacana menjadi salah satu lokasi venue PON XXIII 2030. Dengan kondisi alam dan posisi strategis, daerah ini menilai diri layak dikembangkan sebagai sentra pembinaan cabang olahraga tertentu.

Langkah ini sekaligus bagian dari strategi Pemkab untuk menguatkan peran olahraga dalam meningkatkan kualitas SDM dan mengangkat citra daerah. Targetnya, dalam lima tahun Lampung Barat bisa mengirim lebih banyak atlet ke level nasional dan internasional.

Kemenpora merespons positif. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Bastaman Harahap menyatakan akan menelaah usulan Lampung Barat dan membuka jalur koordinasi lanjutan. Fokusnya pada percepatan pembangunan venue yang bisa langsung dipakai untuk pembinaan dan kompetisi.

Rombongan Lampung Barat dipimpin Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Bernaria, bersama Ketua Umum KONI M. Irfan Fadilla Mabsus dan jajaran pengurus.(andri)