Keseriusan Pemkab Lampung Barat, PMO dan BA Perkuat Program KDMP Nasional

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menunjukkan komitmennya dalam mendukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai bagian dari program strategis nasional.

Hal tersebut ditegaskan dalam audiensi bersama Project Management Officer (PMO) dan Business Assistant (BA) KDMP yang berlangsung di ruang kerja Bupati Lampung Barat, Rabu (22/4/2025).

Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, yang didampingi sejumlah kepala perangkat daerah.

Sementara itu, rombongan KDMP terdiri dari 2 orang PMO dan 10 orang BA dari berbagai kecamatan.

Dalam kesempatan itu, Parosil menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mengawal penuh pelaksanaan KDMP agar berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Intinya kita kawal bersama KDMP sebagai program Presiden agar ke depan berjalan dengan baik, bermanfaat, mampu menciptakan lapangan pekerjaan, dan menumbuhkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim PMO dan BA yang dinilai penting dalam memperkuat koordinasi serta implementasi program Asta Cita sebagai bagian dari agenda strategis nasional.

Menurutnya, koperasi KDMP bersifat terbuka untuk seluruh masyarakat dengan mekanisme iuran wajib dan iuran pokok yang ditentukan melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT).

Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi semua pihak, termasuk peran aktif PMO dan BA di lapangan.

“BA dan PMO berperan memberikan pendampingan berupa masukan dan saran. Saya minta agar seluruh hambatan yang ada di lapangan dapat diidentifikasi dengan baik, karena itu merupakan tantangan yang harus kita tindak lanjuti bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Perwakilan BA Kecamatan Pagar Dewa, Agung Widodo, memaparkan perkembangan pembangunan gerai KDMP di Kabupaten Lampung Barat.

Ia menjelaskan, dari total 135 desa, telah dibangun 84 gerai KDMP dengan rincian 7 desa telah mencapai progres 100 persen, 21 desa pada tahap 50 persen, 37 desa berada pada progres 25–50 persen, dan 19 desa masih di bawah 25 persen.

Agung juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh pemerintah daerah, termasuk hibah lahan milik pemerintah untuk pembangunan gerai KDMP.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Lampung Barat yang telah memberikan arahan dan dukungan nyata, termasuk pemanfaatan aset pemerintah untuk pembangunan 15 gerai KDMP di 15 kecamatan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pihaknya berharap pemerintah daerah dapat terus memperkuat dukungan melalui instruksi kepada seluruh pemangku kepentingan agar program KDMP dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak signifikan bagi perekonomian desa.

Dalam pelaksanaannya, BA memiliki tugas utama melakukan pendampingan administrasi koperasi, memfasilitasi kerja sama usaha, serta mengawasi progres pembangunan gerai di wilayah masing-masing.

Sementara itu, PMO berperan dalam pengelolaan proyek secara menyeluruh, termasuk perencanaan, koordinasi lintas sektor, monitoring dan evaluasi, serta memastikan program berjalan sesuai target dan standar yang telah ditetapkan.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, PMO, dan BA, diharapkan KDMP di Kabupaten Lampung Barat mampu berkembang menjadi penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan.(andri)

Upaya Pencegahan Kebakaran Akibat Korsleting Listrik, Bupati Lambar Himbau Warga Lebih Waspada, dan Minta BPBD Koordinasi Dengan PLN

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus meninjau langsung lokasi kebakaran rumah di Pemangku Taman Jaya, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Rabu (22/04). Kunjungan ini sebagai bentuk kepedulian dan dukungan Pemerintah Daerah terhadap warga yang tertimpa musibah.

Kebakaran yang terjadi pada Senin 20/04 malam. Diduga akibat Korsleting listrik, melalap tiga rumah milik Edi, Dedi dan Bambang. Tidak ada korban jiwa pada kejadian naas tersebut namun kerugian di tafsir mencapai ratusan juta.

Dalam kunjungannya Bupati Lampung Barat menyerahkan bantuan sembako, peralatan rumah tangga dan uang tunai kepada tiga keluarga yang terdampak. Menurutnya, hal ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan baik materil maupun moril kepada warganya yang mengalami musibah.

Ia pun menyampaikan atas nama pribadi maupun Pemerintah Daerah turut berbela sungkawa atas musibah tersebut. Sebagai kepala daerah Parosil Mabsus meminta kepada jajarannya dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Camat dan Peratin untuk melakukan koordinasi dengan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) guna mencegah kebakaran akibat korsleting listrik di wilayahnya masing-masing.

“Beberapa kasus (kebakaran) yang terjadi di Lampung Barat ini hampir 80 persen sumbernya dari Korsleting listrik. Bisa jadi memang kelalaian dari masyarakat bisa jadi juga jaringan listrik yang sudah cukup lama,” tuturnya.

Parosil Mabsus menilai ke depan perlu adanya langkah-langkah konkret untuk meminimalisir kejadian serupa agar tidak terjadi kembali. “Saya juga berharap kepada petugas Damkar agar selalu menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Bupati Lampung Barat juga mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu memastikan listrik dan kompor dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah atau sebelum tidur.

“Musibah kebakaran paling sering karena dua hal: korsleting listrik dan kompor lupa dimatikan. “Saya minta warga jadikan kebiasaan, sebelum keluar rumah cek dulu. Cabut colokan yang tidak perlu, pastikan kompor mati,” Himbau Parosil Mabsus.

“BPBD, Camat dan Peratin sudah saya minta koordinasi dengan PLN untuk cek instalasi listrik warga. Tapi pencegahan utama tetap dari kebiasaan kita di rumah,” pungkasnya.(andri)

Wabup Mad Hasnurin Hadiri Paripurna HUT ke-13 Pesisir Barat

LAMBAR -(deklarasinews.com)— Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Pesisir Barat, Selasa (21/04/2026).

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Lampung Barat hadir didampingi Kepala Dinas Kominfo Lampung Barat Burlianto Eka Putra.

Kehadiran Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menjadi bentuk dukungan dan sinergi antardaerah dalam momentum peringatan hari jadi Kabupaten Pesisir Barat.

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pesisir Barat Mad Muhizar dan dihadiri Wakil Bupati Pesisir Barat Irawan Topani, unsur Forkopimda, para asisten, staf ahli, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pesisir Barat Irawan Topani menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, khususnya para kepala daerah dan wakil kepala daerah yang telah hadir dalam Rapat Paripurna HUT ke-13 Kabupaten Pesisir Barat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk bersama-sama memperingati HUT ke-13 Kabupaten Pesisir Barat,” Ujar Irawan Topani

“Kehadiran ini menjadi semangat bagi kami untuk terus membangun daerah,” Tambahnya

Peringatan HUT ke-13 Kabupaten Pesisir Barat tahun ini mengusung tema “Optimalisasi Potensi Daerah, Menuju Pesisir Barat yang Unggul.”

Tema tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memanfaatkan seluruh potensi yang dimiliki demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Irawan Topani mengatakan, berbagai potensi daerah baik sektor pariwisata, pertanian, kelautan, maupun sumber daya lainnya harus dikelola secara baik, inovatif, dan berkelanjutan.

“Potensi yang kita miliki harus dikelola dengan maksimal, penuh inovasi, serta berkelanjutan agar cita-cita menjadikan Kabupaten Pesisir Barat yang sejahtera dan maju dapat terwujud,” Ungkapnya.

Momentum hari jadi ini diharapkan menjadi ajang refleksi sekaligus penyemangat bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus bersinergi membangun Kabupaten Pesisir Barat menjadi daerah yang unggul, maju, dan berdaya saing.(Andri)

Bupati Lampung Barat Hadiri Abpednas Jaga Desa Award 2026, Tegaskan Komitmen Program Pro Desa

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus menghadiri malam apresiasi dan penganugerahan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Jaga Desa Award 2026 di Jakarta, Minggu (20/04) malam. Kehadiran ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah untuk memperkuat transparansi dan tata kelola desa (pekon), terutama dalam mendukung program Desa.

Program jaga Desa ini diinisiasi oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI dan Asosiasi Badan permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas).

Jaksa Agung RI ST Burhanuddin mengatakan, program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) merupakan wujud komitmen Kejaksaan RI dalam mengawal pemerintahan desa agar terhindar dari segala bentuk penyimpangan hukum.

“Program ini merupakan suatu wujud nyata dari komitmen kami, Kejaksaan, untuk terus mengawal dan memberikan suatu arahan kepada seluruh pemerintahan yang ada di desa dengan transparan, akuntabel, dan bebas dari penyimpangan hukum,” kata dia.

Menurut Burhanuddin, pembangunan desa adalah salah satu fokus pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sebagaimana tercantum dalam Asta Cita poin keenam, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Sementara, Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Lampung Barat untuk terus menjalankan program pro desa.

Menurutnya, membangun Lampung Barat tidak bisa dari atas saja. Harus mulai dari desa. Karena itu program di arahkan untuk memperkuat pekon.

Ia juga mengapresiasi pihak Kejaksaan Negeri Lampung Barat yang selama ini sudah menjalin sinergitas dalam mengawal pembangunan di Lampung Barat, baik tingkat Kabupaten maupun Pekon. Menurutnya, pendampingan sejak perencanaan membuat peratin lebih percaya diri dan terhindar dari masalah hukum.

“Jadi dana desa aman, pembangunan jalan, dan masyarakat sejahtera,” kata dia.

Parosil Mabsus mengajak peratin (kepala Desa) dan masyarakat ikut mengawal program desa agar berjalan tepat sasaran.

Dengan program pro desa yang konsisten, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menargetkan pada 2027 pekon berstatus Pekon Mandiri akan terus bertambah.(andri)

Lampung Barat Disiapkan Jadi Sentra Bawang Putih, Parosil Mabsus : Butuh Upaya Serius.

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mulai menyiapkan wilayahnya sebagai salah satu sentra pengembangan bawang putih di Provinsi Lampung. Langkah ini untuk mendukung program swasembada bawang putih dan mengurangi ketergantungan impor.

Dimulainya pengembangan bawang putih, penanaman pertama dilakukan langsung oleh Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di lahan bapak Imbuh, salah satu petani Pekon Bandar Baru, Kecamatan Sukau, 15 April 2026.

Untuk diketahui, pengembangan bawang putih ini merupakan salah satu program Presiden Prabowo Subianto melalui Polri. Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman menceritakan, sebelum dilakukan pengembangan bawang putih tersebut pihak sudah mengirim dua orang petani asal Lampung Barat untuk melakukan study banding ke Lombok Nusa Tengga Barat.

“Beberapa waktu lalu kita sudah mengajak dua orang petani asal Kecamatan Sukau ini pak bupati, untuk melakukan pembelajaran ke Lombok Nusa Tenggara Barat agar melihat langsung bagaimana proses pengembangan bawang putih ini mulai dari persiapan tanam, perawatan hingga pasca panen,” jelasnya.

Samsu mengaku, alasan pihaknya memilih pengembangan bawang putih di Lampung Barat merupaka gagasan dan perintah langsung dari Kapolda Lampung.

Sementara, Bupati Lampung Barat mengatakan pengembangan bawang putih ini perlu adanya upaya yang serius, mengingat, pengembangan ini merupakan untuk yang pertama kalinya di Lampung Barat.

“Lampung Barat ini dikenal dengan sentra pertanian sayur-mayur terbesar di Lampung. Namun selama ini kebanyakan petani melakukan pengembangan sayur-mayur seperti tomat, wartel, cabai, kubis. Untuk bawang putih ini baru yang pertama kalinya,” ujarnya.

Kepala daerah dua periode itu meminta kepada petani Kecamatan Sukau, khususnya bapak Imbuh yang telah mengikuti study banding agar benar-benar serius dalam menerapkan ilmu yang telah di dapat selama  mengikuti pembelajaran. Menurutnya, bawang putih merupakan komoditas harganya yang cukup stabil.

“Hari ini kita dihadapkan dengan inovasi baru, bagaimana caranya pengembangan bawang putih ini dapat meningkatkan prekonomian masyarakat. Bawang putih salah satu komoditas yang harganya cukup setabil,” pungkasnya.(andri)

Wabup Lambar Sambangi Korban Kebakaran

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Wakil Bupati Lampung Barat, Mad Hasnurin menyambangi langsung korban kebakaran rumah di Pekon Kenali, Kecamatan Belalau Senin (13/04/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati menyerahkan bantuan sekaligus menyampaikan rasa prihatin kepada keluarga terdampak.

Kebakaran yang terjadi pada Senin, (23/3/2026) siang menghanguskan dua unit rumah milik Bapak Sofyan dan Fauzi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Dugaan sementara, api dipicu korsleting listrik.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Lampung Barat menyerahkan bantuan berupa paket sembako, selimut, kasur, peralatan dapur, dan uang tunai untuk meringankan beban keluarga. Bantuan berasal dari pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat turut berduka atas musibah ini. Semoga keluarga diberi ketabahan. Pemerintah hadir untuk memberi dukungan kepada keluarga kita yang mengalami musibah,” ujarnya.

Wakil Bupati juga mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan kelalaian penggunaan listrik.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat, kalau mau bepergian pastikan semua colokan listrik yang tidak dipakai sudah tercabut. Cek kompor dan pastikan sudah mati. Lebih baik mencegah daripada menyesal,” tegasnya.

Usai menyerahkan bantuan, Wakil Bupati Lampung Barat beserta rombongan melakukan peninjauan progres perbaikan kolam pos Damkar Kecamatan Belalau yang sedang pembuatan sumur bor.

Menurut Mad Hasnurin, pembuatan sumur bor ini merupakan langkah seterategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanggulangan kebakaran. Dengan adanya peningkatakan suplai air pada kolam pos Damkar ini diharapkan dapat menunjang kinerja Damkar Belalau.(Andri)

Wabup Lampung Barat Hadiri Khotmil Qur’an 60 Santri dan Pelepasan 88 Jamaah Haji

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin, menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam acara Pengajian Akbar dan Zikir Manakib yang dirangkaikan dengan Khotmil Qur’an 60 Santri serta Pelepasan 88 Jamaah Calon Haji Pondok Pesantren Daruth Tholibin.

Acara ini digelar di lingkungan Serdang Atas, Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, dan dihadiri ratusan jamaah dari 15 kecamatan se-Kabupaten Lampung Barat, Minggu, (12/04/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh KH. Agus Mualif, S.Pd selaku pengasuh Pondok Pesantren Daruth Tholibin serta menghadirkan penceramah KH. Achmad Nurhuda, SH,CAH, CAU, CMU,CGU. Pengasuh pondok pesantren Miftahul Huda Lampung Utara yang memberikan tausiah penuh makna dan pencerahan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lampung Barat menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh akademika Pondok Pesantren Daruth Tholibin atas komitmennya dalam mencetak generasi Qur’ani yang berkualitas di tengah derasnya arus globalisasi dan tantangan zaman modern.

“Pondok pesantren ini telah terbukti mampu merawat dan membentuk generasi bangsa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga unggul secara spiritual dan moral. Mereka dibekali ilmu, penguasaan teknologi, dan akhlakul karimah. Inilah generasi tangguh yang kita butuhkan — generasi yang mampu menjaga keseimbangan hubungan dengan Allah (hablum minallah), hubungan dengan sesama manusia (hablum minannas), dan hubungan dengan alam (hablum minal ‘alam),” ujar Wakil Bupati.

“Kami juga ingin mengucapkan selamat dan sukses kepada 60 santri yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an. Semoga hafalan tersebut menjadi cahaya dalam hidup, benteng dari segala keburukan, dan menjadi bekal yang menyelamatkan di dunia dan akhirat. Kalian adalah kebanggaan keluarga, masyarakat, bangsa dan negara,” lanjutnya.

Tak lupa, Wakil Bupati juga menyampaikan doa dan harapan kepada 88 calon jamaah haji yang akan berangkat tahun ini, khususnya yang berangkat melalui bimbingan Ponpes Daruth Tholibin. Ia mendoakan agar seluruh proses ibadah haji berjalan lancar dan mendapatkan haji yang mabrur.

“Semoga Allah memudahkan setiap langkah menuju Baitullah, melancarkan seluruh rangkaian ibadah, serta mengembalikan bapak dan ibu ke tanah air dalam keadaan sehat, selamat, dan menjadi hamba-hamba pilihan yang mendapat gelar haji mabrur dan hajjah mabruroh,” katanya dengan penuh haru.

Di akhir sambutannya, Drs. Mad Hasnurin juga berpesan agar para alumni Pondok Pesantren senantiasa menjaga nilai-nilai yang telah ditanamkan selama mondok dan mampu menjawab tantangan zaman dengan terus bersinergi serta saling menguatkan di tengah maraknya pragmatisme, materialisme, dan hedonisme akibat era industrialisasi.

“Kami berharap Pondok Pesantren Daruth Tholibin terus mengalami kemajuan, sukses, dan berprestasi di segala bidang, menjadi pelita bagi umat, serta pusat pendidikan Islam yang membumi dan membentuk generasi robbani,” pungkasnya.(nsr)

Parosil : PSEL Selain Solusi Mengatasi Sampah Juga Dapat Menghasilkan

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menghadiri rapat koordinasi pengelolaan sampah terpadu serta pengelolaan sampah menjadi energi listrik (PSEL) bersama Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) dan seluruh kepala daerah se-Provinsi Lampung di ruang rapat utama Gubernur Lampung, Jumat (10/04/2026)

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Utama KLH/BPLH Rosa Vivien Ratnawati, jajaran pejabat kementerian, serta bupati dan walikota dari 15 kabupaten/kota di Lampung.

Rapat koordinasi ini menjadi forum sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat penanganan sampah secara terintegrasi.

Dalam keterangannya, Bupati Lampung Barat mengatakan Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) adalah solusi strategis mengatasi sampah melalui teknologi untuk menghasilkan energi terbarukan.

Konversi sampah menjadi energi listrik, Lanjut Parosil, merupakan solusi yang relevan untuk mengatasi permasalahan sampah yang notabene merupakan momok bagi hampir semua daerah yang ada di Provinsi Lampung.

Bupati Dua periode itu juga menjelaskan bahwa strategi PSEL merupakan mandat langsung dari Presiden Prabowo Subianto melalui Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025, guna memastikan efisiensi pengelolaan sampah lintas wilayah untuk mewujudkan Indonesia bersih dengan target 100 persen sampah terkelola pada tahun 2029.

“PSEL merupakan solusi, selain bisa mengatasi juga dapat menghasilkan, ini terobosan bagus untuk pengelolaan sampah di masa depan,” Jelas Parosil.(nsr)

Parosil Mabsus Bahas Penguatan Fiskal Lampung Barat dengan Kemendagri

LAMBAR -(deklarasinews.com)– Pemerintah Kabupaten Lampung Barat yang dipimpin Bupati Parosil Mabsus melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, pada Rabu (8/4/2026) di Jakarta Pusat.

Pertemuan ini membahas penguatan kapasitas fiskal daerah, peningkatan investasi, serta optimalisasi potensi unggulan Lampung Barat.

Di kesempatan itu, Bupati Parosil didampingi Plt Kepala Bappeda, Kepala BKAD, Inspektur, Kepala Brida, dan Sekretaris Bapenda, Kasat Pol PP dan Kabag Protokol.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Parosil Mabsus memaparkan kondisi fiskal Lampung Barat, termasuk tantangan dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD), tingginya beban belanja pegawai, serta peluang pengembangan sumber daya alam, khususnya komoditas kopi sebagai sektor unggulan daerah.

“Kami menyampaikan bahwa Lampung Barat memiliki potensi besar, terutama dari sektor kopi dan energi terbarukan, namun masih menghadapi keterbatasan kapasitas fiskal,” ujar Parosil.

“Oleh karena itu, kami mendorong dukungan kebijakan, termasuk optimalisasi dana transfer seperti DBH serta penguatan investasi agar potensi ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya

Selain itu, Pemkab Lampung Barat juga menerangkan hasil kajian yang menunjukkan masih rendahnya efisiensi investasi dan produktivitas daerah.

Kondisi ini berdampak pada daya saing dan kemandirian fiskal, meskipun pertumbuhan ekonomi daerah saat ini mencapai 5,45 persen yang ditopang sektor pertanian dan belanja pemerintah.

Isu lain yang mengemuka adalah rencana kebijakan alokasi 30 persen belanja pegawai pada 2027 yang dinilai akan semakin menekan kapasitas fiskal daerah.

Di sisi lain, potensi energi baru terbarukan seperti geothermal, PLTA, dan PLTMH dinilai dapat menjadi sumber penguatan fiskal ke depan.

Menanggapi hal tersebut, Dirjen Bina Keuangan Daerah, Agus Fatoni, memberikan sejumlah arahan strategis kepada Pemkab Lampung Barat.

Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur untuk mendorong produktivitas dan efektivitas investasi.

“Peningkatan kapasitas SDM menjadi kunci, yang dilakukan melalui penguatan dedikasi dengan sistem reward, penguatan integritas untuk mengikat komitmen, serta penerapan punishment secara konsisten,” jelasnya.

Ia juga mendorong efektivitas investasi melalui penyederhanaan regulasi dan peningkatan promosi daerah, termasuk pengembangan kolaborasi antara kopi dan pariwisata, promosi batik Lampung Barat, pembentukan tim hilirisasi kopi, serta kerja sama dengan OJK dalam tata niaga kopi.

Lebih lanjut, Agus Fatoni menekankan lima strategi utama dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah, yakni intensifikasi, ekstensifikasi, optimalisasi, digitalisasi, dan inovasi pendapatan daerah.

Selain itu, penguatan data berbasis kerja sama dengan BPS dinilai penting untuk meningkatkan akurasi perhitungan transfer keuangan daerah.

Ia juga menyarankan optimalisasi berbagai sumber pembiayaan alternatif, seperti pemanfaatan dana CSR, penguatan BUMD dan BLUD, kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), hingga pemanfaatan pinjaman daerah untuk kegiatan produktif.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah strategis bagi Pemkab Lampung Barat dalam memperkuat kemandirian fiskal serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan menuju target pembangunan daerah tahun 2029.(Andri)

Mad Hasnurin Gaspol Bangun SDM! Lampung Barat Gandeng Kemenhub, Fokus Cetak Tenaga Transportasi Berkualitas

‎LAMBAR -(deklarasinews.com)- Komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) terus digenjot.

Kali ini, Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin didampingi jajaran Dinas Perhubungan Lampung Barat hadir langsung dalam Rapat Koordinasi Nasional yang digelar oleh Badan Pengembangan SDM Perhubungan di Redtop Hotel & Convention Center, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026)

Kegiatan ini mengusung tema “Harmonisasi Kebijakan Pemenuhan SDM Transportasi untuk Penguatan Kinerja Pemerintah Daerah”, yang dilaksanakan selama dua hari, 7 hingga 8 April 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendukung program Asta Cita dalam pembangunan SDM melalui sektor pendidikan dan pelatihan vokasi.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Mad Hasnurin menerima dokumen Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan Badan Pengembangan SDM Perhubungan terkait pengembangan SDM transportasi melalui pendidikan dan pelatihan vokasi di daerah.

MoU tersebut sebelumnya telah ditandatangani oleh Kepala BPSDMP, Suharto, bersama Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, pada 12 Maret 2026 lalu.

Mad Hasnurin menyebut, kerja sama ini jadi langkah konkret untuk menyiapkan generasi muda Lampung Barat agar punya keahlian teknis, khususnya di bidang transportasi yang semakin berkembang.

“Ini peluang besar untuk anak-anak Lampung Barat. Kita ingin mereka tidak hanya punya ijazah, tapi juga punya skill yang siap pakai di dunia kerja, khususnya di sektor transportasi,” ujar Mad Hasnurin.

Ia juga menegaskan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Perhubungan menjadi kunci dalam menjawab kebutuhan tenaga kerja yang kompeten dan profesional.

“Lewat program pembibitan dan pelatihan vokasi ini, kita dorong SDM lokal agar bisa bersaing. Harapannya, ke depan Lampung Barat tidak hanya jadi penonton, tapi juga jadi pemain di sektor transportasi nasional,” tambahnya.

Rapat koordinasi ini juga diisi dengan berbagai agenda penting, mulai dari sosialisasi kebijakan terbaru pengembangan SDM, pembinaan kerja sama program pola pembibitan taruna, hingga coaching clinic penyusunan dokumen kerja sama.

Dengan langkah ini, Pemkab Lampung Barat menunjukkan keseriusannya dalam membangun SDM unggul sebagai pondasi kemajuan daerah di masa depan.(andri)