Bobby Nasution Gelar Nobar Timnas Indonesia vs Myanmar, Ribuan Warga Bersorak Sambut Kemenangan 3-0

DELI SERDANG (deklarasinews.com)- Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menggelar kegiatan nonton bareng pertandingan Timnas Indonesia U-19 melawan Myanmar. Acara berlangsung meriah di Stadion Utama Sumatera Utara, Senin (01/06/2026) pukul 19.45 WIB, dihadiri ribuan warga yang datang memenuhi lokasi.

Turut hadir Wakil Gubernur Sumatera Utara, Anggota Komite Eksekutif PSSI Arya Sinulingga, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Wakil Bupati Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, serta para Bupati dan Wali Kota se-Sumatera Utara.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyambut gembira tingginya antusiasme masyarakat. “Semangat warga Sumatera Utara ini menjadi energi luar biasa bagi para pemain yang sedang berjuang mengharumkan nama bangsa di kancah sepak bola Asia Tenggara,” ucapnya. Ia pun mengajak seluruh masyarakat terus mendoakan dan mendukung penuh perjuangan Timnas Indonesia U-19.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa ajang Piala AFF U-19 yang digelar di Sumut bukan sekadar pertandingan olahraga, melainkan momentum penting untuk menunjukkan kemampuan daerah menyelenggarakan event internasional, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata setempat. “Kehadiran ribuan orang hari ini adalah bukti nyata bahwa sepak bola mampu mempersatukan kita semua,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menilai kegiatan ini memiliki makna positif dalam mempererat kebersamaan masyarakat. “Ini adalah bentuk dukungan nyata kita kepada para atlet muda yang berjuang membanggakan negara,” ungkapnya. Ia sangat mengapresiasi semangat kebersamaan yang tercipta, yang dinilai menjadi energi positif bagi generasi muda.

Bupati pun berharap Timnas Indonesia U-19 dapat menampilkan permainan terbaik, senantiasa menjunjung tinggi sportivitas, serta meraih hasil maksimal di setiap laga turnamen ini.

Suasana stadion memuncak saat peluit akhir dibunyikan. Tim Garuda Muda Indonesia berhasil meraih kemenangan meyakinkan atas Myanmar dengan skor akhir 3-0. Pertandingan berakhir pukul 22.15 WIB, seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses, aman, dan penuh kebahagiaan.(Jun)

Pemkab Pesisir Barat Aktifkan Konsorsium Pendidikan 2026

PESIBAR -(deklarasinews.com)– Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan sektor pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Forum Jejak KREASI bertajuk “Pengesahan dan Aktivasi Konsorsium Pendidikan Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2026” yang diselenggarakan di Aula Hotel Sartika, Krui, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Pesisir Barat, Dr. Drs. Gunawan, M.Si., yang hadir mewakili Bupati Pesisir Barat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Regional Manager Program KREASI Provinsi Lampung, Zulfa, Program Manager KREASI Pesisir Barat Sari Lestari, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pendidikan, Aisyiyah, PGRI, HIMPAUDI, LPAI, IGI, Pergunu, DAMAR, K3S, serta seluruh peserta Forum Jejak KREASI.

Dalam sambutan Bupati Pesisir Barat yang dibacakan oleh Kepala Bapperida, disampaikan apresiasi kepada Yayasan Guru Belajar, Program KREASI, Global Partnership for Education, Save the Children, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama, serta seluruh mitra pembangunan yang telah berkolaborasi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Pesisir Barat.

Dalam sambutan tersebut juga ditegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan merupakan salah satu faktor utama dalam mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Meskipun IPM Kabupaten Pesisir Barat terus menunjukkan tren positif, masih terdapat berbagai tantangan yang perlu menjadi perhatian bersama, salah satunya masih adanya anak yang putus sekolah. Kondisi tersebut memerlukan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar setiap anak memperoleh hak atas layanan pendidikan yang berkualitas.

Melalui Forum Jejak KREASI, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berharap Konsorsium Pendidikan dapat menjadi wadah kolaborasi yang memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, Kementerian Agama, mitra pembangunan, dunia usaha, serta masyarakat dalam menyusun dan melaksanakan program-program pendidikan yang berbasis data, inovatif, dan berkelanjutan.

Selain memperkuat tata kelola pendidikan, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat juga mendorong pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), sebagai pendukung dalam penyusunan kebijakan, pemetaan anak berisiko putus sekolah, serta peningkatan mutu pembelajaran yang lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.

Mengakhiri sambutan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat komitmen dan kolaborasi dalam meningkatkan mutu pendidikan, menekan angka anak putus sekolah, serta mewujudkan sumber daya manusia Kabupaten Pesisir Barat yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Arnandes)

Bupati Asahan Hadiri Upacara Peringatan HUT Bhayangkara ke-80 di Lapangan Adhi Pradana

KISARAN -(deklarasinews.com)- Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan berlangsung khidmat di Lapangan Adhi Pradana Kisaran, Kabupaten Asahan, Rabu (01/07/2026).

Turut hadir unsur Forkopimda Kabupaten Asahan, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Staf Ahli TP PKK, Ketua Bhayangkari Cabang Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Komandan Batalyon TP 954 Naga Bekisar, Komandan Batalyon 126/KC, kepala Organisasi Perangkat Daerah, Ketua FKUB, Ketua Bamag, serta tamu undangan lainnya.

Kapolres Asahan yang bertindak selaku Pemimpin Upacara, AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H., membacakan pidato Presiden Republik Indonesia. Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa Indonesia sebagai bagian dari masyarakat internasional tidak terlepas dari dinamika geopolitik global, yang ditandai persaingan kekuatan besar, kejahatan siber, kejahatan transnasional, serta ketidakpastian ekonomi akibat konflik internasional.

Presiden menegaskan tantangan yang dihadapi Polri semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi dan meningkatnya harapan masyarakat terhadap pelayanan. Oleh karena itu, Polri dituntut bekerja secara prediktif, responsif, dan adaptif dalam menjaga keamanan serta menjawab kebutuhan publik.

Di akhir pesannya, Presiden mengajak seluruh jajaran Polri untuk terus memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme tugas, mengembangkan kapasitas sumber daya manusia, melenturkan organisasi menghadapi perubahan, serta memperkokoh legitimasi institusi melalui pelayanan yang semakin berkualitas bagi masyarakat.

Sementara itu, Bupati Asahan menyampaikan ucapan selamat yang tulus atas peringatan bersejarah ini. “Selamat Hari Bhayangkara ke-80 untuk seluruh jajaran Polri, khususnya Polres Asahan. Semoga institusi ini senantiasa menjadi kekuatan yang profesional, modern, dan dipercaya dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta mengawal pembangunan di daerah kita,” ujarnya.

Lebih lanjut Bupati berharap, “Semoga Polri semakin Presisi, semakin dicintai masyarakat, dan terus bersinergi bersama pemerintah daerah demi mewujudkan Asahan yang aman, tertib, dan kondusif, guna mendukung pembangunan serta kesejahteraan seluruh masyarakat.”(Jun)

Bupati Yapen Lantik 277 Pejabat Baru; Tegaskan Zero Tolerance terhadap KKN dan Dorong Transformasi Digital

YAPEN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen melantik 277 pejabat administrator dan pengawas pada Rabu, 1 Juli 2026, di Gedung Silas Papare Serui. Pelantikan tersebut mencakup 96 pejabat eselon III — antara lain camat, kepala bagian, dan sekretaris dinas/badan — serta 181 pejabat eselon IV yang terdiri dari lurah dan kepala seksi di tingkat distrik/kecamatan.

Bupati Benyamin Arisoy menegaskan bahwa jabatan adalah amanah yang harus diwujudkan melalui kinerja, integritas, dan profesionalisme, bukan sekadar simbol status. Ia menyatakan seluruh proses pengangkatan telah mengikuti mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh karena itu, pejabat yang baru dilantik diminta untuk segera menyesuaikan diri dengan tugas masing-masing dan menunjukkan hasil kerja nyata bagi masyarakat.” Ucapnya ”

Dalam sambutannya, Bupati Benyamin juga menggarisbawahi pentingnya adaptasi terhadap transformasi digital. Ia mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan penerapan sistem pemerintahan berbasis digital untuk meningkatkan kualitas layanan publik serta efisiensi kerja pemerintahan.” Ujarnga ”

Menurutnya, digitalisasi dapat mempercepat layanan administrasi, memudahkan pelaporan, dan meningkatkan transparansi pengelolaan anggaran.

Bupati juga mengingatkan para pejabat agar menjauhi penyalahgunaan wewenang, praktik gratifikasi, benturan kepentingan, serta pengaturan proyek atau pelayanan berdasarkan kedekatan personal. Ia menegaskan sikap tegas pemerintah daerah terhadap pelanggaran tersebut: setiap pejabat yang terbukti melakukan korupsi, kolusi, nepotisme, atau penyalahgunaan kewenangan akan diproses sesuai hukum tanpa perlindungan, pengecualian, atau kompromi.” Tegasnya ”

Khusus bagi para kepala distrik, Bupati menekankan pentingnya kehadiran di wilayah kerja, pelayanan aktif kepada masyarakat, serta penguatan pembinaan dan pengawasan terhadap pengelolaan Dana Kampung secara transparan dan akuntabel. Ia menegaskan bahwa pengelolaan Dana Kampung harus memenuhi prinsip-prinsip akuntabilitas dan partisipasi masyarakat agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga. ” Tegasnya ”

Sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja, Bupati menyampaikan bahwa akan dilakukan evaluasi terhadap kinerja pejabat yang baru dilantik dalam jangka enam bulan. Evaluasi ini dimaksudkan untuk memastikan pelaksanaan tugas sesuai target pelayanan publik dan untuk mengambil langkah korektif bila diperlukan. “Tutup Bupati Yapen Benyamin Arisoy ”

Acara pelantikan dihadiri oleh Ketua DPRK Kepulauan Yapen Ebzon Sembai, S.Pi., M.H., Forkompimda, Plh. Sekda, para asisten Sekda dan staf ahli Bupati, pimpinan OPD di lingkungan Pemda, serta rohaniawan.

Suasana pelantikan berlangsung khidmat dan diwarnai harapan agar pejabat baru cepat beradaptasi serta bekerja untuk kesejahteraan masyarakat Kepulauan Yapen.

Pembangunan Tak Boleh Timpang, Bupati Egi Dorong Penguatan SDM dan UMKM Melalui Shobat di Sragi

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak boleh berjalan timpang.

Kemajuan infrastruktur fisik harus diiringi dengan pembangunan sumber daya manusia, penguatan nilai-nilai spiritual, serta pemberdayaan ekonomi kerakyatan hingga ke tingkat desa.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, saat menghadiri kegiatan Shobat (Sholawat Bareng Bupati) di Desa Kuala Sekampung, Kecamatan Sragi, Selasa malam (30/6/2026).

Momentum Shobat kali ini tidak hanya menjadi ajang syiar keagamaan dan silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati Radityo Egi menyerahkan bantuan stimulan kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Sragi sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi masyarakat.

Di hadapan ratusan jemaah yang memadati lapangan, Bupati Egi menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, esensi Shobat bukan sekadar bershalawat bersama, melainkan memperkuat fondasi spiritual yang menjadi bagian penting dalam membangun daerah.

“Kita hidup di tengah perubahan zaman yang begitu cepat. Tantangan ekonomi, teknologi, dan derasnya arus informasi menuntut kita memiliki ilmu sekaligus akhlak yang kuat. Karena itulah malam ini kita berkumpul di forum Shobat, bukan sekadar bersholawat, tetapi memperkuat hati, mempererat ukhuwah, dan mengingatkan bahwa pembangunan yang paling penting adalah pembangunan manusia,” ujar Bupati Egi.

Ia menegaskan, sebesar apa pun pembangunan jalan, jembatan, maupun fasilitas umum yang dilakukan pemerintah tidak akan memberikan manfaat maksimal apabila tidak dibarengi dengan kerukunan masyarakat, kualitas sumber daya manusia, dan kesiapan generasi penerus.

Menurut Bupati Egi, kekuatan sebuah daerah tidak hanya lahir dari kemajuan fisik, tetapi juga dari masyarakat yang memiliki karakter, moral, serta kebersamaan yang kuat.

Selaras dengan semangat tersebut, Egi mengaitkan nilai-nilai yang dibangun melalui Shobat dengan implementasi Program Desa HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul). Program tersebut dirancang sebagai gerakan bersama untuk mewujudkan desa yang modern, namun tetap berakar pada nilai agama, budaya, dan semangat gotong royong.

Melalui Program Desa HELAU, Pemkab Lampung Selatan menargetkan terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan pelayanan publik yang semakin optimal. Dampaknya diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, serta mendorong pertumbuhan sektor UMKM sebagai penggerak ekonomi lokal.

Selain itu, program tersebut juga menempatkan masjid sebagai pusat pembinaan umat serta mendorong lahirnya generasi muda yang gemar mengaji dan memiliki karakter serta benteng moral yang kuat.

“Program ini akan berhasil apabila pemerintah dan masyarakat berjalan berdampingan. Ketika pelayanan semakin baik, perekonomian warga bergerak, dan masjid menjadi pusat pembinaan umat, maka Desa HELAU benar-benar hadir memberi manfaat nyata,” kata Bupati Egi.

Melalui forum Shobat, Pemkab Lampung Selatan juga menghadirkan jajaran pimpinan daerah secara langsung di tengah masyarakat. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat komunikasi, menyerap aspirasi warga, memperkuat kepercayaan publik, sekaligus mengapresiasi kerukunan yang selama ini terjaga di Kecamatan Sragi.

Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Sekretaris Daerah Supriyanto, jajaran pejabat utama dan para kepala perangkat daerah Pemkab Lampung Selatan, Camat Sragi, serta Kepala Desa Kuala Sekampung.

 

Bupati Egi Hadiri HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolres Lampung Selatan Tegaskan Komitmen Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat

LAMSEL -(deklarasinews.com)-Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara menjadi momentum bagi seluruh insan Polri untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat melalui pelayanan yang profesional, responsif, humanis, dan berdampak nyata.

Pesan tersebut disampaikan Kapolres Lampung Selatan, AKBP Toni Kasmiri, saat membacakan amanat Kapolri pada upacara HUT ke-80 Bhayangkara yang digelar di Lapangan Apel Mapolres Lampung Selatan, Rabu (1/7/2026).

Upacara yang berlangsung khidmat sejak pukul 08.00 WIB itu dihadiri Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), personel Polri dan TNI, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam amanat Kapolri yang dibacakannya, AKBP Toni Kasmiri menegaskan bahwa seluruh tugas kepolisian pada hakikatnya bermuara pada satu tujuan, yakni memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara profesional, cepat, dan responsif.

“Seluruh tugas kepolisian bermuara pada satu tujuan, yakni memberikan pelayanan terbaik yang profesional, responsif, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar AKBP Toni.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi Polri semakin kompleks, mulai dari dinamika global, ancaman kejahatan siber, perkembangan teknologi informasi, hingga konflik internasional yang berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan nasional.

Untuk itu, Polri dituntut terus beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui penguatan sistem keamanan siber, peningkatan kemampuan prediktif, serta respons yang cepat dan tepat terhadap setiap laporan masyarakat.

“Keberhasilan berbagai program pemerintah juga tidak terlepas dari peran kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itu, Polri harus terus memperkuat sinergi dengan seluruh elemen bangsa,” kata AKBP Toni.

Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya pembenahan internal guna menjawab dinamika serta ekspektasi publik yang terus berkembang. Profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas harus menjadi budaya kerja dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.

Selain itu, pemanfaatan teknologi informasi dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

“Polri harus menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang humanis. Penguatan integritas, pelayanan berkualitas, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman menjadi kunci membangun kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Peringatan HUT ke-80 Bhayangkara di Lampung Selatan menjadi refleksi sekaligus penguatan komitmen Polri untuk terus menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, modern, transparan, dan terpercaya. Semangat tersebut diharapkan mampu memperkokoh kepercayaan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya keamanan yang kondusif sebagai fondasi keberhasilan pembangunan daerah dan nasional.

 

Pringsewu Kunjungi Kelompok Peternak Kambing Perah Kecamatan Sukoharjo

SUKOHARJO -(deklarasinews.com)- Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengunjungi Kelompok Peternak Kambing Perah di wilayah Kecamatan Sukoharjo. Kunjungan Bupati didampingi Ketua Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) Pringsewu Sutikno, Kadis Pertanian Maryanto, Kadis Kopdagprin Sulistiyo Ningsih, Kadis PMPTSP Handri Yusuf dan Camat Sukoharjo Yuli Susapto dipusatkan di Peternakan Kambing Perah RAS Farm Pekon Sukoharjo I, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Selasa, 30 Juni 2026.

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengatakan kunjungan ini adalah untuk melihat dari dekat serta mengetahui permasalahan yang dihadapi para peternak kambing perah, serta sebagai upaya meningkatkan kualitas dan produktivitas hasil ternak, disamping penguatan kelompok peternak itu sendiri. Dikatakan juga bahwa Kabupaten Pringsewu telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Lampung sebagai Sentra Kawasan Pengembangan Ternak Kambing dan Domba di Provinsi Lampung.

“Penetapan ini dikarenakan Kabupaten Pringsewu memiliki potensi yang cukup besar. Secara tidak langsung, ini tentu menimbulkan tanggungjawab pemerintah daerah untuk membina peternak kambing guna meningkatkan produksi ternaknya. Namun demikian, permasalahan yang kita hadapi adalah hasil produksi susu yang belum terserap untuk pangsa pasarnya. Sebetulnya ada peluang, karena ada yang bersedia menampung susu kambing dalam bentuk susu bubuk, asal memenuhi persyaratan dan kualifikasi yang ditentukan,” katanya.

Selain kambing perah, lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Pringsewu juga tengah mengembangkan domba. Oleh karena itu, pihaknya menginginkan agar kualitas domba di Kabupaten Pringsewu juga bisa meningkat.

Sementara itu, Joko Waluyo, pemilik Peternakan Kambing Perah RAS Farm Sukoharjo, mewakili para peternak kambing perah setempat, mengatakan kendala yang dihadapi para peternak kambing perah di Kabupaten Pringsewu pada umumnya adalah masalah pemasaran hasil ternak yakni berupa susu kambing. Ia berharap pemerintah daerah dapat membantu dan memberikan solusinya. (Mulia Mega.)

Kolaborasi Bersama Dinas Perdagangan Sumsel, Forkesi dan PTBA Latih ABK dan Orang Tua Olah Sampah Organik

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Forum Komunikasi Keluarga Anak Spesial Indonesia (Forkesi) Chapter Sumatera Selatan (Sumsel) berkolaborasi dengan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan didukung oleh Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel menggelar program pelatihan keterampilan khusus. Kegiatan ini menyasar para remaja berkebutuhan khusus beserta orang tua mereka.

Pelatihan ini berfokus pada dua program utama, yakni pengelolaan sampah organik dan teknik pemanfaatan lahan sempit. Langkah ini diinisiasi sebagai salah satu upaya strategis untuk memperkuat kemandirian sekaligus menciptakan ketahanan pangan bagi keluarga anak berkebutuhan khusus.

Acara yang berlangsung di Kantor Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel pada Selasa (30/6/26) ini bertujuan untuk membekali anak-anak berkebutuhan khusus dengan keterampilan praktis yang mandiri sekaligus produktif. Melalui kolaborasi ini, PT Bukit Asam memberikan dukungan penuh sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL), sementara Dinas Perdagangan menyediakan fasilitas dan ruang edukasi. Selain menekan volume sampah rumah tangga melalui pemisahan limbah organik, peserta juga diajarkan teknik pertanian perkotaan (urban farming) memanfaatkan pekarangan terbatas demi memenuhi kebutuhan pangan mandiri.

Pelatihan pengolahan limbah menjadi kompos yang diadakan oleh Forkesi Chapter Sumsel (Forum Komunikasi Keluarga Anak Spesial Indonesia) bertujuan untuk mengasah keterampilan praktis anak. Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk membangun rasa percaya diri, kemandirian, dan memberikan nilai tambah bagi remaja berkebutuhan khusus beserta keluarga mereka, ujar Ketua Forkesi Chapter Sumsel, Devie Wahyuni, S.TP.

Devie Wahyuni menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Apresiasi tersebut diberikan atas komitmen nyata PTBA melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program ini fokus mendukung pemberdayaan remaja berkebutuhan khusus beserta keluarga mereka.

Menurut Devie, dukungan penuh dari PTBA sebagai mitra CSR yang bersinergi dengan Dinas Perdagangan Sumsel dan Dinas UMKM Sumsel sangat krusial. Sinergi ini diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi para orang tua. Salah satunya melalui pemanfaatan produk pangan mandiri yang dihasilkan langsung dari pekarangan rumah, jelasnya.

Hadir langsung dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan, Henny Yulianti, S.IP, M.M., bersama Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Hj. Mega Nugraha, S.H., M.Si. Sementara itu, dari pihak korporasi diwakili oleh Cahyo Ady Nugraha selaku Senior Public Relation Spesialis PT Bukit Asam Tbk.

Senior Public Relation Spesialis PT PT Bukit Asam Tbk, Cahyo Ady Nugraha, mengapresiasi pelaksanaan program pelatihan keterampilan bagi warga ring satu. Menurutnya, acara ini merupakan bukti nyata sinergi positif antara organisasi, pemerintah, dan pihak swasta.

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini karena berdampak positif bagi masyarakat luas, khususnya Forkesi. PTBA akan terus memberikan dukungan penuh agar program seperti ini dapat berjalan secara berkelanjutan,” ujar Cahyo. Ia juga berharap kegiatan pelatihan ini dapat berjalan lancar dan membawa kesuksesan jangka panjang bagi seluruh peserta.

Kesadaran mengolah sampah rumah tangga dari lingkungan terkecil dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga ketahanan pangan dan ekonomi keluarga. hal itu disampaikan Narasumber Ir. H. Cholil Buchori, M.Si, bahwa masyarakat perlu membangun budaya peduli terhadap limbah sampah, baik plastik maupun organik, yang dimulai dari rumah tangga. Menurutnya, setiap keluarga harus memiliki kesadaran untuk mengolah limbah tersebut menjadi bahan-bahan bermanfaat.

“Hasil olahan limbah ini nantinya dapat digunakan untuk mendukung ketahanan keluarga,” ujar Cholil.

Salah satu implementasi nyatanya adalah dengan memanfaatkan lahan sempit di pekarangan rumah. Masyarakat dapat menggunakan area tersebut untuk menanam berbagai jenis sayur-sayuran dan buah-buahan. Melalui langkah optimalisasi lahan dan pengelolaan sampah mandiri ini, efek jangka panjang yang diharapkan adalah mampu menurunkan pengeluaran belanja harian keluarga secara signifikan, pungkasnya. (Ags).

Pemkab Asahan FC Gilas PN Kisaran FC 7-2 di Piala Kapolres Asahan

KISARAN -(deklarasinews.com)- Pemkab Asahan FC tampil gemilang saat menaklukkan Pengadilan Negeri (PN) Kisaran FC dengan skor telak 7-2 pada laga Piala Kapolres Asahan, rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara. Pertandingan berlangsung sore ini, Selasa (30/6/2026) di Lapangan Sepak Bola Stadion Mutiara Kisaran.

Dukungan ratusan penonton hadir memanas sejak awal pertandingan. Baru berjalan tiga menit babak pertama, penyerang Pemkab Asahan FC bernomor punggung 11, Roby, berhasil membuka keunggulan lewat gol ke gawang PN Kisaran FC.

Tekanan terus dilancarkan Pemkab Asahan FC. Tak lama berselang, gelandang bernomor punggung 6, Andrie, melipatgandakan keunggulan menjadi 2-0. Kedua pemain ini kembali menjadi pahlawan gol timnya, sehingga skor bertambah menjadi 4-0 hingga peluit akhir babak pertama berbunyi.

Memasuki babak kedua, Roby dan Andrie kembali beraksi. Gol tambahan keduanya membawa keunggulan Pemkab Asahan FC meluas menjadi 6-0.

Namun, PN Kisaran FC tak menyerah. Didukung sorak-sorai pendukungnya, tim mulai bangkit. Pada menit ke-60, pemain bernomor punggung 4, Tua, berhasil mencetak gol balasan. Lima menit berselang, giliran pemain bernomor punggung 8, Jojo, yang mengecoh penjaga gawang lawan. Skor pun berubah menjadi 6-2.

Saat laga memasuki menit-menit akhir, Andrie kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk keempat kalinya. Gol itu menutup perjalanan pertandingan dengan skor akhir 7-2 bagi kemenangan Pemkab Asahan FC.

Usai pertandingan, pemain Pemkab Asahan FC bernomor punggung 16, Andriansyah, mengaku puas dengan penampilan rekan setimnya. Ia juga menyampaikan tekad tim untuk melangkah lebih jauh.

“Alhamdulillah, kami siap menghadapi tim manapun. Target kami jelas, menjadi juara turnamen Piala Kapolres Asahan dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 ini,” ujar Andriansyah dengan penuh semangat.(Doni)

 

ASN Lampung Barat Dibekali Literasi Investasi Saham, Parosil: Legal dan Logis.

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggelar sosialisasi literasi dan inklusi keuangan menabung saham bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lamban Pancasila, Kecamatan Balik Bukit, Selasa 30/6/2026.

Kegiatan dibuka langsung Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus. Hadir sebagai narasumber Manajer Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung Novandi Syafriansyah, Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Lampung Dendy Faizal Amin, dan Representative Office Indo Premier Lampung Fahmi Rosyadi.

Turut hadir Wakil Bupati Mad Hasnurin, Sekda Nukman, Ketua DPRD Edi Novial, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Camat, unsur Polres, Kejaksaan, Kodim, perbankan, dan ratusan ASN.

Parosil menyebut literasi keuangan menjadi bekal penting menghadapi perkembangan ekonomi. Menurutnya, investasi adalah bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang.

“Menabung tidak hanya dalam bentuk tabungan konvensional. ASN dan masyarakat perlu mengenal instrumen investasi, salah satunya pasar modal. Program Yuk Nabung Saham membuka kesempatan bagi semua lapisan untuk menjadi investor, dilakukan bertahap sesuai kemampuan,” kata Parosil.

Bupati menegaskan investasi bukan milik warga kota saja. Masyarakat Lampung Barat memiliki kesempatan yang sama. Dengan disiplin menyisihkan pendapatan, kesejahteraan finansial keluarga dan generasi mendatang bisa dibangun.

Ia mengingatkan prinsip utama berinvestasi legal dan logis. Masyarakat diminta tidak mudah tergiur investasi bodong atau keuntungan tidak masuk akal.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Kehadiran OJK dan BEI untuk memberi edukasi sekaligus perlindungan,” ujarnya.

Parosil berharap sosialisasi ini menjawab banyak ASN yang ingin menanam saham tapi belum tahu prosesnya. Ia juga berpesan agar ASN tetap mengutamakan pelayanan publik.

“Ikuti kegiatan ini sungguh-sungguh. Namun yang paling utama sebagai ASN adalah mengedepankan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.(andri)