Remisi 90 Narapidana Diserahkan Bupati Yapen Benyamin Arisoy Klinik Pratama Lapas Kelas IIB Serui Diresmikan

SERUI -(deklarasinews.com)- Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, S.E., M.Si., didampingi Ny. Dina Laura Rumbiak Arisoy, menghadiri dan memberikan sambutan pada rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Serui, Senin (17/8/2026).

Kegiatan tersebut meliputi penyerahan remisi bagi narapidana, pengurangan masa pidana umum bagi anak binaan, serta peresmian Klinik Pratama Lapas Kelas IIB Serui.

Dalam kesempatan itu Bupati Benyamin Arisoy menyerahkan remisi kepada 90 warga binaan yang memenuhi syarat.

Penyerahan remisi dilakukan secara langsung oleh Bupati dan didampingi Kepala Lapas Kelas IIB Serui, Suranta Sinunraya. Selain remisi untuk narapidana dewasa, juga diserahkan pengurangan masa pidana umum bagi anak binaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada sambutannya, yang dibacakan dalam acara tersebut, Bupati menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan tidak hanya untuk mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan cita-cita bangsa. Salah satu wujud komitmen itu adalah menghadirkan sistem pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, berintegritas, dan menjunjung pemenuhan hak-hak dasar warga binaan.

Bupati menambahkan bahwa pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan negara terhadap narapidana dan anak binaan yang telah memenuhi persyaratan, serta bagian penting dari proses pembinaan. Ia berharap remisi dan program pembinaan dapat memotivasi warga binaan untuk memperbaiki diri, mengikuti proses pembinaan secara sungguh-sungguh, dan mempersiapkan diri kembali ke tengah keluarga serta masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan yang sama, Bupati Benyamin Arisoy bersama Ny. Dina Laura Rumbiak Arisoy meresmikan Klinik Pratama Lapas Kelas IIB Serui. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati sebagai simbol dimulainya pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan bagi warga binaan. Klinik Pratama ini diharapkan meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan, serta mendukung pembinaan yang lebih humanis dan berorientasi pada pemenuhan hak dasar.

Kegiatan dihadiri oleh Ketua DPRK Kepulauan Yapen Ebzon Sembai bersama istri Adomina Maniani, Kapolres Kepulauan Yapen, Dandim 1709/Yawa, Ketua Pengadilan Negeri Serui, perwakilan Kejaksaan Negeri Kepulauan Yapen, Wakapolres, pimpinan perangkat daerah, unsur lembaga vertikal dan otonom, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta Kepala Lapas Kelas IIB Serui beserta jajaran. Acara berlangsung khidmat dan penuh nuansa kebersamaan dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Hadirnya pemerintah daerah dalam acara ini menjadi bukti dukungan terhadap peningkatan pelayanan di lingkungan pemasyarakatan.

Dengan pemberian remisi kepada 90 warga binaan serta fasilitas kesehatan yang lebih baik, diharapkan proses pembinaan semakin efektif dan warga binaan lebih siap membangun hidup baru setelah menyelesaikan masa pidana.

Ziarah di TMP Kusuma Bangsa, Bupati Radityo Egi Serukan Semangat Pahlawan untuk Lampung Selatan yang Lebih Maju

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Suasana khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa, Kalianda, Senin (17/8/2026), ketika Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menundukkan kepala untuk mengenang jasa para pahlawan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ziarah makam pahlawan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-81 RI sekaligus momentum untuk kembali mengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati masyarakat hari ini lahir dari perjuangan dan pengorbanan para pendahulu bangsa.

Prosesi diawali dengan upacara penghormatan kepada arwah para pahlawan yang berlangsung khidmat. Upacara diikuti jajaran TNI dan Polri serta unsur Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.

Penghormatan kemudian dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga di Tugu Makam Pahlawan oleh Kapolres Lampung Selatan AKBP Deddy Kurniawan selaku inspektur upacara, sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan.

Bupati Egi bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar turut mengikuti seluruh rangkaian prosesi dengan penuh khidmat. Kehadiran jajaran pimpinan daerah di TMP Kusuma Bangsa menjadi simbol penghormatan pemerintah daerah terhadap para pejuang sekaligus pengingat akan tanggung jawab generasi saat ini dalam melanjutkan cita-cita perjuangan.

Bagi Bupati Egi, semangat perjuangan para pahlawan tidak berhenti pada momentum peringatan kemerdekaan. Nilai persatuan, kebersamaan, dan kegigihan yang diwariskan para pejuang harus diterjemahkan dalam kehidupan masyarakat serta menjadi kekuatan bersama untuk membangun daerah.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Lampung Selatan untuk terus kompak, untuk terus bergotong royong, bergandengan tangan, membawa nasib kabupaten ini menjadi kabupaten yang lebih maju, lebih baik, dan lebih merdeka,” katanya.

Menurutnya, kemerdekaan harus dimaknai dengan terus bekerja dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah. Semangat tersebut menjadi bagian penting dalam membangun Kabupaten Lampung Selatan agar semakin maju dan mampu memberikan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat.

Ziarah ke TMP Kusuma Bangsa pun menjadi refleksi bahwa kemerdekaan bukanlah sesuatu yang diperoleh dengan mudah. Di balik kemerdekaan terdapat pengorbanan jiwa dan raga para pahlawan yang patut dikenang sekaligus dijadikan inspirasi oleh generasi penerus.

Melalui peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemkab Lampung Selatan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta meneruskan perjuangan para pahlawan melalui kerja nyata dan pengabdian.

Semangat itu diharapkan menjadi energi bersama untuk membawa Kabupaten Lampung Selatan terus bergerak maju, membangun daerah secara berkelanjutan, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan demikian, penghormatan kepada para pahlawan tidak berhenti di pusara. Ia diteruskan melalui kebersamaan dan kerja nyata untuk mengisi kemerdekaan serta membangun masa depan Kabupaten Lampung Selatan yang lebih baik.

 

Dari Khidmat ke Kebersamaan, Warga Lampung Selatan Rayakan Kemerdekaan Tanpa Sekat di Menara Siger

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Khidmat dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Amphitheater Menara Siger, Bakauheni, Senin (17/8/2026), perlahan berubah menjadi suasana penuh keceriaan.

Usai upacara, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, jajaran Forkopimda, pemerintah daerah, dan masyarakat larut dalam rangkaian perayaan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Di tempat itu, suasana terasa berbeda. Mereka yang sebelumnya berdiri khidmat mengikuti upacara kemudian berkumpul dalam satu ruang yang sama, menikmati pertunjukan seni, musik, dan berbagai atraksi yang menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan.

Drumband menjadi penampilan pembuka setelah upacara. Suasana kemudian dilanjutkan dengan Tari Nusantara Memanggil yang dipersembahkan Sanggar Ngandan Khasan Kalianda bersama para pelajar dari sejumlah sekolah di Kabupaten Lampung Selatan.

Tari kreasi Nusantara tersebut membawa pesan cinta tanah air sekaligus kebanggaan terhadap keberagaman budaya Indonesia. Gerak dan iramanya menjadi gambaran bahwa perbedaan bukan alasan untuk terpisah, melainkan kekuatan yang memperkaya Indonesia.

Kemeriahan semakin terasa ketika aksi paramotor menghiasi langit di atas kawasan Menara Siger. Atraksi tersebut sontak menarik perhatian masyarakat yang hadir dan menjadi salah satu momen yang menambah semarak perayaan kemerdekaan dari Beranda Sumatra.

Namun, suasana paling cair hadir ketika Groovy Band tampil menghibur masyarakat. Alunan musik membuat batas antara panggung dan penonton, antara pejabat dan warga, seolah menghilang.

Bupati Egi bersama Wakil Bupati, jajaran pemerintah daerah, para ketua organisasi massa, dan masyarakat ikut berjoget dan bergembira bersama. Tawa dan tepuk tangan pun mengiringi suasana perayaan di bawah Menara Siger.

Tidak ada sekat. Masyarakat dan jajaran pemerintah daerah menikmati ruang kebersamaan yang sama. Mereka datang dari latar belakang berbeda, tetapi dipertemukan oleh satu momentum: merayakan 81 tahun Indonesia merdeka.

Bagi Bupati Egi, suasana kebersamaan tersebut bukan sekadar bagian dari kemeriahan perayaan. Semangat untuk bergerak bersama menjadi modal penting dalam membangun Lampung Selatan dan mewujudkan cita-cita Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

“Indonesia hari ini tidak bisa berdiri sendiri. Indonesia hari ini membutuhkan tangan kita semua untuk membawa Indonesia menuju Indonesia Emas di tahun 2045,” ujar Egi.

Karena itu, Egi mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Lampung Selatan untuk menjaga kekompakan dan terus menghidupkan semangat gotong royong dalam membawa daerah menuju masa depan yang lebih baik.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Lampung Selatan untuk terus kompak, untuk terus bergotong royong, bergandengan tangan, membawa nasib kabupaten ini menjadi kabupaten yang lebih maju, lebih baik, dan lebih merdeka,” katanya.

Perayaan di Menara Siger sekaligus mempertemukan berbagai generasi dalam satu suasana. Anak-anak, pelajar, orang tua, masyarakat, aparatur pemerintah, hingga para pelaku seni hadir bersama, menikmati momentum kemerdekaan dengan cara mereka masing-masing.

Bagi masyarakat yang hadir, kemerdekaan tidak berhenti pada prosesi upacara. Setelah penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih, kemerdekaan kemudian dirasakan melalui tawa, musik, seni, dan kebersamaan yang tercipta di tengah masyarakat.

Dari suasana khidmat saat pengibaran Merah Putih hingga keceriaan ketika musik mulai mengalun, perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Amphitheater Menara Siger memperlihatkan bahwa kemerdekaan memiliki banyak wajah.

Ada penghormatan terhadap perjuangan para pendahulu. Ada kecintaan terhadap seni dan budaya. Dan ada kebersamaan yang tumbuh ketika masyarakat berkumpul tanpa memandang perbedaan.

Di bawah Menara Siger, kemerdekaan akhirnya bukan hanya diperingati, tetapi juga dirasakan bersama, dalam persatuan, kegembiraan, dan harapan untuk membawa Kabupaten Lampung Selatan melangkah semakin maju.

 

422 WBP Lapas Kelas IIA Kalianda Dapat Remisi HUT ke-81 RI, Enam Menatap Pintu Kebebasan

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum penuh makna bagi 422 warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda.

Di tengah perayaan kemerdekaan, mereka menerima remisi sebagai penghargaan atas kedisiplinan, perilaku baik, dan kesungguhan mengikuti program pembinaan selama menjalani masa pidana.

Remisi tersebut diserahkan oleh Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama di Amphitheater Menara Siger, Kecamatan Bakauheni, Minggu (17/8/2026), usai pelaksanaan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Dari total 422 WBP penerima remisi, sebanyak 416 orang mendapatkan Remisi Umum I (RU I), sedangkan enam orang memperoleh Remisi Umum II (RU II).

Bagi penerima RU II yang telah memenuhi persyaratan lainnya, pengurangan masa pidana tersebut dapat diikuti dengan pembebasan.

Mewakili Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda, Kepala Subseksi Registrasi I Made Suamba mengatakan, pemberian remisi menjadi salah satu momentum yang paling dinantikan warga binaan setiap peringatan 17 Agustus.

Menurutnya, remisi merupakan hak bersyarat yang diberikan kepada WBP yang memenuhi ketentuan, termasuk menunjukkan perilaku baik dan mengikuti program pembinaan yang telah ditetapkan.

“Momentum 17 Agustus merupakan momen yang ditunggu-tunggu, karena melalui program pembinaan dan perilaku yang baik, mereka dapat memperoleh hak bersyarat berupa pengurangan masa pidana melalui remisi umum,” ujar I Made Suamba.

Ia menegaskan, remisi tidak semata-mata berupa pengurangan masa pidana, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan atas proses perubahan yang dijalani warga binaan selama berada di dalam lapas.

Karena itu, pemberian remisi diharapkan dapat menjadi dorongan bagi WBP untuk terus memperbaiki diri, menjaga perilaku, serta mengikuti pembinaan kepribadian dan kemandirian secara sungguh-sungguh.

“Remisi hendaknya dijadikan motivasi yang kuat bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri, menunjukkan perilaku positif, serta mematuhi seluruh aturan selama menjalani masa pidana,” katanya.

Lebih dari sekadar penghargaan, remisi juga membawa makna bagi keluarga WBP. Pengurangan masa pidana menjadi harapan agar mereka dapat lebih cepat kembali berkumpul bersama keluarga dan melanjutkan kehidupan dengan membawa perubahan yang lebih baik.

Momentum kemerdekaan pun menjadi pengingat bahwa kesempatan untuk berubah tetap terbuka bagi setiap orang. Bagi warga binaan, proses pembinaan menjadi bagian penting untuk mempersiapkan diri sebelum kembali menjalankan peran di tengah masyarakat.

Melalui pemberian remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut, para WBP diharapkan semakin termotivasi menjaga ketertiban, mengikuti seluruh program pembinaan, serta membangun sikap dan keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.

Dengan demikian, kemerdekaan tidak hanya dirayakan sebagai peristiwa sejarah bangsa, tetapi juga menjadi momentum untuk membuka harapan baru bagi mereka yang sedang menjalani proses memperbaiki diri.

Pemprov Lampung Ikuti Detik-Detik Proklamasi, Semangat Persatuan Jadi Perekat Bangsa

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Usai mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Provinsi Lampung di Lapangan KORPRI, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal bersama Wakil Gubernur, Jihan Nurlela melanjutkan agenda dengan menyaksikan siaran langsung Detik-Detik Proklamasi dari Istana Merdeka secara virtual di Balai Keratun, Lantai 3, Senin (17/8/2026).

Dalam kesempatan itu, turut hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, serta para pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Peringatan HUT RI tahun ini mengusung tema besar “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, menjadi pengingat penting akan semangat persatuan dan cita-cita bangsa menuju kemajuan.

Di Istana Merdeka, Presiden RI Prabowo Subianto bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara sekaligus membacakan naskah proklamasi. Sementara itu, Kolonel Inf. Priyo Handoyo, Komandan Distrik Militer 0733/Kota Semarang, dipercaya sebagai Komandan Upacara.

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang tergabung dalam tim bernama “Indonesia Berdaulat” tampil dengan penuh semangat. Pembawa baki bendera Merah Putih adalah Celina Olivia Apriani Theo (SMK Negeri 5 Pontianak, Kalimantan Barat), didampingi cadangan Eighteen Jeanette Hekboy (SMA Negeri 1 Kupang, Nusa Tenggara Timur).

Komandan Kelompok 8 adalah Achmad Fachri Mubarok (SMK Negeri 1 Kota Jambi), dengan pengerek bendera I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti (SMA Negeri 7 Banjarmasin, Kalimantan Selatan), serta pembentang bendera M. Aryo Wira Zandhyka Y. (SMA Negeri 7 Kota Bengkulu, Bengkulu).

Momen sakral ini diikuti dengan penuh khidmat oleh jajaran Pemerintah Provinsi Lampung sebagai wujud rasa syukur sekaligus bukti kesungguhan untuk melanjutkan perjuangan para pendiri bangsa menuju Indonesia yang semakin maju.

Siswa SMA Taruna Nusantara Ramaikan Lomba Gerak Jalan di Kota Pagar Alam

PAGAR ALAM -(deklarasinews.com)- Ditandai dengan pengibaran bendera start, Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah didampingi Ketua TP-PKK Kota Pagar Alam, Hera Parianti Ludi, secara resmi melepas peserta Lomba Gerak Jalan tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MA di depan SD Negeri 1 Jalan Kapten Sanap, Kota Pagar Alam, Minggu (16/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dalam menyemarakkan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tahun ini, antusiasme peserta semakin terlihat dengan diikuti sebanyak 62 regu putra-putri tingkat SMP/MTs dan 36 regu putra-putri tingkat SMA/SMK/MA.

Pelaksanaan Lomba Gerak Jalan tahun ini juga menghadirkan nuansa berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dengan kehadiran siswa siswi SMA Taruna Nusantara Kampus Pagar Alam, turut memeriahkan rangkaian kegiatan sekaligus menambah semarak suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Pagar Alam.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Hj. Bertha, Sekretaris Daerah Kota Pagar Alam Zaily Oktosab Fitri Abidin, Wakapolres Pagar Alam, Ketua Dharma Wanita Persatuan, para Kepala OPD, Camat serta Lurah.

Wali Kota H. Ludi Oliansyah, dari panggung kehormatan tampak turun langsung ke jalan untuk menyapa masyarakat yang sedang menyaksikan agenda rutin tahunan tersebut.

Suasanapun semakin meriah dengan kehadiran keluarga peserta dan masyarakat yang memadati sepanjang rute perjalanan. Sorak dukungan dan antusiasme masyarakat mengiringi langkah para peserta yang tampil penuh semangat, disiplin, dan kekompakan dalam mengikuti gerak jalan baris-berbaris.

Lebih dari sekadar ajang perlombaan, kegiatan PBB menjadi momentum penting dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui kegiatan ini, para peserta diajak untuk menumbuhkan kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab, semangat kebangsaan, serta rasa cinta terhadap tanah air.(Rep)

Merah Putih Menyala dari Beranda Sumatra, Menara Siger Jadi Panggung HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lampung Selatan

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Merah putih bukan sekadar warna yang menghiasi perayaan. Dari kawasan Menara Siger, Bakauheni, semangat kemerdekaan dikibarkan dari gerbang selatan Sumatra dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Pemkab Lampung Selatan, Senin (17/8/2026).

Amphitheater Menara Siger menjadi panggung utama perayaan yang berlangsung dalam suasana semarak. Ikon Lampung Selatan yang berdiri menghadap Selat Sunda itu dipenuhi nuansa merah putih, sekaligus menjadi latar yang memperkuat identitas Kabupaten Lampung Selatan sebagai Beranda Sumatra.

Upacara peringatan detik-detik Proklamasi diikuti unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, pelajar, masyarakat, dan para undangan. Suasana peringatan semakin semarak dengan berbagai penampilan, mulai dari drumband, tari-tarian, pertunjukan musik hingga aksi paramotor.

Semangat perayaan kemerdekaan juga menggema dari kawasan penyeberangan Bakauheni. Saat detik-detik Proklamasi berlangsung, bunyi klakson kapal dibunyikan secara serentak dari Dermaga Eksekutif hingga Dermaga 7, menciptakan suasana khas peringatan kemerdekaan di salah satu pintu utama Pulau Sumatra.

Pemilihan kawasan Menara Siger sebagai lokasi perayaan bukan semata karena nilai ikoniknya. Bakauheni memiliki posisi strategis sebagai pintu masuk dan keluar Pulau Sumatra melalui jalur penyeberangan Selat Sunda, sekaligus menjadi salah satu kawasan yang merepresentasikan wajah Lampung Selatan di mata masyarakat dari berbagai daerah.

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mengatakan, Menara Siger memiliki makna khusus sebagai salah satu ikon kebanggaan masyarakat Lampung sekaligus simbol Kabupaten Lampung Selatan sebagai Beranda Sumatra.

“Ini adalah salah satu ikon kebanggaan masyarakat Lampung. Yang kedua, ini adalah simbol Kabupaten Lampung Selatan menjadi berandanya Pulau Sumatra,” ujar Bupati Egi.

Menurut Egi, kawasan Menara Siger juga menjadi salah satu lokasi yang tepat untuk memperlihatkan potensi alam dan keunggulan yang dimiliki Kabupaten Lampung Selatan.

Selain memiliki posisi strategis dan kekayaan alam, Kabupaten Lampung Selatan juga memiliki keberagaman suku dan budaya yang menjadi bagian penting dari identitas daerah. Keragaman tersebut, kata Egi, merupakan kekuatan yang harus terus dijaga sekaligus menjadi modal untuk mendorong kemajuan daerah.

“Pelangi tidak akan indah kalau hanya satu warna. Pelangi menjadi indah karena banyak warna. Karena itu, keragaman merupakan sebuah kekuatan besar yang bisa kita manfaatkan untuk kemajuan Kabupaten Lampung Selatan,” katanya.

Semangat keberagaman itu turut hadir dalam perayaan HUT ke-81 RI melalui Tari Nusantara Memanggil. Tari kreasi Nusantara tersebut menggambarkan rasa cinta tanah air sekaligus kebanggaan terhadap kekayaan adat dan budaya Indonesia.

Kehadiran pertunjukan budaya di tengah perayaan kemerdekaan memperlihatkan bahwa semangat merah putih di Lampung Selatan tidak hanya diterjemahkan melalui seremoni, tetapi juga melalui kekayaan budaya yang tumbuh dan hidup di tengah masyarakat.

Bagi Lampung Selatan, momentum HUT ke-81 RI di Menara Siger menjadi kesempatan untuk menegaskan identitasnya sebagai salah satu pintu utama Sumatra, sekaligus daerah dengan potensi wisata, budaya, ekonomi, dan konektivitas yang terus berkembang.

Dari Menara Siger, merah putih kembali berkibar di gerbang selatan Sumatra. Bukan hanya sebagai penanda 81 tahun Indonesia merdeka, tetapi juga sebagai simbol persatuan dan harapan agar Lampung Selatan terus bergerak maju bersama seluruh masyarakat.

Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy Inspektur Upacara Peringatan HUT RI ke-81 di Lapangan Sepak Bola Marora Serui

SERUI -(deklarasinews.com)- Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy, SE., M.Si. hadir dan bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Upacara digelar di Lapangan Sepak Bola Marora, Serui, pada Senin pagi, 17 Agustus 2026.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.45 WIT tersebut dihadiri pula oleh Wakil Bupati Roi Palunga; Ketua DPRK Kabupaten Kepulauan Yapen Ebzon Sembai, S.Pi., M.H.; Wakil Ketua II dan Wakil Ketua III DPRK; Pelaksana tugas Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Cyfrianus Mambai, S.Pd., M.Si., M.H.; unsur Forkopimda; anggota DPRK; unsur TNI/Polri; para pimpinan OPD; ASN; perwakilan lembaga vertikal dan non-vertikal; BUMN; BUMD; serta perwakilan dunia pendidikan, mulai dari perguruan tinggi, SMA/SMK, SMP, SD, hingga PAUD. Hadir pula tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat umum.

Upacara dimulai dengan pembacaan teks Proklamasi oleh Ketua DPRK Kabupaten Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai. Setelah itu, inspektur upacara memimpin mengheningkan cipta untuk menghormati jasa para pahlawan.

Prosesi pengibaran bendera pusaka dilaksanakan oleh pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) yang terdiri dari 16 pelajar SLTA/sederajat, yang merupakan putra-putri terbaik dari Kabupaten Kepulauan Yapen. Pengibaran bendera dilaksanakan secara khidmat setelah upacara mengheningkan cipta.

Pengambil bendera pusaka dari tangan inspektur upacara, Bupati Benyamin Arisoy, adalah Dewi Masalo Kayoi, siswi SMA Negeri 1 Serui, putri dari Bapak Octafianus Kayoi dan Ibu Lidiana Woria. Komandan kelompok delapan adalah Alfaron Kayoi, siswa SMA Negeri 2 Serui, putra dari Bapak Sevnat Kayoi dan Ibu Selviana Aronggear. Pembentang bendera adalah Sarul Dion Saranuka, siswa SMA Negeri 2 Serui, putra dari Bapak Yunus Pieter Saranuke dan almarhumah Ibu Antomina Tabita. Sedangkan penggerak bendera adalah Raihan Faruq Arsyad, siswa SMA Negeri 1 Serui, putra dari Bapak Didik Suharnyadi dan Ibu Padmi Hartati.

Bertindak sebagai Komandan Upacara adalah IPTU Novita Fanota, lahir di Jayapura pada 19 November 1982, lulusan Sekolah Inspektur Polisi Tahun 2019, Resimen Wira Tanggon Ady Satya, berdomisili Serui Ambai, dan saat ini menjabat Kasat Lantas Polres Yapen. Komandan Paskibra adalah IPTU Syaiful Hadi, S.E., M.H., lahir di Sumenep pada 14 Januari 1978, lulusan Sekolah Inspektur Polisi Tahun 2019, Resimen Wira Tanggon, asal Madura, Jawa Timur, dan menjabat Kasat Polairud Polres Kepulauan Yapen.

Komandan pleton Paskibraka adalah Kevin Pare, siswa SMA Negeri 1 Serui, putra dari Bapak Agustinus dan Ibu Rosa. Komandan pasukan 45 adalah Sertu Mukhlisin, lahir di Bandar Lampung pada 11 Mei 1983, lulusan Rindam 17 Cenderawasih Tahun 2004, asal Kudus, Jawa Tengah, dan menjabat Babinsa Distrik Kosiwo, Kampung Ambaidiru.

Pembacaan naskah Proklamasi dilakukan oleh Ketua DPRK Ebzon Sembai, sedangkan pembacaan Undang-Undang Dasar 1945 dibacakan oleh Pj. Sekda Kabupaten Kepulauan Yapen, Cyfrianus Mambai, S.Pd., M.Si., M.H.

Pasukan Paskibraka di bawah asuhan ketua purna paskibraka Kabupaten Kepukauan Yapen Bapak Rahayu Samsul Bachri serta TNI/Polri

Upacara berlangsung khidmat dan tertib, diwarnai antusiasme peserta dan masyarakat yang hadir untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia ke-81 di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Gubernur Mirza Pimpin Upacara HUT ke-81 RI Tingkat Provinsi Lampung, Kobarkan Semangat Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Lapangan Korpri, Senin (17/8/2026). Upacara yang mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” ini dipimpin langsung oleh Gubernur Rahmat Mirzani Djausal selaku Inspektur Upacara.

​Peringatan detik-detik proklamasi berjalan tertib dan khidmat, diikuti oleh jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, jajaran TNI/Polri, ASN di lingkungan Pemprov Lampung, legiun veteran, organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan pelajar.

​Bertindak sebagai Komandan Upacara pada kesempatan tersebut yaitu Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) II/3 Lampung, Letkol CPM Anjan Pama Setiawan, dengan Perwira Upacara Mayor Infanteri Muhammad Rafli.

​Jalannya prosesi upacara ini turut didukung oleh para pejabat instansi vertikal Provinsi Lampung. Teks Proklamasi dibacakan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Tanjungkarang, Pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Lampung, serta doa dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung.

​Momen sakral pengibaran Duplikat Bendera Pusaka Merah Putih ditunaikan dengan sempurna oleh putra-putri terbaik perwakilan kabupaten/kota se-Provinsi Lampung yang tergabung dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Lampung di bawah komando Letda Infanteri M. Nur Abi Hanzalah.

​Formasi inti Paskibraka Provinsi Lampung Tahun 2026 diisi oleh Danang Rian Pranata (SMAN 1 Tanjung Raya, Mesuji) sebagai Danpok 17, dan Muhammad Siddiqi Afwa (SMA Al-Kautsar, Bandar Lampung) sebagai Danpok 8. Tugas pembawa baki dipercayakan kepada Ni Kadek Amelia Putri (SMAN 1 Seputih Banyak, Lampung Tengah) didampingi Bilqis Salma Andianti (SMAN 1 Pagar Dewa, Tulang Bawang Barat). Sementara itu, Muhammad Faizullah Annur (SMKN 3 Kotabumi, Lampung Utara) bertugas sebagai pengerek bendera, dan Muhyi Dermawan Agung (SMAN 3 Metro, Kota Metro) sebagai pembentang bendera.

​Rangkaian upacara dimeriahkan oleh alunan Korps Musik (Korsik) Pemda Provinsi Lampung serta paduan suara dari SMA Negeri 2 Bandar Lampung. Barisan peserta upacara terbagi ke dalam empat Batalyon Parade yang terdiri dari unsur gabungan TNI Tiga Matra, Polri, Satpol PP, ASN, Basarnas, BPN, Bea Cukai, PMI, Tagana, organisasi kepemudaan, mahasiswa Unila dan Itera, Menwa, serta barisan pelajar.

​Upacara peringatan hari bersejarah ini berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh rasa nasionalisme hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Ketua DPRK Yapen Bacakan Teks Proklamasi dalam Peringatan HUT ke-81 RI, Serukan Semangat Pembangunan untuk Papua

SERUI -(deklarasinews.com)- Ribuan warga Kabupaten Kepulauan Yapen memadati Lapangan Sepak Bola Marora, Serui, untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy, Wakil Bupati Roi Palunga Pimapian, anggota Forkopimda, Pj. Sekda Cyfrianus Mbai, unsur TNI/Polri, pimpinan OPD, ASN, perwakilan perguruan tinggi, SLTA, SMP, SD, PAUD, serta tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, BUMN, BUMD, dan masyarakat umum.

Pada momen bersejarah itu, Ketua DPRK Kabupaten Kepulauan Yapen Ebzon Sembai, S.Pi., M. dipercaya untuk membacakan teks Proklamasi secara resmi. Dengan suara lantang dan penuh penghayatan, Ebzon membacakan naskah Proklamasi yang menjadi tonggak kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Proklamasi. Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Jakarta, 17 Agustus 1945. Atas nama bangsa Indonesia, Soekarno–Hatta,” baca Ebzon.

Dalam keterangan persnya , Ebzon Sembai menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan kebanggaannya karena dipercaya memegang tugas penting tersebut untuk kedua kalinya. Ia menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk mengenang jasa para pahlawan dan memperbarui komitmen membangun bangsa.

“Peringatan ini adalah bentuk penghormatan kita kepada para pejuang yang telah mengorbankan jiwa, raga, dan harta demi kemerdekaan. Tugas kita sebagai generasi penerus adalah melanjutkan perjuangan mereka dengan membangun bangsa dan daerah agar masyarakat semakin sejahtera,” ujarnya.

Ebzon juga menekankan peran penting generasi muda, khususnya pemuda Papua, dalam mengobarkan semangat pembangunan.

Sebagai mantan Ketua KNPI, ia mengajak para pemuda untuk aktif berkontribusi melalui tindakan nyata: belajar, berkarya, dan berinovasi demi kemajuan daerah.

“Pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tugas bersama seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.

Rangkaian upacara ditutup dengan penghormatan kepada pahlawan dan nyanyian lagu kebangsaan. Selain upacara formal, peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Kepulauan Yapen juga diwarnai berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat.