Di Tengah Arus Digital yang Makin Deras, Supriyanto Ingatkan Pancasila Tetap Jadi Pegangan Bersama

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Derasnya arus informasi digital dan perubahan zaman membuat masyarakat menghadapi dinamika yang semakin kompleks.

Di tengah kondisi tersebut, nilai-nilai Pancasila dinilai tetap relevan sebagai pegangan bersama untuk menjaga kebersamaan dan menghadapi berbagai persoalan.

Pesan itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, seusai memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Korpri, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, Senin (5/10/2026).

Menurut Supriyanto, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan bangsa, tetapi juga mengingatkan kembali pentingnya menjaga nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menilai, nilai Pancasila semakin penting untuk dijaga di tengah perkembangan kehidupan yang berlangsung cepat, termasuk derasnya arus informasi dan perubahan di era digital.

“Yang terpenting adalah kita semua, bukan hanya Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi seluruh warga Lampung Selatan dan warga Indonesia, bahwa betapa nilai-nilai Pancasila yang begitu luhur ini terus kita jaga dan rawat,” ujar Supriyanto.

Menurutnya, dinamika kehidupan dan berbagai persoalan yang muncul dalam perjalanan masyarakat membutuhkan kesamaan persepsi serta kekuatan kebersamaan.

Dalam konteks pembangunan daerah, nilai-nilai Pancasila menjadi salah satu pijakan untuk menjaga kekompakan dan menyatukan langkah.

“Dalam perkembangannya juga begitu luar biasa dinamikanya. Tetapi nilai-nilai luhur Pancasila yang sama-sama selama ini kita pelajari, itu yang paling penting,” katanya.

Supriyanto menegaskan, nilai-nilai tersebut perlu tetap dijaga dalam situasi apa pun. Kebersamaan dan kekompakan, kata dia, menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Sehingga kita dalam situasi apa pun bisa menjaga itu. Maka kebersamaan, kekompakan, kemudian dalam rangka menghadapi berbagai persoalan, kita sudah punya nilai-nilai Pancasila itu sendiri,” ujarnya.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

Tema tersebut menjadi pengingat bahwa Pancasila tidak hanya memiliki makna historis, tetapi juga tetap menjadi landasan dalam menjaga persatuan di tengah perubahan zaman.

Upacara diikuti jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lampung Selatan, mulai dari pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, PNS, PPPK, hingga jajaran Perumda Air Minum Tirta Jasa (Perseroda).

Melalui peringatan tersebut, Pemkab Lampung Selatan menegaskan kembali pentingnya menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pijakan bersama, terutama dalam menghadapi perubahan dan tantangan kehidupan yang semakin dinamis.

 

Bupati Pringsewu Harapkan Warga Panginyongan Konsisten Tanamkan Nilai Luhur Kepada Generasi Muda

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Sebagai bagian dari masyarakat diaspora, Wong Ngapak telah membuktikan falsafah luhur yaitu ‘Di Mana Bumi Dipijak, Di Situ Langit Dijunjung’. Keberadaan warga Ngapak atau Panginyongan telah memberikan warna yang indah, harmonis, dan kontributif bagi kemajuan Provinsi Lampung, khususnya di Kabupaten Pringsewu yang heterogen.

Hal tersebut dikatakan Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas saat menghadiri acara HUT ke-40 Paguyuban Warga Panginyongan (PWP) Provinsi Lampung di Talang Resor, Pekon Ganjaran, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, pada Minggu, 4 Oktober 2026.

“Saya berharap Paguyuban Warga Panginyongan Lampung terus konsisten menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi muda. Kita boleh mengikuti perkembangan zaman, kita boleh melek digital, namun identitas budaya dan etika ketimuran jangan sampai luntur,” harapnya.

Bupati Pringsewu juga mengapresiasi Paguyuban Warga Panginyongan Provinsi Lampung yang tak hanya menjadi wadah pelepas rindu bagi para perantau, tetapi juga menjelma menjadi organisasi yang aktif bergerak di bidang sosial, budaya, kemasyarakatan, serta mampu bersinergi dengan pemerintah daerah.

“Melalui momentum ini, saya mengajak seluruh Keluarga Besar PWP untuk terus mempertahankan semangat gotong royong, kebersamaan, dan keterbukaan yang menjadi ciri khas warga Panginyongan. Mari bersama kita jalin kolaborasi yang erat demi mewujudkan masyarakat yang maju, sejahtera, dan mandiri,” katanya.

Menurut Bupati Pringsewu, pada acara yang dihadiri Ketua TP-PKK Ny.Rahayu Riyanto, jajaran pemerintah daerah dan forkopimda serta warga Panginyongan, usia 40 tahun bukanlah waktu yang singkat, tetapi menjadi bukti nyata sebuah perjalanan panjang yang penuh dengan konsistensi, kekompakan, dan komitmen luar biasa dalam merawat silaturahmi serta melestarikan warisan budaya leluhur di tanah perantauan.

“Pemkab Pringsewu membuka pintu komunikasi dan kemitraan yang seluas-luasnya bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk Paguyuban Warga Panginyongan, demi mewujudkan Kabupaten Pringsewu Makmur. Semoga Paguyuban Warga Panginyongan semakin solid, semakin sukses, keputusane bijak lan seduluran selawase,”Pungkasnya. (Mulia Mega)

Dokumentasi Pemkab Lampung Selatan Lebih Terbuka, Diskominfo-Prokopim Sediakan Akses Unduh Foto Gratis

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Dokumentasi berbagai kegiatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kini semakin mudah diakses masyarakat.

Melalui kolaborasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), foto-foto kegiatan pemerintah daerah bersama masyarakat tersedia untuk diakses dan diunduh secara gratis.

Melalui layanan berbasis QR code, masyarakat kini dapat mengakses dan mengunduh dokumentasi foto kegiatan Pemkab Lampung Selatan dengan lebih mudah dan cepat.

Layanan tersebut disiapkan sebagai bagian dari upaya Pemkab Lampung Selatan dalam memperluas akses informasi dan dokumentasi kegiatan pemerintah daerah, sehingga masyarakat tidak hanya dapat mengetahui berbagai aktivitas pemerintah, tetapi juga dapat memperoleh dokumentasi kegiatan yang telah berlangsung.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, mengatakan penyediaan dokumentasi melalui akses digital merupakan tindak lanjut arahan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama untuk menghadirkan layanan informasi publik yang semakin terjangkau oleh masyarakat.

“Dokumentasi kegiatan Pemkab Lampung Selatan bersama masyarakat kini dapat diakses secara praktis. Masyarakat cukup memindai QR code untuk mendapatkan dokumentasi foto kegiatan secara cepat dan gratis,” ujar Hendry, Jumat (2/10/2026).

Menurutnya, layanan tersebut juga menjadi bagian dari keterbukaan informasi pemerintah daerah. Dukungan teknologi digital memungkinkan berbagai kegiatan Pemkab Lampung Selatan terdokumentasi dengan baik sekaligus dapat diakses kembali oleh masyarakat.

Masyarakat yang ingin memperoleh dokumentasi cukup memindai QR code yang telah disediakan. Setelah itu, pengguna dapat memilih folder berdasarkan kecamatan dan nama kegiatan, lalu mengunduh foto yang dibutuhkan.

Layanan tersebut diberikan secara gratis dan terbuka untuk masyarakat, sehingga dokumentasi kegiatan pemerintah daerah dapat dimanfaatkan secara lebih luas.

Selain menjadi arsip digital kegiatan pemerintah, dokumentasi tersebut juga diharapkan dapat menjadi bagian dari penyebarluasan informasi mengenai berbagai aktivitas Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama masyarakat.

Melalui layanan digital tersebut, Diskominfo Kabupaten Lampung Selatan terus memanfaatkan teknologi untuk mendukung penyampaian informasi publik yang cepat, praktis, dan dapat diakses masyarakat. (Red)

Bupati Yapen Minta RSUD Serui Segera Urus Perpanjangan Izin Operasional

SERUI -(deklarasinews.com)- Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, SE, M.Si., meminta manajemen RSUD Serui segera mempersiapkan proses perpanjangan izin operasional rumah sakit yang akan segera berakhir.

Hal tersebut menjadi salah satu fokus utama dalam pertemuan Bupati bersama manajemen RSUD Serui yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati, Jumat (2/10/2026). Pertemuan tersebut sekaligus mengevaluasi pelayanan rumah sakit dan kesiapan menghadapi proses akreditasi.

Dewan Pengawas RSUD Serui, dr. Yosep Rinta, menjelaskan bahwa menjelang berakhirnya izin operasional, pihak rumah sakit harus segera mengurus kembali perizinan dengan melengkapi seluruh persyaratan yang ditetapkan.

“Karena kita ingin memperpanjang surat izin operasional RSUD, maka persyaratan harus dilengkapi, mulai dari surat izin yang lama dan persyaratan lainnya,” jelas dr. Yosep Rinta.

Menurutnya, proses tersebut juga berkaitan dengan kesiapan RSUD Serui menghadapi pendampingan dari tim Provinsi Papua. Tim dari provinsi akan memberikan pendampingan dalam proses persiapan, mengingat RSUD Serui masih berada pada kategori rumah sakit tipe C dan D sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan.

Di sisi lain, RSUD Serui juga tengah mempersiapkan proses akreditasi. Tim akreditasi direncanakan tiba pada Sabtu (3/10/2026), sedangkan proses akreditasi dijadwalkan mulai Senin (5/10/2026).

Karena itu, setiap bidang dan seksi diminta memastikan kelengkapan dokumen, kesiapan peralatan rumah sakit, serta berbagai persyaratan yang berkaitan dengan standar pelayanan.

  1. Yosep Rinta mengatakan, ke depan penilaian rumah sakit tidak hanya melihat kelas rumah sakit, tetapi lebih menitikberatkan pada kompetensi pelayanan yang diberikan.

“Penilaiannya bukan lagi rumah sakit, tetapi pelayanannya. Kompetensi yang dinilai dari SDM dan bagaimana pelayanan itu diberikan,” ujarnya.

Ia mengatakan, RSUD Serui juga akan berupaya meningkatkan strata kompetensi pelayanan menuju tingkatan yang lebih tinggi, dengan memenuhi standar dan kompetensi yang dipersyaratkan.

Dalam pertemuan tersebut, Komite Medik RSUD Serui turut menyampaikan sejumlah kebutuhan untuk mendukung pelayanan, terutama penambahan tenaga dokter umum di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Selain itu, diperlukan peningkatan sertifikasi bagi tenaga perawat yang bertugas di IGD maupun Intensive Care Unit (ICU), serta pemenuhan berbagai fasilitas pendukung pelayanan.

Bupati Benyamin Arisoy meminta seluruh kebutuhan tersebut segera diinventarisasi dan disampaikan secara resmi agar dapat ditindaklanjuti pemerintah daerah.

Bupati juga meminta manajemen RSUD Serui melakukan pembenahan internal, terutama dalam tata kelola dan koordinasi antarbidang, sehingga tidak ada persoalan manajemen yang menghambat pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Bupati, keberhasilan pemerintah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas pelayanan dasar yang diterima masyarakat.

“Kita diukur bukan dari bangun jalan, tetapi bagaimana pelayanan dasar baik, kesehatan masyarakat baik, pendidikan baik. Karena itu saya minta dukungan bapak ibu,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan, RSUD Serui sebagai salah satu fasilitas pelayanan dasar memiliki peran penting dalam memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Karena itu, pembenahan manajemen, pemenuhan tenaga kesehatan, peningkatan kompetensi, fasilitas, serta kelengkapan perizinan harus menjadi perhatian bersama.

Menutup pertemuan, Bupati menginstruksikan Direktur RSUD Serui agar segera melengkapi seluruh persyaratan perpanjangan izin operasional, mempersiapkan dokumen akreditasi, serta mengajukan kebutuhan rumah sakit kepada pemerintah daerah.

Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan keberlangsungan operasional RSUD Serui sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen.(GM)

‎Ir. H. Lanosin Inspektur Upacara Kesaktian Pancasila ‎

‎OKU TIMUR -(deklarasinews.com)- Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten OKU Timur menjadi momentum untuk kembali meneguhkan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pemersatu kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai tersebut perlu diwujudkan dalam sikap, kebersamaan, dan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

‎‎Pesan itu menjadi bagian dari pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (HKP) Tahun 2026 di Makam Pahlawan Jurai Komering Sakti OKU Timur, Kamis, 1 Oktober 2026. Upacara mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur” dan dipimpin Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M. selaku Inspektur Upacara.

‎‎Pelaksanaan upacara mengacu pada Pedoman Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang diterbitkan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Dalam pedoman tersebut, rangkaian peringatan diarahkan tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi untuk meneguhkan komitmen mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, ideologi, dan pemersatu bangsa.

‎‎Di OKU Timur, upacara diikuti unsur TNI/Polri, ASN, organisasi masyarakat, serta perwakilan pelajar. Komandan Upacara Letda Inf. Enif Eridipta Arifin, S.Pi., sedangkan Ikrar dibacakan Anggota DPRD OKU Timur Junaidi Majid.

‎‎Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi momentum untuk mengenang jasa para Pahlawan Revolusi sekaligus mengingat kembali perjalanan bangsa dalam mempertahankan Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara.

‎‎Dalam konteks kehidupan pemerintahan dan masyarakat di daerah, nilai Pancasila tidak berhenti pada peringatan tahunan. Nilai persatuan, gotong royong, keadilan, kemanusiaan, serta tanggung jawab terhadap kepentingan bersama menjadi bagian yang perlu terus diwujudkan dalam pembangunan dan kehidupan sosial.

‎‎Kehadiran unsur Forkopimda dalam upacara tersebut turut menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah, TNI dan Polri dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan serta keutuhan kehidupan bermasyarakat.

‎‎Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan bangsa.

‎‎Melalui peringatan tersebut, Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya dikenang sebagai bagian dari sejarah, tetapi juga dihidupkan melalui tindakan nyata: menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan menempatkan kepentingan bangsa serta masyarakat di atas kepentingan pribadi dan golongan. (Alx)

Bupati Pesisir Barat Serahkan Bantuan Dana, Wujud Nyata Untuk Masyarakat

PESIBAR -(deklarasinews.com)-  Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, menyerahkan bantuan dana secara simbolis kepada masyarakat di Kecamatan Pesisir Selatan dan Kecamatan Ngambur, Kamis (1/10/2026).

Penyerahan bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian dan komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Barat, Herdi Wilismar, S.H., M.M., Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Pesisir Barat, M. Belly Oscar, S.H., M.H., Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup, Sofyan Jailani, S.H., M.H., Sekretaris Dinas Sosial P3AKB, Lia Oktavia, S.KM., M.M., Camat Pesisir Selatan, Sekretaris Kecamatan Ngambur, serta para Peratin di Kecamatan Pesisir Selatan dan Kecamatan Ngambur.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dedi Irawan menyampaikan bahwa penyerahan bantuan dana secara simbolis merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki komitmen untuk memastikan setiap program dan bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta mendukung kebutuhan masyarakat secara nyata.

Bupati berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kebutuhan dan peruntukannya.

“Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat akan terus berupaya hadir dan memberikan perhatian kepada masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat serta membantu meringankan kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat terus mendorong penguatan sinergi antara perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah pekon, dan seluruh pihak terkait dalam pelaksanaan program bantuan kepada masyarakat.

Sinergi tersebut diperlukan guna memastikan penyaluran bantuan dapat dilaksanakan secara tepat sasaran, transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Penyerahan bantuan dana secara simbolis di Kecamatan Pesisir Selatan dan Kecamatan Ngambur menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam memperkuat pelayanan publik dan memastikan kehadiran pemerintah dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. (Arnandes,cmy)

Bupati Lampung Barat Klaim MBG dan Seragam Gratis Jaminan Hapus Kasus Anak Putus Sekolah

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menjadikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan seragam sekolah gratis sebagai jaminan untuk menghapus kasus putus sekolah di Kecamatan Pagar Dewa.

Target tersebut ditegaskan Bupati Lampung Barat saat penyerahan bantuan kepada 575 siswa di Pagar Dewa, Jumat 2/10/2026, bersama Wakil Bupati Mad Hasnurin.

Menurut Parosil, tujuan dari penggabungan dua program ini adalah menghilangkan dua alasan utama anak putus sekolah. Biaya perlengkapan dan kebutuhan gizi. Dengan seragam dan buku tulis gratis, beban wali murid terpangkas. Dengan MBG, kebutuhan dasar siswa terpenuhi di sekolah.

“Jadi aneh kalau ada anak putus sekolah, sudah dikasih MBG dari Pak Presiden, dikasih seragam gratis oleh Pak Bupati. Jadi harapan saya di Pagar Dewa tidak ada lagi kasus putus sekolah,” tegas Parosil.

“Manfaat dari strategi ini adalah keberlangsungan pendidikan yang terjamin dari tingkat dasar,” kata dia.

Pemerintah tidak berhenti di SD dan SMP, Parosil menegaskan, pihaknya menyiapkan skema beasiswa berjenjang hingga perguruan tinggi untuk memastikan anak Pagar Dewa bisa kuliah. Program tersebut meliputi beasiswa kedokteran, seni budaya, bahasa daerah, PGSD, kewirausahaan, hingga Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) kedinasan yang lulusannya langsung berpeluang kembali ke Lampung Barat sebagai ASN.

Selain itu, bantuan juga disiapkan bagi mahasiswa yang diterima di Universitas Negeri dengan syarat melampirkan surat pernyataan diterima sebagai bentuk apresiasi pemerintah.

“Calon penerima bantuan menyiapkan surat pernyataan sebagai bukti telah diterima di perguruan tinggi untuk mendapatkan bantuan pemerintah. Namun mahasiswa tersebut harus lulusan dari sekolah di Lampung Barat,” ujarnya.

Sebelumnya, apresiasi atas program ini disampaikan perwakilan wali murid perwakilan Pagar Dewa Furqon. Ia menyebut bantuan tiga setel seragam Merah Putih, Pramuka dan Batik sangat membantu dan berharap berlanjut di 2027.

“Program ini sangat membantu kami selaku wali murid pak bupati, tetapi kami berharap untuk tahun depan ditambah menjadi empat setel berikut seragam olahraga, bahkan kalau memungkinkan sepatunya sekalian pak bupati,” pungkasnya.(andri)

Baru 1,5 Tahun Menjabat, Gebrakan Iskandar Al-Farlaky Mulai Terlihat: Dari Idi Tunong Sampai Jembatan Naleung Julok

ACEH TIMUR -(deklarasinews.com)- Jika prinsip hidup adalah “Dicaci Tidak Tumbang, Dipuji Tidak Terbang”, maka itulah yang sedang dijalankan Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky.

Baru 1,5 tahun menjabat, Bupati yang akrab disapa Bupati Garang ini langsung tancap gas memacu infrastruktur. Mulai dari pembenahan Kota Idi Rayeuk hingga pelosok desa.

Masa pemilihan telah usai. Isu miring soal beberapa kecamatan yang nihil suara untuk pasangan Iskandar Al-Farlaky – T. Zainal sempat dihembuskan untuk memecah belah. Namun Bupati membuktikan dirinya adalah Bupati untuk semua rakyat Aceh Timur, bukan bupati untuk kelompok tertentu. Tidak ada dendam politik. Pembangunan dipacu merata.

Fakta di lapangan tidak bisa dibantah. Masyarakat sudah melihat dan menilai sendiri.

Jalan penghubung vital Idi Tunong – Banda Alam yang rusak parah pasca banjir 2025 kini mulai diperbaiki. Jembatan Desa Keude Kemuneng ditinjau langsung dan akan dipacu pembangunannya di tahun 2027. Bahkan Jembatan Naleung Kecamatan Julok yang menjadi urat nadi masyarakat barat juga masuk dalam target prioritas untuk dipacu tahun 2027.

Belum lagi pembenahan wajah Kota Idi Rayeuk dan perjuangan keras Bupati untuk memastikan korban banjir Aceh Timur mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat. Semua diperjuangkan tanpa banyak bicara.

Ironisnya, di saat kerja nyata mulai nampak, masih ada oknum-oknum yang tidak suka. Menghujat di media sosial, menuding Bupati hanya “omon-omon” dan menyebut Bupati hanya akan membangun wilayah timur saja.

Media ini merangkum, semua tudingan itu GUGUR dengan sendirinya. Hari ini buktinya jelas, pembangunan jalan kota, jalan desa, dan jembatan di barat dan timur semua disentuh.

“Untuk apa dengarkan hujatan? Kami lihat sendiri Bupatinya turun langsung ke lapangan, becek-becekan lihat jalan kami. Bukan duduk manis di kantor. Prinsip beliau jelas, dicaci tidak tumbang, dipuji tidak terbang, beliau tetap kerja,” ujar warga Idi Tunong dengan nada puas.

Bupati Iskandar Al-Farlaky pun menegaskan komitmennya.

“Keluhan masyarakat kita tampung, infrastruktur akan kita bangun secara bertahap untuk kepentingan masyarakat Aceh Timur. Terkait bantuan banjir, kita terus berupaya keras agar masyarakat dapat bantuan dari pemerintah pusat. Mohon doanya agar sama-sama kita berjuang untuk membangun Aceh Timur,” tegasnya, Kamis (1/10/2026).

Kerja belum selesai, jalan masih panjang. Namun dengan prinsip dicaci tidak tumbang dipuji tidak terbang, Aceh Timur diyakini akan terus melaju. (Ami/Tim)

Warga Mekarsari Komplain Sampah Jarang Diangkut, Dampak Truk Sampah DLHK Kota Tangerang Terbakar Sejak Mei

KOTA TANGERANG -(deklarasinews.com)– Pelayanan pengangkutan sampah di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, dikeluhkan warga, Kamis (1/10/2026).

Pasalnya, sampah di lingkungan warga jarang diangkut sejak armada truk sampah milik Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Tangerang dengan nomor plat B 9133 COQ terbakar pada Bulan Mei lalu.

Akibatnya, tumpukan sampah menggunung di TPS menimbulkan bau menyengat, dan mengundang lalat serta keresahan warga.

” Jarang diangkut pak, semenjak truk sampah kebakar bulan Mei kemarin. Sampah jadi numpuk di depan rumah, bau, ” keluh salah seorang warga Mekarsari yang enggan disebutkan namanya, Rabu (30/9) kemarin.

Warga menyebut, sebelum kejadian truk terbakar, pengangkutan dilakukan rutin. Namun kini bisa seminggu sekali bahkan lebih, tidak menentu.

Informasi yang dihimpun, satu unit truk sampah operasional DLHK Kota Tangerang yang melayani wilayah Neglasari dan sekitarnya mengalami kebakaran hebat pada Mei 2026 lalu. Hingga kini, armada tersebut belum diganti dan operasional masih timpang.

Warga mendesak DLHK Kota Tangerang segera menambah armada pengganti dan menormalkan kembali jadwal pengangkutan.

“Kasihan warga, apalagi mau menjelang musim hujan gini. Sampah numpuk bisa jadi sarang penyakit. DLHK jangan tutup mata,” tegas warga lain.

Kondisi ini juga dikhawatirkan menimbulkan dampak lingkungan. Air lindi dari tumpukan sampah mencemari selokan dan pemukiman.

Pewarta mencoba menghubungi Dadang Basuki selaku Sekertaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, melalui sambungan telepon Whatsapp.namun yang tidak dapat di konfirmasi.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala DLHK Kota Tangerang belum dapat dikonfirmasi terkait keluhan warga Mekarsari dan solusi penggantian truk sampah yang terbakar tersebut.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak koreksi bagi pihak DLHK Kota Tangerang berkaitan dengan pemberitaan ini, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.(Nan)

Desa Sukadadi Wakili Lampung pada Penilaian Kampung Pancasila KASAD Award 2026

PESAWARAN -(deklarasinews.com)— Desa Sukadadi, Kecamatan Gedong Tataan mewakili Provinsi Lampung dalam peninjauan dan penilaian Kampung Pancasila (KASAD Award) Tahun 2026. Peninjauan dan penilaian dilaksanakan di Balai Desa Sukadadi, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., Ketua Tim Peninjau dan Penilai Lomba Kampung Pancasila Kolonel Inf. Heri Bambang Wahyudi, S.I.P., M.I.P., serta Komandan Kodim 0421/Lampung Selatan Letnan Kolonel Kavaleri Mochammad Nuril Ambiyah, S.H., M.I.P., Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran Achmad Rico Julian, S.H., M.H., Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito Panditha, S.I.K., M.S.S., para staf ahli, asisten, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran.

Dalam sambutannya, Bupati Nanda menyampaikan apresiasi kepada TNI Angkatan Darat, khususnya jajaran Kodim 0421/Lampung Selatan, atas pelaksanaan program Kampung Pancasila yang dinilai menjadi wadah untuk memperkuat semangat kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pesawaran, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak TNI AD, khususnya Bapak KASAD dan seluruh jajaran Kodim 0421/Lampung Selatan. Lomba Kampung Pancasila bukan sekadar kompetisi, tetapi merupakan gerakan nyata untuk membangkitkan semangat nasionalisme dan menjaga ideologi bangsa di tingkat akar rumput,” ujar Bupati Nanda.

Ia juga menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya Desa Sukadadi sebagai wakil Provinsi Lampung dalam penilaian tingkat nasional. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan adanya potensi sekaligus partisipasi masyarakat dalam menghidupkan nilai-nilai Pancasila melalui kehidupan sosial dan pembangunan desa.

“Kita sangat bersyukur dan bangga karena Desa Sukadadi telah terpilih dalam ajang penilaian tingkat nasional. Ini merupakan capaian yang membuktikan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila hidup, tumbuh, dan dipraktikkan dengan baik oleh masyarakat desa,” katanya.

Dalam penilaian Kampung Pancasila, terdapat sejumlah aspek yang menjadi perhatian, meliputi ketahanan pangan, pembinaan UMKM, pembinaan Karang Taruna, keamanan dan pertahanan, serta pengelolaan media sosial.

Bupati Nanda berharap berbagai aspek tersebut dapat terus dikembangkan, khususnya pembinaan UMKM dan Karang Taruna. Menurutnya, UMKM memiliki peran penting dalam memperkuat perekonomian masyarakat, sedangkan Karang Taruna diharapkan mampu menjadi ruang bagi generasi muda untuk berinovasi dan berkontribusi dalam pembangunan desa.

“Saya berharap Desa Sukadadi tidak berhenti sampai pada perlombaan ini, tetapi dapat terus berkembang menjadi teladan bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Pesawaran, bahkan di tingkat nasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Peninjau dan Penilai Lomba Kampung Pancasila, Kolonel Inf. Heri Bambang Wahyudi, menyampaikan bahwa Desa Sukadadi memiliki sejumlah potensi yang mendukung keterpilihannya sebagai wakil Provinsi Lampung dalam penilaian tingkat nasional, khususnya pada aspek ketahanan pangan dan pengembangan UMKM.

Ia berharap potensi yang dimiliki Desa Sukadadi dapat terus dikembangkan sehingga mampu mendorong kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sekaligus menjadi motivasi bagi desa-desa lainnya untuk mengembangkan potensi dan kearifan lokal masing-masing.

Komandan Kodim 0421/Lampung Selatan Letnan Kolonel Kavaleri Mochammad Nuril Ambiyah menjelaskan, Desa Sukadadi memiliki luas wilayah sekitar 600 hektare dengan jumlah penduduk sebanyak 5.785 jiwa yang tersebar di 10 dusun. Potensi desa tidak hanya bertumpu pada sektor pertanian, tetapi juga berkembang pada sektor UMKM, kepemudaan, keamanan, serta pelestarian budaya lokal.

“Dalam bidang ketahanan pangan, salah satu komoditas unggulan Desa Sukadadi adalah bawang merah. Sementara di sektor UMKM terdapat produk unggulan seperti tempe, tahu, dan jamu tradisional yang terus dibina agar dapat memberikan manfaat ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, pembinaan Karang Taruna juga menjadi bagian penting dalam pengembangan Kampung Pancasila. Selain itu, pengelolaan media sosial menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai potensi dan keunggulan Desa Sukadadi kepada masyarakat luas.

“Melalui media sosial, berbagai potensi dan keunggulan desa dapat dipublikasikan, termasuk pelestarian budaya lokal yang terus kita jaga. Kami berharap pemanfaatan potensi ketahanan pangan dapat terus ditingkatkan dan menjadi motivasi bagi desa lainnya, sekaligus menjadi ciri dan kearifan masyarakat Desa Sukadadi,” ungkapnya.

Dalam rangkaian penilaian tersebut, tim penilai bersama rombongan turut meninjau secara langsung sejumlah sentra unggulan Desa Sukadadi. Di antaranya perkebunan bawang merah sebagai bagian dari ketahanan pangan, Pos Keamanan dan Ketertiban, kegiatan Karang Taruna, kebun Kelompok Wanita Tani (KWT), serta sentra UMKM yang memproduksi tempe, tahu, dan jamu tradisional.(Dedi)