Jumat Berkah dari Koramil dan Persit Sukodadi Untuk Masyarakat

LAMONGAN – (deklarasinews.com)– Setidaknya terdapat ratusan kotak nasi yang disediakan oleh anggota Koramil Sukodadi dan Persit, ludes seketika.

Bagi-bagi nasi kotak itu, digelar dalam momentum Jumat berkah. Salah satu momen rutin yang digelar Sebagian Satuan di jajaran TNI-AD.

Jumat berkah itupun, seakan menambah rasa silaturahmi dan kekeluargaan antara Koramil Sukodadi dengan masyarakat.

Danramil Sukodadi, Lettu Inf Sutriano mengatakan Jumat berkah itu ia gelar dengan harapan bisa meningkatkan silaturahmi antara aparat Koramil dengan masyarakat yang selama ini sudah terjalin dengan baik.

“Itu juga sebagai bentuk kepedulian kami pada masyarakat,” kata Danramil. Jumat (30/11) siang.

Sutriano berharap, adanya Jumat berkah itu bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. “Meskipun tidak seberapa, mudah-mudahan Jumat berkah ini bisa membawa berkah,” jelasnya. (*)

Polda Sumsel Gelar Jumat Curhat Bersama Masyarakat Perairan Dan Pokdarkamtibmas

PALEMBANG – (deklarasinews.com)– Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel gelar Jumat Curhat bersama masyarakat perairan dan Pokdarkamtibmas di Ruang Rapat Musi lantai 2 Aula Kantor Pelindo Palembang Jumat, 30/12/2022.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK mengatakan, bahwa kegiatan ini digelar untuk menampung aspirasi masyarakat mengenai permasalahan yang ada di pelabuhan.

“Kita inginkan masyarakat berperan dalam memerangi tindak kejahatan maupun peredaran narkoba maupun hal lainnya, pasalnya infomasi masyarakat sangat penting bagi kita dalam menekan kejahatan maupun peredaran narkoba melalui pelabuhan,” ujarnya.

Selain itu lanjut dia mengatakan, untuk memudahkan pelaporan sendiri masyarakat dapat menggunakan aplikasi bantuan polisi (Banpol). “Dengan Banpol masyarakat memberikan berbagai keluhannya, seperti beberapa waktu lalu kita mendapatkan informasi dari Banpol yang merupakan laporan masyarakat mengenai orang hilang di Jakabaring dan Pagaralam,” aku dia.

Dalam kegiatan ini diawali dengan pemberian paket Sembako Kapolda Sumsel melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Palembang. Turut hadir dalam kegiatan ini Karosdm Polda Sumsel Kombes Pol Ucu Kuspriyadi, Dirintelkam Polda Sumsel Kombes Pol. Iskandar F. Sutisna, Dirreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Muhammad Anwar Reksowidjojo, Dirreskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Muhammad Barly Ramadhani, Dirresnarkoba Polda Sumsel diwakili Wadirresnarkoba Polda Sumsel AKBP Djoko Lestari, Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol M Pratama Adhyasastra, Dirbinmas Polda Sumsel Kombes Pol Heru Trisasono, Dirpolairud Polda Sumsel diwakili Wadirpolairud Polda Sumsel AKBP Zahrul Bawadi, Kabidpropam Polda Sumsel Kombes Pol Agus Halimudin, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi dan lainnya.

Sedangkan untuk eksternal General Manager PT Pelindo Regional 2 Palembang Imam Rahmiyadi, Kepala Kantor Distrik Navigasi Kelas I Palembang Marta Hardiarsono, Ketua Pokdar Kamtibmas Provinsi Sumsel diwakili Sekretaris Pokdar Idasril, Ketua KBPP Polri Provinsi Sumsel M Yansuri, Kepala KSOP Kelas II Diwakili Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan Mohammad Ichsan, dan lainnya. (Rls/Ags).

 

Terkait Kinerja Dan Kegiatan Kejati Sumsel Selama Tahun 2022, Kejati Sumsel Gelar Pres Release Akhir Tahun

PALEMBANG – (deklarasinews.com)– Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Sarjono Turin SH MH gelar konferensi pers jelang akhir tahun dengan awak media di Ruang press release Gedung Kejati Sumsel, kamis (29/12/2022).

Dalam konferensi persnya Kepala Kejati Sumsel mengungkapkan kinerja dan kegiatan Kejati Sumsel selama Tahun 2022 untuk di wilayah Provinsi Sumsel.

Kepala Kejati Sumsel Sarjono Turin membeberkan bahwa target Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kejati Sumsel  yang ditetapkan oleh Pemerintah sebesar Rp 11.318.096.000 dan terealisasi sampai akhir tahun 2022 sebesar Rp 47.671.947.272, sehingga terjadi peningkatan penambahan PNBP 4212,20 persen.

“Dengan pencapaian ini maka Badan Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan 3 (tiga) Kejaksaan Negeri (Kejari) wilayah hukum Kejati Sumsel menyetor PNBP terbanyak ke Pemerintah yaitu Kejari Lahat sebesar Rp 20.545.055.507, Kejari Palembang sebesar Rp 8.277.223.893 dan Kejari Ogan Komering Ulu (OKU) sebesar Rp 2.310.210.080,” bebernya.

Ia juga beberkan beberapa kinerja dan kegiatan Kejati Sumsel di bidang intelijen selama tahun 2022. “Tim Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) melakukan kegiatan sebanyak 85 pendampingan, Jaksa Masuk Sekolah sebanyak 56 kegiatan, Penerangan Hukum dan Tim Penyuluhan Hukum (Penkum/luhkum) melaksanakan 36 kegiatan, penelusuran aset 12 kegiatan, Tim Tangkap Buronan (Tabur) 16 kegiatan, Tim Pakem sebanyak 17 kegiatan, Jaksa Menyapa 31 kegiatan dan Posko 3 kegiatan yaitu Posko Bandara, Posko Pelabuhan dan Posko Kantor Pos,” ujarnya Sarjono.

Lanjut di bidang Tindak Pidana Umum Sarjono ungkapkan bahwa Kejati Sumsel menerima 6872 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan (SPDP) dari Kepolisian, Berkas Tahap I sebanyak 6174 berkas, P-21 sebanyak 4881 berkas, Tahap II sebanyak 6619 berkas, pelimpahan perkara sebanyak 6208 perkara, Inkracht sebanyak 6199 perkara dan Eksekusi sebanyak 6219 perkara.

“Kejati Sumsel telah mengajukan tuntutan mati sebanyak 11 perkara dan tuntutan hidup sebanyak 15 perkara, dimana tuntutan tersebut didominasi dalam perkara Narkotika,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia juga ungkapkan bahwa Kejati Sumsel telah melakukan Restorative Justice (RJ) selama tahun 2022, sebanyak 55 perkara.

“Beberapa perkara yang menarik perhatian masyarakat diantaranya yaitu perbuatan cabul yang dilakukan oleh oknum dosen disalah satu Perguruan Tinggi di Sumsel yang saat ini masih upaya hukum Kasasi dan perkara atas nama dengan inisial M yang saat ini masih P-19 (penyidik masih melengkapi petunjuk Jaksa peneliti),” ujarnya Sarjono.

Terkait bidang Pidana Khusus Sarjono katakan bahwa dalam penyelidikan sebanyak 87 perkara, penyidikan umum 33 perkara, penyidikan khusus sebanyak 39 perkara, penuntutan hasil hasil penyelidikan  kejaksaan 46 perkara dan penuntutan hasil penyelidikan Polri atau instansi lain sebanyak 24 perkara. Selain tindak pidana korupsi, Bidang Tindak Pidana Khusus juga menerima perkara tindak pidana perpajakan  sebanyak 7 perkara.

“Melalui bidang Tindak Pidana Khusus, Kejati Sumsel melakukan penyelamatan keuangan negara tahap penyidikan dan penuntutan sebesar Rp 19.494.717.649 (sembilan belas miliar empat ratus sembilan puluh empat juta tujuh ratus tujuh belas ribu enam ratus empat puluh sembilan rupiah),” katanya.

Untuk kegiatan di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) yaitu Bantuan Hukum sebanyak 460 kegiatan, Pertimbangan hukum 392 kegiatan, Penegakkan hukum nihil, Pelayanan hukum 300 kegiatan, Tindak hukum lainnya 21 kegiatan dan Memorandum of Understanding (Mou) sebanyak 345 kegiatan.

“Bidang Perdata dan TUN Kejati Sumsel telah melakukan penyelamatan keuangan negara sebesar Rp 108.282.050.453 dan pemulihan keuangan negara sebesar Rp 45.296.979.680,97 serta pemulihan aset sebesar Rp 45.296.979.680,97,” terangnya Sarjono.

Terakhir Sarjono menambahkan Tahun 2022 telah melantik Kolonel CHK Askari SH MH sebagai asisten bidang Pidana Militer Kejati Sumsel sebagai mana amanat UU Nomor 11 Tahun 2021 tentang perubahan dan penambahan UU Nomor 16 Tahun 2022 tentang Kejaksaan Republik Indonesia yang mana tugas utamanya melakukan koordinasi terhadap perkara koneksitas yang masuk dalam wilayah hukumnya yaitu wilayah Kodam II/Sriwijaya.

“Tahun 2022 bidang Tindak Pidana Militer Kejati Sumsel melakukan sosialisasi dan koordinasi dengan Outmil dan Outmilti serta melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema penguatan bidang militer Kejaksaan Republik Indonesia,” pungkasnya Sarjono. (Ags).

 

Kapolda Sumsel Mengatakan Ungkap Kasus Ilegal Drilling Di Tahun 2022 Meningkat 100 Persen Lebih Dibandingkan Tahun 2021

PALEMBANG – (deklarasinews.com)– Sepanjang tahun 2022, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel dan Polres jajaran mencatat ungkap kasus ilegal drilling sebanyak 81 perkara dengan 137 tersangka serta barang bukti yang disita berupa 1,5 ton minyak mentah, 120 ton BBM bersubsidi, 13 unit mobil tanki dan 50 unit mobil minibus serta 11 sumur minyak ditutup.

Kapolda Sumsel Irjen Pol A.Rachmad Wibowo mengatakan ungkap kasus ilegal drilling Ditreskrimsus Polda Sumsel beserta Polres jajaran ditahun 2022 meningkatkan 100 persen lebih dibandingkan tahun 2021 lalu. Dimana ungkap kasus ilegal drilling ditahun 2021 ada 35 perkara dengan 81 tersangka dengan barang bukti 358 sepeda motor, 4 unit truk, 30 mesin sedot serta 999 sumur minyak ilegal ditutup.

“Tidak hanya memberantas pelaku ilegal drilling, kami juga mengejar tempat refinery atau kilang minyak pengolahan minyak mentah ilegal, lalu tempat tempat “kencing” tempat pencampuran ataupun pengoplosan minyak. Kami juga sangat membutuhkan informasi dari masyarakat jika menemukan tempat tempat ini segera menginformasikan kepada kami akan kita datangi bersama,”kata Irjen Pol A. Rachmad Wibowo saat press release akhir tahun 2022 di resto Bukit Golf Palembang Kamis (29/12/2022).

Tidak hanya, Ditreskrimsus Polda Sumsel saja, kata A.Rachmad Wibowo, ungkap kasus ilegal drilling juga dilakukan oleh Direktorat Polairud Polda Sumsel yang belum lama ini berhasil menangkap tangan 5 unit truk pengangkut BBM ilegal jenis solar sebanyak 60 ton diduga solar ini akan diselundupkan ke luar wilayah Sumsel melalui tongkang lewat perairan sungai Musi.

“Pada saat raker seluruh Kasatwil Polri di Jakarta, Kapolda Babel mengucapkan terima kepada saya atas penindakan penyelundupan minyak ilegal di Sumsel, karena aktivitas tambang timah ilegal di Babel sangat bergantung dengan pasokan minyak dari Sumsel dengan ditindaknya pelaku penyelundupan minyak aktivitas penambangan timah ilegal di Babel berkurang,”bebernya.

Masih dikatakan A.Rachmad Wibowo, penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku ilegal drilling juga dilakukan rekan di Kejaksaan dan Pengadilan dengan memberikan vonis yang cukup berat.

“Artinya kita melihat ada intensi dari rekan rekan kita dari Kejaksaan dan pengadilan untuk memberikan efek jera kepada pelaku ilegal drilling dengan hukuman yang berat ini juga lebih baik dari tahun sebelumnya, “pungkas nya. (Rls/Ags).

Polda Sumsel Terus Berupaya Untuk Melegalkan Pengeboran Sumur Minyak Tua Sesuai Dengan Permen ESDM Nomor 1 Tahun 2008

PALEMBANG – (deklarasinews.com)– Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) terus berupaya untuk melegalkan pengeboran sumur minyak tua sesuai dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) Nomor 1 tahun 2008 tentang Pedoman Pengusahaan Pertambangan Minyak Bumi.

“Masalah ini sudah kita perjuangkan dari tahun lalu, dengan berkoordinasi dengan menteri ESDM Arifin Tasrif untuk dilakukan legalisasi, sehingga masyarakat dapat melakukan aktivitas secara legal,” ujar Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK disela-sela kegiatan release akhir tahun di Bukit Golf Resto dan Resort cafe, Kamis (29/12).

Dengan begitu masyarakat dapat melakukan aktivitasnya dengan memenuhi kaidah pertambangan minyak yang bersih, aman dan sehat. “Insya Allah kalau sudah legal masyarakat dapat keuntungan, pemerintah kita juga akan terkena dampak positif yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan lainnya,” katanya.

Dirinya menjelaskan, sepanjang tahun 2022, Ditreskrimsus Polda Sumsel dan Polres jajaran mencatat ungkap kasus ilegal drilling sebanyak 81 perkara dengan 137 tersangka serta barang bukti yang disita berupa 1,5 ton minyak mentah, 120 ton BBM bersubsidi, 13 unit mobil tanki dan 50 unit mobil minibus serta 11 sumur minyak ditutup.

Ungkap kasus ilegal drilling Ditreskrimsus Polda Sumsel beserta Polres jajaran ditahun 2022 meningkatkan 100 persen lebih dibandingkan tahun 2021 lalu. Dari data yang kita beroleh ungkap kasus ilegal drilling ditahun 2021 ada 35 perkara dengan 81 tersangka dengan barang bukti 358 sepeda motor, 4 unit truk, 30 mesin sedot serta 999 sumur minyak ilegal ditutup,” aku dia.

Ungkap kasus ilegal drilling juga dilakukan oleh Ditpolairud Polda Sumsel berhasil menangkap lima unit truk pengangkut BBM ilegal jenis solar sebanyak 60 ton, diduga solar ini akan diselundupkan ke luar wilayah Sumsel melalui tongkang lewat perairan sungai Musi.

“Kita hanya pemberantasan saja kita lakukan tapi juga kilang minyak pengolahan minyak mentah ilegal, lalu tempat-tempat pencampuran ataupun pengoplosan minyak,” jelas dia.

Di tahun ini jumlah tindak pidana yang dicaver oleh Ditreskrimum mencapai 6.612 kasus, sedangkan tahun lalu 7.439 kasus. Sedangkan untuk kinerja penyelesaian tindak pidana Ditreskrimsus 2022 ini juga mengalami penurunan.

“Di tahun ini kita mampu mencapai 90,32 persen dan di tahun lalu mencapai 99,04 persen. Namun untuk pengungkapan kasus naik dan jumlah tindak pidana mengalami kenaikan juga,” beber Irjen Pol Rachmad.

Dalam release akhir tahun 2022 ini untuk penyelesaian tindak pidana Ditreskrimum Polda Sumsel mengalami penurunan, dimana tahun ini mampu menyelesaikan 5.355 berkas. Sedangkan 2021 lalu 5.581 berkas.

“Dari data itu kita mendapati jumlah penyelesaian tindak mengalami penurunan sekitar 226 kasus dibandikan 2021 lalu, sedangkan jumlah tindak pidana juga mengalami penurunan,” tambahnya.

Sedangkan untuk Ditresnarkoba Polda Sumsel di 2022 ini mampu menyelesaikan kasus sebanyak 1.768 dengan mengamankan tersangka sebanyak 2.202 tersangka. Untuk 2021 lalu 2.029 kasus dengan mengamankan 2.658 tersangka. (Rls/Ags).

Letkol Armen Terjun ke Sawah

KLUNGKUNG – (deklarasinews.com)– Setelah melewati masa kurang lebih selama tiga bulan, akhirnya padi demonstration plot atau demplot di lahan pertanian Subak Toye Jumpung, Desa Gelgel, Kabupaten Klungkung memasuki masa panen.

Panen itu, dilakukan langsung oleh Dandim 1610/Klungkung, Letkol Inf Armen bersama warga Desa setempat.

“Ini merupakan bagian dari adanya ketahanan pangan. Program padi demplot ini bantuan langsung dari Pangdam IX/Udayana,” kata Dandim. Kamis (29/12).

Setidaknya, di lahan seluas satu hektar itu telah menghasilkan sebanyak 6.798 padi per ubin. Panen ini, merupakan tahapan ketiga.

“Pengelolaan demplot ini dibawah kendali langsung Danramil. Hasil panen ini, nantinya akan diberikan ke masyarakat,” jelasnya.

Bukan hanya itu saja, ia berharap dengan adanya panen padi demplot seperti yang dilakukan oleh dirinya itu, bisa menjadi motivasi bagi warga untuk bisa meningkatkan hasil panen.

“Mayoritas warga disini itu berprofesi sebagai petani. Adanya panen ini, diharapkan bisa meningkatkan motivasi para petani,” pungkasnya. (*)

Kapolda Lampung Terima Kunjungan Taruna dan Taruni Akpol

BANDARLAMPUNG – (deklarasinews.com)– Kapolda Lampung Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus menerima kunjungan sebanyak 20 Taruna-taruni Akademi Kepolisian (Akpol) di Ruang Kerja Kapolda Lampung, Rabu (28/12/2022).

Kapolda Lampung menyambut dengan baik kedatangan Taruna Akpol ke Polda Lampung untuk bersilaturahmi dengan senior Akpol yang ada di Polda Lampung dalam rangka Cuti Natal 2022 & Tahun Baru 2023.

Dalam pertemuan itu, turut hadir PLT. Karo SDM Polda Lampung  Kombes Pol Bramono Purnomo Nugroho, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad dan Taruna-taruni Akpol TK IV / 54 : Moh. Rizky Pratama Putra, Ahmad Dzakky Faturrahman, Muhammad Faiz Akbar, Farrel Jodi Rahmadi, Abdul Aziz Ash-shiddiq, Laura Agelia Fernanda, Akpol TK III/55 : Sulthan Shafwan, Yudhitya Gumay, Ariq Fadhali, M Sulthan Herlambang, Fabiola Umaida, Akpol TK II / 56 : Sulthan Faza Naufal, Nervan Pangaluan Lubis, M. Rio Ikbar, Zahra Maulidya Abri dan Akpol TK I / 57 : Muhammad Iqbal Alif Rahman, Muhamad Fadil Kurniawan, Ilham Satria Braja Nata, Noor Kemala Chairani, Muhammad Sultansyah Aufa Prayitno.

Kapolda Lampung menekankan kepada taruna Akpol untuk Tidak ada lagi tindakan tindakan senior terhadap yunior, dalam pembinaan Tradisi dilingkungan Akademi Kepolisian, jadilah Agent of Change ( Agen Perubahan ) sebagai  pencerminan Tri Brata & Catur Prasetya dalam wujud Perlindungan, Pengayoman & Pelayanan kepada Masyarakat.

“Tradisi tidak baik hanya akan membuat citra polri terpuruk. Buat tradisi yang dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan dan tehnologi, serta persiapkan diri dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis”, katanya sembari berharap kepada para taruna untuk menanamkan disiplin, kebanggaan, kehormatan, kekompakan dan kebersamaan.

Diakhir kunjungannya Kapolda Lampung menambahkan sekaligus mengingatkan para taruna untuk tidak melakukan pelanggaran selama cuti. “Semasa cuti untuk tidak berbuat hal yang tidak terpuji ataupun berbuat pelanggaran selama cuti natal dan tahun baru”, pungkasnya. (*)

KABIDHUMAS POLDA LAMPUNG

Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad S.H.,M.Si.,

Email : humaspoldalampung@gmail.com

Twitter: @humaspoldalpg

FB: humas_poldalampung

IG: @humas_poldalampung

Siswa Taruna Brawijaya Berkunjung ke Makodim Lamongan 

LAMONGAN – (deklarasinews.com)– Puluhan pelajar dari Taruna Brawijaya menggelar kunjungan ke Makodim 0812/Lamongan. Kedatangan Taruna Brawijaya itu, disambut langsung oleh Dandim Lamongan, Letkol Kav Endi Siswanto Yusuf.

Beberapa hal, disampaikan oleh Dandim dihadapan ratusan pelajar Taruna Brawijaya. Salah satunya, memberikan beberapa motivasi bagi para pelajar.

“Motivasi itu penting. Supaya mereka bisa meraih cita-citanya,” ujar Dandim. Kamis (29/12).

Dandim menambahkan, sebagai generasi penerus bangsa pelajar harus bisa memiliki karakter nasionalisme dan patriotisme. Pasalnya, karakter itu diyakini mampu dijadikan benteng masa depan.

“Masa depan bangsa, ada di tangan pemuda. Maka dari itu, para pelajar harus memiliki karakter-karakter tersebut,” jelasnya. (*)

Peduli Anak Stunting, Dandim 0410/KBL : Jangan Kecil Hati, Rawat Mereka Dengan Penuh Kasih Sayang

BANDARLAMPUNG – (deklarasinews.com)– Dalam rangkaian kegitan menjelang peringatan HUT Kodam II/Sriwijaya ke-77 yang jatuh pada tanggal 1 Januari 2023 mendatang, Satuan Kodim 0410/KBL kembali menggelar bhakti sosial dengan melakukan sedikit berbagi kepada anak-anak Stunting.

Untuk diketahui, Komandan Kodim 0410/KBL Letkol Arm Tri Arto Subagio M.Int.Rel.,M.M.D.S, merupakan orang tua asuh bagi anak-anak stunting di kota Bandarlampung.

Sebagai orang tua asuh, Letkol Tri Arto memahami betul apa yang dirasakan para orang tua ketika anak-anak yang kita sayangi mengalami Stunting.

“Walaupun anak kita ada kekurangan, jangan pernah berkecil hati atas kekurangan yang diberikan kepada kita. Yakinkan diri bahwa itu adalah amanah, rawatlah mereka (anak stunting) dengan ketulusan hati dan insyallah ada balasannya di akhirat nanti,” kata Dandim Tri Arto kepada orang tua anak-anak penderita stunting di markas Kodim setempat, Kamis (29/12)

Dandim juga mengatakan, terkadang memiliki anak penderita stunting banyak godaan yang mungkin bisa saja mengakibatkan suatu hal yang fatal.

“Sebagai manusia normal, keluh kesah itu pasti ada. Perbanyak istighfar karena anak-anak ini mempunyai hak yang sama seperti anak normal lainya dalam menerima kasih dan sayang,” Pungkasnya.

Hal ini tetunya mendapat respon positif bagi orang tua kandung anak-anak penderita stunting yang hadir dalam kegiatan ini.

Ratna Salah satunya, wanita berusia 39 tahun ini sangat bersyukur atas kepedulian Dandim 0410/KBL terhadap anak-anak stunting.

“Terimakasih pak Komandan. Semoga berkah dan senantiasa diberi kesehatan,” tuturnya. (*)

Tanggap Bencana Alam, Kodim 0510/Trs Gelar Apel Kesiapsiagaan

KAB TANGERANG – (deklarasinews.com)– Menghadapi cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Tangerang Kodim 0510/Trs yang di pimpin Kasdim 0510/Trs Mayor Inf Hendrik Sudrajat meggelar apel kesiapsiagaan dalam rangga tanggap bencana.

Apel yang di gelar di Lapangan Upacara Kodim 0510/Trs, tepatnya di komplek pemerintahan Kabupaten Tangerang, Rabu (28/12/2022).

Ratusan personil Kodim 0510/Trs dan Materi di siapkan dalam apel Kesiap siagaan tanggap bencana. kegiatan tersebut bertujuan untuk mengecek kesiapsiagaan personel Kodim beserta kelengkapannya dalam mengantisipasi terjadinya bencana alam.

Dandim 0510/Trs Letkol Arh S.S Bandjar melalui Kasdim 0510/Trs Mayor Inf Hendrik Sudrajat menjelaskan, apel Kesiap siagaan tanggap bencana ini sebagai langkah antisipasi untuk menjaga beberapa kemungkinan yang diakibatkan dengan perubahan cuaca yang kadang diluar prediksi.

“Sudah banyak terjadi diberbagai daerah yang terjadi bencana untuk itu kita harus menyiapkan langkah – langkah konkret di lapangan, jangan kita mendadak dengan perubahan situasi, ” kata Kasdim.

“Semua butuh kesiapan dan koordinasi yang matang, untuk itu apel kesiapsiagaan ini penting dan urgent untuk dilaksanakan, laksanakan semua dengan semangat yakin dan percaya semua ada manfaatnya, ” tegas Kasdim lagi. (*)