IMIP Beri Bantuan Perahu untuk Bete-Bete

MOROWALI -(deklarasi news.com)– PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan dan kemandirian masyarakat melalui program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat berkelanjutan. Kali ini, IMIP menyalurkan bantuan berupa satu unit kapal wisata kepada Pemerintah Desa Bete-Bete, Kecamatan Bahodopi, Morowali, Sulawesi Tengah, Sabtu (07/02/2026).

Bantuan perahu tersebut diperuntukkan sebagai sarana transportasi wisata yang mendukung mobilisasi pengunjung menuju sejumlah destinasi unggulan di Desa Bete-Bete, seperti Wisata Bahomompa, Andaro, serta beberapa lokasi wisata pesisir lainnya. Perahu ini memiliki kapasitas 20 grosston (GT), mampu mengangkut hingga 30 penumpang dan telah dilengkapi dengan fasilitas penunjang keselamatan dan kenyamanan, misalnya life jacket (pelampung) sesuai standar keselamatan.

Supervisor CSR PT IMIP, Agus Sepriyanto menjelaskan, bantuan perahu menjadi bagian dari program PPM yang dirancang untuk memperkuat sektor pariwisata desa sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat pesisir. “Kami melihat potensi besar pengembangan pariwisata di Desa Bete-Bete. Dukungan sarana transportasi laut ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas wisata, menarik lebih banyak pengunjung, dan pada akhirnya berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat,” ujarnya.

Selain bantuan perahu, PT IMIP juga telah memberikan berbagai dukungan sarana dan prasarana pendukung pariwisata di Desa Bete-Bete. Bantuan tersebut meliputi pembangunan dermaga untuk tempat sandar perahu, penyediaan toilet di kawasan wisata, dukungan fasilitas rumah ibadah, serta pembangunan spot foto (photo booth) di kawasan Wisata Andaro. Seluruh fasilitas ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman wisata yang aman, nyaman, dan berkesan bagi pengunjung.

PT IMIP juga mendorong keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Sejumlah UMKM binaan telah difasilitasi untuk menjajakan produk kuliner dan jasa di kawasan wisata, sehingga memberikan nilai tambah ekonomi serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat setempat.

Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, antara lain Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Dinas Pariwisata, Pemerintah Desa Bete-Bete, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Karang Taruna, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta unsur masyarakat lainnya. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus Pendapatan Asli Desa (PADes).

Kepala Desa Bete-Bete, Ridwan, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas dukungan PT IMIP. “Perahu ini akan dimanfaatkan untuk mendukung mobilisasi wisata dan kegiatan ekonomi masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus ditingkatkan ke depannya,” ungkapnya.

Sebagai desa yang telah terdaftar sebagai desa nelayan, Bete-Bete memiliki potensi besar di sektor kelautan dan pariwisata. Tingginya kunjungan masyarakat, termasuk pekerja di kawasan IMIP, menjadi peluang strategis bagi pengembangan wisata pesisir. PT IMIP berkomitmen untuk terus mendukung program-program berkelanjutan yang mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan produktivitas, serta mewujudkan kemandirian masyarakat di sekitar wilayah operasionaperusahaan. (Rpdm)

Ketua IKA UNPAD Tegaskan Pelantikan Awal Tanggung Jawab Kolektif Alumni

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)— Ketua Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA UNPAD) Provinsi Lampung, Dr. Andi Desfiandi, S.E., M.A., menegaskan bahwa pelantikan pengurus masa bakti 2025–2029 bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan titik awal tanggung jawab kolektif alumni untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan peningkatan kualitas masyarakat Lampung.

Hal tersebut disampaikan Andi Desfiandi dalam acara Pelantikan Pengurus IKA UNPAD Provinsi Lampung Masa Bakti 2025–2029 yang digelar di Balai Keratun Lantai III, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Sabtu (7/2/2026).

“Pelantikan ini adalah penanda dimulainya amanah bersama. Kami siap bekerja sungguh-sungguh, menjaga nilai-nilai almamater, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung,” ujar Andi Desfiandi.

Ia menjelaskan bahwa kekuatan utama IKA UNPAD Lampung terletak pada besarnya jumlah anggota serta keberagaman latar belakang profesi dan kepakaran yang dimiliki. Alumni UNPAD di Lampung tersebar di seluruh wilayah dan berasal dari berbagai sektor strategis, mulai dari akademisi, birokrat, profesional, pengusaha, hingga tokoh masyarakat.

“Anggota IKA UNPAD terdiri dari beragam latar belakang profesi dan kepakaran, dengan jumlah yang sangat besar dan tersebar di seluruh wilayah Lampung. Bahkan, kepengurusan Pengprov Lampung saja berisi ratusan pengurus dengan latar belakang dan profesi yang beragam,” ungkapnya.

Menurut Andi Desfiandi, potensi besar tersebut harus dikelola secara terstruktur, kolaboratif, dan berorientasi pada dampak. Karena itu, IKA UNPAD Lampung membuka ruang sinergi seluas-luasnya dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan seluruh pemangku kepentingan pembangunan daerah.

“Potensi ini harus dimanfaatkan untuk memberi manfaat seluas-luasnya, terutama bagi masyarakat Lampung. IKA UNPAD siap berkolaborasi dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan pembangunan daerah,” tegasnya.

Pelantikan pengurus IKA UNPAD Provinsi Lampung dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran Nomor 142/SK/PP-IKAUNPAD/III/2025, dan secara resmi dilakukan oleh Sekretaris Jenderal IKA UNPAD, Yhodhisman Soratha.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan harapan agar IKA UNPAD Provinsi Lampung dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Gubernur Mirza mengapresiasi terbentuknya kepengurusan baru dan menilai organisasi alumni memiliki potensi besar sebagai kekuatan pembangunan daerah melalui jejaring luas, kompetensi lintas sektor, serta pengalaman dan semangat pengabdian para alumninya.

“Jika dikelola secara optimal, potensi alumni dapat menjadi kekuatan strategis yang mendukung pemerintah dalam mempercepat pembangunan melalui program pendampingan dan aksi yang terukur,” ujar Gubernur Mirza.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza juga memaparkan visi pembangunan Provinsi Lampung periode 2025–2030, yakni Lampung Maju menuju Indonesia Emas, dengan fokus pada pertumbuhan ekonomi inklusif, peningkatan kualitas sumber daya manusia, kehidupan yang berkeadilan dan beradab, serta reformasi birokrasi yang maksimal.

Menurutnya, peran alumni perguruan tinggi sangat menentukan dalam meningkatkan daya saing daerah. “Lampung memiliki sumber daya alam yang besar, tetapi yang paling menentukan masa depan daerah ini adalah kualitas manusianya,” tegasnya.

Pelantikan ini menjadi momentum penting penguatan sinergi antara IKA UNPAD Provinsi Lampung dan Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kualitas SDM. (**)

PW Wanita Islam Lampung Gelar Seminar Parenting Stimulasi Pra-Menulis Anak Usia Dini

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pimpinan Wilayah (PW) Wanita Islam Provinsi Lampung menggelar seminar parenting dengan tema “Stimulasi Pra-Menulis Pada Anak Usia Dini” yang berlangsung di Ruang Abung, Balai Keratun, Pemerintah Provinsi Lampung, Sabtu (07/02/2026).

Kegiatan ini menghadirkan pemateri DR. Ir. Masitowati Gatot, M.Si., M.Ed., akademisi dan dosen Universitas Ibn Khaldun Bogor yang juga dikenal sebagai praktisi, peneliti, serta penulis buku di bidang pendidikan anak usia dini. Seminar dibuka oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung yang diwakili Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Dr. Fitrianita Damhuri, S.STP., M.Si.

Seminar parenting tersebut dihadiri oleh perwakilan berbagai dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Ketua Himpaudi, Ketua BKOW Provinsi Lampung, Pengurus Daerah Wanita Islam se-Provinsi Lampung, para guru PAUD, orang tua murid, serta tamu undangan lainnya.

Ketua PW Wanita Islam Provinsi Lampung, Ir. Hj. Handjarita Gatot, MBA, didampingi Ketua Bidang Pendidikan Prof. Dr. Hj. Romlah, M.Pdi., dan Bidang Humas Ir. Sri Rosnilawati, menyampaikan bahwa seminar parenting ini merupakan salah satu program kerja PW Wanita Islam Provinsi Lampung di bidang pendidikan.

“Ilmu yang diterapkan pada anak-anak usia dini merupakan fondasi utama agar mereka tumbuh menjadi anak-anak yang berkualitas. Anak-anak yang berkualitas akan menjadi manusia berkualitas, dan pada akhirnya akan membentuk bangsa yang berkualitas, insya Allah,” ujar Handjarita Gatot.

Ia menegaskan PW Wanita Islam Provinsi Lampung konsisten memperhatikan tumbuh kembang anak PAUD sebagai pondasi awal pendidikan. “PAUD adalah dasar pendidikan. Bagaimana cara menulis dengan baik dan tanpa tekanan itu semua ada caranya, dan itulah yang kita dorong,” tambahnya.

Saat disinggung terkait peristiwa bunuh diri yang dilakukan oleh salah satu siswa di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Handjarita Gatot menyampaikan rasa prihatin yang mendalam. Menurutnya, kejadian tersebut dapat menjadi pelajaran penting akan bahaya tekanan berlebihan pada anak.

“Inilah salah satu contoh akibat tekanan yang tidak mampu ditanggung anak. Oleh karena itu, sejak PAUD kita harus memastikan anak-anak tidak merasa tertekan. Ini harus diterapkan oleh guru-guru PAUD serta didukung dengan motivasi dan perhatian dari orang tua,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa PW Wanita Islam Provinsi Lampung akan terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung, tidak hanya di bidang pendidikan tetapi juga bidang lainnya, guna mewujudkan Lampung Maju.

Hal senada disampaikan Ketua Bidang Pendidikan PW Wanita Islam Provinsi Lampung, Prof. Dr. Hj. Romlah, M.Pdi. Ia menyampaikan bahwa fokus pada PAUD sangat penting karena merupakan jenjang pendidikan paling dasar.

“Salah satu fokus utama kita adalah mengembangkan motorik anak, khususnya motorik halus. Motorik halus inilah yang perlu distimulasi agar kemampuan menulis anak dapat berkembang dengan baik,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa dukungan pemerintah melalui penyediaan fasilitas seperti smart TV di sekolah sangat membantu proses pembelajaran. “Fasilitas ini tentu memudahkan siswa dan guru dalam kegiatan belajar mengajar,” pungkasnya.(Red)

PKL Berjualan di Badan Jalan dan Trotoar di Jalan Sungai Bambu Kinerja Lurah Sungai Bambu Priok Perlu di Evaluasi

JAKARTA -(deklarasinews.com)- Trotoar di sepanjang Jalan Sungai bambu priok Kramat Kelurahan Sungai Bambu   Kecamatan priuk Jakarta Utara, kembali dikuasai pedagang kaki lima (PKL). Hal ini mengganggu pejalan kaki yang mestinya menikmati fasilitas yang baru diperbaiki dengan menggunakan APDB tersebut.

Yunita (26), pejalan kaki, mengaku hampir sepanjang hari, terutama sore, pedagang menggelar lapak atau gerobak dagangannya di trotoar dan badan jalan akibatnya, banyak pejalan kaki kebetulan lewat di badan jalan, bersaing dengan kendaraan bermotor.

“Bagaimana mau lewat kalau lapak dagangannya ditaruh di trotoar, kadang kalau kita lewat juga malah galakan dia (pedagang),” keluhnya, Jumat (5/2/2026).

Ia berharap petugas Kelurahan atau Satpol PP segera menertibkan kawasan itu agar fungsi trotoar kembali berfungsi, menanggapi hal itu,

Sementara Tarno tokoh masyarakat mengatakan pada Media meminta Hendra Hidayat Walikota Administrasi Jakarta Utara untuk Mengevaluasi kinerja Lurah Sungai Bambu Priok ” telah melakukan pembiaran terhadap PKL tidak melakukan penataan program unggulan Gubernur DKI jakarta tegasnya.

Dasar Hukumnya kan ada Perda 8 Tahun 2007.tentang ketertiban umum.

Sementara ketika hal tersebut dikonfirmasikan ke Camat priok blm ada jawaban.(SW)

KW – RI Mengucapakan Selamat atas terpilhnya Bambang Hartono Sebagai Ketua FKWKP Priode 2026 -2029

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Ketua DPC Koalisi Wartawan Rangking  Indonesia (KW-RI) Mulia Mega yang hadir dalam acara Musda FKWKP di dampingi sekretaris Ayu Puspitasari. Kamis 5/02/26.

Mengucapkan Selamat kepada Bambang Hartono atas terpilihnya sebagai Ketua Forum Komunikasi Wartawan Kabupaten Pringsewu ( FKWKP ) Periode 2026-2029.

Sebagai rekan seprofesi kami mengapresiasi proses Musda FKWKP  yang demokratis dan transparan, ujarnya

Semoga Bambang Hartono dapat membawa FKWKP semakin maju dan profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik. Dan dengan

kepemimpinan Bambang Hartono, dapat meningkatkan sinergi hubungan antar lembaga jurnalistik dan memperkuat peran media dalam mendukung Pembangunan Daerah.

Kami Dari Koalisi Wartawan Rangking Indonesia ( KW-RI )

MENGUCAPKAN

Selamat dan Sukses.

[ KW-RI ]

Calon Jemaah Umrah Lahat Kecewa, Agen Janjikan Berangkat tapi Tak Kunjung Terwujud

LAHAT -(deklarasinews.com)- Sejumlah keluarga jamaah umroh di Kabupaten Lahat, Desa Mangun Sari yang lebih dikenal Desa Bukit Timur resmi akan melaporkan Abdullah Ivan dan Penyalur Rahdatul Jannah yang katanya melalui biro perjalanan haji dan umroh Toor e J Travel (PT Jamana Wisata) ke Polsek Jarai, Kabupaten Lahat.

Pasalnya, gagal memberangkatkan puluhan calon jemaah umroh pada 20 November 2025, 5 Desember 2025, 26 Januari dan 5 Pebruari 2026.

Warianti , salah satu keluarga jamaah mengaku sangat kecewa dan marah ketika ibunya gagal dari beberapa janji yang di undur dari Ivan dan penyalur Jannah melalui J travel berangkat.

“Awalnya dijanjikan berangkat umrah di November, tapi beberapa minggu kemudian dimundur pada Januari 2026, yang sebelumnya dibatalkan dengan alasan visa belum bisa diterbitkan. Lalu dijanjikan lagi pada tanggal 26 Januari 2026 dengan sebuah surat pernyataan yang dibuat penyalur Jannah di kantor pemerintahan Desa Mangun Sari/Bukit Timur , tapi juga gagal, kemudian kembali di buat surat perjanjian lagi karena Ivan juga datang dari Palembang ke Desa Mangun Sari yang di saksikan Kepala Desa dan 11 orang jemaah umrah didampingi pihak keluarga pihak Ivan berjanji di bulan Pebruari-05-2026 di usahakan berangkat,” jelasnya.

Ia menuturkan, alasan pembatalan juga dinilai tidak masuk akal. Padahal pasport yang sudah di buat tercantum nama nama jamaah namun selalu diundur-undur.

Kekecewaan itu semakin mendalam karena pihak Ivan dan penyalur Jannah akan diberangkatkan melalui J travel 4 kali membuat janji keberangkatan, namun tidak kunjung terealisasi. Bahkan,Penyalur dari Desa Mangun Sari Rida dan dan Ivan sempat membuat surat pernyataan atau perjanjian. Bilamana batal kembali maka uang akan dikembalikan 100 persen sesuai surat Perjanjian, atau mengembalikan uang jemaah bila gagal berangkat. “Tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan,” keluh Warianti .

Senada Yus, keluarga jemaah lain. Ia menuntut agar dana yang sudah disetor dikembalikan utuh. Berdasarkan data para pelapor, biaya umroh yang dipungut melalui penyalur Ridah Rp 32 juta per orang hingga total jumlah dari 11 orang mencapai Rp 350 juta kurang lebih.

Dari jadwal janji pada Kamis /05/02/2026/ pihak penyalur juga J travel Tangerang yang katanya telah berangkat dari Jakarta menuju Kabupaten Lahat desa Mangun Sari,Kecamatan Jarai lagi lagi berubah dengan alasan anak si penyalur Rida sakit dan menurut informasi Ivan yang ikut dalam persoalan ini sudah berada di Palembang.

“Sabtu 07/02/2026/ untuk datang bersama perwakilan J Trivel dan didampingi pihak pengacara untuk menjelaskan persoalan gagalnya berapa jamaah umrah berangkat hingga bisa persoalan ini di bicarakan untuk dapat penyelesaian. “ Bila tidak ada kejelasan dan selalu berteleh teleh akan membuat laporan ke polisi,” ungkap Yus.

“Rida, Ivan dan pihak yang diduga J Travel harus bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukan ke keluarga kami bila mana tidak dapat penyelesaiyan karena diberikan harapan janji janji palsu, dapat dipastikan laporan akan segara masuk ke pihak APH Polres Lahat, melalui Polsek Jarai siapapun dugaan penipuan yang terlibat hal ini dapat di usut tuntas oleh Aparat Penegak Hukum (APH),” ucap keluarga Warianti mewakili ibunya.

Selain itu, Ivan dan penyalur Rida sempat mengirimkan Pesan wadsap melalui Jemaah umroh. jika ingin Umroh diberangkatkan itupun kalau mau bersabar tunggu di bulan Juni 2026, tapi jika ingin uang jemaah umroh mau di kembalikan ada dugaan akan di potong 15 persen dari pembayaran cash kemaren Ujarnya yang katanya saat ini masih di Jakarta maupun pada saat surat perjanjian di buat di kantor desa Mangun Sari Kecamatan Jarai.

Menanggapi pesan ini, salah satu jemaah umrah Parini mengatakan tidak mau jika uang di potong 15 persen karena sesuai dengan kesepakatan surat perjanjian di kantor Pemerintah Desa Mangun Sari sudah dijelaskan di saksikan puluhan jemaah dan Kades bahwa uang kami harus kembali utuh tanpa potongan.

“Kami sangat sakit dan kecewa dengan ulah Ivan dan penyalur Rida telah menipu memberangkat

Bambang Hartono Kembali Terpilih sebagai Ketua FKWKP Periode 2026–2029

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)– Bambang Hartono kembali dipercaya memimpin Forum Komunikasi Wartawan Kabupaten Pringsewu (FKWKP) untuk periode 2026–2029. Ia terpilih secara musyawarah mufakat dalam Musyawarah Daerah (Musda) FKWKP yang digelar di Kabupaten Pringsewu, Kamis 5/2/2025

Proses Musda berlangsung demokratis, tertib, dan penuh suasana kebersamaan. Seluruh peserta Musda sepakat memberikan mandat kembali kepada Bambang Hartono setelah menilai kinerja, dedikasi, serta konsistensinya dalam menjaga soliditas dan harmonisasi organisasi wartawan di Kabupaten Pringsewu.

Dalam sambutannya usai terpilih, Bambang Hartono menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya oleh seluruh anggota FKWKP.

“Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh komitmen dan keikhlasan. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan wartawan yang kembali memberikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin FKWKP,” ujar Bambang Hartono.

Ia menegaskan bahwa ke depan FKWKP akan terus berupaya meningkatkan profesionalisme wartawan serta memperkuat pemahaman dan penerapan kode etik jurnalistik. Menurutnya, tantangan dunia pers yang semakin kompleks menuntut wartawan untuk terus meningkatkan kapasitas dan integritas.

“FKWKP harus menjadi rumah bersama bagi insan pers yang independen, berintegritas, dan mampu menjadi mitra kritis yang konstruktif bagi pemerintah serta seluruh unsur Forkopimda,” tegasnya.

Bambang juga mengajak seluruh anggota FKWKP untuk tetap solid dan saling menguatkan dalam menjalankan tugas jurnalistik. Ia menilai kekompakan menjadi kunci utama dalam menjaga marwah pers di daerah.

“Tidak ada organisasi yang kuat tanpa kebersamaan. Mari kita rawat dan perkuat kekompakan ini demi marwah pers di Kabupaten Pringsewu,” katanya.

Sementara itu, salah satu peserta Musda, Nurul Hilal, menyatakan bahwa terpilihnya kembali Bambang Hartono merupakan bentuk kepercayaan penuh dari anggota terhadap kepemimpinan yang selama ini dinilai mampu merangkul seluruh elemen wartawan dan menjaga hubungan baik dengan berbagai pihak.

Dengan terpilihnya kembali Bambang Hartono sebagai Ketua FKWKP periode 2026–2029, diharapkan FKWKP semakin berperan aktif dalam menciptakan iklim informasi yang sehat, berimbang, dan bertanggung jawab di Kabupaten Pringsewu. (Red)

Distribusi Pupuk Diduga Bermasalah, Petani Aceh Timur Kian Terhimpit

ACEH TIMUR -(deklarasinews.com)- Kalangan petani di Kabupaten Aceh timur masih dihadapkan pada persoalan berat, menyusul langkanya pasokan pupuk bersubsidi beberapa waktu belakangan. Saat ini, beberapa jenis pupuk bersubsidi yang sangat dibutuhkan oleh kalangan petani baik untuk padi sawah, kebun jagung dan berbagai komoditi, menghilang di pasaran.

Kalaupun ada stok pupuk dikecamatan lain, kalangan petani harus membeli dengan harga yang sangat mahal, jauh diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) seperti yang ditetapkan pemerintah Bahkan saat ini, harga jual satu karung pupuk jenis NPK-Urea bisa di kirasan Rp.120.000-Rp.130.000 per karungnya jauh dibandingkan harga pupuk subsidi yang maksimal mencapai Rp90.000 per karung.ujar Dedi Saputra SH pemerhati sosial saat mendengar keluhan dari para petani pada beberapa kecamatan dikabupaten aceh timur.

Di Aceh Timur ada beberapa kecamatan seperti,Banda Alam,Idi Tunong, peudawa dan ranto Peureulak, dan wilayah barat aceh timur mengalami kelangkaan pupuk diduga adanya keterlambatan dari beberapa distributor  perusahaan pupuk yang wilayah kerja dalam kebupaten aceh timur.

Bahkan, keluhan yang sama diutarakan oleh beberapa petani, yang harus membeli pupuk keluar kecamatan domisili dengan harga yang relatif tinggi, sehingga berdampak semakin tingginya biaya yang harus dikeluarkan untuk pengembangan pertanian “entah sampai kapan kondisi ini berlangsung, kami semakin kewalahan dan kecewa, sementara tanaman harus cepat cepat dipupuk, “ungkapnya.

“Kami para petani dikabupaten aceh timur berharap agar kelangkaan pupuk ini segara bisa kembali normal agar tidak terjadi gagal panen atau berkurangnya hasil petanian ujarnya kepada media ini.

Pemerhati sosial Aceh Timur Dedi Saputra Bersama dengan rekan media akan turun ke tiap tiap kecamatan untuk melakukan investigasi terkait kelangkaan pupuk dan mahalnya harga pupuk, apakah ada permainan dilapangan sehingga para petani kian resah akibat kelangkaan pupuk tersebut.

“Saya berharap kepada dinas pertanian Aceh Timur dan penyuluhan kabipaten aceh timur tidak tutup mata agar segera turun kelapangan guna mengatasi kelangkaan pupuk tersebut.pungkas Dedi.Kamis (5/2/2026). (Ami)

Camat Gedong Tataan Ingatkan Peserta Pilkades PAW Desa Sukaraja Jaga Kondusifitas

PESAWARAN -(deklarasinews.com)- Camat Gedong Tataan Darlis, mengingatkan seluruh peserta Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (Pilkades PAW) Desa Sukaraja Tahun 2026 untuk menjaga kondusifitas dan ketertiban selama proses pemilihan berlangsung.

Imbauan tersebut disampaikan Darlis saat mengunjungi kediaman para peserta Pilkades PAW di Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan, Selasa malam (3/2/2026).

“Saya berpesan kepada seluruh peserta agar pelaksanaan hajat kita ini tidak menimbulkan permasalahan. Hal ini sudah saya sampaikan sejak tahapan verifikasi berkas, tes, hingga pengambilan nomor urut calon,” ujar Darlis saat berada di kediaman Mohamad Ageng Habibi, calon kepala Desa PAW nomor urut 01.

Darlis menegaskan, siapa pun yang nantinya terpilih harus dapat menerima hasil pemilihan dengan lapang dada. Ia berharap tidak ada pihak yang mempersoalkan hasil Pilkades dengan tudingan rekayasa atau kecurangan.

“Apa pun hasilnya nanti, itu adalah kehendak Allah SWT dan pilihan masyarakat. Jangan ada yang mengatakan ini rekayasa atau dibuat-buat, karena proses ini berjalan murni sesuai aturan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Darlis menyampaikan bahwa pelaksanaan Pilkades PAW Tahun 2026 akan memasuki tahapan akhir pada Rabu (4/2/2026). Ia meminta seluruh pihak untuk mematuhi kesepakatan bersama dan menghindari tindakan yang dapat mengganggu jalannya pesta demokrasi di tingkat Desa tersebut.

“Para calon kepala Desa tentu sudah memahami aturan berdemokrasi. Saya berharap tidak ada pergerakan atau tindakan yang dapat merusak jalannya Pilkades PAW ini. Bersainglah secara sehat dan biarkan masyarakat yang menilai,” katanya.

Sementara itu, salah satu calon kepala Desa PAW Desa Sukaraja, Mohamad Ageng Habibi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia pelaksana serta Camat Gedong Tataan atas kunjungan dan perhatian yang diberikan.

“Saya sebagai calon kepala desa PAW Desa Sukaraja nomor urut 01 siap mengikuti seluruh proses sesuai aturan. Niat kami semua adalah mengabdikan diri demi kemajuan Desa Sukaraja. Siapa pun yang terpilih nanti, itu untuk kepentingan dan kemajuan desa yang kita cintai bersama,” ujarnya.

Sebagai informasi, Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) Desa Sukaraja Tahun 2026 diikuti oleh tiga calon, yakni Mohamad Ageng Habibi nomor urut 1, Tri Agus Setia nomor urut 2, dan Cecep Jauhari nomor urut 3. Total jumlah pemilih yang akan menggunakan hak pilihnya sebanyak 250 orang.(Dedi)

Slamet Riadi Bersama Ketua LVRI Berkomitmen Teruskan Perjuangan Anak Bangsa Melalui PPM Bersatu

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pasca setelah diterimanya Surat Keputusan sebagai Pimpinan Caretaker Pimpinan Daerah Pemuda Panca Marga (PD-PPM) Provinsi Lampung Slamet Riadi, yang merujuk pada SK Pencabutan Skep Nomor 13/PP.PPM-DPD/VI/2025 tertanggal 24 Juni 2025 lalu, segera bergerak demi mensukseskan Musyawarah Daerah (MUSDA) PD PPM Provinsi Lampung.

Terbukti setelah beberapa hari menerima SK Caretaker Slamet Riadi, langsung bersilaturahmi serta berkoordinasi bersama Dewan Pembina Pemuda Panca Marga (PPM) Ayahanda Mayor (Purn) H. Subardi selaku Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).

Dalam paparannya, Slamet Riadi mengatakan, jika dirinya dipercaya ditunjuk untuk mensukseskan MUSDA PPM Provinsi Lampung. “Saya berharap MUSDA PPM di Provinsi Lampung dapat berjalan lancar demi menyatukan dan menuju PPM Bersatu,” ujar Slamet, Senin (02/02/2026).

Dikatakannya, sesuai arahan Ketum Patriani Paramita Mulia, S.H., LL.M  dirinya merasa terpanggil sebagai anak pejuang untuk meneruskan perjuangan para orang tua kita terdahulu, karena tidak ada kepentingan lain selain saya menjaga marwah para pendahulu kita terdahulu yang telah bersusah payah meraih kemerdekaan Republik Indonesia.

“Namun dalam menuju PPM Bersatu khusus nya di Provinsi Lampung ini, ada-ada saja niatan atau maksud-maksud tertentu, padahal sejak awal saya telah Welcome atau menyambut baik terhadap siapa saja yang ingin ikut membesarkan Pemuda Panca Marga di Provinsi Lampung ini,” kata Ketua Caretaker yang baru tersebut.

“Mari bersatu padu jika merasa anak pejuang yang syah, meneruskan perjuangan orang tua kita,” ajak Slamet.

Dalam tahapan ini saya akan menggelar segera Rapat Konsolidasi terkait langkah menuju “MUSDA PPM BERSATU”, Silahkan bersama-sama kita satukan kembali Pemuda Panca Marga di Lampung,” tegasnya.

Sementara dalam arahannya selaku Dewan Pembina PPM, Ketua LVRI Ayahanda Ayahanda Mayor (Purn) H. Subardi menyambut baik, dan yakin jika ditangan Slamet Riadi, MUSDA PPM dapat sukses dan berjalan lancar. “Sebagai Dewan Pembina Organisasi PPM saya mendukung penuh, dengan telah ditunjuknya Slamet Riadi sebagai Ketua Caretaker PPM Provinsi Lampung,” ujar Ayah Badri sapaan akrabnya.

“Saya berpegang teguh dengan DPP LVRI Pusat, Pusat Menunjuk Ketum PPM Patriani Paramita Mulia, dan beliau menunjuk Caretaker Slamet Riadi di Lampung artinya harus saya dukung sesuai SK Kepengurusan yang telah dimandatkan PPM Pusat,” kata Ketua LVRI Lampung.

Dalam siaran Persnya Ketua Caretaker Slamet Riadi dan Ketua LVRI Lampung menjalin komitmen untuk bersama mensukseskan MUSDA PPM di Provinsi Lampung.

“Musda Lampung harus berjalan saya hanya selaku Dewan Pembina yang melihat dan mengamati, berpegang teguh berdasarkan satu garis komando,” tutup Ayahanda Badri.(Red)